Libur Panjang Idul Adha 2026, Bandung Jadi Tujuan Favorit Pelanggan Kereta Api

Info Daop 2 Bd

Senin, 1 Juni 2026

Libur Panjang Idul Adha 2026, Bandung Jadi Tujuan Favorit Pelanggan Kereta Api

Bandung (Jawa Barat), 1 Juni 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api selama masa libur panjang Idul Adha 2026. Hingga Minggu, 31 Mei 2026 pukul 17.00 WIB, sebanyak 119.913 pelanggan tercatat telah datang ke berbagai wilayah kerja Daop 2 Bandung selama periode libur panjang yang berlangsung selama tujuh hari (26 Mei – 1 Juni 2026).

Kota Bandung menjadi destinasi dengan jumlah kedatangan pelanggan terbanyak. Tercatat sebanyak 61.254 pelanggan tiba melalui dua stasiun utama di Kota Bandung, yaitu Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Dari jumlah tersebut, 41.485 pelanggan datang melalui Stasiun Bandung, sedangkan 19.769 pelanggan tiba melalui Stasiun Kiaracondong.

Khusus pada hari Minggu, 31 Mei 2026 hingga pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 7.478 pelanggan tiba di Stasiun Bandung dan 3.407 pelanggan tiba di Stasiun Kiaracondong. Tingginya angka kedatangan tersebut menunjukkan bahwa Kota Bandung masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan masa libur panjang bersama keluarga maupun kerabat.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa tingginya jumlah pelanggan yang datang ke wilayah Daop 2 Bandung menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap moda transportasi kereta api.

“Selama masa libur panjang Idul Adha 2026, Kota Bandung menjadi salah satu tujuan utama perjalanan masyarakat. Hingga sore hari kemaren, sebanyak 119.913 pelanggan telah tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung, dengan lebih dari 61 ribu pelanggan datang melalui Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Tingginya angka kedatangan ini mencerminkan besarnya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas macet,” ujar Kuswardojo.

Dari sisi keberangkatan, minat masyarakat untuk menggunakan kereta api juga masih sangat tinggi. Hingga Minggu, 31 Mei 2026 pukul 17.00 WIB, KAI Daop 2 Bandung mencatat penjualan tiket mencapai 116.860 tiket atau setara dengan 114,4 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 102.186 tempat duduk selama masa angkutan libur panjang Idul Adha.

Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen tersebut dimungkinkan karena adanya pola perjalanan penumpang yang dinamis pada berbagai relasi dan tanggal keberangkatan selama masa angkutan libur panjang, sehingga satu tempat duduk dapat dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan dalam relasi yang berbeda.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Tingginya okupansi selama masa libur panjang ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat besar. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh pelanggan,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau masyarakat yang masih akan melakukan perjalanan pada sisa masa libur panjang agar datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas. Selain itu, pelanggan diharapkan menjaga barang bawaan masing-masing dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan demi terciptanya perjalanan yang aman, tertib, dan nyaman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko

Dalam dunia keuangan, setiap aktivitas yang melibatkan penempatan modal dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan sering kali dianggap sama oleh masyarakat awam. Banyak orang mencampuradukkan istilah investasi dan spekulasi, padahal kedua konsep ini memiliki landasan filosofis, metodologi analisis, dan profil risiko yang sangat bertolak belakang. Memahami garis tegas yang memisahkan antara investor dan spekulan bukan sekadar perdebatan teori, melainkan sebuah kebutuhan strategis yang menentukan bagaimana cara Anda menyusun rencana pengelolaan modal dan melindungi aset dari potensi kerugian massal.

Karakteristik Dasar dan Pendekatan Analisis Pemilik Modal

Garis pemisah utama antara investasi dan spekulasi terletak pada kedalaman analisis dan jangka waktu kepemilikan aset. Kegiatan investasi didasarkan pada analisis fundamental yang mendalam terhadap nilai intrinsik suatu aset, seperti kesehatan laporan keuangan perusahaan, kualitas manajemen, dan prospek pertumbuhan industri dalam jangka panjang. Seorang investor sejati melihat aset atau saham yang dibelinya sebagai kepemilikan sebagian dari bisnis riil, di mana keuntungan diharapkan datang dari pertumbuhan bisnis tersebut serta pembagian dividen secara berkala dari tahun ke tahun.

Sebaliknya, spekulasi berfokus hampir sepenuhnya pada fluktuasi harga jangka pendek yang digerakkan oleh dinamika psikologi pasar dan rumor. Seorang spekulan tidak terlalu memedulikan apakah sebuah perusahaan memiliki kinerja fundamental yang solid atau tidak, melainkan apakah harga aset tersebut dapat bergerak naik atau turun dalam hitungan hari, jam, atau bahkan menit. Pendekatan analisis yang digunakan oleh spekulan cenderung berbasis teknikal atau memanfaatkan momentum berita mendadak (catalyst trading). Risiko yang diambil dalam spekulasi jauh lebih tinggi karena keuntungan yang diincar murni berasal dari selisih harga jual dan beli, di mana prediksi yang meleset dapat langsung mengikis modal dalam waktu yang sangat singkat.

Strategi Pengelolaan Risiko di Pasar Berjangka Dua Arah

Meskipun memiliki perbedaan mendasar, baik investasi maupun spekulasi sama-sama membutuhkan strategi manajemen risiko yang ketat agar portofolio keseluruhan tetap bertahan di tengah volatilitas pasar global. Bagi mereka yang memilih jalur perdagangan aktif atau spekulasi yang terukur, pemanfaatan instrumen pasar berjangka (futures) menawarkan fleksibilitas yang sangat tinggi. Karakteristik perdagangan dua arah di pasar berjangka memungkinkan para pelaku pasar untuk tetap mendulang potensi keuntungan, baik saat harga pasar global sedang mengalami tren naik yang kuat maupun saat terjadi koreksi harga yang tajam ke bawah.

Untuk menavigasi risiko yang melekat pada transaksi jangka pendek ini, disiplin dalam penempatan batasan kerugian (stop loss) dan penentuan volume transaksi yang proporsional dengan ketahanan modal adalah hukum yang absolut. Semua perencanaan teknis ini tentunya memerlukan dukungan dari infrastruktur platform perdagangan yang andal agar eksekusi perintah masuk dan keluar pasar dapat berjalan secara instan. Kecepatan pemrosesan data dan transparansi likuiditas internasional menjadi pilar utama untuk memastikan bahwa strategi perlindungan modal yang Anda susun tidak terganggu oleh kendala teknis atau pelebaran harga yang merugikan.

Bangun Strategi Finansial Anda Bersama KVB Futures

Menghadapi dinamisnya pergerakan harga di pasar keuangan dunia membutuhkan dukungan dari mitra broker yang memiliki komitmen tinggi terhadap stabilitas teknologi dan kepatuhan hukum. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan komoditas dan berjangka yang andal, memungkinkan Anda untuk mengelola risiko portofolio secara profesional melalui dukungan eksekusi sistem yang mutakhir dan transparan. Kami berkomitmen untuk mendampingi setiap tahapan transaksi Anda dengan menyediakan ekosistem perdagangan yang sehat demi mendukung pencapaian target finansial jangka panjang Anda.

Seluruh fasilitas digital dan layanan profesional kami dirancang secara khusus untuk membantu para pelaku pasar mengoptimalkan akurasi pengelolaan modal mereka di segala kondisi pasar. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan spesifikasi kontrak perdagangan berjangka kami dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera mengambil langkah strategis Anda dalam menguasai manajemen risiko pasar dunia dengan standar keamanan terbaik, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI KCP Rawasari Layani Nasabah Tetap Optimal Saat Libur Weekend

Komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh BRI KCP Rawasari melalui kehadiran layanan Weekend Banking yang tetap beroperasi di saat akhir pekan dan hari libur.

Melalui layanan ini, nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi perbankan dengan mudah dan nyaman tanpa harus menunggu hari kerja. Adapun layanan yang tersedia meliputi setor tunai, tarik tunai, transfer, pembukaan rekening, aktivasi layanan digital banking, hingga konsultasi produk dan layanan BRI lainnya.

Kehadiran Weekend Banking di BRI KCP Rawasari menjadi solusi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang memiliki kesibukan pada hari kerja sehingga tetap dapat memenuhi kebutuhan transaksi perbankan di waktu libur.

Pimpinan BRI KCP Rawasari menyampaikan bahwa layanan ini merupakan bagian dari upaya BRI untuk terus hadir di tengah kebutuhan masyarakat dengan memberikan akses layanan yang lebih fleksibel dan optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan transaksi nasabah tetap dapat terlayani dengan baik meskipun di hari libur. Melalui layanan Weekend Banking, BRI KCP Rawasari siap memberikan pelayanan terbaik dengan cepat, nyaman, dan profesional,” ujarnya.

Selain layanan di kantor, BRI juga terus mendorong penggunaan layanan digital seperti BRImo dan QRIS BRI untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi secara aman dan praktis kapan saja.

Dengan semangat melayani sepenuh hati, BRI KCP Rawasari terus berkomitmen menjadi mitra perbankan terpercaya yang selalu hadir memberikan solusi keuangan terbaik bagi masyarakat.

About PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

JL. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Dinamika Industri Televisi Indonesia dan Arah Inovasinya

Industri televisi Indonesia sedang berada dalam fase perubahan besar. Media yang dahulu menjadi sumber hiburan utama kini harus berhadapan dengan perkembangan teknologi digital yang sangat cepat. Televisi tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat, tetapi cara orang menonton telah berubah. Penonton tidak selalu duduk di depan televisi pada jam tertentu. Mereka kini memiliki kebebasan untuk memilih tayangan melalui berbagai perangkat dan platform.

Perubahan ini membuat industri televisi perlu menyesuaikan diri secara serius. Salah satu langkah penting adalah transformasi dari siaran analog ke siaran digital. Teknologi digital memberikan kualitas gambar yang lebih tajam, suara yang lebih bersih, serta penggunaan frekuensi yang lebih efisien. Dengan sistem ini, jumlah kanal yang tersedia dapat bertambah sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan. Bagi stasiun televisi, digitalisasi menjadi kesempatan untuk memperluas jangkauan dan memperbaiki mutu layanan.

Selain teknologi penyiaran, perubahan juga terjadi pada pola konsumsi media. Masyarakat modern cenderung menginginkan tontonan yang praktis, cepat, dan sesuai minat pribadi. Kehadiran platform streaming dan media sosial membuat televisi harus berkompetisi dengan banyak bentuk hiburan lain. Akibatnya, stasiun televisi mulai memperkuat kehadiran digital mereka. Tayangan tidak hanya disiarkan secara langsung, tetapi juga diunggah ulang, dipotong menjadi klip pendek, atau dikembangkan menjadi konten khusus untuk internet.

Inovasi konten menjadi salah satu strategi penting untuk mempertahankan penonton. Program televisi yang terlalu kaku akan sulit bersaing dengan konten digital yang lebih variatif. Karena itu, banyak stasiun televisi menghadirkan format acara yang lebih segar, seperti kompetisi bakat, acara realitas, talk show interaktif, berita visual, dan hiburan keluarga dengan konsep modern. Beberapa acara juga melibatkan penonton secara langsung melalui media sosial, sehingga hubungan antara televisi dan audiens menjadi lebih aktif.

Walaupun inovasi diperlukan, kualitas tayangan tetap harus menjadi perhatian utama. Industri televisi tidak boleh hanya mengejar angka rating tanpa mempertimbangkan dampak sosial. Televisi memiliki peran besar dalam membentuk opini publik, memperkenalkan budaya, dan menyampaikan informasi. Oleh karena itu, isi siaran perlu memperhatikan akurasi, etika, keberagaman, dan nilai edukasi. Program yang baik tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi wawasan bagi masyarakat.

Dari sisi ekonomi, tantangan industri televisi juga semakin kompleks. Pengiklan kini memiliki banyak pilihan media untuk memasarkan produk. Platform digital menawarkan data pengguna yang lebih rinci, sehingga iklan dapat diarahkan ke kelompok tertentu. Untuk menghadapi kondisi ini, perusahaan televisi perlu mengembangkan model bisnis yang lebih kreatif. Kerja sama dengan merek, promosi lintas platform, integrasi media sosial, dan produksi konten digital menjadi bagian penting dari strategi baru.

Industri televisi Indonesia masih memiliki keunggulan yang tidak mudah digantikan. Siaran langsung, berita nasional, acara olahraga, dan program hiburan besar masih memiliki daya tarik kuat. Televisi juga mampu menjangkau masyarakat luas, termasuk kelompok yang belum sepenuhnya beralih ke layanan digital. Dengan menggabungkan kekuatan tradisional dan inovasi modern, televisi Indonesia dapat tetap relevan dalam era media yang semakin terbuka dan kompetitif.

Terrasolid untuk Pemrosesan dan Analisis Data LiDAR

Data LiDAR mentah yang dihasilkan dari survei drone mengandung ratusan juta poin yang perlu diproses, diklasifikasi, dan dianalisis sebelum bisa digunakan untuk kebutuhan operasional. Kualitas pemrosesan data menentukan akurasi output akhir, dari model terrain hingga perhitungan volumetrik.

Terrasolid hadir sebagai platform perangkat lunak LiDAR yang mencakup seluruh tahap pemrosesan data, dari manajemen point cloud hingga pembuatan model permukaan dan penyesuaian akurasi data. Platform ini terdiri dari tiga modul utama yang bekerja secara terintegrasi.

TerraScan menangani manajemen, pemrosesan, dan visualisasi point cloud, mencakup klasifikasi dan filtering, vektorisasi objek, analisis dan simulasi, serta batch processing untuk dataset berskala besar. TerraModeler digunakan untuk pembuatan dan pengeditan model permukaan, termasuk pembuatan kontur, perhitungan volume, analisis perbedaan antara dua dataset, dan ekspor ke software CAD dan desain. TerraMatch menjalankan strip adjustment untuk mengoreksi misalignment natural pada data LiDAR dari sensor apapun, meningkatkan akurasi absolut data secara signifikan.

“Akurasi data LiDAR final bergantung pada kualitas pemrosesan, bukan hanya kualitas sensor. Strip adjustment di TerraMatch dan klasifikasi point cloud di TerraScan menentukan seberapa andal data tersebut digunakan untuk analisis terrain dan perhitungan volumetrik,” ujar Halo Robotics.

Terrasolid menjadi standar pemrosesan data LiDAR untuk kebutuhan survei presisi tinggi, menghasilkan output yang langsung kompatibel dengan workflow GIS dan CAD untuk analisis dan pelaporan operasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform

Operasional drone di lingkungan industri skala besar melibatkan banyak misi, banyak lokasi, dan banyak tim yang bekerja secara bersamaan. Tanpa platform manajemen terpusat, koordinasi misi, pemantauan real-time, dan pelaporan data menjadi proses yang tidak efisien.

DJI FlightHub 2 hadir sebagai platform manajemen operasional drone all-in-one yang mencakup perencanaan misi, eksekusi otomatis, pemantauan live, dan pemrosesan data dalam satu platform. Seluruh misi drone, termasuk misi yang dijalankan sepenuhnya otomatis oleh sistem DJI Dock 3, dikonfigurasi dan dipantau melalui platform ini.

Dikembangkan oleh DJI Enterprise, FlightHub 2 mendukung livestreaming video dengan API untuk integrasi ke sistem CCTV dan VMS yang sudah ada, cloud mapping untuk pengumpulan dan pemrosesan data survei, pembuatan 3D base map dari data drone dan satelit, anotasi dan pinpoint pada live map, serta AI object recognition dan change detection yang dapat dikustomisasi.

Platform ini dirancang untuk kebutuhan operasional multi-site di mana tim perlu memantau kondisi lapangan dari jarak jauh, merespons situasi secara real-time, dan mengelola seluruh armada drone dalam satu dashboard. Koordinat target ditampilkan langsung pada peta live untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat.

“FlightHub 2 menghubungkan seluruh drone, data lapangan, dan tim operasional dalam satu platform. Misi survey, inspeksi, dan keamanan bisa dijalankan, dipantau, dan dievaluasi dari satu titik kendali,” ujar Halo Robotics.

DJI FlightHub 2 menjadi infrastruktur digital yang menghubungkan perangkat keras drone di lapangan dengan tim operasional, menghasilkan visibilitas penuh atas kondisi aset dan kemajuan misi secara real-time.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Nira: Platform Cloud untuk Visualisasi 3D dan Pemantauan Perubahan Aset

Data survei drone menghasilkan model 3D beresolusi tinggi yang nilainya bergantung pada seberapa mudah data tersebut diakses, dianalisis, dan dibagikan kepada tim yang membutuhkannya. Platform visualisasi yang membutuhkan instalasi software khusus sering menjadi hambatan dalam siklus penggunaan data tersebut.

Nira hadir sebagai platform cloud untuk visualisasi dan analisis model 3D yang dapat diakses langsung melalui browser tanpa instalasi software. Model point cloud, LiDAR, dan fotogrametri dapat diunggah dan dibagikan melalui URL kepada seluruh anggota tim yang membutuhkan akses.

Dikembangkan oleh Nira, platform ini mendukung pengukuran jarak, area, dan volume langsung di dalam viewer 3D, georeferensi dengan overlay desain DXF, anotasi visual pada model, serta mode perbandingan 2D/3D untuk pemantauan perubahan permukaan dari waktu ke waktu. Ekspor laporan PDF otomatis tersedia untuk kebutuhan pelaporan operasional, dengan keamanan data enterprise-grade menggunakan enkripsi 256-bit.

Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan Nira sebagai bagian dari ekosistem perangkat lunak pengolahan dan visualisasi data survei drone. Platform ini kompatibel dengan output dari berbagai drone LiDAR dan fotogrametri untuk kebutuhan manajemen aset di berbagai sektor industri.

“Model 3D yang dihasilkan dari survei drone bisa langsung dibagikan dan dianalisis oleh tim di lokasi mana pun tanpa memerlukan software khusus. Perubahan kondisi permukaan terpantau langsung melalui mode perbandingan 2D/3D,” ujar Halo Robotics.

Nira memperpendek siklus dari pengumpulan data survei hingga pengambilan keputusan operasional, dengan model 3D yang bisa diakses, diukur, dan dianotasi secara kolaboratif oleh tim lintas lokasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Robot Berkaki Empat Unitree untuk Inspeksi di Area Industri Ekstrem

Inspeksi fasilitas industri di area berbahaya, medan tidak rata, atau lingkungan yang tidak aman bagi tenaga kerja membutuhkan solusi yang bisa bergerak mandiri di kondisi lapangan nyata. Kendaraan beroda tidak bisa menavigasi tangga, lereng curam, atau area dengan hambatan fisik yang kompleks.

Unitree A2 hadir sebagai robot quadruped industri dengan kecepatan maksimal 6 m/s, kemampuan mendaki anak tangga setinggi 40 cm, dan kapasitas payload 25 kg untuk berbagai konfigurasi sensor. Rating IP67 menjadikan A2 tahan terhadap debu dan air, termasuk operasi di kondisi hujan deras dan genangan.

Dikembangkan oleh Unitree Robotics, A2 dilengkapi dual LiDAR sensor depan dan belakang untuk navigasi 360 derajat dan obstacle avoidance secara mandiri. Sistem sensor mounting yang modular mendukung konfigurasi payload yang fleksibel sesuai kebutuhan inspeksi, ditenagai AI module Jetson Orin dengan kapasitas komputasi hingga 100 TOPS untuk pemrosesan data real-time di lapangan.

Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan Unitree A2 untuk kebutuhan inspeksi robotik di sektor pertambangan, minyak dan gas, dan industri berat yang membutuhkan pemantauan area dengan akses terbatas atau kondisi operasional yang tidak aman bagi tenaga kerja.

“Unitree A2 bergerak mandiri di area yang tidak bisa dijangkau kendaraan konvensional. Dengan dual LiDAR, payload 25 kg, dan rating IP67, robot ini bisa dikonfigurasi untuk berbagai misi inspeksi di kondisi lapangan industri yang paling menantang,” ujar Halo Robotics.

Penggunaan robot quadruped seperti Unitree A2 memperluas jangkauan pemantauan aset ke area yang selama ini tidak bisa dipantau secara rutin, sekaligus mengurangi eksposur tenaga kerja terhadap lingkungan berbahaya tanpa mengorbankan kualitas data inspeksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Inspeksi Aset Transmisi Listrik Berbasis Drone LiDAR

Jaringan transmisi listrik mencakup ribuan menara yang tersebar di berbagai kondisi terrain, termasuk area bervegetasi lebat dan lokasi terpencil. Pertumbuhan vegetasi yang mendekati konduktor dan kemiringan tiang yang tidak terdeteksi merupakan dua faktor risiko utama yang membutuhkan pemantauan berkala dan terstruktur.

DJI Zenmuse L3 yang terintegrasi dengan drone DJI Matrice 400 digunakan untuk survei LiDAR koridor ROW jaringan transmisi listrik. Sensor ini menghasilkan point cloud yang merekam posisi konduktor, struktur menara, dan kondisi vegetasi di sekitarnya secara presisi, termasuk di area yang tidak bisa diakses tim ground secara rutin.

Data LiDAR yang dihasilkan digunakan untuk dua kebutuhan utama: analisis perambahan vegetasi untuk menentukan area yang membutuhkan pemangkasan prioritas, dan analisis tilt menara untuk mengidentifikasi kemiringan struktural yang melampaui batas toleransi. Kedua analisis ini mendukung perencanaan maintenance yang lebih terarah dan berbasis data aktual kondisi lapangan.

“LiDAR survey jaringan transmisi menghasilkan data vegetasi dan analisis tilt menara yang akurat. Data ini menjadi dasar perencanaan pemangkasan dan maintenance struktural yang lebih efisien di skala jaringan yang luas,” ujar Halo Robotics.

Inspeksi aset transmisi berbasis drone LiDAR mendukung efisiensi program pemeliharaan jaringan skala nasional, mengurangi risiko keselamatan bagi tenaga inspeksi, dan menghasilkan data yang konsisten sebagai dasar perencanaan maintenance jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Manajemen Integritas Aset Minyak dan Gas Berbasis Drone

Fasilitas minyak dan gas mencakup aset yang beragam, dari flare stack dan tangki penyimpanan hingga jalur pipa dan platform offshore, yang masing-masing membutuhkan pendekatan inspeksi berbeda dengan frekuensi yang konsisten. Keterbatasan akses fisik dan risiko keselamatan membuat inspeksi konvensional tidak selalu bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Drone inspeksi menjawab tantangan ini dengan kemampuan menjangkau aset dari jarak aman, merekam data visual dan thermal beresolusi tinggi, serta menghasilkan model 3D as-built dari aset yang diinspeksi. Halo Robotics menyediakan solusi inspeksi terintegrasi yang mencakup General Visual Inspection (GVI), Close Visual Inspection (CVI), inspeksi thermal, serta kuantifikasi emisi metana untuk fasilitas minyak dan gas.

Sistem yang digunakan mencakup DJI Matrice 400 dengan payload Zenmuse H30T untuk inspeksi visual dan thermal jarak jauh, Flyability Elios 3 untuk inspeksi ruang terbatas seperti tangki dan HRSG, serta MetScan untuk kuantifikasi dan pemetaan emisi metana.

“Aset minyak dan gas membutuhkan inspeksi yang konsisten di berbagai kondisi operasional. Kombinasi drone inspeksi visual, thermal, dan sensor metana menghasilkan data integritas aset yang komprehensif, dari permukaan luar hingga kondisi internal dan emisi gas,” ujar Halo Robotics.

Cakupan inspeksi meliputi GVI flare, jetty, dan fasilitas darat, CVI pada aset kritis seperti HRSG, amine stripper, dan tangki LNG, inspeksi struktural dan korosi berbasis LiDAR, serta survei metana di jalur pipa, platform, dan loading terminal. As-built 3D model dari hasil LiDAR Zenmuse L3 tersedia sebagai referensi kondisi aset secara berkala.

Program inspeksi berbasis drone untuk sektor minyak dan gas mendukung kepatuhan terhadap standar integritas aset internasional, mengurangi kebutuhan scaffolding dan rope access, serta meningkatkan efisiensi shutdown dan turnaround dengan data yang tersedia lebih cepat dan akurat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES