Menabung atau Reksa Dana Dulu? Ini Cara Menentukannya Sesuai Tujuan Keuangan

Pernah kepikiran mulai investasi, tapi masih bingung apakah sebaiknya menabung dulu atau langsung membeli reksa dana? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama bagi yang baru mulai mengelola keuangan.

Sebenarnya, tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua orang. Pilihannya bergantung pada tujuan penggunaan uang, kapan dana tersebut akan dibutuhkan, dan seberapa siap kamu menghadapi risiko investasi.

Supaya tidak salah langkah, yuk pahami perbedaannya.

Menabung dan Reksa Dana, Apa Bedanya?

Tabungan dan reksa dana sama-sama dapat digunakan untuk mengelola uang, tetapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

Tabungan umumnya dipilih untuk kebutuhan yang membutuhkan akses dana lebih cepat, seperti dana darurat atau pengeluaran rutin.

Sementara itu, reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang bertujuan mengembangkan nilai dana dalam jangka waktu tertentu. Nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar, sehingga terdapat risiko yang perlu dipahami sebelum berinvestasi.

Karena memiliki karakteristik yang berbeda, banyak orang menggunakan keduanya sesuai kebutuhan masing-masing.

Kapan Sebaiknya Menabung Dulu?

Kalau kamu belum memiliki dana darurat atau masih membutuhkan uang dalam waktu dekat, menabung biasanya menjadi langkah yang lebih tepat.

Misalnya untuk kebutuhan seperti:

– Dana darurat

– Biaya pendidikan yang akan digunakan dalam waktu dekat

– Dana liburan

– Persiapan membeli barang kebutuhan

Dengan memiliki tabungan yang cukup, kamu tidak perlu mencairkan investasi ketika membutuhkan dana mendadak.

Kapan Reksa Dana Bisa Mulai Dipertimbangkan?

Kalau kebutuhan jangka pendek sudah lebih terencana dan kamu ingin mulai membangun investasi, reksa dana dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Sebelum mulai berinvestasi, pastikan tujuan keuanganmu sudah jelas. Misalnya untuk dana pendidikan beberapa tahun ke depan, persiapan membeli rumah, atau target keuangan jangka panjang lainnya.

Cara Kerja Reksa Dana

Banyak orang bertanya mengenai cara kerja reksa dana sebelum mulai berinvestasi.

Secara sederhana, dana dari para investor akan dikelola oleh Manajer Investasi sesuai kebijakan investasi pada masing-masing produk reksa dana.

Hasil investasi dapat meningkat maupun menurun mengikuti pergerakan nilai aset yang menjadi portofolio reksa dana tersebut.

Karena itu, penting untuk memahami karakteristik produk sebelum membeli.

Jenis-Jenis Reksa Dana

Sebelum memilih produk, kenali terlebih dahulu jenis jenis reksa dana yang tersedia.

Secara umum, terdapat beberapa kategori yang sering ditemui, seperti:

– Reksa Dana Pasar Uang

– Reksa Dana Pendapatan Tetap

– Reksa Dana Campuran

– Reksa Dana Saham

Setiap jenis memiliki tujuan investasi, tingkat risiko, dan potensi hasil yang berbeda.

Cara Memilih Reksa Dana

Tidak semua produk cocok untuk setiap orang. Karena itu, cara memilih reksa dana sebaiknya disesuaikan dengan beberapa hal berikut.

– Tujuan investasi

– Jangka waktu investasi

– Profil risiko

– Kebutuhan likuiditas

– Informasi produk yang tersedia

Sebelum membeli, baca Ringkasan Informasi Produk dan pahami kebijakan investasi serta risiko yang melekat pada produk tersebut.

Cara Main Reksa Dana, Apakah Harus Sering Dipantau?

Istilah cara main reksa dana sering digunakan oleh orang yang baru mulai belajar investasi.

Padahal, reksa dana bukan permainan yang mengejar keuntungan dalam waktu singkat.

Pastikan tujuan investasi yang jelas, memahami risiko produk, serta melakukan evaluasi secara berkala sesuai kebutuhan.

Mengenal Dollar Cost Averaging

Sebagian investor menerapkan strategi investasi reksa dana dollar cost averaging.

Strategi ini dilakukan dengan berinvestasi secara berkala dalam nominal yang relatif sama, tanpa bergantung pada kondisi pasar saat itu.

Cara tersebut dipilih sebagian investor untuk membangun kebiasaan investasi secara konsisten. Namun, strategi ini tidak menghilangkan risiko investasi maupun menjamin hasil tertentu.

Cara Investasi di Reksa Dana

Kalau baru memulai, cara investasi di reksa dana umumnya cukup sederhana.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

– Tentukan tujuan investasi

– Kenali profil risiko

– Pilih produk yang sesuai

– Pelajari informasi produk dan risikonya

– Mulai berinvestasi sesuai kemampuan

Tidak harus langsung dalam nominal besar. Banyak orang memilih memulai secara bertahap sambil mempelajari karakteristik investasi.

Reksa Dana Bisa Dicairkan Kapan?

Pertanyaan lain yang cukup sering muncul adalah reksa dana bisa dicairkan kapan.

Pada umumnya, investor dapat mengajukan penjualan kembali unit penyertaan sesuai ketentuan masing-masing produk. Proses pencairan dana memerlukan waktu sesuai mekanisme yang berlaku dan tidak selalu diterima pada hari yang sama.

Karena itu, reksa dana sebaiknya tidak digunakan sebagai tempat menyimpan dana yang sewaktu-waktu harus dipakai untuk kebutuhan mendesak.

Bagaimana Cara Investasi di Reksa Dana dengan Lebih Bijak?

Kalau masih bingung bagaimana cara investasi di reksa dana, mulailah dari tujuan keuangan yang ingin dicapai.

Saat tujuan sudah jelas, kamu akan lebih mudah menentukan jenis reksa dana, jangka waktu investasi, dan nominal yang ingin dialokasikan setiap bulan.

Gunakan dana yang memang sudah disiapkan untuk investasi, bukan dana yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Mulai Investasi Reksa Dana Lebih Praktis di neobank

Kalau kamu ingin mulai berinvestasi reksa dana, aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce menyediakan layanan pembelian reksa dana melalui mitra yang dapat dilakukan secara digital.

Melalui aplikasi neobank, kamu dapat melihat berbagai pilihan produk reksa dana yang tersedia beserta informasi produk untuk membantu menyesuaikan pilihan dengan tujuan investasimu.

Sebelum membeli reksa dana, pastikan kamu memahami manfaat, risiko, biaya (apabila ada), kebijakan investasi, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Nilai investasi dapat naik maupun turun sehingga hasil investasi tidak dijamin.

***

Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta Ringkasan Informasi Produk sebelum melakukan investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang.

Jika ingin mulai investasi reksa dana, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Reksa Dana di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal

Info Daop 2 Bd

Jumat, 10 Juli 2026

Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal

Bandung (Jawa Barat), 10 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan kereta api, khususnya yang akan berangkat dari Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong pada Sabtu-Minggu, 11–12 Juli 2026, untuk datang lebih awal ke stasiun seiring berlangsungnya acara Asia Afrika Festival 2026 di Kota Bandung.

Pelaksanaan agenda berskala internasional tersebut diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama menuju kawasan pusat Kota Bandung, termasuk akses menuju stasiun.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa pelanggan diharapkan dapat mengantisipasi potensi kemacetan dengan mengatur waktu keberangkatan dari rumah maupun lokasi asal perjalanan agar tetap dapat melakukan proses boarding dengan nyaman.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan kereta api agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dengan sebaik-baiknya. Selama penyelenggaraan Asia Afrika Festival 2026 diperkirakan akan terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas di Kota Bandung. Untuk itu, pelanggan diharapkan datang ke stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta agar memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses boarding dan menuju peron,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan bahwa proses boarding di Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Cimahi ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh proses keberangkatan berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu.

Penutupan boarding lima menit sebelum keberangkatan karena adanya waktu yang dibutuhkan pelanggan untuk berjalan dari area boarding menuju peron melalui fasilitas skybridge. Kebijakan ini berlaku untuk semua jadwal keberangkatan kereta api.

“Kebijakan penutupan boarding lima menit sebelum keberangkatan merupakan bagian dari upaya KAI untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, sekaligus memberikan ruang yang cukup bagi pelanggan untuk menuju peron melalui skybridge dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelanggan untuk tidak menunda waktu keberangkatan menuju stasiun,” tambah Kuswardojo.

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung mengambil kebijakan dengan memberhentikan 3 KA keberangkatan awal dari Stasiun Bandung juga berhenti di Stasiun Kiaracondong selama 2 hari (Sabtu-Minggu/ 11-12 Juli 2026). Kebijakan ini diambil untuk mempermudah para pelanggan yang akan berangkat dari wilayah Kota Bandung.

Ketiga KA tersebut yakni :

– KA Argo Wilis (Bandung – Surabaya Gubeng) berangkat dari Stasiun Bandung 07.45.

– KA Sangkuriang (Bandung – Ketapang Banyuwangi) berangkat dari Stasiun Bandung 14.45.

– KA Turangga (Bandung – Surabaya Gubeng) berangkat dari Stasiun Bandung 17.40.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau pelanggan untuk memastikan tiket, identitas, serta barang bawaan telah dipersiapkan sebelum tiba di stasiun sehingga proses boarding dapat berlangsung lebih cepat dan lancar.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan dan mengajak masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari risiko kemacetan jalan raya.

“Kami berharap seluruh pelanggan dapat mengatur waktu perjalanan dengan baik sehingga dapat menikmati perjalanan menggunakan kereta api dengan nyaman tanpa khawatir tertinggal kereta akibat kepadatan lalu lintas selama pelaksanaan Asia Afrika Festival 2026,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wakil Presiden RI Tinjau Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Jasa Marga Percepat Penyelesaian Proyek untuk Perkuat Konektivitas Jawa-Bali

Jakarta (10/07), Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Tahap 1 pada Jumat (10/07). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan penyelesaian salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang 49,68 km yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB). Proyek ini dirancang untuk melengkapi konektivitas dari Jakarta hingga ujung timur Pulau Jawa sebagai akses utama menuju Pulau Bali.

Turut hadir mendampingi Wakil Presiden RI dalam kegiatan peninjauan ini, yaitu perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali Javid Hurriyanto. Selain itu, hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., serta Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A. Sementara dari pihak Jasa Marga hadir Komisaris Jasa Marga Nurul Gufron, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano, Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto, serta jajaran Jasa Marga Group.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Jalan Tol Prosiwangi diharapkan mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan daya saing wilayah, serta membuka lebih banyak peluang investasi dan lapangan kerja di Jawa Timur,” ujar Wapres Gibran.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa Perseroan berkomitmen menuntaskan pembangunan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan, dan tata kelola yang baik.

“Jasa Marga terus mengakselerasi penyelesaian Jalan Tol Prosiwangi sebagai bagian dari komitmen mendukung agenda pembangunan nasional. Kami memastikan setiap tahapan konstruksi dilaksanakan dengan mengedepankan aspek kualitas, keselamatan, keberlanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan ekonomi kawasan,” kata Rivan.

Saat ini, proyek pembangunan jalan tol ini diprioritaskan pada Tahap I Ruas Gending–Besuki sepanjang 49,68 km. Berdasarkan data per Juli 2026, Seksi 1 Gending–Kraksaan (12,88 km) dan Seksi 2 Kraksaan–Paiton (11,20 km) telah 100% rampung konstruksi fisik dan mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Sementara Seksi 3 Paiton–Besuki (25,60 km) telah 100% selesai pekerjaan jalan utama sejak April 2026 dan saat ini dalam tahap akhir Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Komitmen terhadap keselamatan dan keberlanjutan juga menjadi prioritas. Seluruh paket pekerjaan konstruksi Tahap I berhasil mencatatkan zero accident. Selain itu, proyek ini menyerap lebih dari 1.300 tenaga kerja lokal dari Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

Ketika beroperasi, Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh Probolinggo–Besuki menjadi 1 jam 15 menit. Efisiensi mobilitas ini diyakini akan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kehadiran tol ini akan memperlancar rantai pasok logistik menuju kawasan industri Paiton dan Pelabuhan Ketapang sebagai gerbang penyeberangan Jawa–Bali, sekaligus meningkatkan konektivitas pariwisata unggulan di wilayah Tapal Kuda serta membuka ruang usaha baru bagi pelaku UMKM setempat.

Sebagai wujud pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, Jalan Tol Prosiwangi menerapkan berbagai inovasi ramah lingkungan mulai dari proses konstruksi, kawasan rest area, hingga gedung operasional PT JPB.

Salah satu inovasi tersebut adalah Hybrid Wind Tree yang memadukan 35 solar petal dan 30 aeroleaf untuk menghasilkan listrik mandiri hingga 12,4 kW. Inovasi ini memperoleh Rekor MURI sebagai implementasi energi baru terbarukan pada proyek jalan tol. Selain itu, proyek ini menerapkan sistem pengelolaan air daur ulang (water treatment) untuk kebutuhan pemadam kebakaran, flushing toilet, dan penyiraman taman.

Pada pekerjaan konstruksi, pemanfaatan material batu hasil galian sebagai material timbunan badan jalan berhasil mengoptimalkan biaya pembangunan sekaligus menekan dampak lingkungan melalui pengurangan emisi karbon sebesar 6,3 juta kgCO₂e atau sekitar 45,4%.

Melalui perpaduan konektivitas dan kelestarian ekologis ini, Jasa Marga memastikan Jalan Tol Prosiwangi mampu memberikan nilai tambah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Kesiapan operasional pada proyek ini juga menjadi bukti nyata dari perwujudan Jasa Marga bersama Danantara Indonesia untuk selalu Melayani Sepenuh Hati dalam merajut konektivitas nasional secara andal. Melalui sinergi dan koordinasi tersebut, Jasa Marga berkomitmen penuh untuk terus mengawal percepatan pembangunan sisa ruas tol ini hingga tuntas demi mendorong akselerasi pemerataan ekonomi dan pariwisata di koridor timur Pulau Jawa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pembinaan Sepak Bola Daerah, PS PTPN III Juara Piala Presiden 2026 Zona Labuhanbatu

LABUHANBATU – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga daerah sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di wilayah operasional perusahaan. Komitmen tersebut membuahkan hasil dengan keberhasilan tim usia dini PS PTPN III meraih gelar Juara I pada ajang Piala Presiden Zona Labuhanbatu Tahun 2026.

Dalam laga final yang digelar di Lapangan PTPN III Rantauprapat, tim asuhan pelatih Erwin Setiawan berhasil mengalahkan PS Bintara Muda dengan skor 5-3. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan PS PTPN III mewakili Kabupaten Labuhanbatu pada putaran final tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya Holding Perkebunan Nusantara dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan melalui pemanfaatan fasilitas perusahaan di wilayah operasional, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya talenta-talenta muda dari kawasan perkebunan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembinaan olahraga.

Model pembinaan tersebut mengedepankan proses penjaringan bakat (talent scouting) di wilayah nonperkotaan dengan memanfaatkan infrastruktur lapangan di lingkungan emplasmen perkebunan sebagai pusat latihan bagi anak-anak karyawan maupun masyarakat sekitar. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kesempatan yang lebih luas bagi bibit-bibit potensial untuk berkembang melalui sistem latihan yang terstruktur.

Menjangkau Talenta dari Wilayah Perkebunan

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan keberadaan klub internal seperti PS PTPN III memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai wadah olahraga, tetapi juga sebagai sarana pengembangan potensi generasi muda di daerah operasional perusahaan.

“Kami memandang area emplasmen dan perkebunan sebagai lumbung talenta yang memiliki potensi besar jika dikelola dengan pola latihan yang tepat. Pendekatan kami difokuskan pada upaya menjembatani keterbatasan akses tersebut. Melalui pengelolaan klub seperti PS PTPN III, perusahaan berupaya menyediakan jalur pembinaan yang disiplin agar anak-anak di daerah operasional kami mendapatkan kesempatan berkompetisi hingga di tingkat nasional,” ujar Jatmiko.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut didukung oleh keberadaan berbagai klub yang aktif di sejumlah unit kebun di wilayah Sumatera Utara hingga Riau. Selain mengoptimalkan fasilitas olahraga milik perusahaan, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar melalui aktivitas olahraga yang inklusif.

Pembinaan Berkelanjutan Membangun Tradisi Prestasi

Prestasi tim usia dini PS PTPN III memperpanjang catatan positif klub yang sebelumnya telah menunjukkan kiprah di berbagai kompetisi regional maupun nasional. Pada musim kompetisi 2023, tim senior PS PTPN III berhasil meraih posisi Runner-up Liga 3 Zona Sumatera Utara serta Runner-up BUMN Fest Cabang Sepak Bola tingkat nasional.

Konsistensi pembinaan juga terlihat pada kelompok usia lainnya. Tim PS PTPN III U-15 sebelumnya mencatat kemenangan 5-0 atas SSB Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara, pada laga pembuka Kompetisi Piala Soeratin Wilayah 3 Sumatera Utara. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sistem pembinaan yang dijalankan klub berlangsung secara berjenjang dan berkesinambungan.

Perkuat Dukungan Secara Institusional

Keberhasilan tim junior tersebut turut mendorong manajemen Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo untuk memperkuat dukungan terhadap keberlangsungan pembinaan secara lebih terstruktur. Jika sebelumnya operasional tim pada sejumlah kompetisi lokal masih mengandalkan semangat gotong royong pengurus dan orang tua atlet, kini perusahaan melakukan penguatan dukungan melalui mekanisme kelembagaan.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, mengatakan manajemen telah menginstruksikan jajaran unit di Rantauprapat untuk mengawal kebutuhan logistik tim menjelang putaran final tingkat provinsi.

“Tanggung jawab kami di tingkat manajemen adalah memastikan bahwa semangat di akar rumput ini mendapatkan payung dukungan yang stabil dan berkelanjutan lewat program TJSL yang terukur,” jelas Arya.

Ia menambahkan bahwa dukungan perusahaan diharapkan mampu memberikan ruang bagi pengurus dan pelatih untuk lebih fokus mempersiapkan aspek teknis dan pembinaan mental para atlet muda.

“Kami ingin dukungan yang akan dialokasikan dapat membuat tim pengurus dan pelatih bisa fokus sepenuhnya pada persiapan teknis sepak bola serta menjaga mental bertanding anak-anak menghadapi kompetisi tingkat Sumatra Utara nanti,” pungkasnya.

Melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN IV PalmCo terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Selain mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi, program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem sosial yang inklusif, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul di daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026 tidak hanya menghasilkan penguatan kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi digital, ketahanan pangan, dan pendidikan, tetapi juga melahirkan sebuah inisiatif yang menyoroti kedekatan hubungan budaya kedua negara.

Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, kedua pemimpin mengumumkan Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Budaya dan Pendidikan, sebuah rangkaian peringatan selama 15 bulan yang akan berlangsung dari Juli 2026 hingga September 2027. Program ini menjadi salah satu dari enam pengumuman strategis yang disampaikan selama kunjungan Modi ke Indonesia dan akan menghadirkan festival budaya, pemutaran film, pameran tekstil, pertunjukan fesyen, kegiatan sastra, pertukaran akademik, hingga program pendidikan di kedua negara.

Peringatan tersebut sekaligus menandai 100 tahun perjalanan Rabindranath Tagore ke Indonesia, sebuah momen bersejarah yang menjadi simbol hubungan intelektual dan budaya antara India dan Indonesia.

Mengenang Perjalanan Tagore ke Nusantara

Pada tahun 1927, Rabindranath Tagore, penyair, filsuf, pendidik, sekaligus penerima Hadiah Nobel pertama dari Asia, melakukan perjalanan ke Pulau Jawa dan Bali. Dalam kunjungan tersebut, Tagore menyaksikan masyarakat yang tengah membangun identitas nasionalnya melalui seni, pendidikan, dan kebudayaan.

Seratus tahun kemudian, India dan Indonesia memilih untuk mengenang perjalanan tersebut dengan menetapkan tahun 2026–2027 sebagai Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Budaya dan Pendidikan, sebagai simbol hubungan peradaban yang telah berkembang selama berabad-abad.

Tagore dan Ki Hadjar Dewantara, Dua Tokoh dengan Visi yang Sama

Nama “Tagore–Dewantara” dipilih untuk menghormati dua tokoh pendidikan yang memiliki cita-cita serupa dalam membangun generasi masa depan melalui pendidikan yang memerdekakan.

Rabindranath Tagore mendirikan Shantiniketan pada tahun 1901 dengan keyakinan bahwa pendidikan harus menumbuhkan kebebasan berpikir, kreativitas, rasa ingin tahu, dan kegembiraan belajar. Dua dekade kemudian, pada tahun 1922, Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, mendirikan Taman Siswa di Yogyakarta dengan filosofi yang hampir sama, yakni menjadikan pendidikan sebagai sarana membangun karakter, kebebasan, dan kemandirian, berbeda dari sistem pendidikan kolonial yang lebih menekankan perintah dan hukuman.

Hubungan antara kedua tokoh tersebut bukan sekadar kesamaan gagasan. Sejumlah akademisi mencatat bahwa pemikiran pendidikan Tagore turut menginspirasi Ki Hadjar Dewantara. Hubungan antara Shantiniketan dan Taman Siswa juga berkembang melalui berbagai pertukaran pendidikan, termasuk pengiriman siswa Taman Siswa seperti Ki Subroto dan Ki Rusli untuk belajar di Shantiniketan.

Pertukaran tersebut mempertemukan dua tradisi pendidikan yang tumbuh di India dan Indonesia. Hingga kini, warisan Ki Hadjar Dewantara tetap menjadi landasan sistem pendidikan Indonesia melalui semboyan Tut Wuri Handayani, sementara gagasan Tagore terus dikenang sebagai salah satu filosofi pendidikan paling berpengaruh di Asia.

Modi dan Prabowo Soroti Warisan Bersama

Dalam pernyataan pers bersama setelah pertemuan bilateral, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan kedua negara akan memperingati satu abad kunjungan bersejarah Gurudev Rabindranath Tagore ke Indonesia.

“Perjalanan Indonesia dalam membangun bangsa banyak dipengaruhi oleh pendidik visioner sekaligus Menteri Pendidikan pertamanya, Ki Hajar Dewantara. Falsafah pendidikan beliau sangat dipengaruhi oleh gagasan Gurudev Tagore. Sebagai penghormatan terhadap warisan intelektual dan budaya bersama tersebut, India dan Indonesia akan memperingatinya sebagai Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Budaya dan Pendidikan,” ujar Modi.

Presiden Prabowo Subianto juga menyambut baik peluncuran inisiatif tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, serta penetapan Tahun Tagore–Dewantara 2026–2027, mencerminkan eratnya hubungan peradaban antara Indonesia dan India.

Menurut Prabowo, berbagai inisiatif tersebut sekaligus mempertegas komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, riset dan teknologi, kebudayaan, serta hubungan antar masyarakat.

Diawali Pameran Foto dan Peluncuran Buku

Peluncuran Tahun Tagore–Dewantara bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Modi ke Indonesia pada 7 Juli 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, Kedutaan Besar India menyelenggarakan pameran foto perjalanan Rabindranath Tagore di Indonesia di Jakarta International Convention Centre (JICC), lokasi penyelenggaraan acara komunitas yang dihadiri Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi.

Pada kesempatan yang sama, penulis Arindam Mukherjee menyerahkan bukunya yang berjudul Rabindranath Tagore’s Indonesian Odyssey: A Cultural Pilgrimage kepada Perdana Menteri Modi sebagai penghormatan terhadap perjalanan bersejarah Tagore di Indonesia.

Beragam Agenda Budaya Hingga September 2027

Selama 15 bulan ke depan, berbagai kegiatan budaya dan pendidikan akan diselenggarakan di Indonesia untuk melibatkan masyarakat luas.

Di bidang fesyen, Indonesia Fashion Week akan menghadirkan desainer Shantiniketan Papri Basak, yang akan memadukan motif khas India dengan batik Indonesia pada Agustus 2026.

Di bidang perfilman, Tagore Film Festival akan menghadirkan adaptasi sinematik berbagai karya Rabindranath Tagore bagi masyarakat umum dan kalangan akademisi di Jakarta pada September 2026.

Di sektor pendidikan, akan diselenggarakan Kuis Tagore–Dewantara di sejumlah kota di Indonesia. Program ini juga akan diikuti dengan pengenalan pembelajaran bahasa Sanskerta di sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur dan Bali, mengingat bahasa daerah di kedua wilayah tersebut memiliki keterkaitan sejarah yang kuat dengan bahasa Sanskerta.

Berbagai kegiatan masyarakat juga akan digelar, termasuk pertunjukan budaya dalam rangka Bijoya Sammeloni oleh Jakarta Bengali Association pada Oktober 2026, simposium sastra dan akademik mengenai pengaruh Tagore terhadap pemikiran Asia Tenggara pada November 2026, serta festival Tahun Baru Bengali Borsho Boron pada April 2027 yang merayakan tradisi pergantian tahun yang dimiliki kedua negara.

Selain itu, pameran foto mengenai perjalanan Tagore di Indonesia akan berkeliling ke berbagai kota di Indonesia sepanjang tahun dengan dukungan jaringan relawan muda serta berbagai platform digital untuk menjangkau generasi muda.

Perayaan Digelar di India dan Indonesia

Perayaan Tahun Tagore–Dewantara tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di India.

Memasuki Januari 2027, pameran warisan tekstil “Sarong to Saree” akan membuka rangkaian kegiatan tahun kedua. Pameran tersebut menghubungkan tradisi tenun Indonesia dengan Shantiniketan dan akan disertai peluncuran buku karya pakar tekstil Darshan Shah dari Weavers Studio, Kolkata.

Pada Agustus 2026, Nalanda University dan Universitas Jambi juga akan memulai kemitraan pendidikan yang mencakup pemasangan patung Atisha Dipankara di Museum Muara Jambi serta penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada Museum Balaputradewa di Palembang. Kedua inisiatif tersebut dimaksudkan untuk menghidupkan kembali hubungan sejarah yang telah terjalin lebih dari seribu tahun.

Selain itu, India dan Indonesia juga tengah mengusulkan penerbitan perangko peringatan bersama oleh Pos Indonesia dan India Post sebagai simbol persahabatan kedua negara.

Rangkaian Tahun Tagore–Dewantara dijadwalkan ditutup pada Agustus atau September 2027 melalui penyelenggaraan konferensi internasional di Bali yang akan mempertemukan para akademisi dan cendekiawan dari berbagai negara di kawasan.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, lokasi, dan mekanisme pendaftaran setiap kegiatan akan diumumkan secara bertahap melalui Kedutaan Besar India di Jakarta, Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC), serta berbagai organisasi masyarakat India di Indonesia yang terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk

Jumlah pengguna LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi terus naik. Pada Juni 2026, rata-rata tap in pukul 06.00–09.00 WIB mencapai 511 pengguna per stasiun, naik 12% dibanding 456 pengguna di Mei 2026.

Aktivitas masyarakat yang memanfaatkan LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi di hari kerja (weekday) terus menunjukkan peningkatan. Pada bulan Juni 2026, rata-rata jumlah pengguna yang melakukan tap in antara pukul 06.00–09.00 WIB di 18 stasiun tercatat 511 pengguna per stasiun setiap hari kerja, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan rata-rata pada bulan Mei 2026 yang mencapai 456 pengguna. Kondisi tersebut menunjukkan semakin tingginya mobilitas masyarakat pada pagi hari yang menggunakan LRT Jabodebek, dan kebiasaan sederhana setiap pengguna memiliki peran penting dalam memperlancar arus naik dan turun pengguna serta menciptakan perjalanan yang lebih nyaman bagi semua.

Karena itu, LRT Jabodebek membagikan sejumlah tips sederhana yang dapat diterapkan pengguna saat bepergian pada jam sibuk. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat menggunakan LRT Jabodebek pada jam sibuk :

1. Siapkan kartu pembayaran dan pastikan isi saldo kartu sebelum tiba di gate

Menyiapkan kartu uang elektronik atau metode pembayaran sejak sebelum mengantre di gate akan membantu memperlancar antrean masuk maupun keluar stasiun.

2. Hindari membawa barang berukuran besar apabila tidak mendesak

Pastikan barang bawaan pengguna memenuhi aturan yang diperbolehkan dibawa dan tidak melebihi ukuran maksimal 100 x 40 x 30 sentimeter. Selain itu, koper berukuran besar, kardus, maupun barang bawaan yang memerlukan ruang cukup luas dapat membatasi ruang gerak pengguna lain ketika kondisi kereta sedang padat. Apabila harus membawanya, pengguna disarankan menempatkan barang sedekat mungkin dengan tubuh agar tidak mengganggu pergerakan pengguna lain.

3. Gunakan ransel di depan tubuh saat kereta penuh

Tas ransel yang tetap dikenakan di punggung sering kali tidak disadari mengenai pengguna lain dan mengurangi ruang di dalam kereta. Memindahkan ransel ke depan tubuh akan membuat ruang berdiri menjadi lebih lega.

4. Dahulukan pengguna yang akan turun

Memberikan ruang bagi pengguna yang keluar dari kereta akan mempercepat proses pertukaran pengguna sehingga waktu berhenti di stasiun dapat dimanfaatkan secara optimal.

5. Jangan berhenti tepat di depan pintu kereta atau eskalator

Setelah turun dari kereta maupun selesai menggunakan eskalator, pengguna sebaiknya segera bergerak menuju area yang lebih lapang agar tidak menghambat arus pengguna di belakang.

6. Perhatikan waktu kedatangan kereta

Pengguna disarankan tiba beberapa menit lebih awal di stasiun, terutama pada jam sibuk. Datang terlalu mepet sering kali membuat pengguna terburu-buru, berlari menuju peron, atau mencoba masuk ketika pintu kereta akan menutup, yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna lainnya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kenyamanan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, layanan, maupun keandalan operasional, namun juga oleh kesiapan pengguna sebelum memasuki stasiun, berada di dalam kereta, hingga tiba di stasiun tujuan.

“Hal-hal sederhana seperti menyiapkan kartu pembayaran serta memastikan saldo kartu sebelum memasuki gate, memberikan kesempatan kepada pengguna turun terlebih dahulu, hingga menempatkan barang bawaan dengan tepat dapat membantu mempercepat proses naik turun pengguna. Jika dilakukan bersama-sama, perjalanan akan terasa lebih nyaman dan tertib,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa disiplin kecil yang dilakukan oleh setiap pengguna akan memberikan dampak besar terhadap kenyamanan perjalanan secara keseluruhan.

“Transportasi publik merupakan ruang bersama. Ketika setiap pengguna saling menghargai dengan menerapkan etika sederhana selama perjalanan, suasana di dalam stasiun maupun kereta menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” tutup Radhitya.

Seiring meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja, penerapan etika sederhana selama menggunakan transportasi publik diharapkan dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna.

Dengan begitu, perjalanan pada jam sibuk dapat berlangsung lebih lancar sehingga pengalaman menggunakan transportasi publik menjadi semakin baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Perkuat Inklusi Keuangan Digital, Raih Best Bank Awards 2026

Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya kembali menorehkan prestasi melalui inovasi berkelanjutan pada berbagai produk perbankan digitalnya yang mampu menghadirkan solusi pembiayaan digital yang inklusif. Atas komitmen tersebut, Bank Raya meraih penghargaan Best Bank 2026 dari Investor Trust dalam kategori The Social Financing Excellence Award.

Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya kembali menorehkan prestasi melalui inovasi berkelanjutan pada berbagai produk perbankan digitalnya yang mampu menghadirkan solusi pembiayaan digital yang inklusif. Atas komitmen tersebut, Bank Raya meraih penghargaan Best Bank 2026 dari Investor Trust dalam kategori The Social Financing Excellence Award. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya Bank Raya dalam memperluas akses layanan keuangan, khususnya bagi masyarakat dan pelaku usaha yang belum terlayani secara optimal oleh layanan perbankan.

Salah satu produk unggulan Bank Raya, Pinang Dana Talangan, dinilai berhasil mendukung pemberdayaan pelaku usaha sekaligus memperkuat inklusi keuangan di Indonesia. Pinang Dana Talangan merupakan fasilitas pinjaman yang diperuntukkan bagi Agen Laku Pandai, termasuk Agen BRILink dan Agen Gadai, guna mendukung kelancaran transaksi keuangan mereka. Melalui proses pengajuan yang praktis, aman, dan cepat, pelaku usaha dapat memperoleh akses pembiayaan dengan pencairan dana dalam waktu kurang dari 10 menit. Hingga Triwulan I/2026, penyaluran Pinang Dana Talangan telah mencapai Rp7,25 triliun atau tumbuh 33,4% secara tahunan (year-on-year), dengan outstanding sebesar Rp1,15 triliun atau meningkat 63,0% (year-on-year). Pembiayaan tersebut telah dimanfaatkan oleh sekitar 52 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai di berbagai wilayah Indonesia.

Ajeng Putri Hapsari selaku Corporate Secretary Bank Raya, mengatakan, “Bank Raya selalu berfokus pada inovasi produk yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Pinang Dana Talangan banyak dimanfaatkan oleh Agen BRILink di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan proses transaksi keuangan masyarakat terutama di daerah-daerah yang membutuhkan akses keuangan. Dengan adanya Pinang Dana Talangan, maka Agen BRILink dapat melayani nasabah dengan lebih cepat dan usahanya juga dapat berkembang lebih pesat.”

Pinang Dana Talangan menawarkan pilihan tenor pinjaman jangka pendek dengan plafon hingga Rp200 juta serta pilihan tenor 3, 7, 14, dan 30 hari. Proses pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi BRILink Mobile dengan waktu proses sekitar 15 menit hingga dana dapat dicairkan.

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan berbagai solusi perbankan digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan  inklusi keuangan melalui solusi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha.” tutup Ajeng.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perluas Inklusi Keuangan Digital di Indonesia, Bank Raya Raih Best Bank Awards 2026

Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya kembali mendapatkan apresiasi atas inovasi di berbagai produk perbankan digitalnya karena mampu menghadirkan solusi pembiayaan digital yang inklusif. Bank Raya mendapatkan apresiasi sebagai Best Bank 2026 oleh Investor Trust, dalam kategori The Social Financing Excellence Award.

Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya kembali mendapatkan apresiasi atas inovasi di berbagai produk perbankan digitalnya karena mampu menghadirkan solusi pembiayaan digital yang inklusif. Bank Raya mendapatkan apresiasi sebagai Best Bank 2026 oleh Investor Trust, dalam kategori The Social Financing Excellence Award.  Apresiasi ini merupakan wujud komitmen Bank Raya dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya segmen yang belum terlayani secara optimal oleh layanan perbankan. 

Salah satu champion product Bank Raya yaitu Pinang Dana Talangan, dinilai mampu mendukung pemberdayaan pelaku usaha serta memperkuat inklusi keuangan di Indonesia. Pinang Dana Talangan merupakan pinjaman untuk mendukung transaksi keuangan Agen Laku Pandai termasuk Agen BRILink dan Agen Gadai, yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan secara cepat, mudah, dan aman dengan proses pencairan dana dalam waktu kurang dari 10 menit. Hingga Triwulan 1/2026, Bank Raya telah menyalurkan Pinang Dana Talangan sebesar Rp7,25 triliun, tumbuh sebesar 33,4% (yoy) atau mencatatkan outstanding sebesar Rp1,15 triliun, tumbuh 63,0% (yoy), yang telah disalurkan kepada sekitar 52 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai. 

Ajeng Putri Hapsari selaku Corporate Secretary Bank Raya, mengatakan, “Bank Raya selalu berfokus pada inovasi produk yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Pinang Dana Talangan banyak dimanfaatkan oleh Agen BRILink di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan proses transaksi keuangan masyarakat terutama di daerah-daerah yang membutuhkan akses keuangan. Dengan adanya Pinang Dana Talangan, maka Agen BRILink dapat melayani nasabah dengan lebih cepat dan usahanya juga dapat berkembang lebih pesat.”

Pinang Dana Talangan memiliki pilihan tenor pinjaman yang pendek  dengan  plafon hingga Rp200 juta dan  tenor pinjaman 3, 7, 14 dan 30 hari. Adapun pengajuan Pinang Dana Talangan dapat dilakukan langsung via aplikasi BRILink Mobile, dan hanya membutuhkan waktu 15 menit hingga dana cair. 

Bank Raya terus mendorong peningkatan penyaluran Pinang Dana Talangan serta meningkatkan kualitas credit scoring  guna semakin memperkuat kualitas kredit  agar dapat dimanfaatkan oleh semakin banyak nasabah dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan sesuai dengan risk appetite.

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan berbagai solusi perbankan digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan  inklusi keuangan melalui solusi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha.” tutup Ajeng.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ITE Group Hadir di Jakarta, Lihat Indonesia sebagai Mitra Strategis untuk Memperluas Akses Bisnis ke Pasar Rusia

Tangerang, 08 Juli 2026 – Sebagai penyelenggara pameran bisnis internasional (B2B) terbesar di Rusia, ITE Group terus memperluas kolaborasi dengan negara-negara yang memiliki potensi ekspor tinggi, termasuk Indonesia. Melihat pertumbuhan perdagangan bilateral yang semakin kuat serta daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar global, ITE Group memilih Indonesia sebagai salah satu negara prioritas dalam pengembangan partisipasi internasional pada pamerannya.

Didirikan pada tahun 1991, ITE Group menyelenggarakan lebih dari 30 pameran internasional setiap tahun yang mencakup berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, bahan bangunan, kemasan, makanan dan minuman, pariwisata, hingga teknologi. Setiap tahunnya, ekosistem ITE mempertemukan lebih dari 500.000 pengunjung profesional, 10.000 eksibitor internasional, serta didukung database lebih dari 2,5 juta kontak bisnis, menjadikannya salah satu platform B2B terbesar di kawasan Rusia, area CIS, dan negara-negara sekitarnya.

Melalui rangkaian pameran unggulan seperti MosBuild, Woodex, Aquaflame, MITT, RosUpack, WorldFood, dan DairyTech, serta platform digital ITE Connect, perusahaan Indonesia memiliki akses langsung kepada importir, distributor, kontraktor, retailer, hingga para pemangku kepentingan utama di pasar Rusia.

Kunjungan ITE Group yang dipimpin oleh CEO Dmitry Zavgorodniy ke Jakarta pada 08 Juli 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia dan Rusia sekaligus memperkenalkan berbagai peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia melalui jaringan pameran internasional ITE. 

Dalam MosBuild Forum Jakarta 2026 yang diselenggarakan di Garuda 2, ICE BSD City, juga menghadirkan narasumber lain seperti dari International Sales Director of ITE Group, PT Tatalogam Lestari, dan PT Eurotrans Logistics Indonesia.  Forum ini dibuka dengan sambutan oleh Robi Handoko selaku Kepala Bidang Bahan Kimia dan Bahan Bangunan, Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 

“Kementerian Perdagangan sangat menyambut baik adanya MosBuild ini karena memiliki tujuan untuk dapat meningkatkan eksplorasi Indonesia ke pasar global khusus nya dalam produk bangunan seperti material bangunan, konstruksi, dan juga produk bahan pembangunan Indonesia khususnya di pasar Eurasia dan Rusia.” ujarnya. 

Keputusan ITE Group untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia, didukung oleh meningkatnya hubungan perdagangan kedua negara. Pada tahun 2025, nilai ekspor Indonesia ke Rusia meningkat 42,7% atau mencapai US$1,88 miliar, mencerminkan semakin besarnya peluang bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar Rusia.

ITE Group melihat sejumlah sektor unggulan Indonesia yang memiliki peluang pertumbuhan signifikan. Salah satunya adalah produk kayu, yang mencatat kenaikan ekspor hingga 156% atau mencapai USD 23,9 juta pada 2025. Sebaliknya, ekspor furnitur Indonesia ke Rusia masih mencapai sekitar USD 3,8 juta, atau hanya 0,17% dari total impor furnitur Rusia. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang pasar yang sangat besar bagi produsen furnitur Indonesia, terutama setelah berkurangnya pemasok dari negara-negara lain.

“Indonesia memiliki basis manufaktur yang sangat besar dan semakin mendapat perhatian di pasar Rusia. Kami melihat peluang besar untuk mempertemukan perusahaan-perusahaan Indonesia dengan pembeli, distributor, dan mitra bisnis melalui ekosistem pameran ITE. Tidak hanya melalui MosBuild, tetapi juga berbagai pameran sektor lainnya yang didukung oleh platform digital ITE Connect, sehingga hubungan bisnis dapat dimulai bahkan sebelum pameran berlangsung,” ujar Dmitry Zavgorodniy, CEO ITE Group.

MosBuild merupakan salah satu flagship event dalam portofolio ITE Group sekaligus pameran bangunan dan interior terbesar di Rusia dan area CIS. Pameran ini memberikan akses langsung kepada target pasar seperti wholesaler, retailer, perusahaan konstruksi, arsitek, hingga pengembang properti.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan dari Darryl Pawsey, International Sales Director of ITE Group yang menyampaikan bahwa “Ini bukan hanya tentang datang ke pameran dan bertemu pembeli, ada kesempatan untuk menjelajahi pasar, industri, bertemu arsitek, bertemu desainer, dan mendapatkan gambaran serta pemahaman mengenai apa yang sedang terjadi.” 

Melalui keikutsertaan dalam MosBuild, perusahaan Indonesia tidak hanya memperoleh akses langsung kepada buyer dan pelaku industri di Rusia, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai kebutuhan pasar, tren industri, struktur distribusi, serta peluang pengembangan bisnis di kawasan Rusia dan CIS. 

Pada penyelenggaraan tahun 2026, MosBuild berhasil menghadirkan 87.995 total pengunjung dengan 1.250 eksibitor dari 51 negara. Peserta MosBuild dapat merasakan berbagai akses eksklusif selama pameran berlangsung seperti area networking khusus berupa Decorium Conference. 

Dalam beberapa tahun terakhir, MosBuild mencatat peningkatan partisipasi dari negara-negara baru yang sebelumnya belum pernah mengikuti pameran sebelum tahun 2022. Indonesia secara resmi menjadi salah satu negara peserta baru setelah untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam penyelenggaraan MosBuild 2026. Perusahaan dari Indonesia ini, yaitu PT Tatalogam Lestari yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur untuk baja lapis. 

Pada kegiatan ini, PT Tatalogam Lestari memberikan testimonial setelah mengikuti MosBuild 2026. “MosBuild itu kita dibekali dengan yang namanya platform digital ITE Connect. Jadi kita dikonekkan dengan calon customer kita. Jadi selama kita pameran sampai 3 bulan ke depan, itu merupakan suatu keuntungan bagi kita yang mengikuti acara MosBuild tersebut. Jadi beberapa hasil yang kita dapatkan, terus terang pastinya adalah lead customer. Baik itu dari manufaktur, distributor, retailer, aplikator, kontraktor, ataupun arsitek lokal Rusiada, bahkan dari negara-negara lain yang datang seperti dari Turki, dan negara-negara Eropa sekitar Rusia” ujar Hengky Prasetia, selaku Account Manager, PT Tatalogam Lestari. Partisipasi tersebut mencerminkan semakin besarnya potensi produk Indonesia untuk bersaing di pasar Rusia. 

Indonesia memiliki kapabilitas manufaktur yang sangat besar di berbagai kategori yang ditampilkan pada MosBuild, mulai dari furnitur, produk interior, komponen kayu, keramik, sanitasi, pencahayaan, material dekoratif, bahan bangunan hingga teknologi konstruksi.

Bagi peserta yang berminat untuk mengikuti MosBuild, PT Eurotrans Logistik Indonesia menjelaskan proses pengiriman logistik pameran dari Indonesia menuju Rusia. Disampaikannya oleh Theresia Sumanti, General Manager PT Eurotrans Logistik Indonesia terkait dengan peluang yang akan didapatkan oleh para manufaktur perusahaan di Indonesia untuk mengikuti pameran MosBuild di Rusia, Eurotrans dapat membantu dari segi logistik pengiriman hingga sampai ke lokasi pameran di tempat yang sudah ditentukan, dan setelah selesai pameran kargo akan dipulangkan kembali ke Indonesia.

Sebagai mitra resmi ITE Group di Indonesia, PT Debindomulti Adhiswasti akan mendampingi perusahaan yang berminat mengikuti MosBuild 2027, mulai dari konsultasi mengenai pilihan paviliun, persiapan pameran, strategi promosi, serta pemanfaatan platform ITE Connect untuk melakukan business matching sebelum pameran berlangsung. 

MosBuild 2027 akan diselenggarakan pada 30 Maret – 2 April 2027 di Crocus Expo, Moskow. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi, mosbuild.com. Jadwal event dari ITE Group dapat diakses melalui, ite.group/en/calendar. Perusahaan di Indonesia dapat memperoleh informasi resmi melalui PT Debindomulti Adhiswasti dengan Bapak Majid Satriansyah pada alamat email berikut, majid@debindo.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

Banjarmasin, 6 Juli 2026 — Sebagai wujud
komitmen dalam mendukung agenda nasional peningkatan literasi dan inklusi
keuangan syariah, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah)
turut berpartisipasi dalam Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026 Goes to
Banjarmasin
yang diselenggarakan pada 4 – 5 Juli 2026 di Main Atrium Duta
Mall Banjarmasin. Kegiatan ini merupakan program kolaboratif yang diinisiasi
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah
(PUJKS) sebagai rangkaian kampanye edukasi keuangan syariah nasional.

SYAFIF 2026
dirancang untuk mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan
layanan jasa keuangan syariah, memperluas akses masyarakat terhadap lembaga
keuangan syariah, sekaligus mengkampanyekan program literasi, inklusi, dan
pelindungan konsumen. Rangkaian kegiatan meliputi mini expo produk dan layanan
keuangan syariah, talkshow edukasi, edu-tainment, hingga pembagian doorprize
yang melibatkan berbagai PUJKS lintas sektor, mulai dari perbankan syariah,
pasar modal syariah, hingga industri keuangan non-bank syariah.

Kehadiran program
seperti SYAFIF menjadi semakin relevan mengingat masih terdapat kesenjangan
yang cukup lebar antara pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah di
Indonesia. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK)
2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan bersama Badan Pusat Statistik, indeks
literasi keuangan syariah tercatat sebesar 43,42%, sementara indeks inklusi
keuangan syariah baru mencapai 13,41%[1]. Kesenjangan sekitar 30
poin persen antara literasi dan inklusi ini menunjukkan bahwa meskipun
pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah terus meningkat, pemanfaatannya
di kehidupan sehari-hari masih perlu didorong lebih jauh dan di sinilah kolaborasi
lintas industri seperti SYAFIF memainkan peran strategis.

Vivin Arbianti
Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah,
menyampaikan
,”Partisipasi Prudential Syariah dalam SYAFIF 2026 di Banjarmasin
merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap upaya kolaboratif OJK dan seluruh
Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah dalam memperluas literasi dan inklusi
keuangan syariah di Indonesia. Sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah,
kami percaya bahwa edukasi adalah fondasi utama untuk menghadirkan perlindungan
yang inklusif, transparan, dan berlandaskan prinsip syariah bagi keluarga
Indonesia.”

Selama dua hari
penyelenggaraan, Prudential Syariah menghadirkan booth interaktif yang
menawarkan konsultasi finansial gratis, games literasi keuangan syariah, hingga
kesempatan mendapatkan merchandise eksklusif, shopping voucher bagi pengunjung
serta sesi Literasi Asuransi Syariah.

“Melalui
kehadiran kami di Banjarmasin, kami berharap dapat semakin dekat dengan
masyarakat Kalimantan Selatan dan memperkenalkan bahwa perencanaan keuangan
syariah, termasuk perlindungan jiwa syariah adalah langkah penting yang bisa
dimulai sejak dini. Ini adalah bagian dari peran kami
sebagai#SatuYangMelindungi bagi keluarga Indonesia hadir di setiap tahapan
kehidupan,” tutup Vivin.

SYAFIF 2026 akan
berlanjut ke empat kota berikutnya yakni Jakarta (Agustus), Semarang sebagai
puncak EKSiS (September), Aceh (Oktober), dan Makassar (November), dan
Prudential Syariah berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendukung
suksesnya rangkaian program strategis nasional ini.

[1] Survei Nasional Literasi
Dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES