South Treasure Metland Cyber Puri, Pilihan Hunian untuk Pengalaman Luxury Living

Tangerang, 27
Agustus 2026
– South Treasure menghadirkan konsep luxury living
melalui perpaduan desain modern tropis, ruang yang lapang, teknologi hunian,
serta lingkungan yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan privasi.
Dikembangkan Metland di kawasan Metland Cyber Puri, South Treasure mengusung
elemen desain yang timeless dengan ruang terbuka hijau serta rooftop
garden
sebagai bagian dari area hunian, menciptakan suasana yang lebih asri
dan nyaman bagi penghuni.

South
Treasure menawarkan pilihan hunian dengan 4-5 kamar tidur dan 3-4 kamar mandi,
luas bangunan mulai dari 156m² hingga 222m² serta luas tanah 105m² hingga
153m². Pilihan tersebut ditawarkan dengan harga mulai dari Rp4,9 miliar hingga
Rp8,6 miliar, memberikan pilihan ruang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan
keluarga.

Untuk
melengkapi pengalaman tinggal, setiap unit South Treasure dilengkapi teknologi smart
home system
yang terintegrasi. Fitur tersebut mencakup smart door lock,
smart control panel & smart switch, smart CCTV, motion
detector
, door sensor, security alarm, smoke detector
dan gas detector. South Treasure juga memiliki konsep EV charging ready,
sementara beberapa tipe dilengkapi home lift untuk memberikan kemudahan
lebih dalam aktivitas sehari-hari.

“Melalui
South Treasure, kami menghadirkan hunian yang memadukan desain, ruang,
teknologi dan kenyamanan dalam satu pengalaman tinggal. Bagi kami, luxury
living
bukan hanya mengenai tampilan hunian, tetapi juga bagaimana setiap
elemen dapat memberikan kenyamanan, privasi dan kemudahan bagi penghuni,” ujar
Rendy Putra Kusuma, General Manager Metland Cyber Puri. 

Dengan
perpaduan desain modern tropis, ruang yang luas, teknologi rumah pintar serta
dukungan lingkungan dan fasilitas kawasan, South Treasure Metland Cyber Puri
menghadirkan pengalaman luxury living yang dirancang untuk menghadirkan
kualitas hidup yang lebih nyaman dan eksklusif.

Di sekitar
kawasan, penghuni dapat menikmati berbagai fasilitas komersial dan lifestyle,
salah satunya One District at Puri yang dikembangkan dengan konsep open
plaza
dan everyday lifestyle mall. Area ini menghadirkan pilihan
kuliner, kebutuhan sehari-hari hingga berbagai aktivitas untuk keluarga.

Rencana
kehadiran bioskop XXI di One District at Puri yang ditargetkan mulai beroperasi
pada akhir 2026 akan menambah pilihan hiburan bagi penghuni South Treasure dan
masyarakat sekitar. Kehadiran fasilitas tersebut semakin melengkapi ekosistem lifestyle
di sekitar kawasan, memberikan lebih banyak pilihan bagi penghuni untuk menikmati
waktu bersama keluarga maupun teman tanpa perlu bepergian jauh dari lingkungan
tempat tinggal.

Kesempatan
memiliki hunian di South Treasure juga dapat dimanfaatkan melalui program
Blanjaproperti.com yang berlangsung hingga 6 September 2026. Konsumen dapat
mengakses pilihan unit South Treasure melalui platform tersebut sekaligus
berkesempatan mendapatkan Golden Ticket berupa tabungan emas hingga Rp50 juta.
Program ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang tengah mencari
hunian sekaligus ingin mendapatkan nilai tambah dalam proses pembelian.

–Selesai–

 

Tentang
Metland Cyber Puri

Metland
Cyber Puri merupakan bagian dari Metland Group yang menghadirkan kawasan
central business district (CBD), sebuah hunian eksklusif yang berlokasi
strategis di Barat Jakarta. Dengan kemudahan akses langsung exit Karang Tengah
(KM 11) Tol Jakarta – Tangerang, sehingga mempermudah akses ke pusat kota
Jakarta dan dekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta yang ditempuh
kurang lebih hanya 30 menit.

Metland
Cyber Puri menyediakan berbagai fasilitas-fasilitas untuk memenuhi kebutuhan
penghuninya, dilengkapi oleh pusat perbelanjaan One District at Puri, rumah
sakit internasional Mandaya Royal Hospital, fasilitas pendidikan unggulan,
stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), SPKLU dan club house.

Nikmati
sebuah gaya hidup sehat di Barat Jakarta – Tangerang yang dikelilingi ruang
terbuka hijau disekitar kota untuk memberikan kenyamanan dan keindahan yang
nyata.

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bantu Arah Karier Talenta Digital: Telkom AI Center Bali Hadirkan Webinar “Finding Your Career Path in Minutes with AI”

Telkom AI Connect berkolaborasi dengan Grazedu, AfterOffice, dan PAC menggelar webinar AI untuk membantu talenta mengeksplorasi potensi diri dan menentukan arah karier dengan lebih terarah.

Denpasar 27 Agustus 2026 – Dalam upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sebagai alat bantu dalam mengeksplorasi dan menentukan arah karir, program AI Connect yang diinisiasi Telkom berkolaborasi dengan Grazedu, AfterOffice dan Pilar Asa Cendekia (PAC) sukses diselenggarakan pada Sabtu (15/8). Mengusung tema “AI Introductory: Finding Your Career Path in Minutes with AI”, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif bagi peserta untuk memahami potensi diri sekaligus memanfaatkan teknologi AI dalam menentukan jalur karir yang lebih sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.  

Webinar yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting ini diminati oleh 55 pendaftar dari berbagai latar belakang. Webinar ini juga menghadirkan tiga narasumber dengan pengalaman di bidang pengembangan karir dan teknologi AI, yaitu Novi Yani selaku Founder & Lead Coach Pilar Asa Cendekia (PAC), Dinar Lathifah selaku Gen Z Career Coach sekaligus CEO AfterOffice, serta Ihlasul A’mal selaku Founder Grazedu dan Google AI Essentials Certified. Ketiganya membawakan materi yang saling berkesinambungan. 

Sesi pertama menghadirkan Novi Yani selaku Founder & Lead Coach Pilar Asa Cendekia (PAC) yang membahas tren dunia kerja dan talenta yang saat ini dibutuhkan perusahaan. Materi mencakup perubahan dunia kerja di era AI dan digitalisasi, perkembangan profesi dan industri, sehingga hard skills dan soft skills yang semakin dibutuhkan di dunia profesional. Pembahasan ini memberikan gambaran di tengah perubahan lanskap pekerjaan.

Selanjutnya, Dinar Lathifah selaku Gen Z Career Coach sekaligus CEO AfterOffice, mengajak peserta mengenali potensi diri sebelum menentukan jalur karir. Peserta diarahkan untuk memahami pentingnya self-awareness, mengenali kekuatan dan minat personal, serta mempertimbangkan faktor seperti lingkungan kerja, peluang berkembang, purpose, dan gaya hidup dalam menentukan karir yang sesuai.

Tidak hanya membahas teori, sesi berikutnya bersama Ihlasul A’mal memberikan pengalaman praktik pemanfaatan AI melalui tools Claude. Peserta diarahkan untuk menganalisis profil diri dan menyusun Career Fit Report yang memuat rekomendasi jalur karir, kekuatan utama, area pengembangan, serta langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mengembangkan karir. 

Melalui kegiatan ini, AI tidak ditempatkan sebagai pengganti proses pengambilan keputusan, melainkan sebagai alat bantu yang dapat membantu talenta memahami potensi diri dan mengeksplorasi pilihan karier secara lebih terarah.

“AI dapat menjadi alat bantu bagi talenta untuk lebih mengenali potensi diri dan mengeksplorasi berbagai pilihan karir. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat memanfaatkan AI secara relevan untuk mempersiapkan langkah karir mereka,” ujar Indria Trisni Puspita, Business and Community Lead Telkom AI Connect Bali.

Melalui kolaborasi bersama Grazedu, AfterOffice, dan Pilar Asa Cendekia, Telkom AI Connect diharapkan dapat terus membuka ruang pembelajaran bagi talenta untuk memahami dan memanfaatkan perkembangan AI secara relevan, termasuk dalam mempersiapkan perjalanan karir di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Connect Makassar Ajak Talenta Digital Eksplorasi API untuk Bangun Proyek AI

Telkom AI Center Makassar ajak mahasiswa mengeksplorasi pemanfaatan API melalui Postman, Express.js, dan Apilogy untuk mengintegrasikan berbagai kemampuan AI ke dalam aplikasi dan solusi digital.

Makassar, 20 Agustus 2026 – Telkom AI Center Makassar menggelar AI Connect Offline Series – Exploring API Fundamentals and AI Integration di Telkom AI Center of Excellence Makassar pada 20 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan Muh. Ilyas, Ex-BCL Support Telkom AI Connect Makassar, untuk membahas peran Application Programming Interface (API) dalam menghubungkan layanan digital dan mengintegrasikan teknologi AI.

Kegiatan dirancang secara interaktif melalui pemaparan materi, demonstrasi, dan hands-on practice. Peserta diperkenalkan pada fundamental API, mulai dari endpoint, request, response, hingga authentication, serta cara memilih dan menggunakan API berdasarkan kebutuhan dan use case yang dikembangkan.

“API adalah perantara untuk menghubungkan layanan digital dan menghadirkan kemampuan AI dengan cara yang lebih ringkas,” ujar Muh. Ilyas. Pemahaman tersebut kemudian diterapkan melalui praktik menggunakan API dari Apilogy, sehingga peserta dapat melihat secara langsung bagaimana API digunakan untuk mengakses layanan dan mengintegrasikannya ke dalam aplikasi atau prototype.

Pada sesi hands-on, peserta mengeksplorasi penggunaan API dalam proses pengembangan dengan melihat alur request dan response, serta bagaimana layanan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan fitur AI tanpa harus membangun seluruh komponen teknologi dari awal. Melalui pendekatan Learn, Explore, and Experiment, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mencoba dan memahami penerapannya secara langsung.

Pemanfaatan API menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem digital karena memungkinkan pengembang menghubungkan berbagai layanan tanpa harus membangun seluruh fungsi dari awal. Bagi mahasiswa dan talenta digital, pemahaman tersebut membuka peluang untuk mengeksplorasi lebih banyak use case dan mengembangkan solusi yang menggabungkan berbagai layanan digital dengan kemampuan AI.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Telkom AI Connect Makassar dalam menghadirkan ruang pembelajaran dan eksplorasi teknologi bagi talenta digital di Makassar. Program tersebut sejalan dengan upaya Telkom dalam mendukung pengembangan talenta digital sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi melalui kolaborasi dengan komunitas dan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat membawa pemahaman mengenai API dan integrasi AI ke dalam proyek yang mereka kembangkan. Pengalaman praktik menggunakan API juga menjadi bekal bagi peserta untuk mengeksplorasi berbagai use case serta mengembangkan solusi digital yang lebih terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan di dunia nyata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transaksi Kripto Turun 33%, tapi Investor Bertambah: Pasar RI Masih Menjanjikan?

Jakarta, 27 Agustus 2026 — Pasar kripto Indonesia tengah menghadapi situasi yang cukup unik. Nilai transaksi mengalami penurunan tajam, tetapi jumlah investor justru terus bertambah di tengah tekanan daya beli masyarakat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto sepanjang semester I/2026 mencapai Rp150,60 triliun, turun 33,56% secara tahunan dari Rp226,68 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, jumlah investor aset kripto meningkat dari 20,19 juta orang pada Desember 2025 menjadi 22,69 juta orang pada Juni 2026. Artinya, ada tambahan sekitar 2,5 juta investor hanya dalam enam bulan.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai kondisi tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap kripto belum hilang, tetapi pola investasinya mulai berubah akibat tekanan ekonomi.

“Basis investor tetap tumbuh meski nilai transaksinya turun. Ini menunjukkan masyarakat masih masuk ke pasar kripto, hanya saja dengan nilai transaksi yang lebih kecil karena tekanan daya beli,” ujar Yudho.

Menurutnya, pelemahan transaksi tidak hanya dipengaruhi kondisi domestik. Kapitalisasi pasar kripto global juga sempat turun sekitar 45%, dari sekitar US$4,2 triliun pada Oktober 2025 menjadi US$2,3 triliun pada Maret 2026.

Karena itu, penurunan transaksi di Indonesia dinilai lebih mencerminkan kombinasi tekanan ekonomi domestik dan pelemahan pasar global, bukan penurunan minat terhadap aset kripto secara struktural.

Kelas Menengah Tertekan, Pola Investasi Berubah

Tekanan daya beli menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi aktivitas investasi. Jumlah kelompok aspiring middle class atau calon kelas menengah tercatat meningkat dari 137,5 juta orang pada 2024 menjadi 142 juta orang pada 2025, atau sekitar 50,4% dari total penduduk Indonesia.

Yudho menjelaskan, ketika ketahanan finansial rumah tangga melemah, alokasi dana untuk instrumen berisiko seperti kripto cenderung ikut berkurang.

“Kripto bukan kebutuhan primer. Ketika kondisi ekonomi rumah tangga tertekan, masyarakat secara alami akan menjadi lebih konservatif dalam berinvestasi,” katanya.

Namun, kondisi tersebut tidak berarti masyarakat meninggalkan pasar kripto. Sebaliknya, investor mulai bertransaksi dengan nominal lebih kecil, lebih selektif, dan lebih berhati-hati.

Perubahan ini juga terjadi bersamaan dengan turunnya posisi Indonesia dalam peringkat adopsi kripto global, dari sebelumnya peringkat ketiga menjadi peringkat ketujuh berdasarkan laporan Chainalysis.

Persaingan Industri Makin Ketat

Di tengah tekanan transaksi, minat pelaku industri terhadap pasar Indonesia masih tinggi. Hingga pertengahan 2026, OJK telah mengizinkan 32 entitas dalam ekosistem perdagangan aset kripto, dengan lebih dari 1.200 aset kripto legal diperdagangkan.

Masuknya pemain global ke Indonesia juga menunjukkan pasar domestik masih dinilai memiliki potensi pertumbuhan.

Menurut Yudho, kondisi tersebut membuat perusahaan kripto perlu mengubah strategi. Fokus tidak lagi hanya pada akuisisi pengguna, tetapi juga memperdalam transaksi dan menghadirkan produk yang sesuai dengan perubahan karakter investor.

Salah satu peluang datang dari tokenized stocks. Volume perdagangan tokenized stocks secara global melonjak dari US$831 juta pada Juli 2025 menjadi US$54 miliar pada Juni 2026.

Produk ini dinilai menarik karena memberikan eksposur terhadap saham perusahaan global seperti Tesla atau Nvidia, sehingga dapat menjadi alternatif bagi investor yang menginginkan instrumen dengan karakter berbeda dari aset kripto murni.

Selain itu, pasar derivatif atau futures juga masih memiliki ruang pertumbuhan besar. Volume perdagangan derivatif kripto global pada kuartal II/2026 mencapai US$12,7 triliun, jauh di atas volume spot sebesar US$1,95 triliun.

Sementara itu, kontribusi derivatif terhadap transaksi kripto nasional baru sekitar 22%.

“Strategi yang relevan adalah mengombinasikan tokenized stocks untuk menjangkau investor yang lebih konservatif dan produk derivatif untuk menangkap pertumbuhan aktivitas trader,” jelas Yudho.

Literasi Jadi Kunci

Yudho menambahkan, membesarnya kelompok calon kelas menengah juga dapat menjadi peluang jangka panjang bagi industri kripto. Namun, pertumbuhan investor harus dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan.

“Pertumbuhan jumlah investor jangan hanya berhenti pada angka partisipasi. Yang lebih penting adalah memastikan masyarakat memahami risiko dan mampu mengambil keputusan investasi secara lebih matang,” katanya.

Menurutnya, tekanan ekonomi saat ini bukan berarti prospek industri kripto Indonesia hilang. Sebaliknya, kondisi ini menjadi momentum bagi pelaku industri untuk membangun basis investor yang lebih luas, teredukasi, dan berkelanjutan.

“Pasar Indonesia masih prospektif. Tantangannya adalah bagaimana industri bisa menyesuaikan produk, memperluas edukasi, dan membangun kepercayaan investor untuk jangka panjang,” pungkas CEO FLOQ.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bekali Talenta Digital dengan Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Hadirkan Pelatihan Python Fundamental

Telkom AI Center melalui Telkom AI Connect Bali menggelar pelatihan Python Fundamental untuk membekali talenta digital dengan keterampilan analisis data melalui pembelajaran teori dan praktik.

Denpasar 27 Agustus 2026 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan talenta digital dalam bidang analisis data, salah satu program AI Connect yang diinisiasi Telkom sukses diselenggarakan pada tanggal 10 hingga13 Agustus 2026. Mengusung tema “AI Introductory: Pre Class Python Fundamental for Data Analysis”, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif bagi talenta digital untuk memahami dasar-dasar analisis data sekaligus mempraktikkan pengolahan data menggunakan Python.

Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme para talenta digital yang mengikuti kegiatan secara luring. Kegiatan pelatihan menghadirkan I Gusti Ayu Prema Santhi, Data Science Enthusiast dari Western Sydney University sebagai narasumber sekaligus mentor yang membagikan wawasan sekaligus praktik langsung mengenai dasar-dasar Python dalam analisis data.

Kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan pemahaman teknologi dengan kebutuhan pengolahan data. Dalam materinya, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar Python sebagai salah satu keterampilan yang dapat digunakan dalam proses analisis data. Melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoretis, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memahami jenis-jenis data, tahapan proses pengolahan data secara lebih aplikatif dan contoh kasusnya. 

Pelatihan ini diikuti oleh 7 talenta lokal dari beberapa kampus di Bali. Pada hari pertama, peserta diperkenalkan dengan bahasa pemrograman Python. Dimulai dengan mempelajari dasar-dasar Python, seperti penggunaan variable, data types, operators, lists, dan dictionaries, kemudian dilanjutkan dengan conditional statements. Peserta juga melakukan praktik basic coding dan menyelesaikan mini challenge mengenai perhitungan serta klasifikasi data pelanggan. Melalui kegiatan ini, peserta mempelajari dasar pemrograman Python yang menjadi fondasi untuk melakukan pengolahan dan analisis data pada tahap berikutnya.

Memasuki hari kedua, peserta mempelajari cara membuat program yang dapat melakukan pekerjaan secara berulang dan lebih terstruktur. Setelah memahami konsep tersebut, kegiatan pembelajaran diakhiri dengan latihan menganalisis data penjualan menggunakan konsep repetitif yang telah dipelajari. Materi yang telah disampaikan  membantu peserta mengotomatisasi pekerjaan yang berulang, membuat kode yang lebih efisien, serta memahami dasar pengolahan data numerik.

Pada hari ketiga, peserta mulai menerapkan Python secara langsung untuk melakukan analisis terhadap dataset. Peserta mempelajari penggunaan pandas untuk membaca dataset. Peserta juga diperkenalkan dengan visualisasi sederhana untuk menyampaikan hasil analisis dalam bentuk grafik. Di akhir sesi, peserta mengerjakan mini challenge berupa analisis dataset e-commerce dan menghasilkan beberapa business insights. Materi yang diberikan membuat peserta mendapatkan gambaran mengenai workflow seorang data analyst mulai dari data mentah, proses cleaning dan analysis, hingga menghasilkan insight yang dapat mendukung pengambilan keputusan.

“Penguasaan analisis data menjadi salah satu keterampilan penting bagi talenta digital. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami dasar Python, tetapi juga mampu menggunakannya untuk mengolah data dan menghasilkan insight yang dapat diterapkan,” ujar Indria Trisni Puspita, Business and Community Lead Telkom AI Connect Bali.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Telkom AI Connect dalam membuka ruang pembelajaran bagi talenta digital di Bali. Melalui kombinasi materi dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi teknologi, kemampuan analisis data, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

Gaji naik tapi tabungan tetap nol? Kenali lifestyle inflation, cara mendeteksinya lebih awal, dan langkah praktis menghentikannya sebelum kebiasaan ini menghabiskan seluruh kenaikan gajimu.

Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

Gaji baru saja naik 20 persen, tapi saldo tabungan di akhir bulan tetap sama saja dengan tahun lalu: nol, atau bahkan minus karena cicilan. Kalau ini terdengar familiar, kemungkinan besar bukan gajimu yang kurang besar — tapi standar hidupmu yang ikut naik secepat kenaikan gaji itu sendiri. Fenomena ini punya nama: lifestyle inflation, dan diam-diam ia menjadi salah satu alasan utama kenapa banyak pekerja dengan penghasilan layak tetap tidak punya tabungan.

Artikel ini akan membahas apa itu lifestyle inflation, kenapa ia sulit disadari, tanda-tanda kamu sedang mengalaminya, dan langkah konkret untuk menghentikannya sebelum kenaikan gaji berikutnya menguap lagi tanpa jejak.

Apa Itu Lifestyle Inflation?

Lifestyle inflation (disebut juga lifestyle creep) adalah kondisi ketika pengeluaran seseorang naik sebanding — atau bahkan lebih cepat — dari kenaikan pendapatannya. Setiap kali penghasilan bertambah, standar hidup ikut naik: makan yang tadinya di warteg jadi rutin di restoran, transportasi umum berganti ojek online setiap hari, langganan streaming bertambah satu per satu, sampai upgrade gadget yang sebetulnya belum perlu.

Masalahnya bukan pada kenaikan itu sendiri — menikmati hasil kerja keras itu wajar. Masalahnya adalah ketika seluruh ruang finansial ekstra dari kenaikan gaji habis terpakai untuk gaya hidup, sehingga rasio tabungan tidak pernah membaik meski nominal gaji terus naik.

Kenapa Fenomena Ini Sulit Disadari

Ada beberapa alasan lifestyle inflation begitu mudah menyusup tanpa disadari:

1. Kenaikannya bertahap, bukan drastis. Tidak ada satu keputusan besar yang terasa “boros” — hanya serangkaian keputusan kecil (langganan baru, upgrade kelas ojek online, makan di luar lebih sering) yang masing-masing terasa wajar sendiri-sendiri.

2. Perbandingan sosial jadi standar baru. Begitu penghasilan naik, lingkaran pergaulan sering ikut bergeser ke standar yang lebih tinggi, dan otak secara alami menyesuaikan apa yang terasa “normal”. Ini erat kaitannya dengan bagaimana FOMO bisa mengancam dompetmu tanpa disadari.

3. Tidak ada sistem pelacakan otomatis. Kalau kenaikan gaji langsung masuk ke rekening yang sama dengan pengeluaran harian, tidak ada pemisahan yang memaksa seseorang sadar berapa yang seharusnya bisa ditabung.

Data makro turut memperkuat pola ini. Indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia pada 2026 tercatat 69,57 persen, naik dari 66,64 persen pada 2025 [1], tapi kenaikan pemahaman soal produk keuangan tidak otomatis diikuti kenaikan perilaku menabung yang konsisten — karena literasi dan kebiasaan adalah dua hal yang berbeda.

Yang lebih memprihatinkan, tekanan finansial ini terjadi di tengah pergeseran struktur ekonomi rumah tangga secara nasional. Jumlah kelas menengah Indonesia justru menyusut dari 47,9 juta orang pada 2024 menjadi 46,7 juta orang pada 2025, penurunan yang lebih dalam dibanding tahun sebelumnya [2]. Dengan kata lain, banyak rumah tangga yang secara nominal berpenghasilan “cukup” justru makin rentan turun kelas ketika biaya hidup naik lebih cepat dari kemampuan menabung mereka.

5 Tanda Kamu Sedang Mengalami Lifestyle Inflation

Gunakan daftar ini sebagai self-check jujur terhadap kebiasaan finansialmu sendiri:

Rasio tabungan tidak pernah naik meski gaji naik. Kalau tiga kali kenaikan gaji berturut-turut tidak mengubah persentase yang berhasil ditabung, itu sinyal paling jelas.

Kamu tidak ingat persis kemana kenaikan gaji “pergi”. Tidak ada satu pos pengeluaran besar yang bisa disebut penyebabnya — uangnya menyebar ke banyak pengeluaran kecil yang baru.

Langganan bulanan terus bertambah, jarang dikurangi. Streaming, aplikasi produktivitas, gym, kopi langganan — semuanya menumpuk tanpa evaluasi ulang.

Kamu merasa “butuh” upgrade begitu ada uang lebih, bukan karena barang lama rusak atau tidak layak pakai, tapi karena standar baru terasa pantas didapat.

Dana darurat tidak bertambah signifikan meski penghasilan sudah naik cukup lama — biasanya karena semua kenaikan langsung terserap ke pengeluaran rutin, bukan dialokasikan ke tabungan lebih dulu.

Kalau tiga dari lima tanda ini terasa relevan, kemungkinan besar lifestyle inflation sedang menggerus potensi tabunganmu. Ini juga bisa jadi bagian dari kebiasaan finansial lain yang perlu dievaluasi ulang.

Cara Mendeteksi Lifestyle Inflation Sejak Dini

1. Hitung rasio tabungan, bukan cuma nominal gaji

Jangan hanya lihat “gaji naik berapa persen” — hitung juga “tabungan naik berapa persen”. Idealnya, setiap kenaikan gaji diikuti kenaikan rasio tabungan, bukan sekadar kenaikan pengeluaran yang sebanding.

2. Bandingkan pengeluaran per kategori, bukan total

Total pengeluaran yang stabil bisa menyembunyikan pergeseran besar di dalamnya. Bandingkan pos makan, transportasi, hiburan, dan langganan digital dari tahun ke tahun untuk melihat kategori mana yang diam-diam membengkak.

3. Terapkan aturan “tunda 30 hari” untuk kenaikan gaya hidup baru

Sebelum berkomitmen pada pengeluaran rutin baru (langganan, upgrade cicilan, gaya hidup baru yang berulang tiap bulan), beri jeda 30 hari. Kalau setelah sebulan keinginan itu masih terasa perlu, baru pertimbangkan.

4. Otomatiskan tabungan sebelum uang “sempat terlihat”

Alihkan sebagian dari setiap kenaikan gaji langsung ke rekening tabungan/investasi terpisah pada hari gajian, sebelum sempat masuk ke rekening pengeluaran harian. Ini membalik logika “menabung dari sisa” menjadi “menabung dulu, sisanya baru dibelanjakan”.

5. Naikkan tabungan lebih dulu dari gaya hidup setiap kali gaji naik

Aturan sederhana yang sering dipakai perencana keuangan: alokasikan minimal 50 persen dari setiap kenaikan gaji untuk tabungan/investasi, sisanya baru boleh dinikmati untuk peningkatan gaya hidup.

Setelah menerapkan langkah-langkah di atas, kamu tetap butuh “wadah” agar tabungan tidak tercampur dengan rekening pengeluaran harian. Dua opsi yang bisa dipertimbangkan:

SmartGrow BPR KS — tabungan dengan bunga 5% per tahun yang dibayarkan harian, setoran awal mulai Rp50.000 lewat aplikasi KSku. Cocok sebagai rekening terpisah untuk strategi otomatisasi tabungan.

SmartLoan BPR KS — pembiayaan dengan jaminan BPKB mobil/motor, tanpa biaya admin dan provisi, bunga mulai dari 0,6% per bulan, bisa dilunasi kapan saja tanpa penalti.

Selengkapnya bisa dicek langsung di masing-masing halaman produk di atas.

Kesimpulan

Gaji naik tapi tabungan tetap nol bukan berarti kamu gagal mengelola uang — ini pola yang dialami banyak orang karena lifestyle inflation bergerak diam-diam, sedikit demi sedikit, sampai seluruh kenaikan penghasilan terserap tanpa disadari. Kuncinya bukan menahan diri dari semua kenikmatan, tapi memastikan setiap kenaikan gaji dibagi secara sadar: sebagian untuk menikmati hasil kerja, sebagian lagi dikunci lebih dulu sebagai tabungan sebelum sempat terpakai.

Coba mulai dari langkah paling sederhana: cek rasio tabunganmu bulan ini dibanding setahun lalu. Kalau angkanya stagnan meski gaji sudah naik, itu saatnya menerapkan aturan otomatisasi tabungan di atas.

Referensi

Fortune Indonesia. Indeks Literasi Keuangan 2026 Naik ke 69,57 Persen, OJK: Melampaui Target RPJMN. https://www.fortuneidn.com/finance/indeks-literasi-keuangan-2026-naik-ke-69-57-persen-ojk-melampaui-target-rpjmn-00-ccw2k-pqdczc

Kontan.co.id. Jumlah Kelas Menengah Turun Lebih Dalam di 2025 Tertekan Daya Beli dan Konsumsi. https://nasional.kontan.co.id/news/jumlah-kelas-menengah-turun-lebih-dalam-di-2025-tertekan-daya-beli-dan-konsumsi

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Bandara Layani 84 Ribu Penumpang Selama Libur Maulid Nabi, Mobilitas Masyarakat Tetap Lancar

PT Railink atau KAI Bandara mencatat sebanyak 84.383 penumpang menggunakan layanan kereta api bandara selama periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW, terhitung mulai 22 hingga 25 Agustus 2026. Tingginya mobilitas masyarakat pada periode tersebut turut mendorong peningkatan penggunaan transportasi publik, khususnya layanan kereta api yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan bandara serta sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Dari total tersebut, layanan KA Bandara YIA dan KA Bandara YIA Xpress melayani sebanyak 34.001 penumpang, yang terdiri dari 23.572 penumpang KA Bandara YIA dan 10.429 penumpang KA Bandara YIA Xpress. Sementara itu, layanan KA Srilelawangsa di Sumatera Utara mencatat jumlah pengguna sebanyak 48.596 penumpang selama periode yang sama.

Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara, Ayep Hanapi, mengatakan bahwa tingginya jumlah penumpang selama periode libur Maulid Nabi menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan efisien.

“Momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. KAI Bandara berkomitmen memastikan seluruh layanan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Ayep.

KAI Bandara terus melakukan pemantauan terhadap kondisi operasional dan kepadatan penumpang di berbagai stasiun, khususnya pada periode libur dan long weekend. Kesiapan petugas di lapangan juga ditingkatkan untuk memastikan proses pelayanan, keberangkatan, hingga kedatangan penumpang dapat berlangsung dengan baik.

Selain memberikan kemudahan akses menuju dan dari bandara, keberadaan layanan KAI Bandara juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarmoda dan mendukung

mobilitas masyarakat. Dengan layanan yang terintegrasi dan jadwal perjalanan yang teratur, masyarakat memiliki alternatif transportasi publik yang praktis selama melakukan perjalanan pada momentum libur nasional.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Logistik Kenalkan Green Logistics di Acara Green Movement Bersama Komunitas Peduli Lingkungan

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan (sustainability) dan kelestarian lingkungan dalam mendukung ekosistem rantai pasok yang lebih hijau. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan diskusi interaktif bertajuk “Green Movement with KAI Logistik: Together We Move, Greener Tomorrow” yang digelar pada 24 Agustus 2026 di Dream Dates Senopati, Jakarta. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 10 komunitas yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan sebagai ruang untuk bertukar wawasan sekaligus mendorong kolaborasi dalam membangun gaya hidup dan ekosistem yang lebih ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Manager of Public Relation
KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, memperkenalkan konsep Green Logistics
sekaligus peran moda kereta api dalam mendukung logistik yang lebih berkelanjutan
Mengacu pada Jean-Paul
Rodrigue (2020) dalam The Geography of Transport Systems, kereta api
menjadi salah satu pilihan yang ideal untuk mendukung pengiriman barang jarak
jauh pada rentang 750 hingga 1.500 kilometer. “Dari sisi penggunaan bahan bakar
dan emisi, kereta api lebih hemat dan ramah lingkungan dibandingkan moda
transportasi darat lainnya. Karena itu, kolaborasi multimoda yang menggabungkan
truk untuk jarak pendek dan kereta api sebagai moda utama untuk jarak jauh
dapat menjadi solusi logistik yang efisien sekaligus lebih ramah lingkungan,”
jelas Adjeng.

Komitmen tersebut sejalan dengan penerapan prinsip ESG
(Environment, Social, and Governance) yang terus dikembangkan KAI
Logistik dalam kegiatan operasional maupun program perusahaan. Pada aspek Environment,
KAI Logistik menerapkan sejumlah inisiatif seperti pemanfaatan solar panel
di warehouse, pencantuman emisi karbon pada invoice pelanggan
angkutan kereta api container, pengelolaan, pemanfaatan kembali seragam
pegawai, penghematan penggunaan listrik, serta penanaman pohon dengan
pengukuran potensi penyerapan karbon. Pada aspek Social, perusahaan
turut mendorong pemberdayaan UMKM, konektivitas ekonomi lokal, dan pelaksanaan
program tanggung jawab sosial yang berorientasi pada pencapaian SDGs.

Sementara itu, pada aspek Governance, KAI
Logistik memperkuat tata kelola keberlanjutan melalui penyusunan Sustainability
Report
, implementasi Green Freight Logistic dengan perhitungan dan
pelaporan GRK sesuai standar ISO 14083, pemantauan operasional melalui Command
Center
, serta implementasi ESG Roadmap 2025–2029. Berbagai langkah
tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan prinsip
keberlanjutan tidak hanya menjadi komitmen, tetapi juga terintegrasi dalam
proses bisnis dan pengambilan keputusan perusahaan.

Melalui kegiatan Green Movement, KAI Logistik
juga mendorong peran komunitas dan masyarakat untuk memahami bahwa penerapan
logistik berkelanjutan merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara
pelaku industri, penyedia jasa logistik, komunitas, dan masyarakat dinilai penting
untuk memperluas pemahaman mengenai pilihan transportasi yang lebih efisien dan
ramah lingkungan sekaligus mendorong perubahan perilaku yang dapat memberikan
dampak positif bagi lingkungan.

Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat
implementasi Green Logistics melalui pengembangan layanan dan kolaborasi
dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut menjadi bagian dari
komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya
mengutamakan aspek efisiensi dan keandalan, tetapi juga memberikan nilai tambah
bagi lingkungan dan masyarakat. “Kami percaya bahwa langkah menuju logistik
yang lebih hijau tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan
gerakan bersama agar keberlanjutan dapat menjadi bagian dari perjalanan kita
menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Adjeng.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jaga Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna, KAI Perkuat Kesiapan Petugas di Stasiun LRT Jabodebek

KAI menjaga pelayanan operasional dan pengguna LRT Jabodebek untuk memastikan keselamatan, aman, nyaman, dan lancar seiring adanya peningkatan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (27/8).

Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, terdapat 90 petugas layanan untuk pengguna LRT Jabodebek. Petugas tersebut akan bersiaga pada area-area pelayanan dan fasilitas pengguna, mulai dari area masuk stasiun, akses penghubung, area concourse, peron, hingga fasilitas dan area operasional lainnya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa petugas ditempatkan pada sejumlah titik yang membutuhkan pengawasan lebih intensif untuk membantu memastikan kelancaran pergerakan pengguna, memberikan informasi dan bantuan apabila dibutuhkan, serta merespons kondisi di lapangan sesuai prosedur yang berlaku.

“Peningkatan pemantauan kondisi operasional juga dilakukan melalui ruang kendali serta memastikan koordinasi antarpersonel berjalan secara optimal. Langkah ini sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan dan memastikan setiap kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan maupun kenyamanan pengguna dapat ditangani secara cepat dan terukur,” ucapnya.

KAI mengimbau pengguna untuk tetap mengikuti arahan petugas, menjaga ketertiban selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta, serta memberikan ruang bagi pengguna lainnya untuk melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

“KAI berkomitmen memastikan layanan LRT Jabodebek tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna.

KAI akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan pelayanan LRT Jabodebek tetap berjalan secara optimal dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.

Rio Riyanto, Direktur Utama, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong digitalisasi fasilitas kesehatan melalui SIMRS teraMedik yang dilengkapi fitur kecerdasan buatan (AI). Teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja dokter, mengurangi kelelahan tenaga medis, serta mengoptimalkan kualitas pelayanan dan interaksi dengan pasien.

Bandung, 20 Agustus 2026 – PT Terakorp Indonesia sebagai penyedia layanan SIMRS teraMedik kembali mengambil langkah progresif dalam ekosistem kesehatan digital di Indonesia. Tahun ini, teraMedik resmi memperkenalkan teknologi berbasis kecerdasan artificial (AI) yang dapat digunakan oleh dokter, yakni AI Medical Scribe dan terAssistant (Chatbot asisten dokter). Kehadiran kedua fitur terbaru ini dirancang khusus untuk mendampingi dokter dalam merevolusi pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan berfokus pada pasien sehingga dapat meningkatkan kualitas interaksi dengan pasien.

Pengembangan kedua fitur ini didasari oleh kebutuhan untuk meredam kelelahan kerja tenaga medis akibat pencatatan manual yang memakan waktu. Melalui fitur AI Medical Scribe, dokter yang sedang melayani pasien di poli rawat jalan dapat merekam hasil percakapan konsultasi medis dan sistem secara otomatis mengubah hasil percakapan suara menjadi teks rekam medis terstruktur ke dalam SIMRS. Terobosan ini tidak hanya memangkas durasi input data secara signifikan, tetapi juga mengembalikan esensi pelayanan kesehatan yang humanis. Selama konsultasi berlangsung, dokter dapat memberikan perhatian dan kontak mata penuh kepada pasien tanpa teralihkan oleh layar komputer. 

Disamping itu, untuk penanganan pasien rawat inap, SIMRS teraMedik menghadirkan terAssistant, chatbot asisten, yang dapat membantu dokter memberikan rangkuman rekam jejak klinik pasien rawat inap secara cepat dan aman tanpa harus membuka satu per satu hasil dokumen. Fitur ini membantu dokter untuk mempercepat proses pengambilan keputusan klinik di bangsal perawatan.

Menanggapi era teknologi digital ini, Rio Riyanto, selaku Direktur Utama menegaskan bahwa kehadiran teknologi ini merupakan wujud komitmen perusahaan agar dapat menghadirkan solusi masa depan bagi fasilitas kesehatan di Indonesia. “Kami melihat bahwa digitalisasi rumah sakit bukan hanya sekadar pencatatan administratif biasa. Dengan menambahkan fitur kecerdasan buatan ke dalam SIMRS teraMedik, kami ingin menghadirkan solusi nyata yang membuat pekerjaan dokter menjadi jauh lebih efisien. Harapan kami kedepannya, teknologi ini dapat meminimalkan kelelahan kerja tenaga medis sekaligus memastikan kualitas layanan dan interaksi dengan pasien menjadi jauh lebih optimal.”

Sejalan dengan hal tersebut, Adhi Nugraha, selaku manajer divisi research and development (R&D) menjelaskan bahwa pengembangan fitur ini telah melalui proses riset yang mendalam. “Dalam konteks inovasi teknologi, tantangan terbesar dalam mengimplementasikan kedua fitur AI ini di sektor kesehatan adalah bagaimana membuat teknologi yang kompleks menjadi sangat mudah digunakan oleh tenaga medis. Kami merancang AI Medical Scribe dan terAssistant dengan antarmuka yang intuitif, sehingga dokter tidak perlu melakukan penyesuaian yang rumit. Di sisi lain, arsitektur sistem dari fitur tersebut dibangun dengan mematuhi regulasi perlindungan data pribadi dan keamanan data kesehatan sehingga rumah sakit dapat menggunakan dengan rasa aman,” ujar Adhi Nugraha.

Pengembangan dari kedua fitur ini tengah digarap secara intensif oleh tim internal teraMedik. Saat ini, uji coba tengah dilakukan di beberapa jaringan rumah sakit mitra terpilih dan sudah mulai berjalan pada tahun 2026 ini, sebagai bagian dari peta jalan (roadmap) transformasi digital kesehatan nasional. Langkah ini memperkuat posisi teraMedik dalam mengarahkan fasilitas kesehatan di Indonesia menuju era Smart Hospital berbasis teknologi masa depan. 

Lebih lanjut lagi, komitmen SIMRS teraMedik sebagai mitra strategis fasilitas kesehatan di Indonesia terus berupaya untuk memahami kebutuhan ekosistem rumah sakit secara holistik, dalam hal ini teraMedik tidak hanya memberikan solusi yang terhenti di ruang pemeriksaan. Melihat masa depan tata kelola rumah sakit dan klinik yang lebih adaptif dan inovatif, SIMRS teraMedik juga tengah menyiapkan pengembangan kecerdasan buatan (AI) di dalam Dashboard yang berhubungan dengan keuangan. Fitur AI pada dashboard keuangan ini dihadirkan untuk dapat membantu jajaran direksi dan manajemen eksekutif rumah sakit agar dapat memonitor operasional dan performa keuangan rumah sakit. Kedepannya, kehadiran fitur ini semakin menegaskan bahwa SIMRS teraMedik bukan hanya sekadar alat pencatatan operasional harian namun juga bisa menjadi instrumen strategis direksi dalam menentukan kebijakan untuk menjadi rumah sakit yang tidak hanya unggul secara mutu layanan medis, tetapi juga tangguh dan mandiri secara finansial di tengah dinamika industri kesehatan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES