Sosial Media Baru untuk Sahabat Terdekat: Sanct Resmi Buka Closed Beta di Car Free Day Senayan

Setelah lama dinanti para calon pengguna di daftar tunggu, aplikasi media sosial privat Sanct resmi membuka closed beta pada Minggu (23/8) di area Car Free Day kawasan Senayan, Jakarta. Sanct mengambil ceruk yang berbeda dari media sosial pada umumnya: platform personal networking untuk sahabat dekat dan keluarga, tempat berbagi keseharian apa adanya. Pengguna memulai dengan menambahkan 4–5 sahabat terdekat lewat pindai kode QR saat bertemu langsung. Masyarakat yang ingin mencoba versi awal Sanct bisa mendaftar di https://sanct.social — tautan akses dikirim ke email pendaftar secara bertahap.

Jakarta, 25 Agustus 2026 — Di antara pelari dan pesepeda Car Free Day kawasan Senayan, Minggu (23/8), berdiri sebuah booth bertenda merah dengan ajakan yang sulit ditolak: datang sebentar, daftar satu menit, putar roda hadiah, pulang bawa hadiah. Yang didaftarkan pengunjung pagi itu bukan lomba lari, melainkan closed beta Sanct — aplikasi media sosial buatan anak bangsa yang sudah cukup lama ditunggu para pendaftar di daftar tunggunya.

Sanct menyebut dirinya platform personal networking. Sederhananya: media sosial yang dibuat khusus untuk sahabat dekat dan keluarga. Sanct tidak datang untuk menggantikan platform yang sudah ada, melainkan mengisi ruang yang berbeda: ruang kecil berisi orang-orang yang benar-benar dikenal.

Idenya berangkat dari kebutuhan yang sederhana. Platform yang sudah ada, kebanyakan melayani kebutuhan berbagi ke publik dengan sangat baik. Tapi untuk cerita sehari-hari yang lebih personal, yang belum tentu ingin dibagikan ke semua orang, banyak orang belum punya ruang khususnya. Di ruang itulah Sanct hadir.

“Kami harap dengan kehadiran kami, kalian bisa jadi lebih akrab, lebih care satu sama lain, dan create everlasting memories dengan teman-teman dekat kalian dan juga keluarga,” ujar Sion Abednego, pendiri Sanct.

Cara masuk ke Sanct pun berbeda dari aplikasi lain. Pengguna baru diminta memulai dengan menambahkan 4–5 sahabat terdekat, dan satu-satunya cara menambahkan teman adalah saling memindai kode QR saat bertemu langsung. Dari lingkaran kecil itulah jaringan pelan-pelan tumbuh — alasan yang sama mengapa Sanct memilih Car Free Day, tempat warga Jakarta benar-benar bertemu, sebagai lokasi pembukaan betanya.

“Kebanyakan platform yang ada sudah melayani kebutuhan untuk show up in public, dan tentunya jadi sumber pendapatan karena advertisement bermain di situ,” kata Sion. “Fokus kami adalah intimate relationship — keseharian kamu yang #unfiltered, entah itu seneng atau sedih, kalian bisa sharing di sini.”

Di dalam aplikasi, pengguna bisa berbagi momen di lini masa yang hanya terlihat oleh lingkarannya, serta mengobrol dan menelepon langsung dengan teman-temannya. Ada juga Sancty, panda lucu yang jadi maskot sekaligus teman harian di Sanct — perlahan ia mengenal ritme tiap penggunanya, jadi pengalaman tiap orang tidak seragam. Dan karena teman hanya bisa ditambahkan lewat pertemuan langsung, setiap orang di lingkaranmu adalah orang yang benar-benar kamu kenal.

Sambutan hari pertamanya melampaui booth di Senayan — 147 pengguna bergabung di hari pertamanya. Yang belum sempat mampir tidak perlu menunggu CFD berikutnya: pendaftaran closed beta dibuka di https://sanct.social. Cukup masukkan alamat email, dan tautan akses versi awal Sanct akan dikirim secara bertahap. Karena masih tahap closed beta, akses dibuka dalam gelombang — yang mendaftar lebih awal mendapat giliran lebih awal.

Saat ini Sanct bisa digunakan langsung dari peramban ponsel, dengan versi aplikasi untuk App Store dan Play Store yang sedang disiapkan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

FINNS BEACH CLUB DAN BOTSHIFT HADIRKAN ROBOT HUMANOID DI BEACH CLUB

FINNS Beach Club memperkenalkan skuad robot residen sebagai bagian dari kemitraan teknologi bersejarah bersa¬ma botshift, membawa AI keluar dari dunia digital menuju panggung tepi pantai paling ikonik di Bali

CANGGU, BALI – 24 Agustus 2026: Bali dikenal dengan matahari terbenamnya, ombak untuk berselancar, dan beach club. Kini, wisatawan bisa menambahkan robot menari ke dalam daftar tersebut.

FINNS Bali menggandeng agensi transformasi AI botshift untuk menghadirkan skuad robot humanoid residen di FINNS Beach Club, membawa bentuk baru hiburan berbasis teknologi ke Pulau Dewata.

Membawa kecerdasan buatan keluar dari ranah digital ke dunia nyata, robot-robot ini akan menjadi bagian dari pengalaman FINNS, tampil langsung di beach club melalui rangkaian hiburan yang dirancang untuk terus menghadirkan kejutan bagi para tamu sepanjang hari.

Skuad robot residen ini akan tampil dalam battle dance robot melawan manusia, sesi DJ saat matahari terbenam, dan sesi foto bersama tamu, menciptakan pengalaman yang memadukan teknologi, hiburan, dan energi khas FINNS yang tak tertandingi.

Global CEO FINNS Bali, Beau Whittington, mengatakan kemitraan ini mencerminkan komitmen FINNS untuk terus menghadirkan pengalaman yang tidak akan diduga tamu selama menjalani liburan khas di Bali.

“FINNS selalu identik dengan menciptakan pengalaman yang membekas di ingatan, dan ini adalah salah satu wujud nyata bagaimana kami terus mendorong batas pengalaman tersebut,” ujar Whittington.

“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang playful dan tak terduga, sesuatu yang belum pernah ada di sini sebelumnya. Robot-robot ini bukan sekadar dipajang di balik kaca dalam sebuah pameran teknologi. Mereka benar-benar berada di tengah-tengah FINNS, berinteraksi langsung dengan tamu, menari, tampil, dan menjadi bagian dari hiburan itu sendiri.”

“Teknologi berkembang sangat cepat, tapi bagi kami yang paling menarik adalah menemukan cara memanfaatkannya untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar menyenangkan bagi para tamu.”

Kemitraan dengan botshift ini mencerminkan pesatnya perkembangan embodied AI, di mana kecerdasan buatan tak lagi terbatas pada layar dan perangkat lunak, melainkan hadir dalam mesin yang mampu beroperasi dan berinteraksi langsung di dunia nyata.

Namun bagi para tamu FINNS, konsepnya sengaja dibuat sesederhana mungkin: datang dan temui langsung robot-robotnya.

Alih-alih mengharuskan pengunjung mendatangi pameran teknologi atau acara khusus, FINNS menghadirkan teknologi humanoid langsung ke tengah suasana yang sudah akrab dan disukai wisatawan Australia.

Robot-robot ini akan tampil secara rutin di FINNS Beach Club, dengan rangkaian acara mulai dari battle dance antara robot dan penampil manusia, kemunculan bersama DJ, hingga kesempatan bagi tamu untuk berinteraksi dan berfoto bersama skuad robot.

“Physical AI kini melangkah keluar dari laboratorium menuju panggung dunia, dan tak ada panggung yang lebih pas dari FINNS,” kata Alex Ronalds, Co-Founder & CEO, botshift. “Kemitraan ini menjadikan Indonesia salah satu negara pertama di dunia tempat siapa pun bisa berjalan masuk dari jalanan dan langsung bertemu robot humanoid berkarakter sungguhan. Setiap tamu yang bertemu skuad ini pun menjadi storyteller. Bersama FINNS, kami menunjukkan kepada dunia seperti apa wajah hiburan langsung di era physical AI.”

Kolaborasi ini menjadi bagian dari evolusi FINNS yang lebih luas, seiring komitmennya untuk terus menghadirkan pengalaman-pengalaman baru di seluruh destinasinya di Bali.

TEMUI ROBOT-ROBOTNYA DI FINNS

Skuad robot humanoid ini bisa disaksikan langsung di FINNS Beach Club, Canggu, Bali, dengan kemunculan dan penampilan rutin sepanjang minggu.

Untuk informasi lebih lanjut dan jadwal penampilan terbaru, kunjungi FINNS Beach Club.

MEDIA KIT DI SINI

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

India–Indonesia Golf Cup 2026: Lebih dari Sekedar Turnamen Golf

Turnamen tahunan Kedutaan Besar India telah berkembang menjadi ruang pertemuan bagi pemerintah, dunia usaha, diaspora India, dan masyarakat Indonesia, dengan semangat filantropi sebagai bagian penting di dalamnya.

Jakarta, 25 Agustus 2026 — Ada banyak cara untuk menjalankan diplomasi. Sebagian berlangsung di meja perundingan, melalui kunjungan kenegaraan, atau dalam bentuk perjanjian resmi. Namun, beberapa hubungan paling langgeng antara dua negara justru dibangun melalui persahabatan, hubungan bisnis, komunitas yang saling terhubung, serta berbagai kesempatan yang mempertemukan masyarakat.

Itulah cerita di balik penyelenggaraan India–Indonesia Golf Cup keempat, yang digelar di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, pada 22 Agustus. Apa yang dimulai pada 2022 sebagai inisiatif Kedutaan Besar India kini berkembang menjadi pertemuan tahunan bagi individu dan institusi yang menjaga hubungan India dan Indonesia tetap hidup melampaui diplomasi antar pemerintah.

Edisi tahun ini mempertemukan 144 pegolf dan lebih dari 300 tamu, termasuk pejabat pemerintah, diplomat, pemimpin perusahaan, kalangan profesional, serta anggota komunitas India dan Indonesia. Di antara peserta yang hadir adalah Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Bachtiar Najamudin, bersama pejabat senior Kementerian Luar Negeri dan perwakilan dari berbagai institusi.

Diplomasi yang Dibangun oleh Manusia

Perkembangan Golf Cup tidak terlepas dari pendekatan Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia, yang mengusung diplomasi melampaui agenda dan pertemuan resmi.

Hubungan strategis India dan Indonesia memang dibangun melalui pemerintah, tetapi kekuatannya juga bergantung pada dunia usaha yang saling berinvestasi, para profesional yang membangun jaringan, komunitas yang saling memahami, dan masyarakat yang merasa memiliki kepentingan dalam kemitraan tersebut.

Golf Cup semakin menjadi salah satu sarana Kedutaan Besar India untuk membangun komunitas seperti itu. Seperti yang disampaikan Chakravorty dalam acara penghargaan, turnamen ini telah berkembang menjadi “lebih dari sekadar acara olahraga”, menjadi platform yang mempertemukan diplomat, pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, dan berbagai komunitas melalui semangat kemitraan, kebersamaan, dan goodwill.

Ekosistem Korporasi yang Mencerminkan Hubungan yang Lebih Luas

Karakter komunitas Golf Cup juga terlihat dari keragaman organisasi yang mendukungnya. Ekosistem sponsor dan mitra mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur dan energi, otomotif, telekomunikasi, teknologi, perbankan dan jasa keuangan, kesehatan, FMCG, hingga perhotelan, ritel, dan gaya hidup.

Para sponsor yang mendukung acara ini antara lain Advanced Offshore, GMR Group, AM/NS Indonesia, Trias Rejeki, Minda Asean Automotive, Adani Global, Tata Motors, Republikorp, BMW Eurokars Indonesia, XLSMART, MAP Active, Mayapada Hospital, Godrej, Amar Bank, Greenfields, Gojek, TVS Motors, Grand Hyatt, serta berbagai perusahaan dan merek lainnya.

Partisipasi tersebut menunjukkan sesuatu yang lebih besar daripada sekadar sponsorship. Kehadiran perusahaan India, Indonesia, korporasi multinasional, dan bisnis yang tumbuh dari komunitas diaspora menggambarkan semakin luasnya hubungan komersial dan komunitas yang berkembang di sekitar kemitraan India dan Indonesia.

Memberikan Tujuan Sosial pada Sebuah Pertemuan

India–Indonesia Golf Cup juga tidak semata-mata menjadi ajang networking korporasi tahunan. Sejak awal penyelenggaraannya, setiap edisi selalu dikaitkan dengan sebuah tujuan sosial. Turnamen sebelumnya telah mendukung pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, inisiatif lingkungan, serta komunitas penenun tradisional di Sulawesi.

Tahun ini, perhatian tersebut diberikan kepada anak-anak yang sedang menjalani pengobatan kanker. India–Indonesia Golf Cup bekerja sama dengan Yayasan Lions Indonesia untuk mendukung perluasan Rumah Singgah Lions, yang menyediakan tempat tinggal sementara dan bantuan bagi anak-anak serta keluarga yang datang dari berbagai daerah ke Jakarta untuk menjalani pengobatan.

Sejak awal penyelenggaraannya, setiap edisi Golf Cup selalu dikaitkan dengan sebuah tujuan sosial. Turnamen-turnamen sebelumnya telah mendukung pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, inisiatif lingkungan termasuk kegiatan pembersihan sungai, serta komunitas penenun tradisional di Sulawesi.

Dalam gala dinner, Chakravorty menyerahkan donasi sebesar Rp100 juta atas nama India–Indonesia Golf Cup kepada Yayasan Lions Indonesia. Para peserta dan tamu kemudian menyumbangkan tambahan Rp30 juta melalui penggalangan dana dari tiket raffle, sehingga total kontribusi yang terkumpul mencapai Rp130 juta.

Golf sebagai Ruang Pertemuan

Golf tetap menjadi bagian penting dari alasan mengapa formula ini berhasil. Tidak seperti sebuah resepsi yang mungkin hanya memberikan kesempatan berbincang selama beberapa menit, turnamen golf menciptakan ruang interaksi selama berjam-jam di antara orang-orang dengan latar belakang profesional dan budaya yang berbeda.

Pejabat pemerintah dapat bermain bersama pengusaha, diplomat dapat mengenal eksekutif perusahaan, sementara pemimpin bisnis Indonesia dapat berinteraksi dengan investor dan profesional India dalam suasana yang lebih santai. Persahabatan dan hubungan baru pun dapat tumbuh tanpa formalitas yang biasanya melekat dalam pertemuan bisnis.

Tim Adani Global keluar sebagai pemenang turnamen 2026, dengan tim-tim unggulan lainnya terdiri dari pejabat Indonesia, eksekutif bisnis, dan anggota komunitas golf yang lebih luas. Namun, hasil pertandingan hanyalah satu bagian dari sebuah hari yang memiliki tujuan lebih besar, yaitu mempertemukan orang-orang.

Duta Besar sebagai Pembangun Komunitas

Keberhasilan inisiatif seperti Golf Cup juga memperlihatkan peran seorang duta besar sebagai pembangun komunitas. Selain mewakili pemerintah dan memajukan hubungan politik serta ekonomi, seorang duta besar dapat menciptakan ruang bagi berbagai kelompok yang terlibat dalam hubungan bilateral untuk saling mengenal dan berinteraksi.

India–Indonesia Golf Cup menjadi salah satu contoh nyata. Acara ini secara bersamaan mempertemukan Kedutaan Besar India dan pemerintah Indonesia, dunia usaha India dan Indonesia, diaspora, kalangan profesional, masyarakat sipil, serta organisasi amal.

Setelah empat kali penyelenggaraan, India–Indonesia Golf Cup mulai memiliki karakter sebagai sebuah institusi, bukan sekadar acara. Edisi 2026 diikuti oleh 144 pegolf, menarik lebih dari 300 tamu, memobilisasi ekosistem sponsor yang beragam, serta mengumpulkan Rp130 juta untuk mendukung anak-anak dan keluarga yang menghadapi kanker. Kedutaan Besar India menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, mitra, relawan, Pondok Indah Golf Course, peserta, serta penyelenggara acara 3SIXTY Sports dan Chairos International Ventures yang telah membantu mewujudkan turnamen tersebut.

Edisi kelima pada 2027 akan menjadi penanda lima tahun perjalanan sebuah inisiatif yang memanfaatkan olahraga sebagai sarana diplomasi, networking bisnis, keterlibatan diaspora, dan tanggung jawab sosial.

Pesan Duta Besar dan Hasil Turnamen

Dalam sambutannya, Chakravorty menyampaikan bahwa India–Indonesia Golf Cup telah berkembang menjadi platform yang merayakan persahabatan antara India dan Indonesia. Ia juga mengapresiasi seluruh sponsor, mitra, pegolf, relawan, dan panitia yang telah berkontribusi terhadap kesuksesan acara tersebut.

Duta Besar turut menyampaikan selamat kepada tim Adani Global yang menjadi juara India–Indonesia Golf Cup 2026. Tim yang terdiri dari Didik Haryadi, Raffles Panjaitan, Hadi Wijaya, dan I Nyoman Suyasa tersebut berhasil meraih trofi juara.

Posisi runner-up diraih oleh tim yang terdiri dari Brigjen Pol. Sigit Widodo, Brigjen Pol. Rosidi, Brigjen Sigit Karyadi, dan Laksma Nazarudin. Sementara posisi juara ketiga diraih oleh Vikram Vardhan, Noah Haji, Aryan Gambhir, dan Majid Khan.

Siddharth Taparia, Global Country Head Adani Group, menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar India, 3SIXTY Sports, dan Chairos atas penyelenggaraan turnamen. Ia mengatakan bahwa acara tersebut menjadi platform yang baik untuk memperkuat persahabatan dan mendorong hubungan India–Indonesia yang lebih erat melalui olahraga.

India–Indonesia Golf Cup mungkin merupakan sebuah turnamen, tetapi pencapaiannya melampaui lapangan pertandingan. Golf mempertemukan orang-orang di lapangan. Kedutaan Besar India kemudian mengubah pertemuan itu menjadi sebuah komunitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tampil Memukau 60 Menit di Panggung Utama, Boyband Asal Jepang BE:FIRST Sukses Debut di LaLaLa Festival 2026

Grup dance dan vokal asal Jepang, BE:FIRST, sukses memukau penonton LaLaLa Festival 2026 di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, Indonesia, Minggu (23/8/2026).

Tampil selama sekitar 60 menit di panggung utama festival, keenam member BE:FIRST menghadirkan perpaduan vokal, rap, koreografi energik, serta interaksi hangat yang membuat ribuan penonton terus bergemuruh sepanjang pertunjukan.

Antusiasme terhadap penampilan BE:FIRST bahkan telah terlihat sejak sore hari. Sekitar pukul 17.00 WIB, penggemar mulai berdatangan dan memenuhi area di sekitar panggung utama. Berbagai atribut BE:FIRST terlihat dikenakan maupun dibawa para penggemar yang datang untuk menyaksikan langsung penampilan grup asal Jepang tersebut.

Antusiasme itu pun seketika terjawab ketika BE:FIRST akhirnya naik ke atas panggung sekitar pukul 18.00 WIB. Respons penonton langsung terdengar meriah. Membuka penampilan dengan “Boom Boom Back”, “GRIT”, dan “Secret Garden”, BE:FIRST langsung menunjukkan karakter performance mereka yang kuat dan dinamis.

“Apa Kabar Jakarta, It’s correct guys? what’s up Indonesia,” sapa JUNON membuka penampilan perdana BE:FIRST di Jakarta.

Sejak sapaan pertama tersebut, interaksi dengan penonton Indonesia menjadi salah satu bagian menarik sepanjang pertunjukan. Para member beberapa kali menyapa penonton menggunakan bahasa Indonesia, termasuk mengucapkan “Makasih” dan “Terima kasih, Indonesia”.

“Saya suka sate, nasi goreng, we love it, so great, amazing,” kata LEO mengesankan penggemar.

Ketika menyebut nasi goreng dan sate, teriakan penonton pun kembali pecah. Sapaan sederhana tersebut menunjukkan upaya BE:FIRST untuk membangun kedekatan dengan penonton Indonesia sejak awal penampilan.

Upaya mencairkan suasana itu kembali terlihat ketika JUNON berusaha menyapa penonton dalam bahasa Indonesia.

“Selamat Siang, Selamat Siang, hah, Malam, sorry guys,” ucap JUNON mengakrabkan diri dengan penonton sekaligus membangun interaksi.

Setelah suasana semakin cair, BE:FIRST membawa penonton memasuki rangkaian lagu berikutnya seperti “Don’t Wake Me Up”, “Missing”, “Set Sail”, “Brave Generation”, “I Want You Back”, hingga “夢中 (Muchu)”.

Energi panggung terus bergerak naik-turun. Pada beberapa bagian, keenam member mengajak penonton mengangkat tangan dan ikut larut dalam musik. Interaksi tersebut menciptakan suasana yang tidak hanya berpusat pada panggung, tetapi juga memperlihatkan respons dua arah antara BE:FIRST dan penonton.

“Makasih, Terima kasih Indonesia,” ucap MANATO melihat ribuan penonton antusias.

Memasuki paruh akhir penampilan, suasana kembali menghangat sebelum akhirnya bergeser menjadi semakin intens. BE:FIRST membawakan “Bye-Good-Bye” dan “Rondo”.

Puncak energi kemudian terasa ketika “BRUCE WAYNE” dimainkan.

Tata cahaya bernuansa merah memberikan atmosfer yang lebih gelap dan dramatis, sementara rap dan koreografi para member membuat energi panggung terasa semakin kuat.

Dari atmosfer yang intens tersebut, BE:FIRST kemudian membawa pertunjukan menuju bagian akhir dengan “BE:FIRST ALL DAY” dan menutup rangkaian pertunjukan melalui “Slogan”. Lighting warna-warni mengiringi bagian penutup, sebelum para member menyampaikan ucapan terima kasih kepada penonton.

“Thank you Indonesia, thank you very much. Goodbye,” ucap para personel BE:FIRST.

Tepat sekitar pukul 19.00 WIB, BE:FIRST meninggalkan panggung. Namun, energi penonton belum langsung mereda. Sebagian penonton masih bertahan dan berharap keenam member kembali ke atas panggung untuk memberikan penampilan tambahan atau encore.

Antusiasme Fans Indonesia

Riuhnya panggung utama LaLaLa Festival 2026 tidak berhenti ketika BE:FIRST meninggalkan panggung. Bagi para penggemar Indonesia, penampilan tersebut menjadi pengalaman spesial setelah akhirnya mereka mendapat kesempatan menyaksikan grup tersebut secara langsung.

“Jantungku copot, jujur! Maksimal sakit (keren), tapi bahagianya tuh maksimal,” ucap Rahayu (30) usai menonton penampilan perdana BE:FIRST di Indonesia, fans asal Kalimantan, yang kini tinggal di Purwokerto, Jawa Tengah.

Bagi sebagian penggemar, pengalaman tersebut bukan hanya soal menyaksikan penampilan secara langsung, tetapi juga melihat perkembangan BE:FIRST dari dekat.

“Keren banget melihat mereka dari yang memang sudah punya skill, tapi skill-nya masih mentah, terus sampai sekarang benar-benar dilatih…” ucap Fafa (30), fans yang berprofesi sebagai guru di Jakarta, terkagum-kagum dengan penampilan BE:FIRST.

Kesan lain datang dari Eggy, yang baru mengidolakan BE:FIRST dan langsung tersirep penampilannya. Baginya, upaya para member untuk berinteraksi menggunakan bahasa Indonesia menjadi salah satu hal yang berkesan.

“Kagum banget sama mereka, se-humble itu, meskipun sempat salah pas sebut selamat malam jadi selamat siang, tapi mereka mau belajar Bahasa Indonesia, itu patut diapresiasi,” ucap Eggy, fans yang baru mengidolakan BE:FIRST dan langsung tersirep penampilannya.

Bagi BE:FIRST, penampilan di Jakarta hadir pada periode penting dalam perjalanan mereka di panggung internasional. Setelah menjalani BE:FIRST World Tour 2025, grup yang terdiri dari SOTA, SHUNTO, MANATO, RYUHEI, JUNON, dan LEO tersebut terus memperluas aktivitas mereka di luar Jepang.

Perjalanan tersebut juga ditandai dengan pencapaian penting di Jepang. Pada Mei 2026, BE:FIRST menggelar konser stadion solo pertama mereka, BE:FIRST Stadium Live 2026 “We are the ‘BE:ST'”, di Ajinomoto Stadium, Tokyo. Konser tersebut menjadi salah satu pencapaian penting grup setelah sebelumnya memperluas jangkauan mereka melalui tur internasional.

Dari panggung stadion di Tokyo, langkah global BE:FIRST kemudian berlanjut melalui rilisan terbaru mereka, “BRUCE WAYNE feat. Flo Milli, ATL Jacob”, yang dirilis pada 31 Juli 2026. Lagu tersebut mempertemukan BE:FIRST dengan rapper Amerika Serikat Flo Milli serta produser ATL Jacob, sekaligus menjadi bagian dari fase baru perjalanan musikal mereka menuju audiens global.

Perjalanan itu pun belum berhenti. BE:FIRST juga dijadwalkan merilis Global EP “WATCH ME” pada 18 September 2026. Setelah tampil di Jakarta, mereka akan melanjutkan aktivitas internasional melalui BE:FIRST WORLD SHOWCASE 2026, yang dijadwalkan mengunjungi Bangkok, Taipei, Manila, dan New York.

Sebelum benar-benar meninggalkan Indonesia, para member kembali menyampaikan salam perpisahan kepada penggemar.

“Thank you Indonesia, Thank You Very Much, good bye,” ucap para personel BE:FIRST melepas perpisahan.

Penampilan selama 60 menit di LaLaLa Festival 2026 pun menjadi momen pertemuan langsung antara BE:FIRST dan penggemar Indonesia, sekaligus menambah satu babak baru dalam perjalanan grup Jepang tersebut membangun koneksi dengan audiens internasional.

PHOTO BY Takahiro Tsuboi (hof Inc.)

■BE:FIRST 『LaLaLa Fest 2026』SETLIST

1: Boom Boom Back
2: GRIT
3: Secret Garden
4: Don’t Wake Me Up
5: Missing
6: Set Sail
7: Brave Generation
8: I Want You Back
9: 夢中(Muchu)
10: Bye-Good-Bye
11: Rondo
12: BRUCE WAYNE
13: BE:FIRST ALL DAY
14: Slogan

<BE:FIRST>

BE:FIRST is a six-member dance and vocal group consisting of SOTA, SHUNTO, MANATO, RYUHEI, JUNON, and LEO.

Each member possesses exceptional talent and potential in singing, dancing, and rapping. Their musical sensitivity, demonstrated in their songwriting, composing, and choreography, is also evident. Each member’s individuality and flair are captivating. Since their pre-debut, the group, dubbed “BE:FIRST,” has dominated the top charts in Japan. From there, they embark on their first major journey across Asia and the world.

Official Website : https://befirst.tokyo/
X : https://x.com/BEFIRSTofficial
X (global) : https://x.com/BEFIRST_global
Instagram : https://www.instagram.com/befirst__official/
Facebook : https://www.facebook.com/BEFIRSTofficial
TikTok : https://www.tiktok.com/@befirst_official
YouTube Channel : https://www.youtube.com/channel/UCi_AquB9uaI3-9xXkuWG7IQ

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Okinawa Harborview Hotel Rampungkan Renovasi Menyeluruh, Hadirkan Pengalaman Okinawa Modern

Pengalaman menginap yang lebih berkelas dengan Club Lounge, Garden Pool, dan teppanyaki Kobe Beef

Okinawa Harborview Hotel telah menyelesaikan renovasi menyeluruh yang dilakukan dalam rangka memperingati 50 tahun sejak pembukaannya, dan akan merayakan grand opening dengan tampilan baru pada musim panas 2026.

Informasi selengkapnya:https://oka-hvh.com.e.asa.hp.transer.com/anniversary/Melalui renovasi ini, kamar-kamar tamu telah ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan yang lebih baik sekaligus memenuhi kebutuhan tamu yang menginap dalam jangka panjang secara lebih optimal.

Club Lounge yang diperuntukkan secara eksklusif bagi tamu Club Room juga telah diperluas dan kini menjadi Club Lounge terbesar di Kota Naha. Beragam menu telah dikembangkan agar para tamu dapat menikmati dan mengenal lebih dekat budaya kuliner Okinawa.

Selain itu, “Teppanyaki Izumizaki” menjadi restoran pertama di dalam hotel di Prefektur Okinawa yang memperoleh sertifikasi untuk menyajikan Kobe Beef. Selain Kobe Beef, restoran ini juga menyajikan daging sapi asal Prefektur Okinawa. Hidangan disajikan menggunakan keramik yang dibuat dengan teknik kerajinan tradisional, sehingga menghadirkan perpaduan antara budaya Okinawa yang autentik dan pengalaman bersantap kelas atas.

Garden Pool yang kembali dibuka pada 1 Juni 2026 setelah direnovasi juga telah bertransformasi menjadi ruang yang menghadirkan suasana resor, meskipun terletak di pusat Kota Naha.

Okinawa Harborview Hotel akan terus melanjutkan sejarah dan semangat keramahtamahan yang telah dibangun selama setengah abad, sambil menghadirkan citra “Okinawa modern” untuk menyongsong 50 tahun berikutnya.

■ Kamar Tamu

Kamar-kamar tamu telah didesain ulang dengan inspirasi dari “Ryukyu Indigo”, warna tradisional Okinawa, untuk menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus hangat.

Salah satu kamar yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan menginap dalam jangka panjang adalah “Club Executive Twin”, yang dilengkapi dengan mesin cuci dan pengering terintegrasi, oven microwave, serta berbagai peralatan lainnya.

Dengan perpaduan antara fungsionalitas dan kenyamanan, kamar ini cocok untuk berbagai jenis perjalanan, mulai dari liburan hingga perjalanan bisnis.

■ Club Lounge Terbesar di Kota Naha

Club Lounge yang terletak di lantai paling atas hotel telah diperluas dan kini menjadi Club Lounge terbesar di Kota Naha.

Dari ruang yang luas dan terbuka, para tamu dapat menikmati pemandangan Kota Naha sekaligus beragam makanan dan minuman yang berbeda sesuai waktu dalam sehari.

Mulai dari sarapan, waktu minum teh, makan malam, hingga hidangan dan minuman larut malam, berbagai menu disiapkan untuk membantu para tamu menikmati budaya lokal serta ritme waktu khas Okinawa yang santai.

Club Lounge buka hingga tengah malam, sehingga para tamu tetap dapat menikmati suasana Okinawa bahkan setelah menyelesaikan kegiatan wisata sepanjang hari.

【Penawaran Spesial Renovasi】Paket menginap termasuk akses ke Club Lounge:https://bit.ly/4579JeX

■ Garden Pool

Garden Pool telah diperbarui sepenuhnya menjadi ruang yang benar-benar menghadirkan suasana resor.

Pada siang hari, para tamu dapat bersantai di kursi santai di dalam air atau kursi di tepi kolam di bawah langit biru. Pada malam hari, pencahayaan yang memukau menyinari permukaan air dan menciptakan suasana yang berbeda serta lebih dramatis.

Bar tepi kolam yang baru dibuka menyajikan makanan dan minuman yang dibuat oleh koki dan bartender hotel menggunakan bahan-bahan lokal.

Di area tepi kolam yang terbuka dan nyaman, para tamu dapat dengan santai menikmati keunikan budaya kuliner Okinawa.

■ Teppanyaki Izumizaki

“Teppanyaki Izumizaki” mengusung konsep “perpaduan antara masa lalu dan masa kini Ryukyu”.

Selain menyajikan daging sapi asal Prefektur Okinawa, restoran ini juga menjadi restoran pertama di dalam hotel di Prefektur Okinawa yang memperoleh sertifikasi untuk menyajikan Kobe Beef.

Para tamu dapat menyaksikan secara langsung koki menyiapkan bahan makanan di atas pelat teppanyaki tepat di hadapan mereka. Suara, aroma, dan suasana langsung dari proses memasak menciptakan pengalaman teppanyaki yang dapat dinikmati dengan seluruh pancaindra.

【Penawaran Spesial Renovasi】Paket menginap termasuk makan malam dengan pengalaman mencicipi dan membandingkan Wagyu hitam asal Prefektur Okinawa dan Kobe Beef:https://bit.ly/4xeGTFg

■ Okinawa Harborview Hotel

Okinawa Harborview Hotel dibuka pada tahun 1975 bertepatan dengan penyelenggaraan Okinawa International Ocean Exposition.

Sejak saat itu, hotel ini telah menyambut banyak tamu, termasuk tokoh-tokoh penting dari Jepang maupun luar negeri, sebagai salah satu hotel perkotaan terkemuka di Okinawa.

Pada tahun 2025, bertepatan dengan peringatan 50 tahun sejak pembukaannya, hotel ini melaksanakan renovasi menyeluruh sebagai langkah menuju generasi berikutnya.

Kamar tamu, restoran, Club Lounge, lobi, Garden Pool, serta berbagai area lainnya telah diperbarui, dan hotel kini siap menyambut grand opening dengan wajah baru.

Dengan memadukan keramahtamahan khas Okinawa dan suasana yang semakin elegan serta modern, Okinawa Harborview Hotel menawarkan pengalaman menginap yang benar-benar nyaman dan berkesan bagi para tamu.

Alamat:2-46 Izumizaki, Naha, Okinawa 900-0021, Jepang

Website:https://oka-hvh.com/

Facebook:https://www.facebook.com/okinawa.harborview.hotel/

Instagram:https://www.instagram.com/okinawa_harborview_hotel/

LINE:https://page.line.me/700vuqbr?oat_content=url&openQrModal=true

■ Profil Perusahaan Hotel Management Japan Co., Ltd.

Hotel Management Japan Co., Ltd. mengoperasikan 27 hotel di seluruh Jepang, dengan total 9.051 kamar tamu dan 4.018 karyawan.

Selain merek miliknya sendiri, yaitu Oriental Hotels dan Hotel Oriental Express, perusahaan ini juga mengelola hotel di bawah berbagai merek ternama seperti Hilton, Hyatt, Sheraton, dan Hotel Nikko.

Website:https://www.oriental-hotels.com/en/

YouTube:https://www.youtube.com/@orientalhotelsandresorts

X:https://twitter.com/Oriental_HR

TikTok:https://www.tiktok.com/@orientalhotelsandresorts

Instagram:https://www.instagram.com/oriental_hotelsandresorts

Facebook:https://www.facebook.com/profile.php?id=100070068335069

CLUB ORIENTAL:https://www.oriental-hotels.com/club-oriental/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Beasiswa Penuh hingga Summa Cum Laude, Sherine Kiatandi Temukan Arti Proses di BINUS UNIVERSITY

Jakarta – Wisuda 75 BINUS University
menjadi momen bersejarah bagi 4.758 wisudawan dan wisudawati yang resmi
dilantik pada 8–9 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center
(JICC), Senayan, Jakarta. Di antara ribuan lulusan tersebut, terselip kisah perjalanan
penuh proses dari Sherine Kiatandi, lulusan Visual Communication Design – New
Media, BINUS @Alam Sutera, yang berhasil meraih predikat Summa Cum Laude.

Bagi Sherine, pencapaian tersebut merupakan
hasil dari perjalanan empat tahun yang penuh proses. Selama berkuliah, ia
mendapatkan ruang untuk bereksplorasi, melakukan kesalahan, dan belajar dari
pengalaman. Dukungan dari dosen dan teman-teman juga membantunya berkembang dan
belajar bertanggung jawab terhadap berbagai target yang dijalani.

Perjalanan Sherine di BINUS University berawal
dari kesempatan mendapatkan beasiswa penuh. Kondisi ekonomi keluarga sebelumnya
sempat membuatnya ragu untuk melanjutkan pendidikan tinggi karena ia merasa
perlu bekerja dan membantu keluarga. Karena itu, kesempatan berkuliah di BINUS
University menjadi hal yang sangat berarti baginya.

Selain bersyukur atas kesempatan tersebut,
Sherine juga menyampaikan bahwa dukungan orang tua, dosen, teman-teman, dan
pasangan turut menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.
Kesempatan tersebut kemudian ia manfaatkan untuk terus berkembang. Sejak
semester dua, Sherine sudah sempat bekerja full-time sebagai graphic designer
sambil menjalankan freelance, menerima commission di bidang gambar dan desain,
serta mengikuti berbagai bazaar.

Selama dua tahun terakhir, ia juga membangun
Ruang Gambar, bisnis yang mengajak teman-temannya untuk mengajar anak-anak
menggambar sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan. Saat ini, Sherine lebih
banyak berperan di balik layar dalam mengembangkan bisnis tersebut karena juga
terlibat dalam project di Apple Academy.

Selain aktif mengembangkan pengalaman
profesional, Sherine juga berhasil menorehkan sejumlah prestasi. Salah satunya
adalah Juara 1 kompetisi desain packaging yang diselenggarakan oleh Teh Sosro.
Ia juga pernah memenangkan kompetisi desain logo untuk Komisi Kepemudaan KAJ.

Berbagai pengalaman selama kuliah turut
membentuk Sherine menjadi pribadi yang lebih adaptif. Ia yang sebelumnya
terbiasa melakukan berbagai hal sendiri belajar untuk berkomunikasi, bekerja
sama, dan memimpin melalui berbagai tugas kelompok dengan karakter orang yang
berbeda.

Kini, setelah resmi dilantik sebagai salah satu
lulusan Summa Cum Laude dari School of Design dalam Wisuda 75 BINUS University,
Sherine siap membawa pengalaman selama empat tahun tersebut ke tahap berikutnya
dan terus berkarya. 

Bagi mahasiswa yang masih menjalani
perkuliahan, Sherine berpesan untuk tidak melihat kesulitan sebagai sebuah
kemunduran. Ia mengibaratkannya seperti anak panah yang harus ditarik terlebih
dahulu sebelum dapat melesat lebih jauh.

“Jangan pernah menganggap titik terendah
sebagai sebuah kemunduran. Ibaratnya, anak panah tidak akan melesat ke depan
kalau hanya didorong, tetapi akan melesat lebih jauh ketika ditarik. Jadi,
jangan anggap semua kesulitan yang dialami sebagai proses kemunduran, tetapi
anggap itu sebagai tarikan yang ketika dilepaskan akan membuat kita melesat
lebih jauh,” ungkap Sherine.

Pesan tersebut menjadi refleksi dari perjalanan
Sherine selama berkuliah di Visual Communication Design – New Media. Dari
kesempatan mendapatkan beasiswa, berbagai pengalaman profesional, hingga meraih
predikat Summa Cum Laude, setiap proses menjadi bagian yang membentuk
langkahnya untuk terus berkembang dan memberikan dampak melalui karya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Institusi Makin Dominan, CEO FLOQ: Retail Tetap Motor Pasar Kripto

Bali, 25 Agustus 2026 – Pertumbuhan keterlibatan investor institusi diperkirakan bakal mengubah struktur pasar aset kripto pada siklus berikutnya. Namun, besarnya modal institusional tidak serta-merta menghilangkan peran investor retail yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama aktivitas dan adopsi aset digital.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai institusi dan retail justru akan memainkan dua fungsi yang berbeda tetapi saling melengkapi. Modal institusional berpotensi memperkuat fondasi dan kedalaman pasar, sementara investor retail memberikan kecepatan sekaligus memperluas partisipasi.

“Institusi akan memainkan peran yang semakin signifikan dalam siklus berikutnya. Mereka akan membantu membentuk price floor dan memberikan kedalaman pada pasar. Namun, jika kita ingin membawa kripto menjadi kelas aset yang jauh lebih besar, partisipasi retail tetap dibutuhkan. Institusi bisa membangun fondasinya, tetapi retail yang akan memberikan velocity pada pasar,” ujar Yudho.

Pandangan tersebut disampaikan Yudho dalam panel bertajuk “Is the Bull Market Dead, or Just Resting?” pada CoinFest Asia 2026 di Bali, 21 Agustus 2026. Panel tersebut membahas kondisi pasar serta bagaimana perubahan struktur industri dapat membentuk siklus aset digital berikutnya.

Dalam panel tersebut, Yudho berbagi panggung bersama CEO dan Co-Founder Nansen Alexander Svanevik, Co-Founder Yellow Alexis Sirkia, serta Founder Polyburg Andreas Tobing, dengan Felita Setiawan sebagai moderator. Perspektif Yudho dalam diskusi berfokus pada bagaimana perkembangan pasar global dapat diterjemahkan menjadi strategi yang lebih relevan bagi investor, mulai dari pemula hingga profesional.

Indonesia Tunjukkan Kekuatan Retail

Menurut Yudho, Indonesia menjadi salah satu contoh bagaimana besarnya basis investor retail dapat menciptakan dinamika pasar yang berbeda dibandingkan negara dengan industri keuangan digital yang lebih matang.

“Banyak orang mulai menyerah pada retail, bahkan bagi pelaku industri mungkin lebih mudah untuk hanya berfokus pada institusi. Namun kenyataannya, retail masih merupakan pasar yang sangat besar. Di pasar yang relatif muda seperti Indonesia, masuknya investor retail dalam jumlah besar dapat menjadi salah satu motor utama pertumbuhan berikutnya,” katanya.

Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperlihatkan besarnya basis tersebut. Hingga Juni 2026, jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital di Indonesia mencapai 22,69 juta, naik 1,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 22,40 juta akun.

Aktivitas transaksinya juga menguat. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp28,58 triliun sepanjang Juni 2026, meningkat 24,20 persen dibandingkan Mei 2026 sebesar Rp23,01 triliun.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa meski harga aset kripto mengalami berbagai fase naik dan turun, basis pengguna domestik masih terus bertumbuh.

Bagi Yudho, kondisi itu penting karena siklus pasar berikutnya kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang masuk, tetapi juga seberapa luas teknologi dan aset digital digunakan masyarakat.

Institusi Mulai Kembali Masuk

Di tingkat global, sinyal kembalinya modal institusi juga mulai terlihat.

Survei CoinShares terhadap investor yang mengelola sekitar US$1,16 triliun aset menunjukkan alokasi aset digital dalam portofolio meningkat menjadi 1,2 persen pada survei Juli 2026. Kenaikan tersebut merupakan yang pertama sejak aksi jual pada Oktober 2025 dan, menurut CoinShares, sepenuhnya didorong oleh peningkatan alokasi investor institusi.

Arus modal produk investasi aset digital juga kembali menguat. CoinShares mencatat produk investasi aset digital memperoleh sekitar US$2,2 miliar dalam sepekan hingga 20 Agustus 2026, menjadi arus masuk mingguan terbesar sepanjang tahun berjalan. Dari jumlah tersebut, sekitar US$1,6 miliar mengalir ke produk berbasis Bitcoin.

Kondisi ini menguatkan pandangan bahwa institusi semakin menjadi bagian permanen dari struktur pasar kripto, bukan sekadar peserta yang masuk saat harga meningkat.

Namun, Yudho mengingatkan bahwa institusionalisasi pasar bukan berarti siklus berikutnya akan sepenuhnya menjadi permainan investor besar.

“Saya melihat institusi akan semakin kuat dalam menentukan fondasi pasar, tetapi gelombang berikutnya tetap membutuhkan kelompok investor kelas menengah atas dan investor retail. Mereka yang nantinya memperluas partisipasi dan membawa pasar ke skala berikutnya,” ujarnya.

Siklus Berikutnya Bisa Berbeda

Yudho juga menilai perdebatan mengenai apakah pasar saat ini masih berada dalam fase bull market atau telah memasuki bear market bukan satu-satunya pertanyaan yang relevan.

Struktur pasar aset digital kini semakin kompleks. Bitcoin tidak lagi hanya dipengaruhi pola halving dan aktivitas perdagangan retail. Likuiditas global, ETF, derivatif, stablecoin, neraca perusahaan hingga aktivitas onchain kini ikut mempengaruhi pembentukan harga.

Karena itu, siklus berikutnya berpotensi memiliki karakter berbeda dengan siklus kripto sebelumnya. Yudho menekankan pentingnya melihat positioning, manajemen risiko, konsistensi investasi dan adopsi struktural ketimbang mencoba menebak secara tepat titik tertinggi maupun terendah pasar.

Perubahan juga terlihat dari cara investor retail memperoleh eksposur terhadap aset digital. Investor baru ke depan tidak harus selalu memulai perjalanan dari Bitcoin atau aset kripto spekulatif. Stablecoin, saham yang ditokenisasi hingga berbagai produk keuangan berbasis blockchain membuka pintu masuk baru menuju ekonomi onchain.

“Gelombang berikutnya tidak hanya soal membawa lebih banyak orang masuk ke kripto. Kita juga bisa melihat semakin banyak bagian dari sistem keuangan yang masuk ke onchain,” kata Yudho.

Pandangan tersebut sejalan dengan berkembangnya tokenisasi aset tradisional. Tokenized stocks dan ETF disebut sebagai bagian dari evolusi portofolio digital, sehingga diversifikasi ke depan tidak lagi hanya berarti memiliki Bitcoin, Ether dan sejumlah altcoin, tetapi dapat mencakup stablecoin, aset pasar modal yang ditokenisasi serta instrumen lindung nilai bagi investor yang lebih berpengalaman.

Yudho menilai perkembangan tersebut dapat memperbesar pasar potensial aset digital sekaligus menjembatani dunia keuangan tradisional dengan infrastruktur blockchain.

“Bagian paling menarik dari tokenisasi adalah ketika suatu hari investor tidak lagi harus memilih apakah dirinya investor TradFi atau investor kripto. Infrastruktur digital memungkinkan berbagai kelas aset berada dalam satu portofolio,” ujarnya.

Meski optimistis terhadap perkembangan tersebut, Yudho menekankan bahwa bertambahnya pilihan produk harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan kedewasaan investor.

Bagi investor baru, disiplin, pengelolaan risiko dan kemampuan bertahan melalui berbagai kondisi pasar dinilai lebih penting daripada mengejar momentum harga jangka pendek.

Pada akhirnya, kata CEO FLOQ, institusi mungkin akan memberikan fondasi yang semakin kuat bagi pasar aset digital. Namun, skala ekonomi kripto selanjutnya tetap sangat bergantung pada apakah produk tersebut mampu menjangkau jutaan investor baru dan menjadi bagian dari aktivitas keuangan mereka.

“Institusi akan membangun lantainya. Tetapi retail yang akan memberikan kecepatan pada pasar.”

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Pendidikan Anak Tenaga Kerja Operasional, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah Sambut HUT ke-38

Jakarta, 24 Agustus 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga tenaga kerja operasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pemberian bantuan peralatan sekolah bagi anak tenaga kerja operasional.

Program ini dilaksanakan melalui berbagai Maintenance Service Area (MSA) JMTM yang tersebar di sejumlah wilayah operasional. Bantuan diberikan sebagai bentuk apresiasi dan perhatian perusahaan kepada tenaga kerja operasional beserta keluarganya yang turut berperan dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional JMTM.

Bantuan peralatan sekolah disalurkan kepada anak tenaga kerja operasional dengan jumlah penerima yang tersebar di berbagai wilayah, yaitu:

MSA Dakotamo: 10 anak;

MSA Surabaya–Gempol: 50 anak;

MSA Palikanci: 11 anak;

MSA Semarang: 20 anak;

MSA Semarang–Batang: 20 anak;

MSA Belmera: 20 anak;

MSA Jagorawi: 24 anak;

MSA JORR: 22 anak; dan

MSA Jakarta–Tangerang: 9 anak.

Program ini menjangkau 186 anak tenaga kerja operasional dan ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah serta mendukung semangat belajar anak-anak.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari momentum HUT ke-38 JMTM sekaligus bentuk apresiasi perusahaan kepada tenaga kerja operasional.

“Momentum HUT ke-38 JMTM kami manfaatkan untuk berbagi manfaat kepada keluarga tenaga kerja operasional. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung kebutuhan sekolah anak-anak dan menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Suchandra.

Pelaksanaan program melalui berbagai MSA mencerminkan komitmen JMTM untuk memperluas manfaat TJSL sekaligus mempererat hubungan dengan tenaga kerja dan keluarganya di berbagai wilayah operasional.

Melalui program ini, JMTM terus memperkuat komitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi para pemangku kepentingan sebagai bagian dari perjalanan 38 tahun JMTM.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Pendidikan dan Semangat Belajar Anak, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sambut HUT ke-38 di Tiga Sekolah Dasar Negeri Wanakerta

Karawang, 24 Agustus 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui pemberian bantuan pendidikan dan santunan bagi anak yatim di SDN I Wanakerta, SDN II Wanakerta, dan SDN III Wanakerta, Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, pada Senin (24/8).

Kegiatan dilaksanakan secara langsung di masing-masing sekolah sebagai bentuk kepedulian JMTM terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan TJSL dalam menyambut HUT ke-38 JMTM, dengan semangat berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, JMTM memberikan bantuan sarana olahraga dan alat sekolah bagi anak yatim di SDN I Wanakerta dan SDN II Wanakerta, serta santunan berupa alat sekolah bagi anak yatim di SDN III Wanakerta. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus menunjang aktivitas siswa di lingkungan sekolah.

Kegiatan dihadiri oleh Mutia Armelia selaku General Manager Human Capital & Risk Management JMTM bersama tim Corporate Communication JMTM. Turut hadir perwakilan Kepala Desa Wanakerta, Bapak Imam, serta jajaran sekolah dan para penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Mutia Armelia menyampaikan bahwa momentum HUT ke-38 JMTM menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk berbagi manfaat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Di momentum HUT ke-38 JMTM ini, kami ingin berbagi dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya melalui dukungan terhadap pendidikan anak-anak. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung kegiatan belajar dan aktivitas di sekolah, sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Mutia.

Bantuan sarana olahraga yang diberikan diharapkan dapat mendukung aktivitas fisik dan kegiatan olahraga siswa di sekolah. Sementara itu, bantuan alat sekolah bagi anak yatim diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penunjang pendidikan serta memberikan motivasi kepada para penerima manfaat untuk terus bersemangat dalam belajar.

Perwakilan Kepala Desa Wanakerta, Bapak Imam, turut mengapresiasi kepedulian JMTM melalui program TJSL yang dilaksanakan di lingkungan pendidikan Desa Wanakerta. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan sekolah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen JMTM untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui momentum HUT ke-38, JMTM tidak hanya merayakan perjalanan perusahaan, tetapi juga menjadikannya sebagai kesempatan untuk terus berbagi, peduli, dan tumbuh bersama masyarakat.

JMTM berkomitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan TJSL melalui berbagai program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Jakarta, Agustus 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) menunjukkan komitmen kemanusiaan untuk Indonesia melalui dukungan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (22/8) dengan menyediakan fasilitas terminal dan layanan operasional di Terminal Domestik Branch Jakarta IPCC.

Sebanyak 33.947 item bantuan logistik diberangkatkan oleh PMI melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Pelabuhan Labuan Bajo, NTT. Bantuan tersebut dikirim untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, khususnya selama berada di pengungsian dan masa tanggap darurat. Turut hadir dalam acara tersebut H. M. Jusuf Kalla selaku Ketua Umum PMI dan Bagus Dwipoyono selaku Direktur Operasi dan Teknik merangkap Plt. Direktur Utama IPCC serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, IPCC memberikan dukungan fasilitas di area dermaga serta layanan operasional dalam proses pemuatan (loading) bantuan kemanusiaan ke kapal. Seluruh proses dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran operasional sesuai prosedur yang berlaku di terminal IPCC. H. M. Jusuf Kalla meninjau langsung proses pemuatan bantuan logistik PMI ke kapal di Pelabuhan Tanjung Priok sebelum diberangkatkan menuju Labuan Bajo.

Bantuan yang diberangkatkan PMI mencakup berbagai kebutuhan masyarakat terdampak yang terdiri dari kebutuhan sandang, kebutuhan perlengkapan ibadah, hunian darurat, penerangan dan kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan untuk kelompok rentan.

Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan secara bertahap untuk mendukung masyarakat terdampak gempa pada tujuh kabupaten di Flores, yakni Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Ngada, berdasarkan hasil asesmen serta kebutuhan dan prioritas masyarakat di masing-masing wilayah.

Kapal yang diberangkatkan dari dermaga Terminal Domestik IPCC juga membawa berbagai bantuan logistik dari sejumlah lembaga lain yang turut mendukung respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores. Kolaborasi tersebut mencerminkan sinergi antara lembaga kemanusiaan, pelaku industri kepelabuhanan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Jusuf Kalla menyampaikan bahwa kecepatan dan ketepatan distribusi bantuan menjadi hal penting dalam penanganan bencana, sekaligus mengapresiasi masyarakat, mitra, dan berbagai lembaga yang telah bersama-sama mendukung bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, mitra, dan berbagai lembaga yang telah bersama-sama mendukung bantuan kemanusiaan ini. Penanganan bencana tidak dapat dilakukan sendiri. Kolaborasi sangat diperlukan agar bantuan dapat terkumpul, dikirimkan, dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” terang Jusuf Kalla.

Bagus Dwipoyono menyampaikan bahwa dukungan IPCC dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membuka ruang kolaborasi dan memanfaatkan kapabilitas serta fasilitas kepelabuhanan yang dimiliki guna mendukung misi kemanusiaan.

“IPCC menyambut baik kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini melalui fasilitas dermaga dan dukungan layanan operasional yang kami miliki, IPCC berupaya memastikan proses pemuatan bantuan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sehingga bantuan dapat segera diberangkatkan menuju masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bagus.

Sebagai bagian dari Pelindo Group dan pengelola terminal kendaraan, IPCC senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pemanfaatan fasilitas dan kapabilitas perusahaan untuk mendukung kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES