Padel Masih Digandrungi, Lokasoka Siapkan Solusi Jersey Padel Custom Berbasis Kualitas dan Personalisasi

Olahraga padel yang masih tumbuh pesat di Indonesia—terutama di Jakarta, Bandung, Banten, dan Surabaya—ditunjukkan oleh lonjakan aktivitas hingga 1.684% menurut laporan 2025 serta pertumbuhan klub hampir 295% dengan lebih dari 1.580 lapangan baru, sehingga memperkuat posisinya sebagai bagian dari gaya hidup urban; menjawab momentum ini, Lokasoka menghadirkan solusi jersey padel custom berbasis kualitas dan personalisasi untuk komunitas, klub, dan perusahaan pada 2026, dengan layanan kustom desain, material, warna, dan logo yang diproduksi melalui sistem terintegrasi, menggandeng UMKM lokal serta didukung sertifikasi ISO 9001:2015, guna memenuhi kebutuhan identitas tim, media branding, dan performa bermain secara profesional.

JAKARTA, 22 Februari 2026 – Olahraga padel masih menunjukkan pertumbuhan signifikan secara global dan regional. Popularitasnya yang menggabungkan unsur tenis dan squash menjadikan padel sebagai olahraga sosial yang inklusif, mudah dipelajari, dan kompetitif secara bersamaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan lapangan padel meningkat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota besar lainnya. Terlebih lagi, tren ini juga didorong oleh komunitas urban yang mencari alternatif olahraga sosial dengan nuansa premium dan networking.

Seiring berkembangnya ekosistem tersebut, kebutuhan akan jersey padel custom juga mengalami peningkatan signifikan.

Tren yang Berlanjut: Padel Tetap Digemari di Indonesia

Meskipun tren awal padel sempat diprediksi mereda layaknya fenomena sesaat, data terbaru menunjukkan bahwa olahraga ini tetap digandrungi masyarakat Indonesia dan terus berkembang sebagai bagian dari gaya hidup urban modern, khususnya di kota-kota besar.

Aktivitas komunitas padel terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. “Garmin Connect Data Report 2025” mencatat bahwa aktivitas padel melonjak hingga 1.684% di Indonesia dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat di negara ini.

Sementara itu, data pasar Indonesia Padel Report 2025 menunjukkan ekspansi pesat infrastruktur olahraga ini. Jumlah klub padel tumbuh hampir 295% sepanjang tahun lalu, dengan lebih dari 1.580 lapangan baru dibangun di berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Banten, dan Surabaya. Hal ini menegaskan bahwa padel telah melampaui status “tren semata” menjadi aktivitas komunitas yang berkelanjutan.

Jersey Padel Bukan Sekadar Seragam, tetapi Representasi Identitas

Dalam perkembangan olahraga modern, apparel bukan lagi sekadar perlengkapan teknis. Jersey padel kini menjadi simbol identitas komunitas, ekspresi personal, hingga representasi brand dalam event dan turnamen. Ada beberapa manfaat jersey yang kini menjadi pertimbangan utama komunitas dan korporasi:

1. Identitas Tim dan Branding Komunitas

Jersey menjadi tanda pengenal resmi komunitas padel, memperkuat kohesi dan rasa kebersamaan antaranggota. Ini tidak hanya berlaku untuk klub lokal, tetapi juga turnamen dan kompetisi antar-komunitas.

2. Medium Komunikasi Visual

Bagi sponsor dan brand yang terlibat dalam kegiatan padel, jersey berfungsi sebagai salah satu touchpoint pemasaran. Branding yang tampil di apparel dapat meningkatkan visibilitas dan daya ingat audiens terhadap brand tersebut.

3. Kenyamanan dan Performa

Material jersey yang dirancang khusus untuk padel memberi manfaat teknis seperti sirkulasi udara yang baik, mobilitas optimal, serta kenyamanan maksimal saat bermain. Ini sangat penting di olahraga dengan intensitas tinggi seperti padel.

Lokasoka Hadirkan Solusi Jersey Padel Custom yang Relevan dengan Tren 2026

Seiring tren padel yang masih terus bertumbuh, kebutuhan apparel yang representatif diperkirakan akan tetap menjadi bagian dari ekosistem olahraga ini dalam beberapa tahun ke depan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Lokasoka memperkuat layanannya dengan menyediakan solusi jersey padel custom yang fleksibel bagi komunitas, klub olahraga, atau perusahaan.

Layanan ini memungkinkan pemesanan yang dapat dikustom dari segi desain, material, warna, hingga penempatan logo. Layanan yang lengkap ini tentu akan memberikan keleluasaan bagi pemesan untuk memesan jersey padel yang sepenuhnya merepresentasikan identitas tim atau brand.

“Pertumbuhan olahraga padel di Indonesia mencerminkan pergeseran pola gaya hidup ke arah komunitas aktif yang menghargai pengalaman sports-lifestyle. Jersey padel bukan lagi sekadar pakaian olahraga, ia adalah simbol identitas dan komunikasi visual bagi komunitas dan brand,” ujar perwakilan manajemen Lokasoka.

Sistem produksi yang terintegrasi turut memastikan proses pesan jersey padel berjalan efisien, dengan hasil yang konsisten secara kualitas, bahkan untuk kebutuhan dalam jumlah besar.

Dengan menggandeng UMKM lokal dan didukung sertifikasi ISO 9001:2015, Lokasoka menargetkan menjadi mitra strategis komunitas dan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan jersey padel custom yang berkualitas dan terpersonalisasi.

Cari tahu lebih lanjut dan jelajahi seluruh koleksi Lokasoka di: Katalog Produk Apparel

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prodia Hadirkan Advanced Lipid Profile dengan Report Komprehensif, Bantu Masyarakat Pahami Arti di Balik Angka Kolesterol

Jakarta, 24 Februari 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran Advanced Lipid Profile, sebuah panel pemeriksaan kolesterol komprehensif yang dilengkapi dengan interpretasi hasil dan rekomendasi yang personal berdasarkan profil kesehatan setiap individu. Layanan ini dirancang untuk membantu masyarakat tidak hanya mengetahui angka kolesterol, tetapi juga memahami maknanya bagi kesehatan secara menyeluruh, sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan kesehatan yang lebih tepat.

Selama ini, pemeriksaan kolesterol identik dengan angka-angka seperti total kolesterol, HDL, LDL, dan trigliserida. Namun, angka tersebut seringkali sulit dipahami oleh masyarakat awam. Interpretasi hasil yang terbatas kerap membuat individu belum sepenuhnya memahami implikasi klinis dari hasil tersebut. Melalui Advanced Lipid Profile, Prodia menghadirkan pendekatan yang lebih komprehensif dengan analisis yang lebih mendalam, sehingga hasil pemeriksaan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan kesehatan yang lebih terarah.

Advanced Lipid Profile tidak hanya menampilkan hasil standar, tetapi juga dilengkapi dengan interpretasi berbasis data yang lebih terstruktur. Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi profil lipid secara lebih detail, termasuk risiko terkait gangguan kardiovaskular yaitu kelompok penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah. Dengan adanya Smart Report, hasil pemeriksaan diolah menjadi informasi yang lebih mudah dipahami, termasuk indikator risiko, gaya hidup kesehatan, serta rekomendasi yang personal berbasis kondisi individu.

Sebagai tambahan, pendekatan pemeriksaan yang lebih komprehensif menjadi semakin relevan mengingat pencegahan penyakit jantung saat ini tidak cukup hanya dengan pemeriksaan kolesterol biasa. Dalam beberapa kondisi, individu dapat memiliki hasil kolesterol yang terlihat normal, namun tetap memiliki risiko gangguan kardiovaskular yang meningkat. Oleh karena itu, pemahaman yang lebih mendalam terhadap profil lipid menjadi penting untuk mendukung deteksi risiko secara lebih dini.

“Pemeriksaan profil lipid yang lebih komprehensif menjadi penting dalam membantu mengidentifikasi risiko gangguan kardiovaskular secara lebih akurat. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap faktor risiko, upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih dini dan tepat sasaran”, ujar Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE.

Peluncuran layanan ini juga menjadi bagian dari komitmen Prodia dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi kesehatan. Advanced Lipid Profile dirancang sebagai health intelligence tool, yang tidak hanya memberikan data, tetapi juga insight yang relevan bagi setiap individu. Dengan demikian, pengguna dapat lebih memahami kondisi tubuhnya dan mengambil langkah pencegahan secara lebih tepat dan berkelanjutan.

Advanced Lipid Profile tersedia untuk masyarakat umum mulai tahun 2026 di seluruh cabang Prodia. Pemeriksaan ini ditujukan bagi pria dan wanita di segala usia, khususnya mereka yang ingin memiliki pemahaman lebih baik mengenai kondisi kesehatan dan risiko penyakit kardiovaskular. Bagi masyarakat yang mengutamakan kualitas dan kejelasan informasi kesehatan, Advanced Lipid Profile menawarkan nilai lebih melalui analisis yang mendalam dan penyajian data yang informatif.

Melalui Advanced Lipid Profile, Prodia mengajak masyarakat untuk melihat pemeriksaan kesehatan dari sudut pandang yang lebih cerdas bukan sekadar mengetahui hasil, tetapi memahami kondisi tubuh secara menyeluruh sebagai langkah awal menuju hidup yang lebih sehat. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau mendatangi cabang Prodia terdekat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan, KAI Services Perkenalkan Produk UMKM di Kereta

KAI Services bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) akan memperkenalkan produk makanan ringan dari UMKM binaan KemeKemendag) akan memperkenalkan produk makanan ringan dari UMKM binaan Kemendagegiatan perkenalan ini akan dilaksanakan di Stasiun Gambir, Jakarta, pada Selasa (24/2).

Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, menyampaikan bahwa produk yang diperkenalkan merupakan hasil proses business matching dan termasuk produk pangan kemasan unggulan UMKM binaan Kemendag. Melalui kolaborasi ini, KAI Services berharap dapat memperkaya pengalaman pelanggan dengan menghadirkan ragam cita rasa khas Nusantara selama perjalanan menggunakan kereta api.

“Dalam kesempatan ini, kami ingin memperkenalkan produk-produk UMKM Kemendag yang akan dijual di Kuliner Kereta antara lain Pempek Crunchy, Kulit Ayam Krispy, dan Keripang Panggang. KAI Services juga akan melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan produk makanan ringan dari UMKM binaan Kemendag,” ujar Krisna.

Lebih lanjut Krisna menjelaskan bahwa melalui jaringan bisnis KAI Services, produk UMKM pangan kemasan Kemendag dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas, baik di stasiun, di atas kereta, maupun melalui platform digital Railfood.

“Selain sosialisasi produk, kami juga akan menghadirkan berbagai gimmick untuk memperkenalkan produk UMKM, seperti konsep menikmati pempek dengan cara praktis tanpa mangkok—cukup membuka kemasan dan menuangkan bumbunya. Harapannya, pelanggan dapat merasakan pengalaman baru menikmati kuliner lokal selama perjalanan,” tambah Krisna.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan UMKM nasional agar semakin naik kelas melalui perluasan akses pasar dan peningkatan daya saing produk. Dengan menghadirkan produk UMKM di ekosistem layanan kereta api, KAI Services turut berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada masyarakat luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Center Padang Dorong Pelaku Usaha Jadikan AI sebagai Partner Strategis dalam Pengembangan Bisnis

Telkom AI Center of Excellence Padang melalui AI Connect Offline Series menghadirkan diskusi bersama Doni Satria untuk mendorong pelaku UMKM dan talenta muda memanfaatkan AI sebagai partner berpikir dalam proses bisnis. Kegiatan ini menekankan pentingnya perubahan perspektif bahwa AI bukan sekadar alat, melainkan bagian dari proses kerja yang dapat meningkatkan efisiensi, ketepatan keputusan, dan daya saing usaha secara berkelanjutan.

Perubahan cara berbisnis di era kecerdasan buatan tidak lagi bisa dihindari. AI kini hadir bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai partner kerja yang mampu mempengaruhi cara berpikir, mengambil keputusan, hingga mengembangkan usaha. Pemahaman inilah yang menjadi benang merah dalam kegiatan AI Connect Offline Series: Cara Bisnis Baru di Era AI yang diselenggarakan oleh Telkom AI Center of Excellence Padang di Telkom AI Center Padang.

Kegiatan ini menghadirkan Doni Satria, Founder Voucherpulsa & Startup Kito, sebagai narasumber utama. Dalam sesi pemaparannya, Doni membahas bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung proses bisnis, mulai dari perencanaan hingga pengambilan keputusan. Ia menekankan bahwa kualitas hasil AI sangat bergantung pada cara manusia memperlakukannya. “AI bukan untuk diperlakukan seperti budak yang asal disuruh. Kalau kita bertanya tanpa arah, jawabannya pun akan seadanya. Tapi ketika AI kita posisikan sebagai asisten, ia bisa menjadi partner berpikir yang membantu bisnis berkembang lebih terstruktur,” jelas Doni.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan sharing session yang berlangsung aktif dan terbuka. Peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelaku UMKM, serta individu yang tengah merintis usaha, memanfaatkan sesi ini untuk menggali pengalaman langsung narasumber terkait praktik penggunaan AI dalam dunia nyata. Diskusi berjalan dinamis, membahas bagaimana membangun komunikasi yang tepat dengan AI agar dapat menghasilkan output yang relevan dan bernilai bagi bisnis.

Dalam kesempatan yang sama, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menegaskan pentingnya perubahan perspektif dalam melihat peran AI di dunia usaha.“Kami ingin mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya melihat AI sebagai teknologi canggih, tetapi sebagai bagian dari proses kerja. Ketika AI diperlakukan sebagai asisten, ia bisa membantu meningkatkan efisiensi, ketepatan keputusan, dan daya saing bisnis secara berkelanjutan,” ujar Mizan.

Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Padang mendorong terbentuknya pemahaman baru bahwa kolaborasi antara manusia dan AI membutuhkan pendekatan yang tepat, bukan sekadar penggunaan teknologi secara instan. Edukasi ini diharapkan dapat membantu peserta lebih siap beradaptasi dengan perubahan pola kerja dan memanfaatkan AI sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha. AI Connect Offline Series menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Telkom dalam membangun ekosistem literasi AI yang inklusif dan aplikatif. Dengan menghadirkan ruang diskusi yang relevan serta narasumber berpengalaman, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru dan mendorong pemanfaatan AI secara lebih bijak dan berdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Siap Antar Pemudik Pulang Kampung dengan Aman

Medan, Februari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, turut ambil bagian dalam Program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama Pelindo Group.

Program bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026” ini menjadi wujud komitmen BUMN dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Melalui kolaborasi ini, Pelindo Group menyiapkan fasilitas transportasi darat bagi ribuan pemudik dari sejumlah kota besar menuju berbagai daerah tujuan.

SVP Sekretaris Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan bahwa partisipasi Pelindo Multi Terminal dalam program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (TJSL) Pelindo Group sekaligus bentuk nyata kehadiran BUMN untuk masyarakat.

“Sebagai bagian dari Pelindo Group, Pelindo Multi Terminal mendukung penuh Program Mudik Gratis BUMN 2026. Momentum mudik adalah tradisi tahunan yang sarat makna, sehingga kami ingin berkontribusi menghadirkan perjalanan yang lebih aman dan tertib bagi masyarakat,” ujar Finan.

Pendaftaran Mudik Gratis Bersama BUMN dan Pelindo Group dibuka mulai 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB dan akan berlangsung hingga kuota terpenuhi. Setelah pendaftaran, dilakukan periode verifikasi data pada 23–27 Februari 2026 untuk memastikan kelengkapan dan validitas dokumen peserta.

Peserta yang lolos verifikasi dapat melakukan pendaftaran ulang serta pengambilan tiket pada 2–3 Maret 2026. Keberangkatan pemudik dijadwalkan pada 16 Maret 2026, sementara arus balik direncanakan pada 27 Maret 2026.

Pelindo Multi Terminal menyediakan sejumlah rute keberangkatan dari Medan menuju Banda Aceh, Pekanbaru, dan Padang. Program ini terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, di antaranya sehat jasmani dan rohani, belum terdaftar pada program Mudik Gratis BUMN lainnya, serta wajib mengisi data sesuai KTP dan Kartu Keluarga. Peserta juga diharapkan mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku selama rangkaian kegiatan mudik.

“Melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026, kami berharap dapat membantu masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan persyaratan, masyarakat dapat mengikuti kanal informasi resmi Pelindo Group.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Center Padang Tegaskan AI sebagai Mitra Transformasi Fesyen dan Kriya Tanpa Menghilangkan Nilai Karya

Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, pertanyaan tentang nilai karya khususnya di sektor fesyen, kriya, dan aneka menjadi semakin relevan. Apakah teknologi akan menggerus makna karya, atau justru membuka ruang transformasi baru? Isu inilah yang diangkat dalam AI Connect Offline Series: Fesyen, Kriya, dan Aneka di Era AI: Nilai yang Terancam atau Bertransformasi? yang diselenggarakan oleh Telkom AI Center of Excellence Padang di Telkom AI Center Padang (13/2/2026).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari latar belakang berbeda untuk memberikan perspektif yang saling melengkapi. Dari sisi kebijakan dan pengembangan UMKM, hadir Almo Friztko Tarigan, Instruktur Ahli Muda Kementerian Perindustrian RI. Sementara dari sudut pandang seni dan nilai karya, sesi ini turut menghadirkan Nur Anesfa Ramadhana, Digital Marketing Executive Galeri Art.

Dalam pemaparannya, Almo menekankan bahwa teknologi, termasuk AI, tidak hadir untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk mendukung proses kreatif dan produktivitas. “Teknologi seperti AI bukan untuk menggantikan manusia. Setiap karya memiliki proses, waktu, dan usaha di baliknya. AI hadir untuk membantu, memperkuat, dan membuka peluang baru tanpa menghilangkan nilai dari kerja manusia itu sendiri,” jelas Almo.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari usaha berbasis karya seperti fesyen, kriya, dan produk kreatif, hingga UMKM kuliner dan makanan olahan. Keberagaman latar belakang peserta ini memperkaya diskusi yang berlangsung, terutama dalam membahas bagaimana pemanfaatan AI dapat disesuaikan dengan karakter usaha masing-masing tanpa menghilangkan nilai, identitas, serta keunikan produk yang dimiliki.

Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi, tetapi juga dilanjutkan dengan workshop singkat yang didampingi langsung oleh fasilitator dari Balai Diklat Industri Padang. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami penerapan AI secara praktis untuk mendukung pengembangan usaha, sekaligus tetap menjaga keunikan dan identitas karya fesyen serta kriya lokal. Sesi kemudian dilanjutkan dengan paparan dari narasumber galeri seni yang membahas bagaimana nilai artistik dapat tetap bertahan dan berkembang di tengah transformasi digital.

Nur Anesfa menyoroti pentingnya dukungan ekosistem agar karya seni dan produk kreatif lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas. “Kami berharap galeri seni dan pelaku kreatif mendapatkan dukungan yang lebih besar, termasuk dari sisi digital. Hal sederhana seperti berbagi karya, mempromosikan produk, dan memberi ruang eksposur dapat membantu karya seni berkembang lebih luas di era digital,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan. “Kami ingin AI dimaknai sebagai alat kolaborasi. Ke depan, kami berharap semakin banyak ruang workshop dan kolaborasi di Padang yang mempertemukan pelaku UMKM, insan kreatif, dan teknologi, sehingga transformasi digital dapat berjalan selaras dengan nilai karya,” ujar Mizan.

Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Padang mendorong pelaku UMKM dan insan kreatif untuk melihat AI sebagai pendukung proses, bukan ancaman terhadap nilai. Dengan pendekatan kolaboratif antara teknologi, kebijakan, dan seni, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi karya lokal agar tetap relevan dan bernilai di era AI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Berikan Bantuan Geomembran di TPA Kaligending untuk Mendukung Net Zero Emission

Kebumen, (12/02) – PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Pengelolaan Sampah dan pencapaian target Net Zero Emission. Kali ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) memberikan bantuan geomembran untuk penutup timbulan sampah (covering landfill) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaligending, Kabupaten Kebumen.

Bantuan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung transisi pengelolaan sampah dari sistem open dumping menuju controlled landfill. Dengan pemasangan geomembran, potensi pelepasan gas metana ke udara dapat ditekan, pencemaran air lindi dapat diminimalisir, serta risiko bau, vektor penyakit, dan kebakaran akibat gas metana dapat dihindari.

Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO (PERSERO), Nuri Hidayat, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada aspek konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, serta perlindungan ekosistem daratan.

“Kolaborasi kami dengan DLHKP Kebumen sejak 2023 telah menghasilkan instalasi biogas dari gas metana, dan kini diperkuat dengan bantuan geomembran. Upaya ini bukan hanya menghadirkan solusi infrastruktur lingkungan, tetapi juga memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat sekitar TPA. Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata menuju Net Zero Emission,” jelas Nuri Hidayat.

Bantuan ini juga mendukung program Desa Proklim dengan memperkuat kapasitas masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Nuri Hidayat menambahkan,“Persoalan sampah telah menjadi krisis nasional. Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menetapkan kebijakan moratorium pembangunan TPA baru, serta mendorong peningkatan pengelolaan TPA menuju sanitary landfill. Program TJSL SUCOFINDO di Kaligending adalah wujud dukungan terhadap kebijakan tersebut sekaligus inovasi dalam menjawab tantangan lingkungan.”

Pada tahun 2025, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga telah memulai program optimalisasi biogas di TPSA Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Program ini melibatkan portofolio jasa PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam memastikan upaya reduksi emisi gas metana. Perhitungan reduksi emisi gas metana tersebut akan menjadi tolok ukur keberhasilan program dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan.

“Melalui bantuan geomembran ini, SUCOFINDO menegaskan perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) yang tidak hanya berfokus pada layanan profesional, tetapi juga menghadirkan nilai tambah sosial dan lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah TJSL mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia,” tutup Nuri Hidayat.

Selain itu, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga mendukung optimalisasi program CSR bagi pelaku usaha melalui layanan seperti social mapping, konsultansi ISO 26000, penyusunan Sustainability Report, pengukuran Community Satisfaction Index (CSI), serta evaluasi dampak program CSR dengan metode Social Return On Investment (SROI).

Dengan pendekatan ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) siap mendampingi lembaga maupun pelaku usaha agar program CSR lebih tepat sasaran, selaras dengan strategi perusahaan, dan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung agenda nasional menuju Indonesia Net Zero Emission 2060.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Keselamatan Jadi Prioritas, LRT Jabodebek Lakukan Perawatan Berkala di Seluruh Stasiun

Keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional LRT Jabodebek. Untuk menjaga keandalan layanan, KAI melakukan perawatan berkala pada 18 stasiun LRT Jabodebek.

Keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional LRT Jabodebek. Untuk menjaga keandalan layanan, KAI melakukan perawatan berkala pada 18 stasiun LRT Jabodebek.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa dari sisi prasarana dilakukan perawatan berkala sebagai langkah mitigasi risiko guna memastikan seluruh sistem kritikal stasiun tetap berfungsi optimal dan aman digunakan.

“Dengan volume pengguna LRT Jabodebek yang telah melampaui 100 ribu pada hari kerja, KAI memastikan perawatan dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan agar potensi risiko dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perawatan mencakup sistem kelistrikan, antara lain pengecekan grounding system, panel distribusi, perangkat proteksi seperti MCB dan MCCB, serta pengujian untuk mendeteksi potensi overheating yang berisiko menyebabkan korsleting maupun gangguan operasional.

Sementara itu, dari sisi bangunan, perawatan dilakukan pada elemen struktural dan nonstruktural untuk memastikan tidak terdapat retakan, indikasi korosi, maupun penurunan struktur yang dapat memengaruhi keselamatan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga integritas prasarana dalam berbagai kondisi lingkungan.

Pada sistem proteksi kebakaran, perawatan difokuskan pada hydrant, sprinkler, fire alarm, smoke detector, dan APAR yang diperiksa secara berkala guna memastikan kesiapan saat kondisi darurat.

“Begitu pula lift, eskalator, generator set, dan Automatic Transfer Switch (ATS) turut dirawat untuk memastikan kenyamanan pengguna serta keandalan pasokan listrik cadangan,” tambahnya.

Apabila dalam proses perawatan ditemukan potensi risiko, petugas akan segera melakukan penanganan. “Keselamatan dan kenyamanan pengguna LRT Jabodebek menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Melalui perawatan berkala ini, LRT Jabodebek terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Jabodebek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

KAI Divre I Sumatera Utara menyiagakan 31 lokomotif dan 73 kereta laik operasi untuk memastikan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman dan tepat waktu. Kesiapan armada diperkuat melalui perawatan intensif dan ramp check bersama BTP Kelas 1 Medan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiagakan 31 unit lokomotif dan 73 sarana kereta yang telah dinyatakan laik operasi guna memastikan perjalanan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung selamat, aman, dan tepat waktu. Kesiapan ini diperkuat melalui program perawatan intensif dan inspeksi keselamatan yang dilakukan secara berjenjang sejak awal Ramadan.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa kesiapan armada menjadi prioritas utama seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik.

Aktivitas perawatan terpantau pada Selasa (24/2) di Dipo Lokomotif Medan, saat tim teknis melaksanakan perawatan triwulanan (P3) terhadap lokomotif seri CC2010404 dan BB3038404. Pekerjaan meliputi pemeriksaan rangka bawah, alat perangkai, pembersihan ruang baterai, perangkat kelistrikan, sistem pengereman, hingga memastikan fungsi suling lokomotif bekerja optimal.

“KAI Divre I Sumatera Utara memastikan seluruh sarana telah menjalani perawatan sesuai standar sebelum Angkutan Lebaran dimulai sehingga perjalanan pelanggan dapat berlangsung lebih andal dan potensi gangguan dapat diminimalkan,” ujar Anwar.

Dari total 31 lokomotif yang disiagakan, sebanyak 11 unit merupakan lokomotif diesel hidrolik yang dioptimalkan untuk mendukung kelancaran aktivitas langsir dan fleksibilitas operasional di sejumlah stasiun wilayah Sumatera Utara.

Selain sarana penggerak, KAI Divre I Sumatera Utara juga mengoperasikan 73 unit kereta, termasuk 14 unit kereta pembangkit baik yang terintegrasi dengan kereta makan maupun berdiri sendiri. Seluruh rangkaian dipastikan dalam kondisi siap jalan untuk menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Anwar menjelaskan bahwa pemeliharaan dilakukan secara berjenjang, mulai dari perawatan bulanan (P1), triwulanan (P3), semesteran (P6), hingga tahunan (P12) di dipo masing-masing. Untuk lokomotif, perawatan dipusatkan di Dipo Lokomotif Medan, sedangkan perawatan kereta dilaksanakan di Dipo Kereta Pulubrayan.

Adapun pemeliharaan preventif skala besar, seperti perawatan 24 bulanan (P24), 48 bulanan (P48), hingga overhaul, dilaksanakan secara menyeluruh di Balai Yasa Pulubrayan guna menjaga keandalan sarana dalam jangka panjang.

Guna memperkuat aspek keselamatan dan memberikan jaminan kepada pengguna jasa, KAI Divre I Sumatera Utara bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Medan telah melaksanakan inspeksi lapangan (ramp check) pada 2–6 Februari 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan gabungan tersebut, seluruh sarana perkeretaapian di wilayah Sumatera Utara dinyatakan memenuhi standar keselamatan dan laik melayani penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026.

“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik tahun ini,” tutup Anwar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SEO Mulai Ditinggalkan? Avonetiq Perkenalkan AI Visibility Optimization (AVO) untuk Brand

Jika sebelumnya brand berlomba-lomba menempati halaman pertama mesin pencari melalui strategi Search Engine Optimization (SEO), sistem pencarian digital kini telah berubah.

Pengguna internet sekarang mendapatkan jawaban instan dari sistem berbasis kecerdasan buatan seperti Google AI Overviews dan ChatGPT, tanpa harus mengklik tautan ke situs web mana pun.

Perubahan perilaku ini bukan sekadar tren sementara. Laporan SparkToro menunjukkan sekitar 58% pencarian Google berakhir tanpa klik ke website eksternal.

Artinya, lebih dari separuh proses pencarian berhenti di halaman hasil pencarian itu sendiri. Bagi brand, ini berarti traffic organik bukan lagi satu-satunya indikator visibilitas digital.

Pergeseran ini menandai perubahan besar pada cara brand ditemukan. Jika sebelumnya persaingan terjadi pada posisi peringkat, kini kompetisi bergeser pada kredibilitas dan kepercayaan.

“SEO aja udah nggak cukup. Sekarang pengguna bertanya pada AI dan langsung menerima ringkasan jawaban. Yang akan muncul bukan sekadar yang paling optimal secara teknis, tetapi yang paling dipercaya oleh sistem,” ujar Alexandro Wibowo, Co-Founder & Managing Partner Avonetiq, digital authority firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era AI.

Menurutnya, sistem AI bekerja dengan cara yang berbeda dari mesin pencari tradisional. Alih-alih sekadar memberikan peringkat halaman berdasarkan kata kunci dan backlink, AI menyaring berbagai sumber, mengevaluasi konsistensi informasi, dan merangkum referensi yang dinilai paling kredibel.

Dalam konteks ini, keberadaan brand di berbagai kanal digital menjadi sinyal penting yang membentuk persepsi algoritma.

Menjawab dinamika tersebut, Avonetiq memperkenalkan pendekatan AI Visibility Optimization (AVO). Strategi ini dirancang untuk membantu brand membangun jejak digital yang terstruktur, konsisten, dan memiliki otoritas lintas kanal sehingga lebih mudah dipahami serta divalidasi oleh sistem AI.

Berbeda dengan SEO yang berfokus pada optimasi halaman website, AVO menitikberatkan pada penguatan sinyal reputasi digital. Ini mencakup konsistensi narasi brand di berbagai platform, struktur konten yang ramah pemrosesan AI, serta penguatan referensi eksternal yang meningkatkan kredibilitas.

Dengan AI yang semakin canggih dalam merangkum informasi, brand yang tidak memiliki positioning jelas berisiko “tidak terlihat” meskipun secara teknis telah mengoptimalkan website mereka.

Sebaliknya, brand yang memiliki jejak digital solid dan reputasi kuat memiliki peluang lebih besar untuk menjadi rujukan utama dalam jawaban yang dihasilkan AI.

Avonetiq melihat fase ini sebagai titik krusial bagi perusahaan untuk mengevaluasi ulang strategi digitalnya. Fokus tidak lagi semata pada volume traffic, tetapi pada kualitas visibilitas dalam ekosistem AI yang semakin dominan.

“Di era AI, visibilitas bukan lagi soal seberapa sering brand muncul, melainkan seberapa layak brand dipercaya. Perusahaan perlu memastikan mereka bukan hanya ditemukan, tetapi benar-benar menjadi referensi,” tutup Alexandro.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES