Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan

Dalam ekosistem pasar keuangan yang sangat kompetitif, keberhasilan tidak hanya diukur dari teknologi atau platform yang digunakan, tetapi juga dari kuatnya hubungan antara penyedia layanan dan para mitra strategisnya. Program loyalitas kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan instrumen krusial untuk memberikan apresiasi nyata bagi mereka yang telah berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem trading. Bagi para partner, program ini menjadi peluang untuk meningkatkan nilai manfaat yang mereka terima, mulai dari reward eksklusif hingga dukungan prioritas yang memperkuat operasional bisnis mereka.

Program Loyalti KVB Futures Anniversary: Raih Reward Eksklusif dan Benefit Menarik

Memasuki momen istimewa hari jadinya, KVB Futures menghadirkan inisiatif khusus melalui Program Loyalti KVB Futures Anniversary. Program ini dirancang sebagai bentuk penghargaan tertinggi bagi para mitra yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan kepercayaan mereka. Melalui skema ini, para partner berkesempatan untuk meraih berbagai reward eksklusif yang dikurasi secara khusus, serta menikmati rangkaian benefit menarik yang bertujuan untuk memberikan nilai tambah di setiap interaksi bisnis.

Fokus utama dari program anniversary ini adalah memberikan apresiasi VVIP yang lebih personal dan mendalam bagi para partner. Inisiatif ini mencakup peningkatan layanan dukungan hingga akses ke program-program khusus yang tidak tersedia untuk audiens umum. Dengan memanfaatkan momentum ini, para mitra dapat mengoptimalkan keuntungan mereka sekaligus mempererat kolaborasi strategis dengan penyedia layanan yang memahami kebutuhan profesional mereka. Informasi lebih mendetail mengenai peluang dan struktur program ini dapat dipelajari melalui laman Market Analysis KVB.

Pentingnya Stabilitas Melalui Liquidity Provider (LP)

Kualitas sebuah program loyalitas bagi partner tentu harus didukung oleh fondasi infrastruktur pasar yang kokoh. Di sinilah peran Liquidity Provider atau LP menjadi sangat vital dalam menjaga kelangsungan transaksi di pasar global. LP bertindak sebagai penyedia likuiditas utama yang memastikan bahwa setiap volume transaksi dari para mitra dan klien mereka dapat terserap dengan baik tanpa mengganggu stabilitas harga.

Dukungan LP yang bereputasi memungkinkan spread tetap terjaga ketat dan eksekusi tetap stabil bahkan di tengah volatilitas pasar yang tinggi. Bagi seorang partner, memiliki kepastian bahwa broker mereka terhubung dengan jaringan LP kelas atas adalah jaminan bahwa klien mereka akan mendapatkan pengalaman trading terbaik. Hal ini secara langsung akan meningkatkan retensi dan loyalitas klien di bawah jaringan mereka, yang pada akhirnya memperkuat efektivitas dari program loyalitas itu sendiri.

Perluas Jaringan Bisnis Bersama KVB Futures

Sebagai entitas yang berkomitmen pada pertumbuhan bersama, KVB Futures terus berinovasi untuk memberikan ekosistem trading yang transparan dan saling menguntungkan. Melalui integrasi antara teknologi mutakhir dan program apresiasi mitra yang kompetitif, KVB Futures memastikan setiap partner memiliki alat yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan jangka panjang.

Seluruh fasilitas dan instrumen yang tersedia dirancang untuk memenuhi standar profesional tinggi, mulai dari akses pasar yang luas hingga sistem pelaporan yang akurat. Anda dapat mengeksplorasi seluruh ekosistem layanan dan keunggulan kontrak berjangka kami dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera mengambil bagian dalam program loyalitas eksklusif dan mulai membangun kemitraan strategis, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang visi sebagai perusahaan agribisnis kelas dunia (global champion) pada tahun 2036. Komitmen tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan Leadership Alignment Forum (LAF) 2026 di Jakarta pada 11–12 Maret 2026.

Mengusung tema “Aligning Leadership – Accelerating Execution”, forum ini menjadi momentum strategis bagi PTPN I dalam menyelaraskan arah kepemimpinan sekaligus merespons berbagai tantangan industri perkebunan yang semakin dinamis.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan bahwa perusahaan harus mampu bergerak cepat dalam menghadapi tekanan eksternal, seperti volatilitas harga komoditas dan disrupsi teknologi, di tengah proses konsolidasi internal pasca-merger yang masih terus diperkuat.

“Transformasi sesungguhnya bukan sekadar soal perubahan industri, melainkan tentang pergeseran pola pikir kepemimpinan (leadership mindset). Strategi hanya akan menjadi nyata ketika para pemimpin berkomitmen penuh untuk mengeksekusinya secara selaras,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan arah transformasi, PTPN I juga mengambil inspirasi dari perusahaan global seperti Nestlé yang mampu mempertahankan dominasi pasar melalui inovasi berkelanjutan serta disiplin standar operasional yang konsisten.

Sebagai peta jalan menuju visi tersebut, PTPN I telah menetapkan lima pilar strategis dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030. Pilar tersebut meliputi Operational Excellence melalui digitalisasi operasional, hilirisasi produk (downstream value creation) untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kopi dan teh, serta optimalisasi aset lahan dan penguatan disiplin keuangan. Seluruh strategi ini didukung oleh penguatan organisasi berbasis data (data-driven organization).

Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, akselerasi strategi tersebut diperkuat melalui penguatan budaya kerja dengan identitas baru Nusantara EntrePlanters. Budaya ini mendorong setiap insan perusahaan untuk memiliki owner’s mindset, yakni tanggung jawab dalam mengelola aset perusahaan secara profesional dengan semangat kewirausahaan yang tetap berlandaskan nilai-nilai planters.

Implementasi budaya tersebut dijalankan melalui metode kerja 3ON3 Way yang menitikberatkan pada produktivitas, efektivitas biaya, dan kecepatan (productivity, cost, speed/PCS).

Selain itu, PTPN I juga menginisiasi pengembangan teknologi melalui konsep 5G, yakni Go Lean, Go Green, Go AI, Go Secure, dan Go Beyond, sebagai langkah membangun sistem produksi perkebunan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang modern dan terintegrasi.

Dengan penyederhanaan proses bisnis serta penguatan akuntabilitas kepemimpinan, PTPN I optimistis dapat mempercepat transformasi menjadi perusahaan yang kompetitif pada 2030, sebelum mencapai posisi sebagai global champion pada 2036.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi Kuncoro, konsultan manajemen bisnis sekaligus pendiri KLTC® Group, mendorong pendekatan baru dalam pengembangan kepemimpinan di Indonesia. Melalui program yang lebih terstruktur dan aplikatif, KLTC® berfokus mencetak trainer berkualitas yang mampu menghasilkan perubahan nyata bagi individu dan organisasi.

Yogyakarta, 13 April 2026 — Di tengah maraknya pelatihan pengembangan diri dan kepemimpinan di Indonesia, muncul satu pertanyaan yang jarang dibahas secara terbuka: apakah semua pelatihan itu benar-benar menghasilkan perubahan? Tidak sedikit program yang berjalan tanpa dampak nyata, bahkan melahirkan trainer yang belum memiliki kesiapan memadai untuk membimbing orang lain. Menyikapi kondisi tersebut, Puguh Dwi Kuncoro hadir dengan pendekatan yang lebih terarah melalui Kuncoro Leadership Training & Consulting® (KLTC® Group).

Sebagai konsultan manajemen bisnis, Puguh melihat langsung bagaimana kualitas kepemimpinan memengaruhi kinerja organisasi. Ia menemukan bahwa banyak persoalan di tempat kerja tidak semata-mata disebabkan oleh sistem atau strategi, tetapi oleh lemahnya kapasitas kepemimpinan di dalam tim. Dari pengalaman inilah, ia mulai menaruh perhatian pada bagaimana proses pengembangan pemimpin dan trainer seharusnya dilakukan secara lebih serius, terstruktur, dan berkelanjutan.

Berangkat dari keresahan tersebut, Puguh mendirikan Kuncoro Leadership Training & Consulting® (KLTC®) Group sebagai wadah untuk membangun ekosistem pengembangan kepemimpinan yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada proses pembentukan karakter dan pola pikir. Bagi Puguh, menjadi pemimpin bukan sekadar soal kemampuan berbicara di depan, melainkan kemampuan memengaruhi, membangun kepercayaan, dan menciptakan perubahan nyata di lingkungan sekitar.

Pengalaman tersebut tidak datang secara instan. Puguh memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang psikologi dan manajemen, dengan gelar Doktor (Psy.D) yang berfokus pada Leadership dan Industrial Organizational Psychology. Ia juga menempuh pendidikan lanjutan di bidang manajemen strategis dan pengembangan sumber daya manusia, yang semakin memperkaya perspektifnya dalam melihat kepemimpinan sebagai sebuah sistem yang dapat dibangun secara terstruktur.

Selain aktif sebagai praktisi, Puguh juga terlibat dalam dunia akademik dan jejaring internasional. Ia berperan sebagai Fellow, Distinguished Professor, dan Pengajar di berbagai institusi, serta terlibat dalam sejumlah lembaga akreditasi dan penjaminan mutu pendidikan global. Keterlibatan ini memberinya sudut pandang yang lebih luas terhadap standar kualitas kepemimpinan dan pengembangan SDM di tingkat internasional.

Salah satu fokus utama yang ia dorong adalah peningkatan kualitas Trainer di Indonesia. Ia menilai bahwa peran Trainer sangat krusial, karena mereka berada di garis depan dalam proses pembelajaran dan pengembangan individu. Namun, tanpa standar yang jelas dan proses pembinaan yang memadai, profesi ini rentan diisi oleh individu yang belum siap secara kompetensi maupun pengalaman.

Melalui KLTC®, Puguh mengembangkan pendekatan pelatihan yang lebih aplikatif dan berorientasi pada praktik. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilibatkan dalam proses refleksi, simulasi, dan evaluasi yang mendorong perubahan nyata. Pendekatan ini dirancang agar setiap individu tidak hanya memahami konsep, tetapi mampu menerapkannya dalam konteks kehidupan dan pekerjaan sehari-hari.

Upaya tersebut mulai menunjukkan dampak melalui berbagai program yang dijalankan KLTC®, termasuk inisiatif untuk mencetak Trainer yang lebih terstandar dan berkualitas. Peserta yang mengikuti program tidak hanya berasal dari satu daerah, tetapi datang dari berbagai wilayah di Indonesia, menunjukkan kebutuhan yang semakin luas terhadap pengembangan kepemimpinan yang lebih serius dan terarah.

“Kami melihat bahwa banyak orang ingin berkembang, ingin menjadi trainer, ingin berkontribusi. Tetapi tanpa proses yang tepat, niat baik saja tidak cukup. Di sinilah pentingnya membangun sistem pelatihan yang benar-benar membentuk, bukan sekadar mengajarkan,” ujar Puguh Dwi Kuncoro.

Ke depan, Puguh bersama KLTC® Group berkomitmen untuk terus memperluas kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga melalui kolaborasi dan penguatan ekosistem yang mendukung lahirnya pemimpin dan trainer yang berkualitas. Harapannya, semakin banyak individu yang tidak hanya siap memimpin, tetapi juga mampu membawa perubahan yang nyata dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, di tengah kombinasi sentimen teknikal yang relatif solid dan dukungan faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 masih berada dalam tren naik, dengan peluang kenaikan yang tetap terbuka selama harga mampu bertahan di atas area penopang utama.

Secara teknikal, pergerakan harga emas saat ini menunjukkan stabilitas setelah sebelumnya berhasil melewati salah satu level penting. Area yang sebelumnya berfungsi sebagai resistance kini telah berubah menjadi support, yang menjadi indikasi bahwa kekuatan beli di pasar masih cukup dominan. Perubahan fungsi level ini umumnya mencerminkan adanya pergeseran sentimen pasar dari fase penahanan menjadi fase penopang, sehingga membuka peluang bagi harga untuk bergerak lebih tinggi.

Selain itu, harga emas juga berpotensi mengisi kembali celah harga atau gap yang sempat terbentuk pada pembukaan pasar sebelumnya. Fenomena ini cukup umum terjadi dalam pergerakan harga, di mana pasar cenderung menutup gap sebelum melanjutkan tren utama. Dengan demikian, pergerakan saat ini dinilai masih berada dalam jalur yang mendukung kelanjutan tren bullish.

Dalam analisisnya, Geraldo Kofit menekankan pentingnya menjaga posisi harga agar tetap berada di atas dua level support utama. Selama harga tidak menembus dan ditutup di bawah area tersebut, maka tekanan jual dinilai belum cukup kuat untuk mengubah arah tren. Hal ini memberikan sinyal bahwa kecenderungan pergerakan masih mengarah ke atas, meskipun fluktuasi jangka pendek tetap mungkin terjadi.

Untuk proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpotensi menguji resistance terdekat di kisaran 4.795. Jika momentum kenaikan mampu bertahan, maka peluang untuk melanjutkan penguatan hingga level 4.857 juga terbuka. Level-level ini menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam mengukur potensi pergerakan harga selanjutnya.

Dari sisi fundamental, prospek kenaikan harga emas turut didukung oleh sejumlah faktor global. Salah satu yang paling berpengaruh adalah perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat. Pelaku pasar mulai memperkirakan bahwa bank sentral AS akan mengambil pendekatan yang lebih dovish, baik melalui pelonggaran kebijakan maupun perlambatan kenaikan suku bunga.

Ekspektasi tersebut berdampak pada pergerakan dolar AS yang cenderung melemah. Dalam kondisi dolar yang lebih lemah, harga emas biasanya mendapatkan dorongan karena menjadi lebih terjangkau bagi investor global. Hubungan negatif antara dolar dan emas ini menjadi salah satu faktor utama yang menopang kenaikan harga logam mulia.

Di samping itu, ketidakpastian ekonomi global juga masih menjadi faktor yang menjaga permintaan terhadap emas. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi, dinamika geopolitik, serta kondisi pasar keuangan yang belum sepenuhnya stabil mendorong investor untuk mencari instrumen yang lebih aman.

Permintaan terhadap aset safe haven seperti emas pun cenderung meningkat, terutama menjelang rilis data ekonomi penting yang dapat memicu volatilitas pasar. Dalam situasi tersebut, emas sering kali menjadi pilihan utama untuk melindungi nilai aset dari potensi risiko.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat bahwa tren bullish pada harga emas masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area support yang telah terbentuk, arah pergerakan diperkirakan tetap mengarah ke atas.

Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk memperhatikan dinamika global serta pergerakan harga secara cermat. Volatilitas jangka pendek masih mungkin terjadi, sehingga strategi yang disiplin dan berbasis pada level kunci menjadi penting dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia

KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah keterlibatan sebagai dosen tamu pada mata kuliah Komunikasi Pemasaran di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia pada 10/04 di Ruang Kelas Vokasi UI Kampus Depok.

Dalam kesempatan ini, KAI Bandara diwakili oleh Sosiawan Putra selaku Assistant Manager Komunikasi Perusahaan yang memberikan pemaparan mengenai strategi komunikasi, khususnya dalam media planning dan pembuatan press release. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berbasis praktik dan pengalaman langsung di industri.

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100 mahasiswa yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang sesi berlangsung. Diskusi interaktif terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Tidak hanya itu, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan pembuatan press release, yang kemudian dievaluasi secara langsung oleh KAI Bandara.

Melalui kegiatan ini, KAI Bandara tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga berperan aktif dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang komunikasi dan hubungan masyarakat.

Keterlibatan ini merupakan bagian dari program CSR KAI Bandara yang berfokus pada pemberdayaan SDM dan peningkatan kualitas pendidikan. Perusahaan percaya bahwa kolaborasi antara industri dan dunia akademik menjadi kunci dalam menciptakan talenta yang kompeten dan adaptif di masa depan.

Manager Komunikasi Perusahaan, Ayep Hanapi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan. “Kami percaya bahwa pembelajaran yang terhubung langsung dengan praktik industri akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengalaman sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana strategi komunikasi dijalankan di dunia kerja,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan berbagi, KAI Bandara akan terus berkontribusi dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui pengembangan kapasitas generasi penerus bangsa.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat. Kegagalan kedua negara dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata menjadi pemicu utama meningkatnya kekhawatiran pasar, terutama terkait stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pusat distribusi energi dunia.

Meskipun pada akhir pekan lalu harga emas sempat mengalami pelemahan tipis, secara keseluruhan logam mulia tersebut masih mencatatkan kinerja positif dalam sepekan terakhir. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global. Emas, yang selama ini dikenal sebagai instrumen lindung nilai, kembali menjadi pilihan utama ketika risiko geopolitik meningkat dan pasar keuangan berada dalam tekanan.

Situasi semakin memanas setelah Amerika Serikat dilaporkan memulai langkah militer berupa blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Langkah ini tidak hanya memperburuk hubungan diplomatik kedua negara, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap stabilitas Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu choke point energi terpenting di dunia, yang dilalui oleh sekitar sepertiga distribusi minyak global.

Gangguan terhadap aktivitas di Selat Hormuz berpotensi menyebabkan lonjakan harga energi secara signifikan. Kenaikan harga minyak biasanya berdampak pada meningkatnya inflasi global, yang pada akhirnya mendorong investor untuk mencari perlindungan melalui aset seperti emas. Oleh karena itu, ketidakpastian di kawasan ini menjadi katalis utama yang menopang harga emas dalam jangka pendek.

Namun demikian, tidak semua analis melihat potensi kenaikan emas terbuka lebar. Dari sisi teknikal, harga emas saat ini masih menghadapi tantangan besar untuk menembus area resistensi kunci di kisaran US$4.800 hingga US$4.850. Level ini tidak hanya menjadi batas psikologis bagi pelaku pasar, tetapi juga merupakan area teknikal yang selama ini menahan laju kenaikan harga.

Selama harga emas belum mampu menembus zona tersebut secara meyakinkan, pergerakan cenderung akan berada dalam fase konsolidasi atau sideways. Rentang pergerakan yang diperkirakan berada di kisaran US$4.400 hingga US$5.000 menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam kondisi wait and see, menunggu kepastian arah dari perkembangan geopolitik maupun kebijakan ekonomi global.

Dalam kondisi seperti ini, strategi investasi jangka pendek dinilai lebih relevan dibandingkan pendekatan buy and hold. Volatilitas yang tinggi membuka peluang bagi trader untuk memanfaatkan fluktuasi harga dalam jangka waktu singkat. Namun di sisi lain, risiko juga meningkat, sehingga diperlukan manajemen risiko yang lebih disiplin.

Selain faktor geopolitik, arah pergerakan dolar Amerika Serikat juga menjadi faktor penting yang memengaruhi harga emas. Penguatan dolar cenderung menekan harga emas, karena membuat logam mulia tersebut menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Sebaliknya, pelemahan dolar dapat menjadi katalis tambahan bagi kenaikan harga emas.

Di tengah dinamika pasar yang kompleks ini, akses terhadap informasi dan platform investasi yang andal menjadi semakin penting bagi para investor. Pergerakan saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital saat ini dapat dengan mudah dipantau melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memberikan kemudahan bagi investor untuk mengakses berbagai instrumen investasi dalam satu aplikasi yang terintegrasi.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk mulai berinvestasi di saham Amerika Serikat, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Selain menyediakan akses ke pasar saham global, aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi berbagai aset kripto yang semakin populer di kalangan investor modern.

Keamanan juga menjadi salah satu keunggulan utama yang ditawarkan. Nanovest memberikan perlindungan terhadap aset pengguna dari risiko kejahatan siber melalui dukungan Asuransi Sinarmas. Hal ini tentu menjadi nilai tambah, terutama bagi investor pemula yang masih khawatir terhadap risiko keamanan dalam berinvestasi secara digital.

Selain itu, Nanovest juga telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Legalitas ini menjadi indikator penting bahwa platform tersebut telah memenuhi standar regulasi yang berlaku di Indonesia, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi para penggunanya.

Bagi para investor yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, Nanovest juga menyediakan berbagai sumber edukasi dan pembaruan pasar melalui situs resminya di www.nanovest.io. Aplikasi ini juga telah tersedia secara luas dan dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store, sehingga memudahkan akses bagi pengguna di berbagai perangkat.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi pasar saat ini, mulai dari ketegangan geopolitik hingga dinamika ekonomi global, investor diharapkan tetap waspada dan adaptif dalam mengambil keputusan. Emas tetap menjadi salah satu instrumen yang menarik, namun pergerakannya yang volatil menuntut strategi yang lebih fleksibel dan berbasis data.

Ke depan, arah harga emas akan sangat ditentukan oleh perkembangan situasi di Timur Tengah serta kebijakan ekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat. Selama ketidakpastian masih tinggi, emas kemungkinan besar akan tetap menjadi primadona sebagai aset lindung nilai, meskipun pergerakannya tidak selalu linear dan cenderung dipenuhi fluktuasi tajam.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar TOT New Qlola, Perkuat Kompetensi Pekerja dalam Layanan Digital

BRI Region 6 menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (TOT) New Qlola sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi pekerja terhadap pengembangan layanan digital perusahaan. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta terpilih yang nantinya akan berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung implementasi Qlola di lingkungan kerja.

Pelaksanaan TOT New Qlola bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai fitur, manfaat, serta pengoperasian platform Qlola yang merupakan solusi digital BRI dalam mendukung kebutuhan transaksi dan layanan nasabah, khususnya segmen korporasi. Para peserta dibekali dengan materi teknis dan praktik langsung agar mampu menguasai sistem secara optimal.

Dalam kegiatan ini, peserta juga didorong untuk aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman, sehingga tercipta pemahaman yang lebih mendalam serta kesiapan dalam menyampaikan kembali materi kepada rekan kerja di unit masing-masing. Dengan demikian, proses transfer knowledge dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

BRI Region 6 berharap melalui pelaksanaan TOT New Qlola ini, para peserta dapat menjadi trainer yang andal dan mampu mengakselerasi adopsi layanan digital di seluruh unit kerja. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi layanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah di era transformasi digital.

Ke depan, BRI Region 6 akan terus mendorong peningkatan kapabilitas sumber daya manusia guna mendukung implementasi berbagai inisiatif digital yang semakin berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Resmi, Indonesia Punya Perwakilan “Mitra Pemimpin Global” di Bidang Koding dan Kecerdasan Artifisial

Tentang Program
Program Global Leaders adalah kemitraan tingkat tertinggi Code.org, yang mendukung organisasi-organisasi yang secara aktif mempromosikan dan menerapkan kurikulum Ilmu Komputer dan AI di sekolah-sekolah, memberikan pelatihan guru, berbagi data penggunaan kurikulum, dan berkolaborasi dalam jaringan global para pemimpin pendidikan.
Pada 28 Februari 2026, perwakilan dari seluruh Global Leaders berkumpul dalam pertemuan resmi perdana bersama CEO baru Code.org, Karim Meghji, dan Karina Borja, Director Global BD. Sesi ini mempertemukan para mitra dari berbagai negara untuk memperkenalkan organisasi masing-masing, menyelaraskan tujuan bersama, serta mendiskusikan kolaborasi ke depan untuk mempercepat pendidikan Ilmu Komputer (CS) dan Kecerdasan Artifisial (AI) secara global. Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan lintas negara dan dampak kolektif.

1 Maret 2026 di Palo Alto, California, Perwakilan Indonesia dari KodeKiddo Terpilih sebagai salah satu dari 14 Pemimpin Global di Seluruh Dunia oleh Code.org. Organisasi nirlaba paling terkemuka di dunia yang berdedikasi untuk memperluas akses ke pendidikan koding/ilmu komputer (CS) dan Kecerdasan Artifisial (KA) di lebih dari 190 negara sejak tahun 2013.

Sebagai lembaga bimbel perintis Koding dan KA sejak 2016, KodeKiddo menyampaikan kebanggaannya, “Kami merasa terhormat dapat mewakili Indonesia di panggung global dan terus memperluas akses ke pembelajaran KKA berkualitas tinggi bagi siswa dan guru. Pemilihan ini merupakan pengakuan yang bermakna dari organisasi global dan bukti kuat atas misi, kredibilitas, dan komitmen jangka panjang KodeKiddo dan pengakuan lembaga internasional terhadap pendidikan Koding dan KA di Indonesia, dimana hanya 14 organisasi dan 15 negara dari 190 negara yang telah menjadi Program Mitra Pemimpin Global Code.org”, terang Meilani Hendrawidjaja, Pendiri KodeKiddo.

“KodeKiddo telah menunjukkan visi dan eksekusi dalam menghadirkan pendidikan Computer Science & Artificial Intellige berkualitas tinggi kepada siswa dan guru. Melalui Program Pemimpin Global, kami sangat antusias untuk memperdalam kemitraan ini dan mendukung pertumbuhan serta jangkauan yang berkelanjutan,” kata Karina Borja, Direktur Pengembangan Bisnis Global Code.org.

Karina Borja juga menambahkan, “Program Global Leaders adalah kemitraan tingkat tertinggi, yang mendukung organisasi-organisasi yang secara aktif mempromosikan dan menerapkan kurikulum Ilmu Komputer dan AI di sekolah-sekolah, memberikan pelatihan guru, berbagi data penggunaan kurikulum, dan berkolaborasi dalam jaringan global para pemimpin pendidikan. Dengan ini perkembang Koding dan Kecerdasan Artifisial di suatu negara khususnya Indonesia diharapkan menjadi semakin pesat”. Pesatnya perkembangan tersebut dikarenakan adanya : 

Implementasi berbagai kurikulum KA yang terbaru dari Code.org dapat diakses secara gratis bagi guru dan murid di sekolah-sekolah Indonesia.

Perkuat pengembangan profesional guru melalui program, perangkat dan sumber belajar yang terstruktur dari Code.org.

Keberlanjutan pembelajaran Koding dan KA yang sesuai dengan perkembangan teknologi dunia melalui komunitas praktisi global melalui pertemuan secara teratur, buletin, dan acara internasional.

Pelatihan pemanfaatan code.org akan diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan untuk guru dan siswa di Indonesia. Perdana akan dilakukan pada tanggal 18 April 2026 secara gratis untuk guru SD sampai dengan SMA.

Adaptasi kurikulum dan pembelajaran agar sejalan dengan kebutuhan di Indonesia, seperti penerjemahan ke dalam Bahasa Indonesia, penyesuaian dan penambahan nilai-nilai budaya Indonesia ke dalam materi pembelajaran.

Semakin mudahnya akses sumber pendidikan yang telah selaras nilai budaya lokal, kredibel, terkini dan diakui secara internasional akan menjadikan pendidikan Koding KA di Indonesia bertumbuh pesat serta relevan terhadap perkembangan teknologi di tingkat dunia. Dengan ini, daya saing generasi muda Indonesia di bidang dan KA semakin adaptif dan kompetitif di level internasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

Jakarta (13/4) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS), Dr. Akbar Djohan, resmi dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum (Chairman) The Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) untuk periode kedua (2026-2030), menandai babak baru penguatan sinergi baja nasional. Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Jakarta, Jumat (10/4), dipimpin langsung oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap stabilitas sektor logam.

Dalam arahannya, Menperin Agus Gumiwang menegaskan bahwa kepengurusan
IISIA periode ini merupakan mitra strategis krusal sekaligus motor penggerak
dalam memperkuat struktur industri baja yang mandiri, berdaya saing, dan
berkelanjutan. Menperin mencatat prestasi gemilang subsektor industri logam
dasar yang tumbuh pesat 15,71% pada tahun 2025, menempatkan Indonesia di
peringkat ke-13 produsen baja dunia dengan total produksi mencapai 19 juta ton.

Visi “Blue-Green” untuk Masa Depan Baja Nasional yang Rendah
Karbon dan Berkelanjutan.

Memasuki periode kedua kepemimpinannya, Dr. Akbar Djohan membawa visi
besar transformasi ekosistem baja melalui konsep “Blue-Green
Industry”. Inisiatif ini mengintegrasikan inovasi teknologi digital dengan
komitmen keberlanjutan lingkungan guna memenuhi standar global yang kian ketat.

“Kami bertekad menjadikan IISIA sebagai rumah yang inklusif dan
solid bagi seluruh pelaku industri baja nasional, baik dari sektor hulu hingga
hilir. Fokus kami pada 2026-2030 adalah membangun fondasi bangsa yang kuat
melalui penguatan solidaritas antaranggota dan peningkatan daya saing di kancah
internasional,” ujar Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman
ALFI/ILFA.

Menjawab Tantangan Struktural dan Tekanan Global

Meski produksi nasional tumbuh rata-rata 14% per tahun, Akbar menyoroti
tantangan optimalisasi utilisasi industri yang masih berada di angka 52,7%
serta ancaman praktik dumping impor yang mendistorsi persaingan sehat di pasar.
Menanggapi hal tersebut, Krakatau Steel bersama IISIA akan memperkuat sinergi
dengan pemerintah untuk mengoptimalkan perlindungan pasar melalui penerapan SNI
wajib secara konsisten dan tegas.

“Industri baja adalah tulang punggung pembangunan nasional. Melalui
penguatan hilirisasi dan produk bernilai tambah tinggi, kita tidak hanya akan
berjaya di negeri sendiri, tetapi juga menjadi pemain yang disegani di pasar
internasional,” tambahnya.

Melalui kepemimpinan di IISIA, Krakatau Steel
berkomitmen untuk terus memelopori integrasi industri baja dari hulu ke hilir,
memastikan pasokan baja untuk kebutuhan infrastruktur dan manufaktur nasional
tetap terjaga secara mandiri dan kompetitif sehingga sejalan dengan visi besar
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang tertuang dalam Asta Cita.

Optimalisasi
dan Transformasi Jadi Kunci Daya Saing

Pada
kesempatan tersebut Dr. Akbar Djohan turut menekankan dua mesin penggerak utama
dalam kepengurusannya: optimalisasi aset dan transformasi teknologi. Langkah
ini bertujuan menutup celah defisit produk antara (intermediate) dan hilir guna
menekan ketergantungan impor bahan baku serta memperkuat struktur biaya
industri nasional.

“Transformasi
digital dalam proses produksi dan penguatan rantai pasok domestik adalah kunci
agar industri baja kita efisien dan memiliki daya tawar tinggi di pasar
ekspor,” tegas Akbar.

Krakatau
Steel: Motor Penggerak Industri Nasional

Sebagai
pemimpin pasar, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) terus memperkuat peran
strategisnya sebagai lokomotif ekonomi dalam mendukung kemandirian industri
nasional. Dr. Akbar
Djohan memastikan bahwa Krakatau Steel Group akan terus meningkatkan kapasitas
dan efisiensi operasional untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

Dengan sinergi di bawah naungan IISIA, Krakatau Steel Group siap menjadi
katalisator pertumbuhan sektor manufaktur serta pionir dalam penerapan standar
industri hijau yang kompetitif di kawasan regional, memastikan pasokan baja
untuk infrastruktur nasional tetap terjaga secara mandiri dan kompetitif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Pertahankan Kualitas Pembiayaan, NPF Tetap Terjaga di Level 2,23%

Jakarta, 11 April 2026 – Di tengah dinamika industri pembiayaan yang menunjukkan peningkatan risiko kredit dalam beberapa waktu terakhir, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga kualitas portofolio pembiayaannya secara solid. Hingga Februari 2026, rasio non-performing financing (NPF) Perseroan tercatat sebesar 2,23%, berada pada level yang sehat dan di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi Perseroan dalam menerapkan prinsip kehati-hatian serta penguatan manajemen risiko secara berkelanjutan.

“BRI Finance secara disiplin menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap proses penyaluran pembiayaan, mulai dari seleksi debitur, analisis kelayakan, hingga penguatan monitoring portofolio secara berkala,” ujar Wahyudi.

Perseroan juga terus mengoptimalkan fungsi collection serta meningkatkan intensitas pemantauan pembayaran untuk mengantisipasi potensi pembiayaan bermasalah sejak dini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga kualitas aset sekaligus memastikan kinerja tetap terjaga di tengah tantangan eksternal.

Sejalan dengan itu, BRI Finance mencermati bahwa industri pembiayaan secara umum menghadapi tekanan terhadap kualitas pembiayaan, yang tercermin dari tren peningkatan rasio pembiayaan bermasalah dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan. Kondisi ini mendorong pelaku industri untuk semakin selektif dalam menyalurkan pembiayaan serta memperkuat pengelolaan risiko.

“Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada peningkatan biaya pencadangan serta mendorong industri untuk lebih berhati-hati dalam melakukan ekspansi, dengan tetap berfokus pada kualitas portofolio,” jelas Wahyudi.

Meski demikian, BRI Finance tetap melihat peluang pertumbuhan yang positif. Penyaluran pembiayaan baru pada awal tahun 2026 masih menunjukkan tren yang terjaga, meskipun dilakukan secara lebih selektif dengan mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat dan profil risiko debitur.

Hal ini sejalan dengan perkembangan industri yang tetap mencatat aktivitas pembiayaan, didukung oleh perbaikan aktivitas ekonomi dan kinerja sektor otomotif. Dalam konteks tersebut, pelaku industri cenderung menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset.

“Dengan penerapan manajemen risiko yang prudent serta penguatan monitoring dan collection, kami optimistis industri multifinance tetap memiliki ruang untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” tutup Wahyudi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES