Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, di Panggung Sharia Insurance International Forum 2026

Jakarta, 24 September 2026 – PT Prudential Sharia Life Assurance
(Prudential Syariah) hadir sebagai salah satu perwakilan industri asuransi jiwa
syariah Indonesia dalam Sharia Insurance International Forum (SIIF) 2026 yang
diselenggarakan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) di Menara Syariah,
PIK 2.

                Iskandar
Ezzahuddin, Presiden Direktur Prudential Syariah, saat paparannya di sesi

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menjadi
pembicara dalam sesi bertajuk “Expanding Sharia Investment Opportunities
for Sustainable Takaful Growth” bersama Muhammad Gunawan Yasni (DSN-MUI)
dan Andryan Gouw sebagai pembicara, mempertemukan perspektif dewan syariah,
pelaku industri asuransi, dan platform investasi berbasis aset riil dalam satu
diskusi.

Dalam paparannya, Iskandar menyoroti apa yang sebenarnya dibutuhkan
perusahaan asuransi jiwa syariah dari pasar investasi syariah, mulai dari
kesesuaian durasi aset dan kewajiban, likuiditas, hingga diversifikasi
instrumen. Ia menjelaskan bahwa penetrasi asuransi jiwa syariah di Indonesia
masih di bawah satu persen, sementara permintaan terus tumbuh dan gaya hidup
syariah kian menjadi arus utama.

Tantangan justru berada di sisi investasi: pasokan sukuk korporasi yang
masih terbatas, pergerakan emiten yang keluar-masuk Daftar Efek Syariah,
perlakuan pajak Gold Exchange Traded Fund yang belum efisien, serta instrumen
derivatif syariah yang masih terbatas pengembangannya. Ia juga menilai arah
kebijakan dan regulasi saat ini sudah bergerak ke tempat yang tepat.

“Peluangnya ada, permintaannya besar, dan lingkungan regulasinya
mendukung. Yang kita butuhkan adalah ekosistem investasi syariah yang membantu
industri tumbuh secara efisien dan bertanggung jawab, sehingga kita mampu
memenuhi janji jangka panjang kepada para Peserta,” ujar Iskandar.

Partisipasi Prudential Syariah dalam SIIF 2026 menjadi bagian dari
komitmen perusahaan untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan industri
asuransi jiwa syariah Indonesia, sekaligus mendukung agenda nasional menjadikan
Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin dan Nasdaq Futures Melemah, Ketegangan AS-Iran Kembali Jadi Sorotan

Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus level psikologis US$80.000 pada perdagangan Jumat, 18 September 2026. Kenaikan tersebut juga diikuti sejumlah aset kripto lainnya, meski pasar sebelumnya menghadapi tekanan akibat keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan gagalnya rancangan undang-undang Clarity Act di Senat Amerika Serikat.

Mengutip Yahoo Finance, Bitcoin (BTC) mencapai level tertinggi dalam dua minggu pada Jumat. Pergerakan ini menjadi perhatian karena terjadi setelah The Fed menaikkan suku bunga pada pekan yang sama. Di sisi lain, gagalnya Clarity Act yang sebelumnya diharapkan dapat memberikan kerangka regulasi federal bagi industri aset digital juga sempat menekan sentimen pasar.

Bitcoin Kembali ke Atas US$80.000

Bitcoin sempat mengalami tekanan setelah hasil pemungutan suara terkait Clarity Act di Senat AS tidak memenuhi jumlah suara yang dibutuhkan untuk melanjutkan proses legislasi. Kondisi tersebut membuat harga Bitcoin turun hingga mendekati US$75.000 pada awal pekan.

Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama. Bitcoin kemudian mengalami pemulihan dan pada Jumat berhasil kembali menembus US$80.000. Yahoo Finance mencatat penguatan Bitcoin pada perdagangan tersebut mencapai sekitar 6% dan membawa aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar itu ke level tertinggi dalam dua minggu.

Kenaikan Bitcoin juga berlangsung setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Kenaikan tersebut menjadi yang pertama sejak 2023. Secara umum, suku bunga yang lebih tinggi dapat memberikan tekanan terhadap aset berisiko seperti saham teknologi dan aset kripto karena investor memiliki alternatif dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Meski demikian, pasar kripto justru menunjukkan respons yang relatif kuat. Yahoo Finance mengutip Sean Farrell, Head of Digital Assets di Fundstrat, yang menilai pasar kripto mampu menyerap perubahan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih hawkish tanpa mengalami tekanan yang terlalu besar.

Altcoin Ikut Menguat

Pergerakan positif tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Sejumlah altcoin juga mencatat penguatan dalam periode yang sama. Berdasarkan data Yahoo Finance, Ether (ETH), Binance Coin (BNB), dan Solana (SOL) bahkan mencatat kenaikan yang lebih besar dalam periode satu bulan.

Dalam sebulan terakhir hingga perdagangan Jumat, Ether tercatat menguat sekitar 35%, Binance Coin naik sekitar 25%, sedangkan Solana meningkat sekitar 41%. Pergerakan tersebut menunjukkan adanya rotasi minat investor ke aset digital selain Bitcoin.

Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga ikut terdorong. Yahoo Finance mengutip data CoinMarketCap yang menunjukkan total kapitalisasi pasar aset kripto mencapai sekitar US$2,66 triliun pada Jumat.

Selain aset kripto konvensional, investor juga mulai memperhatikan aset digital berbasis tokenisasi. Pada perdagangan Jumat, sejumlah token yang merepresentasikan aset seperti saham Nvidia, Tesla, hingga indeks S&P 500 turut menjadi bagian dari aktivitas pasar digital.

Faktor Teknis Dorong Penguatan Bitcoin

Kenaikan Bitcoin ke atas US$80.000 juga tidak terlepas dari faktor teknis di pasar derivatif. Yahoo Finance mencatat bahwa trader derivatif menunjukkan sentimen bullish terhadap Bitcoin.

Analis Bitget Wallet, Lacie Zhang, mengatakan arus dana masuk ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat serta aksi short covering ikut membantu Bitcoin melewati level US$80.000. Short covering terjadi ketika trader yang sebelumnya mengambil posisi untuk mengantisipasi penurunan harga menutup posisinya dengan membeli kembali aset tersebut.

Kondisi ini dapat menciptakan tambahan tekanan beli dan mempercepat kenaikan harga dalam waktu singkat. Namun, penguatan yang didorong oleh faktor teknis tetap perlu dicermati karena keberlanjutan tren akan bergantung pada masuknya permintaan baru ke pasar.

Pasar Kripto Masih Dihadapkan pada Risiko

Meski Bitcoin kembali berada di atas US$80.000, pasar aset digital masih menghadapi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga. Kebijakan moneter The Fed menjadi salah satu perhatian utama karena bank sentral AS masih diperkirakan melakukan perubahan suku bunga dalam periode mendatang.

Selain itu, perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat juga menjadi faktor penting. Gagalnya Clarity Act membuat arah pembentukan regulasi kripto di AS kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Di tengah kondisi tersebut, regulator seperti Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) disebut tetap melanjutkan upaya penyusunan aturan terkait aset digital.

Bagi investor, pergerakan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto tetap sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar, kebijakan moneter, arus dana institusional, serta perkembangan regulasi. Karena itu, memahami faktor yang memengaruhi harga menjadi bagian penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Cek Pergerakan Kripto di Nanovest

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai aset kripto dalam satu aplikasi.

Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang menyediakan akses ke berbagai instrumen investasi. Bagi investor yang baru ingin memulai, Nanovest juga memiliki perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut mengenai Nanovest dapat ditemukan melalui situs resminya. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store maupun App Store sehingga investor dapat mengakses berbagai informasi dan fitur investasi melalui perangkat masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

90% UMKM RI Belum Optimalkan AI, yang Sudah Pakai Pun Lupa Cek Hal Ini

Studi Small Business Credit Survey yang dirilis oleh Federal Reserve Bank of San Francisco mencatat bahwa hampir 40% bisnis kecil di Amerika Serikat sudah menggunakan atau berencana menggunakan AI. Penggunaannya paling banyak untuk tugas sehari-hari: menulis materi pemasaran, membalas pesan pelanggan, membuat visual, hingga menganalisis data penjualan.

Pola yang sama, bahkan lebih mencolok, terlihat di Indonesia. Kementerian Ekonomi Kreatif mencatat bahwa lebih dari 90% pelaku UMKM di Indonesia belum memanfaatkan AI secara optimal dalam proses bisnis mereka. Survei UKM Indonesia bersama ICCI.id juga menemukan bahwa dari UMKM yang sudah mencoba AI, penggunaannya masih didominasi sekadar berdiskusi atau menggali ide, bukan untuk pekerjaan yang benar-benar memengaruhi cara bisnis mereka dalam menemukan calon pelanggan.

Yang menarik, dari semua penggunaan itu, baik di Amerika Serikat maupun Indonesia, hampir tidak ada yang menjawab satu pertanyaan paling mendasar: kalau calon pelanggan bertanya ke AI soal produk atau layanan yang mereka jual, apakah nama bisnis mereka sendiri yang muncul sebagai jawaban.

Banyak pemilik bisnis memakai AI setiap hari untuk menulis materi promosi atau membalas pesan pelanggan, tapi belum pernah sekali pun mencoba bertanya ke AI dengan pertanyaan yang persis sama seperti yang biasa diketik calon pelanggan mereka sendiri, misalnya “rekomendasi tempat makan enak di dekat sini” atau “aplikasi belanja online paling terpercaya apa.” Kalau dicoba, banyak yang baru sadar nama bisnis mereka sama sekali tidak muncul di jawaban itu.

“Orang sudah nyaman pakai AI buat bantu kerjaan sehari-hari, tapi jarang kepikiran untuk mengecek AI dari sisi pelanggan. Padahal pertanyaan yang sama persis itulah yang menentukan apakah bisnis mereka ditemukan atau tidak,” ujar Alexandro Wibowo, Partner of Avonetiq.

Kesenjangan inilah yang coba dijawab melalui AVO by Avonetiq. Alih-alih dipakai sebagai alat bantu kerja seperti kebanyakan orang memakai AI, AVO justru dipakai untuk memeriksa dari sudut pandang calon pelanggan, mengecek apakah sebuah bisnis benar-benar muncul ketika AI ditanya pertanyaan yang biasa diajukan orang sebelum memutuskan untuk membeli.

“Ada satu pertanyaan yang jarang ditanyakan pemilik bisnis ke AI, padahal itu yang paling penting: kalau saya bukan pemilik bisnis ini, apakah AI bakal merekomendasikan saya ke orang lain? Kebanyakan belum pernah coba tanya itu,” tambah Alexandro.

Semakin banyak orang mengandalkan AI untuk mencari rekomendasi sehari-hari, pertanyaan itu kemungkinan besar akan menjadi hal pertama yang perlu dicek sebuah bisnis, bukan lagi sekadar bagaimana cara memakai AI supaya kerja lebih cepat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Raih Rating A+++ Bappebti, HSB Investasi Buktikan Jadi Aplikasi Trading yang Taat Regulasi di Indonesia

HSB Investasi resmi raih rating A+++ dalam penilaian berkala Bappebti 2026. Bukti transparansi dan legalitas aplikasi trading terbaik pilihan 17 juta trader.

PT Handal Semesta Berjangka (HSB Investasi), aplikasi trading forex terbaik berizin resmi pemerintah, kembali menegaskan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang transparan dengan meraih peringkat A+++ dalam penilaian berkala Pialang Berjangka periode Triwulan I-2026 oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.

Berdasarkan hasil evaluasi berkala yang dirilis Bappebti, HSB Investasi masuk ke dalam jajaran broker forex dengan predikat nilai tertinggi dari total 67 perusahaan pialang aktif di Indonesia. Penilaian ini mengacu pada Peraturan Bappebti Nomor 6 Tahun 2023 yang mengevaluasi kepatuhan operasional, pengawasan integritas keuangan, mekanisme transaksi harian, serta penerapan standar Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT).

Perolehan rating ini menjadi bukti konkret bahwa HSB konsisten menerapkan budaya kepatuhan (compliance culture) yang ketat, menjaga transparansi pelaporan, serta menjamin seluruh dana nasabah tersimpan aman dalam rekening terpisah (segregated account) yang diawasi lembaga kliring resmi Indonesia Clearing House (ICH).

Pencapaian tata kelola prima ini berjalan selaras dengan tingginya kepercayaan pasar terhadap HSB Investasi, yang kini telah membukukan pencapaian lebih dari 17 juta unduhan serta menempati posisi Top 3 Best OTC Broker di bursa ICDX periode Agustus 2026. Pengakuan ganda dari regulator pemerintah dan bursa komoditi resmi ini kian mengukuhkan HSB sebagai aplikasi trading populer yang mengedepankan keamanan dan kenyamanan bertransaksi.

Melalui ekosistem aplikasi mobile yang terintegrasi, nasabah dapat mengelola portofolio derivatif secara mandiri dengan dukungan fitur modern, seperti deposit instan via QRIS dan e-wallet, penarikan dana cepat (instant withdrawal), hingga fasilitas transaksi micro lot (0.01) dengan deposit terjangkau.

Predikat A+++ dari Bappebti ini semakin memantapkan peran HSB Investasi sebagai platform yang #JadiPilihan 17 Juta Trader, memberikan kepastian legalitas dan perlindungan penuh bagi masyarakat yang mencari aplikasi trading berstandar internasional di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

IDSurvey Resmikan Desa Binaan Nglarangan, Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Warga

Temanggung, 25 September 2026 — PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey meresmikan Desa Binaan Nglarangan di Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 23 September 2026. Program yang dirancang hingga 2028 ini bertujuan memperluas peluang usaha dan meningkatkan kualitas hidup warga melalui penguatan pendidikan (IDS Skill Plus), pengelolaan lingkungan (IDS Eco Assure), serta IDS UMKM Growth Hub yaitu pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) .

Sebanyak 13 program prioritas menjadi bagian dari tahap awal pelaksanaan. Program disusun berdasarkan pemetaan sosial, survei kebutuhan, dan diskusi bersama Bapperida, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat untuk mengembangkan potensi pertanian, peternakan, dan ekonomi lokal.

“Keahlian IDSurvey Group kami hadirkan untuk membantu warga mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, dan mengelola lingkungan. Melalui pendampingan berkelanjutan, kami ingin masyarakat mampu mengolah potensi desanya menjadi sumber penghidupan yang semakin kuat,” ujar Chief Financial Officer IDSurvey, Sinung Triwulandari.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dijalankan melalui tiga bidang prioritas. IDS UMKM Growth Hub mencakup pengembangan kopi berkelanjutan, peningkatan kapasitas usaha, pemasaran digital, dan pendampingan sertifikasi halal. IDS Skill Plus mendukung penguatan PAUD/TK, kapasitas pendidik, beasiswa Satu Desa Satu Sarjana, serta edukasi pencegahan stunting.

Sementara itu, IDS EcoAssure diarahkan pada pengelolaan sampah, pengembangan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan sanitasi, pemanfaatan biogas ternak, serta pendidikan lingkungan bagi generasi muda. Pelatihan bengkel, pengelasan, dan pembubutan turut disiapkan untuk membuka peluang usaha baru bagi warga.

Pelaksanaannya memanfaatkan kompetensi tiga anak perusahaan; SUCOFINDO di bidang lingkungan, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dalam keterampilan pengelasan, serta Surveyor Indonesia dalam pendampingan sertifikasi halal. Pendekatan ini menghubungkan keahlian bisnis IDSurvey Group dengan kebutuhan masyarakat untuk menciptakan manfaat bersama yang berkelanjutan.

Direktur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Pengaturan BUMN, Edi Eko Cahyono, mengapresiasi pemetaan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program.

“Pendekatan tersebut penting agar program yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta potensi yang dimiliki desa,” ujar Edi. Apresiasi juga diberikan karena IDSurvey memastikan keberlanjutan manfaat dengan tata kelola, kelembagaan, dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk keterlibatan langsung relawan perusahaan.

Dukungan juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Tri Winarno, yang menegaskan keterlibatan pemerintah desa dalam mengawal pelaksanaan program.

“Kami akan memastikan semua perangkat desa ikut menjalankan dan memantau program kolaborasi ini agar berjalan dengan baik, berdampak, dan berkelanjutan,” ujarnya. Ia berharap program tersebut dapat mendorong Nglarangan menjadi desa mandiri sekaligus menjadi percontohan pemberdayaan desa melalui kolaborasi dengan BUMN.

Rangkaian awal program turut melibatkan 14 Relawan Bakti IDSurvey untuk Indonesia (Relawan BISA) dan lima mahasiswa dari Politeknik Negeri Semarang serta Universitas Diponegoro pada 21–25 September 2026. Mereka mendampingi warga melalui kegiatan edukasi dan berbagi keterampilan.

Setelah pemetaan dan pelaksanaan program prioritas pada 2026, pendampingan dilanjutkan dengan penguatan kapasitas pada 2027 dan diarahkan menuju kemandirian pada 2028. Warga diharapkan mampu mengelola serta mengembangkan usaha, melestarikan lingkungan, dan inisiatif pendidikan yang dibangun bersama.

Program Desa Binaan Nglarangan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen TJSL IDSurvey “Berdaya Bersama, Melayani dengan Hati”, dengan menghadirkan kontribusi yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam jangka panjang dan menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan melintas waktu dan generasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pemadaman Sering Berawal dari Sambungan yang Panas. Begini Cara Drone Thermal Menemukannya Lebih Awal

Thermal inspection transmisi memakai kamera thermal pada drone untuk menemukan titik panas (hotspot) pada tower, kabel, dan sambungan jaringan listrik sebelum komponen itu rusak. Kamera DJI Zenmuse H30T membaca suhu dengan resolusi 1280 x 1024 piksel dari jarak aman, tanpa memadamkan aliran listrik dan tanpa petugas memanjat tower.

Banyak pemadaman listrik berawal dari masalah kecil yang tidak terlihat mata. Sambungan kabel yang kendur atau konektor yang mulai berkarat bisa tampak normal dari luar, padahal sudah memanas setiap hari. Jika dibiarkan, panas itu merusak komponen dan memutus pasokan listrik ke ribuan pelanggan. Thermal inspection transmisi menemukan masalah itu jauh sebelum pemadaman terjadi.

Thermal inspection adalah pemeriksaan komponen listrik berdasarkan suhunya. Kamera thermal tidak menangkap cahaya biasa. Kamera ini membaca panas (radiasi inframerah) yang dipancarkan setiap benda, lalu mengubahnya menjadi peta suhu. Drone terbang menyusuri jalur transmisi, merekam tower dan kabel, lalu suhu setiap komponen dibandingkan dengan komponen sejenis di sebelahnya. Komponen yang jauh lebih panas ditandai dengan koordinat dan nilai suhunya, sehingga tim perawatan tahu persis bagian mana yang harus diperbaiki. Masalah yang paling sering ditemukan adalah sambungan longgar, konektor korosi, insulator (penyekat listrik pada tower) yang retak atau kotor, dan kabel yang untainya putus sebagian.

Kualitas kamera menentukan hasil. DJI Zenmuse H30T memiliki kamera thermal 1280 x 1024 piksel dengan zoom digital hingga 32x, sehingga titik panas di puncak tower tetap terbaca dari jarak aman. Rentang ukurnya -20 sampai 150 derajat Celsius untuk pengukuran presisi dan 0 sampai 600 derajat Celsius untuk objek yang sangat panas. Kamera ini dipasang pada DJI Matrice 400 untuk inspeksi detail. Untuk patroli rutin tanpa pilot di lokasi, DJI Dock 3 dengan DJI Matrice 4TD menerbangkan drone dari stasiun otomatis, lalu drone kembali dan mengisi daya sendiri. Tim lapangan yang membutuhkan pemeriksaan cepat memakai DJI Matrice 4T dengan kamera thermal 640 x 512 dalam bodi ringkas.

Hasil akhirnya adalah pergeseran dari perbaikan darurat ke predictive maintenance, yaitu perawatan yang dijadwalkan berdasarkan data sebelum kerusakan terjadi. Pemadaman dapat dicegah, petugas tidak perlu memanjat struktur bertegangan tinggi, biaya perbaikan lebih terencana, dan data suhu tersimpan sebagai riwayat untuk dibandingkan antar periode. Metode yang sama diterapkan pada jaringan SUTT dan SUTET, gardu induk, hingga pembangkit listrik tenaga surya.

Selengkapnya: https://halorobotics.com/thermal-inspection-jaringan-transmisi-drone/

Konsultasi kebutuhan thermal inspection jaringan transmisi tersedia melalui halorobotics.com, WhatsApp wa.me/6281119090099, atau email sales@halorobotics.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

USDJPY Mulai Masuk Tren Bearish, Dupoin Futures Soroti Level 156.937

Pergerakan
pasangan mata uang USDJPY masih menjadi perhatian pasar di tengah perbedaan
arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Meskipun dolar AS masih
memperoleh dukungan dari sikap hawkish Federal Reserve (The Fed), pergerakan
USDJPY secara teknikal mulai menunjukkan potensi pembalikan setelah terbentuk
pola Rising Wedge pada timeframe H4.

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, USDJPY mulai memasuki tren bearish baru setelah
membentuk pola Rising Wedge. Saat ini, harga sedang membentuk secondary trend
sebagai bagian dari struktur tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan
USDJPY masih berpotensi menghadapi tekanan apabila harga gagal melanjutkan
kenaikan dan menembus resistance penting.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, melihat level 158.029 sebagai resistance yang perlu
diperhatikan. Apabila USDJPY gagal menembus level tersebut, pasangan mata uang
ini berpotensi kembali mengalami pelemahan menuju support terdekat di 156.937.

Dengan demikian,
pergerakan harga di sekitar 158.029 akan menjadi salah satu faktor teknikal
penting untuk menentukan arah USDJPY dalam jangka pendek. Kegagalan menembus
resistance tersebut dapat memperkuat struktur bearish yang terbentuk melalui
pola Rising Wedge.

Dari sisi
fundamental, USDJPY masih mendapatkan dukungan dari perbedaan kebijakan moneter
AS dan Jepang. The Fed mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka ruang
bagi pengetatan kebijakan lebih lanjut, sehingga dolar AS tetap memperoleh
dukungan terhadap sejumlah mata uang utama, termasuk yen Jepang.

Di sisi Jepang,
Bank of Japan (BOJ) telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi
1,25% pada 18 September 2026, level tertinggi dalam 31 tahun. Namun, keputusan
tersebut belum memberikan dorongan kuat terhadap yen karena dua anggota dewan
berbeda pendapat dan panduan BOJ dinilai belum memberikan sinyal yang cukup
kuat mengenai kenaikan suku bunga berikutnya.

Reuters juga
melaporkan bahwa setelah keputusan BOJ, dolar AS sempat menguat hingga 158,05
yen. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga BOJ belum
otomatis menghasilkan penguatan yen, terutama ketika pasar masih melihat adanya
perbedaan arah kebijakan dengan The Fed.

Selain kebijakan
moneter, risiko intervensi pemerintah Jepang juga menjadi faktor penting bagi
USDJPY. Pelemahan yen yang terlalu cepat dapat meningkatkan perhatian terhadap
kemungkinan langkah stabilisasi dari otoritas Jepang. Reuters sebelumnya
melaporkan bahwa pergerakan yen telah memicu perhatian terhadap kemungkinan
intervensi, termasuk setelah otoritas Jepang melakukan rate check yang biasanya
menjadi salah satu indikasi awal sebelum intervensi pasar valuta asing.

Kondisi tersebut
dapat meningkatkan volatilitas USDJPY apabila harga kembali mendekati
level-level yang dianggap sensitif oleh pasar. Di satu sisi, ekspektasi
kebijakan The Fed dapat menjaga permintaan terhadap dolar AS. Di sisi lain,
ekspektasi kebijakan BOJ dan potensi intervensi Jepang dapat memberikan tekanan
terhadap USDJPY.

Menurut Dupoin
Futures
, pelaku pasar perlu memperhatikan kombinasi faktor teknikal dan
fundamental tersebut sebelum menentukan arah perdagangan. Dari perspektif teknikal,
resistance 158.029 menjadi level kunci. Selama harga belum mampu menembus area
tersebut, potensi pelemahan menuju support 156.937 masih terbuka.

Dengan demikian, prediksi
USDJPY hari ini menunjukkan peluang terbentuknya tekanan bearish apabila pasangan
mata uang tersebut gagal menembus resistance 158.029. Sementara itu, arah dolar
AS, ekspektasi kebijakan The Fed, komunikasi BOJ, serta perkembangan terkait
potensi intervensi yen akan menjadi katalis penting yang dapat menentukan
volatilitas USDJPY selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Minyak Naik di Tengah Konflik AS-Iran, Ini Analisis WTI Hari Ini

Harga minyak West
Texas Intermediate (WTI) kembali menjadi perhatian pasar di tengah perkembangan
negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran serta kondisi pasokan minyak global.
Pada awal perdagangan pekan ini, harga minyak menguat lebih dari 1% setelah AS
dan Iran belum mencapai kesepakatan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Namun, dari sisi teknikal, pergerakan WTI masih menghadapi potensi tekanan
bearish.

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, harga minyak WTI pada timeframe Daily mulai memasuki
tren bearish baru setelah belum mampu ditutup di atas zona resistance
sebelumnya pada level 96.78–99.05. Kegagalan harga untuk menembus dan bertahan
di atas area tersebut menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih berpotensi
mendominasi pergerakan WTI.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, mengatakan kondisi tersebut membuka peluang bagi harga
minyak untuk melanjutkan pelemahan menuju zona support terdekat di 88.70–86.54.
Level tersebut menjadi area yang perlu diperhatikan apabila tekanan bearish
kembali menguat pada perdagangan hari ini.

Selain level
support dan resistance, struktur teknikal WTI juga menunjukkan terbentuknya
pola ABC Correction. Pola tersebut semakin diperkuat oleh kemunculan Bearish
Engulfing yang mengindikasikan adanya tekanan jual setelah harga mengalami fase
kenaikan sebelumnya. Dengan kombinasi kedua pola tersebut, potensi pelemahan
WTI masih terbuka selama harga belum mampu kembali menembus resistance
96.78–99.05.

Meski demikian,
pergerakan minyak tetap sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik di
Timur Tengah. Harga minyak pada Senin, 28 September 2026, naik lebih dari 1%
setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal perdamaian Iran yang
berkaitan dengan penyelesaian konflik dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Kondisi tersebut mempertahankan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan
pasokan minyak dari kawasan tersebut.

Reuters melaporkan
bahwa Brent naik sekitar 1,27% menjadi US$105,64 per barel, sementara WTI berada
di sekitar US$93,11 per barel pada awal perdagangan Senin. Pasar juga masih
menunggu perkembangan negosiasi AS-Iran yang diperkirakan berlanjut pada pekan
ini.

Di sisi lain,
terdapat faktor yang dapat membatasi kenaikan harga minyak. Arus ekspor minyak
Timur Tengah mulai mengalami pemulihan setelah sebelumnya terganggu akibat
konflik. Reuters mencatat peningkatan aliran minyak melalui kawasan tersebut,
termasuk pemulihan aktivitas ekspor Arab Saudi, sehingga perbaikan pasokan
dapat mengurangi tekanan kenaikan harga apabila berlangsung lebih jauh.

Kondisi tersebut
membuat pasar minyak berada di antara dua sentimen yang berlawanan. Risiko
gangguan pasokan akibat konflik dan ketidakpastian Selat Hormuz memberikan
dukungan terhadap harga WTI, sedangkan pemulihan arus minyak berpotensi menahan
penguatan lebih lanjut.

Menurut Dupoin
Futures
, perkembangan negosiasi AS-Iran dan arus pasokan melalui Selat Hormuz
akan menjadi katalis utama yang perlu diperhatikan. Dari sisi teknikal,
resistance 96.78–99.05 menjadi area penting untuk menentukan perubahan struktur
harga.

Dengan demikian,
prediksi harga minyak WTI hari ini masih menghadapi risiko pelemahan dari
perspektif teknikal. Selama WTI belum mampu menembus dan bertahan di atas
resistance 96.78–99.05, harga berpotensi melanjutkan tren bearish menuju
support 88.70–86.54. Namun, perubahan signifikan pada kondisi geopolitik atau
gangguan baru terhadap pasokan dapat meningkatkan volatilitas dan mengubah
dinamika pergerakan minyak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menikmati September Yang Lebih Aktif Bersama Sweatember di Mall @ Alam Sutera

Alam Sutera, 28 September 2026 — Mall @ Alam Sutera menghadirkan “Sweatember” pada 4–30 September 2026, dengan rangkaian aktivitas yang mengajak pengunjung untuk bergerak dan mencoba pengalaman baru. Memadukan olahraga, teknologi, komunitas, hiburan, serta Loyalty Program mal, Sweatember hadir melengkapi pilihan aktivitas di Mall @ Alam Sutera.

Special Class POUND x ZUMBA with JJNF – Main Atrium, Ground Floor” />

Salah satu agenda utama Sweatember adalah Sweatember Sport Festival yang berlangsung pada 4–27 September 2026. Menghadirkan berbagai aktivitas olahraga, festival ini mengajak pengunjung menikmati gaya hidup aktif sekaligus menghadirkan suasana yang lebih dinamis di Mall @ Alam Sutera.  

Special Class POUND x ZUMBA with JJNF dan Road to Kejurnas Karate Kyokushinkai – Main Atrium, Ground Floor” />Special Class POUND x ZUMBA with JJNF dan Road to Kejurnas Karate Kyokushinkai  – Main Atrium, Ground Floor” />

Semangat
olahraga dalam Sweatember juga diperkuat melalui Road to Kejurnas Karate
Kyokushinkai
yang telah berlangsung di Mall @ Alam Sutera dan dihadiri oleh
banyak pengunjung. Kegiatan ini menjadi bagian dari aktivitas komunitas
olahraga yang tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memperkenalkan
nilai disiplin, konsistensi, dan sportivitas melalui olahraga karate. Kehadiran
kegiatan tersebut menunjukkan kehadiran mall yang dapat menjadi ruang bagi
komunitas untuk beraktivitas sekaligus berbagi semangat positif dengan
masyarakat.

  Road to Kejurnas Karate Kyokushinkai  – Main Atrium, Ground Floor  ” />

Salah satu agenda yang menjadi spotlight dari
Sweatember adalah Cipher 2026:
Cyber AI Festival
yang berlangsung pada 12 September 2026. Event
yang menghadirkan informasi dan wawasan seputar teknologi serta kecerdasan
artifisial ini memberikan pengalaman yang berbeda dari rangkaian kegiatan
olahraga biasa. Selain menjadi ruang untuk mengenal perkembangan teknologi dan
AI, event ini menjadikan pengalaman di mall lebih informatif dan relevan
dengan perkembangan zaman.

CIPHER 26 – Cyber-AI Festival – Main Atrium, Grounc Floor” />

CIPHER 26 – Cyber-AI Festival – Main Atrium, Ground Floor

London Taxi Balance Bike Competition yang digelar pada 19 September 2026,
menghadirkan kompetisi balance bike
yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menjadi pilihan aktivitas keluarga
dalam suasana yang santai dan interaktif. Melengkapi rangkaian kegiatan, Sweatember Bazaar turut hadir pada 31 Agustus – 27 September 2026,
menawarkan beragam produk dan kebutuhan yang dapat dijelajahi pengunjung selama
beraktivitas di Mall @ Alam Sutera.

Pengalaman
selama Sweatember juga dilengkapi dengan Loyalty Program Point Redemption
Fest
yang berlangsung pada 4–30 September 2026, khusus Senin–Jumat
dan tidak berlaku pada hari libur nasional. Melalui program ini, members dapat menukarkan 14 Points
untuk mendapatkan kesempatan memperoleh berbagai rewards, seperti voucher XXI,
voucher AEON, voucher Futopia, exclusive e-money, dan berbagai voucher tenant
lainnya.

Hadirnya
berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Mall @ Alam Sutera untuk
menghadirkan pengalaman yang tidak berhenti pada aktivitas berbelanja. Sebagai
destinasi yang memadukan sport, leisure, entertainment, dan lifestyle,
Mall @ Alam Sutera memberikan ruang bagi pengunjung untuk menikmati waktu melalui
beragam pilihan aktivitas. Pilihan aktivitas seperti KULA Courts, Power
Golf, Mille Billiards, Dreamstone Boulders, Beavers Arena, dan Pegasus Karting

dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menghabiskan akhir pekan.
Sementara itu, Pandora Experience, Playlandia, dan Funworld turut
melengkapi pilihan hiburan dan rekreasi bagi keluarga.

Dengan
berbagai kegiatan yang hadir sepanjang September, Sweatember menghadirkan
pengalaman yang berbeda di setiap kunjungan
, mulai dari menikmati aktivitas
olahraga, menyaksikan kompetisi, mendapatkan wawasan baru mengenai teknologi,
hingga menghabiskan waktu bersama keluarga dan komunitas.

Melalui Sweatember, Mall @ Alam Sutera mengajak pengunjung untuk
menikmati September dengan lebih aktif, mencoba pengalaman baru, dan menemukan
berbagai aktivitas yang dapat dinikmati dalam satu destinasi.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal
kegiatan dan program Sweatember dapat diperoleh melalui media sosial resmi Mall
@ Alam Sutera.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Harga emas atau
XAUUSD masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari Senin (28/9). Pergerakan
emas dibayangi oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS), kenaikan harga
minyak, serta meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku
bunga Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut membuat aset tanpa imbal
hasil seperti emas menghadapi tekanan, meskipun ketegangan geopolitik AS-Iran
masih memberikan dukungan dari sisi permintaan aset safe haven.

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, pergerakan harga emas pada timeframe Daily menunjukkan
perubahan struktur setelah berhasil menembus level support sebelumnya. Area
support yang ditembus tersebut kini berpotensi berubah fungsi menjadi
resistance baru pada kisaran 4.243–4.272.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, melihat zona 4.243–4.272 menjadi area penting yang perlu
diperhatikan pelaku pasar. Selama harga emas belum mampu menembus sekaligus
bertahan di atas zona resistance tersebut, tekanan bearish masih menjadi
skenario yang dominan.

Dengan kondisi
tersebut, harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support
berikutnya di 4.180–4.133. Area tersebut menjadi level yang perlu dicermati
apabila tekanan jual XAUUSD kembali meningkat. Sebaliknya, apabila emas mampu
melakukan rebound dan menembus resistance 4.243–4.272 secara meyakinkan,
struktur pergerakan jangka pendek dapat kembali berubah dan tekanan bearish
berpotensi mereda.

Dari sisi
fundamental, tekanan terhadap emas juga masih terlihat kuat. Harga emas kembali
bergerak di bawah level US$4.300 setelah pasar semakin memperhitungkan
kemungkinan kebijakan moneter AS yang lebih ketat. Data ekonomi AS yang relatif
kuat memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada level
tinggi atau bahkan kembali menaikkannya apabila tekanan inflasi belum mereda.
Reuters sebelumnya melaporkan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan
telah memberikan dukungan terhadap dolar AS sekaligus membebani harga emas.

Kenaikan harga
minyak menjadi faktor lain yang turut diperhatikan pasar. Harga minyak yang
lebih tinggi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi karena biaya energi
menjadi lebih mahal. Kondisi tersebut dapat mendorong pasar memperkirakan
kebijakan moneter AS akan tetap ketat lebih lama. Pada perdagangan Senin, harga
minyak kembali menguat seiring ketidakpastian terkait pembukaan kembali Selat
Hormuz, sementara dolar AS berada di sekitar level tertinggi dalam dua bulan.

Situasi tersebut
menciptakan tekanan ganda bagi emas. Di satu sisi, kenaikan minyak dan
ketegangan geopolitik dapat meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset
safe haven. Namun di sisi lain, apabila kenaikan harga energi memperkuat
kekhawatiran inflasi dan mendorong kenaikan Treasury yield serta ekspektasi
suku bunga, biaya peluang memegang emas ikut meningkat. Kondisi ini membuat
respons XAUUSD terhadap perkembangan geopolitik menjadi lebih kompleks.

Karena itu, Dupoin
Futures
menilai pelaku pasar perlu mencermati pergerakan dolar AS, Treasury
yield, harga minyak, serta perkembangan konflik AS-Iran sebagai katalis utama
harga emas hari ini. Dari perspektif teknikal, area 4.243–4.272 menjadi
resistance penting. Selama harga belum berhasil menembus dan bertahan di atas
zona tersebut, peluang pelemahan menuju 4.180–4.133 masih terbuka.

Dengan demikian,
prediksi harga emas hari ini menurut analisis Dupoin Futures masih cenderung
bearish. Pergerakan XAUUSD akan sangat bergantung pada kemampuan harga merespons
resistance 4.243–4.272 serta perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan The
Fed. Sementara itu, perkembangan geopolitik tetap menjadi faktor yang dapat
memicu volatilitas dan membatasi tekanan turun apabila permintaan safe haven
kembali meningkat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES