Tips Belanja dengan QRIS Agar Tidak Boros

QRIS tidak secara otomatis membuat seseorang menjadi lebih boros. Kebiasaan belanja dipengaruhi oleh cara mengelola keuangan, bukan metode pembayarannya. Dengan memahami cara menggunakan QRIS payment secara bijak, kamu tetap dapat menikmati kemudahan transaksi tanpa mengganggu anggaran bulanan.

Kini, QRIS pembayaran sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari membeli kopi, membayar parkir, hingga berbelanja di pasar tradisional, semuanya bisa dilakukan hanya dengan memindai QR Code. Namun, kemudahan ini juga memunculkan anggapan bahwa QRIS membuat orang lebih mudah mengeluarkan uang.

Mengapa QRIS Dianggap Bikin Boros?

Ada beberapa alasan mengapa sebagian orang merasa pengeluarannya meningkat setelah lebih sering menggunakan QRIS.

1. Transaksi Terasa Lebih Praktis

Cukup membuka aplikasi mobile banking atau dompet digital, lalu memindai QR Code untuk menyelesaikan pembayaran dalam hitungan detik.

Karena prosesnya cepat, sebagian orang menjadi kurang menyadari jumlah pengeluaran yang telah dilakukan.

2. Tidak Menggunakan Uang Tunai

Saat membayar dengan uang tunai, kamu dapat melihat langsung jumlah uang yang keluar dari dompet.

Sebaliknya, pembayaran digital membuat transaksi terasa lebih praktis sehingga beberapa orang cenderung kurang memperhatikan total pengeluaran jika tidak rutin mengecek riwayat transaksi.

3. Belanja Lebih Sering

QRIS kini tersedia di berbagai jenis merchant, mulai dari pedagang kaki lima hingga pusat perbelanjaan.

Kemudahan ini membuat transaksi menjadi lebih mudah dilakukan kapan saja, sehingga penting untuk tetap berbelanja sesuai kebutuhan.

Jadi, QRIS Bikin Boros atau Tidak?

Jawabannya, tidak selalu.

QRIS hanyalah metode pembayaran. Sama seperti kartu debit atau uang tunai, QRIS tidak menentukan apakah seseorang akan boros atau hemat. Kebiasaan mengelola keuangan tetap menjadi faktor utama.

Jika kamu memiliki anggaran yang jelas dan disiplin dalam menggunakannya, pembayaran melalui QRIS tetap dapat membantu transaksi menjadi lebih praktis.

Tips Menggunakan QRIS agar Tetap Hemat

Supaya pembayaran digital tetap mendukung pengelolaan keuangan, kamu dapat menerapkan beberapa kebiasaan berikut.

Tentukan Anggaran Harian

Sebelum berbelanja, tentukan batas pengeluaran harian atau mingguan.

Cara ini membantu kamu lebih mudah mengontrol pengeluaran meskipun pembayaran dilakukan secara digital.

Rutin Mengecek Riwayat Transaksi

Luangkan waktu untuk melihat kembali transaksi yang telah dilakukan.

Dengan begitu, kamu dapat mengetahui ke mana saja pengeluaran dialokasikan dan mengevaluasi kebiasaan belanja.

Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Kemudahan pembayaran sebaiknya tidak menjadi alasan untuk membeli barang yang sebenarnya belum diperlukan.

Membuat daftar prioritas sebelum berbelanja dapat membantu menghindari pembelian impulsif.

QRIS Apakah Ada Biaya Admin?

Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul adalah, QRIS apakah ada biaya admin?

Bagi konsumen, transaksi QRIS umumnya tidak dikenakan biaya tambahan. Namun, kebijakan dapat berbeda untuk jenis transaksi tertentu atau mengikuti ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, bagi merchant, terdapat Merchant Discount Rate (MDR) yang besarannya ditetapkan sesuai kebijakan Bank Indonesia dan kategori merchant yang bersangkutan.

Karena itu, selalu periksa informasi biaya yang berlaku pada penyedia layanan pembayaran yang digunakan.

Bagaimana dengan QRIS Antarnegara?

Selain digunakan di dalam negeri, kini tersedia implementasi QRIS antarnegara melalui kerja sama Bank Indonesia dengan otoritas sistem pembayaran di beberapa negara.

Layanan ini memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran menggunakan QRIS di merchant tertentu di negara mitra yang telah mendukung layanan tersebut.

Ketersediaan negara tujuan, penyedia layanan, serta mekanisme transaksi mengikuti ketentuan yang berlaku dan dapat berkembang seiring perluasan kerja sama internasional.

Nikmati Kemudahan QRIS Payment di neobank

Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, kamu dapat melakukan QRIS payment untuk berbagai kebutuhan transaksi sehari-hari di merchant yang menerima pembayaran QRIS.

Dengan QRIS neobank, proses pembayaran menjadi lebih praktis karena cukup memindai QR Code melalui aplikasi. Setelah transaksi berhasil, kamu juga dapat melihat riwayat pembayaran sehingga lebih mudah memantau pengeluaran.

Selain itu, ada promo menarik di merchant tertentu sesuai program yang sedang berlangsung. Untuk informasi lengkap terkait berbagai promo merchant di neobank, kunjungi: https://s.id/neopromomerchant 

Jadi, selain membantu transaksi menjadi lebih mudah, kamu juga bisa memanfaatkan promo yang tersedia untuk mengelola pengeluaran sehari-hari dengan lebih bijak.

Sebelum bertransaksi, pastikan selalu memeriksa syarat dan ketentuan promo yang berlaku pada masing-masing merchant dan periode program.

***

Jika ingin mempelajari fitur QRIS neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store.Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman QRIS neobank di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing UMKM Kopi melalui Program TJSL PTPN I

JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara melalui Sub Holding PTPN I (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan mesin roasting kopi kepada UMKM binaan di Kabupaten Pesawaran, Lampung, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“PTPN I memandang UMKM sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif. Karena itu, Program TJSL kami arahkan tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kapasitas usaha, produktivitas, dan daya saing pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Aris.

Menurut Aris, komoditas kopi memiliki prospek yang sangat besar sebagai produk unggulan daerah. Dukungan terhadap pelaku usaha menjadi bagian dari kontribusi PTPN I dalam memperkuat hilirisasi produk perkebunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami ingin bantuan yang diberikan benar-benar menghadirkan manfaat jangka panjang. Ketika produktivitas UMKM meningkat, kualitas produknya semakin baik, dan akses pasarnya semakin luas, maka manfaat ekonomi akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah esensi kehadiran PTPN I sebagai perusahaan yang bertumbuh bersama lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.

Bantuan mesin roasting tersebut diserahkan oleh Asisten Humas, Protokoler, dan TJSL PTPN I Regional 7, Skondra Syarief, kepada pelaku UMKM kopi binaan, Sapturi, di Dusun Kampung Sawah, Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Selasa (30/6/2026).

Skondra Syarief menjelaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga konsistensi kualitas hasil sangrai, serta memberikan nilai tambah bagi produk kopi lokal sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Sapturi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PTPN I. Selama ini proses roasting masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lebih lama dengan hasil yang belum seragam.

“Dengan mesin ini, proses produksi menjadi lebih cepat, hasil sangrai lebih merata, dan kami dapat memenuhi permintaan pasar dalam jumlah yang lebih besar. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan usaha kopi,” ujar Sapturi.

Melalui Program TJSL, Perkebunan Nusantara melalui PTPN I terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai bersama (creating shared value) melalui pengembangan UMKM yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung penguatan hilirisasi komoditas perkebunan serta pembangunan ekonomi yang inklusif di wilayah operasional perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pertamina Foundation Bekali Lebih dari 500 Calon Awardee Beasiswa Sobat Bumi Hadapi Tahap Wawancara

Jakarta, 31 Juli 2026 – Pertamina Foundation sebagai pelaksana Program Beasiswa Sobat Bumi 2026 membekali lebih dari 500 calon awardee melalui kegiatan Capacity Building Persiapan Wawancara bertajuk Stand Out & Ace Your Scholarship Interview: Personal Branding for Future Leaders.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi Beasiswa Sobat Bumi Tahun 2026, yang dirancang untuk membantu para peserta mempersiapkan diri menghadapi tahapan wawancara, sekaligus memperkuat kemampuan membangun personal branding, menyampaikan pengalaman secara autentik, serta mengomunikasikan potensi dan nilai diri yang selaras dengan karakter calon pemimpin masa depan.

Hadir sebagai narasumber, HR Practitioner sekaligus Content Creator Vina Muliana, yang membagikan berbagai strategi menghadapi proses wawancara beasiswa. Dalam sesinya, Vina mengajak peserta memahami pentingnya mengenali personal value, membangun personal branding yang kuat, menyusun storytelling berdasarkan pengalaman dan pencapaian, serta menampilkan diri secara percaya diri dan autentik di hadapan pewawancara. Antusiasme peserta juga terlihat dalam sesi tanya jawab interaktif yang membahas berbagai tantangan dan strategi menghadapi proses seleksi.

Vina Muliana menekankan bahwa proses wawancara bukanlah ajang untuk menjadi sosok yang sempurna, melainkan kesempatan untuk menunjukkan nilai diri dan pengalaman yang dimiliki secara jujur.

“Personal branding bukan berarti menjadi orang lain, tetapi memahami nilai diri dan mampu mengomunikasikannya dengan jujur. Wawancara adalah kesempatan untuk menunjukkan siapa diri kita, bukan sekadar apa yang pernah kita capai. Tunjukkan versi terbaik dari diri sendiri, karena kejujuran dan konsistensi justru menjadi nilai yang paling diingat oleh pewawancara,” ujar Vina Muliana.

Manager CSR PT Pertamina (Persero), Roby Hervindo, menyampaikan bahwa tingginya minat terhadap Program Beasiswa Sobat Bumi menunjukkan besarnya semangat generasi muda Indonesia untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Tahun 2026, total pendaftar Program Beasiswa Sobat Bumi sebanyak 25.811 aplikasi yang berasal dari 47 perguruan tinggi mitra di seluruh Indonesia. Angka tersebut bukan sekadar statistik, tetapi mencerminkan besarnya semangat generasi muda Indonesia untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta lingkungan,” ujar Roby.

Roby menambahkan bahwa wawancara bukan sekadar tahapan untuk mengukur prestasi akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan karakter, motivasi, kepemimpinan, serta komitmennya terhadap keberlanjutan.

“Kami tidak hanya ingin mengetahui apa saja prestasi yang telah diraih peserta. Yang jauh lebih penting adalah mengenal siapa mereka sebenarnya, bagaimana mereka bertumbuh, menghadapi tantangan, serta kontribusi yang ingin mereka hadirkan bagi masyarakat dan lingkungan. Karena itu, jadilah diri sendiri dan sampaikan pengalaman secara jujur,” tambahnya.

Sementara itu, Vice President Pemberdayaan Masyarakat Pertamina Foundation, Probo Prasidhahayu, menegaskan bahwa Program Beasiswa Sobat Bumi dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Program Beasiswa Sobat Bumi bukan sekadar bantuan akademik. Kami mencari generasi muda yang memiliki paket lengkap, unggul secara akademik, memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial yang tinggi, serta komitmen kuat terhadap keberlanjutan,” ungkap Probo.

Menurut Probo, tahapan wawancara merupakan fase krusial dalam proses seleksi karena menjadi ruang untuk menggali karakter, motivasi, potensi kepemimpinan, serta kesesuaian nilai peserta dengan semangat Sobat Bumi.

“Personal branding bukan tentang memalsukan diri agar terlihat sempurna, melainkan tentang mengenali keunikan diri, menyusun storytelling yang bermakna, dan menampilkan versi terbaik dari diri sendiri. Itulah yang ingin kami bantu melalui kegiatan Capacity Building ini,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pertamina Foundation berharap seluruh peserta dapat menghadapi tahapan wawancara dengan lebih siap dan percaya diri, serta mampu menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki. Lebih dari sekadar mempersiapkan proses seleksi, Capacity Building ini diharapkan menjadi bekal awal bagi calon awardee untuk terus bertumbuh sebagai generasi muda yang adaptif, berintegritas, dan mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui semangat keberlanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

RE:DEFINE by LOKALMADE, Celebrating Local Brands in PIK Avenue

PIK Avenue menawarkan pengalaman lifestyle yang inspiratif melalui RE:DEFINE by LOKALMADE, sebuah pengalaman eksplorasi brand lokal yang berlangsung pada 30 Juli–9 Agustus 2026 di Main Atrium PIK Avenue

PIK Avenue menawarkan pengalaman lifestyle yang inspiratif melalui RE:DEFINE by LOKALMADE, sebuah pengalaman eksplorasi brand lokal yang berlangsung pada 30 Juli–9 Agustus 2026 di Main Atrium PIK Avenue. Menghadirkan beragam brand lokal Indonesia, RE:DEFINE by LOKALMADE menjadi ruang bagi para pengunjung untuk menemukan koleksi fashion, produk kreatif, serta karya-karya yang merepresentasikan inovasi dan craftsmanship dari industri kreatif lokal.

Mengusung konsep curated local lifestyle destination, event ini menghadirkan berbagai koleksi pilihan dari brand lokal, dipadukan dengan creative installations, textile elements, hingga curated F&B offerings yang menghadirkan pengalaman berbelanja sekaligus menikmati karya kreatif dalam suasana yang inspiratif.

Jelajahi Ragam Kreativitas dan Aktivitas Inspiratif

Selama periode acara, pengunjung dapat menikmati berbagai koleksi dari local brands yang menghadirkan desain khas, karakter yang kuat, serta sentuhan craftsmanship yang menjadi ciri khas industri kreatif Indonesia.

Keseruan juga hadir melalui berbagai rangkaian aktivitas yang dapat dinikmati sepanjang acara. Bag Charm Making Workshop bersama Aquinaldo Adrian akan berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026 pukul 16.00 WIB, disusul LOKALMADE Fashion Show bersama VATE Models pada Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB dan 17.00 WIB. Di hari yang sama, pengunjung juga dapat mengikuti Styling Session bersama GINGERBALI dan Aquinaldo Adrian pada 15.30 WIB, sebelum menikmati DJ Session bersama Chris Java pada 18.30 WIB.

Rangkaian acara berlanjut dengan Band Performance pada Minggu, 2 Agustus 2026, Jewelry Making Workshop bersama Aquinaldo Adrian pada Kamis, 6 Agustus 2026, Jazz Night Session pada Sabtu, 8 Agustus 2026, hingga DJ Session bersama FFAR pada Minggu, 9 Agustus 2026 yang akan semakin melengkapi suasana selama event berlangsung.

Lengkapi Pengalaman dengan Berbagai Reward Menarik

Selain menikmati berbagai koleksi dan aktivitas kreatif, pengunjung juga dapat memperoleh beragam keuntungan selama event berlangsung. Melalui program The Lokal Perks, pengunjung berkesempatan mendapatkan ASRI Living e-voucher senilai Rp100.000 dengan minimum pembelanjaan Rp1.000.000 di tenant RE:DEFINE by LOKALMADE.

Tak hanya itu, tersedia pula program Claw Machine & Voucher Redemption, di mana setiap transaksi minimum Rp150.000 memungkinkan pengunjung mengumpulkan stamp untuk ditukarkan dengan berbagai voucher dan hadiah menarik selama periode acara.

Lebih dari sekadar pameran brand lokal, RE:DEFINE by LOKALMADE menjadi ruang untuk menikmati fashion, kreativitas, dan berbagai inspirasi dalam satu pengalaman yang dikurasi secara khusus. Temukan beragam karya dari brand lokal Indonesia dan rayakan semangat industri kreatif bersama hanya di PIK Avenue.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Setelah Rebranding, Mobix Luncurkan Website Baru untuk Tingkatkan Pengalaman Digital Pelanggan

PT Digital Sumber Sejahtera Motor (DSS Motor) memperkuat bisnis mobil bekasnya melalui peluncuran website resmi mobixbydss.id untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan. Website ini hadir dengan tampilan modern, integrasi WhatsApp berbasis AI. Langkah ini mencerminkan komitmen Mobix dalam menghadirkan pengalaman membeli mobil bekas yang lebih transparan, mudah, dan terpercaya, sejalan dengan semangat “Xtra Aman, Xtra Yakin.”

Setelah resmi melakukan rebranding menjadi Mobix, PT Digital Sumber Sejahtera Motor (DSS Motor) memperkuat posisinya sebagai penyedia mobil bekas berkualitas yang mengedepankan transparansi, kenyamanan, dan kepercayaan pelanggan.  

Berlandaskan semangat “Xtra Aman, Xtra yakin”. Mobix terus menghadirkan inovasi untuk memberikan pengalaman membeli mobil bekas yang lebih mudah dan terpercaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran website resmi mobixbydss.id yang hadir dengan tampilan lebih modern dan dukungan  Artificial Intelligence (AI) guna memberikan pengalaman digital yang lebih cepat dan responsif.

Peluncuran website baru ini merupakan langkah strategis Mobix dalam mengikuti perkembangan teknologi digital sekaligus menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin mengutamakan kemudahan akses informasi secara online.  

Pelanggan juga dapat mengakses informasi promo, program pembiayaan, serta katalog dari seluruh showroom Mobix yang ada di Bintaro (Tangerang, Selatan), Cinere (Jakarta Selatan(, Pondok Bambu (Jakarta Timur), dan Bandung dalam satu platform. Untuk konsultasi lebih lanjut maupun proses pembelian, pelanggan dapat terhubung langsung dengan tim sales guna mendapatkan pendampingan yang lebih personal.

Naoto Oda, Presiden Direktur DSS Motor, mengatakan bahwa peluncuran website ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan.

“Pembaruan ini adalah bentuk respons kami terhadap kebutuhan pelanggan yang serba cepat. Kami ingin memastikan setiap calon pembeli bisa dapat informasi dengan jauh lebih praktis dan nyaman, baik saat mereka mengaksesnya lewat smartphone maupun komputer,” ujar Oda  

Selain mengusung identitas visual yang selaras dengan branding terbaru Mobix, website ini juga menghadirkan yang rinci, serta fitur unggulan berupa integrasi WhatsApp berbasis website ini juga menghadirkan informasi produk yang lebih lengkap, navigasi Articial Intelligence (AI).

“Salah satu fitur unggulan website ini adalah integrasi dengan WhatsApp yang didukung teknologi AI. Melalui fitur ini, calon pembeli dapat memperoleh informasi mengenai kendaraan promo, maupun pembiayaan dengan lebih cepat,” jelas Oda. 

Dengan hadirnya website baru ini, Mobix berharap dapat menghadirkan pengalaman digital yang lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi pelanggan dalam mengakses kendaraan maupun layanan perusahaan. 

Harapannya, Mobix akan terus berinovasi melalui pengembangan teknologi dan layanan digital guna menjawab kebutuan pelanggan yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kemampuan Bahasa Inggris Anak Indonesia Masih Menjadi Tantangan, Pendekatan Pembelajaran Dinilai Perlu Berubah

Berdasarkan data Talentics.id, sekitar 90% pencari kerja yang mengikuti asesmen bahasa Inggris masih berada pada level B1 atau lebih rendah. Menjawab tantangan tersebut, LEAP English & Digital menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang disesuaikan dengan perkembangan peserta didik serta dipadukan dengan pengembangan keterampilan abad ke-21 untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan global.

Kemampuan bahasa Inggris masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja global. Meskipun mata pelajaran bahasa Inggris telah menjadi bagian dari kurikulum pendidikan, kemampuan komunikasi para calon tenaga kerja dinilai masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Berdasarkan artikel yang dipublikasikan Talentics.id, sekitar 90 persen dari lebih dari 12.000 pencari kerja yang mengikuti asesmen kemampuan bahasa Inggris berada pada level B1 atau bahkan lebih rendah berdasarkan standar Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Temuan tersebut menunjukkan bahwa masih banyak lulusan yang belum memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai untuk memenuhi tuntutan dunia kerja global.

Kondisi tersebut mendorong pentingnya pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga menyesuaikan proses belajar dengan perkembangan psikologis anak agar kemampuan berbahasa dapat dibangun sejak dini secara lebih efektif.

Menjawab kebutuhan tersebut, LEAP English & Digital menghadirkan pendekatan pembelajaran yang dirancang sesuai tahapan perkembangan peserta didik. Lembaga kursus bahasa Inggris yang berlokasi di Surabaya Timur ini mengembangkan kurikulum yang menyesuaikan metode belajar dengan karakteristik usia siswa sehingga proses belajar berlangsung lebih alami, menyenangkan, dan efektif.

Pada jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah dasar, pembelajaran dikemas melalui pendekatan fun learning berbasis aktivitas dan media visual interaktif. Metode ini dirancang untuk memanfaatkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan dunia bermain anak sehingga mereka dapat mempelajari bahasa Inggris tanpa merasa terbebani.

Sementara itu, bagi siswa tingkat sekolah menengah hingga peserta homeschooling, materi pembelajaran dikembangkan menjadi lebih analitis, kritis, dan terstruktur. Pendekatan ini bertujuan mempersiapkan peserta didik menghadapi kebutuhan akademik sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi yang dibutuhkan di dunia profesional.

Selain materi yang disesuaikan dengan usia, LEAP juga membangun lingkungan belajar yang kolaboratif. Melalui diskusi kelompok dan berbagai aktivitas interaktif, peserta didik didorong untuk berani berkomunikasi, bekerja sama, serta membangun kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris di situasi nyata.

Pendekatan tersebut didukung oleh tiga nilai utama yang menjadi landasan proses pembelajaran di LEAP, yaitu Empower, Evolve, dan Educate. Ketiga nilai tersebut diterapkan untuk membantu siswa mengembangkan rasa percaya diri, terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memperoleh pembelajaran yang terarah sesuai tujuan akademik masing-masing.

“Sejak mengikuti kelas di LEAP, kemampuan bahasa Inggris putri saya meningkat cukup pesat. Ia kini lebih percaya diri berbicara dan mulai menggunakan grammar yang lebih baik. Menurut saya, perkembangan tersebut sebanding dengan proses belajar yang dijalani di LEAP,” ujar salah satu orang tua siswa.

Selain program General English, LEAP juga menghadirkan LEAP Xperience, sebuah program yang mengintegrasikan kemampuan bahasa Inggris dengan berbagai keterampilan abad ke-21. Program ini memadukan pelatihan public speaking berbahasa Inggris, pengembangan kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta pembentukan karakter sebagai changemaker, yang dilengkapi dengan sertifikat internasional.

Penguatan keterampilan tersebut sejalan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan. Berdasarkan laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum, kemampuan seperti berpikir analitis, kreativitas, kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan memecahkan masalah menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan di berbagai sektor pekerjaan.

Melalui pendekatan pembelajaran yang mengombinasikan penguasaan bahasa Inggris dengan pengembangan keterampilan abad ke-21, LEAP berharap dapat membantu mempersiapkan lebih banyak generasi muda Indonesia agar memiliki bekal yang lebih kuat untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ibu2Canggih Moms Gathering Special National Children’s Day Jadi Ajang Bonding 100 Momfluencer dan Anak di Hari Anak Nasional

Komunitas Ibu2Canggih merayakan Hari Anak Nasional bersama 100 momfluencer dan anak-anak dalam Moms Gathering Special National Children’s Day di HeArt Space 2.0 Jakarta, (25/7)

JAKARTA, 26 JULI 2026 – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai Ibu2Canggih Moms Gathering Special National Children’s Day di HeArt Space 2.0, Jakarta Pusat, (25/6). Dihadiri lebih dari 100 momfluencer beserta anak-anak mereka, event ini menjadi momen spesial bagi para ibu untuk menikmati quality time dan bonding bersama buah hati melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan oleh puluhan brand favorit keluarga.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional sekaligus menjadi wadah apresiasi untuk mempererat ikatan kasih sayang antara ibu dan anak. Selain menghadirkan kegiatan edukatif dan fun, momfluencer juga diajak untuk bikin konten bareng sepanjang event berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh momfluencer yang telah hadir menyemarakkan acara ini, serta kepada brand sponsors yang telah berkolaborasi bersama Komunitas Ibu2Canggih, yaitu Shoff Baby, Alpenliebe, Royco, Karihome, Fiesta Seafood, MyJelly, dan Collexion, juga brand partner kita Mamasewa. Acara ini kami hadirkan sebagai bentuk ruang apresiasi agar para ibu dan anak dapat merayakan Hari Anak Nasional secara bermakna, gembira, dan membawa pulang banyak kenangan indah,” ujar Project Manager Komunitas Ibu2Canggih, Nadila Dwi Analda.

Sejak memasuki area acara, para peserta disambut dengan deretan booth interaktif dari berbagai brand, seperti Shoff Baby, Alpenliebe, Royco, Karihome, Fiesta Seafood, dan Collexion. Di booth, momfluencer dan anak-anak bisa merasakan beragam aktivitas seru, promo eksklusif, hingga hadiah menarik. 

Salah satu area favorit peserta adalah mini playground dari Mamasewa yang membuat si kecil bermain dengan nyaman dan aman selama acara berlangsung, sementara para ibu dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tanpa khawatir. 

Rangkaian acara dibuka dengan brand presentation dari Mamasewa bertajuk “Solusi Hemat untuk Ibu Hebat”, yang memperkenalkan berbagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Setelah itu, peserta mengikuti cooking demo Nasi Kebuli Angga & Rendang bersama Royco, yang menghadirkan inspirasi menu keluarga dengan cita rasa lezat sekaligus mudah dipraktikkan di rumah.

Keseruan terus berlanjut melalui “MooMoo Drawing” Competition dari Alpenliebe yang mengajak anak-anak menuangkan kreativitas mereka lewat kegiatan menggambar. Sesi berikutnya adalah Shoff Animal Color Adventure, di mana anak-anak diajak berpetualang sambil mewarnai karakter-karakter lucu yang membuat suasana semakin meriah dan penuh tawa.

Sebagai penutup rangkaian aktivitas utama, peserta mengikuti sesi Birthday Hampers – MyJelly MyBirthday Star, The Star is YOU. Dalam sesi ini, MyJelly juga sekaligus memberi kado ulang tahun bagi anak-anak yang lahir di bulan Juli.

Jadi Momen Quality Time yang Kids-Friendly

Terselenggaranya acara ini tidak terlepas dari dukungan berbagai brand sponsor dan partner yang turut berpartisipasi. Sponsor di event kali ini adalah Shoff Baby, Alpenliebe, Royco, Kari Home, Fiesta Seafood, Collexion, dan MyJelly. 

Selain itu, acara ini juga didukung oleh berbagai Official Partners, yaitu HeArt Space 2.0, Mamasewa, Pigeon Teens, KAIE, Shoff Baby, Apron Kitchen, Maskit, Crystal of the Sea, Wiselie, Alamii Food, Grouu, POIPOI, Haula Toys, Satu Dental, Caremore, Homecare Bidan Mia, Julie’s Biscuit, Regen, Medikids, ruparupa, Little Quokka, Jiggle Jungle, Marico, Gizzi, Purela, Mayapada Eye Centre, KISUBO & Pipper Standard, Royalefit, Mikhadou, Jims Honey, Soira Organic, Yooyee, Kejora Indonesia, Sarasa, Joomba, dan ITO EN.

Selama hampir lima jam berlangsung, antusiasme peserta tidak pernah surut. Para momfluencer aktif mengikuti seluruh aktivitas di area panggung, mengunjungi setiap booth, bikin konten bareng, hingga membagikan pengalaman mereka secara langsung melalui Instagram Stories. 

Selain mengikuti berbagai aktivitas, para peserta juga menikmati makan malam yang disediakan oleh Sarasa Catering Halal, ditemani kesegaran JOOMBA 100% Real Smoothies serta ITO EN Teh Tawar Jepang. 

Keseruan memuncak pada sesi penyerahan hadiah, terutama ketika dibacakan pengumuman pemenang rangkaian aktivitas, pemenang kategori Best IG Story, hingga pengundian Lucky Draw. Tak hanya itu, seluruh momfluencer yang hadir juga berhak membawa pulang goodie bag berlimpah berisi deretan produk dari sponsor maupun mitra senilai Rp 1.000.000,-. 

“Acaranya seru banget dan benar-benar family friendly. Anakku happy karena bisa main dan ikut banyak aktivitas, sementara aku juga bisa eksplor booth, ikut workshop, sampai dapat banyak hadiah. Walaupun acaranya hampir lima jam, rasanya nggak bosan sama sekali. Semoga acara seperti ini semakin sering diadakan karena benar-benar jadi quality time yang menyenangkan buat ibu dan anak,” kata salah satu momfluencer yang hadir, Salma Nadiya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Kolaborasi, Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penertiban ODOL

Jakarta (03/08), Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama (PJU) Korlantas Polri menerima audiensi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono beserta jajaran Direksi di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Senin (03/08). Pertemuan tersebut membahas koordinasi tata kelola lalu lintas, persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), penerapan kebijakan Implementasi Over Dimension Over Loading (ODOL), hingga akselerasi integrasi teknologi operasional di lajur tol.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo mengatakan kolaborasi Korlantas Polri dan Jasa Marga perlu terus diperkuat, terutama dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada momentum libur nasional seperti Operasi Lilin atau Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Dua potensi libur besar ini tentunya akan memunculkan pergerakan masyarakat yang juga pasti akan meningkat, khususnya di jalur-jalur wisata,” ujar Irjen Pol Wibowo.

Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol Wibowo juga meminta pembaruan informasi terkini mengenai progres pembangunan serta kesiapan operasional jalan tol baru, khususnya ruas di wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta, serta akses pendukung di Jawa Timur. Kehadiran jaringan tol baru tersebut diproyeksikan efektif memecah konsentrasi kepadatan kendaraan, termasuk mempermudah arus distribusi menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Selain kesiapan Nataru, fokus pembahasan juga tertuju pada rencana penerapan kebijakan Zero ODOL yang ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun depan. Irjen Pol Wibowo menyampaikan bahwa penanganan kendaraan ODOL harus mempertimbangkan keseimbangan ekonomi masyarakat dan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum di hilir. Penyelesaian masalah dari sektor hulu, seperti keterlibatan sisi pengusaha dan transporter juga menjadi kunci agar kebijakan ini memberikan hasil yang efektif dan tidak menimbulkan dampak kontraproduktif di lapangan.

“Korlantas kan selalu bekerja di hilir. Pekerjaan hulu sangat berdampak pada pekerjaan hilir. Kalau semuanya dilempar ke hilir, tanpa ada pertimbangan yang cukup matang malah nanti hasilnya akan kontraproduktif dengan yang diinginkan,” ujar Irjen Pol Wibowo.

Sebagai bagian dari solusi teknis, Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan berat melalui optimalisasi teknologi deteksi dini. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan kendaraan ODOL berisiko terhadap keselamatan dan mempercepat kerusakan struktur jalan tol. Untuk mendukung kebijakan Zero ODOL, Jasa Marga menambah fasilitas Weigh In Motion (WIM) dari 2 titik menjadi 8 titik. Fasilitas ini terintegrasi dengan kamera pengawas dan teknologi Light Detection and Ranging (LIDAR) untuk mendeteksi berat dan dimensi kendaraan secara real-time. Data tersebut kemudian disinkronkan langsung ke sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Korlantas Polri.

Jasa Marga juga mendorong integrasi data digital melalui aplikasi Travoy yang dilengkapi teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Data RFID ini akan diselaraskan dengan data Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri serta data uji berkala Kementerian Perhubungan untuk memperkuat pemantauan dan pengawasan kelaikan kendaraan angkutan barang.

“Penguatan sistem juga dilakukan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang siap dimanfaatkan bersama di titik-titik krusial. Integrasi command center ini diharapkan mempercepat respons penanganan insiden dan memperkuat koordinasi lintas sektor,” ujar Rivan.

Komitmen Jasa Marga dalam mendukung agenda pembangunan nasional diwujudkan secara nyata melalui modernisasi layanan operasional dan pengembangan infrastruktur berbasis teknologi. Seluruh inovasi digital ini selaras dengan Asta Cita ketiga Pemerintah, yaitu memperkuat konektivitas nasional dan melanjutkan pembangunan infrastruktur guna memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan efisiensi logistik, serta memacu pertumbuhan ekonomi. Selain itu, langkah Jasa Marga dalam mendukung penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) serta menerapkan digitalisasi manajemen lalu lintas di jalan tol sejalan dengan Asta Cita keempat Pemerintah untuk mewujudkan layanan transportasi jalan tol yang aman, selamat, dan berkelanjutan.

“Kolaborasi dan pemanfaatan sistem data bersama ini menjadi kunci. Jasa Marga dan Korlantas Polri memiliki tugas yang saling terkait dalam menjamin kelancaran dan keselamatan di jalan tol,” tutup Rivan.

Kerja sama ini menegaskan komitmen berkelanjutan Korlantas Polri dan Jasa Marga dalam menghadirkan sistem pelayanan jalan tol nasional yang aman, lancar, modern, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jalan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Perkeretaapian Nasional di RailwayTech Indonesia 2026

Jakarta, (3/8) – PT SUCOFINDO (PERSERO) berpartisipasi dalam RailwayTech Indonesia 2026 sebagai upaya memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor perkeretaapian nasional melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC). Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan solusi yang mendukung keselamatan, keandalan, kualitas, dan keberlanjutan sistem transportasi di Indonesia.

Kepala PMU Transportasi PT SUCOFINDO (PERSERO), Bima Iriantika, menilai ajang ini menjadi wadah penting untuk membangun kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dan standar mutu yang semakin tinggi dalam industri perkeretaapian.

“Partisipasi SUCOFINDO dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan TIC dan solusi teknis di sektor transportasi, khususnya dalam mendukung terciptanya sistem perkeretaapian yang aman, andal, berkualitas, serta berkelanjutan. Melalui ajang ini, kami berharap dapat mempererat sinergi dengan regulator, operator, industri, akademisi, dan seluruh mitra strategis dalam menjawab tantangan serta kebutuhan sektor perkeretaapian di masa depan sekaligus mengidentifikasi berbagai peluang strategis yang dapat mendukung pengembangannya,” ujarnya.

Menurut Bima Iriantika, transformasi sektor transportasi saat ini tidak hanya menuntut inovasi teknologi, tetapi juga membutuhkan jaminan kualitas, keselamatan, dan keandalan yang dapat dibuktikan melalui proses pengujian, inspeksi, dan verifikasi yang independen. Oleh karena itu, peran lembaga TIC menjadi semakin penting dalam memastikan setiap pengembangan infrastruktur maupun sarana transportasi memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Transportasi Perkeretaapian PT SUCOFINDO (PERSERO), Prianto Bagus Anugrah, turut menjadi narasumber dalam sesi diskusi yang membahas tantangan dan peluang pengembangan sektor perkeretaapian nasional. Dalam paparannya, Prianto Bagus Anugrah menekankan bahwa pertumbuhan industri perkeretaapian tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga pada kemampuan pelaku industri dalam memastikan keselamatan operasional, integritas aset, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengelolaan risiko secara berkelanjutan.

“SUCOFINDO memiliki kapabilitas layanan yang mendukung kebutuhan sektor perkeretaapian secara menyeluruh, mulai dari pengujian material dan komponen perkeretaapian, pengujian lingkungan, railway safety assessment, risk based inspection, asset integrity assessment, hingga operational readiness inspection. Berbagai layanan tersebut membantu operator dan pemilik aset dalam meningkatkan keandalan infrastruktur, mengoptimalkan biaya pemeliharaan, memperpanjang umur aset, serta memastikan kesiapan operasi yang aman,” paparnya.

Prianto Bagus Anugrah menambahkan, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga menghadirkan layanan sertifikasi sistem manajemen, safety management system assessment, dan sertifikasi kompetensi SDM keselamatan, yang berperan dalam memperkuat tata kelola, budaya keselamatan, serta kompetensi sumber daya manusia di sektor perkeretaapian. Menurutnya, kebutuhan industri terhadap layanan assurance dan verifikasi independen akan terus meningkat seiring percepatan modernisasi sistem transportasi nasional.

Sebagai perusahaan TIC yang telah berpengalaman lebih dari enam dekade, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mengembangkan berbagai solusi untuk mendukung sektor transportasi secara luas, mencakup berbagai transportasi darat, perkeretaapian, pelabuhan, logistik, dan infrastruktur strategis. Dukungan tersebut diwujudkan melalui layanan inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, pelatihan, verifikasi, kajian keselamatan, manajemen risiko, serta assessment keandalan aset guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang aman, efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing.

“Semoga keikutsertaan kami pada RailwayTech Indonesia 2026 dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, serta menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem perkeretaapian Indonesia yang semakin maju, inovatif, dan berdaya saing global,” tutup Bima Iriantika.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Visi Menjadi Realitas: BINUS dan BCA Rilis Studi Kasus Transformasi Digital Halo BCA

BINUS melalui XPloo – BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability bersama PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) merilis studi kasus berjudul “Leading the Digital Shift: How Halo BCA Turned Strategic Vision into Operational Reality” dalam kegiatan Case Release Halo BCA x BINUS yang diselenggarakan di Wisma BCA Foresta, BSD.

Studi kasus ini mengangkat perjalanan Halo BCA dalam menerjemahkan visi strategis transformasi digital menjadi realitas operasional. Lebih dari sekadar pemanfaatan teknologi, studi kasus tersebut membahas bagaimana arah strategis organisasi diterjemahkan melalui penguatan kapabilitas, penyelarasan proses, pengembangan sumber daya manusia, serta transformasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Penulisan studi kasus dilakukan oleh tim XPloo sebagai bagian dari komitmen BINUS Higher Education dalam mengembangkan pengetahuan mengenai praktik transformasi digital yang relevan dengan konteks Indonesia.

Studi kasus Halo BCA menjadi studi kasus ketiga yang ditulis oleh tim XPloo bersama BCA. Sebelumnya, XPloo telah menyusun “Digital Transformation at BCA (A)” yang mendokumentasikan perjalanan transformasi digital BCA, serta “Digital Transformation at BCA (B)” yang membahas pengembangan blu by BCA Digital.

Ketiga studi kasus tersebut menghadirkan perspektif yang saling melengkapi mengenai bagaimana sebuah organisasi dapat memperkuat bisnis yang telah berjalan sekaligus membangun kapabilitas baru untuk menghadapi perubahan kebutuhan pelanggan, perkembangan teknologi, dan dinamika industri.

Dari Visi Strategis Menuju Realitas Operasional

Transformasi digital kerap dipahami sebagai proses adopsi teknologi baru. Namun, keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam menghubungkan visi strategis dengan pelaksanaan di lapangan.

Melalui studi kasus Halo BCA, pembaca diajak untuk memahami bahwa transformasi digital membutuhkan penyelarasan antara kepemimpinan, strategi, proses kerja, struktur organisasi, kapabilitas sumber daya manusia, budaya, serta indikator keberhasilan yang terukur.

Halo BCA menjadi konteks pembelajaran yang relevan karena berada pada titik penting dalam hubungan antara perusahaan dan nasabah. Sebagai salah satu kanal layanan BCA, Halo BCA perlu merespons perubahan perilaku nasabah yang semakin dinamis, kebutuhan layanan yang semakin cepat dan personal, serta perkembangan kanal komunikasi digital.

Perubahan tersebut menuntut organisasi untuk tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga memastikan bahwa teknologi, manusia, proses, dan tujuan layanan berjalan dalam arah yang sama.

Ketua XPloo – BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability, Prof. Firdaus Alamsjah, Ph.D., menjelaskan bahwa studi kasus ini diharapkan dapat memperkaya cara pandang akademisi, mahasiswa, dan pemimpin organisasi dalam memahami transformasi digital secara lebih utuh.

“Transformasi digital tidak berhenti ketika sebuah organisasi berhasil mengadopsi teknologi. Tantangan yang sesungguhnya adalah bagaimana visi tersebut diterjemahkan menjadi cara kerja, kapabilitas, budaya, dan pengalaman layanan yang dapat dirasakan secara nyata. Melalui studi kasus Halo BCA, kami ingin menunjukkan proses yang terjadi di balik sebuah transformasi, termasuk berbagai keputusan strategis dan organisasional yang memungkinkan perubahan tersebut berjalan,” ujar Prof. Firdaus.

Menurutnya, dokumentasi atas pengalaman perusahaan Indonesia memiliki nilai penting karena setiap organisasi menjalankan transformasi dalam konteks bisnis, budaya, regulasi, dan karakteristik masyarakat yang berbeda.

“Indonesia membutuhkan lebih banyak studi kasus yang lahir dari pengalaman organisasi Indonesia. Dengan demikian, mahasiswa dan para pemimpin bisnis tidak hanya belajar dari praktik global, tetapi juga dari perjalanan perusahaan nasional yang menghadapi kompleksitas dan peluang di lingkungan Indonesia. Pengetahuan seperti ini dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus referensi bagi organisasi lain yang sedang menjalankan transformasi,” lanjutnya.

Menghubungkan Dunia Akademik dan Industri

Penyusunan studi kasus ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam menghasilkan pengetahuan yang relevan dan aplikatif.

Melalui proses pengumpulan informasi, analisis, diskusi, dan penyusunan narasi, pengalaman transformasi sebuah organisasi diterjemahkan menjadi materi pembelajaran yang terstruktur. Studi kasus tidak hanya mencatat apa yang telah dilakukan perusahaan, tetapi juga menghadirkan konteks, tantangan, pilihan strategis, proses pengambilan keputusan, serta pembelajaran yang dapat didiskusikan secara kritis.

Michael Wijaya Hadipoespito, Board of Management BINA NUSANTARA, menyampaikan bahwa kolaborasi BINUS dan BCA mencerminkan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami menyambut baik kolaborasi BINUS dan BCA dalam mendokumentasikan perjalanan transformasi Halo BCA menjadi sebuah studi kasus yang dapat dipelajari secara lebih luas. Kolaborasi ini sejalan dengan visi BINUS untuk membina dan memberdayakan masyarakat dalam membangun dan melayani bangsa, melalui pengetahuan yang relevan, inovasi, dan kontribusi yang memberikan dampak positif bagi Indonesia,” ujar Michael.

Dengan pendekatan tersebut, studi kasus dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran bagi mahasiswa, akademisi, eksekutif, maupun praktisi untuk memahami berbagai dimensi transformasi digital.

Pembaca tidak hanya diperkenalkan pada hasil akhir sebuah transformasi, tetapi juga diajak untuk menganalisis pertanyaan yang lebih mendalam: bagaimana sebuah visi dibangun, bagaimana resistensi terhadap perubahan dikelola, bagaimana kapabilitas baru dikembangkan, serta bagaimana organisasi menjaga keseimbangan antara kebutuhan operasional saat ini dan inovasi untuk masa depan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi XPloo yang berasal dari kata exploit dan explore. Dalam menjalankan transformasi, organisasi perlu terus memperkuat dan mengoptimalkan bisnis yang telah dimiliki, sekaligus mengeksplorasi peluang, model, dan kapabilitas baru untuk menjaga keberlanjutan organisasi di masa depan.

Membangun Referensi Transformasi Digital dari Indonesia

Sebagai BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability, XPloo berfokus pada pengembangan penelitian terapan, kerangka kerja transformasi digital dan keberlanjutan, studi kasus perusahaan Indonesia, serta berbagai program pengembangan organisasi.

Melalui penulisan studi kasus, XPloo berupaya membangun kumpulan pengetahuan mengenai perjalanan transformasi perusahaan-perusahaan Indonesia. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat memperkaya materi pendidikan, penelitian, program pengembangan eksekutif, serta proses transformasi organisasi di berbagai sektor.

Studi kasus Halo BCA juga memperlihatkan pentingnya kepemimpinan dalam menjaga konsistensi antara visi dan implementasi. Transformasi yang berdampak membutuhkan keterlibatan pimpinan, kolaborasi lintas fungsi, keberanian untuk mengevaluasi proses yang telah berjalan, serta kesediaan organisasi untuk terus belajar dari perubahan kebutuhan pelanggan.

Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono mengatakan bahwa perubahan kebutuhan dan ekspektasi nasabah mendorong Halo BCA untuk terus bertransformasi. Bagi BCA, transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi memastikan teknologi, proses kerja, dan pengembangan insan BCA berjalan selaras untuk memberikan pengalaman layanan yang semakin relevan bagi nasabah.

“Kami mengapresiasi kolaborasi bersama BINUS yang mendokumentasikan perjalanan tersebut menjadi sebuah studi kasus. Semoga pembelajaran ini dapat memberikan perspektif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan sekaligus menjadi inspirasi bagi berbagai organisasi dalam membangun transformasi digital yang berkelanjutan,” ungkap Armand.

Dengan mendokumentasikan perjalanan tersebut, BINUS dan BCA tidak hanya mencatat sebuah pencapaian organisasi, tetapi juga membuka ruang pembelajaran mengenai bagaimana transformasi digital dapat dirancang dan dijalankan secara bertanggung jawab, relevan, serta berkelanjutan.

Bagian dari Perjalanan 45 Tahun BINUS

Peluncuran studi kasus ini juga menjadi bagian dari perjalanan 45 tahun BINUS dalam berkarya. Selama lebih dari empat dekade, BINUS terus memperkuat kontribusinya melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan kolaborasi bersama berbagai mitra industri.

Kolaborasi penulisan studi kasus bersama BCA menjadi salah satu bentuk kontribusi tersebut, dengan menghadirkan pengetahuan yang bersumber dari pengalaman nyata dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan maupun industri.

“Bagi kami, peluncuran studi kasus ini merupakan salah satu bentuk kontribusi akademik sekaligus hadiah pemikiran dalam perjalanan 45 tahun BINUS. Kami berharap kolaborasi BINUS dan BCA tidak hanya menghasilkan dokumentasi perjalanan transformasi, tetapi juga melahirkan pembelajaran yang dapat menginspirasi lebih banyak transformasi digital yang berdampak bagi Indonesia,” tutur Prof. Firdaus.

Kegiatan Case Release Halo BCA x BINUS turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BCA, yaitu Armand W. Hartono, David Formula, Dr. Wani Sabu, dan Adrianus Wagimin.

Dari BINA NUSANTARA, kegiatan ini dihadiri oleh Michael Wijaya Hadipoespito, Prof. Firdaus Alamsjah, Ph.D., serta tim XPloo – BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability.

Melalui peluncuran “Leading the Digital Shift: How Halo BCA Turned Strategic Vision into Operational Reality”, BINUS dan BCA berharap pengalaman transformasi Halo BCA dapat menjadi sumber pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan para pemimpin organisasi dalam membangun transformasi digital yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada manusia, organisasi, dan keberlanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES