Perkuat Pilar Sosial ESG, Pelindo Multi Terminal Tempatkan SDM sebagai Pusat Perubahan

 Medan, Juni  2026 — Sejalan dengan komitmen perusahaan dalam
mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),
PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus
memperkuat pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari pilar
sosial (Social) dalam roadmap keberlanjutan perusahaan. Penguatan
kapasitas, ketangguhan, dan kemampuan adaptasi insan perusahaan dinilai
menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah
perubahan industri yang berlangsung semakin cepat.

Komitmen
tersebut kembali ditegaskan dalam gelaran BREATH (Balancing, Resilience,
Energy, and Health) Session Series 33 yang mengangkat tema “People at
the Center of Change: Resilience, Adaptability, and Continuity”, yang
diselenggarakan pada Kamis (18/6) di Grha Pelindo Medan, serta diikuti
secara daring oleh insan perusahaan.

Direktur SDM Pelindo Multi
Terminal, Edi Priyanto, menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan di
tengah perubahan industri yang berlangsung cepat tidak hanya ditentukan
oleh sistem, teknologi, maupun fasilitas, melainkan terutama oleh
kesiapan manusia di dalam organisasi.

“Kita tidak bisa hanya
mengandalkan sistem yang ada atau fasilitas yang terus kita perbaiki.
Yang paling menentukan adalah manusianya. Karena itu, SDM harus
dipersiapkan dengan baik agar mampu menjaga keberlanjutan perusahaan dan
menjadi penggerak utama transformasi yang sedang berlangsung,” ujar
Edi.

Ia menambahkan bahwa industri kepelabuhanan dan logistik
saat ini bergerak sangat dinamis, ditandai oleh perkembangan teknologi,
perubahan kebutuhan pelanggan, serta tuntutan efisiensi yang semakin
tinggi. Kondisi tersebut menuntut insan perusahaan untuk memiliki
resilience, adaptability, dan continuity dalam menjalankan peran dan
tanggung jawabnya.

“Kunci utama menghadapi perubahan sesungguhnya
berada di tangan kita sendiri. Dengan ketangguhan, kemampuan
beradaptasi, dan semangat untuk terus berkembang, kita yakin insan
Pelindo Multi Terminal mampu menjadi bagian penting dalam menjaga
keberlanjutan perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh
pemangku kepentingan,” tuturnya.

Sementara itu, Komisaris Pelindo Multi Terminal, Gugun Gumilar, dalam sesi paparan menekankan
bahwa perubahan berkelanjutan selalu berangkat dari manusia sebagai
pusat transformasi organisasi. Ia menyampaikan bahwa dalam lingkungan
bisnis yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian, faktor penentu
keberhasilan organisasi bukan semata teknologi atau sistem, melainkan
kualitas manusia yang ada di dalamnya.

“Perubahan yang
berkelanjutan selalu dimulai dari cara berpikir manusia. Ketika
berbicara tentang transformasi perusahaan, sesungguhnya yang sedang kita
bicarakan adalah bagaimana membangun manusia yang tangguh, adaptif, dan
memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.

Gugun menjelaskan bahwa
resilience bukan hanya kemampuan bertahan, tetapi juga kemampuan untuk
bangkit dan menjadikan tantangan sebagai energi untuk tumbuh. Sementara
adaptability mencerminkan kesiapan menerima perubahan, dan continuity
memastikan nilai, budaya, serta tujuan perusahaan tetap terjaga di
tengah transformasi.

“Perubahan besar tidak terjadi secara
instan. Semuanya berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan
secara konsisten. Ketika setiap insan perusahaan memiliki komitmen untuk
terus belajar dan memberikan kontribusi positif, perubahan tersebut
akan membawa dampak nyata bagi kemajuan perusahaan,” tambahnya.

Pada
kesempatan yang sama, perusahaan juga memberikan apresiasi kepada para
inovator yang berkompetisi dalam program pengembangan inovasi di
lingkungan Pelindo Group, yakni Pelindo IDEA dalam mewakili Pelindo
Multi Terminal. Selain itu, perusahaan juga memberikan penghormatan
kepada pekerja yang telah memasuki masa purnabakti atas dedikasi dan
kontribusinya selama menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

Surabaya — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencatat sejarah dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori peserta disabilitas terbanyak dalam kegiatan yoga bersama. Rekor tersebut tercipta dalam peringatan Hari Yoga Internasional 2026 yang digelar di Lapangan Rektorat Unesa, Surabaya, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 3.000 peserta ini melibatkan 150 penyandang disabilitas yang turut berpartisipasi dalam sesi yoga yang dipandu oleh aktor sekaligus instruktur yoga, Anjasmara. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar tidak hanya di Indonesia, tetapi juga diyakini sebagai yang terbanyak di tingkat dunia.

Wakil Rektor IV Unesa, Prof. Dwi Cahyo Kartiko, mengatakan bahwa keterlibatan peserta disabilitas dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Unesa terhadap kesetaraan dan inklusivitas.

“Selama ini yoga memang lebih banyak diikuti oleh peserta non-disabilitas. Namun Unesa ingin menunjukkan bahwa tidak ada jarak antara penyandang disabilitas dan non-disabilitas. Hari ini kami membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, gerakan-gerakan yoga juga dapat dilakukan oleh teman-teman disabilitas,” ujar Cahyo.

Menurutnya, peringatan Hari Yoga Internasional menjadi momentum yang tepat untuk menghadirkan ruang partisipasi yang setara bagi seluruh kalangan tanpa terkecuali.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, turut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang mengedepankan nilai inklusivitas tersebut. Ia menilai pesan yang lahir dari Surabaya memiliki makna penting bagi masyarakat global.

“Saya rasa pesan yang disampaikan dari Surabaya hari ini bahwa yoga juga untuk penyandang disabilitas adalah pesan yang sangat penting bagi dunia. Saya yakin ini bukan hanya rekor Indonesia, tetapi juga rekor dunia,” kata Sandeep.

Sementara itu, Relation Manager MURI, Almy Birama, mengapresiasi langkah Unesa yang memberikan ruang kesetaraan bagi penyandang disabilitas melalui kegiatan olahraga dan kesehatan.

“Kami dari MURI sangat mengapresiasi pencapaian ini. Semoga rekor yang dicatat hari ini dapat menginspirasi kampus-kampus lain untuk melakukan hal serupa. Institusi pendidikan seharusnya mampu merangkul semua golongan dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu,” ujarnya.

Pencatatan rekor ini menjadi salah satu sorotan utama peringatan Hari Yoga Internasional 2026 di Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa yoga merupakan aktivitas yang dapat diakses oleh siapa saja tanpa memandang kondisi fisik maupun keterbatasan yang dimiliki.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Build With AI 2026: Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan

GDG Makassar membekali 105 peserta dengan pengalaman langsung mulai dari vibe design, vibe coding hingga inferensi model AI skala enterprise di Telkom AI Center Makassar.

Makassar 22 Juni 2026 – Google Developer Group (GDG) Makassar bersama Telkom AI Center Makassar sukses menyelenggarakan rangkaian “Build with AI 2026 Hands-On Workshop” yang dihadiri oleh 105 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, guru, serta praktisi IT dari berbagai instansi pada 31 Mei 2026 di Telkom AI Center of Excellence Makassar. Kegiatan ini mengedepankan pengembangan aplikasi mobile dan web development melalui vibe design dan vibe coding. Dalam workshop ini, peserta diajak mengeksplorasi potensi terbesar dari Stitch, Gemini 3.5, AntiGravity 2.0 dan Google AI Studio untuk mempercepat proses pengembangan produk.

Build With AI 2026 menghadirkan berbagai narasumber yang expert di bidang Kotlin Multi Platform, Cross-Platform app development, Machine Learning, Deep Learning dan Web Development dimulai dari course pertama “From Vibe Design to a Launch-Ready Website with Stitch + Google AI Studio” yang dibawakan oleh Hasbullah Dedat Hasbala Mathar. Course ini memperkenalkan peserta  pada proses transformasi desain menjadi kode website yang berfungsi penuh dan siap diluncurkan secara instan menggunakan integrasi Stitch dan ekosistem Google AI Studio. Sesi fundamental lainnya turut dibawakan oleh Agung Gunawan dengan topik “How to Start Your Developer Journey with Antigravity”, di mana para peserta diberikan wawasan strategis mengenai fondasi awal membangun karir sebagai developer menggunakan framework Antigravity.

Selanjutnya, peserta diajak untuk mengeksplorasi kapabilitas dari Kotlin Multi Platform bersama Muh Isfhani Ghiath dalam materi “Vibe Your Android App into KMP: Zero Code, Two Platforms”. Sesi ini memberikan pemahaman praktis mengenai efisiensi pengembangan aplikasi mobile, di mana peserta ditantang untuk menerapkan kapabilitas Kotlin Multiplatform (KMP) guna menargetkan berbagai platform sekaligus tanpa hambatan. Rangkaian workshop kemudian mencapai puncaknya melalui pemaparan dari Joan Santoso bertajuk “Run Inference of Gemma 4 Model on Cloud Run with RTX 6000 Pro GPU with vLLM”, yang mendemonstrasikan keandalan infrastruktur komputasi Cloud dalam menjalankan model AI berskala enterprise.

Penguatan kompetensi dalam ekosistem AI ini dinilai semakin krusial mengingat lonjakan adopsi teknologi kecerdasan buatan di kalangan pengembang global. Berdasarkan proyeksi dari lembaga riset teknologi Gartner, diperkirakan sebanyak 75% software engineer akan menggunakan asisten pemrograman berbasis AI pada tahun 2028 guna mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak. Merespons urgensi tersebut, Telkom turut berkomitmen untuk terus memberdayakan komunitas pengembang dari berbagai tingkatan agar mampu meramu ide-ide inovatif menjadi solusi nyata yang responsif, dapat diterapkan secara langsung (deployable), dan memiliki skalabilitas tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan ialah mendukung penuh kegiatan pengembangan kapasitas talenta AI, salah satunya dengan menyediakan infrastruktur serta ruang kolaborasi yang nyaman, memastikan setiap talenta digital di kegiatan Build with AI 2026 memiliki dukungan teknis yang diperlukan untuk menghadirkan solusi AI yang siap pakai di level industri.

Salah satu peserta acara, Shaquille Rashaun Sahl Tamrin, mahasiswa Teknik Komputer Universitas Negeri Makassar, menilai bahwa pendekatan peer-to-peer dalam kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif. “Sesi workshop praktis yang dipandu oleh Joan Santoso memperluas pemahaman mengenai variasi model Gemma, termasuk MedGemma untuk sektor kesehatan serta CodeGemma yang mendukung vibe coding. Selain eksplorasi model, sesi tersebut mendemonstrasikan teknis pengoperasian Gemma 4 di ekosistem Google Cloud menggunakan vLLM yang diakselerasi oleh GPU RTX 6000 Pro.” ujarnya.

Fordyta Abubakar, sebagai lead organizer GDG Makassar juga mengungkapkan harapan, “Harapan terbesar saya, kolaborasi antara para expert, developer, dan mahasiswa di Makassar tidak berhenti di acara ini. Kami akan terus mendukung ekosistem AI lokal agar lebih inklusif, aktif berbagi, dan bersama-sama membangun masa depan teknologi, khususnya di Makassar.” ujarnya.

Melalui Build with AI 2026, GDG Makassar dan Telkom AI Center Makassar berhasil menghadirkan ruang belajar AI yang lebih terbuka, kolaboratif, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak talenta baru yang terdorong untuk mengeksplorasi teknologi AI, melahirkan inovasi yang bermanfaat, serta membangun kesiapan menghadapi kebutuhan industri digital yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

XCION Sukses Gelar Festival Inovasi Digital ke-4 Tahun 2026, Menargetkan MCION 4th CXO Summit di Penang

Setelah sukses menyelenggarakan Festival of Digital Innovation ke-4 (FDI 2026) di BSD City yang mempertemukan ratusan pemimpin teknologi se-Asia Tenggara, XCION kini bersiap menggelar MCION 4th CXO Summit pada 2–4 September 2026 di Penang, Malaysia. Mengangkat tema “Trust by Design in the Age of AI – Securing the Intelligent Enterprise”, Konferensi puncak ini akan berfokus pada strategi membangun perusahaan digital yang tangguh melalui empat pilar utama, yaitu infrastruktur pusat data (data center) generasi baru, keamanan drone, inovasi chip canggih, robotika, serta keamanan siber berbasis kuantum. Melalui komunitasnya yang mencakup lebih dari 4.000 pemimpin bisnis, XCION mengundang para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi sebagai pembicara, mitra strategis, delegasi, maupun sponsor guna menavigasi peluang dan tata kelola AI dalam skala besar.

XCION.org dengan bangga mengumumkan keberhasilan
penyelenggaraan 4th Festival of Digital Innovation (FDI 2026), yang diadakan
dari tanggal 09–11 Juni 2026
di BSD City, Indonesia. Acara ini
mempertemukan ratusan pemimpin digital, CIO, CISO, CTO, inovator teknologi,
startup, investor, dan mitra ekosistem dari seluruh Asia Tenggara untuk
mengeksplorasi masa depan transformasi digital, keamanan siber, kecerdasan
buatan (AI), infrastruktur data, dan pengalaman pelanggan (customer
experience
).

Di bawah semangat inovasi, kolaborasi, dan transformasi
digital yang tepercaya, FDI 2026 menghadirkan presentasi utama (keynote),
panel eksekutif, sesi jejaring (networking), pameran teknologi, dan
diskusi strategis seputar peluang dan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam
dunia yang semakin digerakkan oleh AI.

Menyusul kesuksesan FDI 2026, XCION dan Malaysian CIO
Network (MCION) kini memasuki tahap persiapan untuk MCION 4th CXO Summit,
yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 September 2026 di Penang, Malaysia.

Konferensi puncak ini akan diselenggarakan dengan tema: “Trust
by Design in the Age of AI – Securing the Intelligent Enterprise
”. Seiring
dengan percepatan adopsi AI oleh organisasi, konferensi puncak ini akan
berfokus pada kemampuan dan cara para pemimpin bisnis untuk dapat membangun
perusahaan digital yang tepercaya, tangguh, dan dapat diskalakan (scalable)
sembari menavigasi tantangan teknologi dan geopolitik yang bermunculan.

Topik-topik utama yang akan dibahas pada Konferensi Puncak
di Penang antara lain:

1.  Pabrik
AI Generasi Baru, Data Center & Hyperscaler

Pertumbuhan
pesat Generative AI menciptakan permintaan yang belum pernah terjadi
sebelumnya terhadap infrastruktur yang siap mendukung AI. Diskusi akan
mengeksplorasi:

Pusat data berbasis AI (AI-native data centers)
dan pabrik AI (AI factories)Arsitektur hyperscale generasi berikutnyaEkosistem GPU dan komputasi terakselerasiPeran Asia Tenggara sebagai pusat infrastruktur AI
yang strategisSovereign AI dan inisiatif ketahanan digital
nasional

2.  Era
Baru Keamanan Drone & Sistem Otonom

Seiring
dengan drone yang semakin otonom dan diaktifkan oleh AI, perusahaan dan
pemerintah menghadapi tantangan keamanan baru. Diskusi utama meliputi:

Ekosistem drone bertenaga AITeknologi kontra-drone (counter-drone) dan
strategi pertahananMelindungi infrastruktur penting dari ancaman
berbasis dronePengawasan otonom dan aplikasi industriRegulasi keamanan drone dan kesiapan regional

3.  Chip
Canggih, Robotika & Edge Intelligence

Revolusi
AI ditenagai oleh inovasi semikonduktor generasi baru. Topik-topiknya meliputi:

Akselerator AI dan arsitektur chip khususTeknologi komputasi neuromorfik dan generasi
berikutnyaRobotika dan sistem industri otonomEdge AI dan pengambilan keputusan cerdas
secara real-timeKetahanan rantai pasok semikonduktorPeran Asia Tenggara yang berkembang dalam
pengujian, validasi, dan manufaktur tingkat lanjut untuk chip

4.  Keamanan
Siber & Kesiapan Kuantum

Dengan
AI dan teknologi kuantum yang mengubah lanskap ancaman, perusahaan harus
memikirkan kembali strategi keamanan seputar:

Operasi keamanan siber berbasis AI (AI-native)Kriptografi Pasca-Kuantum (Post-Quantum
Cryptography
/ PQC)Kerangka kerja kepercayaan digital (digital
trust frameworks
)Keamanan identitas dan arsitektur Zero TrustKetahanan terhadap ancaman siber generasi
berikutnya

Membangun Masa Depan Bersama

“Diskusi di FDI 2026 menegaskan bahwa AI bukan lagi
pembahasan masa depan—ini adalah realitas bisnis saat ini. Saat kita melangkah
menuju MCION 4th CXO Summit di Penang, kami ingin mempertemukan para pemimpin
regional untuk mendiskusikan tidak hanya peluang AI, tetapi juga kepercayaan,
infrastruktur, keamanan siber, dan tata kelola yang diperlukan untuk membuat AI
berfungsi dalam skala besar,” kata Sugiarto RM, Pendiri XCION.org.

Hari ini, XCION dan perwakilan regionalnya merepresentasikan
komunitas yang berkembang dari lebih dari 4.000 pemimpin teknologi dan
bisnis di seluruh Asia Tenggara
, yang berkomitmen untuk belajar, berbagi,
berjejaring, dan memajukan ekonomi digital melalui kepemimpinan dan kolaborasi
yang tepercaya.

Organisasi yang tertarik dengan peluang menjadi pembicara,
kemitraan strategis, sponsor, atau partisipasi delegasi untuk MCION 4th CXO
Summit dapat menghubungi komite penyelenggara melalui nomor berikut +62 895 0860 9588 atau Tasya di +62 813 9094 1304

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Perketat Efisiensi Operasional di Tengah Tingginya Cost of Fund

Jakarta, 17 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan yang masih dibayangi tingginya biaya dana serta kompetisi pasar yang semakin ketat. Hingga Mei 2026, perseroan berhasil mencatatkan perbaikan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 511 basis poin (bps) secara year-on-year (YoY).

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Perbaikan rasio BOPO ini menunjukkan bahwa langkah-langkah efisiensi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil positif. Kami terus mendorong optimalisasi proses bisnis, pengendalian biaya operasional secara disiplin, serta peningkatan kualitas pendapatan untuk menjaga kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan.” 

Transformasi digital juga menjadi salah satu fokus utama BRI Finance dalam meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses layanan pembiayaan kepada nasabah. Di tengah dinamika industri multifinance yang terus berkembang, perusahaan tetap berupaya menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan investasi strategis jangka panjang.

BRI Finance menilai tantangan industri pada tahun 2026 masih cukup kompleks, terutama dipengaruhi oleh tingginya cost of fund, kebutuhan investasi teknologi untuk mendukung transformasi digital, serta persaingan yang semakin agresif di sektor pembiayaan.

Meski demikian, perusahaan tetap optimistis dengan terus memperkuat berbagai program efisiensi berbasis digitalisasi, penyederhanaan proses kerja, serta penguatan manajemen biaya yang adaptif terhadap kondisi pasar.

Secara industri, tren efisiensi juga mulai terlihat pada sektor multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio BOPO industri pembiayaan per April 2026 tercatat sebesar 79,21%, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 80,25%.

“Kami meyakini bahwa penguatan efisiensi operasional menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga daya saing perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa mendatang,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Praktis untuk Liburan Akhir Pekan

Jakarta, 11 Juni 2025 – Ritme kehidupan yang semakin cepat dan tuntutan pekerjaan yang kian tinggi, mendorong kebutuhan masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas menjadi semakin penting. Tidak sedikit pekerja yang memanfaatkan akhir pekan panjang maupun musim liburan untuk melakukan perjalanan singkat, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar menikmati waktu untuk memulihkan energi dan menjaga keseimbangan hidup.

Namun, rencana berlibur maupun kebutuhan mendadak lainnya sering kali terkendala oleh keterbatasan dana yang belum dipersiapkan sebelumnya. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk mencari solusi keuangan yang cepat, aman, dan mudah diakses tanpa proses yang berbelit.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, layanan pembiayaan dana tunai berbasis digital. Layanan ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memperoleh dana secara cepat dengan proses yang praktis, sehingga berbagai kebutuhan mendesak maupun rencana pribadi dapat diwujudkan dengan lebih mudah.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Seiring dengan kebutuhan akses dana tunai yang cepat, BRI Finance menghadirkan BRI Flash sebagai solusi pembiayaan yang mudah diakses dan terpercaya. BRI Finance berkomitmen menghadirkan layanan yang praktis dan nyaman dalam satu genggaman bagi masyarakat.”

Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance menawarkan fasilitas dana tunai melalui BRI Flash dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor. Nasabah dapat memperoleh pencairan dana hingga 90 persen dari nilai kendaraan atau maksimal Rp500 juta, sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain proses pengajuan yang dapat dilakukan secara digital, BRI Flash juga menawarkan tenor pembiayaan yang fleksibel hingga empat tahun serta suku bunga kompetitif mulai dari 0,72 persen per bulan. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya BRI Finance untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih sederhana, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Tidak hanya itu, BRI Finance juga menyediakan berbagai program pembiayaan kendaraan bermotor dengan skema yang kompetitif. Untuk pembelian mobil baru, tersedia program bunga mulai dari 0 persen bagi nasabah BRI pada tenor tertentu. Sementara itu, pembiayaan mobil bekas ditawarkan dengan bunga mulai dari 0,66 persen per bulan dan pembiayaan sepeda motor mulai dari 0,7 persen per bulan.

Melalui beragam solusi pembiayaan yang ditawarkan, BRI Finance terus berupaya mendukung kebutuhan finansial masyarakat dengan layanan yang mudah diakses, terpercaya, dan relevan dengan berbagai tahap kehidupan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Butuh Dana Tunai untuk Usaha? Cek Penawaran BRI Finance Berikut Ini

Jakarta, 15 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha dan masyarakat produktif melalui program Fasilitas Dana dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor. Program ini hadir sebagai solusi pembiayaan yang cepat, fleksibel, dan mudah diakses di tengah meningkatnya kebutuhan modal usaha pada era ekonomi digital saat ini.

Tren bisnis di Indonesia pada 2026 menunjukkan pertumbuhan aktivitas UMKM dan ekonomi digital yang semakin kuat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan penyaluran kredit UMKM pada 2026 tumbuh sebesar 7–9 persen secara tahunan, didorong oleh meningkatnya keyakinan konsumen, percepatan digitalisasi usaha, serta kebutuhan modal kerja yang semakin tinggi. Per Januari 2026, total kredit UMKM nasional tercatat mencapai Rp1.482,9 triliun. 

Di sisi lain, transformasi digital juga mendorong pelaku usaha untuk bergerak lebih cepat dan adaptif. Penggunaan transaksi digital, QRIS, penjualan online, hingga promosi melalui media sosial kini menjadi bagian penting dalam operasional UMKM modern. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap akses pembiayaan yang praktis menjadi semakin relevan, khususnya bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk menjaga arus kas, memperbesar stok barang, memperluas usaha, maupun meningkatkan kapasitas produksi.

Menangkap hal tersebut, BRI Finance memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan tambahan modal usaha cukup dengan menjaminkan BPKB kendaraan melalui program BRIFlash. Nasabah dapat memperoleh bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor pembiayaan hingga 4 tahun, serta pencairan dana hingga 90% dari harga kendaraan. Kendaraan tetap dapat digunakan untuk mendukung aktivitas usaha maupun kebutuhan sehari-hari.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Di tengah pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya aktivitas UMKM pada 2026, kebutuhan masyarakat terhadap akses modal yang cepat dan fleksibel juga semakin tinggi. Melalui fasilitas dana dengan jaminan BPKB, BRI Finance ingin memberikan solusi pembiayaan yang mudah diakses untuk membantu pelaku usaha menjaga produktivitas, memperluas usaha, hingga menangkap peluang bisnis baru. Kami berharap layanan ini dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pembiayaan yang inklusif bagi masyarakat.”

BRI Finance melihat bahwa saat ini masyarakat membutuhkan proses mendapatkan modal usaha yang lebih praktis tanpa prosedur yang rumit. Dengan fasilitas dana BRI Finance, masyarakat dapat mengakses pembiayaan dengan proses pengajuan yang mudah, pencairan kompetitif, serta tenor yang fleksibel sesuai kebutuhan finansial. Pengajuan fasilitas dana dapat dilakukan secara online melalui briflash.brifinance.co.id⁠ maupun melalui Official WhatsApp di (+62) 811-1937-0838.

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan konsumen dalam setiap layanan pembiayaan yang diberikan kepada masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Makanan Halal Indonesia sebagai Warisan Rasa dan Identitas Daerah

Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa karena terdiri dari banyak suku, pulau, dan tradisi. Dari Sabang sampai Merauke, masyarakat mempunyai cara masing-masing dalam mengolah makanan. Dalam kehidupan sehari-hari, makanan halal menjadi bagian penting bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Kehalalan makanan tidak hanya memberi rasa aman bagi konsumen muslim, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hidangan yang disajikan.

Makanan halal memiliki aturan yang berkaitan dengan bahan dan proses. Bahan makanan harus bebas dari unsur yang dilarang, seperti babi, alkohol, darah, dan hewan yang tidak disembelih sesuai syariat. Selain itu, proses pengolahan juga harus dijaga agar tidak tercampur dengan bahan nonhalal. Peralatan dapur, tempat penyimpanan, minyak goreng, bumbu, hingga bahan tambahan seperti gelatin, emulsifier, atau perisa juga perlu diperhatikan. Karena itu, pemahaman tentang halal semakin penting, terutama pada makanan olahan dan produk kemasan.

Keberagaman makanan halal Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis. Daerah pesisir banyak menghasilkan makanan berbahan ikan, udang, cumi, dan hasil laut lain. Daerah pegunungan lebih sering memanfaatkan sayuran, umbi-umbian, beras, dan rempah. Di wilayah Sumatera, penggunaan santan, cabai, dan rempah kuat menjadi ciri utama. Rendang, gulai ikan, sate Padang, mie Aceh, dan pempek adalah contoh makanan yang populer serta dapat disiapkan sesuai standar halal.

Di Jawa, makanan halal hadir dalam berbagai rasa. Ada makanan manis seperti gudeg, makanan gurih seperti soto, makanan pedas seperti seblak, dan makanan berbumbu kuat seperti rawon. Masyarakat Jawa juga mengenal banyak jajanan tradisional, misalnya klepon, onde-onde, lemper, nagasari, dan serabi. Jajanan tersebut umumnya menggunakan bahan seperti tepung beras, kelapa, gula merah, dan santan. Walaupun tampak sederhana, tetap diperlukan ketelitian terhadap bahan tambahan agar kehalalannya terjaga, terutama bila diproduksi dalam skala besar.

Di luar Jawa dan Sumatera, pilihan kuliner halal juga sangat kaya. Kalimantan memiliki berbagai olahan ikan sungai dan makanan berbahan beras ketan. Sulawesi menyajikan coto Makassar, ikan bakar, kapurung, serta bubur Manado. Nusa Tenggara terkenal dengan ayam taliwang, sate rembiga, dan olahan jagung. Maluku serta Papua memiliki papeda, ikan kuah kuning, dan makanan berbasis sagu. Setiap daerah menampilkan bahan lokal yang berbeda, sehingga pengalaman menikmati makanan halal di Indonesia tidak pernah terasa monoton.

Meningkatnya perhatian terhadap makanan halal juga mendorong pertumbuhan industri kuliner. Restoran, hotel, katering, produsen makanan ringan, hingga pedagang kecil mulai memahami pentingnya label halal dan transparansi bahan. Wisata halal pun berkembang karena banyak wisatawan membutuhkan kepastian makanan yang sesuai dengan keyakinan mereka. Hal ini membuka peluang bagi daerah untuk mempromosikan kuliner khas sebagai bagian dari daya tarik wisata.

Makanan halal Indonesia adalah perpaduan antara keyakinan, rasa, kebiasaan, dan kekayaan alam. Setiap hidangan menyimpan cerita tentang masyarakat yang membuatnya. Dengan menjaga keaslian resep, meningkatkan standar kebersihan, serta memastikan bahan yang digunakan sesuai ketentuan halal, kuliner Indonesia dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.

ESDM: Standar ESG Kini Jadi Penentu Akses Ekosistem Industri EV Global

JAKARTA — Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kini tidak lagi sekadar menjadi standar kepatuhan di sektor pertambangan, tetapi telah berkembang menjadi faktor penentu dalam akses ekosisstem industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global.

Di tengah meningkatnya kebutuhan mineral kritis untuk mendukung transisi energi, pasar internasional semakin selektif dalam memilih sumber pasokan tidak hanya berdasarkan kualitas, tetapi juga proses produksi yang berkelanjutan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa tuntutan terhadap implementasi standar ini menjadi menjadi peluang bagi Indonesia sebagai salah satu produsen utama mineral dunia.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM Cecep Mochammad Yasin mengatakan, mineral yang diproduksi secara bertanggung jawab dan memenuhi standar ESG memiliki nilai tambah sekaligus peluang pasar yang lebih besar, terutama dalam rantai pasok industri kendaraan listrik, energi bersih, dan manufaktur global.

“Pasar global saat ini tidak hanya menilai kualitas produk mineral yang dihasilkan, tetapi juga menilai bagaimana mineral tersebut diproduksi,” kata Cecep dalam Seri Dialog Mineral Kritis INDEF-GTI bertajuk Menavigasi Ketegangan Geopolitik dan Mengamankan Peran Indonesia dalam Rantai Pasok Mineral Kritis Menuju Kedaulatan Energi, Rabu (17/6/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan pergeseran penting dalam industri global. Bagi produsen kendaraan listrik dan manufaktur teknologi, standar ESG kini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan mitra rantai pasok. Tanpa pemenuhan standar keberlanjutan, akses terhadap pasar global berisiko semakin terbatas.

Menurut Cecep, pemerintah pun terus memperkuat penerapan ESG dalam tata kelola pertambangan nasional. Komitmen tersebut mulai diintegrasikan dalam proses evaluasi dan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.

Dari aspek sosial, perusahaan diwajibkan menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang disusun bersama pemerintah daerah. Sementara dari aspek lingkungan, perusahaan didorong meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi, memperkuat pengelolaan limbah dan air tambang, serta melaksanakan reklamasi dan pascatambang secara bertanggung jawab.

“Di beberapa tambang juga telah menerapkan ESG melalui standar seperti IRMA serta melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi melalui elektrifikasi alat berat maupun penggunaan sumber energi yang lebih bersih,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cecep menjelaskan bahwa Ditjen Minerba saat ini tengah melakukan kajian untuk menyelaraskan standar nasional dengan praktik ESG global melalui analisis kesenjangan antara regulasi domestik dan standar internasional. Langkah ini dinilai krusial mengingat semakin banyak perusahaan global yang mensyaratkan standar keberlanjutan sebagai bagian dari kontrak pasokan bahan baku.

Sebagai contoh, perusahaan tambang yang memasok kebutuhan industri kendaraan listrik harus mampu memenuhi standar ESG yang ditetapkan produsen otomotif dunia.

“Salah satu contohnya adalah kerja sama Vale Indonesia dengan Ford dan Volkswagen yang menerapkan standar ESG global dalam rantai pasoknya,” kata Cecep.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa ESG telah bergeser dari sekadar prinsip tata kelola menjadi instrumen strategis dalam persaingan industri.

Bagi Indonesia, yang memiliki cadangan nikel, tembaga, timah, dan bauksit yang besar, tantangan utamanya bukan lagi pada ketersediaan sumber daya, melainkan pada kemampuan memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan pasar global.

Sejalan dengan itu, pelaku industri pertambangan nasional juga mulai menjadikan ESG sebagai bagian integral dari strategi bisnis. Holding industri pertambangan MIND ID bersama anggota grupnya terus memperkuat implementasi ESG melalui berbagai inisiatif, mulai dari pengurangan emisi, reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang, konservasi lingkungan, hingga peningkatan tata kelola dan transparansi pelaporan keberlanjutan.

Menurut Cecep, tren ini menegaskan bahwa industri pertambangan global tengah bergerak menuju standar baru, di mana keberhasilan bisnis tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya cadangan mineral atau kapasitas produksi, tetapi juga kemampuan perusahaan dalam memenuhi tuntutan keberlanjutan di seluruh rantai pasok.

Dengan dinamika tersebut, ESG kini tidak hanya menjadi faktor reputasi, tetapi telah menjadi prasyarat untuk menjaga akses pasar dan memenangkan kontrak di industri kendaraan listrik global.

“Pasar global saat ini bergerak ke arah yang semakin menuntut praktik pertambangan berkelanjutan. Karena itu ESG bukan lagi sekadar kepatuhan, tetapi telah menjadi faktor penentu daya saing dan akses pasar bagi industri mineral,” ujar Cecep.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Masuk Top 10 SMA Berprestasi di Jawa Barat, BINUS SCHOOL Bekasi Cetak Penerima Beasiswa Garuda ke Perguruan Tinggi Terbaik

Bekasi, 17 Juni 2026 – Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti aula BINUS SCHOOL Bekasi saat merayakan kelulusan tahun ajaran 2025/2026 pada Rabu (17/6). Tawa dan tepuk tangan menggema dari para guru, orang tua, dan seluruh komunitas sekolah yang menyaksikan momen bersejarah ini dengan penuh kebanggaan. Perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi dari dedikasi panjang para siswa yang tahun ini kembali membuktikan kualitas pendidikan sekolah melalui prestasi gemilang. 

Maria Karah, Principal of BINUS SCHOOL Bekasi, menyampaikan, “Kami sangat bangga dan mengapresiasi setiap murid kami yang telah menuntaskan masa pendidikan menengah dengan dedikasi luar biasa. Prestasi mereka hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras, semangat belajar, dan komitmen yang telah mereka tunjukkan sepanjang perjalanan di BINUS SCHOOL Bekasi.” 

Dari Bangku Sekolah Menuju Jajaran Perguruan Tinggi Elite

Para lulusan tahun ini diterima di berbagai universitas terkemuka di Indonesia maupun luar negeri, termasuk Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, serta universitas di Australia, Belanda, Inggris, Amerika Serikat dan Asia seperti University of Sydney, UNSW Sydney, Purdue University, University of British Columbia, dan National University of Singapore.

Di antara para lulusan, Keiza dan Ravi berhasil meraih Beasiswa Garuda dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), salah satu beasiswa paling kompetitif di Indonesia dengan kuota hanya 1.000 siswa jenjang sekolah menengah. Proses seleksi yang dilalui juga ketat mencakup penilaian akademik, wawancara kepemimpinan, evaluasi portofolio prestasi, serta asesmen soft skills dan kontribusi sosial.

Keiza terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk menjabat sebagai wakil ketua OSIS dan mengikuti kompetisi akademik di bidang STEM, English, dan debat. Pengalamannya juga mencakup Buddy Program, di mana ia membantu siswa baru menghadapi kesulitan akademik maupun adaptasi lingkungan sekolah. Di samping itu, keterlibatannya dalam OSIS turut menginisiasi dan menyelenggarakan berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan seluruh siswa. 

Keiza berbagi, “Di sela-sela kegiatan akademik dan non-akademik yang saya jalani, sekolah selalu membantu membangun rasa percaya diri menghadapi setiap tahap seleksi Beasiswa Garuda, sekaligus mempersiapkan langkah untuk meraih setiap kesempatan yang ada.”

Ravi juga turut menambahkan, “Dukungan guru-guru, fasilitas sekolah seperti laboratorium, akses informasi kompetisi baik lokal maupun internasional, serta bimbingan dan pelatihan yang intensif membantu saya untuk lebih fokus dan mencapai target yang diinginkan. Semua pengalaman ini memperkuat portofolio saya dan membuat saya lebih percaya diri menghadapi setiap tahap seleksi, hingga akhirnya berhasil meraih beasiswa ini.”

Setelah lulus dari BINUS SCHOOL Bekasi, keduanya akan melanjutkan pendidikan di UNSW Sydney dan UBC Canada. Cerita mereka menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hanya tentang kemampuan individu, tetapi juga tentang lingkungan belajar yang mendukung, bimbingan yang tepat, serta kesempatan untuk berkembang di BINUS SCHOOL Bekasi.

Komitmen Menghadirkan Ekosistem Pendidikan yang Holistik 

Pencapaian para lulusan mencerminkan pendekatan holistik BINUS SCHOOL Bekasi yang memadukan tiga pilar utama:

1. Akademik Bertaraf Internasional: Full Cambridge Learning System dipadukan dengan program riset dan proyek inovatif, memastikan siswa siap menghadapi standar universitas global.

2. Pengembangan Karakter & Kepemimpinan: Program wellbeing, kepemimpinan, dan pengabdian masyarakat membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kemampuan kolaborasi yang dibutuhkan dunia kerja modern.

3. Persiapan Universitas yang Terstruktur: Bimbingan aplikasi universitas, simulasi wawancara beasiswa, dan mentoring personal memastikan setiap siswa melangkah dengan persiapan optimal.

Komitmen ini juga mengantarkan BINUS SCHOOL Bekasi menjadi Top 10 SMA Paling Berprestasi di Jawa Barat dan Top 2 di Bekasi menurut Puspresnas, menjadi pengakuan atas kualitas pendidikan dan efektivitas program yang diterapkan.

“Kesuksesan siswa kami adalah hasil kolaborasi antara dedikasi pendidik, dukungan komunitas, kerja keras siswa itu sendiri, dan tentunya dukungan serta doa orang tua yang selalu menyertainya. Kami akan terus mengembangkan program, fasilitas, dan kurikulum agar setiap siswa mampu memberikan dampak positif di dunia. Komitmen kami adalah mendampingi siswa hingga mereka meraih prestasi maksimal di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Karah.

BINUS SCHOOL Bekasi terus berkomitmen menjadi tempat di mana siswa tidak hanya meraih prestasi akademik, tetapi juga mengasah karakter, kreativitas, dan kemampuan kepemimpinan, sehingga setiap lulusan siap menghadapi dunia dengan percaya diri dan kompetensi yang mumpuni.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES