Hari Anak Nasional 2026, KAI Bandara Ajak Anak Mengenal Dunia Perkeretaapian dan Hadirkan Perjalanan yang Ramah Anak

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, KAI Bandara menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif di wilayah operasional Medan dan Yogyakarta sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pengalaman belajar yang menyenangkan serta menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Di Stasiun KA Bandara Medan, KAI Bandara menerima kunjungan peserta Good News From Indonesia (GNFI) dalam rangka kegiatan edukasi yang memperkenalkan dunia perkeretaapian secara langsung kepada generasi muda. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang memberikan wawasan mengenai layanan kereta api bandara, fasilitas stasiun, hingga operasional di balik perjalanan kereta api yang aman dan andal.

Peserta diberi kesempatan mengunjungi Depo KA Bandara secara langsung sarana perkeretaapian dan proses perawatan yang dilakukan guna menjaga keselamatan, keandalan, serta ketepatan waktu layanan.

Sementara itu, di wilayah Yogyakarta, KAI Bandara YIA turut memeriahkan Hari Anak Nasional dengan membagikan merchandise kepada anak-anak di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada penumpang anak sekaligus upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan dan menyenangkan.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat peran seluruh pihak dalam menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar anak.

“Transportasi publik bukan hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga ruang edukasi yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap keselamatan. Melalui kegiatan edukasi dan berbagi kebahagiaan di Hari Anak Nasional ini, KAI Bandara ingin memberikan pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus memperkenalkan dunia perkeretaapian sejak dini sebagai bagian dari pembangunan generasi masa depan Indonesia,” ujar Porwanto.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KAI Bandara berharap anak-anak dapat mengenal lebih dekat layanan transportasi publik berbasis kereta api, memahami pentingnya keselamatan dalam perjalanan, serta memperoleh pengalaman yang menyenangkan selama menggunakan layanan KAI Bandara.

KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak sebagai bagian dari upaya mendukung terciptanya ekosistem transportasi publik yang berkelanjutan. Momentum Hari Anak Nasional juga menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah memberikan ruang belajar, perlindungan, dan pengalaman positif bagi setiap anak Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Termasuk dalam 4 Profil Pelajar Manakah Siswa Anda? Mengungkap Perilaku Tersembunyi Saat Ujian Melalui Data Digital

Dalam sebuah studi yang menargetkan sebuah sekolah negeri di Indonesia, SPRIX Education Foundation melaksanakan TOFAS, sebuah tes perhitungan berbasis komputer. Dengan menganalisis data log digital secara real-time (waktu nyata), seperti kecepatan menjawab dan akurasi seiring berjalannya waktu, kami mengungkap bagaimana siswa berinteraksi dengan soal-soal ujian. Melalui penelitian ini, kami telah mengidentifikasi empat profil perilaku yang berbeda di antara para siswa, bahkan pada mereka yang mencapai nilai akhir yang serupa.

Meskipun ujian tertulis tradisional secara efektif mengukur nilai yang dicapai siswa, ujian tersebut membuat proses sebenarnya mengenai bagaimana siswa berjuang selama ujian menjadi tidak terlihat. Dengan mengalihkan fokus dari nilai akhir ke proses pengerjaan ujian, pendekatan berbasis data ini mengidentifikasi hambatan belajar yang mendasarinya. Memberdayakan para pendidik dengan wawasan diagnostik ini memungkinkan sekolah untuk bergerak melampaui umpan balik yang seragam, serta memberikan bimbingan yang sangat personal dan berorientasi pada proses, yang disesuaikan dengan kebutuhan unik masing-masing siswa.

1. Perjuangan Tersembunyi di Balik Nilai Ujian yang Serupa

Ujian tertulis tradisional sangat efektif untuk mengukur nilai yang dicapai siswa, tetapi ujian ini sebagian besar tidak memperlihatkan proses sebenarnya mengenai bagaimana siswa berjuang saat mengerjakannya. Apakah mereka kehabisan waktu? Apakah mereka panik dan asal menebak? Apakah mereka menyerah begitu saja pada topik yang rumit?

Untuk mengungkap hambatan belajar yang tersembunyi ini, SPRIX Education Foundation melakukan sebuah studi menggunakan Test of Fundamental Academic Skills (TOFAS) —sebuah penilaian perhitungan dasar digital berdurasi 40 menit— di sebuah sekolah negeri di Indonesia. Dengan melacak data log digital secara real-time (waktu nyata) seperti kecepatan menjawab dan tingkat jawaban kosong, penelitian ini mengungkapkan kenyataan yang jelas: Meskipun siswa mencapai nilai yang serupa, perilaku mereka yang sebenarnya saat ujian dan tantangan manajemen waktu yang mereka hadapi bisa sangat berbeda.

Untuk menavigasi temuan ini, laporan ini disusun menjadi tiga bagian. Pertama, kami menguraikan empat profil pelajar berbeda yang diidentifikasi melalui analisis kami. Kedua, kami menyajikan bukti empiris —metrik digital spesifik selama durasi 40 menit— yang memvalidasi kelompok-kelompok ini. Terakhir, kami mendiskusikan bagaimana wawasan diagnostik ini dapat mengubah instruksi dari sekadar umpan balik yang seragam menjadi dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

2.

Empat Profil Pelajar yang Diidentifikasi Melalui Data 

Melalui analisis terhadap 165 siswa kelas 8, kami menemukan bahwa perilaku siswa dalam mengerjakan ujian diklasifikasikan ke dalam empat pola berbeda yang ditunjukkan pada Gambar 1. Penilaian ini berupa ujian digital berdurasi 40 menit yang terdiri dari 60 pertanyaan; detail lebih lanjut mengenai konten ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya. Berikut adalah pandangan lebih dekat mengenai karakteristik unik dari masing-masing profil: 

Profil A (Penjawab Stabil) 

Performa: Tinggi (Nilai Rata-rata: 81,1% / 60 siswa). 

Perilaku: Kecepatan yang stabil dan terkontrol di sepanjang ujian, tetapi membiarkan pertanyaan yang sangat rumit kosong di bagian paling akhir. 

Profil B (Kesulitan Waktu) 

Performa: Menengah-Rendah (Nilai Rata-rata: 42,9% / 66 siswa). 

Perilaku: Terburu-buru di menit-menit terakhir, dan tingkat jawaban kosong terus meningkat seiring bertambah rumitnya topik.

Profil C (Penebak Cepat)

Performa: Menengah-Rendah (Nilai Rata-rata: 39,6% / 17 siswa). 

Perilaku: Lonjakan kecepatan menjawab yang tiba-tiba di pertengahan ujian, dengan hampir tidak ada jawaban kosong meskipun akurasinya menurun. 

Profil D (Cepat Menyerah)

Performa: Rendah (Nilai Rata-rata: 29,9% / 22 siswa). 

Perilaku: Kecepatan awal yang sangat cepat, namun akurasinya sangat rendah di sepanjang ujian.

3. Bukti: Melacak 40 Menit Perilaku Pengerjaan Ujian

Apa yang diselesaikan oleh para siswa?

Studi ini menggunakan TOFAS Level 5, sebuah penilaian perhitungan dasar digital yang menggabungkan format pilihan ganda dan isian bebas. Dalam durasi 40 menit, para siswa mengerjakan 60 pertanyaan yang mengevaluasi lima topik matematika yang berbeda:

1. Bilangan Positif dan Negatif [misalnya, -7+6 dan (+28)÷(-4)]

2. Bentuk Aljabar [misalnya, 4x×(-6) dan (9x-1)-(-2x-8)] 

3. Persamaan [misalnya, x+6 = 2 dan -4x+34 = -5+9x] 

4. Ekspresi Dasar [misalnya, 4a-b+2a+3b dan 3(4x-3y)-5(x-4y)] 

5. Sistem Persamaan [misalnya, 3x-2y=14 & 2x+2y=6]

Bagaimana profil-profil ini diidentifikasi?

Menggunakan data log TOFAS, yang direkam setiap 2 menit, kami menggabungkan tingkat akurasi kumulatif dan kecepatan menjawab siswa ke dalam interval 10 menit (Q1, Q2, Q3, dan Q4). Daripada membagi siswa berdasarkan kriteria subjektif atau sekadar ambang batas nilai, kedua metrik deret waktu ini dianalisis menggunakan teknik pembelajaran mesin statistik yang dikenal sebagai Latent Profile Analysis (LPA). Lebih lanjut, setelah profil terbentuk, kami memeriksa tingkat jawaban kosong mereka di kelima topik matematika tersebut untuk menguraikan karakteristik masing-masing kelompok.

Data spesifik yang mendorong terbentuknya masing-masing profil, yang digabungkan dalam Gambar 2 —yang melacak (a) akurasi kumulatif, (b) kecepatan menjawab dari waktu ke waktu, dan (c) tingkat jawaban kosong di lima topik matematika— dirinci di bawah ini: 

Profil A (Penjawab Stabil / Nilai Rata-rata: 81,1% / 60 siswa)

Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), siswa-siswa ini mempertahankan tingkat akurasi yang tinggi sepanjang ujian, mencapai 85,6% pada menit ke-40. Gambar 2 (b) menunjukkan kecepatan menjawab yang stabil dan terkontrol sekitar 1,5 pertanyaan per menit. Gambar 2 (c) mengungkapkan bahwa kelompok ini mencatat tingkat kekosongan 16,8% pada topik terakhir (Sistem Persamaan).

Pola ini menunjukkan bahwa siswa berprestasi tinggi ini mungkin memprioritaskan akurasi daripada sekadar menyelesaikan semua soal, membiarkan pertanyaan yang sangat rumit tetap kosong alih-alih mengandalkan tebakan acak saat waktu hampir habis.

Profil B (Kesulitan Waktu / Nilai Rata-rata: 42,9% / 66 siswa)

Gambar 2 (b) menunjukkan peningkatan tajam dalam kecepatan menjawab mereka pada 10 menit terakhir (mencapai sekitar 2,45 pertanyaan/menit). Akibatnya, akurasi kumulatif mereka turun menjadi 46,1% pada Gambar 2 (a). Mengenai Gambar 2 (c), tingkat jawaban kosong mereka terus meningkat seiring berjalannya topik, mencapai 9,8% pada topik terakhir.

Tren peningkatan ini, dikombinasikan dengan kecepatan akhir yang terburu-buru, mungkin menunjukkan bahwa siswa-siswa ini pada awalnya mencoba mengerjakan pertanyaan tanpa melewatinya, tetapi saat waktu semakin mendesak, mereka semakin sering melewati soal-soal rumit sambil secara bersamaan mempercepat ritme mereka untuk menyelesaikan pertanyaan yang tersisa.

Profil C (Penebak Cepat / Nilai Rata-rata: 39,6% / 17 siswa)

Gambar 2 (b) mengungkapkan bahwa kecepatan menjawab mereka melonjak tajam pada interval 20–30 menit. Namun, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), akurasi mereka menurun pada periode yang sama. Lebih lanjut, Gambar 2 (c) menunjukkan bahwa tingkat jawaban kosong mereka tetap mendekati nol (1,0% pada topik terakhir).

Kombinasi kecepatan yang sangat tinggi, jawaban kosong yang nyaris nol, dan penurunan drastis pada akurasi kumulatif ini mungkin mengindikasikan “menebak dengan cepat” —sebuah perilaku di mana siswa berhenti memecahkan masalah secara sungguh-sungguh saat menghadapi konsep yang rumit dan dengan cepat memasukkan jawaban acak hanya agar dapat melewati ujian. Sebagai hasilnya, mereka pada dasarnya selesai lebih awal, yang menyebabkan aktivitas pengerjaan ujian yang sangat minim pada interval 10 menit terakhir.

Profil D (Cepat Menyerah / Nilai Rata-rata: 29,9% / 22 siswa)

Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), akurasi kumulatif mereka konsisten menjadi yang terendah di antara semua kelompok sepanjang ujian berlangsung. Terlepas dari akurasi yang rendah ini, Gambar 2 (b) mengungkapkan bahwa kecepatan menjawab mereka pada interval 0–10 (Q1) dan 10–20 (Q2) menit sebenarnya adalah yang tercepat di antara semua kelompok, sebelum turun tajam setelahnya.

Kombinasi kecepatan awal yang paling cepat dan akurasi terendah ini menunjukkan bahwa siswa-siswa tersebut terburu-buru dalam mengerjakan soal-soal awal tanpa perhitungan yang memadai.

4. Dari “Belajar Lebih Keras” Menjadi Dukungan yang Disesuaikan

Dengan ujian tertulis tradisional, nilai yang rendah biasanya menghasilkan saran yang seragam, seperti “belajar lebih keras” atau “lakukan lebih banyak latihan soal.”. Namun, setelah profil siswa diidentifikasi melalui data proses digital, para guru dapat menerapkan pendekatan pengajaran yang sama sekali berbeda bahkan untuk siswa dengan nilai rendah yang serupa.

Sebagai contoh, Profil A (Penjawab Stabil) dapat didorong untuk mencoba menyelesaikan soal-soal matematika yang lebih rumit dan aplikatif, sembari menerima panduan tentang strategi alokasi waktu untuk ujian-ujian penting; selain itu, terus melanjutkan latihan soal dasar juga sangat dianjurkan guna meningkatkan kecepatan berhitung mereka agar mereka dapat menyelesaikan seluruh ujian tepat waktu. Profil B (Kesulitan Waktu) dapat memperoleh manfaat dari pendekatan ganda: mempraktikkan latihan dasar untuk meningkatkan kecepatan perhitungan inti mereka, bersama dengan saran mengenai alokasi waktu sehingga mereka tidak terburu-buru saat berada di bawah tekanan waktu. Untuk Profil C (Penebak Cepat), data berfungsi sebagai indikator diagnostik, yang memungkinkan para guru untuk menentukan konsep-konsep spesifik di mana siswa kemungkinan besar kehilangan fokus. Sementara itu, Profil D (Cepat Menyerah) menandakan adanya potensi kebutuhan untuk mengulang kembali konsep-konsep dasar untuk mencegah rasa frustrasi di awal dan membantu mereka membangun kembali kepercayaan diri melalui langkah-langkah yang dapat dicapai.

Dengan cara ini, data penilaian digital tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sistem pendukung yang memperingatkan para guru akan hambatan-hambatan yang mendasari permasalahan siswa. Harus diakui, keempat profil yang diidentifikasi dalam studi awal ini hanya mewakili klasifikasi dasar yang luas. Seiring dengan semakin banyaknya siswa secara global yang berpartisipasi dalam penilaian digital ini, kumpulan data yang terus berkembang akan memungkinkan kita untuk menemukan pola perilaku yang lebih rinci. Memperluas penelitian ini untuk menganalisis data besar (big data) pada skala yang lebih luas pada akhirnya akan memberikan sebuah alat yang ampuh untuk memberdayakan para guru di seluruh dunia dalam memberikan pengajaran yang sangat dipersonalisasi. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Kelestarian Lingkungan dan Pariwisata Berkelanjutan, SUCOFINDO Gelar Gerakan Indonesia Asri di Pantai Sanur

Denpasar, (27/7) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Denpasar Selatan menyelenggarakan aksi sosial bertajuk “Gerakan Indonesia Asri” melalui kegiatan bersih pantai di Pantai Karang, Sanur, Kota Denpasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sektor pariwisata Bali.

Aksi bersih pantai melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari manajemen dan pegawai PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar serta Camat Denpasar Selatan beserta jajaran. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan kawasan pantai dari sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kepala PT SUCOFINDO Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terlebih Pulau Bali merupakan destinasi pariwisata bertaraf internasional yang mengandalkan keindahan alamnya.

“Kebersihan pantai adalah aset utama yang menentukan citra serta keberlanjutan pariwisata Bali. Sebagai bagian dari komitmen TJSL perusahaan, kami bangga dapat berkontribusi langsung melalui Gerakan Indonesia Asri. Kami percaya bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar aksi kegiatan sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk mendukung kualitas hidup masyarakat, kelestarian ekosistem, serta daya tarik pariwisata Bali di mata dunia,” tegas Rusdi Palureng.

Rusdi Palureng menambahkan, kegiatan Gerakan Indonesia Asri menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya terkait perlindungan ekosistem pesisir dan pengurangan pencemaran lingkungan.

Sementara itu, Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir. Ida Bagus Made Purwanasara menggarisbawahi bahwa penanganan sampah dan pemeliharaan lingkungan membutuhkan sinergi yang solid antarpemangku kepentingan.

“Langkah pelestarian lingkungan di kawasan Denpasar Selatan tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah, BUMN, pelaku industri, hingga masyarakat sekitar memiliki kewajiban bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar. Kolaborasi bersama SUCOFINDO hari ini adalah wujud nyata gotong royong dalam menciptakan kawasan pesisir yang bersih, nyaman, dan asri,” ungkapnya.

Ida Bagus Made Purwanasara juga menambahkan, melalui kegiatan Gerakan Indonesia Asri ini, diharapkan aksi kebersihan di Pantai Karang Sanur dapat memicu gerakan serupa di berbagai titik pesisir lainnya, sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antara BUMN dan pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem pariwisata Bali yang ramah lingkungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

“New Home-Pass, New Tree”, Inisiatif Linknet untuk Jaga Benteng Pesisir dan Masa Depan Masyarakat

SERANG, 23 JULI 2026 – Berdiri di atas lumpur pesisir dengan hembusan angin laut yang hangat, semangat gotong royong menyelimuti warga pesisir Kota Serang. Bersama masyarakat setempat, mahasiswa, anak-anak sekolah dasar, dan komunitas hijau lokal, PT Link Net Tbk (“Linknet”, Kode Emiten: LINK) menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 5.000 bibit pohon mangrove dalam program unggulan “New Home-Pass, New Tree”.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia (World Mangrove Day) pada 26 Juli mendatang, yang mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”. Lebih dari sekadar agenda seremonial, inisiatif ini dihadirkan dengan sentuhan humanis membangun benteng alami guna melindungi permukiman warga dari ancaman abrasi, menjaga sumber mata pencaharian nelayan lokal, serta meningkatkan kualitas hidup komunitas pesisir Serang.

Program “New Home-Pass, New Tree” merupakan wujud konsistensi keberlanjutan yang telah digulirkan Linknet sejak tahun 2025, di mana setiap perluasan homepass diimbangi dengan penanaman pohon di wilayah operasional. Pada tahun 2025, Linknet melalui program “New Homepass, New Tree” telah menanam total 22.500 pohon yang terdiri dari 13.500 pohon mangrove dan 9.000 pohon terestrial.

Melalui program ini, Linknet memastikan bahwa setiap langkah perluasan jaringan konektivitas digital yang dibangun perusahaan diimbangi dengan tumbuhnya tunas-tunas hijau di alam, menciptakan keharmonisan antara kemajuan teknologi dan pelestarian bumi.

“Bagi Linknet, semangat ‘We LINK the nation for better lives’ tidak hanya diwujudkan melalui perluasan infrastruktur konektivitas digital, tetapi juga keberanian untuk mengambil peran aktif dalam menjaga bumi. Penanaman 5.000 mangrove di Serang ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kami, di mana sepanjang tahun ini Linknet menargetkan estimasi penanaman hingga 50.000 pohon yang disebar di berbagai titik strategis di Indonesia. Kami ingin memastikan pertumbuhan bisnis Linknet berjalan seiringan dengan rasa aman, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional kami.” Kanishka Wickrama, Direktur Utama PT Link Net Tbk.

Pemerintah Kota Serang menyambut baik serta mengapresiasi komitmen dan inisiatif nyata yang dihadirkan oleh Linknet bagi wilayah pesisir Serang.

“Mangrove adalah penjaga kita. Ia menahan abrasi, ia meredam gelombang dan rob, ia menjadi rumah bagi ikan, kepiting, dan biota laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan kita. Bahkan, satu hektar mangrove mampu menyerap karbon 4-5 kali lebih banyak dari hutan tropis biasa. Menanam mangrove berarti kita sedang berinvestasi untuk masa depan Kota Serang yang tangguh terhadap perubahan iklim,” Budi Rustandi, Wali Kota Serang.

Budi juga menaruh harapan agar gerakan seperti ini terus digalakkan di Kota Serang.

“Mari kita jadikan mangrove sebagai identitas baru kebanggaan Kota Serang. Dari mangrove kita jaga lingkungan, dari mangrove kita kuatkan ekonomi nelayan, dan dari mangrove kita wariskan harapan untuk anak cucu kita,” katanya.

Guna memastikan pelaksanaan dan perawatan mangrove berjalan optimal di lapangan, Linknet menggandeng Pertamina Foundation sebagai mitra pelaksana kegiatan.

“Kolaborasi pentahelix menjadi unsur keberhasilan program ini, di mana pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media saling berpartisipasi. Pemkot Serang memberikan dukungan kebijakan, Linknet dan Pertamina Foundation menjadi inisiator serta pelaksana program, mahasiswa dan pelajar dilibatkan sebagai edukasi ramah lingkungan, komunitas serta warga pesisir menjadi penjaga keberlanjutan mangrove, dan media membantu menyebarluaskan semangat kolaborasi ini,” ujar Gusman Adiwardhana, Operation Director Pertamina Foundation.

Program “New Homepass, New Tree” menjadi bentuk komitmen Linknet untuk terus menjalankan inisiatif keberlanjutan secara bertahap, konsisten, dan melalui kolaborasi sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals.

“Penanaman yang kami lakukan turut mendukung pencapaian SDGs, khususnya memperkuat mata pencaharian dan masyarakat pesisir (SDGs1), memperkuat penyerapan karbon untuk menangani perubahan iklim (SDGs 13), memulihkan habitat biota laut (SDGs 14), melestarikan keseimbangan ekosistem (SDGs 15), hingga membangun kemitraan lintas sektor yang inklusif (SDGs 17),” tutup Rininta Agustina, Chief Corporate Secretary & Corporate Affairs.

Tentang Linknet:

PT Link Net Tbk (“Linknet”, Kode Emiten: LINK) adalah perusahaan infrastruktur teknologi di Indonesia yang telah beroperasi selama lebih dari dua dekade. Sebagai bagian dari Axiata, Linknet menyediakan jaringan dan infrastruktur digital yang menjangkau lebih dari 5 juta homepass di lebih dari 80 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, serta berperan dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional.

Didukung oleh tiga pilar bisnis—Commercial, Enterprise, dan Media—Linknet menyediakan solusi jaringan dan infrastruktur digital yang memperkuat organisasi dan ekosistem bisnis dalam menghadapi kebutuhan era digital. Berlandaskan tujuan “We LINK the nation for better lives” Linknet berkomitmen menghadirkan inovasi dan infrastruktur yang andal guna mendukung pertumbuhan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Monday Momentum: Cara Menghadapi Volatilitas Pembukaan Pasar dan Menjaga Disiplin Trading

Awal pekan selalu menghadirkan dinamika dan atmosfer tersendiri bagi para pelaku pasar keuangan di seluruh dunia. Berbunyinya bel pembukaan bursa global pada hari Senin pagi kerap kali memicu peningkatan volatilitas, di mana grafik harga bergerak lebih responsif setelah menyerap seluruh akumulasi berita, isu geopolitik, serta sentimen makroekonomi yang berkembang sepanjang libur akhir pekan. Bagi para trader, perubahan ritme ini menawarkan peluang yang melimpah, namun sekaligus menguji tingkat kedisiplinan dan kendali diri dalam mengeksekusi rencana perdagangan yang telah dibuat.

Menyaring Kebisingan Sesi Asia dan Mengendalikan Dorongan Impulsif

Fase awal perdagangan di hari Senin, khususnya selama berlangsungnya sesi Asia, sering kali diwarnai oleh pergerakan harga yang fluktuatif dan sulit diprediksi. Kondisi ini terjadi karena pasar sedang melakukan penyesuaian harga terhadap informasi baru sebelum menemukan titik keseimbangan yang stabil. Bagi mereka yang masih dalam tahap belajar trading, fluktuasi mendadak ini sering memicu kecemasan atau rasa takut ketinggalan momentum. Akibatnya, tidak sedikit trader yang mengambil keputusan secara terburu-buru untuk membuka posisi tanpa menunggu adanya konfirmasi sinyal teknikal yang valid.

Menghadapi situasi ini, pendekatan terbaik yang dilakukan oleh trader berpengalaman adalah bersikap tenang dan memberi ruang bagi pasar untuk membentuk jalurnya terlebih dahulu. Langkah awal di hari Senin bukanlah mengejar ke mana pun pergerakan harga melompat, melainkan membuka kembali peta navigasi atau rencana perdagangan yang telah disusun pada akhir pekan. Dengan memegang teguh batas-batas batasan risiko yang terukur, Anda dapat menyaring kebisingan pasar jangka pendek dan hanya akan mengeksekusi transaksi saat kondisi pasar benar-benar telah memenuhi kriteria strategi Anda.

Membangun Konsistensi Jangka Panjang Lewat Manajemen Risiko yang Terukur

Memulai pekan perdagangan dengan fondasi yang kokoh membutuhkan kedisiplinan penuh dalam menentukan porsi modal pada setiap transaksi. Mengingat dinamika pasar masih akan berlangsung selama lima hari ke depan, sangat tidak bijaksana untuk mempertaruhkan porsi dana yang terlalu besar pada posisi pertama di hari Senin. Penerapan batas kerugian (stop loss) secara konsisten pada setiap instrumen yang ditransaksikan melalui sistem trading online merupakan bentuk proteksi mutlak yang berfungsi menjaga ketahanan portofolio Anda dari perubahan arah arus pasar yang tak terduga.

Fleksibilitas untuk beradaptasi dengan arah tren global yang dinamis ini menjadi keunggulan utama yang dapat dimanfaatkan di dalam ekosistem pasar berjangka. Melalui ketersediaan fasilitas perdagangan dua arah, peluang untuk meraih imbal hasil terbuka lebar baik saat pasar sedang bergerak naik maupun saat mengalami tekanan penurunan. Kunci keberhasilannya terletak pada keselarasan antara ketenangan psikologis trader dalam mengeksekusi rencana serta dukungan infrastruktur platform yang stabil, sehingga seluruh instruksi perdagangan dapat diproses secara presisi.

Mulai Momentum Awal Pekan Anda Bersama KVB Futures

Menavigasi strategi perdagangan global dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi membutuhkan kemitraan bersama broker yang memiliki komitmen penuh terhadap stabilitas teknologi dan transparansi eksekusi. KVB Futures hadir sebagai Broker Trading Futures terkemuka yang menyediakan lingkungan perdagangan berjangka internasional yang aman, stabil, serta sepenuhnya patuh pada regulasi industri yang berlaku. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap infrastruktur digital kami siap mendukung eksekusi taktis portofolio Anda secara presisi tanpa penundaan di segala kondisi pasar.

Seluruh fasilitas dan layanan profesional kami dikembangkan secara khusus untuk membantu para pelaku pasar mengoptimalkan akurasi pengelolaan modal mereka secara terarah sepanjang pekan. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan spesifikasi spesifik dari kontrak perdagangan kami untuk mendukung pertumbuhan portofolio finansial Anda secara konsisten. Untuk segera mengambil langkah profesional Anda dalam membangun konsistensi akun serta menguasai peluang pasar internasional sejak awal pekan ini, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Register KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Rp303 Miliar Tepat Waktu

Jakarta, 2 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan kesiapan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026. Kepastian tersebut menjadi cerminan pengelolaan likuiditas perusahaan yang tetap terjaga serta komitmen BRI Finance dalam memenuhi seluruh kewajiban kepada investor secara tepat waktu.

Nilai pokok obligasi yang akan dilunasi mencapai Rp303 miliar. Selain menyiapkan dana pelunasan pokok, BRI Finance juga telah mengalokasikan dana untuk pembayaran bunga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh dana tersebut akan ditempatkan pada rekening kas dan setara kas perusahaan sebelum jatuh tempo, kemudian disalurkan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai mekanisme penyelesaian transaksi di pasar modal.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kesiapan pelunasan obligasi merupakan hasil dari pengelolaan pendanaan dan likuiditas yang dilakukan perusahaan secara disiplin dan berkesinambungan.

“Pemenuhan kewajiban kepada investor merupakan salah satu prioritas BRI Finance dalam menjaga kredibilitas perusahaan di pasar modal. Kesiapan dana pelunasan ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan likuiditas yang kami jalankan mampu memastikan setiap kewajiban dapat dipenuhi sesuai jadwal,” ujar Dhani.

Seiring dengan pertumbuhan bisnis yang terus dijalankan, BRI Finance senantiasa menjaga keseimbangan antara ekspansi pembiayaan, kecukupan pendanaan, dan kualitas aset. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mempertahankan kondisi keuangan yang sehat sekaligus memperkuat daya saing di industri multifinance.

“Kami terus mengoptimalkan struktur pendanaan agar tetap selaras dengan kebutuhan bisnis perusahaan. Dengan prinsip kehati-hatian yang kami terapkan, BRI Finance dapat menjaga stabilitas keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” tambah Dhani.

Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan dengan total nilai emisi sebesar Rp500 miliar yang terbagi ke dalam dua seri. Seri A memiliki jangka waktu 370 hari kalender, sedangkan Seri B diterbitkan dengan tenor tiga tahun. Dana hasil penerbitan obligasi tersebut dimanfaatkan sebagai sumber pendanaan untuk memperkuat pembiayaan perusahaan.

Kesiapan pelunasan Obligasi Seri B kembali menegaskan konsistensi BRI Finance dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta menjaga kepercayaan investor melalui pengelolaan keuangan yang sehat, prudent, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi BRI Finance sebagai perusahaan pembiayaan yang mengedepankan disiplin finansial dalam mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cari Mobil Bekas Berkualitas? BRI Finance Tebar Promo Menarik di Mini Expo OLXMobbi Dumai

Dumai, 1 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan melalui penyelenggaraan Mini Expo Mobil Bekas Berkualitas bersama BRI KKB dan OLXMobbi yang berlangsung pada 1–3 Juli 2026 di BRI Cabang Dumai Pekanbaru. Melalui kolaborasi ini, BRI Finance menghadirkan beragam pilihan mobil bekas berkualitas yang didukung dengan solusi pembiayaan yang kompetitif serta berbagai promo menarik untuk memberikan nilai tambah bagi calon konsumen.

Penyelenggaraan mini expo ini merupakan bagian dari komitmen BRI Finance dalam memperluas akses pembiayaan kendaraan sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat. Selain dapat melihat langsung berbagai pilihan mobil bekas yang telah melalui proses inspeksi kualitas, pengunjung juga dapat berkonsultasi dengan tim BRI Finance untuk memperoleh skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

Selama periode pameran, pengunjung berkesempatan menikmati berbagai penawaran spesial yang telah disiapkan, mulai dari bunga KKB 3,25%, hadiah BRIZZI senilai Rp500.000, gratis jasa ganti oli, garansi kendaraan selama satu tahun, voucher diskon ganti oli, harga spesial untuk unit-unit tertentu, hingga fasilitas trade-in yang dapat dilakukan langsung di lokasi pameran.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kolaborasi antara BRI KKB dan OLXMobbi menjadi salah satu upaya Perusahaan dalam menghadirkan pengalaman membeli kendaraan bekas yang semakin mudah, nyaman, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Melalui Mini Expo ini, BRI Finance ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan dukungan pembiayaan yang kompetitif. Sinergi bersama BRI KKB dan OLXMobbi kami harapkan dapat memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis sekaligus menghadirkan berbagai keuntungan bagi masyarakat yang ingin mewujudkan kepemilikan kendaraan impiannya,” ujar Dhani.

Melalui kegiatan ini, BRI Finance terus memperkuat sinergi dengan BRI Group dan mitra strategis dalam menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang mudah diakses, cepat, dan terpercaya. Ke depan, BRI Finance akan terus menghadirkan berbagai program dan kolaborasi yang memberikan kemudahan serta nilai tambah bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ledakan Pemain Mobile Membentuk Ekonomi Baru Gaming, Streaming, dan Esports Indonesia

Pertumbuhan industri gaming Indonesia tidak dapat dipisahkan dari penggunaan telepon pintar dan perluasan akses internet. Berbeda dengan beberapa negara yang membangun budaya gim melalui komputer atau konsol, sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal permainan digital melalui perangkat mobile.

Survei penetrasi internet APJII 2024 mencatat jumlah pengguna internet Indonesia sekitar 221,56 juta orang, dengan tingkat penetrasi sekitar 79,5 persen. Data dan publikasi terkait dapat diperiksa melalui portal survei APJII.

Besarnya jumlah pengguna internet menciptakan pasar luas bagi gim mobile, turnamen esports, layanan streaming, penjualan item digital, dan industri kreator.

Perangkat Mobile Memperluas Akses Pemain

Telepon pintar memungkinkan masyarakat bermain tanpa harus membeli komputer khusus atau konsol. Gim juga dapat diunduh secara gratis, kemudian menghasilkan pendapatan melalui iklan atau pembelian dalam aplikasi.

Model gratis untuk dimainkan mempercepat pertumbuhan basis pengguna. Namun, keberhasilannya bergantung pada desain ekonomi gim. Harga item, sistem hadiah, dan mekanisme transaksi harus dirancang agar pemain tetap merasa mendapatkan pengalaman yang adil.

Di Indonesia, metode pembayaran lokal juga menjadi faktor penting. Tidak semua pemain memiliki kartu kredit. Dompet digital, potongan pulsa, transfer bank, dan pembayaran melalui toko ritel membantu penerbit menjangkau pengguna yang lebih luas.

Gim Menjadi Ruang Sosial Digital

Bagi banyak pengguna, gim bukan hanya aktivitas individual. Pemain membentuk kelompok, berkomunikasi melalui suara, mengikuti turnamen komunitas, dan menonton siaran pemain lain.

Interaksi tersebut menjadikan gim sebagai ruang sosial. Pertemanan bahkan dapat terbentuk antarwilayah karena pemain bertemu melalui tim atau komunitas daring.

Penerbit yang mampu menjaga komunitas biasanya memiliki masa hidup produk lebih panjang. Pembaruan konten, keseimbangan permainan, penanganan kecurangan, dan komunikasi terbuka menjadi faktor yang menentukan loyalitas pemain.

Streaming Melahirkan Profesi Baru

Popularitas gim mendorong pertumbuhan streamer, komentator, analis, editor video, dan kreator konten pendek. Pendapatan mereka dapat berasal dari iklan, donasi, langganan, afiliasi, serta kerja sama komersial.

Seorang kreator tidak selalu harus menjadi pemain terbaik. Kemampuan bercerita, membangun interaksi, menciptakan humor, atau memberikan edukasi dapat menjadi pembeda.

Kasus nyata terlihat dari banyaknya mantan pemain profesional yang beralih menjadi streamer atau komentator. Basis penggemar yang telah dibangun selama berkompetisi dapat menjadi modal untuk menciptakan karier baru.

Tantangan Ketergantungan pada Platform

Ekonomi kreator memiliki risiko tersendiri. Perubahan algoritma, aturan monetisasi, atau kebijakan platform dapat memengaruhi jumlah penonton dan pendapatan.

Kreator perlu membangun kehadiran di lebih dari satu kanal. Komunitas yang kuat sebaiknya tidak hanya bergantung pada satu platform media sosial. Database anggota, kanal komunikasi mandiri, dan identitas merek personal membantu mengurangi risiko.

Peluang Merek dan Bisnis Lokal

Pertumbuhan gaming membuka peluang bagi bisnis di luar industri teknologi. Merek makanan, pakaian, minuman, layanan keuangan, dan pendidikan dapat menjangkau konsumen melalui turnamen atau konten kreator.

Namun, kampanye yang efektif harus memahami budaya komunitas. Penempatan logo tanpa konsep yang relevan sering kali tidak memberikan keterlibatan kuat. Kolaborasi sebaiknya diwujudkan melalui konten, aktivasi komunitas, item khusus, atau pengalaman interaktif.

Memasuki 2026, kekuatan utama pasar gaming Indonesia terletak pada pertemuan antara pengguna mobile, pembayaran digital, komunitas, dan kreativitas konten. Ekosistem ini dapat menghasilkan nilai ekonomi besar apabila dibangun secara sehat, aman, dan berkelanjutan.

Pelabuhan Makassar Catat Pertumbuhan Positif Arus Bongkar Muat pada Semester I – 2026

Makassar, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatat peningkatan kinerja operasional di Branch Makassar selama Semester I Tahun 2026. Hingga akhir Juni 2026, arus general and bag cargo mencapai 348.283 ton/m³, meningkat 25,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 278.039 ton/m³. Pada periode yang sama, arus curah kering juga meningkat 14 persen menjadi 1,46 juta ton dari 1,28 juta ton pada Semester I Tahun 2025.

Peningkatan tersebut didukung oleh aktivitas bongkar muat berbagai komoditas utama yang dilayani Pelabuhan Makassar, antara lain gandum, pupuk, dan pakan ternak. Seiring dengan peningkatan arus barang tersebut, layanan curah cair hingga Semester I Tahun 2026 juga mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan volume mencapai 40.422 ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 22.098 ton. Kinerja tersebut turut didukung produktivitas pelayanan curah cair yang mencapai 1.548 ton/ship/day.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Makassar, Sardi, mengatakan bahwa peningkatan arus bongkar muat menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan operasional. “Kami terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan melalui optimalisasi operasional, pemanfaatan fasilitas pelabuhan secara maksimal, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pengguna jasa dan stakeholders. Di samping itu, penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja tetap menjadi prioritas agar kegiatan operasional dapat berjalan secara aman, efektif, dan andal,” ujarnya.

Lanjutnya, Pelindo Multi Terminal Branch Makassar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui pengembangan fasilitas, optimalisasi proses operasional, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia guna mendukung kelancaran aktivitas bongkar muat dan memenuhi kebutuhan pengguna jasa di Pelabuhan Makassar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bangun Ratusan Proyek Berkelas, Waringin Megah Raih ISO 9001:2015

Selama lebih dari 39 tahun berkarya di industri konstruksi Indonesia, Waringin Megah General Contractor telah merampungkan ratusan proyek berkualitas dan meraih berbagai penghargaan ISO sebagai bukti komitmen dan kualitas.

Selama lebih dari 39 tahun berkarya di industri konstruksi Indonesia, Waringin Megah General Contractor telah merampungkan lebih dari 30 hotel, apartemen, dan resort, 70 pabrik dan warehouse, lebih dari 20 ruko, 8 institusi pendidikan termasuk sekolah bertaraf internasional, lebih dari 5 pusat perbelanjaan, lebih dari 3 tempat ibadah, serta berbagai proyek hunian yang menjadi bagian dari perkembangan kawasan di berbagai kota. Mereka terus membuktikan komitmennya menghadirkan proyek-proyek berkualitas tinggi melalui perpaduan antara standar keselamatan kerja, kualitas konstruksi, dan ketepatan pelaksanaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui filosofi Built to Perfection, yang menjadi landasan dalam setiap proyek yang dikerjakan.

Rekam jejak tersebut semakin diperkuat dengan keberhasilan Waringin Megah General Contractor memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015, standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa perusahaan menerapkan sistem manajemen mutu yang terstandarisasi untuk memastikan setiap proyek dikelola secara konsisten sehingga mampu menghasilkan bangunan berkualitas dan memberi kepuasan pada pelanggan.

Direktur Waringin Megah General Contractor, Hermash Budi, menjelaskan bahwa keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam menghasilkan bangunan berkualitas.

“Keberhasilan proyek konstruksi tidak hanya diukur dari bangunan yang selesai tepat waktu, tetapi juga dari bagaimana proyek tersebut dijalankan dengan aman, terencana, dan terkendali. Keselamatan kerja bukan sekadar memenuhi regulasi, melainkan investasi yang menentukan kualitas hasil akhir proyek,” ujar Hermash.

Pengalaman Hermash yang telah mengabdikan lebih dari dua dekade di Waringin Megah General Contractor, mulai dari Project Manager hingga Direktur, membentuk keyakinan bahwa kualitas konstruksi dan keselamatan kerja adalah dua aspek yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, proyek yang aman akan menghasilkan pekerjaan yang lebih presisi, efisien, dan minim risiko.

Komitmen tersebut diterapkan bahkan sebelum pekerjaan dimulai. Setiap proyek diawali dengan penyusunan metode kerja, identifikasi potensi bahaya, analisis risiko, hingga penyusunan jadwal pelaksanaan yang mempertimbangkan kondisi lapangan. Pendekatan preventif ini memungkinkan pekerjaan berlangsung lebih terencana, menjaga kualitas konstruksi sekaligus meminimalkan risiko selama proses pembangunan.

Dalam implementasinya, seluruh aktivitas proyek mengacu pada regulasi K3 nasional serta standar internasional yang menjadi dasar penerapan ISO 45001:2018.

Kepala K3 Waringin Megah General Contractor, Joko Mariyanto, menjelaskan bahwa budaya keselamatan dibangun melalui konsistensi setiap hari.

“Safety Talk dilaksanakan setiap pagi dan Toolbox Meeting dilakukan setiap hari untuk membahas aktivitas pekerjaan, potensi bahaya, serta langkah mitigasi yang diperlukan karena kondisi proyek dapat berubah setiap saat. Safety bukan hanya tanggung jawab tim K3, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh insan Waringin,” jelas Joko.

Penerapan budaya keselamatan yang konsisten juga berdampak pada tingginya kepercayaan klien. Salah satu bentuk kepercayaan tersebut datang dari Avian Group, yang telah mempercayakan Waringin Megah General Contractor untuk mengerjakan lebih dari 12 proyek pembangunan pabrik, gudang, hingga Gedung Kantor Avian Surabaya di berbagai wilayah Indonesia. Kerja sama tersebut terus berlanjut melalui pembangunan sejumlah fasilitas produksi Avian Group di Pulau Jawa dan Sumatera.

Hermash menambahkan bahwa budaya keselamatan yang kuat memberikan manfaat tidak hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi kualitas proyek secara keseluruhan.

“Budaya keselamatan membantu menjaga kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta efisiensi pelaksanaan proyek. Risiko kecelakaan maupun pekerjaan ulang (rework) dapat diminimalkan sehingga proyek berjalan lebih terkendali. Bagi klien, penerapan safety yang konsisten memberikan keyakinan bahwa proyek dikelola secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai standar,” tutup Hermash.

Melalui pengalaman lebih dari tiga dekade, ratusan proyek yang telah berhasil diselesaikan, serta pengakuan internasional melalui ISO 9001:2015, Waringin Megah General Contractor terus memperkuat posisinya sebagai mitra konstruksi terpercaya yang menghadirkan setiap bangunan dengan standar keselamatan dan kualitas terbaik. Karena bagi Waringin Megah, Built to Perfection bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang diwujudkan dalam setiap proyek yang dibangun.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES