Bittime Catatkan Kenaikan Trading Volume BTC hingga 401%, Respon Pasar di Tengah Gejolak Geopolitik?

Jakarta, 16 Maret 2026 – Pergerakan harga Bitcoin ($BTC) pada pertengahan Maret 2026 menunjukkan fase koreksi yang signifikan ke angka $74.000. Menanggapi hal ini, Bittime, crypto exchange yang mengusung Trustworthiness, sebagai salah satu pondasi platformnya, kembali menekankan penguatan literasi dan strategi investasi yang tidak terbatas pada sentimen pasar. 

Sebelumnya, menurut data dari Ad Hoc News terdapat dua agenda utama yang menjadi pusat perhatian dunia saat ini yaitu keputusan suku bunga oleh Federal Reserve Amerika Serikat pada 18 Maret mendatang serta tenggat waktu keputusan ETF kripto oleh The U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) pada akhir bulan ini. 

Kedua peristiwa tersebut diperkirakan akan menjadi katalis utama yang menentukan apakah pasar akan kembali menguat atau justru mengalami tekanan lebih lanjut akibat ketidakpastian ekonomi global.

Di sisi lain, menurut data dari Cryptorank perkembangan teknologi blockchain terus menunjukkan kemajuan positif seperti yang terlihat pada  jaringan XRP Ledger yang mencatat lonjakan transaksi harian hingga mencapai 3 juta transaksi.

Selarasan dengan ini, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan lonjakan aktivitas perdagangan yang luar biasa dalam seminggu terakhir. Di mana, volume perdagangan aset $USDT meningkat hingga 189%, dan volume perdagangan $BTC melonjak hingga 401% pada 13 Maret 2026, merespon kondisi konsolidasi pasar global.

Hal ini menunjukkan dampak ketegangan global dan pergeseran adopsi aset oleh lembaga institusional. Sekaligus mengartikan aset kripto yang dipandang tidak lagi sebatas aset spekulatif tetapi juga untuk kebutuhan aset dunia nyata yang dikonversi ke dalam bentuk digital. 

Lebih lanjut, dinamika ini mengingatkan para investor untuk meningkatkan literasi keuangan dan strategi investasi yang sesuai dengan risiko portofolio masing-masing. Sebab, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Sebab, dengan pemahaman yang baik, investor dapat mengelola risiko dengan lebih bijak dan berdasarkan profil risiko masing-masing.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Potongan Tarif Tol Berlaku Hari ini di Tol Trans Jawa, JTT Terus Pantau Lalu Lintas Melewati GT Cikampek Utama

Cikampek (15/03) – Seiring dengan mulai berlakunya potongan tarif tol di sejumlah ruas Trans Jawa pada hari ini, mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur terus menunjukkan peningkatan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 168.863 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-7 (11–14 Maret 2026). Volume tersebut meningkat 41,71% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 119.157 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan, “Saat ini, jumlah gardu operasi yang melayani transaksi di GT Cikampek Utama sebanyak 30 gardu, yang terdiri dari 19 gardu menuju arah Trans Jawa dan 11 gardu menuju arah Jakarta. Pengoperasian gardu tersebut dioptimalkan secara situasional menyesuaikan dengan volume lalu lintas yang terjadi guna menjaga kelancaran transaksi kendaraan di gerbang tol.”

Ria menambahkan bahwa hingga saat ini belum diberlakukan rekayasa lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, dan kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama masih terpantau aman dan terkendali.

Ria melanjutkan, seiring dengan peningkatan mobilitas tersebut, Jasa Marga Group memberlakukan program potongan tarif tol di sejumlah ruas Trans Jawa untuk memberikan perjalanan yang lebih hemat bagi pengguna jalan. “Salah satunya melalui potongan tarif sebesar 30% bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung pada periode arus mudik yang sudah berlaku sejak pukul 00.00 WIB tanggal 15 Maret 2026 sampai dengan 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Khusus pada ruas Batang–Semarang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), pengguna jalan juga memperoleh tambahan potongan tarif sehingga total potongan tarif tol yang diterima dapat mencapai sekitar 46%. Selain itu, JSB juga telah lebih dahulu memberlakukan potongan tarif tol sekitar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Batang–Semarang yang berlaku sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026,” jelas Ria.

Sementara itu, untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 108.732 kendaraan, meningkat 0,83% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 107.840 kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Wilayah Jawa Tengah

a. GT Kalikangkung

Kendaraan menuju Semarang tercatat 88.964 kendaraan (naik 30,62% dari normal 68.111 kendaraan). Sementara kendaraan meninggalkan Semarang tercatat 61.536 kendaraan (naik 4,68% dari normal 58.787 kendaraan).

b. GT Banyumanik

Arus menuju Solo tercatat 110.838 kendaraan (naik 17,10% dari normal 94.653 kendaraan). Sementara arah Jakarta mencapai 73.059 kendaraan (naik 3,51% dari normal 70.580 kendaraan).

Wilayah Jawa Timur

a. GT Warugunung

Kendaraan menuju Surabaya tercatat 88.743 kendaraan (naik 10,31% dari normal 80.451 kendaraan), sementara arah Jakarta mencapai 85.662 kendaraan (naik 11,14% dari normal 77.074 kendaraan).

b. GT Kejapanan Utama

Sebanyak 91.002 kendaraan menuju Malang (turun 4,83% dari normal 95.617 kendaraan), dan 93.572 kendaraan menuju Surabaya (turun 4,07% dari normal 97.541 kendaraan).

c. GT Singosari

Kendaraan menuju Malang tercatat 52.554 kendaraan (turun 6,00% dari normal 55.909 kendaraan), sementara arah Surabaya mencapai 48.828 kendaraan (naik 1,92% dari normal 47.908 kendaraan).

PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.

Untuk informasi lalu lintas terkini di ruas tol Jasa Marga Group, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133 atau melalui aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas

Semarang (15/03) – Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C. Berdasarkan data lalu lintas yang dihimpun dari sejumlah gerbang tol di wilayah Semarang, volume kendaraan tercatat mengalami peningkatan dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal dalam dua hari terakhir.

Senior Manager Representative Office 2 Ruas Jalan Tol PT Jasamarga Transjawa Tol, M. Faried Sulitamtama, menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas kendaraan mulai terlihat di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C dalam dua hari terakhir. “Pada Jumat (13/03), total kendaraan yang melintas di Ruas Semarang ABC tercatat sebanyak 120.251 kendaraan, meningkat 9,89% dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 109.518 kendaraan. Sementara itu, pada Sabtu (14/03), volume kendaraan tercatat sebanyak 116.958 kendaraan atau meningkat 10,51% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 105.831 kendaraan,” ujar Faried.

Faried menambahkan bahwa peningkatan volume kendaraan tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang melintas di wilayah Semarang, khususnya sebagai salah satu koridor utama yang menghubungkan arus kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa.

Adapun data lalu lintas tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang melintas di gerbang tol wilayah Semarang, meliputi GT Krapyak 1, GT Krapyak 2, GT Manyaran, GT Tembalang, GT Gayamsari, GT Muktiharjo, GT Jatingaleh 1, GT Jatingaleh 2, GT Srondol, GT Banyumanik, serta GT Kalikangkung.

Sementara itu, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa peningkatan lalu lintas tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang melintasi wilayah Semarang. “Kami terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas di seluruh gerbang tol wilayah Semarang serta memastikan kesiapan operasional guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan,” ujar Ria.

Ria menambahkan bahwa JTT terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan tol. “Kami memastikan seluruh layanan operasional, baik transaksi di gerbang tol maupun layanan lalu lintas di lapangan, tetap berjalan optimal guna menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” jelas Ria.

JTT juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Sebagai informasi, kondisi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group dapat dipantau melalui One Call Center 24 jam di nomor 133 serta melalui aplikasi Travoy yang tersedia di iOS dan Android.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Semarakkan Ramadan 1447H, JTT Bagikan Ribuan Paket Takjil di Gerbang Tol Trans Jawa

Cikampek (16/03) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H sekaligus sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan di sejumlah Gerbang Tol pada ruas Jalan Tol Trans Jawa yang dikelola perusahaan.

Kegiatan berbagi takjil ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada 13 hingga 15 Maret 2026, dengan membagikan 200 paket takjil setiap harinya kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Pembagian takjil tersebut dilakukan di sejumlah gerbang tol strategis pada ruas operasional JTT, yaitu Gerbang Tol Cikampek Utama, Gerbang Tol Kanci, Gerbang Tol Krapyak, dan Gerbang Tol Kejapanan, sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada para pengguna jalan yang tengah menjalankan ibadah puasa sekaligus melakukan perjalanan di Jalan Tol Trans Jawa.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus bagian dari upaya mempererat hubungan dengan para pengguna jalan di bulan suci Ramadan. “Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para pengguna jalan yang sedang melakukan perjalanan menjelang waktu berbuka puasa,” ujar Ria.

Ria menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada masyarakat di sekitar ruas tol yang dikelola JTT, sekaligus memperkuat kehadiran perusahaan sebagai pengelola infrastruktur yang tidak hanya berfokus pada pelayanan operasional, tetapi juga kepedulian sosial.

PT Jasamarga Transjawa Tol berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dengan para pengguna jalan di sepanjang ruas Jalan Tol Trans Jawa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wakil Gubernur Lampung Lepas 1.616 Peserta Mudik Gratis, Manfaatkan Layanan Kereta Api untuk Perjalanan Aman dan Nyaman

Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi melepas
keberangkatan peserta program mudik gratis tahun 2026 di Stasiun Tanjungkarang.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.

Program mudik gratis ini merupakan inisiatif Pemerintah
Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, guna mendukung
perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau pada masa Angkutan Lebaran
2026.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah berkolaborasi dengan PT
Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai sarana transportasi massal yang dinilai
efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Total sebanyak 1.616 tiket gratis disediakan bagi masyarakat
dalam program ini. Adapun perjalanan mudik dilayani melalui tiga rangkaian
kereta api, yaitu:

2
rangkaian Kereta Api KA Kuala Stabas dengan keberangkatan pukul 06.30 WIB
dan 13.30 WIB relasi Stasiun Tanjungkarang – Stasiun Baturaja, 1 rangkaian Kereta Api KA Rajabasa dengan keberangkatan pukul 08.30 WIB
relasi Stasiun Tanjungkarang – Stasiun Kertapati.

Dalam sambutannya, Jihan Nurlela menyampaikan bahwa program
ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dengan
lebih mudah serta mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.

“Program mudik gratis ini merupakan bentuk hadirnya
pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat mudik
dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang turut mendukung kelancaran program ini dengan
menyediakan sarana kereta api yang andal serta memastikan operasional
perjalanan berjalan dengan selamat, tepat waktu, dan sesuai standar pelayanan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan KAI,
diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar,
tertib, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pariwisata Jimbaran Bali: Tren Wisata, Kuliner Laut, dan Perkembangan Akomodasi di Selatan Pulau Dewata

Pariwisata Jimbaran di Bali terus menunjukkan perkembangan seiring meningkatnya kembali kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai ratusan ribu setiap bulan sepanjang akhir 2025 hingga awal 2026, yang turut mendorong aktivitas wisata di kawasan selatan Bali, termasuk Jimbaran. Destinasi yang awalnya dikenal sebagai desa nelayan ini kini berkembang menjadi kawasan wisata dengan daya tarik pantai yang relatif tenang, wisata kuliner seafood di Teluk Jimbaran, serta berbagai pilihan akomodasi dari resort hingga hotel butik. Perubahan tren wisatawan yang semakin mencari pengalaman lokal juga turut mendorong aktivitas seperti kunjungan ke pasar ikan tradisional dan eksplorasi kuliner setempat. Meski demikian, perkembangan pariwisata juga diiringi tantangan seperti pengelolaan lingkungan pesisir dan sampah laut, sehingga keseimbangan antara pertumbuhan industri wisata dan keberlanjutan lingkungan menjadi faktor penting bagi masa depan pariwisata Jimbaran.

JIMBARAN, BALI – Kawasan Jimbaran di Kabupaten Badung semakin menunjukkan peran penting dalam perkembangan pariwisata Bali. Destinasi pesisir yang terletak sekitar 20 menit dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ini dikenal dengan suasana pantai yang relatif lebih tenang dibandingkan dengan kawasan wisata populer seperti Kuta atau Seminyak.

Dalam beberapa tahun terakhir, pariwisata Jimbaran Bali berkembang tidak hanya sebagai destinasi pantai, tetapi juga sebagai kawasan wisata kuliner laut dan akomodasi dengan berbagai pilihan konsep, mulai dari resort hingga hotel butik.

Kunjungan Wisatawan ke Bali Masih Tinggi

Perkembangan destinasi seperti Jimbaran tidak terlepas dari meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali secara keseluruhan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat bahwa jumlah wisatawan mancanegara yang datang langsung ke Bali pada Desember 2025 mencapai 572.668 kunjungan, meningkat sekitar 18,48 persen dibandingkan November 2025 yang tercatat 483.364 kunjungan.

Namun, pada awal tahun berikutnya terjadi fluktuasi. BPS mencatat kedatangan wisatawan mancanegara pada Januari 2026 sebesar 502.205 kunjungan, mengalami penurunan secara bulanan dibandingkan dengan Desember 2025.

Menurut Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan, perubahan jumlah kunjungan tersebut merupakan dinamika musiman yang umum terjadi dalam industri pariwisata.

“Kedatangan wisman Januari 2026 tercatat 502.205 kunjungan, turun dari bulan sebelumnya dan juga dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Agus dalam keterangan resmi BPS.

Meski mengalami fluktuasi, Bali tetap menjadi destinasi utama wisatawan internasional ke Indonesia.

Jimbaran: Dari Desa Nelayan ke Destinasi Wisata Kuliner

Secara historis, Jimbaran merupakan desa nelayan tradisional yang berkembang menjadi kawasan wisata seiring pertumbuhan pariwisata Bali dan pembangunan Bandara Ngurah Rai.

Saat ini, Jimbaran dikenal luas sebagai pusat wisata kuliner seafood di Bali, terutama di kawasan Teluk Jimbaran dan Kedonganan yang dipenuhi restoran tepi pantai.

Pantai Jimbaran sendiri memiliki garis pantai berpasir putih dengan ombak yang relatif tenang, menjadikannya destinasi populer bagi wisata keluarga maupun pasangan yang mencari suasana lebih santai.

Selain restoran seafood, aktivitas wisata yang banyak dilakukan di kawasan ini antara lain:

menikmati matahari terbenam di Pantai Jimbaran,  mengunjungi Pasar Ikan Kedonganan, wisata budaya di pura sekitar Bukit Peninsula, perjalanan ke destinasi populer seperti Uluwatu dan Nusa Dua

Kombinasi antara wisata kuliner, pantai, dan akses yang dekat ke bandara menjadikan Jimbaran salah satu kawasan yang terus berkembang dalam peta pariwisata Bali.

Perubahan Tren Wisatawan di Bali

Dalam beberapa tahun terakhir, tren perjalanan wisata ke Bali juga mengalami perubahan. Wisatawan semakin mencari pengalaman yang lebih autentik, termasuk eksplorasi kuliner lokal dan aktivitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.

Riset industri perjalanan menunjukkan lebih dari 80 persen wisatawan Australia mempertimbangkan pengalaman kuliner saat memilih destinasi wisata, sehingga mendorong meningkatnya minat terhadap pasar ikan tradisional dan restoran lokal di kawasan seperti Jimbaran.

Tren ini mendorong berkembangnya berbagai bentuk akomodasi yang menawarkan pengalaman lebih lokal, termasuk vila, hotel butik, dan penginapan yang berada dekat dengan pusat aktivitas masyarakat.

Tantangan Pariwisata Pesisir Bali

Di sisi lain, pertumbuhan pariwisata Bali juga dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama terkait pengelolaan lingkungan pesisir.

Beberapa pantai di Bali, termasuk kawasan Jimbaran, kerap menghadapi fenomena sampah kiriman dari laut, terutama pada musim hujan antara Oktober sampai Maret.

Pemerintah daerah dan berbagai organisasi lingkungan saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pengelolaan sampah serta menjaga kualitas destinasi wisata.

Akomodasi Wisata di Jimbaran

Seiring meningkatnya aktivitas wisata, kawasan Jimbaran juga memiliki beragam pilihan akomodasi yang melayani berbagai segmen wisatawan.

Mulai dari resor internasional yang menghadap langsung ke Teluk Jimbaran hingga hotel skala menengah dan penginapan butik yang lebih sederhana.

Beberapa properti juga menawarkan konsep penginapan yang dekat dengan aktivitas wisata lokal, salah satunya adalah Liberta Hotel Jimbaran, yang menjadi salah satu opsi akomodasi di kawasan tersebut dengan akses yang relatif dekat ke bandara maupun sejumlah destinasi di selatan Bali.

Jimbaran dalam Peta Pariwisata Bali

Dengan kombinasi antara pantai yang tenang, wisata kuliner seafood, serta akses strategis dari bandara, Jimbaran tetap menjadi salah satu kawasan yang berkembang dalam industri pariwisata Bali.

Ke depan, keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata, pelestarian lingkungan, serta keterlibatan masyarakat lokal diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam menjaga daya tarik Jimbaran sebagai destinasi wisata pesisir di Pulau Dewata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Trading Hasilkan Reward Mingguan, Ubah THR Jadi Cuan di HSB Investasi

Rayakan momen Ramadan 2026 dengan peluang tambahan lewat program Lucky Trader dari HSB Investasi. Kamu berkesempatan mendapatkan reward mingguan dari aktivitas trading yang dilakukan selama periode program.

Momentum Ramadan sering menjadi waktu bagi banyak orang untuk melakukan refleksi keuangan sekaligus mempersiapkan kebutuhan menjelang Lebaran. Selain digunakan untuk konsumsi atau belanja, sebagian orang juga mulai memanfaatkan dana tambahan seperti THR sebagai bagian dari perencanaan finansial, termasuk untuk mencoba peluang di pasar trading.

Di momen Ramadan 2026 ini, PT Handal Semesta Berjangka (HSB Investasi) menghadirkan program Lucky Trader sebagai bentuk apresiasi bagi nasabah aktif sekaligus peluang tambahan untuk mendapatkan reward dari aktivitas trading.

Melalui Lucky Trader, nasabah berkesempatan meraih reward mingguan setiap Sabtu dengan mekanisme kompetisi berbasis aktivitas transaksi. Reward awal dalam setiap periode mencapai USD 15.000 (kurs tetap HSB, USD 1 = Rp12.000). Menariknya, semakin tinggi aktivitas transaksi, semakin besar pula total reward yang tersedia dalam pool hadiah tersebut.

Program ini terbuka bagi nasabah aktif HSB Investasi. Untuk ikut serta, kamu cukup membuka akun real dan melakukan transaksi minimal 0.1 lot pada produk Forex, Komoditas, atau Indeks, atau minimal 1 lot pada US Stock.

Mekanismenya cukup sederhana. Setiap open posisi yang dipertahankan minimal tiga menit akan menghasilkan nomor transaksi dari sistem, yang secara otomatis dihitung sebagai tiket kompetisi. Penentuan pemenang dilakukan setiap minggu dengan mencocokkan empat digit terakhir nomor transaksi nasabah dengan Lucky Number yang diambil dari harga penutupan pasangan EUR/USD.

Program Lucky Trader menjadi bagian dari komitmen HSB dalam menghadirkan pengalaman trading yang lebih menarik sekaligus interaktif bagi para nasabah. 

Untuk mendukung aktivitas trading tersebut, HSB juga menyediakan berbagai fitur seperti akun Micro Lot (0.01 lot) dengan modal mulai Rp300 ribu, leverage hingga 1:200, serta AI Trading Assistant (Hello AI) yang dapat membantu pengguna melihat analisis pasar secara real-time. Dengan dukungan fitur tersebut, semua nasabah dapat lebih leluasa mengatur strategi sesuai kondisi pasar.

HSB Investasi adalah pialang berjangka yang terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, OJK, dan Bank Indonesia. Regulasi ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga transparansi serta keamanan transaksi bagi para nasabah.

Di tengah suasana Ramadan yang identik dengan berbagi dan persiapan menuju Hari Raya, Lucky Trader menjadi cara berbeda untuk memanfaatkan momentum ini, bukan hanya melalui tradisi, tetapi juga melalui strategi finansial.

Untuk informasi lengkap mengenai syarat dan ketentuan kompetisi, kamu bisa langsung mengecek melalui aplikasi trading HSB Investasi atau mengunjungi situs resmi www.hsb.co.id.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sinergi Dunia Pendidikan dan Perbankan, BRI Resmikan Kantor Kas UNJ serta Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional

JAKARTA – Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas layanan perbankan di lingkungan kampus, BRI Regional Office Jakarta 1 meresmikan Kantor Kas (KK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa kendaraan operasional kepada pihak universitas pada Rabu, 25 Februari 2026.

Peresmian Kantor Kas Baru

Peresmian kantor kas ini dilakukan secara simbolis melalui pemotongan pita oleh Regional CEO (RCEO) BRI Region 6 Jakarta 1, Bapak Hendra Winata, didampingi oleh Regional Business Support Head (RBSH) Region 6, Bapak Fandi Imawan.

Kehadiran Kantor Kas di lingkungan UNJ ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan perbankan yang lebih cepat dan efisien bagi seluruh civitas akademika, mulai dari dosen, staf, hingga mahasiswa.

Dukungan CSR untuk Operasional Kampus

Selain peresmian kantor kas, BRI juga menyerahkan bantuan kendaraan CSR kepada pihak Universitas Negeri Jakarta. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bapak Hendra Winata dan Bapak Fandi Imawan kepada jajaran pimpinan UNJ. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas dan kelancaran kegiatan operasional di lingkungan kampus.

Kehadiran Jajaran Manajemen

Kegiatan ini juga turut disaksikan oleh Area Head Jakarta Timur, Bapak Andi Halim Rahman, serta Pemimpin Cabang BRI Rawamangun, Bapak Mohammad Arief Prabowo. Sinergi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BRI untuk memperkuat hubungan strategis dengan institusi pendidikan tinggi di Indonesia.

“Kerja sama ini bukan sekadar tentang layanan perbankan, melainkan wujud kepedulian BRI melalui program BRI Peduli untuk mendukung kemajuan pendidikan nasional melalui penyediaan fasilitas yang memadai,” ujar Bapak Hendra Winata di sela-sela acara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Memasuki Arus Mudik Lebaran, Pengiriman Hewan Peliharaan Via KAI Logistik Meningkat

Memasuki periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel KALOG Express. Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang turut membawa atau mengirimkan hewan kesayangan ke kampung halaman selama momentum Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

Ayi melanjutkan, “Seiring semakin dekatnya periode Idul Fitri, KAI Logistik mencatat rerata pengiriman di minggu ketiga Ramadan mencapai sekitar 523 hewan peliharaan per hari, atau meningkat sekitar 7% dibandingkan rerata harian pada hari biasa, serta tumbuh sekitar 5% dibandingkan pada momen awal Ramadan.” Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai mempersiapkan perjalanan mudik sekaligus memastikan hewan peliharaan mereka dapat tetap bersama keluarga di kampung halaman atau tiba lebih dulu di kota tujuan.

Dari sisi rute pengiriman, sejumlah kota menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan, di antaranya Yogyakarta, Bandung, Purwokerto, dan Jakarta. Sementara itu, pengiriman banyak berasal dari beberapa kota di Jawa Timur seperti Tulungagung, Blitar, dan Jombang yang menjadi titik keberangkatan utama pengiriman hewan peliharaan melalui layanan KAI Logistik.

Jika dibandingkan dengan periode angkutan Lebaran tahun sebelumnya, tren pengiriman tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pada periode Lebaran tahun lalu (21 Maret – 11 April 2025), KAI Logistik mengangkut sebanyak 5.492 hewan peliharaan dengan rerata sekitar 250 hewan per hari. Sementara pada periode Ramadan tahun ini saja, rerata pengiriman telah mencapai lebih dari 500 hewan per hari, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan rerata pengiriman pada periode Lebaran sebelumnya.

“Tren peningkatan pengiriman hewan peliharaan menjelang Idul Fitri tahun ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KALOG Express. Kami memastikan setiap pengiriman dilakukan dengan standar penanganan khusus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan hewan selama perjalanan,” ujar Ayi. Ia menambahkan bahwa KAI Logistik menerapkan prinsip animal welfare melalui pemeriksaan kondisi fisik awal, verifikasi kandang sesuai standar, penempatan di area bersirkulasi udara baik, serta pelabelan khusus “Live Animal” agar proses penanganan dilakukan lebih hati-hati oleh petugas.

Selain itu, pemilik juga dianjurkan mempersiapkan hewan peliharaan sebelum perjalanan, seperti memberi makan sekitar 2–4 jam sebelum keberangkatan serta menyediakan wadah makan dan minum anti-tumpah di dalam kandang. Selama perjalanan, petugas memastikan posisi kandang tidak tertumpuk barang dan sirkulasi udara tetap terjaga. Adapun hewan yang dapat dikirimkan meliputi hewan domestik seperti kucing, anjing, kelinci, burung, hamster, dan ikan hias, dengan estimasi waktu pengiriman sekitar satu hari mengikuti jadwal perjalanan kereta api serta biaya berkisar Rp100.000 hingga Rp250.000 tergantung ukuran hewan dan kandang.

Secara kapasitas, KAI Logistik menyediakan sekitar 400 ton kapasitas angkutan pulang pergi untuk mendukung kebutuhan logistik selama periode angkutan Lebaran. Perusahaan optimis kapasitas tersebut masih mampu mengakomodasi peningkatan dan potensi lonjakan permintaan pengiriman barang. “Seluruh pengiriman akan libur beroperasi ke tujuan tertentu mulai 18 Maret, dan layanan KALOG Express akan kembali beroperasi secara normal pada 25 Maret 2026,” ujar Ayi.

“Melalui keunggulan moda transportasi kereta api yang memiliki jadwal pasti dan relatif minim hambatan lalu lintas, KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya, khususnya pada momentum peningkatan pengiriman seperti periode Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” tutup Ayi.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tingkatkan Daya Saing Angkutan KA Kontainer, KAI Logistik siapkan Skema Block Space

KAI Logistik terus memperkuat peran angkutan kereta api dalam ekosistem logistik nasional melalui optimalisasi layanan angkutan kontainer berbasis kereta api. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing moda kereta api sekaligus mendorong efisiensi biaya logistik bagi pelaku industri.

Seiring meningkatnya kebutuhan distribusi barang yang efisien dan berkelanjutan, KAI Logistik menghadirkan berbagai skema layanan yang lebih fleksibel bagi pelanggan. Salah satunya melalui skema blocking space pada layanan angkutan kontainer yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan kapasitas ruang angkut dengan volume dan periode tertentu dengan tarif yang lebih kompetitif. Skema ini memberikan kepastian kapasitas sekaligus membantu pelanggan dalam merencanakan distribusi barang secara lebih optimal dan efisien.

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar menyampaikan bahwa optimalisasi layanan angkutan kontainer menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis perusahaan dalam menjawab kebutuhan industri yang semakin dinamis. “Melalui skema blocking space ini, pelanggan dapat memperoleh kepastian kapasitas, efisiensi operasional, stabilitas biaya logistik, serta keandalan rantai pasok sekaligus tarif yang lebih kompetitif. Hal ini menjadi solusi bagi pelaku industri dalam merencanakan distribusi barang secara lebih efisien dan terukur,” ujarnya.

Saat ini, KAI Logistik mengelola 11 rangkaian KA Kontainer dengan berbagai perjalanan pulang pergi (PP) seperti Jakarta – Surabaya, JICT –  Cikarang Dry Port, Jakarta – Karawang, Karawang – Surabaya.  Jakarta – Semarang, Semarang – Surabaya, dengan kapasitas harian per KA 3.600 TEUs PP atau setara 64.800 ton. Selain melayani general cargo, layanan KA Kontainer KAI Logistik juga melayani komoditi lain seperti 12 jenis dangerous goods, hingga perishable commodity melalui reefer container(Kontainer berpendingin). KAI Logistik juga terus meningkatkan daya saing dari sisi layanan seperti implementasi RFID pada kontainer serta sertifikasi halal di 4 titik terminal seperti Sungai Lagoa, Klari, Kalimas dan Ronggowarsito.

Dengan serangkaian langkah insiatif tersebut, turut mendorong Kinerja angkutan kontainer KAI Logistik yang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Sepanjang 2025, volume angkutan kontainer tercatat mencapai 2,5 juta ton, meningkat 8% secara year on year dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2,3 juta ton. Sementara memasuki awal tahun 2026, kinerja tersebut juga terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.Perseroan membukukan volume angkutan kontainer sebesar 222.000 ton, meningkat 44% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 154.000 ton. Peningkatan ini turut didorong oleh meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi menjelang sejumlah momen keagamaan strategis yang mendorong mobilitas barang di berbagai sektor industri.

Selain memberikan kepastian kapasitas dan efisiensi biaya, pemanfaatan moda kereta api juga dinilai mampu membantu menekan biaya logistik nasional melalui distribusi barang yang lebih efisien, tepat waktu, serta memiliki kapasitas angkut yang besar. Di sisi lain, tren industri saat ini juga menunjukkan adanya pergeseran perhatian pelaku usaha terhadap praktik logistik yang lebih ramah lingkungan atau green logistics. Moda transportasi berbasis kereta api memiliki keunggulan dari sisi efisiensi energi serta emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi berbasis jalan.

KAI Logistik melihat peluang ini sebagai momentum untuk mendorong lebih banyak pelaku industri beralih menggunakan moda kereta api sebagai bagian dari strategi distribusi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan.  “Optimalisasi angkutan kontainer melalui kereta api tidak hanya memberikan manfaat dari sisi efisiensi biaya, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung praktik logistik yang lebih berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran pelaku industri terhadap pentingnya green logistics dan sangat relevan dengan layanan kami yang telah dilengkapi dengan informasi emisi karbon pada invoice pelanggan,” tutup Fahdel.

Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat layanan angkutan kontainer melalui peningkatan kapasitas, pengembangan layanan berbasis kebutuhan pelanggan, serta optimalisasi jaringan logistik berbasis kereta api. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran moda kereta api sebagai solusi logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan di Indonesia.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES