DUKUNG KELANCARAN DAN KENYAMANAN PENGGUNA JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKUKAN REKONSTRUKSI PERKERASAN DI RUAS TOL SEMARANG

Semarang, 13 September 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Semarang sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan tol serta mendukung kelancaran dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan.

Pekerjaan berlokasi di Seksi A KM 420+965 s.d. KM 421+050 Jalur A/BL-L1 dan akan dilaksanakan mulai Senin, 14 September 2026 pukul 09.00 WIB hingga Selasa, 29 September 2026 pukul 09.00 WIB.

Direktur Utama PT JMTM, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa kegiatan preservasi merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan kondisi jalan tol tetap terjaga dan memberikan pelayanan yang optimal kepada pengguna jalan.

“Melalui kegiatan preservasi ini, kami berupaya memastikan kualitas infrastruktur jalan tol tetap terjaga sehingga dapat mendukung perjalanan pengguna jalan yang aman, lancar, dan nyaman. Kami juga terus memperhatikan aspek keselamatan serta kelancaran lalu lintas selama pekerjaan berlangsung,” ujar Suchandra.

Pekerjaan rekonstruksi perkerasan ini diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas kondisi jalan, sehingga mendukung keamanan, kenyamanan, serta kelancaran pengguna jalan dalam melintasi Ruas Tol Semarang.

Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati, mengurangi kecepatan, mematuhi rambu-rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diharapkan dapat mengantisipasi potensi perlambatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

PT JMTM berkomitmen untuk melaksanakan pekerjaan preservasi secara optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan pekerja, serta menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar area pekerjaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KEMENTERIAN PPN / BAPPENAS DORONG ENSIA 2026 PERKUAT INOVASI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN INDONESIA

Denpasar, (09/10) – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia mendorong Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 sebagai upaya kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui inisiatif dan memperkuat inovasi lingkungan dan sosial yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Indonesia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia Rachmat Pambudy menyampaikan pada keynote speech-nya bahwa ENSIA dapat menjadi salah satu pendorong untuk memperluas penerapan inovasi yang telah terbukti memberikan manfaat. Menurutnya, keberhasilan inovasi perlu tercermin melalui perbaikan kualitas lingkungan, penguatan usaha, serta peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi berbagai perubahan.

“Kualitas lingkungan dan ketahanan masyarakat harus menjadi bagian strategi pertumbuhan ekonomi. Kita perlu memastikan bahwa investasi dan kegiatan produksi menjaga sumber daya alam yang menopang pembangunan serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” kata Rachmat Pambudy.

Sejalan dengan hal tersebut, dalam kesempatan ENSIA 2026, Rachmat Pambudy menyampaikan empat arahan strategis yang perlu didorong secara bersama oleh berbagai sektor. Arahan pertama adalah mempercepat dekarbonisasi industri dan memperkuat daya saing hilirisasi.

“Fokus pertama yaitu mempercepat dekarbonisasi industri dan memperkuat daya saing hilirisasi. Respons kita perlu mencakup penguatan pengukuran dan verifikasi jejak karbon, percepatan pemanfaatan energi terbarukan, diversifikasi pasar ekspor, serta perluasan akses pembiayaan hijau. Langkah ini perlu disertai efisiensi energi dan elektrifikasi proses produksi secara bertahap, sesuai karakteristik dan kesiapan industri”

Rachmat Pambudy melanjutkan, “Saya mendorong dunia usaha menjadikan dekarbonisasi sebagai bagian dari strategi investasi dan pengembangan rantai pasok, Lembaga pengujian, inspeksi dan sertifikasi termasuk SUCOFINDO memiliki peran penting dalam memastikan bahwa kinerja keberlanjutan dapat dibuktikan secara kredibel. Dengan demikian, inovasi memperkuat kepercayaan pasar dan nilai tambah produk Indonesia,” ucap Rachmat Pambudy.

Arahan selanjutnya yaitu mengembangkan ekonomi biru untuk memperkuat ketahanan pangan dan masyarakat pesisir. Ketiga menerapkan prinsip ekonomi biru, hijau dan sirkular dalam pariwisata. Keempat, memperluas pembiayaan dan kemitraan untuk membawa inovasi ke skala yang lebih besar, dan yang terakhir yaitu memperluas pembiayaan dan kemitraan untuk membawa inovasi ke skala yang lebih besar.

“Sebagai Bridge Builder, Indonesia siap menghubungkan pembiayaan global dengan proyek hijau dan biru di dalam negeri. Saya berharap ENSIA turut mempertemukan inovasi, kebutuhan masyarakat, dan dukungan pembiayaan, serta mendorong replikasi praktik yang berhasil agar manfaatnya semakin luas,” tegas Rachmat Pambudy.

Hal tersebut selaras dengan yang disampaikan oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna yang mengatakan bahwa ENSIA merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong budaya inovasi dan keberlanjutan di Indonesia.

“Sejak diselenggarakan pada tahun 2022, ENSIA menjadi ajang apresiasi bagi perusahaan dan local hero yang berhasil menghadirkan inovasi lingkungan dan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Sehingga, Fokus inovasi ENSIA 2026 diarahkan pada isu-isu strategis nasional, seperti ketahanan pangan, pengelolaan sampah, dan transisi energi bersih yang memiliki dampak langsung terhadap pembangunan masa depan Indonesia,” kata Sandry Pasambuna.

Kemudian Sandry Pasambuna melanjutkan bahwa ajang ENSIA 2026 menjadi wadah berinovasi dalam memberikan dampak bagi masyarakat sehingga membuka peluang ekonomi dan memperkuat ketahanan komunitas secara luas,“Kami ingin mendorong dunia usaha untuk terus berinovasi yang berdampak positif pada kualitas lingkungan, sosial serta kemandirian sehingga menjadikani masyarakat yang lebih tangguh terhadap pembangunan nasional,” tutur Sandry Pasambuna.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) berharap ke depan ENSIA terus berkembang sebagai platform inovasi keberlanjutan yang semakin inklusif dan berdampak bagi tidak hanya untuk lingkungan dan sosial namun juga meningkatkan pembangunan Indonesia yang semakin tangguh dan berkelanjutan.

“Kami ingin melihat semakin banyak perusahaan, komunitas, dan local hero yang terlibat serta menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan dan menjadi solusi bagi lingkungan dan sosial secara nyata. Yang terpenting, inovasi yang lahir dari ENSIA tidak berhenti pada penghargaan, tetapi dapat direplikasi dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan berdampak bagi pembangunan nasional yang berkualitas dan kredibel,” tutup Sandry Pasambuna.

Turut hadir di ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Moh Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq serta Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster.

Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) adalah bentuk apresiasi PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai ajang penghargaan kepada pelaku usaha di Indonesia yang memiliki inovasi di bidang lingkungan dan sosial yang diselenggarakan sejak tahun 2022. ENSIA tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga menjadi wadah berbagi praktik terbaik antar pelaku usaha. Melalui ajang ini, perusahaan dapat menunjukkan capaian inovasinya, memperluas jejaring, serta memperkuat reputasi keberlanjutan di hadapan para pemangku kepentingan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hilirisasi Mineral Ciptakan Nilai Lebih Besar bagi Indonesia

JAKARTA — Kekayaan mineral Indonesia tidak seharusnya berhenti sebagai komoditas yang diambil dari dalam bumi. Melalui hilirisasi, sumber daya mineral dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mendukung pengembangan industri, menciptakan aktivitas ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing nasional.

Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) dalam mengelola sumber daya mineral Indonesia agar mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, mengatakan bahwa perjalanan mineral tidak semestinya berakhir ketika sumber daya tersebut berhasil ditambang. Nilai sesungguhnya justru tercipta ketika mineral mampu diolah lebih lanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Bagi ANTAM, setiap mineral memiliki perjalanan, mulai dari mine, kemudian diolah menjadi value, dan pada akhirnya harus memberikan meaning. Artinya, sumber daya mineral Indonesia harus mampu mendorong industri dan perekonomian, membuka peluang bagi masyarakat, sekaligus tetap dikelola dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” kata Wisnu dalam sosialisasi MediaMIND 2026 di Gedung Science Techno Park Universitas Indonesia, Jumat (11/9/2026).

Menurut Wisnu, hilirisasi bukan hanya mengenai pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian, tetapi bagaimana sumber daya alam dapat menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar di dalam negeri. Mineral yang sebelumnya memiliki nilai terbatas dapat diolah menjadi produk yang mendukung berbagai industri strategis, menarik investasi, mendorong transfer teknologi, serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Transformasi tersebut antara lain terlihat pada komoditas bauksit dan nikel. Melalui rantai hilirisasi, bauksit dapat diolah menjadi alumina hingga aluminium yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan menjadi bahan baku bagi berbagai sektor industri. Sementara itu, nikel dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi produk bernilai tambah yang mendukung penguatan industri nasional, termasuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.

Hilirisasi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Berkembangnya industri pengolahan mineral turut mendorong tumbuhnya rantai pasok baru, investasi, transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga hadirnya berbagai industri pendukung di sekitar wilayah pengembangan.

“Ukuran keberhasilan pertambangan bukan hanya apa yang dapat dihasilkan hari ini, tetapi juga manfaat yang dapat kita tinggalkan bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang,” ujar Wisnu.

Sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID terus mendorong hilirisasi sebagai salah satu instrumen strategis untuk memastikan kekayaan mineral Indonesia memberikan nilai tambah yang semakin besar di dalam negeri.

Department Head Corporate Communication MIND ID, Pratiwa Dyatmika, mengatakan penguatan hilirisasi menjadi bagian penting dalam membangun industri nasional yang semakin kuat dan mandiri.

“Hilirisasi menjadi bagian penting untuk memastikan sumber daya mineral Indonesia memberikan nilai tambah yang semakin besar di dalam negeri. Pertambangan bukan hanya mengenai komoditas yang dihasilkan, tetapi bagaimana kekayaan mineral tersebut dapat memperkuat industri, mendukung kemandirian nasional, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Pratiwa.

Penguatan nilai tambah melalui hilirisasi turut menopang kinerja Grup MIND ID. Sepanjang 2025, Grup MIND ID membukukan pendapatan sebesar Rp159,46 triliun serta memberikan kontribusi kepada negara melalui pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan dividen sebesar Rp92,56 triliun.

Namun, transformasi industri pertambangan tidak hanya diarahkan untuk menciptakan nilai ekonomi. Aspek sosial dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan. Hingga 2025, Grup MIND ID telah menanam lebih dari 7,48 juta pohon dan mereklamasi lebih dari 7.800 hektare lahan.

Melalui hilirisasi dan pengelolaan pertambangan yang berkelanjutan, sumber daya mineral Indonesia dapat bergerak dari sekadar hasil tambang menjadi penggerak industri, pencipta nilai tambah, serta fondasi bagi Indonesia yang semakin mandiri dan berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES