Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar

JAKARTA — Perusahaan-perusahaan di bawah naungan Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berhasil menavigasi tantangan volatilitas harga komoditas dan gejolak geopolitik global sepanjang 2025. Alih-alih tertekan, seluruh anggota holding tambang pelat merah tersebut justru mencatat kinerja yang solid dan konsisten positif sepanjang tahun lalu.

Pengamat BUMN Universitas Indonesia (UI), Toto Pranoto menilai capaian kinerja Grup MIND ID telah melampaui ekspektasi dan bukan semata-mata hasil dari kenaikan harga komoditas.

“Kinerja ini menunjukkan kemampuan MIND ID dalam integrasi hulu ke hilir bisnis yang semakin baik. Di luar windfall profit yang diperoleh karena harga komoditas yang meningkat akibat situasi geopolitik yang tidak stabil,” tutur Toto.

Bila dirinci berdasarkan komoditas, segmen emas melalui PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatatkan kinerja mencolok dengan laba tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun pada tahun buku 2025. Capaian tersebut melonjak 106% dibandingkan laba tahun berjalan 2024 yang sebesar Rp3,85 triliun.

Pertumbuhan laba itu sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan yang naik 22% menjadi Rp84,64 triliun pada 2025, dibandingkan Rp69,19 triliun pada tahun sebelumnya. Kinerja tersebut terutama ditopang oleh bisnis emas yang menyumbang sekitar 79% terhadap total penjualan perusahaan. Penjualan emas ANTAM tercatat mencapai Rp66,47 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 15% dibandingkan Rp57,56 triliun pada 2024, ditopang oleh permintaan yang tetap kuat.

Dari komoditas batu bara, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih sebesar Rp2,93 triliun pada 2025, dengan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun yang relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini berlangsung di tengah tekanan harga batu bara global yang masih berlanjut, yang mana Harga Newcastle Index justru tercatat turun 22% secara tahunan, sementara Indonesia Coal Index (ICI-3) melemah 16%. PTBA terbukti mampu menjaga kinerja melalui peningkatan volume penjualan sebesar 6% secara tahunan, dengan porsi penjualan domestik mencapai 54% dan ekspor 46% ke pasar Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.

PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatat laba bersih sebesar US$2,52 miliar atau sekitar Rp42,07 triliun (kurs Rp 16.698 per dolar AS) pada 2025 dengan pendapatan sebesar US$8,62 miliar atau sekitar Rp143,9 triliun. Capaian ini mencerminkan kekuatan dari operasional tambang tembaga dan emas di Papua, sekaligus hasil dari penguatan hilirisasi melalui fasilitas smelter tembaga di JIIPE Gresik.

Beranjak ke komoditas aluminium, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 15% sepanjang 2025, ditopang oleh kenaikan pendapatan sekitar 10% menjadi US$785,7 juta. Kinerja ini mencerminkan stabilitas operasional pabrik peleburan aluminium terbesar di Asia Tenggara di tengah fluktuasi harga aluminium global.

Di segmen timah, PT Timah Tbk. (TINS) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun atau mencapai 119% dari target RKAP 2025. Pendapatan TINS tercatat sebesar Rp11,55 triliun atau meningkat 6,41% dibandingkan Rp10,86 triliun pada 2024. Dari sisi operasional, perusahaan membukukan produksi bijih timah sebesar 18.635 ton Sn, produksi logam timah sebesar 17.815 metrik ton, dan penjualan logam timah mencapai 16.634 metrik ton.

Dari hasil tambang nikel, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turut mencatatkan pertumbuhan laba yang solid pada 2025 dengan pendapatan naik 4,19% menjadi US$990,19 juta. Pertumbuhan ini mencerminkan efisiensi operasional yang konsisten di wilayah Sorowako, Sulawesi Selatan.

Secara keseluruhan, kinerja solid Grup MIND ID sepanjang 2025 turut memberikan kontribusi signifikan bagi penerimaan negara. Melalui pembayaran pajak, royalti, dan dividen kepada pemegang saham, hasil operasional seluruh anggota holding mengalir kembali sebagai manfaat nyata bagi perekonomian nasional. Hal ini menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya mineral strategis Indonesia tidak hanya menghasilkan nilai korporasi, tetapi juga memperkuat fondasi fiskal negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Igloo Luncurkan Igi, Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir

Igloo, perusahaan insurtech full-stack satu-satunya di Asia Tenggara yang membangun infrastruktur digital menyeluruh untuk industri asuransi, hari ini meluncurkan Igi, asisten AI asuransi perjalanan di platform konsumennya, igloo.co.id. Igi memandu pelanggan melalui seluruh proses pembelian asuransi perjalanan: mulai dari memilih destinasi, membandingkan paket, menerima rekomendasi yang disesuaikan dengan profil perjalanan, hingga pembayaran dan penerbitan polis, semuanya dalam satu jendela percakapan.

Igi berbeda dari chatbot FAQ atau layanan bantuan pasca-pembelian yang umum digunakan di industri asuransi. Igi adalah agen penjualan otonom yang menangani seluruh proses pembelian secara langsung dalam sistem produksi: menerima pertanyaan, membandingkan produk, memberikan rekomendasi, dan menyelesaikan transaksi. Halaman web tetap tersinkronisasi dengan percakapan, sehingga pengguna dapat berpindah antarmuka tanpa kehilangan proses pembelian. Untuk pertanyaan yang memerlukan penanganan manusia, Igi mengalihkan percakapan ke tim telesales melalui WhatsApp.

Peluncuran ini menandai evolusi platform konsumen Igloo di Indonesia, dari katalog produk menjadi platform asuransi berbasis AI. Selama beberapa tahun terakhir, Igloo telah mengembangkan dan menerapkan teknologi AI di berbagai lini operasional, mulai dari rekomendasi produk, pemrosesan klaim, deteksi potensi kecurangan, hingga dukungan penjualan. Igi adalah salah satu agen pertama yang dibangun khusus untuk melayani konsumen dari awal hingga akhir, dan menjadi cerminan arah Igloo dalam memanfaatkan AI untuk membangun infrastruktur asuransi yang berjalan secara otonom.

Source: Igloo’s Press Kit

Igi menunjukkan hasil awal yang positif. Sejak diluncurkan pada awal Mei, tingkat penyelesaian pembelian asuransi perjalanan oleh pengguna yang berinteraksi dengan Igi tercatat 44% lebih tinggi dibandingkan pengguna yang hanya menggunakan situs web. Igi menerapkan pendekatan hibrida: memadukan panduan AI percakapan dengan tampilan situs web yang sudah biasa digunakan pelanggan. Igi tidak menggantikan cara pelanggan berbelanja, melainkan mendampingi mereka di sepanjang proses.

Pada tahap pembayaran, tingkat konversi pengguna yang mengikuti pengalaman hibrida antara AI dan antarmuka web mencapai 1,7 kali lebih tinggi dibandingkan proses pembelian konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi antara percakapan berbasis AI dan pengalaman digital mandiri mampu membantu konsumen mengambil keputusan pembelian dengan lebih percaya diri.

“Setahun terakhir kami habiskan untuk mematangkan strategi dan infrastruktur AI-native kami. Igi membawa infrastruktur yang sama ke hadapan konsumen. Igi mendampingi pelanggan, memahami kebutuhan perjalanan mereka, merekomendasikan paket yang paling sesuai, dan menyelesaikan pembelian, kapan saja, dalam hitungan menit. Di pasar di mana sebagian besar penduduk belum pernah membeli produk asuransi, menghilangkan kerumitan dalam proses pembelian adalah langkah awal untuk menutup kesenjangan perlindungan. Indonesia adalah tempat kami membuktikan hal tersebut,” ujar Raunak Mehta, Co-Founder dan CEO Igloo.

Menjawab tantangan asuransi perjalanan di Indonesia

Penetrasi asuransi di Indonesia baru mencapai 2,7%, salah satu yang terendah di kawasan. Sebagian besar dari 280 juta penduduk Indonesia belum memiliki perlindungan asuransi yang memadai. Asuransi perjalanan, meskipun perjalanan ke luar negeri terus pulih sejak pandemi, tetap jauh dari tingkat adopsi yang seharusnya.

Hambatannya nyata: halaman produk dipenuhi jargon dan tabel manfaat yang membingungkan, pelanggan harus membandingkan sendiri berbagai paket dari perusahaan asuransi yang berbeda tanpa panduan, dan layanan umumnya tidak tersedia di luar jam kerja. Igi menjawab kedua persoalan tersebut dengan asisten AI yang beroperasi sepanjang waktu dan memandu pelanggan melalui seluruh proses pembelian dalam bahasa yang mudah dipahami.

Igloo berencana memperluas Igi ke WhatsApp, sehingga pelanggan dapat mengakses layanan ini langsung di aplikasi pesan yang sudah mereka gunakan sehari-hari. Kemampuan penjualan berbasis percakapan yang sama juga akan diterapkan di lini produk lain di igloo.co.id, termasuk asuransi kendaraan bermotor dan kecelakaan diri. Peluncuran Igi menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Igloo untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dalam memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan asuransi, sekaligus mendorong transformasi industri menuju pengalaman yang lebih sederhana, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Stabilkan Cost of Fund pada Kuartal I-2026, Strategi Bisnis Ampuh BRI Finance

Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah tren kenaikan suku bunga dan meningkatnya imbal hasil (yield) obligasi yang masih membayangi industri jasa keuangan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga efisiensi biaya pendanaan perusahaan pada kuartal I-2026. Kondisi ini menjadi perhatian penting bagi industri multifinance yang saat ini masih mengandalkan pendanaan dari sektor perbankan sebagai sumber utama pendanaan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa hingga Maret 2026, pendanaan industri pembiayaan nasional masih didominasi oleh pinjaman perbankan dengan total mencapai Rp279,74 triliun atau setara 73,65% dari keseluruhan sumber pendanaan. Ketergantungan tersebut membuat industri multifinance menghadapi tantangan yang cukup besar ketika suku bunga bergerak naik dan pasar obligasi mengalami tekanan yield.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “BRI Finance secara aktif melakukan penyesuaian strategi pendanaan agar tetap adaptif terhadap dinamika suku bunga dan kondisi likuiditas pasar. Dukungan sinergi dengan Group BRI juga menjadi salah satu faktor yang memperkuat stabilitas biaya dana perusahaan.”

Hingga Maret 2026, komposisi pendanaan BRI Finance berasal dari pendanaan perbankan sebesar Rp2,32 triliun atau 56,01% dari total pendanaan perusahaan. Selain itu, pendanaan dari obligasi tercatat sebesar Rp1 triliun atau 24,22%, sementara joint financing mencapai Rp818,7 miliar atau 19,77%.

Perseroan kemudian melakukan penyesuaian strategi pendanaan pada April 2026 seiring perkembangan kondisi pasar. Porsi pendanaan dari perbankan tercatat turun menjadi 52,72% atau sebesar Rp2,20 triliun. Di saat yang sama, kontribusi joint financing meningkat menjadi Rp973,9 miliar atau 23,29%, sedangkan porsi obligasi berada di level 23,99% atau sekitar Rp1 triliun.

Peningkatan porsi joint financing dilakukan karena skema tersebut dinilai mampu memberikan alternatif pendanaan dengan tingkat bunga yang lebih kompetitif. Perusahaan juga memanfaatkan pendanaan jangka pendek secara lebih optimal untuk menjaga fleksibilitas pengelolaan dana.

Selain melakukan diversifikasi sumber pendanaan, BRI Finance turut memperkuat pengelolaan likuiditas internal melalui optimalisasi arus kas dan efisiensi penggunaan dana. Perseroan juga terus meningkatkan kualitas penagihan guna mempercepat cash inflow serta menjaga posisi likuiditas tetap solid.

Dalam strategi penerbitan obligasi, BRI Finance juga menerapkan pendekatan yang lebih selektif dengan mempertimbangkan momentum pasar serta tenor yang dinilai paling optimal bagi perusahaan. “Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kesinambungan bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan pembiayaan secara sehat di tengah tantangan industri yang terus bergerak dinamis,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pertimbangkan Kondisi Pasar, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif

Jakarta, 30 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menjaga momentum pertumbuhan bisnis secara terukur di tengah dinamika suku bunga yang terjadi di industri keuangan. Seiring kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate), Perseroan melakukan penyesuaian strategi pembiayaan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan kualitas portofolio.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa perubahan kondisi suku bunga menjadi salah satu indikator penting dalam penentuan strategi pricing perusahaan.

“Pergerakan BI Rate menjadi salah satu faktor yang diperhatikan Perseroan dalam menentukan kebijakan pricing pembiayaan. Penyesuaian dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan nasabah, serta daya saing bisnis agar tetap kompetitif,” ujar Dhani.

Di tengah kondisi pasar yang dinamis dan tantangan terhadap daya beli masyarakat, BRI Finance tetap menjalankan ekspansi pembiayaan secara selektif dengan fokus pada kualitas aset dan pengelolaan risiko yang sehat. Saat ini, Perseroan mengedepankan strategi selective growth dan prudent financing guna menjaga pertumbuhan bisnis tetap berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan manajemen risiko, monitoring kualitas portofolio, hingga optimalisasi proses collection untuk menjaga rasio kredit bermasalah tetap terkendali.

Selain itu, BRI Finance juga terus mengoptimalkan potensi captive market serta memperkuat kolaborasi joint financing bersama BRI Group sebagai bagian dari strategi memperluas penyaluran pembiayaan secara sehat dan terukur.

“BRI Finance terus melakukan efisiensi biaya operasional dan pengelolaan pricing secara selektif agar profitabilitas perusahaan tetap terjaga di tengah dinamika suku bunga dan kondisi ekonomi saat ini,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

Kuliah
di luar negeri adalah impian bagi banyak mahasiswa walau proses transisinya
sering kali penuh tantangan. Tanpa persiapan yang matang, perbedaan sistem
akademik dan standar penilaian bisa menjadi kendala serius yang menghambat
kelancaran studi. Oleh karena itu, penting untuk menyiapkan beberapa hal agar
proses transfer kreditmu berjalan lancar.

Hal
yang Harus Disiapkan untuk Transfer Kredit Kuliah di Luar Negeri

Untuk
memastikan proses transfer kredit dan masa kuliah ke luar negeri berjalan
mulus, berikut adalah beberapa aspek krusial yang harus kamu siapkan.

1. Kemampuan bahasa Inggris

Umumnya,
sebelum kuliah di luar negeri, kamu harus mengasah kemampuan berbahasa Inggris
secara intens di luar ruang kelas. Namun, mahasiswa di BINUS International
memiliki keuntungan besar karena sudah terbiasa dengan lingkungan English-only
sejak hari pertama kuliah.

Kamu
tidak perlu lagi merasa asing dengan istilah-istilah akademik internasional
atau merasa gugup saat berdiskusi. Apalagi, seluruh materi dan interaksi harian
telah menggunakan bahasa Inggris sebagaimana program international di
Indonesia pada umumnya. Kebiasaan ini tentu sangat membantumu menyiapkan diri
sebelum tiba di negara tujuan. Sehingga, fokusmu bisa langsung beralih pada
pemahaman materi kuliah,

2. IPK sesuai syarat

Indeks
Prestasi Kumulatif (IPK) atau GPA merupakan indikator utama bagi universitas
mitra untuk menerima transfer kreditmu. Sebagian besar universitas top di dunia
memiliki standar minimum yang kompetitif untuk memastikan bahwa mahasiswa yang
datang memiliki kapasitas akademik mumpuni.

Oleh
karena itu, penting bagi kamu untuk menjaga performa nilai sejak semester awal.
Sebab, IPK yang stabil mencerminkan kedisiplinan dan kesiapanmu menghadapi
beban akademik di lingkungan yang baru.

3. Kemampuan belajar yang baik

Kuliah
di luar negeri menuntut kemandirian belajar yang jauh lebih tinggi daripada
biasanya, termasuk kuliah program international di tanah air.

Kamu
harus menguasai keterampilan akademik, seperti manajemen waktu, teknik riset,
hingga kemampuan menulis esai yang bebas plagiat. Perlu kamu tahu bahwa standar
akademik internasional sangat mengutamakan orisinalitas dan argumen yang
kritis. Dengan mengasah kemampuan belajar ini sejak di Indonesia, kamu tidak
akan merasa kewalahan saat harus menghadapi tumpukan tugas atau proyek
penelitian mandiri di universitas mitra.

4. Kemampuan adaptasi budaya

Perbedaan
budaya bukan hanya soal bahasa, tetapi juga etika sosial dan cara berinteraksi
di lingkungan kampus. Mahasiswa yang sukses adalah mereka yang mampu bersikap
terbuka dan cepat beradaptasi dengan norma lokal di negara tujuan. Mempelajari
budaya setempat sebelum berangkat akan membantumu menghindari culture shock
yang berlebihan. Dengan adaptasi yang baik, kamu jadi bisa membangun jejaring
pertemanan internasional yang luas untuk memperkaya pengalaman globalmu.

5. Persiapan mental dan kemandirian

Tinggal
jauh dari rumah menuntut ketangguhan mental dan kemandirian dalam mengurus
kebutuhan sehari-hari, mulai dari manajemen keuangan pribadi hingga mengelola
emosi saat jauh dari keluarga. Kamu akan dihadapkan pada situasi yang
mengharuskanmu mengambil keputusan sendiri dengan cepat. Mental yang kuat
sangat diperlukan agar kamu tetap fokus pada tujuan studi meskipun sedang
menghadapi tantangan di lingkungan baru.

6. Berkas administrasi

Meskipun
bersifat teknis, persiapan administrasi adalah langkah krusial yang tidak boleh
dilewatkan. Kamu perlu memastikan semua dokumen mulai dari paspor, visa
pelajar, transkrip nilai resmi, hingga surat penerimaan dari universitas mitra
sudah lengkap dan valid. Kelalaian dalam mengurus satu dokumen kecil dapat
berdampak pada tertundanya keberangkatan atau kegagalan proses transfer kredit.
Maka, siapkan dokumen-dokumenmu dengan baik, ya!

7. GPA & kemampuan belajar

Aspek
terakhir yang harus diperhatikan adalah kaitan antara Grade Point Average
(GPA) dan kemampuan belajarmu secara keseluruhan. Di luar negeri, GPA sering
kali menjadi tolak ukur awal bagi para dosen untuk melihat kapasitas
intelektualmu. Menggabungkan performa GPA yang tinggi dengan kemampuan belajar
yang eksploratif akan membuatmu lebih menonjol di mata para pengajar
internasional. Konsistensi dalam menjaga kualitas belajar ini memastikan bahwa
setiap kredit yang kamu transfer memiliki nilai yang sepadan dengan standar
pendidikan tinggi dunia.

 

BINUS
International senantiasa mendukung setiap mahasiswa yang hendak melakukan
kuliah di luar negeri melalui program transfer kredit, terutama untuk kamu yang
menjalani program double degree. Persiapan yang matang akan membuat
manfaat dari pengalaman global ini semakin terasa bagi pertumbuhan pribadi dan
pembentukan global mindset. Siap untuk memulai langkah pertamamu menjadi
bagian dari komunitas global? Gabung di BINUS International sekarang!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat 33,26%, BRI Finance Pastikan Ekspansi Bisnis Menyeluruh

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi diversifikasi pembiayaan produktif sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Salah satu segmen yang menunjukkan kinerja positif adalah pembiayaan alat berat yang hingga kuartal I 2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian tersebut diraih di tengah tantangan yang masih membayangi industri pertambangan, termasuk tekanan harga batubara global dan proses penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sejumlah pelaku usaha. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan investasi dan operasional pada sektor-sektor produktif masih tetap berjalan, sehingga permintaan terhadap pembiayaan alat berat tetap terjaga.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Meski industri pertambangan menghadapi sejumlah tantangan, aktivitas usaha di sektor produktif masih menunjukkan daya tahan yang baik. Kami melihat kebutuhan pembiayaan alat berat tetap tumbuh untuk mendukung operasional bisnis maupun pengembangan kapasitas usaha di berbagai sektor.”

Pertumbuhan pada segmen alat berat tersebut turut memperkuat upaya BRI Finance dalam memperluas sumber pertumbuhan bisnis di luar pembiayaan kendaraan konvensional. Sejalan dengan strategi diversifikasi yang dijalankan Perseroan, pembiayaan produktif terus didorong sebagai salah satu fokus pengembangan portofolio.

Di tengah upaya memperluas pembiayaan produktif tersebut, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga kualitas portofolio dan keberlanjutan pertumbuhan bisnis. Perseroan secara konsisten memperkuat manajemen risiko melalui proses seleksi debitur yang prudent, pemantauan portofolio secara berkala, serta mitigasi risiko yang terukur terhadap sektor-sektor yang rentan terhadap fluktuasi harga komoditas.

“Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume pembiayaan, tetapi juga memastikan setiap ekspansi bisnis dilakukan secara sehat dan terukur. Kualitas aset tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan pembiayaan yang kami lakukan,” tambah Dhani.

Hingga akhir Maret 2026, pembiayaan alat berat berkontribusi sebesar 17,8% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance. Porsi tersebut menunjukkan bahwa segmen alat berat menjadi salah satu pilar penting dalam portofolio pembiayaan produktif Perseroan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Mobilitas Komuter Bekasi–Jakarta Meningkat, LRT Jabodebek Tambah Kapasitas Pagi Hari

PT KAI (Persero) melalui LRT Jabodebek melakukan uji coba pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) relasi Jatimulya–Dukuh Atas BSI pada jam sibuk pagi untuk mengakomodasi meningkatnya mobilitas masyarakat menuju pusat aktivitas di Jakarta. Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (8/6), lebih dari 21 ribu pengguna memanfaatkan layanan tambahan tersebut.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa penambahan kapasitas dilakukan untuk membantu mengurai kepadatan pengguna pada jam berangkat kerja serta menjaga kenyamanan perjalanan. Uji coba ini juga menjadi bagian dari evaluasi kebutuhan kapasitas layanan seiring meningkatnya penggunaan transportasi publik oleh masyarakat komuter Jabodebek.

Selama periode uji coba 8–12 Juni 2026, operasional LRT Jabodebek tetap berjalan normal dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu. KAI akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan guna mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang semakin dinamis.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui LRT Jabodebek melakukan uji coba pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) pada jam sibuk pagi guna mengakomodasi meningkatnya mobilitas masyarakat dari kawasan penyangga menuju pusat aktivitas di Jakarta.

Pada hari pertama pelaksanaan uji coba, Senin (8/6), lebih dari 21 ribu pengguna memanfaatkan layanan tambahan KLB relasi Jatimulya – Dukuh Atas BSI. Penambahan kapasitas ini dilakukan untuk membantu mengurai kepadatan pengguna pada jam berangkat kerja sekaligus menjaga kenyamanan perjalanan masyarakat.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pola perjalanan pengguna menunjukkan tingginya kebutuhan transportasi publik yang efisien, tepat waktu, dan terintegrasi bagi masyarakat komuter Jabodebek.

“Mayoritas pengguna berasal dari kawasan hunian dan penyangga Jakarta seperti Jatimulya, Cikunir, dan Jatibening Baru yang setiap pagi bergerak menuju pusat bisnis dan perkantoran di Jakarta. Hal ini menunjukkan mobilitas masyarakat dengan transportasi publik terus meningkat,” ujarnya.

Berdasarkan data operasional hari pertama, stasiun keberangkatan dengan jumlah pengguna tertinggi berada di kawasan permukiman dan penyangga Jakarta, di antaranya Dukuh Atas BSI, Rasuna Said, Jatimulya, dan Cikoko. Sementara itu, stasiun tujuan didominasi kawasan pusat aktivitas dan bisnis seperti Dukuh Atas BSI, Pancoran, Cikoko, dan Rasuna Said.

Radhitya menambahkan, penguatan kapasitas perjalanan pada pagi hari menjadi langkah adaptif perusahaan dalam merespons pola mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

“Uji coba ini menjadi bagian dari evaluasi kami dalam melihat kebutuhan kapasitas pada jam sibuk pagi. Fokusnya bukan hanya menambah perjalanan, tetapi memastikan distribusi pengguna lebih merata sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman,” tambahnya.

Selama periode uji coba yang berlangsung pada 8 hingga 12 Juni 2026, operasional LRT Jabodebek tetap berjalan normal dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan.

KAI akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan untuk mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang semakin dinamis, sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai solusi mobilitas di wilayah Jabodebek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPP Raih Proyek RSUD Mamuju Tengah Rp143,09 Miliar, Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan dan Program Prioritas Presiden Prabowo

Jakarta, 8 Juni 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur sosial melalui perolehan proyek pembangunan RSUD Kabupaten Mamuju Tengah. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan nasional, khususnya dalam memperluas akses fasilitas kesehatan yang modern dan berkualitas di kawasan luar pusat pertumbuhan serta wilayah yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur layanan kesehatan.

Proyek yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp143,09 miliar (termasuk PPN), dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender atau sekitar 8 bulan, serta masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.

Pembangunan RSUD ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan melalui program peningkatan kelas rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C. Nantinya, fasilitas rumah sakit akan mendukung pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, mulai dari rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga fasilitas penunjang medis lainnya.

Perolehan proyek ini menjadi bagian dari komitmen PTPP dalam mendukung pemerataan pembangunan nasional, khususnya di sektor kesehatan. Kabupaten Mamuju Tengah yang berada di wilayah Sulawesi Barat masih memerlukan penguatan infrastruktur layanan publik guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Kehadiran RSUD dengan fasilitas yang lebih representatif diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan yang lebih cepat, modern, dan merata bagi masyarakat sekitar.

Pembangunan rumah sakit ini juga sejalan dengan program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas layanan dasar masyarakat, memperluas akses kesehatan, serta mempercepat pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan produktif. Infrastruktur kesehatan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung transformasi pelayanan publik dan penguatan ketahanan sosial nasional.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa proyek pembangunan RSUD Mamuju Tengah merupakan bentuk nyata kontribusi perseroan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur kesehatan yang berkualitas.

“PTPP berkomitmen menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui proyek RSUD Mamuju Tengah ini, perseroan berharap dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat pemerataan fasilitas publik di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Joko Raharjo.

PTPP sendiri memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia, baik rumah sakit pemerintah maupun fasilitas kesehatan modern lainnya. Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, perseroan optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan prinsip keberlanjutan.

–SELESAI–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Built to Perfection: Komitmen Waringin Megah dalam Setiap Proyek

Sejak berdiri pada tahun 1987, Waringin Megah General Contractor terus berkembang menjadi salah satu perusahaan konstruksi terpercaya di Indonesia.

Sejak berdiri pada tahun 1987, Waringin Megah General Contractor terus berkembang menjadi salah satu perusahaan konstruksi terpercaya di Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan kontraktor skala nasional terbesar yang berkantor pusat di Surabaya, Waringin Megah General Contractor tidak hanya berfokus pada satu jenis pembangunan, tetapi menangani beragam proyek mulai dari pabrik, gudang, perkantoran, hingga hunian, hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, tempat ibadah, dan berbagai fasilitas publik lainnya.

Perjalanan panjang tersebut dibangun di atas filosofi perusahaan, Built to Perfection, yang menjadi pedoman dalam menghadirkan kualitas terbaik di setiap tahap pembangunan. Menurut Hermash Budi, Direktur Utama Waringin Megah General Contractor, setiap proyek memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang disesuaikan.

“Meski jenis proyeknya terlihat serupa, pada kenyataannya tidak ada dua proyek yang benar-benar sama. Setiap pekerjaan dipengaruhi oleh kebutuhan klien, lokasi, desain, hingga kondisi lingkungan sekitar, sehingga memerlukan strategi yang berbeda,” ujarnya.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Waringin Megah menerapkan pendekatan yang adaptif dengan terus mengikuti perkembangan industri konstruksi. Perusahaan memanfaatkan teknologi, perangkat lunak, dan metode kerja terkini, sekaligus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Dalam setiap proyek, Waringin Megah menerapkan proses kerja yang terstruktur dengan pemantauan progres secara berkala. Sistem ini memungkinkan perusahaan menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan proyek dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Komitmen tersebut telah menghasilkan kepercayaan jangka panjang dari berbagai klien, termasuk AVIAN Group dan Jasuindo untuk pembangunan kantor, pabrik, dan gudang, serta Podomoro Group untuk proyek hunian dan bangunan multifungsi.

Keberhasilan setiap proyek juga didukung oleh kolaborasi erat antara tim kantor dan tim lapangan. Waringin Megah membentuk tim khusus berdasarkan skala proyek agar setiap pekerjaan mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif.

Khoirul Anam, Koordinator Project Manager Waringin Megah General Contractor, menegaskan bahwa perusahaan selalu hadir mendampingi klien sejak tahap perencanaan hingga proyek selesai. “Kami hadir di setiap tahap pembangunan dengan komitmen untuk memberikan hasil terbaik bagi klien,” katanya.

Selain mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu, perusahaan juga menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap proyek. Di saat yang sama, Waringin Megah terus mengembangkan sumber daya manusianya melalui lingkungan kerja yang kolaboratif dan jalur karier yang terstruktur.

Bagi Waringin Megah, keberhasilan sebuah proyek tidak hanya ditentukan oleh bangunan yang berdiri, tetapi juga oleh kerja sama yang solid di baliknya. Semangat inilah yang terus mendorong perusahaan untuk menghadirkan hasil terbaik bagi setiap klien, sesuai dengan filosofi yang telah menjadi fondasi perusahaan selama hampir empat dekade: Built toPerfection.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Satu Ruang, Beragam Perspektif: INTERSECTION Hadir di ASHTA District 8

Setiap pertemuan menghadirkan perspektif baru. Dalam dunia seni, pertemuan tersebut dapat melahirkan dialog, pertukaran ide, hingga cara baru dalam melihat dunia di sekitar kita

Setiap pertemuan menghadirkan perspektif baru. Dalam dunia seni, pertemuan tersebut dapat melahirkan dialog, pertukaran ide, hingga cara baru dalam melihat dunia di sekitar kita. ASHTA District 8 menghadirkan INTERSECTION , sebuah inisiatif yang merayakan perjumpaan antara seniman, galeri, dan beragam budaya visual kontemporer dalam satu ruang yang sama yang berlangsung pada 3–28 Juni 2026.

Bekerja sama dengan V&V Gallery dan Rika Contemporary, INTERSECTION mengangkat gagasan tentang bagaimana seni dapat menjadi titik temu bagi berbagai latar belakang budaya, pengalaman personal, dan cara pandang yang berbeda. Melalui karya-karya yang lahir dari refleksi terhadap memori, budaya populer, kehidupan urban, hingga pengalaman sehari-hari, program ini menghadirkan dialog visual yang terus berkembang antara Jakarta, Tokyo, dan lanskap seni kontemporer global.

Semangat tersebut tercermin melalui kehadiran karya dari sejumlah seniman dan figur seni kontemporer yang telah memberikan pengaruh besar dalam perkembangan budaya visual global maupun lokal. Di antaranya adalah Andy Warhol, Takashi Murakami, Yayoi Kusama, Yoshitomo Nara, Daniel Arsham, Mr. Doodle, Nobuyoshi Araki, Yuichi Hirako, serta seniman Indonesia seperti A.T Sitompul, Dimas Kurniadi, Fauzan, Joko Nastain, Prabu Perdana, Rizal Kuzma, Svkmatra, Wednesday Lim, dan Zoe. Kehadiran para seniman ini memperkuat INTERSECTION sebagai ruang yang menghubungkan berbagai praktik seni lintas generasi, geografis, dan budaya dalam satu percakapan yang terus berkembang.

PARALLEL CONVERSATIONS: Ruang Dialog Berbagai Perspektif

Sebagai bagian dari rangkaian INTERSECTION, PARALLEL CONVERSATIONS hadir sebagai sebuah pameran yang mempertemukan seniman internasional dan Indonesia melalui beragam perspektif yang berjalan berdampingan. Alih-alih menghadirkan satu narasi tunggal, pameran ini mengajak pengunjung untuk menelusuri berbagai percakapan visual yang terbentuk dari perbedaan latar budaya, pengalaman personal, dan cara pandang masing-masing seniman.

Di dalam pameran ini, referensi budaya populer, media massa, dan praktik visual kontemporer beririsan dengan karya-karya yang berangkat dari memori, keseharian, serta konteks yang lebih personal dan lokal. Sebagian seniman mengeksplorasi bahasa visual yang telah dikenal secara global, sementara yang lain menghadirkan observasi yang lebih intim terhadap lingkungan di sekitarnya. Melalui pertemuan berbagai pendekatan tersebut, PARALLEL CONVERSATIONS menghadirkan ruang bagi resonansi, kontras, dan refleksi yang terus berkembang di antara karya dan pengunjung.

Selain menikmati pameran, pengunjung juga dapat menikmati berbagai program belanja eksklusif selama periode berlangsung. Melalui program Live to Shop, pengunjung berkesempatan mendapatkan voucher belanja senilai Rp100.000 dengan minimum transaksi Rp750.000. Sementara itu, program Feel Good Shopping menawarkan complimentary drink dari dibawahtangga Aguna untuk minimum pembelanjaan Rp300.000. Bagi komunitas District 8, tersedia pula program District 8 Exclusives berupa complimentary drink dengan minimum transaksi Rp100.000 dan menunjukkan kartu akses District 8, serta tambahan voucher belanja Rp50.000 bagi anggota baru ASRI Living.

Melalui INTERSECTION, ASHTA District 8 kembali memperkuat komitmennya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi melalui seni, budaya, dan komunitas. Program ini menjadi ruang bagi publik untuk mengeksplorasi berbagai perspektif, menemukan titik temu dari perbedaan, serta merasakan bagaimana seni dapat terus menghadirkan percakapan yang relevan dalam kehidupan urban masa kini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES