Solusi Cetak Gradien Tanpa Banding di Supplier X Banner

Banding muncul saat transisi warna tidak mulus dan terlihat garis atau strip yang mengganggu tampilan gradien. Masalah ini sering terlihat pada poster besar dan materi promosi outdoor sehingga perlu diidentifikasi dengan tepat.

Beberapa penyebab dapat berasal dari file desain, perangkat lunak RIP, hingga komponen mesin cetak dan bahan media. Mengetahui penyebab utama membantu mengambil langkah korektif yang spesifik dan hemat waktu.

– Bit depth dan format file

File dengan bit depth rendah menghasilkan langkah warna yang kasar sehingga gradien menjadi bertingkat dan bergaris. Simpan file dengan bit depth 16 bit saat memungkinkan dan gunakan format yang mempertahankan data warna.

– Kurangnya dithering atau setting RIP

RIP yang tidak menerapkan dithering atau menggunakan algoritme yang agresif memicu banding. Pastikan setting RIP diatur untuk gradien halus dan aktifkan opsi noise atau diffusion bila tersedia.

– Kerusakan atau penyumbatan printhead

Nozzle yang tersumbat atau beberapa nozzle mati menimbulkan strip vertikal yang konsisten pada cetakan. Rutin lakukan head check dan pembersihan nozzle untuk mencegah pola banding yang berulang.

– Interaksi tinta dan media

Serapan tinta yang tidak merata pada media menyebabkan variasi densitas warna sehingga muncul banding. Pilih media yang sesuai dengan jenis tinta dan sesuaikan setting droplet serta drying profile.

– Resolusi cetak dan scaling

Cetak pada resolusi terlalu rendah atau scaling desain tanpa resampling yang tepat membuat gradien kehilangan transisi halus. Gunakan resolusi minimal 150 dpi untuk media besar dan periksa resampling di software desain.

Mendeteksi sumber banding memerlukan pemeriksaan bertahap antara file, perangkat lunak, dan perangkat keras. Catat kondisi cetak tiap percobaan untuk menemukan pola yang konsisten.

Perbaikan biasanya efektif ketika langkah korektif ditujukan pada penyebab spesifik seperti meningkatkan bit depth, menyesuaikan RIP, atau servis printhead. Pendekatan sistematis mempercepat hasil tanpa membuang banyak bahan cetak.

Pengaturan file desain untuk gradien mulus

Mengatur file desain dengan benar adalah langkah kunci untuk mencegah banding pada gradien saat dicetak. Perubahan kecil pada format, bit depth dan cara ekspor seringkali langsung memperbaiki transisi warna.

Pilih format dan bit depth yang tepat

Simpan file akhir sebagai TIFF 16 bit atau PSD 16 bit jika memungkinkan. Format ini mempertahankan detail warna lebih baik daripada JPEG yang menerapkan kompresi destruktif. Saat ekspor pastikan tidak ada posterisasi dan gunakan opsi lossless.

Atur profil warna dan mode cetak

Bekerja dalam ruang warna yang sesuai dengan alur cetak membantu mengurangi kejutan warna saat dicetak. Jika workflow berakhir di proses cetak CMYK konversi ke CMYK sebaiknya dilakukan dengan profil printer yang digunakan. Sertakan profil warna dalam file untuk memastikan konsistensi.

Periksa juga rendering intent saat konversi warna. Gunakan intent yang menjaga transisi halus antara warna agar gradien tetap mulus setelah perubahan ruang warna.

Teknik desain yang mengurangi banding

Tambahkan noise halus pada gradien dengan opacity rendah 1 sampai 3 persen untuk mematahkan pola garis yang terlihat. Metode ini bekerja efektif tanpa mengubah tampilan visual pada jarak normal.

Desain pada resolusi sebenarnya atau lebih tinggi sehingga tidak perlu scaling naik di akhir. Gunakan vector gradient jika memungkinkan untuk elemen vektor dan simpan raster pada resolusi minimal 150 dpi untuk banner ukuran menengah.

Dengan mengikuti pilihan format, profil warna dan teknik desain ini hasil cetak gradien akan jauh lebih stabil. Selalu lakukan proofing sebelum produksi penuh untuk memastikan hasil sesuai harapan.

Teknologi cetak dan RIP yang digunakan Supplier X Banner

Supplier x banner mengandalkan peralatan cetak format besar yang dirancang untuk produksi banner berkualitas tinggi. Mesin dilengkapi printhead variable dot dengan ukuran tetes serendah 4 pikoliter yang memungkinkan transisi warna lebih halus. Resolusi asli berkisar antara 600 sampai 1200 dpi untuk memastikan detail dan gradasi tetap terjaga pada ukuran besar.

Untuk palet warna supplier x banner menggunakan konfigurasi tinta multi kanal antara 6 sampai 12 warna tergantung aplikasi. Kombinasi tinta pigmen untuk daya tahan outdoor dan tinta dye untuk hasil warna lebih hidup dipilih berdasarkan kebutuhan proyek. Pemilihan media dan profil tinta disesuaikan sehingga interaksi tinta dan bahan tidak menimbulkan variasi densitas yang memicu banding.

RIP yang dipakai memiliki pemrosesan 16 bit untuk setiap channel warna sehingga gradien diproses dengan rentang data yang lebih luas. Fitur penting yang diaktifkan mencakup algoritme dithering berkualitas tinggi, kontrol screening, dan opsi gamut mapping yang presisi. Supplier x banner juga membuat ICC profile khusus untuk kombinasi printer tinta dan media tertentu sehingga hasil cetak lebih konsisten antara proof dan produksi massal.

Workflow produksi di supplier x banner mencakup langkah kalibrasi rutin menggunakan spektrofotometer dan uji proof sebelum produksi penuh. Pemeriksaan nozzle dan pembersihan head dilakukan sesuai jadwal untuk mencegah striping. Dengan kombinasi hardware printhead modern RIP berkapasitas tinggi dan prosedur quality control yang ketat maka gradien yang mulus menjadi standar dalam setiap pesanan banner.

Pilihan tinta dan media yang kurangi banding

Pemilihan tinta dan media yang tepat sering kali menjadi pembeda antara gradien mulus dan cetakan yang bergaris. Fokus pada kombinasi tinta dan bahan yang saling melengkapi akan mengurangi variasi densitas tinta serta menstabilkan penyerapan sehingga transisi warna lebih halus.

Tinta yang sesuai untuk aplikasi gradien

Pilih tinta yang memungkinkan droplet kecil dan konsisten. Tinta pigment memberikan stabilitas warna untuk penggunaan outdoor karena tahan pudar, sedangkan tinta latex dan UV menawarkan curing cepat yang meminimalkan spread tinta pada permukaan media.

Untuk proyek indoor yang menuntut gamut luas pertimbangkan kombinasi tinta multi kanal yang mendukung gradasi halus tanpa meningkatkan visibilitas banding. Pastikan juga tinta kompatibel dengan profil ICC yang akan digunakan di workflow.

– PVC frontlit 440 gsm

Media ini memberikan permukaan rata dan serapan yang konsisten sehingga cocok untuk gradien besar pada aplikasi outdoor dan indoor.

– Backlit film 300 mic

Untuk aplikasi lightbox film backlit dengan coating khusus menjaga penyebaran tinta agar cahaya menerobos tanpa menonjolkan garis pada gradien.

– Mesh banner 300 sampai 380 gsm

Pilihan ini mengurangi angin pada instalasi outdoor sambil mempertahankan densitas tinta yang merata bila dipasangkan dengan tinta cure cepat.

– Canvas coated ringan

Untuk hasil tekstur halus pada cetakan indoor canvas berlapis coating meminimalkan bleeding dan menjaga transisi warna tetap lembut.

Kombinasikan pilihan tinta dan media ini dengan setting RIP yang tepat dan profil warna yang dibuat khusus. Dengan pendekatan terpadu antara tinta media dan pengaturan perangkat lunak kemungkinan munculnya banding akan berkurang secara signifikan.

Tahapan proofing dan sample untuk verifikasi gradien

Proofing yang terstruktur penting untuk memastikan gradien tercetak mulus sebelum produksi massal. Mulai dengan soft proof pada monitor yang telah dikalibrasi dan menggunakan profil ICC yang sama dengan alur cetak. Selanjutnya minta hard proof cetak pada media yang akan dipakai agar interaksi tinta dan bahan terlihat nyata. Untuk gradien besar, cetak test strip gradien lebar minimal 30 sentimeter dan tinggi sesuai area kritis agar transisi warna dan kemungkinan banding dapat dinilai pada skala nyata. Sertakan patch warna dan step wedge pada proof untuk mengukur rentang tonal dan akurasi warna. Simpan file sumber dalam 16 bit ketika memungkinkan dan sertakan crop mark serta informasi profil warna dalam file yang dikirim ke penyedia proofing seperti cek supplier untuk x banner.

Saat menerima sample fisik lakukan pemeriksaan visual dalam kondisi pencahayaan standar D50 atau D65 tergantung aplikasi dan catat perbedaan samping samping. Biarkan tinta kering atau curing sesuai jenis tinta minimal 24 jam untuk tinta solvent dan sesuai rekomendasi untuk tinta latex atau UV lalu ukur warna menggunakan spektrofotometer untuk mendapatkan nilai Delta E. Targetkan Delta E di bawah 2 untuk warna kritis agar konsistensi dapat diterima secara profesional. Jika ada perbedaan lakukan penyesuaian di RIP pada opsi dithering atau screening dan ulangi proof hingga hasil stabil. Akhiri proses dengan persetujuan tertulis terhadap proof final dan cetak sample produksi kecil sebagai verifikasi akhir sebelum melanjutkan ke run penuh. Dokumentasi setiap proof mempercepat troubleshooting dan memastikan gradien yang mulus pada hasil akhir.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Memahami Siklus Ekonomi Global dan Dampaknya bagi Investor: Dari Ekspansi ke Resesi

Ekonomi global tidak pernah bergerak secara linear, melainkan dalam sebuah pola berulang yang dikenal sebagai siklus ekonomi. Bagi para investor dan pelaku pasar, memahami setiap fase dalam siklus ini bukan sekadar pengetahuan teoritis, melainkan kebutuhan strategis untuk melindungi portofolio dan memaksimalkan peluang keuntungan di tengah perubahan kondisi pasar.

Siklus ekonomi secara umum terdiri dari empat fase utama: ekspansi, puncak (peak), kontraksi (resesi), dan titik terendah (trough). Pergerakan di antara fase-fase ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral, tingkat konsumsi masyarakat, hingga produktivitas industri secara global.

Membedah Fase Ekspansi hingga Resesi

Memahami karakteristik setiap fase membantu investor menentukan instrumen apa yang paling layak untuk dikoleksi atau dilepas:

Fase Ekspansi: Ini adalah periode pertumbuhan di mana aktivitas ekonomi meningkat, tingkat pengangguran menurun, dan kepercayaan konsumen menguat. Pada fase ini, pasar saham biasanya cenderung bullish karena pertumbuhan laba perusahaan yang positif.

Puncak (Peak): Titik di mana pertumbuhan ekonomi mencapai batas maksimalnya. Pada tahap ini, inflasi sering kali mulai merangkak naik, memicu bank sentral untuk menaikkan suku bunga guna mencegah overheating.

Fase Kontraksi (Resesi): Ditandai dengan penurunan aktivitas ekonomi selama dua kuartal berturut-turut atau lebih. Permintaan konsumen melemah dan perusahaan mulai melakukan efisiensi. Di sinilah volatilitas pasar meningkat tajam, namun di sisi lain, sering muncul peluang harga aset yang menjadi lebih murah.

Titik Terendah (Trough): Akhir dari masa resesi di mana ekonomi mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi sebelum kembali memasuki siklus ekspansi yang baru.

Navigasi yang tepat pada setiap transisi fase sangat menentukan keberhasilan jangka panjang. Untuk pembahasan lebih mendetail mengenai mekanisme pergerakan siklus ini, Anda dapat mengakses ulasan lengkapnya di Market Analysis KVB Futures.

Strategi Adaptif bagi Investor di Pasar Berjangka

Di tengah transisi siklus ekonomi, pasar berjangka (Futures) menawarkan fleksibilitas yang unik bagi investor. Tidak seperti investasi konvensional yang hanya mengandalkan kenaikan harga, perdagangan berjangka memungkinkan investor untuk mengambil posisi dalam dua arah, baik saat pasar sedang menguat maupun saat mengalami kontraksi.

Sebagai Broker Trading Futures yang terpercaya, KVB Futures berkomitmen untuk membantu para investor memahami setiap perubahan tren global. Dengan menyediakan akses ke berbagai produk seperti Forex, indeks saham global, dan komoditas, nasabah memiliki keleluasaan untuk melakukan diversifikasi sesuai dengan fase ekonomi yang sedang berlangsung.

Dukungan teknologi trading yang mumpuni serta edukasi berkelanjutan menjadi prioritas KVB Futures agar para trader dapat mengambil keputusan yang berbasis data, bukan sekadar spekulasi.

Bagi Anda yang ingin mulai membangun strategi investasi yang tangguh di segala kondisi ekonomi, pendaftaran akun dapat dilakukan secara mudah melalui tautan resmi: Daftar KVB Futures.

Peringatan Risiko:
Perdagangan berjangka memiliki risiko yang signifikan dan melibatkan penggunaan leverage. Nilai investasi dapat turun maupun naik. Sangat penting bagi investor untuk memiliki pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko dan siklus pasar sebelum melakukan transaksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Didorong Sentimen Global, Harga Emas Siap Lanjutkan Kenaikan

Pergerakan harga emas dunia pada hari Kamis, 9 April 2026 diperkirakan masih memiliki peluang untuk kembali naik, meskipun sebelumnya sempat mengalami fase penurunan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, harga emas saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda stabil dan berpotensi melanjutkan tren kenaikan dalam waktu dekat.

Dalam beberapa waktu terakhir, harga emas sempat mengalami koreksi atau penurunan sementara. Namun kini, pergerakan harga terlihat mulai tertahan di area penting yang berfungsi sebagai penopang. Selama harga mampu bertahan di area tersebut, peluang untuk kembali naik dinilai masih cukup besar.

Saat ini, harga emas juga sedang berusaha membentuk titik terendah baru yang lebih kuat sebagai dasar untuk naik kembali. Level di sekitar 4.698 menjadi area yang cukup krusial untuk diperhatikan. Jika harga tidak turun lebih jauh dari titik ini, maka kondisi tersebut dapat menjadi sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda dan pembeli kembali masuk ke pasar.

Apabila momentum kenaikan terus berlanjut, harga emas diperkirakan berpotensi naik ke kisaran 4.799 dalam waktu dekat. Bahkan, jika dorongan beli semakin kuat, bukan tidak mungkin harga akan melanjutkan kenaikan hingga ke level berikutnya di sekitar 4.858. Level-level tersebut menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam melihat arah pergerakan emas selanjutnya.

Dari sisi global, kondisi fundamental juga turut mendukung peluang kenaikan harga emas. Salah satu faktor utamanya adalah meningkatnya harapan bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, akan mulai menurunkan suku bunga. Hal ini biasanya terjadi ketika inflasi mulai terkendali atau menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Jika suku bunga turun, maka emas akan menjadi lebih menarik bagi investor. Pasalnya, emas tidak memberikan bunga seperti instrumen keuangan lainnya. Ketika bunga rendah, investor cenderung beralih ke emas sebagai alternatif investasi yang lebih aman.

Selain itu, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat juga turut memberikan dorongan bagi harga emas. Ketika imbal hasil turun, biaya untuk memegang emas menjadi lebih ringan, sehingga minat investor terhadap logam mulia ini meningkat.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah pergerakan dolar AS. Jika dolar melemah, harga emas biasanya akan naik karena menjadi lebih murah bagi pembeli dari negara lain. Hal ini dapat meningkatkan permintaan dan mendorong harga lebih tinggi.

Di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik, emas tetap menjadi salah satu aset yang banyak diminati. Investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman untuk melindungi nilai aset mereka, dan emas sering menjadi pilihan utama dalam situasi seperti ini.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat bahwa peluang kenaikan harga emas masih cukup terbuka untuk saat ini. Selama harga mampu bertahan di area penting yang menjadi penopang, arah pergerakan diperkirakan masih cenderung naik.

Meski begitu, pergerakan harga emas tetap bisa mengalami naik turun dalam jangka pendek. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati perkembangan global serta level-level penting yang dapat memengaruhi arah harga emas ke depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

TechnoGIS Perkenalkan Platform iT Sensing pada Smart City Expo Taiwan 2026, Perluas Kerja Sama Global

TechnoGIS mengikuti Smart City Expo Taiwan 2026 di Taipei untuk memperkenalkan iT Sensing sebagai solusi geospasial. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama internasional dan memperkuat ekspansi global berbasis teknologi.

TechnoGIS turut berpartisipasi dalam ajang Smart City Expo Taiwan 2026 yang berlangsung pada 17–20 Maret 2026 di Nangang Exhibition Center, Taipei, Taiwan. Dalam kegiatan tersebut, TechnoGIS memperkenalkan platform geospasial unggulannya, iT Sensing, yang dikembangkan untuk mengintegrasikan dan mengolah data satelit menjadi informasi yang aplikatif bagi kebutuhan industri. Platform ini juga ditampilkan sebagai solusi dalam mendukung perencanaan infrastruktur jaringan 5G, melalui pemanfaatan data geospasial, analitik, dan pemrosesan berbasis cloud guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengambilan keputusan. Dalam acara ini TechnoGIS di dukung oleh Indonesia Prima sebagai Accelerator dan juga KDII sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di Taiwan.

Dalam rangka memperkuat ekspansi internasional, TechnoGIS menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah mitra strategis dari berbagai negara, yaitu Hayani Maison (Afrika), Collexe (Malaysia), Statio (Thailand), dan Stellar Vision (Korea). Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan dan implementasi solusi geospasial di berbagai sektor, dengan mengedepankan kolaborasi teknologi dan pemanfaatan sumber daya lokal di masing-masing wilayah.

Selain itu, TechnoGIS juga mengembangkan sejumlah inisiatif strategis di berbagai negara, antara lain pengembangan proyek percontohan di sektor pertanian dan kehutanan di Malaysia bersama Rymba dan Hittera, pengembangan solusi geospasial di Yunani bersama Neuralio, pengembangan platform pemodelan temperatur kota di Republik Ceko bersama Ecoten Urban Comfort, monitoring infrastruktur di kawasan Afrika, serta pengembangan sistem monitoring parkir cerdas di Thailand bersama Statio dan Riffai. TechnoGIS juga menjalin kolaborasi dengan SolarSDGs (Taiwan) dalam pengembangan solusi monitoring panel surya berbasis drone dan sistem pemeliharaan prediktif (predictive maintenance). Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya TechnoGIS dalam memperkuat ekosistem geospasial global serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data di berbagai sektor pembangunan.

CEO TechnoGIS, Sarono, menyampaikan bahwa partisipasi dalam ajang ini menjadi momentum strategis bagi perusahaan dalam memperkuat ekspansi global. “Smart City Expo Taiwan merupakan platform yang sangat relevan bagi pengembangan iT Sensing sebagai cloud geospatial dan monitoring platform. Dalam kesempatan ini, TechnoGIS berhasil membuka kolaborasi di lebih dari 7 negara lintas 3 kawasan, yaitu Asia, Afrika, dan Eropa, yang akan menjadi hub strategis dalam ekspansi global kami. Kami melihat peran penting teknologi ini dalam mendukung perencanaan kota yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan. Ke depan, TechnoGIS berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan tata kota berbasis data dan teknologi,” ujarnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Nasional, PTPN I Siap Bangun Pabrik Kelapa dan Pala

JAKARTA – Program hilirisasi komoditas yang merupakan mandat Presiden Prabowo kepada Danantara semakin progresif. Untuk komoditas kelapa dan pala, Danantara menugaskan PTPN I sebagai pelaksana operasional di lapangan. Subholding Supporting Co pada Holding Perkebunan Nusantara itu dijadwalkan melakukan groundbreaking pembangunan pebrik kelapa terintegrasi senilai Rp500 miliar dan pabrik pengolahan pala senilai Rp140 miliar, Sabtu (28/3/26). Peletakan batu pertama dijadwalkan akan dihadiri Presiden Prabowo bersamaan dengan proyek hilirisasi lain di KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Groundbreaking menjadi bukti kesiapan PTPN menerima mandat ini program ini. Selain komoditas kelapa dan pala, bersamaan juga akan dilakukan peresmian program premejaan (replanting) tanaman kopi, lada, kakao, dan jambu mete seluas 800 ribu hectare di seluruh Indonesia. Program ini akan mendapat dukungan anggaran Pemerintah sebesar Rp9,9 triliun.

Dua proyek yang menjadi domain PTPN I adalah pabrik kelapa terintegrasi dan pabrik pengolahan pala akan dibangun di lahan seluas 11 hektare di Kebun Awaya, Kabupaten Maluku Tengah. Pabrik Kelapa Terintegrasi dirancang untuk memproduksi Medium-Chain Triglycerides (MCT), tepung kelapa, dan arang aktif dengan kapasitas olah hingga 300.000 butir kelapa per hari. Sedangkan pabrik pengolahan pala difokuskan pada produksi oleoresin guna memenuhi standar tinggi pasar ekspor.

Kehadiran berbagai fasilitas manufaktur modern ini diproyeksikan tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Hal ini sejalan dengan target penciptaan hingga 1,6 juta lapangan kerja baru secara nasional di sektor hilirisasi perkebunan dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (25/3/26) mengatakan menyatakan kesiapannya. Ia menyebut, transformasi ini adalah langkah besar perusahaan untuk mengangkat derajat ekonomi perkebunan rakyat yang selama ini didominasi 90% sektor agraris.

“Hilirisasi ini bukan sekadar mengejar nilai tambah produk, melainkan sebuah lompatan besar untuk menjadikan Indonesia sebagai adidaya agraris dunia. Ini juga menjadi mesin penggerak ekonomi bagi masyarakat di wilayah operasional PTPN I,” kata Teddy Yunirman Danas.

Teddy menambahkan bahwa melalui sinergi bersama Danantara dan optimalisasi skema Kerja Sama Operasional (KSO), PTPN I hadir sebagai jembatan yang menghubungkan potensi besar petani lokal dengan teknologi industri modern serta akses luas ke pasar global. Untuk menjamin keberlanjutan operasional dan efisiensi, PTPN I mengedepankan opsi skema KSO bersama mitra strategis. Skema ini memungkinkan adanya transfer pengetahuan, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, manajemen profesional, serta penguatan portofolio bisnis tanpa harus membebani investasi aset secara berlebihan.

“Dengan dukungan penuh dari Danantara, PTPN I berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembangunan pabrik di Maluku berjalan sesuai jadwal demi mewujudkan kemandirian pangan dan ketahanan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” kata dia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

7 Stasiun Tersibuk di Daop 2 Bandung Selama Angkutan Lebaran 2026, Bandung dan Kiaracondong Dominasi Pergerakan Penumpang

Bandung (Jawa Barat), 8 April 2026 — PT KAI (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari (11 Maret s.d. 1 April). Tercatat sebanyak 441.610 pelanggan berangkat dan 430.569 pelanggan datang melalui seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

Dari data tersebut, terdapat tujuh stasiun dengan aktivitas pelayanan penumpang tertinggi, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Tingginya volume ini mencerminkan peran strategis wilayah Daop 2 Bandung sebagai salah satu simpul transportasi utama di Jawa Barat.

Secara kumulatif untuk pelayanan penumpang berangkat, Stasiun Bandung menjadi yang tertinggi dengan total 122.972 pelanggan. Disusul Stasiun Kiaracondong sebanyak 89.946 pelanggan, kemudian Stasiun Tasikmalaya sebanyak 36.476 pelanggan, Stasiun Cianjur 32.519 pelanggan, Stasiun Cipatat 25.417 pelanggan, Stasiun Banjar 20.680 pelanggan, serta Stasiun Purwakarta sebanyak 20.090 pelanggan.

Sementara itu, secara kumulatif untuk pelayanan penumpang datang, Stasiun Bandung juga mencatat angka tertinggi dengan 122.350 pelanggan. Diikuti Stasiun Kiaracondong sebanyak 75.037 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 38.367 pelanggan, Stasiun Cianjur 34.326 pelanggan, Stasiun Cipatat 26.358 pelanggan, Stasiun Banjar 23.388 pelanggan, dan Stasiun Purwakarta sebanyak 18.999 pelanggan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya angka mobilitas ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat terhadap moda transportasi kereta api, khususnya pada periode Angkutan Lebaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudiknya menggunakan kereta api. Tingginya volume penumpang di tujuh stasiun tersibuk ini menjadi indikator bahwa layanan KAI semakin menjadi pilihan utama masyarakat yang mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran operasional selama masa angkutan Lebaran, mulai dari penambahan petugas pelayanan, optimalisasi sarana dan prasarana, hingga peningkatan pengawasan di seluruh area operasional baik di jalur rel maupun di stasiun.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama periode puncak arus mudik dan balik. KAI juga memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan sesuai standar operasional yang mengutamakan keselamatan.

Kuswardojo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan selama berada di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api, serta merencanakan perjalanan dengan baik agar terhindar dari kendala.

“Kami berharap layanan yang telah diberikan selama Angkutan Lebaran 2026 ini dapat memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan. KAI akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan ke depan,” tutupnya.

Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung memastikan akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan guna menghadapi periode angkutan berikutnya dengan lebih optimal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026

Jakarta, 7 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026. Capaian tersebut tumbuh sebesar 32,96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Year on Year/YoY), mencerminkan kinerja Perseroan yang tetap solid serta konsisten dalam menjaga tren pertumbuhan positif di awal tahun 2026.

Perolehan kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 73%, diikuti oleh proyek BUMN sebesar 18%, serta proyek swasta sebesar 9%. Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Gedung sebesar 33%, Jalan dan Jembatan sebesar 30%, Smelter dan Pertambangan sebesar 18%, Rumah Sakit sebesar 10%, Pelabuhan sebesar 6%, serta Pengolahan Air dan Limbah sebesar 3%, dan sisanya berasal dari sektor Infrastruktur Air serta Fasilitas Oil & Gas.

Sejumlah proyek strategis dengan nilai signifikan yang berhasil diraih PTPP hingga Februari 2026 di antaranya Proyek RSU Adhyaksa Daerah Khusus Jakarta senilai Rp266,5 Miliar, Proyek Penanganan Bencana Sumatera Utara (Sibolga–Barus) senilai Rp263,7 Miliar, Proyek Jetty dan Prasarana Pantai Lamongan senilai Rp234 Miliar, Proyek Penanganan Bencana Aceh (Bireuen–Takengon) sebesar Rp148,3 Miliar, serta Proyek RS PHTC Tulang Bawang senilai Rp112,7 Miliar.

Capaian ini menunjukkan keberhasilan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan portofolio proyek di berbagai sektor unggulan, sekaligus memperkuat daya saing PTPP dalam menangkap peluang proyek-proyek strategis di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah, PTPP terus mengoptimalkan kinerja operasional serta memperkuat peran aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan konektivitas, dan pemerataan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia guna mendukung pencapaian target Perseroan di tahun 2026.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional. “Perolehan kontrak baru hingga Februari 2026 ini menjadi bukti bahwa PTPP mampu menjaga kinerja secara optimal di tengah tantangan industri. Perseroan akan terus mengedepankan prinsip selektivitas proyek, tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta manajemen risiko yang prudent dalam setiap lini operasional. Selain itu, PTPP juga berkomitmen untuk menghadirkan kualitas terbaik melalui pelaksanaan proyek yang tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja (zero accident),” ujar Joko.

Lebih lanjut, PTPP menegaskan perannya sebagai salah satu pelaku utama dalam pembangunan infrastruktur nasional melalui kontribusi aktif dalam menghadirkan proyek-proyek strategis yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan strategi yang adaptif dan berkelanjutan, Perseroan optimistis dapat terus menjaga tren pertumbuhan positif serta mencapai target kinerja yang telah ditetapkan sepanjang tahun 2026.

–SELESAI– 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Jakarta, – Kementerian Lingkungan Hidup mengaunerahkan penghargaan Green Leadership kepada Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025. Penghargaan ini, menjadi bukti dari komitmen kuat terhadap penerapan prinsip keberlanjutan di sektor industri pertambangan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata kepemimpinan bisnis yang berhasil mengintegrasikan program keberlanjutan lingkungan yang berdampaklangsung pada capaian kinerja keberlanjutan seluruh Anggota Grup MIND ID.

Green Leadership merupakan penghargaan khusus yang menyoroti peran tokoh pemimpin badan usaha dalam mendorong transformasi hijau, efisiensi energi, serta komitmen jangka panjang dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan dampak lingkungan.

Kepemimpinan yang kuat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan perusahaan meraih kinerja lingkungan unggul, termasuk dalam pencapaian PROPER.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan penghargaan PROPER diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya nyata dunia usaha dalam menjalankan tata kelola lingkungan yang baik.

“Tujuan dari anugerah ini adalah memberikan penghargaan atas upaya para unit usaha dan pimpinan perusahaan dalam menerapkan kaidah tata kelola lingkungan yang baik. Perusahaan wajib memiliki dokumen lingkungan yang dipenuhi dan dilaporkan secara berkala, termasuk evaluasi setiap enam bulan. Dari situ akan dinilai tingkat ketaatan perusahaan, yang berarti seluruh dokumen tersebut disusun dan dipenuhi dengan baik,” ujar Hanif kepada Wartawan usai acara Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER), Selasa (7/5)4/2026).

Hanif optimistis bahwa capaian PROPER tidak hanya menjadi kebanggaan dari sisi kepatuhan lingkungan bagi perusahaan, sekaligus juga memberikan nilai tambah bagi kinerja bisnis perusahaan.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri. Dari sisi bisnis, capaian PROPER juga memberikan nilai tambah karena meningkatkan kepercayaan investor, yang pada akhirnya dapat berdampak positif terhadap nilai saham perusahaan,” jelas Hanif.

Hanif juga berterima kasih kepada para pemimpin perusahaan CEO yang mendapat predikat hijau karena telah berkontribusi serius di dalam rangka membangun banyak hal mulai dari efisiensi sumber daya, pencegahan pencemaran danbanyak kemudian kegiatan-kegiatan yang mampu membangun ekonomi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung.

“Dan sekali lagi kepada para perusahaan yang tadi disebutkan telah mendapat predikat emas tentu kebanggaan yang luar biasa bagi saya untuk kiranya Bapak-Ibu CEO berkenan menerima penganugerahan ini. Maka simbol pelaksanaan dari PROPER ini merupakan manifestasi tugas Menteri Lingkungan Hidup yang dimandatkan di dalam Undang-undang 32 2009,” tegas Hanif.

Adapun, Maroef merupakan tokoh pemimpin dari perusahaan Grup MIND ID yang berhasil meraih penghargaan pengelolaan lingkungan hidup dengan perolehan 2 PROPER Emas dan 2 PROPER Hijau dari sejumlah entitas Anggota MIND ID. Grup MIND ID termasuk perusahaan yang menghadirkan inovasi sosial dan lingkungan yang berdampak positif bagi perlindungan dan pengelolaan lingkungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

JAKARTA — Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui subholding Supporting Co, PTPN I, perusahaan mendapat mandat untuk masuk ke bisnis komoditas tanaman pangan semusim, khususnya singkong dan jagung.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap isu stabilitas harga, kontinuitas pasokan, serta pemberdayaan petani yang masih menjadi tantangan pada kedua komoditas tersebut. Dengan dukungan aset lahan lebih dari 1,1 juta hektare, PTPN I akan mengoptimalkan pemanfaatan lahan bersama komoditas lainnya seperti karet, kelapa, teh, kopi, tembakau, pala, kakao, singkong, jagung, dan bawang putih.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah melalui Kementerian BUMN kepada perusahaan untuk menjadi bagian dari solusi atas dinamika komoditas pangan nasional.

“Kemarin kita mendapat mandat untuk menjadi pengembang kelapa dan pala. Hari ini, kita mendapat tambahan mandat dari pemerintah, yakni masuk ke bisnis singkong dan jagung. Kita tahu, singkong dan jagung saat ini didominasi petani. Kemampuan petani kita sangat kuat, tetapi ada masalah pada fluktuasi harga yang sangat merugikan petani. Saat panen raya, harga jatuh, bahkan untuk biaya panen saja tidak cukup,” kata Teddy dalam acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 H bersama karyawan di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Dalam konteks tersebut, PTPN I diharapkan mampu bersinergi dengan petani untuk menjaga stabilitas harga, memastikan hasil panen terserap, serta menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan. Sejalan dengan program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah, perusahaan akan menjalankan langkah strategis yang terintegrasi.

“Selama ini kita memang spesialis pada komoditas tanaman keras, tetapi kita punya kapasitas dan ekspertasi dasar untuk tanaman pangan semusim. Identifikasi terhadap masalah singkong dan jagung ini sudah banyak rekomendasi yang mantap. Intinya, kita harus bersinergi dengan rakyat untuk sama-sama maju. Hilirisasi adalah salah satu jawabannya sehingga singkong dan jagung punya nilai tambah,” ujarnya.

Momentum Idulfitri juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi internal. Teddy menegaskan bahwa peringatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan titik balik untuk memperkuat peran insan perkebunan sebagai agent of development dalam mendukung arah kebijakan pemerintah di sektor pertanian.

Ia menekankan bahwa ekspansi ke komoditas pangan semusim bukan sekadar diversifikasi usaha, melainkan bagian dari tanggung jawab negara yang harus dijalankan secara optimal, dengan menempatkan PTPN I sebagai penggerak utama yang tidak hanya berorientasi pada pengelolaan korporasi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Komisaris Utama PTPN I, Sutan Adil Hendra, turut menyampaikan dukungan terhadap langkah strategis tersebut. Ia mengajak seluruh karyawan untuk melakukan transformasi etos kerja dalam menghadapi tantangan pengelolaan tanaman pangan semusim yang membutuhkan kecepatan, adaptasi teknologi, dan integritas tinggi.

“Fitrah itu berarti kembali ke jati diri yang penuh semangat. Saya mengajak kita semua bekerja keras dengan tanggung jawab penuh. Mari jadikan pekerjaan ini sebagai niat ibadah dan integritas tinggi demi menyukseskan mandat kedaulatan pangan ini,” tegasnya.

Sutan juga mengapresiasi perjalanan transformasi PTPN Group selama tiga dekade, yang dinilainya telah membangun fondasi kuat, termasuk keterbukaan komunikasi dan sinergi antar lini organisasi sebagai modal utama dalam mencapai target swasembada pangan nasional.

Sebagai penutup, manajemen PTPN I menegaskan komitmennya untuk menjalankan pengembangan komoditas singkong dan jagung melalui kolaborasi erat dengan holding serta mitra strategis. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar wilayah operasional sekaligus berkontribusi pada penguatan kedaulatan pangan dan energi nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PTPN I, termasuk Anita Aryani dan Nur Ida Komsiati, serta Direktur Operasional Fauzi Omar, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Doni P. Gandamihardja, Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen Landi R, dan Direktur SDM dan Teknologi Informasi Siwi Peni, yang mencerminkan soliditas kepemimpinan dalam mengawal transformasi perusahaan ke depan.

Melalui langkah ini, PTPN Group menegaskan perannya sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa

Jakarta, 8 April 2026 – Bittime akan kembali hadirkan Bittime Mining Points 2.0, sebagai bentuk apresiasi berkelanjutan bagi investor Indonesia. Program insentif berbasis aktivitas trading dan referral ini dirancang untuk mendorong partisipasi investor terhadap platform Bittime dengan total prize pool lebih dari $30.000 yang akan dibagikan dalam bentuk Palapa ($PLPA).

Melalui skema terbaru, pengguna dapat memperoleh 10 poin untuk setiap aktivitas jual-beli dengan volume trading sebesar 1 USDT pada seluruh pasangan aset kripto yang tersedia (IDR/USDT), dan 1.000 poin bagi pengguna yang berhasil mengundang teman dengan minimal transaksi lebih dari $100 USD.

Di mana, setiap aktivitas platform menjadi kesempatan untuk meningkatkan nilai aset dengan insentif yang akan diterima, dan meningkatkan poin melalui trading pada aset-aset berbasis stablecoin $USDT dan Traditional Aset (TradFi) seperti $XAUT, $SLVON. Hal ini bertujuan memberikan nilai tambah pada setiap aktivitas dengan mengusung #TradeToEarn. 

Dalam mekanisme kali ini, transparansi dan kemudahan akses menjadi prioritas utama dengan kehadiran fitur Campaign Leaderboard yang nantinya dapat dipantau langsung melalui halaman program Bittime Mining Points pada Website resmi Bittime.

Di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif, aktivitas trading kini tidak hanya tentang menangkap momentum harga, tetapi juga membangun diversifikasi portofolio dan aset investasi secara berkelanjutan. Bittime Mining Points 2.0 hadirkan peluang #DoubleEarnDoublePoints, sekaligus sebagai wadah bagi investor yang ingin melindungi portofolio di tengah volatilitas pasar, sebab setiap transaksi dan referral kini dapat dikonversi menjadi poin yang bernilai.

Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto Indonesia.

Hal ini dipandang sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi masyarakat yang ingin memulai diversifikasi aset digital. Namun, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. 

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES