BRI BO Gunung Sahari Gelar BRILiaN Culture Festival di Bogor, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Gunung Sahari menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Gunung Sahari.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah aktivitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Gunung Sahari diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi antarp pekerja sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Gunung Sahari terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Gunung Sahari diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Logistik Perkuat Pengelolaan Sampah sebagai Komitmen Implementasi ESG

KAI Logistik terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai inisiatif keberlanjutan di lingkungan kerja dan operasional perusahaan. Memasuki triwulan III 2026, perhatian perusahaan terhadap pengelolaan sampah semakin difokuskan melalui pengelolaan sampah yang dihasilkan dengan berkolaborasi bersama mitra pengelola sampah.

Berdasarkan data Sistem Informasi
Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(KLHK) tahun 2025, sektor perkantoran secara nasional menyumbang 4,78% dari
total timbulan sampah, atau setara dengan sekitar 1,77 juta ton per tahun. Meskipun
kontribusinya relatif kecil dibandingkan sektor lainnya, pengelolaan sampah
dari lingkungan perkantoran tetap menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi
dampak terhadap lingkungan.

Manager Public Relations KAI Logistik,
Adjeng Putri Adhatu, menyampaikan bahwa perusahaan memandang pengelolaan sampah
sebagai salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan pada lingkup terdekat
yaitu lingkungan kerja.“Meski secara persentase kontribusi sampah dari sektor
perkantoran tidak terlalu besar, tetap diperlukan upaya pengelolaan yang
bertanggung jawab. Karena itu, KAI Logistik mulai
memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya melalui pemilahan serta bekerja
sama dengan mitra yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan dan pemanfaatan
sampah,” ujar Adjeng.

Sepanjang Agustus 2026, area Kantor
Pusat KAI Logistik mencatatkan total timbulan sampah sebesar 753,5 kilogram.
Seluruh sampah tersebut dikelola melalui proses pemilahan dari dan tidak
terdapat sampah yang langsung dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA). Langkah
ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong pengelolaan sampah
yang lebih bertanggung jawab sekaligus mendukung penerapan prinsip ekonomi
sirkular (circular economy).

Dari total timbulan tersebut, sampah
plastik tercatat sebesar 185,2 kilogram atau 24,6%, sampah organik 136,2
kilogram atau 18,1%, kertas 113,8 kilogram atau 15,1%, kaca 6,3 kilogram atau
0,8%, dan logam 4,5 kilogram atau 0,6%. Sementara itu,
sampah residu dan kategori lainnya mencapai 307,5 kilogram atau 40,8%.

Melalui kerja sama
dengan mitra pengelola, setiap jenis sampah diarahkan pada metode penanganan
sesuai karakteristiknya. Material yang masih memiliki nilai guna disalurkan ke
fasilitas daur ulang pihak ketiga, sementara sampah organik diolah melalui proses
pengomposan dan pemanfaatan maggot untuk mendukung kebutuhan pakan ternak. Adapun sampah residu diolah lebih lanjut menjadi bahan bakar alternatif
melalui teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF).

“Penerapan
pengelolaan sampah di Kantor Pusat saat ini merupakan tahap awal sekaligus pilot
project
bagi KAI Logistik. Ke depan, kami melihat peluang untuk memperluas
inisiatif ini ke area operasional maupun wilayah bisnis lainnya, sehingga
pengelolaan sampah dapat diterapkan secara lebih menyeluruh di lingkungan KAI
Logistik,” tambah Adjeng.

Fokus pada pengelolaan sampah ini juga
sejalan dengan inisiatif keberlanjutan yang telah dilakukan KAI Logistik, salah
satunya melalui pemanfaatan kembali pakaian dinas yang sudah tidak digunakan.
Melalui proses daur ulang dan pengolahan kembali, pakaian dinas tersebut tidak
berhenti sebagai limbah, tetapi diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna
baru. Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk penerapan prinsip circular
economy
, sekaligus mendorong optimalisasi penggunaan sumber daya dan
mengurangi potensi timbulan sampah tekstil dari aktivitas perusahaan.

Melalui penerapan yang dilakukan secara
bertahap dan berkesinambungan, KAI Logistik terus mengintegrasikan aspek
lingkungan ke dalam aktivitas perusahaan guna mendukung penerapan green logistics yang
lebih menyeluruh. Pengelolaan sampah menjadi salah satu program quick
win
dalam peta jalan ESG KAI Logistik yang diarahkan untuk mendorong
penerapan praktik pengelolaan lingkungan secara lebih terstruktur. Upaya
tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi ESG perusahaan sekaligus
mendukung kontribusi KAI Logistik terhadap penerapan prinsip ekonomi sirkular
dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kerja 5x Lebih Cepat Pakai AI Agent Rahasia Perusahaan Top Nasional Dirombak Freddie Kashawan dan AIPreneur Menggunakan Workflow AI Multi-Agen

Praktisi Bisnis AI Freddie Kashawan dari AIPreneur membagikan strategi transformasi bisnis menggunakan Workflow AI Multi-Agen. Edukasi ini dilakukan karena banyak jajaran direksi yang masih sekadar ikut-ikutan tren AI tanpa memahami fundamental alur kerjanya. Melalui penerapan one-stop solution yang menyelaraskan sistem otomatisasi multi-agen dengan pelatihan SDM, AIPreneur berhasil memangkas beban operasional perusahaan dari yang biasanya memakan waktu satu minggu menjadi 1-2 hari saja (kerja 5x lebih cepat). Strategi yang telah divalidasi pada brand Skinku dan Rave Tailor ini kini ditargetkan untuk membantu 1 juta pekerja dan 10.000 UMKM di Indonesia agar relevan di era digital.

Surabaya, 28 September 2026 – Lanskap bisnis dan industri di Indonesia saat ini menuntut kemampuan adaptasi yang sangat cepat, khususnya dalam adopsi teknologi Artificial Intelligence (AI). Mengamati urgensi ini, Freddie Kashawan, seorang Praktisi Bisnis AI sekaligus Pendiri dan CEO dari AIPreneur, membagikan wawasan strategisnya berdasarkan rekam jejak sukses perusahaan dalam meng-coaching berbagai perusahaan terkemuka di tanah air.

Sebagai pakar strategi dan akselerasi bisnis berbasis AI, Freddie Kashawan menemukan bahwa kelemahan terbesar di jajaran direksi saat ini adalah kurangnya pemahaman terhadap alur kerja (workflow) dan fundamental AI. Banyak pemimpin perusahaan menggunakan AI sekadar ikut-ikutan tanpa pemikiran mendasar tentang bagaimana memperlakukan teknologi tersebut agar dapat bekerja layaknya manusia dan menjawab kebutuhan spesifik bisnis.

Di era digital, transformasi bukan hanya tentang kecepatan, tetapi tentang efisiensi biaya dan kemampuan menemukan potensi pasar baru melalui riset berbasis AI yang terstruktur.

“Sekarang adalah zamannya teknologi AI, dan semua harus berubah ke sana. Kalau mereka tidak berubah, mereka bakal kalah,” tegas Freddie Kashawan, menyoroti dinamika bisnis saat ini. Ia mendefinisikan pemimpin yang adaptif sebagai sosok yang langsung mengikuti dan mengadopsi teknologi baru ketika teknologi tersebut muncul di pasaran.

Melalui metodologi coaching unik yang dikembangkan oleh AIPreneur, Freddie membantu para pemimpin memecah kebuntuan eksekusi inovasi melalui penerapan Workflow AI dengan ekosistem Multi-Agen. Pendekatan AIPreneur membedakan diri melalui penyediaan solusi terintegrasi (one-stop solution) yang menggabungkan konsultasi bisnis, perancangan sistem multi-agen otomatis, dengan bukti data yang kuat.

Keberhasilan strategi ini tidak sekadar teori konsultan di atas kertas, melainkan telah dibuktikan langsung oleh Freddie Kashawan pada lini bisnis yang ia miliki sendiri, yakni brand Skinku dan Rave Tailor. Sebagai seorang praktisi bisnis murni, Freddie mengimplementasikan efisiensi Workflow AI Multi-Agen untuk mengakselerasi operasional harian di kedua perusahaannya tersebut. Keberhasilan penerapan teknologi (use case) pada bisnis pribadinya inilah yang menjadikan metodologi AIPreneur sangat aplikatif, realistis, dan teruji di lapangan.

Bermodalkan pondasi praktis tersebut, AIPreneur sukses melakukan pendampingan untuk korporasi berskala besar, salah satunya adalah perusahaan sekuritas terbesar di Indonesia dengan sekitar 250 karyawan. Hasil dari implementasi sistem ini sangat terukur, beban pekerjaan operasional yang sebelumnya membutuhkan waktu satu minggu kini dapat diselesaikan hanya dalam satu hingga dua hari dengan bantuan kolaborasi agen AI. Dampak nyata dari transformasi ini bahkan sudah mulai terlihat dan dirasakan secara minimal dalam waktu dua hari masa pelatihan.

Pencapaian strategis ini semakin mengukuhkan posisi AIPreneur sebagai mitra transformasi bisnis yang diperhitungkan, sekaligus menempatkan Freddie Kashawan sebagai thought leader dan Praktisi Bisnis AI yang membawa dampak nyata bagi ekosistem industri nasional.

Kedepannya, AIPreneur memiliki visi besar untuk membantu 1 juta pekerja di Indonesia agar mahir menggunakan AI. Langkah ini dirancang untuk membuka peluang pendapatan baru, serta meningkatkan kredibilitas dan keterampilan pekerja agar terus relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, Freddie Kashawan juga menargetkan adaptasi workflow AI pada 10.000 UMKM dan pemilik bisnis di seluruh Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Apresiasi Semangat dan Sportivitas, BRI Region 6 Gelar Awarding Pemenang Lomba BCF

Rangkaian BRILiaN Culture Festival (BCF) BRI Region 6 di Ciloto berlangsung semakin meriah dengan digelarnya acara awarding bagi para pemenang berbagai lomba yang telah dilaksanakan selama rangkaian kegiatan. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangat, antusiasme, sportivitas, dan kekompakan para pekerja BRI Region 6.

Berbagai perlombaan yang digelar dalam rangkaian BCF menjadi wadah bagi para pekerja untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan dalam suasana yang penuh kegembiraan. Mulai dari kegiatan olahraga hingga berbagai games, seluruh peserta menunjukkan semangat kompetisi sekaligus menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

Dalam acara awarding, para pemenang menerima apresiasi atas pencapaian yang telah diraih. Suasana penuh kebanggaan dan keceriaan mewarnai prosesi penghargaan, terlebih ketika para pemenang mendapatkan dukungan dan apresiasi dari rekan-rekan pekerja yang hadir.

Lebih dari sekadar pemberian penghargaan, awarding menjadi momentum untuk mengapresiasi proses, kerja sama, dan kontribusi setiap peserta selama mengikuti perlombaan. Semangat untuk berkompetisi secara positif, saling mendukung, serta bekerja sama menjadi bagian penting dari nilai teamwork dan collaboration yang ingin terus dibangun di lingkungan BRI Region 6.

Melalui rangkaian BRILiaN Culture Festival, BRI Region 6 terus mendorong terciptanya budaya kerja yang diwujudkan melalui kebersamaan, kolaborasi, sportivitas, dan semangat positif. Dengan berakhirnya rangkaian perlombaan dan awarding di Ciloto, semangat BRILiaN diharapkan terus terbawa ke lingkungan kerja dan menjadi energi bagi seluruh pekerja untuk bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengintip Dapur Produksi PT Akarsa Garment Indonesia: Vendor Utama Seragam Korporat dan Fesyen Lokal

Di balik rapinya penampilan para eksekutif ibukota dan rilisnya koleksi terbaru dari sebuah brand fesyen lokal, terdapat ekosistem manufaktur yang bekerja tanpa henti. Industri tekstil dan pakaian jadi (TPJ) kini dituntut tidak hanya untuk memproduksi massal, tetapi juga memberikan presisi dan kecepatan. Menelusuri dapur produksi PT Akarsa Garment Indonesia, kita dapat melihat secara langsung bagaimana pabrik garmen modern bertransformasi menjadi one-stop solution yang mampu menjawab beragam kompleksitas pengadaan sandang saat ini.

Dari Seragam Kantoran hingga Pakaian Lapangan

Di satu sisi fasilitas produksi, fokus utama tertuju pada pengerjaan busana korporat. Banyak pimpinan perusahaan yang kini mulai memahami mengapa seragam berkualitas meningkatkan citra perusahaan? karena visual karyawan adalah representasi langsung dari profesionalisme bisnis. Kendati demikian, bagian pengadaan (purchasing) tetap harus cermat mengkalkulasi harga bikin seragam kantor agar perusahaan mendapatkan material premium seperti drill atau tropical tanpa harus melampaui efisiensi anggaran.

Bergerak ke lini produksi lainnya, spesifikasi teknis berubah drastis saat menangani pakaian lapangan (wearpack atau kemeja PDL). Bagi para pekerja di sektor konstruksi maupun tambang, mengaplikasikan tips memilih baju kerja lapangan dengan material yang tahan banting dan dilengkapi reflektor cahaya adalah standar mutlak Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Tidak hanya pakaian berat, dapur produksi Akarsa juga menangani pesanan activewear. Meningkatnya tren gaya hidup sehat pascapandemi menjadikan fasilitas konveksi baju olahraga bikin tampil makin pede incaran banyak komunitas yang membutuhkan seragam lari berbahan dry-fit dengan sirkulasi udara maksimal.

Menjadi Tulang Punggung Kreator Fesyen Lokal

Selain instansi B2B, denyut nadi produksi Akarsa juga digerakkan oleh para pelaku UMKM dan kreator pakaian (clothing line). Pabrik ini kerap masuk dalam rekomendasi vendor baju clothing untuk kebutuhan bisnis berkat kemampuannya memproduksi ribuan potong pakaian kasual dengan jaminan bebas cacat (zero-defect).

Kunci dari efisiensi ini adalah integrasi fasilitas di bawah satu atap. Para perintis merek fesyen lokal kini tidak perlu lagi repot mencari jasa cetak sablon polyflex terdekat atau vendor bordir terpisah, karena keseluruhan proses kustomisasi desain digital telah terintegrasi langsung di dalam pabrik Akarsa, menjamin akurasi warna dan ketahanan cuci.

Jejaring Rantai Pasok yang Strategis

Berbicara mengenai efisiensi manufaktur, lokasi menjadi faktor yang tak kalah penting. Banyak korporasi multinasional yang kerap meriset di mana lokasi sentra pabrik garmen terbesar di Indonesia guna memangkas jalur distribusi logistik mereka. Mengetahui secara akurat peta lokasi sentra pabrik garment di Indonesia sangat membantu manajemen perusahaan dalam memilih vendor yang mampu memberikan jaminan ketepatan waktu pengiriman (lead time) dengan biaya logistik yang masuk akal.

Berada di pusat urat nadi logistik tersebut, operasional PT Akarsa Garment Indonesia membuktikan bahwa manufaktur lokal siap bersaing di level tertinggi. Bagi korporasi, instansi, maupun pelaku bisnis fesyen yang ingin melihat lebih detail mengenai rekam jejak, kapasitas mesin, dan legalitas operasional, informasi selengkapnya dapat diakses melalui profil pabrik Akarsa Garment Indonesia di portal resminya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penuh Kehangatan dan Kebersamaan, BRI Region 6 Gelar Bonfire Night dalam Rangkaian BCF

Rangkaian BRILiaN Culture Festival (BCF) BRI Region 6 di Ciloto semakin meriah dengan kegiatan bonfire pada malam hari. Suasana hangat dan penuh kebersamaan semakin terasa saat Hendra Winata selaku RCEO BRI Region 6 secara simbolis menyalakan bonfire yang menjadi salah satu momen istimewa dalam rangkaian kegiatan BCF.

Penyalaan bonfire menjadi simbol dimulainya malam kebersamaan bagi seluruh pekerja BRI Region 6. Kobaran api yang menerangi suasana malam di Ciloto turut menciptakan atmosfer yang hangat, penuh keceriaan, dan menjadi ruang bagi para pekerja untuk berkumpul serta menikmati kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Dalam suasana tersebut, para pekerja BRI Region 6 berbaur dan menikmati berbagai kegiatan yang telah disiapkan. Momen kebersamaan ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarp pekerja, membangun komunikasi yang lebih dekat, serta menumbuhkan semangat teamwork dan collaboration.

Kegiatan bonfire juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan nilai-nilai budaya kerja BRI melalui pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat memperkuat engagement serta menciptakan energi positif yang dapat dibawa kembali ke lingkungan kerja.

Melalui rangkaian BRILiaN Culture Festival, BRI Region 6 terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mendorong kebersamaan, kolaborasi, dan semangat positif di antara para pekerja. Kobaran bonfire di Ciloto menjadi simbol semangat BRILiaN yang terus menyala, memperkuat rasa kebersamaan dan soliditas seluruh pekerja BRI Region 6.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Kebersamaan dan Sportivitas, BRI Region 6 Gelar Kompetisi Futsal dalam Rangkaian BCF

Dalam rangkaian pelaksanaan BRILiaN Culture Festival (BCF), BRI Region 6 menyelenggarakan lomba futsal antar pekerja yang dilaksanakan di Ciloto. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun semangat sportivitas di antara para pekerja BRI Region 6.

Pertandingan futsal berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Setiap tim menunjukkan semangat, kekompakan, dan kerja sama dalam menghadapi setiap pertandingan. Tidak hanya mengedepankan persaingan di lapangan, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para pekerja untuk saling berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih erat dalam suasana yang penuh kegembiraan.

Melalui olahraga futsal, nilai-nilai BRILiaN Culture turut diimplementasikan melalui kerja sama tim, komunikasi, disiplin, tanggung jawab, serta semangat untuk memberikan kontribusi terbaik. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus diterapkan dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang positif dan kolaboratif.

Pelaksanaan lomba futsal juga menjadi bagian dari upaya BRI Region 6 dalam menciptakan keseimbangan antara aktivitas pekerjaan dan kegiatan yang mendukung kebersamaan pekerja. Semangat dan energi positif yang tercipta selama pertandingan diharapkan dapat meningkatkan engagement serta memperkuat soliditas antarpekerja.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BRI Region 6 terus mendorong budaya kerja yang tidak hanya diterapkan dalam aktivitas profesional, tetapi juga dihidupkan melalui kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi. Semangat BRILiaN yang terbangun di Ciloto diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh pekerja untuk kembali menjalankan aktivitas pekerjaan dengan semakin solid dan penuh semangat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar BRILiaN Culture Festival di Bogor, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Region 6 menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BRI Region 6.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk sejenak keluar dari rutinitas pekerjaan, mempererat hubungan antarpersonal, serta membangun semangat kebersamaan dan engagement di lingkungan kerja.

Melalui BCF, seluruh pekerja diajak untuk semakin memahami bahwa budaya kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap, perilaku, komunikasi, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Suasana penuh keceriaan yang tercipta selama kegiatan menjadi energi positif bagi seluruh pekerja BRI Region 6. Kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat rasa kekeluargaan, kolaborasi, dan semangat untuk bersama-sama mencapai tujuan perusahaan.

BRILiaN Culture Festival BRI Region 6 juga menjadi momentum untuk menegaskan bahwa budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi perlu dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN, kebersamaan, dan kolaborasi, seluruh pekerja BRI Region 6 diharapkan mampu membawa energi positif dari kegiatan tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penuh Keceriaan, Lomba Gebuk Bantal Meriahkan Rangkaian BRILiaN Culture Festival BRI Region 6

Rangkaian BRILiaN Culture Festival (BCF) BRI Region 6 di Ciloto semakin semarak dengan digelarnya lomba gebuk bantal antar pekerja. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang menghadirkan suasana penuh keceriaan sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan engagement antar pekerja BRI Region 6.

Lomba gebuk bantal berlangsung dengan meriah dan mengundang antusiasme para peserta maupun pekerja yang menyaksikan. Dengan penuh semangat, para peserta saling beradu ketangkasan dan keseimbangan dalam suasana yang santai dan menghibur. Tawa dan sorak dukungan dari rekan-rekan pekerja turut menambah kemeriahan kegiatan.

Tidak sekadar menjadi ajang hiburan, lomba gebuk bantal juga menjadi sarana untuk membangun interaksi dan kekompakan antar pekerja. Semangat sportivitas, keberanian, serta kebersamaan yang ditunjukkan selama perlombaan menjadi bagian dari nilai positif yang sejalan dengan semangat BRILiaN Culture.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BRI Region 6 dalam menciptakan suasana kerja yang positif melalui aktivitas kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan. Dengan suasana yang lebih santai dan penuh kegembiraan, para pekerja dapat membangun hubungan yang semakin erat dan memperkuat semangat kolaborasi.

Melalui rangkaian BRILiaN Culture Festival, BRI Region 6 terus mendorong terciptanya budaya kerja yang dihidupkan melalui kebersamaan, kolaborasi, dan semangat positif. Keceriaan yang tercipta di Ciloto diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh pekerja untuk kembali menjalankan aktivitas pekerjaan dengan semakin solid dan penuh semangat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRILiaN Culture Festival BRI Region 6, Lomba Bola Voli Jadi Ajang Perkuat Kekompakan Pekerja

Rangkaian BRILiaN Culture Festival (BCF) BRI Region 6 di Ciloto berlangsung semakin meriah dengan digelarnya lomba bola voli antar pekerja. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang menghadirkan suasana penuh semangat, keceriaan, dan sportivitas sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antar pekerja BRI Region 6.

Pertandingan bola voli berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta menunjukkan kemampuan, kekompakan, serta semangat kerja sama dalam setiap pertandingan. Dukungan dan sorakan dari rekan-rekan pekerja yang hadir turut menambah kemeriahan suasana, menciptakan atmosfer pertandingan yang hangat dan penuh energi positif.

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, lomba bola voli menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antarpekerja. Semangat kerja sama dalam satu tim mencerminkan pentingnya sinergi dan saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama, nilai yang juga menjadi bagian dari implementasi budaya kerja BRILiaN dalam aktivitas sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan olahraga dalam rangkaian BCF juga menjadi bagian dari upaya menciptakan work-life balance bagi para pekerja. Melalui aktivitas yang menyenangkan dan membangun kebersamaan, para pekerja mendapatkan kesempatan untuk melepas penat dari rutinitas sekaligus memperkuat hubungan interpersonal dalam lingkungan kerja.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BRI Region 6 terus menghidupkan budaya kerja melalui berbagai aktivitas positif yang mendorong kebersamaan, kolaborasi, sportivitas, dan engagement pekerja. Semangat yang tercipta di Ciloto diharapkan dapat menjadi energi positif yang dibawa kembali ke lingkungan kerja untuk mendukung terciptanya tim yang semakin solid dan BRILiaN.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES