BRI BO Pantai Indah Kapuk Gelar BRILiaN Culture Festival di Bogor, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Pantai Indah Kapuk menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Pantai Indah Kapuk.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Pantai Indah Kapuk diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Suasana penuh keceriaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Pantai Indah Kapuk terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Pantai Indah Kapuk diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pilih Akun Individu atau Korporat untuk Pembelian e-Meterai ezSign

Memilih akun individu atau korporat saat membeli e-Meterai ezSign perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan. Pilihan yang tepat membantu menghindari kuota yang tidak terpusat dan memudahkan pengelolaan serta pencatatan pemakaian.

Kebutuhan meterai elektronik sering muncul mendadak. Kontrak harus dikirim sore ini, sementara akun belum disiapkan sama sekali. Di titik itu banyak orang langsung memproses pembelian e-Meterai ezSign tanpa memikirkan jenis akunnya.

Keputusan terburu-buru itu biasanya baru terasa akibatnya beberapa minggu kemudian. Kuota tersimpan di akun pribadi seorang staf, padahal yang memakainya satu divisi. Ketika staf tersebut cuti atau pindah kerja, saldonya ikut tertahan di sana. Laporan pemakaian pun sulit disusun karena catatannya tidak terpusat.

Memilih jenis akun sejak awal mencegah persoalan semacam itu. Sebelum beli meterai elektronik, pastikan dulu siapa yang akan memakainya. Pertanyaan sederhana ini menentukan bentuk pengelolaan Anda selanjutnya.

Perbedaan yang Menentukan Sebelum Pembelian e-Meterai ezSign

Dua jenis akun ini bukan sekadar soal besar kecilnya kebutuhan. Perbedaannya menyentuh kepemilikan kuota, kewenangan pemakaian, dan cara pencatatannya. Sebagian tim baru menyadarinya setelah beli meterai elektronik dalam jumlah cukup besar.

● Kepemilikan: akun individu mengikat saldo pada satu orang, akun korporat pada perusahaan.

● Pemakaian: akun korporat memungkinkan banyak pengguna memakai satu kuota bersama.

● Pencatatan: riwayat pemakaian akun korporat tersaji dalam satu dasbor terpadu.

● Identitas dokumen: sertifikat akun korporat memuat nama perusahaan pada tanda tangannya.

Poin terakhir sering terlewat

Banyak yang mengira meterai saja sudah cukup membuat dokumen resmi. Padahal keabsahan dokumen tetap bertumpu pada tanda tangan dan sertifikat di baliknya. Bila dokumen mewakili perusahaan, identitas itu sebaiknya tercermin di sertifikatnya.

Kapan Akun Individu Sudah Memadai

Tidak semua kebutuhan menuntut akun perusahaan. Untuk pemakaian pribadi yang sesekali, akun individu justru lebih ringkas.

Contohnya perjanjian sewa rumah, surat pernyataan, atau kuitansi pribadi. Pemakainya satu orang, jumlahnya sedikit, dan tidak perlu dilaporkan ke siapa pun. Menambah lapisan persetujuan untuk kebutuhan seperti ini hanya memperlambat proses.

Pengelolaannya pun sederhana karena hanya melibatkan satu orang. Tidak ada admin yang perlu ditunjuk dan tidak ada peran yang harus diatur. Seluruh riwayat pemakaian cukup dipantau langsung dari aplikasi milik sendiri.

Pekerja lepas dan pelaku usaha perseorangan umumnya masuk kategori ini. Kuota ematerai yang dibeli cukup dipantau sendiri dari aplikasi. Bila suatu saat kebutuhannya bertambah, pindah ke akun perusahaan tetap memungkinkan.

Kapan Perusahaan Sebaiknya Memakai Akun Korporat

Begitu dokumen bertanda tangan atas nama jabatan, pertimbangannya berubah. Akun korporat menjadi pilihan yang lebih tepat, bahkan bila volumenya belum besar.

Alasan utamanya ada pada kendali

Akun perusahaan mengenal pembagian peran peninjau, penyetuju, dan penandatangan. Pembagian itu mencegah dokumen dimeteraikan pihak yang tidak berwenang. Riwayat aktivitasnya juga tersimpan sehingga memudahkan pemeriksaan di kemudian hari.

Pengisian saldonya dikelola admin korporat yang ditunjuk perusahaan. Prosesnya dapat dilakukan lewat pengisian langsung maupun melalui tim penjualan. Dengan begitu, kebutuhan tiap divisi tidak perlu diurus sendiri-sendiri.

Pertimbangan lain menyangkut kesinambungan. Perusahaan tetap memegang kendali meski ada pergantian staf di tengah jalan. Kuota dan riwayatnya tidak ikut berpindah bersama orangnya.

Langkah Praktis Sebelum Pembelian e-Meterai ezSign Dilakukan

Persiapannya singkat dan sebaiknya diselesaikan sebelum ada dokumen mendesak.

1. Tentukan siapa pemilik kuota, perorangan atau perusahaan.

2. Daftarkan akun sesuai jenis yang dipilih melalui portal resmi.

3. Lengkapi data identitas untuk keperluan penerbitan sertifikat elektronik.

4. Tunjuk admin yang mengatur pengisian saldo bila memakai akun korporat.

5. Perkirakan kebutuhan satu periode, lalu lakukan pengisian secukupnya.

6. Uji satu dokumen lebih dulu sebelum dipakai untuk kebutuhan penting.

Langkah keenam layak dijadikan kebiasaan. Uji coba pada satu dokumen membantu tim memahami urutan pembubuhan dengan benar. Kesalahan urutan antara meterai dan tanda tangan masih sering terjadi di awal pemakaian.

Undang-Undang Bea Meterai mengatur dokumen apa saja yang terutang bea. Memahaminya membantu Anda memperkirakan kebutuhan kuota secara lebih masuk akal.

Perkiraan itu tidak perlu rumit. Hitung saja jumlah kontrak dan surat pernyataan tahun lalu. Angka tersebut biasanya sudah cukup untuk menyusun rencana pengisian awal.

Menyesuaikan Jenis Akun dengan Cara Kerja Tim

Pilihan akun sebaiknya mengikuti pola kerja, bukan sekadar jumlah dokumen. Perorangan dengan kebutuhan sesekali cukup memakai akun individu. Perusahaan dengan banyak penandatangan lebih terbantu oleh kendali akun korporat.

ezSign merupakan layanan PT Solusi Identitas Global Net, penyelenggara sertifikasi elektronik yang diakui Kementerian Komunikasi dan Digital. Layanannya mencakup sertifikat elektronik, tanda tangan elektronik, ematerai, serta pencatatan aktivitas dokumen. Pengguna yang masih menimbang jenis akunnya dapat menjadikan pembagian di atas sebagai bahan diskusi awal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah kuota di akun individu bisa dipindahkan ke akun perusahaan?

Ketentuannya mengikuti kebijakan penyelenggara, sehingga sebaiknya ditanyakan lebih dulu sebelum pengisian saldo dilakukan.

2. Apakah satu akun korporat bisa dipakai banyak karyawan sekaligus?

Bisa, karena akun perusahaan mengenal peran pengguna yang dapat diatur sesuai kewenangan masing-masing.

3. Apakah dokumen pribadi boleh diteken memakai akun korporat?

Sebaiknya tidak, sebab sertifikat korporat memuat nama perusahaan yang tidak relevan untuk urusan pribadi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRILiaN Culture Festival BO Pluit, Eratkan Kebersamaan dan Hidupkan Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Pluit menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Pluit.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Pluit diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Pluit terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Pluit diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Semangat BRILiaN di Pangalengan, BO Kemayoran Tumbuhkan Kebersamaan dan Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Kemayoran menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Pangalengan dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Kemayoran.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk sejenak melepas rutinitas pekerjaan, mempererat hubungan antarpersonal, serta membangun semangat kebersamaan dan engagement di lingkungan kerja.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Kemayoran diajak untuk semakin memahami bahwa budaya kerja merupakan bagian penting dari setiap aktivitas pekerjaan. Nilai-nilai budaya kerja BRI diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Suasana penuh keceriaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja BO Kemayoran. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Kemayoran terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas sehari-hari. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Kemayoran diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Samosir International Choir Competition 2026 Hadirkan Berbagai Penampilan di Marianna Resort

Samosir, 25 September 2026 – Samosir International Choir Competition (SICC) 2026 mempertemukan peserta paduan suara dan vokal solo dari berbagai daerah dan negara dalam rangkaian The Caldera Culture Festival (TCCF) 2026. Berlangsung pada 24-27 September 2026, rangkaian kegiatan ini menghadirkan kompetisi musik sekaligus pertemuan budaya di Samosir, Sumatera Utara.

SICC 2026 diikuti oleh 33 peserta dengan 58 penampilan paduan suara dan 70 penampilan vokal solo. Kompetisi mencakup kategori Vocal Solo dan Choir Competition, dengan kategori Children Vocal Solo, Teenager Vocal Solo, Adult Vocal Solo, Children Choir, Teenager Choir, Mixed Choir, Musica Sacra, serta Folksong.

Pada 25-26 September, Grand Ballroom Marianna Resort & Convention Samosir menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan kompetisi SICC 2026. Selama rangkaian kompetisi, ballroom Marianna menjadi panggung bagi peserta dari berbagai kelompok usia untuk menampilkan kemampuan vokal, kekompakan kelompok, serta interpretasi terhadap karya yang mereka bawakan.

Beragam penampilan hadir dalam kompetisi tersebut, mulai dari penyanyi solo hingga kelompok paduan suara. Kategori yang dipertandingkan juga menghadirkan karakter musikal yang berbeda, termasuk Folksong yang memberikan ruang bagi peserta untuk membawakan kekayaan musik tradisional dalam format kompetisi paduan suara.

Aspek internasional turut terlihat dari jajaran dewan juri yang berasal dari Indonesia dan sejumlah negara. SICC 2026 menghadirkan Marcus Lee dari Singapura, Jurgis Cabulis dari Latvia, Susanna Saw dari Malaysia, serta Prof. Mark Anthony Carpio dari Filipina. Dari Indonesia, jajaran juri terdiri atas Roni Sugiarto, Mangara Simanjuntak, dan Maria Calista.

Sebelum rangkaian kompetisi dimulai, TCCF 2026 resmi dibuka pada 24 September 2026 di Waterfront City Pangururan. Pembukaan dihadiri oleh Presiden Direktur SICC Rios Sabar Andriano Tampubolon, Anggota DPRD Samosir Renaldi Naibaho, Forkopimda, pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Samosir, serta para juri nasional dan internasional.

Penyambutan para juri turut memperkenalkan unsur budaya Batak melalui pertunjukan tagading dan penyematan ulos. Kehadiran elemen budaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mempertemukan kompetisi musik dengan kekayaan budaya Samosir.

Bagi Marianna Resort & Convention Samosir, penyelenggaraan SICC 2026 menjadi bagian dari keterlibatan hotel dalam rangkaian kegiatan berskala internasional di kawasan Danau Toba. Kehadiran para peserta dan juri di Grand Ballroom Marianna juga memperkuat peran fasilitas MICE hotel sebagai ruang untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Selain kompetisi, rangkaian SICC dan TCCF membawa peserta ke Samosir sebagai bagian dari pengalaman mereka selama berada di kawasan Danau Toba. Pertemuan antara musik, budaya, dan kegiatan pariwisata menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung hingga 27 September 2026.

Dengan berlangsungnya SICC 2026 di sejumlah venue di Samosir, termasuk Grand Ballroom Marianna Resort & Convention Samosir, kompetisi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mempertemukan peserta, juri, serta masyarakat dalam perayaan musik dan budaya di kawasan Danau Toba.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Marianna Resort & Convention Samosir Rayakan Tiga Tahun Perjalanan dengan Semangat “Sai Gabe, Sai Mora, Sai Sangap”

SAMOSIR, 23 September 2026 — Marianna Resort & Convention Samosir menandai tiga tahun perjalanannya dengan mengusung tema “Sai Gabe, Sai Mora, Sai Sangap.” Tema tersebut menjadi bagian dari refleksi Marianna Resort dalam melanjutkan perjalanan menuju tahun keempat, dengan harapan untuk terus bertumbuh, berkembang, dan membawa kebaikan dalam setiap langkah ke depan.

Tiga tahun perjalanan Marianna Resort tidak terlepas dari peran seluruh tim yang telah tumbuh dan berproses bersama. Karena itu, perayaan anniversary tahun ini menjadi momentum untuk tidak hanya menandai perjalanan Marianna Resort sebagai sebuah resort, tetapi juga menghargai kebersamaan orang-orang yang telah menjadi bagian di dalamnya. Semangat One Vision, One Mission, One Team turut menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Perayaan tiga tahun Marianna Resort diisi dengan berbagai kegiatan yang mempertemukan seluruh tim dalam suasana kebersamaan. Rangkaian perayaan berlangsung dalam suasana kebersamaan melalui misa, penampilan Tor-Tor, hiburan dari Marianna Band dan Marianna Dance, Marianna Tea, cake cutting, penampilan dari tim Marianna Resort, hingga doorprize. Berbagai kegiatan tersebut menjadi momen bagi tim untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan merayakan perjalanan yang telah dilalui bersama.

Perayaan juga dihadirkan bagi para tamu yang menginap di Marianna Resort. Tamu yang melakukan check-in pada 23 September 2026 mendapatkan Andaliman Cookies sebagai special anniversary treat. Mengangkat andaliman, salah satu cita rasa yang lekat dengan kuliner Batak dan Sumatera Utara, pemberian ini menjadi cara Marianna Resort menghadirkan sentuhan lokal dalam perayaan tiga tahunnya.

Selain itu, Marianna Resort memberikan diskon sebanyak 30% untuk food & beverage untuk pembelian pada 23 September 2026 sebagai bagian dari perayaan anniversary. Melalui berbagai bentuk perayaan tersebut, Marianna Resort ingin menjadikan momentum tiga tahun ini sebagai pengalaman yang dapat dirasakan bersama, baik oleh tim maupun para tamu.

Memasuki tahun keempat, perjalanan Marianna Resort akan terus dilanjutkan dengan semangat One Vision, One Mission, One Team. Marianna Resort akan terus bertumbuh bersama, melanjutkan apa yang telah dibangun selama tiga tahun terakhir, dan membuka lebih banyak ruang untuk kebersamaan di perjalanan berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Kelapa Gading Gelar BRILiaN Culture Festival di Bogor, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Kelapa Gading menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Kelapa Gading.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Kelapa Gading diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Kelapa Gading terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Kelapa Gading diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kolaborasi antara swasta dan pemerintah dinilai sangat penting untuk membantu lebih banyak UMKM nasional naik kelas dan menembus pasar ekspor.

JAKARTA – Kolaborasi antara swasta dan pemerintah dinilai
sangat penting untuk membantu lebih banyak UMKM nasional naik kelas dan
menembus pasar ekspor.

Dengan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, UMKM yang naik
kelas akan berdampak pada pertumbuhan Indonesia. 

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah
(PPKUKM), Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov)
DKI Jakarta mengatakan, kolaborasi pemerintah dan swasta untuk mendukung
peningkatan kapasitas UMKM sangat penting karena ketika UMKM naik kelas, maka perekonomian
Indonesia juga ikut tumbuh. Pasalnya, UMKM menyumbang sekitar 61% dari Produk
Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap 97% tenaga kerja.

Dia mengapresiasi pendampingan dan pelatihan UMKM yang dilakukan PT HM
Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Sampoerna Entrepreneurship Training
Center
(SETC) di bawah Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk
Indonesia” yang konsisten mendampingi UMKM naik kelas termasuk untuk ekspor.

“Ini bukti bahwa kolaborasi pemerintah, swasta, perusahaan, dapat
menghasilkan dampak nyata bagi pertumbuhan bangsa. Ketika UMKM naik kelas,
pasti Jakarta naik kelas, pasti Indonesia juga naik kelas,” ujarnya pada
pembukaan Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa,
Menembus Batas, Membuka Pasar Global
di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Program SETC – UUI 2026 merupakan komitmen jangka panjang Sampoerna
dalam membangun ekosistem kewirausahaan di Indonesia. Didirikan pada tahun
2007, SETC telah melatih lebih dari 108.000 pengusaha UMKM serta memfasilitasi
penetrasi ekspor UMKM ke Jepang dan Tiongkok melalui program WikiExport KADIN.
Keberadaan SETC diperkuat oleh sinergi Sampoerna Retail Community (SRC) yang
membina lebih dari 250.000 toko kelontong dan menghasilkan total omzet Rp251
triliun per tahun (berkontribusi 9,46% terhadap PDB Ritel Nasional 2025).

Elisabeth menegaskan, pemerintah, lewat berbagai cara, seperti business
matching
, pameran dan lainnya, telah membantu UMKM untuk mendapatkan akses
pembeli di luar negeri. Inisiatif ini diharapkan mampu membuka akses pengusaha
UMKM untuk mendapatkan mitra atau pembeli yang berkelanjutan yang dapat
mendukung pertumbuhan usaha. Untuk itu, dia berharap UMKM dapat memanfaatkan
secara optimal peluang dan dukungan pemerintah dan swasta.

“Yang kita cari dari event dan pameran di luar negeri itu buyer
yang berkelanjutan, bukan jual semua produk yang dibawa, lalu pulang dengan
koper kosong,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Director of Stakeholder Relations &
Sustainability Sampoerna, Romulus Sutanto, mengatakan bahwa bootcamp yang
diselenggarakan SETC bertujuan membantu pengusaha UMKM meningkatkan kapasitas
usaha, memanfaatkan peluang lewat digitalisasi, memperluas networking,
dan mempersiapkan diri untuk memasuki pasar yang lebih luas termasuk ekspor.

Adapun, bootcamp yang dilaksanakan SETC selama 2 hari ini
(29-30 September 2026) melibatkan lebih dari 180 pelaku UMKM dari seluruh
Indonesia.

Romulus menuturkan, SETC terus berinovasi, salah
satunya lewat Collaborator Hub yang tersebar di sejumlah kota besar di
Indonesia sehingga bisa lebih menjangkau lebih banyak pengusaha UMKM. Saat ini
SETC telah memiliki 30 Collaborator Hub yang mendampingi lebih dari 2.300
UMKM secara berkelanjutan, mendukung UMKM naik kelas, dan semakin berdaya
saing. Jejaring Collaborator Hub tersebut telah hadir di 17 provinsi dan
berperan sebagai local enabler yang mengaktifkan ekosistem pemberdayaan
UMKM di berbagai daerah, terutama melalui penguatan kapabilitas sumber daya
manusia agar pelaku usaha dapat terus naik kelas dan berdaya saing.

Melalui pendampingan berbasis praktik, jejaring
kolaborasi, dan akses pasar, Collaborator Hub menjadi mitra bagi pelaku
UMKM untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan sekaligus membuka
peluang kerja baru di tingkat lokal. Kehadiran jejaring ini juga menjadi bagian
penting dalam memperluas jangkauan program SETC agar pendampingan dapat
menjangkau UMKM di berbagai daerah.

“Melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan
kolaborasi dengan mitra, SETC berupaya menghadirkan lebih dari sekadar ruang
belajar. SETC membantu pengusaha UMKM membangun fondasi usaha agar mampu
menangkap peluang pertumbuhan yang lebih besar,” imbuhnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRILiaN Culture Festival BO Cut Mutiah, Eratkan Kebersamaan dan Hidupkan Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Cut Mutiah menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Cut Mutiah.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Cut Mutiah diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Cut Mutiah terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Cut Mutiah diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kerja 5x Lebih Cepat Pakai AI Agent Rahasia Perusahaan Top Nasional Dirombak Freddie Kashawan dan AIPreneur Menggunakan Workflow AI Multi-Agen

Praktisi Bisnis AI Freddie Kashawan dari AIPreneur membagikan strategi transformasi bisnis menggunakan Workflow AI Multi-Agen. Edukasi ini dilakukan karena banyak jajaran direksi yang masih sekadar ikut-ikutan tren AI tanpa memahami fundamental alur kerjanya. Melalui penerapan one-stop solution yang menyelaraskan sistem otomatisasi multi-agen dengan pelatihan SDM, AIPreneur berhasil memangkas beban operasional perusahaan dari yang biasanya memakan waktu satu minggu menjadi 1-2 hari saja (kerja 5x lebih cepat). Strategi yang telah divalidasi pada brand Skinku dan Rave Tailor ini kini ditargetkan untuk membantu 1 juta pekerja dan 10.000 UMKM di Indonesia agar relevan di era digital.

Surabaya, 28 September 2026 – Lanskap bisnis dan industri di Indonesia saat ini menuntut kemampuan adaptasi yang sangat cepat, khususnya dalam adopsi teknologi Artificial Intelligence (AI). Mengamati urgensi ini, Freddie Kashawan, seorang Praktisi Bisnis AI sekaligus Pendiri dan CEO dari AIPreneur, membagikan wawasan strategisnya berdasarkan rekam jejak sukses perusahaan dalam meng-coaching berbagai perusahaan terkemuka di tanah air.

Sebagai pakar strategi dan akselerasi bisnis berbasis AI, Freddie Kashawan menemukan bahwa kelemahan terbesar di jajaran direksi saat ini adalah kurangnya pemahaman terhadap alur kerja (workflow) dan fundamental AI. Banyak pemimpin perusahaan menggunakan AI sekadar ikut-ikutan tanpa pemikiran mendasar tentang bagaimana memperlakukan teknologi tersebut agar dapat bekerja layaknya manusia dan menjawab kebutuhan spesifik bisnis.

Di era digital, transformasi bukan hanya tentang kecepatan, tetapi tentang efisiensi biaya dan kemampuan menemukan potensi pasar baru melalui riset berbasis AI yang terstruktur.

“Sekarang adalah zamannya teknologi AI, dan semua harus berubah ke sana. Kalau mereka tidak berubah, mereka bakal kalah,” tegas Freddie Kashawan, menyoroti dinamika bisnis saat ini. Ia mendefinisikan pemimpin yang adaptif sebagai sosok yang langsung mengikuti dan mengadopsi teknologi baru ketika teknologi tersebut muncul di pasaran.

Melalui metodologi coaching unik yang dikembangkan oleh AIPreneur, Freddie membantu para pemimpin memecah kebuntuan eksekusi inovasi melalui penerapan Workflow AI dengan ekosistem Multi-Agen. Pendekatan AIPreneur membedakan diri melalui penyediaan solusi terintegrasi (one-stop solution) yang menggabungkan konsultasi bisnis, perancangan sistem multi-agen otomatis, dengan bukti data yang kuat.

Keberhasilan strategi ini tidak sekadar teori konsultan di atas kertas, melainkan telah dibuktikan langsung oleh Freddie Kashawan pada lini bisnis yang ia miliki sendiri, yakni brand Skinku dan Rave Tailor. Sebagai seorang praktisi bisnis murni, Freddie mengimplementasikan efisiensi Workflow AI Multi-Agen untuk mengakselerasi operasional harian di kedua perusahaannya tersebut. Keberhasilan penerapan teknologi (use case) pada bisnis pribadinya inilah yang menjadikan metodologi AIPreneur sangat aplikatif, realistis, dan teruji di lapangan.

Bermodalkan pondasi praktis tersebut, AIPreneur sukses melakukan pendampingan untuk korporasi berskala besar, salah satunya adalah perusahaan sekuritas terbesar di Indonesia dengan sekitar 250 karyawan. Hasil dari implementasi sistem ini sangat terukur, beban pekerjaan operasional yang sebelumnya membutuhkan waktu satu minggu kini dapat diselesaikan hanya dalam satu hingga dua hari dengan bantuan kolaborasi agen AI. Dampak nyata dari transformasi ini bahkan sudah mulai terlihat dan dirasakan secara minimal dalam waktu dua hari masa pelatihan.

Pencapaian strategis ini semakin mengukuhkan posisi AIPreneur sebagai mitra transformasi bisnis yang diperhitungkan, sekaligus menempatkan Freddie Kashawan sebagai thought leader dan Praktisi Bisnis AI yang membawa dampak nyata bagi ekosistem industri nasional.

Kedepannya, AIPreneur memiliki visi besar untuk membantu 1 juta pekerja di Indonesia agar mahir menggunakan AI. Langkah ini dirancang untuk membuka peluang pendapatan baru, serta meningkatkan kredibilitas dan keterampilan pekerja agar terus relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, Freddie Kashawan juga menargetkan adaptasi workflow AI pada 10.000 UMKM dan pemilik bisnis di seluruh Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES