Penggunaan AI Tembus 45 Miliar Sesi per Bulan, Cara Konsumen Cari Informasi Mulai Berubah

Penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mencari dan mengakses informasi terus meningkat. Perkembangan ini mulai mengubah cara konsumen menemukan jawaban, dari yang sebelumnya mengandalkan pencarian melalui berbagai situs web, menjadi langsung berinteraksi dengan sistem AI yang mampu merangkum informasi secara instan.

Perubahan tersebut terlihat dari riset terbaru Graphite yang menunjukkan bahwa volume sesi penggunaan AI secara global kini telah mencapai sekitar 56 persen dari ukuran aktivitas mesin pencari dunia. Dari jumlah tersebut, sekitar 28 persen secara langsung berkaitan dengan kebutuhan pencarian informasi, sementara ChatGPT sendiri diperkirakan telah mewakili sekitar 20 persen aktivitas pencarian berbasis pertanyaan secara global.

Data yang sama juga menunjukkan bahwa penggunaan AI telah mencapai sekitar 45 miliar sesi per bulan, dengan mayoritas aktivitas dilakukan melalui perangkat mobile. Kondisi ini mencerminkan semakin besarnya peran AI dalam kehidupan digital sehari-hari, termasuk dalam proses pencarian dan konsumsi informasi.

Seiring dengan meningkatnya adopsi AI, perilaku pengguna internet pun mulai berubah. Jika sebelumnya pengguna terbiasa membuka banyak halaman untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber, kini mereka semakin mengandalkan jawaban yang telah dirangkum dan disajikan secara langsung oleh sistem AI.

Perubahan ini turut memengaruhi cara brand membangun visibilitas digital. Ketika pengguna memperoleh jawaban langsung dari AI, keberadaan sebuah brand tidak lagi hanya ditentukan oleh posisinya di mesin pencari atau jumlah kunjungan ke website.

Menurut Avonetiq, perusahaan yang berfokus pada penguatan otoritas dan visibilitas brand di era AI, fenomena tersebut menandai pergeseran penting dalam lanskap digital. Visibilitas kini semakin ditentukan oleh kemampuan sebuah brand untuk dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI saat menghasilkan jawaban bagi pengguna.

“Ketika AI menjadi titik awal dalam pencarian informasi, brand tidak lagi hanya bersaing untuk mendapatkan klik. Mereka harus memastikan informasi tentang bisnisnya cukup jelas, konsisten, dan kredibel sehingga layak dijadikan referensi oleh sistem AI,” ujar Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq.

Berbeda dengan mesin pencari tradisional yang menampilkan daftar tautan, sistem AI bekerja dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, mengevaluasi relevansinya, lalu menyusun jawaban yang dianggap paling membantu bagi pengguna. Dalam proses tersebut, kualitas dan konsistensi jejak digital menjadi faktor yang semakin penting.

Karena itu, banyak perusahaan mulai mengevaluasi kembali strategi visibilitas digital mereka. Tidak cukup hanya memiliki website atau menghasilkan konten dalam jumlah besar, tetapi juga memastikan informasi mengenai brand tersedia secara konsisten di berbagai kanal dan dapat divalidasi oleh sumber-sumber terpercaya.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Avonetiq mengembangkan AVO AI, platform yang membantu perusahaan memahami bagaimana brand mereka dipersepsikan oleh berbagai sistem AI, mengidentifikasi kesenjangan informasi, serta menemukan peluang untuk meningkatkan visibilitas dan otoritas digital.

Melalui analisis berbasis AI, platform ini membantu perusahaan memantau representasi brand dalam berbagai sistem AI, mengidentifikasi kesenjangan informasi, serta memberikan rekomendasi untuk memperkuat otoritas digital agar lebih mudah dikenali dan dipercaya.

“Banyak perusahaan masih mengukur visibilitas digital dari traffic dan peringkat pencarian. Padahal, di era AI, pertanyaan yang lebih penting adalah apakah brand kita muncul ketika pengguna meminta rekomendasi atau mencari informasi melalui AI. Karena itu, fokusnya tidak lagi sekadar get found, tetapi get chosen, yaitu menjadi jawaban yang dipilih ketika AI membantu pengguna mengambil keputusan,” tambah Alexandro.

Dengan penggunaan AI yang terus meningkat dalam aktivitas pencarian, perusahaan didorong untuk memahami perubahan perilaku konsumen yang sedang berlangsung. Tantangan ke depan bukan lagi sekadar bagaimana ditemukan di internet, tetapi bagaimana memastikan brand tetap relevan ketika AI semakin berperan sebagai sumber jawaban utama bagi pengguna.

Informasi lebih lanjut mengenai AVO AI dapat diakses melalui getavo.ai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kira Souvenir x Pengrajin Lokal: Mengubah Kerajinan Nusantara Jadi Souvenir Corporate Premium

Souvenir corporate tidak lagi dilihat sebagai formalitas semata. Banyak perusahaan kini mulai mengedepankan identitas budaya lokal. Mereka mencari sesuatu yang lebih, souvenir yang punya karakter, cerita, dan identitas yang mencerminkan nilai brand mereka.

Di sinilah Kira Souvenir hadir dengan pendekatan yang berbeda: menggandeng perajin lokal Nusantara untuk menciptakan souvenir corporate yang melampaui sekadar cendera mata biasa.

Baca Juga: Jenis Cinderamata khas Indonesia yang Unik dan Berkesan

Bank Indonesia Pilih Kira Souvenir, Ini Alasannya

Pilihan Bank Indonesia (BI) untuk menjadikan Kira Souvenir sebagai vendor souvenir bukan tanpa alasan. Sebagai institusi keuangan tertinggi di Indonesia, BI secara konsisten memilih produk UMKM lokal dalam pengadaan souvenir mereka, dan Kira Souvenir memenuhi standar tersebut dengan menghadirkan produk kerajinan Nusantara yang dikemas dalam standar premium.

Tren serupa terlihat di berbagai perusahaan besar lainnya. Microsoft, Pertamina, hingga PLN telah mempercayakan kebutuhan souvenir corporate mereka kepada Kira Souvenir. Kesamaan di antara mereka: menginginkan souvenir yang bermakna, bukan sekadar barang promosi generik.

Komitmen Kira Souvenir terhadap Pengrajin Lokal

Sejak awal berdiri, Kira Souvenir tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga pada siapa yang membuat produk tersebut. Kira secara aktif bermitra dengan pengrajin lokal dan UMKM di berbagai daerah Indonesia, khususnya para perajin yang menggeluti kerajinan tangan tradisional seperti tenun songket, batik, anyaman, dan kain khas Nusantara lainnya.

Kolaborasi ini bukan sekadar hubungan bisnis biasa. Ini adalah komitmen untuk memastikan bahwa keterampilan yang diwariskan turun-temurun tidak tergerus zaman, melainkan justru naik kelas dan mendapatkan panggung di pasar korporat yang lebih luas.

Dari Tangan Pengrajin ke Meja Rapat Perusahaan

Lini Ethnic Series Kira Souvenir adalah wujud nyata dari kolaborasi ini. Proses di balik setiap produk Ethnic Series Kira Souvenir dimulai jauh sebelum desain selesai. Tim Kira bekerja langsung bersama pengrajin mendiskusikan bahan, teknik, dan detail yang bisa disesuaikan dengan identitas brand klien.

Hasilnya adalah produk yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga tahan lama untuk penggunaan sehari-hari. Semua produk di Kira Souvenir bisa sepenuhnya di custom: logo perusahaan, nama, warna brand, hingga pesan khusus, semua bisa masuk ke dalam satu produk kerajinan tangan yang autentik.

Inilah yang membedakan Kira Souvenir dari vendor souvenir biasa. Produk mereka bukan sekadar barang dengan logo tertempel, melainkan karya yang memadukan identitas brand klien dengan kekayaan budaya Indonesia.

Dampak Nyata bagi Pengrajin Lokal

Sebelum berkolaborasi dengan Kira Souvenir, sebagian perajin mengandalkan pasar lokal yang tidak menentu, sepi order di luar musim tertentu, tanpa kepastian permintaan yang stabil. Kini, mereka menjadi bagian dari ekosistem souvenir corporate yang terus berkembang.

Kolaborasi Kira Souvenir dengan pengrajin lokal membawa dampak yang melampaui transaksi bisnis biasa. Para pengrajin yang sebelumnya hanya melayani pasar lokal kini mendapat akses ke klien-klien korporat dari berbagai industri, mulai dari perusahaan swasta, BUMN, hingga instansi pemerintah.

Ini berarti pendapatan yang lebih stabil, volume produksi yang lebih besar, dan pengakuan yang lebih luas atas keahlian mereka. Sementara itu, perusahaan-perusahaan yang memilih produk Kira Souvenir turut berkontribusi nyata pada pemberdayaan ekonomi lokal, tanpa harus mengorbankan kualitas atau estetika produk yang mereka inginkan.

Baca Juga: Souvenir Kombinasi Anyaman: Hadiah Unik untuk Perusahaan

Identitas Lokal sebagai Keunggulan Kompetitif

Setiap produk Ethnic Series Kira Souvenir membawa cerita. Motif songket, anyaman tradisional, sentuhan batik, masing-masing memiliki akar budaya yang kuat dan menjadi pembeda nyata dari souvenir biasa.

Bagi perusahaan pemberi, ini adalah cara menyampaikan nilai mereka secara nyata: menghargai budaya lokal, mendukung UMKM Indonesia, dan memberikan sesuatu yang benar-benar berkesan bagi mitra bisnis dan karyawan.

Informasi Pemesanan dan Konsultasi

Kira Souvenir melayani kebutuhan souvenir dan merchandise custom untuk corporate, event, instansi pemerintah, dan BUMN di seluruh Indonesia. Tersedia layanan konsultasi gratis, desain tanpa biaya dengan revisi tanpa batas, pengerjaan cepat, dan garansi produk.

Website: www.kirasouvenir.com 

Instagram: @kirasouvenir 

Email: kirasouvenirhampers@gmail.com

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kalender Event Jakarta yang Semakin Padat di Bulan Juli Mendorong Tren Liburan Akhir Pekan Berbasis Pengalaman

Jakarta, 3 Juli 2026 – Dari pameran kecantikan dan fesyen hingga acara hewan peliharaan dan hiburan, rangkaian agenda Jakarta pada pekan pertama Juli menunjukkan semakin beragamnya alasan wisatawan memilih menghabiskan akhir pekan di ibu kota.

Jakarta memasuki salah satu akhir pekan tersibuknya pada bulan Juli dengan berbagai pameran dan acara gaya hidup berskala besar yang diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung. Menurut Marclan International, padatnya kalender acara tersebut mencerminkan perubahan cara wisatawan menikmati Jakarta. Bukan lagi semata sebagai pusat bisnis Indonesia, tetapi juga sebagai destinasi untuk liburan singkat yang berfokus pada pengalaman.

Pada periode 2-5 Juli, Jakarta menjadi tuan rumah berbagai acara, di antaranya Jakarta X Beauty (JXB) 2026 di Jakarta International Convention CenterJakarta International Pet Show di NICE PIK 2, serta Lala Market di Balai Kartini, yang berlangsung bersamaan dengan konser, festival belanja, dan berbagai aktivitas gaya hidup lainnya di berbagai penjuru ibu kota.

Rangkaian acara tersebut menjangkau beragam minat, mulai dari pencinta kecantikan, pemilik hewan peliharaan, penggemar fesyen, hingga keluarga. Keberagaman inilah yang menghadirkan semakin banyak alasan bagi wisatawan dari luar Jakarta untuk menghabiskan akhir pekan mereka di ibu kota.

“Saat ini, semakin banyak wisatawan yang merencanakan perjalanan berdasarkan pengalaman yang ingin mereka nikmati, bukan sekadar destinasi yang ingin dikunjungi. Pameran kecantikan, creative market, maupun acara hewan peliharaan dapat menjadi alasan untuk datang ke Jakarta, sementara kotanya sendiri menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman tersebut,” ujar Chandra HimawanHead of Marketing di Marclan International.

Berbeda dengan konsep liburan perkotaan yang sebelumnya lebih berfokus pada kunjungan ke destinasi wisata, wisatawan masa kini cenderung mengombinasikan agenda menghadiri suatu acara dengan wisata kuliner, berbelanja, menjelajahi kawasan-kawasan kota, maupun mengunjungi berbagai destinasi budaya. Pengunjung yang datang untuk menghadiri sebuah pameran, misalnya, juga memanfaatkan waktu untuk menikmati kafe, museum, pusat perbelanjaan, atau memperpanjang masa tinggal mereka hingga akhir pekan berakhir.

Marclan International menilai fenomena ini mencerminkan berkembangnya event-led travel, yaitu tren perjalanan di mana sebuah acara menjadi titik awal bagi wisatawan untuk menikmati pengalaman kota secara lebih menyeluruh.

Beberapa tren yang dinilai turut mendorong perubahan tersebut antara lain:

– Acara konsumen kini menjadi alasan utama untuk bepergian. Wisatawan semakin sering merencanakan perjalanan berdasarkan minat yang sama, mulai dari kecantikan, fesyen, hingga berbagai komunitas hobi dan gaya hidup.

– Agenda akhir pekan semakin berorientasi pada pengalaman. Alih-alih hanya menghadiri satu acara lalu kembali pulang, banyak wisatawan memanfaatkan kesempatan untuk menikmati kuliner, berbelanja, maupun mengunjungi berbagai destinasi menarik lainnya di Jakarta.

– Kalender acara yang semakin beragam mendorong kunjungan berulang. Beragam pameran, festival, dan kegiatan yang berlangsung sepanjang tahun memberikan alasan baru bagi wisatawan untuk kembali mengunjungi Jakarta.

“Kini, menghadiri sebuah pameran bukan lagi menjadi satu-satunya tujuan perjalanan. Banyak pengunjung ingin memaksimalkan waktu mereka dengan menjelajahi berbagai sisi Jakarta selama akhir pekan. Semakin beragam acara yang diselenggarakan, semakin kuat pula daya tarik Jakarta sebagai destinasi yang layak dikunjungi kembali,” tambah Chandra Himawan.

Meski setiap acara memiliki komunitas pengunjungnya masing-masing, kehadiran berbagai kegiatan dalam satu akhir pekan yang sama menunjukkan semakin besarnya daya tarik Jakarta sebagai kota yang mampu menawarkan beragam pengalaman dalam satu perjalanan. Bagi industri perhotelan, perkembangan ini mencerminkan perubahan pola perjalanan perkotaan, di mana akomodasi, kuliner, dan berbagai pengalaman lokal semakin saling melengkapi.

Seiring semakin berkembangnya kalender pameran dan acara gaya hidup di Indonesia, wisata berbasis pengalaman akan memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk cara wisatawan domestik mengenal dan kembali mengunjungi Jakarta.

Tentang Marclan International

Marclan International merupakan perusahaan manajemen perhotelan yang berfokus pada pengelolaan hotel dan destinasi gaya hidup dengan konsep yang dikurasi secara menyeluruh. Melalui portofolio properti dan unit kuliner yang terus berkembang, Marclan International menghadirkan pengalaman menginap dan bersantap yang memadukan kualitas layanan, kenyamanan, serta sentuhan karakter lokal.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Konser-Konser Besar Juli 2026 di Jakarta: Lengkapi Pengalaman Menonton dengan Menginap Lebih Dekat ke Venue

Jakarta, 9 Juli 2026 – Juli menjadi salah satu bulan paling dinantikan oleh para pecinta musik. Penampilan The Neighbourhood di Istora Senayan, Afgan di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), serta Mitski di Tennis Indoor Senayan tanggal 18 Juli 2026 diperkirakan akan menghadirkan ribuan penonton dari Jakarta maupun berbagai daerah di Indonesia. Bagi banyak pengunjung, terutama yang datang dari luar kota, memilih hotel yang tepat menjadi bagian penting untuk menikmati pengalaman konser dengan lebih nyaman.

Menginap di hotel yang memiliki akses mudah menuju kawasan Senayan tidak hanya membantu mengurangi waktu perjalanan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menikmati Jakarta dengan lebih santai. Penonton dapat memulai hari tanpa terburu-buru, menikmati berbagai destinasi kuliner sebelum konser, hingga beristirahat dengan nyaman setelah acara berakhir tanpa harus langsung menempuh perjalanan pulang.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Jakarta sekaligus tetap dekat dengan kawasan konser, Hotel Des Indes Menteng menawarkan pilihan akomodasi yang strategis. Berlokasi di kawasan Menteng yang dikenal dengan nuansa historis, beragam pilihan kuliner, dan akses menuju pusat kota, hotel ini memudahkan tamu untuk mencapai kawasan Istora Senayan maupun Jakarta Convention Center. Suasana butik yang hangat dan nyaman menjadikannya pilihan ideal bagi pasangan, keluarga, maupun wisatawan yang ingin menggabungkan pengalaman konser dengan staycation singkat di ibu kota.

Sementara itu, TMG Hotel Tebet dapat menjadi alternatif bagi tamu yang ingin menikmati kawasan Tebet yang dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner dan gaya hidup di Jakarta Selatan. Dengan akses menuju berbagai moda transportasi dan kawasan Senayan, hotel ini menawarkan pilihan menginap yang praktis bagi penonton konser yang ingin menjelajahi sisi lain Jakarta selama akhir pekan.

Fenomena concert tourism terus berkembang di berbagai kota besar, termasuk Jakarta. Semakin banyak wisatawan yang menjadikan konser sebagai alasan utama untuk bepergian, sekaligus menikmati destinasi, kuliner, hingga pengalaman menginap di kota yang mereka kunjungi. Tren ini menunjukkan bahwa pengalaman menonton konser kini tidak lagi terbatas pada beberapa jam di venue, melainkan menjadi bagian dari perjalanan yang lebih lengkap.

“Konser internasional tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mendorong orang untuk mengeksplorasi kota yang mereka kunjungi. Kami melihat semakin banyak wisatawan yang memilih menginap agar dapat menikmati Jakarta dengan lebih nyaman, mulai dari menikmati kuliner, mengunjungi berbagai destinasi, hingga tidak perlu terburu-buru setelah konser berakhir. Karena itu, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang menjadi bagian dari keseluruhan perjalanan mereka,” ujar Chandra Himawan, Head of Marketing Marclan International.

Selain lokasi yang mudah dijangkau, wisatawan kini juga semakin mempertimbangkan kenyamanan selama perjalanan, mulai dari proses check-in yang praktis, pilihan tempat bersantap, hingga suasana hotel yang mendukung waktu beristirahat sebelum maupun sesudah menghadiri acara. Bagi banyak penonton, menginap semalam menjadi cara untuk menikmati akhir pekan dengan lebih maksimal dibanding harus langsung kembali ke kota asal pada malam yang sama.

Dengan semakin padatnya kalender konser, festival, dan berbagai agenda hiburan di Jakarta, kebutuhan akan akomodasi yang nyaman dan berlokasi strategis diperkirakan akan terus meningkat. Melalui Hotel Des Indes Menteng dan TMG Hotel Tebet, Marclan International menghadirkan pilihan menginap yang memungkinkan wisatawan menikmati tidak hanya konser favorit mereka, tetapi juga berbagai pengalaman yang ditawarkan Jakarta selama akhir pekan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pemerintah Perluas Akses KPR Subsidi FLPP bagi Pekerja Informal, Mitra Driver Gojek Kini Bisa Nikmati DP 0%

Melalui program ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan berkesempatan memiliki rumah pertama melalui skema KPR Sejahtera FLPP dengan fasilitas DP 0 persen. Persyaratan akan diverifikasi oleh BP Tapera berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk usia 21–45 tahun, tingkat kinerja dalam penyelesaian trip, serta waktu aktif/ jam online dalam satu bulan. Penerima manfaat juga wajib memenuhi kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan belum pernah memiliki rumah.

Jakarta, 3 Juli 2026 – Pemerintah terus memperluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pekerja sektor informal yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pembiayaan perumahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera FLPP dengan skema uang muka (down payment/DP) 0 persen bagi Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk tentang Program Perumahan bagi Mitra Driver Gojek yang dilaksanakan pada Jumat (3/7). Perjanjian ditandatangani oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, dan  Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Shinto Nugroho.

Melalui kerja sama ini, BP Tapera dan Gojek akan memperluas akses Mitra Driver terhadap program KPR Sejahtera FLPP melalui penguatan sosialisasi dan edukasi mengenai pembiayaan rumah bersubsidi. Berbagai inisiatif akan dilakukan, mulai dari penyampaian informasi melalui aplikasi mitra, kegiatan sosialisasi bersama, pertukaran informasi, publikasi, hingga kampanye edukasi, agar semakin banyak Mitra Driver memiliki kesempatan untuk memiliki rumah pertama yang layak, berkualitas, dan terjangkau.

Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan bahwa skema DP 0 persen merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan namun belum memiliki rumah. “Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi ketentuan sebagai MBR dapat mengakses KPR Sejahtera FLPP dengan DP 0 persen. Ini merupakan langkah nyata untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi pekerja informal agar dapat memiliki rumah pertama,” ujar Sid.

Menurut Sid, BP Tapera tetap akan menjalankan proses verifikasi dan penilaian kelayakan terhadap setiap calon penerima manfaat untuk memastikan bantuan pembiayaan tepat sasaran. “BP Tapera akan melakukan verifikasi dan pengecekan data terhadap Mitra Driver Gojek yang mendaftar. Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan calon penerima manfaat untuk mengikuti proses pembiayaan perumahan,” jelasnya.

Melalui program ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan berkesempatan memiliki rumah pertama melalui skema KPR Sejahtera FLPP dengan fasilitas DP 0 persen. Persyaratan akan diverifikasi oleh BP Tapera berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk usia 21–45 tahun, tingkat kinerja dalam penyelesaian trip, serta waktu aktif/ jam online dalam satu bulan. Penerima manfaat juga wajib memenuhi kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan belum pernah memiliki rumah.

Sid menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kemudahan akses pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan literasi keuangan para penerima manfaat. “Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya. Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan,” kata Sid.

Kerja sama yang akan berlangsung hingga tahun 2027 ini diharapkan mampu menjangkau semakin banyak Mitra Driver Gojek di berbagai daerah sehingga manfaat program perumahan pemerintah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Dukungan terhadap MBR juga semakin diperkuat melalui kebijakan pemerintah di sektor jasa keuangan. Penyesuaian ketentuan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengakses pembiayaan perumahan, termasuk melalui Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah.

Dengan skema DP 0 persen, Mitra Driver Gojek yang lolos verifikasi dan memenuhi ketentuan perbankan dapat memperoleh kemudahan dalam mengajukan KPR Subsidi FLPP tanpa perlu menyediakan uang muka, sehingga proses menuju kepemilikan rumah pertama menjadi lebih ringan dan terjangkau.

Sebagai informasi, hingga 2 Juli 2026, BP Tapera telah merealisasikan penyaluran FLPP sebanyak 93.339 unit rumah dengan nilai pembiayaan mencapai Rp11,60 triliun. Dari jumlah tersebut, penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok pekerja swasta sebanyak 61.126 unit (65,49 persen), diikuti oleh kelompok wiraswasta sebanyak 15.890 unit (17,02 persen) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 7.643 unit (8,19 persen), TNI/Polri sebanyak 1.394 unit (1,49%).

Capaian tersebut menunjukkan bahwa program FLPP semakin mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk pekerja sektor informal yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan perumahan formal.

Tentang BP Tapera

BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) adalah badan hukum publik di Indonesia yang dibentuk untuk mengelola program Tabungan Perumahan Rakyat. Lembaga ini bertugas menghimpun dana dari pekerja dan pekerja mandiri guna menyediakan pembiayaan perumahan yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Barantum, Solusi Vendor Call Center untuk Bisnis Indonesia

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Layanan call center masih menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga kepuasan pelanggan. Namun, seiring meningkatnya volume panggilan dan ekspektasi pelanggan, banyak bisnis mulai mencari solusi yang lebih efisien untuk mengelola komunikasi.

Karena itu, memilih vendor call center Indonesia yang tepat menjadi langkah penting agar operasional berjalan lebih lancar sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis.

Mengapa Layanan Call Center Masih Menjadi Tantangan bagi Banyak Bisnis?

Mengelola call center bukan hanya tentang menerima dan melakukan panggilan. Bisnis juga perlu memastikan setiap interaksi tercatat dengan baik, mudah dipantau, dan dapat ditindaklanjuti oleh tim yang tepat.

Tanpa sistem yang terintegrasi, koordinasi antar tim menjadi lebih sulit, produktivitas menurun, dan kualitas layanan pelanggan berpotensi tidak konsisten. Kondisi ini dapat berdampak pada kepuasan pelanggan maupun peluang penjualan.

Bagaimana Memilih Vendor Call Center yang Mendukung Pertumbuhan Bisnis?

Vendor call center yang tepat tidak hanya menyediakan sistem telepon, tetapi juga mampu mendukung operasional bisnis secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi beberapa aspek sebelum menentukan pilihan.

Beberapa kriteria yang dapat dipertimbangkan antara lain:

● Memiliki pengalaman implementasi di berbagai industri.

● Terintegrasi secara otomatis dengan CRM.

● Menyediakan layanan dan dukungan teknis yang responsif.

● Menawarkan nomor telepon bisnis atau nomor cantik.

● Memiliki sistem yang mudah dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis.

● Menyediakan biaya yang transparan dan kompetitif.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, bisnis dapat memperoleh solusi call center yang lebih efektif sekaligus siap mendukung pertumbuhan perusahaan.

Mengapa Banyak Bisnis Memilih Barantum Call Center?

Sebagai penyedia solusi komunikasi bisnis, Barantum menghadirkan Barantum Call Center yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola panggilan pelanggan secara lebih efisien. Solusi ini telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dari beragam industri dan terintegrasi secara otomatis dengan CRM untuk memudahkan pengelolaan data pelanggan.

Keunggulan Barantum Call Center meliputi:

● Berpengalaman menangani implementasi call center untuk berbagai kebutuhan bisnis.

● Dipercaya oleh perusahaan seperti Pegadaian, BRI Insurance, AnterAja, dan SiCepat.

● Tarif yang kompetitif dan transparan.

● Menyediakan nomor telepon bisnis serta nomor cantik.

● Integrasi otomatis dengan CRM untuk memudahkan pemantauan riwayat pelanggan.

● Implementasi cepat dalam 3-7 hari kerja, dengan dukungan tim lokal yang responsif.

Barantum juga telah mendapatkan rating 4,9/5 dari 1.242 ulasan di Google Business per 24 Juni 2026, yang mencerminkan tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan dan solusi yang diberikan.

Selain didukung pengalaman implementasi di berbagai perusahaan, Barantum juga terus menghadirkan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Dengan sistem yang terintegrasi dan layanan yang responsif, Barantum menjadi pilihan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas layanan pelanggan melalui solusi call center yang modern.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saatnya Renovasi Rumah, BRI Finance Siapkan Solusi Pendanaan Tunai

Jakarta, 4 Juni 2026 – Peran rumah dalam kehidupan masyarakat terus berkembang seiring perubahan pola aktivitas dan gaya hidup. Tidak lagi sekadar menjadi tempat tinggal, rumah kini juga berfungsi sebagai ruang kerja, area belajar, hingga pusat aktivitas keluarga. Kondisi tersebut mendorong banyak masyarakat untuk melakukan penyesuaian dan peningkatan kualitas hunian agar tetap nyaman dan sesuai dengan kebutuhan yang terus berubah.

Di tengah kenaikan harga properti dan tingginya biaya kepemilikan rumah baru, renovasi menjadi alternatif yang semakin diminati. Selain lebih efisien dari sisi biaya, renovasi memungkinkan pemilik rumah mengoptimalkan fungsi ruang yang sudah dimiliki tanpa harus berpindah lokasi. Kebutuhan akan ruang kerja yang lebih nyaman, penambahan area keluarga, maupun perbaikan fasilitas rumah menjadi beberapa faktor yang mendorong meningkatnya aktivitas renovasi.

Meski demikian, renovasi rumah memerlukan dukungan perencanaan keuangan yang matang. Biaya renovasi dapat bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, tergantung pada skala pekerjaan dan spesifikasi yang diinginkan. Karena itu, akses terhadap pembiayaan yang fleksibel menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam merealisasikan rencana renovasi.

Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, produk dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi berbagai kebutuhan produktif maupun konsumtif, termasuk renovasi rumah.

Melalui BRI Flash, masyarakat dapat memperoleh fasilitas pembiayaan dengan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta plafon pembiayaan hingga 90% dari nilai kendaraan yang dijaminkan. Proses pengajuan yang cepat dan fleksibel diharapkan dapat membantu masyarakat merealisasikan kebutuhan renovasi tanpa harus mengganggu arus kas maupun perencanaan keuangan jangka panjang.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang nyaman dan fungsional terus meningkat seiring perubahan gaya hidup dan aktivitas sehari-hari.

“Rumah saat ini memiliki fungsi yang semakin beragam. Karena itu, kebutuhan renovasi menjadi semakin relevan bagi banyak keluarga. BRI Finance berupaya menghadirkan akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan fleksibel agar masyarakat dapat mewujudkan rencana renovasi dengan tetap menjaga kondisi keuangan yang sehat dan terukur,” ujar Dhani.

Sejalan dengan komitmennya dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan, BRI Finance senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang disiplin dalam setiap penyaluran pembiayaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas aset perusahaan sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dalam jangka panjang.

Pres release ini juga sudah tayang di  VRITIMES. 

PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli, Pertahanan, Ekonomi Digital, dan Investasi Jadi Agenda Utama

Perdana Menteri India Narendra Modi akan memulai kunjungan resmi selama dua hari ke Indonesia pada 7 Juli mendatang dengan agenda pembahasan yang mencakup kerja sama pertahanan, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan dan energi, serta penguatan kemitraan strategis antara kedua negara.

Modi dijadwalkan tiba di Jakarta pada malam 6 Juli sebelum memulai agenda resmi pada 7 Juli. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Republik India sebagai tamu utama pada Januari 2025. Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta sebelum meneruskan lawatan regionalnya ke Australia.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengatakan kunjungan tersebut akan diisi dengan pembahasan mendalam mengenai isu bilateral, regional, dan global serta diperkirakan menghasilkan sejumlah capaian konkret di berbagai sektor.

“Kami menantikan kunjungan yang sangat substantif oleh Perdana Menteri dan diskusi yang panjang mengenai berbagai isu, tidak hanya bilateral tetapi juga isu regional dan global,” kata Chakravorty dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Visi Pembangunan dan Kemitraan Strategis

Dubes Chakravorty mengatakan India dan Indonesia memiliki pengalaman sejarah dan aspirasi pembangunan yang serupa sehingga kerja sama antara kedua negara menjadi semakin relevan.

Menurutnya, kedua negara sama-sama memiliki visi pembangunan jangka panjang melalui Viksit Bharat 2047 dan Indonesia Emas 2045, yang menargetkan status negara maju pada usia 100 tahun kemerdekaan masing-masing.

“Tantangan bagi kita semua adalah bagaimana membuat hubungan ini menjadi relevan dan mampu meningkatkan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa India dan Indonesia memiliki pengalaman kolonialisme dan perjalanan pembangunan yang serupa sehingga kedua negara dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

“Kami percaya India dan Indonesia memiliki sejarah yang serupa. Kami harus berbagi keahlian untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”

Sebagai dua negara berkembang besar di Global South, India dan Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kerja sama antarnegara berkembang dan memberikan kontribusi terhadap stabilitas serta pertumbuhan ekonomi kawasan Indo-Pasifik.

Pertahanan, Investasi, dan Kerjasama Strategis

Kerja sama pertahanan dan keamanan maritim diperkirakan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi.

Dubes Chakravorty mengatakan kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam keamanan maritim, penanganan pencurian ikan ilegal, pembajakan, bantuan kemanusiaan, serta penanggulangan bencana.

Ia juga mengonfirmasi bahwa pembahasan mengenai sistem rudal BrahMos masih berlangsung.

“Diskusi dengan Indonesia sudah sangat maju dan kami berharap dapat menyelesaikan sejumlah kesepakatan terkait BrahMos,” katanya.

Menurutnya, kerja sama pertahanan tidak hanya berkaitan dengan pembelian alat utama sistem persenjataan, tetapi juga penguatan industri pertahanan dan kemandirian nasional.

India, yang kini telah berkembang menjadi eksportir peralatan pertahanan, ingin berbagi pengalaman tersebut dengan Indonesia yang juga berupaya memperkuat industri pertahanannya.

Selain pertahanan, kedua negara juga akan membahas ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, serta pengembangan mineral kritis.

“Kami melihat peluang investasi di Indonesia dan memproduksi di Indonesia untuk dunia,” kata Dubes Chakravorty.

Ia menambahkan bahwa India tengah menjajaki peluang investasi bersama Danantara dan berbagai pihak terkait untuk mengembangkan industri manufaktur yang dapat melayani pasar India maupun pasar global.

Sejumlah nota kesepahaman juga tengah dipersiapkan menjelang kunjungan tersebut, mencakup bidang kesehatan, farmasi, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kerja sama antariksa, ketahanan pangan, hingga hilirisasi industri.

“Sebagian masih dalam proses, sebagian akan diselesaikan tepat waktu, dan sebagian mungkin memerlukan waktu lebih lama, tetapi tetap akan ada hasil dari kunjungan ini,” ujarnya.

Dubes India juga mengungkapkan bahwa terdapat usulan agar Modi menyampaikan pidato di DPR RI selama kunjungan tersebut, meskipun keputusan final masih menunggu konfirmasi.

“Ada usulan tersebut dan kami masih menunggu konfirmasi,” katanya.

Indonesia Open Network Jadi Sorotan Kunjungan

Salah satu hasil paling penting yang diperkirakan lahir dari kunjungan Modi adalah peluncuran Indonesia Open Network (ION), sebuah infrastruktur publik digital yang dirancang untuk memperluas akses ekonomi digital.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama digital yang disepakati saat kunjungan Presiden Prabowo ke India pada 2025 dan dikembangkan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian UMKM.

Menurut Dubes Chakravorty, ION dirancang untuk membantu pelaku UMKM, warung, masyarakat di daerah terpencil, dan pelaku usaha perempuan agar dapat memasuki ekonomi digital tanpa menghadapi hambatan biaya maupun teknologi.

“Ini adalah platform perdagangan digital berbasis jaringan yang memberdayakan UMKM, warung, daerah terpencil, dan perempuan yang ingin masuk ke ruang perdagangan digital,” katanya.

Platform tersebut nantinya dapat digunakan untuk perdagangan digital, logistik, layanan mobilitas, hingga berbagai aplikasi digital lainnya.

Dubes Chakravorty mengatakan Indonesia berpotensi menjadi pelopor dalam penerapan jaringan perdagangan digital terbuka.

“Indonesia akan menjadi pionir dalam adopsi jaringan terbuka untuk perdagangan digital,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi diperkirakan akan meluncurkan ION secara resmi selama kunjungan tersebut. Menurutnya, inisiatif tersebut dapat menjadi langkah penting dalam memperluas akses ekonomi digital di berbagai wilayah Indonesia dan membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha kecil.

Kunjungan ke Yogyakarta dan Kerja Sama Budaya

Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan mengunjungi Yogyakarta.

Kunjungan tersebut berkaitan dengan komitmen India untuk mendukung restorasi Candi Prambanan yang telah disepakati kedua negara pada 2025.

Archaeological Survey of India (ASI) telah melakukan kajian awal terhadap proyek tersebut. Lembaga tersebut sebelumnya terlibat dalam restorasi Angkor Wat di Kamboja serta sejumlah situs warisan budaya di Laos dan Vietnam.

Dubes Chakravorty menilai proyek tersebut dapat memperkuat hubungan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata.

“Jika candi tersebut dipulihkan, saya yakin akan menarik wisatawan dari seluruh dunia, termasuk dari India,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata internasional dan restorasi Prambanan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata Indonesia.

Kemitraan Strategis yang Terus Berkembang

Hubungan India dan Indonesia saat ini berada pada fase yang semakin erat dan multidimensi, mencakup kerja sama di bidang pertahanan, kesehatan, pendidikan, farmasi, teknologi, antariksa, hingga pertanian.

“Secara umum, saya dapat mengatakan bahwa hubungan ini sangat dekat dan bersahabat,” ujar Dubes Chakravorty.

Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi sejarah dan pengalaman pembangunan yang serupa, tetapi juga menghadapi tantangan yang sama sebagai negara berkembang besar di kawasan Indo-Pasifik. Di tengah dinamika geopolitik global, hubungan yang lebih erat antara India dan Indonesia dinilai semakin penting untuk memperkuat stabilitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Kunjungan Modi ke Indonesia juga dipandang sebagai momentum untuk menerjemahkan kemitraan strategis kedua negara menjadi kerja sama yang lebih konkret, mulai dari pertahanan dan investasi hingga transformasi digital dan pengembangan industri. Dengan berbagai agenda yang disiapkan, kunjungan tersebut diperkirakan menjadi salah satu pertemuan bilateral paling penting antara Jakarta dan New Delhi dalam beberapa tahun terakhir.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Desainer dan Wastra Nusantara Menjadi Senjata Indonesia di Persaingan Modest Fashion Dunia

Persaingan Global Membutuhkan Identitas yang Sulit Ditiru

Pasar modest fashion dunia semakin ramai. Produk dengan siluet longgar, warna netral, dan desain minimalis kini dapat ditemukan dari berbagai negara. Kondisi ini menjadi peluang sekaligus ancaman bagi Indonesia.

Ketika model pakaian mudah direplikasi, keunggulan tidak dapat hanya bergantung pada tren. Indonesia membutuhkan identitas yang lebih kuat, dan salah satu aset terbesarnya adalah kekayaan budaya tekstil.

Batik, tenun, songket, bordir, serta berbagai teknik pengerjaan tradisional dapat memberi karakter pada produk. Namun, kekuatan tersebut baru memiliki nilai ekonomi tinggi ketika diterjemahkan menjadi desain yang relevan bagi konsumen modern.

Pengembangan modest fashion Indonesia juga mendapat ruang melalui agenda promosi perdagangan. Informasi mengenai program, kebijakan, dan kegiatan perdagangan dapat dirujuk melalui situs resmi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Wastra Tidak Cukup Hanya Ditempelkan pada Produk

Salah satu tantangan penggunaan kain tradisional adalah kecenderungan menjadikannya sekadar ornamen. Produk mungkin terlihat etnik, tetapi belum tentu nyaman atau sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Desainer Berperan sebagai Penerjemah Budaya

Peran desainer adalah menghubungkan tradisi dengan kehidupan masa kini. Motif tradisional dapat diolah melalui komposisi baru, penggunaan terbatas sebagai aksen, perubahan skala, atau kombinasi dengan bahan modern.

Pendekatan ini dapat menghasilkan produk yang tetap memiliki akar budaya tanpa terasa seperti kostum. Untuk pasar internasional, fungsi menjadi sangat penting. Pakaian perlu nyaman, mudah dirawat, tersedia dalam ukuran konsisten, dan dapat dipadukan dengan koleksi lain.

Fashion Week Bukan Sekadar Panggung Pertunjukan

Pertunjukan mode sering dilihat sebagai acara glamor. Padahal, bagi industri, fashion week dapat menjadi tempat mempertemukan desainer dengan pembeli, media, pemasok, investor, dan mitra distribusi.

Nilai sebuah acara tidak hanya diukur dari banyaknya koleksi di panggung. Dampak bisnis setelah acara jauh lebih penting. Apakah terjadi pesanan? Apakah desainer memperoleh mitra produksi? Apakah produk siap memenuhi kebutuhan pasar yang lebih besar?

Karena itu, brand perlu datang ke ajang fashion dengan persiapan komersial. Daftar harga, kapasitas produksi, katalog, jadwal pengiriman, standar ukuran, dan materi dalam bahasa internasional harus tersedia.

Perlindungan Karya Menjadi Semakin Penting

Ketika sebuah desain populer, peniruan dapat terjadi dengan cepat. Media sosial bahkan memungkinkan tren menyebar hanya dalam hitungan hari.

Pelaku industri perlu memahami bahwa kreativitas adalah aset bisnis. Nama merek, identitas visual, motif tertentu, dan desain yang memenuhi syarat perlindungan perlu dikelola secara serius.

Pada saat yang sama, penggunaan unsur budaya tradisional memerlukan kepekaan. Brand perlu memahami asal-usul material atau motif, membangun hubungan yang adil dengan perajin, dan menghindari narasi yang menghapus kontribusi komunitas.

Peluang Indonesia Ada pada Modernitas yang Berakar

Memasuki 2026, konsumen global memiliki akses pada pilihan yang sangat luas. Produk yang hanya mengikuti tren akan mudah tenggelam di antara ribuan desain serupa.

Indonesia memiliki kesempatan untuk mengambil jalan berbeda. Modernitas tidak harus berarti meninggalkan tradisi. Justru perpaduan antara desain kontemporer, keterampilan perajin, teknologi produksi, dan cerita budaya dapat menciptakan nilai yang khas.

Ketika wastra diperlakukan sebagai bagian dari inovasi, bukan sekadar dekorasi, modest fashion Indonesia memiliki identitas yang lebih kuat. Dari titik itulah produk lokal dapat bersaing bukan karena paling murah, tetapi karena menawarkan cerita, keahlian, dan karakter yang tidak mudah digantikan.

PetroSync Advanced HPHT Well Engineering Training for Oil & Gas

Join PetroSync Advanced HPHT Well Engineering Training to develop practical skills in well design, risk mitigation, and operational integrity for HPHT environments.

High-pressure, high-temperature (HPHT) wells present some of the most demanding challenges in the oil and gas industry. Successfully managing these environments requires specialized engineering knowledge, careful planning, and a strong understanding of operational risks.

Advanced HPHT Well Engineering Training is designed to help professionals develop the competencies needed to address complex HPHT well conditions. Through PetroSync’s industry-focused training approach, participants gain practical insights that support safer operations, improved drilling performance, and enhanced well integrity.

What Is Advanced HPHT Well Engineering Training and Why Does It Matter?

Advanced HPHT Well Engineering Training focuses on the engineering principles, operational considerations, and risk management strategies required for high-pressure, high-temperature well environments. The program helps professionals understand how to plan and execute operations while maintaining safety, efficiency, and well integrity.

A strong understanding of HPHT Well Engineering Training is increasingly important as operators encounter more technically challenging reservoirs and complex drilling conditions.

Key competencies covered in the training include:

• HPHT well design principles

• Drilling challenges in HPHT environments

• Pressure management strategies

• Well integrity considerationsRisk mitigation and contingency planning

• Casing design and cementing considerations

• Operational safety practices for HPHT wells

These competencies help professionals improve decision-making and support successful well delivery in demanding operating conditions.

Why Choose PetroSync for Advanced HPHT Well Engineering Training?

Choosing the right training provider is essential when developing expertise in complex well engineering disciplines. PetroSync delivers practical learning experiences that combine technical concepts with industry-relevant applications.

The Advanced HPHT Well Engineering Training program is designed to help participants strengthen their understanding of HPHT operations while improving their ability to manage technical challenges throughout the well lifecycle.

Through interactive discussions and practical case-based learning, PetroSync supports professionals in building confidence and competence in advanced well engineering practices.

Who Should Take Advanced HPHT Well Engineering Training?

Advanced Well Engineering Course programs are particularly valuable for professionals involved in planning, designing, supervising, and executing HPHT well operations. The training helps participants develop knowledge that can be applied directly to challenging field environments.

This program is suitable for:

• Drilling EngineersWell Engineers

• Drilling Supervisors

• Completion Engineers

• Drilling Managers

• Asset Teams

• Technical professionals involved in HPHT operations

Whether you are responsible for drilling performance, well integrity, risk management, or operational planning, High Pressure High Temperature Well Training can help strengthen your technical capabilities and support more effective project execution.

Strengthen Your HPHT Expertise with PetroSync

As the industry continues to develop more challenging reservoirs, specialized HPHT knowledge becomes increasingly valuable. Advanced HPHT Well Engineering Training provides a practical pathway for professionals seeking to improve technical expertise, enhance operational safety, and support successful well delivery.

Explore more professional development opportunities through PetroSync and continue building the competencies needed to excel in complex well engineering environments.

This press release has also been published on VRITIMES