Trading Tanpa Delay, Trader Ini Akui Aplikasi HSB Investasi Stabil

Nasabah HSB Investasi akui platform trading tetap stabil dan eksekusi klik tanpa delay meski pasar volatil. Simak review trader HSB yang akui trading aman sejak 2018 ini.

Kecepatan eksekusi dan stabilitas platform merupakan jantung dari aktivitas trading forex yang sukses. Hal ini ditegaskan Roni, seorang tenaga ahli yang bekerja untuk proyek internasional. sekaligus nasabah setia HSB Investasi sejak tahun 2018. Bagi trader berpengalaman seperti dirinya, kemudahan navigasi dan kecepatan sistem dalam mengeksekusi order adalah alasan utama mengapa ia tetap loyal selama hampir 8 tahun.

Menurut Roni, aplikasi HSB Investasi memberikan pengalaman trading yang dia rasakan tanpa delay, terutama saat menghadapi volatilitas pasar tinggi akibat rilis data ekonomi penting seperti Non-Farm Payroll (NFP) atau pengumuman Federal Reserve (FOMC).

Dalam dunia trading yang sering dianggap rumit oleh masyarakat awam, platform HSB justru menawarkan kesederhanaan. Roni mengungkapkan bahwa salah satu keunggulan utama aplikasi HSB adalah sistem transaksinya yang sangat praktis.

“Ini cuma dua klik saja. Mau buy, klik buy, masukkan lot-nya, tinggal buy saja. Mau sell atau close juga tinggal satu-dua kali klik, sudah selesai. Gampang banget,” ujar Roni.

Kemudahan ini memungkinkannya bisa tetap mengelola akun trading di sela-sela kesibukan bisnis kecil-kecilan yang ia jalankan bersama istrinya.

Integrasi Sempurna dan Eksekusi Stabil

Meskipun Roni menggunakan bantuan MetaTrader 5 (MT5) sebagai referensi analisis teknikal di laptop, ia sepenuhnya memercayakan eksekusi transaksi pada platform HSB melalui ponsel pintarnya. Stabilitas integrasi antara sistem HSB Investasi dan pergerakan pasar menjadi kunci ketenangannya dalam bertransaksi.

“Dari dulu nggak pernah susah, gampang kok. Transaksi saya klik sell, buy, close semuanya di platform HSB, bukan di MetaTrader. Di sana (HSB) kita bisa lihat nilai transaksi kita secara real-time. Apalagi di handphone, jauh lebih gampang dan cepat,” tambahnya. 

Pengalaman tanpa kendala teknis ini telah ia rasakan sejak tahun 2018, membuktikan konsistensi HSB sebagai pialang berjangka dalam memelihara infrastruktur teknologinya.

Roni menjelaskan bahwa saat ini ia lebih berfokus pada momen-momen pasar yang signifikan, di mana harga bergerak sangat fluktuatif dalam waktu singkat. Pada momen seperti ini, stabilitas platform diuji.

“Saya sekarang trading pas ada pengumuman pemerintah AS seperti FOMC atau NFP karena harganya signifikan sekali. Dari situ saya percaya HSB itu uang saya aman, eksekusinya lancar, dan withdraw pun dalam sehari selesai,” tegasnya. 

Baginya, memiliki platform yang tidak lag saat pasar sedang “ngegas” adalah perbedaan antara meraup untung atau kehilangan momentum.

Dukungan Edukasi di Balik Teknologi

Kecanggihan aplikasi HSB Investasi juga didukung oleh ekosistem edukasi yang kuat. Roni rutin memanfaatkan fitur sinyal trading yang kini terintegrasi dengan berbagai kanal informasi seperti grup Telegram resmi HSB dan fitur di aplikasi.

“Kalau HSB yang sekarang lebih bagus karena ada grup Telegram, dibagi-bagi beritanya dan sinyalnya. Ada grup diskusi antara nasabah, admin, dan analis. Kita bisa saling sharing informasi harga. Ini sangat membantu, terutama bagi yang tidak bisa konsentrasi penuh memantau pasar setiap saat,” jelasnya.

Sebagai nasabah yang sudah mencicipi berbagai dinamika pasar sejak 2018, Roni menyarankan para trader pemula untuk tidak ragu mencoba platform HSB, dimulai dari akun demo untuk memahami fitur-fiturnya.

“HSB nggak usah ragu, legalitas ada, stafnya profesional dan gampang dikomunikasi. Buat yang baru, coba di akun demo dulu biar tahu fitur-fiturnya seperti buy-sell, close, modify stop loss, dan profit. Semuanya terkoneksi dengan baik dan stabil. Kalau sudah siap, baru masuk ke akun riil,” tutup Roni.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Premium ke Fungsional, BRI Finance Tangkap Arah Baru Konsumen Otomotif

Jakarta, 14 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja pembiayaan tetap sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika industri otomotif nasional yang masih menghadapi tekanan. Seiring tren pelemahan permintaan pembiayaan mobil baru, perusahaan terus menyesuaikan strategi secara terukur guna tetap menangkap peluang pertumbuhan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa terdapat dua faktor utama yang memengaruhi kinerja pembiayaan mobil baru saat ini, yakni meningkatnya kehati-hatian konsumen di tengah ketidakpastian ekonomi serta penyesuaian harga kendaraan yang berdampak pada daya beli dan keputusan pembelian.

“Kondisi ini mendorong persaingan di industri pembiayaan semakin ketat, sehingga diperlukan pengelolaan risiko yang prudent serta strategi yang adaptif,” ujar Dhani.

Menjawab tantangan tersebut, BRI Finance menerapkan pendekatan yang lebih selektif dalam penyaluran pembiayaan, antara lain melalui penyesuaian pricing yang kompetitif berbasis profil risiko nasabah. Selain itu, perseroan juga menghadirkan fleksibilitas skema pembiayaan melalui pilihan tenor yang lebih variatif serta penyesuaian uang muka (down payment/DP), guna menjaga keterjangkauan tanpa mengorbankan kualitas portofolio. Langkah ini diharapkan dapat menjaga pertumbuhan pembiayaan tetap sehat sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pembiayaan mobil baru industri multifinance tercatat mengalami kontraksi sebesar 4,65% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp142,59 triliun. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk penyesuaian harga kendaraan, pergeseran preferensi ke kendaraan yang lebih efisien, serta sikap wait and see masyarakat dalam mengambil keputusan pembelian.

Dari sisi portofolio, pembiayaan mobil baru masih menjadi kontributor utama dengan porsi 40,05%, sementara pembiayaan mobil bekas sebesar 9,87% dari total pembiayaan perseroan.

Lebih lanjut, Dhani menambahkan bahwa saat ini terjadi pergeseran preferensi konsumen ke kendaraan dengan total biaya kepemilikan yang lebih rendah, seperti Low Cost Green Car (LCGC), serta kendaraan yang fungsional untuk kebutuhan keluarga dan aktivitas harian, seperti Sport Utility Vehicle (SUV). Adapun minat terhadap kendaraan listrik terus berkembang, meskipun belum menjadi kontributor dominan dalam pembiayaan.

“Pergeseran ini turut memengaruhi komposisi pembiayaan kendaraan di pasar, baik untuk mobil baru maupun bekas,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dan berdampak. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui pengukuhan Guru Besar.

BINUS University mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Tanty Oktavia, S.Kom., M.M. sebagai Guru Besar Tetap di bidang Business Information Systems, yang saat ini juga menjabat sebagai Head of Department Master in Information Systems Management.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Human–AI Collaboration in Business Information Systems: Sistem Cerdas, Tepercaya, dan Berorientasi pada Manusia”, Prof. Tanty menyoroti pentingnya pergeseran paradigma dalam pengembangan sistem informasi bisnis. Ia menekankan bahwa teknologi, khususnya AI, tidak lagi hanya berperan sebagai alat otomatisasi, tetapi sebagai mitra strategis manusia dalam pengambilan keputusan dan penciptaan nilai bisnis.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa evolusi Business Information Systems kini telah memasuki fase baru yang ditandai dengan integrasi AI yang mampu belajar, memprediksi, serta memberikan rekomendasi berbasis data. Dalam konteks ini, kolaborasi Human-AI menjadi fondasi utama dalam membangun sistem yang adaptif, cerdas, dan tetap berorientasi pada manusia.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan ekosistem akademik yang unggul dan berdampak. “Pengukuhan Guru Besar bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya pemikiran strategis yang mampu menjawab tantangan global. Kami percaya kontribusi Prof. Tanty akan semakin memperkuat peran BINUS University dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.”  

Sejalan dengan perkembangan menuju era Industry 5.0, Prof. Tanty juga menekankan pentingnya pendekatan human-centered dalam pengembangan AI, di mana teknologi dirancang untuk memperkuat kapabilitas manusia, bukan menggantikannya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan inovasi yang lebih holistik, etis, dan berkelanjutan dalam berbagai sektor industri.

Pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan BINUS University memasuki 45 tahun berkarya di dunia pendidikan, yang secara konsisten menghadirkan inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi global, serta membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Melalui penguatan peran Guru Besar, BINUS University terus berupaya menghadirkan talenta unggul yang tidak hanya siap berkarier, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital dan kemajuan bangsa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tancap Gas di Awal 2026, BRI Finance Catatkan Penyaluran Pembiayaan Melonjak 131,53%

Jakarta, 14 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group yang bergerak di bidang pembiayaan, mencatatkan kinerja positif pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang signifikan, seiring mulai terbentuknya stabilitas permintaan di pasar pembiayaan nasional.

Hingga Maret 2026, BRI Finance membukukan pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 131,53% secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian ini mencerminkan mulai terbentuknya momentum pemulihan di sektor pembiayaan, di tengah kondisi ekonomi yang masih bergerak dinamis.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Pertumbuhan ini menjadi indikasi awal membaiknya aktivitas pembiayaan yang didorong oleh permintaan yang mulai stabil. Namun demikian, kami tetap mencermati keberlanjutan tren ini dengan mempertimbangkan berbagai faktor eksternal, termasuk daya beli masyarakat dan dinamika ekonomi yang masih berkembang.”

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penguatan kolaborasi dengan mitra bisnis serta optimalisasi kanal distribusi menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kinerja pada awal tahun ini.

Ke depan, BRI Finance menargetkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang berkelanjutan sepanjang 2026. Fokus perusahaan diarahkan pada peningkatan produktivitas, penguatan kualitas portofolio, serta percepatan proses bisnis guna meningkatkan daya saing. Selain itu, BRI Finance juga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan pengelolaan risiko, khususnya di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global.

Sebagai gambaran industri, data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan bahwa piutang pembiayaan multifinance nasional mencapai Rp512,14 triliun per Februari 2026, atau tumbuh 1,01% secara tahunan (YoY). Angka ini meningkat dibandingkan Januari 2026 yang tercatat sebesar Rp508,27 triliun dengan pertumbuhan 0,78% YoY, mengindikasikan adanya perbaikan secara bertahap di industri.

Menggarisbawahi hal ini, Wahyudi menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga momentum pertumbuhan dengan tetap mengedepankan kualitas pembiayaan.

“BRI Finance akan terus mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui penguatan kualitas aset, perluasan kemitraan strategis, serta peningkatan kapabilitas operasional, sehingga kami dapat memberikan nilai tambah yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Beelingua Tampil di Techman Day 31 Maret 2026: Solusi Pembelajaran Bahasa Asing yang Adaptif dan Interaktif

Dalam gelaran Techman Day pada 31 Maret 2026, Beelingua hadir sebagai salah satu inovasi unggulan dari BINUS University yang menampilkan transformasi digital dalam bidang pembelajaran bahasa asing. Kehadiran Beelingua menjadi bukti nyata komitmen BINUS dalam menghadirkan solusi edukasi yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.

Beelingua adalah platform digital pembelajaran bahasa asing yang terstruktur, adaptif, dan interaktif. Dengan pendekatan gamified learning, pengguna dapat belajar sesuai kemampuan dan ritme masing-masing, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih personal, fleksibel, dan menyenangkan.

Dikembangkan oleh tim Digital Language Learning Center (DLLC) di bawah binaan Fakultas Humaniora BINUS, Beelingua merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin. Dalam proses pengembangannya, tim DLLC bekerja sama dengan jurusan Sastra Inggris, Sastra Jepang, dan Sastra Cina, serta didukung oleh berbagai unit strategis seperti Academic Operations, BINUS Digital, IT, dan DCD. Kolaborasi ini memastikan bahwa platform yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga kuat dari sisi akademik dan pedagogi.

Beelingua juga telah mendapatkan berbagai apresiasi. Platform ini meraih 1st Winner kategori Product pada Innovation Award 2024 serta Continuous Innovation Award 2025 yang diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi unggulan dan keberlanjutan pengembangannya. Hal ini membuktikan bahwa Beelingua tidak hanya inovatif, tetapi juga konsisten dalam memberikan dampak nyata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pentingnya Regulasi dalam Melindungi Investor di Industri Keuangan

Keamanan dana dan transparansi transaksi merupakan fondasi utama dalam industri keuangan global. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi perdagangan, risiko munculnya entitas tidak bertanggung jawab yang menjanjikan keuntungan tidak realistis menjadi tantangan besar bagi para pelaku pasar. Oleh karena itu, keberadaan regulasi yang ketat bukan sekadar formalitas hukum, melainkan mekanisme perlindungan vital yang memastikan bahwa setiap aktivitas investasi berjalan di bawah pengawasan otoritas yang berwenang. Tanpa pengawasan yang memadai, pasar keuangan akan rentan terhadap manipulasi dan praktik yang merugikan investor retail maupun institusi.

Peran OJK Melindungi Trader dari Penipuan di Industri Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memegang peranan sentral dalam menciptakan ekosistem finansial yang sehat di Indonesia melalui fungsi pengawasan dan edukasi. Peran OJK dalam melindungi trader dari penipuan mencakup pemantauan ketat terhadap izin operasional setiap perusahaan yang menawarkan produk investasi serta memberikan standar etika bisnis yang harus dipatuhi. Dengan adanya pengawasan ini, masyarakat terlindungi dari skema investasi ilegal yang sering kali menggunakan kedok perdagangan berjangka untuk melakukan penipuan.

Selain melakukan penindakan terhadap entitas ilegal, regulator juga mendorong transparansi laporan keuangan dan pemisahan dana nasabah (segregated account). Langkah ini memastikan bahwa modal yang disetorkan oleh trader tidak digunakan untuk operasional perusahaan, melainkan benar-benar dialokasikan untuk aktivitas perdagangan di pasar. Upaya preventif ini sangat krusial dalam membangun kepercayaan publik terhadap instrumen investasi lokal. Anda dapat mendalami lebih jauh mengenai standar keamanan dan analisis kepatuhan pasar melalui artikel di Market Analysis KVB.

Peran Liquidity Provider (LP) dalam Transparansi Harga

Dalam pasar yang teregulasi, aspek teknis seperti penentuan harga juga harus bebas dari manipulasi. Di sinilah peran Liquidity Provider atau LP menjadi sangat signifikan. LP yang merupakan institusi keuangan besar bertindak sebagai penjamin ketersediaan harga pasar yang objektif. Dengan terhubungnya sebuah broker ke jaringan LP global, harga yang ditampilkan kepada trader adalah harga pasar yang kompetitif dan transparan, bukan harga yang direkayasa secara internal oleh pihak tertentu.

Dukungan LP yang kredibel memastikan bahwa setiap transaksi dieksekusi berdasarkan kuotasi harga yang sah dan memiliki volume yang nyata di pasar global. Hal ini memberikan lapisan keamanan tambahan bagi trader, karena mereka dapat bertransaksi dengan keyakinan bahwa setiap pergerakan harga mencerminkan dinamika suplai dan permintaan yang sebenarnya di industri keuangan.

Komitmen Keamanan Bersama KVB Futures

Memilih mitra dagang yang patuh pada regulasi dan memiliki integritas tinggi adalah langkah paling bijak bagi setiap investor. KVB Futures memahami bahwa keamanan dana nasabah adalah prioritas utama dalam menjalankan bisnis di industri perdagangan berjangka. Dengan mengandalkan infrastruktur teknologi yang canggih dan kepatuhan terhadap standar industri, KVB Futures berupaya memberikan lingkungan perdagangan yang aman, adil, dan transparan bagi seluruh kliennya.

Seluruh layanan yang disediakan dirancang untuk memenuhi ekspektasi trader profesional yang mengutamakan legalitas dan kualitas eksekusi. Untuk mempelajari berbagai instrumen yang tersedia serta keunggulan teknologi yang kami tawarkan, silakan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Bagi Anda yang ingin memulai langkah investasi di bawah naungan platform yang mengutamakan perlindungan investor, silakan mendaftarkan diri melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui BRI Branch Office Segitiga Senen melaksanakan simulasi bencana dalam kerangka Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja di lingkungan kantor tersebut.

Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pekerja dalam merespons situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Berbagai skenario bencana diperagakan, mulai dari kondisi evakuasi darurat hingga upaya menjaga keberlangsungan layanan operasional kepada nasabah.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi terkait prosedur BCM, dilanjutkan dengan praktik langsung yang melibatkan seluruh peserta. Melalui pendekatan ini, pekerja tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan langkah-langkah penanganan kondisi darurat secara nyata di lapangan.

Para peserta menunjukkan antusiasme dan keseriusan dalam mengikuti setiap tahapan simulasi, sebagai wujud komitmen dalam menjaga keselamatan serta keberlangsungan operasional. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh pekerja di BRI Branch Office Segitiga Senen semakin sigap dan profesional dalam menghadapi berbagai potensi risiko.

Dengan terselenggaranya simulasi BCM ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan prima di segala situasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penguatan Kinerja Operasi Tahun 2025 PT Pelindo Sinergi Lokaseva

Jakarta,  14 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) merefleksikan capaian kinerja tahun buku 2025 melalui peningkatan pada sejumlah lini usahanya. Perbaikan kinerja operasional tersebut menjadi pondasi penting dalam memperkuat arah transformasi perusahaan sebagai entitas yang mengintegrasikan layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland / Kawasan pendukung dalam menghadirkan Solusi layanan yang efektif dan efisien bagi Ekosistem Kepelabuhanan.

Atas pencapaian yang telah diraih oleh Perusahaan sepanjang tahun 2025, Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva Joko Noerhudha menyampaikan, bahwa capaian tahun 2025 merupakan hasil dari kesungguhan perusahaan dalam memperkuat fundamental operasional, guna membangun standarisasi serta menjaga konsistensi kualitas layanan.

“Upaya perbaikan yang dilakukan secara bertahap ini akan menjadi pijakan penting bagi kami dalam melanjutkan transformasi Perusahaan kedepan. Kami terus memastikan bahwa masing-masing lini usaha berjalan dengan baik dan dapat bersinergi secara optimal sehingga mampu menghadirkan solusi layanan bagi para pengguna jasa serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan,” jelas Joko Noerhudha.

Peningkatan Kinerja serta Layanan Pendukung Pelabuhan

Pada tahun 2025, kinerja lini bisnis layanan pendukung pelabuhan, yang mencakup layanan lapangan penumpukan, pergudangan, dan freight forwarding, mengalami peningkatan sebesar 6,1% dari tahun sebelumnya, khususnya pada wilayah Pontianak, Surabaya dan Ambon.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva berkomitmen untuk memastikan setiap layanan yang ada maupun yang akan dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan bisnis pelanggan serta mendukung ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi. Sejalan dengan hal tersebut, pada tahun 2025 Pelindo Sinergi Lokaseva group telah membuka kantor perwakilan layanan Multimoda (Belawan – Sei Mangkei – Kuala Tanjung) di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei guna menjawab kebutuhan para pelaku industri yang ada maupun yang berencana mengembangkan industrinya di kawasan tersebut. Langkah bisnis ini juga dimaksudkan untuk memperluas potensi pasar yang dapat diraih grup Perusahaan.

 Klaster Pengembangan Wilayah Makin Solid

Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) yang menghubungkan Pelabuhan dengan kawasan industri di timur Jakarta, hingga akhir tahun 2025 mencatatkan total kendaraan yang melintas mencapai 12.988.557 unit atau meningkat sebesar 9,31% (Y-o-Y) dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami tengah mendorong integrasi tarif di JTCC agar lebih kompetitif dibandingkan ruas jalan tol lainnya. Dengan tarif yang efisien dan akses yang semakin lancar, kami yakin JTCC akan menjadi pilihan utama kendaraan angkutan logistik dari dan ke pelabuhan,” ujar Joko Noerhudha.

Untuk sektor pengelolaan properti, terdapat peningkatan pada okupansi Gedung Pelindo Tower sebesar 3,28% dari tahun sebelumnya, yang merupakan cerminan performansi pengelolaan properti yang lebih baik serta meningkatnya kepercayaan tenant terhadap layanan perusahaan.

Penguatan Arah Strategis dan Identitas Korporasi

Realisasi kinerja operasional merupakan cerminan dari upaya-upaya perbaikan yang tidak hanya dilakukan pada sisi infrastruktur, sistem dan peralatan, tetapi juga dibarengi dengan perkuatan dari sisi bisnis proses dan kapabilitas SDM. Perusahaan akan secara berkesinambungan melakukan perkuatan operasional dan inovasi bisnis untuk dapat menghadirkan integrasi antar layanan yang selaras dengan kebutuhan pelanggan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi kinerja dan pengembangan bisnis, guna

memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem kepelabuhanan.

Kinerja positif tahun 2025 berjalan seiring dengan transformasi identitas perusahaan dari PT Pelindo Solusi

Logistik menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva. Perubahan ini dilakukan untuk mempertegas peran Perusahaan dengan dua portofolio utama, yakni bisnis layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland / kawasan pendukung pelabuhan.

“Kami berharap transformasi ini dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan dan pemangku kepentingan, serta mendukung pertumbuhan ekosistem kepelabuhanan dan juga pertumbuhan perekonomian Nasional,” tutup Joko Noerhudha.

—–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menelusuri Tren Fashion Indonesia: Perpaduan Budaya dengan Gaya Modern

Fashion di Indonesia sedang mengalami perubahan yang sangat menarik, di mana elemen-elemen tradisional digabungkan secara harmonis dengan gaya modern. Industri fashion Indonesia berkembang pesat, dan desainer lokal memainkan peran penting dalam menggabungkan budaya dan gaya kontemporer. Perpaduan ini menghasilkan tren-tren fashion baru yang tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga menarik perhatian dunia internasional. Mari kita jelajahi tren-tren fashion terkini yang sedang berkembang di Indonesia.

Salah satu tren paling mencolok adalah kebangkitan penggunaan tekstil tradisional Indonesia dalam fashion modern. Batik, yang dulunya hanya dipakai dalam acara-acara formal, kini semakin diterima dalam gaya sehari-hari. Desainer Indonesia menciptakan pakaian kontemporer seperti kemeja, gaun, bahkan aksesori dari kain batik. Perpaduan batik dengan potongan modern memberikan sentuhan segar pada kain tradisional ini, menjadikannya lebih relevan untuk berbagai kesempatan.

Ikat dan songket juga semakin banyak digunakan dalam fashion Indonesia. Kain ikat yang memiliki pola khas dan warna yang cerah kini digunakan dalam berbagai pakaian, dari gaun hingga aksesori seperti tas dan syal. Songket, dengan benang emas dan perak yang mewah, juga digunakan dalam pakaian formal dan acara malam. Penggunaan kain tradisional ini menciptakan keseimbangan yang menarik antara warisan budaya Indonesia dan desain modern yang lebih kasual.

Di samping itu, keberlanjutan semakin menjadi perhatian utama dalam fashion Indonesia. Dengan meningkatnya kesadaran global tentang dampak negatif industri fashion terhadap lingkungan, banyak desainer Indonesia yang mulai mengutamakan bahan-bahan ramah lingkungan dan metode produksi yang etis. Banyak merek lokal yang memilih menggunakan bahan alami dan teknik pewarnaan alami, yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung kerajinan tangan lokal.

Streetwear kini menjadi salah satu tren utama dalam fashion Indonesia. Gaya streetwear yang kasual dan nyaman sangat digemari, terutama di kalangan anak muda perkotaan. T-shirt grafis, hoodie oversized, dan sneakers menjadi pilihan utama dalam streetwear Indonesia. Banyak merek streetwear lokal yang memberikan sentuhan Indonesia dalam desain mereka, menciptakan fashion jalanan dengan ciri khas lokal yang kuat.

Gaya formal juga masih memiliki tempat penting dalam fashion Indonesia. Wanita semakin memilih gaun panjang, blus, dan tunik dengan desain yang menggabungkan elemen tradisional. Selain itu, ada permintaan yang terus meningkat terhadap fashion modest yang stylish namun tetap menekankan kesopanan, menciptakan keseimbangan antara penampilan elegan dan nilai-nilai budaya.

Aksesori menjadi bagian penting dalam tren fashion Indonesia saat ini. Perhiasan unik yang terbuat dari bahan alami seperti kayu, cangkang, dan batu semakin banyak diminati. Aksesori ini tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan dengan mendukung produksi lokal yang ramah lingkungan.

Fashion Indonesia kini mencerminkan perpaduan antara yang lama dan yang baru, dengan penekanan pada keberlanjutan dan budaya lokal. Para desainer Indonesia terus berinovasi dengan menggabungkan elemen tradisional dengan tren global, menciptakan dunia fashion yang kaya warna dan penuh kreativitas.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

Jakarta, 14 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) dalam rangka menjajaki potensi kolaborasi pengembangan layanan logistik di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali. 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya eksplorasi peluang sinergi antar entitas BUMN dalam mendukung penguatan layanan logistik sekaligus pengembangan ekosistem layanan di kawasan pelabuhan.

Dalam agenda tersebut, rombongan IAS yang dipimpin oleh Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis, juga berkesempatan meninjau langsung sejumlah area pengembangan integrated Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) seperti Terminal Cruise, Area Pengembangan 2 dan Kawasan Bali Gapura Marina di Pelabuhan Benoa. Peninjauan ini memberikan gambaran mengenai potensi pengembangan layanan wisata dan logistik berbasis kepelabuhanan serta dukungan infrastruktur yang tersedia di kawasan tersebut.

Direktur Komersial dan Teknik PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Ruri I. Rachmaputri, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum positif untuk membuka ruang dialog mengenai peluang pengembangan layanan konektivitas yang saling mendukung antara sektor pelabuhan dan aviasi.

“Kami menyambut baik kunjungan IAS sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antar BUMN. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai potensi penguatan layanan logistik serta pengembangan ekosistem layanan wisata maritim/ maritime tourism yang terintegrasi di kawasan Pelabuhan Benoa,” ujar Ruri.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai bagian dari Pelindo Group berperan dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan serta pengembangan kawasan terintegrasi, termasuk infrastruktur logistik dan kawasan industri berbasis pelabuhan. Dalam pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa, SPSL turut mendukung optimalisasi layanan pada kawasan terminal dan logistik melalui penguatan konektivitas dan integrasi area pengembangan.

Kunjungan ini membuka peluang sinergi lebih lanjut, khususnya dalam pengembangan layanan pergudangan dan logistik yang dapat mendukung kebutuhan operasional di kawasan pelabuhan, sejalan dengan upaya peningkatan efisiensi dan integrasi layanan.

Ke depan, sinergi baik antar entitas dalam Pelindo Group maupun antar BUMN diharapkan dapat semakin memperkuat peran kawasan Pelabuhan Benoa sebagai hub layanan wisata maritim/ maritime tourism dan logistik yang terintegrasi, dengan dukungan kapabilitas dan pengalaman SPSL dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan.

“Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar entitas dalam mendorong pengembangan layanan. SPSL sebagai bagian dari Pelindo Group siap berkontribusi melalui penguatan layanan pendukung pelabuhan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ujar Ruri.

—-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES