Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik

Bali, 27 Juli 2026 PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), salah satu anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang berfokus pada layanan pendukung pelabuhan serta pengembangan kawasan terintegrasi pelabuhan bersama PT Marina Development Indonesia (MDI) secara resmi mengoperasikan Dock B dan Dock C di Bali Gapura Marina. Berlokasi di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Bali Gapura Marina dikembangkan sebagai infrastruktur maritim yang mendukung pertumbuhan industri yachting nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi utama pelayaran dan wisata maritim di kawasan Asia Pasifik.

Dengan telah beroperasinya dua dock pertama dari total lima dock yang direncanakan, Bali Gapura Marina saat ini memiliki kapasitas untuk melayani hingga 75 yacht, termasuk yacht dan superyacht berukuran hingga 200 kaki (200 feet). Kapasitas tersebut akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 180 yacht pada saat seluruh pengembangan marina selesai dan beroperasi penuh, yang ditargetkan pada tahun 2027.

Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Faruq Hidayat, menyampaikan bahwa Perseroan terus mendorong pengembangan marina melalui penyediaan infrastruktur modern, layanan premium, serta penguatan standar operasional dan keselamatan.

“Pengembangan Bali Gapura Marina merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan marina tourism hub berkelas dunia yang mengedepankan kualitas layanan, keberlanjutan, serta pemanfaatan teknologi modern. Kami optimistis pengembangan ini dapat memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi wisata maritim global dan ke depan akan lahir marina-marina berstandar internasional lainnya di Indonesia,” ujar Faruq.

Pengembangan Bali Gapura Marina merupakan hasil sinergi antara PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai pengembang kawasan BMTH dan PT Marina Development Indonesia sebagai mitra investor, pengembang, pengelola, serta operator marina. Kolaborasi ini mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan standar operasional marina internasional, strategi komersial, serta pengelolaan jangka panjang. 

“Bali Gapura Marina dikembangkan sebagai aset infrastruktur maritim dengan standar operasional internasional serta model bisnis yang berkelanjutan. Fokus kami tidak hanya pada penyediaan fasilitas sandar, tetapi juga membangun ekosistem marina yang mencakup layanan operasional, pengembangan bisnis, serta pengalaman pengguna yang mampu mendukung pertumbuhan industri yachting Indonesia dalam jangka panjang.” Kata Ulf Backlund, Presiden Direktur Marina Development Indonesia.


Kesiapan Infrastruktur, Fasilitas Modern & Digitalisasi Layanan

Bali Gapura Marina menghadirkan infrastruktur dan layanan yang mendukung operasional yacht secara aman dan efisien. Dua dock pertama telah dilengkapi dengan pedestal berstandar internasional untuk pasokan listrik dan air bersih, sementara Welcome Station berfungsi sebagai pusat layanan kedatangan dan keberangkatan (arrival & departure). Fasilitas ini mengintegrasikan Travel dan Concierge, Tenant Lounge, layanan CIQP (Customs, Immigration, Quarantine and Port Authority), serta check-in dan check-out Seaplane dalam satu lokasi.

Salah satu fasilitas terbaru yang diluncurkan, Captain’s Self Check-In & Check-Out CIQP, merupakan layanan pertama di Indonesia yang memungkinkan kapten dan pemilik yacht untuk memilih melakukan proses administrasi kedatangan dan keberangkatan secara mandiri. Melalui sistem one-stop service, pengguna marina dapat mengajukan dokumen secara elektronik sebelum kapal tiba, sehingga proses clearance bersama Bea Cukai, Imigrasi, Karantina dan Otoritas Pelabuhan (CIQP) menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan.

Ke depan, Bali Gapura Marina akan terus melengkapi kawasan dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk yacht club, yacht service station, area ritel, fasilitas lifestyle, dan premium entertainment, sebagai bagian dari pengembangan ekosistem marina dan wisata maritim di kawasan Bali Maritime Tourism Hub.

Sinergi Pengembangan Kawasan Wisata Maritim & Penguatan Ekonomi 

Sinergi dalam pengembangan Bali Gapura Marina diharapkan dapat meningkatkan kunjungan yacht domestik dan internasional serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, hospitality, logistik maritim, dan UMKM pendukung di kawasan Bali.

“Melalui penguatan sinergi dan pengembangan layanan yang terintegrasi, termasuk penyediaan fasilitas dan layanan marina berstandar internasional, PT Pelindo Sinergi Lokaseva siap berkontribusi dalam mendukung transformasi kawasan Pelabuhan Benoa menjadi destinasi wisata maritim unggulan Indonesia dan turut menjadi motor pembangun perekonomian Bali serta Indonesia,” tutup Faruq.

-selesai-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hilirisasi Nikel di Sulawalesi Potensi Dorong Ekonomi Lokal Tangguh

JAKARTA – Hilirisasi nikel dinilai akan mampu menciptakan nilai tambah melalui peningkatan produksi hasil tambang, sekaligus berdampak langsung dalam mendorong ketangguhan ekonomi lokal yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Salah satu proyek yang tengah dikembangkan adalah fasilitas High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Morowali, Sulawesi Tengah. Proyek ini diamanatkan kepada PT Vale Indonesia Tbk (INCO), anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID.

Pengamat Lingkungan Irwan Ridwan mengatakan proyek hilirisasi seperti HPAL pada dasarnya juga dirancang untuk meningkatkan ekonomi lokal. Menurutnya, aspek tersebut umumnya telah dibahas dalam tahap pra-studi kelayakan (pre-feasibility study/Pra-FS) hingga studi kelayakan (feasibility study/FS) menjadi bagian dari untuk mendorong ketangguhan ekonomi nasional dan ekonomi lokal.

“Seharusnya akan memberi pengaruh (positif) terhadap ekonomi lokal dan (peningkatan) kualitas sosial masyarakat dan ini sdh dibahas dalam Pra-FS dan FS suatu proyek investasi,” ungkap Irwan.

Dia berharap bahwa peningkatan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas sosial masyarakat dijalankan sesuai komitmen saat operasional berjalan, bukan hanya sekadar sebagai formalitas untuk memenuhi kewajiban.

Diketahui, proyek HPAL Sambalagi merupakan bagian dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali yang masuk dalam proyek strategis nasional untuk mempercepat hilirisasi mineral di Indonesia.

Proyek tersebut memiliki nilai investasi mencapai US$2 miliar dan diharapkan memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) nasional melalui pengolahan nikel bernilai tambah tinggi.

Inisiatif Anggota Grup MIND ID ini akan mampu mendorong multiplier effect yang sangat besar terhadap pembangunan ekonomi nasional sekaligus sosial masyarakat sekitar daerah operasionalnya di Sulawesi.

Setali tiga uang, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido, mengapresiasi pengembangan kawasan industri yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, pendekatan inklusif ini penting untuk memastikan manfaat investasi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat setempat.

“Kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM lokal serta keterbukaan terhadap fasilitas publik menjadi model pembangunan kawasan industri yang inklusif dan berkelanjutan bagi Sulawesi Tengah,” kata Reny.

Dampak positif program hilirisasi nikel tersebut tecermin pada kinerja perekonomian daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tengah pada Triwulan I-2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,32 persen secara tahunan (year-on-year).

Dari sisi produksi, pendorong utama pertumbuhan tersebut berasal dari lapangan usaha Industri Pengolahan yang mengalami pertumbuhan tertinggi mencapai 15,09 persen.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ratusan Keluarga Rayakan Hari Anak Nasional di #1 Family Fest Prudential Syariah

Jakarta, 26 Juli
2026
– Semangat Hari Anak Nasional 2026 berlangsung meriah di kawasan Car
Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, saat ratusan keluarga memadati “#1
Family Fest”
yang digelar oleh PT Prudential Sharia Life Assurance
(Prudential Syariah)
. Menjadi puncak dari rangkaian aktivasi Satu Yang
Melindungi sepanjang pekan, acara ini mengajak keluarga Indonesia merayakan
kebersamaan sekaligus mengingatkan bahwa menjaga yang paling berharga dimulai
dari langkah-langkah kecil hari ini.

“Di Hari Anak Nasional, kami ingin
mengajak keluarga Indonesia untuk merayakan sosok yang paling berharga dalam
hidup, yaitu anak. Melalui semangat Satu Yang Melindungi, kami percaya bahwa
perlindungan tidak hanya diwujudkan melalui perencanaan masa depan, tetapi juga
melalui kehadiran dalam momen-momen bermakna, kebiasaan hidup sehat, serta
perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Kami berharap acara #1 Family Fest
menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini merupakan
investasi untuk masa depan keluarga,” ujar Vivin Arbianti Gautama,
Chief Customer and Marketing Officer Prudential Syariah.

Rangkaian ini menjadi puncak dari
kehadiran Prudential Syariah di ruang-ruang keseharian keluarga sepanjang 23–29
Juli 2026, mulai dari instalasi pesan di kawasan Stasiun MRT Senayan hingga billboard
di sekitar Ratu Plaza, sebuah cara untuk menyapa keluarga Indonesia lebih
dekat, tepat di tengah rutinitas mereka.

Isti Diana, salah satu pengunjung yang hadir bersama keluarganya di #1 Family Fest, mengaku menikmati rangkaian aktivitas yang dihadirkan. “Yang paling berkesan buat kami bukan hanya aktivitasnya, tetapi kesempatan untuk benar-benar menghabiskan waktu bersama keluarga di tengah kesibukan sehari-hari. Anak-anak senang, kami juga jadi punya quality time bersama,” ujarnya.

Momentum Hari Anak Nasional 2026
sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kualitas kebersamaan dalam
keluarga. Berbagai riset menunjukkan bahwa waktu berkualitas bersama keluarga,
bercerita, bermain, hingga makan bersama, secara signifikan meningkatkan
kemampuan sosial-emosional dan rasa aman anak, sekaligus membangun fondasi
kepercayaan seumur hidup[¹].
Semangat inilah yang ingin dihidupkan Prudential Syariah melalui #1 Family
Fest, menghadirkan ruang bagi keluarga untuk benar-benar hadir dan menikmati
kebersamaan di tengah rutinitas sehari-hari.

“Melalui beragam kegiatan interaktif
ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi keluarga untuk menikmati kebersamaan
yang berkualitas sekaligus mulai peduli pada kesehatan bersama. Inisiatif ini
menjadi komitmen kami sebagai mitra terpercaya bagi keluarga Indonesia dalam
menjaga yang paling berharga, mulai dari kesehatan, kesejahteraan, hingga
perencanaan masa depan yang lebih baik,” tambah Vivin.

Penyelenggaraan #1 Family Fest juga
mengedepankan aspek keberlanjutan. Seluruh sampah yang dihasilkan selama
kegiatan dipilah dan diolah agar memiliki nilai guna yang lebih baik,
melanjutkan komitmen Prudential Syariah dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan
pada setiap inisiatifnya.

Di tengah keseruan yang berlangsung
sepanjang pagi, #1 Family Fest menjadi pengingat bahwa di balik setiap keluarga
selalu ada harapan yang ingin diwujudkan untuk orang-orang tercinta. Bagi
sebagian keluarga, itu adalah melihat anak tumbuh sehat dan bahagia. Bagi yang
lain, itu adalah memastikan pendidikan terbaik atau masa depan yang lebih baik
bagi keluarga mereka. Sebagai Satu Yang Melindungi, Prudential Syariah percaya
bahwa setiap harapan tersebut adalah sebuah Janji Jadi Nyata yang layak dijaga,
sehingga keluarga Indonesia dapat melangkah lebih tenang dalam mewujudkannya.

[1] Kim et al., Univ. of Utah, 2025; Journal
of Pediatric Nursing
, 2023

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Arus peti kemas nasional terus menunjukkan tren positif pada semester I 2026, yang didorong ekspansi layanan pelayaran seperti pembukaan rute baru dan peningkatan aktivitas perdagangan.

SURABAYA—Arus
peti kemas nasional terus menunjukkan tren positif pada semester I 2026. PT
Pelindo Terminal Petikemas mencatat throughput mencapai 6,63 juta TEUs
atau tumbuh 5,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan
tersebut didorong oleh ekspansi layanan pelayaran melalui pembukaan rute baru,
penambahan kunjungan kapal (extra call), serta meningkatnya aktivitas perdagangan.

Corporate
Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra menyebut pertumbuhan
terjadi baik pada peti kemas domestik maupun internasional. Arus peti kemas
luar negeri mencapai 2,27 juta TEUs atau tumbuh 9,13%, sedangkan domestik
mencapai 4,36 juta TEUs atau tumbuh 3,72%. Dari sisi perdagangan internasional,
arus impor mencapai 1,11 juta TEUs (tumbuh 11,67%) dan ekspor mencapai 1,13
juta TEUs (tumbuh 6,70%). Angka ini menunjukkan aktivitas perdagangan Indonesia
masih tumbuh positif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya
aktivitas pelayaran, pembukaan layanan [service] baru, penambahan kunjungan
kapal, direct call internasional di kawasan Indonesia Timur, hingga
meningkatnya kebutuhan logistik untuk mendukung Proyek Strategis Nasional
(PSN),” ungkap Widyaswendra, Senin (27/7).

Selain itu modernisasi terminal, peningkatan konektivitas
antarpelabuhan, serta penguatan layanan menjadi faktor penting dalam menjaga
kelancaran rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan daya saing logistik
Indonesia.

Wakil Ketua Umum Bidang Maritim dan Pelabuhan DPP
Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Harry Sutanto, menilai
pertumbuhan arus peti kemas menjadi salah satu indikator penting untuk membaca
kondisi perekonomian nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan ketahanan
ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Meski ekspor mengalami
penurunan dibandingkan impor, kondisi ini tetap berdampak positif karena
sekitar 78 persen impor merupakan bahan baku dan mesin yang dibutuhkan industri
manufaktur.

“Kalau impor naik, sekitar 78 persen di antaranya
merupakan bahan baku dan mesin. Artinya prospek ekonomi, terutama sektor
manufaktur, masih tumbuh,” katanya saat dihubungi, Kamis (23/7/2026).

Peningkatan aktivitas perdagangan turut mendorong
pembukaan layanan pelayaran dan penambahan kunjungan kapal di sejumlah
pelabuhan. Salah satu yang mencatat pertumbuhan tinggi adalah Pelabuhan Panjang
di Lampung dengan kenaikan arus peti kemas mencapai 17,4 persen. “Hampir
semua pelabuhan menunjukkan pertumbuhan positif, meskipun tidak sama besar. Di
Sumatra misalnya, Pelabuhan Panjang tumbuh cukup tinggi. Pelabuhan-pelabuhan
Pelindo sendiri mewakili sekitar 90 persen aktivitas perdagangan nasional,”
ujarnya.

Harry menilai perusahaan pelayaran masih berhati-hati
dalam membuka rute baru. Pembukaan layanan dilakukan setelah mempertimbangkan
ketersediaan muatan agar operasional tetap berkelanjutan.

“Perusahaan
pelayaran sangat berhitung dalam membuka rute baru. Mereka harus memastikan
muatannya tersedia dan berkelanjutan sebelum memutuskan membuka layanan secara
rutin,” katanya.

Harry juga
mengingatkan sektor pelayaran internasional masih menghadapi tekanan akibat
konflik geopolitik. Perubahan rute pelayaran menyebabkan biaya angkutan laut
meningkat, terutama pada jalur Asia-Eropa yang mengalami kenaikan tarif freight
sekitar 30–70 persen. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga
menjadi tantangan karena meningkatkan biaya impor.

Indikator
Positif

Ketua Umum
Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA),
Carmelita Hartoto, menilai pertumbuhan arus peti kemas pada Semester I 2026
menjadi indikator positif bagi perekonomian nasional.

“Pertumbuhan
arus peti kemas nasional pada Semester I 2026 merupakan sinyal yang positif
bagi ekonomi kita (Indonesia). Ini tentu sinyal (positif) bahwa pertumbuhan
ekonomi dan arus barang di pelabuhan tetap terjaga, meski di tengah tekanan
ekonomi global,” kata Carmelita saat dihubungi, Kamis.

Carmelita
berharap tren tersebut dapat dipertahankan melalui penguatan ekosistem logistik
nasional, mulai dari peningkatan efisiensi pelabuhan, konektivitas antardaerah,
hingga kelancaran operasional pelayaran.

“Kita
harap ini dapat terus terjaga dengan menjaga iklim usaha yang baik di dalam
ekosistem logistik nasional, seperti efisiensi pelabuhan, peningkatan
konektivitas nasional, kelancaran operasional pelayaran dan lainnya. Jadi
pertumbuhan ini terus berkelanjutan,” tandasnya.

Pakar
logistik maritim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Raja
Oloan Saut Gurning, menilai kenaikan throughput peti kemas merupakan
konsekuensi logis dari meningkatnya aktivitas ekonomi dan perdagangan.

“Urutannya dimulai dari pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketika ekonomi tumbuh, interaksi perdagangan secara keseluruhan juga meningkat.
Dari situ perdagangan melalui laut ikut bertumbuh, kemudian aktivitas ekonomi
maritim yang mencakup logistik dan pelayaran juga meningkat, hingga akhirnya
mendorong permintaan layanan terminal peti kemas,” terangnya saat dihubungi
Rabu (22/7/2026).

Menurut
Saut Gurning, dalam industri maritim terdapat konsep ships follow the trade,
yakni aktivitas pelayaran berkembang mengikuti pertumbuhan perdagangan. “Dalam
industri maritim ada istilah ships follow the trade. Jadi kapal dan aktivitas
terminal peti kemas mengikuti pertumbuhan perdagangan. Perdagangan
sendiri merupakan turunan dari pertumbuhan ekonomi. Itu urutannya,” jelasnya.

Ia menjelaskan berbagai penelitian empiris menunjukkan
pertumbuhan throughput peti kemas memiliki efek pengganda terhadap aktivitas
ekonomi. Meski
demikian, besarnya efek tersebut masih dipengaruhi kualitas sistem logistik
nasional. Belum termasuk ketika terjadi hambatan lain, seperti keterbatasan
infrastruktur, konektivitas antarmoda, kemacetan distribusi, regulasi, hingga
proses customs, immigration, and quarantine (CIQ).

Kualitas
Layanan

Peningkatan
daya saing perdagangan Indonesia sangat bergantung pada kualitas layanan
terminal peti kemas. Kinerja layanan terminal peti kemas yang andal akan
membuat biaya logistik melalui laut menjadi lebih efisien. Setelah biaya
logistik turun, daya saing perdagangan meningkat, volume perdagangan bertambah,
dan pada akhirnya pilihan pengguna jasa terhadap terminal tersebut juga akan
semakin tinggi.

Sementara,
pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menjelaskan bahwa jalur peti kemas
merupakan salah satu tulang punggung logistik, baik untuk distribusi domestik
maupun kegiatan ekspor dan impor. Namun, ia mengingatkan masih terdapat
sejumlah tantangan yang harus dibenahi, seperti ketidakseimbangan arus peti
kemas antardaerah, keterbatasan kapasitas pelabuhan, hingga pendangkalan alur
pelayaran yang dapat mengurangi efisiensi distribusi barang.

“Kalau alur pelayaran mengalami pendangkalan, kapal tidak
bisa beroperasi secara optimal. Kapal akhirnya mengurangi muatan agar tetap
aman berlayar, sehingga kapasitas angkut berkurang dan distribusi barang
menjadi kurang efisien,” katanya saat dihubungi Rabu.

Menurutnya, pengerukan alur pelayaran, modernisasi
fasilitas, serta investasi pada peralatan bongkar muat perlu terus dilakukan
agar produktivitas terminal semakin meningkat. Investasi pada peralatan bongkar
muat, modernisasi fasilitas, hingga peningkatan kapasitas pelabuhan perlu terus
dilakukan agar produktivitas terminal semakin baik.

Ia juga
mendorong percepatan pembangunan pelabuhan transhipment internasional agar
Indonesia tidak bergantung pada pelabuhan negara lain. “Saat ini sebagian arus
peti kemas internasional masih harus melalui pelabuhan di negara tetangga
sebelum menuju tujuan akhir. Jika Indonesia memiliki pelabuhan transhipment
yang kuat, efisiensi logistik akan meningkat dan nilai tambahnya dapat
dinikmati di dalam negeri,” katanya. (*)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Komitmen Pelayanan Nasabah, BRI Life Hadirkan Wajah Baru Kantor Layanan di Denpasar

Asuransi BRI Life secara resmi meresmikan wajah baru kantor
layanan Denpasar yang berlokasi di Jl. Setia Budi No.12, Kelurahan
Pemecutan Kaja, Kecamatan
Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. Revitalisasi kantor layanan ini merupakan bagian dari komitmen
berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman,
modern dan optimal bagi nasabah khususnya di wilayah Bali dan sekitarnya.

Peresmian wajah baru kantor layanan Denpasar tersebut
dihadiri oleh Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi BRI Life, turut hadir
Direktur Consumer Banking PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk beserta Hery
Noercahya selaku RCEO BRI Region 17 Denpasar.

Peresmian kantor
layanan di Denpasar
Bali oleh Direktur
Consumer Banking Bank BRI Aris Hartanto
(kanan) didampingi oleh Komisaris
Utama BRI Life M. Syafri Rozi (tengah) dan RCEO Region 17 Denpasar Bali
Hery Noercahya (kiri)

Direktur Keuangan
BRI Life Lim Chet Ming
, secara terpisah menyampaikan
bahwa revitalisasi kantor layanan di Denpasar ini merupakan wujud nyata
komitmen BRI Life untuk terus menghadirkan layanan yang semakin modern, nyaman
dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah
melalui fasilitas yang semakin modern,
nyaman dan representative bagi nasabah.

“Kami percaya bahwa pengalaman nasabah tidak hanya ditentukan oleh produk dan layanan yang kami berikan, tetapi juga oleh kenyamanan dan kemudahan yang mereka rasakan dalam setiap
interaksi dengan BRI Life. Melalui pembaruan kantor layanan Denpasar ini, kami
berharap dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih baik, lebih cepat, dan
lebih professional bagi seluruh
nasabah maupun mitra bisnis BRI Life,”
ujar Chet Ming.

Menurut Chet Ming,
Bali merupakan salah satu wilayah
dengan potensi ekonomi
yang sangat besar, didukung
oleh pertumbuhan sektor pariwisata dan meningkatnya aktifitas ekonomi
masyarakat. Kondisi tersebut turut mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat
akan pentingnya perlindungan finansial dan asuransi. Oleh karena itu,
revitalisasi kantor layanan Denpasar dapat semakin memperkuat hubungan BRI Life
dengan nasabah, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi
asuransi di wilayah Bali.

Selain memberikan pelayanan bagi nasabah yang datang langsung
(walk in customer), kantor layanan Denpasar juga terintegrasi
dengan layanan digital BRI Life guna menciptakan ekosistem pelayanan
yang omnichannel. Sinergi antara
layanan fisik dan digital ini diharapkan
dapat memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi nasabah dalam memperoleh
layanan termasuk terkait literasi keuangan dan asuransi jiwa.

Melalui revitalisasi kantor
layanan Denpasar, BRI Life optimis
dapat terus mendukung program inklusi keuangan yang dicanangkan oleh Pemerintah dan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu
perusahaan asuransi jiwa terpercaya di Indonesia.

Sebagai bagian dari ekosistem BRI Group, BRI Life
senantiasa berkomitmen menghadirkan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan
yang inovatif, didukung
oleh transformasi digital
serta peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap, dengan wajah baru Kantor Layanan
Denpasar ini, tumbuh pula semangat baru bagi seluruh insan BRI Life
untuk terus memberikan pelayan terbaik, membangun hubungan yang semakin erat dengan nasabah,
serta menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,”
tutup Chet Ming.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS UNIVERSITY Perluas Akses Pendidikan AI ke Seluruh Kampus di Indonesia untuk Siapkan Talenta Digital Masa Depan

24 Juli 2026 – Di era transformasi digital yang bergerak sangat pesat, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah menjadi tulang punggung bagi berbagai sektor industri, mulai dari otomasi operasional, analisis data, hingga pengembangan kreativitas. Seiring dengan semakin masifnya aktivitas digital yang memanfaatkan AI dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki keahlian mendalam di bidang ini meningkat tajam. BINUS University memandang hal ini sebagai momentum krusial untuk membekali generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi talenta yang cakap, adaptif, serta mampu memimpin inovasi teknologi dengan penuh tanggung jawab. 

Menjawab isu tersebut, BINUS University berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas talenta digital Indonesia. Setelah sukses mengimplementasikan program unggulan Artificial Intelligence (AI) di BINUS @Kemanggisan dan BINUS @Alam Sutera, BINUS University secara resmi akan melakukan ekspansi program AI ke BINUS @Bekasi, BINUS @Bandung, BINUS @Malang, dan BINUS @Semarang. Program Computer Science di BINUS @Medan pun juga akan turut melakukan penguatan fokus pembelajaran pada streaming Artificial Intelligence.

Ekspansi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan teknologi di seluruh Indonesia. Pendalaman materi AI di seluruh kampus BINUS akan mencakup spektrum teknologi yang komprehensif, mulai dari Computer Vision, IoT & Robotics, Natural Language Processing, hingga Machine Learning & Deep Learning. Melalui kurikulum yang intensif ini, mahasiswa akan dibekali dengan kemampuan teknis yang mendalam serta daya analitis untuk menavigasi gelombang teknologi yang terus berubah.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M. menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dari visi universitas dalam membangun ekosistem pendidikan yang berdampak luas, “Keputusan untuk menghadirkan program AI di seluruh kampus kami adalah bentuk nyata komitmen BINUS University dalam semangat ‘Fostering and Empowering the Society’. Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa dimanapun mereka berada, mendapatkan kesempatan yang sama untuk menguasai teknologi masa depan, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang memberdayakan masyarakat melalui inovasi.”

Sejalan dengan hal tersebut, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, Dekan School of Computer Science BINUS University, menambahkan kesiapan program ini bagi masyarakat luas. “AI bukan lagi teknologi masa depan. AI adalah bagian dari kehidupan kita. Oleh karena itu, yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan menggunakan tools AI, tetapi kemampuan memahami, mengevaluasi, dan mengembangkan solusi berbasis AI secara bertanggung jawab. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan fondasi yang kuat, pengalaman praktis, dan wawasan mengenai penerapan AI di banyak bidang. Kami ingin mendorong lahirnya talenta-talenta Indonesia yang memiliki kapabilitas dalam beradaptasi dengan perubahan, menciptakan inovasi, dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing global, tentunya dengan pemanfaatan AI.”

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BINUS University dalam menjawab tantangan zaman melalui pendidikan yang relevan. Ke depannya, pengembangan kurikulum yang adaptif di berbagai kampus ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi mahasiswa dalam meniti karier yang lebih gemilang, di mana peresmian detail teknis serta agenda lanjutan bagi tiap-tiap kampus akan segera dikomunikasikan secara bertahap kepada seluruh komunitas akademik dan publik terkait.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

OSL Indonesia Luncurkan “OSL Summer Event”, Ajak Pengguna Trading Sambil Berpeluang Liburan ke Bali

Berlangsung dari tanggal 17 Juli hingga 6 Agustus 2026, kampanye ini mengajak pengguna untuk bertransaksi kripto di OSL Indonesia, sekaligus berkesempatan memenangkan grand prize liburan ke Bali.

Jakarta, 27 Juli 2026 — OSL Indonesia (PT Multikripto Exchange Indonesia), perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengumumkan peluncuran OSL Summer Event, kompetisi trading kripto selama 20 hari yang berlangsung dari tanggal 17 Juli hingga 6 Agustus 2026.

 

Kompetisi ini hadir di tengah pertumbuhan kehadiran OSL Indonesia di pasar Indonesia, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap perdagangan aset digital.

Berdasarkan data OJK, jumlah investor kripto di Indonesia telah mencapai 22,4 juta orang hingga Mei 2026, dengan nilai transaksi tercatat sebesar Rp23,01 triliun[1].

Ini merupakan momentum yang turut mendorong OSL Indonesia untuk menghadirkan kampanye yang mengapresiasi antusiasme para trader di platformnya.

 

Kompetisi trading yang bertajuk “Trading Kencang. Hadiah Menjulang. Saatnya Menang.” ini memberi kesempatan kepada pengguna untuk mendapatkan hadiah voucher USDGO, stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap harga USD senilai hingga 750 USDGO, sekaligus memperebutkan kesempatan memenangkan grand prize liburan ke Bali. 

 

Dengan Quick Trade, trading jadi lebih mudah dan instan

Quick Trade adalah fitur jual-beli simple dari OSL Indonesia yang dirancang agar pengguna dapat membeli, menjual, atau mengonversi aset kripto hanya dalam beberapa langkah, dengan eksekusi transaksi yang tersedia 24/7. Fitur ini dibuat agar mudah diakses siapa saja baik untuk mereka yang baru pertama kali bertransaksi kripto, maupun traders aktif di seluruh Indonesia.

 

Fitur ini menjadi inti dari kampanye Summer Event. Quick Trade dirancang dengan prinsip kemudahan akses semudah untuk pemula, namun tetap efisien bagi trader aktif yang bertransaksi dengan frekuensi tinggi.

 

“Kampanye OSL Summer Event ini adalah cara kami merayakan hadirnya OSL Indonesia untuk komunitas kami. Semakin aktif kamu trading maka semakin besar hadiah yang bisa kamu dapatkan. Ini juga sejalan dengan brand positioning kami sebagai platform yang empowering, dimana kami ingin memberdayakan setiap pengguna, baik pemula maupun trader berpengalaman, untuk bertransaksi dengan percaya diri tanpa hambatan”, kata Vincent Salaka, Head of Marketing dari OSL Indonesia.

 

Mekanisme Kompetisi & Cara Bergabung

OSL Summer Event menggunakan sistem hadiah berjenjang berdasarkan pencapaian volume transaksi. Setiap kali volume transaksi kumulatif pengguna selama periode kampanye melewati suatu ambang batas, mereka membuka tingkat hadiah yang lebih tinggi. Hadiah bersifat non-kumulatif, artinya setiap peserta akan menerima satu hadiah dari tingkat tertinggi yang berhasil mereka capai hingga kampanye berakhir.

 

Setiap transaksi yang memenuhi syarat juga memberikan peserta kesempatan untuk memperebutkan grand prize liburan ke Bali.

 

“Kampanye trading adalah hal yang umum di industri ini, tapi kami ingin OSL Summer Event terasa berbeda menjadi sesuatu yang benar-benar dinantikan oleh komunitas kami, bukan sekadar promosi rutin. OSL Summer Event terbuka untuk seluruh pengguna OSL Indonesia yang memenuhi syarat. Untuk berpartisipasi, pengguna cukup bertransaksi melalui Quick Trade di aplikasi atau situs web OSL Indonesia kapan saja selama periode kampanye tanpa perlu pendaftaran terpisah,” kata Vincent.

 

Vincent pun menambahkan, jika pengguna ingin mengetahui mekanisme secara lebih lengkap, tingkatan hadiah, syarat kelayakan, dan ketentuan berlaku dapat dilihat di laman blog OSL https://www.osl.com/id-id/announcement/join-the-osl-summer-campaign-and-win-rewards-worth-tens-of-millions-of-rupiah.

[1] Aprilia, Z. (2026, 7 Juli). Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026. CNBCIndonesia.com, https://www.cnbcindonesia.com/market/20260707154947-17-748850/investor-kripto-ri-tembus-224-juta-transaksi-rp23-t-di-mei-2026

DISCLAIMER

Transaksi aset kripto memiliki risiko tinggi dan berpotensi mengalami kerugian. Pahami risikonya sebelum bertransaksi. OSL Indonesia mendorong setiap pengguna untuk melakukan riset mandiri (Do Your Own Research/DYOR) sebelum bertransaksi.

Konten yang dibuat oleh OSL Indonesia bertujuan untuk edukasi dan informasi semata.

OSL Summer Event adalah kampanye yang kami buat untuk mengapresiasi loyalitas komunitas kami. OSL Indonesia mendorong pengguna untuk bertransaksi sesuai dengan profil risiko, tujuan, dan kemampuan finansial masing-masing.

Hadiah dalam kampanye ini merupakan bentuk apresiasi atas transaksi yang dilakukan secara wajar, dan bukan merupakan ajakan untuk meningkatkan frekuensi atau volume transaksi di luar rencana trading Anda

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hari Anak Nasional 2026, KAI Bandara Ajak Anak Mengenal Dunia Perkeretaapian dan Hadirkan Perjalanan yang Ramah Anak

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, KAI Bandara menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif di wilayah operasional Medan dan Yogyakarta sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pengalaman belajar yang menyenangkan serta menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Di Stasiun KA Bandara Medan, KAI Bandara menerima kunjungan peserta Good News From Indonesia (GNFI) dalam rangka kegiatan edukasi yang memperkenalkan dunia perkeretaapian secara langsung kepada generasi muda. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang memberikan wawasan mengenai layanan kereta api bandara, fasilitas stasiun, hingga operasional di balik perjalanan kereta api yang aman dan andal.

Peserta diberi kesempatan mengunjungi Depo KA Bandara secara langsung sarana perkeretaapian dan proses perawatan yang dilakukan guna menjaga keselamatan, keandalan, serta ketepatan waktu layanan.

Sementara itu, di wilayah Yogyakarta, KAI Bandara YIA turut memeriahkan Hari Anak Nasional dengan membagikan merchandise kepada anak-anak di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada penumpang anak sekaligus upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan dan menyenangkan.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat peran seluruh pihak dalam menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar anak.

“Transportasi publik bukan hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga ruang edukasi yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap keselamatan. Melalui kegiatan edukasi dan berbagi kebahagiaan di Hari Anak Nasional ini, KAI Bandara ingin memberikan pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus memperkenalkan dunia perkeretaapian sejak dini sebagai bagian dari pembangunan generasi masa depan Indonesia,” ujar Porwanto.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KAI Bandara berharap anak-anak dapat mengenal lebih dekat layanan transportasi publik berbasis kereta api, memahami pentingnya keselamatan dalam perjalanan, serta memperoleh pengalaman yang menyenangkan selama menggunakan layanan KAI Bandara.

KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak sebagai bagian dari upaya mendukung terciptanya ekosistem transportasi publik yang berkelanjutan. Momentum Hari Anak Nasional juga menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah memberikan ruang belajar, perlindungan, dan pengalaman positif bagi setiap anak Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Termasuk dalam 4 Profil Pelajar Manakah Siswa Anda? Mengungkap Perilaku Tersembunyi Saat Ujian Melalui Data Digital

Dalam sebuah studi yang menargetkan sebuah sekolah negeri di Indonesia, SPRIX Education Foundation melaksanakan TOFAS, sebuah tes perhitungan berbasis komputer. Dengan menganalisis data log digital secara real-time (waktu nyata), seperti kecepatan menjawab dan akurasi seiring berjalannya waktu, kami mengungkap bagaimana siswa berinteraksi dengan soal-soal ujian. Melalui penelitian ini, kami telah mengidentifikasi empat profil perilaku yang berbeda di antara para siswa, bahkan pada mereka yang mencapai nilai akhir yang serupa.

Meskipun ujian tertulis tradisional secara efektif mengukur nilai yang dicapai siswa, ujian tersebut membuat proses sebenarnya mengenai bagaimana siswa berjuang selama ujian menjadi tidak terlihat. Dengan mengalihkan fokus dari nilai akhir ke proses pengerjaan ujian, pendekatan berbasis data ini mengidentifikasi hambatan belajar yang mendasarinya. Memberdayakan para pendidik dengan wawasan diagnostik ini memungkinkan sekolah untuk bergerak melampaui umpan balik yang seragam, serta memberikan bimbingan yang sangat personal dan berorientasi pada proses, yang disesuaikan dengan kebutuhan unik masing-masing siswa.

1. Perjuangan Tersembunyi di Balik Nilai Ujian yang Serupa

Ujian tertulis tradisional sangat efektif untuk mengukur nilai yang dicapai siswa, tetapi ujian ini sebagian besar tidak memperlihatkan proses sebenarnya mengenai bagaimana siswa berjuang saat mengerjakannya. Apakah mereka kehabisan waktu? Apakah mereka panik dan asal menebak? Apakah mereka menyerah begitu saja pada topik yang rumit?

Untuk mengungkap hambatan belajar yang tersembunyi ini, SPRIX Education Foundation melakukan sebuah studi menggunakan Test of Fundamental Academic Skills (TOFAS) —sebuah penilaian perhitungan dasar digital berdurasi 40 menit— di sebuah sekolah negeri di Indonesia. Dengan melacak data log digital secara real-time (waktu nyata) seperti kecepatan menjawab dan tingkat jawaban kosong, penelitian ini mengungkapkan kenyataan yang jelas: Meskipun siswa mencapai nilai yang serupa, perilaku mereka yang sebenarnya saat ujian dan tantangan manajemen waktu yang mereka hadapi bisa sangat berbeda.

Untuk menavigasi temuan ini, laporan ini disusun menjadi tiga bagian. Pertama, kami menguraikan empat profil pelajar berbeda yang diidentifikasi melalui analisis kami. Kedua, kami menyajikan bukti empiris —metrik digital spesifik selama durasi 40 menit— yang memvalidasi kelompok-kelompok ini. Terakhir, kami mendiskusikan bagaimana wawasan diagnostik ini dapat mengubah instruksi dari sekadar umpan balik yang seragam menjadi dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

2.

Empat Profil Pelajar yang Diidentifikasi Melalui Data 

Melalui analisis terhadap 165 siswa kelas 8, kami menemukan bahwa perilaku siswa dalam mengerjakan ujian diklasifikasikan ke dalam empat pola berbeda yang ditunjukkan pada Gambar 1. Penilaian ini berupa ujian digital berdurasi 40 menit yang terdiri dari 60 pertanyaan; detail lebih lanjut mengenai konten ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya. Berikut adalah pandangan lebih dekat mengenai karakteristik unik dari masing-masing profil: 

Profil A (Penjawab Stabil) 

Performa: Tinggi (Nilai Rata-rata: 81,1% / 60 siswa). 

Perilaku: Kecepatan yang stabil dan terkontrol di sepanjang ujian, tetapi membiarkan pertanyaan yang sangat rumit kosong di bagian paling akhir. 

Profil B (Kesulitan Waktu) 

Performa: Menengah-Rendah (Nilai Rata-rata: 42,9% / 66 siswa). 

Perilaku: Terburu-buru di menit-menit terakhir, dan tingkat jawaban kosong terus meningkat seiring bertambah rumitnya topik.

Profil C (Penebak Cepat)

Performa: Menengah-Rendah (Nilai Rata-rata: 39,6% / 17 siswa). 

Perilaku: Lonjakan kecepatan menjawab yang tiba-tiba di pertengahan ujian, dengan hampir tidak ada jawaban kosong meskipun akurasinya menurun. 

Profil D (Cepat Menyerah)

Performa: Rendah (Nilai Rata-rata: 29,9% / 22 siswa). 

Perilaku: Kecepatan awal yang sangat cepat, namun akurasinya sangat rendah di sepanjang ujian.

3. Bukti: Melacak 40 Menit Perilaku Pengerjaan Ujian

Apa yang diselesaikan oleh para siswa?

Studi ini menggunakan TOFAS Level 5, sebuah penilaian perhitungan dasar digital yang menggabungkan format pilihan ganda dan isian bebas. Dalam durasi 40 menit, para siswa mengerjakan 60 pertanyaan yang mengevaluasi lima topik matematika yang berbeda:

1. Bilangan Positif dan Negatif [misalnya, -7+6 dan (+28)÷(-4)]

2. Bentuk Aljabar [misalnya, 4x×(-6) dan (9x-1)-(-2x-8)] 

3. Persamaan [misalnya, x+6 = 2 dan -4x+34 = -5+9x] 

4. Ekspresi Dasar [misalnya, 4a-b+2a+3b dan 3(4x-3y)-5(x-4y)] 

5. Sistem Persamaan [misalnya, 3x-2y=14 & 2x+2y=6]

Bagaimana profil-profil ini diidentifikasi?

Menggunakan data log TOFAS, yang direkam setiap 2 menit, kami menggabungkan tingkat akurasi kumulatif dan kecepatan menjawab siswa ke dalam interval 10 menit (Q1, Q2, Q3, dan Q4). Daripada membagi siswa berdasarkan kriteria subjektif atau sekadar ambang batas nilai, kedua metrik deret waktu ini dianalisis menggunakan teknik pembelajaran mesin statistik yang dikenal sebagai Latent Profile Analysis (LPA). Lebih lanjut, setelah profil terbentuk, kami memeriksa tingkat jawaban kosong mereka di kelima topik matematika tersebut untuk menguraikan karakteristik masing-masing kelompok.

Data spesifik yang mendorong terbentuknya masing-masing profil, yang digabungkan dalam Gambar 2 —yang melacak (a) akurasi kumulatif, (b) kecepatan menjawab dari waktu ke waktu, dan (c) tingkat jawaban kosong di lima topik matematika— dirinci di bawah ini: 

Profil A (Penjawab Stabil / Nilai Rata-rata: 81,1% / 60 siswa)

Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), siswa-siswa ini mempertahankan tingkat akurasi yang tinggi sepanjang ujian, mencapai 85,6% pada menit ke-40. Gambar 2 (b) menunjukkan kecepatan menjawab yang stabil dan terkontrol sekitar 1,5 pertanyaan per menit. Gambar 2 (c) mengungkapkan bahwa kelompok ini mencatat tingkat kekosongan 16,8% pada topik terakhir (Sistem Persamaan).

Pola ini menunjukkan bahwa siswa berprestasi tinggi ini mungkin memprioritaskan akurasi daripada sekadar menyelesaikan semua soal, membiarkan pertanyaan yang sangat rumit tetap kosong alih-alih mengandalkan tebakan acak saat waktu hampir habis.

Profil B (Kesulitan Waktu / Nilai Rata-rata: 42,9% / 66 siswa)

Gambar 2 (b) menunjukkan peningkatan tajam dalam kecepatan menjawab mereka pada 10 menit terakhir (mencapai sekitar 2,45 pertanyaan/menit). Akibatnya, akurasi kumulatif mereka turun menjadi 46,1% pada Gambar 2 (a). Mengenai Gambar 2 (c), tingkat jawaban kosong mereka terus meningkat seiring berjalannya topik, mencapai 9,8% pada topik terakhir.

Tren peningkatan ini, dikombinasikan dengan kecepatan akhir yang terburu-buru, mungkin menunjukkan bahwa siswa-siswa ini pada awalnya mencoba mengerjakan pertanyaan tanpa melewatinya, tetapi saat waktu semakin mendesak, mereka semakin sering melewati soal-soal rumit sambil secara bersamaan mempercepat ritme mereka untuk menyelesaikan pertanyaan yang tersisa.

Profil C (Penebak Cepat / Nilai Rata-rata: 39,6% / 17 siswa)

Gambar 2 (b) mengungkapkan bahwa kecepatan menjawab mereka melonjak tajam pada interval 20–30 menit. Namun, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), akurasi mereka menurun pada periode yang sama. Lebih lanjut, Gambar 2 (c) menunjukkan bahwa tingkat jawaban kosong mereka tetap mendekati nol (1,0% pada topik terakhir).

Kombinasi kecepatan yang sangat tinggi, jawaban kosong yang nyaris nol, dan penurunan drastis pada akurasi kumulatif ini mungkin mengindikasikan “menebak dengan cepat” —sebuah perilaku di mana siswa berhenti memecahkan masalah secara sungguh-sungguh saat menghadapi konsep yang rumit dan dengan cepat memasukkan jawaban acak hanya agar dapat melewati ujian. Sebagai hasilnya, mereka pada dasarnya selesai lebih awal, yang menyebabkan aktivitas pengerjaan ujian yang sangat minim pada interval 10 menit terakhir.

Profil D (Cepat Menyerah / Nilai Rata-rata: 29,9% / 22 siswa)

Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), akurasi kumulatif mereka konsisten menjadi yang terendah di antara semua kelompok sepanjang ujian berlangsung. Terlepas dari akurasi yang rendah ini, Gambar 2 (b) mengungkapkan bahwa kecepatan menjawab mereka pada interval 0–10 (Q1) dan 10–20 (Q2) menit sebenarnya adalah yang tercepat di antara semua kelompok, sebelum turun tajam setelahnya.

Kombinasi kecepatan awal yang paling cepat dan akurasi terendah ini menunjukkan bahwa siswa-siswa tersebut terburu-buru dalam mengerjakan soal-soal awal tanpa perhitungan yang memadai.

4. Dari “Belajar Lebih Keras” Menjadi Dukungan yang Disesuaikan

Dengan ujian tertulis tradisional, nilai yang rendah biasanya menghasilkan saran yang seragam, seperti “belajar lebih keras” atau “lakukan lebih banyak latihan soal.”. Namun, setelah profil siswa diidentifikasi melalui data proses digital, para guru dapat menerapkan pendekatan pengajaran yang sama sekali berbeda bahkan untuk siswa dengan nilai rendah yang serupa.

Sebagai contoh, Profil A (Penjawab Stabil) dapat didorong untuk mencoba menyelesaikan soal-soal matematika yang lebih rumit dan aplikatif, sembari menerima panduan tentang strategi alokasi waktu untuk ujian-ujian penting; selain itu, terus melanjutkan latihan soal dasar juga sangat dianjurkan guna meningkatkan kecepatan berhitung mereka agar mereka dapat menyelesaikan seluruh ujian tepat waktu. Profil B (Kesulitan Waktu) dapat memperoleh manfaat dari pendekatan ganda: mempraktikkan latihan dasar untuk meningkatkan kecepatan perhitungan inti mereka, bersama dengan saran mengenai alokasi waktu sehingga mereka tidak terburu-buru saat berada di bawah tekanan waktu. Untuk Profil C (Penebak Cepat), data berfungsi sebagai indikator diagnostik, yang memungkinkan para guru untuk menentukan konsep-konsep spesifik di mana siswa kemungkinan besar kehilangan fokus. Sementara itu, Profil D (Cepat Menyerah) menandakan adanya potensi kebutuhan untuk mengulang kembali konsep-konsep dasar untuk mencegah rasa frustrasi di awal dan membantu mereka membangun kembali kepercayaan diri melalui langkah-langkah yang dapat dicapai.

Dengan cara ini, data penilaian digital tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sistem pendukung yang memperingatkan para guru akan hambatan-hambatan yang mendasari permasalahan siswa. Harus diakui, keempat profil yang diidentifikasi dalam studi awal ini hanya mewakili klasifikasi dasar yang luas. Seiring dengan semakin banyaknya siswa secara global yang berpartisipasi dalam penilaian digital ini, kumpulan data yang terus berkembang akan memungkinkan kita untuk menemukan pola perilaku yang lebih rinci. Memperluas penelitian ini untuk menganalisis data besar (big data) pada skala yang lebih luas pada akhirnya akan memberikan sebuah alat yang ampuh untuk memberdayakan para guru di seluruh dunia dalam memberikan pengajaran yang sangat dipersonalisasi. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Kelestarian Lingkungan dan Pariwisata Berkelanjutan, SUCOFINDO Gelar Gerakan Indonesia Asri di Pantai Sanur

Denpasar, (27/7) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Denpasar Selatan menyelenggarakan aksi sosial bertajuk “Gerakan Indonesia Asri” melalui kegiatan bersih pantai di Pantai Karang, Sanur, Kota Denpasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sektor pariwisata Bali.

Aksi bersih pantai melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari manajemen dan pegawai PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar serta Camat Denpasar Selatan beserta jajaran. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan kawasan pantai dari sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kepala PT SUCOFINDO Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terlebih Pulau Bali merupakan destinasi pariwisata bertaraf internasional yang mengandalkan keindahan alamnya.

“Kebersihan pantai adalah aset utama yang menentukan citra serta keberlanjutan pariwisata Bali. Sebagai bagian dari komitmen TJSL perusahaan, kami bangga dapat berkontribusi langsung melalui Gerakan Indonesia Asri. Kami percaya bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar aksi kegiatan sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk mendukung kualitas hidup masyarakat, kelestarian ekosistem, serta daya tarik pariwisata Bali di mata dunia,” tegas Rusdi Palureng.

Rusdi Palureng menambahkan, kegiatan Gerakan Indonesia Asri menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya terkait perlindungan ekosistem pesisir dan pengurangan pencemaran lingkungan.

Sementara itu, Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir. Ida Bagus Made Purwanasara menggarisbawahi bahwa penanganan sampah dan pemeliharaan lingkungan membutuhkan sinergi yang solid antarpemangku kepentingan.

“Langkah pelestarian lingkungan di kawasan Denpasar Selatan tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah, BUMN, pelaku industri, hingga masyarakat sekitar memiliki kewajiban bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar. Kolaborasi bersama SUCOFINDO hari ini adalah wujud nyata gotong royong dalam menciptakan kawasan pesisir yang bersih, nyaman, dan asri,” ungkapnya.

Ida Bagus Made Purwanasara juga menambahkan, melalui kegiatan Gerakan Indonesia Asri ini, diharapkan aksi kebersihan di Pantai Karang Sanur dapat memicu gerakan serupa di berbagai titik pesisir lainnya, sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antara BUMN dan pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem pariwisata Bali yang ramah lingkungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES