Pembiayaan EV BRI Finance Melonjak 13,8 Kali, Minat Kendaraan Listrik Terus Menguat

Jakarta, 8 Oktober 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat peningkatan signifikan pada pembiayaan kendaraan listrik seiring dengan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap electric vehicle (EV). Hingga Agustus 2026, disbursement pembiayaan baru EV BRI Finance tumbuh sekitar 13,8 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kendaraan listrik mulai mendapat tempat yang semakin besar dalam pilihan konsumen. Perkembangan ini didukung oleh meningkatnya awareness masyarakat, pilihan model yang semakin beragam, serta ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang.

“Pertumbuhan pembiayaan EV menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin menjadi bagian dari pilihan mobilitas masyarakat. Dengan pilihan kendaraan yang semakin beragam dan ekosistem yang terus berkembang, kami melihat segmen ini memiliki ruang untuk tumbuh lebih lanjut,” ujar Dhani.

Tren serupa juga terlihat pada pasar kendaraan bekas. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan mobil bekas konvensional pada Juli 2026 turun 4,52% secara tahunan menjadi Rp86,25 triliun. Sebaliknya, pembiayaan mobil listrik/hybrid bekas tumbuh 103,06% secara tahunan menjadi Rp1,52 triliun.

Perbedaan pertumbuhan ini mencerminkan dinamika pasar kendaraan yang mulai dipengaruhi oleh perubahan preferensi konsumen. Pertumbuhan pembiayaan EV, baik pada kendaraan baru maupun bekas, juga menunjukkan semakin terbukanya pilihan bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

“Perubahan preferensi konsumen menjadi salah satu perkembangan yang kami cermati. Selain minat terhadap EV yang meningkat, semakin banyaknya pilihan model dan berkembangnya ekosistem kendaraan listrik turut memberikan alternatif yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Dhani.

Di sisi lain, BRI Finance juga mencatat pertumbuhan pada pembiayaan mobil baru. Hingga Agustus 2026, disbursement pembiayaan new car meningkat sekitar 9,4 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didukung oleh meningkatnya permintaan serta penguatan sinergi BRI Finance dengan ekosistem BRI.

“Kami melihat pasar kendaraan terus berkembang dengan karakteristik dan preferensi konsumen yang semakin beragam. Oleh karenanya kami akan terus menyesuaikan strategi pembiayaan dengan perkembangan tersebut, termasuk melihat peluang pertumbuhan pada segmen kendaraan listrik,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Excellence in Strategic Mining Investment, Bukti Investasi Mineral Perkuat Industrialisasi Nasional

JAKARTA — Transformasi industri mineral nasional terus menunjukkan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi Indonesia. Melalui investasi strategis dan pengembangan hilirisasi yang terintegrasi, sektor pertambangan tidak lagi hanya menjadi penghasil komoditas, tetapi berkembang menjadi penggerak industrialisasi yang memperkuat nilai tambah, investasi, dan penerimaan negara.

Ini memastikan bahwa kekayaan mineral Indonesia mampu menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar di dalam negeri sesuai dengan amanat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Ketua Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa investasi kini menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional telah meningkat hingga mendekati 38%-39%, jauh lebih tinggi dibandingkan kisaran 28%-32% pada periode sebelumnya. Dalam satu dekade terakhir, total realisasi investasi yang masuk ke Indonesia bahkan telah mencapai sekitar Rp9.100 triliun.

Rosan juga menegaskan bahwa hilirisasi merupakan mesin transformasi ekonomi Indonesia karena mampu membangun rantai industri yang utuh di dalam negeri sehingga nilai tambah, investasi, dan aktivitas ekonomi dapat semakin banyak dinikmati oleh Indonesia.

Sebagai perpanjangan tangan Negara, Holding Industri Pertambangan MIND ID terus mengarahkan investasi pada pembangunan ekosistem industri mineral yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Berbagai proyek strategis saat ini terus dikembangkan, mulai dari ekosistem bauksit-alumina-aluminium terintegrasi di Kalimantan Barat, pemurnian dan pengolahan logam mulia di Gresik, hingga pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik berbasis nikel di Maluku dan Jawa Barat.

Bagi MIND ID, arah kebijakan tersebut menjadi landasan dalam membangun berbagai proyek hilirisasi mineral strategis. MIND ID berupaya memastikan bahwa kekayaan mineral Indonesia tidak berhenti sebagai komoditas tambang, tetapi berkembang menjadi sumber penerimaan negara, penggerak industrialisasi, dan fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia.

Atas konsistensinya dalam membangun investasi strategis yang memperkuat hilirisasi dan industrialisasi nasional, MIND ID meraih penghargaan Excellence in Strategic Mining Investment dalam ajang Investor Daily Summit 2026.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi MIND ID dalam mendorong investasi strategis di sektor pertambangan yang tidak hanya memperkuat kinerja korporasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah, memperluas basis industri nasional, dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Dalam acara tersebut, Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan mengatakan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengarahkan investasi pada sektor-sektor strategis yang mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi Indonesia.

“Investasi yang kami lakukan tidak hanya berorientasi pada pengembangan aset, tetapi juga untuk membuka babak baru sektor pertambangan Indonesia melalui penguatan rantai nilai mineral. Dengan demikian, lebih banyak nilai tambah, aktivitas ekonomi, dan manfaat yang dapat tercipta bagi negara dan masyarakat.”

Salah satu contoh nyata dari dampak investasi hilirisasi terlihat pada pengembangan ekosistem bauksit. Bauksit yang sebelumnya bernilai sekitar US$40 per ton dapat meningkat menjadi sekitar US$350 per ton setelah diolah menjadi alumina, dan mencapai sekitar US$3.200 per ton ketika berkembang menjadi aluminium.

Nilai tambah tersebut menciptakan aktivitas ekonomi baru, memperluas investasi, membuka lapangan kerja, serta memperbesar potensi penerimaan negara.

Transformasi serupa juga terjadi pada komoditas nikel. Mineral yang sebelumnya lebih banyak diekspor sebagai bahan mentah kini menjadi fondasi pengembangan industri feronikel, material baterai, hingga ekosistem kendaraan listrik yang menjadi bagian dari industri masa depan Indonesia.

Dany menekankan, investasi sektor pertambangan yang dijalankan MIND ID terus berlanjut dan ke depan akan semakin menunjukkan nilai manfaat yang lebih besar untuk mendukung kedaulatan ekonomi dan kesejateraan masyarakat.

“Investasi strategis di sektor mineral bukan hanya tentang membangun fasilitas baru. Yang lebih penting adalah bagaimana investasi tersebut memperkuat industri nasional, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, memperbesar penerimaan negara, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Pada akhirnya, itulah fondasi yang akan memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia,” pungkas Dany.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cara HSB Investasi Menjaga Keamanan Modal Trading Lewat Tata Kelola Transparan

Ingin trading dengan rasa tenang? Simak standar tata kelola dan perlindungan ekstra dana nasabah USD 1 Juta di HSB Investasi, aplikasi trading terbaik.

Bagi yang baru mulai terjun ke dunia trading, kepastian integritas tempat bertransaksi dan kejelasan tata kelola dana tentu menjadi prioritas utama sebelum melakukan deposit. Memilih aplikasi trading yang tepat bukan hanya soal fitur analisis pasar, melainkan memastikan adanya transparansi penuh dalam pengelolaan aset nasabah.

Demi memberikan rasa aman menyeluruh, nasabah HSB Investasi kini terlindungi fasilitas dana ekstra hingga USD 1 Juta hasil kemitraan strategis dengan pialang asuransi global WTW dan PT Asuransi Wahana Tata (Aswata). Fasilitas penjaminan institusional ini tidak hadir begitu saja, melainkan melalui proses evaluasi dan uji kelayakan mendalam (due diligence) terhadap sistem tata kelola pialang.

Dalam proses peninjauan tersebut, pihak pemeriksa independen menelusuri langsung kesiapan operasional HSB Investasi guna memastikan kepatuhan standar industri melalui empat pilar utama:

1. Pemisahan Rekening yang Disiplin: Memeriksa bahwa uang setoran nasabah 100% masuk ke rekening terpisah (segregated account) di bank resmi dan tidak boleh dipakai untuk keperluan kantor HSB.

2. Kecukupan Modal Perusahaan: Memastikan kondisi keuangan pialang sehat dan memiliki cadangan dana yang kuat di atas standar minimum pemerintah.

3. Keamanan Sistem Aplikasi: Menguji teknologi aplikasi trading agar tidak mudah dibobol atau dimanipulasi dari dalam maupun luar.

4. Pencegahan Celah Penipuan: Memastikan prosedur kerja internal memiliki pengawasan berlapis agar tidak ada oknum yang bisa menyalahgunakan saldo kas nasabah.

Bagi seorang pemula, memahami rangkaian pemeriksaan tata kelola di atas sangatlah krusial. Memilih tempat transaksi idealnya tidak sekadar mempertimbangkan tampilan grafik yang menarik atau proses pendaftaran yang cepat, melainkan memastikan tersedianya ekosistem pengawasan resmi yang menjaga saldo modal secara konsisten.

Pada akhirnya, keterbukaan tata kelola ini menyempurnakan reputasi HSB Investasi yang memegang Rating A+++ Bappebti dan pengakuan sebagai Top Broker ICDX. Didukung kepatuhan regulasi resmi serta fasilitas perlindungan ekstra, HSB Investasi menjadi aplikasi trading terbaik bagi siapa saja yang ingin memulai langkah finansial secara aman, tenang, dan terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten

BRI Peduli Salurkan Ambulance untuk Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi di Klaten

Klaten, 2 Oktober 2026 – Memaknai Hari Batik Nasional sebagai momentum untuk memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui BRI Region 11 Yogyakarta program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kali ini, BRI menyerahkan bantuan satu unit ambulans kepada Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi, Klaten, sebagai bagian dari upaya mendukung penguatan layanan kesehatan dan memperluas akses pertolongan darurat bagi masyarakat.

Bantuan ambulans tersebut diterima langsung oleh Ketua Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi, Agus Romadi. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan mobilitas dan pertolongan kesehatan masyarakat, khususnya warga Kalikotes dan wilayah sekitarnya, sehingga penanganan terhadap masyarakat yang membutuhkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Penyerahan ambulans merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menjalankan program TJSL yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Dukungan terhadap sektor kesehatan menjadi salah satu bentuk kepedulian BRI dalam memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas pendukung layanan kesehatan, terutama dalam kondisi yang membutuhkan respons dan mobilitas secara cepat.

Bagi masyarakat, ambulans tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi fasilitas penting dalam mendukung proses pertolongan dan penanganan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Dengan adanya bantuan tersebut, Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi diharapkan dapat turut berperan dalam memberikan dukungan kepada masyarakat melalui ketersediaan fasilitas yang lebih memadai.

Agus Romadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian BRI melalui bantuan ambulans tersebut. Fasilitas ini menjadi salah satu sarana yang telah dinantikan oleh masyarakat Kalikotes dan sekitarnya untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan dan mobilitas warga yang membutuhkan pertolongan.

Penyerahan ambulans kepada Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi sekaligus melengkapi rangkaian kontribusi sosial BRI di wilayah Klaten. Secara akumulatif, melalui Kantor Cabang Klaten, BRI telah menyalurkan empat unit ambulans di Kota Bersinar sepanjang 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat program BRI Peduli bagi masyarakat.

Selain dukungan di bidang kesehatan, BRI secara berkelanjutan juga melaksanakan berbagai kegiatan kemasyarakatan melalui program BRI Peduli TJSL. Beragam kontribusi tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat peran BRI sebagai bagian dari masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat sosial secara nyata dan berkelanjutan.

Momentum Hari Batik Nasional turut menjadi pengingat bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian merupakan bagian penting dari karakter masyarakat Indonesia. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen BRI untuk terus menghadirkan kontribusi melalui program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga mendorong terciptanya manfaat yang dapat dirasakan dan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Melalui BRI Peduli, BRI terus berkomitmen untuk menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara konsisten dengan menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi BRI dalam menciptakan nilai sosial sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan

BRI Region 11 Yogyakarta menjadi sponsor utama Solo Run Fest 2026

SURAKARTA — Ribuan pelari memadati Kota Surakarta, Jawa Tengah, dalam gelaran Solo Run Fest (SRF) 2026, Minggu (27/9/2026). Di tengah antusiasme sekitar 7.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Region 11 Yogyakarta turut hadir memberikan pengalaman perbankan dan beragam promo menarik bagi masyarakat.

Solo Run Fest 2026 dimulai sejak pukul 05.00 WIB dengan mengambil start di Stadion Manahan dan finish di Taman Balekambang. Peserta dapat memilih sejumlah kategori, yakni Half Marathon, 10K, dan 5K, yang diikuti oleh beragam kelompok, mulai dari elite runners, master, hingga pelajar.

Wali Kota Solo Respati Ardi turut membuka gelaran tersebut melalui flag-off. Sementara itu, Regional Chief Executive Officer BRI Regional Office Yogyakarta, Kusdinar Wiraputra, turut membuka flag-off untuk kategori 5K.

Kehadiran BRI dalam gelaran olahraga tersebut diwujudkan melalui Branch Office Solo Slamet Riyadi yang membuka booth layanan perbankan di kawasan Taman Balekambang. Booth BRI menjadi salah satu titik layanan yang dapat dimanfaatkan peserta maupun pengunjung untuk mengenal lebih dekat berbagai layanan dan solusi perbankan BRI, khususnya layanan digital melalui BRImo.

“BRI senantiasa berupaya hadir di tengah berbagai aktivitas masyarakat, termasuk dalam event olahraga seperti Solo Run Fest. Melalui kehadiran booth BRI, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dekat kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan kemudahan layanan dan transaksi digital BRI,” ujar Kusdinar Wiraputra, Regional Chief Executive Officer BRI Regional Office Yogyakarta.

Selain menghadirkan layanan perbankan, BRI juga turut memberikan nilai tambah bagi peserta dan pengunjung melalui berbagai program promo. Sebelumnya, BRI telah menghadirkan diskon 20% untuk pembelian tiket Solo Run Fest melalui BRImo.

Tidak berhenti sampai di situ, selama penyelenggaraan event, peserta juga dapat menikmati berbagai promo menarik, di antaranya cashback hingga Rp50 ribu, diskon di sejumlah tenant food & beverage (FnB) dan sport wear, serta voucher belanja senilai Rp50 ribu.

Berbagai promo tersebut menjadi bagian dari upaya BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang semakin terintegrasi dengan kebutuhan dan aktivitas masyarakat. Pemanfaatan BRImo tidak hanya memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan, tetapi juga menghadirkan berbagai benefit yang dapat dinikmati nasabah dalam berbagai momentum.

“Kami berharap kehadiran BRI di Solo Run Fest dapat memberikan pengalaman yang positif bagi para peserta. Tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui berbagai promo dan benefit yang dapat dimanfaatkan selama event berlangsung,” tambah Kusdinar.

Solo Run Fest 2026 menjadi salah satu momentum yang mempertemukan olahraga, komunitas, gaya hidup, serta aktivitas ekonomi masyarakat dalam satu gelaran. Bagi BRI, kehadiran di tengah event tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus memberi makna Indonesia dengan hadir lebih dekat dan relevan dalam berbagai aktivitas masyarakat.

Melalui dukungan terhadap kegiatan positif dan pemanfaatan layanan digital, BRI terus mendorong terciptanya pengalaman perbankan yang semakin mudah, praktis, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS @Malang Perkuat Talenta Digital Technopreneur Masa Depan, Melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

Malang – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara manusia bekerja, mengambil keputusan, menciptakan produk, hingga membangun usaha. Teknologi yang sebelumnya identik dengan perusahaan besar kini semakin mudah dimanfaatkan oleh berbagai sektor, termasuk pendidikan, industri kreatif, layanan publik, usaha kecil, dan bisnis berbasis digital.

Perubahan tersebut membuka peluang baru bagi generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menciptakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan di lingkungannya. Di tengah pertumbuhan ekonomi digital, kemampuan memadukan AI literacy, problem solving and critical thinking serta entrepreneurial mindset menjadi bekal penting untuk menghasilkan inovasi yang relevan dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Menjawab perkembangan tersebut, BINUS University mempertegas komitmennya dalam menyiapkan talenta digital Indonesia melalui perluasan akses pembelajaran bidang Artificial Intelligence ke berbagai wilayah di Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Malang yang diselenggarakan pada 14 September 2026 di Kampus BINUS @Malang.

Kehadiran program ini merupakan bagian dari semangat AI Empowers @ BINUS, yang menegaskan komitmen BINUS University dalam mengintegrasikan pemahaman dan pemanfaatan AI ke dalam ekosistem pembelajaran. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menggunakan teknologi AI, tetapi juga memahami cara mengembangkan dan menerapkannya secara strategis, etis, serta bertanggung jawab dalam berbagai bidang.

Melalui AI Empowers @ BINUS, BINUS University menghadirkan pengalaman belajar yang didukung Artificial Intelligence secara menyeluruh, membantu mahasiswa berkembang sejak hari pertama hingga menjadi profesional yang siap menghadapi tantangan masa depan dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Bagi BINUS University, memilih perguruan tinggi saat ini bukan sekadar memilih jurusan, tetapi juga memilih ekosistem pembelajaran yang mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan profesi dan industri. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai etika AI, komunikasi, kolaborasi, serta aspek bisnis melalui proyek nyata dan kolaborasi bersama industri.

Kehadiran Program Artificial Intelligence di berbagai kampus BINUS merupakan bagian dari upaya BINUS University untuk memberikan kesempatan yang semakin luas kepada generasi muda Indonesia dalam mempelajari teknologi masa depan. Langkah ini sejalan dengan semangat Fostering and Empowering the Society yang menjadi landasan BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa penguasaan AI perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga untuk mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi Indonesia.

“Perluasan Program Artificial Intelligence merupakan bagian dari komitmen BINUS University untuk membuka kesempatan yang semakin luas bagi generasi muda Indonesia dalam menguasai teknologi masa depan. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menghadirkan solusi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Nelly.

Di BINUS @Malang, kehadiran Program Artificial Intelligence turut memperkuat peran kampus sebagai Digital Technopreneur Campus. Pendekatan tersebut menghubungkan penguasaan teknologi digital dengan kemampuan melihat peluang, membangun solusi, dan mengembangkan inovasi yang memiliki nilai bagi masyarakat maupun industri.

Melalui ekosistem pembelajaran tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengembangkan ide menjadi produk, layanan, atau usaha berbasis digital. Kehadiran Program Artificial Intelligence diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi generasi muda di Malang dan kawasan Indonesia Timur untuk berkontribusi dalam perkembangan ekonomi digital.

Direktur Kampus BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., menyampaikan bahwa program AI perlu diarahkan untuk melahirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar dan Indonesia.

“Bagi kami, penguasaan AI tidak boleh berhenti pada kemampuan menggunakan teknologi. Mahasiswa perlu didorong untuk mengembangkan solusi yang relevan, membangun inovasi, dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui Program Artificial Intelligence di BINUS @Malang, kami ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk menjadi digital technopreneur yang mampu berkontribusi bagi Malang, Indonesia Timur, dan Indonesia,” ujar Dr. Robertus.

Posisi Malang sebagai kota pendidikan serta salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk mengembangkan inovasi berbasis teknologi. Dengan fondasi akademik, pengalaman proyek, dan wawasan kewirausahaan, mahasiswa diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui solusi yang dapat diterapkan secara nyata.

Dari sisi akademik, kurikulum Program Artificial Intelligence di BINUS University dirancang secara multidisiplin dengan mengombinasikan fondasi matematika, data science, machine learning, computer vision, natural language processing, hingga Internet of Things dan robotics.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya memahami cara kerja teknologi AI, tetapi juga mampu mengevaluasi hasil, mengembangkan solusi, dan menerapkannya secara etis serta bertanggung jawab.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., M.T.I., menegaskan bahwa tantangan utama generasi muda saat ini adalah mempersiapkan diri agar mampu bekerja secara optimal bersama AI.

“Pertanyaan penting saat ini bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, melainkan apakah generasi muda telah memiliki kompetensi untuk bekerja berdampingan dengan AI. Mahasiswa perlu memiliki fondasi akademik yang kuat agar mampu mengevaluasi hasil yang diberikan AI, mengembangkan solusi, serta menerapkan teknologi secara strategis, etis, dan bertanggung jawab,” jelas Prof. Derwin.

Penguasaan AI juga perlu dilengkapi dengan kemampuan untuk memahami permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Melalui pengalaman pembelajaran berbasis proyek, mahasiswa didorong untuk melihat teknologi bukan sekadar sebagai alat, tetapi sebagai sarana untuk menciptakan solusi yang relevan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat.

Pendekatan tersebut sejalan dengan karakter digital technopreneur yang tidak hanya mampu menghasilkan inovasi, tetapi juga memahami bagaimana sebuah solusi dapat dikembangkan, diterapkan, dan memberikan nilai bagi penggunanya.

Relevansi Program Artificial Intelligence dengan kebutuhan dunia kerja turut menjadi salah satu perhatian utama BINUS University. Perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan talenta yang mampu menggunakan berbagai perangkat berbasis AI, tetapi juga individu yang dapat memahami permasalahan bisnis, berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, dan mengubah teknologi menjadi solusi nyata.

Kolaborasi dengan dunia industri juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman mengenai penerapan AI dalam situasi nyata. Pengalaman tersebut menjadi penting agar mahasiswa memahami bahwa keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologinya, tetapi juga oleh manfaat dan dampak yang diberikan kepada pengguna.

Peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Malang turut menjadi ruang untuk mempertemukan dunia pendidikan, industri, alumni, dan generasi muda. Melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan AI, kebutuhan kompetensi masa depan, serta peluang pemanfaatannya dalam berbagai bidang.

Sebagai langkah strategis jangka panjang, School of Computer Science BINUS University menempatkan penguasaan AI bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan teknis, tetapi sebagai pola pikir yang perlu dimiliki mahasiswa. Di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang, AI diproyeksikan menjadi penggerak efisiensi dan inovasi di berbagai sektor, mulai dari finansial, industri kreatif, manufaktur, pendidikan, layanan publik, hingga kesehatan.

Melalui peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Malang dan semangat #AIverywhereInBINUS, BINUS University berharap dapat melahirkan alenta digital yang mampu mengombinasikan kompetensi teknologi, kemampuan memecahkan masalah, dan jiwa technopreneurship. Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan mampu menciptakan inovasi yang memberikan dampak bagi masyarakat, memperkuat perkembangan ekosistem digital di Indonesia Timur, serta berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sains di Balik Fermentasi Nusantara: Probiotik Lokal dan Terobosan Kesehatan dari Dadih hingga Bekasam

Fermentasi Nusantara di Meja Laboratorium

Tradisi pangan fermentasi lokal yang telah mengakar dari generasi ke generasi kini mendapatkan legitimasi ilmiah melalui riset-riset mendalam yang dilakukan para peneliti Indonesia. Produk-produk seperti dadih, bekasam, dan gatot tidak lagi hanya dipandang sebagai warisan kuliner, tetapi juga sebagai sumber probiotik dan senyawa bioaktif yang berpotensi besar bagi kesehatan.

Dadih: Probiotik Unggulan dari Sumatera Barat

Dadih adalah produk fermentasi susu kerbau tradisional dari Sumatera Barat yang difermentasi dalam tabung bambu. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan pada 2026 mengungkapkan bahwa ragi yang diisolasi dari dadih—Cyberlindnera jadinii dan Ogataea polymorpha—memiliki sifat terkait probiotik, termasuk toleransi asam dan empedu. Analisis genom mengungkapkan 65 gen yang terkait dengan fungsi probiotik seperti resistensi asam dan empedu, toleransi stres oksidatif, dan aktivitas proteolitik.

Yang lebih menarik, uji in vitro dari ekstrak kasar menunjukkan aktivitas antibakteri, antioksidan, anti-inflamasi, antidiabetik, dan antiproliferatif, yang mendukung potensi probiotik dari O. polymorpha LTD 37.2. Penelitian ini menyoroti potensi probiotik dari ragi yang berasal dari dadih dan mendukung integrasi pangan fermentasi lokal dalam pengembangan pangan fungsional.

Bekasam: Kandidat Antihipertensi dan Antidiabetes

Terobosan ilmiah juga datang dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Prof. Dr. Prima Retno Wikandari, M.Si, dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Pangan Fungsional Fermentasi, membedah potensi besar di balik bekasam, pangan fermentasi tradisional berbahan dasar ikan yang populer di wilayah Gresik, sebagian daerah Sumatera, dan Kalimantan.

Eksplorasi ilmiah guru besar penyandang disabilitas Unesa itu berhasil mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri asam laktat (BAL) unggul, Lactobacillus plantarum B1765, dari bekasam. Temuan krusial menunjukkan bahwa penggunaan isolat tersebut sebagai kultur starter fermentasi mampu menghasilkan peptida bioaktif yang berfungsi sebagai ACE inhibitor—sebuah mekanisme alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau antihipertensi.

Secara khusus, studi pada Pikel Bawang Putih Tunggal (PBPT) dengan kultur starter L. plantarum B1765 menunjukkan hasil yang fenomenal, di mana intervensi ekstraknya mampu menurunkan kadar glukosa darah hingga mencapai kondisi normal. Temuan ini memberikan harapan besar sebagai terobosan baru dalam upaya preventif dan pengobatan Diabetes Mellitus Tipe-2 (DMT-2).

Gatot: Probiotik dari Singkong Yogyakarta

Gatot, produk pangan fermentasi tradisional Indonesia yang terbuat dari singkong, juga menjadi subjek penelitian metagenomik. Sebuah studi yang dipublikasikan pada 2026 mengungkapkan bahwa gatot dihargai karena potensi manfaat kesehatannya dan kontribusinya terhadap ketahanan pangan lokal. Fermentasi menginduksi lingkungan mikroba yang kaya yang dapat meningkatkan sifat nutrisi dan menghasilkan senyawa bioaktif, menjadikannya sumber probiotik yang potensial.

Implikasi bagi Pengembangan Pangan Fungsional

Temuan-temuan ini membuka jalan bagi pengembangan produk pangan fungsional berbasis sumber daya lokal. Kemampuan L. plantarum B1765 untuk beradaptasi pada berbagai media menunjukkan potensi besar bagi kemandirian pangan nasional. Bakteri ini juga mampu menyekresikan enzim beta-glukosidase dan inulinase yang berperan penting dalam inovasi pangan fungsional antioksidan.

Dengan demikian, fermentasi Nusantara bukan hanya soal cita rasa dan tradisi, tetapi juga tentang kesehatan dan keberlanjutan. Riset-riset ini membuktikan bahwa kearifan lokal Indonesia memiliki landasan ilmiah yang kuat dan berpotensi menjadi solusi bagi berbagai tantangan kesehatan global.

Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan

Mulai dari US$99, AVO Lifetime Plan menawarkan akses jangka panjang ke platform pengukuran dan optimasi otoritas serta visibilitas merek di platform AI, dengan pilihan kapasitas sesuai kebutuhan pengguna.

Tim pemasaran kini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan performa kampanye, tetapi juga kompleksitas teknologi yang digunakan untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari. Riset, analisis, produksi konten, optimasi situs web, hingga pengukuran visibilitas dapat melibatkan platform yang berbeda, masing-masing dengan alur kerja dan biaya berlangganannya sendiri.

Laporan 2026 SaaS Management Index dari Zylo mencatat bahwa organisasi rata-rata memiliki portofolio 305 aplikasi Software as a Service (SaaS), dengan pengeluaran tahunan mencapai US$55 juta. Laporan tersebut juga menemukan bahwa sekitar 36% lisensi SaaS tidak digunakan berdasarkan tingkat pemanfaatan yang direkomendasikan industri.

Data tersebut menunjukkan bahwa tantangan pengelolaan teknologi bukan hanya terletak pada jumlah aplikasi, tetapi juga bagaimana organisasi memastikan setiap investasi teknologi mendukung pekerjaan secara efektif. Bagi tim pemasaran, banyaknya perangkat digital belum tentu menghasilkan alur kerja yang lebih efisien jika pengukuran, analisis, dan pelaksanaan optimasi masih berjalan secara terpisah.

Tantangan ini semakin relevan ketika merek mulai mengembangkan strategi agar dapat ditemukan dan direkomendasikan oleh sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI). Tim tidak cukup hanya mengetahui apakah merek muncul dalam jawaban AI. Mereka juga perlu mengidentifikasi peluang yang belum terjangkau, menentukan tindakan optimasi, dan mengukur kembali hasilnya.

Dalam konteks tersebut, kebutuhan akan alur kerja yang terintegrasi menjadi penting. Tim pemasaran membutuhkan cara untuk menghubungkan hasil pengukuran dengan keputusan optimasi tanpa menjadikan audit sebagai aktivitas yang berhenti pada laporan.

Menghubungkan Pengukuran dengan Tindakan

Avonetiq menjawab kebutuhan tersebut melalui AVO AI, sebuah platform yang membantu bisnis mengukur dan meningkatkan cara merek mereka ditemukan, dipahami, dan direkomendasikan oleh berbagai platform AI.

Melalui AVO AI, merek dapat menentukan Focus, yaitu topik atau area yang ingin mereka kuasai. Focus tersebut kemudian digunakan untuk menyusun Prompt Book, kumpulan pertanyaan yang relevan dengan kebutuhan audiens dan dapat diuji pada berbagai platform AI.

Hasil pengujian membantu tim melihat apakah merek disebut, direkomendasikan, atau dirujuk dalam jawaban yang relevan. Dari sana, tim dapat mengidentifikasi celah visibilitas dan menentukan prioritas optimasi, termasuk pengembangan konten yang menjawab pertanyaan yang belum berhasil dijangkau merek.

Dengan demikian, pengukuran tidak berhenti pada laporan di dasbor. Hasilnya dapat digunakan sebagai dasar tindakan, kemudian diperiksa kembali melalui pengukuran berikutnya.

“Visibilitas di AI bukan pekerjaan yang selesai setelah satu kali audit. Merek perlu memahami posisi mereka, menentukan apa yang perlu diperbaiki, lalu mengukur kembali apakah upaya tersebut menghasilkan perubahan,” ujar Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq.

Menurut Alexandro, proses tersebut akan lebih mudah dijalankan ketika pengukuran dan pekerjaan optimasi terhubung dalam satu alur, bukan diperlakukan sebagai aktivitas yang berdiri sendiri.

“Yang ingin kami bantu bukan hanya membuat tim mengetahui skor visibilitas mereka. Tim juga perlu memahami apa yang harus dikerjakan setelah melihat hasilnya, lalu punya cara untuk mengevaluasi perubahan yang terjadi,” kata Alexandro.

AVO Lifetime Plan Mulai dari US$99

Pada 12 Oktober 2026, Avonetiq meluncurkan AVO Lifetime Plan, pilihan lisensi jangka panjang bagi bisnis yang ingin mengukur dan mengoptimasi otoritas serta visibilitas merek di platform AI.

Berbeda dari model berlangganan bulanan, Lifetime Plan menawarkan akses jangka panjang melalui pembayaran lisensi di awal. Pengguna dapat memilih kapasitas berdasarkan jumlah credits, anggota tim yang membutuhkan akses, dan jumlah domain yang dikelola.

AVO Lifetime Plan tersedia dalam tiga pilihan lisensi:

1. Entry, US$99: 50 credits, satu seat, dan hingga lima domain.

2. Growth, US$199: 125 credits, lima seats, dan hingga sepuluh domain.

3. Full Scope, US$399: 200 credits, sepuluh seats, dan hingga 30 domain.

Paket Entry ditujukan bagi individu atau bisnis yang ingin mulai mengukur visibilitas merek di AI. Paket Growth menyediakan kapasitas untuk kolaborasi tim yang lebih besar dan pengelolaan beberapa domain. Sementara itu, Full Scope ditujukan bagi organisasi yang membutuhkan lebih banyak akses pengguna dan kapasitas pengelolaan domain.

Salah satu manfaat Lifetime Plan adalah fleksibilitas penggunaan credits. Selama belum digunakan, credits yang diperoleh dari paket tidak akan kedaluwarsa. Dengan demikian, pengguna dapat memanfaatkan alokasi credits sesuai kebutuhan tanpa khawatir sisa credits hangus hanya karena belum digunakan dalam periode tertentu.

Jika seluruh credits telah digunakan, pengguna juga dapat menambah saldo tanpa harus membeli lisensi baru. Pengisian ulang tersedia mulai dari US$10 untuk mendapatkan tambahan 10 credits, sehingga pengguna dapat melanjutkan penggunaan AVO sesuai kebutuhan.

Skema ini memberikan pilihan bagi bisnis yang ingin mengelola pengeluaran untuk pengukuran dan optimasi visibilitas AI dengan lebih terencana. Pengguna dapat memilih lisensi berdasarkan skala operasionalnya, memanfaatkan credits sesuai kebutuhan, dan melakukan pengisian ulang ketika diperlukan.

Informasi lengkap mengenai AVO Lifetime Plan tersedia melalui www.getavo.ai.

Pada akhirnya, tantangan visibilitas di era AI bukan hanya tentang menemukan perangkat digital baru. Merek perlu membangun proses yang konsisten untuk mengukur posisinya, mengambil tindakan berdasarkan temuan, dan memeriksa hasilnya dari waktu ke waktu. Dengan menghubungkan pengukuran dan optimasi dalam satu alur kerja, AVO AI membantu tim pemasaran menjadikan visibilitas AI sebagai bagian dari aktivitas pemasaran yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES