Strategi Pendanaan yang Pruden Jaga Kinerja BRI Finance di Tengah BI Rate Tinggi

Jakarta, 23 Juni 2026 – Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati oleh pelaku industri pembiayaan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran. Di tengah dinamika tersebut, perusahaan pembiayaan dituntut untuk semakin adaptif dalam mengelola struktur pendanaan, menjaga kualitas aset, serta mempertahankan kinerja bisnis.

Menyikapi kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui optimalisasi pendanaan, penyaluran pembiayaan yang berkualitas, serta penerapan tata kelola risiko yang prudent.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “BRI Finance menghormati setiap kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi. Kami memandang kondisi suku bunga saat ini sebagai momentum untuk memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan risiko yang disiplin, efisiensi pendanaan, serta penyaluran pembiayaan yang selektif dan berkualitas.”

Hingga saat ini kenaikan biaya dana (cost of fund) masih dapat dikelola dengan baik melalui optimalisasi sumber pendanaan dan sinergi dengan BRI Group. Perseroan juga terus menyesuaikan strategi bisnis agar tetap kompetitif tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian.

Di sisi bisnis, BRI Finance masih melihat peluang pertumbuhan pembiayaan, terutama pada segmen dengan profil risiko yang terukur dan didukung oleh permintaan masyarakat yang tetap baik. Perseroan akan terus memperkuat portofolio pembiayaan produktif maupun konsumtif sesuai dengan strategi bisnis yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan itu, BRI Finance terus memperkuat proses underwriting, meningkatkan monitoring portofolio pembiayaan, serta mengoptimalkan penerapan manajemen risiko guna menjaga kualitas aset tetap sehat.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibangun di atas kualitas aset yang baik. Oleh karena itu, fokus kami bukan hanya pada ekspansi pembiayaan, tetapi juga memastikan setiap pembiayaan memiliki profil risiko yang terukur sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun nasabah,” tambah Dhani.

Dengan strategi pendanaan yang adaptif, disiplin dalam pengelolaan risiko, serta fokus pada pembiayaan berkualitas, BRI Finance optimistis mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika suku bunga maupun tantangan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Salurkan Bantuan, Dukung Pemulihan Pasca Gempa di Kabupaten Sigi

Palu, 19 Juni 2026 – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala. Berdasarkan analisis BMKG, gempa tektonik yang berpusat sekitar 42 kilometer tenggara Palu tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Sausu dan tidak berpotensi tsunami. Di Kabupaten Sigi, kerusakan infrastruktur akibat gempa turut menghambat mobilitas masyarakat dan proses distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Kamarora Atas, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Berdasarkan hasil kaji cepat TRC BPBD Kabupaten Sigi yang dikutip dalam Situation Report II Human Initiative, sebanyak 461 kepala keluarga (KK) di desa tersebut membutuhkan bantuan kemanusiaan setelah akses menuju wilayah terdampak terganggu akibat bencana. 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melalui BRI Finance Kantor Cabang Palu menyalurkan bantuan berupa paket sembako pada 19 Juni 2026. Bantuan tersebut diserahkan kepada masyarakat dan diterima secara simbolis oleh Camat Nokilalaki, Bapak Mikail, sebagai perwakilan pemerintah setempat.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa di Sulawesi Tengah. Melalui penyaluran bantuan sembako ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan pascabencana.”

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Finance untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kemanusiaan. “BRI Finance percaya bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat di masa tanggap darurat,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Manjakan Nasabah Lewat Promo KKB Bunga 0% di Customer Gathering Lampung

Lampung, 20 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat penetrasi bisnis pembiayaan otomotif melalui kolaborasi strategis dengan jaringan dealer di berbagai daerah. Sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan pembiayaan sekaligus memberikan nilai tambah kepada masyarakat, BRI Finance berpartisipasi dalam Customer Gathering Wuling Lampung x BRI Finance yang diselenggarakan pada Sabtu, 20 Juni 2026, di D’Rajash Resto, Bandar Lampung.

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 20.00 WIB tersebut menjadi momentum bagi BRI Finance untuk menghadirkan berbagai solusi pembiayaan kendaraan yang kompetitif bagi masyarakat Lampung. Pada kesempatan ini, BRI Finance menawarkan promo spesial Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan bunga 0% sebagai daya tarik utama. Selain itu, tersedia pula berbagai kemudahan pembiayaan lainnya, antara lain spesial uang muka (DP), fasilitas cash tempo, serta proses instant approve untuk memberikan pengalaman pembiayaan yang lebih cepat, mudah, dan nyaman.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kolaborasi dengan jaringan dealer merupakan salah satu strategi Perseroan dalam memperkuat pertumbuhan bisnis pembiayaan otomotif sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“BRI Finance secara konsisten menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Customer Gathering bersama Wuling Lampung menjadi salah satu upaya kami untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki kendaraan impian melalui promo KKB bunga 0%, didukung proses pembiayaan yang cepat, mudah, dan didukung layanan yang andal,” ujar Dhani.

Selain menghadirkan berbagai program pembiayaan, customer gathering ini juga memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi para pengunjung melalui beragam hadiah, mulai dari voucher belanja, lucky dip, hingga souvenir menarik.

Ke depan, BRI Finance akan terus memperluas sinergi dengan dealer dan mitra strategis di berbagai wilayah sebagai bagian dari komitmen Perseroan untuk menghadirkan solusi pembiayaan otomotif yang kompetitif, memperluas jangkauan layanan, serta mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Dukung Kepemilikan Kendaraan melalui Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Makassar

Makassar, 19 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali berpartisipasi dalam BRI Consumer Expo 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di Trans Studio Mall Makassar. Melalui ajang ini, BRI Finance menghadirkan berbagai solusi pembiayaan kendaraan dengan penawaran suku bunga kompetitif untuk memudahkan masyarakat memiliki kendaraan impian.

Sebagai bagian dari sinergi BRI Group, BRI Consumer Expo 2026 menghadirkan beragam solusi finansial dalam satu lokasi melalui Property Expo, Automotive Expo, Travel Fair, Fun Activities, Talkshow, dan Music Performances. Khusus pada sektor otomotif, masyarakat dapat memanfaatkan promo Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga mulai dari 1,80% flat per tahun untuk tenor 1 tahun. Promo ini berlaku untuk berbagai pilihan kendaraan, mulai dari kendaraan konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik (EV).

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi masih menunjukkan tren positif, didorong oleh meningkatnya mobilitas, kebutuhan produktivitas, serta minat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

“Melalui BRI Consumer Expo 2026 Makassar, BRI Finance ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan impian melalui skema pembiayaan yang ringan dan kompetitif. Penawaran suku bunga mulai 1,80% flat per tahun kami hadirkan sebagai bentuk komitmen BRI Finance dalam menyediakan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Dhani.

Selama penyelenggaraan expo, pengunjung juga dapat melihat secara langsung berbagai pilihan kendaraan dari beragam merek otomotif, termasuk kendaraan premium, hybrid, dan electric vehicle (EV), sekaligus berkonsultasi mengenai skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

Keikutsertaan BRI Finance dalam BRI Consumer Expo 2026 Makassar merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas akses pembiayaan kendaraan di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memperkuat sinergi dalam ekosistem layanan BRI Group.

“Kami mengajak masyarakat Makassar dan sekitarnya untuk memanfaatkan momentum ini. Selain memperoleh promo pembiayaan yang menarik, pengunjung juga dapat membandingkan berbagai pilihan kendaraan dalam satu lokasi sehingga proses memilih hingga mengajukan pembiayaan menjadi lebih praktis dan efisien,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Neuron Digital dan BSI Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Transformasi Digital di Sektor Lingkungan Binaan

7 Juli 2026. Neuron Digital dan British Standards Institution (BSI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal kolaborasi strategis untuk mempercepat transformasi digital di sektor lingkungan binaan (built environment). Kemitraan ini bertujuan untuk membantu organisasi meningkatkan kinerja aset, mempercepat pencapaian target keberlanjutan, dan menciptakan nilai jangka panjang melalui pemanfaatan teknologi digital.

7 Juli 2026. Neuron Digital dan British Standards Institution (BSI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal kolaborasi strategis untuk mempercepat transformasi digital di sektor lingkungan binaan (built environment). Kemitraan ini bertujuan untuk membantu organisasi meningkatkan kinerja aset, mempercepat pencapaian target keberlanjutan, dan menciptakan nilai jangka panjang melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kolaborasi ini menggabungkan keunggulan Neuron Digital dalam pengembangan platform berbasis ontologi, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi live digital twin, dengan pengalaman BSI dalam penyusunan standar, sertifikasi, serta jaminan mutu. Bersama-sama, kedua organisasi ingin membantu pemilik dan pengelola aset memanfaatkan data bangunan secara lebih optimal sehingga keputusan dapat diambil dengan lebih cepat, lebih akurat, dan berbasis data.

Melalui pendekatan yang berfokus pada hasil nyata, kedua pihak akan mengeksplorasi bagaimana teknologi digital, AI, dan data yang saling terhubung dapat membantu industri menghadapi tantangan utama, seperti pengurangan emisi karbon, peningkatan efisiensi operasional, penguatan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta peningkatan kenyamanan dan pengalaman pengguna bangunan.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan Neuron Digital untuk mendukung transformasi yang sangat dibutuhkan di sektor ini,” ujar Andy Butterfield, Managing Director, Global Built Environment, BSI. “Dengan memanfaatkan teknologi digital melalui pendekatan berorientasi pada hasil, kami melihat peluang besar untuk mengoptimalkan pemanfaatan data bangunan, meningkatkan kinerja aset, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.”

Sektor lingkungan binaan saat ini tengah mengalami percepatan transformasi digital. Pemilik gedung, pengembang, operator, hingga mitra dalam rantai pasok semakin membutuhkan data yang konsisten, akurat, dan mudah dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan. Melalui kerja sama ini, Neuron Digital dan BSI akan mengidentifikasi berbagai peluang untuk mempercepat adopsi teknologi digital yang bertanggung jawab sekaligus membangun ekosistem yang mendukung inovasi, kepercayaan, dan dampak yang terukur bagi bangunan maupun infrastruktur.

“Saya sangat antusias melihat bagaimana keahlian yang kami miliki dapat saling melengkapi untuk mendukung fase berikutnya dari transformasi digital,” kata Shahm Barhom, Managing Director, Global Product Certification, BSI. “Dengan menggabungkan inovasi, jaminan mutu, dan komitmen terhadap hasil yang lebih baik, kami ingin membantu organisasi membangun kepercayaan terhadap teknologi yang akan menciptakan aset yang lebih berkelanjutan, lebih tangguh, dan lebih efisien.”

Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan juga ingin mempercepat pergeseran industri dari pengelolaan data yang bersifat statis menuju pemodelan virtual interaktif secara real-time. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap penerapan teknologi digital dalam skala yang lebih luas.

“Kami memiliki visi untuk menghadirkan transformasi digital yang tepercaya bagi sektor lingkungan binaan secara global,” ujar Thomas Pang, CEO Neuron Digital. “Platform live digital twin berbasis ontologi yang kami kembangkan mampu mengubah data bangunan menjadi representasi virtual yang interaktif dan real-time. Dengan dukungan AI yang andal, kami tidak hanya memberikan analisis, tetapi juga memungkinkan AI mengambil tindakan operasional secara aman untuk mengoptimalkan kinerja bangunan melalui platform terbuka yang dapat diterapkan pada berbagai jenis aset.”

Melalui perpaduan inovasi teknologi, standar internasional, dan proses sertifikasi yang kuat, Neuron Digital dan BSI berharap dapat mempercepat adopsi solusi digital yang tepercaya sekaligus membantu membangun infrastruktur masa depan yang lebih cerdas, efisien, berkelanjutan, dan tangguh.

Tentang Neuron Digital

Neuron Digital adalah perusahaan teknologi AI yang berfokus pada transformasi digital di sektor lingkungan binaan. Saat ini solusi Neuron telah diterapkan di lebih dari 800 gedung ikonik di Asia dan terus berkembang menuju target 1.000 gedung. Didukung oleh Arup, salah satu perusahaan rekayasa terkemuka di dunia, Neuron Digital menghadirkan platform AI, IoT, dan Digital Twin yang membantu pemilik serta pengelola gedung meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi konsumsi energi, dan mengoptimalkan kinerja aset secara berkelanjutan.
Website: https://www.neuroncloud.ai/

Tentang BSI

British Standards Institution (BSI) merupakan organisasi standar dan peningkatan bisnis yang bermitra dengan lebih dari 77.500 organisasi dari berbagai sektor di seluruh dunia. Selama lebih dari 100 tahun, BSI membantu organisasi membangun kepercayaan, meningkatkan kualitas, dan mempercepat pencapaian tujuan keberlanjutan melalui standar, sertifikasi, pelatihan, dan layanan assurance. Sebagai National Standards Body Inggris, BSI juga mewakili Inggris di berbagai organisasi standar internasional, termasuk ISO, IEC, CEN, CENELEC, dan ETSI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Konektivitas Yogyakarta, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) terus memperkuat perannya sebagai penghubung utama transportasi publik di Daerah Istimewa Yogyakarta melalui layanan Kereta Api Bandara YIA Public Service Obligation (PSO). Selama periode Januari hingga Juni 2026, layanan KA Bandara YIA PSO telah melayani 865.187 penumpang, menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau.

Peningkatan penggunaan KA Bandara YIA PSO mencerminkan semakin mudahnya mobilitas masyarakat berkat sistem transportasi yang terintegrasi. Melalui Stasiun Yogyakarta, pelanggan dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan KA Bandara menuju Yogyakarta International Airport (YIA), maupun berpindah ke layanan kereta api jarak jauh dan Kereta Commuter yang menghubungkan berbagai kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan bahwa layanan KA Bandara YIA PSO kini menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas antarmoda sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik.

“KA Bandara YIA PSO tidak hanya menghadirkan akses transportasi yang terjangkau, tetapi juga menjadi simpul konektivitas yang menghubungkan bandara, pusat kota, layanan kereta api jarak jauh, hingga Kereta Commuter. Integrasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan secara lebih efisien, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Porwanto.

Menurutnya, kemudahan konektivitas tersebut turut mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, aktivitas bisnis, pendidikan, hingga perekonomian daerah. Wisatawan maupun masyarakat dari berbagai kota kini memiliki akses yang lebih praktis menuju Yogyakarta maupun Bandara YIA melalui jaringan transportasi yang saling terintegrasi.

Selain memberikan manfaat dari sisi mobilitas, penggunaan kereta api juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Sebagai moda transportasi massal, kereta api memiliki tingkat emisi karbon per penumpang yang lebih rendah dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi, sehingga dapat membantu mengurangi kemacetan, konsumsi bahan bakar, serta emisi gas rumah kaca.

KAI Bandara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat integrasi antarmoda, serta mendukung pengembangan ekosistem transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan. Melalui layanan KA Bandara YIA PSO, Perseroan berharap semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi publik sehingga konektivitas wilayah semakin kuat, mobilitas semakin mudah, dan tercipta sistem transportasi yang berkelanjutan di Yogyakarta dan sekitarnya.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kolaborasi Merek Indonesia dan Brand Dunia dalam Era Perdagangan Digital

Pertumbuhan e-commerce dan media sosial telah mengubah cara brand Indonesia bekerja sama dengan mitra internasional. Kolaborasi yang dahulu bergantung pada toko fisik dan iklan konvensional kini dapat diluncurkan melalui marketplace, siaran langsung, kreator konten, dan komunitas digital.

Perubahan tersebut memperpendek jarak antara merek, produk, dan konsumen. Kampanye yang dirancang di dua negara dapat memperoleh perhatian nasional hanya dalam hitungan jam, terutama ketika melibatkan figur atau kekayaan intelektual yang mempunyai basis penggemar besar.

Ekonomi Penggemar Menggerakkan Permintaan

Konsumen masa kini sering membeli produk bukan hanya karena fungsi, melainkan karena keterhubungannya dengan musik, film, karakter, olahraga, atau gaya hidup tertentu. Fenomena ini membuat kolaborasi berbasis budaya pop menjadi instrumen pemasaran yang efektif.

Kemitraan Indomie dan NewJeans menggambarkan pertemuan antara kekuatan produk konsumsi Indonesia dan popularitas hiburan Korea Selatan. Dalam konteks bisnis, kolaborasi semacam itu dapat memperluas pembicaraan mengenai produk kepada konsumen yang sebelumnya tidak menjadi target utama.

Brand fesyen lokal yang menggunakan lisensi karakter global juga memanfaatkan pola serupa. Produk dibangun sebagai bagian dari pengalaman penggemar, bukan sekadar barang kebutuhan.

Infrastruktur Digital Memperbesar Jangkauan

Kajian mengenai perkembangan ekonomi digital Indonesia dan Asia Tenggara tersedia melalui laman resmi e-Conomy SEA. Pertumbuhan transaksi daring memberikan ruang bagi brand lokal untuk menjalankan kampanye yang dapat diakses konsumen lintas wilayah.

Marketplace memudahkan penjualan nasional tanpa harus membuka toko di setiap kota. Media sosial berperan sebagai saluran penemuan produk, sementara metode pembayaran digital mempercepat transaksi.

Namun, tingginya kecepatan distribusi informasi juga meningkatkan risiko. Kesalahan penulisan, stok bermasalah, dugaan plagiarisme desain, atau ketidaksesuaian harga dapat menyebar luas dan memengaruhi kepercayaan publik.

Strategi Digital yang Perlu Dipersiapkan

Peluncuran Bertahap

Brand dapat memulai dengan teaser, pengenalan cerita kolaborasi, pratinjau produk, lalu penjualan resmi. Tahapan tersebut membantu membangun antusiasme tanpa membocorkan seluruh konsep sekaligus.

Pengelolaan Komunitas

Penggemar perlu diperlakukan sebagai komunitas, bukan hanya target transaksi. Informasi mengenai jadwal, harga, ketersediaan, dan mekanisme pembelian harus disampaikan secara terbuka.

Pencegahan Produk Palsu

Kode autentikasi, kanal penjualan resmi, dan edukasi mengenai ciri produk asli penting diterapkan. Barang tiruan dapat menurunkan kepercayaan konsumen terhadap kedua merek.

Kolaborasi Harus Melampaui Viralitas

Popularitas merupakan keuntungan awal, tetapi tidak cukup untuk membangun nilai jangka panjang. Produk tetap harus memenuhi standar kualitas, kenyamanan, keamanan, dan layanan purnajual.

Brand lokal juga perlu memanfaatkan momentum kolaborasi untuk memperkuat basis data konsumen, kemampuan produksi, dan jaringan distribusinya. Ketika kampanye berakhir, perusahaan masih memiliki pengetahuan serta pelanggan yang dapat dikembangkan.

Dalam pasar digital yang semakin kompetitif, kerja sama lokal-global akan lebih berharga apabila menghasilkan inovasi dan hubungan konsumen yang berkelanjutan. Viralitas dapat menarik perhatian, tetapi kualitaslah yang mempertahankan kepercayaan.

Wawako Padang Motivasi Pensiunan Tetap Produktif via Program Bank Mantap

Program yang digelar Bank Mandiri Taspen di Padang dimanfaatkan sebagai wadah untuk mendorong para pensiunan tetap aktif, kreatif, dan berkontribusi di tengah masyarakat. Komitmen dalam memberdayakan pensiunan juga diperkuat melalui dukungan pemerintah daerah serta berbagai kegiatan yang menginspirasi semangat berkarya di masa purnabakti.

Padang: Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendorong para pensiunan untuk tetap produktif melalui kegiatan bertajuk “Bangkit Bersama, Gerak, Kuliner, Cerita” yang diselenggarakan Bank Mandiri Taspen di Pantai Puruih, Jumat (17/7/2026).

Acara tersebut menjadi wadah bagi para pensiunan nasabah bank untuk menyalurkan kreativitas melalui olahraga, memasak, hingga aksi donor darah.

Maigus menegaskan masa purnabakti bukanlah titik akhir dari produktivitas seseorang.

Ia bahkan mengutip filosofi Islam bahwa masa pensiun yang sesungguhnya baru tiba saat seseorang meninggal dunia.

“Sebelum mati, harus ada sebutir kurma yang ditanam,” ujar Maigus sebagai simbol pentingnya terus berkarya bagi sesama.

Menurutnya, selama napas masih berhembus, manusia memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Maigus turut memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Taspen yang telah berperan aktif membina para pensiunan menjadi sosok teladan.

Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha Bank Mandiri Taspen, Noer Fajrieansyah, sependapat bahwa masa pensiun adalah babak baru dalam kehidupan.

Noer menegaskan pensiun bukan akhir dari segalanya sehingga para pensiunan tidak boleh kehilangan semangat.

Pihaknya berkomitmen penuh memberikan pelayanan terbaik agar para pensiunan tetap merasa berdaya dan terinspirasi menjalani hari.

Noer juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Padang dalam menyukseskan kegiatan ini.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Koperasi UKM Kota Padang Teddy Atonius, Sekretaris Dinas Pariwisata Pagara, dan Kabag Prokopim Setdako Junie Nursyamza.

Hadir pula Area Head Bank Mandiri Sumbar Feri Cahyono, perwakilan PT Asabri, serta anggota komunitas pensiunan PWRI dan Telkom.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Membangun Pendidikan Inklusif, Ikhtiar Memperluas Akses Belajar Anak Penyandang Disabilitas

JAKARTA — Pendidikan yang inklusif masih menjadi pekerjaan rumah di Indonesia. Tidak sedikit anak penyandang disabilitas yang menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas belajar, pendampingan, hingga layanan terapi yang memadai. Padahal, kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas merupakan hak setiap anak tanpa terkecuali.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, sejumlah anggota Grup MIND ID mengembangkan program pendidikan inklusif di wilayah operasionalnya. Melalui pendampingan belajar, penyediaan fasilitas pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga layanan terapi, program ini diarahkan untuk membuka kesempatan belajar yang lebih setara bagi anak-anak penyandang disabilitas.

Salah satunya dijalankan UBPP Logam Mulia ANTAM melalui Program Sekolah Inklusi di Jakarta Timur. Selama satu tahun, enam anak penyandang disabilitas memperoleh pendampingan intensif yang tidak hanya berfokus pada proses belajar, tetapi juga pengembangan keterampilan dan kepercayaan diri.

Program tersebut dilengkapi dengan fasilitas belajar, seperti laptop, ruang belajar yang nyaman, serta berbagai sarana penunjang lainnya. Para peserta juga mendapatkan pelatihan keterampilan menjahit dan menyablon hingga mampu menghasilkan produk secara mandiri berupa tas dan tempat pensil.

Pendampingan tersebut menunjukkan hasil yang positif. Rata-rata kemampuan kognitif peserta meningkat hingga 80 persen sampai 90 persen selama mengikuti program. Di luar bidang akademik, sejumlah peserta juga berhasil menorehkan prestasi pada berbagai kompetisi, di antaranya empat anak meraih juara taekwondo dan dua anak menjadi juara renang.

Thomas Hatmadi, orang tua salah satu peserta, mengatakan perubahan terbesar yang dirasakan bukan hanya pada kemampuan belajar anaknya, tetapi juga rasa percaya diri yang tumbuh setelah mengikuti program tersebut.

“Dulu anak saya minder dan rendah diri karena memiliki keterbatasan terkait sekolah formalnya. Berkat pendampingan dari ANTAM, sekarang dia lebih aktif berkegiatan, tidak lagi merasa minder, dan Alhamdulillah berhasil menjadi juara Taekwondo Championship dari Dankbrimob,” ujarnya.

Upaya menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif juga dilakukan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), perusahaan mengembangkan PAUD INATA menjadi ruang belajar yang memberikan akses pendidikan gratis dan subsidi bagi 50 balita dari keluarga prasejahtera.

Program tersebut kemudian diperkuat melalui peresmian Rumah Inklusi Smart Kids pada November 2025. Fasilitas ini menjadi pusat terapi pertama di Kabupaten Batu Bara yang memberikan layanan bagi anak penyandang disabilitas, sehingga keluarga yang sebelumnya harus mencari layanan ke daerah lain kini dapat memperoleh pendampingan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

Keberadaan ruang belajar dan pusat terapi tersebut juga membantu orang tua yang bekerja, khususnya para pedagang di sekitar kawasan pasar, untuk tetap dapat mencari nafkah tanpa mengabaikan kebutuhan pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Kalimadew, salah seorang orang tua penerima manfaat yang sehari-hari berdagang di Pasar Delima, mengaku kehadiran PAUD INATA dan Rumah Inklusi Smart Kids memberikan ketenangan bagi keluarganya.

“Kehadiran PAUD dan Rumah Inklusi ini sangat meringankan saya karena anak saya yang penyandang disabilitas bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan gratis tanpa saya harus khawatir saat sedang berjualan,” katanya.

Kedua program tersebut menunjukkan bahwa pendidikan inklusif tidak hanya sebatas menyediakan ruang belajar, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung anak penyandang disabilitas untuk berkembang sesuai potensinya.

Melalui kolaborasi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional, anggota Grup MIND ID berupaya menghadirkan akses pendidikan, pendampingan, dan layanan yang lebih setara agar semakin banyak anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berprestasi, dan menatap masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bukan Sekadar Patuh Regulasi, Dunia Usaha Didorong Jadikan Perlindungan Anak Strategi Bisnis

Perlindungan anak perlu menjadi bagian dari tata kelola dan strategi bisnis, bukan sekadar kewajiban untuk memenuhi regulasi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan KPAI, BINUS Business School, IGCN, pemerintah, dan dunia usaha, para pemangku kepentingan mendorong penguatan kolaborasi untuk membangun ekosistem bisnis yang ramah anak dan bebas dari eksploitasi. Diskusi menekankan pentingnya integrasi prinsip perlindungan anak dalam praktik bisnis, tata kelola, serta rantai pasok, sekaligus memperkuat peran pendidikan tinggi, riset, dan dunia usaha dalam menciptakan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

JAKARTA,
14 Juli 2026

Perlindungan anak perlu ditempatkan sebagai bagian dari tata kelola dan
strategi bisnis, bukan semata-mata kewajiban untuk memenuhi regulasi. Hal ini
mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Road to Hari Anak
Nasional 2026: Gerak Bersama Mewujudkan Ekosistem Bisnis yang Ramah Anak dan
Bebas dari Eksploitasi’ yang mempertemukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia
(KPAI), UN Global Compact Network Indonesia (IGCN), BINUS Business School,
dunia usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya di BINUS
@Senayan-Kampus FX, Jakarta, Selasa (14/7).

Diskusi
menyoroti bahwa risiko pelanggaran hak anak dapat muncul di berbagai titik
aktivitas bisnis, mulai dari pekerja anak dan rantai pasok hingga kebijakan
ketenagakerjaan serta praktik bisnis yang belum mempertimbangkan perspektif
perlindungan anak. Karena itu, diperlukan perubahan pendekatan agar
perlindungan anak terintegrasi dalam proses bisnis, bukan hanya menjadi respons
ketika pelanggaran terjadi.

Komisioner
KPAI Ai Maryati Solihah mengatakan, hasil pengawasan masih menemukan
ekosistem bisnis dan rantai pasok yang berpotensi bertentangan dengan prinsip
perlindungan anak, termasuk keberadaan pekerja anak dan kebijakan yang belum
memiliki perspektif perlindungan anak.

“Pertemuan
ini menjadi momentum yang kembali menguatkan. Kami tidak ingin perlindungan
anak hanya menjadi urusan Komisi Perlindungan Anak dan dunia usaha. Kami juga
ingin melibatkan dunia pendidikan karena universitas memiliki peran melalui
riset, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat untuk membangun iklim yang
mendukung perlindungan anak,” ujar Ai.

Menurutnya,
keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk mendorong edukasi, kerja nyata,
advokasi kebijakan, serta penguatan dukungan terhadap perlindungan anak,
termasuk melalui kontribusi dunia usaha.

Ina
A. Murwani
,
pengajar di BINUS Business School Master Program, menjelaskan bahwa dari
perspektif akademik, BINUS Business School menempatkan pendidikan, riset, dan
pengembangan masyarakat sebagai jalur penting untuk membangun kesadaran tentang
perlindungan anak di dunia bisnis. Calon pemimpin dan wirausaha perlu memahami
isu tersebut sebagai bagian dari etika bisnis dan keberlanjutan.

Pendekatan
ini sejalan dengan semangat BINUS University, yaitu fostering and empowering
the society in building and serving the nation
. Melalui pembelajaran,
penelitian, dan berbagai program pengembangan masyarakat, perguruan tinggi
dapat berkontribusi dalam capacity building generasi yang kelak
mengambil keputusan dan menjalankan aktivitas bisnis.

Dalam
konteks riset, BINUS menyoroti bahwa risiko pekerja anak kerap berada di bagian
rantai pasok yang paling jauh, informal, dan sulit dilacak. Karena itu, perusahaan
membutuhkan tata kelola yang mampu mengidentifikasi, mencegah, memitigasi, dan
memulihkan potensi pelanggaran hak asasi manusia.

Perspektif
dunia usaha dalam FGD ini turut disampaikan oleh Inra Gunawan, Legal
Compliance and Human Resources Head RAPP (APRIL Group). Ia memaparkan bagaimana
praktik bisnis dan tata kelola perusahaan dapat dikaitkan dengan upaya
perlindungan serta pemenuhan hak anak. Kehadiran perspektif praktis dari dunia
usaha menjadi penting untuk menunjukkan bagaimana prinsip perlindungan anak
dapat diterjemahkan ke dalam kebijakan dan praktik operasional perusahaan,
termasuk dalam konteks ketenagakerjaan dan rantai pasok.

Sementara
itu, IGCN membawa perspektif global melalui prinsip Children’s Rights and
Business Principles
(CRBP). Senior Manager Member Relations and
Communications IGCN, Evi Rostiani, mengatakan, tantangan perusahaan
dalam menerapkan prinsip tersebut berbeda-beda, bergantung pada skala dan
kompleksitas bisnis.

“Dengan
adanya kolaborasi antar pihak, dampaknya akan lebih cepat dan lebih luas,”
katanya.

Menurut
Evi, praktik baik yang telah dilakukan oleh satu perusahaan dapat menjadi
pembelajaran bagi pelaku usaha lainnya. “Apa yang sudah dijelaskan dan
disampaikan oleh industri lain seperti APRIL Group dapat diduplikasi atau
direplikasi oleh industri bisnis lainnya,” ujarnya.

FGD
ini mendorong agar komitmen perlindungan anak ditindaklanjuti melalui
pertukaran praktik baik, penguatan kapasitas, pengembangan riset, advokasi
kebijakan, serta integrasi prinsip perlindungan anak dalam tata kelola dan
rantai pasok perusahaan.

Bagi
BINUS Business School, keterlibatan dalam kolaborasi ini merupakan bagian dari
kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong lahirnya pengetahuan, pemimpin, dan
praktik bisnis yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga
berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih beretika, inklusif, dan
melindungi hak anak.

Melalui
gerak bersama antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku
kepentingan lainnya, perlindungan anak diharapkan menjadi bagian dari praktik
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, sekaligus mendukung
terwujudnya Indonesia yang ramah terhadap anak. ***

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES