Membangun Karier Chef Profesional: Peta Jalan Pendidikan Kuliner dari SMK hingga Industri Global

Pendidikan Menengah Kejuruan

Perjalanan menjadi chef profesional di Indonesia kerap dimulai dari bangku SMK. SMK Negeri 9 Padang, misalnya, menerapkan kurikulum yang melibatkan teaching factory dan magang industri. Hasilnya, penyerapan lulusan meningkat dari 44,9 persen menjadi 74 persen. Studi ini menunjukkan bahwa keterlibatan industri dalam perencanaan kurikulum—meski masih terbatas—memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan kerja lulusan.

SMK Negeri 1 Ketapang juga menjadi pilot project tenaga kerja siap pakai. Gubernur Kalimantan Barat mengapresiasi tiga jurusan unggulan—Farmasi, Kuliner dan Tata Boga, serta Perhotelan—yang dinilai mampu melahirkan lulusan yang cepat terserap dunia industri.

Pendidikan Tinggi Vokasi: Spesialisasi yang Lebih Dalam

Politeknik Negeri Balikpapan menawarkan Program Studi D3 Seni Kuliner dengan akreditasi “Baik Sekali”. Kurikulumnya dirancang dengan komposisi praktik dominan, mencakup teknik pemotongan, pengenalan peralatan dapur, standar sanitasi, K3, nutrisi, dan kimia pangan. Pada tahap inti, pembelajaran berfokus pada penguasaan teknik memasak spesifik—dari kekayaan masakan Indonesia, teknik saus dan hidangan kontinental, hingga seni membuat roti dan kue di Pastry & Bakery.

Yang membedakan adalah model dua semester pelatihan kerja industri: satu semester untuk memperkuat operasional kuliner dan satu semester untuk manajerial. Prospek karier lulusan pun berjenjang, dari Commis Chef hingga Executive Chef dan wirausaha kuliner.

Program Intensif dan Spesialisasi

Budi Mulia Dua Culinary School di Sleman telah beroperasi selama 25 tahun dan membatasi 65 peserta per angkatan untuk menjaga kualitas praktik. Program ini terdiri dari satu semester di sekolah dan satu semester di industri, dengan pengajar para chef dari bakery dan hotel bintang lima di Yogyakarta. Materi yang diajarkan mencakup dasar-dasar kuliner, metode memasak, pengetahuan produk makanan, higiene sanitasi, etika kerja, bahasa Inggris, pastry bakery, masakan Indonesia, oriental, kontinental, dan culinary arts.

APCA Indonesia menerapkan metode full hands-on selama sembilan bulan dengan jadwal Senin hingga Jumat, 09.00–17.00 WIB. Fokus utamanya adalah membentuk karakter: disiplin, kreativitas, dan ketangguhan. Lulusan APCA diakui memiliki etos kerja dan kemampuan adaptasi yang baik terhadap ritme dapur profesional.

Jejak Karier Alumni: Dari Magang hingga Restoran Sendiri

BCPS di Tabanan, Bali, menjadi contoh bagaimana pendidikan kuliner dapat mengubah trajektori hidup. Wayan Sidarta, anak buruh bangunan, kini magang di Amankila Resort yang menyandang Two Michelin Keys. Natasha Rachel, alumnus SMA Bandung, pernah magang di Jepang dan Prancis, kini menjadi bagian dari tim dapur KŌRO Bali.

Made Ariani Siswanto, pendiri BCPS, membangun sekolah ini dari keinginan mendiang ayahnya untuk menciptakan “dapur” yang menghubungkan pendidikan dengan industri pariwisata. Kini BCPS memiliki jejaring restoran dan hotel di lima negara.

Ekosistem Pendukung yang Semakin Lengkap

Disciples Escoffier Indonesia menawarkan program Chef Apprentice in Culinary Arts dengan durasi sekitar enam bulan, terbagi dalam tiga bulan kelas dan laboratorium dapur, diikuti magang industri. Sementara itu, program vokasi dengan dua pilihan keahlian—koki profesional untuk kuliner dan pastry/bakery—berlangsung 18 bulan, termasuk magang enam bulan di perhotelan atau restoran.

Dengan beragam jalur pendidikan yang tersedia—dari SMK, politeknik, sekolah masak swasta, hingga program sertifikasi internasional—peta jalan menjadi chef profesional di Indonesia semakin jelas dan terstruktur. Kuncinya adalah memilih jalur yang sesuai dengan tujuan karier dan memanfaatkan jejaring industri yang semakin terbuka.

JessC dan Fauziah Latiff Bersatu di “Tak Terpisah”, Single Kolaborasi Tembus 6 Radio Indonesia

JessC berkolaborasi dengan diva Malaysia Fauziah Latiff melalui lagu “Tak Terpisah”, yang mempertemukan dua penyanyi dari generasi berbeda dalam sebuah karya tentang persahabatan dan hubungan antarmanusia. Single tersebut juga mendapat respons di Indonesia dengan masuk chart di enam stasiun radio, yaitu KPFM, Classy Net Radio, Suara Surabaya (SSFM), Elmitra FM, STAR FM dan Radio AR Bali.

JAKARTA —— Kolaborasi lintas generasi menjadi warna utama dalam lagu “Tak Terpisah”, ketika penyanyi JessC berduet dengan diva senior Malaysia, Fauziah Latiff. Menariknya, single tersebut juga mendapat respons dari pasar Indonesia dan tercatat masuk chart di enam stasiun radio Indonesia.

“Tak Terpisah” mempertemukan dua penyanyi dari generasi berbeda dalam sebuah karya yang mengangkat tema persahabatan dan hubungan antarmanusia. Bagi JessC, berkolaborasi dengan Fauziah Latiff menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan musiknya yang dalam beberapa tahun terakhir semakin berkembang di Indonesia.

Fauziah Latiff dikenal sebagai salah satu penyanyi perempuan yang memiliki perjalanan panjang dalam industri musik Malaysia. Sementara itu, JessC terus mengembangkan karya dalam berbagai bahasa, termasuk Mandarin, Inggris dan Melayu, serta memperluas aktivitas musiknya ke sejumlah pasar di luar Malaysia.

Pertemuan keduanya melalui “Tak Terpisah” menjadi salah satu kolaborasi yang mempertemukan pengalaman panjang Fauziah dengan pendekatan musik JessC yang lebih lintas bahasa dan pasar.

“Saya sangat menghargai Fauziah sebagai salah satu penyanyi besar yang sudah memiliki perjalanan panjang dalam musik. Ketika kami mendapat kesempatan untuk berkolaborasi, saya merasa ini adalah sebuah pertemuan yang menarik karena kami datang dari generasi yang berbeda, tetapi memiliki kecintaan yang sama terhadap musik,” ujar JessC.

Respons terhadap “Tak Terpisah” juga mulai terlihat di Indonesia. Single tersebut tercatat masuk chart di enam stasiun radio Indonesia, yaitu KPFM, Classy Net Radio, Suara Surabaya (SSFM), Elmitra FM, STAR FM dan Radio AR Bali.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu perkembangan terbaru dalam hubungan JessC dengan pasar musik Indonesia. Sebelumnya, sejumlah karya JessC, termasuk lagu dari album berbahasa Melayu “Dekati”, telah diperkenalkan kepada pendengar Indonesia melalui berbagai aktivitas promosi dan distribusi musik.

Bagi JessC, respons dari radio Indonesia memberikan gambaran mengenai bagaimana sebuah karya dapat menemukan pendengarnya di negara lain.

“Indonesia selalu menjadi pasar yang saya perhatikan karena kedekatan bahasa dan budayanya. Ketika ‘Tak Terpisah’ mulai mendapat tempat di radio-radio Indonesia, tentu saya merasa senang. Saya melihat ini sebagai bagian dari perjalanan lagu tersebut untuk menemukan pendengarnya di luar negara asalnya,” katanya.

Selain aktivitas musik, JessC memiliki latar belakang di bidang kesehatan dan dikenal sebagai Certified Therapeutic Musician. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan personalnya, sementara aktivitas utamanya tetap berfokus pada musik sebagai penyanyi dan penulis lagu.

Kolaborasi dengan Fauziah Latiff juga menjadi bagian dari perjalanan JessC dalam memperluas jaringan musik di kawasan Asia. Bagi Indonesia, kehadiran “Tak Terpisah” memberikan satu lagi titik pertemuan antara karya JessC dan pendengar Tanah Air.

JessC berharap hubungan tersebut dapat terus berkembang melalui lebih banyak karya maupun kesempatan untuk tampil secara langsung di Indonesia.

“Saya berharap hubungan dengan pendengar Indonesia dapat terus berkembang. Saya ingin suatu hari nanti bisa datang dan bertemu langsung dengan mereka melalui sebuah pertunjukan. Bagi saya, hubungan dengan pendengar tidak hanya terjadi melalui lagu, tetapi juga melalui pengalaman bertemu secara langsung,” ujar JessC.

Dengan “Tak Terpisah” yang kini telah mendapat ruang di enam stasiun radio Indonesia, perjalanan JessC di pasar musik Indonesia masih terus berlanjut. Kolaborasi bersama Fauziah Latiff sekaligus membuka satu lagi babak dalam perjalanan musiknya, kali ini melalui sebuah lagu yang mempertemukan dua generasi penyanyi dari Malaysia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rayakan HUT Ke-37, Bank Raya Hadirkan Pengalaman Raya Active melalui Jalan Sehat

Memperingati HUT ke-37, Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, terus menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. Mengusung tema “Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan”, Bank Raya memperkuat komitmennya melalui Raya Active, fitur pada Aplikasi Raya yang menghubungkan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung, sehingga nasabah dapat membangun gaya hidup sehat sekaligus mencapai tujuan finansial.

Memperingati
HUT ke-37, Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, terus menghadirkan
inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat.
Mengusung tema “Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan”, Bank Raya
memperkuat komitmennya melalui Raya Active, fitur pada Aplikasi Raya yang
menghubungkan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung, sehingga nasabah dapat
membangun gaya hidup sehat sekaligus mencapai tujuan finansial.

Raya
Active telah diperkenalkan pada Semester 1/2026 sebagai inovasi yang mendorong
nasabah untuk lebih aktif dalam menjalankan aktivitas fisik sehari-hari.
Melalui fitur ini, aktivitas seperti jumlah langkah, jarak tempuh, dan kalori
yang terbakar dapat dihubungkan dengan target finansial. Dengan demikian,
aktivitas sehat yang dilakukan nasabah dapat menjadi bagian dari perjalanan
mereka dalam membangun kebiasaan menabung.

Ida
Bagus Ketut Subagia selaku Direktur Utama Bank Raya,
mengatakan,
“Tema Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan merefleksikan semangat
Bank Raya untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi
nasabah dan masyarakat. Melalui Raya Active, kami ingin menghadirkan pengalaman
perbankan digital yang tidak hanya berfokus pada aktivitas finansial, tetapi
juga dapat terintegrasi dengan keseharian nasabah, khususnya dalam membangun
kebiasaan hidup yang lebih sehat dan disiplin dalam mencapai tujuan finansial.”

Raya
Active dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif dalam
membangun kebiasaan menabung. Nasabah dapat menentukan target aktivitas maupun
nominal yang ingin dicapai, kemudian menghubungkannya dengan mekanisme menabung
melalui Aplikasi Raya. Fitur ini juga dapat terintegrasi dengan data aktivitas
kesehatan melalui Health Connect pada perangkat Android dan Apple
Health
pada perangkat iOS, sehingga aktivitas fisik nasabah dapat tercatat
secara lebih praktis.

Kehadiran
Raya Active menjadi bagian dari upaya Bank Raya dalam menghadirkan layanan
perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dengan
mengintegrasikan aktivitas fisik dan tujuan finansial dalam satu pengalaman
digital, Bank Raya mendorong terbentuknya kebiasaan positif yang dapat
dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

 

Luncurkan
Raya Jejak Hijau untuk Ajak Nasabah Peduli Jejak Karbon

Selain
mendorong gaya hidup sehat melalui Raya Active, pada momentum HUT ke-37 ini
Bank Raya juga meluncurkan fitur Raya Jejak Hijau, fitur untuk
meningkatkan awareness dan engagement nasabah dalam meningkatkan
kepedulian terhadap bumi dan lingkungan mulai dari menghitung jejak karbon atau
informasi mengenai estimasi emisi karbon (CO2e) yang dihemat dari setiap
transaksi digital nasabah. Raya Jejak Hijau dikembangkan melalui kolaborasi
dengan Jejakin dalam memanfaatkan solusi
CarbonIQ untuk menghitung estimasi avoided emissions dari transaksi
digital nasabah. 
Peluncuran fitur ini sejalan dengan komitmen Bank Raya memperkuat pilar
ESG, dan merupakan bagian dari upaya Bank Raya untuk meningkatkan kesadaran
nasabah terhadap dampak lingkungan dari aktivitas transaksi sehari-hari.

Melalui
Raya Jejak Hijau, Bank Raya berupaya memberikan perspektif baru bahwa aktivitas
transaksi digital juga dapat menjadi bagian dari kebiasaan yang lebih
berkelanjutan. Kehadiran fitur ini melengkapi rangkaian inovasi Bank Raya dalam
mengembangkan layanan digital yang tidak hanya memberikan kemudahan transaksi,
tetapi juga mengangkat aspek kesehatan, finansial, dan keberlanjutan.

“Perjalanan
37 tahun menjadi momentum bagi Bank Raya untuk terus beradaptasi dengan
perubahan kebutuhan masyarakat. Kami akan terus mengembangkan inovasi yang
relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti Raya Active yang menghubungkan
aktivitas sehat dengan kebiasaan menabung, serta Raya Jejak Hijau yang
menghadirkan perspektif keberlanjutan dalam aktivitas transaksi digital. Ke
depan, kami ingin pertumbuhan Bank Raya terus berjalan seiring dengan
terciptanya nilai tambah bagi nasabah, masyarakat, dan lingkungan,” tutup Bagus.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Semarak HUT Ke-37, Bank Raya Ajak Masyarakat Rasakan Pengalaman Raya Active Lewat Jalan Sehat

Bank Raya sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group terus memperkuat langkahnya dalam menghadirkan inovasi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat.

Memasuki usia ke-37 tahun, Bank Raya sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group terus memperkuat langkahnya dalam menghadirkan inovasi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. Mengusung tema “Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan”, Bank Raya menghadirkan Raya Active, sebuah fitur dalam Aplikasi Raya yang mengintegrasikan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung. Melalui inovasi ini, nasabah dapat membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mengupayakan pencapaian target finansial.

Diperkenalkan pada Semester I/2026, Raya Active menjadi salah satu inovasi Bank Raya yang dirancang untuk mendorong nasabah agar lebih aktif menjalankan aktivitas fisik dalam kesehariannya. Berbagai aktivitas seperti jumlah langkah, jarak yang ditempuh, maupun jumlah kalori yang terbakar dapat dikaitkan dengan target finansial yang ingin dicapai. Dengan konsep tersebut, kegiatan fisik sehari-hari tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses membangun kebiasaan menabung.

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya, mengatakan, “Tema Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan menggambarkan komitmen Bank Raya untuk terus berkembang melalui inovasi yang memberikan manfaat dan nilai tambah bagi nasabah serta masyarakat. Kehadiran Raya Active merupakan upaya kami untuk menghadirkan pengalaman perbankan digital yang lebih terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari nasabah. Kami ingin agar layanan digital tidak hanya mendukung kebutuhan finansial, tetapi juga dapat mendorong terbentuknya pola hidup yang lebih sehat serta kebiasaan yang disiplin dalam mencapai tujuan finansial.”

Raya Active memberikan pendekatan baru yang lebih interaktif dalam membangun kebiasaan menabung. Nasabah dapat menetapkan sasaran aktivitas fisik maupun jumlah dana yang ingin ditabung, kemudian menghubungkannya melalui mekanisme yang tersedia di Aplikasi Raya. Untuk mendukung kemudahan penggunaan, fitur ini dapat terintegrasi dengan data aktivitas kesehatan melalui Health Connect pada perangkat Android dan Apple Health pada perangkat iOS.

Melalui Raya Active, Bank Raya terus memperluas layanan perbankan digital agar semakin relevan dengan aktivitas dan kebutuhan masyarakat. Integrasi antara aktivitas fisik dan tujuan finansial dalam satu platform digital diharapkan dapat membantu nasabah membentuk kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Raya Jejak Hijau Hadir untuk Mendorong Kepedulian terhadap Lingkungan

Sejalan dengan upaya mendorong gaya hidup sehat melalui Raya Active, Bank Raya juga menghadirkan inovasi lain pada momentum HUT ke-37 melalui peluncuran Raya Jejak Hijau. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan nasabah terhadap isu lingkungan dengan memberikan informasi mengenai estimasi jejak karbon, termasuk estimasi emisi karbon (CO2e) yang berhasil dihindari dari setiap transaksi digital nasabah.

Dalam menghadirkan Raya Jejak Hijau, Bank Raya berkolaborasi dengan Jejakin melalui pemanfaatan solusi CarbonIQ untuk menghitung estimasi avoided emissions yang berasal dari transaksi digital nasabah. Kehadiran fitur ini merupakan bagian dari komitmen Bank Raya dalam memperkuat penerapan prinsip ESG, sekaligus mengajak nasabah untuk memahami dampak lingkungan yang dapat dikaitkan dengan aktivitas transaksi yang dilakukan sehari-hari.

Raya Jejak Hijau memberikan pemahaman bahwa aktivitas perbankan digital tidak hanya berkaitan dengan kemudahan dan efisiensi transaksi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penerapan gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Kehadiran fitur tersebut melengkapi rangkaian inovasi Bank Raya yang berupaya mengintegrasikan aspek kesehatan, finansial, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam pengalaman digital nasabah.

“Perjalanan Bank Raya selama 37 tahun menjadi momentum untuk terus beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan kebutuhan masyarakat. Kami akan terus menghadirkan inovasi yang dekat dengan aktivitas sehari-hari nasabah, termasuk melalui Raya Active yang menghubungkan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung, serta Raya Jejak Hijau yang menghadirkan aspek keberlanjutan dalam aktivitas transaksi digital. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan Bank Raya dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dan pada saat yang sama memberikan manfaat serta nilai tambah bagi nasabah, masyarakat, dan lingkungan,” tutup Bagus.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Info Daop 2 Bd

Minggu, 27 September 2026

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Bandung (Jawa Barat), 27 September 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero) serta meningkatkan brand awareness, brand image, dan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api, KAI menghadirkan program tarif spesial bagi masyarakat. Melalui program tersebut, pengguna jasa KA dapat menikmati tiket dengan tarif yang dibayarkan hanya 81 persen dari tarif yang berlaku.

Khusus di wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung, terdapat 18 layanan kereta api komersial yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam program tarif spesial HUT ke-81 KAI tersebut. Program ini menjadi salah satu bentuk apresiasi KAI kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong semakin banyak masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk perjalanan jarak jauh.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, program tarif spesial HUT ke-81 KAI merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pengalaman perjalanan menggunakan kereta api dengan tarif yang lebih terjangkau.

“Dalam rangka memperingati HUT ke-81 KAI, kami menghadirkan program tarif spesial dengan pembayaran tiket hanya sebesar 81 persen dari tarif yang berlaku. Dari wilayah Daop 2 Bandung, terdapat 18 layanan kereta api yang dapat dipilih oleh masyarakat. Kami berharap program ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, pengguna jasa KA dapat memanfaatkan program tersebut dengan melakukan pembelian tiket melalui seluruh channel resmi penjualan tiket KAI pada 28 September 2026. Adapun tarif spesial berlaku untuk perjalanan mulai 28 September 2026 hingga H+45 sejak tanggal pembelian, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk merencanakan perjalanan pada periode tersebut.

Program tarif spesial ini berlaku untuk KA komersial kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi jarak jauh. Sementara itu, tarif tersebut tidak berlaku untuk layanan Suite Class Compartment, Luxury, Priority, Imperial, Panoramic, dan/atau kereta wisata lainnya.

Selain itu, tarif spesial tidak berlaku pada tarif khusus serta tidak dapat digabungkan dengan reduksi dan/atau program diskon lainnya. Dengan ketentuan tersebut, pengguna jasa KA diimbau memperhatikan jenis kereta, kelas layanan, serta ketentuan tarif sebelum melakukan transaksi.

KAI juga memberikan fleksibilitas kepada pengguna jasa KA yang telah memperoleh tiket dengan tarif spesial. Tiket tersebut dapat dibatalkan maupun dilakukan perubahan jadwal, dengan tetap mengikuti ketentuan pembatalan dan perubahan jadwal yang berlaku di KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan melakukan pemesanan melalui kanal resmi KAI. Pastikan pengguna jasa KA memilih jadwal dan layanan sesuai kebutuhan serta memperhatikan seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku agar perjalanan dapat dipersiapkan dengan baik,” kata Kuswardojo.

Program tarif spesial HUT ke-81 KAI ini diharapkan semakin memperkuat kedekatan KAI dengan masyarakat sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan menggunakan kereta api. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu bagi seluruh pengguna jasa KA.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jaga Kualitas Jalan dan Keselamatan Pengguna, JMTM Laksanakan Preservasi di Sejumlah Titik Tol Jakarta–Cikampek

Jakarta, 27 September 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melalui Area Jakarta-Cikampek melaksanakan pekerjaan preservasi di sejumlah titik Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya JMTM dalam menjaga kondisi perkerasan jalan, mendukung kenyamanan perjalanan, serta memastikan aspek keselamatan bagi pengguna jalan.

Pekerjaan preservasi yang dilaksanakan meliputi scrapping dan filling serta rekonstruksi kaku dan lentur di sejumlah titik pada jalur arah Jakarta, jalur arah Cikampek, serta akses menuju dan dari kawasan Kalihurip, Cikarang, dan Karawang.

Adapun rincian lokasi dan jadwal pelaksanaan pekerjaan adalah sebagai berikut:

1. Pekerjaan Scrapping dan Filling pada Jalur Arah Jakarta

Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap pada 28 September–3 Oktober 2026, dengan waktu pekerjaan 21.00–05.00 WIB, di lokasi:

– Senin, 28 September 2026

KM 47+322–47+196 B/L1

KM 12+900–12+700 B/L1

– Selasa, 29 September 2026

KM 47+196–47+070 B/L1

KM 12+700–12+500 B/L1

– Rabu, 30 September 2026

KM 47+070–46+944 B/L1

KM 12+500–12+300 B/L1

– Kamis, 1 Oktober 2026

KM 38+400–38+250 B/L2

KM 12+300–12+100 B/L1

– Jumat, 2 Oktober 2026

KM 38+250–38+100 B/L2

KM 12+100–11+900 B/L1

KM 34+537–34+375 B/L3

– Sabtu, 3 Oktober 2026

KM 38+100–37+980 B/L2

KM 11+900–11+700 B/L1

KM 30+208–30+100 B/L2

2. Pekerjaan Scrapping dan Filling pada Akses Masuk Kalihurip 2

Pekerjaan dilaksanakan pada 28 September–3 Oktober 2026, dengan waktu pekerjaan 21.00–05.00 WIB, dengan rincian:

3. Pekerjaan Rekonstruksi Kaku dan Lentur

Selain scrapping dan filling, JMTM juga melaksanakan pekerjaan rekonstruksi kaku dan lentur di sejumlah lokasi dengan jadwal sebagai berikut:

– Minggu, 27 September–Kamis, 1 Oktober 2026

KM 22+500 arah Cikampek (Lajur 2), mulai pukul 01.00 WIB pada 27 September hingga 24.00 WIB pada 1 Oktober 2026

KM 35+100 arah Cikampek (Lajur 2), mulai pukul 01.00 WIB pada 27 September hingga 24.00 WIB pada 1 Oktober 2026

– Off Ramp Cikarang Timur arah Cikampek

Pelaksanaan berlangsung mulai Minggu, 27 September 2026 pukul 01.00 WIB hingga Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan serta petugas di lapangan.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa pelaksanaan preservasi merupakan bagian dari komitmen JMTM untuk menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol.

“Kami terus berupaya menjaga kondisi jalan tol melalui pekerjaan preservasi yang dilaksanakan secara terencana dan bertahap. Pekerjaan ini dilakukan untuk memastikan kualitas perkerasan jalan tetap terjaga sekaligus mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dalam melakukan perjalanan,” ujar Suchandra.

JMTM mengimbau pengguna Jalan Tol Jakarta–Cikampek untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area pekerjaan, khususnya pada malam hingga dini hari. Pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui aplikasi Travoy atau dengan menghubungi One Call Center 133 yang tersedia selama 24 jam.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Selama Dikelola PT Railink, KA Bandara YIA Layani Lebih dari 11 Juta Pergerakan Penumpang

PT Railink atau KAI Bandara mencatat 11 juta pergerakan penumpang pada layanan Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (KA Bandara YIA) selama periode April 2022 hingga 16 September 2026.

Capaian tersebut merupakan akumulasi pergerakan penumpang di tiga stasiun yang menjadi bagian dari layanan KA Bandara YIA, yaitu Stasiun Yogyakarta, Stasiun Wates, dan Stasiun Yogyakarta International Airport (YIA).

Selama lebih dari empat tahun pengelolaan, KA Bandara YIA menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam mendukung konektivitas antara pusat Kota Yogyakarta dengan Yogyakarta International Airport. Kehadiran layanan kereta bandara juga memberikan alternatif transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat maupun pengguna jasa penerbangan.

Berdasarkan catatan PT Railink, pada tahun 2022 sejak layanan mulai beroperasi pada April, tercatat 1 juta pergerakan penumpang. Jumlah tersebut meningkat menjadi 2,4 juta pergerakan penumpang pada 2023, kemudian 2,7 juta pergerakan penumpang pada 2024, dan 2,8 juta pergerakan penumpang pada 2025. Sementara itu, sepanjang Januari hingga 16 September 2026 tercatat 1,9 juta pergerakan penumpang.

Dengan demikian, secara kumulatif sejak April 2022 hingga 16 September 2026, KA Bandara YIA telah mencatat 11 juta pergerakan penumpang di Stasiun Yogyakarta, Wates, dan YIA.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dan pemangku kepentingan yang telah menjadi bagian dari perjalanan KA Bandara YIA selama dikelola KAI Bandara.

“Capaian lebih dari 11 juta pergerakan penumpang ini menjadi bagian penting dari perjalanan KAI Bandara dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang menghubungkan masyarakat dengan Yogyakarta International Airport. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya kepada KA Bandara YIA,” ujar Porwanto.

Selama masa pengelolaannya, PT Railink terus melakukan pengembangan layanan KA Bandara YIA untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. Layanan terdiri atas KA Bandara YIA Reguler yang melayani perjalanan dengan pemberhentian di Stasiun Wates serta KA Bandara YIA Xpress yang memberikan pilihan perjalanan langsung antara Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.

Pertumbuhan jumlah pergerakan penumpang tersebut turut menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan kereta api sebagai bagian dari konektivitas transportasi di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

“Bagi kami, lebih dari 11 juta pergerakan penumpang bukan sekadar angka, tetapi merupakan bagian dari perjalanan dan kepercayaan masyarakat yang telah kami layani. Setiap perjalanan pelanggan menjadi motivasi bagi seluruh insan KAI Bandara untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” tambah Porwanto.

Per 17 September 2026, pengelolaan layanan KA Bandara YIA resmi beralih dari PT Railink kepada PT Kereta Api Commuter Indonesia (KAI Commuter) dan selanjutnya beroperasi dengan nama Commuter Line Bandara YIA. Peralihan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan integrasi layanan perkeretaapian di wilayah Yogyakarta.

PT Railink menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan, pemerintah, regulator, pengelola bandara, mitra kerja, komunitas, media, serta seluruh insan KAI Group yang telah mendukung perjalanan KA Bandara YIA selama berada dalam pengelolaan KAI Bandara.

“Kami berharap perjalanan layanan kereta bandara di Yogyakarta dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin memperkuat konektivitas menuju dan dari Yogyakarta International Airport. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan KA Bandara YIA bersama KAI Bandara,” tutup Porwanto.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Selama dikeloal PT Railink, Pengguna KA Bandara dari Stasiun YIA Mencapai 4,7 Juta Penumpang

PT Railink atau KAI Bandara mencatat sebanyak 4.765.574 penumpang menggunakan layanan KA Bandara YIA melalui Stasiun Yogyakarta International Airport (YIA) selama periode April 2022 hingga 16 September 2026.

Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan PT Railink dalam menghadirkan konektivitas transportasi publik berbasis kereta api menuju dan dari Yogyakarta International Airport. Selama lebih dari empat tahun, KA Bandara YIA telah menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas menuju bandara maupun melanjutkan perjalanan dari YIA menuju pusat Kota Yogyakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan catatan PT Railink, sejak mulai beroperasi pada April 2022 hingga akhir tahun tersebut, sebanyak 446.498 penumpang tercatat menggunakan layanan KA Bandara YIA melalui Stasiun YIA. Jumlah tersebut kemudian mencapai 1.096.249 penumpang pada 2023, meningkat menjadi 1.184.534 penumpang pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 1.237.317 penumpang pada 2025.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga 16 September 2026, tercatat sebanyak 800.976 penumpang menggunakan layanan KA Bandara YIA melalui Stasiun YIA.

Dengan demikian, secara kumulatif sejak April 2022 hingga 16 September 2026, Stasiun YIA telah melayani 4.765.574 penumpang.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah menjadikan KA Bandara YIA sebagai bagian dari perjalanan mereka.

“Capaian 4,7 juta penumpang di Stasiun YIA merupakan bagian penting dari perjalanan KAI Bandara dalam menghadirkan konektivitas transportasi publik menuju Yogyakarta International Airport. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan menuju maupun dari YIA kepada KA Bandara,” ujar Porwanto.

Menurutnya, tingginya pemanfaatan layanan KA Bandara YIA menunjukkan peran penting transportasi berbasis rel dalam mendukung konektivitas antara kawasan perkotaan dengan simpul transportasi udara.

Selama masa pengelolaan PT Railink, layanan KA Bandara YIA terus dikembangkan untuk memberikan pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Selain KA Bandara YIA Reguler, KAI Bandara juga menghadirkan KA Bandara YIA Xpress yang memberikan pilihan perjalanan langsung antara Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.

“Setiap angka penumpang memiliki cerita perjalanan masing-masing. Karena itu, capaian ini tidak hanya kami lihat sebagai angka, tetapi juga sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Bandara. Kami berharap pengalaman positif selama perjalanan bersama KA Bandara YIA dapat terus menjadi bagian dari perjalanan masyarakat,” tambah Porwanto.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Lemari ke Mereka yang Membutuhkan, Grand Qin Hotel Luncurkan Program ReQineration

Lewat ReQineration, Grand Qin Hotel Syariah dan Qin Hotel Syariah Banjarbaru mengajak masyarakat memberikan kehidupan kedua bagi pakaian yang masih layak pakai.

BANJARBARU, September 2026 – Sebuah pakaian mungkin sudah tidak lagi menjadi pilihan utama di dalam lemari, tetapi bukan berarti masa manfaatnya telah berakhir. Berangkat dari semangat tersebut, Grand Qin Hotel Syariah Banjarbaru dan Qin Hotel Syariah Banjarbaru di bawah Qin Group meluncurkan program sustainability bertajuk “ReQineration”.

Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Qin Group terhadap lingkungan sekaligus masyarakat dengan mengajak tamu hotel dan masyarakat Kota Banjarbaru untuk memberikan kehidupan kedua bagi pakaian yang sudah tidak digunakan, namun masih dalam kondisi layak pakai. Melalui sustainable waste dropbox, masyarakat dapat menyumbangkan pakaian bekas layak pakai untuk kemudian dikumpulkan dan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.

Nama ReQineration sendiri membawa semangat untuk memberikan “kehidupan kedua” terhadap pakaian yang masih memiliki nilai guna. Bukan hanya mengurangi potensi pakaian berakhir sebagai limbah, program ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berbagi melalui sesuatu yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Program ReQineration digagas oleh Noor Hasnawati, Human Capital Manager Grand Qin Hotel Syariah Banjarbaru dan Qin Hotel Syariah Banjarbaru.

“Melalui ReQineration, kami ingin mengajak lebih banyak orang melihat bahwa barang yang sudah tidak kita gunakan belum tentu kehilangan manfaatnya. Pakaian yang masih layak pakai dapat menjadi sesuatu yang berarti bagi orang lain,” ujar Noor Hasnawati.

Bagi Grand Qin Hotel dan Qin Hotel Banjarbaru, keberlanjutan bukan hanya berkaitan dengan bagaimana sebuah perusahaan mengelola operasionalnya, tetapi juga bagaimana setiap aktivitas dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Semangat tersebut juga sejalan dengan berbagai kegiatan sosial yang sebelumnya telah dilakukan oleh Grand Qin Hotel Syariah Banjarbaru dan Qin Hotel Syariah Banjarbaru. Salah satunya adalah program QIN Religi Care, yang menjadi bagian dari inisiatif MORA Impact.

Melalui ReQineration, Qin Group berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memilah pakaian yang sudah tidak digunakan dan mempertimbangkan kembali kemungkinan untuk memberikannya kepada orang lain yang membutuhkan.

Karena terkadang, sesuatu yang bagi kita sudah tidak terpakai masih bisa menjadi sesuatu yang berarti bagi orang lain.

Give your clothes a second life

Untuk membaca informasi dan berita terbaru lainnya mengenai kegiatan Grand Qin Hotel dan Qin Hotel Banjarbaru, kunjungi halaman https://grandqinhotels.com/news/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tips Menyiapkan Persyaratan Dokumen Sebelum Mengajukan Pinjaman Bank

Mengajukan pinjaman membutuhkan persiapan, terutama jika prosesnya dilakukan secara digital. Selain menentukan jumlah dana yang dibutuhkan, calon debitur perlu memastikan identitas, dokumen, hingga informasi keuangan sudah siap sebelum memulai pengajuan.

Persiapan ini juga membantu calon debitur memahami kewajiban yang akan muncul setelah pinjaman disetujui. Mulai dari kemampuan membayar cicilan, pilihan tenor, hingga total biaya perlu diperhitungkan sejak awal.

Bagi yang menggunakan layanan pinjaman online bank, sebagian proses tersebut kini dapat dilakukan melalui aplikasi. Namun, proses digital tetap membutuhkan verifikasi dan penilaian kelayakan kredit.

Apa saja yang perlu disiapkan sebelum mengajukan pinjaman?

1. Siapkan Identitas dan Dokumen yang Dibutuhkan

Langkah pertama adalah memastikan dokumen identitas sudah tersedia dan data yang diberikan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Untuk pengajuan neobank pinjaman melalui Neo Pinjam, proses dilakukan melalui aplikasi neobank. Pengguna perlu mengikuti tahapan verifikasi yang tersedia, termasuk pengunggahan KTP dan verifikasi wajah.

Sebelum memulai pengajuan, pastikan KTP masih dapat terbaca dengan jelas dan data pribadi yang dimasukkan sesuai dengan dokumen. Kesalahan data dapat menghambat proses verifikasi.

2. Pastikan Data Pengajuan Sudah Lengkap

Selain identitas, calon debitur perlu mengisi data yang diminta dalam proses pengajuan. Sebaiknya siapkan informasi yang diperlukan sebelum mulai mengisi formulir agar proses berjalan lebih lancar.

Untuk pengajuan melalui aplikasi, periksa kembali setiap data sebelum dikirim. Pastikan informasi pribadi dan informasi lain yang diminta sudah sesuai.

Kelengkapan data juga menjadi bagian dari proses penilaian pengajuan. Persetujuan pinjaman tetap mengikuti hasil evaluasi kelayakan kredit dan ketentuan produk.

3. Hitung Kemampuan Membayar Sebelum Mengajukan

Persyaratan pinjaman tidak hanya berkaitan dengan dokumen. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan jumlah cicilan dapat ditanggung oleh kondisi keuangan.

Sebelum mengajukan, coba hitung pendapatan dan pengeluaran rutin setiap bulan. Dari sana, tentukan berapa kewajiban pembayaran yang masih dapat dialokasikan tanpa mengganggu kebutuhan utama.

Jangan menentukan jumlah pinjaman hanya berdasarkan limit yang tersedia. Jumlah dana yang diajukan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar.

4. Periksa Riwayat Kredit

Riwayat kredit dapat menjadi salah satu informasi yang digunakan dalam proses analisis kelayakan kredit. Jika sebelumnya pernah memiliki fasilitas kredit, pastikan kewajiban pembayaran telah dilakukan sesuai jadwal.

Informasi dalam SLIK juga dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi lembaga jasa keuangan dalam melakukan analisis kredit. Namun, SLIK bukan penentu tunggal apakah pengajuan pinjaman akan disetujui atau ditolak.

Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman baru, pastikan kamu memahami kondisi kewajiban kredit yang sedang berjalan.

5. Tentukan Jumlah Pinjaman yang Benar-Benar Dibutuhkan

Setelah dokumen siap, tentukan kembali jumlah dana yang ingin diajukan. Buat perhitungan berdasarkan kebutuhan, bukan semata-mata berdasarkan jumlah limit maksimal.

Misalnya, jika kebutuhan dana hanya Rp10 juta, tidak berarti perlu mengajukan hingga limit yang tersedia. Jumlah pinjaman yang lebih besar juga berarti kewajiban pembayaran yang perlu diperhitungkan.

Dengan menentukan kebutuhan sejak awal, proses pengajuan dapat dilakukan dengan lebih terencana.

6. Pilih Tenor dengan Mempertimbangkan Total Kewajiban

Tenor juga perlu diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman bank. Pilihan tenor menentukan berapa lama kewajiban pembayaran berlangsung dan memengaruhi perhitungan cicilan serta total biaya pinjaman.

Tenor yang lebih panjang dapat membuat pembayaran per periode menjadi berbeda, tetapi kewajiban berlangsung lebih lama. Karena itu, jangan hanya melihat nominal cicilan bulanan. Periksa juga bunga, biaya, dan total kewajiban yang tercantum dalam informasi produk.

Mengenal Neo Pinjam untuk Pengajuan Secara Digital

Bagi nasabah yang membutuhkan fasilitas pinjaman online bank, Neo Pinjam merupakan fasilitas pinjaman dari Bank Neo Commerce yang pengajuannya dilakukan melalui aplikasi neobank.

Neo Pinjam memiliki limit hingga Rp100 juta dan pilihan tenor hingga 12 bulan berdasarkan informasi produk yang diberikan. Namun, limit dan tenor yang tersedia bagi setiap nasabah dapat berbeda sesuai hasil penilaian kelayakan kredit.

Pengajuan secara digital membuat proses dapat dilakukan melalui aplikasi, tetapi persetujuan tetap melalui proses evaluasi kredit.

***

Fitur, limit, bunga, tenor, biaya, persyaratan, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce. Pengajuan dan persetujuan pinjaman mengikuti hasil penilaian kelayakan kredit dan ketentuan yang berlaku.

Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES