Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional

Jakarta, 17 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan yang masih dibayangi tingginya biaya dana serta kompetisi pasar yang semakin ketat. Hingga Mei 2026, perseroan berhasil mencatatkan perbaikan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 511 basis poin (bps) secara year-on-year (YoY).

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Perbaikan rasio BOPO ini menunjukkan bahwa langkah-langkah efisiensi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil positif. Kami terus mendorong optimalisasi proses bisnis, pengendalian biaya operasional secara disiplin, serta peningkatan kualitas pendapatan untuk menjaga kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan.” 

Transformasi digital juga menjadi salah satu fokus utama BRI Finance dalam meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses layanan pembiayaan kepada nasabah. Di tengah dinamika industri multifinance yang terus berkembang, perusahaan tetap berupaya menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan investasi strategis jangka panjang.

BRI Finance menilai tantangan industri pada tahun 2026 masih cukup kompleks, terutama dipengaruhi oleh tingginya cost of fund, kebutuhan investasi teknologi untuk mendukung transformasi digital, serta persaingan yang semakin agresif di sektor pembiayaan.

Meski demikian, perusahaan tetap optimistis dengan terus memperkuat berbagai program efisiensi berbasis digitalisasi, penyederhanaan proses kerja, serta penguatan manajemen biaya yang adaptif terhadap kondisi pasar.

Secara industri, tren efisiensi juga mulai terlihat pada sektor multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio BOPO industri pembiayaan per April 2026 tercatat sebesar 79,21%, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 80,25%.

“Kami meyakini bahwa penguatan efisiensi operasional menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga daya saing perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa mendatang,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Hadirkan Pendanaan Tunai Fleksibel untuk Mendukung Pertumbuhan Usaha

Jakarta, 15 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha dan masyarakat produktif melalui program Fasilitas Dana dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor. Program ini hadir sebagai solusi pembiayaan yang cepat, fleksibel, dan mudah diakses di tengah meningkatnya kebutuhan modal usaha pada era ekonomi digital saat ini.

Tren bisnis di Indonesia pada 2026 menunjukkan pertumbuhan aktivitas UMKM dan ekonomi digital yang semakin kuat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan penyaluran kredit UMKM pada 2026 tumbuh sebesar 7–9 persen secara tahunan, didorong oleh meningkatnya keyakinan konsumen, percepatan digitalisasi usaha, serta kebutuhan modal kerja yang semakin tinggi. Per Januari 2026, total kredit UMKM nasional tercatat mencapai Rp1.482,9 triliun. 

Di sisi lain, transformasi digital juga mendorong pelaku usaha untuk bergerak lebih cepat dan adaptif. Penggunaan transaksi digital, QRIS, penjualan online, hingga promosi melalui media sosial kini menjadi bagian penting dalam operasional UMKM modern. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap akses pembiayaan yang praktis menjadi semakin relevan, khususnya bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk menjaga arus kas, memperbesar stok barang, memperluas usaha, maupun meningkatkan kapasitas produksi.

Menangkap hal tersebut, BRI Finance memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan tambahan modal usaha cukup dengan menjaminkan BPKB kendaraan melalui program BRIFlash. Nasabah dapat memperoleh bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor pembiayaan hingga 4 tahun, serta pencairan dana hingga 90% dari harga kendaraan. Kendaraan tetap dapat digunakan untuk mendukung aktivitas usaha maupun kebutuhan sehari-hari.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Di tengah pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya aktivitas UMKM pada 2026, kebutuhan masyarakat terhadap akses modal yang cepat dan fleksibel juga semakin tinggi. Melalui fasilitas dana dengan jaminan BPKB, BRI Finance ingin memberikan solusi pembiayaan yang mudah diakses untuk membantu pelaku usaha menjaga produktivitas, memperluas usaha, hingga menangkap peluang bisnis baru. Kami berharap layanan ini dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pembiayaan yang inklusif bagi masyarakat.”

BRI Finance melihat bahwa saat ini masyarakat membutuhkan proses mendapatkan modal usaha yang lebih praktis tanpa prosedur yang rumit. Dengan fasilitas dana BRI Finance, masyarakat dapat mengakses pembiayaan dengan proses pengajuan yang mudah, pencairan kompetitif, serta tenor yang fleksibel sesuai kebutuhan finansial. Pengajuan fasilitas dana dapat dilakukan secara online melalui briflash.brifinance.co.id⁠ maupun melalui Official WhatsApp di (+62) 811-1937-0838.

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan konsumen dalam setiap layanan pembiayaan yang diberikan kepada masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Tawarkan Beragam Promo Pembiayaan di Mini Expo Kendaraan untuk Karyawan dan Nasabah BRI

Jakarta, 8 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan berbagai solusi pembiayaan kendaraan melalui mini expo yang diselenggarakan khusus bagi karyawan dan nasabah BRI di area Kantor Pusat BRI Sudirman, Jakarta, pada 10 Juni – 31 Agustus 2026.

Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan kendaraan roda dua maupun roda empat dari beragam brand ternama. Selain melihat langsung unit kendaraan yang dipamerkan, pengunjung juga berkesempatan melakukan test drive untuk mendapatkan pengalaman berkendara secara langsung sebelum melakukan pembelian.

Dalam mini expo tersebut, BRI Finance menghadirkan berbagai promo pembiayaan menarik, di antaranya program BRI Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga spesial mulai dari 3,0% flat per tahun untuk pembiayaan mobil baru dengan  tenor 1 tahun. Selain itu, tersedia pula promo pembiayaan kendaraan roda dua dengan bunga mulai dari 0,45% per bulan untuk tenor 2 tahun.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan kendaraan bagi karyawan dan nasabah BRI melalui program yang kompetitif dan mudah dijangkau.

“Melalui mini expo ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih praktis dan nyaman bagi karyawan maupun nasabah BRI untuk mendapatkan kendaraan impian dengan berbagai pilihan promo pembiayaan yang menarik. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat sinergi dalam ekosistem BRI Group,” ujar Dhani.

Kegiatan mini expo ini juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem layanan consumer BRI Group yang terus menghadirkan berbagai solusi finansial terintegrasi bagi masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan BRI Consumer Expo 2026 di berbagai kota di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Elnusa Petrofin Perkuat Operasional Distribusi BBM di Sumatra Utara Pastikan Penyaluran BBM di Sumatra Utara Kembali Normal

PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha Elnusa Tbk (ELSA) terus memperkuat keandalan operasional distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara khususnya Kota Medan sebagai bentuk komitmen mendukung kelancaran penyaluran energi sesuai penugasan dari PT Pertamina Patra Niaga. Berbagai langkah percepatan operasional telah dijalankan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi serta menjaga ketahanan energi nasional.

Medan, 17 Juli 2026 – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha Elnusa Tbk (ELSA) terus
memperkuat keandalan operasional distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara
khususnya Kota Medan sebagai bentuk komitmen mendukung kelancaran penyaluran
energi sesuai penugasan dari PT Pertamina Patra Niaga. Berbagai langkah
percepatan operasional telah dijalankan guna memastikan kebutuhan energi
masyarakat tetap terpenuhi serta menjaga ketahanan energi nasional.

Peningkatan konsumsi BBM seiring
normalnya kembali aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan dan
perkantoran, sempat menyebabkan meningkatnya kebutuhan pasokan di sejumlah
SPBU. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Elnusa Petrofin melakukan penguatan
kapasitas distribusi melalui penambahan armada, personel operasional, serta
optimalisasi pengendalian distribusi secara real-time.

Dalam mendukung percepatan
distribusi, perusahaan menambah jumlah armada operasional melalui skema spot
charter sehingga jumlah mobil tangki yang siap beroperasi meningkat menjadi 176
unit. Jumlah tersebut juga termasuk mobil tangki tambahan dari Jakarta maupun
lokasi lain yang tiba secara bertahap guna memperkuat kapasitas angkut di
wilayah Sumatra Utara.

Dari sisi sumber daya manusia,
perusahaan menambah 41 Awak Mobil Tangki (AMT) dari berbagai wilayah
operasional serta mendapat dukungan personel TNI sebagai pengemudi bantuan
sehingga total jumlah AMT menjadi 711 personil. Langkah ini dilakukan untuk memastikan
distribusi BBM tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu di tengah tingginya
kebutuhan masyarakat.

Optimalisasi distribusi juga
dilakukan melalui pemantauan armada secara real-time oleh Road Traffic Control
(RTC) serta seluruh Tim Operasi baik yang berada di lapangan maupun di pusat.
Pengawasan tersebut difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour (RTH) mobil
tangki agar perputaran armada semakin cepat dan efektif, sehingga kapasitas
penyaluran BBM dapat terus ditingkatkan.

Selain itu, Elnusa Petrofin juga
mempercepat penanganan armada yang mengalami gangguan melalui penguatan
dukungan teknis, penambahan mekanik dari ATPM, penguatan ketersediaan suku
cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai untuk mempercepat proses perbaikan
armada.

Untuk mempercepat pemulihan
distribusi, operasional SPBU dan Terminal BBM Medan juga dioptimalkan selama 24
jam. Perusahaan turut memberikan dukungan operasional bagi AMT dan personel
Fuel Terminal melalui penyediaan kebutuhan pendukung guna menjaga kesiapan dan
keberlangsungan operasi di lapangan.

Direktur Utama PT Elnusa
Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan bahwa perusahaan terus mengerahkan seluruh
sumber daya terbaik untuk menjaga kelancaran distribusi energi kepada
masyarakat.

“Keandalan distribusi energi
merupakan prioritas utama kami. Elnusa Petrofin bergerak cepat dengan
memperkuat armada, personel operasional, sistem pemantauan distribusi, hingga
dukungan teknis di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Langkah-langkah ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan
energi nasional serta memastikan layanan distribusi berjalan secara aman,
andal, dan berkelanjutan,” ujar Doni.

Terkait berbagai informasi yang
beredar, Elnusa Petrofin menegaskan bahwa operasional perusahaan tetap berjalan
normal dan kondusif. Perusahaan juga terus menerapkan penegakan disiplin
terhadap setiap pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh personel operasional
sesuai ketentuan yang berlaku, sembari memperkuat kapasitas SDM melalui proses
rekrutmen dan penambahan personel baru.

Saat ini, operasional Terminal
BBM Medan berjalan normal dan penyaluran BBM di SPBU wilayah Medan berangsur
kembali normal. Elnusa Petrofin juga terus berkoordinasi dengan PT Pertamina
Patra Niaga dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi energi
kepada masyarakat berjalan lancar dan berkesinambungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Melalui CITRAPATA 2026, BINUS @Malang Tampilkan 94 Solusi Kreatif dari Karya Tugas Akhir Mahasiswa

Malang, Juli 2026 – Perkembangan dunia yang semakin dinamis menghadirkan berbagai tantangan baru, khususnya dalam bidang desain komunikasi dan teknologi digital. Kebutuhan akan solusi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan dan aplikatif menjadi semakin penting, baik bagi masyarakat, komunitas, maupun industri. Menjawab tantangan tersebut, BINUS @Malang menghadirkan CITRAPATA – Final Project Exhibition, yang diselenggarakan pada 6–9 Juli 2026 di kampus BINUS @Malang.

CITRAPATA merupakan pameran tugas akhir mahasiswa yang menampilkan 94 karya dari program Visual Communication Design (DKV) serta Interactive Design & Technology (IDT). Karya-karya ini menjadi representasi dari proses pembelajaran mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan untuk mengidentifikasi permasalahan nyata dan mengembangkan solusi yang tepat melalui pendekatan desain dan teknologi.

Setiap karya yang dipamerkan merupakan hasil dari rangkaian proses akademik yang komprehensif, mulai dari riset, perumusan konsep, hingga implementasi solusi. Beragam isu diangkat dalam karya-karya tersebut, mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, mulai dari kebutuhan komunikasi visual yang efektif, penguatan identitas brand, hingga pengembangan solusi digital yang interaktif dan berbasis teknologi.

Lebih dari sekadar pameran, CITRAPATA juga menjadi media penyampaian gagasan dan inovasi mahasiswa kepada publik. Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan sidang tugas akhir, sehingga menghadirkan ekosistem yang mengintegrasikan evaluasi akademik dengan eksposur karya kepada masyarakat dan industri. Hal ini menjadikan CITRAPATA sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, serta praktisi dalam satu platform yang inspiratif.

Sebagai digital technopreneur campus, BINUS @Malang secara konsisten mendorong mahasiswa untuk menjadi individu yang adaptif, kreatif, dan solutif dalam menghadapi tantangan zaman. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keilmuan, tetapi juga pada kontribusi nyata melalui inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan bagaimana pendidikan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui CITRAPATA, mahasiswa menunjukkan bahwa setiap permasalahan dapat direspons dengan solusi yang kreatif dan berbasis teknologi. Ini merupakan wujud nyata komitmen BINUS University dalam fostering and empowering the society melalui karya yang relevan dan berdampak.”

Direktur Kampus BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi refleksi kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global. “CITRAPATA menunjukkan bagaimana mahasiswa BINUS @Malang mampu mengidentifikasi permasalahan dan menerjemahkannya menjadi solusi yang aplikatif melalui desain dan teknologi. Hal ini sejalan dengan komitmen BINUS @Malang dalam mencetak talenta unggul di era digital.”

Head of Visual Communication Design BINUS @Malang, Victor Adiluhung Abednego, S.T., M.Ds, turut menekankan peran desain dalam memberikan dampak nyata. “CITRAPATA menjadi bentuk nyata bagaimana peran Desainer hadir untuk menjadi solusi bagi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Dengan pendekatan teknologi dan riset yang mendalam, terciptalah karya-karya yang humanis dan berakar pada kebudayaan lokal.”

Sebagai bagian dari BINUS, penyelenggaraan CITRAPATA tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, tetapi juga menjadi media penyampaian solusi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran BINUS dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan dampak berkelanjutan.

Melalui CITRAPATA 2026, BINUS @Malang mengundang masyarakat, pelaku industri, dan komunitas kreatif untuk hadir dan menyaksikan langsung bagaimana ide dan inovasi mahasiswa berkembang menjadi solusi yang mampu menjawab tantangan nyata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pentingnya Trading Journal: Menemukan Pola Kesalahan dan Memperbaiki Performa di Hari Sabtu

Hari Sabtu merupakan momentum yang sangat ideal bagi para pelaku pasar untuk melepaskan diri sejenak dari ketegangan fluktuasi grafik harga harian. Ketika seluruh bursa keuangan global berhenti beroperasi, suasana tenang di akhir pekan memberikan ruang bagi pikiran untuk berpikir secara objektif tanpa tekanan emosional. Waktu luang ini sebaiknya tidak dilewatkan begitu saja, melainkan dimanfaatkan secara produktif untuk melakukan audit mandiri terhadap seluruh aktivitas transaksi yang telah dilakukan sepanjang minggu melalui lembar catatan transaksi atau jurnal perdagangan.

Bagi siapa saja yang sedang serius belajar trading, memiliki dan mengevaluasi jurnal secara berkala adalah instrumen paling efektif untuk mengubah kegagalan menjadi keunggulan statistik. Melalui evaluasi di hari Sabtu, Anda dapat meninjau kembali setiap keputusan masuk dan keluar pasar untuk melihat apakah kerugian yang dialami murni karena dinamika pasar atau akibat pelanggaran disiplin. Sering kali, proses ini menyingkap fakta bahwa penurunan modal terjadi karena trader terjebak dalam aksi balas dendam (revenge trading) setelah mengalami kekalahan tunggal, yang merusak tatanan psikologi trading yang sehat.

Menemukan pola kesalahan yang berulang secara teknis maupun emosional akan membantu Anda merumuskan langkah perbaikan yang lebih spesifik untuk masa depan. Kedisiplinan dalam mengevaluasi catatan ini memastikan bahwa setiap modal yang keluar di dalam ekosistem pasar berjangka bertindak sebagai biaya pembelajaran yang berharga untuk mendewasakan sistem analisis Anda. Ketika Anda terbiasa melakukan koreksi diri secara konsisten, kualitas pengambilan keputusan Anda saat menjalankan aktivitas trading online jangka pendek akan meningkat secara dramatis dari waktu ke waktu.

Melatih ketajaman analisis dan mengevaluasi portofolio global secara terarah membutuhkan dukungan dari mitra penyedia layanan transaksi yang transparan. KVB Futures berkomitmen penuh sebagai Broker Trading Futures yang andal untuk memfasilitasi kebutuhan edukasi dan pertumbuhan akun Anda melalui penyediaan teknologi perdagangan yang stabil dan aman. Untuk mulai mengambil langkah profesional dalam mengoptimalkan potensi portofolio finansial Anda hari ini, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Register KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kuartal III 2026, BRI Finance Perkuat Talenta Unggul untuk Ekspansi Bisnis

Memasuki kuartal III tahun 2026, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya dalam memperkuat fundamental bisnis melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri pembiayaan yang terus bergerak dinamis.

Pada periode pertengahan tahun, perusahaan pada umumnya memasuki fase akselerasi kinerja sekaligus penguatan organisasi untuk mendukung target tahunan. Sejalan dengan hal tersebut, BRI Finance membuka kesempatan bagi talenta profesional untuk bergabung dalam posisi Relationship Manager (RM) Konsumer dan Relationship Manager (RM) Komersial, yang menjadi peran strategis dalam memperluas portofolio pembiayaan dan memperkuat hubungan dengan nasabah di berbagai segmen.

Industri pembiayaan di Indonesia sendiri masih menunjukkan ketahanan yang solid, ditopang oleh permintaan pembiayaan kendaraan, kebutuhan modal usaha, serta aktivitas konsumsi masyarakat yang stabil. Kondisi ini mendorong pelaku industri, termasuk BRI Finance, untuk terus memperkuat jaringan operasional dan kapabilitas bisnis guna menjawab kebutuhan pasar yang semakin beragam.

Secara historis, BRI Finance memiliki perjalanan panjang sejak berdiri pada 1983 dengan nama PT Sari Usaha Leasing, hasil kolaborasi antara The Sanwa Bank Limited Jepang dan Bank Rakyat Indonesia. Transformasi signifikan terjadi pada 2016 ketika BRI bersama Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI mengakuisisi seluruh saham perusahaan, menjadikannya bagian dari BRI Group dan memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem layanan keuangan nasional. Hingga awal 2026, BRI Finance telah memiliki jaringan operasional yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Memasuki kuartal III 2026, kami terus memperkuat langkah ekspansi bisnis yang berkelanjutan di berbagai lini. Upaya ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan portofolio, tetapi juga pada penguatan kualitas insan perusahaan. Kami membuka ruang bagi talenta terbaik untuk berkembang bersama BRI Finance, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam memperluas akses pembiayaan di Indonesia.”

Berikut informasi terkait pendaftaran lowongan kerja Relationship Manager (RM) di BRI Finance. Kualifikasi minimal yang harus dimiliki oleh pendaftar:

Pendidikan Min. D3/sederajat dari semua jurusan (lebih diutamakan Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Perbankan).

Usia maks. 30 Tahun.

Fresh graduate atau minimal memiliki pengalaman 1 tahun dibidang marketing.

Berpenampilan menarik dan memiliki komunikasi yang baik.

Aktif membangun relasi dan menyukai tantangan.

Memiliki daya analisa yang kuat dan memahami Ms. Office.

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah unit kerja BRI Finance.

Berkelakuan Baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Mampu mengendarai kendaraan bermotor (Dengan dibuktikan SIM C/A).

Lowongan terbuka saat ini untuk posisi:

1. Relationship Manager (RM) Konsumer

Tugas dan Tanggung Jawab Utama :

Melakukan kegiatan pemasaran untuk pembiayaan kendaraan bermotor (new car/used car/ motorcycle) dan fasilitas dana (refinancing).

Melakukan survei untuk menganalisis kelayakan/kemampuan/reputasi calon debitur berdasarkan kondisi finansial, bisnis dan aspek 5C.

2. Relationship Manager (RM) Komersial

Tugas dan Tanggung Jawab Utama :

Melakukan kegiatan pemasaran untuk pembiayaan Truck dan Alat Berat.

Melakukan survei untuk menganalisis kelayakan/kemampuan/reputasi calon debitur berdasarkan kondisi finansial, bisnis dan aspek 5C.

Lebih lanjut, calon pelamar dapat mengunjungi laman resmi BRI Finance :

1. Untuk calon pelamar Relationship manager (RM) Konsumer

https://jobs.talentics.id/bri-finance/relationship-manager-consumer

2. Untuk calon pelamar Relationship manager (RM) Komersial

https://jobs.talentics.id/bri-finance/relationship-manager-komersial-kantor-cabang-khusus-head-office

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Logistik Jawa Timur, Kinerja Pelabuhan Gresik Tumbuh Positif di Semester I – 2026

Gresik, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal Branch Gresik mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang Semester I Tahun 2026. Hingga akhir Juni 2026, total arus bongkar muat mencapai 2,29 juta ton, atau tumbuh 18,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan pelanggan terhadap layanan Pelabuhan Gresik sekaligus mempertegas peran strategis pelabuhan dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan aktivitas industri di Jawa Timur.

Peningkatan kinerja tersebut didorong oleh bertambahnya volume pada hampir seluruh kelompok komoditas utama yang dilayani Pelabuhan Gresik. Arus curah cair meningkat 12 persen, dari 387 ribu ton pada Semester I 2025 menjadi 434 ribu ton pada Semester I 2026. Komoditas curah cair yang dilayani meliputi aspal, propylene, crude palm oil (CPO), dan condensate.

Sementara itu, arus curah kering mengalami kenaikan signifikan dari 403 ribu menjadi 599 ribu ton, yang didominasi oleh komoditas bungkil, batu split, dan pasir.

Pada segmen general cargo, volume bongkar muat meningkat dari 1,14 juta ton/m³ menjadi 1,26 juta ton/m³ pada semester I 2026. Beragam komoditas strategis yang ditangani meliputi kayu log, pupuk, semen, besi, hingga tiang pancang, yang berperan penting dalam mendukung aktivitas industri, pembangunan infrastruktur, serta distribusi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.

Dari sisi operasional kapal, Pelabuhan Gresik juga menunjukkan performa yang optimal dengan Berthing Time (BT) sebesar 75,64 jam, Berth Occupancy Ratio (BOR) mencapai 85,50 persen, serta utilisasi lapangan sebesar 48,53 persen. Tingginya tingkat utilisasi dermaga mencerminkan aktivitas pelayanan yang semakin meningkat seiring bertambahnya permintaan jasa kepelabuhanan.

Selama Semester I Tahun 2026, Pelabuhan Gresik melayani sekitar 600 permohonan pelayanan bongkar muat dari para pengguna jasa. Meningkatnya volume kapal yang masuk memang menyebabkan antrean pelayanan pada waktu-waktu tertentu. Meski demikian, seluruh proses operasional tetap dijalankan secara optimal melalui pengaturan jadwal sandar, koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, serta optimalisasi fasilitas dan sumber daya yang tersedia sehingga kelancaran arus logistik tetap terjaga.

Kepercayaan pelanggan terhadap layanan Pelabuhan Gresik juga terus meningkat. Hingga Semester I Tahun 2026, tercatat 32 perusahaan menjadi pelanggan aktif dengan penambahan tiga pelanggan baru. Hasil Survei Kepuasan Pelanggan juga menunjukkan nilai yang baik, mencerminkan kepuasan pengguna jasa terhadap kualitas pelayanan bongkar muat yang diberikan.

Selain fokus pada produktivitas, Pelabuhan Gresik tetap menempatkan aspek keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Sepanjang Semester I Tahun 2026, operasional pelabuhan berhasil mencatatkan Zero Accident dan Zero Lost Time Injury (LTI). Budaya keselamatan diperkuat melalui pelaksanaan 666 kali safety briefing, pencapaian jam kerja aman, pelaksanaan simulasi tanggap darurat, serta penerapan standar keamanan pelabuhan melalui International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Gresik, Sutopo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan seluruh pelanggan serta dedikasi seluruh insan perusahaan yang telah berkontribusi terhadap pencapaian kinerja perusahaan selama Semester I Tahun 2026.

“Capaian kinerja Semester I Tahun 2026 merupakan hasil sinergi dan kerja keras seluruh insan Pelindo Multi Terminal Branch Gresik, serta dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan oleh para pelanggan, mitra kerja, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan. Atas nama manajemen, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari pencapaian ini. Kepercayaan pelanggan merupakan amanah yang akan terus kami jaga melalui pelayanan yang profesional, aman, dan andal,” ujar Sutopo.

Menurutnya, meningkatnya aktivitas bongkar muat menjadi indikator bahwa Pelabuhan Gresik semakin dipercaya sebagai gerbang logistik yang mampu mendukung kebutuhan industri di Jawa Timur.

“Pertumbuhan arus barang dan bertambahnya pelanggan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami akan terus melakukan berbagai upaya peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi fasilitas pelabuhan, penguatan budaya keselamatan kerja, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” lanjutnya.

Sutopo menambahkan bahwa pada Semester II Tahun 2026, Pelabuhan Gresik akan fokus pada peningkatan kapasitas pelayanan guna mengantisipasi pertumbuhan arus logistik yang terus meningkat.

“Memasuki Semester II Tahun 2026, kami menargetkan peningkatan produktivitas operasional, optimalisasi waktu pelayanan kapal, penguatan koordinasi dengan seluruh stakeholders kepelabuhanan, serta menjaga standar HSSE secara konsisten. Kami optimistis Pelabuhan Gresik akan terus memberikan kontribusi nyata dalam memperlancar rantai pasok nasional, khususnya bagi pertumbuhan industri dan perekonomian Jawa Timur,” tutup Sutopo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dupoin Futures Resmikan Head Office Baru di Centennial Tower

PT Dupoin Futures Indonesia resmi meresmikan Head Office baru di Centennial Tower Lantai 27, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk memperkuat operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. Sebelumnya, kantor pusat Dupoin Futures. berlokasi di Noble House Lantai 38, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Acara peresmian dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia (BI), Jakarta Futures Exchange (JFX), Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO), dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).

PT Dupoin Futures Indonesia merupakan perusahaan pialang berjangka yang beroperasi secara resmi di bawah pengawasan BAPPEBTI, serta berada dalam pengawasan OJK dan Bank Indonesia sesuai kewenangan masing-masing. Perusahaan juga tercatat sebagai anggota resmi JFX, KBI, ASPEBTINDO, dan AFTECH.

Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan, mengatakan peresmian kantor baru menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat layanan dan memperluas kontribusi terhadap perkembangan industri perdagangan berjangka di Indonesia.

“Kantor baru ini menjadi simbol komitmen PT Dupoin Futures Indonesia untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham, regulator, asosiasi, mitra bisnis, dan seluruh karyawan atas kepercayaan serta dukungan yang menjadi fondasi pertumbuhan perusahaan,” ujar Gunawan.

Apresiasi terhadap perkembangan PT Dupoin Futures Indonesia juga disampaikan oleh Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Yazid Kanca Surya. Menurutnya, transformasi yang dilakukan Dupoin Futures disertai komitmen yang konsisten dalam menghadirkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi langkah positif bagi perkembangan industri perdagangan berjangka di Indonesia.

“Kami melihat PT Dupoin Futures Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi yang dilakukan perusahaan, disertai komitmen yang konsisten dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan industri perdagangan berjangka di Indonesia. Kami mengucapkan selamat atas peresmian head office baru Dupoin Futures. Semoga momentum ini semakin memperkuat semangat perusahaan untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan industri perdagangan berjangka di Indonesia,” ujar Yazid.

Dukungan terhadap langkah Dupoin Futures juga disampaikan Kepala Departemen Grup Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Rudianto Setiawan. Menurutnya, peresmian head office baru diharapkan menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh ekosistem keuangan nasional.

“Kami berharap kehadiran head office baru ini tidak hanya menjadi simbol pertumbuhan perusahaan, tetapi juga mendorong PT Dupoin Futures Indonesia untuk semakin proaktif memperkuat sinergi dengan seluruh ekosistem keuangan di Indonesia. Bank Indonesia senantiasa terbuka untuk mempererat koordinasi dan kerja sama dengan pelaku industri dalam mendukung regulasi yang taat dan berkeadilan. Kami berharap Dupoin Futures dapat terus menjadi mitra yang berkontribusi positif dalam mendorong industri perdagangan berjangka yang transparan, efisien, dan memberikan perlindungan bagi nasabah,” ujar Rudianto.

Kehadiran kantor baru ini diharapkan semakin memperkuat posisi Dupoin Futures sebagai perusahaan pialang berjangka yang mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, pemanfaatan teknologi, dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah. Masyarakat yang ingin mengenal lebih lanjut mengenai layanan, edukasi, dan peluang investasi di perdagangan berjangka dapat mengunjungi situs resmi Dupoin Futures atau menghubungi layanan pelanggan perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia dan India: Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Asia

Oleh Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono*

Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia bukan sekadar agenda diplomatik biasa. Kunjungan ini merupakan momentum penting untuk membawa salah satu hubungan tertua di Asia menuju kemitraan strategis yang lebih kuat dan relevan bagi abad ke-21.

Indonesia dan India telah terhubung selama lebih dari dua ribu tahun. Jauh sebelum lahirnya negara-bangsa modern, para pedagang, cendekiawan, dan pelaut telah melintasi Samudra Hindia, membawa perdagangan, kebudayaan, filsafat, ilmu pengetahuan, serta berbagai gagasan yang ikut membentuk peradaban kedua bangsa. Ikatan sejarah tersebut kini menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun kemitraan baru yang berfokus pada inovasi, investasi, pendidikan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025 telah membuka babak baru dalam hubungan bilateral kedua negara. Kunjungan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis sekaligus menunjukkan komitmen kuat dari kedua pemerintah untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor. Kini, kunjungan balasan Perdana Menteri Modi memberikan kesempatan untuk menerjemahkan berbagai kesepakatan tersebut menjadi langkah-langkah nyata yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

Saat ini, perekonomian global tengah mengalami perubahan struktural yang sangat mendasar. Rantai pasok dunia sedang mengalami penataan ulang, teknologi digital mengubah berbagai sektor industri, perubahan demografi menciptakan peluang ekonomi baru, sementara dinamika geopolitik mendorong banyak negara untuk mendiversifikasi kemitraan ekonominya. Dalam situasi seperti ini, Indonesia dan India justru memiliki keunggulan yang saling melengkapi.

India telah berkembang menjadi salah satu ekonomi besar dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Keberhasilannya dalam bidang teknologi informasi, infrastruktur publik digital (Digital Public Infrastructure), industri farmasi, rekayasa teknik, teknologi antariksa, serta kewirausahaan telah mendapat pengakuan dunia. Pada saat yang sama, India juga berhasil menunjukkan bahwa inovasi dapat tumbuh berdampingan dengan sistem demokrasi yang kuat serta sektor swasta yang dinamis.

Sementara itu, Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara yang dianugerahi sumber daya alam melimpah, posisi geografis maritim yang sangat strategis, stabilitas politik, serta populasi muda yang besar. Yang lebih penting lagi, Indonesia kini memasuki fase transformasi industri dengan beralih dari ketergantungan pada ekspor komoditas menuju pengembangan industri hilirisasi, manufaktur berteknologi maju, energi terbarukan, layanan kesehatan, ekonomi digital, dan berbagai sektor ekonomi berbasis pengetahuan.

Dalam konteks tersebut, hubungan ekonomi Indonesia dan India seharusnya tidak dipandang sebagai hubungan yang saling bersaing. Sebaliknya, kedua negara memiliki karakteristik ekonomi yang secara alami saling melengkapi. Indonesia menawarkan kawasan industri, infrastruktur logistik, akses strategis menuju pasar ASEAN, sumber daya energi yang melimpah, serta peluang investasi jangka panjang. Di sisi lain, India memiliki sumber daya manusia kelas dunia, kemampuan teknologi yang unggul, keahlian rekayasa, inovasi digital, sektor kesehatan yang berkembang pesat, serta talenta kewirausahaan yang telah terbukti di tingkat global. Ketika seluruh keunggulan tersebut dipadukan, Indonesia dan India akan tumbuh jauh lebih kuat bersama dibandingkan berjalan sendiri-sendiri.

Berdasarkan pengalaman saya membangun Kota Jababeka selama lebih dari tiga dekade, saya belajar bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur fisik. Yang jauh lebih penting adalah membangun sebuah ekosistem yang utuh, di mana kawasan industri, perguruan tinggi, lembaga penelitian, fasilitas kesehatan, kawasan hunian, dan masyarakat dapat berkembang secara bersama-sama. Pendekatan ekosistem inilah yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Karena itu, tahap berikutnya dalam kerja sama Indonesia dan India perlu bergerak melampaui perdagangan tradisional. Kedua negara perlu bersama-sama membangun ekosistem inovasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Terdapat sejumlah bidang yang sangat menjanjikan untuk segera dipercepat melalui kerja sama yang lebih konkret.

Pertama adalah pengembangan industri. Perusahaan-perusahaan manufaktur India yang ingin memperluas operasinya ke Asia Tenggara dapat menjadikan Indonesia sebagai basis produksi yang strategis. Pada saat yang sama, perusahaan-perusahaan Indonesia juga dapat memanfaatkan keunggulan India dalam bidang rekayasa teknik serta jaringan bisnis global yang dimilikinya.

Kedua adalah layanan kesehatan dan ilmu hayati (life sciences). Indonesia saat ini terus meningkatkan investasi di bidang pendidikan kedokteran dan penelitian kesehatan. Kerja sama dengan berbagai institusi medis terkemuka di India dapat mempercepat pengembangan riset bersama, teknologi kesehatan, industri farmasi, telemedisin, hingga inovasi layanan kesehatan yang terjangkau dan dapat memberikan manfaat bagi jutaan masyarakat.

Ketiga adalah pendidikan tinggi dan pengembangan talenta. Perguruan tinggi perlu menjadi jembatan strategis yang memperkuat hubungan kedua negara. Program pertukaran mahasiswa, pusat riset bersama, program gelar ganda (dual degree), kolaborasi antar-dosen, penelitian kecerdasan buatan, bioteknologi, hingga pendidikan kewirausahaan akan menghasilkan sumber daya manusia yang dibutuhkan oleh berbagai industri masa depan.

Keempat adalah ekonomi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Ekosistem digital India yang telah diakui secara global, dipadukan dengan pesatnya pertumbuhan pasar digital Indonesia, membuka peluang kerja sama yang sangat besar dalam pengembangan aplikasi AI, teknologi finansial (fintech), keamanan siber, manufaktur cerdas (smart manufacturing), tata kelola digital (digital governance), hingga pengembangan perusahaan rintisan (startup).

Kelima adalah energi terbarukan dan keberlanjutan. Indonesia dan India sama-sama berkomitmen menjalankan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Investasi bersama pada energi surya, hidrogen hijau, teknologi baterai, kendaraan listrik, serta kawasan industri berkelanjutan tidak hanya akan mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat komitmen kedua negara terhadap pelestarian lingkungan.

Seiring Indonesia mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, kemitraan internasional akan memainkan peran yang semakin penting. Namun, kemitraan tersebut tidak seharusnya hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar yang lebih besar bagi produk-produk asing. Sebaliknya, kemitraan harus mampu mendorong Indonesia menjadi produsen barang bernilai tambah tinggi, pengembang teknologi baru, pencetak tenaga profesional yang unggul, pusat lahirnya penemuan ilmiah, serta rumah bagi perusahaan-perusahaan yang mampu bersaing di tingkat global. Dengan kata lain, kerja sama internasional harus menjadi katalis bagi peningkatan kapasitas nasional, bukan sekadar memperluas konsumsi.

Di sisi lain, keterlibatan India dengan Indonesia juga tidak seharusnya dipandang semata-mata melalui besarnya nilai perdagangan bilateral. Hubungan kedua negara perlu dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk membangun kawasan Indo-Pasifik yang lebih kuat, yang bertumpu pada kemakmuran bersama, saling menghormati, nilai-nilai demokrasi, serta ketahanan ekonomi. Kemitraan yang dibangun di atas fondasi tersebut akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan hubungan yang hanya berorientasi pada transaksi perdagangan.

Dalam mewujudkan visi tersebut, sektor swasta memiliki peran yang sama pentingnya dengan pemerintah. Pemerintah dapat menyediakan arah kebijakan dan menciptakan kerangka regulasi yang kondusif, tetapi dunia usaha yang menghadirkan investasi, perguruan tinggi yang menyiapkan talenta, lembaga penelitian yang menghasilkan inovasi, dan para wirausahawan yang mengubah ide menjadi nilai ekonomi nyata. Model kolaborasi seperti inilah yang telah menjadi salah satu pelajaran utama dari berbagai negara dengan perekonomian yang berhasil berkembang secara berkelanjutan.

Ke depan, saya meyakini bahwa Indonesia dan India perlu memiliki ambisi yang lebih besar, yaitu menjadi mitra strategis dalam membangun generasi baru ekosistem industri dan inovasi di Asia. Bersama-sama, kedua negara memiliki populasi lebih dari 1,7 miliar jiwa, menjadikannya salah satu kekuatan demografi terbesar di dunia. Indonesia dan India juga merupakan dua demokrasi terbesar di dunia yang memiliki sumber daya manusia melimpah, kemampuan teknologi yang terus berkembang, kelas menengah yang semakin besar, serta struktur ekonomi yang saling melengkapi. Sangat sedikit kemitraan bilateral di dunia yang memiliki kombinasi potensi sebesar ini.

Oleh karena itu, kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia seharusnya tidak hanya dikenang sebagai satu lagi kunjungan kenegaraan. Kunjungan ini semestinya menjadi titik balik ketika dua peradaban besar memutuskan untuk membangun masa depan bersama—masa depan yang tidak hanya bertumpu pada sejarah panjang hubungan kedua bangsa, tetapi juga pada inovasi, kemitraan yang saling menguntungkan, serta kemakmuran bersama.

Apabila kita mampu memanfaatkan momentum ini dengan baik, manfaatnya tidak hanya akan dirasakan oleh Indonesia dan India. Kerja sama tersebut juga akan memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya Asia yang lebih kuat, lebih tangguh, dan lebih sejahtera bagi generasi-generasi yang akan datang.

*Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono adalah Pendiri Jababeka Group sekaligus Ketua Yayasan President University. Sebagai salah satu pengusaha dan pengembang kawasan terpadu terkemuka di Indonesia, ia telah lama menjadi pendukung pengembangan industri, pendidikan, layanan kesehatan, serta penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan India.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES