Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Banjarbaru, 19 September 2026 – Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi semakin penting dalam memastikan pendidikan pertambangan tetap relevan dengan kondisi lapangan. Semangat tersebut menjadi bagian dari Temu Nasional Tahunan XII Forum Komunikasi Ketua Program Studi Teknik Pertambangan Seluruh Indonesia (FORKOPINDO) dan Workshop Mata Kuliah (WMK) yang berlangsung pada 4–9 September 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Pertemuan tersebut menghadirkan praktisi dari berbagai perusahaan pertambangan, termasuk PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang diwakili Principal Geotechnical, Anas Abdul Latif, sebagai salah satu narasumber pada Workshop Forkopindo, Senin (7/9/2026).

Pertemuan tersebut mengusung tema ‘Transformasi Pendidikan Pertambangan: Menjawab Tantangan Ketahanan Energi dan Pengembangan Industri Nasional’, yang dihadiri oleh 122 pendaftar dari 46 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Mempertemukan akademisi, pemerintah, dan praktisi pertambangan dari berbagai perusahaan nasional, forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan dan tantangan aktual industri pertambangan. 

Pentingnya kesinambungan kolaborasi disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Rudy Sayoga Gautama, M.Sc., IPU, Dewan Pembina Forkopindo. Menurutnya, perkembangan industri dan teknologi pertambangan perlu terus diikuti bersama agar pendidikan pertambangan mampu menjawab kebutuhan masa depan.

“Forkopindo memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia profesional bagi masa depan pertambangan Indonesia. Mari terus memperkuat kolaborasi dan mengikuti perkembangan teknologi serta kebutuhan industri pertambangan,” ujarnya. 

Kehadiran NHM memberikan gambaran langsung mengenai pengalaman industri, khususnya dalam pengelolaan tambang bawah tanah, sekaligus membuka ruang dialog antara kebutuhan kompetensi di lapangan dan pengembangan pembelajaran di perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Anas menjelaskan pengalaman NHM dalam pengelolaan tambang bawah tanah, mulai dari discovery outcrop di Gosowong, Toguraci, dan Kencana hingga karakteristik operasionalnya. NHM saat ini mengoperasikan dua tambang bawah tanah, yaitu Tambang Bawah Tanah Kencana dan Toguraci, dengan kondisi geologi dan tantangan teknis yang berbeda.

“Di Kencana, metode underhand cut and fill diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik endapan berkadar tinggi (high grade) serta kondisi batuan samping yang mudah rapuh. Sementara itu, Tambang Bawah Tanah Toguraci menggunakan metode stoping dengan tantangan berupa keberadaan akuifer hidrotermal yang memiliki temperatur sekitar 80 derajat Celcius,” ungkapnya. 

Anas juga memaparkan siklus penambangan bawah tanah di Gosowong serta strategi pengangkutan bijih emas/ore berdasarkan tingkat prioritas. Material dengan prioritas utama diangkut langsung menuju Rompad, sedangkan material dengan prioritas lebih rendah dikelola melalui proses rehandle. Berbagi pengalaman teknis tersebut tidak hanya menjadi pembelajaran bagi para praktisi pertambangan, tetapi juga memberikan gambaran nyata bagi akademisi dan mahasiswa mengenai bagaimana konsep yang dipelajari di ruang kelas diterapkan dalam kondisi operasional.

GM Geology Resources & Support NHM, Denny Lesmana menambahkan bahwa pertambangan di masa depan akan terus membutuhkan inovasi dan gagasan baru untuk menjawab berbagai tantangan yang berkembang. “Berbagi praktik industri diharapkan tidak hanya memberikan gambaran mengenai penerapan di lapangan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar di kalangan mahasiswa sebagai calon generasi penerus industri pertambangan.”

Seiring tantangan ke depan akan terus berkembang, kontribusi melalui riset, inovasi, dan pengembangan pengetahuan dari dunia akademis menjadi semakin penting. Momentum ini diharapkan dapat menjadi awal bagi terbangunnya kolaborasi yang lebih luas antara akademisi dan industri dalam mendukung kemajuan pertambangan Indonesia yang aman dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

Per 18 September 2026, katalog SMM Panel Indonesia menampilkan 537 layanan aktif untuk berbagai kanal digital. Katalog tersebut dikelola secara dinamis mengikuti ketersediaan layanan, kebutuhan pengguna, kualitas pemrosesan, serta perkembangan kebijakan masing-masing platform.

Persaingan mendapatkan perhatian pengguna di media sosial semakin tersebar ke berbagai kanal. Laporan Digital 2026: Indonesia dari We Are Social dan Meltwater mencatat sekitar 180 juta social-media user identities di Indonesia, dengan pengguna mengakses rata-rata 7,7 platform setiap bulan dan menghabiskan sekitar 21 jam 50 menit per minggu di media sosial termasuk online video. 

Bagi brand, perubahan tersebut membuat strategi digital tidak lagi hanya berpusat pada satu kanal. Laporan yang sama menunjukkan bahwa 37,3% pengguna menemukan brand melalui iklan media sosial, sementara 32,6% menemukannya melalui komentar di media sosial. Sekitar tiga dari lima pengguna di Indonesia juga menggunakan media sosial sebagai kanal utama untuk melakukan riset brand secara online. 

Pada saat yang sama, belanja pemasaran melalui ekosistem kreator juga meningkat. Digital 2026: Indonesia mencatat estimasi belanja influencer marketing di Indonesia tumbuh 14,4% pada 2025 dibanding tahun sebelumnya, sementara social-media advertising tumbuh 11,3%.

“Brand dan kreator punya titik berangkat yang berbeda. Brand biasanya melihat media sosial sebagai bagian dari komunikasi dan pemasaran, sedangkan kreator membangun audiens, komunitas, dan peluang monetisasi. Namun, keduanya sama-sama perlu memilih kanal yang relevan dan menjaga aktivitas digital secara konsisten,” ujar Eko, SEO Specialist SMM Panel Indonesia.

Satu katalog untuk kebutuhan lintas platform

Di tengah pola penggunaan media sosial yang semakin tersebar, SMM Panel Indonesia profesional menyediakan sistem pemesanan mandiri yang menghimpun berbagai kategori layanan Social Media Marketing dalam satu dashboard. Berdasarkan katalog publik yang diperiksa pada 18 September 2026, platform tersebut memiliki lebih dari 530 layanan aktif untuk berbagai kebutuhan dan kanal digital.  

Cakupan tersebut antara lain meliputi Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, Spotify, Telegram, Threads, Twitter/X, WhatsApp, LinkedIn, Twitch, Shopee, Snack Video, dan Roblox, selain kategori Buzzer dan layanan lainnya. Jenis layanan berbeda di setiap platform, dengan kategori yang dapat mencakup followers, likes, views, komentar, subscriber, serta aktivitas digital lainnya sesuai layanan yang tersedia. 

Sistem SMM Panel Indonesia dirancang dalam format self-service. Pengguna mendaftar dan mengisi saldo, memilih layanan serta menempelkan tautan publik yang menjadi target, kemudian dapat memantau status pemesanan melalui dashboard. Situs perusahaan menyatakan pengguna tidak perlu menyerahkan password akun media sosial untuk melakukan pemesanan. 

Katalog tidak dibuat statis

Jumlah layanan dalam katalog SMM Panel Indonesia dapat berubah mengikuti evaluasi operasional. Karena layanan dapat ditambahkan, diperbarui, maupun dihentikan berdasarkan ketersediaan dan hasil evaluasi, perusahaan menggunakan angka “530+ layanan” untuk menggambarkan skala katalog saat ini, bukan menjadikan satu angka exact sebagai jumlah permanen.

“Katalog kami tidak dibuat statis. Kami mengevaluasi ketersediaan layanan, kualitas pemrosesan, perubahan kebijakan platform, dan kebutuhan pengguna. Ketika suatu layanan tidak lagi relevan atau tidak memenuhi standar yang kami gunakan, layanan tersebut dapat dievaluasi atau dihentikan dari katalog,” ujar Eko.

Pendekatan tersebut juga membuat pengguna disarankan memeriksa katalog terbaru sebelum melakukan pemesanan, karena jumlah, jenis, batas pemesanan, dan ketersediaan layanan dapat berbeda dari waktu ke waktu.

Menempatkan SMM sebagai bagian dari strategi digital

SMM Panel Indonesia menempatkan layanan panel sebagai salah satu komponen pendukung aktivitas digital, bukan pengganti strategi yang lebih luas seperti pengembangan konten, community management, paid advertising, maupun kolaborasi dengan kreator.

Pengguna juga disarankan memperhatikan ketentuan yang berlaku di masing-masing platform dan memilih layanan sesuai kebutuhan serta karakteristik kanal yang digunakan.

Dengan katalog yang mencakup belasan platform, SMM Panel Indonesia berupaya menyediakan satu titik akses bagi pengguna dengan kebutuhan kanal yang berbeda, sembari terus menyesuaikan katalog dengan perubahan kebutuhan pasar dan perkembangan ekosistem platform digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Raflux Vault akan menghadirkan fasilitas penyimpanan, showroom collectibles, dan ruang pertemuan komunitas, dengan target pembukaan November–Desember 2026.

Jakarta, Indonesia. Raflux, platform collectibles yang menghubungkan pengalaman digital dengan kepemilikan koleksi fisik, telah memperoleh pendanaan tahap awal senilai US$300.000. Pendanaan ini akan mendukung pengembangan platform dan pembukaan Raflux Vault di BSD City, dengan target pembukaan November–Desember 2026.

Didukung investor privat, Raflux akan menggunakan pendanaan tersebut untuk memperkuat produk, meningkatkan pengalaman pengguna, menyiapkan operasional Vault, dan memperluas komunitas kolektor.

“Collectibles selama ini terbagi antara pengalaman online dan kepemilikan fisik. Kami ingin menyatukan keduanya,” kata Robbie Jeo, CEO dan Co-Founder Raflux.

“Pengguna bisa menemukan dan memperoleh koleksi secara digital, tetapi tetap memiliki akses terhadap aset fisiknya. Raflux Vault menjadi bagian penting dari model tersebut karena koleksi yang tersedia di platform memiliki representasi fisik yang dapat disimpan, dilihat, dan ditebus oleh pemiliknya.”

Koleksi Digital, Kepemilikan Fisik

Melalui digital packs, kolektor dapat memperoleh kartu yang telah melalui proses grading, dengan fokus awal pada Pokémon dan One Piece. Setiap kartu disimpan secara fisik di Raflux Vault. Raflux juga akan mengevaluasi kategori collectibles lain seiring pengembangan platform.

Kolektor dapat memilih untuk tetap menyimpan kartunya di Vault, menebusnya untuk pengiriman fisik, atau menggunakan opsi penjualan kembali di platform. Harga penawaran ditampilkan sebelum transaksi dikonfirmasi.

Raflux Vault sebagai Ruang Kolektor

Selain untuk menyimpan dan mengelola koleksi, Raflux Vault di BSD City akan dikembangkan sebagai ruang yang dapat dikunjungi komunitas.

Raflux merencanakan Vault sebagai showroom untuk melihat sebagian koleksi secara langsung, titik pengambilan dan pengiriman kartu yang telah ditebus, serta tempat bertemu antarkolektor.

Raflux akan mengumumkan tanggal pembukaan, layanan yang tersedia saat peluncuran, dan ketentuan kunjungan melalui kanal resminya. Menjelang pembukaan, perusahaan akan membagikan perkembangan persiapan Vault, koleksi yang tersedia, serta rencana kegiatan komunitas.

Tentang Raflux

Raflux adalah platform collectibles yang menghubungkan penemuan koleksi secara digital dengan kepemilikan dan penyimpanan koleksi fisik. Perusahaan berfokus membangun pengalaman mengoleksi yang menyatukan akses digital, layanan Vault, dan komunitas kolektor.

Informasi lebih lanjut tersedia di raflux.io.

Kontak Media

Raflux | Email: hi@raflux.io

Website: raflux.io | X: @Raflux_io

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Info Daop 2 Bd

Jumat, 18 September 2026

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Bandung (Jawa Barat), 18 September 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau seluruh pengguna jasa kereta api untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas dan pengalihan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung selama pelaksanaan event lari Pocari Sweat Run 2026 yang berlangsung di Kota Bandung.

Kegiatan event lari Pocari Sweat Run 2026 merupakan agenda olahraga yang digelar selama dua hari pada Sabtu dan Minggu, 19–20 September 2026 di Kota Bandung. Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan banyak peserta dan berdampak pada pengaturan serta rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari rute kegiatan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa pelanggan yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya dari Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi, diimbau mengatur waktu keberangkatan dari rumah dengan lebih baik serta datang lebih awal ke stasiun.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa KA yang akan melakukan perjalanan pada Sabtu dan Minggu, 19–20 September, untuk datang lebih awal ke stasiun. Adanya kegiatan event lari ini disertai pengalihan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Bandung berpotensi memengaruhi waktu tempuh menuju stasiun,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, imbauan datang lebih awal juga berkaitan dengan ketentuan proses boarding di Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi yang ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan KA. Ketentuan tersebut diberlakukan dengan mempertimbangkan proses perjalanan pengguna jasa KA dari pintu boarding menuju peron melalui fasilitas skybridge yang membutuhkan waktu.

KAI Daop 2 Bandung mengajak pengguna jasa KA memperhitungkan waktu perjalanan dari lokasi asal menuju stasiun, termasuk kemungkinan perlambatan arus lalu lintas akibat rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Dengan datang lebih awal, pengguna jasa KA memiliki waktu yang cukup untuk memasuki area stasiun, melakukan proses pemeriksaan dan boarding, serta menuju peron dengan tertib.

“Kami ingin perjalanan pengguna jasa KA tetap aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan. Untuk itu, kami mengajak pengguna jasa KA datang lebih awal, mengikuti arahan petugas, dan memastikan sudah berada di area boarding sebelum batas waktu yang ditentukan,” tutur Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung memastikan pelayanan kepada pengguna jasa KA tetap berjalan normal selama pelaksanaan event lari berlangsung. KAI juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api.

“Kereta api memiliki jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan. Persiapan perjalanan bukan hanya soal tiba di stasiun, tetapi juga memberikan waktu yang cukup untuk proses boarding hingga menuju peron. Mari datang lebih awal agar perjalanan KA dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” pungkas Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Mengelola biaya rumah tangga membutuhkan kebiasaan mencatat dan membayar berbagai kebutuhan secara teratur. Mulai dari listrik, air, internet, hingga kebutuhan komunikasi, pengeluaran tersebut biasanya muncul secara berkala dan perlu disiapkan dalam anggaran bulanan.

Tanpa pencatatan yang jelas, tagihan rutin bisa terlewat atau membuat pengeluaran bulanan sulit dipantau. Karena itu, penting untuk mengenali jenis biaya rumah tangga dan menyiapkan cara pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan.

Apa Saja Biaya Rutin dalam Rumah Tangga?

Biaya rumah tangga dapat berbeda pada setiap keluarga. Besarnya pengeluaran juga bergantung pada jumlah anggota keluarga, tempat tinggal, serta kebutuhan sehari-hari.

Beberapa contoh biaya rumah tangga yang biasanya perlu diperhitungkan antara lain:

– Listrik, baik token maupun tagihan listrik pascabayar.

– Air, seperti tagihan PDAM.

– Internet dan TV kabel untuk kebutuhan rumah.

– Telepon pascabayar jika digunakan.

– BPJS Kesehatan dan kewajiban pembayaran lainnya.

– Gas atau kebutuhan energi rumah tangga.

– Biaya pendidikan, jika ada kebutuhan pembayaran sekolah atau institusi pendidikan.

Pajak dan kewajiban rutin lainnya, sesuai kondisi masing-masing keluarga.

Selain biaya tetap, ada pula pengeluaran yang jumlahnya dapat berubah setiap bulan. Karena itu, mencatat pengeluaran secara rutin dapat membantu melihat pola biaya rumah tangga dari waktu ke waktu.

Bedakan Biaya Tetap dan Biaya yang Berubah

Salah satu cara sederhana untuk mengatur biaya rumah tangga adalah dengan membedakan pengeluaran berdasarkan karakteristiknya.

Biaya tetap adalah pengeluaran yang jumlah atau jadwal pembayarannya relatif sama setiap periode. Contohnya cicilan, sewa tempat tinggal, atau biaya berlangganan tertentu.

Sementara itu, biaya yang berubah dapat memiliki nominal berbeda setiap bulan. Tagihan listrik, air, belanja kebutuhan rumah, dan transportasi dapat masuk dalam kategori ini.

Dengan membedakan keduanya, kamu bisa mengetahui pengeluaran yang perlu diprioritaskan dan memperkirakan dana yang perlu disiapkan setiap bulan.

Cara Mengatur Tagihan Rutin Rumah Tangga

Setelah mengetahui berbagai pengeluaran, kamu bisa membuat daftar tagihan rutin agar tidak ada pembayaran yang terlewat.

1. Buat Daftar Semua Tagihan

Catat setiap tagihan yang perlu dibayar, termasuk tanggal jatuh tempo dan perkiraan nominalnya.

Kamu bisa membuat daftar sederhana seperti berikut:

Nominal dalam tabel dapat disesuaikan dengan kondisi rumah tangga masing-masing.

2. Sisihkan Dana untuk Tagihan

Setelah mengetahui jumlah biaya rumah tangga yang harus dibayar, sisihkan dana untuk kebutuhan tersebut sebelum digunakan untuk pengeluaran lain.

Cara ini dapat membantu mengurangi risiko dana untuk tagihan terpakai untuk kebutuhan yang kurang prioritas.

3. Catat Setiap Pembayaran

Setelah membayar tagihan, simpan bukti transaksi dan catat pembayaran tersebut. Pencatatan sederhana dapat membantu memastikan tagihan sudah dibayarkan dan memudahkan pengecekan jika terdapat masalah pada transaksi.

4. Periksa Detail Sebelum Membayar

Sebelum menyelesaikan pembayaran, periksa nomor pelanggan, nominal tagihan, dan detail pembayaran. Langkah ini penting terutama ketika kamu membayar beberapa tagihan dalam satu waktu.

Bayar Tagihan Rutin dalam Satu Aplikasi

Jika ingin lebih praktis, pembayaran berbagai tagihan rutin dapat dilakukan melalui layanan pembayaran tagihan dan isi ulang di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce.

Fitur Tagihan dan Isi Ulang di neobank mendukung berbagai kebutuhan pembayaran, termasuk token PLN, tagihan PLN, BPJS, internet dan TV kabel, PDAM, telepon pascabayar, Pertagas, serta biaya pendidikan. Layanan ini juga menyediakan berbagai transaksi isi ulang seperti pulsa, paket data, dan saldo e-wallet. 

Dengan berbagai pilihan tersebut, kamu dapat mengelola pembayaran kebutuhan rumah tangga melalui satu aplikasi. Setiap transaksi tetap perlu diperiksa kembali sebelum dikonfirmasi.

Cek Biaya Admin Sebelum Membayar

Pembayaran tagihan melalui layanan PPOB dapat dikenakan biaya administrasi. Besarnya biaya dapat berbeda berdasarkan jenis produk atau layanan yang dipilih. Informasi resmi neobank menyebutkan bahwa total pembayaran sudah termasuk biaya admin dan nominalnya berbeda untuk setiap produk. 

Karena itu, periksa kembali total pembayaran sebelum memasukkan PIN. Dengan mengetahui nominal tagihan dan biaya yang dikenakan, kamu dapat mencatat pengeluaran rumah tangga dengan lebih akurat.

Buat Anggaran untuk Biaya Rumah Tangga

Mengatur biaya rumah tangga tidak hanya tentang membayar tagihan tepat waktu. Kamu juga perlu memastikan seluruh pengeluaran tersebut sudah masuk dalam anggaran bulanan.

Mulailah dengan menjumlahkan kebutuhan rutin, kemudian sisihkan dana untuk kebutuhan lain seperti belanja rumah, transportasi, kesehatan, tabungan, dan kebutuhan tidak terduga.

Dengan begitu, tagihan rutin tidak datang sebagai pengeluaran yang tiba-tiba mengurangi saldo. Kamu sudah mengetahui jenis dan perkiraan pengeluarannya sejak awal.

Kelola Tagihan Rutin dengan Lebih Teratur

Memiliki daftar biaya rumah tangga dapat membantu kamu memahami ke mana uang digunakan setiap bulan. Mulai dari listrik, air, internet, hingga BPJS, setiap tagihan dapat dicatat berdasarkan nominal dan waktu pembayarannya.

Untuk memudahkan transaksi, fitur Tagihan dan Isi Ulang di aplikasi neobank dapat digunakan untuk membayar berbagai kebutuhan, termasuk listrik, PDAM, BPJS, internet, dan layanan lainnya. 

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan detail tagihan dan biaya yang dikenakan sudah sesuai. Dengan pencatatan dan pembayaran yang lebih teratur, pengelolaan keuangan rumah tangga dapat menjadi lebih mudah dipantau.

***

Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jakarta  — Indonesia India Business Forum (IIBF) bersama Indoindians menggelar Social & Business Networking Evening pada Kamis (17/9/2026) di Nautilus Bar, Four Seasons Hotel Jakarta, yang mempertemukan anggota komunitas bisnis Indonesia-India untuk membangun koneksi, bertukar informasi, dan membuka peluang kolaborasi baru.

Digelar dalam suasana santai, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para tamu dari berbagai latar belakang profesional dan bisnis untuk saling berkenalan, bertukar ide, serta memperluas jejaring. Sejumlah profesional turut hadir, di antaranya Samit Ganguly, General Manager Four Seasons Hotel Jakarta; Rajat Sagar dari PT Infotech Solutions; Rakesh Jain dari eSamuel Sekuritas; Baskaran Jayabalan dari Southern Chemicals; dan masih banyak lagi.

Dr. Bayu Perkenalkan Indonesia Open Network

Salah satu sorotan dalam kegiatan tersebut adalah pengenalan singkat mengenai Indonesia Open Network (ION) oleh Dr. Bayu Prawira Hie, President Director of Indonesia Open Network (ION).

Dr. Bayu memperkenalkan ION kepada para peserta sekaligus menjelaskan inisiatif tersebut dalam konteks upaya menghubungkan dan memperkuat ekosistem bisnis Indonesia. Tim ION juga hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal lebih jauh mengenai inisiatif tersebut dan berinteraksi langsung dengan perwakilannya.

Indonesia Open Network (ION) merupakan inisiatif infrastruktur digital terbuka dan interoperabel yang dikembangkan untuk mendukung ekosistem perdagangan digital Indonesia. ION mendapat dukungan dari Google.org dan melibatkan mitra ekosistem, termasuk Indosat Ooredoo Hutchison.

Kehadiran ION menambahkan perspektif mengenai perkembangan ekonomi digital dalam kegiatan networking tersebut, sekaligus membuka ruang bagi para peserta untuk bertukar pandangan mengenai penguatan ekosistem bisnis Indonesia.

Speed Networking Perluas Koneksi

Kegiatan juga diisi dengan sesi Speed Networking yang mendorong para tamu untuk bertemu dengan peserta lainnya, bertukar kontak bisnis, dan memulai percakapan baru.

Suasana kemudian dilanjutkan dengan interaksi yang lebih santai, percakapan antar peserta, serta penampilan live jazz yang semakin melengkapi suasana networking.

Melalui kegiatan ini, IIBF dan Indoindians mempertemukan komunitas bisnis Indonesia-India dalam suasana informal yang mendorong dialog, koneksi baru, dan peluang kerja sama di masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jakarta, 18 September 2026 — Bitcoin menghadapi babak baru di tengah perubahan arah kebijakan moneter global setelah dua bank sentral utama dunia mengambil langkah menaikkan suku bunga dalam pekan yang sama.

The Fed Amerika Serikat pada 16 September 2026 menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75–4,00 persen. Keputusan tersebut menjadi kenaikan pertama The Fed sejak 2023. Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) pada 18 September menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25 persen, level tertinggi dalam sekitar 31 tahun.

Kedua keputusan tersebut menjadi perhatian pasar karena suku bunga berhubungan erat dengan likuiditas, biaya pendanaan, nilai mata uang, dan selera investor terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.

Menariknya, kenaikan suku bunga tidak serta-merta membuat Bitcoin tertekan. BTC justru sempat kembali menembus level US$77.000 setelah keputusan BOJ, menunjukkan bahwa respons pasar tidak hanya ditentukan oleh arah suku bunga, tetapi juga oleh seberapa jauh keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi investor.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menjelaskan bahwa investor perlu melihat kebijakan bank sentral sebagai bagian dari gambaran likuiditas global, bukan sekadar melihat apakah suku bunga naik atau turun.

“Sederhananya, suku bunga itu seperti harga dari uang. Ketika harga uang naik, investor biasanya menjadi lebih selektif dalam menempatkan modal karena ada alternatif instrumen yang menawarkan imbal hasil. Karena itu, kenaikan suku bunga secara teori dapat membuat aset berisiko seperti Bitcoin menghadapi tekanan,” kata Yudho.

Namun, menurut Yudho, reaksi pasar dapat berbeda apabila kenaikan suku bunga tersebut sudah diperkirakan sebelumnya.

“Hal ini sering dilupakan adalah pasar bergerak berdasarkan ekspektasi. Kalau kenaikan suku bunga sudah diperkirakan, pasar bisa saja tidak lagi bereaksi negatif ketika keputusan itu benar-benar diumumkan. Fokus investor kemudian bergeser ke pertanyaan yang lebih penting: setelah keputusan ini, apakah likuiditas global akan semakin ketat atau justru ada ruang untuk kembali membaik?” jelasnya.

The Fed dan Likuiditas Dolar AS

Kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan investor Bitcoin karena dolar AS memiliki peran besar dalam sistem keuangan global.

Kenaikan suku bunga membuat imbal hasil aset berbasis dolar menjadi lebih menarik dan dapat memperketat kondisi keuangan. Dalam kondisi tertentu, hal tersebut dapat mengurangi minat terhadap aset berisiko.

Dalam keputusan 16 September, The Fed menyatakan inflasi masih berada pada level tinggi dan kenaikan suku bunga dilakukan untuk mendukung kembalinya inflasi menuju target 2 persen.

Proyeksi terbaru The Fed juga menunjukkan bahwa arah kebijakan moneter masih menjadi perhatian pasar. Investor akan mencermati apakah bank sentral AS masih melihat kebutuhan untuk mempertahankan atau bahkan memperketat kebijakan dalam beberapa bulan mendatang.

Bagi Bitcoin, kondisi tersebut membuat data inflasi, pasar tenaga kerja, pernyataan pejabat The Fed, serta perubahan ekspektasi suku bunga menjadi sejumlah katalis penting.

BOJ dan Risiko Yen Carry Trade

Di sisi lain, keputusan BOJ membawa dimensi berbeda bagi pasar global.

Jepang selama bertahun-tahun dikenal dengan tingkat suku bunga yang sangat rendah. Kondisi tersebut membuat yen menjadi salah satu sumber pendanaan murah bagi investor melalui strategi yen carry trade.

Dalam strategi ini, investor dapat meminjam dana dalam yen dengan biaya relatif rendah dan mengalokasikannya ke aset dengan potensi imbal hasil lebih tinggi.

Ketika BOJ menaikkan suku bunga, biaya pendanaan dalam yen meningkat. Jika kenaikan suku bunga juga diikuti penguatan yen, investor dapat memiliki insentif untuk mengurangi posisi carry trade dan mengembalikan dana ke aset berbasis yen.

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi aset berisiko secara lebih luas, termasuk pasar kripto.

Meski demikian, kenaikan BOJ ke 1,25 persen pada 18 September tidak langsung memicu aksi jual besar pada Bitcoin. Salah satu faktornya adalah keputusan tersebut telah banyak diantisipasi oleh pasar. Reuters melaporkan bahwa kenaikan tersebut dipandang luas sebagai langkah yang telah diperhitungkan investor, sementara sinyal kebijakan BOJ belum menunjukkan pengetatan yang agresif dalam waktu dekat.

Bitcoin Tidak Hanya Bergerak karena Berita Kripto

Pergerakan Bitcoin setelah keputusan kedua bank sentral tersebut menunjukkan semakin pentingnya faktor makroekonomi bagi pasar kripto.

Menurut CEO FLOQ ini, investor Bitcoin tidak cukup hanya memperhatikan perkembangan ekosistem kripto.

“Bitcoin sekarang berada di dalam sistem keuangan global. Artinya, apa yang terjadi pada dolar, yen, suku bunga, obligasi, sampai arus likuiditas global bisa ikut memengaruhi harga BTC. Jadi, membaca Bitcoin juga berarti membaca bagaimana modal bergerak di pasar global,” kata Yudho.

Ia menambahkan bahwa perbedaan antara keputusan bank sentral dan ekspektasi pasar dapat menjadi faktor penting dalam menentukan respons harga jangka pendek.

“Investor sebaiknya tidak hanya bertanya ‘The Fed naikkan bunga atau tidak?’ atau ‘BOJ naikkan bunga atau tidak?’. Pertanyaan yang lebih relevan adalah apakah keputusan tersebut lebih hawkish atau dovish dibandingkan yang sudah dihargai pasar. Di situlah sering muncul kejutan pergerakan harga,” ujar Yudho.

Empat Faktor yang Perlu Dipantau Investor Bitcoin

Ke depan, terdapat sejumlah indikator yang dapat menjadi perhatian investor untuk memahami arah Bitcoin di tengah perubahan kebijakan moneter global.

Pertama, arah kebijakan The Fed. Pasar akan mencermati apakah suku bunga AS akan tetap berada pada level tinggi atau terdapat perubahan arah kebijakan dalam pertemuan berikutnya.

Kedua, pergerakan dolar AS. Penguatan dolar dapat memengaruhi daya tarik aset berisiko, sementara pelemahan dolar dapat menciptakan ruang yang berbeda bagi aset seperti Bitcoin.

Ketiga, kebijakan BOJ dan pergerakan yen. Kenaikan suku bunga Jepang yang lebih cepat dari perkiraan dapat meningkatkan perhatian terhadap potensi pembalikan posisi yen carry trade.

Keempat, likuiditas global. Perubahan kondisi likuiditas menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan seberapa besar ruang investor untuk mengambil risiko di pasar keuangan.

Keputusan The Fed dan BOJ menjadi pengingat bahwa pergerakan Bitcoin semakin berkaitan dengan dinamika makroekonomi global. Meskipun kenaikan suku bunga secara teori dapat memberikan tekanan terhadap aset berisiko, respons aktual Bitcoin tetap bergantung pada ekspektasi pasar, kondisi likuiditas, nilai tukar, serta arah kebijakan bank sentral berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

JAKARTA, 16 September 2026 – Duluin menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam rangka memperkuat layanan payroll, pengelolaan tenaga kerja, serta kesejahteraan finansial pekerja di Indonesia. Kolaborasi ini menggabungkan kapabilitas perbankan BTN dengan solusi teknologi yang dikembangkan. 

Duluin hadir untuk mendukung kebutuhan perusahaan dan karyawan secara lebih terintegrasi. Dalam kerjasama yang berlaku secara nasional tersebut, Duluin dan BTN akan berkolaborasi dalam lingkup API serta layanan nasabah BTN dengan ekosistem digital Duluin seperti Duluin Gajian (Earned Wages Access), Workin by Duluin (Human Resource Management System), dan Margin by Duluin (Accounting Software).  

Melalui integrasi API, Duluin akan memanfaatkan infrastruktur perbankan BTN untuk mendukung proses penyaluran dana pada ekosistem perusahaan yang menggunakan layanan Duluin. Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses transaksi sekaligus mendukung kebutuhan operasional perusahaan dalam skala yang lebih luas. 

Chief Executive Officer Duluin, Isa Nuruddin Ahmad, menyampaikan bahwa kerja sama dengan BTN merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan sekaligus membangun ekosistem yang relevan dengan kebutuhan perusahaan dan pekerja saat ini. “Kebutuhan perusahaan saat ini semakin terhubung. Pengelolaan payroll, administrasi tenaga kerja, dan kesejahteraan finansial karyawan perlu didukung oleh sistem yang mampu bekerja secara selaras. Kolaborasi dengan BTN menjadi langkah penting bagi Duluin untuk memperluas akses terhadap solusi tersebut kepada lebih banyak perusahaan dan pekerja di Indonesia,ˮ ujar Isa. 

” />

Menurut Isa, kolaborasi antara kekuatan infrastruktur dan layanan perbankan BTN dengan teknologi yang dikembangkan Duluin dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dalam mengelola kebutuhan tenaga kerjanya. “BTN memiliki kapabilitas perbankan dan jaringan yang luas, sementara Duluin memiliki solusi teknologi melalui Duluin Gajian, Workin by Duluin dan Margin by Duluin. Kami melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk menghadirkan layanan yang lebih terhubung dan memberikan manfaat nyata, baik bagi perusahaan maupun pekerja,ˮ lanjutnya. 

Dengan cakupan kerja sama secara nasional, kolaborasi ini membuka peluang bagi Duluin dan BTN untuk menjangkau perusahaan dari berbagai sektor industri serta menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Bagi Duluin, kemitraan bersama BTN juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas kolaborasi dengan institusi keuangan nasional sekaligus memperkuat penetrasi Duluin Gajian dan Workin di pasar korporasi. Ke depan, Duluin dan BTN akan terus mengeksplorasi pengembangan kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan pekerja, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem layanan finansial dan teknologi di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi saat harga aset kripto bergerak naik maupun turun, menghadirkan program Bittime Futures Position Boost sebagai bagian dari upaya memperkenalkan fitur futures kepada pengguna.

Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi saat harga aset kripto bergerak naik maupun turun, menghadirkan program Bittime Futures Position Boost sebagai bagian dari upaya memperkenalkan fitur futures kepada pengguna. Program yang berlangsung pada 15–29 September 2026 ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk memperoleh Position Experience Coupon hingga 5.000 USDT, sekaligus memperkenalkan fitur Futures Bittime kepada lebih banyak pengguna. 

Melalui instrumen futures, pengguna dapat menyesuaikan strategi dengan pandangan mereka terhadap kondisi pasar, dengan tetap mempertimbangkan risiko yang melekat pada perdagangan derivatif.

“Kami melihat trader memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menghadapi berbagai kondisi market. Melalui Bittime Futures Position Boost, kami ingin membantu pengguna mengenal dan memahami fitur Futures Bittime serta cara kerjanya. Program ini juga menjadi bagian dari upaya kami memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi pengguna dalam memahami instrumen futures dan risikonya,” ujar Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime.

Program Position Boost memiliki dua mekanisme utama, yaitu Bonus Pengguna Baru dan Trading Volume Ladder. Pengguna baru yang menyelesaikan proses KYC selama periode campaign dapat memperoleh Position Experience Coupon senilai 100 USDT, dengan memenuhi ketentuan deposit dan penggunaan akun Futures sesuai dengan syarat program.

Sementara itu, melalui Trading Volume Ladder, pengguna dapat memperoleh coupon berdasarkan akumulasi volume trading Futures selama periode campaign. Besaran coupon meningkat mengikuti volume trading yang dicapai. Pengguna dengan volume trading minimal 100 USDT berkesempatan memperoleh coupon sebesar 25 USDT, sementara volume trading yang lebih tinggi akan memberikan coupon yang lebih besar. Reward meningkat secara bertahap hingga 5.000 USDT bagi pengguna yang mencapai akumulasi volume trading sebesar 1 juta USDT selama periode program, sesuai ketentuan yang berlaku.

Perhitungan volume trading dilakukan melalui beberapa checkpoint selama campaign berlangsung. Pada setiap checkpoint, pengguna dapat memperoleh reward berdasarkan tier baru yang dicapai dan dikurangi dengan reward yang telah diterima sebelumnya. Dengan mekanisme tersebut, besaran coupon yang diterima mengikuti perkembangan volume trading pengguna selama periode program. Position Experience Coupon merupakan kupon yang dapat digunakan untuk aktivitas posisi Futures sesuai dengan ketentuan program. Coupon bukan merupakan uang tunai, saldo akun, maupun Futures Trial Funds. Pengguna juga perlu memperhatikan masa berlaku coupon serta ketentuan penggunaan posisi yang berlaku.

Bittime mengingatkan bahwa perdagangan Futures memiliki risiko, terutama karena volatilitas pasar dan penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan maupun kerugian. Trader perlu mempertimbangkan ukuran posisi, tingkat leverage, dan potensi likuidasi sebelum melakukan transaksi.

“Kami ingin pengguna tidak hanya aktif bertransaksi, tetapi juga memahami instrumen yang mereka gunakan. Melalui Position Boost, pengguna bisa mendapatkan pengalaman langsung dalam menggunakan fitur Futures sekaligus memahami bagaimana instrumen ini bekerja dalam kondisi pasar yang berbeda,” tambah Ryan.

Informasi lengkap mengenai mekanisme dan ketentuan program tersedia melalui halaman resmi Bittime.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Bogor, (17/9) – Pemerintah terus mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya penanganan darurat sampah nasional. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian pembangunan PSEL Bogor Raya 1 oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) yang diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah sekaligus mendukung ketahanan lingkungan dan energi nasional.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan PSEL merupakan implementasi kebijakan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah melalui penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, dan penguatan sinergi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya bertujuan untuk menghentikan bertambahnya timbulan sampah baru, tetapi juga menjadi bagian dari solusi menyeluruh untuk menangani persoalan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.

“Ini yang pertama di Indonesia. Sampah yang datang setiap hari kita selesaikan melalui PSEL menjadi energi listrik. Tetapi kita tidak berhenti di sana. Sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk juga harus kita tuntaskan dengan teknologi ini. Jadi yang baru selesai, yang lama juga kita bereskan,” ujarnya.

Menurut Zulkifli Hasan, pendekatan tersebut penting karena pembangunan fasilitas pengolahan sampah tidak cukup hanya menghentikan bertambahnya timbunan baru. Pemerintah juga harus menyelesaikan “warisan sampah” yang telah menumpuk selama bertahun-tahun dan menjadi persoalan lingkungan yang membahayakan masyarakat sekitar.

Zulkifli Hasan juga menambahkan bahwa PSEL Bogor Raya 1 dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1.500 ton sampah baru per hari yang berasal dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik berkapasitas sekitar 20–30 MW, dengan masa konstruksi sekitar dua tahun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah nasional sekaligus mendukung penyediaan energi yang lebih berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Investment Officer (CIO) PT Danantara Investment Management (DIM), Pandu Patria Sjahrir, menjelaskan bahwa proses pengembangan PSEL Bogor Raya 1 telah melalui sejumlah tahapan sejak awal 2026. Tahapan tersebut dimulai dengan penandatanganan Joint Venture Agreement (JVA) pada Maret 2026, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada April 2026. Pada Mei 2026, proyek tersebut ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini, proyek memasuki tahapan penting melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL).

“Hal ini menandai kesiapan untuk mendorong realisasi solusi pengolahan sampah terintegrasi di Indonesia yang dilanjutkan di Bogor Raya setelah kita melaksanakannya di Kota Bekasi dan Denpasar Raya dalam dua bulan terakhir,” tegasnya.

Pandu Patria Sjahrir menambahkan bahwa dalam proses seleksi dan pengembangan proyek, PT Danantara Investment Management (DIM) melibatkan tenaga ahli dan lembaga profesional dari berbagai bidang.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) turut terlibat dalam tahap persiapan melalui pelaksanaan Waste Analysis & Characterization (WAC) dan Land Investigation. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran teknis mengenai kondisi dan kesiapan lokasi serta karakteristik sampah yang akan menjadi bahan baku fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna, menjelaskan bahwa WAC bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis proyek, khususnya terkait kuantitas, kualitas, dan karakteristik sampah yang akan digunakan sebagai bahan baku (feedstock) fasilitas PSEL.

“Karakteristik sampah menentukan keberhasilan proses pengolahan menjadi energi. Melalui kajian tersebut, dapat diketahui komposisi sampah, nilai kalor, kadar tanah, kandungan logam, kadar air, dan parameter teknis lainnya yang menjadi dasar dalam perancangan serta pengoperasian fasilitas. Dengan data yang tepat, risiko operasional dapat diminimalkan dan kinerja fasilitas dapat lebih optimal,” jelasnya.

Sandry Pasambuna menambahkan bahwa Waste-to-Energy merupakan salah satu solusi pengelolaan sampah di Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menghasilkan nilai tambah berupa energi. Dalam kapasitasnya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) secara konsisten mendukung pengembangan fasilitas PSEL melalui penyediaan data teknis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan dan perencanaan operasional fasilitas.

“Hingga saat ini, SUCOFINDO telah melaksanakan pengujian di tujuh lokasi pengembangan PSEL, yakni Bali, Bekasi, Medan, Tangerang, Yogyakarta, Semarang, dan Bogor. Melalui pengujian dan analisis yang komprehensif, kami membantu menyediakan data yang akurat terkait karakteristik sampah sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan operasional fasilitas,” tambahnya.

Acara groundbreaking PSEL Bogor Raya 1 juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri, Walikota Bogor, Bupati Bogor, serta para pemangku kepentingan dari kementerian/lembaga, BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung agenda pemerintah di bidang pengelolaan lingkungan, transisi energi, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES