Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, JTT Komitmen Hijaukan Trans Jawa melalui Penanaman 1.000 Pohon

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui program penghijauan di wilayah operasional Jalan Tol Trans Jawa.

Sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program penghijauan di lingkungan JTT Group, pada Senin (08/06) JTT melaksanakan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada anak perusahaan JTT Group. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal kolaborasi dalam mewujudkan target penanaman 1.000 pohon sepanjang tahun 2026 sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja dan koridor jalan tol yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung operasional jalan tol yang berkelanjutan.

“Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Sebagai pengelola 676 kilometer Jalan Tol Trans Jawa, JTT memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan nilai tambah tidak hanya dari sisi konektivitas, tetapi juga melalui kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui program penanaman 1.000 pohon di wilayah Trans Jawa sepanjang 2026, kami berkomitmen mendukung terciptanya koridor jalan tol yang lebih hijau, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Ria.

Selain program penanaman pohon, JTT juga membangun fasilitas nursery atau pusat pembibitan tanaman di lingkungan Kantor Pusat PT Jasamarga Transjawa Tol. Kehadiran nursery tersebut merupakan dukungan perusahaan dalam ketersediaan bibit tanaman secara mandiri guna menunjang program penghijauan yang berkelanjutan di seluruh wilayah operasional.

Nursery JTT akan dimanfaatkan sebagai sarana pembibitan berbagai jenis tanaman dan pohon yang nantinya akan digunakan dalam kegiatan penghijauan di lingkungan kantor. Selain berfungsi sebagai pusat pembibitan, area tersebut juga diharapkan menjadi media edukasi lingkungan bagi insan perusahaan dan para pemangku kepentingan.

Ke depan, JTT akan terus mengembangkan berbagai program keberlanjutan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk pengelolaan lingkungan, efisiensi sumber daya, serta peningkatan kesadaran lingkungan di seluruh wilayah operasional Trans Jawa.

Melalui semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, JTT mengajak seluruh insan perusahaan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Perkuat Portofolio dan Pertumbuhan Bisnis Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah

Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika industri otomotif dan pembiayaan tahun ini. Kendati demikian, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan masih terbuka seiring tetap terjaganya permintaan masyarakat terhadap kendaraan sebagai sarana mobilitas maupun penunjang aktivitas produktif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Perubahan nilai tukar rupiah dapat memberikan tekanan terhadap harga kendaraan yang pada akhirnya berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat dan permintaan pembiayaan. Karena itu, kami terus mencermati perkembangan pasar dan melakukan penyesuaian strategi bisnis secara adaptif.”

Di tengah kondisi tersebut, BRI Finance tetap mampu menjaga kualitas pembiayaan dan pertumbuhan bisnis secara sehat. Hingga April 2026, rasio Non-Performing Financing (NPF) Perseroan tercatat sebesar 2,40%, masih berada dalam batas yang ditetapkan regulator.

Dari sisi penyaluran pembiayaan, segmen kendaraan masih memberikan kontribusi signifikan terhadap portofolio perusahaan. Pembiayaan mobil baru tercatat menyumbang 34,75% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance, sementara pembiayaan mobil bekas berkontribusi sebesar 8,82%.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa permintaan pembiayaan kendaraan masih cukup resilien meskipun pasar dihadapkan pada berbagai tantangan eksternal.

“Prospek pembiayaan kendaraan hingga akhir tahun masih memiliki peluang pertumbuhan yang baik. Kebutuhan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi serta permintaan kendaraan yang masih terjaga pada sejumlah segmen menjadi faktor yang mendukung optimisme tersebut,” jelas Dhani.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengantisipasi dampak volatilitas nilai tukar, BRI Finance terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas portofolio pembiayaan, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan. Perseroan juga mempererat kolaborasi dengan dealer dan mitra strategis guna menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Melalui langkah-langkah tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus memberikan solusi pembiayaan yang relevan bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Festival Musik dan Hiburan yang Membawa Nama Indonesia Mendunia

Indonesia terus menunjukkan eksistensinya sebagai tuan rumah festival musik dan hiburan berskala besar. Festival musik di tanah air tidak hanya sekadar konser, tetapi juga merupakan media pertukaran budaya, promosi musik lokal, dan hiburan yang mendidik serta menginspirasi penonton dari segala usia.

Salah satu festival musik terbesar di Indonesia adalah Java Jazz Festival. Festival ini diselenggarakan setiap bulan Maret di Jakarta dan menampilkan musisi jazz ternama dari seluruh dunia. Selain menikmati pertunjukan musik, pengunjung dapat mengikuti kegiatan edukatif seperti workshop, seminar industri musik, dan bazaar kreatif. Java Jazz berhasil memadukan hiburan dengan pengalaman budaya, menjadikannya acara yang sangat populer di kalangan penggemar musik.

Festival lain yang tidak kalah terkenal adalah Soundrenaline, yang digelar di Bali. Soundrenaline fokus pada genre rock dan pop dan dikenal karena energi panggungnya yang tinggi. Festival ini menggabungkan musik dengan seni visual dan interaksi kreatif, sehingga penonton dapat merasakan pengalaman hiburan yang lebih menyeluruh. Soundrenaline menjadi titik temu komunitas musik dari berbagai daerah dan memperkuat jejaring kreatif antar-musisi dan penggemar.

Untuk penggemar musik elektronik, Djakarta Warehouse Project (DWP) adalah festival yang wajib dikunjungi. DWP menghadirkan DJ internasional papan atas, panggung megah, dan tata cahaya futuristik yang spektakuler. Festival ini menciptakan suasana modern dan penuh energi, sekaligus memperkenalkan tren musik elektronik global kepada penonton Indonesia.

Selain festival musik internasional, Indonesia juga menyelenggarakan festival yang memadukan musik dan budaya lokal, contohnya Prambanan Jazz Festival. Festival ini memadukan pertunjukan jazz dengan latar candi Prambanan yang ikonik, menciptakan pengalaman visual dan musik yang unik. Festival ini membuktikan bahwa musik modern dapat berpadu harmonis dengan warisan budaya tradisional, menghasilkan hiburan yang bernilai seni tinggi.

Dampak festival musik dan hiburan tidak hanya pada hiburan semata, tetapi juga pada ekonomi dan sosial. Festival meningkatkan pariwisata lokal, memberi peluang bagi UMKM untuk mempromosikan produk kreatif, dan mendorong musisi muda untuk mengembangkan bakatnya. Festival juga menjadi ajang memperkenalkan Indonesia kepada dunia, sekaligus memperkuat identitas budaya melalui musik dan hiburan.

Dengan berbagai festival yang ada, Indonesia menunjukkan kapasitasnya dalam menyelenggarakan acara musik berskala internasional. Dari jazz, rock, pop, hingga EDM, setiap festival menawarkan pengalaman unik yang menghibur sekaligus memperkaya budaya nasional, menjadikan Indonesia destinasi utama bagi para pecinta musik dan hiburan.


KAI Bandara Layani 2,9 Juta Penumpang hingga Mei 2026, Tumbuh 1,78 Persen Dibanding Tahun Sebelumnya

PT Railink mencatat kinerja positif sepanjang periode Januari hingga Mei 2026 dengan melayani sebanyak 2,9 juta penumpang. Jumlah tersebut meningkat 1,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 2,8 juta penumpang. Peningkatan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel yang dikelola KAI Bandara, baik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta maupun Sumatera Utara.

Pertumbuhan jumlah pelanggan didukung oleh peningkatan kinerja pada berbagai layanan yang dioperasikan perusahaan. Pada layanan KA Bandara YIA, jumlah pelanggan mencapai 1.129.627 penumpang, meningkat dibandingkan periode Januari hingga Mei 2025 yang tercatat sebanyak 1.117.749 penumpang. Kontribusi terbesar berasal dari layanan KA Bandara YIA Reguler yang melayani 763.216 penumpang atau tumbuh 7,49 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, layanan KA Bandara YIA Xpress melayani 366.411 penumpang.

Di Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan ini melayani 1.775.762 penumpang, meningkat 2,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.736.958 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 664.833 penumpang pada relasi Medan–Kualanamu dan 1.110.932 penumpang pada relasi Medan–Binjai.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator positif atas semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

“Pertumbuhan jumlah pelanggan pada lima bulan pertama tahun 2026 merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Bandara dan KA Srilelawangsa terus meningkat. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat aspek keselamatan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” ujar Porwanto.

Lebih lanjut, Porwanto menambahkan bahwa perusahaan terus berupaya memperkuat konektivitas transportasi publik melalui peningkatan layanan operasional, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan jaringan layanan yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Kami melihat potensi pertumbuhan transportasi berbasis rel masih sangat besar. Oleh karena itu, KAI Bandara akan terus mengembangkan layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. Kami optimistis tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan penguatan konektivitas antar moda transportasi,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas layanan di Sumatera Utara, KAI Bandara juga akan memperluas jangkauan layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam mulai 1 Juli 2026. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses transportasi kereta api menuju Bandara Internasional Kualanamu maupun pusat aktivitas di Kota Medan.

KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu guna mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan di Indonesia.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Renovasi Rumah Tidak Lagi Jadi Kendala, Cek Pendanaan Tunai BRI Finance Berikut Ini

Peran rumah dalam kehidupan masyarakat terus berkembang seiring perubahan pola aktivitas dan gaya hidup. Tidak lagi sekadar menjadi tempat tinggal, rumah kini juga berfungsi sebagai ruang kerja, area belajar, hingga pusat aktivitas keluarga. Kondisi tersebut mendorong banyak masyarakat untuk melakukan penyesuaian dan peningkatan kualitas hunian agar tetap nyaman dan sesuai dengan kebutuhan yang terus berubah.

Di tengah kenaikan harga properti dan tingginya biaya kepemilikan rumah baru, renovasi menjadi alternatif yang semakin diminati. Selain lebih efisien dari sisi biaya, renovasi memungkinkan pemilik rumah mengoptimalkan fungsi ruang yang sudah dimiliki tanpa harus berpindah lokasi. Kebutuhan akan ruang kerja yang lebih nyaman, penambahan area keluarga, maupun perbaikan fasilitas rumah menjadi beberapa faktor yang mendorong meningkatnya aktivitas renovasi.

Meski demikian, renovasi rumah memerlukan dukungan perencanaan keuangan yang matang. Biaya renovasi dapat bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, tergantung pada skala pekerjaan dan spesifikasi yang diinginkan. Karena itu, akses terhadap pembiayaan yang fleksibel menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam merealisasikan rencana renovasi.

Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, produk dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi berbagai kebutuhan produktif maupun konsumtif, termasuk renovasi rumah.

Melalui BRI Flash, masyarakat dapat memperoleh fasilitas pembiayaan dengan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta plafon pembiayaan hingga 90% dari nilai kendaraan yang dijaminkan. Proses pengajuan yang cepat dan fleksibel diharapkan dapat membantu masyarakat merealisasikan kebutuhan renovasi tanpa harus mengganggu arus kas maupun perencanaan keuangan jangka panjang.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang nyaman dan fungsional terus meningkat seiring perubahan gaya hidup dan aktivitas sehari-hari.

“Rumah saat ini memiliki fungsi yang semakin beragam. Karena itu, kebutuhan renovasi menjadi semakin relevan bagi banyak keluarga. BRI Finance berupaya menghadirkan akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan fleksibel agar masyarakat dapat mewujudkan rencana renovasi dengan tetap menjaga kondisi keuangan yang sehat dan terukur,” ujar Dhani.

Sejalan dengan komitmennya dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan, BRI Finance senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang disiplin dalam setiap penyaluran pembiayaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas aset perusahaan sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dalam jangka panjang.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES