Dorong Keuangan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026

Komitmen PT Bank Raya Indonesia Tbk dalam menghadirkan inovasi yang memberi nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan kembali mendapat pengakuan. Pada ajang Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026, Bank Raya meraih kategori Best Innovation in Sustainable Finance Implementation dengan predikat “Very Good”. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya Bank Raya dalam menerjemahkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam aktivitas bisnis perusahaan.

Komitmen PT Bank Raya Indonesia Tbk dalam menghadirkan inovasi yang memberi nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan kembali mendapat pengakuan. Pada ajang Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026, Bank Raya meraih kategori Best Innovation in Sustainable Finance Implementation dengan predikat “Very Good”. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya Bank Raya dalam menerjemahkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam aktivitas bisnis perusahaan.

Bank Raya menerapkan komitmen sustainable finance melalui berbagai inisiatif yang mengintegrasikan inovasi, digitalisasi, dan prinsip keberlanjutan dalam pengembangan bisnis. Upaya tersebut diwujudkan antara lain melalui penyaluran pembiayaan yang mendukung kegiatan usaha berkelanjutan, termasuk memberikan akses pembiayaan digital bagi pelaku UMKM. Di sisi lain, Bank Raya terus mengembangkan berbagai fitur digital untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah diakses, efisien, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. 

Danar Widyantoro selaku Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia Bank Raya mengatakan, “Bagi Bank Raya, ESG bukan sekadar bagaimana perusahaan memenuhi standar keberlanjutan, tetapi bagaimana prinsip tersebut diterjemahkan menjadi sesuatu yang nyata dalam cara kami menjalankan bisnis dan menghadirkan layanan kepada nasabah. Melalui kapabilitas digital, kami ingin memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, termasuk pembiayaan bagi pelaku UMKM, sekaligus terus mendorong praktik perbankan yang lebih bertanggung jawab.”

Hingga Desember 2025, penyaluran Kredit Usaha Berkelanjutan mencapai Rp3,6 triliun. Penyaluran tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Bank Raya dalam mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha ekosistem UMKM serta mendorong keberlangsungan kegiatan usaha.  Lebih lanjut, penerapan sustainable finance menjadi bagian dari perjalanan Bank Raya dalam membangun ekosistem perbankan digital yang bertanggung jawab. Melalui pengembangan layanan berbasis digital dan penyaluran pembiayaan yang mendukung kegiatan usaha berkelanjutan, Bank Raya berupaya menciptakan akses keuangan yang lebih praktis, inklusif, dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan masyarakat. “Ke depan, Bank Raya akan melanjutkan pengembangan kapabilitas digital dan penerapan prinsip ESG sebagai bagian dari upaya membangun pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan memadukan teknologi, tata kelola, kepedulian terhadap lingkungan, serta dukungan terhadap masyarakat dan UMKM, Bank Raya berkomitmen menghadirkan solusi perbankan digital yang semakin relevan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi ekosistem yang lebih luas.” tutup Danar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge

JAKARTA, 16 September 2026 – Pertamina Foundation resmi memasuki tahapan seleksi Case Challenge dalam rangkaian program PFmuda 2026. Sebanyak 276 kelompok Young Leaders yang dinyatakan lolos dari tahap Seleksi Administrasi dan Kurasi Proposal siap diuji kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalahnya. Sebelumnya, sebanyak 2.323 kelompok pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia telah mendaftar pada program ini.

Tahapan Case Challenge ini dirancang khusus untuk menguji kemampuan para peserta dalam menganalisis permasalahan sosial secara mendalam dengan pendekatan berbasis data (data-driven decision making). Seluruh rangkaian penyelesaian kasus dilakukan secara daring melalui sistem seleksi resmi PFmuda. Sistem dan tools aplikasi seleksi PFmuda dirancang secara inklusif dan ramah aksesibilitas untuk mewadahi serta memastikan kemudahan bagi seluruh peserta, termasuk teman-teman disabilitas.

Melalui aplikasi tersebut, peserta tidak hanya dituntut untuk melahirkan ide inovatif, tetapi juga menunjukkan alur berpikir strategis, mulai dari mendefinisikan masalah, menganalisis akar penyebab (root cause), memvalidasi data, hingga menentukan prioritas solusi yang berkelanjutan dan berorientasi pada dampak nyata (sustainable impact).

Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyampaikan bahwa tahapan ini menjadi sarana penting untuk melatih ketajaman berpikir generasi muda. “Tahapan Case Challenge ini kami hadirkan bukan sekadar untuk menguji keahlian analitis para peserta, melainkan untuk melatih alur berpikir mereka dalam membedah kompleksitas isu sosial di lapangan. Kami ingin memastikan gagasan yang lahir dari Young Leaders tidak berhenti pada tataran gagasan konseptual, tetapi dapat terealisasi secara nyata sebagai inovasi sosial yang aplikatif, responsif, dan memberikan solusi berkelanjutan bagi permasalahan masyarakat,” ujar Agus.

Sebagai pembekalan sebelum memasuki tahapan ini, para peserta telah mengikuti sesi General Coaching PFmuda 2026 bertema “From Problem to Impact: Strategic Problem Solving & Data-Driven Decision Making for Social Innovation”. Melalui sesi ini, Young Leaders dibekali metodologi sistematis agar mampu merumuskan solusi yang relevan, realistis, dan siap dieksekusi di lapangan.

Program PFmuda komit menjadi ruang inkubasi dan pengembangan kepemimpinan muda di Indonesia. Melalui seleksi yang ketat dan inklusif ini, Pertamina Foundation menegaskan bahwa PFmuda bukan sekadar kompetisi ide biasa, melainkan wadah pembentukan karakter pemimpin muda yang tangguh dalam mengolah tantangan sosial menjadi solusi nyata berbasis data. Peserta yang lolos pada tahapan Case Challenge ini nantinya akan melangkah ke tahap Final Demo Day untuk mempresentasikan karya terbaik mereka.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prediksi USDJPY Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Kenaikan ke 158.427

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY berpotensi menguat pada perdagangan pekan depan setelah menunjukkan sinyal bullish pada timeframe Weekly. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY membentuk pola Bullish Engulfing yang disertai rejection pada zona support 154.005 hingga 154.990. Formasi tersebut menunjukkan adanya potensi perubahan momentum yang dapat mendorong harga bergerak menuju resistance terdekat di level 158.427.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat area support 154.005-154.990 sebagai zona penting dalam struktur pergerakan USDJPY. Rejection yang muncul di area tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual belum mampu membawa harga menembus support secara berkelanjutan. Ditambah dengan terbentuknya Bullish Engulfing pada timeframe Weekly, kondisi ini memberikan indikasi bahwa buyer mulai mendapatkan momentum.

Menurut analisis Dupoin Futures, apabila penguatan USDJPY berlanjut, harga berpotensi bergerak menuju resistance 158.427. Namun, sebelum mencapai level tersebut, USDJPY berpeluang membentuk secondary trend terlebih dahulu. Pergerakan tersebut dapat menjadi bagian dari proses penguatan sebelum harga menguji resistance utama.

Dari sisi fundamental, pergerakan USDJPY masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter Amerika Serikat dan Jepang yang berada dalam arah berbeda. Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00% dan masih membuka kemungkinan kenaikan tambahan. Reuters melaporkan bahwa 16 dari 18 pejabat The Fed memproyeksikan setidaknya satu kenaikan tambahan pada akhir 2026. Kondisi tersebut memberikan dukungan terhadap dolar AS.

Penguatan dolar AS juga tercermin dari pergerakannya yang berada di sekitar level tertinggi tujuh minggu setelah keputusan The Fed. Ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi dapat menjaga daya tarik dolar, terutama karena selisih tingkat suku bunga dengan Jepang masih menjadi salah satu faktor penting dalam pasar valuta asing.

Dalam pandangan Dupoin Futures, sentimen tersebut dapat memberikan ruang bagi USDJPY untuk mempertahankan momentum kenaikan dalam jangka pendek. Namun, penguatan pasangan mata uang ini tidak terlepas dari perkembangan kebijakan Bank of Japan atau BOJ.

Pasar memperkirakan BOJ menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%. Reuters menyebut langkah tersebut akan membawa suku bunga Jepang ke level tertinggi dalam 31 tahun. Fokus pasar kemudian bergeser pada komunikasi Gubernur BOJ Kazuo Ueda mengenai kemungkinan kenaikan berikutnya.

Kebijakan BOJ menjadi faktor yang berpotensi memberikan dukungan terhadap yen. Jika bank sentral Jepang memberikan sinyal pengetatan yang lebih agresif, JPY berpotensi menguat dan membatasi kenaikan USDJPY. Sebaliknya, apabila guidance BOJ dinilai lebih berhati-hati, perbedaan kebijakan antara The Fed dan BOJ dapat kembali memberikan dukungan terhadap dolar AS.

Dupoin Futures juga mencermati perkembangan inflasi Jepang sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi keputusan BOJ. Pelemahan inflasi dapat mengurangi tekanan terhadap bank sentral Jepang untuk mempercepat pengetatan kebijakan. Namun, pasar tetap menaruh perhatian terhadap risiko inflasi yang berasal dari pelemahan yen dan kenaikan biaya impor.

Dengan demikian, terdapat dua katalis utama yang dapat menentukan arah USDJPY pekan depan. Kebijakan The Fed yang masih hawkish berpotensi menopang dolar AS, sedangkan langkah BOJ dan guidance Kazuo Ueda dapat memberikan dukungan terhadap yen. Kondisi tersebut membuat volatilitas USDJPY berpotensi tetap tinggi.

Dari sisi teknikal, Dupoin Futures menempatkan zona 154.005-154.990 sebagai support penting. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, pola Bullish Engulfing masih menjadi sinyal yang perlu diperhatikan. Jika momentum bullish berlanjut, USDJPY berpotensi bergerak menuju resistance 158.427 setelah melalui fase secondary trend.

Secara keseluruhan, prediksi USDJPY pekan depan dari Dupoin Futures menunjukkan peluang penguatan berdasarkan struktur Weekly. Pola Bullish Engulfing dan rejection pada support 154.005-154.990 membuka ruang bagi harga menuju resistance 158.427. Namun, perkembangan kebijakan BOJ, guidance Kazuo Ueda, serta ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed tetap menjadi faktor fundamental utama yang dapat memengaruhi pergerakan USDJPY sepanjang pekan depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Penurunan ke 4.282

Harga emas dunia atau XAUUSD diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan pekan depan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe Daily telah memasuki fase bearish dan saat ini sedang membentuk secondary trend. Kondisi tersebut membuat arah pergerakan XAUUSD masih perlu dicermati, terutama ketika harga mendekati area resistance penting.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat harga emas saat ini tertahan di sekitar resistance pertama pada level 4.357. Dalam analisis Dupoin Futures, area tersebut menjadi salah satu level penting yang dapat menentukan arah XAUUSD berikutnya. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas zona resistance kuat 4.357 hingga 4.403, tekanan bearish masih berpotensi berlanjut.

Menurut Dupoin Futures, kegagalan XAUUSD menembus area 4.357-4.403 dapat membuka peluang bagi harga emas untuk kembali mengalami pelemahan. Dalam skenario tersebut, support terdekat berada pada level 4.282. Level ini menjadi area yang perlu diperhatikan apabila tekanan jual kembali meningkat pada perdagangan pekan depan.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures juga mencermati pola Head and Shoulders yang terbentuk pada chart Daily. Pola tersebut menjadi salah satu faktor teknikal yang mendukung potensi pelemahan harga apabila struktur bearish tetap terjaga. Dengan demikian, Dupoin Futures melihat area 4.282 sebagai level support penting yang berpotensi diuji apabila harga tidak mampu mengatasi resistance 4.357-4.403.

Meski demikian, pergerakan emas dalam beberapa hari terakhir menunjukkan adanya pemulihan. Harga emas sempat rebound lebih dari 2% setelah dolar AS dan yield Treasury 10 tahun melemah, sementara harga minyak juga mengalami penurunan. Kondisi tersebut membantu mengurangi tekanan terhadap emas karena turunnya yield membuat aset non-yielding seperti emas menjadi relatif lebih menarik.

Namun, Dupoin Futures menilai rebound tersebut masih perlu dilihat dalam konteks tren Daily yang lebih besar. Secara fundamental, The Federal Reserve baru saja menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan memberikan sinyal bahwa peluang kenaikan tambahan masih terbuka. Sebanyak 16 dari 18 pembuat kebijakan Fed memproyeksikan setidaknya satu kenaikan tambahan hingga akhir 2026.

Kebijakan The Fed tersebut dapat menjadi tantangan bagi harga emas karena suku bunga yang lebih tinggi berpotensi mempertahankan daya tarik dolar AS dan aset berbasis yield. Dupoin Futures melihat pergerakan USD menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan pekan depan. Apabila dolar kembali menguat, tekanan terhadap XAUUSD berpotensi meningkat.

Selain dolar, Treasury yield juga menjadi indikator penting dalam analisis Dupoin Futures. Yield Treasury 10 tahun sempat menembus level 5% pada pekan ini, mencerminkan tingginya ekspektasi pasar terhadap suku bunga AS dan risiko inflasi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan opportunity cost dalam memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Di sisi lain, penurunan harga minyak memberikan sedikit ruang bagi emas. Harga minyak yang lebih rendah dapat meredakan kekhawatiran terhadap inflasi global sehingga tekanan terhadap kebijakan moneter dapat berkurang. Dalam perdagangan terbaru, penurunan harga minyak menjadi salah satu faktor yang membantu emas mengalami rebound.

Untuk pekan depan, Dupoin Futures memperkirakan fokus pasar akan tertuju pada keseimbangan antara sentimen hawkish The Fed dan perkembangan USD serta Treasury yield. Jika dolar dan yield kembali meningkat, peluang tekanan bearish terhadap emas dapat semakin besar. Sebaliknya, pelemahan USD dan yield dapat memberikan ruang bagi XAUUSD untuk mempertahankan rebound.

Dari sisi teknikal, Dupoin Futures tetap menempatkan resistance 4.357-4.403 sebagai zona kunci. Selama harga belum mampu breakout dan bertahan di atas area tersebut, tren bearish pada timeframe Daily masih menjadi perhatian. Apabila tekanan jual kembali muncul, XAUUSD berpotensi bergerak menuju support 4.282.

Secara keseluruhan, prediksi harga emas pekan depan dari Dupoin Futures menunjukkan XAUUSD masih berpotensi melemah setelah memasuki fase bearish dan membentuk secondary trend. Resistance 4.357-4.403 menjadi area penentu, sedangkan support 4.282 menjadi level yang berpotensi diuji apabila tekanan jual berlanjut. Sementara itu, arah USD, Treasury yield, harga minyak, dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed akan menjadi katalis utama yang menentukan volatilitas emas sepanjang pekan depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Angkutan Komoditas Pangan, KAI Logistik dan PT Bogantara Indo Transport Tandatangani Kerja Sama Pengiriman Hasil Bumi, Pangan, Ternak dan Pendukungnya dengan Kereta Api

KAI Logistik Bersama PT Bogantara Indo Transport menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pengiriman Komoditas Hasil Bumi, Pangan, Ternak dan Pendukungnya menggunakan Kereta Api pada Selasa (15/09). Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemanfaatan angkutan kereta api untuk mendukung distribusi komoditas pangan sekaligus memperluas konektivitas logistik antardaerah. Perjanjian ditandatangani oleh Aniek Dwi Deviyanti, Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik bersama M. Farid Nor Rohman selaku Direktur Utama PT Bogantara Indo Transport.

Melalui kerja sama tersebut, para pihak
sepakat mengembangkan pengiriman hasil bumi berupa sayur dan buah, pangan,
serta hasil ternak berupa sapi hidup menggunakan kereta api dengan relasi
Banyuwangi–Jakarta pulang-pergi. Kerja sama ini direncanakan berlangsung mulai
November 2026 hingga Desember 2030, dengan rencana angkutan mencapai 84.200
gerbong datar selama periode kerja sama.

Yuskal Setiawan, Direktur Utama KAI
Logistik, mengatakan ”Kerja sama ini tidak hanya berbicara mengenai distribusi
dan logistik, tetapi juga mengenai bagaimana sebuah sinergi menghadirkan solusi
logistik baru yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Kami melihat
komoditas pangan sebagai bagian strategis dari kehidupan masyarakat, sehingga
dibutuhkan sistem distribusi yang aman, andal, terjadwal, dan mampu menjangkau
wilayah sentra produksi hingga pusat konsumsi secara lebih efektif transportasi
dalam menjaga kesinambungan pasokan pangan.”

Sementara Aniek Dwi Deviyanti,
menambahkan “Pengembangan layanan ini menjadi langkah inovatif karena
menghadirkan skema pengangkutan komoditas hasil bumi, pangan, dan pendukungnya
dengan karakteristik khusus, termasuk hewan ternak hidup melalui moda kereta
api. Bagi KAI Logistik layanan ini merupakan layanan baru dan menjadi yang
pertama yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan komoditas
tersebut menggunakan kereta api.”

Pengangkutan akan menggunakan kontainer
khusus yang disesuaikan dengan karakteristik dan jenis komoditas. Kontainer
tersebut memenuhi standar teknis, keselamatan, kelayakan operasional,
pengujian, sertifikasi, serta ketentuan peraturan perundang-undangan sesuai
dengan jenis penggunaannya. Dengan demikian, inovasi layanan ini tidak hanya
mengedepankan aspek kapasitas angkutan, tetapi juga memastikan standar
keselamatan dan kelayakan dalam setiap proses pengiriman termasuk kesejahteraan
hewan.

M. Farid Nor Rohman selaku Direktur
Utama PT Bogantara Indo Transport mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik
kerja sama ini sebagai sebuah terobosan dalam pengembangan distribusi komoditas
hasil bumi, pangan, ternak dan pendukungnya. Kolaborasi ini menjadi penting
untuk memastikan produk dari wilayah produksi dapat terhubung dengan pasar
secara lebih efektif dan berkesinambungan, “Kami juga berharap bahwa
pengangkutan hewan ternak dan hasil bumi ini mampu berkembang dengan menjangkau
lebih luas termasuk Sumatra, Kalimantan dan wilayah lainnya guna memastikan
distribusi yang menyeluruh.”

Penandatanganan perjanjian kerja sama
ini sekaligus menjadi awal dari tahapan implementasi layanan yang akan
dipersiapkan oleh para pihak sesuai dengan ruang lingkup, standar operasional,
dan ketentuan yang telah disepakati.

Ke depan, pengembangan layanan ini
diharapkan tidak hanya menciptakan nilai bisnis baru, tetapi juga memberikan
nilai ekonomi dan sosial yang lebih luas, melalui penguatan konektivitas sentra
produksi dan pusat konsumsi, peningkatan daya saing distribusi komoditas
daerah, serta dukungan terhadap terciptanya sistem logistik pangan nasional
yang semakin andal, efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Global Business Chinese BINUS University Hadirkan Program Joint Degree Pertama Bersama South China University of Technology

BINUS University melalui Global Business Chinese resmi menghadirkan program Joint Degree pertama dengan skema 2+2 bersama South China University of Technology (SCUT). Mahasiswa akan menempuh dua tahun pendidikan di BINUS University dan dua tahun di SCUT, serta memperoleh dua gelar sarjana, yaitu Sarjana Sastra (S.S.) dari BINUS University dan Bachelor of Arts (B.A.) dari SCUT.

Jakarta, 18 September 2026 – BINUS University melalui Global Business Chinese resmi menghadirkan program Joint Degree yang bekerja sama dengan South China University of Technology (SCUT). Sebagai program joint degree pertama di BINUS University dengan skema pembelajaran 2+2, kolaborasi ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di dua negara sekaligus serta meraih dua gelar sarjana, yaitu Sarjana Sastra (S.S.) dari BINUS University dan Bachelor of Arts (B.A.) dari South China University of Technology. 

Peluncuran program ini menjadi tonggak baru bagi Global Business Chinese dalam memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui kolaborasi akademik internasional. Mahasiswa akan  menjalani dua tahun pertama perkuliahan di BINUS University untuk membangun fondasi bahasa Mandarin dan, pemahaman lintas budaya, bisnis internasional dan perdagangan China-Indonesia. Kemudian melanjutkan dua tahun berikutnya untuk memperdalam kompetisi bisnis internasional di South China University of Technology, Guangzhou, China.

Dean Faculty of Humanities BINUS University, Dr. Elisa Carolina Marion, S.S., M.Si., mengatakan bahwa, “Faculty of Humanities percaya bahwa pengalaman belajar lintas negara menjadi salah satu elemen penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, terbuka terhadap keberagaman budaya, dan mampu bersaing di tingkat internasional. Melalui kolaborasi Global Business Chinese dan South China University of Technology, mahasiswa tidak hanya memperoleh dua gelar, tetapi juga pengalaman internasional di salah satu universitas terbaik di China, peluang karier global dengan peluang untuk bekerja di industri internasional, akses ke fasilitas modern dan komunitas akademik kelas dunia, jaringan profesional yang luas.” 

Program Joint Degree ini dapat diikuti oleh mahasiswa aktif Global Business Chinese mulai angkatan B2029 yang memenuhi persyaratan akademik dari kedua institusi, yaitu telah menyelesaikan empat semester perkuliahan atau minimal 84 SKS di BINUS University serta memiliki sertifikasi kemampuan bahasa Mandarin HSK Level 5 sesuai ketentuan dari South China University of Technology.

Menurut peringkat QS World Ranking 2025, South China University of Technology berada di posisi #385 dunia dan menempati peringkat ke-187 dalam Best Global Universities versi US News. Dengan lokasi kampus di Guangzhou, salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang berdekatan dengan Hong Kong dan Shenzhen, mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya didukung oleh lingkungan akademik unggulan, tetapi juga paparan langsung terhadap ekosistem bisnis, inovasi, dan perdagangan internasional yang berkembang pesat. Hal ini membuka peluang besar untuk menjalin koneksi, mengeksplorasi potensi bisnis lintas negara, serta terlibat langsung dalam praktik dunia usaha internasional. 

Ditambah dengan fasilitas pendidikan modern dan lengkap, South China University of Technology menjadi mitra kolaborasi ideal bagi BINUS University dalam menghadirkan program pendidikan berkualitas internasional. Kehadiran program ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa sekaligus menjadi investasi pendidikan terjangkau bagi orang tua dalam mempersiapkan putra-putrinya menghadapi persaingan karier di tingkat global.

South China University of Technology sebagai mitra dalam penyelenggaraan Program Gelar Bersama pun turut menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah untuk mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Tiongkok. “Kami percaya kolaborasi ini akan memberikan pengalaman akademik yang berharga bagi mahasiswa dari kedua universitas. Melalui lingkungan belajar di SCUT, mahasiswa BINUS akan memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai perkembangan bisnis, teknologi, dan inovasi di Tiongkok, sekaligus membangun jejaring internasional yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan profesional mereka di masa depan,” ujar Assoc. Prof. Guo Ting, Head of Chinese Department South China University of Technology (SCUT).

Sebagai program yang mengintegrasikan bahasa, budaya, dan bisnis dalam satu ekosistem pembelajaran, Global Business Chinese BINUS University terus berinovasi menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia global. Kehadiran Program Gelar Bersama bersama South China University of Technology menjadi langkah baru dalam memperluas kesempatan mahasiswa untuk belajar, bertumbuh, dan membangun karier di tingkat internasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat Kontrak Digugat, Bukti Dokumen Elektronik Apa yang Diminta?

Dokumen elektronik dalam kontrak perlu dilengkapi bukti pendukung yang dapat menjelaskan identitas penanda tangan dan proses penandatanganannya. Kelengkapan bukti membantu memperkuat posisi dokumen ketika terjadi sengketa di kemudian hari.

Kontrak diteken secara elektronik, lalu setahun kemudian salah satu pihak menggugat. Tim legal baru sibuk mencari bukti dokumen elektronik yang bisa diandalkan. Sayangnya yang tersimpan sering hanya berkas PDF tanpa keterangan pendukung apa pun.

Di situlah persoalannya menumpuk. Pihak lawan cukup mempertanyakan siapa yang menekan tombol tanda tangan. Bila tidak ada jawaban teknis, dokumen itu kehilangan sebagian daya bujuknya. Ujungnya, perkara berlarut dan biaya penasihat hukum terus berjalan.

Padahal bahan pembuktiannya bisa disiapkan jauh sebelum sengketa muncul. Kuncinya ada pada Sertifikat Elektronik yang melekat di tanda tangan. Dari sanalah identitas, keutuhan, dan waktu penandatanganan bisa ditelusuri kembali.

Empat Hal yang Biasa Ditanyakan soal Bukti Dokumen Elektronik

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik mengakui dokumen elektronik sebagai alat bukti yang sah. Pengakuan itu tidak otomatis, karena syarat teknisnya tetap harus dipenuhi. Pertanyaan yang muncul di meja pemeriksaan biasanya berputar di empat hal.

● Identitas: siapa penandatangan dan bagaimana identitasnya diverifikasi.

● Keutuhan: apakah isi dokumen berubah setelah proses penandatanganan.

● Waktu: kapan tepatnya tanda tangan itu dibubuhkan.

● Keabsahan sertifikat: apakah sertifikatnya masih berlaku saat dipakai.

Mengapa tangkapan layar tidak cukup

Banyak tim menyimpan bukti berupa foto layar atau tangkapan percakapan. Materi itu membantu menjelaskan konteks, tetapi lemah pada sisi teknis. Tangkapan layar tidak bisa membuktikan bahwa file aslinya tidak pernah diubah.

Berkas cetak juga punya keterbatasan serupa. Begitu dicetak, seluruh data sertifikat yang menempel di dokumen ikut hilang. Karena itu versi elektronik aslinya wajib disimpan, bukan sekadar hasil cetaknya.

Sertifikat di Balik Tanda Tangan Menentukan Kekuatan Pembuktian

Penilaian tidak berhenti pada gambar tanda tangan yang tampak di halaman. Yang diperiksa justru data sertifikat yang menempel di balik dokumen. Sertifikat itulah yang mengikat nama penandatangan dengan berkas yang bersangkutan.

Di sinilah jenis tanda tangannya ikut menentukan. Hasil pindai tanda tangan basah tidak membawa sertifikat apa pun. Secara tampilan mirip, tetapi secara pembuktian jauh berbeda kekuatannya.

Yang terbaca di properti tanda tangan

Pembaca PDF umum sudah bisa menampilkan sebagian informasinya. Di sana terlihat nama penerbit sertifikat, nama pemilik, serta masa berlakunya. Terlihat pula keterangan apakah dokumen mengalami perubahan setelah diteken.

Portal verifikasi milik Kementerian Komunikasi dan Digital menyediakan pemeriksaan serupa. Hasilnya menampilkan status sertifikat, identitas penandatangan, dan stempel waktu dokumen. Sebelum buat tanda tangan digital untuk kontrak penting, pastikan penyedianya memang tersertifikasi.

Jejak Aktivitas Melengkapi Cerita di Balik Dokumen

Sertifikat menjawab pertanyaan teknis, tetapi tidak menceritakan prosesnya. Siapa mengirim, siapa meninjau, dan kapan persetujuan diberikan sama pentingnya. Catatan aktivitas inilah yang sering menentukan arah pemeriksaan.

Nilai tambahnya ada pada posisi pencatatnya. Riwayat yang dibuat sistem penyelenggara dinilai lebih netral daripada catatan internal. Alasannya sederhana, karena tidak ada pihak berkepentingan yang bisa menyuntingnya belakangan.

Tahapan menyiapkan berkas pembuktian

1. Kumpulkan dokumen final beserta versi aslinya yang bertanda tangan.

2. Unduh riwayat aktivitas dari sistem penandatanganan yang dipakai.

3. Cetak hasil verifikasi dari pembaca PDF atau portal resmi.

4. Sertakan bukti pengiriman dokumen kepada tiap pihak.

5. Simpan semuanya dalam satu berkas perkara yang tertata.

Urutan ini terdengar sederhana, tetapi jarang disiapkan sejak awal. Perusahaan biasanya baru menyusunnya ketika somasi sudah masuk. Padahal sebagian datanya bisa hilang bila sistemnya tidak menyimpan riwayat.

Menjaga Bukti Dokumen Elektronik Tetap Terbaca Bertahun-tahun

Sengketa kontrak jarang muncul di tahun pertama. Perjanjian jangka panjang justru sering dipersoalkan menjelang masa berakhirnya. Masalahnya, masa berlaku sertifikat penandatangan biasanya lebih pendek dari umur kontraknya.

Fitur long term validation dirancang untuk keadaan seperti itu. Dokumen tetap dapat diverifikasi meski sertifikatnya sudah melewati masa berlaku. Stempel waktu dari penyelenggara juga memperkuat keterangan mengenai kapan dokumen diteken.

Perlu diingat, penilaian akhir tetap berada di tangan pemeriksa perkara. Kelengkapan teknis tidak menjamin hasil, tetapi memperjelas posisi Anda. Tanpa data itu, pembuktian bergantung pada ingatan dan saling bantah antar pihak.

Menyiapkan Pembuktian Sejak Dokumen Diteken

Bukti yang kuat tidak dikumpulkan saat gugatan datang. Ia terbentuk otomatis bila proses penandatanganannya memang tertata sejak awal. Identitas terverifikasi, keutuhan terjaga, dan riwayat tersimpan rapi di satu tempat.

ezSign merupakan layanan PT Solusi Identitas Global Net, penyelenggara sertifikasi elektronik yang diakui Kementerian Komunikasi dan Digital. Layanannya mencakup sertifikat elektronik, tanda tangan, e-Meterai, serta pencatatan aktivitas dokumen. Tim legal yang hendak buat tanda tangan digital dengan standar pembuktian jelas dapat menjadikannya rujukan diskusi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah dokumen elektronik diakui sebagai alat bukti di Indonesia?

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik mengakuinya sepanjang syarat teknis dan keandalan sistemnya terpenuhi.

2. Bagaimana cara memeriksa apakah dokumen sudah pernah diubah?

Pembaca PDF dan portal verifikasi resmi akan menampilkan keterangan bila isi dokumen berubah setelah penandatanganan.

3. Apakah riwayat aktivitas dokumen perlu disimpan terpisah?

Sebaiknya diunduh dan diarsipkan bersama dokumennya agar tetap tersedia saat dibutuhkan sewaktu-waktu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

“Semua orang bisa punya rumah. Karena itu, kami mengajak masyarakat yang sampai saat ini masih tinggal dengan cara mengontrak atau belum memiliki rumah untuk mulai mencari informasi dan menghitung kemampuan. Jangan menunggu sampai merasa penghasilan sudah sangat besar. Program FLPP hadir untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan agar dapat memiliki rumah pertama dengan pembiayaan yang lebih terjangkau,” ujar Heru.

Jakarta, 16 September 2026 – Badan
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)
terus memperluas sosialisasi Program KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas
Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada masyarakat dari berbagai latar belakang dan
profesi. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai
akses pembiayaan rumah subsidi sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat
memiliki rumah pertama.Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal dan
kegiatan, baik secara langsung maupun daring, dengan menjangkau ASN, pegawai
instansi pemerintah, pekerja swasta, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat
umum. Melalui kegiatan tersebut, BP Tapera memberikan informasi mengenai
persyaratan KPR Sejahtera
FLPP, manfaat program, pilihan rumah subsidi, simulasi pembiayaan, hingga
mekanisme pengajuan melalui bank penyalur.

Salah
satu kegiatan sosialisasi terbaru
dilaksanakan di Pelataran
Makam Bapak Proklamator RI Mohammad Hatta, Jakarta Selatan,
Selasa (15/9/2026), yang menyasar PJLP dan PPSU Petugas TPU Tanah Kusir.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan
Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam rangkaian kegiatan Hari Perumahan
Nasional (HAPERNAS) 2026, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas
pemahaman masyarakat mengenai akses pembiayaan rumah
pertama melalui Program
KPR Sejahtera FLPP.

Sosialisasi
diikuti sekitar 210 peserta, yang terdiri atas PJLP dan PPSU Kecamatan
Kebayoran Lama, perawat makam, serta ASN Suku Dinas Pertamanan. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 calon debitur juga mendapatkan kesempatan untuk
mengikuti dialog dan berdiskusi secara langsung mengenai peluang memperoleh
pembiayaan rumah subsidi.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho
menjelaskan bahwa Program
KPR Sejahtera FLPP dirancang untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
yang ingin memiliki
rumah pertama. Program tersebut memberikan sejumlah kemudahan, antara
lain suku bunga tetap, cicilan tetap, uang muka ringan,
serta pilihan tenor pembiayaan hingga maksimal 40 tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Penerima
manfaat dapat berasal dari masyarakat dengan penghasilan tetap maupun tidak
tetap selama memenuhi persyaratan program.

“Semua
orang bisa punya rumah. Karena itu, kami mengajak masyarakat yang sampai saat
ini masih tinggal dengan cara mengontrak atau belum memiliki
rumah untuk mulai mencari informasi dan menghitung kemampuan. Jangan
menunggu sampai merasa penghasilan sudah sangat besar. Program FLPP hadir untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memenuhi
persyaratan agar dapat memiliki rumah pertama dengan pembiayaan yang lebih terjangkau,” ujar Heru.

Upaya
memperluas pemahaman masyarakat mengenai program FLPP juga telah dilakukan BP
Tapera melalui berbagai kegiatan di sejumlah daerah dan komunitas. Sosialisasi
antara lain dilakukan secara daring bersama ASN Pemerintah Provinsi Sumatera
Selatan, sosialisasi kepada pegawai Pengadilan Negeri Batam, ATR/BPN
Batam, Universitas Islam Indonesia,

pegawai Arsip
Nasional Republik Indonesia (ANRI), serta pegawai
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah.

BP Tapera
juga memanfaatkan berbagai
kegiatan publik untuk membuka akses informasi secara langsung kepada masyarakat melalui
open booth dan sosialisasi. Kegiatan tersebut antara lain dilaksanakan pada
Muktamar NU ke-35, Danantara Housing Expo, kegiatan HIPPINDO, Indonesia Retail
Summit & Expo (IRSE), serta open booth dan sosialisasi di Fakultas Ekonomi
dan Manajemen (FEM) IPB. Sosialisasi daring juga dilakukan bersama Gojek dan pegawai Bank Mandiri, serta berbagai kegiatan
lainnya.

Beragam
kegiatan tersebut menjadi sarana bagi BP Tapera untuk mendekatkan informasi
program perumahan kepada masyarakat sekaligus memberikan kesempatan bagi calon
penerima manfaat untuk
mendapatkan penjelasan secara
langsung mengenai akses pembiayaan
rumah subsidi.

Heru
menambahkan, akses terhadap informasi menjadi langkah awal yang penting sebelum
masyarakat mengajukan KPR subsidi. Masyarakat dapat mencari informasi mengenai
rumah subsidi melalui SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang) yang
dapat diakses melalui situs sikumbang.tapera.go.id.

Melalui SiKumbang, masyarakat dapat mencari rumah subsidi berdasarkan
wilayah lokasi. Pengguna dapat memilih provinsi dan kabupaten/kota untuk
melihat pilihan rumah subsidi yang tersedia. BP Tapera juga mengingatkan
masyarakat agar tidak hanya melihat informasi secara daring, tetapi melakukan
kunjungan langsung ke lokasi perumahan untuk memastikan kondisi rumah, akses
air, listrik, serta lingkungan hunian sebelum mengambil keputusan.

Selain melalui SiKumbang, masyarakat juga dapat memanfaatkan Tapera
Mobile untuk memperoleh informasi rumah, melakukan simulasi, serta mendapatkan
akses pengajuan KPR subsidi FLPP.

“Kami
juga mengajak masyarakat untuk mengunduh Tapera Mobile. Dengan aplikasi ini,
masyarakat dapat lebih mudah mencari informasi rumah subsidi, melakukan
simulasi, dan mendapatkan informasi mengenai
proses pengajuan KPR FLPP. Jadi,
tidak perlu bingung
harus mulai dari mana. Mulai saja dari genggaman, cari rumahnya, hitung
kemampuannya, kemudian konsultasikan pengajuannya dengan bank penyalur,” kata
Heru.

Hingga 15 September 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP
secara nasional telah mencapai 148.712 unit rumah dengan nilai pembiayaan
sebesar Rp18,50 triliun. Capaian tersebut merupakan bagian dari target
penyaluran FLPP tahun 2026 sebanyak 350.000 unit rumah.

Dari sisi jenis hunian, program FLPP tidak hanya menyediakan pilihan
rumah tapak, tetapi juga memberikan alternatif rumah
susun (rusun). Kehadiran skema pembiayaan rumah
susun menjadi semakin relevan
bagi masyarakat yang bekerja di kawasan perkotaan, termasuk Jakarta, yang
menghadapi tantangan keterbatasan lahan dan tingginya harga hunian.

Rusun Menjadi Alternatif bagi Pekerja di Perkotaan

Kebutuhan
terhadap hunian yang dekat dengan lokasi pekerjaan menjadi salah satu tantangan
utama masyarakat perkotaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam
Statistik Perumahan 2026, persentase backlog kepemilikan rumah atau backlog 1
di DKI Jakarta mencapai 39,36 persen pada 2026. Secara nasional, backlog 1
tercatat sekitar 9,29 juta rumah tangga atau 12,39 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan hunian di Jakarta
tidak hanya berkaitan
dengan ketersediaan rumah, tetapi
juga bagaimana masyarakat dapat memperoleh
hunian yang berada dalam jangkauan
kemampuan finansial dan relatif dekat dengan pusat kegiatan ekonomi.

Karena
itu, rumah susun menjadi salah satu alternatif untuk menjawab kebutuhan
masyarakat yang bekerja di kota.
Pemerintah juga terus mendorong
pengembangan rumah susun subsidi di kawasan perkotaan sebagai bagian dari perluasan
akses masyarakat terhadap
hunian layak dan terjangkau.

Sebagai
gambaran, berdasarkan ketentuan harga rumah susun dalam Kepmen PKP No.
1721/KPTS/M/2026 tanggal 6 Agustus 2026, harga rumah susun di wilayah Jakarta
dapat mencapai sekitar Rp13 juta–Rp14,5 juta per meter
persegi. Dengan asumsi
unit memiliki luas 21-45
m², harga unit berada pada kisaran Rp585 juta hingga Rp652,5 juta.

Sebagai simulasi, unit rusun seluas 45 m² dengan harga Rp14 juta per
meter persegi memiliki harga sekitar Rp630 juta. Dengan asumsi uang muka 1
persen, bunga tetap 6 persen per tahun dan tenor 40 tahun, estimasi
angsurannya sekitar Rp3,43 juta per bulan. Sementara itu, unit seluas 45 m²
dengan harga Rp14,5 juta per meter persegi memiliki harga sekitar Rp652,5 juta,
dengan estimasi angsuran sekitar Rp3,55 juta per bulan.

Simulasi tersebut digunakan untuk memberikan gambaran
kepada masyarakat mengenai
kisaran harga dan angsuran. Besaran uang muka dan perhitungan angsuran
final mengikuti ketentuan pembiayaan dan hasil perhitungan bank penyalur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

September to Remember, Sebulan Penuh Keseruan di Mall of Indonesia

Mall of Indonesia menawarkan pengalaman September to Remember, rangkaian lifestyle experience yang berlangsung sepanjang 3–27 September 2026.

Mall of Indonesia menawarkan pengalaman September to Remember, rangkaian lifestyle experience yang berlangsung sepanjang 3–27 September 2026. Mengusung semangat untuk menjadikan bulan September lebih memorable, campaign ini menghadirkan berbagai pilihan aktivitas mulai dari culinary experience, sweet treats, pop-up experience, lifestyle launch, hingga program shopping yang dapat dinikmati pengunjung sepanjang bulan.

Melalui kolaborasi bersama NCY, Catchup, DreamLab, Go Market, dan Advance, September to Remember menghadirkan beragam aktivitas yang tersebar di beberapa area Mall of Indonesia. Mulai dari POP UP NCY yang berlangsung pada 31 Agustus–27 September 2026 di LG, hingga Foodie Society pada 3–27 September 2026 yang menghadirkan berbagai pengalaman dan pilihan kuliner untuk para food lovers.

Sweet Treats, Culinary Experience, hingga Lifestyle Launch

Buat pengunjung yang punya sweet tooth, Fruity Dessert Festival siap menjadi salah satu highlight September to Remember. Berlangsung pada 3–13 September 2026 di Atrium 2 & 1B, festival ini menghadirkan berbagai dessert dengan sentuhan buah yang colorful, refreshing, dan cocok untuk melengkapi momen hangout.

Keseruan kuliner juga berlanjut lewat Festival Makanan Pedas yang berlangsung pada 4 September–4 Oktober 2026 di Gang Senggol PasarMOI. Menghadirkan beragam pilihan makanan dengan cita rasa pedas dan bold, festival ini menjadi destinasi bagi para pencinta kuliner yang suka tantangan rasa.

Tak hanya kuliner, September to Remember juga menghadirkan pengalaman lifestyle baru melalui Launching Amarii Cosmo & Amari Axis by Advance pada 14–27 September 2026 di Atrium 1B. Rangkaian ini membawa koleksi dan pengalaman baru dari Advance untuk melengkapi pilihan lifestyle pengunjung Mall of Indonesia.

Sementara itu, Jakarta Sweet Market akan hadir pada 17–27 September 2026 di Atrium 2, menghadirkan marketplace dengan berbagai pilihan sweet treats dan kreasi dessert yang bisa menjadi pilihan untuk berburu makanan manis sepanjang akhir pekan.

More Treats, More Reasons to Remember

Selain berbagai event dan experience, September to Remember juga dilengkapi dengan program spesial untuk memberikan lebih banyak alasan bagi pengunjung menikmati momen berbelanja di Mall of Indonesia. Melalui Shopping Treats pada 4–18 September 2026, pengunjung bisa mendapatkan exclusive shopping vouchers dengan minimum transaksi Rp150.000 di tenant yang berpartisipasi.

Buat yang ingin melanjutkan shopping day dengan sesuatu yang manis, ada juga Dessert Treats pada 16–27 September 2026. Dengan minimum transaksi Rp500.000 di retail tenants, pengunjung berkesempatan mendapatkan exclusive dessert vouchers untuk melengkapi pengalaman berbelanja.

Dengan rangkaian program yang berlangsung hampir sepanjang bulan, September to Remember menjadi cara Mall of Indonesia menghadirkan lebih banyak pilihan experience dalam satu destinasi. Dari pop-up, kuliner, dessert, lifestyle launch, hingga shopping treats, setiap kunjungan di bulan September punya cerita dan keseruannya sendiri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

Bittime membahas hasil FOMC September 2026 dan pengaruhnya terhadap pergerakan pasar kripto serta sentimen investor. Dalam kondisi pasar yang dinamis, Bittime Futures menawarkan perdagangan futures aset kripto dengan pilihan posisi Long dan Short. Bittime Futures dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengguna untuk menyesuaikan strategi perdagangan dengan kondisi pasar, dengan tetap memperhatikan penggunaan leverage, manajemen risiko, dan karakteristik perdagangan Futures.

Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang menghadirkan ekosistem 3-in-1 berupa Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencermati perkembangan terbaru pergerakan perdagangan di pasar kripto serta peluang bagi investor melalui Bittime Futures. Hal ini menyusul hasil keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat pada September 2026. 

Federal Reserve (The Fed) menaikkan target suku bunga federal funds sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00% dalam rapat FOMC pada 15-16 September 2026. Berdasarkan pernyataan resmi Federal Reserve, keputusan tersebut diambil ketika inflasi masih berada pada level tinggi, sementara aktivitas ekonomi AS terus berkembang dengan solid. 

FOMC dan Pengaruhnya terhadap Pasar Kripto

Kebijakan suku bunga The Fed menjadi salah satu faktor makroekonomi yang diperhatikan pelaku pasar kripto. Perubahan suku bunga dapat memengaruhi biaya pendanaan, kondisi likuiditas, serta minat investor terhadap aset berisiko. Suku bunga yang lebih tinggi dapat membuat kondisi keuangan lebih ketat dan memengaruhi minat terhadap aset seperti kripto, sementara ekspektasi kebijakan yang lebih longgar dapat meningkatkan risk appetite.

Selain keputusan suku bunga, pasar juga mencermati arah kebijakan dan proyeksi The Fed. Berdasarkan proyeksi ekonomi FOMC September 2026, median proyeksi federal funds rate berada di 4,1% pada akhir 2026, sementara proyeksi inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) berada di 3,7%.

Perubahan ekspektasi menjadi penting karena pasar dapat merespons bukan hanya keputusan FOMC, tetapi juga bagaimana keputusan tersebut dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya. Reuters melaporkan bahwa kenaikan suku bunga 25 basis poin telah banyak diantisipasi pasar, sehingga perhatian investor beralih pada sinyal kebijakan berikutnya dan proyeksi inflasi The Fed.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, menuturkan perkembangan kebijakan moneter dapat memengaruhi sentimen pasar karena pelaku pasar tidak hanya mencermati keputusan suku bunga saat ini, tetapi juga arah kebijakan berikutnya. 

“Hasil FOMC September menunjukkan bahwa perkembangan inflasi masih menjadi salah satu pertimbangan penting dalam arah kebijakan moneter The Fed. Bagi pasar kripto, keputusan suku bunga dan ekspektasi terhadap kebijakan berikutnya dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen serta volatilitas pasar,” ujar Ryan.  

Bitcoin dan Ethereum Bergerak Menguat

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pada 18 September 2026 pagi, Bitcoin berada di kisaran harga US$76.698, menguat 0,42% dalam 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 0,40% dalam sepekan.

Sementara itu, pada periode yang sama, Ethereum berada di kisaran US$2.456, menguat 1,24% dalam 24 jam dan 0,15% dalam sepekan.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto tetap dinamis setelah keputusan FOMC. Selain suku bunga, pelaku pasar dapat mencermati data inflasi, kondisi ekonomi, likuiditas, serta komunikasi The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya.

“Pergerakan harga aset kripto tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor. Karena itu, memahami perkembangan ekonomi makro dan potensi volatilitas menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan aset digital,” kata Ryan. 

Bittime Futures di Tengah Dinamika Pasar

Di tengah kondisi pasar yang dinamis, Bittime Futures menyediakan akses terhadap perdagangan futures aset kripto yang memungkinkan pengguna mengambil posisi Long maupun Short. Fitur tersebut dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengguna dalam mengelola posisi sesuai dengan strategi dan pandangan terhadap pergerakan pasar yang memungkinkan pengguna mengambil posisi Long maupun Short. 

Pengguna dapat menyesuaikan strategi perdagangan dengan kondisi pasar dan pandangan masing-masing, dengan tetap mempertimbangkan risiko yang melekat pada perdagangan Futures.

Namun, perdagangan Futures memiliki risiko yang lebih tinggi karena penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus potensi kerugian. Pengguna perlu memahami mekanisme Futures dan menerapkan manajemen risiko sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Setiap produk memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Bagi pengguna yang mempertimbangkan perdagangan Futures, penting untuk memahami mekanisme Long dan Short, penggunaan leverage, serta risiko yang menyertainya,” pungkas Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES