TSLA Kembali Unjuk Taring, Harga Naik Tapi Permintaan Tetap Kuat

Tesla kembali menjadi sorotan pasar setelah resmi menaikkan harga kendaraan listrik Model Y di Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Langkah ini dinilai sebagai sinyal penting bahwa permintaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) mulai menunjukkan pemulihan, khususnya pada segmen premium.

Perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk tersebut menaikkan harga beberapa varian premium Model Y hingga US$1.000. Menariknya, Tesla tetap mempertahankan harga untuk varian dasar, sebuah strategi yang dianggap cukup hati-hati dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan volume penjualan dan peningkatan margin keuntungan.

Bagi pelaku pasar, keputusan ini bukan sekadar penyesuaian harga biasa. Setelah hampir dua tahun industri kendaraan listrik dibanjiri perang diskon dan pemotongan harga agresif, langkah Tesla justru memberi sinyal bahwa tekanan kompetisi mulai mereda. Selama beberapa kuartal terakhir, Tesla dikenal agresif memangkas harga demi mempertahankan dominasi pasar di tengah meningkatnya persaingan dari produsen mobil listrik asal China maupun pemain tradisional otomotif global.

Kebijakan pemotongan harga tersebut memang berhasil menjaga pertumbuhan penjualan, namun di sisi lain menekan profitabilitas perusahaan. Margin keuntungan Tesla sempat mengalami penurunan akibat strategi diskon besar-besaran yang dilakukan untuk mempertahankan permintaan. Karena itu, keputusan menaikkan harga sekarang dipandang sebagai indikasi bahwa Tesla mulai melihat ruang untuk memulihkan profitabilitas tanpa harus kehilangan momentum penjualan.

Pasar juga membaca langkah ini sebagai tanda bahwa konsumen premium masih memiliki daya beli yang kuat meskipun kondisi ekonomi global belum sepenuhnya stabil. Permintaan terhadap kendaraan listrik premium dinilai tetap solid, terutama di Amerika Serikat, di mana transisi menuju energi bersih masih menjadi fokus utama pemerintah dan industri.

Di sisi lain, Tesla tampaknya sengaja mempertahankan harga varian dasar untuk menjaga aksesibilitas pasar massal. Strategi dual pricing ini memungkinkan perusahaan tetap kompetitif di segmen entry-level sambil meningkatkan margin dari konsumen premium yang memiliki sensitivitas harga lebih rendah.

Langkah tersebut juga menunjukkan pendekatan yang lebih matang dari Tesla dalam menghadapi fase baru industri EV. Jika sebelumnya pasar kendaraan listrik dipenuhi persaingan harga ekstrem, kini fokus mulai bergeser ke arah efisiensi bisnis dan keberlanjutan profit jangka panjang. Investor melihat perubahan strategi ini sebagai upaya Tesla untuk menstabilkan fundamental perusahaan di tengah pertumbuhan industri yang mulai memasuki fase lebih dewasa.

Saham TSLA sendiri masih menjadi salah satu saham teknologi dan otomotif paling diperhatikan oleh investor global. Pergerakan saham Tesla sering kali menjadi indikator sentimen pasar terhadap sektor kendaraan listrik secara keseluruhan. Oleh karena itu, setiap kebijakan perusahaan, termasuk perubahan harga kendaraan, dapat memberikan dampak besar terhadap persepsi investor.

Selain faktor harga, pasar juga memperhatikan perkembangan teknologi Tesla, termasuk inovasi baterai, efisiensi produksi, serta ekspansi ekosistem energi yang terus dikembangkan perusahaan. Tesla bukan lagi dipandang sekadar produsen mobil listrik, tetapi juga perusahaan teknologi dengan potensi besar di bidang energi dan artificial intelligence (AI).

Meski demikian, tantangan bagi Tesla masih cukup besar. Persaingan dari produsen China seperti BYD terus meningkat, terutama di pasar global yang semakin kompetitif. Produsen mobil tradisional seperti Ford, General Motors, hingga Volkswagen juga terus mempercepat transisi mereka menuju kendaraan listrik.

Selain kompetisi, kondisi ekonomi global juga menjadi faktor penting. Tingkat suku bunga yang masih relatif tinggi dapat memengaruhi daya beli konsumen terhadap kendaraan baru, terutama produk premium. Namun langkah Tesla menaikkan harga justru menunjukkan bahwa perusahaan cukup percaya diri terhadap daya tahan permintaan konsumennya.

Analis pasar menilai bahwa jika strategi ini berhasil, maka industri kendaraan listrik secara keseluruhan bisa memasuki fase baru yang lebih sehat. Fokus pasar kemungkinan tidak lagi hanya pada pertumbuhan volume penjualan, tetapi juga pada kemampuan perusahaan menjaga profitabilitas dan arus kas.

Di tengah dinamika pasar global tersebut, investor kini semakin aktif memantau pergerakan saham-saham teknologi dan kendaraan listrik Amerika Serikat. Pergerakan saham AS, aset kripto, dan emas digital saat ini dapat dipantau dengan mudah melalui aplikasi investasi modern seperti Nanovest.

Bagi investor Indonesia yang tertarik mulai berinvestasi di saham Amerika Serikat, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan platform investasi yang praktis dan mudah digunakan. Selain menyediakan akses ke berbagai saham AS populer seperti Tesla, aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi berbagai aset kripto yang saat ini semakin diminati pasar global.

Sebagai aplikasi investasi saham dan kripto yang terpercaya, Nanovest menawarkan pengalaman investasi yang lebih aman dan nyaman bagi para pengguna. Investor pemula juga tidak perlu terlalu khawatir terkait keamanan aset digital mereka karena Nanovest memberikan perlindungan terhadap risiko cybercrime melalui dukungan Asuransi Sinarmas.

Dari sisi legalitas, Nanovest juga telah resmi terdaftar dan memiliki lisensi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini menjadi faktor penting yang memberikan rasa aman tambahan bagi investor Indonesia dalam bertransaksi aset digital maupun saham global.

Selain kemudahan akses, investor juga dapat memantau pergerakan pasar secara real-time melalui aplikasi yang tersedia di Play Store dan App Store. Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan fitur investasi dapat diakses melalui situs resmi Nanovest di www.nanovest.io.

Ke depan, langkah Tesla menaikkan harga Model Y akan menjadi salah satu indikator penting untuk melihat arah industri kendaraan listrik global. Jika permintaan tetap kuat meski harga meningkat, pasar dapat menganggap bahwa fase perang harga mulai berakhir dan industri EV memasuki tahap pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Bagi investor, perubahan strategi Tesla ini menjadi pengingat bahwa dinamika pasar kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada pertumbuhan penjualan, tetapi juga kemampuan perusahaan menjaga profitabilitas di tengah persaingan yang semakin ketat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MoraRepublic Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Lewat Integrasi Moratelindo dan MyRepublic

MoraRepublic menegaskan komitmennya memperkuat infrastruktur digital dan memperluas akses internet di Indonesia melalui integrasi strategis antara MyRepublic Indonesia dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk.

Jakarta, 19 Mei 2026 — MoraRepublic menegaskan komitmennya dalam memperluas akses internet dan memperkuat fondasi infrastruktur digital Indonesia melalui integrasi strategis antara MyRepublic Indonesia dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk. Komitmen tersebut disampaikan dalam program Selamat Pagi Indonesia di MetroTV, yang membahas peran MoraRepublic dalam mendukung masa depan konektivitas nasional.

Dalam sesi tersebut, Timotius Max Sulaiman, CEO MoraRepublic, menyampaikan bahwa pembentukan MoraRepublic bukan sekadar langkah korporasi, tetapi menjadi bagian dari strategi besar untuk menghadirkan ekosistem digital yang lebih kuat, inklusif, dan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia.

“Integrasi ini menjadi langkah penting bagi MoraRepublic untuk memperkuat konektivitas nasional. Dengan menggabungkan kekuatan infrastruktur backbone Moratelindo dan pengalaman layanan broadband ritel MyRepublic, kami ingin menghadirkan akses internet yang lebih luas, andal, dan relevan bagi kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, serta ekosistem digital Indonesia,” ujar Timotius Max Sulaiman.

Hingga April 2026, MoraRepublic telah melayani lebih dari 2,6 juta pelanggan ritel dan memiliki lebih dari 12,7 juta homepass. Capaian ini memperkuat posisi MoraRepublic dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang stabil, cepat, dan mudah diakses.

Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia membutuhkan dukungan konektivitas yang semakin kuat. Internet kini tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pendidikan, produktivitas, pengembangan bisnis, layanan publik, hiburan digital, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Melalui sinergi antara infrastruktur jaringan Moratelindo dan layanan broadband MyRepublic, MoraRepublic berupaya menghadirkan layanan konektivitas yang lebih terintegrasi dari sisi infrastruktur hingga pengalaman pelanggan. Langkah ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat, komunitas, UMKM, pelaku industri, dan berbagai sektor yang bergantung pada akses digital.

“MoraRepublic percaya bahwa konektivitas yang merata dan berkualitas akan menjadi salah satu kunci utama dalam membangun masa depan digital Indonesia. Karena itu, kami akan terus memperluas jangkauan, memperkuat infrastruktur, dan menghadirkan inovasi layanan yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan,” tambah Timotius.

Kehadiran MoraRepublic di MetroTV menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkenalkan visi baru pasca-integrasi kepada publik. MoraRepublic juga menyampaikan apresiasi kepada MetroTV serta seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan kesempatan untuk berbagi pandangan mengenai pentingnya konektivitas dalam mendukung kemajuan digital Indonesia.

Ke depan, MoraRepublic akan terus berfokus pada penguatan layanan internet berbasis fiber, perluasan jaringan, peningkatan kualitas layanan pelanggan, serta pengembangan solusi konektivitas yang mampu mendukung gaya hidup digital masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data

Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah tantangan pengelolaan data yang semakin kompleks, banyak perusahaan masih terjebak dalam pengumpulan data tanpa pemanfaatan yang jelas. Kondisi “data-rich but insight-poor” ini membuat potensi pertumbuhan bisnis sering terlewatkan. Menjawab kebutuhan tersebut, transcosmos Indonesia (TCID) berkolaborasi dengan MoEngage menyelenggarakan sesi berbagi strategi bertajuk “Monetizing Customer Data: Turning Insights into Revenue and Measurable Business Growth” di Jakarta.

Sesi ini menekankan bahwa personalisasi bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan standar baru dalam memenangkan kepercayaan pelanggan. Melalui pendekatan manajemen data konsumen yang terintegrasi, transcosmos Indonesia menunjukkan bagaimana data konsumen yang didapatkan dari berbagai sumber tempat dapat disatukan menjadi aset strategis yang mendatangkan dampak terukur.

Vice President Director transcosmos Indonesia Ardi Sudarto menjelaskan bahwa fokus utama perusahaan adalah memberikan solusi yang menjembatani antara data, strategi, dan eksekusi bisnis. “Layanan Customer Data Management di transcosmos Indonesia bukan hanya mengumpulkan data pelanggan secara teknis. Kami hadir sebagai partner strategis untuk memastikan orkestrasi data tersebut selaras dengan tujuan bisnis perusahaan, mulai dari memicu penjualan hingga memperkuat loyalitas pelanggan secara end-to-end,” ujar Ardi.

Banyak industri masih menghadapi kendala data yang terfragmentasi (fragmented user signals) dalam sistem yang terpisah (silo), yang sering kali menyebabkan keputusan bisnis yang kurang akurat. Untuk mengatasinya, transcosmos Indonesia menghadirkan infrastruktur pendukung melalui Customer Data Platform (CDP) untuk penyatuan profil pelanggan, dan Customer Engagement Platform (CEP) untuk aktivasi kampanye yang personal di berbagai touchpoints.

Implementasi nyata dari strategi ini telah terbukti pada salah satu brand FMCG terbesar di Indonesia. Melalui pengelolaan data yang tepat, platform digital kuliner brand tersebut berhasil mencatatkan lonjakan pengguna aktif hingga 160% serta pertumbuhan kontribusi konten dari pengguna (UGC) yang meroket sebesar 345%. Pencapaian ini membuktikan bahwa komunitas tersebut tidak hanya mengonsumsi konten tetapi juga aktif menciptakannya.

“Komunikasi yang bersifat one-size-fits-all sudah tidak lagi efektif. Melalui platform customer engagement kami yang ditenagai oleh Merlin AI, MoEngage telah membantu banyak brand dari berbagai industri di Indonesia dan Global untuk meningkatkan keterikatan (engagement) dengan pelanggan mereka. Kemampuan canggih ini memungkinkan brand memberikan interaksi personal secara real-time, yang tidak hanya mempercepat siklus konversi, tetapi juga mendongkrak Customer Lifetime Value (LTV) dan retensi pelanggan secara berkelanjutan,” ungkap Roy, Country Manager MoEngage Indonesia

Melalui kolaborasi ini, transcosmos Indonesia dan MoEngage berkomitmen untuk terus memberdayakan perusahaan dalam memaksimalkan nilai dari setiap data pelanggan yang dimiliki, guna mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih tangguh, efisien, dan terukur.

transcosmos Indonesia merupakan penyedia layanan customer experience dan bisnis digital yang merupakan anak perusahaan dari transcosmos Inc., perusahaan yang berpusat di Jepang dan berdiri sejak tahun 1966. transcosmos Indonesia menghadirkan layanan terpadu untuk mendukung berbagai aspek bisnis klien, termasuk teknologi CX. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi website transcosmos Indonesia, Instagram transcosmos Indonesia, dan LinkedIn transcosmos Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Pererat Silaturahmi dengan Warga Po’ona melalui Program TJSL PTPN 1 Regional 8

MOROWALI UTARA – Setelah sebelumnya menyapa warga di Desa Lembobelala, langkah kepedulian PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 8 kini berlanjut ke Desa Po’ona, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), anak usaha Holding Perkebunan Nusantara ini kembali hadir di tengah masyarakat untuk menyalurkan bantuan bagi lansia, rumah ibadah, hingga institusi pendidikan pada Senin (20/04/2026) siang.

Suasana di Gedung BUMDes Po’ona siang itu terasa hangat saat Region Head PTPN 1 Regional 8 Makassar, Misran, menyerahkan langsung bantuan kepada para penerima manfaat. Dalam balutan silaturahmi yang akrab, dua rumah ibadah yakni GKST Bukit Moria Po’ona dan GSJA Rajawali Po’ona masing-masing menerima bantuan dana sebesar Rp 25 juta. Dukungan juga mengalir ke sektor pendidikan, di mana TK Bina Kasih Po’ona, SDN Po’ona, dan SMPN 2 Lembo Raya masing-masing menerima bantuan senilai Rp 5 juta guna menunjang operasional sekolah.

Kehadiran jajaran manajemen yang didampingi oleh Manager PTPN 1 Regional 8 Unit Beteleme, Rizwan Marzuki, serta Kepala Desa Po’ona, Dionisius Ngongo Moza, bukan sekadar urusan seremonial belaka. Bagi Misran, momen ini adalah jembatan untuk memperkuat ikatan persaudaraan antara perusahaan dengan warga yang berada di wilayah lingkar perkebunan. Ia menegaskan bahwa komitmen ini lahir dari keinginan tulus untuk membangun komunikasi yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat setempat.

“Kehadiran kami di sini murni untuk membangun silaturahmi dan persaudaraan yang lebih baik dengan masyarakat yang ada di Po’ona,” tegas Misran di hadapan perwakilan unsur Tripika, tokoh agama, dan para tenaga pendidik yang hadir. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegas bahwa setiap bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan untuk tumbuh bersama lingkungan sosialnya.

Di sela-sela kegiatan, Misran juga memberikan penjelasan terbuka mengenai berbagai aspirasi yang tengah diperjuangkan oleh masyarakat Po’ona saat ini. Ia menekankan bahwa pemberian bantuan tersebut tidak memiliki kaitan dengan permasalahan administratif yang sedang berproses. Menurutnya, pihak perusahaan bersama Bupati Morowali Utara dan Kepala Desa terus bekerja intensif mendorong penyelesaian masalah tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan di Jakarta.

Dukungan terhadap perjuangan masyarakat Po’ona, lanjut Misran, tetap menjadi perhatian serius yang disikapi secara positif oleh perusahaan. Meski kewenangan akhir berada di tangan Pemerintah Pusat, PTPN 1 Regional 8 berkomitmen untuk terus mengawal proses tersebut sembari memastikan hubungan baik di tingkat tapak tetap terjaga. Penyerahan bantuan ini pun ditutup dengan pembagian sembako bagi para lansia, sebuah simbol sederhana namun bermakna bahwa di tengah dinamika yang ada, kemanusiaan dan kebersamaan tetap menjadi prioritas utama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

Jakarta, 19 Mei 2026 ─ PT Moladin Finance Indonesia (MOFI), perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta bagian dari Moladin Group, terus memperkuat ekosistem Agen MOFI sebagai salah satu channel utama dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Sejak diluncurkan pada 2024, platform Agen MOFI telah digunakan lebih dari 7.000 agen terdaftar melalui aplikasi dan website. Platform ini membantu agen dalam mengelola prospek pembiayaan berjaminan properti maupun kendaraan secara lebih mudah, cepat, dan terstruktur.

Melalui Agen App, agen dapat:

– Mengajukan dan memantau prospek pembiayaan secara real time.
– Melihat perkembangan aplikasi dengan lebih transparan.
– Mengembangkan jaringan melalui program referral dan pengembangan jaringan agen.
– Memperoleh insentif dari aktivitas pembiayaan yang berhasil diproses.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, MOFI kini memperkuat fitur referral dan pengembangan jaringan agen, yang memungkinkan agen membangun jaringan agen baru dan memperoleh penghasilan tambahan dari aktivitas jaringan tersebut.

Melalui fitur ini, agen tidak hanya berperan sebagai referral partner, tetapi juga dapat membangun komunitas dan jaringan produktif yang berkembang bersama MOFI.

Direktur PT Moladin Finance Indonesia, Mulyadi, menyampaikan bahwa keberadaan agen memiliki peran strategis dalam menjangkau kebutuhan pembiayaan masyarakat yang belum terlayani secara optimal, khususnya UMKM di berbagai daerah.

“Kami melihat agen bukan hanya sebagai channel akuisisi, tetapi juga sebagai mitra yang membantu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Melalui program referral dan pengembangan jaringan agen, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk membangun jaringan, memperoleh penghasilan tambahan, sekaligus membantu lebih banyak pelaku usaha mendapatkan akses pendanaan,” ujarnya.

MOFI juga terus mengembangkan berbagai fitur pada Agent App, termasuk gamifikasi, monitoring prospek, hingga program berbasis komunitas untuk meningkatkan engagement dan produktivitas agen.

Dengan konsep yang fleksibel dan mudah diakses, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sebagai Agen MOFI kapan saja dan di mana saja.

Masyarakat yang tertarik bergabung dapat mengunduh aplikasi Moladin Agen secara gratis melalui Google Play Store atau mengakses website berikut: https://apps.mofi.id/sso.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

Jika disingkat dalam satu kalimat, Seminyak cocok untuk traveler yang mencari kenyamanan, beach club, dan akses mudah ke mana-mana. Sementara itu, Canggu lebih cocok untuk traveler yang suka suasana santai, surfing, cafe hopping, dan komunitas kreatif.

Saat merencanakan liburan ke Bali, banyak wisatawan bingung memilih antara Seminyak atau Canggu. Walaupun hanya berjarak sekitar 20–30 menit berkendara, dua kawasan ini menawarkan pengalaman yang sangat berbeda. Seminyak dikenal dengan beach club premium, restoran ikonik, dan suasana yang lebih nyaman untuk first-timer. Sementara itu, Canggu terkenal dengan surfing, cafe hopping, komunitas digital nomad, dan suasana yang lebih santai.

Jika Anda sedang mencari jawaban jujur tentang Seminyak vs Canggu, artikel ini akan membantu Anda memilih area yang paling sesuai dengan gaya liburan, budget, dan aktivitas favorit Anda.

Perbandingan Singkat Seminyak vs Canggu

Jika disingkat dalam satu kalimat, Seminyak cocok untuk traveler yang mencari kenyamanan, beach club, dan akses mudah ke mana-mana. Sementara itu, Canggu lebih cocok untuk traveler yang suka suasana santai, surfing, cafe hopping, dan komunitas kreatif.

Seminyak terasa lebih matang sebagai kawasan wisata. Jalanannya lebih nyaman untuk first-timer, pilihan hotelnya lebih banyak, dan hampir semua area utama mudah dijangkau menggunakan mobil atau transportasi online.

Canggu punya energi yang berbeda. Kawasan ini dipenuhi coffee shop, coworking space, studio yoga, dan komunitas digital nomad dari berbagai negara. Suasananya lebih kasual dan terasa lebih muda dibanding Seminyak.

Secara umum, Seminyak lebih cocok untuk traveler yang mencari kenyamanan dan akses mudah ke berbagai tempat wisata. Canggu lebih menarik untuk traveler yang ingin suasana Bali yang lebih muda, kreatif, dan aktif.

Apa Perbedaan Utama antara Seminyak dan Canggu?

Perbedaan utama antara Seminyak dan Canggu ada pada suasana, gaya hidup, dan jenis wisatawan yang mendominasi kawasan tersebut.

Seminyak berkembang lebih dulu sebagai area wisata premium di Bali Selatan. Jalan Petitenget, Kayu Aya, dan Oberoi dipenuhi butik fashion, rooftop bar, restoran fine dining, hingga beach club terkenal seperti Potato Head dan Ku De Ta.

Canggu berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir sebagai pusat komunitas surfer dan digital nomad. Area seperti Batu Bolong, Berawa, dan Pererenan dipenuhi coffee shop estetik, coworking space, yoga studio, dan villa-villa modern di tengah sawah.

Jika Seminyak terasa lebih polished dan nyaman untuk liburan santai, Canggu menawarkan pengalaman yang lebih laid-back dan kreatif.

Mana yang Lebih Bagus untuk First-Timer ke Bali?

Untuk wisatawan yang baru pertama kali ke Bali, Seminyak biasanya menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Alasannya sederhana:

Jalan utama lebih mudah diakses

Banyak pilihan restoran dan minimarket

Transportasi online lebih mudah ditemukan

Lokasi dekat ke Kuta, Legian, dan bandara

Banyak hotel dengan fasilitas lengkap

Seminyak juga lebih walkable dibanding Canggu. Anda bisa berjalan kaki dari hotel ke beach club, cafe, spa, atau butik tanpa harus selalu menggunakan motor.

Canggu tetap menarik untuk first-timer, terutama jika Anda ingin suasana yang lebih santai dan modern. Namun lalu lintas di area Batu Bolong dan Berawa sering padat, terutama sore hari.

Suasana Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Enak?

Suasana di Seminyak

Seminyak punya suasana yang lebih dewasa dan upscale. Area ini cocok untuk:

Honeymoon

Staycation romantis

Liburan santai

Traveler yang suka beach club

Wisata kuliner premium

Pantai Seminyak dan Petitenget terkenal dengan sunset yang indah. Menjelang sore, area beach club mulai ramai dengan wisatawan internasional maupun domestik.

Di malam hari, Seminyak tetap hidup dengan restoran populer seperti Mama San, Sarong, dan Motel Mexicola.

Suasana di Canggu

Canggu terasa lebih muda dan aktif. Anda akan menemukan:

Peselancar dari berbagai negara

Komunitas remote worker

Cafe specialty coffee

Coworking space

Studio yoga dan pilates

Pagi hari di Canggu biasanya dimulai dengan surfing atau brunch. Sore hari, area seperti The Lawn dan La Brisa menjadi spot favorit untuk sunset.

Jika Anda suka suasana kreatif, santai, dan lebih kasual, Canggu mungkin terasa lebih cocok.

Berapa Harga Hotel di Seminyak vs Canggu?

Harga hotel di Seminyak dan Canggu sebenarnya tidak berbeda terlalu jauh, tetapi tipe akomodasinya cukup berbeda.

Seminyak lebih banyak menawarkan hotel modern dengan fasilitas lengkap seperti kolam renang besar, restoran, spa, dan lokasi strategis dekat beach club atau pantai. Kisaran hotel di Seminyak biasanya dimulai dari Rp400 ribuan untuk hotel budget hingga jutaan rupiah per malam untuk resort premium.

Canggu lebih dikenal dengan villa private pool, guesthouse, dan boutique stay yang populer untuk long-stay. Banyak digital nomad memilih Canggu karena harga bulanan akomodasi lebih fleksibel dan pilihan tempat tinggalnya sangat beragam.

Jika Anda mencari area menginap yang nyaman dan strategis di Bali Selatan, Seminyak masih menjadi salah satu pilihan paling aman untuk first-timer maupun pasangan yang ingin liburan tanpa ribet.

Anda bisa melihat pilihan hotel di www.libertahotels.com 

Aktivitas Terbaik di Seminyak

1. Menikmati Sunset di Pantai Seminyak

Pantai Seminyak terkenal dengan garis pantainya yang luas dan sunset view yang konsisten indah hampir sepanjang tahun.

2. Beach Club Hopping

Seminyak adalah rumah bagi beberapa beach club paling terkenal di Bali:

Potato Head Beach Club

Ku De Ta

Mrs Sippy

Mano Beach House

3. Spa dan Wellness

Area Petitenget dan Drupadi punya banyak spa berkualitas dengan pilihan massage, body treatment, dan relaxation package.

4. Shopping dan Butik Lokal

Jalan Kayu Aya terkenal dengan butik fashion lokal, souvenir premium, dan toko lifestyle.

5. Wisata Kuliner

Seminyak cocok untuk pencinta makanan karena pilihan restorannya sangat beragam, mulai dari masakan Indonesia hingga fine dining internasional.

Aktivitas Terbaik di Canggu

1. Surfing di Batu Bolong dan Echo Beach

Canggu adalah salah satu spot surfing paling populer di Bali. Ombaknya cocok untuk beginner hingga intermediate.

2. Cafe Hopping

Beberapa cafe terkenal di Canggu antara lain:

Crate Cafe

The Avocado Factory

Milk & Madu

Copenhagen

Ruko Cafe

3. Yoga dan Wellness

Canggu punya banyak studio yoga dan wellness center yang populer di kalangan expat dan digital nomad.

4. Menikmati Sunset di La Brisa

La Brisa dikenal dengan suasana bohemian dan view sunset langsung ke pantai.

5. Menjelajah Sawah dan Pererenan

Jika ingin suasana yang lebih tenang dibanding Batu Bolong, area Pererenan menawarkan kombinasi sawah, villa modern, dan cafe hidden gem.

Kuliner di Seminyak vs Canggu

Seminyak dan Canggu sama-sama punya scene kuliner yang kuat, tetapi karakternya berbeda.

Seminyak lebih unggul untuk restoran premium, fine dining, dan dinner experience. Anda bisa menemukan restoran terkenal seperti Mama San, Sarong, hingga Motel Mexicola yang selalu ramai saat malam hari. Untuk makanan lokal, ada juga tempat populer seperti Nasi Pedas Bu Andika dan Made’s Warung.

Canggu lebih dikenal dengan brunch culture, specialty coffee, healthy food, dan cafe aesthetic. Area Batu Bolong dan Berawa dipenuhi coffee shop modern yang menjadi tempat favorit digital nomad bekerja remote sambil menikmati suasana Bali.

Beberapa cafe populer di Canggu antara lain Crate Cafe, Copenhagen, Milk & Madu, dan The Avocado Factory.

Jika Anda suka dinner romantis dan pengalaman kuliner premium, Seminyak biasanya terasa lebih cocok. Tetapi jika Anda lebih suka cafe hopping dan suasana santai, Canggu punya lebih banyak pilihan menarik.

Seminyak atau Canggu untuk Honeymoon?

Jika tujuan Anda honeymoon atau liburan romantis, Seminyak biasanya menjadi pilihan yang lebih cocok.

Seminyak memiliki:

Banyak hotel romantis

Fine dining untuk dinner pasangan

Beach club premium

Sunset lebih nyaman

Spa couple treatment

Namun jika Anda dan pasangan lebih suka suasana santai, surfing, dan cafe hopping, Canggu juga bisa menjadi alternatif menarik.

Seminyak atau Canggu untuk Digital Nomad?

Canggu adalah pusat komunitas digital nomad di Bali.

Area ini punya banyak:

Coworking space

Cafe dengan WiFi cepat

Komunitas remote worker

Event networking

Studio fitness dan wellness

Beberapa coworking populer di Canggu antara lain:

BWork Bali

Tropical Nomad

Outpost Canggu

Walaupun Seminyak juga nyaman untuk bekerja remote, vibe komunitas digital nomad di Canggu jauh lebih terasa.

Cara Menuju Seminyak dan Canggu dari Bandara Bali

Ke Seminyak

Jarak: sekitar 8–10 km

Waktu tempuh: ±30–40 menit

Transportasi: Grab, Gojek, Bluebird, private transfer

Ke Canggu

Jarak: sekitar 13–15 km

Waktu tempuh: ±45–60 menit

Transportasi: Grab, Gojek, rental motor, private transfer

Perlu diperhatikan bahwa area Canggu sering mengalami kemacetan, terutama di jam sunset dan akhir pekan.

Tips Memilih antara Seminyak dan Canggu

Masih bingung memilih Seminyak atau Canggu?

Pilih Seminyak jika Anda ingin liburan yang praktis, dekat beach club, mudah mencari makanan, dan nyaman untuk first-time visit ke Bali.

Pilih Canggu jika Anda ingin suasana yang lebih santai, suka surfing, cafe hopping, dan ingin merasakan komunitas digital nomad yang aktif.

Banyak wisatawan juga memilih kombinasi keduanya: menginap di Seminyak untuk akses yang nyaman, lalu day trip ke Canggu untuk surfing atau brunch.

Pada akhirnya, pilihan terbaik tergantung gaya liburan Anda sendiri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026

Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah perubahan perilaku konsumen di pasar otomotif nasional, kendaraan bekas masih menjadi pilihan yang diminati masyarakat. Selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, mobil bekas dinilai mampu menjadi solusi mobilitas yang tetap relevan bagi masyarakat yang menginginkan efisiensi dalam pengeluaran tanpa mengurangi kebutuhan akan kendaraan pribadi.

Melihat kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat fokus bisnis pada segmen pembiayaan mobil bekas sebagai salah satu sumber pertumbuhan perusahaan. Perseroan menilai segmen ini masih memiliki potensi yang besar dan mampu berjalan beriringan dengan pembiayaan kendaraan baru dalam mendukung pertumbuhan industri pembiayaan otomotif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kendaraan bekas kini semakin dipertimbangkan oleh masyarakat karena menawarkan nilai ekonomis yang lebih kompetitif di tengah berbagai pertimbangan finansial konsumen.

“Mobil bekas menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih masyarakat karena lebih fleksibel dari sisi harga, namun tetap mampu memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kami melihat segmen ini masih memiliki prospek yang baik seiring kebutuhan kendaraan yang tetap tinggi,” ujar Dhani.

Ia menambahkan, kondisi pasar kendaraan baru turut memberikan pengaruh terhadap pergerakan pasar kendaraan bekas. Dalam situasi tertentu, sebagian konsumen cenderung memilih kendaraan bekas sebagai opsi yang lebih efisien dan sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

Meski demikian, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan. Perseroan secara konsisten menerapkan proses seleksi dan analisis kredit yang prudent guna menjaga kualitas portofolio sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

“Baik kendaraan baru maupun kendaraan bekas memiliki pasar dan karakteristik masing-masing. Keduanya saling melengkapi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari daya beli, kebutuhan mobilitas, hingga kondisi ekonomi masyarakat secara umum. Karena itu, kami terus memantau perkembangan pasar dan menjalankan strategi pembiayaan yang selektif,” jelas Dhani.

Dari sisi kinerja, hingga Februari 2026 BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan mobil bekas sebesar 169,34% secara year-on-year (y.o.y). Segmen kendaraan bekas sendiri memberikan kontribusi sebesar 9,79% terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, BRI Finance terus memperluas kerja sama dengan dealer dan mitra penjual kendaraan bekas di berbagai daerah. Selain itu, Perseroan juga mengoptimalkan berbagai kanal pemasaran serta meningkatkan efisiensi proses pembiayaan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pembiayaan kendaraan, khususnya pada periode dengan kebutuhan mobilitas yang meningkat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif

Jakarta, 18 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyambut positif kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membebaskan pajak kendaraan listrik. Kebijakan ini dinilai dapat menjadi dorongan baru bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik di industri multifinance.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan insentif tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap minat masyarakat terhadap kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), terutama di tengah semakin berkembangnya ekosistem EV di Indonesia.

“Insentif pajak tentu menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan mobilitas sehari-hari. Bagi industri pembiayaan, ini juga menjadi peluang untuk memperbesar portofolio green financing yang saat ini terus berkembang,” ujar Dhani.

Menurutnya, tren kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan arah yang semakin positif. Selain didorong regulasi pemerintah, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan juga mulai mempengaruhi preferensi konsumen dalam memilih kendaraan.

Meski pasar kendaraan listrik saat ini masih berkembang secara bertahap, Dhani melihat potensinya akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. “Kami melihat ada perubahan pola pikir masyarakat menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Prosesnya memang tidak instan, tetapi arahnya cukup jelas dan didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ujar Dhani.

Untuk menangkap peluang pertumbuhan kendaraan listrik, BRI Finance terus memperkuat strategi bisnis melalui kolaborasi yang lebih luas dengan dealer dan mitra industri otomotif, serta memperkuat kanal pemasaran guna menjangkau lebih banyak calon konsumen EV. Di saat yang sama, perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan terus mencermati perkembangan pasar dan kebutuhan konsumen agar pertumbuhan pembiayaan dapat berjalan sehat, terukur, dan berkelanjutan.

Hingga Maret 2026, pembiayaan kendaraan listrik BRI Finance tercatat tumbuh sekitar 13,74 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, pembiayaan kendaraan konvensional masih menjadi kontributor utama portofolio perusahaan.

Secara industri, tren pembiayaan kendaraan listrik juga terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance mencapai Rp22,5 triliun per Maret 2026 atau tumbuh 35,27% secara tahunan (year-on-year).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: HMSP) hari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 79,4 miliar batang, serta berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri hasil tembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 30,7%.

JAKARTA, 18 Mei 2026 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: HMSP)
hari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST), dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 79,4 miliar
batang, serta berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri hasil
tembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 30,7%.

Seiring dengan capaian tersebut, Sampoerna mencatatkan kinerja peningkatan laba
bruto  sebesar 11,2% menjadi Rp20,6
triliun, yang didukung oleh penerapan strategi penetapan harga di tengah
kondisi pasar yang menantang. Laba bersih tercatat relatif stabil dibandingkan tahun
sebelumnya sebesar Rp6,6 triliun, mencerminkan kekuatan fundamental bisnis
Perseroan serta konsistensi dalam menjalankan fokus strategi.

“Strategi kami berfokus pada inovasi dan penguatan
portofolio produk yang berorientasi pada konsumen dewasa untuk mempertahankan
kepemimpinan di seluruh segmen di tengah dinamika industri yang terus
berkembang. Kami juga terus menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan memperkuat
hilirisasi di industri tembakau serta berkontribusi pada penciptaan nilai di
seluruh rantai pasok,”
ujar Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi pada Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensi pada tahun 2025. Namun
demikian, Industri Hasil Tembakau (IHT) terus menghadapi tantangan seiring
tekanan daya beli yang berkelanjutan, berlanjutnya tren downtrading ke
produk dengan harga lebih rendah, dan meningkatnya peredaran rokok ilegal. Kondisi
ini tecermin dari kinerja IHT Nasional yang mengalami penurunan penjualan
sekitar 3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dampak terbesar dirasakan pada Rokok Golongan I, yang merupakan penyerap
tenaga kerja terbesar sekaligus kontributor utama terhadap penerimaan cukai
negara. Pangsa pasar Rokok Golongan I telah tergerus secara signifikan, turun
sekitar 22 poin dalam enam tahun terakhir—dari 80% pada tahun 2019 dan sudah
mendekati 50% pada Kuartal I 2026. Hal ini turut tecermin pada penurunan volume penjualan
Perseroan sebesar 8,7% pada Kuartal I 2026, dengan penurunan volume terbesar pada kategori Sigaret Kretek Tangan
(SKT) yang merupakan segmen padat karya

“Kami mengapresiasi keputusan Pemerintah untuk
tidak menaikkan tarif cukai pada 2026 sebagai langkah strategis dalam menjaga
stabilitas industri tembakau. Kebijakan ini, yang didukung oleh upaya pemerintah
dalam pemberantasan rokok ilegal, memberi ruang pelaku industri legal untuk dapat
terus berkontribusi terhadap penerimaan negara dan penciptaan lapangan kerja.
Namun, penurunan pangsa pasar di  segmen Rokok Golongan 1 yang terus
berlanjut dan perlindungan segmen SKT
yang padat karya, perlu mendapatkan perhatian dari pemangku kepentingan. Dengan iklim usaha yang lebih kondusif,
kami optimis dapat terus memperkuat ekosistem ekonomi nasional secara
berkelanjutan,”
ujar Ivan.

 Dukungan Sampoerna terhadap Sigaret Kretek Tangan
(SKT) yang Padat Karya dan Perekonomian Nasional

Sampoerna secara konsisten memperkuat portofolio SKT guna menjaga mata
pencaharian sekitar 70 ribu tenaga pelinting—yang sebagian besar adalah
perempuan—dan bekerja di enam fasilitas produksi yang dimiliki perseroan serta
43 fasilitas produksi yang dimiliki dan dioperasikan oleh Koperasi dan
Pengusaha Daerah yang tersebar di 35 kabupaten dan kota di pulau Jawa.

Urgensi untuk menjaga keberlangsungan segmen ini semakin nyata mengingat
hasil studi Universitas Airlangga yang mencatat efek ekonomi berganda hingga
3,8 kali lipat. Artinya, setiap Rp1.000 aktivitas ekonomi yang dihasilkan
fasilitas produksi SKT berpotensi menciptakan perputaran ekonomi sebesar
Rp3.800 di masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, keterlibatan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan
menjadi penting dalam merumuskan kebijakan yang mendukung keberlanjutan
industri tembakau nasional, khususnya di segmen SKT, guna menjaga ekosistem
ekonomi daerah serta melindungi puluhan ribu lapangan kerja yang bergantung
pada sektor ini.

Sementara itu, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, Sampoerna
terus menciptakan nilai di seluruh rantai nilai perseroan, mulai dari kemitraan
dengan lebih dari 22.500 petani tembakau dan cengkih, bekerja sama dengan lebih
dari 1,5 juta toko ritel, serta penciptaan sekitar 90.000 lapangan kerja di
Indonesia dari kegiatan usaha Perseroan. Berdasarkan Studi  Litbang Kompas pada tahun 2025, dampak
berganda aktivitas usaha Sampoerna mencapai sekitar Rp204,1 triliun per tahun
atau setara dengan sekitar 1% Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan
rasio multiplier sebesar 1,7 kali.

Sejalan dengan kontribusi tersebut, Perseroan juga terus memperkuat
pengembangan sumber daya manusia sebagai kunci pertumbuhan berkelanjutan
melalui berbagai inisiatif pelatihan, pengembangan talenta, serta program pembinaan
dengan pengusaha UMKM lokal di seluruh Indonesia. Beberapa program yang telah
dijalankan adalah Sampoerna Retail Community (SRC) yang diluncurkan pada tahun
2008 dan  telah membina 250.000 toko
kelontong di seluruh Indonesia dan menghasilkan total omzet sebesar Rp251 triliun
per tahun atau setara dengan 9,46% PDB Retail Nasional 2025, Sampoerna
Entrepreneurship Training Center (SETC) yang dimulai dari tahun 2007 dan telah
menjangkau lebih dari 108.000 pelaku UMKM, serta Sampoerna Karya Bangsa yang memiliki
 berbagai program pengembangan kapasitas,
termasuk program HOPE yang telah melibatkan lebih dari 9.000 peserta dan
pelatihan vokasional dengan lebih dari 1.500 peserta.

Dengan pengalaman selama lebih dari 112 tahun di Indonesia, Sampoerna terus
memperkuat perannya sebagai bagian integral dari perekonomian nasional melalui
inovasi, keberlanjutan, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh
pemangku kepentingan.

Dalam RUPST, Sampoerna juga mengumumkan pembagian dividen dari laba tahun
buku 2025 dengan total sekitar Rp6,55 triliun dari saldo laba Perseroan, dengan
rasio pembayaran dividen sebesar 99,95% atau Rp56,3 per saham, mencerminkan
komitmen perusahaan terhadap pemegang saham.

Perubahan Susunan Direksi

Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi
Perseroan. RUPST menyetujui pengunduran diri Elvira Lianita dari jabatannya
selaku Direktur Perseroan, sehubungan dengan penunjukan beliau pada peran baru sebagai
Vice President Corporate Affairs East & Southeast Asia, Pacific and PMI
Global Travel Retail, Philip Morris Asia Limited. Perseroan menyampaikan
apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatan beliau di
Perseroan.

Sejalan dengan hal tersebut, RUPST juga menyetujui pengangkatan Joy Kartika
Widjaja dan Virawaty sebagai anggota Direksi Perseroan, serta Umer Jawaid
sebagai Direktur Perseroan yang menggantikan Johan Bink, efektif sejak
ditutupnya RUPST 2026.

“Perubahan dalam jajaran Direksi ini merupakan bagian dari upaya
berkelanjutan Perseroan untuk memastikan kepemimpinan yang solid dan relevan
dengan dinamika bisnis. Kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi Ibu Elvira
Lianita dan Bapak Johan Bink serta mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada
Ibu Joy Kartika Widjaja, Ibu Virawaty, dan Bapak Umer Jawaid,” ujar Ivan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner Bersama Executive Chef Baru Benjamin Halat

Mengawali babak baru dalam perjalanan kulinernya, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay dengan bangga mengumumkan penunjukan Chef Benjamin Halat sebagai Executive Chef yang baru, efektif per 1 Mei 2026. Dengan rekam jejak karier internasional yang gemilang, Chef Benjamin membawa kekayaan pengalaman, kreativitas, dan kepemimpinan kuliner ke salah satu resor mewah terkemuka di Indonesia ini.

BALI, INDONESIA (18 Mei 2026)
– Mengawali babak baru dalam perjalanan kulinernya, Four Seasons Resort Bali at
Jimbaran Bay
dengan bangga mengumumkan penunjukan Chef Benjamin Halat sebagai
Executive Chef yang baru, efektif per 1 Mei 2026. Dengan rekam jejak karier
internasional yang gemilang, Chef Benjamin membawa kekayaan pengalaman,
kreativitas, dan kepemimpinan kuliner ke salah satu resor mewah terkemuka di
Indonesia ini.

Mengakar kuat pada pesona budaya
Bali, Four Seasons Jimbaran Bay merupakan resor tepi pantai di pesisir matahari
terbenam (sunset coast beach retreat) yang menawan, lengkap dengan arsitektur
pura, taman air, dan empat destinasi bersantap yang luar biasa. Pengalaman
gastronomi yang ditawarkan meliputi hidangan laut segar dengan pemandangan
matahari terbenam di Sundara,
restoran tepi laut andalan resor ini; Jala,
yang menyajikan cita rasa otentik Bali dengan resep warisan rahasia; bar
komunitas TELU,
yang menawarkan koktail dan penganan ringan yang diracik dengan prinsip
keberlanjutan; serta hidangan santai tepi kolam renang di Alu.
Melengkapi lanskap kuliner tersebut, dinamika berbeda dapat ditemukan di Taman
Wantilan
, di mana deretan koki menyiapkan ragam hidangan Asia dan Barat
langsung dari dapur terbuka (show kitchen) dalam format bersantap yang lebih
interaktif.

Sundara, surga tepi laut resor
ini—yang baru saja meraih 2025 Global Recognition Award atas dedikasinya dalam
“meredefinisi keramahtamahan mewah melalui keaslian budaya dan inovasi
berkelanjutan”—menjadi panggung yang sempurna bagi Chef Benjamin untuk
mewujudkan visi kreatifnya.

Lahir dan besar di Munich,
kecintaan chef muda ini terhadap dunia kuliner dipupuk di tengah keluarga yang
menjadikan waktu makan sebagai perayaan kebersamaan. Kenangan bersantap
favoritnya hingga saat ini adalah menikmati masakan sang nenek yang dihidangkan
di bawah rimbunnya pohon zaitun di Italia. Pada usia 17 tahun, ia memulai
langkah pionirnya melalui program magang di restoran peraih bintang Michelin,
Hotel Königshof Munich. Fondasi kuat
dalam kedisiplinan, presisi, dan kreativitas tersebut terus menjadi landasan
pendekatannya hingga hari ini.

Selama dua dekade berikutnya, bakat dan dedikasi Chef Benjamin membawanya
melintasi Eropa dan Asia. Ia mengasah keahliannya di berbagai restoran kelas
dunia di Jerman, Swiss, Malaysia, Singapura, dan Thailand, serta pernah
berlatih dan berkolaborasi langsung dengan koki-koki ternama dari seluruh
penjuru dunia. Saat menjabat sebagai Executive Chef di Mandarin Oriental Savoy,
Zurich, ia menjadi sosok kunci di balik kesuksesan properti tersebut meraih
penghargaan bergengsi Gault&Millau Schweiz Hotel of the Year 2025 tak lama
setelah dibuka kembali.

Terinspirasi oleh rasa ingin tahu yang tak terbatas terhadap kekayaan cita
rasa dunia, Chef Benjamin sangat gembira dapat kembali ke Asia, khususnya
sebagai bagian dari keluarga besar Four Seasons. “Saya sangat
bersemangat bergabung dengan Four Seasons Jimbaran Bay dan memimpin tim kuliner
yang begitu berbakat,”
ujar Chef Benjamin. “Bali menawarkan
bahan-bahan lokal yang luar biasa serta tradisi kuliner yang sangat kaya. Saya
menantikan kesempatan untuk menciptakan hidangan-hidangan yang merayakan
keindahan pulau ini sembari menghadirkan pengalaman baru yang tak terlupakan
bagi para tamu kami.”

Pada intinya, filosofi kuliner Chef Benjamin selalu menekankan pada
keahlian tangan (craftsmanship) dan inovasi. Ia juga dikenal luas akan
kemampuannya dalam membangun budaya tim yang suportif dan senantiasa mendorong
keunggulan. Di luar kesibukannya di dapur, Chef Benjamin gemar menikmati
petualangan alam terbuka bersama sang istri, Khalidah, dan putri mereka,
Maria—mulai dari mendaki, bersepeda, hingga menjelajahi keajaiban alam
bersama-sama. “Maria sudah membayangkan asyiknya snorkeling, Khalidah
tidak sabar untuk menjelajahi beragam cita rasa pulau ini, dan saya sendiri
menantikan kesempatan untuk belajar berselancar,”
tambahnya antusias.

Dengan kehadiran Chef Benjamin di pucuk pimpinan kuliner, resor peraih
predikat Forbes Five-Star ini akan terus mengukuhkan reputasinya sebagai
destinasi kuliner utama di Bali. Sebagai langkah perdana dari visi kreatifnya,
Chef Benjamin akan memimpin evolusi menu di Sundara dan menginisiasi program
gastronomi berkelanjutan terbaru yang akan segera diluncurkan untuk memanjakan
para tamu. Di sini, perpaduan antara keanggunan suasana tepi laut, gastronomi
kelas dunia, kearifan budaya lokal, dan praktik berkelanjutan bersatu padu
menciptakan pengalaman bersantap yang tak terlupakan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES