Sinergi Strategis PPBK Jakarta 1: Perkuat Peran Agen BRILink demi Akselerasi Ekonomi Mikro 2026

JAKARTA – Mengawali tahun kerja 2026 dengan semangat kolaborasi, para Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) di bawah naungan BRI Regional Office 6 Jakarta 1 menggelar pertemuan strategis pada Selasa (10/03). Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan strategi kerja guna mengoptimalkan penetrasi pasar dan mengakselerasi Fee Based Income (FBI) melalui kanal Agen BRILink.

Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari berbagai kantor cabang, termasuk tim PPBK BRI Kantor Cabang Jakarta Kalimalang. Fokus utama diskusi tertuju pada optimalisasi sektor UMKM di wilayah Jakarta Timur yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi mikro yang sangat masif.

Tiga Pilar Strategi 2026

Dalam agenda tersebut, para personil PPBK merumuskan tiga poin krusial untuk diaplikasikan di lapangan:

Optimalisasi Layanan: Menstandarisasi layanan Agen BRILink agar tetap prima dalam menjangkau area yang jauh dari kantor fisik.

Kualitas Transaksi: Mendorong agen untuk meningkatkan transaksi bernilai tambah tinggi demi mendongkrak pendapatan non-bunga.

Pemberdayaan UMKM: Memperkuat posisi Agen BRILink sebagai mitra finansial terdekat bagi pelaku usaha kecil di wilayah Jakarta.

Sinergi dan Komitmen Bersama

Selain pembahasan teknis, kegiatan ini juga menjadi ajang bonding untuk memperkuat soliditas antar personil PPBK. Sinergi yang kuat di level regional diharapkan mampu memastikan seluruh target strategis wilayah Jakarta 1 tercapai secara maksimal.

“Melalui koordinasi rutin, kami berkomitmen memastikan Agen BRILink bukan sekadar perpanjangan tangan bank, melainkan roda penggerak inklusi keuangan yang nyata bagi masyarakat Jakarta,” ujar perwakilan PPBK yang hadir. Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sinergi Kebaikan: BRI Jakarta Kalimalang dan Agen BRILink Toko Danu Bagikan Sembako untuk Warga Duren Sawit

JAKARTA TIMUR – Mengawali kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Kalimalang kembali menebar kemaslahatan bagi masyarakat. Pada Rabu (11/03/2026), BRI menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga prasejahtera dan lansia di wilayah Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Uniknya, aksi kemanusiaan kali ini dipusatkan di Toko Danu, yang merupakan salah satu Agen BRILink unggulan di wilayah tersebut. Pemilihan lokasi ini menegaskan peran Agen BRILink yang bukan sekadar kepanjangan tangan layanan perbankan, namun juga menjadi titik pusat kepedulian sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tingkat akar rumput.

“Kami ingin kehadiran BRI dan Agen BRILink dirasakan sebagai tetangga yang peduli. Di bulan yang penuh berkah ini, kami berharap bantuan sembako ini dapat meringankan beban dapur warga sekitar,” ujar perwakilan manajemen BRI KC Jakarta Kalimalang di sela-sela kegiatan.

Toko Danu sebagai mitra Agen BRILink menyambut baik inisiatif ini. Selain memudahkan warga dalam bertransaksi seperti tarik tunai dan transfer, keterlibatan Toko Danu dalam aksi sosial ini semakin memperkuat posisinya sebagai pusat layanan terpercaya di tengah pemukiman warga Duren Sawit.

Suasana haru dan hangat menyelimuti penyerahan bantuan secara simbolis. Para warga penerima manfaat menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan oleh BRI di momen menjelang Ramadhan ini. Melalui semangat “Memberi Makna Indonesia”, BRI KC Jakarta Kalimalang berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam kesejahteraan masyarakat di wilayah Jakarta Timur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Jakarta Kalimalang Salurkan “Berkah Ramadhan” Bagi Pedagang Pasar Inpres Pondok Bambu

JAKARTA – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Kalimalang kembali mempertegas komitmen kepedulian sosialnya. Pada Jumat (06/03/2026), BRI menyelenggarakan aksi sosial bertajuk “Berkah Ramadhan: Berbagi Kebaikan Bersama BRI” yang difokuskan bagi para pelaku UMKM di kawasan Pasar Inpres Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan wujud nyata kehadiran BRI sebagai sahabat bagi para penggerak ekonomi akar rumput. Dalam aksi tersebut, tim dari BRI KC Jakarta Kalimalang turun langsung ke los-los pasar untuk menyapa dan menyerahkan paket sembako serta bingkisan Lebaran kepada para pedagang mikro.

“Kegiatan ini adalah bentuk syukur kami sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan nasabah mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi di pasar tradisional. Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi para pedagang dalam menyambut bulan Ramadhan,” ungkap perwakilan manajemen BRI KC Jakarta Kalimalang.

Selain menyalurkan bantuan fisik, momen ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi ringan mengenai pengelolaan keuangan digital. Hal ini bertujuan agar para pedagang di Pasar Inpres Pondok Bambu dapat lebih melek finansial dan siap untuk terus “naik kelas” di tengah digitalisasi perbankan.

Salah satu penerima manfaat, Bapak Ahmad, mengaku sangat terbantu dengan inisiatif ini. “Alhamdulillah, perhatian dari BRI sangat berarti, terutama saat harga kebutuhan pokok mulai naik menjelang puasa. Bantuan ini sangat meringankan beban dapur kami,” ujarnya.

Melalui semangat “Memberi Makna Indonesia”, BRI KC Jakarta Kalimalang berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan menjadi mitra setia bagi ekosistem UMKM di wilayah Jakarta Timur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

AXIS Bersama EVOS Ramaikan Roblox Lewat Aktivasi #RamadanKitaBeda di Map Indo Chat

Jakarta, 17 Maret 2026 — Perkembangan dunia gaming tidak hanya menghadirkan ruang kompetisi, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya komunitas digital. Melihat potensi tersebut, AXIS bersama EVOS Esports menghadirkan pengalaman Ramadan yang berbeda melalui aktivasi #RamadanKitaBeda di platform game global, Roblox.

Salah satu aktivasi yang menjadi bagian dari kampanye ini adalah kolaborasi dengan map hangout Indo Chat, yang memberikan ruang bagi para pemain untuk berkumpul dan berinteraksi di dunia virtual sekaligus mengikuti berbagai aktivitas menarik di dalam game.

AXIS hadir di Indo Chat mulai dari tanggal 23 Februari sampai 18 Maret 2026 dan menghadirkan aktivitas memancing yang mana setiap aktivitas tersebut diselesaikan akan memberikan AXIS Coins sebagai hadiah.

AXIS Coins yang berhasil dikumpulkan dapat ditukarkan dengan berbagai item limited di Roblox yang hanya tersedia selama periode campaign berlangsung. Hal ini memberikan pengalaman bermain yang lebih menarik serta mendorong partisipasi komunitas selama campaign berlangsung.

Melalui aktivasi ini, AXIS ingin menghadirkan cara baru bagi generasi muda untuk merayakan Ramadan melalui ruang digital yang kreatif dan interaktif. Kolaborasi bersama EVOS serta kehadiran di Roblox juga menjadi komitmen AXIS dalam mendukung perkembangan ekosistem gaming serta komunitasnya di Indonesia.

Ke depannya, kolaborasi antara AXIS dan EVOS akan terus menghadirkan berbagai pengalaman baru di platform Roblox.

Follow Instagram resmi EVOS Esports di @evosesports dan Instagram resmi AXIS di @axis_id untuk mengetahui informasi menarik mengenai event AXIS dan EVOS Esports di tahun 2026.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wujudkan Berkah Ramadan, BRI BO Jakarta Tanjung Priok Sukses Gelar Layanan Penukaran Uang SERAMBI 2026

JAKARTA – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office (BO) Jakarta Tanjung Priok resmi menjalankan program SERAMBI 2026 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri). Program yang diinisiasi oleh Bank Indonesia ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang layak edar dalam berbagai pecahan selama periode Ramadan dan Lebaran.

BRI BO Jakarta Tanjung Priok terpilih menjadi salah satu titik resmi layanan penukaran uang terpadu yang berlangsung selama satu pekan, mulai tanggal 4 hingga 10 Maret 2026. Antusiasme warga terlihat tinggi sejak hari pertama pembukaan layanan di kantor cabang.

Mekanisme Teratur dan Aman

Untuk memastikan kenyamanan dan ketertiban, proses penukaran dilakukan dengan mekanisme yang terstruktur. Masyarakat sebelumnya dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi/portal resmi Bank Indonesia (PINTAR), kemudian menunjukkan bukti pemesanan serta uang tunai yang telah dihitung dan dirapikan sesuai denominasi kepada petugas di lokasi.

BRI Jakarta Tanjung Priok juga telah menyediakan Paket Penukaran mulai dari pecahan Rp1.000 hingga Rp50.000 dengan batas maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000 per orang, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Rupiah Memberi Makna

Sesuai dengan tema tahun ini, “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Tanjung Priok dan sekitarnya untuk mendapatkan uang pecahan baru dengan mudah, cepat, dan aman dari risiko uang palsu.

“Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari program SERAMBI 2026. Kehadiran layanan ini di BRI BO Jakarta Tanjung Priok adalah wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima kepada nasabah dan masyarakat, khususnya dalam menyambut momen sakral Idul Fitri,” ujar perwakilan manajemen BRI BO Jakarta Tanjung Priok.

Melalui program ini, BRI terus berupaya memberikan kemudahan akses perbankan sekaligus mendukung kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga ketersediaan uang tunai yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cek Harga Pasang WiFi di Indonesia tanpa Bikin Kantong Kebobolan

Jakarta, 17 Maret 2026 – Kalau bicara soal harga pasang wifi di rumah, banyak keluarga modern di Indonesia masih bergumam: “Berapa sih sebenarnya biaya yang harus saya siapkan supaya internet lancar tanpa drama buffering setiap hari?” Realitanya, keputusan untuk mulai pasang wifi bukan hanya soal koneksi cepat, tetapi soal kenyamanan hidup digital sehari-hari. Dengan semakin banyaknya kegiatan daring seperti kerja jarak jauh, sekolah online, belanja digital, dan streaming video, kebutuhan internet rumah makin tak terelakkan.

Survei terbaru menggambarkan gambaran biaya internet rumah di Indonesia secara jelas. Mayoritas pengguna fixed broadband alias internet rumah mengeluarkan biaya antara Rp100 ribu sampai Rp300 ribu per bulan. Sekitar dua pertiga responden memilih kisaran harga tersebut karena dianggap sepadan dengan kecepatan dan kualitas layanan yang mereka dapatkan. Sementara sebagian lain memilih paket di atas Rp300 ribu per bulan untuk kebutuhan yang lebih tinggi.

Tentu angka biaya langganan internet hanyalah satu bagian dari cerita. Saat kamu memutuskan pasang wifi untuk pertama kali, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar anggaran yang kamu keluarkan sesuai kebutuhan tanpa menyisakan penyesalan di kemudian hari.

Pertama, penting untuk memahami jenis paket yang sesuai dengan gaya hidup digital keluarga kamu. Internet rumah bukan satu ukuran untuk semua. Kalau kamu sering bekerja dari rumah sambil video call, atau ada anggota keluarga yang suka gaming serta streaming film berkualitas tinggi, kapasitas koneksi yang lebih besar biasanya sepadan dengan investasi yang sedikit lebih tinggi. Bandingkan opsi paket yang ada di pasaran sebelum memilih – jangan hanya tergiur dengan harga pasang yang murah.

Kedua, jangan abaikan biaya awal seperti instalasi dan perangkat. Beberapa penyedia layanan masih mengenakan biaya pemasangan untuk instalasi router dan konfigurasi jaringan di rumah. Di sisi lain, ada juga promo yang menawarkan pemasangan gratis atau potongan biaya awal jika kamu mendaftar pada periode tertentu. Ini bisa jadi langkah strategis untuk menghemat pengeluaran sebelum WiFi aktif di rumahmu.

Ketiga, lakukan survei kecil di lingkungan tempat tinggalmu. Tidak semua area memiliki akses yang sama terhadap jaringan fiber optic atau layanan broadband berkualitas. Kadang ada provider lokal yang memberikan harga pasang wifi lebih menguntungkan dengan koneksi lumayan stabil dibandingkan opsi besar, terutama di area luar kota besar.

Terakhir, setelah kamu mempertimbangkan semua faktor ini dan siap menentukan pilihan terbaik untuk kebutuhan digital keluarga, solusi Biznet Home layak dipertimbangkan sebagai pilihan wifi terbaik untuk rumah kamu. Biznet dikenal menawarkan jaringan yang cepat, stabil, serta layanan yang responsif. Dengan pilihan paket yang fleksibel dan kemampuan menghadirkan koneksi tanpa buffering, Biznet Home membantu memastikan internet rumah bukan sekadar terpasang, tetapi juga memadai untuk semua kebutuhan digital keluarga Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Memecah Monopoli: Mengapa Indonesia Perlu Merangkul Kemitraan Otomotif dengan India

JAKARTA — Perdebatan di Indonesia mengenai rencana pengadaan kendaraan komersial dari produsen India, Tata Motors dan Mahindra, telah memicu reaksi kuat dari sebagian pelaku industri otomotif dalam negeri. Para kritikus berpendapat bahwa impor kendaraan dapat mengancam manufaktur lokal. Namun, pertanyaan yang lebih besar bagi Indonesia adalah apakah mempertahankan struktur industri otomotif saat ini benar-benar melayani kepentingan ekonomi jangka panjang negara.

Selama lebih dari lima dekade, industri otomotif Indonesia didominasi oleh produsen Jepang seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Honda, Suzuki, dan Isuzu. Perusahaan-perusahaan ini beroperasi melalui usaha patungan dengan konglomerat Indonesia serta telah membangun jaringan perakitan, pemasok, dan distribusi yang luas. Meskipun ekosistem ini berkontribusi terhadap pertumbuhan industri, kondisi tersebut juga menciptakan pasar yang sangat terkonsentrasi, di mana tingkat persaingan terbatas dan harga kendaraan relatif lebih tinggi dibandingkan dengan pasar berkembang lainnya.

Karena itu, masuknya kendaraan dari produsen India seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk menghadirkan persaingan dalam pasar yang selama ini didominasi oleh satu ekosistem industri.

Perusahaan India seperti Tata Motors dan Mahindra dikenal memproduksi kendaraan yang tangguh dan terjangkau, yang dirancang khusus untuk pasar negara berkembang. Filosofi rekayasa mereka menekankan pada daya tahan, kesederhanaan, dan efisiensi biaya. Kendaraan ini telah digunakan secara luas di Afrika, Asia Selatan, dan Amerika Latin, sering kali dalam kondisi lingkungan yang serupa dengan wilayah pedesaan di Indonesia.

Biaya menjadi faktor penting dalam perdebatan saat ini. Kendaraan yang bersumber dari India diperkirakan memiliki harga sekitar Rp120 juta hingga Rp150 juta lebih murah per unit dibandingkan alternatif sejenis yang saat ini tersedia di Indonesia. Untuk program pemerintah berskala besar yang bertujuan memperkuat logistik pedesaan dan rantai pasok pertanian, penghematan ini dapat mencapai triliunan rupiah.

Faktor penting lain yang sering terlewatkan dalam diskusi mengenai pengadaan ini berkaitan dengan kebutuhan operasional program Koperasi Merah Putih (KMP), yang bertujuan memperkuat koperasi tingkat desa serta meningkatkan jaringan distribusi pedesaan di seluruh Indonesia. Program ini membutuhkan ribuan kendaraan yang harus segera didistribusikan ke berbagai desa untuk mengangkut hasil pertanian, pupuk, dan barang kebutuhan pokok. Produsen dalam negeri belum mampu menyediakan jumlah kendaraan yang dibutuhkan dalam jangka waktu yang ketat untuk peluncuran program KMP. Oleh karena itu, impor kendaraan menjadi solusi pragmatis agar program dapat berjalan secara efisien tanpa penundaan.

Di luar kebutuhan operasional KMP, perdebatan ini juga perlu dilihat dalam konteks hubungan ekonomi Indonesia–India yang lebih luas. Perdagangan bilateral antara kedua negara meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir dan kini telah melampaui sekitar US$30 miliar per tahun. Namun, struktur perdagangan tersebut masih sangat didominasi oleh komoditas mentah. Ekspor Indonesia ke India sebagian besar berupa batu bara dan minyak sawit, sementara India mengekspor barang manufaktur, produk farmasi, serta layanan teknologi.

Kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan membutuhkan diversifikasi di luar komoditas. Tidak realistis maupun tidak diinginkan jika India hanya terus meningkatkan impor batu bara dan minyak sawit dari Indonesia. Perluasan kerjasama ke sektor seperti manufaktur otomotif, teknologi digital, peralatan industri, dan farmasi akan menciptakan hubungan ekonomi yang lebih seimbang.

Peran India dalam sektor farmasi memberikan contoh yang relevan. Perusahaan farmasi India seperti Sun Pharma, Dr. Reddy’s Laboratories, Cipla, Lupin, Hetero, dan Aurobindo Pharma termasuk produsen obat generik berkualitas terbesar di dunia. Perusahaan-perusahaan ini menyediakan pengobatan terjangkau untuk berbagai penyakit umum seperti diabetes, hipertensi, dan infeksi. Versi generik dari obat-obatan seperti metformin, atorvastatin, dan amlodipine telah secara signifikan menurunkan biaya pelayanan kesehatan di banyak negara berkembang.

Secara global, perusahaan India memproduksi hampir 20 persen dari seluruh obat generik di dunia dan memasok sekitar 60 persen vaksin global. Kehadiran mereka menghadirkan persaingan dalam pasar farmasi, sehingga membantu memastikan obat-obatan penting tetap terjangkau dan mudah diakses. Manfaat serupa juga dapat muncul di sektor lain ketika persaingan diperluas.

Indonesia dan India merupakan mitra strategis alami. Keduanya adalah demokrasi besar dan ekonomi berkembang utama di kawasan Indo-Pasifik. India telah menunjukkan kemampuan dalam mendemokratisasi akses terhadap teknologi, mulai dari obat-obatan yang terjangkau hingga sistem infrastruktur digital publik berskala besar.

Filosofi yang sama juga terlihat dalam pendekatan rekayasa otomotif India. Dengan memprioritaskan keterjangkauan dan fungsionalitas, produsen India berhasil membuat transportasi lebih mudah diakses oleh pengusaha kecil, petani, dan operator logistik di berbagai negara berkembang.

Bagi Indonesia, kerja sama dengan India di sektor seperti manufaktur otomotif dapat membantu memperkuat rantai pasok pedesaan, mendukung usaha mikro, serta memperluas akses terhadap teknologi yang terjangkau.

Alih-alih memandang perdebatan ini sebagai pilihan antara impor atau industri domestik, para pembuat kebijakan seharusnya fokus pada pembangunan ekosistem otomotif yang lebih beragam dan kompetitif. Impor dapat memenuhi kebutuhan segera untuk program nasional seperti KMP, sementara kebijakan jangka panjang dapat mendorong produsen India untuk membangun fasilitas perakitan lokal serta menjalin kemitraan dengan perusahaan Indonesia.

Pendekatan ini akan menggabungkan keunggulan biaya dari rekayasa otomotif India dengan penciptaan lapangan kerja domestik dan pengembangan jaringan pemasok lokal. Yang lebih penting, langkah ini akan mengurangi ketergantungan pada satu ekosistem industri saja dan mendorong lingkungan persaingan yang lebih sehat.

Pada akhirnya, strategi pembangunan Indonesia harus memprioritaskan keterjangkauan, inovasi, dan akses teknologi yang luas. Membuka pasar bagi mitra baru bukanlah ancaman bagi industri nasional—melainkan kesempatan untuk memperkuatnya.

Artikel ini ditulis oleh Sachin V. Gopalan, CEO Indonesia Economic Forum

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mudik Bersama, Berbagi Harapan 2026: BRI Regional Office Jakarta 1 Lepas Ratusan Pemudik

JAKARTA – Mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan, Bank BRI menggelar program mudik gratis bagi warga di kota besar yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Acara yang bertajuk “Mudik Bersama, Berbagi Harapan 2026” ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara BRI Regional Office (RO) Jakarta 1 dan BRI Kantor Cabang (KC) Otista pada Selasa, 17 Maret 2026.

Kegiatan pelepasan armada mudik ini dilaksanakan dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta. Hadir langsung untuk melepas keberangkatan rombongan adalah Regional CEO BRI Region 6 Jakarta 1, Bapak Hendra Winata, didampingi oleh jajaran Regional Head dan Area Head terkait.

Dalam sambutannya, Hendra Winata menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen BRI untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Melalui tema ‘Mudik Bersama, Berbagi Harapan’, kami ingin memastikan warga dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus menjalin silaturahmi yang kuat dengan masyarakat sekitar,” ujar Hendra.

Acara ini juga dihadiri oleh Pemimpin Cabang BRI Otista, serta perwakilan dari perusahaan anak, yakni Direktur BRI Life Bapak Sutadi dan Pejabat Eksekutif BRI Life Bapak Aestika Oryza Gunarto. Kehadiran jajaran eksekutif ini menegaskan sinergi internal BRI Group dalam mendukung kesuksesan agenda nasional ini.

Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

Salah satu aspek penting dalam pelaksanaan mudik tahun ini adalah perhatian terhadap kondisi fisik para pemudik. Sebelum memulai perjalanan panjang, Bank BRI menghadirkan tim medis dari Brimedika untuk melakukan pengecekan kesehatan menyeluruh bagi seluruh peserta.

Layanan kesehatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah hingga pemberian vitamin, guna memastikan seluruh pemudik dalam kondisi prima dan siap menempuh perjalanan jauh. Hal ini sejalan dengan standar keselamatan yang ditetapkan panitia agar seluruh warga dapat tiba di tujuan dengan selamat dan sehat.

Program “Mudik Bersama, Berbagi Harapan 2026” diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya, menciptakan perjalanan mudik yang lebih teratur dan berkesan bagi semua pihak yang terlibat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Antisipasi Lonjakan Trafik Digital Sepanjang Idulfitri, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasiona

Antisipasi Lonjakan Trafik Digital Sepanjang Idulfitri, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional

Menyambut periode libur panjang Idulfitri
1447 H, Lintasarta memastikan kesiapan penuh infrastruktur digital dan
kecerdasan artifisial (AI) untuk menjaga keandalan layanan
pelanggan di berbagai sektor strategis nasional. Sebagai Beyond
AI Factory
di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison
(IOH) Group, Lintasarta memproyeksikan trafik jaringan
akan meningkat sekitar
8–10% selama
periode 18–25 Maret 2026,
seiring melonjaknya aktivitas transaksi digital, mobilitas masyarakat, dan
kebutuhan layanan berbasis teknologi menjelang akhir Ramadan hingga puncak
Lebaran.

 

Kesiapan ini menjadi penting karena periode
Idulfitri merupakan salah satu momentum dengan intensitas
aktivitas digital tertinggi dalam setahun. Layanan pada sektor keuangan,
transportasi, ritel, distribusi, pariwisata, hingga layanan
publik dituntut tetap berjalan stabil di
tengah lonjakan trafik dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan
digital yang cepat, aman, dan tanpa gangguan.

Sebagai bagian dari
penguatan ekosistem digital nasional, Lintasarta terus memperkuat fondasi
infrastruktur AI dan digital yang menopang operasional pelanggan enterprise di
berbagai industri. Langkah
ini sejalan dengan pendekatan
Beyond Infrastructure, di mana Lintasarta tidak hanya menghadirkan
konektivitas, tetapi juga memastikan infrastruktur digital yang aman, andal, compliant, dan terintegrasi dengan kebutuhan operasional pelanggan

Director & Chief Telco Services Officer
Lintasarta, Zulfi Hadi, mengatakan
bahwa kesiapan infrastruktur digital yang andal menjadi faktor penting dalam
menjaga kelancaran aktivitas bisnis dan layanan masyarakat selama periode Lebaran.

“Lintasarta berkomitmen memastikan keandalan layanan digital bagi pelanggan, khususnya pada sektor yang sangat bergantung
pada konektivitas jaringan dan keamanan data. Dengan
kesiapan infrastruktur, sistem monitoring jaringan yang terintegrasi,
serta dukungan tim operasional yang siaga
selama periode Lebaran,
kami ingin memastikan layanan pelanggan
tetap berjalan optimal dan masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan digital
dengan lancar tanpa gangguan,” ujar Zulfi.

Proyeksi Kenaikan
Trafik dan Kesiapan
Operasional 24/7

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik tersebut,
Lintasarta telah melakukan optimalisasi kapasitas jaringan dan mengoperasikan Network Operation Center (NOC) yang memantau infrastruktur layanan selama 24 jam penuh. Sebagai perusahaan dengan mayoritas pelanggan dari segmen business-to-business (B2B),
Lintasarta menempatkan stabilitas layanan sebagai prioritas
utama, terutama bagi pelanggan yang menjalankan sistemmission-critical  selama libur nasional.

Melalui NOC,
Lintasarta melakukan monitoring dan analisis trafik jaringan secara real-time
selama 24/7. Pendekatan ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi
gangguan, sehingga mitigasi dan penanganan dapat dilakukan dengan cepat,
terukur, dan terkoordinasi.

Selain itu, Lintasarta juga menyiapkan
penambahan kapasitas untuk pengendalian trafik guna memastikan distribusi
trafik data tetap optimal di berbagai jalur konektivitas. Perusahaan turut
menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi lonjakan trafik pada titik-titik tertentu
selama periode puncak Lebaran.

Di sisi operasional, tim teknis Lintasarta disiagakan di kantor pusat maupun
regional seluruh Indonesia selama 24 jam guna memastikan setiap potensi gangguan dapat segera ditangani.
Kesiapan ini diperkuat dengan koordinasi lintas fungsi agar kontinuitas layanan tetap terjaga di seluruh
area operasional pelanggan.

Beyond Infrastructure dengan Integrasi Solusi 4C

Kesiapan
Lintasarta selama Idulfitri merupakan bagian dari pendekatan Beyond Infrastructure yang dikembangkan Lintasarta dalam
mendukung transformasi digital pelanggan melalui integrasi solusi 4C (Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration).

Pendekatan integrasi sosial ini dirancang
untuk mendukung transformasi digital pelanggan secara end-to-end. Dengan
model ini, Lintasarta tidak hanya menyediakan jaringan yang andal, tetapi
juga menghadirkan dukungan
cloud, perlindungan keamanan
siber, serta solusi kolaborasi digital terintegrasi
agar operasional bisnis pelanggan tetap aman, efisien, dan berkelanjutan selama
periode libur panjang.

Contact Center
dan Layanan Pelanggan
Tetap Siaga

Untuk memastikan pelanggan tetap memperoleh
dukungan optimal selama libur Lebaran, Lintasarta juga menyiagakan layanan
contact center 14052 serta virtual assistant
Talita melalui situs resmi perusahaan. Langkah ini
menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman layanan
yang responsif dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan pelanggan.

Dengan kesiapan infrastruktur digital,
penguatan sistem monitoring terintegrasi, serta dukungan
tim operasional yang siaga penuh, Lintasarta menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan layanan digital bagi pelanggan di
berbagai sektor strategis selama periode Idulfitri 1447 H. Lebih dari sekadar
menjaga konektivitas, Lintasarta terus memperkuat perannya sebagai mitra
strategis transformasi digital nasional yang memastikan aktivitas bisnis dan layanan publik
tetap berjalan dengan
aman, stabil, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Perkuat Mitigasi Operasional LRT Jabodebek Jelang Puncak Mudik Lebaran

KAI melakukan penguatan sistem operasional LRT Jabodebek dengan menyiapkan suku cadang, perawatan sarana, dan personel pengamanan untuk memastikan layanan tetap optimal.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat langkah mitigasi operasional dan keandalan sistem LRT Jabodebek menjelang periode mobilitas tinggi masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi operasional sekaligus upaya memastikan layanan LRT Jabodebek tetap berjalan aman, andal, dan tepat waktu selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyampaikan bahwa KAI terus melakukan penguatan sistem operasional guna meminimalkan potensi gangguan layanan, khususnya pada periode Angkutan Lebaran yang identik dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat.

“KAI melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan operasional yang pernah terjadi sebagai bahan evaluasi untuk semakin memperkuat kesiapan layanan. Langkah-langkah tersebut disiapkan guna menjaga keandalan operasional LRT Jabodebek selama periode Angkutan Lebaran,” ujar Radhitya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan operasional, LRT Jabodebek menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, antara lain:

-penyediaan suku cadang sarana dan prasarana siap pakai;

-perawatan dan pemeliharaan terpadu pada sarana dan prasarana;

-perbaikan dan penggantian komponen pada sarana untuk menjaga keandalan sistem kereta;

-pelumasan rel pada titik lengkung kecil secara periodik guna menjaga kualitas perjalanan kereta;

-pemeriksaan kelengkapan dan fungsi fasilitas operasi serta fasilitas stasiun;

-penempatan tenaga flying gang di sejumlah stasiun untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.

Selain itu, KAI juga menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi gangguan luar biasa pada sistem loket dan gate yang menyebabkan layanan tiket elektronik tidak dapat beroperasi. Dalam kondisi tersebut, layanan kepada pengguna tetap dapat berjalan melalui skema alternatif berupa penggunaan tiket cetak harian manual.

Selama periode 18–24 Maret 2026, LRT Jabodebek tetap beroperasi melayani masyarakat dengan 270 perjalanan setiap hari dengan tarif maksimal Rp10.000 guna mendukung mobilitas masyarakat selama libur panjang.

Untuk memastikan pelayanan kepada pengguna berjalan optimal, KAI juga menyiagakan 243 petugas frontliner yang terdiri dari 119 Passenger Service dan 124 Ticketing Officer. Selain itu, layanan operasional juga didukung oleh 527 personel pengamanan yang bertugas menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna di area stasiun maupun perjalanan kereta.

Ditambahkan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memastikan perjalanan masyarakat selama masa Lebaran dapat berlangsung lancar.

“KAI terus melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi operasional, pelayanan, maupun pengamanan, agar masyarakat dapat menikmati perjalanan menggunakan LRT Jabodebek dengan aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode Angkutan Lebaran 2026,” tutup Radhitya.

Melalui penguatan mitigasi operasional tersebut, KAI berharap layanan LRT Jabodebek tetap dapat memberikan kepastian perjalanan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi publik selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES