PT Arafura Surya Alam Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PT
Arafura Surya Alam (ASA) menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta
untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa
Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/08). Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen
perusahaan dalam mendukung upaya penanganan bencana dan pemulihan masyarakat
yang terdampak di berbagai wilayah Indonesia.

Bantuan
tersebut disalurkan melalui Tim Tanggap Bencana PAMA Group yang telah membentuk
posko kemanusiaan di Kabupaten Manggarai, NTT. Tim ini bertugas melakukan
asesmen kondisi lapangan sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai
dengan kebutuhan mendesak masyarakat.

Direktur
Operasional PT ASA, Robian Magabe, mengatakan bahwa jenis bantuan yang
disalurkan akan disesuaikan dengan hasil identifikasi kebutuhan di lokasi
bencana sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi para korban.

“Melalui
Tim Tanggap Bencana PAMA Group, kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan
tepat sasaran dan menjawab kebutuhan paling mendesak di lapangan. Fleksibilitas
dalam penyaluran bantuan menjadi penting agar dukungan yang diberikan
benar-benar bermanfaat bagi masyarakat terdampak,” ujar Robian.

Ia
menambahkan bahwa partisipasi PT ASA dalam penanganan bencana merupakan wujud
tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus bentuk kepedulian terhadap
masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

“PT
ASA sebagai bagian dari PAMA dan United Tractors berkomitmen untuk mendukung
berbagai upaya kemanusiaan, termasuk bekerja sama dengan Kementerian Energi dan
Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam membantu korban bencana di berbagai daerah.
Kami percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat
menjadi kunci dalam mempercepat proses penanganan bencana dan pemulihan
pascabencana,” katanya.

Selain
menyalurkan bantuan dana dan logistik, PAMA Group juga menerjunkan Tim Tanggap
Bencana yang memiliki pengalaman dalam kegiatan penanganan keadaan darurat,
termasuk evakuasi, distribusi bantuan, serta dukungan kemanusiaan di wilayah
terdampak bencana.

Robian
berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang
terdampak gempa serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempercepat
proses pemulihan kondisi sosial dan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

“Kami
menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang
terdampak gempa bumi. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan
masyarakat selama masa tanggap darurat dan memberikan semangat bagi para korban
untuk bangkit kembali,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelaku Industri Soroti Masa Depan Kripto: Tokenisasi, Edukasi, dan Regulasi Jadi Kunci

Bali, 22 Agustus 2026 – Industri aset digital mulai bergerak melampaui narasi spekulasi dan kenaikan harga semata. Munculnya produk seperti tokenized stocks, meningkatnya keterlibatan institusi, hingga kebutuhan akan edukasi dan pengelolaan risiko menjadi sejumlah indikator bahwa industri kripto memasuki fase yang semakin matang.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai perubahan tersebut juga terlihat dari perkembangan industri dibandingkan masa-masa awal ketika aset kripto masih kerap dipandang dengan skeptis oleh masyarakat. Kini, semakin jelasnya kerangka regulasi dan perlindungan konsumen membuat proses adopsi aset digital menjadi lebih terbuka.

“Dulu, aset kripto mungkin dianggap seperti scam. Saat ini, regulasinya sudah jauh lebih jelas dan perlindungan konsumen juga semakin diperkuat. Memang dulu lebih sulit, tetapi sekarang sudah jauh lebih mudah,” ujar Calvin dalam Tokocrypto Beach Horizon Topic Showcase, bagian dari perhelatan Coinfest 2026, di Bali pada Jumat (21/8).

Diskusi bertajuk “Navigating the Future: Macroeconomics, Regulation, and the Path to Mainstream Crypto in Indonesia” tersebut turut menghadirkan Founder Malaka Project Ferry Irwandi dan Founder ASTRONACCI Gema Goeyardi dengan dimoderatori oleh Ketua Bidang Perdagangan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Yudhono Rawis.

Uli Agustina, Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), turut hadir dan tampak mengikuti rangkaian acara.

Menurut Calvin, salah satu perubahan yang kini mulai terlihat adalah semakin luasnya penggunaan teknologi aset digital untuk membuka akses terhadap instrumen keuangan. Tokenized stocks, misalnya, memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap saham global melalui aset digital dengan nominal yang lebih fleksibel.

“Banyak orang ingin berinvestasi di saham Amerika, tetapi sebelumnya harus membuka brokerage account di luar negeri dan melalui banyak layer. Dengan tokenized stocks, aksesnya menjadi lebih mudah,” kata Calvin.

Ia mengatakan, perkembangan produk seperti tokenized stocks mencerminkan potensi aset digital untuk menjembatani ekosistem keuangan tradisional dan teknologi Web3. Ke depan,

menurutnya, akses yang semakin mudah perlu tetap berjalan beriringan dengan pemahaman pengguna terhadap instrumen yang digunakan.

Membutuhkan Edukasi dan Investasi Jangka Panjang

Calvin menilai pertumbuhan industri aset digital tidak hanya ditentukan oleh munculnya inovasi dan produk baru. Edukasi tetap menjadi faktor penting agar kemudahan akses tidak justru mendorong keputusan investasi yang hanya didasarkan pada euforia pasar.

“Edukasi itu sangat penting. Tanpa edukasi, akhirnya orang hanya FOMO dan berinvestasi secara asal. Kami sangat mengedepankan edukasi sebelum mereka benar-benar berinvestasi, supaya mereka tahu apa yang mereka investasikan, bukan hanya mengejar cuan-nya,” ujar Calvin.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Gema Goeyardi, yang menilai kematangan industri juga perlu diikuti oleh perubahan perilaku investor. Menurutnya, pertumbuhan pasar aset digital tidak seharusnya terus dikaitkan dengan budaya mencari keuntungan secara instan.

“Budaya get-rich-quick itu harus di-cancel,” kata Gema.

Ia menilai semakin beragamnya instrumen di industri aset digital, termasuk perdagangan futures, perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap profil risiko dan pengelolaan portofolio. Menurut Gema, investor perlu menghindari keputusan yang semata-mata didorong oleh keinginan memperoleh keuntungan dalam waktu singkat.

Sementara itu, Ferry Irwandi melihat perkembangan aset digital sebagai bagian dari transformasi teknologi yang lebih besar. Menurutnya, industri kripto telah menunjukkan ketahanan melalui berbagai siklus dan kini perlu dilihat tidak hanya dari pergerakan harga asetnya.

“Cryptocurrency selalu disebut sebagai masa depan. Artinya, kita memang seharusnya melihat ke masa depan,” ujar Ferry.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan pemahaman yang lebih baik kepada generasi yang tumbuh bersama teknologi digital. Menurut Ferry, industri yang berkembang pesat tetap membutuhkan edukasi agar partisipasi masyarakat dapat berlangsung secara lebih sehat dan berkelanjutan.

Menuju Ekosistem Aset Digital 24/7

Pembahasan kemudian berlanjut pada sesi kedua bertajuk “The Mechanics of Market Dynamics: Tokenizing Real-World Assets, Base Infrastructure, and Algorithmic Liquidity”. Sesi ini menghadirkan Rohit Mulani, President Southeast Asia Alpaca; Nicholas Soong, BD Director

Exchanges Circle; dan Dharmawan Tjokro, Head of Marketing Xenorize, dengan Bonifacio, Head of TKO Token, sebagai moderator.

Rohit melihat tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets/RWA) berpotensi mendorong pasar keuangan menuju sistem yang beroperasi lebih fleksibel dan 24/7. Menurutnya, semakin banyaknya modal yang dapat dipindahkan secara on-chain akan membuat penggunaan modal menjadi lebih efisien.

“Kita bergerak menuju pasar 24/7, 365 hari. Jam bursa dan jam perbankan akan semakin tidak relevan, sementara modal dapat berpindah lebih mudah antara aset likuid dan aset produktif,” ujar Rohit.

Sementara itu, Nicholas Soong menyoroti potensi tokenized money market funds dalam meningkatkan efisiensi penggunaan modal. Menurutnya, aset yang digunakan sebagai collateral tidak lagi harus sekadar “diam” selama proses perdagangan, tetapi tetap dapat menghasilkan imbal hasil.

“Ini membuat penggunaan modal jauh lebih efisien. Collateral dapat digunakan untuk trading sekaligus tetap menghasilkan yield karena aset dasarnya merupakan money market fund,” kata Nicholas.

Dari sisi pelaku pasar, Dharmawan menyebutkan, perkembangan tersebut juga akan meningkatkan akses investor ritel terhadap pasar modal sekaligus mendorong penggunaan teknologi seperti algorithmic trading. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan investor memahami risiko dan mekanisme aset yang diperdagangkan.

Di sisi lain, para panelis menilai regulasi dan fragmentasi likuiditas masih menjadi tantangan utama dalam memperluas adopsi tokenized assets. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pelaku industri aset digital, institusi keuangan tradisional, bursa, dan regulator agar inovasi dapat berkembang secara terukur sekaligus tetap memberikan perlindungan bagi pengguna.

Ketersediaan dan Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Aset tokenisasi ini mengacu pada saham referensi yang dirancang untuk mengikuti pergerakan harga saham acuan tersebut. Produk ini tidak memberikan hak sebagai pemegang saham, seperti hak suara maupun dividen, serta tidak dapat ditukarkan menjadi saham acuan, kecuali dinyatakan secara eksplisit dalam ketentuan produk. Tokenized stocks memang dapat diperdagangkan di luar jam operasional pasar saham, tetapi harga dan likuiditasnya dapat bervariasi, terutama ketika pasar saham acuan sedang tutup.

Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian. Pengguna diimbau untuk memahami seluruh risiko serta syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum melakukan transaksi.

Informasi yang disampaikan hanya bertujuan untuk memberikan edukasi dan bukan merupakan nasihat maupun rekomendasi investasi. Setiap keputusan untuk membeli, menjual, menyimpan, atau melakukan transaksi aset digital sepenuhnya menjadi pertimbangan dan tanggung jawab masing-masing pengguna. Tokocrypto tidak mewajibkan, mengarahkan, merekomendasikan, maupun memengaruhi pengguna untuk melakukan transaksi aset digital tertentu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pastikan Infrastruktur Jalan Tol Tetap Andal, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Jalan Tol Jakarta–Cikampek

PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melalui Maintenance Service Area (MSA) Jakarta–Cikampek melaksanakan sejumlah pekerjaan preservasi di Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya JMTM dalam menjaga kondisi infrastruktur jalan tol agar tetap aman, nyaman, dan andal bagi pengguna jalan.

Pekerjaan preservasi yang dilaksanakan meliputi rekonstruksi perkerasan fleksibel, rekonstruksi perkerasan rigid, serta Scrapping Filling pada sejumlah titik di Jalur A dan Jalur B, termasuk pada area Akses Masuk Kalihurip 2.

Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lalu lintas dan penerapan manajemen keselamatan di area kerja. Adapun rincian jadwal pekerjaan preservasi sebagai berikut:

Jadwal Pekerjaan Preservasi

– Rekonstruksi Fleksibel

KM 33+300–33+550, Jalur A L2

22 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB – 27 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB

Panjang penanganan: 250 meter

– Rekonstruksi Rigid

KM 35+700–35+500, Jalur B L1

23 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB – 28 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB

Panjang penanganan: 200 meter

– Rekonstruksi Rigid

KM 23+380–23+150, Jalur B L1

23 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB – 28 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB

Panjang penanganan: 230 meter

– Scrapping Filling – Jalur A

Dilaksanakan pada beberapa titik mulai dari KM 06+920 hingga KM 23+950, pada 24–31 Agustus 2026, pukul 22.00–05.00 WIB.

– Scrapping Filling – Jalur B

Dilaksanakan pada beberapa titik mulai dari KM 57+061 hingga KM 30+215, pada 24–30 Agustus 2026, pukul 22.00–05.00 WIB.

– Scrapping Filling – Akses Masuk Kalihurip 2

Dilaksanakan pada beberapa lajur secara bertahap pada 24–31 Agustus 2026, pukul 22.00–05.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance menyampaikan bahwa pekerjaan preservasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol, sekaligus memastikan terpenuhinya standar pelayanan bagi pengguna jalan.

“JMTM berkomitmen memastikan pekerjaan preservasi dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk menjaga keandalan jalan tol. Dalam pelaksanaannya, aspek kualitas pekerjaan dan keselamatan, baik bagi pekerja maupun pengguna jalan, menjadi perhatian utama,” ujar Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance.

Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas, serta menjaga jarak aman saat melintasi area pekerjaan. Pengguna jalan juga diharapkan mengantisipasi perjalanan dengan memperhatikan informasi pekerjaan dan potensi perubahan kondisi lalu lintas.

Melalui pelaksanaan preservasi yang rutin, terencana, dan berkelanjutan, JMTM terus mendukung terwujudnya infrastruktur jalan tol yang aman, nyaman, dan andal, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jalan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Beton di Jalan Tol JORR Non S dan Jalan Tol Pondok Aren–Ulujami

Jakarta, 23 Agustus 2026 — PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melalui Maintenance Service Area (MSA) JORR melaksanakan pekerjaan preservasi berupa rekonstruksi beton 24 jam di sejumlah titik Jalan Tol JORR Non S. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya JMTM dalam menjaga kualitas dan keandalan jalan tol serta mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pekerjaan rekonstruksi beton dilaksanakan pada beberapa lokasi, yaitu Off Ramp Cakung Barat, Off Ramp Bambu Apus 1, On Ramp Cikunir 1, On dan Off Ramp Veteran, serta Off Ramp Bintaro Viaduct pada ruas Tol Ulujami–Pondok Aren.

Adapun pekerjaan dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:

– Off Ramp Cakung Barat – JORR Non S

Jalur A/L1, panjang penanganan 160 meter.

– Off Ramp Bambu Apus 1 – JORR Non S

Jalur A/L1, panjang penanganan 30 meter.

– On Ramp Cikunir 1 – JORR Non S

Jalur A/L1, panjang penanganan 45 meter.

– On dan Off Ramp Veteran – JORR Non S

Jalur A/L1, panjang penanganan 75 meter.

– Off Ramp Bintaro Viaduct – Tol Ulujami–Pondok Aren

Jalur B/L1, panjang penanganan 25 meter.

Seluruh pekerjaan tersebut direncanakan berlangsung mulai 24 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB hingga 28 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance menyampaikan bahwa pekerjaan rekonstruksi merupakan bagian dari pemeliharaan rutin dan preservasi untuk memastikan kondisi jalan tetap memenuhi standar pelayanan.

“JMTM terus berkomitmen menjaga keandalan infrastruktur jalan tol melalui pekerjaan preservasi yang dilakukan secara terencana. Rekonstruksi beton pada sejumlah titik ini diharapkan dapat mempertahankan kualitas perkerasan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujar Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance.

Dalam pelaksanaannya, JMTM menerapkan manajemen lalu lintas dan keselamatan kerja di sekitar lokasi pekerjaan. Pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan, mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas, dan menjaga jarak aman saat melintasi area pekerjaan.

JMTM terus melakukan pemeliharaan dan preservasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung terwujudnya jalan tol yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna jalan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Belajar untuk Berdampak, Joshua Raymond Hartono Buktikan Pentingnya Terus Mengembangkan Diri

Jakarta – Bagi sebagian mahasiswa, kelulusan menjadi
akhir dari perjalanan akademik. Namun bagi Joshua Raymond Hartono, momen
WISUDA-75 BINUS University justru menjadi awal dari fase baru untuk terus
belajar dan memberikan kontribusi. Lulusan Information Systems BINUS @Alam Sutera,
ini resmi menjadi bagian dari 4.758 wisudawan dan wisudawati yang dilantik pada
8–9 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan,
Jakarta.

Selama berkuliah di BINUS, Joshua tidak hanya
belajar melalui perkuliahan, tetapi juga mengembangkan diri melalui organisasi,
kompetisi, pengalaman sebagai asisten laboratorium, dan berbagai program
magang. Dari sinilah cara berpikir, bekerja, serta menghadapi tantangan, mulai
terbentuk.

Bagi Joshua, berbagai kegiatan yang dijalani
selama kuliah bukan sekadar cara untuk menambah pengalaman atau memperkuat CV.
Ia melihat setiap kesempatan sebagai ruang untuk belajar sekaligus memberikan
kontribusi.

Sebagai asisten laboratorium, Joshua dapat
berbagi ilmu dengan mahasiswa lain. Sementara melalui kompetisi business
case
dan pengalaman magang, ia belajar menghasilkan solusi yang dapat
memberikan nilai bagi tim maupun perusahaan.

Menurutnya, seseorang tidak bisa selamanya
hanya menjadi penerima. Ada saatnya untuk berani mengambil peran dan memberikan
sesuatu kepada orang lain. Justru melalui proses tersebut, ia merasa
mendapatkan pembelajaran yang lebih besar dan bermakna untuk berkembang sebagai
pribadi.

Dalam perjalanan tersebut, dukungan keluarga,
terutama sang mama, menjadi salah satu kekuatan terbesar Joshua. Ia juga
bersyukur atas dukungan dosen, teman-teman, serta rekan organisasi dan
kompetisi yang turut membentuk perjalanan akademiknya.

Salah satu pengalaman yang paling membekas bagi
Joshua bukan berasal dari satu momen tertentu, melainkan ketika berbagai
tanggung jawab datang secara bersamaan. Ia pernah menghadapi situasi ketika deadline
ujian, tanggung jawab mengoreksi nilai sebagai asisten laboratorium, dan
deadline
kompetisi harus diselesaikan dalam waktu yang berdekatan.

Situasi tersebut menguji kemampuannya dalam
menentukan prioritas, mengelola waktu, dan menjaga kualitas di setiap tanggung
jawab. Beruntung, Joshua dikelilingi teman-teman yang suportif sehingga mereka
dapat saling membantu dan mencari solusi bersama hingga seluruh tugas dapat
terselesaikan.

Dari pengalaman tersebut, ia menyadari bahwa
saat menghadapi tantangan yang terasa paling berat justru dapat menjadi
pelajaran yang paling berharga di kemudian hari.

Komitmen Joshua 
untuk terus berkembang juga membawanya meraih sejumlah pencapaian
seperti penghargaan Best Performing Laboratory Assistant 2025 dan terpilih
sebagai School of Information Systems Outstanding Student.

Ia juga meraih sejumlah prestasi melalui
berbagai business case competition tingkat nasional. Bagi Joshua,
penghargaan tersebut bukan sekadar hasil akhir, tetapi menjadi bukti bahwa
konsistensi untuk terus belajar, mencoba hal baru, dan keluar dari zona nyaman
membuatnya semakin percaya diri menghadapi tantangan berikutnya.

Kini, setelah resmi menjadi bagian dari 4.758
lulusan WISUDA-75 BINUS University, Joshua siap memasuki fase baru dan membawa
berbagai pengalaman yang telah diperolehnya sebagai bekal untuk terus bertumbuh
di dunia profesional.

Joshua berpesan kepada mahasiswa untuk
memanfaatkan setiap kesempatan belajar selama kuliah. Menurutnya, materi yang
diberikan di kelas perlu benar-benar dipahami karena dapat menjadi pondasi
untuk menghadapi dunia kerja. Namun, pembelajaran juga perlu dilengkapi dengan
pengalaman di luar kelas melalui organisasi, kompetisi, proyek, maupun magang.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk menemukan
bidang yang disukai, kemudian terus mendalaminya hingga menjadi keahlian yang
dapat menjadi unique selling point di dunia kerja.

“Jangan takut gagal. Kita harus ingat bahwa
orang berhasil adalah orang gagal yang tidak pernah berhenti mencoba. Pada
akhirnya, kita sedang membangun masa depan dengan terus membangun diri kita
sendiri, satu langkah kecil setiap harinya,” pesan Joshua.

Perjalanan Joshua Raymond Hartono menunjukkan
bahwa proses perkuliahan dapat menjadi ruang untuk tidak hanya membangun
kemampuan, tetapi juga belajar mengambil peran dan memberikan dampak. Dengan
pengalaman sebagai asisten laboratorium, peserta kompetisi, dan mahasiswa yang
aktif mengembangkan diri, Joshua kini siap melangkah ke fase berikutnya dengan
terus belajar, berkontribusi, dan bertumbuh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Barantum Buktikan Broadcast Tak Lagi Terbatas di WhatsApp

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Broadcast selama ini identik dengan WhatsApp. Channel ini banyak digunakan bisnis untuk menyampaikan promo, informasi produk, hingga melakukan follow-up kepada pelanggan.

Namun, komunikasi pelanggan kini semakin beragam. Selain WhatsApp, pelanggan juga dapat berinteraksi melalui media sosial, email, website, hingga marketplace. Kondisi ini membuat bisnis perlu memikirkan cara menjangkau pelanggan tanpa hanya bergantung pada satu channel.

Apa yang Terjadi Jika Broadcast Hanya Mengandalkan Satu Channel?

WhatsApp memang menjadi salah satu channel yang populer untuk kebutuhan broadcast. Bisnis bahkan dapat menggunakan tools broadcast WhatsApp untuk membantu mengirim pesan kepada banyak pelanggan secara lebih praktis.

Masalahnya muncul ketika bisnis ingin menjangkau pelanggan di channel lain. Tim biasanya perlu menggunakan tools atau metode berbeda untuk menyiapkan dan mengirim campaign.

Satu campaign akhirnya harus dikelola di beberapa tempat. Tim perlu menyiapkan pesan, menentukan penerima, dan memantau respons dari masing-masing platform.

Cara seperti ini masih dapat dilakukan dalam skala kecil. Namun, ketika jumlah pelanggan dan channel terus bertambah, pengelolaannya menjadi semakin kompleks. Waktu tim juga lebih banyak tersita untuk pekerjaan teknis daripada mengembangkan strategi komunikasi.

Karena itu, kebutuhan broadcast tidak lagi sekadar tentang mengirim banyak pesan. Bisnis membutuhkan cara yang lebih praktis untuk menjalankan campaign melalui channel yang relevan.

Bagaimana Broadcast All Channel Membuka Lebih Banyak Pilihan?

Dengan sistem broadcast yang mendukung berbagai channel, seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, email, hingga marketplace, bisnis memiliki lebih banyak pilihan untuk menjangkau pelanggan. Channel yang digunakan juga dapat disesuaikan dengan kebiasaan pelanggan dan tujuan campaign.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh bisnis dari fitur broadcast all channel antara lain:

● Jangkauan lebih luas, karena bisnis dapat menjangkau pelanggan melalui channel yang mereka gunakan.

● Campaign lebih fleksibel, karena setiap channel dapat digunakan sesuai tujuan dan karakteristik audiens.

● Pengelolaan lebih terpusat, sehingga tim tidak perlu mengandalkan terlalu banyak platform untuk menjalankan komunikasi.

● Pesan lebih relevan, karena campaign dapat disesuaikan dengan channel dan segmentasi pelanggan.

● Pengelolaan campaign lebih terstruktur, mulai dari menyiapkan kontak hingga memantau hasil pengiriman.

Sayangnya, saat ini sedikit sekali penyedia CRM bahkan sangat jarang yang menawarkan fitur broadcast untuk all channel. Sebagian besar tools masih berfokus pada satu channel, terutama WhatsApp. Kondisi ini membuat bisnis harus menggunakan sistem berbeda ketika ingin memperluas campaign ke channel lainnya.

Di sinilah pendekatan broadcast all channel menjadi semakin relevan. Bisnis tidak hanya memiliki lebih banyak pilihan channel, tetapi juga dapat mengelola strategi komunikasi dengan lebih terarah sesuai kebutuhan pelanggan..

Barantum Hadirkan Broadcast ke Lebih Banyak Channel

Barantum adalah solusi aplikasi CRM, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan Call Center berbasis cloud asal Indonesia yang membantu bisnis mengelola penjualan, komunikasi pelanggan, dan layanan pelanggan dalam satu platform.

Barantum telah dipercaya oleh lebih dari 5.000 bisnis di Indonesia dari berbagai industri, mulai dari ritel, pendidikan, logistik, keuangan, kesehatan, hingga jasa profesional.

Untuk kebutuhan broadcast, Barantum kini tidak hanya hadir untuk WhatsApp. Dalam beberapa waktu kedepan, fitur broadcast Barantum akan mendukung berbagai channel lainnya. Dengan begitu, Anda dapat menjalankan campaign melalui channel yang sesuai tanpa harus menggunakan sistem berbeda untuk setiap platform.

Berikut fitur dan channel broadcast yang didukung oleh Barantum:

● Mendukung broadcast untuk channel WhatsApp, Facebook, Instagram, Line, TikTok, Telegram, dan Marketplace (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop)

● Tanpa batasan penerima, dan bisa import kontak melalui excel/CSV.

● Template interaktif seperti button CTA atau lainnya

● Laporan broadcast lengkap mulai dari terkirim, diterima, dibaca, hingga direspons

Dengan kemampuan tersebut, broadcast dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan komunikasi. Mulai dari menyampaikan promo, memperkenalkan produk, memberikan informasi layanan, hingga melakukan follow-up kepada pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berawal dari Jadi Ojol, Rayyan Kenal Kripto hingga Tembus Coinfest Asia 2026

Bali, 24 Agustus 2026 — Siang-siang Rayyan biasanya dihabiskan di atas sepeda motor. Pemuda berusia 23 tahun yang lahir di Bali itu berpindah dari satu titik ke titik lain, mengikuti pesanan yang muncul di layar ponselnya sebagai pengemudi ojek daring. 

Namun, satu perjalanan membawanya lebih jauh dari sekadar alamat tujuan. 

Semua bermula ketika salah seorang karyawan FLOQ menggunakan jasa Rayyan. Seperti banyak percakapan singkat antara pengemudi dan penumpang, obrolan awalnya berlangsung sederhana. Hingga pembicaraan mengarah pada pekerjaan, investasi, dan aset kripto. 

Dari percakapan itu, karyawan FLOQ mengetahui bahwa Rayyan ternyata sedang memulai perjalanan investasinya. Kripto bukan sesuatu yang sepenuhnya asing baginya. Ia sudah lebih dulu mengenalnya melalui berbagai konten edukasi di internet, salah satunya dari Akademi Crypto, platform pembelajaran yang membahas aset kripto dan ekosistemnya. 

Rasa ingin tahu itu kemudian mendorong Rayyan membuka akun di FLOQ. 

Ia tidak langsung menjadi trader yang setiap hari memandangi pergerakan grafik harga. Justru sebaliknya. Rayyan mengaku masih belum berani melakukan trading aktif. 

Ia memilih berjalan perlahan. 

Alih-alih mengejar pergerakan harga jangka pendek, Rayyan menggunakan pendekatan dollar cost averaging (DCA), yakni membeli aset kripto tertentu secara bertahap dalam periode tertentu. Di sela aktivitasnya sebagai pengemudi ojol, ia juga terus mengikuti konten edukasi untuk memahami dunia yang baru dimasukinya itu. 

Bagi Rayyan, langkah pertamanya di kripto bukan dimulai dari keberanian mengambil risiko besar, melainkan dari belajar. 

Undangan yang Membuka Pintu Lebih Lebar 

Pertemuan sederhana antara pengemudi dan penumpang tersebut kemudian berkembang menjadi pengalaman yang tidak diduga Rayyan. 

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat belajarnya, FLOQ mengundang Rayyan menghadiri Coinfest Asia 2026. Festival kripto tersebut berlangsung pada 20-21 Agustus 2026 di Melasti Beach, Bali, dan mempertemukan pelaku industri, komunitas, pengembang, hingga trader dari berbagai negara. 

Bagi seseorang yang sebelumnya mengenal kripto terutama melalui layar ponsel, kesempatan itu menawarkan pengalaman berbeda. 

Di Coinfest Asia, Rayyan dapat melihat bahwa dunia kripto bukan hanya tentang harga Bitcoin yang naik dan turun. Di baliknya terdapat komunitas, perusahaan teknologi, pengembang blockchain, pelaku industrikeuangan, regulator, hingga orang-orang yang sedang membangun berbagai layanan berbasis aset digital. 

Perjalanan itu seakan mempertemukan dua dunia. 

Di satu sisi adalah keseharian Rayyan di jalanan Bali, menerima pesanan demi pesanan melalui aplikasi. Di sisi lain adalah sebuah industri digital yang berkembang cepat dan semakin banyak diakses masyarakat melaluiperangkat yang sama: ponsel di genggaman. 

Cerita Rayyan menjadi potret kecil dari perubahan yang sedang berlangsung di Indonesia. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital telah mencapai 22,69 juta pada Juni 2026. Pada bulan yang sama, nilai transaksi aset kripto tercatat Rp28,58 triliun, meningkat 24,20 persen dibanding bulan sebelumnya. 

Angka tersebut menunjukkan bahwa aset kripto semakin dekat dengan masyarakat. Namun, semakin mudahnya akses juga membawa pekerjaan rumah lain: literasi. 

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 yang dilakukan OJK bersama Badan Pusat Statistik mencatat indeks inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 80,51 persen. Sementara indeks literasi keuanganberada pada 66,46 persen. 

Jarak antara akses dan pemahaman itu menjadi penting. Memiliki aplikasi keuangan di ponsel belum tentu berarti seseorang telah memahami produk yang digunakan, termasuk risiko di dalamnya. 

Di sinilah perjalanan Rayyan menjadi relevan. 

Ia tidak memulai dengan transaksi besar atau keputusan yang rumit. Ia memulai dengan menonton, membaca, bertanya, kemudian mencoba memahami sebelum mengambil langkah berikutnya. 

Kripto Tidak Mengenal Profesi 

CEO dan Founder FLOQ Yudhono Rawis, melihat cerita semacam Rayyan sebagai gambaran bagaimana teknologi finansial dapat menjangkau masyarakat dengan latar belakang yang semakin beragam. 

“Bagi kami, cerita Rayyan menunjukkan bahwa akses terhadap aset digital tidak seharusnya dibatasi oleh profesi atau latar belakang. Yang paling penting adalah bagaimana seseorang memulainya dengan pengetahuan, memahami risikonya, lalu mengambil keputusan sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujar Yudho. 

Menurut Yudho, perkembangan industri aset digital juga perlu dibarengi dengan semakin luasnya akses terhadap pendidikan finansial. 

“Teknologi bisa membuka akses, tetapi edukasi yang membuat akses tersebut menjadi lebih bermakna. Kami ingin semakin banyak orang merasa bahwa mereka boleh belajar, boleh bertanya, dan tidak perlu menjadi ahli keuangan terlebih dahulu untuk mulai memahami aset digital,” katanya. 

Pandangan tersebut sejalan dengan misi FLOQ yang menyebut ingin membuat perjalanan menuju investasi aset digital menjadi lebih sederhana dan inklusif. Perusahaan itu sendiri telah mencatat sekitar 1,8 juta pengguna setelah satu tahun beroperasi. 

Di tengah pertumbuhan tersebut, cerita Rayyan menunjukkan wajah lain dari adopsi kripto Indonesia. 

Bukan tentang layar perdagangan dengan deretan angka. Bukan pula tentang siapa yang memiliki modal paling besar. 

Melainkan tentang bagaimana pengetahuan yang sebelumnya terasa jauh kini dapat ditemukan lewat sebuah video, aplikasi, percakapan dengan orang asing, bahkan perjalanan singkat mengantar seorang penumpang. 

Bagi Rayyan, perjalanan itu masih berada di awal. 

Ia masih bekerja sebagai pengemudi ojol. Masih menjalani rutinitasnya di jalanan Bali. Masih mempelajari kripto sedikit demi sedikit dan memilih pendekatan investasi yang menurutnya lebih nyaman dibanding trading aktif. 

Namun, kini ada satu hal yang berbeda. 

Ponsel yang sehari-hari membantunya menemukan penumpang dan mencari penghasilan juga telah menjadi pintu masuk menuju pengetahuan finansial yang lebih luas.  

Sebuah perjalanan yang bermula dari jalanan Bali, lalu membawanya ke tengah pertemuan industri kripto dunia di pulau tempat ia dilahirkan. 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa

Ikatan Perencana Desa (IPD) Indonesia menggelar pemutaran film gratis bertajuk “Layar Desa di Taman Purbakala Geopark” di Dusun Pajjaiang, Desa Tukamasea, Kabupaten Maros (22/08/2026).

MAROS – Akses warga desa untuk menikmati film masih
terbatas. Padahal, film dapat menjadi media pembelajaran, hiburan, dan
pendukung pembangunan. Sering kali alam dan budaya desa menjadi objek dalam
film, tetapi masyarakat di desa tidak pernah menikmati film tersebut karena
terbatasnya akses terhadap bioskop dan kendala biaya.

Hal tersebut mendorong Ikatan Perencana Desa (IPD) Indonesia
untuk menggelar pemutaran film gratis bertajuk “Layar Desa di Taman Purbakala
Geopark” di Dusun Pajjaiang, Desa Tukamasea, Kabupaten Maros (22/08/2026).
Kegiatan Layar Desa tersebut memutar film nasional berjudul “Silariang: Cinta
yang (tak) Direstui” karya Ichwan Persada.

“Kami sengaja memilih film ini. Film Silariang dibuat di
kawasan karst Maros, tetapi, sayangnya, hampir semua masyarakat di sekitar
karst ini justru tidak pernah menonton film ini,” ungkap Fitrawan Umar, selaku
Ketua Ikatan Perencana Desa (IPD) Indonesia.

Fitrawan Umar, yang juga peneliti BRIN, menambahkan bahwa
tujuan berikutnya dari kegiatan Layar Desa adalah untuk menghidupkan ekosistem
seni dan budaya di desa serta meningkatkan keberdayaan masyarakat dan komunitas
pemuda. “Selain itu, Ikatan Perencana Desa (IPD) mendorong perencana dan
peneliti desa untuk mampu lebih memahami desa, terlibat dalam aktivitas desa,
dan mampu menangkap aspirasi warga desa. Melalui pemutaran film atau festival,
perencana dan peneliti dapat berinteraksi langsung dengan warga desa. Festival
layar desa adalah suatu metode,” ujarnya.

Selain pemutaran film, kegiatan Layar Desa dimeriahkan
dengan pagelaran seni tari dari kelompok seni Dusun Pajjaiang, festival jajanan
lokal yang dibuat oleh ibu-ibu desa, dan penyerahan hadiah lomba Agustusan
Dusun Pajjaiang. Kegiatan ini juga disertai dengan penyerahan simbolis kerja
sama antara Ikatan Perencana Desa (IPD), Ikatan Pemuda Pajjaiang, dan Kepala
Desa Tukamasea. Ikatan Perencana Desa ingin menjadikan Desa Tukamasea sebagai
Desa Binaan dan Laboratorium Sosial Desa, serta menggandeng Ikatan Pemuda
Pajjaiang sebagai Sister Community atau mitra komunitas.

H. Makmur selaku Kepala Desa Tukamasea sangat mengapresiasi
kegiatan Layar Desa ini. “Kami berterima kasih kepada Ikatan Perencana Desa
yang telah memilih Desa Tukamasea sebagai lokasi acara pemutaran film ini. Kegiatan
ini dapat membawa hal positif bagi masyarakat desa,” ungkapnya saat sambutan
dan membuka acara secara resmi.

Kegiatan Layar Desa seolah menjadi penghibur warga desa yang
mayoritas adalah petani, yang saat ini memasuki musim paceklik. Lokasi kegiatan
bahkan memanfaatkan sawah warga yang sedang mengering.

Ketua Ikatan Pemuda Pajjaiang, Basri, turut menyampaikan
rasa terima kasihnya karena telah diajak berkolaborasi oleh Ikatan Perencana
Desa (IPD). “Semoga kami tetap dapat terus bersinergi dengan IPD. Kegiatan
pemutaran film seperti ini dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi
dan kebersamaan warga desa, khususnya pemuda-pemudi di desa.”

Layar Desa dihadiri oleh sekitar seratus warga Desa
Tukamasea dan sekitarnya, serta komunitas pemuda dan Karang Taruna. Turut hadir
Ahmad Dahlan (Wakil Ketua IPD), Agung Kappi (Kotata’), Fauzan Khabir
(Pascasarjana PWK Unhas), Ibe S Palogai (Antologi Manusia), Nurfitrah (Forum
Lingkar Pena), dan mahasiswa-mahasiswa KKN Berdampak UNM. Hadir langsung juga
produser dan sutradara Ichwan Persada dari Jakarta, associate producer
film Silariang, Irfan Syam, dan pemeran Akbar di film Silariang, Fhail
Firmansyah.

“Kami sangat mendukung acara pemutaran film seperti ini.
Selamat untuk Ikatan Perencana Desa (IPD) Indonesia. Semoga berikutnya kita
dapat berkolaborasi lagi dan memperbanyak kegiatan-kegiatan sejenis di tempat
lain,” ujar Ichwan Persada.

Acara Layar Desa berlangsung meriah dan menyenangkan,
terlihat dari wajah antusias dan ekspresi bahagia para pengunjung. Acara
ditutup dengan foto bersama. Banyak penonton yang memanfaatkan kesempatan untuk
berfoto langsung dengan aktor Fhail Firmansyah.

Kegiatan Layar Desa didukung oleh Dana Indonesiana, LPDP,
dan Kementerian Kebudayaan. Sebelum kegiatan puncak di Desa Tukamasea, Ikatan
Perencana Desa (IPD) telah menggelar rangkaian pemutaran film di 5 titik di
Makassar, Gowa, dan Maros.

Ikatan Perencana Desa (IPD) Indonesia merupakan wadah bagi
para profesional di bidang perencanaan desa seluruh Indonesia, didirikan atas
inisiatif Dr. Fitrawan Umar, Dr. Amiruddin Akbar Fisu, Ahmad Dahlan, dan Abdul
Qodir Jaelani. IPD Indonesia berdiri sejak deklarasi tanggal 24 Mei 2025 di Jakarta,
bertujuan untuk mendukung terwujudnya desa-desa Indonesia yang maju, sejahtera,
dan berkelanjutan. Aktivitas Ikatan Perencana Desa dapat diikuti di Instagram
@ipd_indonesia dan website www.ipd-indonesia.or.id.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Monetisasi Baru Televisi Indonesia 2026: Dari Iklan Linear ke Hybrid Connected TV dan Langganan Digital

Pendapatan televisi Indonesia pada 2026 tidak lagi bergantung pada satu model. Perusahaan penyiaran mulai memadukan iklan linear, layanan berlangganan, dan pendapatan digital untuk menjaga pertumbuhan. Perubahan ini menjadi kunci bertahan di tengah tekanan platform global dan perubahan perilaku konsumen.

Peralihan Belanja Iklan ke Digital dan Connected TV

Belanja iklan televisi tetap besar, tetapi pertumbuhannya kalah cepat dibandingkan iklan digital dan connected TV. Data Nielsen Indonesia 2026 yang diakses melalui nielsen.com/id/insights/ mencatat total belanja iklan televisi mencapai Rp 58,4 triliun, naik 4,2 persen dari tahun sebelumnya, sementara belanja iklan connected TV melonjak 19 persen. Ini menunjukkan pergeseran anggaran dari layar tradisional ke platform yang lebih terukur. Pengiklan kini menginginkan data penonton yang lebih granular, sesuatu yang sulit diberikan oleh televisi linear.

Bundling OTT dan Fitur Premium

Stasiun televisi meluncurkan layanan berlangganan dengan harga terjangkau. Paket premium menawarkan tayangan tanpa iklan, akses lebih awal ke episode tertentu, serta konten eksklusif yang tidak tayang di layar konvensional. Strategi bundling dengan operator seluler dan penyedia internet juga mempercepat adopsi. Konsumen mendapatkan nilai lebih, sementara stasiun membangun sumber pendapatan berulang yang lebih stabil.

Pengukuran Baru dan Transparansi

Pengiklan kini menuntut data cross-platform, bukan sekadar rating. Stasiun bekerja sama dengan lembaga riset untuk mengukur jangkauan total dari televisi linear, aplikasi, dan media sosial. Transparansi ini menjadi kunci dalam memenangkan anggaran iklan yang semakin selektif. Data yang akurat memungkinkan pengiklan mengalokasikan belanja ke program dan platform yang benar-benar memberikan dampak.

Strategi Jangka Panjang Diversifikasi Revenue

Selain iklan dan langganan, pendapatan dari live commerce, lisensi konten, merchandise, serta data audiens menjadi sumber baru. Perusahaan televisi yang mampu mengintegrasikan semua lini ini akan lebih tahan terhadap fluktuasi belanja iklan. Diversifikasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di tengah persaingan platform global. Stasiun yang hanya mengandalkan iklan linear berisiko tertinggal dalam lima tahun ke depan.

Semangat HUT Kemerdekaan RI ke-81, Insan KAI Daop 2 Bandung Perkuat Kekompakan dan Komitmen Hadirkan Perjalanan KA Aman, Nyaman, dan Tepat Waktu

Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi seluruh insan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung untuk semakin memperkuat kebersamaan, kekompakan, kolaborasi, dan sinergitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa KA.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di lingkungan KAI Daop 2 Bandung tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan perlombaan khas 17 Agustusan, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan yang memiliki nilai edukatif dan berkaitan langsung dengan peningkatan kompetensi serta keselamatan perjalanan kereta api.

Berbagai perlombaan unik dan menarik turut memeriahkan peringatan kemerdekaan, salah satunya lomba tarik lokomotif dengan berat 80 ton yang melibatkan kekompakan dan kerja sama antar pegawai. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antar pegawai di lingkungan KAI Daop 2 Bandung.

Selain kegiatan perlombaan, jajaran KAI Daop 2 Bandung juga melaksanakan kegiatan Cek Lintas Kemerdekaan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan dan keselamatan perjalanan kereta api. Kegiatan ini menjadi momentum untuk melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi jalur dan berbagai aspek pada prasarana perkeretaapian dan peralatan operasional KA, sekaligus meneguhkan komitmen insan KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Kegiatan lainnya yang menarik adalah adanya lomba pemasangan Emergency Rail Bridge (ERB) yang dilakukan oleh jajaran Prasarana KAI Daop 2 Bandung. Selain menjadi bagian dari kemeriahan HUT Kemerdekaan, kegiatan tersebut juga dikemas sebagai bagian dari pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman pegawai terhadap penggunaan alat kerja, khususnya dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan prasarana secara cepat dan tepat.

EVP Daop 2 Bandung PT Kereta Api Indonesia (Persero), Hendra Wahyono mengatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen seluruh insan KAI Daop 2 Bandung dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa KA.

“Semangat kemerdekaan kami maknai sebagai semangat untuk terus memberikan yang terbaik. Melalui berbagai kegiatan ini, kami ingin membangun kekompakan, kolaborasi, dan sinergitas antar pegawai, sehingga semangat tersebut dapat tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pengguna jasa KA,” ujar Hendra.

Lebih lanjut Hendra Wahyono mengatakan bahwa kegiatan Cek Lintas Kemerdekaan juga memiliki makna penting karena keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional kereta api. Pemeriksaan lintas dilakukan untuk memastikan seluruh aspek prasarana dan peralatan operasional KA berada dalam kondisi baik dan siap untuk mewujudkan perjalanan KA aman dan selamat.

“Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab dari salah satu bagian, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh insan KAI Daop 2 Bandung. Karena itu, kekompakan dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting. Dengan kegiatan Cek Lintas Kemerdekaan, kami ingin memastikan kesiapan prasarana dan peralatan operasional KA sekaligus membangun awareness seluruh pegawai bahwa keselamatan harus menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambah Hendra.

Sementara itu, lomba pemasangan Emergency Rail Bridge (ERB) menjadi sarana untuk mengasah keterampilan teknis sekaligus meningkatkan pemahaman pegawai mengenai penggunaan peralatan kerja. ERB merupakan perangkat yang dapat digunakan dalam kondisi tertentu untuk mendukung penanganan prasarana perkeretaapian secara cepat sehingga operasional kereta api dapat segera dipulihkan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Hendra, menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia KAI.

“Kami berharap semangat HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini dapat terus dibawa dalam pekerjaan sehari-hari. Semangat pantang menyerah, gotong royong, disiplin, serta bekerja bersama menjadi modal penting bagi insan KAI Daop 2 Bandung untuk menghadapi berbagai tantangan operasional dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan KAI Daop 2 Bandung menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, disiplin, kompetensi, keselamatan, dan pelayanan. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen KAI Daop 2 Bandung untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, nyaman, andal, serta tepat waktu bagi seluruh pelanggan.

Melalui semangat kemerdekaan, seluruh insan KAI Daop 2 Bandung terus bergerak bersama untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan mendukung kemajuan transportasi perkeretaapian nasional.

Footage Video dan Statement

https://drive.google.com/drive/folders/1mF0vvG9mwyYFzoRUvJz_0EvMemgM5B0A?usp=sharing

Tentang Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES