BRI BO Sudirman Semanggi Gelar BRILiaN Culture Festival di Bogor, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Sudirman Semanggi menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Sudirman Semanggi.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Sudirman Semanggi diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Sudirman Semanggi terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Sudirman Semanggi diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Tanjung Priok Gelar BRILiaN Culture Festival di Bogor, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Tanjung Priok menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Tanjung Priok.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Tanjung Priok diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Tanjung Priok terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Tanjung Priok diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Semangat BRILiaN di Bandung, BO Cempaka Mas Tumbuhkan Kebersamaan dan Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Cempaka Mas menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bandung dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Cempaka Mas.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Cempaka Mas diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Cempaka Mas terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Cempaka Mas diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Otista Gelar BRILiaN Culture Festival di Bandung, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Otista menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bandung dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Otista.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Otista diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi antarp pekerja, sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Otista terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Otista siap membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS @Malang Gelar Local Culture and Interfaith Expo, Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya Peranakan Tionghoa

Malang, 28 September 2026 – Indonesia merupakan negara dengan keberagaman budaya yang tumbuh dari berbagai latar belakang sejarah, etnis, agama, dan tradisi yang hidup berdampingan di tengah masyarakat. Keberagaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari identitas bangsa, tetapi juga terus berkembang seiring dengan perubahan zaman dan interaksi antarmasyarakat. Salah satu bentuk keberagaman yang memiliki perjalanan panjang dalam sejarah Indonesia adalah budaya Peranakan Tionghoa, yang telah berinteraksi dan berakulturasi dengan berbagai budaya lokal di Indonesia.

Pemahaman mengenai budaya dan keberagaman menjadi semakin relevan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin terbuka dan dinamis. Budaya tidak hanya dapat dipelajari melalui catatan sejarah atau pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman melihat, mencoba, berdiskusi, dan berinteraksi secara langsung dengan berbagai bentuk ekspresi budaya. Pendekatan tersebut dapat membantu generasi muda memahami bahwa keberagaman bukan sesuatu yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang terus berkembang.

Melihat pentingnya ruang pembelajaran tersebut, BINUS @Malang melalui Center of Excellence – Center of BINUS Digital Culture (CBCD) menyelenggarakan Local Culture and Interfaith Expo pada 28 September 2026. Mengangkat budaya Peranakan Tionghoa, kegiatan ini menghadirkan rangkaian seminar, workshop, diskusi, serta pameran yang terbuka bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Sebagai Kampus Digital Technopreneur, BINUS @Malang terus menghadirkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memahami berbagai persoalan dan dinamika yang ada di masyarakat. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai sejarah dan identitas budaya Peranakan Tionghoa di Indonesia, tetapi juga dapat mengenal berbagai bentuk ekspresi budaya melalui seni lukis, kaligrafi, permainan tradisional, kuliner, literatur, hingga berbagai benda yang merepresentasikan kehidupan sehari-hari.

Campus Director BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., mengatakan bahwa pengenalan budaya melalui pengalaman langsung dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa yang lebih luas. “Ketika kita berbicara tentang keberagaman budaya, mahasiswa tidak cukup hanya mengetahui dari sisi teori atau sejarahnya. Mereka juga perlu memiliki kesempatan untuk melihat, merasakan, dan berinteraksi secara langsung dengan budaya tersebut. Melalui kegiatan seperti Local Culture and Interfaith Expo, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang lebih terbuka, di mana budaya dapat dipahami melalui dialog, karya, pengalaman, dan interaksi. Harapannya, pengalaman tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih luas dan mendorong mahasiswa untuk menghasilkan kontribusi yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Robertus Tang Herman.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi seminar “Identitas Peranakan Tionghoa di Indonesia” bersama Toni Dian Efendi, yang membahas identitas serta seni lukis tradisional Tionghoa. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk melihat perjalanan budaya Peranakan Tionghoa sekaligus memahami berbagai bentuk ekspresi seni yang berkembang di dalamnya. Dilanjutkan dengan Workshop Chinese Painting bersama Chen Xin dan Tim Hakka. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat seni lukis tradisional Tionghoa sekaligus mempraktikkannya secara langsung. Peserta juga diajak mengenal Chinese Calligraphy melalui workshop bersama Chen Xin dan Tim Hakka, sehingga dapat berinteraksi langsung dengan salah satu bentuk seni yang memiliki nilai sejarah dan budaya dalam masyarakat Tionghoa. Sementara itu, sesi terakhir menghadirkan Bambang AW dan Sri Pandanari dalam Bedah Buku Lintas Sejarah Etnis Tionghoa di Malang. Diskusi ini membahas sastra Tiongkok dan relevansinya dalam konteks Indonesia, sekaligus mengangkat perjalanan sejarah serta keberadaan etnis Tionghoa dalam perkembangan masyarakat Malang.

Tidak hanya menghadirkan seminar dan workshop, Local Culture and Interfaith Expo juga menyediakan area pameran yang dapat dikunjungi sepanjang kegiatan. Pengunjung dapat menemukan book corner, book sale, Mahjong Game Corner, Chinese Chess, Koa Forecast, Chinese Peranakan Food & Beverage, painting exhibition, photo exhibition, hingga koleksi classic costume and daily life stuff. Berbagai area tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal budaya melalui beragam bentuk pengalaman, mulai dari literatur dan karya seni hingga permainan, makanan, pakaian, serta benda-benda keseharian.

Melalui Local Culture and Interfaith Expo, BINUS @Malang menghadirkan ruang pembelajaran yang mempertemukan pengetahuan akademik, budaya, kreativitas, dan interaksi sosial. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang mendorong mahasiswa untuk melihat keberagaman secara lebih kontekstual dan memahami bagaimana budaya terus berkembang di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar mengenalkan satu bentuk budaya, kegiatan ini menjadi ruang untuk membuka percakapan dan mempertemukan berbagai perspektif. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat semakin memahami nilai keberagaman serta melihat bagaimana pengetahuan, kreativitas, dan interaksi dapat diterjemahkan menjadi kontribusi yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.

Local Culture and Interfaith Expo terbuka untuk umum dan menjadi salah satu bentuk komitmen BINUS @Malang sebagai Kampus Digital Technopreneur dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan masyarakat. Melalui ruang-ruang seperti ini, proses belajar tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga mendorong lahirnya pengalaman, dialog, dan kontribusi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Berpotensi Hadapi Oktober yang Volatil, Level US$87.000 Jadi Sorotan

Jakarta, 30 September 2026 — Bitcoin (BTC) memasuki penghujung September 2026 dengan prospek yang kembali menjadi perhatian menjelang Oktober. Secara historis, Oktober kerap menjadi salah satu bulan positif bagi Bitcoin, tetapi sejumlah indikator pasar menunjukkan potensi pergerakan volatil masih membayangi aset kripto terbesar tersebut.

Data historis menunjukkan Bitcoin menguat dalam 10 dari 15 periode Oktober terakhir, dengan median return sekitar 11,2%. Setelah September ditutup positif, Bitcoin juga tercatat mengalami kenaikan pada empat dari enam periode Oktober berikutnya. 

Namun, pola historis tersebut belum menjadi jaminan bagi Bitcoin untuk kembali mencatat reli pada Oktober 2026.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah melambatnya arus dana ke spot Bitcoin ETF. Data internal FLOQ mencatat ETF Bitcoin spot mencatat inflow selama tujuh sesi berturut-turut sejak 17 September dengan total sekitar US$2,98 miliar.

Namun, inflow pada 25 September tercatat hanya US$134,47 juta, jauh lebih rendah dibandingkan rekor harian sebesar US$998,95 juta yang tercatat pada 21 September. 

Bitcoin Berada di Persimpangan

Dari sisi teknikal, area US$84.433 menjadi level yang perlu direbut kembali Bitcoin sebelum menguji resistance yang lebih tinggi. Sementara, level US$87.360 menjadi resisten penting setelah BTC gagal mempertahankan momentum kenaikan di area tersebut.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$80.811 dapat membuka ruang koreksi menuju sekitar US$74.957.

Penempatan area US$82.900-US$83.000 sebagai support penting untuk menjaga tren jangka pendek Bitcoin. Selama area tersebut bertahan, BTC masih memiliki ruang untuk bergerak menuju US$88.600-US$92.200. Namun, penurunan berkelanjutan di bawah zona tersebut dapat meningkatkan risiko koreksi lebih dalam. 

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai Oktober berpotensi menjadi fase penting bagi Bitcoin karena pasar akan menguji apakah momentum kenaikan September dapat berlanjut atau justru memasuki fase konsolidasi.

“Memasuki Oktober, Bitcoin berada di fase yang cukup krusial. Secara historis, Oktober memang sering menjadi periode positif bagi Bitcoin, tetapi kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa investor perlu melihat konfirmasi dari sisi arus dana ETF, likuiditas, dan respons harga terhadap level resistance utama,” ungkap Yudho.

“Jika Bitcoin mampu mempertahankan area support dan kembali mendapatkan dorongan dari arus dana institusional, peluang untuk melanjutkan momentum kenaikan masih terbuka. Namun, volatilitas tetap perlu diantisipasi karena posisi leverage yang cukup besar dapat mempercepat pergerakan harga ketika terjadi breakout maupun koreksi.”

Data Ekonomi AS Jadi Katalis Oktober

Selain faktor teknikal dan arus ETF, arah Bitcoin pada awal Oktober juga berpotensi dipengaruhi sejumlah data ekonomi Amerika Serikat.

Yudho mencatat Bitcoin berada di sekitar US$83.000 pada 28 September, dengan US$85.000 sebagai resistance dan US$80.000 sebagai support utama. Pada saat yang sama, yield Treasury AS 10 tahun berada di sekitar 5,15%, sehingga tekanan terhadap aset berisiko masih menjadi perhatian pasar. 

Sejumlah data penting dijadwalkan keluar pada pergantian September menuju Oktober. Data PCE AS dijadwalkan pada 30 September, disusul initial jobless claims pada 1 Oktober dan laporan pekerjaan AS untuk September pada 2 Oktober. 

Data tersebut menjadi penting karena dapat mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

“Laporan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, misalnya, dapat meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dan berpotensi memberikan ruang bagi aset berisiko seperti Bitcoin. Sebaliknya, data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dapat mempertahankan tekanan dari yield obligasi dan dolar AS,” jelas Yudho.

Risiko Leverage Masih Membayangi

Selain faktor makro, struktur posisi leverage juga menjadi perhatian memasuki Oktober.

Posisi long Bitcoin dalam peta likuidasi 30 hari mencapai sekitar US$4,35 miliar hingga area US$74.179. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan posisi short sekitar US$1,65 miliar. Kondisi ini membuat Bitcoin tetap rentan terhadap aksi likuidasi apabila terjadi koreksi tajam. 

Risiko tersebut menjadi semakin relevan karena Bitcoin sebelumnya telah mengalami pergerakan tajam pada Oktober 2025, ketika lebih dari US$19 miliar posisi leverage dilikuidasi dalam satu hari pada 10 Oktober. 

Di sisi lain, tekanan jual dari holder jangka panjang belum sepenuhnya dominan. Data menunjukkan indikator Hodler Net Position Change kembali berada di zona positif sejak 31 Agustus, dengan posisi tersebut meningkat dari 16.415 BTC pada 25 September menjadi 23.172 BTC pada 27 September. 

Menurut Yudho, kombinasi antara permintaan institusional, kondisi makro, dan struktur leverage akan menjadi faktor yang menentukan karakter pergerakan Bitcoin pada Oktober.

“Oktober kemungkinan bukan hanya soal apakah Bitcoin naik atau turun, tetapi seberapa kuat demand yang menopang pergerakan tersebut. Jika arus ETF kembali menguat dan Bitcoin mampu melewati resistance utama dengan volume yang sehat, pasar bisa mendapatkan konfirmasi bahwa momentum masih berlanjut. Sebaliknya, jika inflow melemah sementara tekanan dari yield dan posisi leverage meningkat, risiko koreksi perlu diperhitungkan,” kata Yudho.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

RILiaN Culture Festival BO Kramat Jati, Eratkan Kebersamaan dan Hidupkan Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Kramat Jati menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bandung dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Kramat Jati.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Kramat Jati diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Suasana penuh keceriaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat semakin memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Kramat Jati terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan, seluruh pekerja BO Kramat Jati diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Tanah Abang Gelar BRILiaN Culture Festival di Bandung, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Tanah Abang menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bandung dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Tanah Abang.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Tanah Abang diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Tanah Abang terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan, seluruh pekerja BO Tanah Abang diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

enuh Kehangatan dan Kegembiraan, BO Kalimalang Semarakkan BRILiaN Culture Festival

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Kalimalang menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Kalimalang.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Kalimalang diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat tercermin melalui sikap, komunikasi, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Suasana penuh keceriaan selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Kalimalang terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Kalimalang siap membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

RILiaN Culture Festival BO Mangga Dua, Eratkan Kebersamaan dan Hidupkan Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Mangga Dua menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Mangga Dua.

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah kesibukan menjalankan aktivitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Mangga Dua diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Suasana penuh keceriaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan dan kolaborasi, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang semakin solid, positif, dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Mangga Dua terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga diterapkan dan dihidupkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan, seluruh pekerja BO Mangga Dua diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi BRI serta nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES