Festival of Digital Innovation (FDI) Kembali Hadir untuk Edisi Ke-4 di BSD City

Festival of Digital Innovation (FDI) ke-4 akan diselenggarakan minggu ini di BSD City sebagai wadah kolaborasi dan pertukaran pengalaman praktis bagi para pemimpin bisnis, praktisi teknologi, dan pemerintah se-Asia Tenggara. Rangkaian acara dimulai dengan Gala Dinner eksklusif di Duck King Palace pada Selasa, 9 Juni 2026, dan dilanjutkan dengan sesi publik selama dua hari (10–11 Juni 2026) di Marketing Office BSD City untuk membahas topik-topik terkini seperti AI, keamanan siber, dan transformasi digital. Didukung oleh Cloud Vision sebagai mitra utama, pendaftaran untuk umum kini telah dibuka melalui tautan berikut https://luma.com/nsarz8oy, dengan kode promosi khusus TMND0806 yang tersedia bagi anggota komunitas XCION dan mitranya.

Komunitas teknologi dan inovasi akan kembali berkumpul
minggu ini dalam acara Festival of Digital Innovation (FDI) ke-4 yang
berlangsung di BSD City. Acara ini mempertemukan para pemimpin bisnis, praktisi
teknologi, perwakilan pemerintah, dan pegiat transformasi digital dari seluruh
kawasan.

Rangkaian acara akan resmi dimulai dengan Gala Dinner
eksklusif melalui undangan di
Duck King Palace (DKP) pada hari Selasa, 9
Juni 2026, pukul 18:00 WIB
. Acara ini menjadi wadah bagi para eksekutif
tingkat C (C-level), penasihat industri, pembicara, dan mitra untuk saling berjejaring,
membangun hubungan, serta bertukar pikiran dalam diskusi yang mendalam.

Setelah Gala Dinner, FDI ke-4 akan dilanjutkan dengan sesi
publik dan aktivitas keterlibatan industri selama dua hari penuh di
Marketing Office BSD City pada tanggal 10 dan 11 Juni 2026.
Para peserta
dapat menantikan program yang beragam yang mencakup berbagai topik utama,
seperti Artificial Intelligence (AI), Cybersecurity, Transformasi
Digital, Pengalaman Pelanggan (CX), Infrastruktur Cloud, Pusat Data (Data
Center), Inovasi Layanan Kesehatan, serta teknologi berkembang lainnya yang
sedang membentuk ulang lanskap perusahaan di seluruh Asia Tenggara.

Selama bertahun-tahun, FDI telah berkembang menjadi sebuah
platform tempat para pemimpin industri membagikan pengalaman praktis alih-alih
sekadar teori. Hal ini memungkinkan terciptanya pertukaran gagasan yang
bermakna antara penyedia teknologi, pemimpin perusahaan, pembuat kebijakan, dan
generasi inovator digital berikutnya.

Pendukung utama acara tahun ini adalah Cloud Vision, sebuah
distributor IT regional yang berkantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia. Cloud
Vision telah aktif mendukung berbagai organisasi di kawasan ini melalui
penyediaan infrastruktur, perlindungan data, hiperkonvergensi, dan solusi
teknologi perusahaan. Partisipasi mereka mencerminkan komitmen bersama untuk
membantu bisnis membangun fondasi digital yang tangguh dan siap menghadapi masa
depan di dunia yang kian digerakkan oleh AI.

Pada edisi ke-4 FDI ini, fokus utama tetap tidak berubah:
mendorong kolaborasi, berbagi pengetahuan, dan menghubungkan orang-orang serta
organisasi yang menggerakkan inovasi digital di seluruh kawasan.

Tiket untuk umum masih tersedia bagi para profesional,
pemimpin bisnis, praktisi teknologi, mahasiswa, dan anggota komunitas inovasi
yang ingin berpartisipasi dalam festival ini.

Daftar melalui link berikut: https://luma.com/nsarz8oy

Anggota komunitas XCION dan komunitas mitra dapat
menggunakan kode promosi TMND0806 saat melakukan pendaftaran untuk acara tersebut.

Pihak penyelenggara menyambut hangat para delegasi, pemimpin
teknologi, mitra ekosistem, mahasiswa, dan profesional industri untuk bergabung
dalam diskusi dan berkontribusi dalam membentuk masa depan inovasi di Asia
Tenggara.

4th FDI — Connect. Collaborate. Innovate

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Lubang Tambang Menjadi Kawasan Hijau: Reklamasi Jadi Instrumen Pemulihan Ekologi

JAKARTA — Reklamasi dan pemulihan lingkungan kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari praktik pertambangan berkelanjutan.

Bagi perusahaan-perusahaan anggota Grup MIND ID, reklamasi tidak lagi dipandang sebagai kewajiban administratif setelah kegiatan tambang berakhir, melainkan sebagai upaya memulihkan fungsi ekologis kawasan sekaligus menciptakan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Melalui berbagai program restorasi lahan, rehabilitasi ekosistem, konservasi biodiversitas, hingga pengembangan tanaman energi, perusahaan-perusahaan tambang anggota Grup MIND ID berupaya menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Di ANTAM, reklamasi diposisikan sebagai instrumen pemulihan fungsi ekologis jangka panjang. Perusahaan menjalankan program reklamasi dan rehabilitasi secara sistematis dengan tujuan mengembalikan fungsi lingkungan pada area pascatambang agar tetap aman, stabil, dan produktif. Kegiatan tersebut meliputi penataan lahan, pengendalian erosi dan sedimentasi, revegetasi menggunakan spesies lokal, hingga pemantauan kualitas lingkungan secara berkala.

ANTAM juga mengintegrasikan program konservasi biodiversitas melalui pemantauan flora dan fauna, rehabilitasi ekosistem sungai, serta perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi di sekitar wilayah operasional.

Pada 2025, ANTAM telah menanam lebih dari 195 ribu pohon di area pascatambang maupun kawasan rehabilitasi lainnya.

Selanjutny, Bukit Asam atau PTBA mengembangkan inovasi melalui pemanfaatan tanaman kaliandra merah di lahan reklamasi. Tanaman energi tersebut dikembangkan sebagai bahan baku wood pellet untuk program co-firing pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Program ini tidak hanya mempercepat penghijauan lahan pascatambang, tetapi juga mendukung pengurangan emisi karbon melalui substitusi sebagian penggunaan batu bara dengan biomassa.

Hingga 2025, PTBA bersama mitra akademik telah melakukan penanaman kaliandra merah di lahan seluas 26,47 hektare dengan lebih dari 240 ribu batang tanaman.

Di samping itu, Freeport Indonesia menjadikan pengelolaan biodiversitas sebagai salah satu fokus utama strategi keberlanjutannya.

Perusahaan menerapkan berbagai sistem pengelolaan lingkungan yang bertujuan meminimalkan dampak operasional terhadap ekosistem, termasuk pemantauan lingkungan secara berkelanjutan dan pengelolaan tailing sesuai standar yang telah diverifikasi secara internasional.

Selain itu, Freeport melakukan penilaian kondisi alam melalui pendekatan empat tahap, mulai dari identifikasi lokasi, evaluasi, asesmen, hingga penyiapan langkah mitigasi guna memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati di wilayah operasionalnya.

Sementara itu, PT Timah menempatkan reklamasi dan restorasi lanskap pascatambang sebagai bagian penting dari strategi keberlanjutan perusahaan. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui revegetasi lahan bekas tambang, tetapi juga rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut.

Program yang dijalankan mencakup pembangunan terumbu karang buatan, penanaman mangrove, hingga restocking kepiting sebagai bagian dari pemulihan ekosistem perairan yang terdampak aktivitas pertambangan.

Pada 2025, perusahaan mencatat realisasi 100 persen target perawatan reklamasi dan rehabilitasi lingkungan yang telah ditetapkan.

Adapun PT Vale Indonesia menempatkan reklamasi dan rehabilitasi kawasan tambang sebagai bagian dari strategi menjaga keberlanjutan sumber daya alam jangka panjang.

Perusahaan menjalankan pemulihan lahan melalui revegetasi, pengelolaan keanekaragaman hayati, dan rehabilitasi kawasan terdampak operasi tambang untuk memastikan kawasan yang telah ditambang dapat kembali memiliki fungsi ekologis yang mendukung keseimbangan lingkungan di sekitar wilayah operasi.

Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bahwa paradigma industri pertambangan terus berubah. Reklamasi tidak lagi berhenti pada penanaman kembali vegetasi, melainkan berkembang menjadi upaya pemulihan ekosistem yang lebih komprehensif dari konservasi biodiversitas, rehabilitasi kawasan darat dan perairan, hingga pengembangan tanaman energi yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan-perusahaan anggota Grup MIND ID membuktikan bahwa kegiatan pertambangan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

India dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pertemuan Komisi Bersama ke-8 di New Delhi

New Delhi — India dan Indonesia kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif yang telah menjadi fondasi hubungan kedua negara selama beberapa dekade. Komitmen tersebut mengemuka dalam Pertemuan Komisi Bersama (Joint Commission Meeting/JCM) ke-8 yang digelar di New Delhi pada Minggu (7/6/2026). Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono serta Menteri Urusan Luar Negeri India, Dr. S. Jaishankar.

Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi perkembangan hubungan bilateral sekaligus merumuskan langkah-langkah baru dalam memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis. Kedua negara membahas berbagai isu mulai dari politik, pertahanan dan keamanan, ekonomi digital, perdagangan, kesehatan, energi, konektivitas, pendidikan, hingga hubungan antar masyarakat.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis, kedua menteri meninjau keseluruhan perkembangan hubungan bilateral di bawah kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif India–Indonesia dan membahas berbagai peluang baru untuk memperdalam kolaborasi di masa mendatang.

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya intensitas hubungan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir, termasuk setelah kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025 yang dinilai memberikan dorongan baru bagi hubungan bilateral.

Hubungan Bilateral Dinilai Mengalami Kemajuan Signifikan

Menteri Urusan Luar Negeri India, Dr. S. Jaishankar mengatakan hubungan India dan Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir.

“Merupakan suatu kehormatan untuk bersama-sama memimpin Pertemuan Komisi Bersama India–Indonesia ke-8 bersama Menteri Luar Negeri Sugiono. Kemitraan Strategis Komprehensif kita telah mengalami pertumbuhan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Jaishankar.

Ia menjelaskan bahwa kedua pihak melakukan pembahasan mendalam mengenai berbagai bidang kerja sama yang selama ini menjadi prioritas kedua negara.

“Kami mengadakan diskusi substantif mengenai kerja sama politik, pertahanan dan keamanan, maritim dan pelayaran, perdagangan, fintech, kesehatan, farmasi, pupuk, mineral kritis, pariwisata, pendidikan, dan kerja sama budaya,” katanya.

Menurut Jaishankar, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan kawasan dan isu global yang menjadi kepentingan bersama.

“Kami juga bertukar perspektif mengenai perkembangan regional, memajukan koordinasi multilateral, serta memperdalam hubungan India dengan ASEAN,” tambahnya.

Momentum Baru Pasca Kunjungan Presiden Prabowo ke India

Dalam sambutan pembukaannya, Jaishankar menyoroti pentingnya pertemuan kali ini yang merupakan JCM pertama setelah jeda selama empat tahun.

“Pertemuan Komisi Bersama ini berlangsung setelah empat tahun. Saya pikir penting untuk menyadari bahwa selama empat tahun tersebut kita telah membuat kemajuan yang baik dalam hubungan bilateral,” ujarnya.

Ia juga mengingat kembali sejumlah capaian penting yang telah memperkuat hubungan kedua negara, termasuk peringatan 75 tahun hubungan diplomatik India dan Indonesia pada tahun 2025.

“Kami mendapat kehormatan menyambut Presiden Prabowo dalam kunjungan kenegaraan sekaligus sebagai tamu utama pada perayaan Hari Republik India ke-76 tahun lalu. Ketika saya bertemu dengan Yang Mulia Presiden selama kunjungan tersebut, saya sangat menghargai arahan yang beliau berikan untuk mengembangkan hubungan bilateral kita yang semakin beragam,” kata Jaishankar.

Menurutnya, pembicaraan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto selama kunjungan tersebut telah memberikan energi baru bagi hubungan kedua negara.

“Terdapat diskusi yang sangat produktif antara Perdana Menteri Modi dan Presiden Prabowo selama kunjungan itu dan hal tersebut telah memberikan momentum baru bagi Kemitraan Strategis Komprehensif kita,” ujarnya.

Indonesia Tekankan Kerja Sama yang Memberikan Manfaat Nyata

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia memandang India sebagai mitra strategis penting di kawasan Indo-Pasifik dan dunia berkembang.

“Senang dapat memimpin bersama Pertemuan Komisi Bersama Indonesia–India ke-8 bersama Dr. S. Jaishankar di New Delhi,” kata Sugiono.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan kedua negara mencakup berbagai sektor yang memiliki dampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami membahas berbagai prioritas utama dalam Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–India, mulai dari perdagangan dan keamanan maritim hingga konektivitas digital, infrastruktur, kesehatan, serta hubungan antar masyarakat,” ujarnya.

Sugiono juga menaruh harapan besar terhadap kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Jakarta yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu mendatang.

“Kami menantikan kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Jakarta. Kunjungan tersebut akan menjadi kesempatan penting untuk semakin memperdalam kerja sama dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” kata Sugiono.

Komitmen Perkuat Koordinasi Regional dan Global

Selain membahas hubungan bilateral, kedua menteri juga bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan regional dan internasional. India dan Indonesia sepakat bahwa kerja sama yang lebih erat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Kedua negara kembali menegaskan komitmen untuk meningkatkan koordinasi di berbagai forum regional dan multilateral, termasuk dalam kerangka ASEAN serta berbagai organisasi internasional lainnya.

Pertemuan tersebut juga menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pilar utama dalam kebijakan Act East Policy India. Dengan ikatan sejarah dan peradaban yang telah terjalin selama berabad-abad, kedua negara meyakini bahwa hubungan bilateral masih memiliki ruang yang luas untuk terus berkembang.

Menutup pertemuan, kedua pihak menyambut positif tren peningkatan hubungan India–Indonesia dan sepakat untuk menyelenggarakan Pertemuan Komisi Bersama berikutnya pada waktu yang akan disepakati bersama dalam waktu dekat.

Dengan semakin luasnya cakupan kerja sama, mulai dari keamanan maritim, ekonomi digital, mineral kritis, kesehatan, hingga pertukaran budaya dan pendidikan, India dan Indonesia menunjukkan tekad untuk menjadikan kemitraan strategis mereka sebagai salah satu hubungan bilateral paling penting di kawasan Indo-Pasifik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ragam Kuliner Indonesia dan Cerita di Baliknya

Menjelajahi Indonesia berarti merasakan kekayaan kuliner yang luar biasa. Setiap provinsi menawarkan hidangan khas yang tak hanya lezat, tetapi juga sarat nilai budaya. Wisata kuliner menjadi jendela untuk memahami kehidupan masyarakat lokal.

Di Medan, Sumatera Utara, Bika Ambon menjadi simbol kuliner kota ini. Kue kenyal beraroma pandan ini selalu dicari oleh wisatawan. Hidangan lain seperti Soto Medan, dengan kuah santan dan rempah wangi, serta Rendang Padang, yang terkenal di seluruh dunia, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh rempah dalam masakan Sumatera.

Di Jawa, Gudeg Yogyakarta menjadi primadona. Rasa manis dan gurihnya berasal dari nangka muda yang dimasak dengan santan dan gula merah. Solo menawarkan Serabi Notosuman, pancake tradisional dengan topping bervariasi, serta Nasi Liwet Solo, yang disajikan dengan lauk gurih dan sambal pedas khas. Kuliner Jawa menonjolkan keseimbangan rasa antara manis, gurih, dan pedas.

Bali juga kaya akan kuliner ikonik. Babi Guling dan Ayam Betutu menjadi hidangan wajib bagi wisatawan yang ingin mencicipi autentisitas rasa lokal. Sementara itu, Ikan Bakar Jimbaran menghadirkan sensasi santap di tepi pantai yang unik, memadukan rasa makanan dengan pemandangan alam.

Kalimantan menyimpan kuliner khas seperti Soto Pontianak, kuah bening dengan suwiran ayam, serta Ketupat Kandangan, ketupat yang disajikan dengan ikan dan kuah kental berbumbu khas Kalimantan Selatan. Setiap hidangan menampilkan budaya kuliner yang berbeda dari pulau lain.

Di Sulawesi, Makassar menyuguhkan Coto Makassar dan Pallubasa, hidangan berkuah kental dan gurih. Di Maluku, Ikan Kuah Pala menonjol dengan rasa pedas dan manis dari rempah lokal. Wisata kuliner di bagian timur Indonesia menawarkan pengalaman rasa yang unik, berbeda dari pulau-pulau barat.

Menikmati kuliner nusantara berarti memahami filosofi dan tradisi di balik setiap hidangan. Proses memasak, bahan lokal, dan cara penyajian menjadi bagian penting dari identitas budaya. Dari Sabang hingga Merauke, setiap gigitan memberikan pengalaman yang memperkaya wawasan tentang Indonesia.

Komitmen Terhadap Keberlanjutan, KAI Logistik Raih Indonesia CSR Awards 2026

KAI Logistik kembali menorehkan prestasi melalui pengakuan atas komitmennya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Dalam ajang Indonesia CSR Awards 2026 yang diselenggarakan oleh WartaEkonomi.co.id, perusahaan berhasil meraih penghargaan “The Best Corporate Social Responsibility Award 2026 for Realizing Sustainable Social Development through Education and Economic Accessibility” pada kategori Logistics and Courier Services. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Vice President of Corporate Secretary KAI Logistik dalam seremoni yang berlangsung di Aryaduta Hotel Menteng, Jakarta, Kamis (4/6).

“Penghargaan ini
menjadi bukti nyata atas konsistensi kami dalam mengintegrasikan prinsip
keberlanjutan ke dalam strategi bisnis perusahaan. Sejalan dengan perkembangan
praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia yang kini
semakin terintegrasi dengan pendekatan Environmental, Social, and Governance
(ESG), KAI Logistik terus menghadirkan berbagai program yang tidak hanya
memberikan manfaat sosial dan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai jangka
panjang bagi para pemangku kepentingan,” ujar Dwi.

 

Dalam proses penilaian, WartaEkonomi Research
and Consulting
menggunakan enam indikator utama yang mencerminkan praktik
keberlanjutan perusahaan, yaitu aspek lingkungan (environmental), sosial
(social), ekonomi (economic), peningkatan kesejahteraan karyawan
(improving employee wellbeing), standar sertifikasi (certification
standards
), serta sentimen media (media sentiment). KAI Logistik
dinilai berhasil menunjukkan kinerja yang unggul dan seimbang pada seluruh
aspek tersebut.

Pengakuan ini diberikan atas berbagai
inisiatif yang dijalankan perusahaan, khususnya dalam memperluas akses
pendidikan dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program
Gerbong Mimpi Anak Indonesia, penyediaan akses internet gratis bagi lembaga
pendidikan, hingga penyaluran bantuan gizi bagi kelompok rentan, KAI Logistik
berupaya menghadirkan manfaat yang berdampak luas dan berkelanjutan. Dari sisi
ekonomi, perusahaan juga aktif mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai
kemudahan layanan logistik yang membantu meningkatkan daya saing pelaku usaha
kecil.

Pada aspek lingkungan, KAI Logistik
menjalankan berbagai program konservasi dan operasional berkelanjutan, mulai
dari penanaman pohon dan mangrove di sejumlah wilayah operasional hingga
implementasi inisiatif Green Logistics. Komitmen tersebut diperkuat
melalui penggunaan energi terbarukan, efisiensi energi, digitalisasi proses
bisnis, serta pengukuran emisi.

Selain itu, perusahaan terus mendorong
pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program peningkatan
kompetensi dan kesejahteraan karyawan. Penerapan tata kelola perusahaan yang
baik juga diwujudkan melalui kepemilikan sejumlah sertifikasi internasional,
antara lain ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 27001, dan ISO 37001. Berbagai
langkah tersebut turut diperkuat oleh eksposur media yang positif dan
konsisten, mencerminkan kepercayaan publik terhadap kinerja serta kontribusi
perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Dwi menambahkan bahwa penghargaan
ini merupakan hasil dari dedikasi seluruh insan KAI Logistik dalam menghadirkan
dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekaligus menjadi motivasi untuk
terus memperkuat implementasi berbagai inisiatif keberlanjutan yang memberikan
manfaat nyata. “Kami meyakini bahwa keberhasilan bisnis harus berjalan seiring
dengan kontribusi sosial, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian lingkungan.
Karena itu, kami akan terus mengembangkan program yang mampu menciptakan nilai bersama
bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Dwi.

Sejalan dengan hal tersebut, KAI
Logistik berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan yang inklusif dan
berkelanjutan melalui berbagai inisiatif yang dijalankan secara konsisten.
Penghargaan Indonesia CSR Awards 2026 pun menjadi pendorong bagi perusahaan
untuk semakin memperkuat perannya sebagai penyedia solusi logistik yang tidak
hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi
nyata bagi kemajuan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES