WSBP Tingkatkan Kontribusi dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional, Dorong Penguatan Kinerja Perusahaan
Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (“WSBP”) senantiasa meningkatkan kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur Tanah Air, selaras dengan strategi untuk mendorong penguatan kinerja. Per 30 Juni 2026, WSBP membukukan pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar pada Semester I 2026. Capaian ini berasal dari kontribusi lini bisnis Beton Precast sebesar Rp310,30 miliar, Readymix & Quarry sebesar Rp180,95 miliar, serta Jasa Konstruksi sebesar Rp316,81 miliar.
Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengerjaan berbagai proyek strategis di sejumlah wilayah Indonesia. Di antaranya adalah Proyek Tangguh UCC Onshore, Proyek Pembangunan Gedung KCN Marunda, Proyek Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3 (Cileles–Panimbang) Fase 2 Paket 3, Proyek Perbaikan Jalan Tol KAPB, Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura, Proyek Pembangunan Laboratorium Terpadu Universitas Khairun, Proyek Pembangunan Gedung L-SSIT Universitas Udayana, dan berbagai proyek lainnya yang terus dikerjakan Perseroan dengan mengedepankan kualitas produk, ketepatan waktu pelaksanaan, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
Sejalan dengan pelaksanaan berbagai proyek tersebut, WSBP juga terus menjaga efektivitas operasional melalui penerapan berbagai langkah efisiensi secara berkelanjutan. Tercermin dari penurunan Beban Umum dan Administrasi (BUA) sebesar 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari Rp191,85 miliar pada Semester I 2025 menjadi Rp161,18 miliar pada Semester I 2026.
Perseroan juga berhasil meningkatkan produktivitas aset dengan mengoptimalkan utilisasi fasilitas produksi guna mendukung efektivitas operasional secara berkelanjutan sehingga dapat menekan beban Non-Contributing Plant dari Rp17,74 miliar menjadi Rp5,31 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Perseroan terus berfokus menjaga keberlangsungan operasional melalui penyelesaian proyek secara tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan kerja. Di saat yang sama, berbagai langkah efisiensi serta peningkatan produktivitas juga terus kami lakukan agar operasional perusahaan dapat berjalan lebih efektif serta mendukung penguatan kinerja usaha secara bertahap,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.
WSBP terus mengoptimalkan kapabilitas operasional melalui peningkatan produktivitas fasilitas produksi, pengendalian biaya, serta optimalisasi pemanfaatan aset dan sumber daya yang dimiliki. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam memperkuat fondasi operasional sekaligus menjaga daya saing perusahaan di tengah tantangan industri konstruksi.
“Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, menjaga kualitas produk dan layanan, serta melanjutkan berbagai inisiatif efisiensi secara berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Perseroan optimistis dapat terus memperkuat kinerja operasional serta menangkap peluang usaha yang mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Di tengah upaya memperkuat kinerja dan menjaga keberlanjutan usaha, WSBP terus memastikan setiap proses bisnis dijalankan dengan mengedepankan tata kelola yang baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan perusahaan yang profesional, kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta pengambilan keputusan yang mengedepankan kepentingan jangka panjang Perseroan dan para pemangku kepentingan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
