PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Jakarta, 20 April 2026 – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus memperkuat perannya sebagai BUMN strategis dalam mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pelaksanaan program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu.

Program ini dirancang sebagai model pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada sisi on farm, PTPN III (Persero) akan fokus pada optimalisasi lahan, penanaman dan peningkatan produktivitas, serta pengembangan varietas unggul ubi kayu yang adaptif dan memiliki produktivitas tinggi. Sementara pada sisi off farm, penguatan hilirisasi dilakukan melalui pengembangan industri pengolahan bioetanol melalui kolaborasi operasional dengan mitra pada fasilitas pabrik bioetanol di Lampung.

Denaldy Mulino Mauna, Direktur Utama PTPN III (Persero) dalam sambutannya di acara kick off program hilirisasi di Kantor Holding Jakarta menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem agroindustri masa depan yang terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan. Menurutnya, ubi kayu bukan hanya komoditas pertanian, tetapi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang kebutuhan nasional di sektor pangan dan energi.

“Kami melihat ubi kayu sebagai komoditas strategis dengan potensi besar untuk pendukung ketahanan energi dan pangan nasional. Karena itu, pengembangannya tidak cukup hanya berhenti pada budidaya, tetapi harus dibangun secara menyeluruh dari hulu sampai hilir. Kami ingin memastikan bahwa peningkatan produksi di tingkat kebun berjalan seiring dengan kesiapan industri pengolahan, sehingga tercipta rantai nilai yang kuat, efisien dan berkelanjutan.” ujar beliau.

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, pada tanggal 14–15 April 2026, Direktur Utama PTPN III (Persero) bersama jajaran terkait, melakukan rangkaian pertemuan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Lampung untuk memastikan implementasi. Pertemuan tersebut melibatkan Gubernur Lampung, masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani ubi Kayu Indonesia (PPUKI), serta mitra operasional PT Medco Ethanol Lampung hingga kalangan akademisi di Universitas Lampung.

Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung diarahkan untuk memperkuat dukungan kebijakan daerah, percepatan ekosistem investasi, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan. Sementara dialog dengan pelaku usaha dan asosiasi petani diharapkan memperkuat rantai pasok bahan baku serta menciptakan pola kemitraan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan petani.

Di bidang riset dan inovasi, kerja sama dengan Universitas Lampung yang akan didampingi oleh PT Riset Perkebunan Nusantara menjadi bagian penting dalam pengembangan varietas unggul serta penerapan teknologi budidaya modern, termasuk uji coba teknik peningkatan produktivitas dengan metode Mukibat. Pendekatan berbasis ilmu pengetahuan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.

Pengembangan pabrik bioetanol di Lampung juga diproyeksikan memberikan multiplier effect yang luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya ekonomi wilayah, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, hingga terbentuknya ekosistem industri hijau berbasis sumber daya lokal.

Melalui program ini, PTPN III (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak pembangunan sektor agroindustri nasional, menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus mendukung target besar Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi yang berkelanjutan sesuai dengan Astacita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Di pasar saham, ada satu pedoman investasi yang jarang meleset: ketika para nahkoda kapal memborong tiket, itu tandanya kapal siap berlayar cepat. Saat ini, kita sedang menyaksikan momentum langka di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Di tengah fluktuasi pasar awal tahun 2026, alih-alih bersikap defensif, jajaran petinggi BCA justru agresif menyerok saham mereka sendiri.

Ini bukan sekadar transaksi biasa. Ini adalah eksekusi strategi buy on weakness—membeli aset premium saat harganya sedang terdiskon. Aksi borong ini menjadi bukti kuat bahwa pihak yang paling memahami kondisi “dapur” perusahaan memiliki keyakinan tinggi terhadap prospek jangka panjang BCA.

Mari kita bedah fakta di lapangan pada kuartal I 2026. Angka miliaran rupiah ini dikeluarkan langsung dari kantong pribadi para direksi dan manajemen:

* Hendra Lembong: Menambah amunisi secara masif dengan dana hingga Rp7,93 miliar.

* John Kosasih (Wakil Presiden Direktur): Mengeksekusi pembelian senilai Rp4,37 miliar pada Maret 2026.

* Vera Eve Lim: Mengeluarkan dana segar Rp3,84 miliar untuk mempertebal kepemilikan.

* Santoso (Direktur): Mengunci posisi dengan total nilai transaksi Rp3,46 miliar pada Maret 2026.

* Frenkie Candra Kusuma (Managing Director): Mengakumulasi saham senilai Rp2,87 miliar sejak Maret 2025.

* Lianawaty Suwono (Direktur): Memborong 300.000 saham senilai Rp2,1 miliar di akhir Januari 2026 justru saat pasar sedang bergejolak.

Jika orang-orang nomor satu di bank paling profitable di Indonesia ini melihat harga saat ini sebagai peluang emas, mengapa investor ritel justru ragu?

Valuasi Tidak Masuk Akal: BCA Lebih Murah dari Bank Digital

Keyakinan manajemen ini sangat sejalan dengan realitas valuasi sahamnya saat ini. Namun ukuran yang lebih tepat untuk membandingkan saham bank bukan lagi PBV, melainkan PER (Price to Earnings Ratio), karena PER menunjukkan berapa lama investor “membayar” harga saham dari laba yang dihasilkan perusahaan.

Pengamat pasar modal Rendy Yefta mangatakan saat ini, saham BBCA hanya diperdagangkan di kisaran PER sekitar 15 kali. Artinya, investor hanya membayar 15 tahun laba untuk memiliki bank terbesar, paling efisien, dan paling konsisten mencetak keuntungan di Indonesia. Sekarang bandingkan dengan Bank Jago (ARTO). Saham ARTO diperdagangkan di sekitar PER 64 kali. Dengan kata lain, investor harus membayar valuasi lebih dari 4 kali lebih mahal dibanding BBCA untuk setiap Rp1 laba yang dihasilkan.

Yang membuat situasinya terasa “gila” adalah kemampuan mencetak laba antara kedua bank tersebut sangat berbeda. BCA sudah terbukti mampu menghasilkan laba puluhan triliun rupiah secara konsisten dan bertumbuh cepat. Bahkan bila dibandingkan dari kemampuan memperbesar laba 5 kali lipat, secara realistis BCA justru berpotensi mencapainya lebih cepat dibanding ARTO karena basis bisnisnya sudah besar, jaringan kuat, CASA dominan, dan profit terus naik setiap tahun.

Jadi pertanyaannya sederhana: mengapa bank digital yang masih jauh lebih kecil, labanya lebih rendah, dan risikonya lebih tinggi justru dihargai 64 kali laba, sementara BCA yang jauh lebih mapan hanya dihargai 15 kali laba? Fenomena inilah yang disebut “salah harga”. Pasar seolah sedang memberi diskon besar kepada saham BBCA. Ketika investor mulai menyadari ketimpangan ini, biasanya yang terjadi adalah valuasi BBCA akan naik kembali menuju level yang lebih wajar.

Potensi Capital Gain Besar di Depan Mata

Valuasi murah ini dikombinasikan dengan sinyal akumulasi “orang dalam” hanya bermuara pada satu kesimpulan: saham BBCA sedang memasang kuda-kuda untuk rebound kencang. Mengambil BBCA di harga sekarang ibarat membeli properti premium di lokasi terbaik saat sedang dijual diskon.

Jika BBCA saja kembali dihargai sedikit lebih tinggi, misalnya PER 18–20 kali seperti rata-rata historisnya, maka harga sahamnya berpotensi naik signifikan dari level sekarang. Target menembus Rp10.000 per lembar dalam beberapa bulan menjadi skenario yang sangat realistis. Jangan lupa, rekor All-Time High saham ini pernah nyaris menyentuh Rp11.000 per lembar. Artinya, ruang kenaikan masih terbuka lebar. Risiko relatif kecil karena fundamentalnya sangat kuat, sementara potensi keuntungannya besar karena valuasinya masih terlalu murah.

Kesempatan membeli saham raja perbankan dengan harga “diskon” tidak datang setiap hari. Manajemen sudah memberi sinyal dengan uang miliaran rupiah. Valuasi PER juga menunjukkan bahwa BBCA jauh lebih murah dibanding bank digital seperti ARTO.

Keputusan sekarang ada di tangan investor: membeli ketika pasar masih ragu, atau baru ikut masuk ketika harga BBCA sudah kembali terbang di atas Rp10.000 per lembar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Jakarta, 20 April 2026 – Memasuki awal pekan, perhatian pelaku pasar nasional masih tertuju pada pergerakan nilai tukar mata uang Rupiah yang sempat menyentuh level terlemahnya di angka Rp17.189 per dolar Amerika Serikat pada Jumat 17 April 2024 lalu. Angka ini mencerminkan pelemahan sekitar 0,97% dalam satu bulan terakhir, yang dipicu oleh tingginya inflasi di Amerika Serikat serta dinamika suku bunga internasional.

Sebelumnya, berdasarkan data dari artikel Asatunews tersebut, Bank Indonesia sebenarnya memiliki proyeksi optimis bahwa Rupiah dapat kembali menguat ke level Rp16.400 pada akhir tahun 2026, namun mengenai prediksi nilai tukar ke depan, para analis pasar menunjukkan pandangan yang cukup beragam namun cenderung waspada. 

Namun, realita di lapangan masih dibayangi tantangan berat, termasuk keputusan International Monetary Fund (IMF) yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,0%. Sehingga ketidakpastian mengenai kapan Rupiah akan kembali stabil membuat banyak pelaku pasar mulai berhati-hati dan mencari alternatif lindung nilai pada aset-aset diversifikasi yang cenderung lebih stabil. 

Salah satu aset diversifikasi yang kini dipandang sebagai alternatif lindung nilai adalah Tether ($USDT) karena likuiditas harga nya berbanding 1:1 dengan dolar Amerika Serikat (USD), sehingga pergerakannya cenderung lebih stabil dan berpotensi meningkat. Selain itu sebagai aset kripto, $USDT bersifat fraksional sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah.

Bertepatan dengan ini, Bittime juga turut menghadirkan Bittime Mining Points 2.0 yang memberikan kesempatan bagi para trader untuk mendapatkan total prize pool hingga $30.000 yang akan dibagikan dalam bentuk Palapa ($PLPA). Ini dipandang sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin memulai diversifikasi aset digital, di tengah kondisi tekanan nilai Rupiah.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan

Banyak kisah mewarnai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah persoalan biaya, terutama terkait pelunasan biaya haji. Kini calon haji tak perlu pusing soal pelunasan berkat pengelolaan dan pengembangan dana haji yang dilakukan BPKH.

BOYOLALI (Media Haji)-Banyak kisah mewarnai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah persoalan biaya, terutama terkait pelunasan yang kerap menimbulkan kekhawatiran bagi calon jemaah haji dari berbagai latar belakang.

Pengelolaan dana haji yang optimal kini memberikan dampak nyata. Para pelaku usaha mikro seperti pedagang jamu, kerupuk, hingga penjual es juga merasakan manfaat berkurangnya biaya perjalanan ibadah haji berkat nilai manfaat dari pengelolaan dan pengembangan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Secara nasional, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) mencapai sekitar Rp87,4 juta. Namun, calon jemaah rata-rata hanya perlu membayar sekitar Rp54 juta. Angka tersebut masih dikurangi setoran awal pendaftaran sebesar Rp25 juta. Dengan demikian, terdapat sekitar Rp33 juta yang ditopang dari nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji oleh BPKH.

Nilai manfaat ini berasal dari pengembangan dana melalui penempatan dan investasi yang dilakukan BPKH secara aman dan terukur. Pengelolaan itu membuat dana setoran awal jemaah haji bukan hanya tersimpan aman, tetapi juga berkembang dan memberikan manfaat langsung saat pelunasan.

Beberapa kisah menarik calon jemaah di Soloraya yang merasakan betapa nilai manfaat dan dana pengembangan setoran haji telah meringankan langkah mereka ke Tanah Suci. Pasangan suami-istri (Pasutri) asal Dukuh Plosokerep, Desa Winong, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali yang bekerja sebagai penjual jamu tradisional di Pasar Sunggingan akan berangkat haji pada 2026 ini. 

Mereka adalah Hadi Wiyono, 63, dan Sutiyah, 55. Keduanya telah mendaftar haji sejak November 2012 kemudian dipanggil untuk berangkat ke Tanah Suci pada 2026 ini. Mereka direncanakan berangkat pada 10 Mei 2026. 

Seusai dipanggil untuk berhaji, ia mengatakan lega karena hanya harus melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji sekitar Rp50 juta untuk dua orang. Uang tersebut didapat dari tabungan emasnya dan tabungan ternak Hadi Wiyono.

Seharusnya, calon jemaah haji tahun ini harus membayar sekitar Rp87,4 juta untuk biaya penyelenggaraan ibadah haji. Namun Jemaah hanya perlu membayar biaya perjalanan ibadah haji sekitar Rp54,1 juta.

Kisah serupa datang dari Khotib Heru Ukhrodin, 50, pedagang kerupuk asal Boyolali, warga Dukuh Gledegan, Desa Kopen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolalu. Ia bersama istrinya, Nur Witri, juga sempat memperhitungkan kemampuan finansial saat menghadapi pelunasan biaya haji.

“Harusnya lebih besar, tapi ada yang dibayarkan dari nilai manfaat, jadi sangat membantu,” ungkap Khotib.

Ia bersyukur bisa berangkat ke Tanah Suci tanpa memusingkan soal biaya pelunasan karena terasa diringankan melalui pengelolaan BPKH.

“Alhamdulillah, dua orang saya dan istri itu membayar total sekitar Rp53 juta. Harusnya lebih karena per orang hampir Rp87 juta. Kemarin kami membayar Rp25 juta dan pelunasan sekitar Rp26 juta. Lalu, dijelaskan oleh pihak BSI itu ada yang dibayarkan dari nilai manfaat,” kata dia.

Khotib menyampaikan rasa senangnya karena merasa diringankan dengan nilai manfaat yang ia dapatkan berkat pengelolaan dana haji yang transparan dan berkembang yang dilakukan BPKH.

Lega

Kekhawatiran para calon jemaah tersebut akhirnya berubah menjadi kelegaan setelah mengetahui adanya nilai manfaat dari pengelolaan dana haji oleh BPKH.

Plt Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Brebes, Akhmad Nizam Baequni, menegaskan bahwa sistem pengelolaan dana haji saat ini memang dirancang untuk memberikan manfaat maksimal bagi jemaah.

“Dulu total biaya bisa mencapai sekitar Rp87 juta. Tapi sekarang jemaah cukup melunasi sekitar Rp30–33 juta setelah setoran awal, karena sudah terbantu dari hasil pengelolaan dana,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap setoran awal dari pendaftar akan dikelola oleh BPKH secara transparan dan akuntabel, sehingga memberikan manfaat luas bagi jemaah.

Transparansi BPKH

Berdasarkan data transparansi dari BPKH, biaya penyelenggaraan ibadah haji senilai sekitar Rp87,4 juta. Namun, calon jemaah rata-rata hanya diwajibkan membayar sekitar Rp54 juta untuk biaya perjalanan ibadah haji, yang masih dipotong dari setoran awal pendaftaran nomor porsi sebesar Rp25 juta. Sisanya, sekitar Rp33 juta, berasal dari nilai manfaat pengelolaan dana haji yang dilakukan BPKH.

Dengan demikian, dana setoran awal Rp25 juta saat pendaftaran tidak hanya aman dan utuh, tetapi juga berkembang melalui penempatan dan investasi. Jika sudah memiliki nomor porsi, calon jemaah haji hanya perlu melunasi sekitar Rp29 juta. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan dana haji oleh BPKH tidak hanya aman dan amanah, tetapi juga memberikan nilai manfaat nyata.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Boyolali, Sauman, menambahkan, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 34 Tahun 2025, BPIH untuk Embarkasi Solo mencapai Rp86.448.981. Sementara itu, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp53.233.422. Setelah setoran awal Rp25 juta, jemaah hanya perlu melunasi sekitar Rp25.559.215, dan sisanya ditopang dari nilai manfaat dana haji yang dikelola BPKH.

Dengan pengelolaan dan pengembangan dana BPKH, biaya haji kini menjadi lebih terjangkau dan ringan. Para calon jemaah pun dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran berlebih terkait pelunasan biaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Jakarta (20/4) – Melalui anak usahanya, PT Krakatau Baja Industri (PT KBI), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk kembali menguatkan sector operasi manufaktur baja. Penguatan operasi ini menjadi bagian dari keberhasilan Krakatau Steel dalam mencatatkan kinerja positif di tahun 2025.

Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan sebagai Chairman
Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman
ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian
Logistics and Forwarders Association/ILFA).  mengatakan Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan operasional
seiring dengan kembali beroperasinya fasilitas strategis pabrik Hot Strip Mill
(HSM) sebagai tulang punggung produksi baja nasional, ungkap Dr. Akbar Djohan. Selain itu program
ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto
untuk kemandirian industri.

Krakatau Baja
Industri (KBI) terus mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama dalam mendukung
kemandirian industri baja dalam negeri. Melalui komitmen terhadap standar
kualitas tinggi, KBI konsisten menghasilkan produk baja Hot Rolled Coil (HRC)
dan Cold Rolled Coil (CRC) yang menjadi material fundamental bagi berbagai
sektor pembangunan di Indonesia. 

Selain operasi,
keunggulan KBI terletak pada penguasaan teknologi dan keahlian teknis. Direktur
Utama Krakatau Baja Industri, Arief Purnomo menyoroti bahwa aset terbesar
perusahaan adalah sumber daya manusia yang memiliki spesialisasi tinggi.

“KBI memiliki
sumber daya manusia yang sangat handal di bidang pengerolan baja (steel rolling). Sinergi antara teknologi
mutakhir dan kompetensi SDM inilah yang menjadikan Krakatau Baja Industri
memiliki keandalan tinggi dalam menghasilkan produk baja berkualitas
premium,” jelas Pak Arief.

Sebagai informasi
selain pasar domestik, produk KBI juga diminati oleh mancanegara. Di tahun
2025, rekor ekspor terjadi sepanjang sejarah Krakatau Steel berdiri untuk
produk Cold Rolled Coil (CRC) ke negara Spanyol sebanyak 54.247 ton. Sepanjang
tahun 2025, KBI telah mencatat total ekspor CRC sekitar 62.000 ton ke berbagai
negara, termasuk Amerika Serikat, Polandia dan Spanyol.

Menjaga
Devisa dan Ketahanan Ekonomi

Dr. Akbar Djohan menambahkan bahwa PTKBI merupakan salah
satu anak usaha yang memberikan kontribusi besar dalam peningkatan kinerja sektor
manufaktur Krakatau Steel. Produk baja Cold
Rolled Coil
dan Plate PT KBI
merupakan pemimpin pasar di Indonesia dengan sebaran ekspor ke Amerika,
Polandia, Belgia, dan Protugal.

Langkah strategis KBI dalam menggenjot produksi nasional
tidak hanya bertujuan pada pemenuhan kebutuhan pasar, tetapi juga memiliki misi
besar dalam mendorong penghematan devisa negara. Dengan mengurangi
ketergantungan pada produk impor, KBI berkontribusi langsung pada penguatan
struktur ekonomi nasional.

Sepanjang 2026 ini, tercatat 40.000 ton produk
HRC dan CRC telah terkirim ke berbagai negara di ASEAN, Eropa, dan Australia
sebagai bukti kelangsungan produktivitas operasi pabrik yang ada di Krakatau
Steel. Menjelang berakhir bulan April terdapat tambahan ekspor CRC ke Spanyol.

 “Industri besi dan
baja yang termasuk dalam kategori industri manufaktur merupakan salah satu
penopang ekonomi dan infrastruktur. Kami berkomitmen untuk terus mendukung
aktivitas surplus perdagangan manufaktur
melalui baja berkualitas kami yang semakin diakui di pasar global”, ungkap
Arief

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Jakarta, 20 April 2026 — Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus memperkuat posisinya dalam pengembangan ekosistem aset digital di Indonesia melalui langkah strategis dengan menjajaki kolaborasi bersama Circle, perusahaan global di balik stablecoin USDC.

Pertemuan antara CEO Tokocrypto Calvin Kizana dan Co-Founder, CEO, sekaligus Chairman Circle Jeremy Allaire di Jakarta pada 10 April 2026, menjadi bagian dari upaya memperluas integrasi Indonesia dalam infrastruktur keuangan digital global.

Dalam pertemuan tersebut, Jeremy menyoroti besarnya potensi Indonesia dalam perkembangan sistem keuangan digital.

“Setelah mengunjungi Jakarta dan bertemu langsung dengan banyak pelaku industri, saya semakin yakin bahwa Indonesia akan memainkan peran yang semakin besar dalam sistem keuangan global. Saat ini pun, Indonesia sudah menunjukkan tingkat adopsi kripto dan stablecoin yang sangat tinggi,” ujarnya.

Jeremy juga menambahkan bahwa meskipun saat ini stablecoin masih didominasi oleh dolar AS, teknologi ini memiliki potensi yang jauh lebih luas, termasuk kemungkinan pengembangan berbasis mata uang lokal di masa depan.

Stablecoin Sebagai Infrastruktur Penting

Diskusi antara Tokocrypto dan Circle juga membahas peran stablecoin sebagai infrastruktur penting dalam aset digital, serta peluang integrasi dengan sistem lokal. Selain itu, kedua pihak menyoroti pentingnya kesiapan regulasi dan kolaborasi lintas industri untuk mendukung pertumbuhan ekosistem yang berkelanjutan.

Secara global, tren penggunaan stablecoin terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama di negara berkembang. Berdasarkan Stablecoin Utility Report 2026 dari BVNK, tingkat kepemilikan stablecoin di negara berpendapatan rendah dan menengah mencapai 60%, lebih tinggi dibandingkan negara maju yang berada di angka 45%. Selain itu, sebanyak 56% pengguna berencana menambah kepemilikan stablecoin dalam 12 bulan ke depan.

Penggunaan stablecoin juga semakin meluas dalam aktivitas ekonomi nyata. Sekitar 35% pendapatan freelancer dan pelaku ekonomi digital kini diterima dalam bentuk stablecoin, sementara 73% pekerja lintas negara mengaku teknologi ini meningkatkan kemampuan mereka untuk bekerja secara global.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai bahwa kolaborasi dengan pemain global seperti Circle menjadi langkah penting dalam membangun fondasi ekosistem kripto yang lebih kuat di Indonesia.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mendorong inovasi sekaligus memperkuat infrastruktur keuangan digital di Indonesia. Stablecoin tidak hanya berperan dalam aktivitas trading, tetapi juga membuka peluang baru dalam ekosistem aset digital dan ekonomi digital,” ujar Calvin.

Dengan meningkatnya adopsi global dan dukungan infrastruktur digital yang terus berkembang, Indonesia dinilai berada pada posisi strategis untuk memanfaatkan peluang ini. Kolaborasi antara Tokocrypto dan Circle diharapkan dapat menjadi katalis dalam membangun ekosistem keuangan digital yang lebih inklusif, efisien, dan terintegrasi dengan sistem global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

Menara Jakarta menghadirkan solusi hunian modern bagi masyarakat urban melalui apartemen mulai dari 1BR siap huni yang berada di dalam kawasan superblock terintegrasi.

Menara Jakarta menghadirkan solusi hunian modern bagi masyarakat urban melalui apartemen mulai dari 1BR siap huni yang berada di dalam kawasan superblock terintegrasi. Mengusung konsep praktis dan fungsional, apartemen ini menjadi pilihan ideal bagi para profesional muda maupun investor yang mencari hunian strategis di pusat aktivitas Jakarta.

Berlokasi di kawasan Kemayoran yang terus berkembang, Menara Jakarta menawarkan keunggulan lokasi yang tidak hanya strategis, tetapi juga memiliki potensi tinggi. Terletak tepat di seberang JIEXPO Kemayoran serta berada di area bebas ganjil genap, apartemen ini memberikan kemudahan akses bagi penghuni untuk menjangkau berbagai pusat bisnis, pameran, hingga hiburan berskala nasional dan internasional. Selain itu, kawasan ini juga terintegrasi langsung dengan K Mall yang menghadirkan berbagai kebutuhan lifestyle dalam satu area.

Unit apartemen yang ditawarkan ada beberapa tipe di Tower Equinox dengan luas mulai dari 35 sqm yang telah fully furnished, sehingga siap langsung dihuni tanpa perlu tambahan persiapan. Dengan desain ruang yang efisien dan modern, unit ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penghuni dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Menara Jakarta juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang gaya hidup modern, seperti gym untuk menjaga kebugaran, swimming pool untuk relaksasi, pickleball court sebagai fasilitas olahraga yang sedang tren, serta coworking space yang mendukung produktivitas kerja secara fleksibel. Seluruh fasilitas ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional dalam satu kawasan.

Tidak hanya menawarkan kenyamanan hunian, Menara Jakarta juga menghadirkan berbagai promo menarik yang berlaku hingga akhir Mei. Unit apartemen ini ditawarkan dengan harga cash mulai dari Rp 900 juta*, dilengkapi dengan keuntungan berupa free IPL selama 1 tahun serta bebas biaya overtime, memberikan nilai lebih bagi calon pembeli maupun investor.

Dari sisi investasi, apartemen di Menara Jakarta memiliki prospek yang menjanjikan. Lokasinya yang berada di kawasan superblock dengan akses langsung ke pusat kegiatan seperti JIEXPO serta fasilitas komersial terintegrasi menjadikan properti ini memiliki potensi pertumbuhan nilai yang positif di masa mendatang.

Dengan lokasi strategis, fasilitas lengkap, serta penawaran menarik, apartemen di Menara Jakarta menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang mencari hunian praktis sekaligus investasi bernilai tinggi di Jakarta. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website resmi di www.menarajakarta.co.id atau Instagram di @menarajakartaofficial.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang terus
menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan
masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).

Sepanjang tahun 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang telah menyalurkan bantuan
CSR di 38 lokasi
dengan total nilai mencapai Rp1.251.755.800.
Sementara itu, hingga April 2026, realisasi penyaluran CSR telah menjangkau 13 lokasi dengan total bantuan
sebesar Rp455.516.050.

Program CSR tersebut disalurkan dalam berbagai bentuk bantuan yang menyasar
kebutuhan masyarakat, seperti fasilitas umum, sarana ibadah, pendidikan,
lingkungan, serta dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa program CSR
merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang
berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“KAI tidak hanya berfokus pada
layanan transportasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir
dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui program CSR, kami
berupaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta pembangunan
lingkungan yang lebih baik,” ujar Zaki.

Ia menambahkan bahwa penyaluran CSR dilakukan secara tepat sasaran dengan
memperhatikan kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak yang berkelanjutan.

“Kami memastikan setiap program CSR
yang dijalankan dapat memberikan manfaat langsung dan dirasakan oleh
masyarakat. Ke depan, KAI Divre IV Tanjungkarang akan terus meningkatkan
kualitas dan jangkauan program sosial ini,” tambahnya.

KAI Divre IV Tanjungkarang juga terus menjalin sinergi dengan berbagai
pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya,
guna memastikan program CSR dapat berjalan efektif dan memberikan nilai tambah
bagi masyarakat.

Dengan komitmen yang berkelanjutan, KAI berharap kehadirannya tidak hanya
sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang
memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

Tren remote work yang semakin berkembang mendorong perubahan cara pekerja urban menjalani aktivitas profesional mereka. Tidak lagi terbatas pada kantor atau rumah, banyak pekerja kini memilih bekerja dari lokasi yang menawarkan suasana lebih nyaman dan mendukung produktivitas. Batam mulai dilirik sebagai destinasi short escape yang ideal, berkat akses yang mudah dan biaya akomodasi yang kompetitif. Menjawab kebutuhan ini, Ayola Signature Ocarina Batam menghadirkan program “24 Hours Work From Hotel”, yang memungkinkan tamu tetap produktif sekaligus menikmati suasana baru. Dengan pendekatan ini, hotel tidak lagi sekadar tempat menginap, tetapi berkembang menjadi ruang kerja alternatif bagi pekerja modern.

Batam, 2026 — Tren remote work terus berkembang dan mengubah cara pekerja urban menjalankan aktivitas profesional mereka. Tidak lagi terbatas pada kantor atau rumah, kini semakin banyak pekerja memilih bekerja dari lokasi yang menawarkan suasana lebih kondusif sekaligus mendukung keseimbangan hidup.

Salah satu bentuk adaptasi yang mulai terlihat adalah meningkatnya minat terhadap konsep work from hotel, di mana aktivitas kerja tetap berjalan, namun dalam lingkungan yang lebih terkurasi.

Remote Work Dorong Perubahan Perilaku Tinggal

Seiring dengan fleksibilitas kerja yang semakin diterima di berbagai industri, kebutuhan akan ruang kerja alternatif juga meningkat.

Banyak pekerja kini mencari:

Suasana yang lebih tenang,  fasilitas yang mendukung, produktivitas

sekaligus pengalaman yang memberikan jeda dari rutinitas.

Batam menjadi salah satu destinasi yang mulai dilirik dalam tren ini, didukung oleh akses yang mudah serta biaya akomodasi yang relatif kompetitif dibanding kota besar lainnya maupun negara tetangga.

24 Jam Fleksibilitas Jadi Nilai Jual Baru

Menjawab kebutuhan tersebut, Ayola Signature Ocarina Batam menghadirkan program:

“Work From Ocarina – 24 Hours Staycation”

Berbeda dari konsep menginap konvensional, program ini menawarkan fleksibilitas penuh:

Check-in kapan saja, Durasi menginap hingga 24 jam penuh.

Dengan harga mulai dari Rp850.000 nett per malam, tamu sudah mendapatkan:

Akomodasi di Deluxe Room, Sarapan untuk dua orang,  Layanan laundry (5 pcs),  Akses WiFi, Akses kolam renang,  Akses Wisata Ocarina.

Pendekatan ini memungkinkan tamu tetap produktif sekaligus menikmati waktu istirahat dalam satu siklus yang seimbang.

Berbeda dengan staycation pada umumnya, konsep ini tidak ditujukan untuk liburan penuh, melainkan sebagai bagian dari rutinitas kerja yang lebih sehat.

Pekerja tetap menjalankan aktivitas seperti biasa:

meeting online

menyelesaikan pekerjaan

berkomunikasi dengan tim

Namun dilakukan dalam suasana yang:

lebih tenang

minim distraksi

dan secara psikologis memberikan efek “reset”

Inilah yang membuat work from hotel semakin relevan di era remote work.

Bagi pekerja yang ingin mencoba pengalaman bekerja dengan suasana baru tanpa meninggalkan produktivitas, reservasi dapat dilakukan melalui:
🌐 www.topotels.com
📞 WhatsApp: +62 811 7001 5168  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

Jakarta, 18 April 2026 — PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA), penyedia layanan laboratorium dan klinik terdepan di Indonesia, meresmikan layanan Stemcell Clinic by Prodia sebagai pusat terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca bagi masyarakat yang berlokasi di Prodia Senior Health Centre (PSHC), Jl. Metro Pondok Indah TB-31, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan-12310. Layanan klinik ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan preventif dan terapi inovatif melalui layanan stem cell yang berbasis teknologi dan evidence-based. Stemcell Clinic by Prodia ini menawarkan standar medis dan keamanan tinggi, berkolaborasi dengan PT Prodia Stemcell Indonesia (“ProSTEM”) sebagai perusahaan yang berpengalaman dan memiliki kapabilitas di bidang pengolahan dan pengelolaan sel punca di Indonesia. Peresmian dilakukan oleh Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia bersama Cynthia Retna Sartika selaku Direktur ProSTEM dihadiri oleh manajemen, Prodia Group dan ProSTEM, serta para tamu undangan yang berasal dari mitra medis, mitra korporasi, komunitas kesehatan, dan pelanggan Prodia.

Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, menyampaikan, “Melanjutkan langkah strategis tahun 2025 dengan akuisisi 30% saham ProSTEM, Prodia terus berkomitmen menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, termasuk pengembangan terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca sebagai bagian dari precision medicine dan future medicine. Pembukaan Stemcell Clinic by Prodia ini merupakan bentuk kolaborasi Prodia dan ProSTEM dalam menyediakan solusi kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga preventif, regeneratif, dan mendukung wellness masyarakat secara menyeluruh. Didukung tenaga medis profesional dan berpengalaman, Prodia optimis layanan Stemcell Clinic by Prodia ini dapat memperkuat positioning Prodia sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi terdepan di Indonesia. Ke depan, kolaborasi ini akan diperluas jangkauannya ke area dan kota-kota strategis lainnya, serta tidak terbatas pada specialty clinic saja, tetapi menjadi bagian dari ekosistem layanan kesehatan Prodia secara menyeluruh,” ujar Dewi.

Layanan Stemcell Clinic by Prodia Prodia hadirkan terapi sel punca berstandar medis dan keamanan tinggi, dilakukan oleh dokter yang berpengalaman. Adapun layanan yang dihadirkan meliputi terapi sel punca untuk penyakit ortopedi seperti Lesi Osteochondral, Osteoarthritis, Osteoporosis, Reparasi dan Rekonstruksi Tendon/Ligamen, serta Cedera Meniskus Lutut. Pelanggan dapat memperoleh layanan ini dengan datang langsung ke Stemcell Clinic by Prodia Prodia dan berkonsultasi dengan dokter, atau melalui rujukan dari Klinik Prodia untuk melakukan terapi sel punca.

Cynthia Retna Sartika selaku Direktur ProSTEM, menjelaskan, “Sebagai perusahaan yang berpengalaman dalam penelitian dan pengembangan terapi sel punca, sel, dan turunannya, ProSTEM memiliki kapabilitas serta dukungan teknologi untuk menghadirkan produk yang terstandar dan dikembangkan berdasarkan pendekatan ilmiah. Pendekatan yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada inovasi, tetapi juga pada konsistensi kualitas, pengendalian proses, serta validasi sesuai dengan perolehan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta izin operasional dari Kementerian Kesehatan untuk penyimpanan dan pemrosesan sel punca, sel, dan turunannya. Selain itu, ProSTEM juga mengacu pada standar internasional, seperti NetCord & Foundation for the Accreditation of Cellular Therapy (FACT-NetCord) serta Association for the Advancement of Blood & Biotherapies (AABB), khususnya dalam aspek pengendalian mutu (quality control), traceability, dan keamanan produk berbasis sel. Sistem manajemen mutu kami juga telah tersertifikasi ISO 9001:2015, yang semakin memperkuat konsistensi proses dan layanan yang kami berikan. Kehadiran layanan Stemcell Clinic by Prodia yang terintegrasi ini merupakan wujud sinergi antara keahlian ProSTEM dalam pengembangan dan pemrosesan produk berbasis sel dengan kapabilitas Prodia dalam layanan diagnostik serta jaringan klinik yang luas. Kami optimis kolaborasi ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan terapi regeneratif melalui advanced medicine di Indonesia,” jelas Cynthia.

Melengkapi momen peresmian ini, Prodia juga menghadirkan sesi seminar edukasi yang mengulas seputar teknologi sel punca dan penerapannya secara klinis di Indonesia bersama dr. Yanuarso, SpOT(K) selaku dokter spesialis ortopedi, sebagai bagian dari komitmen Prodia dalam meningkatkan literasi masyarakat dan tenaga medis terhadap terapi regeneratif berbasis sel punca. dr. Yanuarso, SpOT(K) menyampaikan apresiasi atas dibukanya layanan Stemcell Clinic by Prodia ini dan mendukung upaya Prodia menghadirkan terapi sel punca bagi masyarakat untuk membantu regenerasi jaringan, mempercepat pemulihan, dan meningkatkan kualitas hidup pelanggan secara aman dan terstandar.

Prodia terus bertumbuh dengan menghadirkan inovasi layanan berbasis diagnostik, preventif, dan wellness, didukung pengalaman panjang sebagai penyedia layanan laboratorium dan klinik terdepan di Indonesia. Sejak mengakuisisi 30% kepemilikan saham ProSTEM, Prodia bersama ProSTEM terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan layanan terapi regeneratif berbasis sel punca dan regenerative medicine berbasis riset dan teknologi medis terkini. Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan biomarker, uji genetik, dan integrasi data diagnostik, sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan edukasi untuk masyarakat dan tenaga medis melalui webinar, workshop, serta kongres berskala nasional maupun internasional. Di sisi komersial, Prodia dan ProSTEM menjalankan strategi pemasaran dan branding secara terintegrasi, mematuhi standar nasional dan internasional, serta menyiapkan ekspansi ke Asia Tenggara melalui kemitraan strategis dan transfer teknologi.

#Prodia #ProSTEM #StemcellClinic #SelPunca #PrecisionMedicine #InovasiKesehatan

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES