Mudik Aman dan Nyaman Bersama Keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dengan Asuransi dari BRI Life

Tradisi mudik Lebaran
merupakan momentum penting
bagi masyarakat Indonesia, untuk kembali ke kampung
halaman dan berkumpul
bersama keluarga. Sebagai
tradisi tahunan, mudik
menjadi salah satu pergerakan mobilitas terbesar di Indonesia sekaligus
menghadirkan kesempatan berharga bagi masyarakat untuk merayakan kebersamaan
dan mempererat tali silaturahmi.

Untuk mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman, BRI
Life menghadirkan solusi perlindungan melalui produk asuransi MODI, guna memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat di tengah meningkatnya
mobilitas perjalanan serta momen kebersamaan keluarga.

Disela-sela pelaksanaan program Mudik Gratis BUMN 2026
bersama Bank BRI, Direktur BRI Life Sutadi
menyampaikan bahwa, seiring
dengan meningkatnya tren perjalanan lebaran
tahun ini, BRI Life turut menghadirkan solusi perlindungan jiwa melalui
berbagai produk asuransi kecelakaan, salah satunya asuransi MODI-MOtraveling.

Sutadi menegaskan, “Pada musim mudik tahun
ini, masyarakat dapat
memilih asuransi MODI- MOtravelling dari BRI Life sebagai perlindungan terhadap risiko kecelakaan selama perjalanan.
Dengan perlindungan ini, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan nyaman
mulai dari keberangkatan menuju kampung halaman hingga kembali pulang”.

MODI merupakan produk asuransi digital yang dapat diakses
secara langsung, tanpa proses administrasi yang kompleks. Seluruh proses, mulai
dari pemilihan paket,
pembelian polis, hingga pemantauan polis, dilakukan secara
daring, sehingga memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi
masyarakat dalam memperoleh perlindungan kapan saja dan di mana saja.

Dengan premi ringan dan fleksibel, serta pilihan masa
asuransi mulai harian hingga tahunan dengan
uang pertanggungan hingga
Rp100 juta, asuransi
MODI-MOtraveling dari BRI Life dapat diakses dengan mudah oleh
masyarakat, tanpa perlu melakukan pemeriksaan Kesehatan. Dan hadir dengan Proses pendaftaran yang cepat dan praktis serta
dapat dilakukan secara daring melalui https://digital.brilife.co.id/.

“Kami berharap, masyarakat dapat menikmati perlindungan mudik dengan cara yang lebih aman dan efisien,
serta memastikan momen
kebersamaan selama lebaran
dengan penuh kenangan indah,” imbuh
Sutadi.

 

Mudik Aman, Berbagi Harapan 

Terkait dengan program
Mudik Gratis BUMN 2026 dengan tema “Mudik
Aman, Berbagi Harapan”, dalam sambutannya Sutadi mengatakan “Dalam rangka mendukung kegiatan Mudik Gratis BUMN 2026, BRI
Life bersinergi dengan Bank BRI memberikan perlindungan kecelakaan diri dari asuransi
‘Double Care’ (Personal Accident) selama perjalanan bagi para peserta mudik dan juga para
awak bus”.

Melalui “Double Care” BRI Life memberikan 3 manfaat risiko
kecelakaan yang diberikan bagi para pemudik. Pertama
santunan meninggal dunia akibat langsung
dari kecelakaan maka kepada ahli waris sesuai dengan uang
pertanggungan. Kedua, perlindungan atas risiko cacat tetap akibat kecelakaan. Ketiga,
santunan atas cacat tetap sebagian
(tanpa kehilangan bagian anggota tubuh) akibat kecelakaan, yang dibayarkan sebesar persentase dari uang pertanggungan sesuai dengan
ketentuan polis selama masa pertanggungan.

Pada tahun ini, Bank BRI memberangkatkan sebanyak 5.000
pemudik dan 240 awak bus (pengemudi dan kondektur), dari sejumlah titik keberangkatan di Jakarta, antara
lain Gelora Bung Karno Senayan, RO BRI Jakarta 1
(Otista), RO BRI Jakarta 2 (Menara BRIPens) dan RO BRI Jakarta 3 (BSD). Para
peserta mudik diberangkatkan menuju berbagai kota tujuan, diantaranya Surabaya,
Wonogiri serta Yogyakarta/Wonosari.

Hadir dalam pelepasan para pemudik dari manajemen BRI Life
antara lain Direktur BRI Life Sutadi, Pejabat
Eksekutif Aestika Oryza Gunarto dan Pejabat
Eksekutif Tina Meilina.

Asuransi kecelakaan diri memiliki peran penting, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik. Untuk itu, kami menghimbau masyarakat yang akan mudik melakukan perjalanan pada hari Idul Fitri agar dapat memitigasi risiko selama perjalanan dengan memiliki asuransi kecelakaan diri,” tutup Sutadi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Mudik Sehat 2026, Divre III Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Poskesrikkes Siaga

Lahat, 25 Maret 2026 – Dalam semangat menghadirkan perjalanan mudik yang tidak hanya aman tetapi juga menenangkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang berkolaborasi dengan PT Jasa Raharja Cabang Lahat menghadirkan layanan berobat gratis bagi pelanggan pada masa arus mudik Lebaran 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di Stasiun Lahat pada Selasa (24/3), sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan pelanggan yang tengah melakukan perjalanan mudik. Layanan kesehatan tersebut disambut antusias oleh para pengguna jasa, dengan tercatat sebanyak 24 penumpang memanfaatkan fasilitas berobat gratis ini.

Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh kepada pelanggan, khususnya di masa angkutan Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Melalui sinergi bersama PT Jasa Raharja, kami ingin memastikan bahwa pelanggan tidak hanya mendapatkan layanan transportasi yang andal, tetapi juga akses terhadap layanan kesehatan yang mudah dan cepat selama perjalanan,” ujar Aida.

Adapun layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan dan pengobatan umum, pemeriksaan laboratorium sederhana seperti kolesterol, asam urat, dan gula darah, serta pemeriksaan tekanan darah (tensi). Kehadiran layanan ini menjadi peningkatan pelayanan terutama untuk kesehatan pelanggan di tengah padatnya arus mudik, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelanggan.

Perkuat Layanan Kesehatan melalui Poskesrikkes

Selain layanan berobat gratis, KAI Divre III Palembang juga memperkuat kesiapan layanan kesehatan dengan menghadirkan Pos Pemeriksaan Kesehatan Stasiun KA Penumpang (Poskesrikkes) yang siaga selama jam operasional kereta api penumpang.

Aida menegaskan bahwa penguatan layanan Poskesrikkes merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memberikan perlindungan kesehatan terbaik bagi pelanggan maupun petugas.

“Setiap situasi medis yang muncul di lingkungan stasiun harus dapat direspon secara cepat dan tepat. Kehadiran tenaga kesehatan profesional di Poskesrikkes menjadi jaminan bahwa aspek keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan pelanggan menjadi prioritas kami,” tambahnya.

Poskesrikkes berfungsi sebagai garda terdepan dalam penanganan medis awal dengan layanan meliputi:

– Pertolongan pertama (P3K) untuk cedera ringan;

– Konsultasi kesehatan seperti keluhan pusing, mual, hingga gangguan pencernaan ringan;

– Pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan pemeriksaan fisik;

– Rujukan medis ke rumah sakit atau klinik terdekat;

– Dukungan peralatan medis seperti tandu, kursi roda, serta obat-obatan dasar.

Layanan Poskesrikkes ini tersebar di lima lokasi strategis, yakni Stasiun Kertapati, Stasiun Prabumulih, Stasiun Muara Enim, Stasiun Lahat, dan Stasiun Lubuk Linggau.

Untuk mendukung operasional layanan kesehatan tersebut, KAI Divre III Palembang menyiagakan sumber daya medis yang terdiri dari 7 dokter umum, 1 dokter gigi, 17 tenaga medis, serta 2 unit ambulans.

Selama masa Posko Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 13 Maret hingga 1 April 2026, tercatat hingga tanggal 24 Maret 2026 sebanyak 3 pelanggan telah memanfaatkan layanan Poskesrikkes di Stasiun Kertapati, dengan keluhan ringan seperti sakit perut (2 pelanggan) dan nyeri gigi (1 pelanggan).

Sebagai langkah antisipatif, KAI Divre III Palembang juga menjalin koordinasi aktif dengan sejumlah rumah sakit dan klinik terdekat di sekitar stasiun. Hal ini dilakukan guna memastikan penanganan lanjutan dapat segera diberikan apabila ditemukan kondisi medis yang membutuhkan perawatan lebih intensif.

“Kami berharap kehadiran layanan kesehatan ini, termasuk Poskesrikkes yang siaga 24 jam, dapat memberikan ketenangan dan rasa aman bagi seluruh pelanggan, terutama di masa angkutan Lebaran dengan tingkat okupansi yang tinggi,” tutup Aida.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Salurkan 580 Paket Sembako melalui TJSL sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Pekerja Pendukung Layanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima yang didukung oleh kepedulian terhadap seluruh elemen pekerja di lingkungan stasiun. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI menyalurkan sebanyak 580 paket sembako kepada porter dan petugas kebersihan sebagai bagian dari upaya berbagi dan apresiasi.

Bantuan tersebut didistribusikan kepada porter di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Pasar Senen sebanyak 180 paket, Stasiun Gambir 240 paket, dan Stasiun Jatinegara 60 paket. Selain itu, KAI juga menyalurkan 100 paket sembako kepada petugas kebersihan. Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan mencapai 580 paket sembako.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa para porter dan petugas kebersihan merupakan bagian penting dalam ekosistem pelayanan KAI yang berkontribusi langsung terhadap kenyamanan pelanggan.

“KAI menyadari bahwa kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh operasional perjalanan kereta api, tetapi juga oleh peran para pekerja pendukung di stasiun. Melalui program TJSL ini, kami ingin menunjukkan bahwa KAI hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli dan bertanggung jawab secara sosial,” ujar Franoto.

Lebih lanjut, KAI Daop 1 Jakarta secara konsisten menghadirkan berbagai program TJSL yang menyentuh langsung masyarakat dan pekerja di lingkungan operasional. Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan yang harmonis serta memberikan manfaat nyata.

KAI berharap langkah ini dapat memberikan semangat tambahan bagi para pekerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026, Dihadiri Jajaran Manajemen dan Pekerja Region 6 serta Unit Kerja Supervisi

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 Jakarta 1 kembali menggelar program Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026 yang dihadiri oleh jajaran manajemen Region 6, seluruh pekerja Region 6, serta unit kerja supervisi. Acara yang diselenggarakan di Qlola Hall BRI Region 6 ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh budaya dan nilai-nilai perusahaan kepada para pekerja baru yang akan bergabung di BRI, sekaligus memperkuat sinergi antara manajemen, pekerja, dan unit kerja dalam mencapai tujuan bersama.

Dalam sambutannya, RCEO BRI Region 6 Jakarta 1 menyampaikan, “Program onboarding ini sangat penting bagi kami untuk memastikan para pekerja baru memahami dengan baik visi, misi, serta nilai-nilai perusahaan BRI yang berlandaskan pada pelayanan terbaik untuk nasabah. Kami berharap, melalui kegiatan ini, setiap pekerja dapat beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi maksimal untuk kemajuan BRI.”

Acara yang berlangsung penuh antusiasme ini juga mencakup sesi pengenalan berbagai program dan inisiatif terbaru yang akan dilaksanakan BRI pada tahun 2026, serta sesi diskusi interaktif antara manajemen dan pekerja. Para peserta diajak untuk mengenal lebih dalam sistem kerja di BRI, tantangan yang akan dihadapi, serta peluang yang dapat diraih melalui kolaborasi yang solid antara manajemen dan pekerja.

Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal yang penting untuk memperkuat komitmen BRI dalam menciptakan lingkungan kerja yang inovatif dan inklusif, serta menciptakan pekerja yang handal dan siap menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, BRI Region 6 Jakarta 1 menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan pekerja yang kompeten dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, demi mendukung visi BRI menjadi bank yang terdepan dalam layanan perbankan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan serta optimalisasi distribusi energi nasional melalui peresmian Container Yard (CY) 2 Merapi. Fasilitas yang mulai beroperasi sejak 3 Maret 2026 ini menjadi bagian dari pengembangan layanan KALOG Pro, khususnya untuk mendukung pengelolaan angkutan batu bara berbasis moda kereta api yang efisien, andal, dan berkelanjutan.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa CY 2 Merapi dirancang sebagai solusi logistik strategis yang tidak hanya meningkatkan kapasitas angkutan, tetapi juga menjawab tantangan distribusi logistik energi yang semakin dinamis. Hal ini juga menjadi langkah proaktif perusahaan dalam mendukung regulasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah memberlakukan larangan truk batu bara melintasi jalan umum sejak 1 Januari 2026, sebagaimana ditegaskan dalam Instruksi Gubernur Sumsel Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025. “Melalui optimalisasi angkutan berbasis rel, KAI Logistik menghadirkan alternatif distribusi yang lebih aman, patuh regulasi, serta mampu mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan raya,” ujar Yuskal.

Berlokasi di Desa Sirah Pulau, Provinsi Sumatera Selatan, CY 2 Merapi berdampingan langsung dengan fasilitas CY 1 Merapi yang telah lebih dahulu dioperasikan oleh KAI Logistik yang direncanakan memiliki tiga akses keluar–masuk yang terhubung langsung dengan terminal Merapi, sehingga mendukung kelancaran pergerakan kereta api dan meningkatkan efisiensi operasional bongkar muat batu bara.

“Fasilitas ini dirancang dengan skema konektivitas terpadu antara area tambang dan jalur hauling yang terhubung langsung ke kawasan CY, sehingga seluruh aktivitas operasional dapat dilakukan tanpa melalui jalur jalan provinsi (lintas). Skema tersebut sejalan dengan upaya meminimalkan dampak terhadap infrastruktur jalan dan lingkungan sekitar,” jelas Yuskal.

Dengan beroperasinya CY 2 Merapi, KAI Logistik menargetkan peningkatan kapasitas angkut sesuai rencana awal, yaitu melayani hingga dua rangkaian kereta api per hari. Ke depan, fasilitas ini direncanakan memiliki dua jalur bongkar muat sebagai langkah antisipatif terhadap peningkatan volume angkutan batu bara di wilayah Sumatera.

Lebih lanjut Yuskal menjelaskan, “CY 2 Merapi diproyeksikan mampu melayani sekitar 730 rangkaian kereta api per tahun, dan dengan pengoperasian optimal dua jalur angkut, kapasitasnya berpotensi meningkat hingga 10 rangkaian kereta api per hari. Secara keseluruhan, fasilitas ini diperkirakan dapat berkontribusi pada angkutan batu bara hingga 3 juta ton per tahun, sehingga memperkuat rantai pasok energi nasional secara berkelanjutan.”

Untuk mendukung peningkatan kapasitas tersebut, KAI Logistik akan melakukan pengembangan sarana dan prasarana secara bertahap, meliputi penambahan alat angkut, penyediaan fasilitas pendukung operasional, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Seluruh pengembangan dan operasional CY 2 Merapi dilaksanakan dengan mengacu pada standar pelayanan yang berlaku serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna memastikan layanan yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Melalui pengoperasian CY 2 Merapi, KAI Logistik menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam mendukung distribusi energi nasional serta menghadirkan solusi logistik yang adaptif terhadap dinamika sektor transportasi dan logistik. Optimalisasi angkutan berbasis kereta api ini juga menjadi bagian dari upaya penerapan green logistics melalui pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi energi.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Acara Halal Bihalal bersama jajaran Manajemen dan seluruh BRIliaN Region 6

Pelaksanaan acara Halal Bihalal BRI Region 6 berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, dihadiri oleh jajaran manajemen serta seluruh pekerja BRI Region 6. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar insan BRI setelah merayakan Hari Raya Idulfitri.

Acara diawali dengan pembacaan doa sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar seluruh insan BRI senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas. Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta mengikuti rangkaian doa dengan penuh kekhusyukan.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh RCEO BRI Region 6 yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, integritas, dan semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan ke depan. Dalam sambutannya, beliau juga mengapresiasi dedikasi seluruh pekerja yang telah berkontribusi dalam pencapaian kinerja perusahaan.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi tersebut, acara dilanjutkan dengan pemberian apresiasi dan penghargaan kepada sesama pekerja yang telah menunjukkan kinerja terbaik dan dedikasi tinggi. Momen ini menjadi inspirasi bagi seluruh insan BRI untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

Memasuki inti acara, seluruh peserta saling bermaaf-maafan dan bersalam-salaman. Suasana haru dan hangat terasa saat setiap individu saling memaafkan, mempererat hubungan, dan memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan kerja.

Acara Halal Bihalal kemudian ditutup dengan kegiatan sarapan bersama. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, seluruh peserta menikmati hidangan sambil berbincang dan mempererat tali silaturahmi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di BRI Region 6 semakin kuat, sehingga mampu mendorong kinerja yang lebih baik dan berkelanjutan di masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

Jakarta, 24 Maret 2026 – Pasar aset kripto menunjukkan penguatan signifikan, di mana Bitcoin ($BTC) dan sejumlah aset kripto utama lainnya naik sekitar 5% pada 23 Maret 2026 menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait penundaan serangan terhadap infrastruktur Iran. Bertepatan dengan ini, daily trading volume di Bittime menunjukkan dominasi aset Bitcoin ($BTC) dan $USDT yang masih mendominasi perdagangan aset kripto di Indonesia.

Lebih lanjut, meredanya risiko geopolitik antara United States dan Iran kembali menegaskan bahwa pasar aset kripto sangat responsif terhadap perkembangan makro dan politik global. Hal ini menunjukkan bahwa de-eskalasi geopolitik dapat menjadi katalis bagi pemulihan harga dan momentum penguatan aset kripto.

Dalam periode de-eskalasi, investor cenderung kembali masuk ke pasar, sehingga mendorong permintaan terhadap aset digital utama seperti $BTC dan $USDT sebagai bagian dari strategi pengelolaan portofolio. Perkembangan ini kembali menegaskan bahwa faktor makro dan geopolitik turut berperan dalam mempengaruhi pergerakan sentimen pasar.

Di sisi lain, berdasarkan data on-chain yang dipaparkan oleh analis CryptoQuant melalui pasokan $BTC yang dipegang oleh pemegang jangka panjang atau Long-Term Holders (LTH) justru mengalami peningkatan pesat sebesar 332.000 $BTC selama satu bulan terakhir di tahun 2026. 

Ini menunjukkan adanya pergeseran sentimen di mana para investor optimis dan terus menambah kepemilikan mereka meskipun kondisi pasar sedang penuh ketidakpastian, yang sekaligus mencerminkan tingkat toleransi yang lebih tinggi terhadap risiko di masa depan.

Ini selaras dengan aktivitas trading pada platform perdagangan Bittime yang mencatatkan bahwa $BTC dan $USDT tetap menjadi aset kripto dengan volume perdagangan tertinggi atau top trading assets bagi para investor dalam seminggu terakhir.

Penggunaan pasangan perdagangan IDR/USDT juga menjadi pilihan utama bagi banyak pelaku pasar untuk menjaga nilai aset mereka di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Dominasi aktivitas perdagangan $BTC dan $USDT di platform Bittime mencerminkan strategi investor yang cenderung mencari perlindungan nilai saat pasar sedang mengalami tekanan hebat. Kehadiran $USDT yang dipasangkan dengan Rupiah memudahkan investor lokal untuk bertransaksi dengan cepat tanpa harus terpapar fluktuasi nilai tukar dolar yang juga tidak menentu.

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan mudah diakses bagi para investor di Indonesia.

Namun, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

Bandung (Jawa Barat), 24 Maret 2026 – PT KAI Daop 2 Bandung tidak hanya mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026, namun juga menghadirkan layanan Kereta Api Lokal yang menjadi andalan masyarakat, yakni KA Siliwangi dengan relasi Cipatat – Sukabumi pulang pergi (PP). Kehadiran KA lokal ini menjadi solusi mobilitas yang terjangkau dan efektif, khususnya bagi masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari 11 Maret hingga 24 Maret 2026, KA Siliwangi mencatat tingkat okupansi rata-rata sebesar 93%. Bahkan okupansi KA Siliwangi mencapai 201% pada Senin, 23 Maret 2026 yang sejauh ini sebagai okupansi tertinggi. Jumlah penumpang yang berangkat pada hari Senin, 23 Maret 2026 juga tinggi, yakni mencapai 2.563 pelanggan yang berangkat dari Stasiun Cianjur dan 1.949 yang berangkat dari Stasiun Cipatat.

Dalam sehari, KA Siliwangi melayani hingga 6 perjalanan pulang pergi (PP) yang menghubungkan Cipatat dan Sukabumi. Frekuensi perjalanan yang cukup tinggi ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka, baik untuk keperluan mudik, balik, maupun aktivitas lainnya.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya okupansi KA Siliwangi menjadi indikator kuat bahwa layanan KA lokal sangat dibutuhkan masyarakat. “KA Siliwangi hadir sebagai alternatif transportasi yang ekonomis dan efisien. Dengan tarif yang sangat terjangkau, masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Dengan harga tiket yang hanya Rp5.000 untuk sekali perjalanan, baik dari Cipatat menuju Sukabumi maupun sebaliknya, KA Siliwangi menjadi pilihan favorit berbagai kalangan masyarakat. Tarif yang terjangkau ini memungkinkan lebih banyak masyarakat untuk mengakses transportasi kereta api, khususnya pada momen Lebaran.

Tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana transportasi mudik dan balik, KA Siliwangi juga banyak digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan wisata dan silaturahmi. Jalur yang dilalui KA ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah serta akses menuju berbagai destinasi wisata menarik di sepanjang lintas Cipatat – Sukabumi.

Potensi pariwisata di lintas ini pun menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat dapat dengan mudah mengunjungi berbagai lokasi wisata alam, kuliner, maupun budaya yang tersebar di sepanjang jalur tersebut, menjadikan KA Siliwangi sebagai bagian dari pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan baik pada KA jarak jauh maupun KA lokal. “Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang memiliki mobilitas tinggi,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan layanan KA lokal seperti KA Siliwangi sebagai alternatif transportasi yang efisien. Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, KA Siliwangi diharapkan dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi, tidak hanya pada masa Lebaran, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi

Bandung (Jawa Barat), 24 Maret 2026 – Memasuki dua hari pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, yakni pada Senin (23/3) dan Selasa (24/3), volume pengguna jasa kereta api di wilayah Daop 2 Bandung masih terpantau tinggi. Arus pergerakan penumpang baik yang berangkat maupun datang menunjukkan angka yang signifikan, mencerminkan masih berlangsungnya arus mudik dan balik Lebaran.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Selasa (24/3) siang, jumlah pengguna jasa kereta api yang berangkat pada Senin (23/3) tercatat sebanyak 27.290 pelanggan. Sementara itu, untuk keberangkatan pada Selasa (24/3), jumlah pengguna jasa kereta api telah mencapai 24.712 pelanggan dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam hari.

Tidak hanya keberangkatan, jumlah pengguna jasa kereta api yang datang di wilayah Daop 2 Bandung juga masih tinggi. Pada Senin (23/3), tercatat sebanyak 27.031 pelanggan tiba di berbagai stasiun. Sedangkan pada Selasa (24/3) hingga siang hari, jumlah pengguna jasa kereta api yang datang telah mencapai 24.103 pelanggan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya volume penumpang pada periode pasca Lebaran ini merupakan indikasi kuat bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat. “Kami melihat antusiasme masyarakat tetap tinggi pada masa arus balik ini. KAI Daop 2 Bandung terus berupaya memberikan layanan terbaik agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Secara kumulatif, tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api juga tercermin dari penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026. Hingga hari ini, untuk periode 11 Maret 2026 s.d. 1 April 2026, tercatat sebanyak 351.252 tiket telah terjual dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan, atau dengan tingkat okupansi mencapai 101,6%.

Tingkat okupansi yang melebihi 100% tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus adanya pola perjalanan dinamis seperti penumpang parsial (naik-turun di stasiun antara) yang memungkinkan optimalisasi kapasitas tempat duduk.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat pasca Lebaran masih cukup tinggi, terutama bagi para pemudik yang kembali ke kota asal untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Kereta api masih menjadi moda transportasi andalan karena faktor kenyamanan, ketepatan waktu, dan keamanan perjalanan.

Seluruh data tersebut merupakan akumulasi dari stasiun-stasiun yang melayani naik dan turun penumpang KA Jarak Jauh di wilayah Daop 2 Bandung, termasuk stasiun utama seperti Bandung dan Kiaracondong serta stasiun lainnya di wilayah Daop 2 Bandung.

KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan di masa arus balik ini. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana hingga penambahan petugas di lapangan guna memastikan kelancaran operasional perjalanan kereta api.

Selain itu, aspek keselamatan dan keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama. KAI memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, sehingga pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun, guna menghindari keterlambatan serta memastikan proses boarding berjalan dengan lancar, terutama di tengah tingginya volume penumpang.

Dengan tingginya angka pergerakan penumpang ini, KAI Daop 2 Bandung optimis dapat terus melayani masyarakat secara maksimal selama periode arus balik Lebaran 2026. Diharapkan seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang selamat, nyaman, dan berkesan bersama kereta api.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Mobilitas Lebaran, LRT Jabodebek Perkuat Integrasi Antarmoda dan Akses ke Destinasi Wisata

LRT Jabodebek menjadi pilihan transportasi masyarakat selama Lebaran 2026 dengan konektivitas antarmoda yang luas dan akses langsung ke destinasi wisata serta pusat aktivitas di Jabodebek. Stasiun Dukuh Atas menjadi yang paling ramai dengan 30.086 pengguna naik dan 32.599 pengguna turun.

LRT Jabodebek memperkuat perannya sebagai penghubung mobilitas masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, dengan menghadirkan konektivitas antarmoda yang luas serta akses langsung ke berbagai destinasi wisata dan pusat aktivitas di wilayah Jabodebek.

Di tengah meningkatnya pergerakan masyarakat untuk bersilaturahmi dan berwisata, LRT Jabodebek menjadi pilihan transportasi yang menghubungkan berbagai kawasan strategis secara efisien tanpa ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Melalui integrasi langsung dengan berbagai moda transportasi utama seperti KRL Commuter Line, KA Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT Jakarta, TransJakarta, hingga Terminal Kampung Rambutan. Selain itu, LRT Jabodebek juga memberikan kemudahan akses menuju beragam destinasi selama libur Lebaran, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta kawasan bisnis dan gaya hidup di Kuningan, Rasuna Said, dan Setiabudi. Berbagai pusat perbelanjaan, area kuliner, dan ruang publik di sepanjang lintasan turut menjadi bagian dari ekosistem mobilitas yang dilayani LRT Jabodebek.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa LRT Jabodebek tidak hanya melayani perjalanan harian, tetapi juga menjadi solusi mobilitas masyarakat untuk menikmati libur Lebaran.

“Integrasi antarmoda dan kemudahan akses ke berbagai destinasi memungkinkan masyarakat bepergian dengan lebih efisien, nyaman, dan terhindar dari kemacetan,” ujarnya.

Selama periode 21 hingga 23 Maret 2026, sejumlah stasiun mencatat volume pengguna yang signifikan, khususnya pada stasiun-stasiun yang memiliki konektivitas tinggi dan akses ke pusat aktivitas, dengan rincian:

– Stasiun Dukuh Atas: 30.086 pengguna naik dan 32.599 pengguna turun

– Stasiun Harjamukti: 19.237 pengguna naik dan 19.330 pengguna turun

– ⁠Stasiun Cikoko: 14.693 pengguna naik dan 13.891 pengguna turun

– ⁠Stasiun Bekasi Barat: 14.552 pengguna naik dan 15.366 pengguna turun

– ⁠Stasiun Jatimulya: 11.132 pengguna naik dan 11.156 pengguna turun

– ⁠Stasiun TMII: 8.679 pengguna naik dan 8.346 pengguna turun

– ⁠Stasiun Cawang: 8.586 pengguna naik dan 7.256 pengguna turun

– ⁠Stasiun Jatibening Baru: 6.395 pengguna naik dan 6.156 pengguna turun

– ⁠Stasiun Rasuna Said: 4.306 pengguna naik dan 4.825 pengguna turun

– ⁠Stasiun Kampung Rambutan: 3.402 pengguna naik dan 2.973 pengguna turun

Data tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi yang terintegrasi dan mampu menjangkau berbagai titik tujuan masyarakat selama periode libur Lebaran.

Dengan dukungan konektivitas yang luas serta kemudahan akses menuju berbagai pusat aktivitas dan destinasi wisata, LRT Jabodebek terus memperkuat perannya sebagai bagian dari ekosistem transportasi publik modern di wilayah Jabodebek. Komitmen ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien, nyaman, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES