Indonesia Tuntaskan Misi Kerjasama Industri di INNOPROM 2026, Hasilkan Belasan Kerja Sama Strategis

13 MOU ditandatangani dari berbagai macam sektor industri nasional

Indonesia menutup keikutsertaannya sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 dengan berbagai pencapaian strategis untuk memperkuat kemitraan industri, membuka peluang investasi, dan memperluas akses pasar Indonesia di kawasan Eurasia. Selama empat hari penyelenggaraan pameran industri internasional tersebut, Kementerian Perindustrian memanfaatkan setiap agenda bilateral meeting, business forum, business talk, dan business matching sebagai sarana untuk memperluas kerja sama industri, membuka peluang investasi, mempercepat alih teknologi, serta meningkatkan akses pasar bagi produk manufaktur Indonesia.

“Partisipasi Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM 2026 telah memperkuat posisi industri nasional di pasar Eurasia. Hal ini terlihat dari tingginya antusias pelaku industri dari pasar Eurasia yang menginginkan kerja sama dengan industri nasional dan bahkan telah melakukan penandatanganan MOU sepanjang kehadiran kita di Rusia” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia (Menperin RI) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rangkaian kegiatan INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Federasi Rusia. (9/7)

Pencapaian tersebut diwujudkan melalui 8 bilateral meeting dengan pemerintah Armenia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Azerbaijan, Tajikistan, Wilayah Chelyabinsk, Wilayah Kirov, dan Wilayah Sverdlovsk. Pertemuan tersebut menghasilkan berbagai komitmen untuk memperkuat kerja sama industri, perdagangan, investasi, hilirisasi, pengembangan kawasan industri, penguatan rantai pasok, alih teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia industri yang diwujudkan melalui penandatanganan 13 Memorandum of Understanding (MoU).

Ke 13 MoU tersebut meliputi kesepakatan antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, serta kerja sama dengan Kyrgyzstan, Kazakhstan, Wilayah Chelyabinsk, Wilayah Kirov, dan Wilayah Sverdlovsk. Selain itu, kerja sama business-to-business (B2B) juga diwujudkan melalui penandatanganan MoU yang melibatkan Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PCM Kabel Indonesia, PT Athira Maritim Indonesia, dan Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI) bersama United Industrial Corporation AK Bars, MoU antara PT Minang Jordanindo dan CHETRA LLC, serta nota kesepahaman antara Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dan Association of Clusters, Technology Parks and Special Economic Zones of the Russian Federation (ACTPRF).

MoU yang ditandatangani akan menjadi landasan bagi pengembangan kerja sama industri di berbagai sektor strategis, meliputi pengembangan industri manufaktur, rekayasa mesin, industri alat berat,otomotif, metalurgi, industri kimia, industri halal, pengolahan mineral, pengembangan kawasan industri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia industri, serta penguatan investasi dan perdagangan. Selain itu Kementerian Perindustrian RI juga sukses menyelenggarakan 8 business talk & business forum yang konsisten dihadiri oleh para pelaku industri, calon investor dan stakeholders industri di Eurasia.

Diplomasi bisnis melalui penyelenggaraan business forum dan business talk ini membahas berbagai isu strategis, antara lain manufaktur maju, semikonduktor, telematika, industri maritim, hilirisasi, industri sawit berkelanjutan, serta penguatan rantai nilai industri antara kawasan Eurasia dan ASEAN. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, menyampaikan bahwa berbagai capaian yang diperoleh selama INNOPROM 2026 menunjukkan besarnya minat mitra internasional untuk membangun kerja sama dengan Indonesia.

Capaian yang diraih Indonesia selama INNOPROM 2026 menunjukkan bahwa industri nasional semakin dipercaya dan berbagai kerja sama yang terbangun melalui ajang ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang investasi, perdagangan, dan kolaborasi industri yang memberikan nilai tambah bagi penguatan daya saing manufaktur Indonesia,” ujar Tri Supondy.

Direktur Program Bisnis Formika Event, Anton Atrashkin, turut mengapresiasi partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026.

“Kami sangat mengapresiasi atas kerja sama dan kontribusi yang luar biasa dalam menyukseskan partisipasi Indonesia sebagai Partner Country di INNOPROM 2026. Ini merupakan kali pertama pelaku usaha Indonesia hadir di Rusia dalam skala sebesar ini, dan kami melihat begitu banyak talenta serta energi yang dicurahkan untuk menghadirkan paviliun dan rangkaian kegiatan yang sangat mengesankan,” ujar Direktur Program Bisnis Formika Event, di Paviliun Indonesia, INNOPROM 2026, Yekaterinburg, Rusia.

Keberhasilan Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 menegaskan bahwa diplomasi industri tidak hanya memperluas jejaring kemitraan internasional, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret yang mendukung investasi, pengembangan industri bernilai tambah, dan perluasan akses pasar. Berbagai capaian tersebut menjadi fondasi bagi penguatan kemitraan industri Indonesia dengan negara-negara di kawasan Eurasia sekaligus mendukung transformasi industri nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempercepat kemandirian dan hilirisasi manufaktur di dalam negeri. Langkah taktis ini berjalan nyata melalui penguatan kolaborasi ekonomi spesifik dengan wilayah industri utama di Federasi Rusia.

“Saya berharap Dokumen Memorandum yang akan ditandatangani nanti dapat menjadi awal dari komitmen bersama yang lebih kuat untuk ditindaklanjuti melalui saluran-saluran resmi yang ada, dalam upaya meningkatkan kerja sama industri, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dan wilayah Sverdlovsk,” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia

(Menperin RI), Agus Gumiwang Kartasasmita, memenuhi undangan Gubernur Sverdlovsk, Denis Pasler, di Yekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026). Beliau menambahkan bahwa momentum berharga ini merupakan buah dari partisipasi terhormat Indonesia sebagai negara mitra (Partner Country) dalam ajang pameran teknologi industri internasional INNOPROM 2026.

Wilayah Sverdlovsk memegang reputasi global sebagai salah satu pusat kekuatan industri terbesar di Rusia yang memiliki keunggulan masif pada sektor pertambangan, metalurgi, serta rekayasa mesin. Penandatanganan perjanjian perdagangan bebas Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) pada akhir tahun lalu juga ikut memicu perluasan ruang kolaborasi kedua pihak. Menperin RI secara aktif memanfaatkan keunggulan teknologi Sverdlovsk dengan mengajak para investor Rusia membangun fasilitas pengolahan bersama di Indonesia. Sinergi ini bertujuan penuh untuk memperkuat program hilirisasi industri nasional.

Selain sektor pertambangan, Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama yang luas pada industri rekayasa mesin, alat berat, serta rantai pasok metalurgi untuk menyuplai kebutuhan industri otomotif, galangan kapal, dan pengolahan pangan domestik. Indonesia yang saat ini tengah berfokus membangun ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) juga menyambut baik rencana pertukaran keahlian teknologi manufaktur kendaraan dengan Sverdlovsk.

Tri Supondy selaku Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian melakukan penandatangan MoU dengan Menteri Hubungan Ekonomi Internasional dan Luar Negeri Wilayah Sverdlovsk (Federasi Rusia), V. Yarin, yang telah digagas sebelumnya oleh Menperin RI dan Gubernur Sverdlovsk.

“Penandatanganan MOU ini menjadi bukti bahwa kerjasama industri tidak hanya berhenti di level nasional, tapi juga dapat diperkuat dengan kerjasama provinsi dari sebuah negara dengan berfokus pada klaster khusus” ujar Tri Supondy (8/7/2026).

Kedua pihak, disepakati akan saling bertukar informasi mengenai entitas bisnis yang tertarik dalam pertukaran teknologi, pembentukan jaringan sektoral atau rantai pasok dan pendirian usaha patungan (joint venture) atau fasilitas produksi bersama.

Melalui jalinan hubungan diplomatik yang telah terbina kuat lebih dari tujuh dekade, Kemenperin berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh poin kesepakatan ini agar tidak berhenti di atas kertas, melainkan segera mewujud menjadi investasi fisik di lapangan. Pertemuan ini juga menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar bahwa Pemerintah Indonesia siap memfasilitasi kemitraan yang aman, berkelanjutan, dan saling menguntungkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi kedua negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian

Jakarta – Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu faktor yang semakin diperhatikan masyarakat dalam memilih sepeda motor, terutama untuk mendukung mobilitas harian di kawasan perkotaan. Menjawab kebutuhan tersebut, Yamaha menghadirkan Grand Filano Hybrid yang mengusung mesin Blue Core Hybrid 125 cc dengan sejumlah teknologi untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Berdasarkan hasil pengujian World Motorcycle Test Cycle (WMTC), Yamaha Grand Filano Hybrid mencatat konsumsi bahan bakar mencapai 60,2 kilometer per liter. Angka tersebut menjadi salah satu keunggulan skutik premium tersebut dalam mendukung penggunaan sehari-hari.

Mesin Blue Core Hybrid pada Grand Filano dilengkapi teknologi Electric Power Assist Start yang memberikan tambahan tenaga pada beberapa detik pertama saat akselerasi. Sistem ini membantu meringankan kerja mesin ketika motor mulai berjalan sehingga akselerasi terasa lebih halus sekaligus tetap efisien.

Efisiensi bahan bakar juga didukung oleh fitur Stop & Start System (SSS) yang secara otomatis mematikan mesin ketika motor berhenti selama beberapa detik, misalnya saat lampu lalu lintas menyala merah. Mesin akan kembali aktif saat pengendara memutar tuas gas sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan, terutama pada kondisi lalu lintas perkotaan yang padat.

Selain itu, sistem Fuel Injection membantu mengatur suplai bahan bakar secara lebih presisi. Teknologi Blue Core yang diterapkan Yamaha juga dirancang untuk mengurangi gesekan di dalam mesin sehingga performa tetap optimal dengan konsumsi BBM yang efisien.

Meski demikian, konsumsi bahan bakar aktual dapat berbeda pada setiap pengguna, bergantung pada gaya berkendara, kondisi jalan, beban kendaraan, hingga perawatan mesin.

Dari sisi desain, Grand Filano memiliki bobot sekitar 100 kilogram yang turut mendukung efisiensi karena mesin tidak bekerja terlalu berat dalam penggunaan harian. Motor ini juga dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 4,4 liter yang memungkinkan pengendara menempuh jarak lebih jauh dalam sekali pengisian.

Tak hanya mengedepankan efisiensi, Grand Filano juga dilengkapi berbagai fitur penunjang kenyamanan, seperti Smart Front Refuel yang memungkinkan pengisian bahan bakar tanpa membuka jok, bagasi berkapasitas 27 liter, Smart Key System (keyless), panel instrumen digital dengan TFT Sub Display, serta konektivitas Y-Connect yang memungkinkan pengguna memantau informasi kendaraan melalui telepon pintar.

Yamaha sendiri telah menghadirkan beberapa model skutik berteknologi hybrid di Indonesia, yakni Grand Filano Hybrid, Fazzio Hybrid, dan Gear Ultima Hybrid. Ketiga model tersebut mengusung teknologi Blue Core Hybrid yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.

Dengan kombinasi teknologi hybrid, fitur efisiensi, dan kelengkapan fitur modern, Grand Filano Hybrid menjadi salah satu pilihan di segmen skutik premium bagi konsumen yang mengutamakan konsumsi bahan bakar hemat untuk menunjang mobilitas harian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Semangat Berkolaborasi dan Berinovasi, Perwakilan Pekerja BRI BO Kramat Jati Meriahkan Jakarta Kreatif Festival 2026

Perwakilan Pekerja BRI Branch Office (BO) Kramat Jati turut ambil bagian dalam kemeriahan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta. Kehadiran para pekerja dalam ajang tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif sekaligus kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperoleh inspirasi dari berbagai inovasi yang ditampilkan selama festival. JKF 2026 merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pameran, edukasi, kompetisi, hingga aktivitas kolaboratif.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, para pekerja BRI BO Kramat Jati tampak antusias mengunjungi berbagai booth, menyaksikan beragam pertunjukan kreatif, serta berinteraksi dengan pelaku UMKM dan komunitas inovatif. Suasana yang penuh semangat, kreativitas, dan kolaborasi memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus membuka perspektif baru mengenai pentingnya inovasi dalam menghadapi perkembangan dunia usaha dan layanan kepada nasabah.

Melalui keikutsertaan dalam Jakarta Kreatif Festival 2026, diharapkan para pekerja dapat membawa semangat kreatif, kolaboratif, dan adaptif ke lingkungan kerja sehingga mampu terus menghadirkan pelayanan yang unggul serta memberikan nilai tambah bagi nasabah. Momen kebersamaan ini juga semakin mempererat hubungan antarp pekerja, sekaligus menumbuhkan motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan BRI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tim Mini Soccer BRI Region 6 Raih Juara 1 Geothermal League 2026, Manajer Tim Ungkap Rasa Bangga dan Kebahagiaan.

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Tim Mini Soccer BRI Region 6 dengan berhasil meraih gelar Juara 1 pada ajang Geothermal League 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat, disiplin, dan kerja sama tim mampu menghasilkan pencapaian yang membanggakan, sekaligus mengharumkan nama BRI di ajang olahraga antarinstansi.

Manajer Tim Mini Soccer BRI Region 6, Triyandi Fajar Kusumah, yang sehari-hari bertugas sebagai staf di Network Section BRI Region 6, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang berhasil diraih oleh seluruh pemain dan tim pendukung. Menurutnya, gelar juara ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui bersama, mulai dari latihan rutin, persiapan yang matang, hingga komitmen seluruh pemain untuk memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Prestasi ini bukan hanya milik para pemain di lapangan, tetapi juga seluruh tim yang telah bekerja keras, saling mendukung, dan menjaga kekompakan sejak awal persiapan hingga turnamen berakhir. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berprestasi dan membawa nama baik BRI di berbagai kesempatan,” ungkap Triyandi.

Keberhasilan Tim Mini Soccer BRI Region 6 juga mencerminkan budaya kerja BRILiaN yang mengedepankan kolaborasi, semangat pantang menyerah, serta komitmen untuk selalu memberikan hasil terbaik. Selain menjadi ajang kompetisi, Geothermal League 2026 menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarinstansi, membangun sportivitas, serta memperluas sinergi melalui kegiatan olahraga.

Semangat juara yang ditunjukkan oleh Tim Mini Soccer BRI Region 6 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pekerja BRI untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat kerja sama, dan menghadirkan prestasi terbaik, baik di lingkungan kerja maupun di berbagai kegiatan positif lainnya. Dengan semangat “One Team, One Spirit”, BRI Region 6 optimistis akan terus melahirkan prestasi-prestasi yang membanggakan di masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

CUC dan RSCM Memperkuat Kemitraan Strategis di Bidang Oftalmologi: Mempercepat Penanganan Kelainan Refraksi yang Mengakibatkan Kerugian Produktivitas Global Senilai US$411 Miliar per Tahun

Mendorong Peningkatan Standar Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas Usia Produktif melalui Penyelesaian Masalah Penglihatan

PT CUC HEALTHCARE INDONESIA (CHI), yang
merupakan anak perusahaan di Indonesia dari CUC Inc. yang bergerak dalam
bisnis dukungan institusi medis baik di dalam maupun luar negeri, telah
menandatangani kemitraan strategis dengan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr.
Cipto Mangunkusumo (RSCM). RSCM merupakan rumah sakit umum terbesar di
Indonesia sekaligus rumah sakit pendidikan bagi Universitas Indonesia. Kerja
sama ini akan berfokus pada bidang oftalmologi, khususnya dalam layanan koreksi
refraksi. Melalui kemitraan ini, kami berkomitmen untuk memajukan berbagai
inisiatif guna mengatasi permasalahan gangguan penglihatan di seluruh wilayah
Indonesia.

 

Latar Belakang
Kemitraan: Situasi dan Tantangan Gangguan Penglihatan di Indonesia

Menurut data
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kelainan refraksi (rabun jauh, rabun dekat,
silinder, mata tua) merupakan penyebab gangguan penglihatan kedua terbesar di
dunia dan diperkirakan menyebabkan kerugian produktivitas yang sangat besar,
mencapai sekitar 411 miliar dolar AS (sekitar Rp7.400 Triliun)
per tahun [1].

 

Tantangan ini
sangat akut di seluruh kawasan Asia. Berbagai laporan menunjukkan bahwa 80
hingga 90% remaja di Asia Timur mengalami miopia, dengan hingga 20% di antaranya  menderita miopia tinggi [2]. Indonesia pun menghadapi situasi yang tidak kalah
kritis, di mana sekitar 44% anak usia sekolah diperkirakan mengalami masalah
terkait penglihatan [3].

 

Masalah
penglihatan bukan hanya sekadar keterbatasan fisik individu, tetapi merupakan
masalah sosial serius yang berdampak langsung pada “Pendidikan” dan
“Tenaga Kerja” yang mendukung pertumbuhan negara. Sebagai
“investasi pendidikan” untuk memaksimalkan kemampuan belajar
anak-anak dan memperluas pilihan masa depan mereka, serta sebagai
“investasi kesehatan” untuk meningkatkan produktivitas generasi
kerja, perluasan infrastruktur medis oftalmologi telah mencapai tahap krusial
guna mempertahankan dan memperkuat daya saing nasional Indonesia.

 

Komponen Utama
Kemitraan

Dalam kemitraan
ini, kami bertujuan untuk membangun sistem medis yang mengintegrasikan
pelayanan, pendidikan, dan penelitian dengan mendorong pengenalan peralatan
koreksi refraksi terbaru dan transfer pengetahuan kepada tenaga medis setempat.
Melalui kerja sama dengan RSCM, yang merupakan pusat rujukan utama dalam sistem
Jaminan Kesehatan Nasional Indonesia, kami tidak hanya akan memperluas layanan
berbayar (self-pay) menggunakan peralatan koreksi refraksi terbaru, tetapi juga
secara paralel mendorong perawatan kornea tingkat lanjut dalam cakupan asuransi
bagi masyarakat setempat yang menderita penyakit kornea.

 

Melalui perluasan
infrastruktur medis oftalmologi ini, kami bertujuan untuk membangun fondasi
layanan medis regional yang berkelanjutan, di mana setiap orang dapat menikmati
layanan kesehatan yang layak tanpa memandang tingkat pendapatan.

 

Inti dari Kemitraan Ini

Dalam kemitraan ini, tiga pihak yaitu CUC (penyedia peralatan),
RSCM (penyedia dokter dan fasilitas), dan distributor bahan medis (penyuplai
bahan habis pakai) akan menyatukan sumber daya dengan mengadopsi skema KSO
(Kerja Sama Operasi / Joint Operation) [4]. Skema ini memungkinkan pengenalan
layanan medis tingkat lanjut secara cepat dengan meminimalkan beban investasi
awal.

 

1. Pengenalan
Teknologi Terbaru dan Operasional yang Stabil

CUC bertanggung
jawab atas pemilihan, pengadaan, dan pemeliharaan peralatan koreksi refraksi
terbaru, sementara RSCM menyediakan layanan klinis. Selain itu, CUC akan
menerapkan sistem untuk pemeliharaan peralatan presisi dan pengaturan
lingkungan ruang operasi guna menciptakan lingkungan yang selalu dapat
memberikan perawatan berkualitas tinggi.

 

 

2. Efisiensi
Operasional Medis dan Penguatan Fondasi Medis Regional

Dengan
memanfaatkan pengetahuan dukungan institusi medis yang telah dipupuk CUC di
Jepang, kami akan memberikan dukungan operasional seperti optimalisasi alur
pemeriksaan. Kami akan membangun fondasi yang mampu menerima lebih banyak
pasien dan berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan medis regional.

 

Operasi dan
Prosedur Koreksi Refraksi Terbaru yang Diperkenalkan

Kami akan
memperkenalkan teknologi koreksi refraksi terbaru untuk mengobati rabun jauh,
rabun dekat, dan silinder dengan presisi tinggi dan waktu pemulihan yang
relatif singkat.

 

    Layanan LASIK Kombinasi Cross-linking untuk
Memperkuat Kornea:

Kami
menyediakan layanan yang mengombinasikan tindakan refraksi konvensional dengan corneal
cross-linking
untuk memperkuat kornea serta meningkatkan stabilitas hasil
jangka panjang.

    Lenticule Extraction: Teknologi koreksi refraksi minimal
invasif tanpa flap [5] menggunakan laser
femtosecond. Teknologi
ini diakui sebagai salah satu prosedur koreksi penglihatan terbaru untuk miopia
dan astigmatisme miopia, menawarkan pilihan perawatan yang lebih beragam dan
optimal sesuai dengan karakteristik kornea serta kebutuhan visual masing-masing
individu.

    Penerapan pada Penyakit Kornea: Selain meningkatkan penglihatan,
teknologi corneal cross-linking juga digunakan untuk mengobati penyakit
kornea tertentu, terutama keratoconus progresif dan ektasia kornea. Selain itu,
teknologi ini mulai digunakan sebagai terapi tambahan untuk tukak kornea dan
keratitis infeksius tertentu melalui penguatan jaringan stroma kornea dan efek
antimikroba tambahan.

 

 

Rencana Masa
Depan

Dengan target
peluncuran layanan secara penuh pada akhir tahun 2026, kami akan memperluas
operasional medis berkualitas tinggi yang dikembangkan melalui proyek ini ke
berbagai institusi kesehatan di seluruh Indonesia. Melalui inisiatif ini, kami
bertujuan untuk memfasilitasi adopsi perawatan medis tingkat lanjut di
kota-kota daerah, serta berkontribusi pada peningkatan Kualitas Hidup (QOL)
masyarakat Indonesia secara jangka panjang dan berkelanjutan.

Menjadikan model
yang sukses diterapkan di RSCM sebagai titik awal, kami berkomitmen untuk mendorong ekspansi ke
tingkat nasional, baik ke institusi medis utama maupun rumah sakit daerah di
seluruh negeri. Ke depannya, kami
bertujuan untuk memperkenalkan teknik bedah mutakhir dan bimbingan kontrol
kualitas melalui jaringan spesialis kami di Jepang, sekaligus mendukung
pendidikan profesional lokal serta penelitian klinis.

Komentar

Dr.
Supriyanto, Sp.B, FINACS, M.Kes (Direktur Utama RSUP Nasional Dr. Cipto
Mangunkusumo)

Kemitraan ini
merupakan langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan mata di
Indonesia. Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSCM berkomitmen untuk terus
menghadirkan layanan kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Peningkatan kualitas penglihatan diharapkan dapat mendukung produktivitas,
mobilitas, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

 

Dr. Takeshi
Teshigawara, Ph.D., MBA (Chief Medical Officer Chuo Eye Clinic Group / Direktur
Yokosuka Chuo Eye Clinic)

Saya percaya
bahwa pengenalan teknologi bedah koreksi refraksi standar dunia di rumah sakit
pendidikan Universitas Indonesia melalui kemitraan ini memiliki makna besar
bagi oftalmologi di negara tersebut. Kelainan refraksi adalah masalah kesehatan
masyarakat penting yang memengaruhi kesempatan pendidikan dan produktivitas
tenaga kerja. Melalui berbagi pengetahuan klinis internasional, saya berharap
hal ini akan mengarah pada pengembangan tenaga medis lokal dan peningkatan
standar medis yang berkelanjutan.

 

Profil: Dr. Takeshi Teshigawara, Ph.D., MBA

Kepala Direktur
Chuo Eye Clinic Group Doktor Kedokteran (Ph.D.), MBA Postdoctoral Fellow di
University of California San Francisco (UCSF) Lulusan University of Bath (UK)
Profesor Klinis Oftalmologi, Fakultas Kedokteran Yokohama City University.

Sejak tahun 2020,
Dr. Teshigawara telah bekerja sama dengan CUC Group dan terus berbagi wawasan
berharga demi pengembangan bidang oftalmologi serta pembinaan tenaga medis
profesional di seluruh dunia.

 

Tentang Chuo Eye
Clinic Group

Grup medis yang
mengoperasikan lima klinik mata, terutama di Prefektur Kanagawa, Jepang. Kami
menyediakan sistem pelayanan mata yang komprehensif dan khusus untuk semua
jenis penyakit mata, mulai dari pemeriksaan, diagnosis, konseling, pembedahan,
hingga perawatan pasca-operasi.

 

Khususnya di
bidang koreksi refraksi, kami menangani operasi katarak dengan lensa
intraokular multifokal, koreksi miopia dengan Phakic IOL (Implantable Collamer
Lens), serta terapi penekanan progresi miopia. Total catatan operasi katarak di
seluruh grup mencapai 3.651 kasus per tahun (untuk periode 1 April 2024 – 31
Maret 2025). Kami berkomitmen untuk memberikan layanan medis menyeluruh dengan
mengedepankan keramahan (hospitality) bagi setiap pasien.

Website: https://www.chuoh-eye-clinic.com/

 

Profil Organisasi
/ Perusahaan

<Tentang
RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM)>

RSCM adalah rumah
sakit umum utama di Indonesia yang berlokasi di Jakarta. Sebagai rumah sakit
pendidikan utama bagi Universitas Indonesia, RSCM berfungsi sebagai pusat
rujukan nasional terkemuka (fasilitas inti yang menyediakan pelayanan medis
tingkat lanjut dan menerima rujukan pasien prioritas) di negara tersebut.

 

RSUP Nasional Dr.
Cipto Mangunkusumo (RSCM)

Lokasi: Jl. Pangeran Diponegoro No.71, Kenari,
Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430, Indonesia

Perwakilan: Dr. Supriyanto, Sp.B, FINACS, M.Kes

Didirikan: 19 November 1919

Jumlah Tempat
Tidur:
1.181

Website: https://rscm.co.id/id/new

 

<Tentang CUC
Inc.>

Grup perusahaan
yang terdiri dari CUC Inc., 19 anak perusahaan terkonsolidasi di Jepang, dan 28
anak perusahaan terkonsolidasi di luar negeri (per akhir Maret 2026). Dengan
misi “Menciptakan Harapan dalam Pelayanan Kesehatan”, CUC
mengembangkan berbagai bisnis seperti dukungan institusi medis di dalam dan
luar negeri, layanan hospis, serta perawatan kunjungan rumah untuk
menyelesaikan berbagai tantangan medis.

CUC Inc.

Kantor Pusat:
Lantai 15, Tamachi Station Tower N, 3-1-1 Shibaura, Minato-ku, Tokyo, Jepang

Didirikan: 8
Agustus 2014

Perwakilan: Keita
Hamaguchi, Representative Director

Pasar Saham:
Bursa Efek Tokyo (Tokyo Stock Exchange) Growth Market (Kode Saham: 9158)

Modal: 7.669 juta
Yen (per akhir Maret 2026)

Bisnis Utama:
Bisnis institusi medis, bisnis hospis, bisnis perawatan kunjungan rumah, bisnis
residensi perawatan medis.

Website: https://www.cuc-jpn.com/en/

 

<Tentang PT
CUC HEALTHCARE INDONESIA (CHI)>

PT CUC HEALTHCARE
INDONESIA adalah salah satu anak perusahaan luar negeri dari CUC Inc. yang
menyediakan dukungan institusi medis dan skema KSO (Kerja Sama Operasi) di
bidang dialisis dan oftalmologi di Indonesia.

 

 

PT CUC HEALTHCARE
INDONESIA

Kantor Pusat: Jl.
Jenderal Sudirman No.Kav. 25, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota
Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920, Indonesia

Didirikan: 31
Agustus 2023

Perwakilan:
Takamichi Tanabe, Direktur Utama

Modal: 85.500
juta Rupiah

Induk Perusahaan:
CUC Inc.

Bisnis Utama:
Bisnis institusi medis (oftalmologi, dialisis), bisnis pariwisata medis
(medical tourism), bisnis dukungan sumber daya manusia asing.

Rekam Jejak
Dukungan (Indonesia):

    Bisnis Dialisis: Mendukung pengenalan total
sekitar 300 unit peralatan medis.

    Pelayanan Mata: Mengembangkan dukungan
institusi medis dan kemitraan KSO di 3 fasilitas kesehatan.

 Website:https://cuc-chi.com/

 

Referensi

[1] World Health Organization (WHO). Blindness and
vision impairment. WHO Fact Sheets. 2026.

[2] Yulia DE, Barliana JD, Soeharto DA, Tan S.
Profile of refractive errors in children at dr. Cipto Mangunkusumo Hospital.
eJournal Kedokteran Indonesia. 2025;13(1):75-79.

[3] World Health
Organization (WHO). Indonesia commits to improving affordable and equitable eye
health services. WHO website. 2026.

[4]
Kemitraan strategis antara rumah sakit dan investor, di mana investor
menyediakan peralatan medis dengan sistem pembagian pendapatan dan keuntungan
(revenue and profit sharing).

[5] Flapless
Surgery: Metode bedah yang tidak memerlukan pembuatan “flap” (lapisan
tipis) pada kornea, melainkan langsung menembakkan laser pada permukaan kornea.

<Appendix>

1. Ikhtisar KSO Oftalmologi yang Disediakan oleh CUC CUC
mengembangkan skema “KSO” (Kerja Sama Operasi)

Yang memberikan dukungan menyeluruh kepada institusi medis,
mulai dari penyediaan peralatan medis terbaru hingga bantuan operasional. Model
ini adalah model bisnis kolaborasi tiga pihak yang memungkinkan adopsi
teknologi medis tingkat lanjut secara cepat dengan meminimalkan beban investasi
awal bagi institusi medis, sekaligus mewujudkan operasional bisnis yang
berkelanjutan.

1)  Pembagian Peran dalam Penyediaan Sumber Daya

Dalam skema KSO ini, CUC, institusi mitra, dan distributor bahan
medis masing-masing memiliki peran sebagai berikut:

    CUC: Memiliki aset tetap (peralatan medis, dll.) yang diperlukan
untuk pengobatan dan melakukan skema sewa/rental kepada institusi medis. Selain
itu, CUC menyediakan konsultasi operasional gaya Jepang, pemasaran untuk
penarikan pasien, serta peningkatan keterampilan klinis.

    Rumah Sakit: Menyediakan ruang perawatan, memastikan ketersediaan dokter
dan perawat, serta mengurus perizinan yang diperlukan untuk pelaksanaan
tindakan medis.

    Distributor
Bahan Medis
: Melakukan
pengadaan dan penjualan bahan medis serta bahan habis pakai (consumables) yang
sangat penting untuk tindakan medis kepada institusi medis.

2) Struktur Pendapatan

Dengan mendistribusikan pendapatan bisnis yang diperoleh dari
penggunaan peralatan dan bahan medis yang disediakan oleh CUC secara tepat,
kami berupaya menyebarluaskan layanan medis mutakhir sambil meringankan beban
keuangan di sisi rumah sakit.

3) Karakteristik KSO CUC

KSO dari CUC tidak hanya sekadar peminjaman alat, tetapi juga
memberikan dukungan pendampingan bagi institusi medis:

    Pengembangan Lingkungan Fasilitas: Memberikan saran desain fasilitas agar
pasien dapat menerima perawatan dengan nyaman.

    Optimalisasi
Operasional:
Membangun
operasional yang efisien dan memberikan dukungan pemasaran untuk menjangkau
lebih banyak pasien.

2. Area Target Spesifik dan Cakupan Dukungan

Kami menyediakan peralatan medis canggih dan lingkungan
perawatan terutama untuk empat area penyakit dan pengobatan berikut:

    Katarak: Mendukung teknik Phacoemulsification (Phaco) menggunakan
mikroskop dengan reliabilitas tinggi, serta kalkulasi kekuatan lensa
intraokular yang presisi dengan IOL Master. Menyediakan lensa
intraokular monofokal dan multifokal standar dunia.

    Glaukoma: Membangun sistem pemeriksaan yang akurat dengan perimetri
(pemeriksaan lapang pandang) dan tonometri (tekanan bola mata). Mendukung
pencegahan progresi dengan laser terbaru (SLT, PRP) serta mempromosikan bedah
glaukoma invasif minimal (MIGS).

    Retinopati (Retina & Vitreous): Pemeriksaan detail dengan OCT (Optical
Coherence Tomography
) dan pencegahan progresi menggunakan laser (PRP).
Mempromosikan tindakan injeksi intravitreal serta bedah vitreoretinal.

    Koreksi
Refraksi (LASIK):
Menyediakan
peralatan laser kelas atas (top-tier) buatan Jerman. Membangun
lingkungan ruang operasi yang bersih sesuai standar dunia (renovasi, dll.)
untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Melaksanakan dukungan implementasi
layanan dan kontrol akurasi melalui kerja sama dengan produsen alat serta dokter
dari Jepang.

3. Nilai Tambah bagi Mitra

CUC memberikan nilai tambah bagi institusi medis maupun operator
KSO sebagai berikut:

    Dukungan bagi Institusi Medis: Bagi rumah sakit yang ingin membangun unit
mata baru atau melakukan ekspansi, kami memberikan dukungan manajemen yang
luas, mulai dari konsultasi bantuan pendanaan hingga penyediaan pengetahuan
tentang operasional institusi medis gaya Jepang.

    Dukungan
bagi Operator KSO (Distributor, dll.):
Bagi distributor lokal yang mengalami kendala ekspansi bisnis
karena keterbatasan modal atau sumber daya, kami membantu pertumbuhan bisnis
melalui bantuan pendanaan, pengurangan biaya melalui pembelian terpusat untuk
bahan habis pakai, serta berbagi pengetahuan terkait manajemen operasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

International Undergraduate Program Business Information System untuk Karier Global

Saat ini, berkarier di bidang bisnis dan teknologi di tingkat global bukan lagi hal yang mustahil. Kuncinya adalah memilih international undergraduate program yang mampu membekalimu dengan kombinasi keterampilan bisnis, teknologi, dan wawasan internasional. Salah satu pilihannya adalah Business Information System di BINUS International yang menggabungkan kedua bidang tersebut dalam satu program sekaligus menghadirkan pengalaman belajar global.  

Penasaran apa saja keunggulannya dan bagaimana program ini dapat mendukung karier masa depanmu? Simak artikel berikut! 

1. Kesempatan dapat dual degree 

Salah satu keunggulan utama Business Information Systems (BIS) di BINUS International adalah kesempatan untuk memperoleh dual degree. Program ini dirancang dengan kurikulum berstandar global yang mempersiapkan mahasiswa menjadi penghubung antara kebutuhan bisnis dan perkembangan teknologi.  

Melalui skema dual degree, kamu bisa mendapatkan gelar Sarjana Komputer (S.Kom.) dari BINUS University sekaligus gelar sarjana dari universitas mitra internasional yang bereputasi. Dengan bekal dua gelar, kamu pun memiliki nilai tambah yang kuat saat bersaing di pasar kerja global serta mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dari perspektif internasional. 

2. Ada Master Track untuk menghemat waktu 

Bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister, BIS BINUS International menawarkan program Master Track yang memungkinkan penyelesaian studi S1 dan S2 secara lebih efisien.  

Mahasiswa dapat menempuh pendidikan selama sekitar 3,5 tahun di Jakarta, kemudian melanjutkan program magister selama satu hingga dua tahun di universitas mitra luar negeri. Pilihan Master Track tersedia melalui kerja sama dengan Macquarie University di Australia dan Boston University di Amerika Serikat. Program ini memberikan kesempatan untuk memperoleh kualifikasi akademik yang lebih tinggi tanpa harus menempuh jalur pendidikan yang lebih panjang. 

3. Kerja sama dengan berbagai kampus bergengsi di luar negeri 

Business Information Systems BINUS International juga memiliki jaringan kerja sama yang luas dengan berbagai universitas ternama di dunia. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dapat merasakan pengalaman belajar internasional sekaligus memperoleh gelar yang diakui secara global.  

Beberapa mitra akademik yang bekerja sama antara lain Queensland University of Technology dan La Trobe University di Australia, serta Edinburgh Napier University di Inggris. Kehadiran mitra-mitra internasional tersebut memberikan akses kepada mahasiswa untuk belajar dalam lingkungan akademik global sekaligus memperluas jaringan profesional sejak masih berada di bangku kuliah. 

4. Peluang sertifikasi industri internasional yang luas 

Selain fokus pada pendidikan akademik, Business Information Systems BINUS International juga mendukung pengembangan kompetensi profesional melalui berbagai peluang sertifikasi industri. Program ini menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan teknologi dunia seperti Oracle, IBM, dan berbagai pelaku industri lainnya.  

Kerja sama tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri terkini sekaligus berkesempatan mengikuti program sertifikasi yang diakui secara internasional. Sertifikasi ini menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing lulusan saat memasuki dunia kerja. 

5. Peluang magang yang terbuka lebar  

Koneksi yang kuat dengan dunia industri juga membuka peluang magang yang luas bagi mahasiswa BIS BINUS International. Selama masa studi, mahasiswa berkesempatan mendapatkan pengalaman kerja langsung di berbagai perusahaan nasional maupun multinasional.  

Pengalaman magang ini sangat penting untuk membantu mahasiswa memahami dinamika dunia kerja, menerapkan teori yang telah dipelajari di kelas, serta membangun jaringan profesional. Tidak jarang pengalaman magang tersebut menjadi pintu masuk menuju karier profesional setelah lulus. 

6. Prospek karier yang beragam 

Lulusan Business Information Systems memiliki prospek karier yang sangat luas karena dibekali kombinasi kemampuan bisnis dan teknologi yang semakin dibutuhkan di era digital. Kurikulum yang mengintegrasikan manajemen bisnis, analisis data, sistem informasi, dan teknologi membuat lulusan mampu berperan sebagai penghubung antara kebutuhan bisnis perusahaan dan solusi teknologi yang tepat.  

Karena itu, mereka dapat berkarier sebagai Business Analyst, System Analyst, IT Consultant, Data Analyst, Web Analytics Consultant, Social Media Consultant, Software Developer, hingga UI/UX Designer. Fleksibilitas ini membuat lulusan BIS dapat bekerja di berbagai sektor industri, mulai dari teknologi, keuangan, konsultan, e-commerce, hingga perusahaan multinasional yang sedang menjalankan transformasi digital. 

Business Information Systems di BINUS International menawarkan lebih dari sekadar pendidikan teknologi atau bisnis. Melalui kurikulum yang menggabungkan kedua bidang, kesempatan meraih dual degree, jalur Master Track, kerja sama dengan universitas internasional, sertifikasi industri, hingga peluang magang yang luas, kamu akan siap bersaing di level global. 

Kalau kamu ingin membangun karier di persimpangan bisnis dan teknologi, Business Information Systems BINUS International jelas langkah awal yang tepat. Cari tahu informasi lengkap mengenai program ini di halaman Business Information Systems BINUS International dan mulai perjalanan akademikmu menuju karier global!  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Serahkan Gardu JPL 19 kepada Pemkab Garut, Wujud Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Info Daop 2 Bd

Jumat, 10 Juli 2026

KAI Daop 2 Bandung Serahkan Gardu JPL 19 kepada Pemkab Garut, Wujud Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Garut (Jawa Barat), 10 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mendukung pengembangan layanan transportasi publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bangunan gardu jaga Perlintasan Sebidang dengan nomor JPL 19 yang berada di Jalan Mandalagiri, Kabupaten Garut, tepatnya di emplasemen Stasiun Garut KM 19+100 s.d. KM 19+200 pada petak jalan Wanaraja–Garut.

Serah terima bangunan gardu JPL 19 dilaksanakan pada Kamis (9/7) di Pendopo Kabupaten Garut. Bangunan tersebut diserahkan oleh PT KAI Daop 2 Bandung dan diterima langsung oleh Bupati Garut, H. Abdusy Syakur Amin, disaksikan jajaran manajemen KAI Daop 2 Bandung beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut.

Executive Vice President KAI Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, menyampaikan bahwa KAI telah membangun gardu jaga tersebut yang merupakan bentuk nyata kolaborasi antara KAI dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam menciptakan keselamatan perjalanan kereta api dan keselematan berlalu lintas terutama di perlintasan sebidang

“Penyerahan gardu JPL 19 ini merupakan wujud sinergi yang baik antara KAI Daop 2 Bandung dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar operasional kereta api maupun aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Hendra.

Hendra menjelaskan bahwa keberadaan petugas penjaga di JPL 19 sebelumnya sudah ada, namun belum didukung dengan fasilitas bangunan pos jaga yang memadai.

“Ini merupakan sumbangsih KAI atas keterlibatan Pemerintah Kabupaten Garut dalam peningkatan keselamatan kereta api di perlintasan. Di JPL 19 sebenarnya sudah ada petugas penjaganya, hanya saja belum memiliki bangunan pos. Karena itu KAI membangun gardu tersebut, kemudian kami serahkan kepada Pemerintah Kabupaten Garut untuk digunakan dalam operasional sehari-hari dan selanjutnya dipelihara sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi petugas sekaligus mendukung peningkatan keselamatan di perlintasan,” jelas Hendra.

Menurutnya, keberadaan gardu jaga yang representatif akan mendukung optimalisasi tugas penjaga perlintasan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik serta meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang.

Selain agenda penyerahan gardu JPL 19, pertemuan antara KAI Daop 2 Bandung dan Pemerintah Kabupaten Garut juga membahas rencana awal penataan kawasan Stasiun Leles sebagai bagian dari pengembangan layanan angkutan penumpang di wilayah Kabupaten Garut.

Hendra mengungkapkan bahwa Stasiun Leles saat ini menunjukkan pertumbuhan aktivitas penumpang yang cukup signifikan, seiring meningkatnya jumlah perjalanan kereta api yang berhenti di stasiun tersebut.

“Kalau kita lihat saat ini volume penumpang maupun frekuensi kereta api yang berhenti di Stasiun Leles sudah cukup tinggi. Yang masih menjadi perhatian adalah fasilitas parkir yang belum tersedia secara memadai. Karena itu ke depan kami akan mengembangkan kawasan stasiun dengan membangun fasilitas parkir. Tahun ini KAI telah melaksanakan pembangunan sterilisasi stasiun serta pembangunan peron sedang di Stasiun Leles. Mudah-mudahan pada tahun depan kami dapat merealisasikan penataan area parkir sehingga akses masyarakat menuju stasiun menjadi semakin mudah dan nyaman,” ungkap Hendra.

Pengembangan Stasiun Leles diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi masyarakat Kabupaten Garut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui layanan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, dan mudah diakses.

KAI Daop 2 Bandung meyakini bahwa sinergi bersama pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan transportasi perkeretaapian yang aman, selamat, dan tepat waktu, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Statement EVP Daop 2 Bd

https://drive.google.com/drive/folders/19e57ZJk324A6KpZmLuv8-DP51FjoMPbL

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Suplai Beton Precast WSBP Hampir Rampung, Serang-Panimbang Segera Terhubung

Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur nasional melalui penyediaan beton precast untuk Proyek Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3 (Cileles–Panimbang) Fase 2 Paket 3 yang dikerjakan oleh PP–AK–WSKT–MWT KSO. Hingga saat ini, pemenuhan kebutuhan beton precast pada proyek tersebut telah memasuki tahap akhir sebagai bagian dari dukungan WSBP terhadap penyelesaian salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pada proyek ini, WSBP dipercaya menyuplai 8.032 batang Spun Pile sebagai elemen pondasi utama konstruksi serta 1.517 lembar Half Slab yang digunakan sebagai elemen lantai jalan. Produk-produk tersebut diproduksi sesuai spesifikasi teknis proyek dengan pengendalian mutu pada setiap tahapan produksi sehingga mampu mendukung kebutuhan konstruksi di lapangan.

“Memasuki tahap akhir pemenuhan kebutuhan beton precast pada proyek ini, WSBP tetap menjaga konsistensi kualitas produk dan ketepatan waktu suplai. Hal tersebut merupakan komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik sekaligus mendukung penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Sampai dengan saat ini, WSBP telah merealisasikan suplai sebanyak 7.908 batang Spun Pile atau 98,46% dari total kebutuhan proyek. Sementara itu, untuk produk Half Slab, WSBP telah menyuplai sebanyak 1.088 lembar atau sekitar 71% dari total kebutuhan, sejalan dengan jadwal pelaksanaan konstruksi proyek.

Melalui penggunaan produk Spun Pile WSBP pada proyek ini, PP–AK–WSKT–MWT KSO turut berpartisipasi dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Dalam program tersebut, setiap pengiriman 10 batang Spun Pile dikonversikan menjadi penanaman 1 pohon. Dengan total suplai sebanyak 8.032 batang Spun Pile, akan dilakukan penanaman 803 pohon sebagai wujud kolaborasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan.

Jalan Tol Serang–Panimbang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang akan meningkatkan konektivitas di Provinsi Banten, termasuk memperlancar akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, serta sektor pariwisata di kawasan tersebut.

“Setiap proyek memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga WSBP senantiasa memastikan proses produksi hingga pengiriman dilakukan secara terencana agar dapat mengikuti kebutuhan pekerjaan di lapangan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen kami dalam memberikan layanan yang optimal kepada setiap pelanggan,” tambahnya.

Kepercayaan dalam proyek ini semakin memperkuat posisi WSBP sebagai mitra penyedia solusi beton precast yang andal dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Selain menghadirkan produk berkualitas, WSBP senantiasa menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) dalam seluruh proses bisnis sebagai wujud komitmen Perseroan menjalankan usaha secara profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Moladin Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif melalui Peluncuran Platform Mobil Baru Terintegrasi

Jakarta, 10 Juli 2026 – Moladin, platform layanan teknologi dan otomotif terdepan di Indonesia, hari ini resmi mengumumkan peluncuran layanan mobil baru (moladin.com/mobil-baru/). Platform digital ini memperluas ekosistem otomotif Moladin dengan menghadirkan solusi terintegrasi bagi masyarakat Indonesia untuk mencari, membandingkan, dan memperoleh pembiayaan kendaraan baru dalam satu platform.

Peluncuran ini hadir di tengah prospek positif industri otomotif nasional. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin), penjualan mobil nasional diproyeksikan mencapai 850.000 unit pada 2026, meningkat 5,4% dibandingkan tahun 2025. Sementara itu, dengan rasio kepemilikan mobil di Indonesia yang baru mencapai 99 unit per 1.000, Moladin memposisikan diri untuk menangkap potensi pasar yang masih sangat besar dengan mengurangi berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat dalam proses pembelian mobil.

Melalui platform ini, konsumen dapat mengakses lebih dari 476 model dari 60 lebih merek kendaraan yang tersedia di Indonesia, mulai dari segmen LCGC, MPV, SUV, kendaraan premium, hingga Electric Vehicle (EV). Berbagai informasi seperti harga OTR, spesifikasi, komparasi model, simulasi kredit, estimasi biaya pajak mobil, hingga promo terbaru juga tersedia dalam satu platform untuk memudahkan masyarakat mencari dan membandingkan kendaraan sesuai kebutuhan mereka. 

“Sejak Moladin berdiri pada 2017, strategi kami selalu berlandaskan visi Mobility for All. Peluncuran platform mobil baru ini bukan sekadar ekspansi produk, melainkan langkah untuk memperkuat ekosistem otomotif yang telah kami bangun. Kami ingin mempermudah masyarakat Indonesia dalam memenuhi seluruh kebutuhan kepemilikan kendaraan, mulai dari mencari mobil, memperoleh pembiayaan, hingga mengakses berbagai layanan pendukung melalui satu platform yang terpercaya dan terus berkembang mengikuti kebutuhan konsumen,” ujar Jovin Hoon, CEO Moladin.

Selain itu, Moladin juga menghadirkan layanan Pembiayaan Dealer melalui moladin.com/pembiayaan. Layanan ini membantu pemilik showroom memperoleh modal kerja hingga lebih dari Rp1 miliar dan proses pencairan pada hari yang sama.

Kedepan, Moladin akan terus mengembangkan inovasinya guna mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem otomotif Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES