Pangkogabwilhan III Pastikan Bandara Perintis di Papua Kembali Aman dan Siap Beroperasi

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan 11 bandara perintis di Papua telah diamankan penuh oleh TNI setelah sebelumnya ditutup akibat gangguan keamanan oleh KKB. Dengan pengamanan tersebut, bandara-bandara yang menjadi jalur vital bagi distribusi logistik, layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Papua segera kembali beroperasi.

Jakarta: Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan 11 bandara perintis di tiga wilayah Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh Pasukan TNI, setelah sebelumnya ditutup oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) pasca gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan wilayah sekaligus menjamin keselamatan masyarakat di Bumi Cendrawasih.

Bersama Panglima Komando Daerah Angkatan Udara III (Pangkodau III) Marsda TNI Azhar Aditama Djojosugito serta personel TNI lainnya, Bambang terjun langsung meninjau sejumlah bandara perintis, salah satunya di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

“Syukur Alhamdulillah, Pasukan TNI telah berada di seluruh bandara perintis dan memulihkan kondusivitas di tiga wilayah Papua, yakni Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah, yang sebelumnya ditutup oleh Kemenhub pada 16 Februari lalu,” ujar Bambamg saat dihubungi wartawan, Senin, (1/3/2026).

Adapun bandara yang kini dijaga 24 jam oleh TNI meliputi Lapter Iwur, Teiraplu, dan Aboy di Papua Pegunungan; Lapter Korowai Batu Bomakia, Yaniruma, dan Manggelum di Papua Selatan; serta Lapter Beoga, Dagai, Fawi, dan Kapiraya di Papua Tengah. Pengamanan dilakukan secara terpadu guna memastikan operasional penerbangan berjalan aman dan lancar.

Menurut Bambang, bandara perintis di Papua bukan sekadar infrastruktur transportasi udara. Di tengah kondisi geografis yang didominasi hutan lebat, pegunungan, dan perbukitan, bandara merupakan urat nadi kehidupan masyarakat—jalur vital distribusi logistik, pelayanan kesehatan, akses pendidikan, hingga mobilitas ekonomi warga pedalaman.

“Insya Allah, urat nadi kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan saudara-saudara kita di pelosok Papua akan kembali berdenyut. Bandara yang kami jamin kondusivitasnya ini segera dibuka untuk masyarakat,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pasukan TNI tidak hanya melakukan pengamanan area, tetapi juga mendukung fungsi pelayanan lalu lintas udara melalui unsur Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU yang bertugas membantu pengaturan Air Traffic Controller (ATC). Sinergi matra darat dan udara ini menunjukkan kesiapsiagaan TNI dalam menjaga objek vital nasional di wilayah rawan.

Kehadiran jenderal bintang tiga TNI di 11 bandara perintis tersebut menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak tinggal diam terhadap setiap ancaman yang mengganggu keselamatan rakyat dan stabilitas pembangunan di Papua. Negara hadir, negara melindungi, dan negara memastikan pembangunan tetap berjalan.

Sambutan hangat tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemuka agama di sekitar Bandara Perintis Manggelum mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap pulihnya konektivitas udara.

Bandara bukan hanya landasan pacu pesawat, tetapi jembatan harapan, rantai suplai ekonomi, dan simbol keberlanjutan pembangunan di wilayah terluar Indonesia.

Dengan pengamanan penuh dari TNI dan dukungan seluruh elemen masyarakat, 11 bandara perintis tersebut diyakini segera kembali beroperasi normal. Konektivitas udara di Papua akan tetap terjaga demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat persatuan nasional, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Insya Allah, bandara perintis akan kembali dibuka untuk melayani masyarakat Papua. Bersama seluruh elemen bangsa di Bumi Cendrawasih, mari kita jaga dan rawat bandara perintis sebagai simbol kedaulatan, kemajuan, dan kemakmuran Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Bambang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mudahkan Download Aplikasi, Platform APKRaya Resmi Diluncurkan sebagai Solusi Alternatif Pengguna Android & iOS

Summary: Peluncuran Resmi APKRaya
APKRaya (bagian dari idntheme.com) resmi hadir sebagai platform direktori aplikasi Android terbaru yang berfokus pada kemudahan akses dan kelengkapan koleksi. Platform ini dirancang khusus untuk membantu pengguna di Indonesia menemukan dan mengunduh file APK yang sulit ditemukan di toko aplikasi resmi karena kendala regional atau kompatibilitas perangkat.

JAKARTA, 5 Maret 2026 – Dunia aplikasi Android dan iOS terus berkembang, namun tidak semua pengguna dapat mengakses aplikasi yang mereka butuhkan melalui kanal Playstore dan Appstore. Menjawab tantangan tersebut, hari ini secara resmi diperkenalkan APKRaya (di bawah naungan idntheme.com), sebuah platform direktori aplikasi yang dirancang untuk memberikan kebebasan akses bagi para pengguna Android di seluruh Indonesia.

Solusi untuk Kebutuhan Aplikasi yang Sulit Ditemukan

APKRaya hadir sebagai “jembatan” bagi pengguna yang mencari file APK (Android Package Kit) yang seringkali terbatas karena kendala regional, kompatibilitas perangkat, atau aplikasi yang sudah tidak tersedia di toko aplikasi arus utama.

Dengan koleksi yang dikurasi secara mendalam, APKRaya menawarkan ribuan daftar aplikasi mulai dari kategori produktivitas, tools, hingga hiburan yang dapat diunduh secara cepat dan efisien.

Keunggulan Utama APKRaya:

Koleksi APK Terlengkap: Menyediakan berbagai aplikasi yang sulit ditemukan di toko aplikasi resmi.

Navigasi Intuitif: Antarmuka yang bersih memudahkan pengguna mencari dan menemukan aplikasi spesifik dalam hitungan detik.

Kecepatan Unduh Optimal: Server yang dioptimalkan untuk memastikan proses pengunduhan berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti.

Update Berkala: Daftar aplikasi yang selalu diperbarui untuk memastikan pengguna mendapatkan versi fungsional terbaru.

Keamanan dan Kenyamanan Pengguna

Menyadari pentingnya keamanan dalam ekosistem Android, tim di balik APKRaya berkomitmen untuk menjaga integritas platform. Setiap file yang terdaftar melalui proses pemeriksaan untuk meminimalkan risiko, sehingga pengguna dapat mengeksplorasi ekosistem Android dengan lebih luas namun tetap nyaman.

“Kami membangun APKRaya dengan misi sederhana: memberikan akses yang lebih inklusif bagi pengguna Android. Kami percaya bahwa setiap pengguna berhak mendapatkan alat digital yang mereka butuhkan tanpa hambatan geografis atau teknis,” ujar Roy Perwakilan Tim APKRaya.

Daftar 25 APK Populer yang Tersedia di APKRaya:

Untuk memberikan gambaran luasnya koleksi kami, berikut adalah beberapa tren pencarian yang dapat diakses langsung melalui situs kami:

Download APK Game Terbaru

Download APK Aplikasi Edit Foto

Download APK Editor Video Tanpa Watermark

Download APK Game Offline Seru

Download APK Media Sosial Hits

Download APK Streaming Musik

Download APK Nonton Film Gratis

Download APK Game Balap Mobil

Download APK Browser Anti Blokir

Download APK Alat Produktivitas

Download APK VPN Tercepat

Download APK Game Strategi

Download APK Launcher Keren

Download APK File Manager

Download APK Game Edukasi Anak

Download APK Kamus Bahasa Arab/Inggris

Download APK Al-Quran Digital

Download APK Pengunci Aplikasi

Download APK Cuaca Akurat

Download APK Scanner Dokumen

Download APK Wallpapers HD

Download APK Perekam Layar

Download APK Kompres Foto

Download APK Transfer File Cepat

Download APK Remote TV Universal

Platform APKRaya kini sudah dapat diakses secara publik melalui alamat www.idntheme.com dan link alternatif ke www.apkraya.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Indonesia Emas 2045 lewat Program “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”

Tanah Grogot – Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional V melaksanakan Program Pengentasan Stunting Tahun 2026 di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat (27/2/2026). Program ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten Paser, dengan menyasar langsung Keluarga Risiko Stunting (KRS) melalui intervensi gizi terpadu dan perbaikan sanitasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Nurizky Permanajati, Kepala Divisi TJSL PTPN IV, Ridho Syahputra Manurung, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional V, Surya Xico Marpaung, Group Manager Unit Group Kalimantan Timur, Agung Kwartanto, Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser, Amir Faisol.

Program Pengentasan Stunting ini merupakan langkah strategis dan berkelanjutan untuk menekan prevalensi stunting melalui pendekatan menyeluruh, mulai dari pemenuhan gizi anak dan ibu hamil, edukasi kesehatan, hingga peningkatan kualitas sanitasi lingkungan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PTPN IV dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan mengusung tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menyampaikan bahwa penanganan stunting dilakukan melalui program berkelanjutan yang berfokus pada perbaikan gizi dan sanitasi di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penanganan stunting bukanlah inisiatif baru bagi perusahaan, melainkan komitmen berkelanjutan yang telah dijalankan secara masif dalam beberapa tahun terakhir.

“Pada tahun 2024, bantuan makanan tambahan bergizi menjangkau 1.313 anak, dan meningkat menjadi 2.077 anak pada tahun 2025. Perusahaan juga aktif menjalankan Program Bapak Asuh Anak Stunting,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan konsistensi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. “Generasi sehat adalah fondasi bangsa yang kuat. Kami ingin terus berkontribusi secara konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan balita dan ibu hamil di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tegas Jatmiko.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur Nurizky Permanajati mengungkapkan bahwa berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024, prevalensi stunting di Kalimantan Timur masih berada di angka 22,2 persen, sedangkan Kabupaten Paser mencapai 23,4 persen. Angka tersebut masih berada di atas rata-rata nasional dan ambang batas WHO sebesar 20 persen.

Sebagai upaya intervensi, sebanyak 936 keluarga di Kabupaten Paser ditetapkan sebagai sasaran Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

“Kehadiran PTPN IV sangat membantu meringankan beban pemerintah daerah dan diharapkan dapat menjadi praktik baik yang direplikasi oleh mitra usaha lainnya,” ujar Nurizky.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser Amir Faisol. Ia menyambut baik sinergi tersebut sebagai penguatan upaya daerah dalam mengejar target penurunan stunting.

“Kami optimistis percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Paser dapat dicapai pada tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional V Sudarma Bhakti Lessan menjelaskan bahwa implementasi program di Kabupaten Paser menyasar 100 keluarga KRS dengan skema pendampingan intensif selama enam bulan. Program ini dirancang untuk memastikan perbaikan status gizi keluarga berlangsung secara konsisten dan terukur.

“Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh paket makanan bergizi secara berkala, meliputi susu untuk ibu hamil dan balita, telur sebagai sumber protein hewani, beras, serta biskuit untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga,” jelas Sudarma.

Pada tahap awal, program menyasar 85 baduta dan 15 ibu hamil. Sebanyak 100 paket makanan bergizi siap saji disalurkan kepada keluarga KRS, disertai bantuan lanjutan berupa susu formula, telur, dan beras. Intervensi dilakukan melalui skema Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan sesuai standar gizi Kementerian Kesehatan.

PMT Pemulihan diberikan setiap dua minggu selama tiga bulan dan dapat diperpanjang hingga maksimal enam bulan berturut-turut. Program ini juga dilengkapi dengan kunjungan rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pencegahan stunting, serta dukungan perbaikan sanitasi melalui pembangunan dua unit jamban sehat.

Sudarma menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan tidak bersifat seremonial, melainkan diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dengan intervensi yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, Program Pengentasan Stunting Tahun 2026 akan dilaksanakan oleh seluruh regional PTPN IV PalmCo dengan mengusung tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”, berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait sebagai kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung program pemerintah secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Meriahkan Ramadan 2026, Bank Neo Commerce Dukung UMKM untuk Tingkatkan Bisnis Selama Bulan Suci

Jakarta, 5 Maret 2026 – PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “BNC”, “Bank”, “Perseroan”), bank dengan layanan digital yang memiliki layanan keuangan terlengkap di Indonesia melalui aplikasi yang dimilikinya yaitu neobank, terus berupaya menghadirkan layanan keuangan yang dapat menjadi solusi atas permasalahan terkait transaksi keuangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya terkait layanan keuangan, Bank Neo Commerce juga kerap menghadirkan konten-konten edukatif dan informatif melalui berbagai kanal yang dimilikinya.

Di bulan Ramadan 2026 ini, dengan membawa semangat saling berbagi, Bank Neo Commerce kembali berinovasi dengan menghadirkan series di kanal Instagram Bank Neo Commerce yang bertajuk ‘TAKJL di neobank: Tanya-tanya Jajanan Lokal’. Konten series ini dibuat sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat para pelaku UMKM yang terus berjuang di bulan Ramadan ini. Melalui konten series TAKJL di neobank ini, Bank Neo Commerce berkomitmen untuk mendukung usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM), mempromosikan dan membagikan cerita dari para pemilik UMKM dalam mengelola usahanya selama bulan Ramadan.  

Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo mengatakan, “Program TAKJL di neobank yang diinisiasi oleh Bank Neo Commerce ini, bukanlah hanya sekadar ulasan
semata, melainkan adalah bentuk dukungan kami terhadap UMKM lokal.
Karena kami memahami bahwa UMKM adalah salah satu roda penggerak utama
ekonomi kita
dan di Bulan Ramadan ini, UMKM merupakan salah satu yang paling banyak
diburu oleh masyarakat ketika memenuhi berbagai kebutuhannya.
Selain itu, kami juga mendukung UMKM lewat salah satu produk kami yaitu
Neo Bisnis, yang memudahkan para pemilik usaha untuk mengelola usaha
mereka, terutama terkait keuangan.” 

Bank Neo Commerce mendesain khusus layanan Neo Bisnis bagi nasabah yang memiliki UMKM, untuk mengatur transaksi keuangan dan transaksi bisnis mereka. Layanan ini memungkinkan merchant untuk memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, menerima dan mengelola pembayaran hasil usaha dari platform e-commerce atau food delivery, mengirimkan payment collection kepada mitra bisnis ataupun pelanggan, serta terutama adalah layanan transaksi pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard(QRIS).  

Layanan
Neo Bisnis khusus didesain untuk memberikan kemudahan transaksi, dengan
fitur keamanan dari sisi teknologi terkini dan bebas biaya
administrasi, dan dilengkapi dengan fitur pembukuan, analisa bisnis,
QRIS merchant, payment point online bank (PPOB), dan fasilitas transfer antarbank secara gratis. Layanan ini dapat diakses dengan mudah oleh para pemilik UMKM melalui neobank, aplikasi mobile banking milik Bank Neo Commerce.  

Dalam program TAKJL di neobank ini, tim Bank Neo Commerce akan memilih 10 (sepuluh) merchant terpilih yang akan diulas dan dipromosikan melalui kanal digital yang dimiliki Bank selama bulan Ramadan. “Kami berharap, melalui program TAKJL di neobank dan layanan keuangan Neo Bisnis ini kami dapat membantu meningkatkan penjualan mereka selama bulan Ramadan ini dengan memperkenalkan berbagai produk jualan mereka ke nasabah Bank Neo Commerce dan masyarakat luas. Tentunya tidak hanya terbatas terhadap sepuluh merchant terpilih,
seluruh pemilik UMKM di luar sana bisa memanfaatkan layanan Neo Bisnis
kami, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan bisnis mereka ke depan,” jelas Aditya.  

Memasuki tahun 2026, Bank Neo Commerce juga memperkenalkan identitas korporasi baru dengan tagline “Satu
Bank Banyak Tujuan”. Pembaruan ini menandai semangat baru Perseroan
untuk menjadi bank dengan layanan digital, yang menghadirkan layanan
keuangan digital yang inovatif, inklusif, dan berdampak nyata bagi
kemajuan ekonomi Indonesia. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

Arus logistik nasional menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku usaha logistik serta Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik tetap lancar.

SURABAYA
(05/03) –
Arus
logistik nasional
menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku
usaha logistik mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik
tetap lancar.

Peningkatan
arus logistik jelang Lebaran di antaranya terjadi di wilayah Jawa Tengah dan
Jawa Timur. Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa
Tengah-DIY, Teguh Arif Handoko, menyebutkan volume kargo naik sekitar 130
persen.

Di
Pelabuhan Tanjung Emas, kenaikan kargo membuat rotasi kontainer yang biasanya
rata-rata sekitar 2.800 unit per hari meningkat menjadi 3.000 unit per hari.
Selain momentum Lebaran, ALFI Jateng menyoroti tren pertumbuhan aktivitas
logistik juga didongkrak banyaknya investasi industri di Jawa Tengah, seperti
di Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)
mendorong peningkatan throughput di Pelabuhan Tanjung Emas.

“Tahun
2023 sekitar 700.000 TEUs, 2024 naik 800.000 TEUs, dan 2025 sudah tembus 1 juta
TEUs. Ini signifikan, walaupun perusahaan di kawasan industri KIK dan KITB baru
sekitar 20 persen yang sudah produksi dan operasi,” ucap Teguh saat
ditemui di kantornya, Selasa (03/03/2026).

Strategi
Khusus

Kepadatan
arus logistik jelang Lebaran mendorong ALFI Jawa Timur (Jatim) menyiapkan
strategi khusus. Salah satunya, pengalihan storage ekspor untuk menampung
sementara impor di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Ketua ALFI
Jatim, Sebastian Wibisono, saat dihubungi, Selasa (03/03/2026), mengatakan
menjelang Lebaran lonjakan arus logistik memang tidak bisa dihindari. Dia
memprediksi volume arus logistik Lebaran bakal meningkat 80 persen. Apalagi
Surabaya selama ini kerap menjadi jalur transit ke wilayah Timur. Aktivitas
bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak diperkirakan Kembali normal setelah
April.

“Kebetulan
Nataru, Imlek dan Idulfitri waktunya bersamaan, sehingga load-nya memang
tinggi. Pas Imlek banyak impor turun ke sini, terus didistribusikan ke wilayah
seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan,” papar Wibi, sapaan
akrabnya.

Untuk
mengantisipasi penumpukan, ALFI Jatim menerapkan strategi pengalihan lokasi.
Gudang yang biasanya digunakan untuk ekspor bakal dimanfaatkan sementara untuk
menampung barang impor. Semua itu dilakukan setelah koordinasi dan izin Bea
Cukai agar arus logistik tetap lancar.

“Setiap
tahun selalu ada migrasi antarterminal, terutama untuk kontainer ekspor-impor.
Di sini ada dua terminal utama, Terminal Teluk Lamong dan Terminal Petikemas
Surabaya,” ujar dia.

Wibi
membeberkan lonjakan arus logistik tahun lalu mencapai 103 persen. Namun, masih
bisa diantisipasi dengan memindahkan kontainer ke storage domestik maupun depo
yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti.

Lebih
jauh, dia menilai pelabuhan-pelabuhan seperti Tanjung Mas dan Tanjung Perak
perlu peningkatan infrastruktur seperti diperluas lahannya agar penyandaran
kapal bisa lebih banyak.

Hal serupa
juga menjadi perhatian ALFI Jateng. Teguh 
menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur secara menyeluruh,
termasuk fasilitas akses jalan dan depo kontainer agar operasional logistik di
Pelabuhan Tanjung Emas lebih lancar.

ALFI
Jateng menyoroti peran pemerintah provinsi dalam mendukung investasi tidak
hanya dari sisi penanaman modal, tetapi juga memastikan manajemen rantai pasok
yang perlu diperhatikan. Langkah ini semata-mata menciptakan alur bongkar muat
yang terkontrol, mengurangi antrean kontainer dan barang keluar masuk pelabuhan
tanpa hambatan.

“Jangan
hanya memberikan suatu kemudahan investasi tanpa memikirkan manajemen supply
chain
. Jangan sampai investor bingung saat mengirim barang setelah produksi
selesai,” tandasnya.

Antisipasi

Mengantisipasi
peningkatan arus logistik jelang lebaran 2026, PT Pelindo Terminal Petikemas
mengaku telah melakukan persiapan di sejumlah terminal yang dikelola. Corporate
Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan dengan sistem
operasi terminal yang digunakan saat ini pihaknya dapat merencanakan pelayanan
bongkar muat kapal peti kemas sejak jauh-jauh hari. Terminal dapat memprediksi
tingkat kepadatan tambatan di dermaga (berth occupancy ratio) juga
tingkat kepadatan lapangan penumpukan peti kemas (yard occupancy ratio).

“Kami
melakukan antisipasi sejak awal, terutama untuk lapangan penumpukan agar lebih
optimal dalam menampung peti kemas, karena kurang lebih selama 16 hari peti
kemas ini akan berada di dalam terminal dengan adanya pembatasan angkutan
barang,” kata Widyaswendra.

Pengelola
terminal bersama pemangku kepentingan juga menyiapkan lokasi overbrengen
(pindah lokasi penumpukan) sebagai cara untuk mengurai kepadatan di dalam area
terminal. Langkah ini dilakukan agar kegiatan bongkar muat di dalam terminal
peti kemas dapat berjalan dengan lancar.

Selama
libur lebaran, operasional terminal peti kemas disebut tetap berlangsung penuh
selama 24 jam dalam 7 hari. Kegiatan pelayanan tetap berlangsung sesuai dengan
jadwal dan perencanaan yang dilakukan.

“Kami
menghimbau kepada para pengguna jasa untuk memanfaatkan layanan terminal
booking system untuk meminimalkan kepadatan dan terjadinya kemacetan di jalan
raya saat akan melakukan pengiriman maupun pengambilan peti kemas sebelum libur
dan setelah libur lebaran,” serunya.

Peningkatan
Perdagangan

Ketua
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi, menilai
peningkatan aktivitas ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi
sinyal membaiknya perputaran ekonomi. Volume bongkar muat tercatat naik seiring
meningkatnya konsumsi masyarakat saat Imlek dan berlanjut menjelang Lebaran.

Menurutnya,
volume bongkar muat tersebut diperkirakan naik sekitar 20 persen dibanding hari
biasa. Bahkan nanti sekitar 10 hari sebelum Lebaran, lonjakan aktivitas bongkar
muat bisa menyentuh kisaran 25 persen.

“Sejak
Desember sudah terlihat ada peningkatan aktivitas bongkar muat di sana. Ini
akan terus meningkat mendekati lebaran dengan kenaikan sekitar 25 persen
dibanding hari biasa,” ucap Frans.

Menurut
Frans, komoditas yang mendominasi peningkatan arus barang adalah kebutuhan
konsumsi musiman, mulai dari bahan pangan produk fesyen dan perlengkapan
lebaran idulfitri lainnya. Dampaknya cukup positif untuk UMKM maupun ritel
karena perputaran uang berlangsung lebih cepat.

Sejauh
ini, Frans belum mendapat laporan dari anggota Apindo Jateng soal adanya
antrean karena penumpukan aktivitas bongkar muat. Dia menilai operasional
pelabuhan relatif lancar, sebab Pelindo Terminal Petikemas memiliki pengalaman
saat menangani peningkatan arus barang tersebut.

Frans
memprediksi pertumbuhan ekonomi di Jateng hingga Lebaran mendatang menunjukkan
tren positif. Konsumsi domestik menjadi penopang utama yang mendorong laju
perputaran ekonomi.

Bahkan dia
memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi mendekati 5,7 persen atau lebih tinggi
dibandingkan hari-hari biasa yang berkisar 5,1 hingga 5,2 persen.

“Kondisi
ekonomi setelah Lebaran masih tanda tanya besar. Dalam situasi sekarang, faktor
geopolitik dan kebijakan tarif Presiden Trump itu yang membuat kondisi ke depan
belum bisa dipastikan,” tandasnya. (BC)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rayakan Momen Kebersamaan dengan Mobil Baru, BRI Finance Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3,35%

Jakarta, 6 Maret 2026 – Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Jalanan menjelang waktu berbuka terasa lebih hangat, perjalanan pulang ke rumah dipenuhi harapan untuk berkumpul bersama keluarga, dan rencana mudik mulai disusun dengan penuh antusiasme. Di bulan yang sarat makna ini, setiap perjalanan bukan sekadar perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, tetapi menjadi bagian dari ibadah, silaturahmi, dan momen kebersamaan yang tak ternilai. Bagi banyak keluarga Indonesia, kendaraan memiliki peran penting dalam menyempurnakan perjalanan Ramadan, menjadi ruang kecil yang menyatukan cerita, tawa, dan doa di sepanjang perjalanan.

Menangkap momentum ini, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan mobil baru dengan bunga kompetitif mulai dari 3,35% add on serta tenor hingga 5 tahun. Program ini dirancang untuk memberikan solusi pembiayaan yang ringan, fleksibel, dan terpercaya, sehingga masyarakat dapat mewujudkan kendaraan impian tanpa membebani kondisi keuangan keluarga, khususnya di bulan suci ini.

Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Ramadan adalah momen refleksi dan kebersamaan. Kami melihat bahwa kebutuhan kendaraan yang aman dan nyaman menjadi semakin relevan, terutama menjelang musim mudik dan libur Idul Fitri. Melalui program pembiayaan mobil baru ini, BRI Finance ingin memberikan kemudahan akses pembiayaan yang kompetitif dan bertanggung jawab, agar masyarakat dapat merayakan Ramadan dan Idul Fitri dengan lebih tenang dan nyaman.”

Dengan skema pembiayaan yang dirancang kompetitif, BRI Finance memberikan kemudahan perencanaan cicilan melalui tenor hingga lima tahun, sehingga arus kas keluarga tetap terjaga di tengah berbagai kebutuhan Ramadan dan persiapan Lebaran. Proses pengajuan juga dibuat semakin praktis melalui platform digital briflash.brifinance.co.id maupun layanan Official WhatsApp BRI Finance, sehingga calon debitur dapat mengakses layanan dengan cepat dan efisien.

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan formal yang aman dan transparan. Kehadiran program ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional serta mendorong aktivitas ekonomi selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Raih Pendanaan, PhotoBebaz Percepat Ekspansi sebagai Platform Creative-Tech Media

PhotoBebaz, perusahaan teknologi kreatif berbasis photobox interaktif, resmi mengumumkan perolehan pendanaan pertamanya sebagai langkah strategis untuk mempercepat ekspansi dan penguatan bisnis di 2026. Pendanaan ini difasilitasi oleh Fundhub sebagai funding aggregator yang mempertemukan PhotoBebaz dengan jaringan investor yang relevan dengan sektor teknologi kreatif dan media.

Di tengah industri photobooth yang semakin kompetitif, PhotoBebaz memposisikan diri bukan sekadar sebagai penyedia layanan foto, melainkan sebagai platform teknologi kreatif yang menggabungkan pengalaman hiburan, iklan media digital, dan ekosistem berbasis aplikasi dalam satu sistem terintegrasi.

Founder PhotoBebaz, Reyno Anggoro, menyebut pendanaan ini sebagai bentuk validasi atas model bisnis yang telah dibangun sejak awal. “Tren era kebangkitan photobox di Indonesia, khususnya di kota besar, patut diapresiasi. PhotoBebaz dirancang bukan hanya menjadi tempat berfoto, tetapi juga ruang interaksi yang bisa menghubungkan pengguna, pemilik merek, dan komunitas secara lebih personal. Dukungan investor memberi kami akselerasi untuk scale-up lebih cepat,” ujar Reyno.

Sebagai fondasi teknologi, PhotoBebaz mengembangkan sistemnya melalui Bebaz Labz, unit internal yang berfokus pada riset dan pengembangan perangkat lunak. Melalui Bebaz Labz, perusahaan merancang sistem perangkat lunak terkustomisasi untuk operasional photobox, integrasi media placement digital out-of-home (DOOH), manajemen konten iklan di dalam booth, hingga pengembangan aplikasi berbasis loyalitas dan gamification. Seluruh sistem ini dikembangkan secara mandiri untuk memastikan fleksibilitas, skalabilitas, dan diferensiasi produk di pasar.

Pendekatan berbasis teknologi ini memungkinkan pemilik merek hadir secara lebih menarik dalam pengalaman pengguna, bukan sekadar sebagai iklan pasif, melainkan sebagai bagian dari interaksi yang terjadi di dalam booth.

Hingga tahun 2025, sebanyak belasan booth PhotoBebaz ditempatkan di berbagai titik mobilitas tinggi seperti ruang publik di Taman Ismail Marzuki (TIM), Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), dan Jakarta International Velodrome (JIV), transportasi publik di stasiun MRT, LRT Jakarta, dan Whoosh Halim, serta di coffee shop. Dengan harga layanan di kisaran Rp35.000 hingga Rp50.000 per sesi, perusahaan menyasar segmen kelompok yang dikenal aktif secara digital dan memiliki kecenderungan berbagi pengalaman secara organik di media sosial, yakni Gen Z hingga Gen Alpha.

Menurut Reyno, kekuatan utama PhotoBebaz terletak pada pendekatan ekosistem berbasis lokasi. Kehadiran booth di ruang publik yang strategis membuat interaksi tidak hanya terjadi secara offline, tetapi juga berlanjut secara digital melalui aplikasi yang tengah dikembangkan.

“Kami juga membentuk suatu ekosistem yang menguntungkan bagi pengguna seperti loyalty rewards, gamification, dan komunitas di dalam aplikasi. Tujuannya membangun retensi dan hubungan jangka panjang dengan pengguna,” jelasnya.

Dari sisi investor, keputusan pendanaan didasarkan pada kombinasi antara diferensiasi model bisnis, potensi monetisasi media yang terintegrasi, serta kemampuan R&D dalam membangun teknologi secara mandiri melalui Bebaz Labz. Struktur teknologi yang dikembangkan oleh tim internal dinilai memberikan keunggulan kompetitif sekaligus membuka peluang ekspansi yang lebih terukur.

Secara bisnis, PhotoBebaz menggabungkan model pendapatan dari penjualan sesi foto, penyewaan booth untuk aktivasi brand dan event, serta monetisasi iklan media digital. Struktur ini memungkinkan arus pendapatan yang lebih terdiversifikasi dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai sektor industri.

Pendanaan yang diperoleh akan difokuskan pada ekspansi lokasi baru di kota-kota besar Indonesia, pengembangan fitur AI dan AR untuk personalisasi pengalaman, serta penguatan tim teknologi dan kreatif. Perusahaan menargetkan pertumbuhan hingga 28 booth di tahun 2026 seiring dengan peningkatan jumlah titik operasional dan integrasi teknologi yang lebih dalam, di antaranya jaringan rumah makan Mie Gacoan, stasiun KAI, bandar udara, dan area publik lainnya.

Reyno menegaskan bahwa ambisi PhotoBebaz lebih besar dari sekadar memperbanyak titik booth. “Kami ingin menjadi bagian dari evolusi industri kreatif Indonesia. Kreativitas harus berjalan berdampingan dengan teknologi dan model bisnis yang berkelanjutan. Di situlah kami melihat masa depan positif PhotoBebaz.”

Dengan dukungan pendanaan ini, PhotoBebaz memasuki fase pertumbuhan baru dan memperkuat posisinya sebagai creative-tech yang menjembatani hiburan, media, dan komunitas dalam satu platform yang relevan dengan generasi saat ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sinergi BRI Finance dan Kejari Depok, Dorong Penegakan Hukum dan Stabilitas Sektor Pembiayaan

Depok, 26 Februari 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Depok dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN). Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Rabu, 26 Februari 2026 pukul 10.00 WIB bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Depok sebagai bagian dari komitmen penguatan tata kelola perusahaan dan kepastian hukum dalam operasional bisnis pembiayaan.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penanganan dan/ atau penyelesaian permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara, baik melalui bantuan hukum non-litigasi maupun litigasi. Dalam pelaksanaannya, Bidang DATUN Kejaksaan Negeri Depok akan bertindak sebagai Jaksa Pengacara Negara yang memberikan bantuan hukum, pendampingan, pertimbangan hukum, serta tindakan hukum lain yang diperlukan guna melindungi kepentingan BRI Finance Cabang Depok.

Sinergi ini juga menjadi langkah proaktif dalam menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, profesional, serta mendukung kepastian dan penegakan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk dalam konteks perlindungan aset dan pemulihan keuangan negara apabila diperlukan.

Penandatanganan dilakukan oleh Puja Jannata Suci selaku PGS Pimpinan Cabang BRI Finance Depok dan Dr. Arif Budiman, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Negeri Depok. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Tri Sumarni, S.H., M.H. selaku Kepala Seksi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara beserta jajaran Jaksa Pengacara Negara, Saefudin, S.H., M.H. selaku Kepala Seksi Pidana Umum, perwakilan Bidang Pidana Umum dan Pidana Khusus, Virgo Siahaya selaku Collection Head Cabang Depok, Muhamad Rizky Rihayat selaku perwakilan Staff Audit Internal BRI Finance, serta Nikodemus Mangihut Tua, S.H. selaku perwakilan Legal Litigasi BRI Finance.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menegaskan, “Kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Depok bukan hanya soal pendampingan hukum, tetapi juga investasi jangka panjang dalam memperkuat tata kelola dan keberlanjutan bisnis. Setiap langkah BRI Finance harus berada dalam koridor hukum dan prinsip integritas, sehingga kami dapat memberikan layanan pembiayaan yang aman, terpercaya, dan berorientasi pada keberlanjutan.”

Wahyudi menambahkan bahwa kepastian hukum merupakan elemen fundamental dalam menjaga kualitas portofolio pembiayaan dan stabilitas operasional perusahaan. “Sinergi ini mempertegas komitmen kami terhadap kepastian dan penegakan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Dengan dukungan Jaksa Pengacara Negara, BRI Finance dapat melakukan mitigasi risiko hukum secara lebih terstruktur dan terukur, menjaga kualitas aset, serta memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis yang kami capai selalu berjalan seiring dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan keberlanjutan,” tambahnya.

Melalui kerja sama ini, BRI Finance berharap dapat menjadi contoh sinergi positif antara institusi pembiayaan dan lembaga penegak hukum dalam mendukung stabilitas serta keberlanjutan sektor pembiayaan di tingkat cabang. Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, BRI Finance terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance, manajemen risiko, serta kepatuhan hukum sebagai bagian integral dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Usia Ideal Untuk Kitten Mulai Mencerna Makanan

Banyak Pawfriends yang masih bingung mengenai usia kitten dapat mulai makan setelah masa menyusui dari induknya. Padahal, memahami usia kitten untuk makan sangat penting untuk memastikan pertumbuhan optimal dan mencegah gangguan pencernaan. Jika terlalu cepat diberikan makanan padat sebelum usia kitten makan yang ideal, risiko diare hingga malnutrisi bisa meningkat. Sebaliknya, jika terlalu lambat mengenalkan makanan, perkembangan nutrisi kitten juga bisa terhambat.

Kapan Usia Ideal Kitten Mulai Makan?

Secara umum, usia kitten untuk makan mulai bisa dikenalkan pada rentang 3–4 minggu. Di fase ini, kitten mulai memasuki masa transisi dari ASI induk menuju makanan pendamping.

1. Usia 0–3 Minggu: Fokus ASI Induk

Pada tahap ini, usia kitten belum memasuki fase makanan padat. Sistem pencernaan mereka masih sangat sensitif dan hanya mampu mencerna ASI. Memberikan makanan di luar ASI sebelum usia ideal kitten untuk makan, bisa menyebabkan gangguan pencernaan.

2. Usia 3–4 Minggu: Awal Masa Penyapihan

Di fase ini, usia kitten mulai memasuki tahap perkenalan makanan lembut. Biasanya, makanan yang diberikan berbentuk sangat halus dan teksturnya lembek. Masa ini disebut weaning period atau masa penyapihan.

3. Usia 6–8 Minggu: Siap Makan Mandiri

Saat usia kitten mencapai 6–8 minggu, kitten sudah mulai bisa makan secara mandiri tanpa bantuan induk. Di fase ini, makanan basah dengan nutrisi lengkap sangat dianjurkan agar kebutuhan gizinya terpenuhi.

Mengapa Penting Memahami Usia Kitten Makan?

Memahami usia kitten untuk makan bukan hanya soal kapan memberi makanan, tetapi juga tentang kesiapan organ pencernaan. Jika usia kitten untuk makan belum cukup, lambung dan usus belum mampu mencerna protein kompleks secara optimal.

Beberapa dampak jika tidak memperhatikan usia kitten makan yang ideal antara lain:

1. Diare atau muntah

2. Pertumbuhan terhambat

3. Kekurangan nutrisi penting

4. Penurunan daya tahan tubuh

Karena itu, memastikan usia kitten untuk makan sesuai tahap perkembangannya adalah bentuk tanggung jawab Pawfriends sebagai pet owner.

Jenis Makanan Terbaik Sesuai Usia Kitten Makan

Saat usia kitten memasuki fase penyapihan, pilih makanan dengan tekstur lembut dan mudah dicerna. Salah satu rekomendasi yang bisa Pawfriends pertimbangkan adalah Deli-Joy (Wet Food Pouch Kitten) dari Unicharm Indonesia

 Deli-Joy Wet Food Pouch Kitten

Unicharm Pet Indonesia menghadirkan Deli-Joy All in 1 Kitten Grow, makanan kucing khusus kitten berkualitas yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan pertumbuhan kucing.

Deli-Joy hadir dengan keunggulan:

– Mengandung protein min 10,0% untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kitten

– Dibuat dari 100% ikan asli tanpa pengawet yang aman bagi kesehatan kitten

– Tersedia dengan varian yang beragam kombinasi ikan tuna, cakalang, dan ayam 

– Mengandung Kalsium untuk pertumbuhan tulang & gigi.

– Mengandung Vitamin A, B, D untuk menjaga kesehatan penglihatan & pertumbuhan badan.

– Mengandung Taurine. Asam amino penting yang mendukung kesehatan jantung, retina & pertumbuhan.

– Mengandung Niacin yang membantu memelihara kesehatan kulit.

Memberikan makanan yang tepat sesuai usia kitten untuk makan akan membantu kitten tumbuh menjadi kucing dewasa yang sehat dan aktif.

Tips Memberikan Makanan Sesuai Usia Kitten Makan

1. Lakukan Bertahap

Saat usia kitten mulai 3–4 minggu, campurkan sedikit makanan lembut dengan ASI atau susu formula khusus kitten.

2. Perhatikan Respons Pencernaan

Setiap perubahan di fase usia kitten perlu dipantau. Jika muncul diare, kurangi porsi dan perhatikan teksturnya.

3. Berikan Porsi Kecil tapi Sering

Di fase awal usia kitten, berikan makanan dalam porsi kecil namun lebih sering, sekitar 4–5 kali sehari.

4. Pastikan Air Bersih Tersedia

Meskipun wet food mengandung air, tetap sediakan air minum bersih sesuai perkembangan usia kitten mulai makan.

Rekomendasi Artikel Lainnya: (Tutorial Melatih Kitten Pup di Litter Box)

Simpulan

Memahami usia kitten untuk makan adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan kitten. Idealnya, usia kitten mulai dikenalkan di 3–4 minggu dan sudah bisa mandiri di usia 6–8 minggu. Jangan terburu-buru memberikan makanan sebelum usia kitten yang tepat, karena bisa berdampak buruk pada sistem pencernaan mereka.

Dengan pemilihan makanan yang sesuai seperti Deli-Joy (Wet Food Pouch Kitten), Pawfriends bisa membantu memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi sejak dini.

Mulai perhatikan usia kitten makan si kecil agar tumbuh sehat dan ceria!

Pawfriends, pilih Deli-Joy All in 1 Kitten Grow dari Unicharm Pet Indonesia dengan tekstur lembut dan nutrisi lengkap untuk mendukung masa penyapihan yang optimal,

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN IV Regional VII Gelar Bakti Sosial Ramadan

Lampung – PTPN IV PalmCo Regional VII, salah satu entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara melaksanakan kegiatan bakti sosial Ramadan di wilayah Kebun Rejosari dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar area operasional perusahaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok warga selama bulan suci Ramadan.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Paket bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat di Desa Negara Ratu, Desa Halangan Ratu, Desa Rejosari, Desa Tanjung Rejo, Desa Negeri Katon, serta Pondok Pesantren Mutasya.

Program bakti sosial ini bertujuan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Ia menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat berbagi kepada sesama. Menurutnya, perusahaan tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan serta mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar. Semangat berbagi ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus tumbuh bersama masyarakat,” ujar Denny.

Sementara itu, Camat Kecamatan Natar, Eko Irawan, turut mengapresiasi kepedulian PTPN IV Regional VII terhadap masyarakat di wilayahnya. Ia menilai kegiatan bakti sosial ini menjadi bentuk sinergi positif antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan bakti sosial berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Masyarakat penerima bantuan menyambut kegiatan tersebut dengan antusias sebagai wujud perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan warga di sekitar area kebun.

Melalui kegiatan ini, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, memperkuat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar, serta menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara berkelanjutan sejalan dengan nilai-nilai AKHLAK dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES