Bukti Komitmen Keberlanjutan, Jasa Marga Raih Predikat Gold pada 6th TJSL & CSR Award 2026

Jakarta (07/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya di bidang keberlanjutan dengan meraih Predikat Gold pada ajang 6th TJSL & CSR Award 2026 untuk Kategori Pilar Ekonomi. Penghargaan yang diselenggarakan Majalah BUMN Track bersama BUMN Track Academy pada Kamis (06/08) ini diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perseroan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Penghargaan diterima langsung oleh Corporate Social Responsibility Department Head Jasa Marga, Andina Rahmasari, mewakili manajemen.

Mengusung tema “Transisi TJSL Menuju ESG Rating dan Creating Shared Value (CSV)”, ajang ini mengapresiasi bagi BUMN, perusahaan terbuka, maupun anak perusahaan BUMN yang berhasil menjalankan praktik TJSL dan Corporate Social Responsibility (CSR) terbaik sejalan dengan empat pilar Sustainable Development Goals (SDGs) meliputi Pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan, serta Hukum dan Tata Kelola, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Di kesempatan terpisah, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti konsistensi Perseroan dalam menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

“Bagi Jasa Marga, keberlanjutan adalah bagian dari strategi bisnis. Ke depan, kami akan terus memperkuat implementasi prinsip ESG dalam operasional serta mengintegrasikannya ke dalam program pemberdayaan masyarakat yang inovatif, adaptif, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Rivan.

Sementara itu, CEO BUMN Track Toto Syamsudin Hadi Sutarto (SH Sutarto) menjelaskan bahwa penyelenggaraan 6th TJSL & CSR Award 2026 merupakan platform nasional untuk mengukur, mengakselerasi, serta mentransformasikan implementasi TJSL menuju pendekatan CSV yang terintegrasi dengan prinsip ESG. Menurutnya, ajang ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman terbaik dalam mendorong transformasi keberlanjutan di lingkungan BUMN dan dunia usaha.

“BUMN unggul bukan hanya dari kinerja bisnis, tetapi juga dari manfaat nyata bagi masyarakat. Perusahaan yang konsisten menciptakan nilai bersama akan mendapat kepercayaan lebih besar dari publik dan investor. ESG bukan lagi pilihan, melainkan strategi masa depan untuk daya saing berkelanjutan,” kata Sutarto.

Proses penilaian dilakukan secara komprehensif oleh dewan juri, mencakup integrasi strategi bisnis dengan standar ESG, inovasi program yang menciptakan CSV, hingga transparansi dan efektivitas komunikasi TJSL. Penganugerahan ini turut dihadiri Ketua Komite Penilai TJSL & CSR Award 2026 Thendri Supriatno, Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Komite Penilai Kehormatan Eddy Soeparno, serta jajaran pimpinan BUMN dan pakar keberlanjutan.

Prestasi ini memperkuat posisi Jasa Marga sebagai pengembang dan operator jalan tol yang konsisten menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui implementasi TJSL berorientasi keberlanjutan. Komitmen ini berjalan selaras dengan agenda nasional Pemerintah, khususnya Asta Cita ketiga dalam melanjutkan pengembangan infrastruktur serta Asta Cita kedelapan dalam memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, demi mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Didukung Sri Sultan Hamengku Buwono X, Jasa Marga Percepat Pengembangan Akses Bokoharjo Tol Jogja-Solo untuk Dukung Konektivitas DIY

Yogyakarta (07/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) selaku pengelola Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo (Jogja–Solo) dan PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku pengelola Jalan Tol Yogyakarta–Bawen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam percepatan pengembangan infrastruktur jalan tol.

Komitmen tersebut dipertegas melalui audiensi jajaran Direksi Jasa Marga dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta pada Kamis (06/08). Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati, Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Trias Andriyanto, Direksi PT JMJ dan Direksi PT JJB.

Dalam audiensi tersebut, Jasa Marga menyampaikan laporan perkembangan pembangunan Jalan Tol Jogja–Solo dan Jalan Tol Jogja–Bawen, termasuk rencana percepatan pengembangan Akses Bokoharjo dari Exit Tol Purwomartani menuju wilayah selatan DIY.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa kehadiran jalan tol diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah di DIY.

“Alhamdulillah kami diterima Bapak Gubernur DIY untuk melaporkan progres pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo dan Jalan Tol Jogja-Bawen, termasuk percepatan pengembangan Akses Bokoharjo dari Exit Tol Purwomartani. Pengembangan akses ini kami lakukan agar distribusi lalu lintas tidak terpusat di Jalan Adisutjipto, sekaligus memperkuat konektivitas menuju wilayah selatan DIY seperti Bantul dan sekitarnya. Kami menargetkan akses ini dapat dipersiapkan untuk beroperasi fungsional dalam mendukung kelancaran arus Natal dan Tahun Baru 2026/2027 serta Lebaran 2027,” ujar Rivan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik dan mendukung percepatan pembangunan jalan tol di wilayah DIY. Menurutnya, kualitas pekerjaan harus dijaga agar manfaat infrastruktur segera dirasakan masyarakat.

“Dari Jasa Marga menyampaikan laporan kemajuan pembangunan tol yang diharapkan bisa dipercepat, termasuk pembebasan lahan. Laporan sejauh ini tidak ada masalah. Yang terpenting bagi saya adalah kualitas pekerjaannya baik dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Berdasarkan data per 24 Juni 2026, progres fisik Jalan Tol Jogja–Solo Paket 1.2 Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 km telah mencapai 92,54% atau berada di atas target dengan deviasi positif 0,20%. Pembangunan Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 km telah mencapai progres konstruksi 98,68% per 3 Juli 2026 dan diproyeksikan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026. Sementara itu, kesiapan lahan untuk Akses Bokoharjo per 1 Juli 2026 telah mencapai 99,38%. Dengan rampungnya seluruh dokumen Rencana Teknik Akhir (RTA), proyek ini siap untuk segera dieksekusi secara masif agar dapat beroperasi tepat waktu.

Akses Bokoharjo nantinya akan terhubung secara terintegrasi dengan Yogyakarta Outer Ring Road (YORR) 2 serta rute alternatif Prambanan–Gading yang menjadi jalur utama menuju kawasan selatan DIY. Kehadiran akses ini diharapkan menjadi alternatif distribusi lalu lintas dan mempermudah mobilitas masyarakat di DIY.

Sebagai tindak lanjut penguatan sinergi di tingkat daerah, jajaran Direksi Jasa Marga juga melakukan kunjungan kerja ke Gerbang Tol Purwomartani bersama Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (05/08).

Rivan menjelaskan bahwa Akses Bokoharjo juga akan mempermudah akses menuju sejumlah destinasi wisata unggulan.

“Akses ini akan menjadi gerbang utama yang mempermudah mobilitas wisatawan menuju klaster destinasi favorit seperti Istana Ratu Boko, Candi Prambanan, hingga Tebing Breksi. Kami berharap kehadiran akses ini dapat menjadi pintu masuk tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, sehingga sektor pariwisata Yogyakarta dan Gunungkidul berkembang secara berkelanjutan,” tambah Rivan.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengapresiasi komitmen Jasa Marga dalam mendukung peningkatan konektivitas. Menurutnya, aksesibilitas yang lebih baik akan memperkuat daya saing pariwisata dan membuka peluang investasi baru bagi masyarakat Gunungkidul.

“Kami berharap konektivitas ini tidak berhenti di Bokoharjo, tetapi terus terhubung hingga Kabupaten Gunungkidul. Dengan akses yang semakin baik, wisatawan dapat menjangkau destinasi unggulan kami lebih cepat tanpa harus melewati kepadatan di pusat Kota Yogyakarta. Ini tentu berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Endah.

Terjalinnya sinergi erat antara Jasa Marga, Pemda DIY, Pemkab Gunungkidul, dan Pemerintah Pusat ini diharapkan mampu menghadirkan konektivitas yang semakin terintegrasi menuju kawasan wisata unggulan. Hal ini juga sejalan dengan agenda strategis Pemerintah, khususnya Asta Cita ketiga dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur demi penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta Asta Cita keenam dalam membangun dari bawah untuk pemerataan ekonomi daerah. Kehadiran jaringan tol dan akses pendukungnya diproyeksikan menjadi katalis bagi akselerasi pariwisata, penguatan UMKM, peningkatan investasi, serta pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah DIY.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT RPN, Entitas PTPN Group bersama BPDP Dukung Pengembangan UMKM melalui Workshop Pangan Sehat Berbasis Minyak Sawit

Medan – PT Riset Perkebunan Nusantara melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit, anak usaha dari Holding Perkebunan Nusantara sukses menyelenggarakan Workshop Pangan Sehat Berbasis Minyak Sawit untuk UMKM dan Masyarakat Umum pada 22–23 Juli 2026 di Hotel Le Polonia Medan dan AVROS Guest House PPKS. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai sponsor utama, yang terus berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia, inovasi, serta hilirisasi komoditas perkebunan Indonesia.

Workshop diikuti oleh 46 pelaku UMKM yang berasal dari Kota Medan dan sekitarnya. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan komprehensif mengenai pemanfaatan minyak sawit sebagai bahan baku pangan sehat, teknologi pengolahan produk, peluang usaha, perizinan pangan, branding, hingga strategi pemasaran digital dengan materi yang disampaikan oleh para peneliti PPKS, akademisi Universitas Sumatera Utara, praktisi bisnis, serta narasumber dari berbagai instansi terkait.

Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari upaya PT Riset Perkebunan Nusantara melalui PPKS dalam mendorong hilirisasi kelapa sawit melalui pengembangan produk pangan bernilai tambah. Selain meningkatkan kompetensi teknis peserta, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran para pelaku UMKM mengenai besarnya potensi produk turunan kelapa sawit sebagai bahan baku untuk menghasilkan pangan yang sehat, bergizi, aman, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Diharapkan peserta mampu mengembangkan inovasi produk yang dapat meningkatkan daya saing usaha sekaligus memberikan nilai tambah bagi komoditas sawit Indonesia.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Dr. Winarna, menegaskan bahwa hilirisasi merupakan salah satu strategi utama untuk meningkatkan daya saing industri sawit nasional.

“Kelapa sawit memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk pangan bernilai tambah tinggi. Melalui workshop ini kami ingin memastikan bahwa hasil-hasil riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat diimplementasikan oleh masyarakat dan UMKM menjadi peluang usaha yang nyata.”

Selama workshop, peserta mendapatkan materi mengenai hilirisasi minyak sawit sebagai produk lemak pangan sehat, pemanfaatan berbagai produk turunan seperti minyak makan merah, margarin, shortening, dan cocoa butter substitute (CBS), konsep pangan sehat berbasis minyak sawit, peluang bisnis UMKM, perizinan produk pangan, serta branding dan digital marketing. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan penyampaian informasi hasil riset PPKS yang dilanjutkan dengan kunjungan ke Galeri Riset Sawit dan demo penggunaan produk minyak sawit padat dan minyak sawit merah di Oil Palm Education Center (OPEC) PPKS sebagai sarana memperkenalkan inovasi hasil penelitian kepada masyarakat.

Sebagai penutup, Anwar Sadat, Senior Analis Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM Badan Pengelola Dana Perkebunan, menyampaikan bahwa BPDP memiliki berbagai program yang ditujukan untuk mendukung masyarakat, khususnya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“BPDP memiliki banyak program dukungan kepada masyarakat, mulai dari peningkatan kapasitas SDM melalui berbagai pelatihan, fasilitasi kegiatan, hingga berbagai bentuk dukungan lainnya. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak UMKM yang mampu berkembang dan menghasilkan produk-produk bernilai tambah berbasis kelapa sawit.”

Melalui workshop ini, PT Riset Perkebunan Nusantara bersama BPDP berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memahami besarnya potensi produk turunan kelapa sawit sebagai bahan baku pangan sehat dan bergizi, serta mampu mengembangkannya menjadi usaha yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Sinergi antara lembaga penelitian, pemerintah, akademisi, dan dunia usaha diharapkan menjadi penggerak percepatan hilirisasi kelapa sawit Indonesia, sehingga manfaat ekonomi komoditas strategis nasional ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

Dollar Cost Averaging (DCA) adalah strategi investasi dengan cara menanamkan dana dalam jumlah yang sama secara berkala, misalnya setiap bulan. Strategi ini banyak digunakan oleh investor karena membantu membangun kebiasaan investasi tanpa harus menunggu waktu yang dianggap paling tepat untuk masuk ke pasar.

Bagi kamu yang baru mulai berinvestasi, DCA dapat menjadi salah satu pendekatan yang layak dipertimbangkan. Bahkan, investasi dapat dimulai dari nominal yang relatif terjangkau, misalnya reksa dana 100 ribu, sesuai produk dan ketentuan yang berlaku.

Apa Itu Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana?

Dollar Cost Averaging atau DCA adalah metode investasi rutin dengan nominal tetap dalam periode tertentu, misalnya setiap bulan.

Sebagai contoh, seseorang memutuskan untuk berinvestasi Rp1.000.000 setiap bulan ke produk reksa dana yang sama. Saat harga unit penyertaan naik, dana tersebut akan membeli unit lebih sedikit. Sebaliknya, ketika harga turun, dana yang sama akan memperoleh unit lebih banyak.

Dengan cara ini, investor tidak perlu terlalu fokus mencari waktu terbaik untuk mulai berinvestasi.

Mengapa Dollar Cost Averaging Banyak Digunakan?

Nilai investasi dapat mengalami kenaikan maupun penurunan mengikuti kondisi pasar. Karena itu, tidak mudah menentukan kapan waktu terbaik untuk membeli.

Melalui strategi DCA, investasi dilakukan secara konsisten sehingga keputusan investasi tidak hanya bergantung pada kondisi pasar dalam satu waktu tertentu.

Beberapa manfaat pendekatan ini antara lain:

1. Membantu membangun kebiasaan investasi secara rutin

2. Mengurangi kecenderungan mengambil keputusan berdasarkan emosi

3. Memudahkan pengelolaan anggaran bulanan

4. Cocok bagi investor yang ingin berinvestasi secara bertahap

Perlu dipahami bahwa DCA bukan merupakan strategi yang menjamin keuntungan atau menghilangkan risiko investasi.

Reksa Dana 100 Ribu, Apakah Bisa?

Banyak orang mengira investasi harus dimulai dengan modal besar. Padahal, kini tersedia produk yang memungkinkan investasi mulai dari nominal yang lebih terjangkau.

Misalnya, terdapat pilihan reksa dana 100 ribu yang dapat menjadi langkah awal bagi investor pemula untuk mulai membangun kebiasaan investasi.

Bagaimana Jika Investasi Reksa Dana 1 Juta per Bulan?

Jika memiliki anggaran lebih besar, sebagian investor memilih berinvestasi reksa dana 1 juta per bulan menggunakan strategi Dollar Cost Averaging.

Dengan investasi rutin setiap bulan, investor dapat membangun portofolio secara bertahap sesuai rencana keuangan jangka menengah maupun jangka panjang.

Besaran investasi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing. Hindari menggunakan dana yang dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari atau dana darurat.

Bagaimana Memilih Reksa Dana yang Bagus?

Tidak ada satu produk yang dapat disebut sebagai reksa dana yang bagus untuk semua orang. Pilihan produk bergantung pada tujuan investasi, jangka waktu, dan profil risiko masing-masing investor.

Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan sebelum memilih reksa dana antara lain:

– Tujuan investasi

– Profil risiko

– Jenis reksa dana yang dipilih

Kinerja produk berdasarkan informasi resmi (bukan sebagai jaminan hasil di masa depan)

Memahami Prospektus dan Fund Fact Sheet sebelum berinvestasi

Memahami karakteristik produk akan membantu investor mengambil keputusan yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.

Reksa Dana untuk Pemula, Mulai dari yang Sesuai Profil Risiko

Bagi yang baru mengenal investasi, memilih reksa dana untuk pemula sebaiknya dimulai dengan memahami profil risiko terlebih dahulu.

Setiap orang memiliki toleransi risiko yang berbeda. Ada yang lebih nyaman dengan fluktuasi yang relatif rendah, sementara yang lain siap menghadapi pergerakan nilai investasi yang lebih tinggi untuk tujuan jangka panjang.

Karena itu, penting memilih produk yang sesuai dengan tujuan keuangan, bukan hanya mengikuti tren.

Mulai Investasi Reksa Dana di neobank

Reksa Dana neobank adalah layanan investasi reksa dana melalui mitra di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce yang memungkinkan nasabah berinvestasi pada berbagai pilihan produk sesuai profil risiko dan tujuan investasi.

Beberapa keunggulan Reksa Dana di neobank:

– Investasi mulai dari Rp100.000

– Pilihan produk yang beragam sesuai profil risiko

– Seluruh proses dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank

– Dapat memantau investasi langsung dari aplikasi

Dollar Cost Averaging merupakan strategi investasi yang dilakukan dengan nominal tetap secara berkala. Pendekatan ini dapat membantu membangun kebiasaan investasi tanpa harus menentukan waktu terbaik untuk masuk ke pasar.

Baik memulai dengan reksa dana 100 ribu maupun reksa dana 1 juta per bulan, yang terpenting adalah menyesuaikannya dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan kemampuan finansial. Sebelum memilih reksa dana yang bagus, pastikan memahami karakteristik produk, membaca Prospektus dan Fund Fact Sheet, serta memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan investasi.

***

Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta Ringkasan Informasi Produk sebelum melakukan investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang.

Jika ingin mulai investasi reksa dana, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Reksa Dana di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rayakan HUT ke-81 Indonesia: Panduan Long Weekend & Destinasi Pilihan

Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 pada 17 Agustus 2026, berbagai kota dan destinasi di seluruh Indonesia bersiap merayakannya dengan pertunjukan budaya, festival musik, kegiatan komunitas, hingga pengalaman kuliner khas daerah.

Tahun ini, 17 Agustus jatuh pada hari Senin, sehingga menciptakan kesempatan ideal untuk menikmati long weekend. Baik Anda ingin merasakan semarak Jakarta maupun merayakan kemerdekaan di tengah budaya dan pemandangan Danau Toba, berikut beberapa acara dan pilihan akomodasi yang dapat dipertimbangkan.

Jakarta: Perayaan Kemerdekaan di Seluruh Kota

Jakarta akan menjadi salah satu pusat perayaan Hari Kemerdekaan nasional pada 17 Agustus. Upacara kenegaraan resmi akan berlangsung di Istana Merdeka, dengan Upacara Proklamasi pada pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera pada sore hari. Rangkaian perayaan juga akan diisi dengan pertunjukan budaya dan berbagai kegiatan untuk masyarakat.

Bagi yang ingin menikmati perayaan dengan suasana yang lebih santai, berbagai kegiatan Hari Kemerdekaan di Jakarta biasanya turut melibatkan masyarakat melalui hiburan publik, bazar makanan, pertunjukan budaya, serta permainan tradisional khas 17 Agustus.

R-I Fest: Musik, Budaya, dan Semangat Kemerdekaan

Menjelang Hari Kemerdekaan, R-I Fest akan berlangsung di Open Space dan Gambir, JIExpo Kemayoran, pada tanggal 14-16 Agustus.

Festival selama tiga hari ini memadukan musik live, budaya Indonesia, dan semangat kemerdekaan, menjadikannya pilihan bagi wisatawan muda yang ingin memulai long weekend dengan suasana yang lebih energik. Edisi 2026 menghadirkan berbagai kolaborasi tematik yang merayakan identitas Indonesia dan lintas generasi.

Tempat Menginap: TMG Hotel Tebet

Bagi wisatawan yang ingin menginap di Jakarta sambil menjelajahi berbagai perayaan Hari Kemerdekaan di ibu kota, TMG Hotel Tebet menawarkan paket menginap Hari Kemerdekaan di tipe Lifestyle Premiere Room.

Penawaran ini mencakup sarapan untuk dua orang, complimentary minibar satu kali, early check-in mulai pukul 12.00, serta akses Netflix, dengan penghematan lebih dari Rp280.000 untuk pemesanan.

“Hari Kemerdekaan selalu menjadi waktu yang istimewa untuk berkumpul dan menikmati suasana Jakarta. Tahun ini, dengan 17 Agustus yang jatuh pada hari Senin, kami melihat kesempatan bagi para tamu untuk memanfaatkan long weekend dengan lebih nyaman. Melalui paket menginap di TMG Hotel Tebet, kami ingin menyambut tamu yang ingin merayakan semangat kemerdekaan sekaligus menikmati waktu untuk beristirahat dan menjelajahi berbagai kegiatan menarik di Jakarta.” ujar Ardina, Sales & Marketing Manager, TMG Hotel Tebet.

Paket ini menjadi pilihan praktis untuk city break, terutama bagi tamu yang ingin memadukan semarak perayaan Hari Kemerdekaan Jakarta dengan pengalaman menginap yang nyaman selama long weekend.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, hubungi +62 818-0266-8818 atau lakukan reservasi di sini.

Samosir: Merayakan Kemerdekaan di Tepi Danau Toba

Bagi yang menginginkan pengalaman Hari Kemerdekaan yang lebih tenang dan dekat dengan budaya lokal, Samosir menawarkan kesempatan untuk merayakannya bersama masyarakat di sekitar Danau Toba.

Berbeda dengan festival berskala besar di kota-kota, perayaan Hari Kemerdekaan di Samosir sangat erat kaitannya dengan kegiatan di desa dan komunitas setempat. Wisatawan dapat menyaksikan berbagai aktivitas dan perlombaan tradisional seperti panjat pinang, balap karung, dan tarik tambang, yang berlangsung bersama kegiatan masyarakat dan aktivitas budaya lokal.

Pengalaman di Samosir bukan tentang satu festival utama, melainkan tentang melihat bagaimana semangat Hari Kemerdekaan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari di berbagai penjuru pulau.

Tempat Menginap: Marianna Resort

Berlokasi di Tuktuk, Pulau Samosir, Marianna Resort menawarkan promo Hari Kemerdekaan bagi tamu yang berencana menikmati liburan di kawasan Danau Toba.

Tamu yang melakukan pemesanan langsung dapat menikmati diskon 17%, sekaligus voucher makan eksklusif senilai Rp100.000.

Dengan Danau Toba sebagai latar, pengalaman menginap ini menawarkan alternatif yang lebih tenang dibandingkan keramaian perayaan di kota-kota besar, namun tetap memberikan kesempatan untuk merasakan suasana Hari Kemerdekaan bersama masyarakat lokal.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, hubungi +62 819-7896-999 atau lakukan reservasi di sini.

Rencanakan Long Weekend Hari Kemerdekaan Anda

Mulai dari konser dan perayaan publik di Jakarta hingga tradisi komunitas di Samosir, Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 menawarkan banyak pilihan untuk mengisi long weekend.

Baik Anda membayangkan liburan yang dipenuhi musik dan kehidupan kota, menikmati tropical resort escape, maupun mencari pengalaman budaya di tepi Danau Toba, perencanaan lebih awal dapat membantu Anda memanfaatkan libur 17 Agustus dengan maksimal.

Untuk menjadikan Hari Kemerdekaan sebagai liburan yang berkesan, pilih destinasi Anda, manfaatkan long weekend, dan rayakan ulang tahun ke-81 Indonesia dengan cara Anda sendiri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Warisan yang Terus Berevolusi: HERITAGE REIMAGINED di ASHTA District 8

ASHTA District 8 menghadirkan HERITAGE REIMAGINED, sebuah program budaya yang berlangsung pada 5–30 Agustus 2026, menghadirkan eksplorasi tentang bagaimana warisan budaya Indonesia terus menginspirasi karya-karya kontemporer melalui fashion, seni, desain, musik, dan craftsmanship.

Warisan budaya tidak hanya hidup melalui sejarah, tetapi juga melalui cara kita terus menghidupkannya. Ketika tradisi bertemu dengan kreativitas, lahirlah perspektif baru yang membuat nilai-nilai budaya tetap relevan bagi generasi masa kini. Mengangkat semangat tersebut dalam perayaan bulan Kemerdekaan Indonesia, ASHTA District 8 menghadirkan HERITAGE REIMAGINED, sebuah program budaya yang berlangsung pada 5–30 Agustus 2026, menghadirkan eksplorasi tentang bagaimana warisan budaya Indonesia terus menginspirasi karya-karya kontemporer melalui fashion, seni, desain, musik, dan craftsmanship.

Mengusung tema Where Legacy Inspires Tomorrow, HERITAGE REIMAGINED menghadirkan pengalaman terkurasi yang memperlihatkan bahwa budaya bukan sekadar sesuatu yang diwariskan, melainkan terus berkembang melalui interpretasi baru. Melalui rangkaian pameran, instalasi, hingga pengalaman kreatif, pengunjung diajak melihat bagaimana nilai-nilai tradisi dapat diterjemahkan ke dalam bahasa visual dan desain yang relevan dengan kehidupan urban masa kini.

“Di ASHTA, kami percaya bahwa legacy hanya akan tetap hidup ketika terus diberi ruang untuk berevolusi. Melalui Heritage Reimagined, kami ingin menghadirkan sebuah pengalaman yang menghubungkan warisan wastra Indonesia dengan kreativitas masa kini. Bersama Wilsen Willim, kami mengajak masyarakat untuk melihat tenun bukan sekadar sebagai tradisi yang diwariskan, tetapi sebagai inspirasi yang terus berkembang, relevan, dan layak diapresiasi oleh generasi mendatang,” ujar Leonardo Slatter, Senior Manager Center Experience ASHTA District 8.

Algorithm: Universal Language, Ketika Tenun Menjadi Bahasa Baru

Sebagai bagian utama dari HERITAGE REIMAGINED, ASHTA District 8 menghadirkan Algorithm: Universal Language, sebuah instalasi dan pameran karya desainer Wilsen Willim yang berlangsung di Melting Pot, Ground Floor. Pameran ini mengeksplorasi bagaimana tradisi tenun Indonesia dapat diterjemahkan menjadi bahasa universal melalui fashion, musik, dan eksplorasi visual yang berpadu dengan inovasi teknik serta prinsip keberlanjutan.

Berangkat dari kekayaan pola dan struktur tenun Nusantara, Wilsen Willim menghadirkan interpretasi kontemporer yang memperlihatkan bahwa warisan budaya tidak berhenti sebagai artefak masa lalu, tetapi terus berkembang sebagai sumber inspirasi bagi praktik desain masa kini. Lewat Algorithm: Universal Language, setiap pola tenun dipandang sebagai sebuah bahasa yang mampu menghubungkan identitas budaya Indonesia dengan lanskap kreatif global.

“Kami memilih palet warna yang netral agar setiap rancangan dapat dikenakan kembali dalam berbagai kesempatan sekaligus mudah dipadukan dengan wastra Nusantara yang kaya akan warna dan motif. Pada koleksi ini, Dian Sastrowardoyo tidak hanya hadir sebagai wajah kolaborasi, tetapi juga terlibat dalam proses pengembangan ide dan kurasi desain bersama tim, sehingga setiap karya lahir melalui dialog kreatif yang saling melengkapi,” ujar Wilsen Willim.

Kolaborasi yang Merayakan Wastra Indonesia

Melengkapi rangkaian pameran, HERITAGE REIMAGINED juga menjadi momen peluncuran koleksi kolaborasi eksklusif antara Wilsen Willim dan Dian Sastrowardoyo. Koleksi ini menghadirkan reinterpretasi siluet-siluet busana tradisional Indonesia, seperti Kebaya Kartini, Kebaya Kutubaru, Kebaya Janggan, Beskap, Surjan, hingga Sikepan Hussar khas Keraton Surakarta, yang diterjemahkan ke dalam bentuk busana siap pakai dengan pendekatan kontemporer.

Menggunakan material seperti katun, jacquard, suiting fabric, serta batik tulis Cirebon, koleksi ini menawarkan siluet yang lebih modern dengan palet warna netral, menjadikan wastra Indonesia lebih mudah dikenakan dalam keseharian tanpa kehilangan karakter dan nilai budayanya. Kolaborasi ini menjadi wujud pertemuan dua kreator dari disiplin yang berbeda, yang dipersatukan oleh visi yang sama untuk terus menghadirkan budaya Indonesia dalam cara-cara baru yang lebih dekat dengan generasi masa kini.

“Saya ingin kebaya dapat menjadi bagian dari keseharian perempuan Indonesia, dengan gaya yang lebih kasual, material yang nyaman dikenakan, namun tetap mempertahankan nilai serta identitas budayanya,” ujar Dian Sastrowardoyo.

Melalui HERITAGE REIMAGINED, ASHTA District 8 kembali memperkuat komitmennya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi melalui seni, budaya, dan komunitas. Lebih dari sekadar merayakan warisan budaya, program ini menjadi ruang kreatif untuk saling bertemu, berkolaborasi, dan menghadirkan pemahaman baru yang menjaga warisan Indonesia tetap hidup, terus berkembang, dan menginspirasi masa depan.

HERITAGE REIMAGINED berlangsung di ASHTA District 8 pada 5–30 Agustus 2026 dan terbuka untuk publik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026

Jakarta, 4 Agustus 2026 – Dinamika industri batu bara dan proses penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 tidak menyurutkan prospek pembiayaan alat berat PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”). Perseroan melihat kebutuhan alat berat masih terjaga seiring berlanjutnya aktivitas usaha dan investasi di berbagai sektor produktif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Permintaan pembiayaan alat berat tahun ini masih berjalan dengan baik. Kami melihat kebutuhan tersebut berasal dari sektor-sektor produktif dengan fundamental usaha yang kuat.”

BRI Finance terus memantau perkembangan kebijakan pemerintah, termasuk proses revisi RKAB batu bara 2026. Namun demikian, hingga saat ini Perseroan belum melihat adanya penundaan investasi maupun ekspansi yang secara signifikan memengaruhi permintaan pembiayaan alat berat.

Pemerintah sebelumnya menetapkan target produksi batu bara dalam RKAB 2026 sekitar 600 juta ton, lebih rendah dibandingkan realisasi produksi 2025 yang mencapai 817,48 juta ton. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan batu bara sekaligus mendukung stabilitas harga komoditas di pasar global.

Di sisi lain, pemerintah masih membuka ruang penyesuaian produksi secara terukur dengan mempertimbangkan perkembangan pasar dan harga batu bara. Proses revisi RKAB 2026 pun menjadi salah satu perkembangan yang terus dicermati pelaku industri.

Bagi BRI Finance, dinamika tersebut tidak serta-merta mengubah prospek pembiayaan alat berat. Pasalnya, kebutuhan alat berat memiliki basis permintaan yang lebih luas, mencakup sektor konstruksi, perkebunan, logistik, hingga proyek infrastruktur.

Diversifikasi sektor tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kinerja portofolio pembiayaan alat berat. Dengan basis permintaan yang tidak terkonsentrasi pada satu industri, BRI Finance memiliki ruang untuk mengarahkan ekspansi pembiayaan kepada sektor-sektor yang memiliki prospek pertumbuhan dan kebutuhan investasi yang berkelanjutan.

“Dengan mempertimbangkan perkembangan industri saat ini, kami melihat pembiayaan alat berat hingga akhir tahun masih memiliki prospek yang stabil. Kami akan terus mengoptimalkan peluang di sektor-sektor yang memiliki prospek positif, dengan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan dan penerapan manajemen risiko,” kata Dhani.

Optimisme tersebut sejalan dengan kinerja aktual Perseroan. Hingga 2026, penyaluran pembiayaan alat berat BRI Finance tercatat tumbuh 144,68% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan telah memberikan kontribusi sebesar 20,17% terhadap total portofolio pembiayaan Perseroan.

Kinerja tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan alat berat masih memiliki ruang pertumbuhan di tengah dinamika sektor komoditas. Ke depan, BRI Finance akan terus mencermati perkembangan industri dan kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat penyaluran pembiayaan pada sektor-sektor produktif dengan prospek yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat

BTSE Indonesia mendorong investor aset digital untuk memasukkan aset kripto sebagai komponen yang terukur dalam perencanaan keuangan, dengan tetap memperhatikan biaya transaksi karena dapat mengurangi hasil investasi bersih yang diperoleh

Jakarta, 7 Agustus 2026. Di tengah partisipasi masyarakat dalam investasi aset keuangan digital yang semakin besar, makna “merdeka finansial” perlu dikembalikan pada hal yang paling mendasar: kemampuan mengendalikan keputusan keuangan, bukan mengejar hasil cepat.

BTSE Indonesia menilai merdeka finansial dibangun dari kendali atas pendapatan, pengeluaran, tabungan, utang, dan keputusan-keputusan investasi. Dalam hal ini, aset kripto dapat menjadi salah satu komponen portofolio investasi sesuai profil risiko masing-masing personal, namun bukan merupakan keseluruhan strategi pengelolaan keuangannya.

Pernyataan tersebut sangat relevan karena secara data akses terhadap layanan keuangan tumbuh lebih cepat daripada pemahaman finansial. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 oleh OJK dan BPS mencatat indeks literasi keuangan Indonesia sebesar 66,46%, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51%. Adanya selisih 14,05% tersebut menunjukkan bahwa akses layanan dan produk investasi yang meluas bagi masyarakat harus berjalan bersama dengan peningkatan kemampuan untuk memahami potensi produk keuangannya, risikonya, biaya yang dikenakan, dan konsekuensi-konsekuensi lainnya terkait keputusan keuangan,seperti dana kebutuhan rumah tangga sehari-hari, dana darurat, dan uang hasil pinjaman tidak semestinya digunakan untuk aktivitas investasi berisiko tinggi. 

Empat langkah pengendalian sebelum berinvestasi di pasar yang berfluktuasi:

1. Pisahkan dana untuk kebutuhan utama. Pastikan dana yang dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari, pembayaran cicilan, serta dana darurat tidak bergantung pada hasil investasi.

2. Tetapkan batas toleransi risiko. Tetapkan jumlah kerugian yang masih dapat diterima baik dari sisi kemampuan finansial maupun kesiapan emosional, sebelum mulai berinvestasi.

3. Sesuaikan investasi dengan jangka waktu tujuan keuangan. Dana yang akan digunakan dalam waktu dekat sebaiknya tidak ditempatkan pada aset investasi dengan potensi fluktuasi harga yang tinggi dalam jangka pendek.

4. Lakukan diversifikasi portofolio. Menyebarkan investasi ke berbagai jenis aset dapat mengurangi risiko sehingga kinerja satu kelas aset tidak memberikan dampak yang terlalu besar terhadap kondisi keuangan secara keseluruhan.

Di pasar sideways, biaya dapat lebih terasa

Ketika pasar berada dalam kondisi sideways, yaitu harga bergerak relatif datar tanpa menunjukkan tren yang jelas, potensi perubahan nilai aset antar transaksi umumnya terbatas. Pada situasi ini, frekuensi transaksi yang tinggi dapat menyebabkan akumulasi biaya perdagangan semakin besar sehingga mengurangi hasil investasi yang diperoleh.

Biaya transaksi tidak hanya terdiri atas trading fee, tetapi juga mencakup spread, slippage, serta berbagai biaya lain yang mungkin timbul selama proses eksekusi. Oleh karena itu, trading fee hanya merupakan salah satu komponen biaya, sedangkan besarnya modal yang benar-benar digunakan untuk membuka posisi ditentukan oleh keseluruhan biaya eksekusi transaksi.

Biaya trading yang lebih rendah memberikan manfaat yang semakin nyata bagi investor yang melakukan transaksi secara berulang. Dana yang telah digunakan untuk membayar biaya transaksi tidak dapat dimanfaatkan kembali sebagai modal pada transaksi berikutnya. Oleh sebab itu, meskipun dua investor mengambil keputusan investasi yang serupa, hasil investasi bersih yang diperoleh dapat berbeda karena adanya perbedaan biaya per transaksi dan intensitas aktivitas perdagangan.

Contoh ilustratif: Pada transaksi pembelian senilai Rp10 juta, platform yang menawarkan trading fee 0% tetapi memiliki spread efektif sekitar 1% akan menimbulkan total biaya sekitar Rp100.000. Sementara itu, platform dengan trading fee sebesar 0,22% dan spread sekitar 0,08% menghasilkan biaya transaksi keseluruhan sekitar 0,30% atau setara dengan Rp30.000, sebelum memperhitungkan slippage maupun biaya lainnya. Ilustrasi ini tidak dimaksudkan sebagai perbandingan tarif dari platform tertentu, melainkan untuk menunjukkan bahwa klaim zero fee tidak selalu mencerminkan biaya eksekusi transaksi yang paling rendah.

Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia, menyampaikan bahwa sejalan dengan meningkatnya kebutuhan investor untuk memahami biaya transaksi secara menyeluruh, BTSE Indonesia mengedepankan proposisi nilai (unique selling proposition/USP) berupa “lowest fee and tight spreads”. Menurutnya, perusahaan mengombinasikan biaya trading yang diklaim sebagai salah satu yang terendah di Indonesia dengan spread yang kompetitif untuk membantu investor mengurangi biaya transaksi serta mempertahankan porsi modal yang lebih besar dalam setiap posisi trading, tanpa memengaruhi risiko yang berasal dari fluktuasi harga aset kripto. Ia juga menekankan bahwa sebelum melakukan transaksi, investor tetap perlu mencermati tarif maker dan taker, spread yang berlaku secara live, kedalaman order book, ukuran order, serta berbagai biaya lain yang dapat memengaruhi biaya eksekusi secara keseluruhan.

Gebyar Merdeka: partisipasi tetap dimulai dari dana pribadi

BTSE Indonesia menyelenggarakan Gebyar Merdeka Campaign pada 6-28 Agustus 2026. Campaign  bertema “Deposit dan trading, raih hadiah spesial Kemerdekaan” ini menawarkan lima misi. Peserta dapat memilih salah satu misi atau menyelesaikan seluruhnya; ketentuan dan hadiah berbeda pada tiap misi.

Syarat campaign  menegaskan bahwa dana yang digunakan harus berupa dana pribadi, bukan utang atau pinjaman. Peserta cukup menyelesaikan KYC Level 1, mendaftar melalui halaman Campaign Centre dan menjalankan berbagai misi yang dipilih. Ketentuan dana pribadi tersebut memperkuat pesan bahwa partisipasi di pasar aset digital tidak semestinya mengorbankan kebutuhan pokok atau menambah beban utang. Gebyar Merdeka menawarkan total hadiah senilai Rp100 juta*, yang mencakup USDT, BTSE Cash (bukan biaya trading tapi merupakan potongan biaya trading), iPhone 16 (128 GB), Garmin Forerunner, serta hadiah utama iPhone 17 (256 GB). *Nilai total dan bentuk hadiah mengikuti mekanisme, kriteria kelayakan, kuota, serta syarat dan ketentuan kampanye yang berlaku.

Misi campaign mencakup insentif bagi pengguna baru, program deposit, referral,  volume perdagangan, serta aktivitas media sosial terkait Gebyar Merdeka Campaign.

“Merdeka finansial bukan berarti selalu menang di pasar, namun artinya, kita tetap memegang kendali ketika pasar bergerak berlawanan: dana kebutuhan pokok tetap aman, risiko sudah diperhitungkan, dan setiap biaya dipahami sebelum transaksi dilakukan,” ujar Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Sumber publik :

– OJK & BPS, Hasil SNLIK 2025 (2 Mei 2025): https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-Dan-Inklusi-Keuangan-SNLIK-Tahun-2025.aspx

– OJK, RDKB Mei 2026 – data akun konsumen dan transaksi April 2026: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Mei-2026.aspx

– OJK, RDKB Juli 2026 – transaksi kripto Juni 2026: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Juli-2026.aspx

– Bank Indonesia, Survei Konsumen Juni 2026: https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2813326.aspx

– BTSE Indonesia, Trading Fee blog article : https://blog.btse.id/read/31203680-02a9-46b2-99dc-83635e25109c/biaya-trading-btse-indonesia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Smart Salary Perkuat Posisi sebagai Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara melalui DTI-Cx 2026

Smart Salary berpartisipasi dalam DTI-Cx 2026 yang diselenggarakan pada 5 – 6 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Melalui booth bertema Humanity and AI in HR Works, Smart Salary memperkenalkan ekosistem Enterprise HRIS, Payroll, Earned Wage Access (EWA), dan Sally AI untuk membantu perusahaan menyederhanakan operasional HR, meningkatkan kepatuhan, serta mengadopsi AI secara lebih efektif. Saat ini, Smart Salary telah melayani lebih dari 300 perusahaan dengan lebih dari 500.000 karyawan, memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi HR bagi perusahaan berskala enterprise di Indonesia dan Asia Tenggara.

Jakarta, 5 – 6 Agustus 2026 – Smart Salary memanfaatkan ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-Cx) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat posisinya sebagai Enterprise HR Technology Partner, yang siap mendukung transformasi digital organisasi berskala besar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Mengusung tema “Humanity and AI in HR Works”, Smart Salary membawa visi “Empowering Enterprises and Their People Across Southeast Asia”—sebuah keyakinan bahwa transformasi digital yang sesungguhnya tidak hanya menghadirkan teknologi yang lebih canggih, tetapi juga memberdayakan manusia yang berada di balik setiap organisasi.

Seiring berkembangnya skala bisnis, kompleksitas pengelolaan sumber daya manusia juga semakin meningkat. Perusahaan kini membutuhkan lebih dari sekadar sistem yang mampu mengotomatisasi pekerjaan administratif. Mereka memerlukan platform terintegrasi yang mampu mendukung operasional multi-entitas, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta menghadirkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Smart Salary menghadirkan ekosistem solusi yang terdiri dari Enterprise Payroll, Human Resource Information System (HRIS), Earned Wage Access (EWA), dan Sally AI.

Kapabilitas Smart Salary telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dengan skala operasional dan tingkat kompleksitas yang tinggi. Salah satunya adalah Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di mana Smart Salary mendukung pengelolaan payroll untuk lebih dari 100.000 karyawan, 5.000 unit organisasi, berbagai kewarganegaraan, serta beberapa rezim perpajakan dalam satu proses payroll. J&T Express juga memanfaatkan Smart Salary untuk mendukung proses onboarding, mutasi karyawan, dan pengelolaan payroll dalam skala nasional. Hingga saat ini, Smart Salary telah dipercaya oleh lebih dari 300 perusahaan dan mendukung pengelolaan lebih dari 500.000 karyawan di seluruh Indonesia.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam DTI-Cx 2026 adalah Sally AI, AI coworker yang dirancang untuk mendampingi tim HR dalam menjalankan operasional sehari-hari. Sally AI membantu menyusun dokumen HR berdasarkan kebijakan perusahaan dan regulasi yang berlaku, memberikan rekomendasi untuk mendukung kepatuhan, serta menjawab berbagai pertanyaan rutin karyawan. Dalam waktu dekat, Sally AI juga akan menghadirkan fitur Natural Language Workforce Analytics, yang memungkinkan tim HR menganalisis data tenaga kerja cukup dengan menggunakan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari. Dengan mengotomatisasi pekerjaan yang repetitif sekaligus menghadirkan insight yang lebih mudah diakses, Sally AI memungkinkan tim HR untuk lebih berfokus pada pengembangan talenta dan inisiatif strategis perusahaan.

“Ini bukan sekadar tentang menghadirkan teknologi baru, tetapi mencerminkan arah yang sedang dituju Smart Salary. Seiring organisasi di Asia Tenggara terus berkembang dalam skala dan kompleksitas, kami berkomitmen membangun ekosistem teknologi HR yang dapat tumbuh bersama kebutuhan mereka. Dengan mengintegrasikan Enterprise Payroll, HRIS, Earned Wage Access, dan Sally AI dalam satu platform, kami membantu perusahaan beroperasi lebih efisien sekaligus memberikan ruang bagi tim HR untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi karyawannya. Kami percaya masa depan dunia kerja akan dimiliki oleh organisasi yang mampu menggabungkan potensi manusia dengan kekuatan AI.” Simon Li, Chief Executive Officer Smart Salary

Di DTI-Cx 2026, Smart Salary menghadirkan visi tersebut melalui booth bertema “Humanity and AI in HR Works” di area DTI-HR. Booth ini dirancang sebagai representasi workplace modern, yang memperlihatkan bagaimana Enterprise Payroll, HRIS, EWA, dan Sally AI saling terintegrasi dalam satu ekosistem untuk mendukung kebutuhan perusahaan berskala enterprise. Pengunjung juga dapat menikmati interactive photo experience yang merepresentasikan keyakinan Smart Salary bahwa AI hadir untuk memberdayakan manusia, bukan menggantikannya.

Partisipasi dalam DTI-Cx 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Smart Salary untuk terus memperkuat kapabilitas enterprise sekaligus memperluas relevansi solusi yang dikembangkan bagi organisasi di kawasan Asia Tenggara. Seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan akan teknologi HR yang cerdas, scalable, dan compliant, Smart Salary berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang membantu organisasi membangun operasional HR yang lebih efisien, siap menghadapi masa depan, dan tetap berpusat pada manusia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman

Jakarta, 6 Agustus 2026 – Masyarakat kini semakin banyak melakukan pembaruan pada rumah yang telah dimiliki dibandingkan membeli hunian baru. Renovasi dapur, memperbarui interior, mengganti perangkat elektronik menjadi lebih hemat energi, hingga memasang perangkat smart home menjadi beberapa kebutuhan yang semakin umum dilakukan. Di sisi lain, sebagian masyarakat juga mulai beralih ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari.

Kebutuhan tersebut membutuhkan perencanaan keuangan yang matang karena umumnya memerlukan dana yang tidak sedikit. Dengan perencanaan yang tepat, berbagai pembaruan tersebut tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi aset yang dimiliki.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan tren tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin mempertimbangkan manfaat jangka panjang sebelum memutuskan mengeluarkan biaya untuk rumah maupun kendaraan.

“Saat ini kami melihat masyarakat semakin selektif dalam menggunakan dana untuk kebutuhan konsumtif. Banyak yang memilih melakukan renovasi rumah, mengganti perangkat elektronik dengan yang lebih efisien, atau beralih ke kendaraan listrik karena dinilai dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Yang terpenting, seluruh kebutuhan tersebut tetap disesuaikan dengan kemampuan finansial dan direncanakan dengan baik,” ujar Dhani.

Pembiayaan multiguna dapat menjadi salah satu alternatif untuk mewujudkan berbagai kebutuhan tersebut selama digunakan secara bijak dan sesuai dengan kemampuan membayar. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, BRI Finance menghadirkan BRI Flash, fasilitas dana multiguna yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari renovasi rumah, pembelian furnitur, perangkat elektronik, hingga kebutuhan konsumtif lainnya.

BRI Flash menawarkan tenor pembiayaan hingga empat tahun dengan suku bunga mulai dari 0,72% per bulan. Dengan menjaminkan BPKB kendaraan, nasabah dapat memperoleh pencairan dana hingga 90% dari nilai kendaraan atau maksimal Rp500 juta, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah diakses dan fleksibel agar masyarakat dapat mewujudkan berbagai rencana secara lebih terukur, termasuk peningkatan kualitas hidup. Dengan perencanaan yang baik, pembiayaan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus menjaga kondisi keuangan tetap sehat,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES