Penguatan Kinerja Operasi Tahun 2025 PT Pelindo Sinergi Lokaseva

Jakarta,  14 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) merefleksikan capaian kinerja tahun buku 2025 melalui peningkatan pada sejumlah lini usahanya. Perbaikan kinerja operasional tersebut menjadi pondasi penting dalam memperkuat arah transformasi perusahaan sebagai entitas yang mengintegrasikan layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland / Kawasan pendukung dalam menghadirkan Solusi layanan yang efektif dan efisien bagi Ekosistem Kepelabuhanan.

Atas pencapaian yang telah diraih oleh Perusahaan sepanjang tahun 2025, Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva Joko Noerhudha menyampaikan, bahwa capaian tahun 2025 merupakan hasil dari kesungguhan perusahaan dalam memperkuat fundamental operasional, guna membangun standarisasi serta menjaga konsistensi kualitas layanan.

“Upaya perbaikan yang dilakukan secara bertahap ini akan menjadi pijakan penting bagi kami dalam melanjutkan transformasi Perusahaan kedepan. Kami terus memastikan bahwa masing-masing lini usaha berjalan dengan baik dan dapat bersinergi secara optimal sehingga mampu menghadirkan solusi layanan bagi para pengguna jasa serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan,” jelas Joko Noerhudha.

Peningkatan Kinerja serta Layanan Pendukung Pelabuhan

Pada tahun 2025, kinerja lini bisnis layanan pendukung pelabuhan, yang mencakup layanan lapangan penumpukan, pergudangan, dan freight forwarding, mengalami peningkatan sebesar 6,1% dari tahun sebelumnya, khususnya pada wilayah Pontianak, Surabaya dan Ambon.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva berkomitmen untuk memastikan setiap layanan yang ada maupun yang akan dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan bisnis pelanggan serta mendukung ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi. Sejalan dengan hal tersebut, pada tahun 2025 Pelindo Sinergi Lokaseva group telah membuka kantor perwakilan layanan Multimoda (Belawan – Sei Mangkei – Kuala Tanjung) di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei guna menjawab kebutuhan para pelaku industri yang ada maupun yang berencana mengembangkan industrinya di kawasan tersebut. Langkah bisnis ini juga dimaksudkan untuk memperluas potensi pasar yang dapat diraih grup Perusahaan.

 Klaster Pengembangan Wilayah Makin Solid

Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) yang menghubungkan Pelabuhan dengan kawasan industri di timur Jakarta, hingga akhir tahun 2025 mencatatkan total kendaraan yang melintas mencapai 12.988.557 unit atau meningkat sebesar 9,31% (Y-o-Y) dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami tengah mendorong integrasi tarif di JTCC agar lebih kompetitif dibandingkan ruas jalan tol lainnya. Dengan tarif yang efisien dan akses yang semakin lancar, kami yakin JTCC akan menjadi pilihan utama kendaraan angkutan logistik dari dan ke pelabuhan,” ujar Joko Noerhudha.

Untuk sektor pengelolaan properti, terdapat peningkatan pada okupansi Gedung Pelindo Tower sebesar 3,28% dari tahun sebelumnya, yang merupakan cerminan performansi pengelolaan properti yang lebih baik serta meningkatnya kepercayaan tenant terhadap layanan perusahaan.

Penguatan Arah Strategis dan Identitas Korporasi

Realisasi kinerja operasional merupakan cerminan dari upaya-upaya perbaikan yang tidak hanya dilakukan pada sisi infrastruktur, sistem dan peralatan, tetapi juga dibarengi dengan perkuatan dari sisi bisnis proses dan kapabilitas SDM. Perusahaan akan secara berkesinambungan melakukan perkuatan operasional dan inovasi bisnis untuk dapat menghadirkan integrasi antar layanan yang selaras dengan kebutuhan pelanggan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi kinerja dan pengembangan bisnis, guna

memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem kepelabuhanan.

Kinerja positif tahun 2025 berjalan seiring dengan transformasi identitas perusahaan dari PT Pelindo Solusi

Logistik menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva. Perubahan ini dilakukan untuk mempertegas peran Perusahaan dengan dua portofolio utama, yakni bisnis layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland / kawasan pendukung pelabuhan.

“Kami berharap transformasi ini dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan dan pemangku kepentingan, serta mendukung pertumbuhan ekosistem kepelabuhanan dan juga pertumbuhan perekonomian Nasional,” tutup Joko Noerhudha.

—–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

Jakarta, 14 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) dalam rangka menjajaki potensi kolaborasi pengembangan layanan logistik di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali. 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya eksplorasi peluang sinergi antar entitas BUMN dalam mendukung penguatan layanan logistik sekaligus pengembangan ekosistem layanan di kawasan pelabuhan.

Dalam agenda tersebut, rombongan IAS yang dipimpin oleh Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis, juga berkesempatan meninjau langsung sejumlah area pengembangan integrated Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) seperti Terminal Cruise, Area Pengembangan 2 dan Kawasan Bali Gapura Marina di Pelabuhan Benoa. Peninjauan ini memberikan gambaran mengenai potensi pengembangan layanan wisata dan logistik berbasis kepelabuhanan serta dukungan infrastruktur yang tersedia di kawasan tersebut.

Direktur Komersial dan Teknik PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Ruri I. Rachmaputri, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum positif untuk membuka ruang dialog mengenai peluang pengembangan layanan konektivitas yang saling mendukung antara sektor pelabuhan dan aviasi.

“Kami menyambut baik kunjungan IAS sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antar BUMN. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai potensi penguatan layanan logistik serta pengembangan ekosistem layanan wisata maritim/ maritime tourism yang terintegrasi di kawasan Pelabuhan Benoa,” ujar Ruri.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai bagian dari Pelindo Group berperan dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan serta pengembangan kawasan terintegrasi, termasuk infrastruktur logistik dan kawasan industri berbasis pelabuhan. Dalam pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa, SPSL turut mendukung optimalisasi layanan pada kawasan terminal dan logistik melalui penguatan konektivitas dan integrasi area pengembangan.

Kunjungan ini membuka peluang sinergi lebih lanjut, khususnya dalam pengembangan layanan pergudangan dan logistik yang dapat mendukung kebutuhan operasional di kawasan pelabuhan, sejalan dengan upaya peningkatan efisiensi dan integrasi layanan.

Ke depan, sinergi baik antar entitas dalam Pelindo Group maupun antar BUMN diharapkan dapat semakin memperkuat peran kawasan Pelabuhan Benoa sebagai hub layanan wisata maritim/ maritime tourism dan logistik yang terintegrasi, dengan dukungan kapabilitas dan pengalaman SPSL dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan.

“Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar entitas dalam mendorong pengembangan layanan. SPSL sebagai bagian dari Pelindo Group siap berkontribusi melalui penguatan layanan pendukung pelabuhan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ujar Ruri.

—-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Bittime Hadirkan Mining Points 2.0 #DoubleEarnDoublePoints, dengan Prize Pool lebih dari $30,000

Jakarta, 14 April 2026 – Bittime, platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) resmi hadirkan Bittime Mining Points 2.0, di tengah nilai tukar Rupiah terus melemah.

Sebelumnya, ketegangan makro ekonomi antara Amerika-Iran berhasil menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika hingga ke level terendah dan menyentuh 17.103 per- 13 April 2026.

Hal ini yang mendorong investor sangat berhati-hati dan mulai mencari alternatif lindung nilai seperti aset-aset diversifikasi seperti aset kripto Tether ($USDT) yang memiliki likuiditas yang cenderung lebih stabil dengan harga 1:1 dengan dolar Amerika Serikat. 

Fenomena ini menunjukkan kecenderungan penyesuaian strategi investasi para investor lokal yang cenderung mengikuti tekanan ekonomi global. Apalagi, $USDT bersifat fraksional, sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah yang terjadi saat ini.

Bertepatan dengan  fenomena ini, Bittime menghadirkan Bittime Mining Points 2.0, program insentif berbasis aktivitas trading dan referral yang dirancang untuk mendorong partisipasi investor dengan total prize pool sejumlah $30.000 yang akan dibagikan dalam bentuk Palapa ($PLPA).

Melalui skema terbaru, pengguna dapat memperoleh 10 poin untuk setiap aktivitas jual-beli dengan volume trading sebesar 1 USDT pada seluruh pasangan aset kripto yang tersedia (IDR/USDT), dan 1.000 poin bagi pengguna yang berhasil mengundang teman dengan minimal transaksi lebih dari $100 USD.

Setiap aktivitas platform menjadi kesempatan untuk meningkatkan nilai aset dengan insentif yang akan diterima, dan meningkatkan poin melalui trading pada aset-aset berbasis stablecoin $USDT dan Traditional Asset (TradFi) seperti $XAUT, $SLVON. Hal ini bertujuan memberikan nilai tambah pada setiap aktivitas dengan mengusung #TradeToEarn. 

Dalam mekanisme kali ini, transparansi dan kemudahan akses menjadi prioritas utama dengan kehadiran fitur Campaign Leaderboard yang nantinya dapat dipantau langsung melalui halaman program Bittime Mining Points pada Website resmi Bittime.

Di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif, aktivitas trading kini tidak hanya tentang menangkap momentum harga, tetapi juga membangun diversifikasi portofolio dan aset investasi secara berkelanjutan. 

Bittime Mining Points 2.0 hadirkan peluang #DoubleEarnDoublePoints, sekaligus sebagai wadah bagi investor yang ingin melindungi portofolio di tengah volatilitas pasar, sebab setiap transaksi dan referral kini dapat dikonversi menjadi poin yang bernilai.

Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto Indonesia.

Namun, perlu dipahami investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Maharasa Gastronomy Experience Angkat Spiritualitas Pangan dan Tradisi Luhur Bali

Program Maharasa Gastronomy Experience diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh pada 13 April 2026 sebagai kelanjutan dari rangkaian sebelumnya di Candi Ijo, dengan mengangkat konsep eco-teologi Bali yang berakar pada Pantun Masa Padi Taun. Sebanyak 26 peserta dari Indonesia dan mancanegara mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup ritual penyucian, eksplorasi tradisi agraris, hingga Maharasa Dining Experience yang menekankan praktik makan berkesadaran sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan dan alam. Rangkaian acara ditutup dengan mengajak peserta menjadi saksi ritual sakral Sang Hyang Jaran Gading.

Karangasem, Bali — Program Maharasa Gastronomy Experience diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh pada 13 April 2026. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Maharasa sebelumnya yang digelar di Candi Ijo pada Desember 2025.

Pada penyelenggaraan kali ini, Maharasa mengangkat konsep eco-teologi Bali yang berakar pada praktik ritual Pantun Masa Padi Taun, yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan dimensi spiritual. Filosofi ini tercermin dalam kehidupan agraris masyarakat Bali, di mana petani memuliakan sawah sebagai ruang hidup, serta menghormati Dewi Sri sebagai simbol kesuburan dan kesejahteraan. Beras, dalam konteks ini, dipandang bukan sekadar hasil pertanian, melainkan bagian dari proses sakral yang sarat nilai spiritual.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual Papag Segehan sebagai bentuk penyucian awal bagi peserta. Selanjutnya, peserta menyaksikan atraksi Ngoncang yang dibawakan oleh perempuan desa setempat. Atraksi ini merepresentasikan ungkapan syukur dan kebahagiaan petani perempuan pascapanen melalui gerak ritmis dan ekspresi komunal yang mencerminkan keterhubungan erat dengan alam.

Peserta kemudian mengikuti prosesi Melukat, yakni ritual pembersihan diri secara spiritual menggunakan air suci. Ritual ini dimaknai sebagai upaya penyelarasan antara tubuh, pikiran, dan energi spiritual sebelum memasuki rangkaian pengalaman berikutnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Sang Hyang Dedari untuk memahami sejarah serta praktik ritual yang berkembang di desa tersebut. Peserta juga diajak menyusuri area persawahan sambil mengamati padi lokal jenis taun. Dalam sesi ini, Nyoman Subrata selaku Jero Bandesa Adat Geriana Kauh memaparkan sembilan tahapan ritual pertanian yang masih dijalankan masyarakat, mulai dari sebelum masa tanam hingga pascapanen.

Memasuki malam hari, sebanyak 26 peserta mengikuti Maharasa Dining Experience. Sesi ini mengedepankan praktik mindfulness dalam pengolahan dan penyajian makanan, termasuk tata cara makan dan minum secara berkesadaran sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan, alam, dan sumber pangan.

Dalam rangkaian ini, turut hadir perwakilan Bupati Karangasem, I Made Agus Budiyasa (Asisten II Pemkab. Karangasem) dan Ida Bagus Made Gunawan (Samsara Living Museum) yang memberikan pemaparan mengenai konsep Kanda Pat. Konsep ini merujuk pada empat saudara spiritual yang dipercaya menyertai manusia sejak dalam kandungan hingga akhir kehidupan. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa Kanda Pat tidak hanya dimaknai secara simbolik, tetapi juga diimplementasikan dalam praktik keseharian, termasuk dalam etika makan. Aktivitas makan dipandang sebagai tindakan sakral yang melibatkan kesadaran penuh, di mana manusia tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghormati dimensi spiritual yang menyertainya melalui sikap hening, rasa syukur, dan persembahan.

Setelah rangkaian santap malam, peserta menyaksikan ritual sakral Sang Hyang Jaran Gading. Ritual ini menampilkan kondisi trans sebagai media spiritual yang dipercaya memiliki fungsi perlindungan serta menjaga keseimbangan energi dalam kehidupan masyarakat.

Maharasa dihadirkan sebagai upaya mereaktualisasi nilai-nilai leluhur Nusantara melalui pendekatan gastronomi. Program ini mendorong refleksi atas peran budaya dalam membangun hubungan yang lebih selaras antara manusia, Tuhan, dan alam.

“Banyak sekali hal baru yang dipelajari. Di Maharasa dan desa ini, kita melihat Bali dari sisi yang berbeda. Ini sangat menyentuh. Alamnya, orang-orangnya, dan budayanya, inilah Bali yang sesungguhnya,” ujar Winnie, peserta Maharasa asal Singapura.

Ke depan, kegiatan serupa Maharasa direncanakan akan terus diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh untuk memastikan budaya terus dilestarikan dan masyarakat luas dapat belajar dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, mulai dari nilai spiritual, praktik hidup berkesadaran, hingga harmoni antara manusia, alam, dan tradisi sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih berkelanjutan dan bermakna di masa kini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel ilmiah secara lebih cepat, terstruktur, dan siap publikasi.

Penulisan artikel ilmiah masih menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Proses yang panjang, revisi berulang, serta kekhawatiran terhadap plagiasi dan deteksi kecerdasan buatan (AI) sering kali menjadi hambatan dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Menjawab kebutuhan tersebut, hadir sebuah platform bernama Metodify, yang dirancang sebagai Academic Intelligence Platform untuk membantu proses penulisan artikel ilmiah secara lebih efisien, terstruktur, dan sistematis.

Metodify menawarkan berbagai fitur yang mendukung proses penulisan, mulai dari pembuatan draft artikel berbasis AI, parafrase, hingga pengecekan plagiasi dan deteksi AI. Selain itu, platform ini juga menyediakan alat bantu untuk mengevaluasi kelayakan publikasi serta menyiapkan naskah agar lebih siap untuk diajukan ke jurnal ilmiah.

Dengan pendekatan yang terintegrasi, Metodify tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penulisan, tetapi juga sebagai sistem pendukung dalam keseluruhan proses penyusunan karya ilmiah. Pengguna dapat mengakses berbagai kebutuhan akademik dalam satu platform tanpa harus berpindah-pindah layanan.

“Kami ingin membantu akademisi untuk lebih fokus pada substansi dan kualitas penelitian, tanpa terbebani oleh proses teknis yang kompleks,” ujar perwakilan dari tim pengembang Metodify.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan publikasi ilmiah di berbagai institusi pendidikan, kehadiran platform seperti Metodify diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung produktivitas akademik di Indonesia.

Ke depan, Metodify berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas penulisan ilmiah secara lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA — Di tengah gejolak harga komoditas global dan dinamika industri pertambangan, Holding Industri Pertambangan MIND ID mampu terus mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Perusahaan juga memastikan strategi hilirisasi tetap berjalan sebagai pilar utama peningkatan nilai tambah sekaligus motor bagi penguatan kinerja ekonomi Indonesia.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026), DPR RI memberikan apresiasi atas kinerja MIND ID yang tetap solid di tengah gejolak harga komoditas global. Langkah pengembangan hilirisasi pun konsisten dijalankan dan dinilai akan strategi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% pada 2029.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai, kinerja MIND ID menunjukkan arah pengelolaan industri pertambangan yang semakin terintegrasi dan bernilai tambah.

“Di tengah berbagai tantangan industri pertambangan, konsolidasi dan sinergi melalui diversifikasi produk tambang telah mampu menunjukkan produksi dan pengelolaan tambang yang baik dari MIND ID,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, kebijakan hilirisasi yang dijalankan MIND ID merupakan langkah strategis yang sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kebijakan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 2029,” ujarnya.

Ia menekankan, MIND ID memiliki peran penting dalam mengelola sumber daya mineral Indonesia secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat tata kelola agar mampu memberikan nilai ekonomi jangka panjang.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan di tengah transisi dan tantangan ekonomi global, MIND ID mampu mempertahankan kinerja yang positif, dengan mencapai target tahun 2025.

Secara kinerja, MIND ID membukukan pendapatan sebesar Rp 159 triliun atau 4% di atas target, EBITDA tercatat Rp 42 triliun atau melampaui target 3%, dan laba bersih mencapai Rp 29 triliun, atau 13% di atas target yang ditetapkan.

Pencapaian ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam menghadapi tahun berikutnya yang masih dibayangi volatilitas harga komoditas global.

“MIND ID akan terus fokus menjaga keseimbangan antara kinerja produksi dan prinsip keberlanjutan,” jelasnya.

Memasuki 2026, perusahaan menargetkan peningkatan produksi pada sejumlah komoditas utama. Berdasarkan paparan perusahaan, produksi batubara diproyeksikan naik menjadi 49,5 juta ton, bauksit melonjak signifikan menjadi 5,3 juta wmt, serta bijih nikel meningkat menjadi 24,4 juta wmt.

Produksi timah juga ditargetkan tumbuh menjadi 29,1 ribu ton. Di sisi lain, beberapa komoditas seperti aluminium dan nikel matte mengalami penyesuaian produksi seiring strategi optimalisasi portofolio.

Maroef menegaskan, tahun 2026 akan menjadi fase krusial dalam memperkuat fondasi jangka panjang perusahaan, tidak hanya dari sisi volume produksi, tetapi juga dari aspek keberlanjutan.

“Tahun 2026 merupakan fondasi untuk mencapai target jangka panjang, termasuk perbaikan sustainability produksi seluruh komoditas,” jelasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Simulasi Bencana BCM, BRI Branch Office Veteran Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keberlangsungan operasional di tengah potensi risiko bencana, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui BRI Branch Office Veteran menyelenggarakan simulasi bencana dalam kerangka Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja di lingkungan kantor tersebut.

Simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapan dan respons pekerja dalam menghadapi berbagai skenario keadaan darurat, seperti bencana alam maupun gangguan operasional lainnya. Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai prosedur evakuasi, koordinasi antarunit, serta langkah-langkah pemulihan operasional secara cepat dan tepat.

Pelaksanaan simulasi berlangsung secara terstruktur, dimulai dari penyampaian materi, pemaparan skenario, hingga praktik langsung di lapangan. Para pekerja tampak antusias mengikuti setiap tahapan, menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi krisis.

Dengan adanya simulasi BCM ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) berharap seluruh pekerja di BRI Branch Office Veteran semakin sigap dan terlatih dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga mampu menjaga kesinambungan layanan kepada nasabah serta meminimalkan dampak risiko terhadap operasional perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Parepare Layani 105 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

Parepare, April 2026 – Aktivitas penumpang di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare selama periode angkutan Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare dalam rentang waktu H-15 hingga H+16 Lebaran.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, mengungkapkan total pergerakan penumpang pada periode tersebut tahun 2026 mencapai 105.071 orang.

“Jumlah itu terdiri dari penumpang naik (embarkasi) sebanyak 50.425 orang dan penumpang turun (debarkasi) sebanyak 54.619 orang,” jelasnya.

Sementara pada periode yang sama di tahun 2025, total penumpang tercatat sebanyak 97.174 orang, dengan rincian penumpang naik 44.254 orang dan penumpang turun 52.920 orang.

Dari perbandingan tersebut, penumpang naik mengalami peningkatan sebesar 14,01 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan penumpang turun juga mengalami kenaikan sebesar 3,21 persen.

Beny menambahkan, peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran, khususnya melalui jalur transportasi laut di Parepare. “Data ini merupakan akumulasi arus mudik dan balik Lebaran, mulai H-15 hingga H+16, yang menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pelabuhan,” ujarnya.

PT Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas guna memastikan kenyamanan serta kelancaran arus penumpang, terutama pada periode puncak seperti Lebaran.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren naik yang masih terlihat cukup solid baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian menunjukkan bahwa momentum bullish belum mereda dan justru berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.

Secara teknikal, harga emas sebelumnya sempat mengalami fase koreksi ringan pada awal pekan. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena harga kembali bergerak naik dan berhasil menutup celah harga (gap) yang sempat terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap ini menjadi salah satu indikator penting bahwa pasar masih didominasi oleh minat beli, sekaligus menandakan bahwa tren utama masih berada dalam jalur kenaikan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa fase koreksi yang terjadi sebelumnya lebih bersifat sementara dan tidak cukup kuat untuk mengubah arah tren secara keseluruhan. Dengan demikian, harga emas kini berpotensi kembali membentuk tren utama baru yang mengarah ke atas atau primary trend, yang biasanya ditandai dengan pergerakan harga yang lebih konsisten.

Dalam proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.857. Level ini menjadi titik penting yang akan menentukan apakah harga mampu melanjutkan tren naik ke level yang lebih tinggi. Jika terjadi penembusan yang kuat di atas area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka.

Lebih lanjut, apabila momentum bullish tetap terjaga, harga emas bahkan berpotensi mengarah ke level psikologis berikutnya di angka 5.000. Level ini dinilai sebagai target penting karena tidak hanya menjadi batas teknikal, tetapi juga memiliki arti khusus bagi pelaku pasar sebagai penanda level harga yang signifikan.

Dari sisi fundamental, penguatan harga emas turut didukung oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Ketidakpastian global yang masih berlangsung, baik terkait kondisi ekonomi maupun dinamika geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman untuk melindungi nilai aset mereka. Dalam situasi seperti ini, emas menjadi salah satu pilihan utama.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat juga memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Pasar mulai melihat adanya peluang bahwa Federal Reserve akan mengambil pendekatan yang lebih longgar dalam kebijakannya. Kemungkinan penurunan suku bunga atau setidaknya penghentian kenaikan suku bunga menjadi faktor yang mendorong minat terhadap emas.

Dalam kondisi suku bunga yang lebih rendah, emas menjadi lebih menarik karena tidak bersaing secara langsung dengan instrumen yang memberikan imbal hasil. Hal ini membuat aliran dana berpotensi kembali masuk ke pasar emas.

Di sisi lain, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga menjadi katalis positif. Hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas membuat pelemahan dolar dapat membuka ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan dapat meningkat.

Faktor tambahan yang turut memperkuat tren bullish adalah meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara. Langkah ini mencerminkan bahwa emas masih dianggap sebagai aset strategis untuk menjaga stabilitas cadangan devisa, sekaligus memberikan dukungan jangka panjang terhadap harga.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren kenaikan harga emas masih cukup kuat dan berpotensi berlanjut dalam waktu dekat. Selama tidak ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar, peluang untuk mencapai level yang lebih tinggi, termasuk area psikologis 5.000, tetap terbuka.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan dinamika global yang dapat memicu fluktuasi harga dalam jangka pendek. Dengan memahami level-level penting serta arah tren yang sedang berlangsung, investor diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah kondisi pasar yang terus berubah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penguatan Kompetensi PPO Logistik, BRI Region 6 Gelar Pendidikan Bidang Logistik

Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia, BRI Region 6 menyelenggarakan program pendidikan bagi Petugas Penunjang Operasional (PPO) bidang Logistik dari seluruh Unit Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Qlolal Gedung BRI Region 6 dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.

Pendidikan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan serta meningkatkan keahlian PPO dalam bidang kelogistikan, sehingga mampu menjalankan tugas secara lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan logistik, pengendalian aset, hingga optimalisasi proses distribusi di lingkungan kerja.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan studi kasus yang relevan dengan kondisi operasional di lapangan. Dengan metode tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan secara praktis dalam pekerjaan sehari-hari.

Melalui pelaksanaan pendidikan ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menegaskan komitmennya dalam menciptakan SDM yang unggul dan andal, khususnya di bidang logistik, guna mendukung kelancaran operasional dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES