Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), secara proaktif tengah mengkaji rencana peningkatan kapasitas angkut peti kemas melalui KA Ronggowarsito. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas distribusi barang, khususnya dalam mendukung kebutuhan logistik yang terus berkembang pesat di kawasan industri wilayah Semarang dan sekitarnya.

Direktur Pengembangan Usaha, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan bahwa rencana peningkatan kapasitas ini didorong oleh meningkatnya permintaan dari para pelaku industri yang membutuhkan kepastian distribusi barang secara masif dan terjadwal. “Dengan mengoptimalkan layanan KA Ronggowarsito, KAI Logistik hadir untuk menjawab tantangan logistik di Jawa Tengah, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perusahaan manufaktur yang membutuhkan moda transportasi lebih efisien dan andal dibandingkan moda transportasi lainnya.”

Melalui penjajakan ini, diharapkan KA Ronggowarsito dapat menjadi solusi karena menawarkan keunggulan strategis berupa titik transit langsung di Semarang, sebuah nilai layanan yang menjadi diferensiasi utama di pasar logistik saat ini. Melayani rute Jakarta – Semarang PP, layanan ini juga dirancang untuk memperkuat titik logistik di Klari, Karawang. Integrasi ini bertujuan untuk mendukung efisiensi distribusi bagi kawasan industri di Karawang serta memfasilitasi reposisi angkutan shipping line secara lebih efektif.

“Dalam rencana pengembangan yang tengah dijajaki, KA Ronggowarsito diproyeksikan mulai beroperasi dengan frekuensi perjalanan setiap dua hari sekali menggunakan rangkaian 25 Gerbong Datar (GD). Kapasitas ini setara dengan 50 TEUs atau 900 ton dalam sekali perjalanan. Jika diakumulasikan, layanan ini mampu melayani hingga 13.500 ton barang per bulan, yang diharapkan mulai dapat dioperasikan pada Mei 2026,” lanjut Aniek.

Fokus utama dari penguatan layanan ini adalah sektor pabrikan dan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG). Karakteristik barang dari kedua sektor ini memerlukan ketepatan waktu serta penanganan yang aman dan stabil. Dengan menghubungkan pusat produksi di Jakarta dan Karawang langsung ke jantung industri Semarang, KAI Logistik berupaya memastikan rantai pasokan pelanggan tetap terjaga dengan performa distribusi yang optimal.

Upaya ini merupakan bagian dari peta jalan strategis KAI Logistik dalam memperkuat peran moda kereta api pada segmen middle mile rantai pasok nasional. Perusahaan menilai bahwa penguatan layanan di koridor utara Jawa sangat krusial untuk mendukung daya saing industri nasional melalui integrasi infrastruktur kereta api dengan pusat-pusat ekonomi strategis.

Aniek menjelaskan bahwa penyesuaian kapasitas ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam menciptakan sistem distribusi yang lebih tangguh serta menekankan bahwa peningkatan layanan ini bukan hanya sekadar menambah volume, melainkan tentang membangun ekosistem logistik yang berkelanjutan.

“Selain meningkatkan efisiensi distribusi, pemanfaatan moda kereta api juga menjadi solusi transportasi yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan. Melalui konsep green logistics, angkutan berbasis rel berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon serta beban lalu lintas di jalur darat. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI Logistik dalam mendukung sistem logistik nasional yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memperkuat konektivitas di kawasan industri strategis seperti Semarang,” tutup Aniek.   

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

MyRepublic Indonesia berhasil meraih Gold Winner untuk kategori Innovative Achievement in Growth, dan dua penghargaan Silver Winner, masing-masing untuk kategori Award for Innovation in Experiential Marketing serta Innovative Achievement in Corporate Social Responsibility.

MyRepublic Indonesia, sebagai bagian dari MoraRepublic, kembali mencatatkan pencapaian di tingkat internasional dengan meraih 3 penghargaan dalam ajang Stevie Awards Asia-Pacific 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, menghadirkan inovasi dalam pengalaman pelanggan, serta menjalankan inisiatif sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam ajang tersebut, MyRepublic Indonesia berhasil meraih Gold Winner untuk kategori Innovative Achievement in Growth, yang merefleksikan kinerja positif dan perkembangan perusahaan dalam satu tahun terakhir, baik dari sisi ekspansi jaringan, peningkatan jumlah pelanggan, maupun penguatan kualitas layanan. 

Selain itu, MyRepublic Indonesia juga meraih dua penghargaan Silver Winner, masing-masing untuk kategori Award for Innovation in Experiential Marketing melalui inisiatif MyRepublic Rocket Week, serta Innovative Achievement in Corporate Social Responsibility melalui program Roketin Generasi Tunas Digital.

MyRepublic Rocket Week merupakan kampanye experiential yang dirancang untuk memperkuat interaksi dan engagement dengan pelanggan melalui pendekatan yang lebih dekat, relevan, dan berbasis pengalaman. Sementara itu, Roketin Generasi Tunas Digital menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan literasi digital serta pemberdayaan generasi muda, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong pemerataan akses dan pemanfaatan teknologi di Indonesia.

Chief Commercial Officer MoraRepublic, Iman Syahrizal, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengintegrasikan strategi pertumbuhan dengan inovasi yang berorientasi pada pelanggan serta kontribusi sosial.

“Pencapaian ini mencerminkan fokus kami dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan bagi pelanggan. Sebagai bagian dari MoraRepublic, kami terus memperkuat sinergi untuk menghadirkan layanan yang lebih luas, andal, dan berdampak,” ujar Iman.

Sebagai bagian dari MoraRepublic, MyRepublic Indonesia akan terus mengakselerasi penguatan jaringan dan kualitas layanan untuk memastikan pengalaman konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan relevan dengan kebutuhan digital pelanggan yang terus berkembang.

Ke depan, perusahaan juga akan melanjutkan berbagai inisiatif inovatif yang berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, sekaligus memperluas dampak sosial melalui program-program yang mendukung literasi digital di Indonesia.

Dengan semangat #WifiTerbaik untuk #RoketinHarimu, MyRepublic Indonesia berkomitmen menghadirkan konektivitas yang andal untuk mendukung aktivitas digital masyarakat secara optimal, serta mendorong Indonesia untuk terus #MeroketTanpaBatas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Jakarta, 30 April 2026, – Perkembangan artificial intelligence (AI) telah membawa transformasi besar di berbagai sektor industri, termasuk dunia kesehatan. Teknologi seperti machine learning, computer vision, hingga predictive analytics kini memainkan peran penting dalam membantu tenaga medis mengambil keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data. Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap inovasi teknologi kesehatan, generasi muda dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang kuat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi digital yang relevan terhadap tantangan kemanusiaan dan kesehatan global.

Menjawab tantangan tersebut, School of Computer Science BINUS University kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi mahasiswa dalam ajang bergengsi CAU Tech Hack 26 – AI in Healthcare Hackathon 2026 yang diselenggarakan pada 26–29 Maret 2026 di Central Asian University, Tashkent, Uzbekistan. Kompetisi internasional ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis artificial intelligence dalam menjawab berbagai permasalahan klinis dan tantangan di sektor healthcare.

Mengusung konsep hackathon intensif selama kurang lebih 36 jam, kompetisi ini menantang para peserta untuk merancang solusi teknologi berbasis AI menggunakan pendekatan seperti machine learning dan computer vision. Tidak hanya menguji kemampuan teknis, kompetisi ini juga mengasah kreativitas, kemampuan problem solving, kolaborasi lintas disiplin, hingga ketahanan peserta dalam bekerja di bawah tekanan waktu yang tinggi sebelum akhirnya mempresentasikan solusi mereka di hadapan para pakar teknologi dan kesehatan global.

Partisipasi mahasiswa BINUS University dalam ajang ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan teknologi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan teori di dalam kelas, melainkan juga pada kemampuan menghadirkan solusi inovatif yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat global.

Dalam kompetisi tersebut, BINUS University diwakili oleh dua tim unggulan, yakni Tim Retivue dan Tim Orca, yang menghadirkan kombinasi kompetensi teknologi, riset, dan kolaborasi lintas program studi.

Tim Retivue yang mewakili Computer Science BINUS @Malang beranggotakan Andreas Edward Putra Jatmiko, Laura Marcella Pratama, Stella Olivia Setiadi, dan Komang Samuel Arie Wicaksana di bawah bimbingan Ir. Simeon Yuda Prasetyo, S.Kom., M.Kom., IPP., CSCU. Sementara itu, Tim Orca merupakan representasi kolaborasi lintas disiplin yang terdiri dari Jason Alexander Harris, Owen Putra Halim, dan Muhammad Reza Alghifari dari Artificial Intelligence Program, bersama Mathilda Rafaella Christy Nugroho dari Computer Science BINUS @Kemanggisan, dengan pendampingan Stefanus Benhard, S.Kom., M.Kom.

Kehadiran kedua tim ini menjadi refleksi dari ekosistem pembelajaran di BINUS University yang mendorong kolaborasi lintas kampus, lintas disiplin, dan lintas kompetensi sebagai bagian dari pengembangan talenta digital masa depan. Pendekatan collaborative learning tersebut dinilai penting untuk membentuk mahasiswa yang mampu bekerja dalam dinamika industri global yang semakin multidisipliner.

Dean School of Computer Science BINUS University, Prof. Derwin Suhartono, menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kompetisi internasional seperti CAU Tech Hack menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman global sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan industri berbasis AI di masa depan.

“Artificial intelligence saat ini berkembang sangat cepat dan telah menjadi bagian penting dalam transformasi berbagai sektor, termasuk healthcare. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pengalaman global yang tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan kolaborasi lintas budaya. Partisipasi mahasiswa BINUS University di CAU Tech Hack 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing, beradaptasi, dan menghadirkan inovasi yang relevan di tingkat internasional,” ujar Prof. Derwin.

Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan mahasiswa BINUS University dalam ajang internasional ini juga menjadi sarana untuk memperluas international exposure dan membangun jejaring global dengan mahasiswa, akademisi, serta praktisi teknologi dari berbagai negara. Interaksi lintas budaya dan pertukaran wawasan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menjawab tantangan kesehatan secara lebih luas dan kontekstual.

Selain itu, pengalaman bekerja dalam lingkungan hackathon global turut membantu mahasiswa memahami dinamika industri profesional yang menuntut agility, innovation mindset, serta kemampuan beradaptasi secara cepat terhadap perubahan teknologi.

Sebagai institusi pendidikan yang terus mendorong innovation, technology, dan global employability, BINUS University secara konsisten membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional melalui kompetisi, kolaborasi riset, maupun berbagai program global engagement lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam mencetak generasi digital talent yang adaptif, resilien, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan teknologi global.

Melalui partisipasi dalam CAU Tech Hack 26 – AI in Healthcare Hackathon 2026, School of Computer Science BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya relevan dengan perkembangan industri masa depan, tetapi juga mampu mempersiapkan mahasiswa menjadi inovator teknologi yang berdampak bagi dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Long-Term Villa Rental Bali: How to Plan a Seamless “Year Setup” for Mail, Banking, Drivers, and Recurring Services

Imagine you arrive in Bali for a long-term stay, drop your bags, and within a day or two your home life just works. The driver shows up when you need him, your mail is handled, and recurring services keep flowing, so you are not constantly chasing people.

That is the goal of a long term villa rental bali. In everyday terms, it means setting up the boring essentials in advance so the basics stay consistent month after month, even when plans change a little.

So what does “setup” actually include? Think of it as proactive planning for four systems: mail, banking, driver coordination, and recurring services. When each system has clear owners and simple routines, you get fewer interruptions and less hand-holding.

If you are comparing options for long term villa rentals bali, you will want to choose a place and support setup that makes this operational side easy from day one.

Next, we will spell out exactly what a seamless year setup includes, and why it matters in the real world before you start planning.

What a “seamless year” setup really is

The whole point of a seamless year setup is that your long-term life keeps running with minimal friction. Instead of dealing with surprises every week, you plan the essentials up front, then maintain them with simple routines.

long term villa rental bali

In practice, long term villa rental bali means a stability-focused stay where you are not just visiting, you are living. That usually comes with ongoing needs, like communication, payments, and household support, not one-time logistics.

This matters because mail, banking, drivers, and recurring services are the parts that decide whether day-to-day life feels smooth.

seamless year

A “seamless year” is the outcome you are aiming for. It is when the basics keep moving for months, even when there are minor changes to your schedule.

For long term villa rental bali, “seamless” usually means fewer interruptions in mail flow, money flow, transport, and service delivery.

system setup

System setup is the proactive work you do before the first stressful week. You map who does what, when things happen, and how you communicate.

Once this is in place, mail and banking become routines, drivers stay consistent, and recurring services follow a predictable rhythm.

single source of truth

A single source of truth is one place where you store contacts, schedules, and instructions. The goal is to avoid searching through messages when something is urgent.

With one reference, mail instructions, driver details, and service preferences do not get lost.

service continuity

Service continuity means your key providers keep covering you, not just on day one. It includes backups and clear expectations if a person is unavailable.

This is what keeps drivers reliable and prevents recurring services from stalling.

escalation path

An escalation path is your plan for when things go wrong. It answers who you contact next, and how quickly, depending on the problem.

It directly supports mail surprises, payment delays, driver issues, and service failures.

communication cadence

Communication cadence is the lightweight check-in schedule you keep. It can be weekly or monthly, but it should be consistent.

That rhythm helps confirm drivers, mail status, and recurring services are still aligned with your preferences.

exception handling

Exception handling is how you deal with the unusual moments. Think time-sensitive mail, an unexpected invoice, a sick day for your driver, or a missed service window.

When exceptions are pre-planned, problems do not turn into chaotic re-coordination.

recurring services

Recurring services are the household tasks that happen on a schedule. Cleaning, pool or garden care, waste, internet, and utilities are the usual suspects.

Planning these prevents monthly “surprise work” and keeps the villa feeling lived-in, not neglected.

operational ownership

Operational ownership means someone is responsible for approvals and follow-ups. You do not want every task to depend on one person remembering to do it.

Clear ownership ties the whole setup together across mail, banking, drivers, and recurring services.

Now that these terms make sense, let us talk about why doing the setup early makes the entire year calmer and more predictable.

Why planning early saves money and sanity

What you gain when you plan early

If you plan early, the small friction points stop stacking up. With mail set up, you avoid last-minute confusion about deliveries and time-sensitive documents.

Banking and payment cadence also become predictable. Instead of scrambling when a transfer timing is off, you already have a routine and a backup plan.

What you avoid when you plan early

Driver coordination becomes calmer when you lock expectations before arrival. You know how to request rides, how updates are shared, and what happens when someone is unavailable.

Recurring services get smoother too. When cleaning, pool care, and maintenance have an agreed rhythm, the villa does not slip into “we will handle it later” mode.

The hidden friction that grows monthly

Delay creates a chain reaction. Missed mail handling leads to questions, then to follow-ups, then to time loss, every month.

Banking delays do the same thing, even when they seem minor. A late payment or unclear process forces repeated messages, which eats attention that should go to living.

The time sink of re-coordinating services

Drivers are the easiest place to feel this pain. If you start late, you may end up with gaps, last-minute replacements, and awkward “remind us again” conversations.

Recurring services can also snowball. When schedules are undefined, vendors change, frequencies drift, and you end up re-coordinating instead of enjoying a long term villa rental bali stay.

If you want to compare options for planning support, long term villa rentals bali can help you see what a smoother handoff looks like.

With that “why” clear, the next step is the exact workflow to build your setup from scratch.

How to build your Bali systems step by step

1. Set your single source of truth

What do you do first so nothing gets lost? Create one place with all contacts, schedules, and instructions for mail, banking, drivers, and recurring services. Keep it simple, like a notes folder plus one calendar.

Confirm you can quickly find driver details, service preferences, and payment cadence. “Done” means someone else could follow your notes without guessing.

2. Map your mail workflow

Next, decide how mail is handled day to day. Separate time-sensitive items from non-urgent letters. Tell your host or team what should be opened, what should be stored, and what should be forwarded or collected.

Confirm who checks the mailbox, how often, and where urgent items go. “Done” means you know what happens if something unexpected arrives while you are out.

3. Plan your banking and money flow

Set your payment cadence so bills do not surprise you in month two. Choose a practical transfer rhythm, then document the method your property team accepts. If access to accounts or cards can be slow, plan a contingency buffer.

Confirm who initiates payments, when confirmations are shared, and what to do if a transfer is delayed. “Done” means you can keep the long term villa rental bali running even when access is temporarily tricky.

4. Lock driver continuity

Drivers are where “seamless” usually breaks first. Decide your availability expectation (daily, occasional, or time blocks) and agree on a communication method like WhatsApp updates.

Confirm pickup rules, timing windows, and a backup plan for sick days. “Done” means you have continuity, not just a single contact.

5. Schedule recurring household services

Now set the recurring service rhythm that keeps the villa comfortable. Cleaning, pool or garden care, waste, internet, and utilities should have clear frequency expectations.

Confirm who approves changes, how issues are reported, and when vendors are expected to arrive. “Done” means your recurring services do not depend on memory.

6. Define check-ins and escalation

Create a lightweight check-in cadence. A monthly review is usually enough, but urgent mail or payments may need faster updates.

Confirm the escalation path, meaning who to contact first, second, and third when something fails. “Done” means you always know where to route problems.

7. Prepare for first-month exceptions

Before your first month ends, expect a few exceptions. Test how mail is handled when you are away, and verify driver scheduling when traffic or weather shifts.

Confirm what “fix fast” looks like for time-sensitive issues, then write down the adjustments. If you are comparing support options, long term villa rentals bali can be a useful starting point.

This is not just about doing tasks, it is also about avoiding predictable mistakes. Next, let us look at what usually goes wrong and how to prevent it.

What can go wrong, and how to prevent it

We can figure it out once we arrive

Most problems start with this belief. When you delay, mail handling, driver schedules, and payment routines do not get locked in. Then you are trying to coordinate everything while you are still settling in.

Prevention is simple, plan before arrival. Define mail flow, banking cadence, driver expectations, and recurring service timing in your setup.

A driver contact is enough

Having one driver number sounds efficient. But a driver can be unavailable, and the replacement process is where things break. The villa routine feels “off” when pickups change without a backup plan.

Prevent it by building service continuity. Confirm availability rules, set a communication method, and identify a backup driver path.

Mail sorting is optional

When mail is treated casually, time-sensitive items can get buried. You might miss a deadline, delay an approval, or lose clarity about what needs action.

Fix it with exception handling. Assign who checks mail, how often, and what to do if something urgent arrives unexpectedly.

Banking is the same everywhere

Bank access and payment timing can differ from what you expect. If transfers are delayed or confirmations take time, you may end up chasing updates and redoing steps.

Stay ahead by planning money flow with a contingency buffer. Document payment cadence and what to do when access is slow.

Recurring services will stay consistent

Even good vendors change. Cleaning frequency, pool care timing, and internet support can drift if preferences are not documented and ownership is unclear.

Prevent it by defining operational ownership. Set recurring schedules, escalation rules, and a quick reporting method for issues.

If something fails, you will remember what to do

In the moment, you forget details. A missed handoff turns into repeated messages, and the same question gets asked again and again.

Prevent it by setting up a clear escalation path. Write down who to contact for mail, banking, drivers, and recurring services, and when.

Now you have the common failure points covered. Next, let us wrap everything into a simple foundation mindset with a practical CTA for your next action.

Your first month builds the whole year

A seamless year starts with early setup, then stays smooth with a light monthly rhythm. If you nail the essentials in week one, the rest of the months feel easier to manage.

✅ Confirm mail flow

Check who handles deliveries and what happens to urgent items. If anything arrives unexpectedly, test that your process still works.

✅ Test money transfer cadence and backups

Verify your payment schedule and that confirmations are clear. Make sure you know what to do when access or timing is delayed.

✅ Confirm driver communication and backup

Reconfirm pickup rules, update timing, and the backup plan. This prevents gaps that can quietly disrupt your routine.

✅ Schedule recurring services frequencies

Lock in cleaning, pool or garden care, waste, and internet or utilities support. Treat this like part of your living schedule, not an afterthought.

✅ Run a simple monthly check-in

Do a quick review across mail, banking, drivers, and recurring services. If you are shopping for support, see long term villa rentals bali and then tailor your plan.

Save or screenshot this list, then list your contacts and set your first check-in date so your long term villa rental bali keeps feeling effortless. When you are ready to make your plan real, visit balivillahub.com to compare long-term options and start.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja

Cilegon (8/5) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menilai kebijakan Korea Selatan yang mengenakan bea anti-dumping hingga 33,43 persen terhadap baja canai panas (hot rolled coil/HRC) asal Jepang dan Tiongkok menegaskan bahwa perlindungan industri baja merupakan instrumen yang sah dan strategis untuk menjaga keberlanjutan sektor industri nasional.

Langkah ini
menunjukkan bahwa bahkan negara dengan industri baja paling kompetitif di dunia
tetap mengandalkan kebijakan perdagangan untuk memastikan kompetisi berlangsung
secara adil dan menjaga stabilitas industrinya.

Krakatau Steel Perkuat Daya
Saing Industri Baja Nasional

Direktur
Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa dinamika global
tersebut semakin memperkuat pentingnya penguatan industri baja nasional sebagai
fondasi pembangunan ekonomi dan industrialisasi Indonesia.

“Krakatau
Steel terus memperkuat daya saing melalui transformasi operasional, peningkatan
efisiensi, dan pengembangan produk bernilai tambah guna memastikan industri
baja nasional tumbuh berkelanjutan serta mampu mendukung kebutuhan pembangunan
nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Sebagai
industri dasar, baja memiliki peran strategis dalam mendukung sektor
infrastruktur, manufaktur, energi, dan konstruksi, sehingga keberlanjutan
industri baja nasional menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan dan
kemandirian ekonomi nasional.

Perlindungan Industri untuk
Menjaga Keberlanjutan Sektor Strategis

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan Widodo Setiadharmaji menjelaskan bahwa kebijakan
yang dilakukan Korea Selatan mencerminkan respons rasional negara dalam
menghadapi tekanan harga global akibat kelebihan kapasitas dan meningkatnya
ekspor baja dunia.

“Langkah
Korea Selatan menunjukkan bahwa perlindungan industri baja merupakan bagian
dari strategi menjaga keberlanjutan sektor strategis ketika kompetisi global
mengalami distorsi,” ujar Widodo.

Industri
baja Korea Selatan yang dikenal efisien dan berteknologi tinggi tetap
menghadapi tekanan akibat harga impor yang secara signifikan lebih rendah
dibandingkan harga domestik. Dalam industri yang padat modal, tekanan harga
tersebut dapat berdampak pada utilisasi kapasitas produksi, profitabilitas, dan
keberlanjutan investasi jangka panjang.

Kondisi
ini terjadi di tengah dinamika global yang ditandai oleh kelebihan kapasitas
produksi baja dunia dan meningkatnya tekanan ekspor dari negara produsen utama.
Situasi tersebut mendorong berbagai negara menggunakan instrumen perlindungan
perdagangan yang sah dalam kerangka perdagangan internasional guna menjaga
stabilitas dan keberlanjutan industrinya.

Momentum Membangun Kemandirian
Industri Strategis Nasional

Penguatan
industri baja nasional sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia,
Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi melalui
penguatan industri strategis dan hilirisasi.

Industri
baja menjadi fondasi utama dalam menciptakan nilai tambah domestik, memperkuat
struktur industri nasional, serta mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas
2045. 

Krakatau
Steel optimistis bahwa melalui penguatan daya saing dan transformasi
berkelanjutan, industri baja nasional dapat terus berperan sebagai pilar utama
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat kemandirian
industri Indonesia. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun

PT Asuransi Jiwa BRI Life
terus menunjukkan konsistensinya dalam menjaga fundamental keuangan yang sehat
dan pengelolaan risiko yang pruden.  Memasuki
Kuartal I tahun 2026, BRI Life berhasil mencatatkan kualitas portofolio yang
stabil dengan rasio klaim dan manfaat yang sangat terkendali.

Perseroan mencatatkan
kinerja pembayaran klaim dan manfaat dengan total pembayaran klaim dan manfaat mencapai
Rp1,17 triliun, atau menurun 2,4% secara year-on-year (yoy) jika dibandingkan periode yang sama
tahun 2025 sebesar Rp1,20 triliun.

Direktur Operasional BRI
Life Andrew Bain

menyampaikan bahwa, penurunan nilai klaim dan manfaat ini merupakan sinyal
positif terhadap kesehatan bisnis perusahaan. Hal ini juga mencerminkan
keberhasilan BRI Life dalam pengelolaan seleksi risiko yang lebih ketat dan
efektif, serta senantiasa menjaga kualitas portofolio nasabah yang lebih sehat
sepanjang periode berjalan.

“Kami terus memperkuat tata kelola
risiko dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa
mengorbankan pelayanan. Rasio klaim dan manfaat di kuartal I tahun 2026 yang
terjaga dan lebih rendah dibandingkan industri asuransi jiwa Indonesia, adalah
cerminan kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah,”
papar Andrew.

Andrew menambahkan, “Penurunan
klaim year on year sebesar 2,4% tidak lepas dari strategi underwriting yang
disiplin dan pengelolaan portofolio yang selektif. Kami ingin memastikan setiap
premi yang dibayar nasabah kembali dalam bentuk proteksi yang tepat guna”
.

Menurut Andrew, salah satu
kekuatan bisnis BRI Life adalah memastikan kapabilitas perusahaan untuk
melakukan pembayaran klaim dan manfaat kepada nasabah, untuk itu BRI Life akan
terus fokus pada perlindungan nasabah, melalui produk yang relevan dan proses
klaim yang cepat, transparan, serta sesuai ketentuan.

 

Rasio
Klaim Terjaga di Bawah Rata-Rata Industri

Pencapaian kinerja positif
dari klaim dan manfaat ini semakin diperkuat dengan capaian rasio klaim dan
manfaat BRI Life yang berada jauh di bawah rata-rata industri asuransi jiwa. Pada
Kuartal I 2026, rasio klaim industri tercatat sebesar 78,2%, sementara BRI Life
berhasil menjaga rasio klaim dan manfaat di level 48,9%.  

Angka tersebut jauh lebih
rendah dibandingkan rata-rata rasio klaim industri asuransi jiwa, hal ini
menunjukkan efisiensi operasional dan komitmen BRI Life dalam menjaga
keberlanjutan manfaat bagi nasabah. Selain itu juga membuktikan, BRI Life
memiliki tingkat ketahanan finansial yang sangat kuat dalam menghadapi dinamika
pasar.

Asuransi BRI Life salah satu
anak perusahaan BRI Group, saat ini kepemilikan saham utama atau mayoritas
dimiliki oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dengan komposisi saham sebesar 51%,
FWD Management Holdings Limited sebagai mitra strategis dengan kepemilikan
43,96% dan pemegang saham lainnya adalah Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP)
BRI sebesar 5,04% saham.

BRI Life berkomitmen untuk
terus memberikan perlindungan optimal kepada nasabah dengan tetap menjaga
kesehatan keuangan perusahaan. Ke depan, BRI Life akan terus memperkuat tata
kelola risiko dan meningkatkan kualitas layanan klaim guna memberikan
pengalaman terbaik bagi seluruh pemegang polis.

“Pencapaian ini adalah hasil dari komitmen
kami untuk memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah, serta tetap menjaga
keberlanjutan bisnis. Dengan rasio klaim dan manfaat yang jauh di bawah
rata-rata industri, BRI Life membuktikan diri sebagai mitra proteksi yang
tepercaya dan memiliki pengelolaan keuangan yang sangat sehat,”
tutup Andrew.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

JAKARTA – Guna meningkatkan kualitas layanan dan memberikan nilai tambah bagi para nasabah setianya, BRI Branch Office (BO) Mangga Dua resmi menjalin kerja sama merchant strategis dengan hotel bintang lima terkemuka, DoubleTree by Hilton.

Kolaborasi ini ditandai dengan seremoni penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh perwakilan manajemen BRI Mangga Dua dan pihak DoubleTree. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BRI untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital serta memberikan akses gaya hidup eksklusif bagi pemegang kartu BRI.

Manfaat Eksklusif bagi Nasabah

Melalui kemitraan ini, nasabah BRI kini dapat menikmati berbagai penawaran menarik saat berkunjung ke jaringan hotel DoubleTree. Beberapa poin utama dalam kerja sama ini meliputi:

Potongan Harga Khusus: Diskon spesial untuk pemesanan kamar (room stay) bagi pemegang kartu kredit dan debit BRI.

Promo Food & Beverage: Penawaran eksklusif di restoran dan lounge DoubleTree bagi nasabah yang melakukan transaksi melalui mesin EDC BRI.

Kemudahan Transaksi: Integrasi sistem pembayaran yang lebih cepat dan aman, mendukung gerakan non-tunai (cashless society).

Sinergi untuk Pertumbuhan Ekonomi

Pemimpin Cabang BRI Mangga Dua menyampaikan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar promo belaka, melainkan langkah nyata dalam mendukung sektor pariwisata dan perhotelan di Jakarta.

“Kami sangat antusias dengan kerja sama ini. DoubleTree memiliki reputasi yang luar biasa dalam pelayanan, dan kami ingin nasabah BRI merasakan pengalaman premium tersebut dengan berbagai kemudahan transaksi yang kami sediakan,” ujarnya.

Pihak DoubleTree juga menyambut baik sinergi ini, mengingat basis nasabah BRI yang sangat luas dan loyal. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan trafik kunjungan tamu, khususnya dari kalangan profesional dan keluarga yang menjadi segmen utama kedua belah pihak.

Dorong Digitalisasi Perbankan

Selain memberikan keuntungan bagi konsumen, kerja sama ini juga bertujuan untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan BRImo dan alat pembayaran digital lainnya. Dengan promo-promo yang tersebar di merchant-merchant ternama seperti DoubleTree, BRI optimis volume transaksi digital akan terus meningkat secara signifikan hingga akhir tahun.

Bagi nasabah yang ingin menikmati promo ini, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui aplikasi BRImo atau media sosial resmi BRI Mangga Dua.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi bisnis perusahaan pada segmen pembiayaan multiguna menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini didukung oleh kebutuhan masyarakat, khususnya untuk pembiayaan konsumtif dan kendaraan bermotor, serta daya beli yang relatif terjaga. Meski demikian, kami terus membuka ruang ekspansi yang lebih luas terhadap bisnis perseroan ke depan.”

Untuk mendorong pertumbuhan, BRI Finance terus memperkuat kerja sama dengan dealer dan mitra strategis, serta mengoptimalkan kanal distribusi dan digitalisasi proses pembiayaan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Wahyudi menambahkan, “Dari sisi internal, perusahaan menerapkan strategi penyaluran yang lebih selektif dengan tetap menjaga kualitas portofolio pembiayaan agar pertumbuhan dapat berlangsung secara berkelanjutan.”

Sejalan dengan itu, BRI Finance juga memperkuat manajemen risiko melalui penyempurnaan kriteria penerimaan risiko (risk acceptance criteria), peningkatan kualitas analisis kredit, serta penguatan monitoring portofolio, khususnya pada segmen yang sensitif terhadap dinamika ekonomi. Implementasi early warning system dan penguatan strategi penagihan turut dilakukan guna menjaga kualitas aset tetap sehat.

Sebagai gambaran industri, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pembiayaan multiguna masih mendominasi portofolio industri multifinance nasional dengan porsi 50,22% per Februari 2026, serta tumbuh 1,28% secara tahunan menjadi Rp257,17 triliun.

“BRI Finance optimistis kinerja pembiayaan multiguna akan tetap terjaga hingga akhir 2026, seiring dengan proyeksi permintaan masyarakat yang masih stabil”, ujar Wahyudi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall

ASHTA District 8 terus memperkuat posisinya sebagai lebih dari sekadar destinasi gaya hidup, dengan menghadirkan ruang publik yang dirancang untuk mendorong interaksi, pertukaran ide, dan koneksi antar individu maupun komunitas.

ASHTA District 8 terus memperkuat posisinya sebagai lebih dari sekadar destinasi gaya hidup, dengan menghadirkan ruang publik yang dirancang untuk mendorong interaksi, pertukaran ide, dan koneksi antar individu maupun komunitas. Mengusung semangat sebagai a place to connect, ASHTA menghadirkan pengalaman yang melampaui fungsi pusat perbelanjaan pada umumnya.

Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, ASHTA menghadirkan Free Reading Space yang terintegrasi dalam keseluruhan pengalaman ruangnya. Kehadiran fasilitas ini menjadikan ASHTA sebagai pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang menghadirkan ruang baca gratis di dalam area komersial, sekaligus merefleksikan komitmen dalam menghadirkan ruang yang lebih inklusif dan bermakna bagi pengunjung.

Mengusung semangat read and connect, Free Reading Space tidak hanya menjadi tempat untuk membaca, tetapi juga berfungsi sebagai titik temu yang membuka peluang koneksi, baik dengan diri sendiri, ide-ide baru, maupun dengan sesama. Dengan suasana yang terbuka dan nyaman, pengunjung diajak untuk meluangkan waktu, memperlambat ritme, serta menikmati pengalaman yang berbeda di dalam lingkungan pusat perbelanjaan.

Lebih luas, ASHTA District 8 dirancang sebagai ruang yang mendorong terciptanya koneksi secara organik. Berbagai sudut menghadirkan peluang interaksi, mulai dari kegiatan komunitas, kolaborasi kreatif, hingga pertemuan yang terjadi secara spontan. Pendekatan ini menjadikan ASHTA sebagai ruang hidup yang dinamis, di mana setiap kunjungan menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar aktivitas berbelanja.

Kehadiran Free Reading Space semakin memperkuat ekosistem tersebut, dengan menghadirkan kurasi buku serta suasana yang hangat dan terbuka. Ruang ini mendorong pengunjung untuk mengeksplorasi ide, memperluas perspektif, serta menciptakan momen yang lebih bermakna selama berada di ASHTA.

Melalui konsep ini, ASHTA District 8 mengajak masyarakat untuk melihat kembali peran pusat perbelanjaan dalam kehidupan urban, tidak hanya sebagai ruang transaksi, tetapi sebagai ruang publik yang hidup, tempat orang dapat berhenti sejenak, membaca, dan yang terpenting, saling terkoneksi..

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris yang Tegak Paripurna

Jakarta, 8 Mei 2026 — Di tengah banyaknya pilihan hijab di pasaran, hijab Paris premium tetap jadi favorit banyak perempuan di Indonesia. Tapi, jangan sampai kamu terjebak dengan penawaran harga yang kelewat murah, ya! Sering kali, kualitas yang didapat malah bikin kecewa, mulai dari bahan yang lemas, susah dibentuk, sampai cepat banget kusut.

Memahami keresahan ini, napocut hadir untuk bantu kamu tahu perbedaan antara ciri hijab Paris original dengan produk tiruan yang kini banyak beredar.

Keunggulan Voile Premium Japan (Paris) dari napocut

Buat kamu para perempuan aktif atau seorang working mom dengan mobilitas tinggi, waktu di pagi hari itu sangat berharga. Koleksi hijab Paris dari napocut hadir menggunakan material Voile Premium Japan (Paris) yang dirancang khusus untuk menemani aktivitas harianmu.

Kenapa hijab ini spesial? Meskipun bahannya ringan dan nggak bulky saat dipakai, dia tetap bisa tegak sempurna di dahi. Selain itu, material ini minim kusut! Jadi, kamu bisa tampil sat-set di pagi hari tanpa harus repot menyetrika dulu. Cukup pakai, bentuk sedikit, dan kamu siap beraktivitas dengan tampilan rapi dan elegan seharian.

Cara Membedakan Hijab Paris Premium dan Biasa

Supaya kamu nggak salah beli lagi, coba perhatikan beberapa poin penting saat membedakan beda Paris premium dan biasa berikut ini:

1. Tekstur dan Kualitas Serat: Hijab Paris segiempat yang berkualitas punya tenunan kain yang rapat dan konsisten. Beda banget sama material murah yang cenderung tipis, menerawang, dan mudah melar.

2. Efek Tegak Paripurna: Hijab premium punya struktur yang pas, jadi bisa tegak paripurna di dahi sepanjang hari tanpa perlu banyak jarum atau effort berlebih.

3. Durabilitas Tinggi: Material Hijab Paris Premium sudah teruji tidak mudah berbulu, bahkan setelah dicuci dengan tangan lebih dari 100 kali. Jadi, koleksi hijabmu tetap awet dan tampak seperti baru dalam jangka waktu yang lama. 

Investasi Kenyamanan Bersama napocut

Jangan biarkan selisih harga bikin kenyamanan dan penampilanmu terganggu. Memilih hijab Paris Segiempat yang tepat itu investasi supaya kamu makin pede setiap hari.

Yuk, rasakan sendiri bedanya! Dapatkan koleksi hijab Paris dari napocut yang sudah terbukti asli, tegak paripurna, dan praktis buat nemenin aktivitas harianmu. Kamu bisa langsung cek koleksi lengkapnya di napocut.com

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES