UU P2SK Resmi Disahkan, Nasib Industri Kripto RI Bakal Berubah?

Jakarta, 12 Juni 2026 — Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting bagi penguatan industri aset kripto di Indonesia. Aturan baru tersebut memuat sejumlah pokok perubahan, termasuk penguatan pengaturan aset keuangan digital dan aset kripto.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Adi Budiarso, mengatakan OJK telah terlibat dalam berbagai pembahasan substansi terkait revisi UU P2SK bersama pemerintah.

“Jadi kan OJK selama ini bersama pemerintah tentunya menjadi bagian dalam diskusi tentang terkait dengan bahan. Tapi finalisasi diskusinya adalah dilakukan oleh pemerintah dengan DPR. Jadi pada prinsipnya sudah terjadi tata kelola sebagaimana yang sudah ditentukan oleh tata keuangan negara kita,” ujar Adi kepada wartawan usai agenda CFX Crypto Conference 2026 di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Adi menegaskan, setelah aturan tersebut resmi berlaku, OJK akan berperan sebagai pengawal implementasi regulasi. Peran tersebut mencakup aspek pengaturan, pengawasan, perlindungan konsumen, hingga penegakan hukum di sektor aset keuangan digital dan aset kripto.

Dari sisi industri, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyambut positif pengesahan revisi UU P2SK. Menurutnya, penguatan payung hukum di tingkat undang-undang dapat menjadi fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan industri kripto nasional yang lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan.

“Kami menyambut positif pengesahan revisi UU P2SK ini sebagai langkah penting dalam memperkuat tata kelola industri aset kripto di Indonesia. Saat ini, kami juga menunggu dan menantikan draft final didistribusikan kepada pelaku industri agar dapat melihat lebih rinci perubahan apa saja yang akan berdampak pada ekosistem,” ujar Calvin.

Arah Implementasi Aturan

Calvin menambahkan, pelaku industri perlu memperoleh kejelasan teknis mengenai arah implementasi aturan baru tersebut. Hal ini penting agar proses transisi regulasi dapat berjalan efektif, tidak menimbulkan ketidakpastian baru, dan tetap mendukung inovasi di sektor aset digital.

Tokocrypto siap bersinergi dengan regulator dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan regulasi baru ini dapat diimplementasikan dengan baik. Kami percaya, regulasi yang kuat, jelas, dan adaptif akan menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mempercepat pertumbuhan industri kripto Indonesia,” kata Calvin.

Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI sebelumnya resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR, Kamis, 4 Juni 2026.

Penguatan Industri Kripto

Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Materi muatan dalam revisi UU P2SK mencakup sejumlah sektor strategis, antara lain penguatan kelembagaan Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS, perluasan kewenangan OJK, serta penyempurnaan tugas dan tata kelola Bank Indonesia. Salah satu poin penting dalam aturan tersebut ialah penguatan pengaturan aset kripto.

Meski disambut positif, implementasi revisi UU P2SK tetap menjadi aspek krusial yang perlu dikawal. Pelaku industri menilai kejelasan aturan turunan, mekanisme pengawasan, serta ruang dialog antara regulator dan industri akan menentukan efektivitas beleid tersebut dalam memperkuat perlindungan investor sekaligus menjaga daya saing ekosistem kripto nasional.

Dengan dukungan regulator dan kesiapan pelaku industri, revisi UU P2SK diharapkan dapat memperkuat kepastian hukum, meningkatkan perlindungan konsumen, serta membuka ruang pertumbuhan yang lebih sehat bagi industri aset kripto di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS University Dorong Transformasi Pasar Bunga Rawa Belong Menuju Destinasi Florikultura Bertaraf Internasional

Jakarta International Flower Festival (JIFF) 2026 merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan dan revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong yang telah dilakukan BINUS University bersama para mitra. Melalui kolaborasi pentahelix, festival ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas kawasan, memperkuat ekosistem florikultura, menggerakkan ekonomi lokal, dan menjadi warisan positif menuju Jakarta 5 abad pada 2027.

Jakarta, 12 Juni 2026 – BINUS
University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat
florikultura terbesar di Asia Tenggara melalui kolaborasi dengan Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta. Sebagai kelanjutan dari berbagai program pemberdayaan
yang telah berjalan, BINUS University dan ITTA Foundation sebagai penggagas
bersama, berkolaborasi dengan Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian
(PPSHP) akan menyelenggarakan Jakarta International Flower Festival (JIFF) 2026 pada 14–15 Juni 2026. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh
dari Gubernur DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem
florikultura, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan menghidupkan kembali
kawasan Pasar Bunga Rawa Belong sebagai destinasi unggulan Jakarta.

Mengusung tema ‘Jakarta’s 5th
Century: Unity in Diversity, Innovation, and Co-Creating the Intelligent
Society for the Nation’s Future’
, ajang perdana JIFF 2026 menjadi bagian
dari kontribusi berbagai pemangku kepentingan dalam menyambut Jakarta menuju
usia lima abad pada tahun 2027. Festival ini tidak hanya menghadirkan perayaan
keindahan bunga, tetapi juga menjadi platform kolaborasi untuk memperkuat
ekosistem florikultura, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan
visibilitas Pasar Bunga Rawa Belong sebagai salah satu ikon kota Jakarta.

Pasar Bunga Rawa Belong selama
puluhan tahun menjadi pusat perdagangan bunga dan tanaman hias yang menopang
kehidupan ribuan pelaku usaha. Namun, perubahan perilaku konsumen, perkembangan
teknologi, dan dinamika pasar menuntut kawasan ini untuk terus bertransformasi
agar tetap relevan dan berdaya saing.

Menjawab tantangan tersebut,
BINUS University secara konsisten mendampingi para pedagang dan pelaku usaha
Rawa Belong melalui berbagai program pemberdayaan, capacity building,
peningkatan literasi digital, serta pengembangan inisiatif yang mendukung
transformasi ekosistem usaha secara berkelanjutan. Salah satu hasil dari
pendampingan tersebut adalah pemanfaatan platform digital yang membantu
memperluas akses pasar para pedagang sekaligus memperkuat daya saing mereka di
era ekonomi digital.

Penyelenggaraan JIFF 2026 menjadi
salah satu bentuk nyata dari keberlanjutan upaya tersebut. Melalui festival
ini, BINUS University ingin memperkenalkan kembali Pasar Bunga Rawa Belong
kepada masyarakat luas sebagai kawasan yang memiliki nilai ekonomi, sosial,
budaya, dan pariwisata yang kuat. Festival ini juga diharapkan mampu
meningkatkan aktivitas ekonomi para pedagang sekaligus memperkuat posisi Rawa
Belong sebagai destinasi florikultura unggulan di Jakarta.

Salah satu agenda utama JIFF 2026
adalah Flower Parade yang akan berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026.
Parade mobil hias bunga ini akan melintasi kawasan Pasar Bunga Rawa Belong dan
Kemanggisan sebagai simbol kebangkitan kawasan florikultura Jakarta. Masyarakat
dapat menyaksikan parade secara terbuka, berfoto bersama kendaraan hias, serta
mengunjungi bazar bunga yang menghadirkan para pedagang Pasar Bunga Rawa
Belong.

Lebih dari sekadar atraksi,
Flower Parade menjadi representasi kolaborasi pentahelix yang mengkolaborasikan
pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media dalam mendorong
revitalisasi kawasan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengembangan Pasar Bunga
Rawa Belong tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan
sinergi berbagai elemen untuk menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang
berkelanjutan.

Pada hari yang sama, masyarakat
juga dapat menikmati berbagai aktivitas pendukung di kawasan Rawa Belong dan
Kemanggisan. Kehadiran festival ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan
masyarakat, menggerakkan roda ekonomi lokal, serta membuka peluang usaha yang
lebih luas bagi para pelaku UMKM di sekitar kawasan.

Rangkaian JIFF 2026 akan
berlanjut pada Senin, 15 Juni 2026 melalui penyelenggaraan International
Floriculture Forum and Exhibition
di BINUS @Senayan. Forum ini akan
mempertemukan pemangku kepentingan nasional dan internasional dari unsur
pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan pelaku usaha florikultura untuk
membahas masa depan industri bunga dan tanaman hias.

Selain menghadirkan pameran
florikultura, forum ini akan menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai inovasi,
tren industri, peluang investasi, pengembangan bisnis, serta strategi
memperkuat daya saing sektor florikultura Indonesia di tingkat global. Hasil
dari forum ini diharapkan dapat dirumuskan dalam bentuk policy brief
yang memuat rekomendasi strategis bagi pengembangan kawasan Rawa Belong ke
depannya.

Sebagai institusi pendidikan yang
mengusung semangat fostering and empowering the society to build the nation,
BINUS University percaya bahwa revitalisasi kawasan tidak cukup dilakukan
melalui pembangunan fisik semata. Transformasi yang berkelanjutan membutuhkan capacity
building
masyarakat, pengembangan ekosistem usaha, serta kolaborasi yang
mampu menciptakan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Melalui Jakarta International
Flower Festival 2026, BINUS University berharap semakin banyak masyarakat
mengenal potensi Pasar Bunga Rawa Belong sekaligus mendukung pertumbuhan para
pelaku usaha yang menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut. Festival ini
diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi pentahelix dalam
membangun kawasan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan
warisan positif bagi Jakarta menuju perayaan lima abad pada tahun 2027. ***

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perluas Peluang Bisnis, WSBP Tambah Kegiatan Usaha

Jakarta, Juni 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) kedua pada Kamis, 11 Juni 2026 untuk persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait penambahan kegiatan usaha melalui beberapa Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penambahan kegiatan usaha sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis Perseroan. Penambahan kegiatan usaha tersebut meliputi jasa laboratorium, jasa sewa plant, serta jasa sewa kendaraan ekspedisi. Langkah ini diambil untuk memperluas peluang usaha sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset dan kapabilitas yang dimiliki Perseroan guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

“Penambahan kegiatan usaha ini merupakan salah satu langkah strategis WSBP dalam memperkuat daya saing dan menciptakan peluang pertumbuhan baru. Kami melihat potensi yang baik pada sektor-sektor usaha yang memiliki keterkaitan dengan kompetensi dan sumber daya yang telah dimiliki Perseroan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan, seluruh kegiatan usaha yang ditambahkan telah melalui kajian Studi Kelayakan Bisnis yang dilakukan oleh penilai independen. Kajian tersebut mencakup aspek pasar, operasional, keuangan, serta prospek pengembangan usaha untuk memastikan kelayakan implementasi dan keberlanjutan bisnis ke depan.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, penambahan kegiatan usaha dinilai layak untuk dijalankan dan memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Perseroan. Selain membuka sumber pendapatan baru, langkah ini juga diharapkan dapat mendukung efisiensi operasional melalui optimalisasi pemanfaatan aset yang dimiliki WSBP.

“Melalui penambahan kegiatan usaha ini, WSBP semakin memperkuat perannya sebagai one stop solution di industri beton terintegrasi, konstruksi, modular, serta peralatan pendukung sesuai kebutuhan pelanggan. Kami optimis langkah ini dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus memperluas kontribusi Perseroan dalam mendukung pembangunan nasional,” tambah Fandy.

WSBP berkomitmen untuk menjalankan setiap pengembangan usaha secara prudent dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Perseroan meyakini bahwa tata kelola yang baik merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan usaha dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PetroSync Becomes a Trusted Training Partner for Oil and Gas Professionals in Asia

PetroSync becomes a trusted training partner for oil and gas professionals in Asia through industry-focused programs that enhance technical competency, operational readiness, and professional development.

Maintenance and Reliability Challenges Continue to Affect Oil and Gas Operations

Inconsistent Maintenance Practices Reduce Operational Efficiency

Many oil and gas facilities still apply inconsistent maintenance standards across operational departments. These inconsistent practices often create delays, repeated failures, and higher unplanned maintenance expenses.

Limited Technical Readiness Increases Equipment Downtime

Many engineers struggle handling unexpected equipment failures during critical operational production periods. Limited technical readiness often increases downtime duration and disrupts daily production targets.

Companies Face Pressure to Improve Reliability Across Operations

Energy companies face growing pressure maintaining reliability while reducing operational maintenance spending. Management teams also expect stronger workforce readiness across multiple operational and engineering divisions.

Industry Training Helps Strengthen Maintenance Competency

Practical Learning Supports Better Maintenance Planning and Decisions

Practical maintenance training helps engineers improve planning decisions during challenging operational situations. Programs like CMRP Training support better maintenance understanding through realistic operational learning discussions.

Standardized Training Helps Reduce Reliability Skill Gaps

Different technical competency levels often create communication problems between engineering and maintenance teams. Standardized training helps organizations reduce reliability gaps across operational departments and project locations.

Continuous Development Supports Effective CMRP Implementation Across Operations

Continuous workforce development helps companies maintain stronger reliability practices across long-term operations. Understanding CMRP principles also supports better maintenance culture development inside organizations.

Stronger Technical Competency Helps Improve Equipment Reliability

Better technical competency helps teams identify operational risks before equipment failures become serious. This proactive approach supports more stable production performance and predictable maintenance scheduling activities.

PetroSync Supports Reliable Workforce Development Across Asia

Training Programs Are Designed Around Real Operational Challenges

Engineering professionals prefer practical training reflecting realistic maintenance challenges from operational environments. PetroSync designs industry programs based on situations frequently experienced across oil and gas operations.

Flexible Learning Solutions Help Professionals Improve Technical Readiness

Busy operational schedules often prevent engineers joining conventional technical development training programs. Flexible learning solutions help professionals improve readiness without disrupting operational responsibilities and targets.

petrosync Supports Long-Term Reliability and Workforce Performance

Long-term operational reliability depends heavily on consistent workforce competency development across engineering teams. Through industry-focused learning programs, PetroSync supports sustainable workforce readiness across Asia’s energy sector.

This press release has also been published on VRITIMES

Sebanyak 77 Ribu Lebih Unit KPR Sejahtera FLPP Telah Disalurkan Saat Ini

Jakarta, 11 Juni 2026 – Penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan atau Rumah Subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus menunjukkan tren positif. Per 11 Juni 2026, BP Tapera mencatat realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 77.532 unit rumah atau 22,15 persen dari target pemerintah tahun ini sebanyak 350.000 unit. Capaian tersebut merupakan kolaborasi bersama 36 bank penyalur dan 21 asosiasi pengembang. Realisasi KPR Sejahtera FLPP tersebut tersebar di 8.859 perumahan subsidi yang dibangun oleh 9.163 pengembang di 375 kabupaten/kota pada 35 provinsi di Indonesia.

Jakarta, 11 Juni 2026 – Penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan atau Rumah Subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus menunjukkan tren positif. Per 11 Juni 2026, BP Tapera mencatat realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 77.532 unit rumah atau 22,15 persen dari target pemerintah tahun ini sebanyak 350.000 unit. Capaian tersebut merupakan kolaborasi bersama 36 bank penyalur dan 21 asosiasi pengembang. Realisasi KPR Sejahtera FLPP tersebut tersebar di 8.859 perumahan subsidi yang dibangun oleh 9.163 pengembang di 375 kabupaten/kota pada 35 provinsi di Indonesia.

Di sisi perbankan, Bank BTN menjadi penyalur FLPP terbesar dengan realisasi 37.657 unit rumah atau 48,56 persen dari total capaian penyaluran saat ini. Diikuti dengan Bank Syariah Nasional menyalurkan 19.088 unit (24,61 persen), Bank BRI 6.275 unit (8,09 persen), Bank BNI 5.608 unit (7,23 persen), dan Bank Mandiri 2.755 unit (3,55 persen), dan 7,96 persen sisanya adalah mitra bank penyalur FLPP lainnya.

Sementara dari sisi kalangan asosiasi pengembang, capaian tersebut berasal dari REI dengan realisasi tertinggi sebesar 32.026 unit rumah atau 41,3 persen dari total penyaluran saat ini. Posisi berikutnya ditempati APERSI dengan 23.048 unit (29,72 persen), HIMPERRA sebesar 10.426 unit (13,44 persen), ASPRUMNAS sebanyak 3.532 unit (4,55 persen), dan PI sebesar 2.475 unit (3,19 persen), dan 7,8 persen sisanya berasal dari para asosiasi pengembang lainnya.

Berdasarkan data BP Tapera, minat generasi muda terhadap program pembiayaan rumah subsidi menempati posisi tertinggi. Kelompok usia 19–25 tahun menjadi penerima manfaat FLPP terbanyak dengan 28.060 unit rumah atau 36,19 persen dari capaian total nasional tahun ini. Hal tersebut membuktikan minat masyarakat usia muda untuk memiliki rumah pertama melalui skema pembiayaan bersubsidi ini cukup besar.

Dari sisi jenis pekerjaan, kelompok jenis pekerjaan swasta masih menunjukkan kelompok yang paling besar memanfaatkan layanan FLPP, yaitu sebesar 52.592 atau 67,83 persen. Diikuti dengan kelompok jenis pekerjaan Wiraswasta sebesar 12.699 atau 16,38 persen, PNS sebesar 6.343 atau 8,18 persen, Lainnya 4.723 atau 6,09 persen, dan TNI/Polri sebesar 1.175 atau 1,52 persen.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, optimis penyaluran FLPP akan terus meningkat setiap bulan. Menurutnya, BP Tapera secara rutin melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kinerja bank penyalur maupun asosiasi pengembang guna memastikan penyaluran berjalan sesuai target.

BP Tapera juga terus memperluas sosialisasi program rumah subsidi kepada masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), agar semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut. “Selain melakukan monitoring terhadap kinerja bank penyalur dan asosiasi pengembang, kami juga terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak MBR yang dapat mengakses dan memanfaatkan program rumah subsidi. Tentunya hal ini kami lakukan melalui kolaborasi dengan para mitra kerja seperti Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Perbankan, hingga Asosiasi Pengembang Perumahan” ujar Heru.

Bidik Hunian Vertikal

Di tahun 2026 pemerintah juga mendorong keterjangkauan rumah vertikal bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hal ini perlu dilakukan untuk mempermudah MBR dalam hal keterjangkauan, terutama dalam hal kemudahan akses seperti lokasi bekerja, fasilitas umum, dan jarak dengan pusat kota. Oleh karena itu BP Tapera sebagai unsur pemerintah memiliki peran melalui penyaluran FLPP dengan turut mendorong penyaluran pada hunian vertikal di tahun 2026.

Beradasarkan data yang dimiliki oleh BP Tapera, saat ini tersedia 2.908 unit rumah susun ready stock / siap jual yang tersebar di Indonesia, baik yang dikelola oleh pihak swasta / pengembang maupun oleh Perum Perumnas. Oleh karena itu, BP Tapera melihat ketersediaan ini menjadi salah satu peluang bagi masyarakat generasi rumah tangga muda untuk dapat menjangkau hunian dengan aksestabilitas yang lebih menarik dari aktifitas sehari-hari.

“Kami juga melihat, berdasarkan data SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang), terdapat juga data potensi rusun mencapai 9.217 unit. Kita akan dorong ini untuk dapat segera direalisasikan,” terang Heru.

Guna mendorong hunian vertikal tersebut, saat ini BP Tapera terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan berbagai pihak di pemerintah, termasuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) selaku Ketua Komite Tapera terkait dengan penetapan aturan mengenai tenor dan suku bunga bersama dengan Kementerian Keuangan terkait penyedia anggaran, serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) guna memastikan tata kelola yang diterapkan telah sesuai.

Adapun usulan yang saat ini sedang dirumuskan oleh Kementerian PKP bersama dengan BP Tapera adalah berupa tenor mencapai 40 tahun hingga layanan pelunasan dipercepat tanpa dikenakan denda. Usulan tersebut termasuk sudah mengakomodir layanan FLPP yang selama ini telah berjalan, seperti uang muka ringan, suku bunga tetap dan angsuran yang terjangkau. “Jika kita meninjau keterjangkauan berdasarkan upah minimum, maka apabila calon debitur mengajukan tenor hingga 40 tahun, angsuran per bulannya hanya sekitar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu untuk rumah susun,” pungkas Heru.

Dengan realisasi yang telah lebih dari 77 ribu unit hingga saat ini, program FLPP menunjukkan tren positif dalam mendukung kepemilikan rumah bagi MBR sekaligus mempercepat pencapaian target penyediaan hunian layak dan terjangkau yang ditetapkan pemerintah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pertama di Bekasi, Pinkfong and Baby Shark Hadir di Grand Metropolitan Bekasi Selama Libur Sekolah

INDONESIA VERSION:

PRESS RELEASE

Pertama kalinya di Bekasi, karakter anak populer Pinkfong dan Baby Shark
akan hadir menyapa pengunjung melalui rangkaian acara spesial di Grand
Metropolitan Bekasi selama periode libur sekolah. Kehadiran karakter global ini
menjadi salah satu strategi pusat perbelanjaan dalam menghadirkan pengalaman
hiburan yang lebih interaktif sekaligus menarik kunjungan keluarga.

Rangkaian acara akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 19 Juli 2026,
dengan agenda utama berupa sesi meet and greet yang digelar setiap akhir
pekan. Dalam sesi ini, anak-anak berkesempatan untuk bertemu langsung serta
berfoto bersama karakter yang telah dikenal luas di berbagai negara tersebut.

Selain sesi interaksi, pengunjung juga dapat menikmati area playground
serta zona retail bertema Pinkfong dan Baby Shark. Kombinasi ini dihadirkan
untuk menciptakan pengalaman rekreasi yang lebih menyeluruh bagi keluarga
selama mengisi waktu libur sekolah. “Karakter ini memiliki basis penggemar yang
kuat di kalangan anak-anak. Kehadirannya tidak hanya memberikan hiburan, tetapi
juga menjadi magnet yang dapat mendorong peningkatan kunjungan, khususnya
selama periode libur sekolah,” jelas Rachael Ernest, General Manager Grand
Metropolitan Bekasi.

“Tren menghadirkan intellectual property (IP) global di pusat
perbelanjaan menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan
engagement pengunjung sekaligus memperkuat posisi mal sebagai destinasi
keluarga,” lanjut Rachael.

Selain menghadirkan rangkaian acara tersebut, pengunjung juga dapat
menikmati GAVEnue, area terbaru di Grand Metropolitan Bekasi yang mengusung
konsep semi outdoor dengan dominasi tenant food & beverage.
Kehadiran area ini memperkaya pilihan aktivitas pengunjung, tidak hanya dari
sisi hiburan anak tetapi juga pengalaman kuliner dan rekreasi.

Sejumlah tenant yang telah bergabung di antaranya The Little Bakery,
Ciak Tiam, Fore Coffee, Oita Coffee, DIUBUD Coffee, hingga Kampung Rasa yang
menawarkan konsep food court dengan beragam pilihan menu dalam satu
kawasan. Pengelola memastikan adanya pemisahan yang jelas antara area makanan
halal dan non-halal, termasuk peralatan makan hingga proses pencucian, guna
menjaga kenyamanan pengunjung.

Lebih dari
sekadar kawasan kuliner, GAVEnue menghadirkan beragam aktivitas untuk
melengkapi pengalaman pengunjung, mulai dari Drop Zone by Funworld yang
menawarkan permainan pemacu adrenalin dengan pemandangan Kota Bekasi dan
lintasan LRT, hingga Gavecourt, fasilitas lapangan padel dan pickleball indoor
ber-AC yang nyaman untuk berolahraga. Suasana semakin semarak dengan penampilan
live music yang rutin menghibur pengunjung. “Kehadiran GAVEnue menjadi
destinasi favorit baru bagi masyarakat, terutama selama periode libur sekolah,”
tutup Rachael.

–Selesai–

Tentang Grand
Metropolitan

Grand
Metropolitan Bekasi adalah pusat perbelanjaan kelas menengah atas di Bekasi dan
merupakan unit komersial dari PT Metropolitan Land Tbk. Berlokasi strategis di
pusat Kota Bekasi, Grand Metropolitan menawarkan pengalaman berbelanja yang
nyaman, pilihan kuliner lezat, serta hiburan dan edutainment keluarga.
Diresmikan pada Desember 2013, Grand Metropolitan Bekasi terus berkembang
dengan menghadirkan berbagai tenant ternama seperti Cinema XXI, Informa,
Farmers Market, AZKO, Fun World, KKV, Oh Some! serta brand fashion
internasional seperti H&M, Marks & Spencer dan Max Fashions.

Grand
Metropolitan – Nyaman Belanja Penuh Gaya.

ENGLISH
VERSION:

PRESS
RELEASE

First
in Bekasi, Pinkfong and Baby Shark Arrive at Grand Metropolitan Bekasi for
School Holiday Season

First time in Bekasi, a popular
children’s character Pinkfong and Baby Shark will be greeting kids through a
series of special events at Grand Metropolitan Bekasi during school holiday
period.  The presence of this global
character is part of the mall’s strategy to create more interactive
entertainment experience while increasing the number of family visitors.

The
event series will start from 15th June until 19th July of
2026, with the main highlight being meet and greet sessions held every weekend.
During the session, children will have opportunity to meet and take photo with
the internationally beloved characters.

In
additions of the interactive sessions, visitors can also enjoy Pinkfong and
Baby Shark themed playground and retail zones. This combination is designed to
create more comprehensive recreation experience for family during the school
holiday. “These characters have a strong fan base among children. Their
presence not only provides entertainment, but also become a strong magnet to
drive higher traffic, especially during the holiday period,”said Rachael
Ernest, General Manager Grand Metropolitan Bekasi.

“The
trend of bringing global Intellectual Property (IP) in a mall has become an
effective approach to gain more engagement with visitors while strengthening mall
position as a family destination,” she added.

Beyond
these attractions, visitiors can also explore GAVEnue, the new area at Grand
Metropolitan Bekasi, which feature semi-outdoor concept with a strong focus on
food & beverage tenants. This area enhances the overall visitor experience,
offering more than children’s entertainment but also culinary and leisure
activities.

Several
tenants have joined, including The
Little Bakery, Ciak Tiam, Fore Coffee, Oita
Coffee, DIUBUD Coffee, and Kampung Rasa, a food-court concept with a diverse
menu selection. Management ensures a clear separation between halal and
non-halal area, including cutlery and washing procedures. Everything is done to
ensure customer comfort is paramount.

More
than just a culinary destination, GAVEnue offers a variety of activities to
enhance visitors’ experience. From Drop Zone by Funworld, featuring
adrenaline-pumping attractions with views of Bekasi City and the LRT line, to
Gavecourt, an air-conditioned indoor facility for padel and pickleball
enthusiasts, Gavenue provides entertainment for all ages. The vibrant
atmosphere is further enriched by regular live music performances. “GAVEnue has
emerged as a new favorite destination for visitors, particularly during the
school holiday period,” said Rachael.


END —

About Grand Metropolitan Bekasi

Grand Metropolitan Bekasi is an upper-middle class
shopping center in Bekasi and a commercial unit of PT Metropolitan Land Tbk.
Strategically located in the heart of Bekasi, Grand Metropolitan offers a
comfortable shopping experience, diverse culinary options, as well as family
entertainment and edutainment. Officially opened in December 2013, the mall
continues to grow by featuring well-known tenants such as Cinema XXI, Informa,
Farmers Market, AZKO, Fun World, KKV, Oh Some!, as well as international
fashion brands including H&M, Marks & Spencer, and Max Fashions.

Grand Metropolitan – Nyaman Belanja Penuh Gaya

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Air Lebih Jernih, Pengeluaran Lebih Hemat: Cerita Warga Condet Bersama PAM JAYA

Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM JAYA telah mengalir ke wilayah Condet, memberikan akses air berkualitas yang lebih aman, lebih praktis dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.

Jakarta, 9 Juni 2026 – Bagi sebagian warga Condet, Jakarta Timur, beberapa bulan terakhir mungkin tidak selalu nyaman. Aktivitas pembangunan jaringan air minum perpipaan yang dilakukan PAM JAYA bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sejumlah ruas jalan sempat menimbulkan kemacetan, penyempitan jalan, hingga debu yang harus dihadapi masyarakat sehari-hari.

Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM JAYA telah mengalir ke wilayah Condet, memberikan akses air berkualitas yang lebih aman, lebih praktis dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.

Pembangunan jaringan perpipaan merupakan bagian dari upaya mendukung target 100% cakupan layanan pada tahun 2029. Untuk mewujudkan hal tersebut, pembangunan infrastruktur berupa pemasangan pipa di berbagai wilayah DKI Jakarta memang sedang masif dilakukan.

Kesabaran dan dukungan warga Condet selama proses pekerjaan berlangsung berbuah manis. Setiap galian PAM JAYA yang dilakukan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang agar masyarakat dapat menikmati layanan air minum perpipaan berkelanjutan dan kesehatan yang lebih terjaga.

Manfaat tersebut kini dirasakan langsung oleh Darkat, salah satu warga Condet yang telah menggunakan layanan PAM JAYA. Menurutnya, kualitas air PAM JAYA yang diterima jauh lebih baik dibandingkan air sumur yang selama ini digunakan warga di lingkungannya.

“Air PAM sekarang cukup bagus, jernih dan saya merasa puas. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning. Dari sisi pengeluaran juga terasa lebih hemat. Dulu kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa sampai sekitar Rp600 ribu per bulan, sekarang sekitar Rp400 sampai Rp450 ribu. Jadi saya berterima kasih kepada PAM JAYA karena sudah masuk ke lingkungan kami,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Siti Nur, warga Condet yang telah merasakan manfaat layanan air minum perpipaan PAM JAYA dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Air PAM bagus, bening, jernih untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp50 ribu sebulan,” ungkapnya.

Pengalaman positif lainnya juga dirasakan Nara, warga Condet yang merasakan perubahan dalam aktivitas sehari-hari setelah menggunakan air minum perpipaan.

“Sekarang mandi terasa lebih segar, cucian jadi lebih bersih, dan kulit juga terasa lebih baik,” tuturnya.

Kehadiran layanan air minum perpipaan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi solusi penting dalam upaya mengurangi penggunaan air tanah yang selama ini menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KA Srilelawangsa Layani 1,78 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat kinerja positif pada layanan KA Srilelawangsa selama periode Januari hingga Mei 2026. Total jumlah pelanggan yang menggunakan layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu dan Medan–Binjai mencapai 1.775.762 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatat 1.736.958 penumpang, atau tumbuh sebesar 2,23%.

Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau sebagai pilihan mobilitas sehari-hari di wilayah Sumatera Utara.

Berdasarkan data operasional, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu (MDN–KNM) melayani sebanyak 664.833 penumpang selama Januari hingga Mei 2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 652.799 penumpang.

Sementara itu, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai (MDN–KBG) mencatat sebanyak 1.110.929 penumpang, meningkat dibandingkan periode Januari hingga Mei 2025 yang mencapai 1.084.159 penumpang.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa KA Srilelawangsa terus menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk mendukung aktivitas harian, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun keperluan lainnya.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan layanan KA Srilelawangsa sebagai moda transportasi pilihan di Sumatera Utara.

“Peningkatan jumlah pelanggan KA Srilelawangsa merupakan bukti bahwa masyarakat semakin merasakan manfaat transportasi kereta api yang efisien, nyaman, dan tepat waktu. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan serta menghadirkan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan kereta api,” ujar Porwanto.

Lebih lanjut, Porwanto menegaskan bahwa KAI Bandara akan terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan di wilayah sumatera utara, termasuk menjaga keandalan operasional perjalanan kereta, meningkatkan kualitas pelayanan di stasiun maupun di atas kereta, serta memperkuat integrasi layanan transportasi guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

KAI Bandara optimistis tren pertumbuhan pelanggan KA Srilelawangsa akan terus berlanjut seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang aman, nyaman, ramah lingkungan, dan bebas kemacetan.

Melalui layanan KA Srilelawangsa, KAI Bandara terus mendukung mobilitas masyarakat Sumatera Utara sekaligus mendorong pengembangan transportasi massal yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hisense TV RGB-MiniLED Jadi Layar Resmi IBC Piala Dunia FIFA 2026™: Presiden FIFA Uji Langsung Sistem VAR

International Broadcast Centre (IBC), pusat siaran resmi untuk Piala Dunia FIFA 2026™, telah resmi dibuka di Dallas, Amerika Serikat. Dalam peresmian tersebut, Presiden FIFA Gianni Infantino melakukan uji coba langsung pada sistem Video Assistant Referee (VAR) menggunakan layar premium Hisense TV RGB-MiniLED.

Dallas,
Amerika Serikat
International
Broadcast Centre
(IBC), pusat siaran resmi untuk Piala Dunia FIFA 2026™,
telah resmi dibuka di Dallas, Amerika Serikat. Dalam peresmian tersebut,
Presiden FIFA Gianni Infantino melakukan uji coba langsung pada sistem Video
Assistant Referee
(VAR) menggunakan layar premium Hisense TV RGB-MiniLED.
Ia juga membagikan momen impresif tersebut melalui akun media sosial
pribadinya.

 

Sebagai jantung dari
seluruh dokumentasi dan penyiaran turnamen, IBC memilih TV Hisense RGB-MiniLED
sebagai perangkat display utama. Teknologi ini dipercaya untuk menopang
sekaligus mendistribusikan kualitas siaran pertandingan terbaik ke seluruh
penjuru dunia.

 

Gianni Infantino memuji
fasilitas baru ini sebagai “pusat siaran internasional paling canggih dan
mutakhir dalam sejarah sepak bola.”
Saat memasuki ruang kontrol VAR,
Infantino mencoba langsung peran sebagai wasit. Melalui kejernihan layar
unggulan Hisense, ia mengagumi bagaimana setiap detail sudut pandang (angle)
kejadian tersaji secara real-time dan presisi untuk mendukung
pengambilan keputusan yang adil.

 

Terpilihnya Hisense TV
RGB-MiniLED oleh IBC merupakan pengakuan atas dedikasi Hisense dalam
menghadirkan inovasi visual yang nyaman dan akurat. Teknologi backlight pada
perangkat ini menggunakan tiga warna utama, yaitu merah, hijau, dan biru– yang
bekerja secara mandiri untuk menghasilkan warna yang jernih dan asli.
Kecanggihan TV Hisense RGB-MiniLED tidak hanya memberikan detail super tajam
untuk menangkap ekspresi emosional pemain, garis offside, hingga momen
gol yang krusial, tetapi juga memberikan kenyamanan visual yang sangat tajam.
Keunggulan teknis ini memastikan bahawa siaran profesional dan laporan langsung
dari lapangan hijau tersaji dengan jelas dan presisi. Sebagai pionir “The
Origin of RGB-MiniLED”, Hisense terus berkomitmen untuk memimpin inovasi dan masa
depan teknologi layar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lewat Literasi Keuangan, Adapundi Dorong Mahasiswa Makassar Bijak Kelola Keuangan Digital

Adapundi kembali menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bertema “Duit Digital: Pintar Genggam Keuangan Bersama Pindar” di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 22 Mei 2026 sebagai penyelenggaraan literasi keuangan ke-28. Melalui kegiatan ini, Adapundi memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya literasi keuangan digital, pengelolaan keuangan yang bijak, kredit skoring, serta cara membedakan pinjaman daring legal OJK dan ilegal. Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda agar lebih memahami manfaat, risiko, kewajiban, dan dampak jangka panjang dari penggunaan layanan keuangan digital, sehingga dapat mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, bertanggung jawab, dan mendukung ekosistem fintech yang sehat serta berkelanjutan.

Setelah pada April lalu sukses menyelenggarakan literasi dan inklusi keuangan di Bali, Adapundi kembali menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan dengan mengusung tema “Duit Digital: Pintar Genggam Keuangan Bersama Pindar” di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan literasi keuangan ke-28 yang dilakukan Adapundi sejak resmi hadir. Sebagai aplikasi pinjaman daring yang berizin OJK dan tergabung dalam AFPI, Adapundi menempatkan edukasi sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan terutama bagi para generasi muda sebagai generasi penerus.

Literasi Keuangan Jadi Bekal Penting bagi Generasi Muda

Di tengah meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital, literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda agar mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak. Mahasiswa tidak hanya perlu mengetahui cara mengakses layanan keuangan, tetapi juga memahami manfaat, risiko, kewajiban, serta dampak jangka panjang dari setiap keputusan finansial.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan atau SNLIK 2025 yang dirilis OJK bersama BPS, kelompok usia 18–25 tahun, memiliki indeks literasi keuangan sebesar 73,22%, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 89,96%. Data ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki tingkat akses keuangan yang tinggi, sehingga perlu diimbangi dengan pemahaman yang kuat mengenai pengelolaan keuangan dan penggunaan layanan digital secara bertanggung jawab. Terutama untuk para mahasiswa di Makassar, yang di mana berdasarkan penelitian penelitian terhadap mahasiswa STIE YPUP Makassar pada 2025, yang menunjukkan bahwa literasi keuangan digital, gaya hidup, dan pengaruh sosial berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan fintech lending. Temuan ini memperlihatkan bahwa keputusan generasi muda dalam menggunakan layanan keuangan digital tidak hanya dipengaruhi oleh kebutuhan finansial, tetapi juga oleh lingkungan sosial dan pola konsumsi.

Melalui kegiatan literasi keuangan di Universitas Hasanuddin Makassar, Adapundi memberikan edukasi mengenai cara cerdas mengelola keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta memahami pentingnya perencanaan finansial sejak dini. Apriliana Situmorang, Brand & Digital Marketing Manager Adapundi, menyampaikan bahwa pemahaman mengenai keuangan digital perlu terus diperbarui, khususnya oleh generasi muda yang aktif menggunakan layanan berbasis teknologi.

“Sebagai generasi muda, kita perlu update dengan literasi keuangan karena itu bagian dari bagaimana kita mengatur perjalanan keuangan digital,” ujar Apriliana Situmorang.

Mahasiswa Diedukasi Mengenai Kredit Skoring dan Dampaknya bagi Masa Depan

Salah satu topik utama dalam kegiatan ini adalah pemahaman mengenai kredit skoring.  Materi tersebut membahas faktor-faktor yang memengaruhi kelayakan kredit, serta dampaknya terhadap masa depan keuangan seseorang. Adapundi menekankan bahwa rekam jejak kredit bukan hanya berkaitan dengan akses pendanaan, tetapi juga dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan di masa depan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami pentingnya membayar kewajiban tepat waktu, menghindari penggunaan pinjaman secara berlebihan, serta menjaga reputasi finansial sejak dini.

Di dalam materi, Apliana Situmorang menyampaikan bahwa menjaga skor kredit jadi hal penting bagi para mahasiswa, yang ke depan akan memasuki dunia kerja. “Setelah ini kalian sebagai generasi muda akan masuk dunia kerja, dan perlu dipahami sekarang beberapa perusahaan mempertimbangkan skor kredit sebelum merekrut karyawan”, jelas Apriliana Situmorang.

Pentingnya Memilih Pinjaman Daring Legal OJK

Selain membahas pengelolaan keuangan dan kredit skoring, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai cara memilih layanan pinjaman daring yang baik. Mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya menggunakan pinjaman daring legal OJK agar terhindar dari risiko layanan ilegal yang dapat merugikan pengguna. Dalam sesi QnA Apriliana Situmorang turut memberikan edukasi mengenai prosedur penagihan pada pinjaman daring legal. Ia menjelaskan bahwa praktik penagihan pada platform legal telah diatur oleh OJK, sehingga pengguna perlu memahami hak dan kewajibannya sebelum mengajukan pendanaan. Edukasi ini menjadi semakin relevan karena masih banyak masyarakat yang belum dapat membedakan layanan pinjaman daring legal dan ilegal, serta bagaimana sebenarnya praktik penagihan pada pinjaman legal yang sepenuhnya telah diatur dan perlu ditaati oleh setiap penyelenggara fintech.

Adapundi Dorong Pemanfaatan Fintech secara Bijak dan Produktif

Dalam kegiatan literasi ini, Adapundi juga memperkenalkan perannya dalam mendukung kebutuhan pendanaan masyarakat. Adapundi tidak hanya hadir untuk membantu kebutuhan pendanaan konsumtif yang bertanggung jawab, tetapi juga mendukung akses pendanaan bagi pelaku UMKM. Dengan pemanfaatan yang tepat, layanan fintech dapat membantu masyarakat memperoleh akses keuangan yang lebih mudah, cepat, dan terukur. Dengan pemanfaatan yang tepat, layanan fintech dapat membantu masyarakat memperoleh akses keuangan yang lebih mudah, cepat, dan terukur. Namun, akses tersebut perlu diiringi dengan literasi keuangan yang memadai agar pengguna dapat memahami kapan perlu meminjam, berapa jumlah yang sesuai kemampuan, dan bagaimana mengatur pembayaran agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Adapundi memandang bahwa pertumbuhan industri pinjaman daring perlu ditopang oleh  kualitas pengguna yang semakin baik. Karena itu, kegiatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam menekan risiko kredit sekaligus membangun perilaku finansial yang lebih sehat.

Peserta Rasakan Manfaat Edukasi Keuangan Digital

QnA literasi keuangan.” />

Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa Universitas Hasanuddin.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab, terutama saat membahas cara menjaga kredit skoring, memilih layanan pinjaman yang legal, serta memahami prosedur penagihan pada platform yang diawasi regulator.

Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa acara ini membantu memberikan pemahaman baru mengenai pengelolaan keuangan dan keamanan dalam memilih layanan pinjaman digital.

“Acara literasi ini sangat bermanfaat bagi saya, sehingga saya bisa tahu bagaimana mengatur keuangan dan membedakan pinjaman uang legal dan ilegal,”ujar Lusiana salah satu peserta.

Melalui kegiatan ini, Adapundi berharap mahasiswa dapat menjadi pengguna layanan keuangan digital yang lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Edukasi keuangan yang diberikan sejak dini dinilai dapat membantu generasi muda membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat untuk masa depan.

Tingkatan Literasi Keuangan Mendukung Ekosistem Digital yang Berkelanjutan

Adapundi menilai bahwa penguatan tingkatan literasi keuangan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan digital yang berkelanjutan. Semakin baik pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, semakin besar pula peluang terciptanya keputusan finansial yang lebih rasional dan bertanggungjawab.

Melalui kegiatan literasi keuangan di Makassar, Adapundi tidak hanya memperluas akses terhadap layanan keuangan digital, tetapi juga membangun kesadaran mengenai pentingnya menggunakan layanan tersebut secara aman dan sesuai kebutuhan. Dengan semakin meningkatnya pemahaman mahasiswa mengenai literasi keuangan, kredit skoring, dan pinjaman daring legal OJK, Adapundi berharap generasi muda dapat menjadi bagian dari ekosistem keuangan digital yang lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES