MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin

MyRepublic menggelar workshop “Create with IMPACT: Etika Bermedia Sosial untuk Content Creator” sebagai bagian dari program Roketin Generasi Tunas Digital (RGTD)

Jakarta, 3 Juli 2026 – Di tengah derasnya arus konten di media sosial, mengejar viralitas sering kali menjadi tujuan utama banyak content creator. Padahal, konten yang mampu memberikan manfaat, membangun kepercayaan, dan menginspirasi audiens justru memiliki dampak yang jauh lebih besar.

Berangkat dari semangat tersebut, MoraRepublic melalui brand MyRepublic menggelar workshop “Create with IMPACT: Etika Bermedia Sosial untuk Content Creator” sebagai bagian dari program Roketin Generasi Tunas Digital (RGTD). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 Duta Roketin Generasi Tunas Digital ini menghadirkan content creator dan edukator Jerome Polin untuk berbagi pengalaman sekaligus mengajak generasi muda memanfaatkan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Melalui workshop ini, para peserta diajak memahami bahwa menjadi content creator tidak hanya dituntut kreatif dalam menghasilkan konten, tetapi juga memiliki tanggung jawab atas setiap informasi dan pesan yang disampaikan. Mulai dari membangun personal branding yang positif, menjaga jejak digital, hingga menghadirkan konten yang memberikan nilai bagi masyarakat menjadi bekal yang diberikan kepada para Duta Roketin Generasi Tunas Digital.

Dalam sesi diskusi, Jerome Polin membagikan perjalanan kariernya dalam membangun konten edukatif yang kini dikenal luas oleh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seorang content creator tidak hanya diukur dari banyaknya penonton atau tingginya engagement, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan oleh audiens.

“Jangan takut jika kontenmu tidak langsung viral. Selama terus konsisten menghadirkan manfaat, audiens akan datang, bertahan, dan tumbuh bersama karya yang kita buat,” ujar Jerome Polin.

Selain berbagi pengalaman, Jerome juga mengajak para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan diri, berani mencoba hal-hal baru, serta berpikir kritis sebelum membuat maupun membagikan sebuah konten. Menurutnya, kreator yang mampu menghadirkan solusi dan nilai tambah akan membangun kepercayaan audiens secara berkelanjutan, jauh melampaui popularitas yang bersifat sesaat.

Melalui program Roketin Generasi Tunas Digital, MyRepublic terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, bertanggung jawab, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan dampak positif. Dengan demikian, media sosial tidak hanya menjadi ruang berekspresi, tetapi juga wadah untuk belajar, menginspirasi, dan membawa perubahan bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Delapan Pelabuhan Ikuti GSPI ASRI 2026, Menko Pangan: Green and Smart Port Perkuat Efisiensi Logistik Pangan

Gresik, 15 Juli 2026 – Antusiasme operator pelabuhan dalam mengadopsi konsep Green and Smart Port (GSP) terus meningkat. Hal itu tercermin dari keikutsertaan delapan pelabuhan dalam Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026, program asesmen yang mendorong transformasi pelabuhan menjadi lebih efisien, terdigitalisasi, aman, dan ramah lingkungan.

Program yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey Group (PT SUCOFINDO, PT Biro Klasifikasi Indonesia, dan PT Surveyor Indonesia) ini mengintegrasikan prinsip ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bagian dari standar pengelolaan pelabuhan berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik tingginya antusiasme pelaku pelabuhan tersebut. Menurutnya, transformasi menuju Green and Smart Port akan menjadi faktor penting dalam memperkuat efisiensi logistik pangan nasional sekaligus mendukung target ketahanan pangan.

“Pelabuhan adalah simpul strategis distribusi pangan. Transformasi menuju Green and Smart Port akan membuat logistik semakin efisien, biaya lebih kompetitif, sekaligus menghadirkan pelabuhan yang lebih ramah lingkungan. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing dan ketahanan pangan nasional,” ujar Zulkifli Hasan.

Sebagai Strategic Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey dipercaya Kemenko Pangan menyusun kerangka kerja sekaligus melaksanakan asesmen berdasarkan Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengacu pada regulasi nasional dan praktik terbaik internasional.

Chief Executive Officer IDSurvey, Arisudono Soerono, mengatakan meningkatnya partisipasi pelabuhan menunjukkan semakin kuatnya kesadaran industri terhadap pentingnya keberlanjutan.

“Kepercayaan dari Kemenko Pangan merupakan kehormatan bagi IDSurvey. Kami berharap hasil asesmen ini mendorong semakin banyak pelabuhan Indonesia menjadi pelabuhan hijau berstandar internasional yang mendukung efisiensi logistik nasional,” ujarnya

Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero), Sandry Pasambuna, menegaskan pihaknya siap terus memperkuat implementasi Green and Smart Port melalui layanan testing, inspection, dan certification (TIC).

“SUCOFINDO bersama IDSurvey akan terus mendampingi penguatan standar, asesmen, dan peningkatan kapasitas pelabuhan agar transformasi menuju pelabuhan hijau dan cerdas berjalan konsisten serta meningkatkan daya saing nasional,” kata Sandry

Pada GSPI ASRI 2026, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Petrokimia Gresik meraih nilai asesmen tertinggi secara nasional, disusul PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Krakatau Bandar Samudera. Penghargaan juga diberikan kepada PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Intan, dan Terminal Petikemas Bitung

Usai penyerahan hasil asesmen, Menko Pangan bersama sejumlah menteri menyalurkan bantuan pangan kepada pengemudi ojek online, nelayan, dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari kolaborasi dengan program CSR PT Petrokimia Gresik dalam rangka HUT ke-54 perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mahjong Makin Digemari, Hotel Ini Buka Kelas Belajar Akhir Pekan

Jakarta, Juli 2026 – Dari coffee shop hingga komunitas hobi, Mahjong mulai menjadi salah satu aktivitas sosial yang semakin sering ditemui di Jakarta. Permainan tradisional yang berasal dari Tiongkok ini kini menarik perhatian generasi muda, pekerja profesional, hingga mereka yang sekadar mencari kegiatan baru untuk mengisi akhir pekan.

Di media sosial, konten seputar Mahjong semakin banyak bermunculan. Tidak sedikit pula komunitas yang secara rutin mengadakan sesi bermain bersama dan membuka pintu bagi peserta baru. Seiring bertumbuhnya komunitas pemain dan meningkatnya minat dari mereka yang ingin mempelajari permainan strategi ini, Hotel Des Indes Menteng dan TMG Hotel Tebet menghadirkan rangkaian sesi Play & Learn Mahjong yang terbuka bagi pemula sepanjang Juli 2026. 

Salah satu tantangan terbesar bagi calon pemain Mahjong adalah menemukan tempat yang ramah bagi pemula. Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika permainan ini umumnya dipelajari melalui keluarga atau teman dekat, kini semakin banyak komunitas yang membuka sesi belajar dengan pendampingan mentor sehingga masyarakat dapat mengenal dasar-dasar permainan dalam suasana yang santai dan terbuka.

“Kami melihat Mahjong bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi ruang bagi orang-orang untuk berkumpul, berbincang dan membangun relasi baru. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan pengalaman yang mempertemukan masyarakat dalam suasana yang hangat dan terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar bermain Mahjong,” ujar Laura Abraham, Marketing Communication Executive, Marclan International. 

Di Mana Bisa Belajar Mahjong di Jakarta?

Sebagai bagian dari berkembangnya aktivitas komunitas di Jakarta, Hotel Des Indes Menteng dan TMG Hotel Tebet menghadirkan dua konsep kegiatan yang sama-sama ditujukan untuk memperkenalkan Mahjong kepada masyarakat dalam suasana yang santai dan inklusif.

Batavia Mahjong Circle di Hotel Des Indes Menteng

Hotel Des Indes Menteng bekerja sama dengan Batavia Mahjong Circle untuk menyelenggarakan sesi belajar Mahjong yang terbuka bagi masyarakat umum. Seluruh peserta, termasuk yang belum pernah bermain sebelumnya, akan didampingi oleh seorang Lao Shi yang akan memperkenalkan aturan dasar permainan hingga praktik bermain bersama. 

Detail acara:

Tanggal: Sabtu, 25 Juli 2026

Sesi 1: 15.00-17.00 WIB

Sesi 2: 17.30-19.30 WIB

Lokasi: Paloma Restaurant, Hotel Des Indes Menteng

Biaya: Rp200.000 nett, termasuk satu minuman pilihan

Pendaftaran: LINK

Play & Learn Mahjong di TMG Hotel Tebet

Sementara itu, TMG Hotel Tebet menghadirkan program Play & Learn Mahjong yang berlangsung setiap Sabtu dan Minggu sepanjang Juli 2026 di Kanteen & Co. Dengan pendampingan mentor, peserta akan mempelajari dasar-dasar permainan sebelum bermain bersama peserta lain dalam suasana yang santai.

Detail acara:

Periode: Setiap Sabtu & Minggu selama Juli 2026

Sesi 1: 14.00-16.00 WIB

Sesi 2: 16.00-18.00 WIB

Lokasi: Kanteen & Co., TMG Hotel Tebet

Biaya: Rp75.000, termasuk satu minuman

Pendaftaran: LINK

Meningkatnya jumlah komunitas Mahjong menunjukkan bahwa permainan ini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar hiburan. Bagi banyak pemain, Mahjong menjadi sarana untuk membangun relasi, melatih kemampuan berpikir strategis, serta menemukan komunitas dengan minat yang sama.

Melalui penyelenggaraan sesi belajar yang terbuka bagi pemula, Hotel Des Indes Menteng dan TMG Hotel Tebet turut mendukung berkembangnya ruang-ruang komunitas di Jakarta, sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Mahjong dalam lingkungan yang ramah dan mudah diikuti.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar TOT Business Continuity Management dengan Simulasi Penggunaan Peralatan Keselamatan

BRI Region 6 kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya sadar risiko dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat melalui pelaksanaan Training of Trainers (TOT) Business Continuity Management (BCM). Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan ini menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktik langsung penggunaan berbagai peralatan keselamatan dan penanggulangan bencana.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal dan mengoperasikan sejumlah alat pendukung penanganan keadaan darurat, seperti perahu karet untuk evakuasi korban banjir, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk penanganan kebakaran tahap awal, serta berbagai perlengkapan keselamatan lainnya yang umum digunakan dalam situasi tanggap darurat.

Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik, peserta diajak memahami fungsi, prosedur penggunaan, serta langkah-langkah keselamatan dalam mengoperasikan setiap peralatan. Simulasi yang dilakukan dirancang menyerupai kondisi nyata sehingga peserta dapat merasakan pengalaman langsung dalam menghadapi potensi bencana yang dapat mengganggu operasional perusahaan.

Pelaksanaan TOT BCM ini bertujuan untuk mencetak agen perubahan dan instruktur internal yang mampu menyebarluaskan pengetahuan serta budaya kesiapsiagaan kepada seluruh pekerja di unit kerja masing-masing. Dengan bekal kompetensi yang diperoleh selama pelatihan, peserta diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung implementasi Business Continuity Management dan memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama tim yang menjadi elemen penting dalam penanganan krisis. Pemahaman terhadap penggunaan peralatan keselamatan dan prosedur tanggap darurat diharapkan mampu meminimalkan risiko serta mempercepat proses pemulihan operasional apabila terjadi gangguan yang berdampak pada layanan perusahaan.

Melalui kegiatan TOT BCM ini, BRI Region 6 terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang tangguh, responsif, dan siap menghadapi berbagai tantangan. Kesiapsiagaan yang dibangun melalui pelatihan dan simulasi secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional serta memberikan layanan terbaik kepada nasabah dalam berbagai kondisi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Inflasi Mendingin, Wall Street Reli: Saatnya Investor Bersiap?

Wall Street kembali menunjukkan penguatan setelah data inflasi Amerika Serikat memberikan angin segar bagi pelaku pasar. Laporan terbaru menunjukkan bahwa tekanan inflasi mulai mereda, meningkatkan optimisme investor terhadap kemungkinan perubahan arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Di saat yang sama, pasar masih dibayangi berbagai risiko global, mulai dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga dinamika kebijakan politik Amerika Serikat. Meski demikian, awal musim laporan keuangan (earnings season) yang solid berhasil menjaga sentimen positif di pasar saham.

Data terbaru menunjukkan bahwa Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat mencatat perlambatan yang lebih baik dari ekspektasi. Bahkan, inflasi bulanan sempat mencatatkan deflasi, sementara Core CPI, yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi yang cenderung berfluktuasi, juga melambat. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa tekanan harga di ekonomi terbesar dunia tersebut mulai terkendali setelah sebelumnya berada di level yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Meredanya inflasi memberikan ruang yang lebih besar bagi Federal Reserve untuk mengambil sikap yang lebih dovish dalam menentukan arah suku bunga. Selama dua tahun terakhir, The Fed mempertahankan suku bunga tinggi sebagai upaya menekan inflasi. Kini, dengan inflasi yang menunjukkan tren penurunan, pasar mulai memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan semakin terbuka.

Ekspektasi tersebut langsung direspons positif oleh pasar saham. Indeks-indeks utama Wall Street bergerak menguat dengan sektor teknologi menjadi salah satu motor penggerak utama. Saham-saham growth, khususnya perusahaan yang memiliki eksposur besar terhadap pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kembali menarik minat investor.

Perusahaan teknologi besar yang selama ini memimpin perkembangan AI dipandang sebagai pihak yang paling diuntungkan apabila biaya pendanaan menjadi lebih rendah. Suku bunga yang lebih bersahabat umumnya meningkatkan valuasi saham growth karena prospek pendapatan jangka panjang menjadi lebih menarik dibandingkan saat suku bunga berada di level tinggi.

Meski demikian, optimisme pasar belum sepenuhnya lepas dari berbagai tantangan. Salah satu faktor yang masih menjadi perhatian investor adalah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi tersebut kembali mendorong kenaikan harga minyak dunia karena pasar mengantisipasi potensi gangguan terhadap pasokan energi global.

Harga minyak yang lebih tinggi dapat kembali memicu tekanan inflasi apabila berlangsung dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, investor masih terus memantau perkembangan geopolitik sebagai salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter maupun kinerja pasar keuangan global.

Selain itu, pasar juga memperhatikan berbagai perkembangan kebijakan politik di Amerika Serikat, termasuk sejumlah pernyataan dan agenda ekonomi yang dikaitkan dengan Donald Trump menjelang dinamika politik berikutnya. Ketidakpastian kebijakan perdagangan, tarif impor, hingga hubungan dagang internasional tetap menjadi variabel yang diperhitungkan investor dalam menyusun strategi investasi.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, musim laporan keuangan kuartalan memberikan dorongan positif bagi pasar. Beberapa bank terbesar Amerika Serikat berhasil membukukan kinerja yang lebih baik dibandingkan ekspektasi analis. JPMorgan Chase, Bank of America, serta sejumlah institusi keuangan besar lainnya melaporkan pendapatan dan laba yang solid, menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi dan sektor perbankan masih berada dalam kondisi yang cukup sehat.

Kinerja positif sektor perbankan memberikan keyakinan bahwa fundamental ekonomi Amerika Serikat masih cukup kuat meskipun sebelumnya menghadapi tekanan akibat suku bunga tinggi. Hal ini juga menjadi indikator awal yang penting menjelang laporan keuangan perusahaan-perusahaan dari sektor teknologi, manufaktur, hingga konsumen dalam beberapa pekan mendatang.

Bagi investor, kombinasi antara inflasi yang mulai melandai, potensi kebijakan moneter yang lebih akomodatif, serta laporan keuangan perusahaan yang solid dapat menjadi katalis positif bagi pasar saham. Namun demikian, volatilitas diperkirakan masih akan tetap tinggi mengingat berbagai risiko eksternal yang belum sepenuhnya mereda.

Investor juga disarankan untuk tetap menerapkan strategi diversifikasi portofolio dan terus memantau perkembangan data ekonomi, keputusan Federal Reserve, serta dinamika geopolitik global sebelum mengambil keputusan investasi.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, aset kripto, dan Emas Digital saat ini dapat dipantau melalui aplikasi Nanovest. Bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi di saham Amerika Serikat maupun mengeksplorasi berbagai aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan aplikasi investasi saham dan kripto yang terpercaya serta aman bagi investor di Indonesia.

Bagi investor yang baru ingin memulai berinvestasi juga tidak perlu khawatir karena aset yang dimiliki di aplikasi Nanovest mendapatkan perlindungan terhadap risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas. Selain itu, Nanovest telah resmi terdaftar dan berlisensi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga memberikan rasa aman dalam berinvestasi.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai layanan dan fitur yang tersedia, masyarakat dapat mengunjungi www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga telah tersedia di Google Play Store maupun Apple App Store, sehingga investor dapat memantau pergerakan pasar dan mulai berinvestasi dengan lebih mudah kapan saja dan di mana saja.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pasar EV dengan Pembiayaan Bunga Mulai 3,97%

Jakarta, 15 Juli 2026 – Tren kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif. Di tengah meningkatnya pilihan model EV dan dukungan berbagai insentif pemerintah, penjualan kendaraan roda empat nasional juga terus menguat. Data GAIKINDO mencatat penjualan mobil nasional mencapai 436.564 unit pada semester I 2026, meningkat 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandakan daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor masih bertumbuh.

Melihat potensi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan mobil listrik baru dengan bunga mulai 3,97% flat per tahun dan tenor hingga 5 tahun, sehingga masyarakat semakin mudah mewujudkan impian memiliki kendaraan listrik.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat seiring semakin banyaknya pilihan produk di pasar. Kami ingin menjadi bagian dari perkembangan tersebut dengan menghadirkan pembiayaan yang kompetitif, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah bagi nasabah yang ingin beralih ke kendaraan listrik.”

Melalui program ini, nasabah dapat mengajukan pembiayaan berbagai merek mobil listrik baru dengan proses yang praktis melalui platform digital BRI Flash, Official WhatsApp BRI Finance, maupun jaringan kantor cabang BRI Finance di seluruh Indonesia.

Melalui program pembiayaan dengan bunga mulai 3,97% ini BRI Finance berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus mendukung percepatan terbentuknya ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

“Kami optimistis permintaan kendaraan listrik akan terus bertumbuh seiring semakin lengkapnya pilihan model dan infrastruktur pendukung. Karena itu, BRI Finance akan terus menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati kemudahan memiliki kendaraan yang lebih ramah lingkungan,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapsiagaan, PPO Logistik BRI Region 6 Ikuti Simulasi Business Continuity Management

Petugas Penunjang Operasional (PPO) Logistik unit kerja supervisi BRI Region 6 mengikuti kegiatan simulasi Business Continuity Management (BCM) yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara BRI Region 6, Operational Risk Group Kantor Pusat BRI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan.

Sebagai peserta, para PPO Logistik mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga keberlangsungan operasional perusahaan di tengah berbagai potensi gangguan, baik yang disebabkan oleh bencana alam, kegagalan sistem, maupun kondisi darurat lainnya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktik melalui simulasi penanganan keadaan darurat yang dapat terjadi di lingkungan kerja.

Bagi PPO Logistik, pelatihan ini memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi risiko, memahami prosedur tanggap darurat, serta menjalankan peran dan tanggung jawab sesuai dengan skenario yang telah ditetapkan dalam kerangka Business Continuity Management. Melalui simulasi yang dilakukan, peserta dapat memahami pentingnya koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang cepat untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap operasional perusahaan.

Selain memperkuat kompetensi individu, kegiatan ini juga memberikan bekal yang dapat diimplementasikan secara langsung di unit kerja masing-masing. Pengetahuan mengenai mitigasi risiko, pengamanan aset, penyusunan langkah-langkah kontingensi, hingga prosedur pemulihan operasional menjadi referensi penting dalam mendukung kelancaran aktivitas kerja sehari-hari. Dengan demikian, setiap petugas memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi situasi yang tidak terduga.

Simulasi BCM ini juga menumbuhkan kesadaran bahwa keberlangsungan bisnis merupakan tanggung jawab bersama. Peran PPO Logistik tidak hanya terbatas pada pengelolaan sarana dan prasarana operasional, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan fasilitas pendukung yang dibutuhkan ketika terjadi kondisi darurat.

Melalui kegiatan ini, PPO Logistik BRI Region 6 semakin memahami bahwa kesiapsiagaan, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai risiko merupakan faktor penting dalam mendukung operasional BRI yang tangguh dan berkelanjutan. Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara konsisten di unit kerja sehingga mampu mendukung terwujudnya layanan yang aman, andal, dan tetap berjalan optimal dalam berbagai kondisi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BPBD Jakarta Selatan Dukung Penguatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Simulasi Business Continuity Management BRI Region 6

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan terus mendorong peningkatan kesiapsiagaan dan ketangguhan berbagai sektor dalam menghadapi potensi bencana dan situasi darurat. Sebagai bagian dari upaya tersebut, BPBD Jakarta Selatan berkolaborasi dengan BRI Region 6 dan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI dalam penyelenggaraan simulasi Business Continuity Management (BCM) bagi petugas penunjang operasional dan logistik unit kerja supervisi BRI Region 6.

Kegiatan simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengganggu operasional perusahaan. Melalui latihan yang dirancang menyerupai situasi nyata, peserta diberikan pembekalan mengenai mitigasi risiko, prosedur tanggap darurat, koordinasi penanganan insiden, serta langkah-langkah pemulihan pascabencana.

BPBD Jakarta Selatan memandang bahwa kesiapsiagaan terhadap bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif dunia usaha dalam membangun sistem yang tangguh dan berkelanjutan. Implementasi Business Continuity Management menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan keberlangsungan layanan dan operasional organisasi ketika menghadapi gangguan akibat bencana maupun kondisi krisis lainnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Jakarta Selatan memberikan edukasi dan pendampingan kepada peserta terkait penanganan keadaan darurat, evakuasi, serta penguatan koordinasi antarunit kerja. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan kerja masing-masing.

BPBD Jakarta Selatan mengapresiasi komitmen BRI Region 6 dan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI yang secara aktif mengedepankan aspek mitigasi risiko dan keberlangsungan bisnis. Sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang efektif dalam meningkatkan ketahanan organisasi terhadap berbagai sektor.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lagi Cari AI Agent untuk CS Bisnis? Coba Ikut Demo Online Barantum

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

AI Agent adalah teknologi berbasis kecerdasan buatan yang membantu bisnis berinteraksi dengan pelanggan secara otomatis. Tidak hanya menjawab pertanyaan, AI Agent juga mampu memahami konteks percakapan, memberikan informasi yang relevan, dan mengarahkan pelanggan ke agent manusia jika diperlukan.

Karena kemampuannya tersebut, semakin banyak perusahaan mulai mengadopsi AI Agent untuk meningkatkan kecepatan respons dan efisiensi layanan pelanggan. Namun, apa sebenarnya alasan utama bisnis mulai beralih ke AI Agent dan menjadikannya bagian dari strategi customer service mereka?.

Mengapa Semakin Banyak Bisnis Menggunakan AI Agent untuk Customer Service?

Perubahan perilaku pelanggan menjadi salah satu alasan utama meningkatnya penggunaan AI Agent. Pelanggan kini menginginkan jawaban yang cepat tanpa harus menunggu lama, bahkan di luar jam operasional.

Di sisi lain, tim customer service sering menghadapi tantangan berupa volume percakapan yang tinggi, pertanyaan yang berulang, dan keterbatasan jumlah agent. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat menurunkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.

AI Agent membantu bisnis menjawab tantangan tersebut dengan menangani pertanyaan umum secara otomatis, memberikan respons selama 24 jam, serta membantu agent fokus pada kasus yang lebih kompleks dan membutuhkan penanganan manusia.

Tidak heran jika semakin banyak perusahaan mulai menjadikan AI Agent sebagai bagian dari strategi customer service mereka.

Apa yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih AI Agent untuk Bisnis?

Setiap bisnis memiliki kebutuhan layanan pelanggan yang berbeda. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengevaluasi beberapa aspek sebelum memilih solusi AI Agent.

Hal yang perlu diperhatikan saat memilih AI Agent antara lain:

● Kemampuan memahami pertanyaan pelanggan.

● Dukungan integrasi dengan WhatsApp dan CRM.

● Kemampuan melayani pelanggan di berbagai channel.

● Fitur otomatisasi dan eskalasi ke agent manusia.

● Dashboard dan analitik performa.

● Keamanan data dan skalabilitas untuk pertumbuhan bisnis.

Selain fitur, perusahaan juga perlu memastikan bahwa solusi yang dipilih mudah diimplementasikan dan dapat disesuaikan dengan proses bisnis yang sudah berjalan. Langkah ini penting agar investasi teknologi dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Apa yang Bisa Dipelajari dari Demo Online AI Agent Barantum?

Sebelum memutuskan menggunakan AI Agent, melihat langsung cara kerjanya dapat membantu perusahaan memahami apakah solusi tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Melalui Demo Online AI Agent Barantum, perusahaan dapat mempelajari berbagai hal, seperti:

● Kelebihan dan cara kerja AI agent Barantum dalam merespons dan follow up otomatis

● Cara setup AI agent dari awal sampai live di WhatsApp

● Contoh alur penggunaan AI agent yang efektif untuk bisnis

● Manfaat dan cara kerja fitur Barantum lainnya, seperti broadcast WhatsApp, omnichannel, CRM penjualan hingga call center

Jika bisnis Anda sedang mempertimbangkan penggunaan AI untuk meningkatkan customer service, mengikuti Demo Online Barantum dapat menjadi langkah awal yang tepat.

Anda dapat melihat langsung bagaimana AI Agent membantu menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis, terintegrasi dengan WhatsApp dan CRM, serta disesuaikan dengan kebutuhan operasional perusahaan. Daftarkan tim Anda sekarang dan temukan solusi AI yang tepat untuk menghadirkan layanan pelanggan yang lebih cepat, efisien, dan responsif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Explorex Siap Bangun Ekosistem Outdoor Indonesia, Dorong Kolaborasi Industri hingga Penguatan Kompetensi SDM

Jakarta, 14 Juli 2026 – PT Debindomulti Adhiswasti menyelenggarakan Launching Explorex 2027 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta. Explorex merupakan platform berbasis pengalaman (experience-driven platform) yang dirancang untuk mempertemukan pelaku industri, komunitas, praktisi, dan masyarakat dalam satu ekosistem kegiatan luar ruang (outdoor). Melalui kolaborasi lintas sektor, Explorex diharapkan menjadi wadah pengembangan industri outdoor nasional sekaligus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia, promosi destinasi, dan pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, mengatakan bahwa Explorex hadir sebagai platform yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem outdoor yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Explorex kami rancang sebagai platform yang memberikan pengalaman secara langsung sekaligus mempertemukan berbagai brand, komunitas, dan pelaku industri dalam satu ruang kolaborasi. Harapannya, Explorex dapat menjadi titik temu berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengembangkan industri outdoor Indonesia,” ujar Vibiadhi.

Menurut Vibiadhi, selain menjadi ruang promosi bagi pelaku industri, Explorex juga memiliki misi mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui penguatan sertifikasi dan pengembangan keahlian di bidang aktivitas luar ruang. Hasil diskusi yang berkembang dalam penyelenggaraan Explorex nantinya diharapkan dapat menjadi masukan bagi kementerian maupun lembaga terkait dalam penyusunan kebijakan pengembangan sektor outdoor nasional.

Vibiadhi juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan, serta berbagai mitra yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Explorex. Sementara itu, Managing Director PT Industri Pameran Nusantara, Ryan Adrian, menilai Explorex hadir pada momentum yang tepat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas luar ruang dan wisata berbasis pengalaman.

“Explorex tidak hanya menghadirkan sebuah pameran, tetapi juga menjadi platform yang menghubungkan bisnis, komunitas, edukasi, dan berbagai aktivitas outdoor dalam satu penyelenggaraan. Kami optimistis Explorex memiliki potensi untuk menjadi pameran outdoor terdepan di Indonesia,” kata Ryan.

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan Explorex di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan pelaku industri, tetapi juga memperkuat kawasan tersebut sebagai destinasi kegiatan dan gaya hidup outdoor di Indonesia.

Sementara itu, Ryan Adrian menyampaikan bahwa Explorex hadir pada momentum yang tepat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas luar ruang dan wisata berbasis pengalaman. Menurutnya, Explorex tidak hanya menjadi sebuah pameran, tetapi juga platform yang mempertemukan pelaku industri, komunitas, inovasi, dan peluang bisnis dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Ryan menambahkan bahwa penyelenggaraan Explorex di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2 diharapkan mampu memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai destinasi penyelenggaraan event sekaligus destinasi wisata berbasis aktivitas (experience destination). Dengan fasilitas berstandar internasional dan kawasan yang terus berkembang, Explorex diyakini memiliki potensi menjadi salah satu pameran outdoor dan adventure terbesar di Indonesia.

Pelaksana Tugas Deputi Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki keunggulan sebagai destinasi wisata berbasis alam dengan kekayaan bentang alam, mulai dari pegunungan, pantai, hingga kawasan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Potensi tersebut perlu didukung melalui penyelenggaraan event yang mampu memperkuat promosi destinasi sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

“Kementerian Pariwisata terus mendukung penyelenggaraan berbagai event berbasis minat khusus di Indonesia. Kami berharap Explorex dapat menjadi katalisator dalam mempromosikan destinasi wisata Indonesia, menarik investasi, sekaligus memperkuat ekonomi daerah melalui pengembangan sektor outdoor,” ujar Hafiz.

Pada kesempatan yang sama, Founder Skygers Indonesia, Harry Suliztiarto, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan sertifikasi bagi pelaku aktivitas luar ruang di Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Founder Skygers Indonesia, Harry Suliztiarto, menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa untuk mengembangkan industri outdoor bertaraf internasional. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui sistem pelatihan dan sertifikasi yang terstandar.

Menurut Harry, Explorex dapat menjadi momentum untuk mendorong lahirnya ekosistem sertifikasi aktivitas outdoor di Indonesia sehingga tidak hanya menjadi tujuan wisata alam, tetapi juga pusat pengembangan kompetensi di kawasan Asia Tenggara. Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat lokal dalam proses sertifikasi agar manfaat ekonomi dari pengembangan destinasi dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Kita memiliki alam yang menjadi salah satu kekuatan terbesar di dunia. Tantangannya adalah bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sehingga Indonesia tidak hanya menjadi tujuan aktivitas outdoor, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kompetensi outdoor di kawasan,” ujarnya.

Harry juga mendorong agar pengembangan sertifikasi melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari ekosistem destinasi wisata sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan praktisi, Explorex diharapkan menjadi platform yang tidak hanya memperkenalkan berbagai aktivitas dan produk outdoor, tetapi juga mendorong lahirnya ekosistem industri outdoor Indonesia yang semakin kompetitif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES