Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui BRI Branch Office Segitiga Senen melaksanakan simulasi bencana dalam kerangka Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja di lingkungan kantor tersebut.

Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pekerja dalam merespons situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Berbagai skenario bencana diperagakan, mulai dari kondisi evakuasi darurat hingga upaya menjaga keberlangsungan layanan operasional kepada nasabah.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi terkait prosedur BCM, dilanjutkan dengan praktik langsung yang melibatkan seluruh peserta. Melalui pendekatan ini, pekerja tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan langkah-langkah penanganan kondisi darurat secara nyata di lapangan.

Para peserta menunjukkan antusiasme dan keseriusan dalam mengikuti setiap tahapan simulasi, sebagai wujud komitmen dalam menjaga keselamatan serta keberlangsungan operasional. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh pekerja di BRI Branch Office Segitiga Senen semakin sigap dan profesional dalam menghadapi berbagai potensi risiko.

Dengan terselenggaranya simulasi BCM ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan prima di segala situasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penguatan Kinerja Operasi Tahun 2025 PT Pelindo Sinergi Lokaseva

Jakarta,  14 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) merefleksikan capaian kinerja tahun buku 2025 melalui peningkatan pada sejumlah lini usahanya. Perbaikan kinerja operasional tersebut menjadi pondasi penting dalam memperkuat arah transformasi perusahaan sebagai entitas yang mengintegrasikan layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland / Kawasan pendukung dalam menghadirkan Solusi layanan yang efektif dan efisien bagi Ekosistem Kepelabuhanan.

Atas pencapaian yang telah diraih oleh Perusahaan sepanjang tahun 2025, Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva Joko Noerhudha menyampaikan, bahwa capaian tahun 2025 merupakan hasil dari kesungguhan perusahaan dalam memperkuat fundamental operasional, guna membangun standarisasi serta menjaga konsistensi kualitas layanan.

“Upaya perbaikan yang dilakukan secara bertahap ini akan menjadi pijakan penting bagi kami dalam melanjutkan transformasi Perusahaan kedepan. Kami terus memastikan bahwa masing-masing lini usaha berjalan dengan baik dan dapat bersinergi secara optimal sehingga mampu menghadirkan solusi layanan bagi para pengguna jasa serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan,” jelas Joko Noerhudha.

Peningkatan Kinerja serta Layanan Pendukung Pelabuhan

Pada tahun 2025, kinerja lini bisnis layanan pendukung pelabuhan, yang mencakup layanan lapangan penumpukan, pergudangan, dan freight forwarding, mengalami peningkatan sebesar 6,1% dari tahun sebelumnya, khususnya pada wilayah Pontianak, Surabaya dan Ambon.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva berkomitmen untuk memastikan setiap layanan yang ada maupun yang akan dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan bisnis pelanggan serta mendukung ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi. Sejalan dengan hal tersebut, pada tahun 2025 Pelindo Sinergi Lokaseva group telah membuka kantor perwakilan layanan Multimoda (Belawan – Sei Mangkei – Kuala Tanjung) di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei guna menjawab kebutuhan para pelaku industri yang ada maupun yang berencana mengembangkan industrinya di kawasan tersebut. Langkah bisnis ini juga dimaksudkan untuk memperluas potensi pasar yang dapat diraih grup Perusahaan.

 Klaster Pengembangan Wilayah Makin Solid

Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) yang menghubungkan Pelabuhan dengan kawasan industri di timur Jakarta, hingga akhir tahun 2025 mencatatkan total kendaraan yang melintas mencapai 12.988.557 unit atau meningkat sebesar 9,31% (Y-o-Y) dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami tengah mendorong integrasi tarif di JTCC agar lebih kompetitif dibandingkan ruas jalan tol lainnya. Dengan tarif yang efisien dan akses yang semakin lancar, kami yakin JTCC akan menjadi pilihan utama kendaraan angkutan logistik dari dan ke pelabuhan,” ujar Joko Noerhudha.

Untuk sektor pengelolaan properti, terdapat peningkatan pada okupansi Gedung Pelindo Tower sebesar 3,28% dari tahun sebelumnya, yang merupakan cerminan performansi pengelolaan properti yang lebih baik serta meningkatnya kepercayaan tenant terhadap layanan perusahaan.

Penguatan Arah Strategis dan Identitas Korporasi

Realisasi kinerja operasional merupakan cerminan dari upaya-upaya perbaikan yang tidak hanya dilakukan pada sisi infrastruktur, sistem dan peralatan, tetapi juga dibarengi dengan perkuatan dari sisi bisnis proses dan kapabilitas SDM. Perusahaan akan secara berkesinambungan melakukan perkuatan operasional dan inovasi bisnis untuk dapat menghadirkan integrasi antar layanan yang selaras dengan kebutuhan pelanggan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi kinerja dan pengembangan bisnis, guna

memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem kepelabuhanan.

Kinerja positif tahun 2025 berjalan seiring dengan transformasi identitas perusahaan dari PT Pelindo Solusi

Logistik menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva. Perubahan ini dilakukan untuk mempertegas peran Perusahaan dengan dua portofolio utama, yakni bisnis layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland / kawasan pendukung pelabuhan.

“Kami berharap transformasi ini dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan dan pemangku kepentingan, serta mendukung pertumbuhan ekosistem kepelabuhanan dan juga pertumbuhan perekonomian Nasional,” tutup Joko Noerhudha.

—–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menelusuri Tren Fashion Indonesia: Perpaduan Budaya dengan Gaya Modern

Fashion di Indonesia sedang mengalami perubahan yang sangat menarik, di mana elemen-elemen tradisional digabungkan secara harmonis dengan gaya modern. Industri fashion Indonesia berkembang pesat, dan desainer lokal memainkan peran penting dalam menggabungkan budaya dan gaya kontemporer. Perpaduan ini menghasilkan tren-tren fashion baru yang tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga menarik perhatian dunia internasional. Mari kita jelajahi tren-tren fashion terkini yang sedang berkembang di Indonesia.

Salah satu tren paling mencolok adalah kebangkitan penggunaan tekstil tradisional Indonesia dalam fashion modern. Batik, yang dulunya hanya dipakai dalam acara-acara formal, kini semakin diterima dalam gaya sehari-hari. Desainer Indonesia menciptakan pakaian kontemporer seperti kemeja, gaun, bahkan aksesori dari kain batik. Perpaduan batik dengan potongan modern memberikan sentuhan segar pada kain tradisional ini, menjadikannya lebih relevan untuk berbagai kesempatan.

Ikat dan songket juga semakin banyak digunakan dalam fashion Indonesia. Kain ikat yang memiliki pola khas dan warna yang cerah kini digunakan dalam berbagai pakaian, dari gaun hingga aksesori seperti tas dan syal. Songket, dengan benang emas dan perak yang mewah, juga digunakan dalam pakaian formal dan acara malam. Penggunaan kain tradisional ini menciptakan keseimbangan yang menarik antara warisan budaya Indonesia dan desain modern yang lebih kasual.

Di samping itu, keberlanjutan semakin menjadi perhatian utama dalam fashion Indonesia. Dengan meningkatnya kesadaran global tentang dampak negatif industri fashion terhadap lingkungan, banyak desainer Indonesia yang mulai mengutamakan bahan-bahan ramah lingkungan dan metode produksi yang etis. Banyak merek lokal yang memilih menggunakan bahan alami dan teknik pewarnaan alami, yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung kerajinan tangan lokal.

Streetwear kini menjadi salah satu tren utama dalam fashion Indonesia. Gaya streetwear yang kasual dan nyaman sangat digemari, terutama di kalangan anak muda perkotaan. T-shirt grafis, hoodie oversized, dan sneakers menjadi pilihan utama dalam streetwear Indonesia. Banyak merek streetwear lokal yang memberikan sentuhan Indonesia dalam desain mereka, menciptakan fashion jalanan dengan ciri khas lokal yang kuat.

Gaya formal juga masih memiliki tempat penting dalam fashion Indonesia. Wanita semakin memilih gaun panjang, blus, dan tunik dengan desain yang menggabungkan elemen tradisional. Selain itu, ada permintaan yang terus meningkat terhadap fashion modest yang stylish namun tetap menekankan kesopanan, menciptakan keseimbangan antara penampilan elegan dan nilai-nilai budaya.

Aksesori menjadi bagian penting dalam tren fashion Indonesia saat ini. Perhiasan unik yang terbuat dari bahan alami seperti kayu, cangkang, dan batu semakin banyak diminati. Aksesori ini tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan dengan mendukung produksi lokal yang ramah lingkungan.

Fashion Indonesia kini mencerminkan perpaduan antara yang lama dan yang baru, dengan penekanan pada keberlanjutan dan budaya lokal. Para desainer Indonesia terus berinovasi dengan menggabungkan elemen tradisional dengan tren global, menciptakan dunia fashion yang kaya warna dan penuh kreativitas.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

Jakarta, 14 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) dalam rangka menjajaki potensi kolaborasi pengembangan layanan logistik di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali. 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya eksplorasi peluang sinergi antar entitas BUMN dalam mendukung penguatan layanan logistik sekaligus pengembangan ekosistem layanan di kawasan pelabuhan.

Dalam agenda tersebut, rombongan IAS yang dipimpin oleh Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis, juga berkesempatan meninjau langsung sejumlah area pengembangan integrated Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) seperti Terminal Cruise, Area Pengembangan 2 dan Kawasan Bali Gapura Marina di Pelabuhan Benoa. Peninjauan ini memberikan gambaran mengenai potensi pengembangan layanan wisata dan logistik berbasis kepelabuhanan serta dukungan infrastruktur yang tersedia di kawasan tersebut.

Direktur Komersial dan Teknik PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Ruri I. Rachmaputri, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum positif untuk membuka ruang dialog mengenai peluang pengembangan layanan konektivitas yang saling mendukung antara sektor pelabuhan dan aviasi.

“Kami menyambut baik kunjungan IAS sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antar BUMN. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai potensi penguatan layanan logistik serta pengembangan ekosistem layanan wisata maritim/ maritime tourism yang terintegrasi di kawasan Pelabuhan Benoa,” ujar Ruri.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai bagian dari Pelindo Group berperan dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan serta pengembangan kawasan terintegrasi, termasuk infrastruktur logistik dan kawasan industri berbasis pelabuhan. Dalam pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa, SPSL turut mendukung optimalisasi layanan pada kawasan terminal dan logistik melalui penguatan konektivitas dan integrasi area pengembangan.

Kunjungan ini membuka peluang sinergi lebih lanjut, khususnya dalam pengembangan layanan pergudangan dan logistik yang dapat mendukung kebutuhan operasional di kawasan pelabuhan, sejalan dengan upaya peningkatan efisiensi dan integrasi layanan.

Ke depan, sinergi baik antar entitas dalam Pelindo Group maupun antar BUMN diharapkan dapat semakin memperkuat peran kawasan Pelabuhan Benoa sebagai hub layanan wisata maritim/ maritime tourism dan logistik yang terintegrasi, dengan dukungan kapabilitas dan pengalaman SPSL dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan.

“Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar entitas dalam mendorong pengembangan layanan. SPSL sebagai bagian dari Pelindo Group siap berkontribusi melalui penguatan layanan pendukung pelabuhan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ujar Ruri.

—-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Bittime Hadirkan Mining Points 2.0 #DoubleEarnDoublePoints, dengan Prize Pool lebih dari $30,000

Jakarta, 14 April 2026 – Bittime, platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) resmi hadirkan Bittime Mining Points 2.0, di tengah nilai tukar Rupiah terus melemah.

Sebelumnya, ketegangan makro ekonomi antara Amerika-Iran berhasil menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika hingga ke level terendah dan menyentuh 17.103 per- 13 April 2026.

Hal ini yang mendorong investor sangat berhati-hati dan mulai mencari alternatif lindung nilai seperti aset-aset diversifikasi seperti aset kripto Tether ($USDT) yang memiliki likuiditas yang cenderung lebih stabil dengan harga 1:1 dengan dolar Amerika Serikat. 

Fenomena ini menunjukkan kecenderungan penyesuaian strategi investasi para investor lokal yang cenderung mengikuti tekanan ekonomi global. Apalagi, $USDT bersifat fraksional, sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah yang terjadi saat ini.

Bertepatan dengan  fenomena ini, Bittime menghadirkan Bittime Mining Points 2.0, program insentif berbasis aktivitas trading dan referral yang dirancang untuk mendorong partisipasi investor dengan total prize pool sejumlah $30.000 yang akan dibagikan dalam bentuk Palapa ($PLPA).

Melalui skema terbaru, pengguna dapat memperoleh 10 poin untuk setiap aktivitas jual-beli dengan volume trading sebesar 1 USDT pada seluruh pasangan aset kripto yang tersedia (IDR/USDT), dan 1.000 poin bagi pengguna yang berhasil mengundang teman dengan minimal transaksi lebih dari $100 USD.

Setiap aktivitas platform menjadi kesempatan untuk meningkatkan nilai aset dengan insentif yang akan diterima, dan meningkatkan poin melalui trading pada aset-aset berbasis stablecoin $USDT dan Traditional Asset (TradFi) seperti $XAUT, $SLVON. Hal ini bertujuan memberikan nilai tambah pada setiap aktivitas dengan mengusung #TradeToEarn. 

Dalam mekanisme kali ini, transparansi dan kemudahan akses menjadi prioritas utama dengan kehadiran fitur Campaign Leaderboard yang nantinya dapat dipantau langsung melalui halaman program Bittime Mining Points pada Website resmi Bittime.

Di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif, aktivitas trading kini tidak hanya tentang menangkap momentum harga, tetapi juga membangun diversifikasi portofolio dan aset investasi secara berkelanjutan. 

Bittime Mining Points 2.0 hadirkan peluang #DoubleEarnDoublePoints, sekaligus sebagai wadah bagi investor yang ingin melindungi portofolio di tengah volatilitas pasar, sebab setiap transaksi dan referral kini dapat dikonversi menjadi poin yang bernilai.

Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto Indonesia.

Namun, perlu dipahami investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Maharasa Gastronomy Experience Angkat Spiritualitas Pangan dan Tradisi Luhur Bali

Program Maharasa Gastronomy Experience diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh pada 13 April 2026 sebagai kelanjutan dari rangkaian sebelumnya di Candi Ijo, dengan mengangkat konsep eco-teologi Bali yang berakar pada Pantun Masa Padi Taun. Sebanyak 26 peserta dari Indonesia dan mancanegara mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup ritual penyucian, eksplorasi tradisi agraris, hingga Maharasa Dining Experience yang menekankan praktik makan berkesadaran sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan dan alam. Rangkaian acara ditutup dengan mengajak peserta menjadi saksi ritual sakral Sang Hyang Jaran Gading.

Karangasem, Bali — Program Maharasa Gastronomy Experience diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh pada 13 April 2026. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Maharasa sebelumnya yang digelar di Candi Ijo pada Desember 2025.

Pada penyelenggaraan kali ini, Maharasa mengangkat konsep eco-teologi Bali yang berakar pada praktik ritual Pantun Masa Padi Taun, yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan dimensi spiritual. Filosofi ini tercermin dalam kehidupan agraris masyarakat Bali, di mana petani memuliakan sawah sebagai ruang hidup, serta menghormati Dewi Sri sebagai simbol kesuburan dan kesejahteraan. Beras, dalam konteks ini, dipandang bukan sekadar hasil pertanian, melainkan bagian dari proses sakral yang sarat nilai spiritual.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual Papag Segehan sebagai bentuk penyucian awal bagi peserta. Selanjutnya, peserta menyaksikan atraksi Ngoncang yang dibawakan oleh perempuan desa setempat. Atraksi ini merepresentasikan ungkapan syukur dan kebahagiaan petani perempuan pascapanen melalui gerak ritmis dan ekspresi komunal yang mencerminkan keterhubungan erat dengan alam.

Peserta kemudian mengikuti prosesi Melukat, yakni ritual pembersihan diri secara spiritual menggunakan air suci. Ritual ini dimaknai sebagai upaya penyelarasan antara tubuh, pikiran, dan energi spiritual sebelum memasuki rangkaian pengalaman berikutnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Sang Hyang Dedari untuk memahami sejarah serta praktik ritual yang berkembang di desa tersebut. Peserta juga diajak menyusuri area persawahan sambil mengamati padi lokal jenis taun. Dalam sesi ini, Nyoman Subrata selaku Jero Bandesa Adat Geriana Kauh memaparkan sembilan tahapan ritual pertanian yang masih dijalankan masyarakat, mulai dari sebelum masa tanam hingga pascapanen.

Memasuki malam hari, sebanyak 26 peserta mengikuti Maharasa Dining Experience. Sesi ini mengedepankan praktik mindfulness dalam pengolahan dan penyajian makanan, termasuk tata cara makan dan minum secara berkesadaran sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan, alam, dan sumber pangan.

Dalam rangkaian ini, turut hadir perwakilan Bupati Karangasem, I Made Agus Budiyasa (Asisten II Pemkab. Karangasem) dan Ida Bagus Made Gunawan (Samsara Living Museum) yang memberikan pemaparan mengenai konsep Kanda Pat. Konsep ini merujuk pada empat saudara spiritual yang dipercaya menyertai manusia sejak dalam kandungan hingga akhir kehidupan. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa Kanda Pat tidak hanya dimaknai secara simbolik, tetapi juga diimplementasikan dalam praktik keseharian, termasuk dalam etika makan. Aktivitas makan dipandang sebagai tindakan sakral yang melibatkan kesadaran penuh, di mana manusia tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghormati dimensi spiritual yang menyertainya melalui sikap hening, rasa syukur, dan persembahan.

Setelah rangkaian santap malam, peserta menyaksikan ritual sakral Sang Hyang Jaran Gading. Ritual ini menampilkan kondisi trans sebagai media spiritual yang dipercaya memiliki fungsi perlindungan serta menjaga keseimbangan energi dalam kehidupan masyarakat.

Maharasa dihadirkan sebagai upaya mereaktualisasi nilai-nilai leluhur Nusantara melalui pendekatan gastronomi. Program ini mendorong refleksi atas peran budaya dalam membangun hubungan yang lebih selaras antara manusia, Tuhan, dan alam.

“Banyak sekali hal baru yang dipelajari. Di Maharasa dan desa ini, kita melihat Bali dari sisi yang berbeda. Ini sangat menyentuh. Alamnya, orang-orangnya, dan budayanya, inilah Bali yang sesungguhnya,” ujar Winnie, peserta Maharasa asal Singapura.

Ke depan, kegiatan serupa Maharasa direncanakan akan terus diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh untuk memastikan budaya terus dilestarikan dan masyarakat luas dapat belajar dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, mulai dari nilai spiritual, praktik hidup berkesadaran, hingga harmoni antara manusia, alam, dan tradisi sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih berkelanjutan dan bermakna di masa kini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel ilmiah secara lebih cepat, terstruktur, dan siap publikasi.

Penulisan artikel ilmiah masih menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Proses yang panjang, revisi berulang, serta kekhawatiran terhadap plagiasi dan deteksi kecerdasan buatan (AI) sering kali menjadi hambatan dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Menjawab kebutuhan tersebut, hadir sebuah platform bernama Metodify, yang dirancang sebagai Academic Intelligence Platform untuk membantu proses penulisan artikel ilmiah secara lebih efisien, terstruktur, dan sistematis.

Metodify menawarkan berbagai fitur yang mendukung proses penulisan, mulai dari pembuatan draft artikel berbasis AI, parafrase, hingga pengecekan plagiasi dan deteksi AI. Selain itu, platform ini juga menyediakan alat bantu untuk mengevaluasi kelayakan publikasi serta menyiapkan naskah agar lebih siap untuk diajukan ke jurnal ilmiah.

Dengan pendekatan yang terintegrasi, Metodify tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penulisan, tetapi juga sebagai sistem pendukung dalam keseluruhan proses penyusunan karya ilmiah. Pengguna dapat mengakses berbagai kebutuhan akademik dalam satu platform tanpa harus berpindah-pindah layanan.

“Kami ingin membantu akademisi untuk lebih fokus pada substansi dan kualitas penelitian, tanpa terbebani oleh proses teknis yang kompleks,” ujar perwakilan dari tim pengembang Metodify.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan publikasi ilmiah di berbagai institusi pendidikan, kehadiran platform seperti Metodify diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung produktivitas akademik di Indonesia.

Ke depan, Metodify berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas penulisan ilmiah secara lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Simulasi Bencana BCM, BRI Branch Office Veteran Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keberlangsungan operasional di tengah potensi risiko bencana, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui BRI Branch Office Veteran menyelenggarakan simulasi bencana dalam kerangka Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja di lingkungan kantor tersebut.

Simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapan dan respons pekerja dalam menghadapi berbagai skenario keadaan darurat, seperti bencana alam maupun gangguan operasional lainnya. Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai prosedur evakuasi, koordinasi antarunit, serta langkah-langkah pemulihan operasional secara cepat dan tepat.

Pelaksanaan simulasi berlangsung secara terstruktur, dimulai dari penyampaian materi, pemaparan skenario, hingga praktik langsung di lapangan. Para pekerja tampak antusias mengikuti setiap tahapan, menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi krisis.

Dengan adanya simulasi BCM ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) berharap seluruh pekerja di BRI Branch Office Veteran semakin sigap dan terlatih dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga mampu menjaga kesinambungan layanan kepada nasabah serta meminimalkan dampak risiko terhadap operasional perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA — Di tengah gejolak harga komoditas global dan dinamika industri pertambangan, Holding Industri Pertambangan MIND ID mampu terus mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Perusahaan juga memastikan strategi hilirisasi tetap berjalan sebagai pilar utama peningkatan nilai tambah sekaligus motor bagi penguatan kinerja ekonomi Indonesia.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026), DPR RI memberikan apresiasi atas kinerja MIND ID yang tetap solid di tengah gejolak harga komoditas global. Langkah pengembangan hilirisasi pun konsisten dijalankan dan dinilai akan strategi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% pada 2029.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai, kinerja MIND ID menunjukkan arah pengelolaan industri pertambangan yang semakin terintegrasi dan bernilai tambah.

“Di tengah berbagai tantangan industri pertambangan, konsolidasi dan sinergi melalui diversifikasi produk tambang telah mampu menunjukkan produksi dan pengelolaan tambang yang baik dari MIND ID,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, kebijakan hilirisasi yang dijalankan MIND ID merupakan langkah strategis yang sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kebijakan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 2029,” ujarnya.

Ia menekankan, MIND ID memiliki peran penting dalam mengelola sumber daya mineral Indonesia secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat tata kelola agar mampu memberikan nilai ekonomi jangka panjang.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan di tengah transisi dan tantangan ekonomi global, MIND ID mampu mempertahankan kinerja yang positif, dengan mencapai target tahun 2025.

Secara kinerja, MIND ID membukukan pendapatan sebesar Rp 159 triliun atau 4% di atas target, EBITDA tercatat Rp 42 triliun atau melampaui target 3%, dan laba bersih mencapai Rp 29 triliun, atau 13% di atas target yang ditetapkan.

Pencapaian ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam menghadapi tahun berikutnya yang masih dibayangi volatilitas harga komoditas global.

“MIND ID akan terus fokus menjaga keseimbangan antara kinerja produksi dan prinsip keberlanjutan,” jelasnya.

Memasuki 2026, perusahaan menargetkan peningkatan produksi pada sejumlah komoditas utama. Berdasarkan paparan perusahaan, produksi batubara diproyeksikan naik menjadi 49,5 juta ton, bauksit melonjak signifikan menjadi 5,3 juta wmt, serta bijih nikel meningkat menjadi 24,4 juta wmt.

Produksi timah juga ditargetkan tumbuh menjadi 29,1 ribu ton. Di sisi lain, beberapa komoditas seperti aluminium dan nikel matte mengalami penyesuaian produksi seiring strategi optimalisasi portofolio.

Maroef menegaskan, tahun 2026 akan menjadi fase krusial dalam memperkuat fondasi jangka panjang perusahaan, tidak hanya dari sisi volume produksi, tetapi juga dari aspek keberlanjutan.

“Tahun 2026 merupakan fondasi untuk mencapai target jangka panjang, termasuk perbaikan sustainability produksi seluruh komoditas,” jelasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Parepare Layani 105 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

Parepare, April 2026 – Aktivitas penumpang di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare selama periode angkutan Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare dalam rentang waktu H-15 hingga H+16 Lebaran.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, mengungkapkan total pergerakan penumpang pada periode tersebut tahun 2026 mencapai 105.071 orang.

“Jumlah itu terdiri dari penumpang naik (embarkasi) sebanyak 50.425 orang dan penumpang turun (debarkasi) sebanyak 54.619 orang,” jelasnya.

Sementara pada periode yang sama di tahun 2025, total penumpang tercatat sebanyak 97.174 orang, dengan rincian penumpang naik 44.254 orang dan penumpang turun 52.920 orang.

Dari perbandingan tersebut, penumpang naik mengalami peningkatan sebesar 14,01 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan penumpang turun juga mengalami kenaikan sebesar 3,21 persen.

Beny menambahkan, peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran, khususnya melalui jalur transportasi laut di Parepare. “Data ini merupakan akumulasi arus mudik dan balik Lebaran, mulai H-15 hingga H+16, yang menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pelabuhan,” ujarnya.

PT Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas guna memastikan kenyamanan serta kelancaran arus penumpang, terutama pada periode puncak seperti Lebaran.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES