Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berkelanjutan: Ekowisata, Energi Terbarukan, dan Pengelolaan Sampah 2026

Pertumbuhan pariwisata yang pesat menuntut pembangunan infrastruktur yang tidak merusak lingkungan. Pada 2026, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat terdapat 42 kawasan ekowisata yang telah tersertifikasi, meningkat dari 35 kawasan pada 2024. Data ini diakses melalui https://www.menlhk.go.id pada Agustus 2026. Sertifikasi tersebut mencakup aspek pengelolaan air, energi terbarukan, dan partisipasi masyarakat lokal, menandai pergeseran dari pariwisata massal menuju pariwisata regeneratif.

Konsep Green Infrastructure di Destinasi Super Prioritas

Destinasi super prioritas seperti Mandalika, Danau Toba, dan Borobudur menjadi laboratorium penerapan infrastruktur hijau. Di Mandalika, pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 8 megawatt telah memasok sekitar 35 persen kebutuhan energi kawasan, termasuk hotel, sirkuit, dan penerangan jalan. Di kawasan Danau Toba, pemerintah membangun instalasi pengolahan air limbah komunal yang melayani 12 desa di sekitar tepian danau, menurunkan pencemaran fosfat hingga 40 persen. Sementara di Borobudur, sistem pengelolaan sampah terpadu dengan teknologi refuse-derived fuel mengubah sampah organik menjadi energi untuk kendaraan listrik pengunjung.

Instalasi Pengolahan Air dan Sampah Terpadu

Salah satu proyek percontohan yang menarik adalah pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di Labuan Bajo. Fasilitas ini mampu mengolah 25 ton sampah per hari, memilah plastik untuk didaur ulang menjadi bahan bakar minyak, dan mengompos sampah organik. Limbah cair dari hotel dan restoran dialirkan melalui jaringan pipa ke instalasi pengolahan air limbah sebelum dibuang ke laut, menjaga terumbu karang di sekitar Taman Nasional Komodo tetap sehat. Hasilnya, tutupan karang hidup di perairan Labuan Bajo naik dari 31 persen pada 2022 menjadi 38 persen pada 2026, berdasarkan survei Balai Taman Nasional Komodo.

Dukungan terhadap Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Alam

Infrastruktur berkelanjutan juga membuka ruang bagi ekonomi kreatif. Di sekitar kawasan ekowisata, masyarakat lokal mengembangkan produk daur ulang, eco-print, dan makanan olahan organik. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaporkan bahwa nilai ekspor produk ekonomi kreatif berbasis lingkungan mencapai USD 1,8 miliar pada 2025, dengan pertumbuhan 14 persen pada 2026. Desa wisata di Kalimantan Timur dan Papua Barat mulai menerapkan konsep carbon offset, di mana sebagian pendapatan tiket digunakan untuk menanam mangrove dan pohon endemik. Pendekatan ini tidak hanya melindungi alam, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi penduduk setempat, menjadikan infrastruktur hijau sebagai investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Tigo AI Perkenalkan Ekosistem Pemasaran Berbasis AI untuk Advertiser Indonesia

Tigo AI memperkenalkan ekosistem pemasaran berbasis artificial intelligence yang dirancang untuk membantu advertiser di Indonesia mengelola produksi konten, distribusi melalui kreator, pelacakan performa, dan model pembayaran berbasis hasil dalam satu sistem terintegrasi. Platform ini menyasar brand e-commerce, FMCG, beauty, finance, serta bisnis lokal yang ingin meningkatkan efisiensi pemasaran digital.

Menurut materi perusahaan, tantangan utama advertiser saat ini mencakup tingginya biaya kerja sama dengan KOL, lambatnya produksi materi kreatif, menurunnya kepercayaan terhadap iklan hard selling, serta sulitnya menghubungkan exposure dengan transaksi nyata. Tigo AI menawarkan pendekatan yang menggabungkan AI content factory, jaringan kreator lokal, dashboard performa real time, dan sistem anti-fraud untuk membantu advertiser melihat penggunaan anggaran secara lebih terukur.

Pada sisi produksi, Tigo AI menyebut teknologi AI-nya dapat menghasilkan video pendek, konten gambar-teks, serta script live yang disesuaikan untuk platform seperti TikTok, Instagram, Shopee, dan Lazada. Sistem ini ditujukan untuk mempercepat pembuatan materi lokal sekaligus memungkinkan advertiser melakukan pengujian berbagai versi konten tanpa harus melalui proses produksi manual yang panjang.

Distribusi konten dilakukan melalui jaringan kreator pengguna nyata. Alih-alih hanya mengandalkan influencer papan atas, Tigo AI mengembangkan model rekomendasi terdesentralisasi yang memanfaatkan kreator dari berbagai segmen dan komunitas. Konten berbasis pengalaman pengguna diharapkan dapat terasa lebih natural, menjangkau niche yang lebih spesifik, serta membangun kepercayaan melalui format user-generated content.

Untuk mendukung transparansi, platform menyediakan pelacakan exposure, engagement, transaksi, serta biaya distribusi melalui dashboard. Tigo AI juga menawarkan beberapa skema komersial, termasuk biaya layanan platform tetap, model CPS atau CPA berbasis hasil, serta layanan data tambahan bagi perusahaan yang membutuhkan analisis industri, insight konsumen, dan strategi pemasaran jangka panjang.

Pendekatan tersebut juga dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis dengan skala berbeda. Brand besar dapat menggunakan produksi konten dalam volume tinggi dan pencocokan kreator yang lebih tersegmentasi. Penjual e-commerce yang sedang berkembang dapat memanfaatkan kombinasi konten AI dan distribusi berbasis komunitas, sedangkan UMKM dapat memulai promosi dengan kebutuhan operasional yang lebih sederhana.

Tigo AI menempatkan strategi ini dalam konteks pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Perusahaan melihat meningkatnya penggunaan video pendek, social commerce, dan e-commerce sebagai peluang bagi brand untuk membangun kanal pertumbuhan yang tidak hanya bergantung pada iklan berbayar terpusat. Melalui pendekatan Marketing as a Service, Tigo AI menghubungkan produksi kreatif, distribusi, data performa, dan optimasi kampanye dalam satu alur.

Platform juga menyebut jaringan kreatornya akan terus diperluas dalam beberapa tahun ke depan, seiring peningkatan kebutuhan advertiser terhadap konten lokal yang autentik dan terukur. Bagi brand, model ini ditujukan untuk membangun aset pemasaran jangka panjang berupa konten rekomendasi, data kampanye, dan hubungan dengan komunitas pengguna yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan strategi berikutnya.

Di tengah meningkatnya persaingan digital, Tigo AI menilai efisiensi anggaran dan kemampuan mengukur hasil akan menjadi faktor penting dalam strategi pemasaran. Karena itu, platform berfokus pada pendekatan yang memungkinkan advertiser mengetahui bagaimana konten dibuat, siapa yang mendistribusikannya, berapa biaya yang digunakan, serta hasil apa yang diperoleh dari setiap kampanye.

Tigo AI saat ini membuka akses bagi advertiser yang ingin menggunakan sistem pemasaran terintegrasi tersebut. Informasi mengenai layanan, skema kampanye, serta pendaftaran advertiser tersedia melalui situs resmi tigoads.com. Perusahaan berharap model pemasaran berbasis AI dan jaringan kreator nyata dapat memberikan pilihan baru bagi brand Indonesia dalam membangun promosi yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Selain fokus pada performa, Tigo AI menekankan pentingnya keamanan kampanye dan kualitas distribusi. Sistem moderasi konten serta verifikasi berbasis AI digunakan untuk membantu menyaring akun palsu, trafik manipulatif, dan aktivitas yang tidak sesuai. Dengan pendekatan ini, perusahaan ingin memastikan bahwa pertumbuhan jaringan kreator tetap diikuti standar kontrol yang jelas, sehingga advertiser dapat menjalankan kampanye dengan risiko yang lebih terukur dan memperoleh data yang lebih dapat dipercaya untuk mendukung pengambilan keputusan pemasaran jangka panjang.

Tentang Tigo Ai

Tentang TIGO AI TIGO AI adalah platform pemasaran digital terintegrasi berbasis AI yang didirikan pada 2022 dan berfokus pada pengembangan ekosistem periklanan digital terdesentralisasi di Indonesia. Didukung investasi dari konsorsium Singapura, TIGO AI menggabungkan teknologi kreatif AIGC yang disesuaikan dengan bahasa dan budaya Indonesia, jaringan lebih dari satu juta kreator, serta sistem pelacakan data konversi end-to-end. Melalui konsep Marketing as a Service (MaaS), platform ini menghubungkan brand, kreator, dan konsumen dalam satu ekosistem untuk membantu pelaku usaha menjalankan pemasaran yang lebih efisien, terukur, dan berorientasi pada pertumbuhan bisnis.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Sari Delicatessen And Cafe Hadirkan Menu Baru Terinspirasi Dari Cita Rasa Rumah

Jakarta, 10 August 2026 — Sari Delicatessen and Cafe, bagian dari Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection, memperkenalkan koleksi hidangan baru yang terinspirasi dari resep dan cita rasa yang telah lama menjadi bagian dari meja makan keluarga Indonesia. Berakar dari tradisi kuliner berbagai daerah dan diwariskan dari generasi ke generasi, setiap hidangan menghadirkan kehangatan masakan rumahan melalui cita rasa autentik yang disempurnakan secara cermat dengan teknik modern, tanpa menghilangkan karakter aslinya.

Chef Oki menjelaskan bahwa setiap hidangan berangkat dari resep keluarga yang mengutamakan cita rasa autentik serta penggunaan bahan-bahan segar pilihan. Terinspirasi dari kenyamanan masakan seorang ibu, menu ini memadukan berbagai rempah khas Indonesia yang dimasak secara perlahan untuk menghasilkan cita rasa yang kaya, seimbang, dan menghadirkan sensasi akrab serta menenangkan.

Hidangan-hidangan pilihan menjadi bagian utama dari koleksi menu baru ini, dengan masing-masing menyimpan cerita tersendiri tentang comfort food khas Indonesia. Prawn Lumpia menghadirkan kulit lumpia keemasan yang renyah, berisi udang, rebung, dan taoge, serta disajikan dengan saus kacang yang kaya rasa. Ayam Bakar Bumbu Rempah menyajikan ayam bakar yang dimarinasi dengan rempah-rempah aromatik khas Indonesia, ditemani sambal matah dan crudités segar. Bebek Goreng Bumbu Rempah dimasak perlahan hingga empuk, kemudian disajikan dengan bumbu hitam, sambal terasi, dan urap. Terinspirasi dari cita rasa khas Sulawesi Utara yang kaya dan berani, Beef Garo Rica menyajikan potongan sirloin yang lembut dengan nasi, telur poached, sambal garo rica, dan crudités segar. Sebagai pelengkap, Cendol Panna Cotta menghadirkan interpretasi modern dari salah satu hidangan penutup favorit Indonesia, memadukan gula aren, krim kelapa, es krim vanila, dan nangka. 

Selain hidangan unggulan tersebut, menu baru di Sari Delicatessen and Cafe juga menghadirkan pilihan hidangan yang lebih beragam, terinspirasi dari kekayaan warisan kuliner Indonesia. Berbagai cita rasa yang akrab dan resep klasik disajikan dengan sentuhan segar dan kontemporer. Dipersiapkan secara cermat menggunakan bahan-bahan berkualitas, setiap hidangan mengajak para tamu untuk menikmati kehangatan dan kenyamanan masakan rumahan Indonesia dalam suasana bersantap yang santai.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut:

+62 815-1472-7722  

fnb.reservation@saripacificjakarta.com 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MediaMIND 2026, Ajak Jurnalis dan Publik Mengangkat Kisah kedaulatan Indonesia

JAKARTA — Di tengah upaya Indonesia memperkuat hilirisasi mineral, membangun rantai pasok industri nasional, serta mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan, karya-karya jurnalistik yang mendalam dan berbasis data semakin penting.

Publik membutuhkan cerita yang mampu menjelaskan bagaimana kekayaan mineral Indonesia dikelola, memberikan nilai tambah, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan kedaulatan Indonesia.

Untuk mendorong lahirnya karya-karya tersebut, Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID kembali menghadirkan MediaMIND 2026, ajang kompetisi karya jurnalistik yang memasuki penyelenggaraan tahun kelima.

MediaMIND menjadi ruang kolaborasi bagi jurnalis, akademisi, pengamat, dan masyarakat untuk menghadirkan perspektif, analisis, serta cerita inspiratif mengenai pengelolaan mineral Indonesia.

Mengusung tema “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri”, MediaMIND 2026 mengajak peserta menggali berbagai cerita tentang bagaimana kekayaan mineral Indonesia dikelola secara bertanggung jawab untuk memperkuat industri nasional, mendukung transisi energi, menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengatakan bahwa memasuki tahun kelima penyelenggaraan, MediaMIND tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi karya jurnalistik, tetapi juga ruang kolaborasi untuk memperkaya pemahaman dan menggugah publik terhadap peran strategis sektor pertambangan dalam penguatan kedaulatan Negeri.

“MediaMIND bukan sekadar kompetisi jurnalistik. Kami ingin menjadikannya sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan gagasan, data, dan karya-karya terbaik untuk memperkaya pemahaman publik mengenai bagaimana pengelolaan sumber daya mineral dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa,” kata Pria.

Menurutnya, industri pertambangan saat ini tidak lagi hanya berbicara mengenai proses ekstraksi sumber daya alam. Perkembangan hilirisasi, penguatan praktik ESG, pemanfaatan teknologi, hingga kontribusi terhadap masyarakat menghadirkan banyak cerita yang layak dikaji dan diangkat secara lebih mendalam.

Pria menyampaikan MIND ID mengundang para jurnalis, akademisi, pengamat, dan masyarakat untuk menghadirkan karya yang berbasis data, memiliki kedalaman analisis, serta mampu menunjukkan bagaimana pengelolaan mineral Indonesia berkontribusi terhadap ketahanan industri, transisi energi, pembangunan daerah, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui karya-karya tersebut, kami berharap tumbuh optimisme bahwa sumber daya alam Indonesia dapat menjadi fondasi menuju Indonesia yang semakin berdaulat, adil dan Makmur,” ujarnya.

MediaMIND 2026 menghadirkan enam subtema yang relevan dengan perkembangan industri pertambangan nasional, yaitu Ekonomi dan Investasi, ESG & Green Mining, Hilirisasi, Industrialisasi, dan Ketahanan Mineral Indonesia, Kontribusi Sosial Masyarakat, serta Transformasi dan Inovasi.

Melalui tema dan subtema tersebut, peserta diharapkan mampu menghadirkan karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan perspektif baru mengenai peran mineral Indonesia dalam mendukung pembangunan ekonomi, penguatan industri nasional, dan masa depan bangsa.

MediaMIND 2026 telah resmi dimulai melalui kick off pada 1 Agustus 2026. Karya yang dapat diikutsertakan merupakan karya yang telah dipublikasikan pada periode 15 September 2025 hingga 17 September 2026.

Batas akhir pengumpulan karya untuk kategori jurnalis adalah 17 September 2026, sedangkan kategori umum, akademisi, dan pengamat dibuka hingga 25 Oktober 2026.

Informasi lengkap mengenai kategori lomba, ketentuan, dan pendaftaran dapat diakses melalui: https://bit.ly/mediaMIND2026-daftar 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

School of Accounting BINUS UNIVERSITY dan IAPI Perkuat Integritas serta Kesiapan Profesi Akuntan Masa Depan di Era AI

Melalui rangkaian CPA Days 2026, BINUS University dan Institut Akuntan Publik Indonesia menghadirkan ruang kolaborasi antara regulator, organisasi profesi, akademisi, praktisi, mahasiswa dan teknologi untuk membahas tata kelola teknologi serta pemanfaatan AI dalam riset akuntansi dan audit

TANGERANG, 19 Agustus 2026 – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital terus bergerak mengubah cara organisasi bekerja, mengambil keputusan, mengelola risiko hingga melakukan analisis keuangan. Perubahan ini turut membawa transformasi terhadap profesi akuntansi dan auditing, sekaligus menciptakan kebutuhan baru akan profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknologi, tetapi juga mampu menjaga integritas, etika dan tata kelola dalam setiap pengambilan keputusan.

Melihat perkembangan tersebut, School of Accounting – BINUS University bekerja sama dengan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) menjadi bagian dari penyelenggaraan CPA Days 2026, rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan IAPI bersama berbagai perguruan tinggi untuk memperkenalkan profesi akuntan publik kepada mahasiswa dan masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai perkembangan profesi di tengah perubahan dunia bisnis dan teknologi.

Sebagai bagian dari rangkaian CPA Days 2026, School of Accounting – BINUS University dan IAPI menyelenggarakan CPA Days 2026 Pre-Event Seminar dan Research Workshop pada 19 Agustus 2026 di BINUS Alam Sutera Main Campus. Rangkaian Pre-Event yang pertama ini menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif akademik dan profesional dalam membahas tantangan serta peluang yang muncul dari pemanfaatan AI dalam organisasi, profesi akuntansi, auditing dan juga penelitian.

Mengawali rangkaian pre-event, CPA Days 2026 Pre-Event Seminar mengangkat tema “Integrity by Design: Ethics and Governance in Intelligence-driven Organizations”.

Seminar ini mengajak peserta untuk melihat bagaimana organisasi dapat memanfaatkan teknologi dan AI secara bertanggung jawab dengan tetap menjadikan etika profesional, integritas serta tata kelola sebagai bagian fundamental dalam proses pengambilan keputusan.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 09.30–12.00 WIB di MUN Conference Room (Ruang A0907), BINUS @Alam Sutera, menghadirkan perspektif dari akademisi BINUS University yang memiliki keahlian di bidang akuntansi, auditing, dan teknologi.

Dua Guru Besar BINUS University turut menjadi bagian penting dalam diskusi tersebut, yaitu Prof. Dr. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., M.M., Ph.D., CertDA, Guru Besar Tetap di Bidang Ilmu Teknologi Audit Keuangan, serta Prof. Ang Swat Lin Lindawati, S.E., M.Com (Hons)., Ph.D., CSRS, CSRA, CMA, Cert.DA, Guru Besar Tetap bidang Ilmu Akuntansi.

Kehadiran kedua profesor tersebut memperkuat posisi BINUS University dalam menghadirkan perspektif akademik yang relevan terhadap perkembangan teknologi dan transformasi profesi akuntansi. Pengalaman dan kepakaran di bidang teknologi audit keuangan serta ilmu akuntansi menjadi landasan penting untuk membahas bagaimana AI dapat dimanfaatkan tanpa mengesampingkan prinsip profesionalisme dan integritas.

“Transformasi AI membuka peluang yang sangat besar bagi perkembangan profesi akuntansi dan auditing. Namun, kesiapan menghadapi masa depan tidak cukup hanya dengan kemampuan menggunakan teknologi. Profesional akuntansi juga membutuhkan kemampuan untuk memahami risiko, menerapkan ethical judgment, dan memastikan bahwa setiap penggunaan teknologi tetap berada dalam koridor governance dan integritas profesional,” ujar Prof. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., MM., Ph.D., Dean School of Accounting BINUS University.

Lebih dari sekadar memperkenalkan teknologi, diskusi ini menjadi momentum untuk mendorong mahasiswa dan calon profesional memahami bahwa human judgment, ethics dan accountability tetap menjadi elemen penting ketika teknologi semakin banyak mengambil peran dalam proses bisnis.

Hal ini menjadi semakin relevan karena generasi akuntan masa depan akan memasuki dunia kerja yang semakin terintegrasi dengan AI, automation, data analytics dan berbagai digital tools lainnya.

Tidak berhenti pada diskusi mengenai organisasi dan profesi, rangkaian CPA Days 2026 Pre-Event pada 19 Agustus juga menghadirkan CPA Days 2026 Pre-Event Research Workshop dengan tema “Advancing Accounting and Auditing Research with AI and Digital Tools.”

Workshop ini secara khusus membahas bagaimana AI dan berbagai digital tools dapat membantu memperkuat proses penelitian di bidang accounting dan auditing, mulai dari merumuskan pertanyaan penelitian hingga mengolah dan menginterpretasikan data.

Peserta akan memperoleh wawasan dan teknik praktis untuk mempertajam research questions dan mempercepat literature review dengan bantuan AI, memahami workflow untuk mengolah, menganalisis, memvisualisasikan dan menginterpretasikan data penelitian, serta memahami prinsip penggunaan AI secara kritis dan bertanggung jawab.

Aspek integritas akademik menjadi salah satu perhatian utama dalam workshop ini, termasuk bagaimana peneliti melakukan verifikasi, transparansi, atribusi serta menjaga keamanan data ketika memanfaatkan AI dalam proses penelitian.

Workshop yang berlangsung pada 14.00–16.00 WIB tersebut menghadirkan Yudhistira Dharma Putra, PhD dari Universitas Indonesia dan IAPI Research Team serta Dr. Kevin Deniswara, M.Ak.,CPA dari BINUS University dan IAPI Research Team sebagai speakers.

Kehadiran Dr. Kevin Deniswara sebagai Head of Accounting Department – School of Accounting, BINUS University sekaligus memperkuat kontribusi akademik BINUS dalam mendorong pemanfaatan AI untuk pengembangan penelitian accounting dan auditing secara kritis dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Dr. Sandra Aulia, Chair, IAPI Research and Development Task Force, memberikan opening remarks dengan Dr. Ira Geraldina dari Universitas Terbuka dan IAPI Research Team sebagai moderator.

“AI memberikan banyak peluang untuk mempercepat dan memperluas proses penelitian. Namun, teknologi harus ditempatkan sebagai research enabler, bukan pengganti critical thinking dan academic judgment. Peneliti tetap perlu memahami bagaimana memverifikasi informasi, menjaga transparansi, memberikan atribusi yang tepat, dan memastikan keamanan data. Kemampuan inilah yang perlu terus dibangun dalam ekosistem pendidikan akuntansi,” ujar Dr. Kevin Deniswara, M.Ak.,CPA, Head of Accounting Department BINUS University.

Melalui workshop tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada berbagai kemungkinan pemanfaatan AI, tetapi juga diajak untuk memahami batasan, risiko, dan tanggung jawab yang menyertai penggunaan teknologi dalam penelitian.

Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan dunia akademik dan profesi yang semakin menuntut kemampuan untuk bekerja bersama teknologi tanpa kehilangan kemampuan berpikir kritis dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Penyelenggaraan CPA Days 2026 di BINUS University menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan profesi akuntan publik. Kolaborasi dengan IAPI membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh exposure terhadap perkembangan profesi secara langsung, memperluas networking, serta memahami kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan dunia kerja.

Bagi School of Accounting – BINUS University, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri. Integrasi antara accounting knowledge, technology, data, ethics dan professional judgment menjadi semakin penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan kerja yang intelligence-driven.

CPA Days 2026 Pre-Event pada 19 Agustus menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan yang akan dilanjutkan pada 28 Agustus 2026 dan 4 September 2026 dan akan ditutup dengan Puncak CPA Days 2026 pada 8-10 Oktober 2026. Rangkaian tersebut diharapkan dapat terus memperluas diskusi mengenai profesi akuntan publik sekaligus mempertemukan lebih banyak mahasiswa, akademisi, praktisi dan stakeholders dalam ekosistem akuntansi.

Melalui kolaborasi bersama IAPI, BINUS University tidak hanya menjadi bagian dari pengenalan profesi akuntan publik kepada generasi muda, tetapi juga mendorong percakapan yang lebih luas mengenai bagaimana profesi akuntansi dapat terus berkembang di tengah transformasi teknologi tanpa kehilangan nilai fundamentalnya: integritas, etika, dan tanggung jawab profesional.

Pada akhirnya, menjadi future-ready accounting professional bukan hanya tentang mampu menggunakan teknologi terbaru, tetapi tentang mampu menggunakannya dengan kompetensi, critical thinking dan integritas untuk menciptakan keputusan dan dampak yang bertanggung jawab.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

Jakarta, 18 Agustus 2026 — IDSurvey Group menyalurkan 2,4 ton bantuan kemanusiaan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut ditujukan bagi tujuh kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sikka, Ende, Ngada, dan Nagekeo.

Dukungan dihimpun melalui kolaborasi PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia atau IDSurvey (Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT SUCOFINDO (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero). Program kemanusiaan ini menjadi bagian dari gerakan bersama seluruh BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia untuk mendukung penanganan darurat dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT.

Bantuan diserahkan oleh para Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IDSurvey Group melalui Pos Dukungan Logistik Nasional BNPB di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Penyaluran melalui BNPB dilakukan agar bantuan terintegrasi dengan sistem penanganan bencana nasional serta dapat didistribusikan sesuai kebutuhan dan prioritas setiap wilayah.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi dengan parameter pemutakhiran magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB. Gempa dangkal berkedalaman 15 kilometer tersebut berpusat di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo, NTT. Dampak bencana dan rangkaian gempa susulan menyebabkan kebutuhan terhadap bantuan kemanusiaan dan perlengkapan tanggap darurat masih menjadi perhatian utama.

“Respons terhadap bencana membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi. Sebagai bagian dari keluarga besar BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia, IDSurvey Group berupaya memastikan dukungan yang dihimpun seluruh entitas dapat tersalurkan melalui mekanisme yang terkoordinasi dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Chief Financial Officer (CFO) IDSurvey, Sinung Triwulandari.

Bantuan yang disalurkan mencakup selimut, tenda, kebutuhan pokok, perlengkapan mandi, obat-obatan, serta makanan bayi. Komposisi bantuan disiapkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perlindungan dan dukungan tambahan selama masa tanggap darurat.

Berdasarkan skema distribusi BNPB, bantuan disalurkan melalui dua posko utama. Posko Labuan Bajo melayani Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada, sedangkan Posko Maumere melayani Sikka, Ende, dan Nagekeo. Mekanisme tersebut diharapkan mendukung distribusi bantuan secara terarah sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Gerakan bersama BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan layanan publik, penguatan posko penanganan bencana, serta pemetaan kebutuhan lanjutan masyarakat. Bantuan dari IDSurvey Group melengkapi berbagai dukungan yang disalurkan BUMN lainnya sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing.

Melalui program TJSL, IDSurvey Group berkomitmen memberikan kontribusi yang relevan terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam situasi kebencanaan, dengan mengedepankan kolaborasi antarentitas dan koordinasi bersama lembaga terkait.

IDSurvey Group menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat di tujuh kabupaten terdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

Bagi Waringin Megah General Contractor, kepercayaan bukan sekadar reputasi yang dibangun melalui proyek-proyek yang selesai, tetapi kemampuan untuk tetap memberikan solusi ketika situasi menjadi kompleks.

Dalam industri konstruksi, membangun bukan hanya soal mendirikan struktur yang kokoh. Ujian sebenarnya datang ketika proyek berada di bawah tekanan—ketika desain berubah, jadwal bergeser, biaya harus dikendalikan, dan kondisi lapangan tidak berjalan sesuai rencana. Di titik itulah kepercayaan menjadi pembeda.

Hampir empat dekade sejak berdiri di Surabaya pada 1987, Waringin Megah telah dipercaya menangani berbagai proyek nasional untuk klien korporasi, termasuk AVIAN Group dan Jasuindo. Dalam dua tahun terakhir, segmen factory dan warehouse menjadi salah satu kekuatan portofolio perusahaan, di samping proyek gedung olahraga, rumah tinggal, perkantoran, dan sentra kuliner.

Perkembangan tersebut berlangsung di tengah peran besar industri konstruksi terhadap ekonomi nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor konstruksi menyumbang sekitar 9,83% terhadap PDB Indonesia pada 2025, menjadikannya salah satu sektor ekonomi terbesar di Indonesia. Namun, semakin besar sebuah proyek, semakin besar pula tekanan yang harus dikelola.

Di bawah kepemimpinan Hermash Budi, Waringin Megah menempatkan pengambilan keputusan yang objektif dan terukur sebagai bagian penting dari manajemen proyek. Setiap perubahan dianalisis berdasarkan dampaknya terhadap biaya, waktu, kualitas, dan risiko sebelum solusi ditentukan.

“Dalam konstruksi, perubahan tidak dapat sepenuhnya dihindari. Yang penting adalah bagaimana kita meresponsnya—dengan memahami masalah secara menyeluruh, menganalisis dampaknya, lalu mengambil keputusan yang paling efektif dan efisien,” ujar Hermash.

Pendekatan tersebut membuat komunikasi menjadi bagian dari strategi. Ketika tekanan meningkat, Waringin Megah mengutamakan koordinasi terbuka dengan klien dan pihak terkait untuk memastikan persoalan diselesaikan tanpa mengorbankan kualitas.

Kepercayaan juga membutuhkan integritas. Tahun ini, Waringin Megah memperbarui sertifikasi ISO 37001 terkait sistem manajemen anti-penyuapan, memperkuat komitmen perusahaan terhadap tata kelola dan praktik bisnis yang berintegritas.

Pada saat yang sama, perusahaan menerapkan manajemen Health, Safety and Environment (HSE) yang mengacu pada ISO 45001:2018, dengan tujuan menjaga keselamatan kerja sekaligus meminimalkan dampak pembangunan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Bagi Hermash, legacy yang ingin ditinggalkan bukan hanya bangunan yang berdiri kokoh, tetapi sistem kerja yang efektif, efisien, dan berintegritas. Semangat tersebut terangkum dalam filosofi Waringin Megah, “Built to Perfection.” Karena dalam konstruksi, proyek mungkin memiliki tanggal selesai. Tetapi kepercayaan tidak pernah memiliki titik akhir. Bangunan menunjukkan apa yang mampu dibangun. Cara menghadapi tekanan menunjukkan siapa yang layak dipercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Senggigi Memasuki Siklus Pembaruan yang Didukung Pemerintah, Dipimpin Revitalisasi Pasar Seni Senilai Rp81 Miliar

Pemerintah pusat menyiapkan investasi Rp81 miliar untuk revitalisasi Pasar Seni Senggigi, dengan pekerjaan fisik ditargetkan mulai awal 2027. Proyek ini menjadi bagian dari penguatan Senggigi sebagai koridor pariwisata Lombok Barat yang telah mapan.

T

Senggigi, Lombok — Pemberitaan media Indonesia menyebutkan bahwa pemerintah pusat sedang menyiapkan investasi senilai Rp81 miliar untuk merevitalisasi Pasar Seni Senggigi, menempatkan koridor pariwisata lama di Lombok Barat ini dalam fase baru pembaruan sektor publik. Pendanaan tersebut dilaporkan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terlibat dalam perencanaan dan desain. (https://www.detik.com/bali/nusra/d-8592595/pasar-seni-senggigi-bakal-disulap-mirip-sydney-harbour-revitalisasi-mulai-2027)

Pemberitaan pada akhir Juli 2026 menunjukkan bahwa pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027, dengan proses pengadaan atau tender diperkirakan berlangsung sebelum konstruksi. Liputan media menggambarkan perombakan besar kawasan Pasar Seni menjadi ruang publik pariwisata yang lebih modern, termasuk gerai kuliner, ruang ritel UMKM, area publik terbuka, serta fungsi budaya atau pertunjukan—sebuah intervensi yang oleh pejabat dibingkai sebagai bagian dari upaya memperkuat dan merevitalisasi pariwisata Senggigi. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)

Proyek Pasar Seni merupakan sinyal jangka pendek paling jelas dari arah tersebut, tetapi maknanya lebih besar daripada satu lokasi. Senggigi telah menjadi destinasi matang dengan akomodasi, tempat makan, dan layanan pengunjung yang telah lama berdiri; tujuan investasi ini bukan untuk menciptakan ulang koridor tersebut, melainkan memperbarui ruang-ruang publik utama dan memperkuat pengalaman secara keseluruhan di kawasan yang telah menjadi pusat pariwisata Lombok selama beberapa dekade.

Rencana Rp81 Miliar Kembali Menempatkan Pasar Seni Senggigi dalam Sorotan

Pasar Seni Senggigi telah lama menempati posisi strategis di pusat pariwisata Lombok Barat. Rencana revitalisasi akan memberi lokasi tersebut peran publik yang lebih aktif: tempat bagi pengunjung untuk makan, berbelanja, berkumpul, dan berinteraksi dengan pelaku usaha kreatif lokal.

Menurut laporan media Indonesia, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan bahwa anggaran Rp81 miliar akan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pemerintah provinsi menyiapkan desain dan Detail Engineering Design. Laporan juga menyebut target pelaksanaan pada 2027, dengan proses tender diperkirakan berlangsung sebelumnya. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)

Fungsi yang direncanakan dan diberitakan oleh media lokal maupun nasional mencakup area kuliner, kios UMKM, ruang publik terbuka, dan komponen pertunjukan. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)

Bagi koridor Senggigi, cara proyek ini diposisikan sangat penting: ini merupakan penguatan destinasi, bukan sekadar renovasi satu bangunan. Kawasan Pasar Seni yang lebih fungsional dapat meningkatkan pengalaman di jantung Senggigi, menambah alasan bagi pengunjung untuk tinggal lebih lama hingga malam hari, dan menyediakan ruang dengan visibilitas lebih tinggi bagi usaha kecil dalam ekonomi pariwisata.

Mengapa Senggigi Penting bagi Pariwisata Lombok

Kekuatan Senggigi terletak pada karakternya yang telah mapan. Portal pariwisata resmi Indonesia menggambarkan Pantai Senggigi sebagai kawasan resor tertua dan paling terkenal di Lombok, serta menyoroti pantai-pantainya dan jalur pesisir ke arah utara menuju Bangsal, salah satu pintu gerbang yang umum digunakan menuju Kepulauan Gili. (https://www.indonesia.travel/id/en/destination/bali-nusa-tenggara/west-nusa-tenggara/lombok—senggigi-beach)

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga mengidentifikasi Senggigi sebagai kawasan resor tertua dan paling terkenal di Lombok, dengan menyebut garis pantai, pemandangan matahari terbenam, dan fasilitas pariwisata yang sudah tersedia, seperti hotel, restoran, dan sarana hiburan. (https://lombokbaratkab.go.id/fasilitas-daerah-2/objek-wisata/)

Kematangan tersebut merupakan bagian penting dari kisah Senggigi. Pengunjung tidak tiba di kawasan yang kosong; mereka memasuki ekosistem pariwisata yang telah berfungsi, dengan pilihan penginapan, kuliner, layanan transportasi, dan wisata sehari yang telah teruji.

Bagi pasangan, keluarga, dan wisatawan yang menginginkan liburan santai di Lombok, lokasi Senggigi di pesisir barat secara alami berpusat pada aktivitas pantai dan matahari terbenam di atas Selat Lombok—sering kali dengan Gunung Agung di Bali terlihat di cakrawala ketika kondisi cerah.

Basis yang Praktis untuk Menjelajahi Lombok dan Kepulauan Gili

Letak geografis Senggigi tetap menjadi salah satu keunggulan utamanya. Koridor ini berada dekat Mataram dan menyediakan akses yang mudah menuju rute-rute Lombok Barat dan Lombok Utara, serta koneksi lanjutan ke Bangsal untuk menuju Kepulauan Gili. (https://www.indonesia.travel/id/en/destination/bali-nusa-tenggara/west-nusa-tenggara/lombok—senggigi-beach)

Daftar kawasan strategis Dinas Pariwisata NTB menempatkan Senggigi dalam koridor strategis Senggigi–Tiga Gili, yang menegaskan eratnya keterkaitan antara pariwisata Lombok Barat dan daya tarik pulau-pulau di Lombok Utara. (https://lomboksumbawatourism.ntbprov.go.id/kawasan-strategis/)

Mangsit: Perpanjangan Koridor Senggigi yang Lebih Tenang

Di sebelah utara pusat Senggigi, Mangsit telah berkembang sebagai perpanjangan koridor pariwisata Senggigi yang lebih tenang dan lebih berkelas. Kawasan ini memiliki orientasi pesisir barat yang sama, tetapi suasananya umumnya lebih tenang, dengan konsentrasi hotel tepi pantai berkualitas di sepanjang pesisir.

Komposisi tersebut terlihat dari jajaran hotel di Senggigi dan Mangsit, dengan properti tepi pantai yang telah mapan seperti Katamaran, Kalandara, dan Holiday Resort Lombok. Qunci Villas, hotel butik tepi pantai di Mangsit, Senggigi, Lombok, juga menjadi bagian dari kelompok properti di sepanjang pesisir ini. (https://quncivillas.com/en)

Bagi wisatawan yang membandingkan hotel di Senggigi, perbedaannya cukup jelas: pusat Senggigi menawarkan kemudahan maksimal untuk bersantap dan bepergian, sedangkan Mangsit merupakan basis yang lebih tenang dengan konsentrasi hotel tepi pantai yang kuat.

Melengkapi Lombok Selatan, Bukan Bersaing Dengannya

Pembaruan Senggigi juga berlangsung dalam peta pariwisata Lombok yang semakin beragam. Lombok Selatan—terutama Kuta dan kawasan Mandalika—telah mengembangkan tawaran yang berbeda, berpusat pada pantai dramatis, ombak untuk berselancar, bentang alam terbuka, dan infrastruktur pariwisata olahraga. Indonesia Travel menyoroti pantai-pantai Mandalika serta peluang berselancar di Kuta dan Mawi bagi wisatawan yang mencari pengalaman pantai yang lebih aktif. (https://www.indonesia.travel/id/id/travel-ideas/adventure/10-wonderful-beaches-in-mandalika-for-you-to-explore)

Tawaran Senggigi berbeda: koridor pesisir barat yang telah mapan, dengan beragam layanan dan ritme santai yang menghadap matahari terbenam. Kedua peran ini dapat saling melengkapi—memberikan pilihan yang lebih jelas kepada pengunjung sesuai dengan jenis perjalanan ke Lombok yang mereka inginkan.

Acara Publik dan Akses Digital Memperkuat Kisah Pembaruan

Rencana Pasar Seni merupakan sinyal terbesar saat ini, tetapi bukan satu-satunya kegiatan yang didukung pemerintah dalam memperkuat profil pariwisata publik Senggigi. Pada Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meluncurkan Festival Senggigi 2026 di kawasan Merumatta Senggigi dan memperkenalkannya sebagai program tiga bulan yang berisi kegiatan seni, budaya, olahraga, dan hiburan, dengan tujuan menata potensi pariwisata lokal ke dalam kalender acara yang lebih jelas. (https://lombokbaratkab.go.id/festival-senggigi-resmi-diluncurkan-bupati-laz-tiga-bulan-penuh-atraksi-untuk-bangkitkan-pariwisata-lombok-barat/)

Secara terpisah, Pemerintah Lombok Barat melaporkan peluncuran layanan e-ticketing dan gate-in online di Dermaga Senggigi. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pengguna dan memperkuat daya saing Senggigi sebagai pintu gerbang pariwisata bahari di Lombok Barat. (https://lembar.lombokbaratkab.go.id/berita/launching-e-ticketing-dan-gate-in-online-di-dermaga-senggigi-wujud-digitalisasi-pelayanan-pariwisata-dan-transportasi/)

Arti Siklus Pembaruan bagi Pengunjung

Jika terlaksana sesuai rencana, revitalisasi Pasar Seni Senggigi dapat memberikan lebih banyak kegiatan bagi wisatawan di pusat Senggigi di luar waktu menikmati pantai, dengan ruang untuk bersantap, berbelanja, dan mengikuti program budaya. Proyek ini juga dapat membantu menghubungkan kawasan perhotelan dengan perdagangan lokal secara lebih jelas dan ramah bagi pengunjung.

Bagi pelaku usaha lokal, fungsi UMKM dan ritel yang direncanakan memiliki arti khusus: semakin baik kualitas ruang publik, semakin mudah bagi pengunjung untuk membelanjakan uang secara lokal di luar area hotel.

Bagi pariwisata Lombok secara lebih luas, proyek ini juga menjadi sinyal bahwa perhatian investasi tidak terbatas pada zona pertumbuhan baru. Destinasi yang telah mapan juga membutuhkan siklus pembaruan—dan Senggigi memiliki fondasi untuk memperoleh manfaat darinya.

Membangun di Atas Fondasi Pusat Pariwisata yang Telah Mapan

Proyek Pasar Seni Senggigi senilai Rp81 miliar masih berada dalam tahap rencana, dengan pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027. Dampaknya pada akhirnya akan bergantung pada kualitas desain, pelaksanaan, komposisi penyewa, pemeliharaan, serta seberapa baik ruang publik yang ditingkatkan tersebut terhubung dengan koridor Senggigi yang lebih luas.

Arah perkembangannya sudah terlihat jelas. Senggigi memiliki fondasi destinasi pariwisata yang matang—ekosistem perhotelan yang telah mapan, lokasi pesisir barat yang berpusat pada pantai dan matahari terbenam, serta akses praktis menuju Mataram, Lombok Utara, dan Kepulauan Gili. Arti penting dorongan pemerintah saat ini adalah bahwa investasi publik yang besar kini diarahkan untuk memperkuat fondasi tersebut bagi fase berikutnya dalam pengembangan pariwisata Lombok.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BP Tapera Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan bagi UMKM melalui Bazar Pesona Merdeka 2026

BP Tapera berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dan edukasi pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk generasi muda dan pelaku UMKM, dapat memperoleh akses terhadap hunian pertama yang layak dan terjangkau.

Jakarta, 19 Agustus 2026 – Badan Pengelola Tabungan
Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat edukasi dan akses pembiayaan perumahan
bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pelaku usaha mikro,
kecil, dan menengah (UMKM), melalui Bazar Pesona Merdeka 2026 yang
diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perumahan dan Kawasan
Permukiman (PKP) di M Bloc Space, Jakarta.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho turut mendampingi
Menteri PKP Maruarar Sirait dalam melakukan interaksi langsung dengan pelaku
UMKM dan masyarakat yang hadir. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya
memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai akses pembiayaan perumahan
sekaligus melihat langsung kondisi dan latar belakang para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP melakukan pengecekan
langsung kepada sejumlah peserta, mulai dari pelaku usaha kreatif, barista,
pekerja yayasan pendidikan, hingga pelaku UMKM yang memproduksi barang secara
mandiri. Salah satu peserta juga mengembangkan karya seni lukis yang dibuat
oleh anaknya yang merupakan penyandang autisme menjadi berbagai produk bernilai
ekonomi.

Heru menyampaikan bahwa keterlibatan BP Tapera dalam
kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendekatkan informasi mengenai KPR
Sejahtera FLPP kepada masyarakat yang selama ini membutuhkan akses kepemilikan
rumah pertama. “BP Tapera hadir untuk mendekatkan informasi pembiayaan
perumahan kepada masyarakat. Kami ingin pelaku UMKM dan masyarakat
berpenghasilan rendah mengetahui bahwa mereka memiliki kesempatan untuk
mengakses pembiayaan rumah pertama melalui KPR Sejahtera FLPP,” ujar Heru.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat 89 masyarakat telah
mendaftar untuk memperoleh informasi dan akses pembiayaan perumahan. Peserta
berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan dan usaha, menunjukkan bahwa
kebutuhan terhadap hunian pertama sekaligus akses pembiayaan semakin beragam. Dari
kegiatan ini kami melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ini menunjukkan
bahwa kebutuhan terhadap rumah pertama masih sangat besar, termasuk dari
kalangan pelaku usaha dan pekerja yang selama ini mungkin belum memahami
bagaimana cara mengakses pembiayaan perumahan,” kata Heru.

Berdasarkan rekap realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP
periode 1 Januari hingga 19 Agustus 2026, BP Tapera mencatat 131.516 unit rumah
telah tersalurkan dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp16,36 triliun.
Penyaluran tersebut telah menjangkau 36 provinsi di Indonesia.

Dengan kuota FLPP tahun 2026 sebanyak 350.000 unit, capaian
tersebut menunjukkan masih terdapat ruang yang luas bagi masyarakat yang
memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program pembiayaan rumah pertama. Jawa
Barat menjadi provinsi dengan realisasi terbesar, yakni 31.229 unit atau 23,75
persen dari total penyaluran, dengan nilai pembiayaan sekitar Rp3,93 triliun.

Heru menegaskan bahwa BP Tapera akan terus memperluas
sosialisasi agar masyarakat memahami persyaratan, manfaat, dan mekanisme
pengajuan KPR Sejahtera FLPP. “Program pembiayaan perumahan harus semakin dekat
dengan masyarakat. Kami akan terus memberikan edukasi agar masyarakat memahami
persyaratan, manfaat, serta proses pengajuan sehingga mereka yang memenuhi
ketentuan dapat memanfaatkan kesempatan memiliki rumah pertama,” tutur Heru.

 

Sementara itu, interaksi Menteri PKP dengan para pelaku UMKM
juga memperlihatkan keberagaman potensi ekonomi masyarakat. Dalam kesempatan
tersebut, Menteri PKP memberikan motivasi kepada peserta agar tidak mudah
menyerah dalam mengembangkan usaha. “Pantang menyerah itu harus dari diri kita
sendiri. Dengan kemauan dan doa, kita harus yakin sukses,” pesan Menteri PKP
kepada salah satu peserta.

Bazar Pesona Merdeka 2026 sendiri menghadirkan ruang bagi
pelaku UMKM untuk memasarkan produk dan mengembangkan usahanya. Kegiatan
tersebut juga memberikan kesempatan bagi pengusaha muda dan pengusaha muda
penyandang disabilitas untuk tampil dan memperkenalkan produk mereka kepada
masyarakat.

Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, BP Tapera tidak
hanya mendorong masyarakat memahami program pembiayaan perumahan, tetapi juga
memperluas jangkauan informasi kepada kelompok masyarakat yang aktif
menjalankan usaha. Upaya tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi,
di mana rumah pertama diharapkan dapat menjadi bagian dari fondasi kemandirian
keluarga sekaligus mendukung masyarakat dalam mengembangkan usaha.

BP Tapera berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dan
edukasi pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan
rendah, termasuk generasi muda dan pelaku UMKM, dapat memperoleh akses terhadap
hunian pertama yang layak dan terjangkau.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Universitas Terbuka Sabet Penghargaan DIA 2026 Lewat Inovasi Pembelajaran Fleksibel

JAKARTA – Universitas Terbuka kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan “Digital Innovation in Creative Industries” dalam ajang Digital Innovation Awards 2026 yang diselenggarakan oleh iNews Media Group.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Universitas Terbuka dalam menghadirkan inovasi digital di bidang pendidikan melalui sistem pembelajaran fleksibel yang memungkinkan masyarakat tetap dapat mengembangkan diri tanpa terikat batasan ruang dan waktu.

Sebagai pionir sistem pembelajaran digital di Indonesia, Universitas Terbuka terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern di tengah perkembangan era digital dan industri kreatif yang menuntut mobilitas tinggi.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, Universitas Terbuka berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran yang terbuka, dinamis, dan adaptif bagi seluruh lapisan masyarakat. Hingga saat ini, Universitas Terbuka tercatat memiliki lebih dari 768 ribu mahasiswa aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata atas peran Universitas Terbuka dalam mendukung transformasi pendidikan digital di Indonesia.

“Penghargaan ini menegaskan posisi Universitas Terbuka bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga bagian dari perubahan cara masyarakat belajar dan berkembang di era kreatif berbasis teknologi,” ujarnya.

Digital Innovation Awards 2026 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang digelar iNews Media Group untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan, institusi, dan pelaku industri yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi digital serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perkembangan industri di Indonesia.

Dengan penghargaan ini, Universitas Terbuka diharapkan terus menjadi pelopor dalam menghadirkan inovasi pendidikan digital yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES