Tampil di Jakarta Marketing Week 2026, Dirut Jasa Marga Ungkap Strategi Smart Mobility Lewat Travoy dan Umumkan Top 3 Pemenang Jasa Marga | Travoy WOW Case Competition 2026

Jakarta (10/05), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono tampil sebagai pembicara dalam perhelatan hari keempat The 14th Annual Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26) di Grand Atrium, Kota Kasablanka Jakarta, Sabtu (09/05). Dalam sesi talkshow bertajuk “Driving Customer Experience Through Smart Mobility Ecosystem”, Rivan memaparkan strategi perusahaan dalam mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jalan tol.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Direksi Jasa Marga lainnya, di antaranya Direktur Operasi Fitri Wiyanti, Direktur Layanan Yaya Ruhiya, Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati, Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani dan pendiri MCorp Hermawan Kertajaya serta jajaran BOD-1 dan Roadster Jasa Marga. Kehadiran secara lengkap jajaran direksi ini merupakan bentuk dukungan nyata Perusahaan terhadap penguatan transformasi digital dan pengembangan talenta inovator muda di Indonesia.

Dalam paparannya, Rivan menjelaskan bahwa masa depan industri jalan tol sangat bergantung pada kemampuan perusahaan dalam membangun ekosistem mobilitas yang cerdas dan terintegrasi.

“Travoy adalah salah satu karya anak bangsa yang lahir dari inovasi para Roadster, betul-betul lahir dari rohnya insan Jasa Marga. Setiap pengguna jalan membutuhkan informasi untuk membantu mengambil keputusan dan mencapai tujuan perjalanannya. Proses pengambilan keputusan tersebut menjadi sangat penting, terutama dengan lebih dari 3,5 juta kendaraan yang melintas setiap harinya di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga. Dengan jumlah ini, setiap tahunnya Jasa Marga melayani jumlah pelanggan sebesar 1,3 miliar kendaraan,” ujar Rivan.

Visi pembangunan ekosistem digital Jasa Marga diwujudkan secara konkret melalui penyelenggaraan Jasa Marga | Travoy WOW Case Competition 2026, sebuah kompetisi strategi pemasaran yang menantang kreativitas mahasiswa dalam mengoptimalkan fitur-fitur aplikasi Travoy. Rivan menambahkan bahwa masukan dari generasi muda sangat krusial bagi transformasi perusahaan.

“Kami menyadari bahwa kebutuhan pengguna jalan terus berevolusi. Dengan melibatkan mahasiswa dalam kompetisi ini, kami mendapatkan sudut pandang yang jujur dan inovatif. Hal ini sangat membantu kami dalam menyempurnakan Travoy agar tetap menjadi asisten digital perjalanan yang menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui Travoy, Jasa Marga menghadirkan engagement yang lebih dekat dengan pelanggan. Inovasi ini menjadi wujud gagasan generasi emas bangsa dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” tambah Rivan.

Kompetisi yang dimulai sejak Februari 2026 ini telah menarik antusiasme luar biasa dari 783 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Sebelum mencapai babak final, Top 12 Finalis telah melewati serangkaian proses seleksi mulai dari tahap Rocket Pitch, Agency Pitch, hingga Consultant Pitch, serta pembekalan melalui company visit ke Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC).

Puncaknya, pada babak akhir yaitu BOD Pitch, ide-ide brilian para finalis diuji langsung oleh dewan juri yang terdiri dari manajemen Jasa Marga dan MCorp. Berdasarkan hasil penilaian para juri, telah terpilih Top 3 Pemenang Jasa Marga | Travoy WOW Case Competition 2026:

* Juara 1: Tim UITB Co. – Beranggotakan Ardi Saputra (Universitas Indonesia), Haycal Hidayatullah (Institut Teknologi Bandung), dan Muhammad Dewata Agung Soesetyo (Universitas Indonesia).

* Juara 2: Tim GTA On The Road – Beranggotakan Angelin Veronica (Universitas Airlangga), Tony Gunawan (Universitas Airlangga), dan Gerard Viriyandra (Universitas Airlangga).

* Juara 3: Tim Gacor Sukses – Beranggotakan Ridhwan Fadly Saputra (Universitas Airlangga), Talitha Firyal Ghina Nuha (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), dan Ahmad Hasan Fitaihi (Universitas Airlangga).

Para pemenang berhak atas total hadiah mencapai lebih dari Rp40 juta, sertifikat bagi seluruh partisipan, peluang emas untuk mengikuti program magang di Jasa Marga, serta portofolio yang relevan dengan standar industri (industry-ready portfolio).

Selain itu, Jasa Marga juga memberikan apresiasi kepada para pemenang kategori Best JMTC Video Challenge, yaitu Juara 1 Muhammad Nur Nobi Kamosa dari ITB, Juara 2 Fransisca Andini Cakra Puspitasari dari Universitas Airlangga, dan Juara 3 I Gde Ari Wirya Palguna dari Universitas Telkom atas kreativitas yang ditampilkan melalui karya terbaik mereka.

Mengenai hasil kompetisi ini, Rivan menyampaikan apresiasinya kepada para pemenang. “Selamat untuk ketiga tim yang telah berhasil menjadi pemenang. Solusi yang kalian tawarkan sangat aplikatif dan kreatif. Kami bangga dapat memberikan wadah bagi para talenta muda untuk ikut berkontribusi dalam transformasi digital Jasa Marga guna mewujudkan pelayanan jalan tol yang aman, nyaman, dan berkeselamatan,” tutup Rivan.

Meski rangkaian kompetisi utama telah berakhir, keseruan Jasa Marga di JAKMW-26 masih berlanjut. Pengunjung masih dapat mengunjungi booth Jasa Marga hingga Minggu (10/05). Booth ini menawarkan pengalaman driving simulator serta berbagai aktivitas interaktif berhadiah menarik. Jasa Marga mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan hari terakhir Jakarta Marketing Week 2026 di Grand Atrium Mal Kota Kasablanka.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perjalanan Mahasiswa BINUS University dalam Meraih Juara 3 Pilmapres LLDIKTI Wilayah III

Jakarta, 5 Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa BINUS University. Stanley Nathanael Wijaya, mahasiswa Computer Science dari School of Computer Science (SOCS) BINUS @Alam Sutera angkatan B27, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Pilmapres LLDIKTI Wilayah III dan melanjutkan langkahnya ke tingkat nasional. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa BINUS mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat yang lebih luas.

Bagi Stanley, pengalaman mengikuti Pilmapres merupakan perjalanan yang penuh makna. Ia mengaku merasa bersyukur sekaligus bangga dapat mewakili BINUS di tingkat wilayah. Di sisi lain, sebagai kompetisi individu, ia juga merasakan tekanan karena harus tampil secara maksimal di hadapan para juri dan peserta dari berbagai universitas. Meskipun demikian, pengalaman tersebut justru menjadi salah satu momen tak terlupakan.

Selain proses kompetisi, kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai universitas menjadi nilai tambah tersendiri. Melalui interaksi tersebut, Stanley mendapatkan banyak insight baru, memperluas wawasan, serta membangun relasi yang dapat mendukung pengembangan dirinya ke depan.

Keputusan untuk mengikuti Pilmapres juga tidak datang secara tiba-tiba. Sejak SMP hingga kuliah, Stanley telah aktif mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan organisasi. Ketika mendapatkan kesempatan untuk menjadi kandidat Pilmapres, ia melihatnya sebagai peluang untuk meningkatkan pengalaman dan relasi. Baginya, Pilmapres bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk bertumbuh.

Dalam perjalanannya, dukungan dari BINUS University menjadi salah satu faktor penting. Stanley mendapatkan mentoring dari para guru besar serta bimbingan dari dosen School of Computer Science. Selain itu, berbagai program pengembangan mahasiswa, dukungan dari BINUS, hingga fasilitas pendukung lainnya turut membantu proses persiapannya secara menyeluruh.

Pencapaian ini juga sejalan dengan visi BINUS University dalam fostering and empowering society. Melalui berbagai program pengembangan, BINUS tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik, tetapi juga mendorong mereka untuk terus berkembang, berani mengambil peluang, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Di balik pencapaiannya, tentu terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan terbesar adalah mengatur waktu di tengah padatnya aktivitas, termasuk mengikuti berbagai kompetisi lainnya secara bersamaan. Selain itu, setiap tahapan seleksi Pilmapres juga memiliki tingkat kesulitan tersendiri, mulai dari penyusunan gagasan kreatif, hingga kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris. Proses ini menjadi pembelajaran berharga yang mendorong Stanley untuk terus mengembangkan kemampuan, baik secara akademik maupun non-akademik.

Sebagai bagian dari BINUS @Alam Sutera yang memiliki fokus pada creative business, perjalanan Stanley juga mencerminkan pentingnya kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta adaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan. Hal ini tidak hanya relevan dalam dunia kompetisi, tetapi juga menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika industri yang terus berkembang.

Saat ini, Stanley tengah mempersiapkan diri untuk melangkah ke tingkat nasional dengan melakukan berbagai persiapan yang lebih matang. Baginya, setiap proses yang dijalani merupakan bagian penting dari perjalanan menuju hasil yang lebih baik.

Melalui pengalamannya, Stanley juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa BINUS untuk terus berani mencoba dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Ia menekankan bahwa prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter dan integritas yang dimiliki.

“Always do your best, even when no one is watching. Because true excellence is built in silence through perseverance, integrity, and faith. Prestasi mungkin membawa kita dikenal, tetapi karakter, kerendahan hati, dan doa yang membuat kita bermakna.”, ujar Stanley.

Perjalanan Stanley menjadi pengingat bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi, selama memiliki kemauan untuk mencoba dan terus belajar. Melalui perjalanannya ia berharap dapat menginspirasi mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dan berprestasi. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES