Pemadaman Sering Berawal dari Sambungan yang Panas. Begini Cara Drone Thermal Menemukannya Lebih Awal

Thermal inspection transmisi memakai kamera thermal pada drone untuk menemukan titik panas (hotspot) pada tower, kabel, dan sambungan jaringan listrik sebelum komponen itu rusak. Kamera DJI Zenmuse H30T membaca suhu dengan resolusi 1280 x 1024 piksel dari jarak aman, tanpa memadamkan aliran listrik dan tanpa petugas memanjat tower.

Banyak pemadaman listrik berawal dari masalah kecil yang tidak terlihat mata. Sambungan kabel yang kendur atau konektor yang mulai berkarat bisa tampak normal dari luar, padahal sudah memanas setiap hari. Jika dibiarkan, panas itu merusak komponen dan memutus pasokan listrik ke ribuan pelanggan. Thermal inspection transmisi menemukan masalah itu jauh sebelum pemadaman terjadi.

Thermal inspection adalah pemeriksaan komponen listrik berdasarkan suhunya. Kamera thermal tidak menangkap cahaya biasa. Kamera ini membaca panas (radiasi inframerah) yang dipancarkan setiap benda, lalu mengubahnya menjadi peta suhu. Drone terbang menyusuri jalur transmisi, merekam tower dan kabel, lalu suhu setiap komponen dibandingkan dengan komponen sejenis di sebelahnya. Komponen yang jauh lebih panas ditandai dengan koordinat dan nilai suhunya, sehingga tim perawatan tahu persis bagian mana yang harus diperbaiki. Masalah yang paling sering ditemukan adalah sambungan longgar, konektor korosi, insulator (penyekat listrik pada tower) yang retak atau kotor, dan kabel yang untainya putus sebagian.

Kualitas kamera menentukan hasil. DJI Zenmuse H30T memiliki kamera thermal 1280 x 1024 piksel dengan zoom digital hingga 32x, sehingga titik panas di puncak tower tetap terbaca dari jarak aman. Rentang ukurnya -20 sampai 150 derajat Celsius untuk pengukuran presisi dan 0 sampai 600 derajat Celsius untuk objek yang sangat panas. Kamera ini dipasang pada DJI Matrice 400 untuk inspeksi detail. Untuk patroli rutin tanpa pilot di lokasi, DJI Dock 3 dengan DJI Matrice 4TD menerbangkan drone dari stasiun otomatis, lalu drone kembali dan mengisi daya sendiri. Tim lapangan yang membutuhkan pemeriksaan cepat memakai DJI Matrice 4T dengan kamera thermal 640 x 512 dalam bodi ringkas.

Hasil akhirnya adalah pergeseran dari perbaikan darurat ke predictive maintenance, yaitu perawatan yang dijadwalkan berdasarkan data sebelum kerusakan terjadi. Pemadaman dapat dicegah, petugas tidak perlu memanjat struktur bertegangan tinggi, biaya perbaikan lebih terencana, dan data suhu tersimpan sebagai riwayat untuk dibandingkan antar periode. Metode yang sama diterapkan pada jaringan SUTT dan SUTET, gardu induk, hingga pembangkit listrik tenaga surya.

Selengkapnya: https://halorobotics.com/thermal-inspection-jaringan-transmisi-drone/

Konsultasi kebutuhan thermal inspection jaringan transmisi tersedia melalui halorobotics.com, WhatsApp wa.me/6281119090099, atau email sales@halorobotics.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

USDJPY Mulai Masuk Tren Bearish, Dupoin Futures Soroti Level 156.937

Pergerakan
pasangan mata uang USDJPY masih menjadi perhatian pasar di tengah perbedaan
arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Meskipun dolar AS masih
memperoleh dukungan dari sikap hawkish Federal Reserve (The Fed), pergerakan
USDJPY secara teknikal mulai menunjukkan potensi pembalikan setelah terbentuk
pola Rising Wedge pada timeframe H4.

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, USDJPY mulai memasuki tren bearish baru setelah
membentuk pola Rising Wedge. Saat ini, harga sedang membentuk secondary trend
sebagai bagian dari struktur tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan
USDJPY masih berpotensi menghadapi tekanan apabila harga gagal melanjutkan
kenaikan dan menembus resistance penting.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, melihat level 158.029 sebagai resistance yang perlu
diperhatikan. Apabila USDJPY gagal menembus level tersebut, pasangan mata uang
ini berpotensi kembali mengalami pelemahan menuju support terdekat di 156.937.

Dengan demikian,
pergerakan harga di sekitar 158.029 akan menjadi salah satu faktor teknikal
penting untuk menentukan arah USDJPY dalam jangka pendek. Kegagalan menembus
resistance tersebut dapat memperkuat struktur bearish yang terbentuk melalui
pola Rising Wedge.

Dari sisi
fundamental, USDJPY masih mendapatkan dukungan dari perbedaan kebijakan moneter
AS dan Jepang. The Fed mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka ruang
bagi pengetatan kebijakan lebih lanjut, sehingga dolar AS tetap memperoleh
dukungan terhadap sejumlah mata uang utama, termasuk yen Jepang.

Di sisi Jepang,
Bank of Japan (BOJ) telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi
1,25% pada 18 September 2026, level tertinggi dalam 31 tahun. Namun, keputusan
tersebut belum memberikan dorongan kuat terhadap yen karena dua anggota dewan
berbeda pendapat dan panduan BOJ dinilai belum memberikan sinyal yang cukup
kuat mengenai kenaikan suku bunga berikutnya.

Reuters juga
melaporkan bahwa setelah keputusan BOJ, dolar AS sempat menguat hingga 158,05
yen. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga BOJ belum
otomatis menghasilkan penguatan yen, terutama ketika pasar masih melihat adanya
perbedaan arah kebijakan dengan The Fed.

Selain kebijakan
moneter, risiko intervensi pemerintah Jepang juga menjadi faktor penting bagi
USDJPY. Pelemahan yen yang terlalu cepat dapat meningkatkan perhatian terhadap
kemungkinan langkah stabilisasi dari otoritas Jepang. Reuters sebelumnya
melaporkan bahwa pergerakan yen telah memicu perhatian terhadap kemungkinan
intervensi, termasuk setelah otoritas Jepang melakukan rate check yang biasanya
menjadi salah satu indikasi awal sebelum intervensi pasar valuta asing.

Kondisi tersebut
dapat meningkatkan volatilitas USDJPY apabila harga kembali mendekati
level-level yang dianggap sensitif oleh pasar. Di satu sisi, ekspektasi
kebijakan The Fed dapat menjaga permintaan terhadap dolar AS. Di sisi lain,
ekspektasi kebijakan BOJ dan potensi intervensi Jepang dapat memberikan tekanan
terhadap USDJPY.

Menurut Dupoin
Futures
, pelaku pasar perlu memperhatikan kombinasi faktor teknikal dan
fundamental tersebut sebelum menentukan arah perdagangan. Dari perspektif teknikal,
resistance 158.029 menjadi level kunci. Selama harga belum mampu menembus area
tersebut, potensi pelemahan menuju support 156.937 masih terbuka.

Dengan demikian, prediksi
USDJPY hari ini menunjukkan peluang terbentuknya tekanan bearish apabila pasangan
mata uang tersebut gagal menembus resistance 158.029. Sementara itu, arah dolar
AS, ekspektasi kebijakan The Fed, komunikasi BOJ, serta perkembangan terkait
potensi intervensi yen akan menjadi katalis penting yang dapat menentukan
volatilitas USDJPY selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Minyak Naik di Tengah Konflik AS-Iran, Ini Analisis WTI Hari Ini

Harga minyak West
Texas Intermediate (WTI) kembali menjadi perhatian pasar di tengah perkembangan
negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran serta kondisi pasokan minyak global.
Pada awal perdagangan pekan ini, harga minyak menguat lebih dari 1% setelah AS
dan Iran belum mencapai kesepakatan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Namun, dari sisi teknikal, pergerakan WTI masih menghadapi potensi tekanan
bearish.

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, harga minyak WTI pada timeframe Daily mulai memasuki
tren bearish baru setelah belum mampu ditutup di atas zona resistance
sebelumnya pada level 96.78–99.05. Kegagalan harga untuk menembus dan bertahan
di atas area tersebut menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih berpotensi
mendominasi pergerakan WTI.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, mengatakan kondisi tersebut membuka peluang bagi harga
minyak untuk melanjutkan pelemahan menuju zona support terdekat di 88.70–86.54.
Level tersebut menjadi area yang perlu diperhatikan apabila tekanan bearish
kembali menguat pada perdagangan hari ini.

Selain level
support dan resistance, struktur teknikal WTI juga menunjukkan terbentuknya
pola ABC Correction. Pola tersebut semakin diperkuat oleh kemunculan Bearish
Engulfing yang mengindikasikan adanya tekanan jual setelah harga mengalami fase
kenaikan sebelumnya. Dengan kombinasi kedua pola tersebut, potensi pelemahan
WTI masih terbuka selama harga belum mampu kembali menembus resistance
96.78–99.05.

Meski demikian,
pergerakan minyak tetap sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik di
Timur Tengah. Harga minyak pada Senin, 28 September 2026, naik lebih dari 1%
setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal perdamaian Iran yang
berkaitan dengan penyelesaian konflik dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Kondisi tersebut mempertahankan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan
pasokan minyak dari kawasan tersebut.

Reuters melaporkan
bahwa Brent naik sekitar 1,27% menjadi US$105,64 per barel, sementara WTI berada
di sekitar US$93,11 per barel pada awal perdagangan Senin. Pasar juga masih
menunggu perkembangan negosiasi AS-Iran yang diperkirakan berlanjut pada pekan
ini.

Di sisi lain,
terdapat faktor yang dapat membatasi kenaikan harga minyak. Arus ekspor minyak
Timur Tengah mulai mengalami pemulihan setelah sebelumnya terganggu akibat
konflik. Reuters mencatat peningkatan aliran minyak melalui kawasan tersebut,
termasuk pemulihan aktivitas ekspor Arab Saudi, sehingga perbaikan pasokan
dapat mengurangi tekanan kenaikan harga apabila berlangsung lebih jauh.

Kondisi tersebut
membuat pasar minyak berada di antara dua sentimen yang berlawanan. Risiko
gangguan pasokan akibat konflik dan ketidakpastian Selat Hormuz memberikan
dukungan terhadap harga WTI, sedangkan pemulihan arus minyak berpotensi menahan
penguatan lebih lanjut.

Menurut Dupoin
Futures
, perkembangan negosiasi AS-Iran dan arus pasokan melalui Selat Hormuz
akan menjadi katalis utama yang perlu diperhatikan. Dari sisi teknikal,
resistance 96.78–99.05 menjadi area penting untuk menentukan perubahan struktur
harga.

Dengan demikian,
prediksi harga minyak WTI hari ini masih menghadapi risiko pelemahan dari
perspektif teknikal. Selama WTI belum mampu menembus dan bertahan di atas
resistance 96.78–99.05, harga berpotensi melanjutkan tren bearish menuju
support 88.70–86.54. Namun, perubahan signifikan pada kondisi geopolitik atau
gangguan baru terhadap pasokan dapat meningkatkan volatilitas dan mengubah
dinamika pergerakan minyak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menikmati September Yang Lebih Aktif Bersama Sweatember di Mall @ Alam Sutera

Alam Sutera, 28 September 2026 — Mall @ Alam Sutera menghadirkan “Sweatember” pada 4–30 September 2026, dengan rangkaian aktivitas yang mengajak pengunjung untuk bergerak dan mencoba pengalaman baru. Memadukan olahraga, teknologi, komunitas, hiburan, serta Loyalty Program mal, Sweatember hadir melengkapi pilihan aktivitas di Mall @ Alam Sutera.

Special Class POUND x ZUMBA with JJNF – Main Atrium, Ground Floor” />

Salah satu agenda utama Sweatember adalah Sweatember Sport Festival yang berlangsung pada 4–27 September 2026. Menghadirkan berbagai aktivitas olahraga, festival ini mengajak pengunjung menikmati gaya hidup aktif sekaligus menghadirkan suasana yang lebih dinamis di Mall @ Alam Sutera.  

Special Class POUND x ZUMBA with JJNF dan Road to Kejurnas Karate Kyokushinkai – Main Atrium, Ground Floor” />Special Class POUND x ZUMBA with JJNF dan Road to Kejurnas Karate Kyokushinkai  – Main Atrium, Ground Floor” />

Semangat
olahraga dalam Sweatember juga diperkuat melalui Road to Kejurnas Karate
Kyokushinkai
yang telah berlangsung di Mall @ Alam Sutera dan dihadiri oleh
banyak pengunjung. Kegiatan ini menjadi bagian dari aktivitas komunitas
olahraga yang tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memperkenalkan
nilai disiplin, konsistensi, dan sportivitas melalui olahraga karate. Kehadiran
kegiatan tersebut menunjukkan kehadiran mall yang dapat menjadi ruang bagi
komunitas untuk beraktivitas sekaligus berbagi semangat positif dengan
masyarakat.

  Road to Kejurnas Karate Kyokushinkai  – Main Atrium, Ground Floor  ” />

Salah satu agenda yang menjadi spotlight dari
Sweatember adalah Cipher 2026:
Cyber AI Festival
yang berlangsung pada 12 September 2026. Event
yang menghadirkan informasi dan wawasan seputar teknologi serta kecerdasan
artifisial ini memberikan pengalaman yang berbeda dari rangkaian kegiatan
olahraga biasa. Selain menjadi ruang untuk mengenal perkembangan teknologi dan
AI, event ini menjadikan pengalaman di mall lebih informatif dan relevan
dengan perkembangan zaman.

CIPHER 26 – Cyber-AI Festival – Main Atrium, Grounc Floor” />

CIPHER 26 – Cyber-AI Festival – Main Atrium, Ground Floor

London Taxi Balance Bike Competition yang digelar pada 19 September 2026,
menghadirkan kompetisi balance bike
yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menjadi pilihan aktivitas keluarga
dalam suasana yang santai dan interaktif. Melengkapi rangkaian kegiatan, Sweatember Bazaar turut hadir pada 31 Agustus – 27 September 2026,
menawarkan beragam produk dan kebutuhan yang dapat dijelajahi pengunjung selama
beraktivitas di Mall @ Alam Sutera.

Pengalaman
selama Sweatember juga dilengkapi dengan Loyalty Program Point Redemption
Fest
yang berlangsung pada 4–30 September 2026, khusus Senin–Jumat
dan tidak berlaku pada hari libur nasional. Melalui program ini, members dapat menukarkan 14 Points
untuk mendapatkan kesempatan memperoleh berbagai rewards, seperti voucher XXI,
voucher AEON, voucher Futopia, exclusive e-money, dan berbagai voucher tenant
lainnya.

Hadirnya
berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Mall @ Alam Sutera untuk
menghadirkan pengalaman yang tidak berhenti pada aktivitas berbelanja. Sebagai
destinasi yang memadukan sport, leisure, entertainment, dan lifestyle,
Mall @ Alam Sutera memberikan ruang bagi pengunjung untuk menikmati waktu melalui
beragam pilihan aktivitas. Pilihan aktivitas seperti KULA Courts, Power
Golf, Mille Billiards, Dreamstone Boulders, Beavers Arena, dan Pegasus Karting

dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menghabiskan akhir pekan.
Sementara itu, Pandora Experience, Playlandia, dan Funworld turut
melengkapi pilihan hiburan dan rekreasi bagi keluarga.

Dengan
berbagai kegiatan yang hadir sepanjang September, Sweatember menghadirkan
pengalaman yang berbeda di setiap kunjungan
, mulai dari menikmati aktivitas
olahraga, menyaksikan kompetisi, mendapatkan wawasan baru mengenai teknologi,
hingga menghabiskan waktu bersama keluarga dan komunitas.

Melalui Sweatember, Mall @ Alam Sutera mengajak pengunjung untuk
menikmati September dengan lebih aktif, mencoba pengalaman baru, dan menemukan
berbagai aktivitas yang dapat dinikmati dalam satu destinasi.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal
kegiatan dan program Sweatember dapat diperoleh melalui media sosial resmi Mall
@ Alam Sutera.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Harga emas atau
XAUUSD masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari Senin (28/9). Pergerakan
emas dibayangi oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS), kenaikan harga
minyak, serta meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku
bunga Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut membuat aset tanpa imbal
hasil seperti emas menghadapi tekanan, meskipun ketegangan geopolitik AS-Iran
masih memberikan dukungan dari sisi permintaan aset safe haven.

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, pergerakan harga emas pada timeframe Daily menunjukkan
perubahan struktur setelah berhasil menembus level support sebelumnya. Area
support yang ditembus tersebut kini berpotensi berubah fungsi menjadi
resistance baru pada kisaran 4.243–4.272.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, melihat zona 4.243–4.272 menjadi area penting yang perlu
diperhatikan pelaku pasar. Selama harga emas belum mampu menembus sekaligus
bertahan di atas zona resistance tersebut, tekanan bearish masih menjadi
skenario yang dominan.

Dengan kondisi
tersebut, harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support
berikutnya di 4.180–4.133. Area tersebut menjadi level yang perlu dicermati
apabila tekanan jual XAUUSD kembali meningkat. Sebaliknya, apabila emas mampu
melakukan rebound dan menembus resistance 4.243–4.272 secara meyakinkan,
struktur pergerakan jangka pendek dapat kembali berubah dan tekanan bearish
berpotensi mereda.

Dari sisi
fundamental, tekanan terhadap emas juga masih terlihat kuat. Harga emas kembali
bergerak di bawah level US$4.300 setelah pasar semakin memperhitungkan
kemungkinan kebijakan moneter AS yang lebih ketat. Data ekonomi AS yang relatif
kuat memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada level
tinggi atau bahkan kembali menaikkannya apabila tekanan inflasi belum mereda.
Reuters sebelumnya melaporkan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan
telah memberikan dukungan terhadap dolar AS sekaligus membebani harga emas.

Kenaikan harga
minyak menjadi faktor lain yang turut diperhatikan pasar. Harga minyak yang
lebih tinggi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi karena biaya energi
menjadi lebih mahal. Kondisi tersebut dapat mendorong pasar memperkirakan
kebijakan moneter AS akan tetap ketat lebih lama. Pada perdagangan Senin, harga
minyak kembali menguat seiring ketidakpastian terkait pembukaan kembali Selat
Hormuz, sementara dolar AS berada di sekitar level tertinggi dalam dua bulan.

Situasi tersebut
menciptakan tekanan ganda bagi emas. Di satu sisi, kenaikan minyak dan
ketegangan geopolitik dapat meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset
safe haven. Namun di sisi lain, apabila kenaikan harga energi memperkuat
kekhawatiran inflasi dan mendorong kenaikan Treasury yield serta ekspektasi
suku bunga, biaya peluang memegang emas ikut meningkat. Kondisi ini membuat
respons XAUUSD terhadap perkembangan geopolitik menjadi lebih kompleks.

Karena itu, Dupoin
Futures
menilai pelaku pasar perlu mencermati pergerakan dolar AS, Treasury
yield, harga minyak, serta perkembangan konflik AS-Iran sebagai katalis utama
harga emas hari ini. Dari perspektif teknikal, area 4.243–4.272 menjadi
resistance penting. Selama harga belum berhasil menembus dan bertahan di atas
zona tersebut, peluang pelemahan menuju 4.180–4.133 masih terbuka.

Dengan demikian,
prediksi harga emas hari ini menurut analisis Dupoin Futures masih cenderung
bearish. Pergerakan XAUUSD akan sangat bergantung pada kemampuan harga merespons
resistance 4.243–4.272 serta perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan The
Fed. Sementara itu, perkembangan geopolitik tetap menjadi faktor yang dapat
memicu volatilitas dan membatasi tekanan turun apabila permintaan safe haven
kembali meningkat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengelola Pembubuhan e-Meterai Dokumen Perusahaan di Satu Akun ezSign

Pengelolaan e-Meterai dalam satu akun ezSign membantu perusahaan memusatkan saldo, pemakaian, dan riwayat pembubuhan dokumen. Sistem terpusat memudahkan penelusuran data sekaligus membantu perusahaan merencanakan kebutuhan e-Meterai.

Bagian keuangan beli meterai elektronik sendiri, tim legal punya stok terpisah, cabang lain entah dari mana. Mengelola pembubuhan e-Meterai dengan cara seperti ini terlihat praktis di awal. Repotnya baru terasa ketika laporan pemakaian diminta dan datanya tidak ketemu.

Kondisi itu melahirkan tiga masalah sekaligus. Saldo tidak terpantau, dokumen sempat tertahan karena kuota habis, dan pencatatannya berantakan. Pada beberapa kasus, meterai terbubuh di dokumen yang sebenarnya tidak memerlukannya. Kuota terpakai, sementara dokumennya harus diterbitkan ulang.

Semua itu bisa dihindari dengan memusatkan pengelolaannya. Satu akun perusahaan memungkinkan pembubuhan meterai dan Tandatangan Elektronik berjalan dalam satu alur. Saldo, kewenangan, dan riwayat pemakaiannya berada di tempat yang sama.

Kenapa Mengelola Pembubuhan e-Meterai Perlu Dipusatkan

Meterai elektronik bukan sekadar gambar yang ditempel di halaman. Sifatnya melekat pada dokumen dan kuotanya terpakai begitu dibubuhkan. Karena itu kendalinya perlu jelas sejak sebelum dokumen diproses.

Pemusatan juga memudahkan penelusuran. Bagian keuangan bisa melihat pemakaian tanpa harus mengumpulkan laporan dari tiap unit. Auditor pun mendapat satu sumber data, bukan potongan catatan yang tersebar.

Manfaat lainnya terasa pada perencanaan anggaran. Pola pemakaian setahun terakhir bisa dibaca dari satu tempat. Dari sana perusahaan lebih mudah memperkirakan kebutuhan periode berikutnya.

Yang paling sering luput dari perhatian

Banyak perusahaan hanya memantau jumlah sisa kuota. Padahal yang sama pentingnya adalah siapa yang memakainya dan untuk dokumen apa. Tanpa keterangan itu, lonjakan pemakaian sulit dijelaskan saat ditanyakan.

Memastikan Dokumen Mana yang Memang Perlu Dimeteraikan

Tidak semua dokumen perusahaan membutuhkan meterai. Undang-Undang Bea Meterai mengatur jenis dokumen yang terutang bea, termasuk dokumen yang menyebut jumlah uang di atas batas tertentu. Memahami batas ini menghemat kuota sekaligus mencegah kesalahan pembubuhan.

● Perjanjian kerja sama dan kontrak dengan nilai transaksi tertentu.

● Surat pernyataan dan dokumen yang dipakai sebagai alat bukti.

● Dokumen keuangan seperti kuitansi dengan nilai di atas ketentuan.

Sebaliknya, memo internal dan surat tugas umumnya tidak memerlukannya. Menempatkan meterai di dokumen semacam itu hanya membuang kuota. Bila ragu, konsultasikan lebih dulu dengan tim pajak atau penasihat hukum.

Mengatur Kewenangan dan Saldo dalam Satu Akun

Akun perusahaan mengenal pembagian peran yang jelas. Ada yang meninjau, ada yang menyetujui, dan ada yang membubuhkan. Pemisahan ini mencegah dokumen diteken atau dimeteraikan pihak yang tidak berwenang.

Kewenangan meterai sebaiknya tidak otomatis disamakan dengan kewenangan tanda tangan. Tim yang baru mempelajari cara buat tanda tangan digital kerap menggabungkan keduanya. Padahal keduanya bisa diatur terpisah sesuai tanggung jawab masing-masing orang.

Tahapan menyiapkan alurnya

1. Tentukan admin yang bertanggung jawab atas saldo perusahaan.

2. Petakan jenis dokumen yang wajib dimeteraikan beserta unit pemiliknya.

3. Atur peran peninjau, penyetuju, dan penandatangan untuk tiap alur dokumen.

4. Lakukan pengisian saldo melalui admin korporat atau tim penjualan.

5. Pantau pemakaian dan riwayatnya secara berkala dari dasbor akun.

Langkah keempat sering dianggap urusan administratif semata. Padahal pengisian saldo sebaiknya dijadwalkan, bukan menunggu kuota menipis. Musim tutup buku dan periode tender biasanya menaikkan pemakaian secara mendadak.

Kesalahan Saat Mengelola Pembubuhan e-Meterai Tanpa Kendali Terpusat

Kesalahan paling mahal adalah membubuhkan meterai di dokumen yang keliru. Kuota tidak bisa ditarik kembali dan dokumennya harus disiapkan ulang. Pemeriksaan isi sebelum pembubuhan menutup sebagian besar risiko ini.

Kekeliruan berikutnya terletak pada urutan kerja. Meterai dan tanda tangan punya urutan yang perlu diikuti agar dokumen tetap valid. Menukar urutannya bisa membuat status tanda tangan terbaca tidak sah.

Yang ketiga menyangkut arsip. Dokumen akhir sebaiknya disimpan dalam bentuk berkas asli, bukan hasil cetak. Data meterai dan sertifikat penandatangannya ikut hilang begitu dokumen dicetak.

Ketiganya terdengar sepele, tetapi berulang di banyak perusahaan. Menuliskannya sebagai prosedur singkat biasanya lebih efektif daripada mengandalkan ingatan. Satu halaman panduan internal sudah cukup untuk menyeragamkan cara kerja tim.

Menjaga Kesiapan Dokumen Sepanjang Tahun

Pengelolaan meterai sebenarnya persoalan kebiasaan, bukan teknologi. Saldo yang terpantau, kewenangan yang jelas, dan riwayat yang tercatat sudah menyelesaikan sebagian besar keluhan. Sisanya tinggal memastikan tim memahami dokumen mana yang memerlukannya.

ezSign merupakan layanan PT Solusi Identitas Global Net, penyelenggara sertifikasi elektronik yang diakui Kementerian Komunikasi dan Digital. Layanannya mencakup sertifikat elektronik, tandatangan elektronik, eMaterai, serta pencatatan aktivitas dokumen dalam satu akun. Tim yang sekaligus mencari cara buat tanda tangan digital untuk dokumen perusahaan dapat menjadikannya rujukan diskusi awal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah meterai elektronik yang telanjur dibubuhkan bisa dibatalkan?

Tidak, karena kuotanya sudah terpakai sehingga dokumen perlu disiapkan ulang bila terjadi kesalahan.

2. Siapa yang sebaiknya memegang kendali saldo meterai perusahaan?

Sebaiknya satu admin korporat yang ditunjuk, agar pemakaian dan pengisiannya mudah ditelusuri.

3. Apakah semua dokumen perusahaan wajib dibubuhi meterai?

Tidak, hanya dokumen yang terutang bea meterai sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

IPCC Catat Pertumbuhan Operasional Hingga Agustus 2026, Terminal Satelit Perkuat Kinerja Konsolidasi

Jakarta, September 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), sebagai operator terminal kendaraan terbesar di Indonesia di bawah naungan PT Pelindo Multi Terminal, terus memperkuat kinerja operasional melalui transformasi dan pengembangan layanan yang dijalankan Perseroan. Hal tersebut tercermin dari peningkatan trafik operasional secara konsolidasi antara Branch Jakarta dan lima Terminal Satelit IPCC hingga Agustus 2026. Secara konsolidasi, IPCC mencatat 2.595 ship call, meningkat dari 2.250 ship call pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 15,33% YoY. Peningkatan juga tercermin pada trafik Completely Built Up (CBU) yang mencapai 607.196 unit, dibandingkan 597.871 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 1,56% YoY.

Penguatan kinerja juga terlihat pada sejumlah segmen layanan lainnya. Hingga Agustus 2026, trafik alat berat tercatat mencapai 22.648 unit, meningkat 5,76% YoY dibandingkan 21.415 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, segmen Truck/Bus mencapai 213.689 unit, tumbuh 44,29% YoY dari 148.101 unit. Pertumbuhan signifikan turut tercatat pada General Cargo yang mencapai 173.697 packages, meningkat 114,03% YoY dibandingkan 81.154 packages pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja konsolidasi tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan aktivitas di Terminal Satelit IPCC. Di sisi lain, Terminal Internasional Branch Jakarta masih menghadapi tekanan pada segmen impor. Meski demikian, aktivitas ekspor CBU menunjukkan penguatan di tengah dinamika perdagangan dan geopolitik global. Kondisi tersebut menjadi perhatian Perseroan untuk terus memperkuat strategi peningkatan trafik kargo di Terminal Internasional Branch Jakarta sekaligus mengoptimalkan kontribusi jaringan Terminal Satelit.

Penguatan kinerja IPCC juga berlangsung sejalan dengan perkembangan industri otomotif nasional. Berdasarkan data GAIKINDO, total produksi CBU nasional pada Januari sampai dengan Agustus 2026 mencapai 859.256 unit, tumbuh 13,44% YoY. Pada periode yang sama, trafik CBU yang dilayani IPCC mencapai 607.196 unit atau meningkat 1,56% YoY.

“Pertumbuhan trafik di berbagai wilayah operasional menunjukkan semakin pentingnya integrasi antara Branch Jakarta dan Terminal Satelit dalam mendukung rantai logistik kendaraan nasional. Kami akan terus memperkuat kualitas layanan, kapabilitas operasional, serta sinergi antarterminal untuk merespons kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri otomotif secara lebih adaptif,” ujar Wing Megantoro, Direktur Utama IPCC.

Wing menambahkan ke depan, IPCC akan terus melanjutkan transformasi operasional dan bisnis melalui penguatan sumber daya, peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi, serta optimalisasi jaringan terminal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang semakin terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi IPCC untuk Menjadi Ekosistem Terminal Kendaraan Berkelas Dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kripto Tak Lagi Sekadar Soal Harga, Ini Kunci Memahami Masa Depannya

Jakarta, 28 September 2026 – Kripto tidak lagi cukup dipahami hanya dari pergerakan harga. Seiring industri yang semakin matang, pemahaman terhadap risiko, strategi, hingga peran teknologi blockchain dalam sistem keuangan menjadi semakin penting, terutama bagi investor pemula.

Hal tersebut menjadi salah satu benang merah dalam fireside session bertajuk “Crypto for Beginners: Exploring the Future of Finance” di BINUS Crypto Week 2026, yang menghadirkan Founder Crypstock, Andy Lynn, bersama CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis.

Dalam sesi tersebut, Andy membawa perspektif dari sisi edukasi dan pengalaman investor. Sementara Yudho melihat perkembangan kripto dari sisi industri dan bagaimana aset digital mulai terhubung semakin erat dengan sistem keuangan yang lebih luas.

Pemula Perlu Belajar Market Sebelum Mengejar Return

Sebagai praktisi yang telah aktif di pasar kripto sejak 2017, Andy selama ini banyak menekankan pentingnya memahami market, risiko, dan strategi secara bertahap. Crypstock sendiri memosisikan edukasinya tidak sekadar sebagai ruang diskusi, tetapi juga menyediakan materi terstruktur, analisis pasar, data on-chain, hingga pembelajaran manajemen risiko.

Menurut Andy, tantangan utama bagi investor baru bukan sekadar memilih aset yang dianggap berpotensi naik, tetapi membangun pemahaman terhadap bagaimana pasar bekerja.

“Buat yang baru masuk kripto, jangan mulai dari pertanyaan ‘coin apa yang harus dibeli’, tapi mulai dari memahami market-nya dulu. Pelajari risikonya, kenali karakter asetnya, lalu bangun strategi yang sesuai dengan profil masing-masing,” kata Andy.

Pendekatan ini juga berangkat dari perjalanan Andy yang telah melewati beberapa siklus pasar, termasuk periode bearish 2018 dan berbagai fase volatilitas kripto setelahnya. Dalam sejumlah diskusi sebelumnya, ia juga membagikan pengalaman mengenai pentingnya proses belajar setelah menghadapi berbagai dinamika pasar.

Bagi Andy, semakin mudahnya akses terhadap aset kripto, seperti Bitcoin dan lainnya justru membuat kemampuan menyaring informasi menjadi semakin penting.

“Informasi di kripto sangat cepat dan banyak. Karena itu, pemula perlu punya fondasi supaya tidak hanya mengikuti hype atau keputusan orang lain. Kalau fondasinya kuat, kita bisa mengambil keputusan dengan lebih rasional,” tambahnya.

Masa Depan Kripto Bergerak ke Arah Utilitas dan Integrasi Keuangan

Berbeda dari Andy yang menyoroti kesiapan investor, Yudho melihat perkembangan industri kripto dari perspektif yang lebih luas.

Menurutnya, ruang pertumbuhan kripto masih terbuka karena ukuran pasar aset digital secara global masih relatif kecil dibandingkan pasar keuangan tradisional. Namun, ia menilai fase pertumbuhan berikutnya tidak akan sama dengan siklus sebelumnya.

“Kripto masih sangat menarik karena secara ukuran market masih jauh lebih kecil dibandingkan traditional equity market. Jadi ruang pertumbuhannya masih ada. Tetapi future-nya akan berbeda, bukan lagi sekadar cerita get rich quick,” ujar Yudho.

Ia menilai katalis pertumbuhan berikutnya akan semakin banyak datang dari perkembangan regulasi dan integrasi antara aset digital dengan produk keuangan konvensional.

Perkembangan seperti produk ETF kripto, pembayaran berbasis aset digital, hingga tokenisasi dinilai menjadi indikator bahwa industri mulai bergerak ke fase yang lebih matang.

“Regulasi justru bisa menjadi katalis. Kita sekarang melihat ETF, crypto payment, sampai tokenisasi mulai berkembang. Ini menunjukkan bahwa kripto perlahan menjadi bagian dari ekosistem keuangan yang lebih besar,” jelasnya.

Tokenisasi menjadi salah satu tema yang menurut Yudho patut diperhatikan karena memungkinkan berbagai aset tradisional direpresentasikan melalui teknologi blockchain.

“Traditional market akan tetap tumbuh, tetapi blockchain menciptakan cara baru untuk mengakses dan memperdagangkan aset. Di sini saya melihat tokenisasi punya peran besar untuk fase berikutnya,” kata Yudho.

Dari Mengejar Tren ke Membangun Perspektif Jangka Panjang

Diskusi antara Andy dan Yudho memperlihatkan dua tantangan yang saling berkaitan dalam perkembangan industri kripto.

Dari sisi investor, literasi dan manajemen risiko menjadi fondasi agar masyarakat tidak hanya masuk karena tren. Sementara dari sisi industri, inovasi, regulasi, dan integrasi dengan keuangan tradisional menjadi faktor yang akan menentukan arah pertumbuhan berikutnya.

Yudho menilai peluang tetap ada, tetapi investor perlu menyesuaikan ekspektasi dengan industri yang semakin matang.

“Masih ada chance, tapi mungkin tidak akan semasif seperti dulu. Karena itu, menurut saya pendekatannya harus berubah. Stay for the long game,” terangnya.

BINUS Crypto Week 2026 sendiri menghadirkan sejumlah agenda edukasi terkait cryptocurrency, blockchain, dan perkembangan ekosistem Web3. Sebelumnya, agenda FLOQ di acara tersebut juga diarahkan untuk membahas literasi keuangan, perbedaan antara investasi dan spekulasi, serta pemahaman dasar yang perlu dimiliki pengguna baru sebelum masuk ke pasar aset digital.

Melalui sesi “Crypto for Beginners: Exploring the Future of Finance”, pesan yang disampaikan bukan sekadar mengenai potensi pertumbuhan kripto, melainkan pentingnya membangun pemahaman sejak awal agar generasi baru investor dapat mengikuti perkembangan industri secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Membangun Karier Chef Profesional: Peta Jalan Pendidikan Kuliner dari SMK hingga Industri Global

Pendidikan Menengah Kejuruan

Perjalanan menjadi chef profesional di Indonesia kerap dimulai dari bangku SMK. SMK Negeri 9 Padang, misalnya, menerapkan kurikulum yang melibatkan teaching factory dan magang industri. Hasilnya, penyerapan lulusan meningkat dari 44,9 persen menjadi 74 persen. Studi ini menunjukkan bahwa keterlibatan industri dalam perencanaan kurikulum—meski masih terbatas—memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan kerja lulusan.

SMK Negeri 1 Ketapang juga menjadi pilot project tenaga kerja siap pakai. Gubernur Kalimantan Barat mengapresiasi tiga jurusan unggulan—Farmasi, Kuliner dan Tata Boga, serta Perhotelan—yang dinilai mampu melahirkan lulusan yang cepat terserap dunia industri.

Pendidikan Tinggi Vokasi: Spesialisasi yang Lebih Dalam

Politeknik Negeri Balikpapan menawarkan Program Studi D3 Seni Kuliner dengan akreditasi “Baik Sekali”. Kurikulumnya dirancang dengan komposisi praktik dominan, mencakup teknik pemotongan, pengenalan peralatan dapur, standar sanitasi, K3, nutrisi, dan kimia pangan. Pada tahap inti, pembelajaran berfokus pada penguasaan teknik memasak spesifik—dari kekayaan masakan Indonesia, teknik saus dan hidangan kontinental, hingga seni membuat roti dan kue di Pastry & Bakery.

Yang membedakan adalah model dua semester pelatihan kerja industri: satu semester untuk memperkuat operasional kuliner dan satu semester untuk manajerial. Prospek karier lulusan pun berjenjang, dari Commis Chef hingga Executive Chef dan wirausaha kuliner.

Program Intensif dan Spesialisasi

Budi Mulia Dua Culinary School di Sleman telah beroperasi selama 25 tahun dan membatasi 65 peserta per angkatan untuk menjaga kualitas praktik. Program ini terdiri dari satu semester di sekolah dan satu semester di industri, dengan pengajar para chef dari bakery dan hotel bintang lima di Yogyakarta. Materi yang diajarkan mencakup dasar-dasar kuliner, metode memasak, pengetahuan produk makanan, higiene sanitasi, etika kerja, bahasa Inggris, pastry bakery, masakan Indonesia, oriental, kontinental, dan culinary arts.

APCA Indonesia menerapkan metode full hands-on selama sembilan bulan dengan jadwal Senin hingga Jumat, 09.00–17.00 WIB. Fokus utamanya adalah membentuk karakter: disiplin, kreativitas, dan ketangguhan. Lulusan APCA diakui memiliki etos kerja dan kemampuan adaptasi yang baik terhadap ritme dapur profesional.

Jejak Karier Alumni: Dari Magang hingga Restoran Sendiri

BCPS di Tabanan, Bali, menjadi contoh bagaimana pendidikan kuliner dapat mengubah trajektori hidup. Wayan Sidarta, anak buruh bangunan, kini magang di Amankila Resort yang menyandang Two Michelin Keys. Natasha Rachel, alumnus SMA Bandung, pernah magang di Jepang dan Prancis, kini menjadi bagian dari tim dapur KŌRO Bali.

Made Ariani Siswanto, pendiri BCPS, membangun sekolah ini dari keinginan mendiang ayahnya untuk menciptakan “dapur” yang menghubungkan pendidikan dengan industri pariwisata. Kini BCPS memiliki jejaring restoran dan hotel di lima negara.

Ekosistem Pendukung yang Semakin Lengkap

Disciples Escoffier Indonesia menawarkan program Chef Apprentice in Culinary Arts dengan durasi sekitar enam bulan, terbagi dalam tiga bulan kelas dan laboratorium dapur, diikuti magang industri. Sementara itu, program vokasi dengan dua pilihan keahlian—koki profesional untuk kuliner dan pastry/bakery—berlangsung 18 bulan, termasuk magang enam bulan di perhotelan atau restoran.

Dengan beragam jalur pendidikan yang tersedia—dari SMK, politeknik, sekolah masak swasta, hingga program sertifikasi internasional—peta jalan menjadi chef profesional di Indonesia semakin jelas dan terstruktur. Kuncinya adalah memilih jalur yang sesuai dengan tujuan karier dan memanfaatkan jejaring industri yang semakin terbuka.

JessC dan Fauziah Latiff Bersatu di “Tak Terpisah”, Single Kolaborasi Tembus 6 Radio Indonesia

JessC berkolaborasi dengan diva Malaysia Fauziah Latiff melalui lagu “Tak Terpisah”, yang mempertemukan dua penyanyi dari generasi berbeda dalam sebuah karya tentang persahabatan dan hubungan antarmanusia. Single tersebut juga mendapat respons di Indonesia dengan masuk chart di enam stasiun radio, yaitu KPFM, Classy Net Radio, Suara Surabaya (SSFM), Elmitra FM, STAR FM dan Radio AR Bali.

JAKARTA —— Kolaborasi lintas generasi menjadi warna utama dalam lagu “Tak Terpisah”, ketika penyanyi JessC berduet dengan diva senior Malaysia, Fauziah Latiff. Menariknya, single tersebut juga mendapat respons dari pasar Indonesia dan tercatat masuk chart di enam stasiun radio Indonesia.

“Tak Terpisah” mempertemukan dua penyanyi dari generasi berbeda dalam sebuah karya yang mengangkat tema persahabatan dan hubungan antarmanusia. Bagi JessC, berkolaborasi dengan Fauziah Latiff menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan musiknya yang dalam beberapa tahun terakhir semakin berkembang di Indonesia.

Fauziah Latiff dikenal sebagai salah satu penyanyi perempuan yang memiliki perjalanan panjang dalam industri musik Malaysia. Sementara itu, JessC terus mengembangkan karya dalam berbagai bahasa, termasuk Mandarin, Inggris dan Melayu, serta memperluas aktivitas musiknya ke sejumlah pasar di luar Malaysia.

Pertemuan keduanya melalui “Tak Terpisah” menjadi salah satu kolaborasi yang mempertemukan pengalaman panjang Fauziah dengan pendekatan musik JessC yang lebih lintas bahasa dan pasar.

“Saya sangat menghargai Fauziah sebagai salah satu penyanyi besar yang sudah memiliki perjalanan panjang dalam musik. Ketika kami mendapat kesempatan untuk berkolaborasi, saya merasa ini adalah sebuah pertemuan yang menarik karena kami datang dari generasi yang berbeda, tetapi memiliki kecintaan yang sama terhadap musik,” ujar JessC.

Respons terhadap “Tak Terpisah” juga mulai terlihat di Indonesia. Single tersebut tercatat masuk chart di enam stasiun radio Indonesia, yaitu KPFM, Classy Net Radio, Suara Surabaya (SSFM), Elmitra FM, STAR FM dan Radio AR Bali.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu perkembangan terbaru dalam hubungan JessC dengan pasar musik Indonesia. Sebelumnya, sejumlah karya JessC, termasuk lagu dari album berbahasa Melayu “Dekati”, telah diperkenalkan kepada pendengar Indonesia melalui berbagai aktivitas promosi dan distribusi musik.

Bagi JessC, respons dari radio Indonesia memberikan gambaran mengenai bagaimana sebuah karya dapat menemukan pendengarnya di negara lain.

“Indonesia selalu menjadi pasar yang saya perhatikan karena kedekatan bahasa dan budayanya. Ketika ‘Tak Terpisah’ mulai mendapat tempat di radio-radio Indonesia, tentu saya merasa senang. Saya melihat ini sebagai bagian dari perjalanan lagu tersebut untuk menemukan pendengarnya di luar negara asalnya,” katanya.

Selain aktivitas musik, JessC memiliki latar belakang di bidang kesehatan dan dikenal sebagai Certified Therapeutic Musician. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan personalnya, sementara aktivitas utamanya tetap berfokus pada musik sebagai penyanyi dan penulis lagu.

Kolaborasi dengan Fauziah Latiff juga menjadi bagian dari perjalanan JessC dalam memperluas jaringan musik di kawasan Asia. Bagi Indonesia, kehadiran “Tak Terpisah” memberikan satu lagi titik pertemuan antara karya JessC dan pendengar Tanah Air.

JessC berharap hubungan tersebut dapat terus berkembang melalui lebih banyak karya maupun kesempatan untuk tampil secara langsung di Indonesia.

“Saya berharap hubungan dengan pendengar Indonesia dapat terus berkembang. Saya ingin suatu hari nanti bisa datang dan bertemu langsung dengan mereka melalui sebuah pertunjukan. Bagi saya, hubungan dengan pendengar tidak hanya terjadi melalui lagu, tetapi juga melalui pengalaman bertemu secara langsung,” ujar JessC.

Dengan “Tak Terpisah” yang kini telah mendapat ruang di enam stasiun radio Indonesia, perjalanan JessC di pasar musik Indonesia masih terus berlanjut. Kolaborasi bersama Fauziah Latiff sekaligus membuka satu lagi babak dalam perjalanan musiknya, kali ini melalui sebuah lagu yang mempertemukan dua generasi penyanyi dari Malaysia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES