Membanggakan! Melky Soekirman dan Mutiara Aulia Syahida Harumkan BRI Region 6, Antar Tim Tari BRI Raih Juara 3 Lomba Tari Nusantara 2026 Bank Indonesia

Kebanggaan dan rasa haru menyelimuti keluarga besar BRI Region 6 atas prestasi membanggakan yang diraih oleh dua insan BRILiaN, Melky Soekirman dan Mutiara Aulia Syahida, yang berhasil menjadi bagian dari Tim Tari BRI dalam ajang Lomba Tari Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Melalui penampilan yang memukau, penuh semangat, serta mengangkat kekayaan budaya Indonesia, Tim Tari BRI sukses meraih Juara 3 pada kompetisi bergengsi tersebut.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa insan BRI tidak hanya unggul dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, tetapi juga memiliki talenta, kreativitas, dan dedikasi tinggi di bidang seni budaya. Melky Soekirman dan Mutiara Aulia Syahida tampil maksimal bersama seluruh anggota tim, menampilkan harmoni gerak, kekompakan, serta penghayatan yang mencerminkan keberagaman budaya Nusantara.

Prestasi ini disambut dengan penuh rasa bangga oleh seluruh keluarga besar BRI Region 6. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pekerja untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik, baik dalam bidang pekerjaan maupun kegiatan nonformal yang membawa nama baik perusahaan.

Partisipasi dan keberhasilan Tim Tari BRI dalam ajang ini juga menunjukkan komitmen BRI dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia sekaligus membangun semangat kebersamaan, kolaborasi, dan rasa cinta terhadap warisan budaya bangsa. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus mengukir pencapaian yang lebih tinggi di berbagai bidang serta semakin mengharumkan nama BRI di tingkat nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tim Tari BRI Raih Juara 3 Lomba Tari Nusantara 2026 Bank Indonesia, Harumkan Nama Perusahaan Lewat Pelestarian Budaya

Penghargaan membanggakan kembali diraih oleh insan BRI. Tim Tari BRI berhasil meraih gelar juara 3 dalam ajang Lomba Tari Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kecintaan terhadap budaya Indonesia serta mendorong kreativitas melalui seni tari tradisional.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa insan BRI tidak hanya unggul dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah, tetapi juga memiliki talenta dan semangat berprestasi di bidang seni dan budaya. Dengan menampilkan koreografi yang memadukan kekayaan budaya Nusantara, kekompakan, kreativitas, dan penghayatan yang kuat, Tim Tari BRI mampu memukau dewan juri serta para penonton hingga berhasil meraih predikat juara 3.

Prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat kolaborasi seluruh anggota tim yang menjalani proses latihan secara intensif. Kekompakan yang terbangun selama persiapan menjadi modal utama dalam menghadirkan penampilan yang memukau.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pekerja BRI untuk terus mengembangkan potensi, berani berprestasi, serta berkontribusi positif dalam berbagai bidang, baik profesional maupun nonprofesional. Melalui prestasi ini, BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia sekaligus membangun semangat kebersamaan, kreativitas, dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar BRI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Promosi Global, Kebun Rancabali PTPN I Jadi Sorotan Media Amerika Serikat

Bandung – Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 kembali mendapat perhatian internasional melalui peliputan khusus oleh media asal Amerika Serikat, Lost In Space Media. Kebun Rancabali di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi lokasi pengambilan gambar untuk proyek dokumenter bertajuk The Tea Trail yang mengangkat perjalanan teh Indonesia dari perkebunan hingga menjadi sajian yang dikenal di berbagai belahan dunia.

Peliputan dilakukan langsung oleh pendiri Lost In Space Media, Connor Space, bersama timnya. Mereka mendokumentasikan berbagai aktivitas di Kebun Rancabali, mulai dari proses pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, hingga kisah para pekerja yang menjaga tradisi pengelolaan teh secara turun-temurun.

Connor Space mengatakan, Kebun Rancabali dipilih karena memiliki kombinasi nilai yang kuat, mulai dari lanskap alam yang indah, kualitas teh yang dihasilkan, hingga sejarah panjang perjalanan komoditas teh di Indonesia.

“Rancabali memiliki cerita yang sangat istimewa. Tempat ini bukan hanya menawarkan pemandangan alam yang luar biasa, tetapi juga menghasilkan teh dengan kualitas yang baik dan memiliki hubungan erat dengan sejarah masuk serta berkembangnya teh di Indonesia. Kami ingin membawa cerita ini kepada masyarakat dunia bahwa di balik secangkir teh terdapat perjalanan panjang manusia, alam, dan budaya,” ujar Connor Space.

Menurutnya, The Tea Trail merupakan perjalanan untuk memahami bagaimana teh menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern. Dokumenter tersebut ingin menggambarkan bahwa sebuah produk yang terlihat sederhana memiliki nilai sejarah, keterampilan, dan pengetahuan yang diwariskan lintas generasi.

“Kami melihat teh bukan hanya sebagai minuman, tetapi sebagai bagian dari peradaban. Dari lapangan pemetikan hingga proses pengolahan, ada cerita tentang dedikasi manusia, hubungan dengan lingkungan, dan tradisi yang mampu bertahan melewati perubahan zaman,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya, tim Lost In Space Media juga mengeksplorasi kawasan wisata yang berada di lingkungan PTPN I Regional 2. Keindahan alam perkebunan Rancabali menjadi salah satu daya tarik yang memperlihatkan bahwa kawasan perkebunan memiliki fungsi lebih luas, tidak hanya sebagai pusat produksi, tetapi juga sebagai ruang edukasi, konservasi, dan wisata berbasis alam.

Connor Space menjelaskan, Lost In Space Media hadir untuk menggali kembali nilai-nilai dari tempat dan praktik yang telah bertahan selama berabad-abad. Di tengah perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan otomatisasi, pihaknya melihat masih banyak pelajaran berharga dari kearifan manusia dan tradisi yang terus dijaga.

“Kami percaya bahwa masa depan tidak harus meninggalkan masa lalu. Justru dari warisan dan praktik yang telah bertahan lama, kita dapat menemukan inspirasi mengenai keberlanjutan, ketangguhan, dan keseimbangan hidup,” tambahnya.

Lost In Space Media merupakan kolektif para petualang dan penutur cerita yang mengangkat berbagai kisah dunia melalui film, fotografi, tulisan, dan percakapan. Karya-karya mereka berfokus pada pertemuan antara tradisi dan teknologi, keahlian manusia dan inovasi, serta warisan budaya dengan masa depan.

Bagi PTPN I, peliputan internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi perkebunan Indonesia kepada dunia. Kebun Rancabali tidak hanya menjadi penghasil teh berkualitas, tetapi juga merepresentasikan sejarah panjang perkebunan nasional yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.

PTPN I terus mendorong transformasi perkebunan melalui peningkatan produktivitas, penguatan keberlanjutan, serta pengembangan potensi kawasan agroindustri dan agrowisata. Dengan pendekatan tersebut, perkebunan Indonesia diharapkan mampu terus menghadirkan nilai tambah sekaligus memperkuat posisi komoditas nasional di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES