Semarak HUT ke-81 RI, KAI Hadirkan Tarif Rp8 LRT Jabodebek pada 17 Agustus

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan promo spesial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Khusus pada 17 Agustus 2026, masyarakat dapat menikmati perjalanan LRT Jabodebek dengan tarif Rp8 sebagai bagian dari perayaan momentum kemerdekaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik.

Executive Vice President of LRT Jabodebek, Suryawan Putra Hia, mengatakan bahwa tarif khusus tersebut dihadirkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat menikmati layanan LRT Jabodebek dengan tarif yang terjangkau dalam momentum peringatan HUT ke-81 RI.

“Melalui tarif Rp8 pada 17 Agustus 2026, kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan transportasi publik sekaligus menjadikan perjalanan dengan LRT Jabodebek sebagai bagian dari momentum perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Suryawan.

Selain menghadirkan tarif khusus, suasana peringatan HUT ke-81 RI juga akan hadir di sejumlah stasiun dan kereta LRT Jabodebek melalui dekorasi bernuansa merah putih. Kehadiran ornamen tersebut menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan bagi masyarakat selama menggunakan layanan.

“Momentum kemerdekaan merupakan kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan. Melalui layanan transportasi publik, kami ingin turut menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga dapat menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia,” tutup Suryawan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bukan Sekadar Titik Transit, Stasiun Dukuh Atas Hubungkan Berbagai Pusat Aktivitas di Jabodebek

Setiap pagi, ribuan orang memulai aktivitasnya dari
berbagai penjuru Jabodebek menggunakan LRT Jabodebek. Ada yang menuju kawasan perkantoran
di Kuningan, sebagian turun di Pancoran, sementara lainnya melanjutkan
perjalanan menggunakan KRL Commuter Line, KA Bandara, MRT Jakarta, hingga
Transjakarta melalui Stasiun Dukuh Atas. Pola perjalanan tersebut mencerminkan
peran kawasan Dukuh Atas yang tidak lagi sekadar menjadi titik transit,
melainkan telah berkembang sebagai salah satu titik integrasi antarmoda di
Jakarta yang menghubungkan berbagai moda transportasi dan memudahkan masyarakat
menjangkau beragam pusat aktivitas.

 

Selama periode bulan Juli 2026, tercatat 397.533
pengguna yang turun di Stasiun Dukuh Atas. Menjadikannya stasiun dengan
mobilitas tertinggi di LRT Jabodebek. Pada periode yang sama, LRT Jabodebek
mencatat 233.705 pengguna turun di Stasiun Cikoko, 272.318 pengguna turun di
Stasiun Pancoran, 282.397 pengguna turun di Stasiun Kuningan, dan 353.522
pengguna turun di Stasiun Harjamukti.

 

Dengan banyaknya jumlah pengguna yang turun di
Stasiun Dukuh Atas, menunjukkan bahwa stasiun ini tidak hanya menjadi tujuan
perjalanan, tetapi juga berperan sebagai pusat integrasi yang menghubungkan
masyarakat menuju berbagai pusat aktivitas dan moda transportasi lain di
Jabodebek.

 

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya
Mardika, mengatakan dengan pemanfaatan integrasi antarmoda ini, turut mendorong
perubahan pola mobilitas masyarakat di Jabodebek. Perjalanan tidak lagi
bergantung pada satu kawasan tujuan, tetapi tersebar ke berbagai pusat
aktivitas yang terhubung oleh transportasi publik.

 

“Masyarakat kini tidak hanya mencari moda
transportasi yang cepat, tetapi juga perjalanan yang saling terhubung.
Integrasi antarmoda memungkinkan pengguna memilih rute yang paling efisien
sesuai tujuan akhir mereka. Peran LRT Jabodebek bukan hanya membawa pengguna
dari titik asal ke tujuan, tetapi juga menghubungkan berbagai simpul mobilitas
sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang efisien,”
ungkapnya.

 

Untuk mendukung tingginya mobilitas di sejumlah
stasiun, LRT Jabodebek juga terus melakukan evaluasi pelayanan. Data volume
perjalanan dimanfaatkan untuk menentukan prioritas penempatan petugas,
pengelolaan arus pengguna di stasiun dengan mobilitas tinggi, penyampaian
informasi perjalanan, hingga evaluasi kebutuhan fasilitas di setiap stasiun

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sebuah Janji yang Tak Terucap: Bagaimana Perlindungan Menjaga Masa Depan 700 Murid

Di
usia 84 tahun, Auzar tak pernah membayangkan harus kembali memikul tanggung
jawab besar. Kepergian keponakan satu-satunya akibat kecelakaan pada 2026 bukan
hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga amanah untuk melanjutkan
pengelolaan sebuah yayasan pendidikan di Bandung yang menaungi sekitar 700
murid.

Selama
bertahun-tahun, Auzar dan keponakannya mengelola yayasan tersebut bersama. Sang
keponakan menjadi sosok yang mengatur operasional dan keuangan yayasan,
sementara Auzar mendampingi jalannya kegiatan pendidikan. Kehilangannya membuat
Auzar bukan hanya kehilangan anggota keluarga terdekat, tetapi juga rekan yang
selama ini berbagi tanggung jawab membangun masa depan ratusan anak.

Di
tengah suasana duka, satu hal terus memenuhi pikirannya: bagaimana menjaga
keberlangsungan yayasan yang telah mereka bangun bersama? Di usianya yang tidak
lagi muda, Auzar mengaku sempat khawatir apakah dirinya mampu melanjutkan
amanah tersebut.

Jauh
sebelum musibah itu datang, sang keponakan diam-diam sudah membuat sebuah
janji. Pada Oktober 2025, sebagai nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI), ia
memperoleh perlindungan asuransi jiwa syariah dari Prudential Syariah melalui
proses referral BSI, dan menunjuk Auzar sebagai penerima manfaat, tanpa sepatah
kata pun kepada pamannya. Sebuah janji yang tak pernah diucapkan, tetapi
disiapkan dengan sungguh-sungguh: bahwa jika sesuatu terjadi padanya,
orang-orang yang ia cintai dan ratusan murid yang ia perjuangkan tidak akan
ditinggalkan sendirian.

“Saya
baru tahu kalau ternyata keponakan saya sudah memikirkan semua ini sejak lama.
Dia khawatir kalau suatu saat dirinya meninggal, saya akan kebingungan, apalagi
selama ini dia yang mengatur keuangan yayasan. Saya sudah tua, tapi saya tetap
ingin menjaga amanah yang ditinggalkannya,” ujar Auzar.

Setelah proses pemakaman selesai, Auzar mulai mengurus
administrasi pencairan manfaat asuransi dengan melengkapi dokumen yang
dibutuhkan. Seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, hingga manfaat dan
santunan sebesar Rp562 juta diterimanya.

Bagi Auzar, manfaat tersebut bukan sekadar bantuan
finansial. Kehadirannya memberikan ketenangan di tengah masa berkabung
sekaligus membantunya melanjutkan operasional yayasan dan menjaga amanah yang
telah diwariskan sang keponakan.

“Alhamdulillah, Prudential Syariah sangat membantu
saya melewati masa-masa sulit setelah saya ditinggal keponakan. Saya hanya
tinggal menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Saya didampingi dari awal sampai
akhir, prosesnya juga mudah dan sangat transparan,” ujar Auzar.

Manfaat perlindungan ini pun terasa melampaui Auzar
seorang. Sebagai pengelola yayasan pendidikan, ia mengakui bahwa dana yang
diterimanya turut menjaga keberlangsungan kegiatan belajar bagi sekitar 700
murid, sehingga kebutuhan sekolah tetap dapat terpenuhi tanpa hambatan.

“Yang saya syukuri, manfaat ini tidak hanya membantu
saya secara pribadi, tetapi juga anak-anak di yayasan. Kegiatan belajar tetap
berjalan. Jadi perlindungan ini benar-benar menyentuh banyak orang, bukan hanya
keluarga yang ditinggalkan,” ujar Auzar.

Bagi Auzar, pengalaman ini memperlihatkan bahwa
perlindungan bukan hanya tentang mempersiapkan diri menghadapi risiko, tetapi
juga tentang menjaga orang-orang yang kita cintai ketika kita sudah tidak lagi
bersama mereka. Melalui prinsip tolong-menolong (ta’awun) dalam dana tabarru’,
manfaat yang diterimanya menjadi wujud kepedulian yang tetap dirasakan keluarga
yang ditinggalkan.

Bagi sang keponakan, yayasan dan keluarganya adalah yang
nomor satu di hatinya. Perlindungan yang ia siapkan diam-diam menjadikan janji
itu nyata — memastikan yang ia cintai tetap terjaga meski ia telah tiada.

Vivin
Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah
,
mengatakan, “Tugas kami adalah memastikan janji seperti itu benar-benar
sampai. Ketika seseorang menyiapkan perlindungan bagi yang nomor satu di
hatinya, di situlah kami hadir — melindungi yang paling berarti bagi kamu, agar
setiap janji bisa jadi nyata.”

Kini,
setiap hari ketika melihat aktivitas di yayasan yang tetap berjalan, Auzar
merasa dirinya sedang menunaikan sebuah amanah yang telah dipercayakan
kepadanya.

“Saya
berharap kisah saya bisa menjadi pengingat bahwa musibah dapat datang kapan
saja. Perlindungan yang dipersiapkan sejak dini bukan hanya memberikan
ketenangan bagi diri sendiri, tetapi juga menjadi bentuk kasih sayang kepada
keluarga dan orang-orang yang kita tinggalkan,” tutup Auzar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Data Pribadi di Era Digital

Kebocoran data pribadi bisa berujung penipuan hingga pinjol ilegal. Simak bahaya nyatanya dan 5 langkah praktis melindungi data Anda mulai hari ini.

Bayangkan Anda meninggalkan KTP, kartu ATM, dan buku tabungan begitu saja di meja kafe, lalu pergi tanpa menoleh lagi. Terdengar ceroboh, bukan? Namun itulah yang sebenarnya terjadi setiap kali seseorang membagikan data pribadi secara sembarangan di dunia digital — mengunggah foto tiket pesawat, mengisi formulir tak jelas demi hadiah gratis, atau menyambungkan ponsel ke Wi-Fi publik tanpa proteksi.

Menjaga kerahasiaan data pribadi bukan lagi sekadar anjuran keamanan siber. Ini adalah kebutuhan mendasar untuk melindungi uang, identitas, dan rasa aman Anda di dunia yang serba terhubung. Artikel ini akan membahas mengapa data pribadi begitu berharga, bahaya nyata yang mengintai, serta langkah konkret untuk melindunginya.

Mengapa Kerahasiaan Data Pribadi Begitu Penting?

Data pribadi ibarat kunci digital menuju hampir seluruh aspek kehidupan Anda — rekening bank, media sosial, hingga layanan kesehatan. Begitu kunci itu jatuh ke tangan yang salah, dampaknya bisa merembet ke banyak sisi kehidupan sekaligus.

1. Mencegah Kejahatan Finansial

Nomor kartu kredit, kode CVV, tanggal lahir, dan nama ibu kandung adalah kombinasi data favorit peretas untuk membobol rekening atau mengajukan pinjaman online ilegal atas nama korban. Skala masalah ini terus membesar: berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang dikelola OJK, sejak beroperasi pada 22 November 2024 hingga 28 Desember 2025, IASC telah menerima 411.055 laporan penipuan transaksi keuangan dengan total kerugian yang dilaporkan masyarakat mencapai Rp9 triliun.

2. Mencegah Pencurian Identitas

Identitas yang dicuri bisa dipakai untuk mendaftar akun ilegal, mengajukan pinjol atas nama Anda, atau bahkan melakukan tindak kriminal yang nantinya justru Anda yang harus membuktikan tidak terlibat.

3. Melindungi Privasi dan Ruang Aman

Alamat rumah, nomor telepon, atau riwayat lokasi yang bocor dapat memicu ancaman fisik seperti doxing, teror telepon, atau banjir pesan spam. Ini bukan sekadar gangguan digital — ini menyentuh rasa aman Anda sehari-hari.

4. Menjaga Reputasi Digital

Percakapan pribadi atau dokumen sensitif yang tersebar akibat kebocoran data bisa merusak reputasi personal maupun karier, bahkan ketika Anda tidak melakukan kesalahan apa pun.

Skala persoalan ini juga terlihat dari data pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat 241 kasus dugaan pelanggaran data pribadi sejak 2019, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada 2025 yang mencapai 50 kasus, dan lebih dari seribu data pribadi ditemukan diperjualbelikan di forum daring.

Bahaya Nyata yang Sering Mengintai

Phishing — email atau pesan palsu yang memancing Anda memasukkan sandi atau kode OTP di situs tiruan.

Social engineering — manipulasi psikologis, misalnya pura-pura menelepon dari pihak bank untuk menggali informasi rahasia.

Penyalahgunaan data pinjol — KTP atau foto selfie digunakan pihak lain untuk mengajukan pinjaman ilegal tanpa sepengetahuan Anda. Lihat perbedaan pinjol dan pinjaman resmi agar tidak salah pilih.

SIM swap — nomor HP diambil alih agar pelaku bisa menerima kode verifikasi/OTP akun-akun penting Anda.

Sebagian besar insiden ini bukan semata ulah peretas canggih. Menurut pengamat keamanan siber yang dikutip Suara.com, mayoritas kebocoran data di Indonesia justru dipicu sistem elektronik yang usang dan kelalaian manusia, mulai dari pengelolaan kata sandi yang buruk hingga tata kelola akses yang lemah. Artinya, kebiasaan digital sehari-hari Anda punya peran besar dalam mencegah atau justru membuka celah kebocoran.

5 Langkah Praktis Melindungi Data Pribadi Anda

1. Gunakan Password yang Kuat dan Berbeda-beda

Kombinasikan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol untuk setiap akun. Jangan pernah memakai password yang sama di banyak platform — sekali satu akun bocor, seluruh akun lain ikut berisiko.

2. Aktifkan Autentikasi Dua Langkah (2FA)

Nyalakan 2FA di email, media sosial, dan aplikasi finansial Anda. Langkah ini membuat akun tetap aman meski password berhasil dicuri, karena pelaku masih butuh kode verifikasi tambahan.

3. Waspada Saat Mengunggah di Media Sosial

Hindari memamerkan dokumen seperti KTP, paspor, tiket pesawat, atau kartu vaksin yang menampilkan identitas lengkap. Foto yang terlihat sepele bagi Anda bisa menjadi bahan lengkap bagi pelaku kejahatan.

4. Berhati-hati Menggunakan Wi-Fi Publik

Hindari transaksi perbankan atau login ke akun sensitif saat terhubung ke Wi-Fi umum tanpa VPN. Jaringan publik rentan disusupi untuk menyadap data yang Anda kirimkan. Selengkapnya soal kebiasaan aman lainnya bisa Anda simak di tips aman bertransaksi digital.

5. Cek Izin Aplikasi di Smartphone Anda

Tinjau ulang izin akses kamera, kontak, atau lokasi pada aplikasi yang sebenarnya tidak membutuhkannya. Semakin sedikit akses yang diberikan, semakin kecil pula data yang bisa disalahgunakan bila aplikasi tersebut suatu saat bermasalah.

Satu aturan emas yang berlaku di atas semuanya: jangan pernah membagikan kode OTP, password, atau PIN kepada siapa pun — termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas resmi bank atau instansi pemerintah. Institusi resmi tidak pernah meminta data rahasia semacam ini melalui telepon atau pesan.

Kesimpulan 

Data pribadi Anda adalah aset yang nilainya setara dengan uang di rekening — bahkan lebih, karena sekali bocor, dampaknya bisa merembet ke banyak aspek kehidupan sekaligus. Password yang kuat, 2FA, kehati-hatian di media sosial, kewaspadaan pada Wi-Fi publik, dan kontrol izin aplikasi adalah lima kebiasaan kecil yang memberi perlindungan besar.

Jangan tunggu sampai menjadi korban untuk mulai peduli pada kerahasiaan data pribadi. Mulai terapkan langkah-langkah di atas hari ini, dan jadikan keamanan digital sebagai kebiasaan, bukan reaksi setelah terlambat.

Sumber referensi

Otoritas Jasa Keuangan. OJK dan Bareskrim Polri Sepakat Perkuat Kolaborasi Penanganan Pengaduan pada Indonesia Anti-Scam Centre. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Documents/Pages/OJK-dan-Bareskrim-Polri-Sepakat-Perkuat-Kolaborasi-Penanganan-Pengaduan-Pada-Indonesia-Anti-Scam-Centre/

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. (2026, 20 April). Kemenko Polkam dorong percepatan regulasi pelindungan data di masa transisi. https://polkam.go.id/kemenko-polkam-dorong-percepatan-regulasi-pelindungan-data-di-masa-transisi/

Suara.com. (2026, 23 Januari). Data pribadi terus bocor, seberapa kuat keamanan siber Indonesia? https://www.suara.com/tekno/2026/01/23/113737/data-pribadi-terus-bocor-seberapa-kuat-keamanan-siber-indonesia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berkelanjutan: Ekowisata, Energi Terbarukan, dan Pengelolaan Sampah 2026

Pertumbuhan pariwisata yang pesat menuntut pembangunan infrastruktur yang tidak merusak lingkungan. Pada 2026, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat terdapat 42 kawasan ekowisata yang telah tersertifikasi, meningkat dari 35 kawasan pada 2024. Data ini diakses melalui https://www.menlhk.go.id pada Agustus 2026. Sertifikasi tersebut mencakup aspek pengelolaan air, energi terbarukan, dan partisipasi masyarakat lokal, menandai pergeseran dari pariwisata massal menuju pariwisata regeneratif.

Konsep Green Infrastructure di Destinasi Super Prioritas

Destinasi super prioritas seperti Mandalika, Danau Toba, dan Borobudur menjadi laboratorium penerapan infrastruktur hijau. Di Mandalika, pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 8 megawatt telah memasok sekitar 35 persen kebutuhan energi kawasan, termasuk hotel, sirkuit, dan penerangan jalan. Di kawasan Danau Toba, pemerintah membangun instalasi pengolahan air limbah komunal yang melayani 12 desa di sekitar tepian danau, menurunkan pencemaran fosfat hingga 40 persen. Sementara di Borobudur, sistem pengelolaan sampah terpadu dengan teknologi refuse-derived fuel mengubah sampah organik menjadi energi untuk kendaraan listrik pengunjung.

Instalasi Pengolahan Air dan Sampah Terpadu

Salah satu proyek percontohan yang menarik adalah pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di Labuan Bajo. Fasilitas ini mampu mengolah 25 ton sampah per hari, memilah plastik untuk didaur ulang menjadi bahan bakar minyak, dan mengompos sampah organik. Limbah cair dari hotel dan restoran dialirkan melalui jaringan pipa ke instalasi pengolahan air limbah sebelum dibuang ke laut, menjaga terumbu karang di sekitar Taman Nasional Komodo tetap sehat. Hasilnya, tutupan karang hidup di perairan Labuan Bajo naik dari 31 persen pada 2022 menjadi 38 persen pada 2026, berdasarkan survei Balai Taman Nasional Komodo.

Dukungan terhadap Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Alam

Infrastruktur berkelanjutan juga membuka ruang bagi ekonomi kreatif. Di sekitar kawasan ekowisata, masyarakat lokal mengembangkan produk daur ulang, eco-print, dan makanan olahan organik. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaporkan bahwa nilai ekspor produk ekonomi kreatif berbasis lingkungan mencapai USD 1,8 miliar pada 2025, dengan pertumbuhan 14 persen pada 2026. Desa wisata di Kalimantan Timur dan Papua Barat mulai menerapkan konsep carbon offset, di mana sebagian pendapatan tiket digunakan untuk menanam mangrove dan pohon endemik. Pendekatan ini tidak hanya melindungi alam, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi penduduk setempat, menjadikan infrastruktur hijau sebagai investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Tigo AI Perkenalkan Ekosistem Pemasaran Berbasis AI untuk Advertiser Indonesia

Tigo AI memperkenalkan ekosistem pemasaran berbasis artificial intelligence yang dirancang untuk membantu advertiser di Indonesia mengelola produksi konten, distribusi melalui kreator, pelacakan performa, dan model pembayaran berbasis hasil dalam satu sistem terintegrasi. Platform ini menyasar brand e-commerce, FMCG, beauty, finance, serta bisnis lokal yang ingin meningkatkan efisiensi pemasaran digital.

Menurut materi perusahaan, tantangan utama advertiser saat ini mencakup tingginya biaya kerja sama dengan KOL, lambatnya produksi materi kreatif, menurunnya kepercayaan terhadap iklan hard selling, serta sulitnya menghubungkan exposure dengan transaksi nyata. Tigo AI menawarkan pendekatan yang menggabungkan AI content factory, jaringan kreator lokal, dashboard performa real time, dan sistem anti-fraud untuk membantu advertiser melihat penggunaan anggaran secara lebih terukur.

Pada sisi produksi, Tigo AI menyebut teknologi AI-nya dapat menghasilkan video pendek, konten gambar-teks, serta script live yang disesuaikan untuk platform seperti TikTok, Instagram, Shopee, dan Lazada. Sistem ini ditujukan untuk mempercepat pembuatan materi lokal sekaligus memungkinkan advertiser melakukan pengujian berbagai versi konten tanpa harus melalui proses produksi manual yang panjang.

Distribusi konten dilakukan melalui jaringan kreator pengguna nyata. Alih-alih hanya mengandalkan influencer papan atas, Tigo AI mengembangkan model rekomendasi terdesentralisasi yang memanfaatkan kreator dari berbagai segmen dan komunitas. Konten berbasis pengalaman pengguna diharapkan dapat terasa lebih natural, menjangkau niche yang lebih spesifik, serta membangun kepercayaan melalui format user-generated content.

Untuk mendukung transparansi, platform menyediakan pelacakan exposure, engagement, transaksi, serta biaya distribusi melalui dashboard. Tigo AI juga menawarkan beberapa skema komersial, termasuk biaya layanan platform tetap, model CPS atau CPA berbasis hasil, serta layanan data tambahan bagi perusahaan yang membutuhkan analisis industri, insight konsumen, dan strategi pemasaran jangka panjang.

Pendekatan tersebut juga dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis dengan skala berbeda. Brand besar dapat menggunakan produksi konten dalam volume tinggi dan pencocokan kreator yang lebih tersegmentasi. Penjual e-commerce yang sedang berkembang dapat memanfaatkan kombinasi konten AI dan distribusi berbasis komunitas, sedangkan UMKM dapat memulai promosi dengan kebutuhan operasional yang lebih sederhana.

Tigo AI menempatkan strategi ini dalam konteks pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Perusahaan melihat meningkatnya penggunaan video pendek, social commerce, dan e-commerce sebagai peluang bagi brand untuk membangun kanal pertumbuhan yang tidak hanya bergantung pada iklan berbayar terpusat. Melalui pendekatan Marketing as a Service, Tigo AI menghubungkan produksi kreatif, distribusi, data performa, dan optimasi kampanye dalam satu alur.

Platform juga menyebut jaringan kreatornya akan terus diperluas dalam beberapa tahun ke depan, seiring peningkatan kebutuhan advertiser terhadap konten lokal yang autentik dan terukur. Bagi brand, model ini ditujukan untuk membangun aset pemasaran jangka panjang berupa konten rekomendasi, data kampanye, dan hubungan dengan komunitas pengguna yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan strategi berikutnya.

Di tengah meningkatnya persaingan digital, Tigo AI menilai efisiensi anggaran dan kemampuan mengukur hasil akan menjadi faktor penting dalam strategi pemasaran. Karena itu, platform berfokus pada pendekatan yang memungkinkan advertiser mengetahui bagaimana konten dibuat, siapa yang mendistribusikannya, berapa biaya yang digunakan, serta hasil apa yang diperoleh dari setiap kampanye.

Tigo AI saat ini membuka akses bagi advertiser yang ingin menggunakan sistem pemasaran terintegrasi tersebut. Informasi mengenai layanan, skema kampanye, serta pendaftaran advertiser tersedia melalui situs resmi tigoads.com. Perusahaan berharap model pemasaran berbasis AI dan jaringan kreator nyata dapat memberikan pilihan baru bagi brand Indonesia dalam membangun promosi yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Selain fokus pada performa, Tigo AI menekankan pentingnya keamanan kampanye dan kualitas distribusi. Sistem moderasi konten serta verifikasi berbasis AI digunakan untuk membantu menyaring akun palsu, trafik manipulatif, dan aktivitas yang tidak sesuai. Dengan pendekatan ini, perusahaan ingin memastikan bahwa pertumbuhan jaringan kreator tetap diikuti standar kontrol yang jelas, sehingga advertiser dapat menjalankan kampanye dengan risiko yang lebih terukur dan memperoleh data yang lebih dapat dipercaya untuk mendukung pengambilan keputusan pemasaran jangka panjang.

Tentang Tigo Ai

Tentang TIGO AI TIGO AI adalah platform pemasaran digital terintegrasi berbasis AI yang didirikan pada 2022 dan berfokus pada pengembangan ekosistem periklanan digital terdesentralisasi di Indonesia. Didukung investasi dari konsorsium Singapura, TIGO AI menggabungkan teknologi kreatif AIGC yang disesuaikan dengan bahasa dan budaya Indonesia, jaringan lebih dari satu juta kreator, serta sistem pelacakan data konversi end-to-end. Melalui konsep Marketing as a Service (MaaS), platform ini menghubungkan brand, kreator, dan konsumen dalam satu ekosistem untuk membantu pelaku usaha menjalankan pemasaran yang lebih efisien, terukur, dan berorientasi pada pertumbuhan bisnis.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Sari Delicatessen And Cafe Hadirkan Menu Baru Terinspirasi Dari Cita Rasa Rumah

Jakarta, 10 August 2026 — Sari Delicatessen and Cafe, bagian dari Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection, memperkenalkan koleksi hidangan baru yang terinspirasi dari resep dan cita rasa yang telah lama menjadi bagian dari meja makan keluarga Indonesia. Berakar dari tradisi kuliner berbagai daerah dan diwariskan dari generasi ke generasi, setiap hidangan menghadirkan kehangatan masakan rumahan melalui cita rasa autentik yang disempurnakan secara cermat dengan teknik modern, tanpa menghilangkan karakter aslinya.

Chef Oki menjelaskan bahwa setiap hidangan berangkat dari resep keluarga yang mengutamakan cita rasa autentik serta penggunaan bahan-bahan segar pilihan. Terinspirasi dari kenyamanan masakan seorang ibu, menu ini memadukan berbagai rempah khas Indonesia yang dimasak secara perlahan untuk menghasilkan cita rasa yang kaya, seimbang, dan menghadirkan sensasi akrab serta menenangkan.

Hidangan-hidangan pilihan menjadi bagian utama dari koleksi menu baru ini, dengan masing-masing menyimpan cerita tersendiri tentang comfort food khas Indonesia. Prawn Lumpia menghadirkan kulit lumpia keemasan yang renyah, berisi udang, rebung, dan taoge, serta disajikan dengan saus kacang yang kaya rasa. Ayam Bakar Bumbu Rempah menyajikan ayam bakar yang dimarinasi dengan rempah-rempah aromatik khas Indonesia, ditemani sambal matah dan crudités segar. Bebek Goreng Bumbu Rempah dimasak perlahan hingga empuk, kemudian disajikan dengan bumbu hitam, sambal terasi, dan urap. Terinspirasi dari cita rasa khas Sulawesi Utara yang kaya dan berani, Beef Garo Rica menyajikan potongan sirloin yang lembut dengan nasi, telur poached, sambal garo rica, dan crudités segar. Sebagai pelengkap, Cendol Panna Cotta menghadirkan interpretasi modern dari salah satu hidangan penutup favorit Indonesia, memadukan gula aren, krim kelapa, es krim vanila, dan nangka. 

Selain hidangan unggulan tersebut, menu baru di Sari Delicatessen and Cafe juga menghadirkan pilihan hidangan yang lebih beragam, terinspirasi dari kekayaan warisan kuliner Indonesia. Berbagai cita rasa yang akrab dan resep klasik disajikan dengan sentuhan segar dan kontemporer. Dipersiapkan secara cermat menggunakan bahan-bahan berkualitas, setiap hidangan mengajak para tamu untuk menikmati kehangatan dan kenyamanan masakan rumahan Indonesia dalam suasana bersantap yang santai.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut:

+62 815-1472-7722  

fnb.reservation@saripacificjakarta.com 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MediaMIND 2026, Ajak Jurnalis dan Publik Mengangkat Kisah kedaulatan Indonesia

JAKARTA — Di tengah upaya Indonesia memperkuat hilirisasi mineral, membangun rantai pasok industri nasional, serta mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan, karya-karya jurnalistik yang mendalam dan berbasis data semakin penting.

Publik membutuhkan cerita yang mampu menjelaskan bagaimana kekayaan mineral Indonesia dikelola, memberikan nilai tambah, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan kedaulatan Indonesia.

Untuk mendorong lahirnya karya-karya tersebut, Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID kembali menghadirkan MediaMIND 2026, ajang kompetisi karya jurnalistik yang memasuki penyelenggaraan tahun kelima.

MediaMIND menjadi ruang kolaborasi bagi jurnalis, akademisi, pengamat, dan masyarakat untuk menghadirkan perspektif, analisis, serta cerita inspiratif mengenai pengelolaan mineral Indonesia.

Mengusung tema “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri”, MediaMIND 2026 mengajak peserta menggali berbagai cerita tentang bagaimana kekayaan mineral Indonesia dikelola secara bertanggung jawab untuk memperkuat industri nasional, mendukung transisi energi, menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengatakan bahwa memasuki tahun kelima penyelenggaraan, MediaMIND tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi karya jurnalistik, tetapi juga ruang kolaborasi untuk memperkaya pemahaman dan menggugah publik terhadap peran strategis sektor pertambangan dalam penguatan kedaulatan Negeri.

“MediaMIND bukan sekadar kompetisi jurnalistik. Kami ingin menjadikannya sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan gagasan, data, dan karya-karya terbaik untuk memperkaya pemahaman publik mengenai bagaimana pengelolaan sumber daya mineral dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa,” kata Pria.

Menurutnya, industri pertambangan saat ini tidak lagi hanya berbicara mengenai proses ekstraksi sumber daya alam. Perkembangan hilirisasi, penguatan praktik ESG, pemanfaatan teknologi, hingga kontribusi terhadap masyarakat menghadirkan banyak cerita yang layak dikaji dan diangkat secara lebih mendalam.

Pria menyampaikan MIND ID mengundang para jurnalis, akademisi, pengamat, dan masyarakat untuk menghadirkan karya yang berbasis data, memiliki kedalaman analisis, serta mampu menunjukkan bagaimana pengelolaan mineral Indonesia berkontribusi terhadap ketahanan industri, transisi energi, pembangunan daerah, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui karya-karya tersebut, kami berharap tumbuh optimisme bahwa sumber daya alam Indonesia dapat menjadi fondasi menuju Indonesia yang semakin berdaulat, adil dan Makmur,” ujarnya.

MediaMIND 2026 menghadirkan enam subtema yang relevan dengan perkembangan industri pertambangan nasional, yaitu Ekonomi dan Investasi, ESG & Green Mining, Hilirisasi, Industrialisasi, dan Ketahanan Mineral Indonesia, Kontribusi Sosial Masyarakat, serta Transformasi dan Inovasi.

Melalui tema dan subtema tersebut, peserta diharapkan mampu menghadirkan karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan perspektif baru mengenai peran mineral Indonesia dalam mendukung pembangunan ekonomi, penguatan industri nasional, dan masa depan bangsa.

MediaMIND 2026 telah resmi dimulai melalui kick off pada 1 Agustus 2026. Karya yang dapat diikutsertakan merupakan karya yang telah dipublikasikan pada periode 15 September 2025 hingga 17 September 2026.

Batas akhir pengumpulan karya untuk kategori jurnalis adalah 17 September 2026, sedangkan kategori umum, akademisi, dan pengamat dibuka hingga 25 Oktober 2026.

Informasi lengkap mengenai kategori lomba, ketentuan, dan pendaftaran dapat diakses melalui: https://bit.ly/mediaMIND2026-daftar 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

School of Accounting BINUS UNIVERSITY dan IAPI Perkuat Integritas serta Kesiapan Profesi Akuntan Masa Depan di Era AI

Melalui rangkaian CPA Days 2026, BINUS University dan Institut Akuntan Publik Indonesia menghadirkan ruang kolaborasi antara regulator, organisasi profesi, akademisi, praktisi, mahasiswa dan teknologi untuk membahas tata kelola teknologi serta pemanfaatan AI dalam riset akuntansi dan audit

TANGERANG, 19 Agustus 2026 – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital terus bergerak mengubah cara organisasi bekerja, mengambil keputusan, mengelola risiko hingga melakukan analisis keuangan. Perubahan ini turut membawa transformasi terhadap profesi akuntansi dan auditing, sekaligus menciptakan kebutuhan baru akan profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknologi, tetapi juga mampu menjaga integritas, etika dan tata kelola dalam setiap pengambilan keputusan.

Melihat perkembangan tersebut, School of Accounting – BINUS University bekerja sama dengan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) menjadi bagian dari penyelenggaraan CPA Days 2026, rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan IAPI bersama berbagai perguruan tinggi untuk memperkenalkan profesi akuntan publik kepada mahasiswa dan masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai perkembangan profesi di tengah perubahan dunia bisnis dan teknologi.

Sebagai bagian dari rangkaian CPA Days 2026, School of Accounting – BINUS University dan IAPI menyelenggarakan CPA Days 2026 Pre-Event Seminar dan Research Workshop pada 19 Agustus 2026 di BINUS Alam Sutera Main Campus. Rangkaian Pre-Event yang pertama ini menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif akademik dan profesional dalam membahas tantangan serta peluang yang muncul dari pemanfaatan AI dalam organisasi, profesi akuntansi, auditing dan juga penelitian.

Mengawali rangkaian pre-event, CPA Days 2026 Pre-Event Seminar mengangkat tema “Integrity by Design: Ethics and Governance in Intelligence-driven Organizations”.

Seminar ini mengajak peserta untuk melihat bagaimana organisasi dapat memanfaatkan teknologi dan AI secara bertanggung jawab dengan tetap menjadikan etika profesional, integritas serta tata kelola sebagai bagian fundamental dalam proses pengambilan keputusan.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 09.30–12.00 WIB di MUN Conference Room (Ruang A0907), BINUS @Alam Sutera, menghadirkan perspektif dari akademisi BINUS University yang memiliki keahlian di bidang akuntansi, auditing, dan teknologi.

Dua Guru Besar BINUS University turut menjadi bagian penting dalam diskusi tersebut, yaitu Prof. Dr. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., M.M., Ph.D., CertDA, Guru Besar Tetap di Bidang Ilmu Teknologi Audit Keuangan, serta Prof. Ang Swat Lin Lindawati, S.E., M.Com (Hons)., Ph.D., CSRS, CSRA, CMA, Cert.DA, Guru Besar Tetap bidang Ilmu Akuntansi.

Kehadiran kedua profesor tersebut memperkuat posisi BINUS University dalam menghadirkan perspektif akademik yang relevan terhadap perkembangan teknologi dan transformasi profesi akuntansi. Pengalaman dan kepakaran di bidang teknologi audit keuangan serta ilmu akuntansi menjadi landasan penting untuk membahas bagaimana AI dapat dimanfaatkan tanpa mengesampingkan prinsip profesionalisme dan integritas.

“Transformasi AI membuka peluang yang sangat besar bagi perkembangan profesi akuntansi dan auditing. Namun, kesiapan menghadapi masa depan tidak cukup hanya dengan kemampuan menggunakan teknologi. Profesional akuntansi juga membutuhkan kemampuan untuk memahami risiko, menerapkan ethical judgment, dan memastikan bahwa setiap penggunaan teknologi tetap berada dalam koridor governance dan integritas profesional,” ujar Prof. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., MM., Ph.D., Dean School of Accounting BINUS University.

Lebih dari sekadar memperkenalkan teknologi, diskusi ini menjadi momentum untuk mendorong mahasiswa dan calon profesional memahami bahwa human judgment, ethics dan accountability tetap menjadi elemen penting ketika teknologi semakin banyak mengambil peran dalam proses bisnis.

Hal ini menjadi semakin relevan karena generasi akuntan masa depan akan memasuki dunia kerja yang semakin terintegrasi dengan AI, automation, data analytics dan berbagai digital tools lainnya.

Tidak berhenti pada diskusi mengenai organisasi dan profesi, rangkaian CPA Days 2026 Pre-Event pada 19 Agustus juga menghadirkan CPA Days 2026 Pre-Event Research Workshop dengan tema “Advancing Accounting and Auditing Research with AI and Digital Tools.”

Workshop ini secara khusus membahas bagaimana AI dan berbagai digital tools dapat membantu memperkuat proses penelitian di bidang accounting dan auditing, mulai dari merumuskan pertanyaan penelitian hingga mengolah dan menginterpretasikan data.

Peserta akan memperoleh wawasan dan teknik praktis untuk mempertajam research questions dan mempercepat literature review dengan bantuan AI, memahami workflow untuk mengolah, menganalisis, memvisualisasikan dan menginterpretasikan data penelitian, serta memahami prinsip penggunaan AI secara kritis dan bertanggung jawab.

Aspek integritas akademik menjadi salah satu perhatian utama dalam workshop ini, termasuk bagaimana peneliti melakukan verifikasi, transparansi, atribusi serta menjaga keamanan data ketika memanfaatkan AI dalam proses penelitian.

Workshop yang berlangsung pada 14.00–16.00 WIB tersebut menghadirkan Yudhistira Dharma Putra, PhD dari Universitas Indonesia dan IAPI Research Team serta Dr. Kevin Deniswara, M.Ak.,CPA dari BINUS University dan IAPI Research Team sebagai speakers.

Kehadiran Dr. Kevin Deniswara sebagai Head of Accounting Department – School of Accounting, BINUS University sekaligus memperkuat kontribusi akademik BINUS dalam mendorong pemanfaatan AI untuk pengembangan penelitian accounting dan auditing secara kritis dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Dr. Sandra Aulia, Chair, IAPI Research and Development Task Force, memberikan opening remarks dengan Dr. Ira Geraldina dari Universitas Terbuka dan IAPI Research Team sebagai moderator.

“AI memberikan banyak peluang untuk mempercepat dan memperluas proses penelitian. Namun, teknologi harus ditempatkan sebagai research enabler, bukan pengganti critical thinking dan academic judgment. Peneliti tetap perlu memahami bagaimana memverifikasi informasi, menjaga transparansi, memberikan atribusi yang tepat, dan memastikan keamanan data. Kemampuan inilah yang perlu terus dibangun dalam ekosistem pendidikan akuntansi,” ujar Dr. Kevin Deniswara, M.Ak.,CPA, Head of Accounting Department BINUS University.

Melalui workshop tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada berbagai kemungkinan pemanfaatan AI, tetapi juga diajak untuk memahami batasan, risiko, dan tanggung jawab yang menyertai penggunaan teknologi dalam penelitian.

Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan dunia akademik dan profesi yang semakin menuntut kemampuan untuk bekerja bersama teknologi tanpa kehilangan kemampuan berpikir kritis dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Penyelenggaraan CPA Days 2026 di BINUS University menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan profesi akuntan publik. Kolaborasi dengan IAPI membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh exposure terhadap perkembangan profesi secara langsung, memperluas networking, serta memahami kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan dunia kerja.

Bagi School of Accounting – BINUS University, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri. Integrasi antara accounting knowledge, technology, data, ethics dan professional judgment menjadi semakin penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan kerja yang intelligence-driven.

CPA Days 2026 Pre-Event pada 19 Agustus menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan yang akan dilanjutkan pada 28 Agustus 2026 dan 4 September 2026 dan akan ditutup dengan Puncak CPA Days 2026 pada 8-10 Oktober 2026. Rangkaian tersebut diharapkan dapat terus memperluas diskusi mengenai profesi akuntan publik sekaligus mempertemukan lebih banyak mahasiswa, akademisi, praktisi dan stakeholders dalam ekosistem akuntansi.

Melalui kolaborasi bersama IAPI, BINUS University tidak hanya menjadi bagian dari pengenalan profesi akuntan publik kepada generasi muda, tetapi juga mendorong percakapan yang lebih luas mengenai bagaimana profesi akuntansi dapat terus berkembang di tengah transformasi teknologi tanpa kehilangan nilai fundamentalnya: integritas, etika, dan tanggung jawab profesional.

Pada akhirnya, menjadi future-ready accounting professional bukan hanya tentang mampu menggunakan teknologi terbaru, tetapi tentang mampu menggunakannya dengan kompetensi, critical thinking dan integritas untuk menciptakan keputusan dan dampak yang bertanggung jawab.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

Jakarta, 18 Agustus 2026 — IDSurvey Group menyalurkan 2,4 ton bantuan kemanusiaan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut ditujukan bagi tujuh kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sikka, Ende, Ngada, dan Nagekeo.

Dukungan dihimpun melalui kolaborasi PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia atau IDSurvey (Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT SUCOFINDO (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero). Program kemanusiaan ini menjadi bagian dari gerakan bersama seluruh BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia untuk mendukung penanganan darurat dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT.

Bantuan diserahkan oleh para Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IDSurvey Group melalui Pos Dukungan Logistik Nasional BNPB di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Penyaluran melalui BNPB dilakukan agar bantuan terintegrasi dengan sistem penanganan bencana nasional serta dapat didistribusikan sesuai kebutuhan dan prioritas setiap wilayah.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi dengan parameter pemutakhiran magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB. Gempa dangkal berkedalaman 15 kilometer tersebut berpusat di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo, NTT. Dampak bencana dan rangkaian gempa susulan menyebabkan kebutuhan terhadap bantuan kemanusiaan dan perlengkapan tanggap darurat masih menjadi perhatian utama.

“Respons terhadap bencana membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi. Sebagai bagian dari keluarga besar BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia, IDSurvey Group berupaya memastikan dukungan yang dihimpun seluruh entitas dapat tersalurkan melalui mekanisme yang terkoordinasi dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Chief Financial Officer (CFO) IDSurvey, Sinung Triwulandari.

Bantuan yang disalurkan mencakup selimut, tenda, kebutuhan pokok, perlengkapan mandi, obat-obatan, serta makanan bayi. Komposisi bantuan disiapkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perlindungan dan dukungan tambahan selama masa tanggap darurat.

Berdasarkan skema distribusi BNPB, bantuan disalurkan melalui dua posko utama. Posko Labuan Bajo melayani Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada, sedangkan Posko Maumere melayani Sikka, Ende, dan Nagekeo. Mekanisme tersebut diharapkan mendukung distribusi bantuan secara terarah sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Gerakan bersama BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan layanan publik, penguatan posko penanganan bencana, serta pemetaan kebutuhan lanjutan masyarakat. Bantuan dari IDSurvey Group melengkapi berbagai dukungan yang disalurkan BUMN lainnya sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing.

Melalui program TJSL, IDSurvey Group berkomitmen memberikan kontribusi yang relevan terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam situasi kebencanaan, dengan mengedepankan kolaborasi antarentitas dan koordinasi bersama lembaga terkait.

IDSurvey Group menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat di tujuh kabupaten terdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES