Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

Jakarta, 15 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan semakin pentingnya perencanaan finansial jangka panjang, masyarakat kini semakin sadar bahwa mempersiapkan masa depan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Mulai dari kebutuhan pendidikan anak, rencana liburan keluarga, renovasi rumah, hingga investasi kendaraan untuk mendukung mobilitas dan produktivitas, semuanya membutuhkan strategi keuangan yang matang.

Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan multiguna melalui fasilitas dana dengan jaminan BPKB kendaraan. Program ini memberikan kemudahan akses dana dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta pencairan hingga 90% dari harga kendaraan. Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat memperoleh fleksibilitas pendanaan untuk berbagai kebutuhan produktif maupun personal tanpa harus menjual aset kendaraan yang dimiliki.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan,  “Perencanaan masa depan saat ini menjadi prioritas banyak keluarga Indonesia. Tidak hanya untuk kebutuhan pendidikan, tetapi juga untuk mendukung kualitas hidup, seperti perjalanan keluarga, pengembangan usaha, hingga investasi kendaraan yang menunjang aktivitas sehari-hari. Melalui fasilitas dana BRI Finance, kami ingin memberikan solusi pembiayaan yang mudah diakses, cepat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.”

Ia menambahkan bahwa kendaraan saat ini tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari aset produktif yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan finansial.

“Banyak masyarakat yang sebenarnya memiliki aset kendaraan dengan nilai yang masih baik, namun membutuhkan likuiditas untuk merealisasikan rencana-rencana penting mereka. Di sinilah BRI Finance hadir memberikan alternatif pembiayaan yang praktis, sehingga masyarakat tetap dapat menggunakan kendaraannya sambil memperoleh dana tambahan untuk kebutuhan yang lebih prioritas,” tambah Dhani.

Selain untuk kebutuhan pendidikan dan konsumtif terencana, fasilitas dana dari BRI Finance juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan produktif lainnya seperti modal usaha, renovasi rumah, hingga kebutuhan perjalanan atau liburan keluarga yang semakin diminati masyarakat pasca pandemi.

Masyarakat dapat mengajukan fasilitas dana secara mudah melalui layanan digital resmi BRI Flash maupun melalui jaringan layanan BRI Finance di berbagai kota di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

JAKARTA — Indonesia menghadapi sebuah paradoks, menguasai 3% cadangan tembaga dunia, tetapi masih mengimpor bahan baku amunisi dari luar negeri.

Kondisi itu kini mendorong sinergi antara sektor pertambangan dan industri pertahanan untuk membangun kemandirian dari hulu ke hilir.

Data Kementerian Investasi/BKPM menempatkan Indonesia di urutan ketujuh cadangan tembaga dunia dan ke-11 dalam produksi tambang.

Namun, industri hilir tembaga Indonesia hanya berada di peringkat ke-18, berada di bawah Jepang, India, Korea, bahkan Bulgaria, yang tidak memiliki sumber daya mineral tembaga sama sekali.

Salah satu produk hilir strategis yang kini menjadi sorotan adalah brass cup, bahan baku selongsong amunisi yang selama ini masih dipasok dari impor.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai hilirisasi tembaga memiliki posisi strategis dalam mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.

Pengolahan tembaga secara terintegrasi, kata dia, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku alat utama sistem persenjataan (alutsista), amunisi, hingga teknologi pertahanan strategis.

“Dengan adanya integrasi antara sektor pertambangan dan industri pertahanan, Indonesia tidak hanya mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku, tetapi juga memperkuat posisi dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional,” ujar Dave.

Urgensi hilirisasi ini tercermin dari tren impor yang terus menanjak. Berdasarkan data Perkembangan Impor Non-Migas Kementerian Perdagangan, nilai impor tembaga dan produk turunannya tumbuh rata-rata 5,11% per tahun dalam periode 2021–2025, dari US 1,90 miliar — naik 15,27% secara kumulatif.

Dave optimistis hilirisasi yang dijalankan secara konsisten dapat membangun ekosistem pertahanan yang lebih mandiri dan berdaya saing, sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif serta komitmen menjadikan sektor pertahanan sebagai pilar stabilitas nasional.

“Komisi I DPR RI akan terus mendorong sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta agar hilirisasi tembaga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi industri pertahanan nasional, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Di sisi produksi, langkah konkret mulai bergulir.

Holding Industri Pertambangan MIND ID melalui PT Freeport Indonesia bekerja sama dengan Holding Industri Pertahanan DEFEND ID melalui PT Pindad untuk memproduksi brass cup di Gresik, dengan kapasitas 10.000 ton per tahun guna memenuhi kebutuhan komponen amunisi dalam negeri.

Ke depan, MIND ID juga berencana mengembangkan fasilitas hilirisasi untuk memproduksi batang tembaga dan kawat tembaga berkapasitas 300.000 ton per tahun, serta pipa tembaga berkapasitas 100.000 ton per tahun, yang semuanya berbasis katoda tembaga hasil produksi Freeport Indonesia.

Produk hilirisasi tembaga ini juga dapat menjadi bahan baku bagi berbagai industri pertahanan yang sarat dengan tembaga. Langkah ini adalah kontribusi nyata MIND ID sebagai perusahaan milik Negara dalam menjalankan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah komoditas mineral di dalam negeri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Positive Technologies Perluas Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas di Indonesia untuk Melatih Para Profesional Cybersecurity

Positive Technologies, salah satu pemimpin industri cybersecurity Rusia, terus memperkuat hubungan pendidikannya dengan Indonesia. Dalam Forum Ekonomi Internasional “Russia–Islamic World: KazanForum”, perusahaan ini menandatangani perjanjian dengan enam universitas terkemuka di Indonesia: Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Politeknik Manufaktur Bandung (Polman), Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM), dan Universitas Darul Ma’arif (UDM). Dokumen serupa juga telah ditandatangani sehari sebelumnya di Moskow dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD), serta dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) setahun sebelumnya. Tujuan utama dari kemitraan ini adalah mengembangkan tenaga kerja cybersecurity di negara terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Nota kesepahaman dan kerja
sama ini mencakup berbagai inisiatif pendidikan bersama, termasuk pelatihan
bagi dosen, pembangunan laboratorium khusus untuk praktik cybersecurity secara langsung, serta pengembangan mata kuliah
terkait keamanan defensif dan praktik pengembangan perangkat lunak yang aman.
Selain itu, para pihak juga sepakat untuk menerapkan EdTechLab, platform
pelatihan mandiri, di universitas-universitas yang berpartisipasi.

“Tenaga kerja yang sangat terampil sangat penting untuk
mencapai ketahanan siber yang kuat di perusahaan, industri, maupun negara
secara keseluruhan. Di Positive Technologies, kami telah membangun salah satu
tim cybersecurity terbaik di industri dan mengumpulkan keahlian unik yang ingin
kami bagikan. Hal ini sejalan dengan misi budaya global kami untuk membantu
para profesional keamanan di seluruh dunia mengembangkan karier mereka melalui
peningkatan keterampilan dan kompetensi. Bermitra dengan universitas di
Indonesia membantu kami memperkuat komunitas ahli yang dapat bersama-sama
melawan ancaman siber di Asia Tenggara dan dunia,”
ujar Elena Grishaeva, Direktur Regional Asia
Tenggara di Positive Technologies.

Indonesia, bersama
negara-negara ekonomi utama Asia Tenggara lainnya, saat ini berinvestasi besar
dalam infrastruktur digital, pengembangan e-government,
dan penerapan teknologi modern. Namun, digitalisasi yang cepat ini juga memiliki
dampak negatif karena memperluas lanskap siber dan permukaan serangan, sehingga
membuat negara lebih rentan terhadap serangan siber. Saat ini, kawasan ini
menjadi salah satu target utama para penjahat siber. Berdasarkan laporan
Positive Technologies, Indonesia menyumbang sekitar 40% dari seluruh laporan
kebocoran data di Asia Tenggara.

“Di era transformasi digital yang pesat dan ancaman siber
yang semakin kompleks, cybersecurity telah menjadi prioritas strategis bagi
setiap negara yang ingin membangun ekosistem digital yang tangguh dan
berkelanjutan. Universitas Padjadjaran percaya bahwa institusi pendidikan
tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta cybersecurity masa depan
melalui penguatan program akademik, pelatihan praktis, kolaborasi riset, dan
keterlibatan industri. Kami sangat menghargai keahlian dan pengalaman
internasional Positive Technologies, yang saat ini telah bermitra dengan
beberapa universitas di Indonesia untuk memajukan pendidikan cybersecurity dan
pengembangan kapasitas profesional. Kami yakin kolaborasi ini akan memperkuat
kompetensi praktis di bidang cybersecurity, mendorong inovasi dan pertukaran
pengetahuan, serta berkontribusi nyata terhadap pengembangan ketahanan siber
nasional Indonesia,”
ujar Arief Kartasasmita, Rektor UNPAD.

“Selama dua tahun terakhir, kami telah membangun salah satu
kemitraan pendidikan internasional terbesar di Indonesia dalam bidang cybersecurity,
yang melibatkan dua belas universitas terbaik di negara ini. Kami secara
bertahap menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada
teori, tetapi juga praktik langsung yang menyerupai situasi nyata yang akan
dihadapi mahasiswa dalam karier mereka. Pendekatan ini membantu kami mencetak
generasi profesional baru yang mampu mengantisipasi dan mencegah serangan,
bukan sekadar bereaksi terhadapnya. Keterlibatan mahasiswa Indonesia dalam
Positive Hack Camp kini telah menjadi tradisi yang kuat. Pada tahun 2026,
mereka akan mengikuti program tersebut untuk ketiga kalinya, menangani kasus nyata
dan meningkatkan keterampilan mereka di tingkat global,”

kata Yuliya Danchina, Direktur Pusat
Program dan Proyek Pendidikan Positive Technologies.

Pada Mei 2025, Positive
Technologies menandatangani perjanjian kerja sama dengan empat institusi pendidikan
terkemuka di Indonesia dalam festival cybersecurity
internasional Positive Hack Days. Kerja sama ini berlanjut pada Juni, ketika
UGM dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meresmikan kemitraan mereka
dengan Positive Technologies. Pada Agustus, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa
Tenggara Barat (UNU NTB) juga bergabung dalam kolaborasi tersebut.

Upacara penandatanganan pada
Agustus berlangsung dalam acara Positive Hack Camp, sebuah inisiatif pendidikan
global yang diluncurkan oleh Positive Technologies dan Positive Education untuk
membantu melatih generasi baru profesional cybersecurity.
Dengan dukungan Kementerian Pengembangan Digital Rusia, program ini
mempertemukan lebih dari 90 praktisi cybersecurity
muda dari 25 negara di Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transportasi Publik Makin Diminati Saat Libur Panjang, KAI Layani 195.141 Pengguna LRT Jabodebek

Selama libur panjang 14–17 Mei 2026, LRT Jabodebek melayani 195.141 pengguna. Puncak terjadi Jumat (15/5) dengan 61.703 pengguna, diikuti Sabtu (16/5) 46.567 pengguna, Kamis (14/5) 44.718 pengguna, dan Minggu (17/5) 42.153 pengguna. Pada pukul 06.00–14.00, mobilitas didominasi keberangkatan dari Stasiun Harjamukti, Jatimulya, Cikunir 1, Cikoko, dan Dukuh Atas. KAI menyebut LRT kini jadi pilihan utama untuk liburan karena tepat waktu dan terintegrasi dengan moda lain.

Pada libur panjang akhir pekan 14 s/d 17 Mei 2026, KAI telah melayani 195.141 pengguna LRT Jabodebek. Berdasar data, jumlah pengguna LRT Jabodebek tertinggi pada Jumat (15/5) : 61.703 pengguna, diikuti Sabtu (16/5) : 46.567 pengguna, Kamis (14/5) : 44.718 pengguna, dan Minggu (17/5) : 42.153 pengguna.

Adapun data yang di rekap pada pukul 06.00 wib – 14.00 wib di periode 14-17 Mei 2026, mobilitas pengguna LRT Jabodebek didominasi oleh perjalanan awal dari Stasiun Harjamukti, Jatimulya, Cikunir 1, dan Cikoko. Berikut data yang di rekap pada pukul 06.00 – 14.00 periode 14-17 Mei :

Kamis (14/5)

Harjamukti : 2.055

Jatimulya : 1.242

Dukuh Atas : 1.210

Jumat (15/5)

Harjamukti : 4.768

Jatimulya : 2.373

Cikunir 1 : 2.247

Sabtu (16/5)

Harjamukti : 2.580

Jatimulya : 1.413

Cikunir 1 : 1.387

Minggu (17/5)

Dukuh Atas : 2.515

Harjamukti : 1.976

Cikoko : 1.150

Sementara itu, rekapan harian perjalanan pengguna LRT Jabodebek, didominasi Stasiun Dukuh Atas, Harjamukti, dan Cikoko.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa minat masyarakat selama libur panjang akhir pekan menunjukkan LRT Jabodebek telah menjadi pilihan dalam melakukan mobilitas masyarakat saat akan berlibur.

“LRT Jabodebek kini tidak hanya digunakan untuk mobilitas rutin saat hari kerja, tetapi juga semakin dimanfaatkan masyarakat selama libur panjang akhir pekan, karena memberikan kepastian waktu perjalanan serta terhubung dengan berbagai kawasan strategis dan moda transportasi lainnya,” ujarnya.

KAI menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengguna LRT Jabodebek atas kepercayaannya menggunakan LRT Jabodebek pada periode libur panjang akhir pekan. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, nyaman, dan aman.

Dengan konektivitas ke berbagai lokasi strategis dan antarmoda, LRT Jabodebek diharapkan dapat terus mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik sebagai solusi mobilitas perkotaan yang modern dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komitmen BRI Life Perkuat Implementasi ESG Melalui Program Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Serta Kepedulian Lingkungan

Asuransi BRI Life terus
menunjukkan peran aktif dalam hal mengimplementasikan program Corporate
Social Responsibility
(CSR), melalui berbagai inisiatif yang berorientasi pada
peningkatan kualitas kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta
kepedulian terhadap lingkungan. Berbagai program tersebut merupakan wujud
komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan
lingkungan sekitar. Pelaksanaan kegiata CSR ini juga sejalan dengan
implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) serta mendukung
Program Nawacita Pemerintah.

Salah satu implementasi
program CSR yang dilaksanakan BRI Life adalah kegiatan pemeriksaan
mata bagi pekerja BRI Group di lingkungan Menara BRILian. Kegiatan yang
berlangsung pada Rabu, 29 April 2026 tersebut mendapat antusiasme tinggi dan diikuti
oleh lebih dari 300 pekerja BRI Group yang berkantor di Menara BRILian, Jakarta.

Program pemeriksaan mata ini
merupakan hasil kolaborasi antara BRI Life bersama KL Klinik Mata, yang
menghadirkan berbagai layanan kesehatan mata, meliputi pemeriksaan oleh dokter
spesialis mata, konsultasi kesehatan mata, hingga rekomendasi penggunaan lensa yang
disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta. Kegiatan ini turut dihadiri
oleh Direktur Pemasaran BRI Life Tina Meilina, serta
CEO KL Klinik Mata, dr. Kelvin Alim Sp.M.

Direktur Pemasaran BRI Life
Tina Meilina

menyampaikan bahwa, program ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan
terhadap kesehatan pekerja sebagai bagian penting dari produktivitas dan
kualitas hidup.“Kesehatan mata adalah aset penting dalam menunjang
performa kerja. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan setiap individu
di lingkungan Menara BRIlian mendapatkan akses layanan medis berkualitas,”

ujar Tina.

Tina menambahkan, “Melalui
kegiatan pemeriksaan mata ini, BRI Life ingin menghadirkan manfaat nyata bagi
pekerja BRI Group, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan
mata di tengah tingginya aktivitas kerja digital saat ini”
.

Menurut Tina, program ini
juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung implementasi SDGs,
khususnya tujuan ke-3 mengenai kehidupan sehat dan sejahtera, dan juga sejalan
dengan Program Nawacita ke-5 pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup
manusia Indonesia melalui peningkatan akses layanan kesehatan yang
berkualitas”.

Selanjutnya, BRI Life akan
terus menghadirkan berbagai inisiatif yang berorientasi pada peningkatan
kualitas hidup dan keberlanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam
memberikan kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena
itu, perusahaan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang memberikan
manfaat nyata bagi pekerja maupun masyarakat luas.

 

Pemberdayaan Ekonomi dan
Pelestarian Lingkungan

Sebagai bentuk komitmen
perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis
desa, BRI Life bekerja sama dengan Pokdakan Mina Guyub Rukun Kampung Gurame, memberikan
bantuan sarana & prasarana yang terdiri dari 20 kolam ikan gurame berikut 2000
bibit benih gurame, serta puluhan sak pakan gurami di desa Kretek, Bantul,
Yogyakarta, pada 30 April 2026.

Melalui kegiatan ini, BRI
Life berupaya untuk turut berpartisipasi dalam mendorong kemandirian pelaku
usaha lokal, sebagai bagian komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi
nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Sebagai entitas bisnis yang tidak
hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, BRI Life juga terus menghadirkan
berbagai program sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Inisiatif ini sejalan dengan
SDGs terkait pekerjaan layak serta  pertumbuhan
ekonomi dan  tanpa kemiskinan. Sementara
dari sisi Nawacita, program ini sejalan dengan Nawacita ke-3 yaitu membangun
Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa, dalam kerangka
mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Selain fokus pada
pemberadayaan ekonomi, BRI Life juga mendukung pelestarian lingkungan dan
keberlanjutan, melalui kerjasama dengan Yayasan Konservasi dan Inovasi Al-Fatih
melaksanakan penanaman 200 bibit pohon buah seperti mahoni, kayu manis,
tabebuia, jambu air dan lain-lain sebagai tanaman pelindung dan penahan erosi di
wilayah Bogor pada Rabu, 13 Mei 2026.

Tina menyampaikan, kegiatan
ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung upaya pelestarian
lingkungan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan
ekosistem.

“Penanaman pohon adalah
investasi jangka panjang bagi bumi dan generasi selanjutnya. Melalui kegiatan
ini, BRI Life ingin memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekaligus
mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam.
Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dan memberikan
manfaat bagi generasi mendatang,”
tutup Tina.

Ke depan, BRI Life akan terus
berkomitmen menjalankan berbagai program social, pemberdayaan ekonomi, dan
pelestarian lingkungan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan perusahaan,
serta mendukung terciptanya pembangunan nasional yang inklusif berwawasan
lingkungan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penawaran Eksklusif Mei di SUBI Private Lounge

Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah berkembangnya preferensi nightlife yang lebih personal di Jakarta, SUBI Private Lounge menghadirkan rangkaian pengalaman eksklusif sepanjang bulan Mei bagi para tamu yang mencari suasana lounge premium dengan pendekatan yang lebih intimate dan private.

Berlokasi di Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection, SUBI menghadirkan pengalaman social lounge yang memadukan ambience eksklusif, musik, dan hospitality dalam suasana yang lebih hangat dan personal dibandingkan nightlife konvensional.

Sepanjang bulan Mei, SUBI menghadirkan berbagai pengalaman tematik yang dirancang untuk menemani pertemuan setelah jam kerja, acara sosial di malam hari, hingga private perayaan pribadi. 

Friday Acoustic Night

Setiap Jumat pada minggu ke-2 dan ke-3, pukul 21.00-00.00 WIB, SUBI menghadirkan Friday Acoustic Night bersama Hennessy.

Melalui live acoustic performance dalam suasana lounge yang intimate, tamu dapat menikmati malam yang lebih santai ditemani cocktails dan pilihan bottle offerings dalam setting yang lebih personal dan eksklusif.

Dengan kapasitas terbatas, reservasi lebih awal sangat disarankan.

Saturday DJ Night & Ladies Night

Pada Sabtu minggu pertama dan ke-4, mulai pukul 20.00-23.00 WIB, SUBI menghadirkan DJ Night untuk para tamu yang ingin menikmati suasana akhir pekan dengan musik dan suasana yang lebih meriah namun tetap privat.

Bersamaan dengan Ladies Night, para ladies akan mendapatkan complimentary first cocktail atau wine sebagai bagian dari pengalaman malam di SUBI yang dirancang lebih personal.

Dusk & Drinks – Happy Hour

Setiap hari sepanjang bulan Mei, mulai pukul 15.00-19.00 WIB, SUBI menghadirkan Dusk & Drinks, sebuah happy hour experience untuk menikmati sore menuju malam dalam suasana lounge yang lebih santai.

Melalui penawaran Buy 1 Get 1 untuk selected cocktails dan wine, program ini menjadi pilihan bagi para profesional yang ingin melepas penat setelah aktivitas kerja maupun menikmati waktu santai di tengah ritme kota Jakarta.

Dealing at SUBI

Selain area lounge utama, SUBI juga menawarkan pengalaman ruang privat yang dirancang khusus untuk pertemuan kecil dan acara pribadi dalam suasana yang lebih eksklusif. Mulai dari IDR 2,000K++ untuk ruangan terpilih, berlaku Senin hingga Jumat pukul 11.00-17.00 WIB.

Setiap ruangan dirancang dengan sentuhan kemewahan modern dan dilengkapi dengan: fasilitas karaoke, meja makan, perlengkapan mewah, ruang istirahat pribadi di dalam kamar, TV LED pintar, meja kontrol, dan layanan parkir valet gratis.

Sebagai pelengkap pengalaman, tamu juga akan menikmati complimentary teh melati, sandal dalam ruangan, serta handuk hangat dan dingin (oshibori).

Gather in Style at SUBI 

Lebih dari sekadar lounge, SUBI juga menghadirkan lokasi eksklusif untuk perayaan pribadi dan acara sosial yang lebih berkesan.

Dengan kapasitas hingga 40 tamu dan durasi penggunaan maksimal 6 jam, SUBI menyediakan fasilitas WiFi berkecepatan tinggi serta sistem suara profesional untuk mendukung berbagai acara, mulai dari perayaan ulang tahun, sesi jejaring, hingga pertemuan pribadi untuk merayakan momen penting.

Tersedia juga pilihan tambahan seperti pertunjukan akustik langsung dan penampilan DJ tamu untuk menghadirkan pengalaman acara yang lebih personal dan berkesan.

Melalui rangkaian program sepanjang bulan Mei ini, SUBI Private Lounge menghadirkan pengalaman hiburan malam yang lebih intim, terkurasi, dan personal menggabungkan hiburan, suasana, dan keramahan dalam satu destinasi.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut:

RSVP: +62 8213 2333 288

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Riset F&B: 83% Bisnis Kuliner Lolos Tahun Ke-1 Tapi Beguguran karena 5 Faktor Ini

Salah satu mitos bisnis industri F&B yang paling sering diulang adalah “Sebagian besar restoran 70-80% gagal di tahun pertama.” dan ini ulang diberbagai media dan blog.

Namun, Tim Riset Tantri menemukan menemukan hasil riset yang berbeda. Berdasarkan data UC Berkeley, OECD, BLS AS, dan Cornell menemukan 70–83% bisnis F&B bertahan di tahun pertama. Tantangan terbesar justru muncul pada tahun ke-3 hingga ke-5 akibat lemahnya sistem operasional dan cashflow.

Data dalam riset ini disusun berdasarkan cross-analysis berbagai penelitian dan dataset internasional, termasuk studi UC Berkeley terhadap 1,9 juta bisnis dan 81.000 restoran independen, data business survival U.S. Bureau of Labor Statistics (BLS), framework OECD, serta Cornell Hospitality Research terkait operasional, cashflow, dan customer experience bisnis restoran.

5 Faktor Utama Tingkat Survival Rate Bisnis Cafe dan Resto

Melalui “Weighted Operational Survival Analysis”, Tim Riset Tantri mengidentifikasi lima faktor operasional yang paling konsisten berkorelasi dengan survival bisnis cafe dan restoran dalam jangka panjang.

Temuan ini juga memperlihatkan bahwa banyak kegagalan bisnis restoran sebenarnya bukan disebabkan oleh kurangnya permintaan pasar, melainkan akumulasi masalah operasional yang terjadi secara perlahan dalam beberapa tahun pertama bisnis berjalan.

1. Financial dan Cashflow Control (30%)

Masalah yang paling sering terjadi pada bisnis F&B terlihat ramai secara penjualan, tetapi sebenarnya memiliki margin yang sangat tipis. Kenaikan food cost, biaya operasional, dan labor cost sering kali tidak diikuti kontrol cashflow yang baik. (Deloitte Restaurant Industry Outlook, Restaurant365 Industry Reports)

Dalam banyak kasus, owner baru menyadari masalah ketika:

cashflow mulai seret,

pembayaran vendor terlambat,

atau profit tidak sebanding dengan omzet.

tindakan yang tepat seharusnya melakukan: monitoring food cost,

laporan cashflow realtime,

kontrol margin per menu,

serta visibility terhadap biaya operasional harian.

2. Operational Systems dan SOP (25%)

Kasus kedua tertinggi bisnis cafe dan restoran masih bergantung pada owner atau staff tertentu. Ketika volume order meningkat atau tim bertambah, operasional mulai tidak konsisten:

antrean lebih panjang,

salah input order,

stok tidak terkontrol,

hingga kualitas pelayanan menurun.

solusi fase ini adalah membangun sistem sepert:

SOP operasional,

workflow kerja,

inventory system,

serta reporting system yang terstandarisasi. (Cornell Hospitality Quarterly, National Restaurant Association Research)

3. Customer Experience Consistency (20%)

Fokus mencari customer baru tetapi kurang menjaga konsistensi customer experience merupakan faktor ketiga yang kruisial. Padahal customer loyal akan membawa keberlanjutan bisnis sedangkan customer baru tanda perkembangan namun konsekuensi biaya promosi.

Akibatnya:

rasa berubah-ubah,

pelayanan tidak stabil,

waiting time terlalu lama,

atau pengalaman pelanggan berbeda setiap kunjungan.

Hal ini membuat repeat order dan loyalitas pelanggan sulit terbentuk.

Pemilik Bisnis perlu menjaga hal – hal berikut:

konsistensi rasa,

kecepatan pelayanan,

customer flow,

dan quality control operasional. (PwC Consumer Insights Survey ,Deloitte Consumer Experience Research)

4. Adaptability to Consumer Trends (15%)

Perubahan perilaku konsumen di industri F&B saat ini terjadi jauh lebih cepat dibanding beberapa tahun sebelumnya. sementara operasional bisnis cafe / restoran belum mampu beradaptasi dengan cepat.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren konsumen F&B global mulai bergeser ke arah:

delivery & online ordering,

cashless & QR payment,

convenience experience,

self-service ordering,

digital loyalty program,

personalized customer experience,

hingga fast-response service.

Adaptasi terhadap tren bukan hanya mengikuti teknologi baru, tetapi bagaimana bisnis mampu membuat pengalaman pelanggan menjadi:

lebih cepat,

lebih praktis,

lebih nyaman,

dan lebih konsisten. (Deloitte Digital Consumer Trends, McKinsey Perspectives on the future of restaurants, Euromonito Key Consumer Foodservice Trends )

5. Sustainable Expansion Pace (10%)

Mengejar momentum dengan terlalu cepat sebelum sistem bisnis benar-benar matang. Dalam banyak kasus:

kualitas mulai tidak konsisten,

kontrol operasional melemah,

cashflow terganggu,

dan manajemen tim menjadi lebih kompleks.

Bisnis perlu memastikan:

operasional stabil,

cashflow sehat,

SOP berjalan konsisten,

dan tim siap sebelum melakukan ekspansi besar.

salah satu studi kasus di indonesia adalah warung SSB awal bisnis 2002 dan baru tahun 2012 mulai membuka cabang perlahan hingga 86 gerai secara keseluruhan, dengan rincian 85 gerai tersebar di berbagai wilayah Indonesia (mulai dari Pekanbaru, Malang, hingga Denpasar) dan 1 gerai internasional yang berada di Arab Saudi.

Viral Belum Tentu Sustainable

Fokus membantu fondasi yang kuat akan lebih membantu bisnis cafe dan resto tidak hanya bertahan namun berkembang dalam jangka panjang.  

Tidak hanya melalui riset di dunia F&B, Tantri.id telah membantu 2000+ cafe dan restoran Sejak 2023 agar lebih efisien & rapi dengan QR Menu ordering yang terhubung ke POS & Sistem Dapur mengurangi salah orderan dan efisiensi waktu.

Integrasi Inventory mampu menjaga foodcost lebih terkontrol, hingga kelola cabang memastikan perfoma dan SOP terjaga.

160+ fitur digital lainya membuat bisnis kuliner tidak ketinggalan trend sehingga 5 malasah survival rate yang sudah dibahas mampu teratasi dalam 1 aplikasi. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Faktor yang Bisa Membantu Doggy Hidup Lebih Lama dan Sehat

Memiliki doggy kesayangan tentu menjadi pengalaman yang penuh kebahagiaan bagi banyak Pawfriends. Namun, satu hal yang sering membuat sedih para pecinta hewan adalah fakta bahwa lama hidup anjing tidak sepanjang usia manusia. Meski begitu, memahami faktor yang memengaruhi lama hidup anjing bisa membantu Pawfriends memberikan perawatan terbaik agar doggy tetap sehat dan hidup lebih lama.

Menariknya, setiap ras memiliki rata-rata lama hidup anjing yang berbeda. Ada yang hanya hidup beberapa tahun, tetapi ada juga yang mampu menemani pemiliknya hingga usia belasan tahun. Yuk, simak fakta menarik seputar lama hidup anjing berikut ini!

Berapa Rata-Rata Lama Hidup Anjing?

Secara umum, lama hidup anjing berada di kisaran 10–15 tahun. Namun, angka tersebut bisa berbeda tergantung ukuran tubuh, ras, pola makan, aktivitas, hingga kondisi kesehatan.

Doggy berukuran kecil biasanya memiliki lama hidup anjing yang lebih panjang dibanding anjing besar. Misalnya Chihuahua bisa hidup hingga 15–20 tahun, sementara Great Dane rata-rata hanya sekitar 7–10 tahun.

Karena itu, memahami kebutuhan doggy sejak dini sangat penting agar lama hidup anjing tetap optimal dan kualitas hidupnya terjaga.

Fakta Menarik Tentang Lama Hidup Anjing

Anjing Kecil Cenderung Hidup Lebih Lama

Fakta pertama mengenai lama hidup anjing adalah ukuran tubuh memengaruhi usia hidupnya. Doggy kecil seperti Pomeranian, Toy Poodle, dan Chihuahua memiliki metabolisme berbeda dibanding ras besar.

Rata-rata lama hidup anjing kecil bisa mencapai lebih dari 15 tahun jika dirawat dengan baik. Pawfriends juga harus pintar memilih makanan untuk anjing ras kecil agar lama hidupnya maksimal.

Baca juga: Ketahui Ras Anjing Pom Mini Sebelum Adopsi

Ras Anjing Memiliki Pengaruh Besar

Setiap ras memiliki karakteristik genetik yang memengaruhi lama hidup anjing. Beberapa ras rentan terhadap penyakit tertentu yang dapat memperpendek usia hidup.

Contohnya:

1. Chihuahua: 15–20 tahun

2. Shih Tzu: 10–16 tahun

3. Golden Retriever: 10–12 tahun

4. Labrador Retriever: 10–14 tahun

5. Bulldog: 8–10 tahun

Karena itu, penting bagi Pawfriends untuk memahami karakter ras agar dapat menjaga lama hidup anjing lebih maksimal.

Pola Makan Menentukan Kesehatan Doggy

Nutrisi sangat berpengaruh terhadap lama hidup anjing. Doggy yang mendapatkan makanan bergizi dan seimbang cenderung memiliki tubuh lebih sehat serta risiko penyakit lebih rendah.

Menghindari makanan tinggi garam, gula, atau bahan berbahaya juga membantu meningkatkan lama hidup anjing agar tetap aktif dan ceria.

Aktivitas Fisik Membantu Memperpanjang Umur

Doggy yang rutin bermain dan berolahraga biasanya memiliki kondisi tubuh lebih fit. Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan ideal serta kesehatan jantung.

Dengan aktivitas yang cukup, lama hidup anjing dapat meningkat karena tubuhnya tetap sehat dan tidak mudah terkena obesitas.

Cara Membantu Memperpanjang Lama Hidup Anjing

Rutin Memeriksa Kesehatan

Pemeriksaan rutin ke dokter hewan membantu mendeteksi penyakit lebih awal. Langkah sederhana ini sangat penting untuk menjaga lama hidup anjing agar tetap panjang dan sehat.

Vaksinasi, pemeriksaan gigi, hingga kontrol berat badan perlu dilakukan secara berkala.

Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang bersih membantu doggy terhindar dari bakteri dan penyakit. Area toilet doggy juga perlu diperhatikan agar tetap higienis.

Untuk membantu menjaga kebersihan rumah, Pawfriends bisa menggunakan produk dari Unicharm Indonesia yaitu Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia. Produk ini mampu menyerap cairan dengan baik dan membantu mengurangi bau tidak sedap pada area toilet doggy.

Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia

1. Underpad anjing pertama di Indonesia dilengkapi dengan fragrance, tersedia dalam 3 varian: Flower Garden, Green Aroma dan Coffee (baru).

2. X-tra kering Tanpa Bau dengan Quick Dry Gel yang mampu mengubah urine menjadi gel tanpa menyebar, cepat kering, dan anti bocor. 

3. Kemampuan menghilangkan 2x lebih banyak bau untuk waktu lama dilengkapi fragrance & zat antibakteri

4. Tersedia dalam berbagai ukuran regular (44 x 32 cm), wide (60 x 45 cm), dan superwide (60 x 90 cm).

5. Dengan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, kualitas hidup doggy menjadi lebih baik sehingga mendukung lama hidup anjing tetap optimal.

Memberikan Kasih Sayang dan Perhatian

Fakta menarik lainnya, kondisi emosional juga memengaruhi lama hidup anjing. Doggy yang merasa dicintai dan diperhatikan cenderung lebih bahagia serta tidak mudah stres.

Meluangkan waktu bermain bersama doggy bisa menjadi cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental mereka.

Tanda Doggy Memiliki Kualitas Hidup yang Baik

Pawfriends juga perlu mengetahui tanda-tanda bahwa lama hidup anjing didukung oleh kondisi tubuh yang sehat, seperti:

1. Nafsu makan baik

2. Aktif bermain

3. Bulu terlihat sehat

4. Tidur cukup

5. Tidak mudah lemas

6. Responsif terhadap lingkungan

Jika doggy mulai kehilangan energi atau mengalami perubahan perilaku drastis, segera konsultasikan ke dokter hewan.

Mengapa Lama Hidup Anjing Bisa Berbeda?

Banyak faktor yang membuat lama hidup anjing berbeda-beda, mulai dari genetik hingga gaya hidup sehari-hari. Doggy yang tinggal di lingkungan sehat, memiliki pola makan baik, dan rutin diperiksa biasanya memiliki peluang hidup lebih lama.

Selain itu, perhatian kecil seperti menjaga area toilet tetap bersih menggunakan Deo-sheet juga membantu menjaga kenyamanan dan kesehatan doggy setiap hari.

Karena itu, menjaga lama hidup anjing bukan hanya soal makanan, tetapi juga keseluruhan kualitas hidup mereka.

Simpulan

Setiap doggy memiliki rata-rata lama hidup anjing yang berbeda tergantung ras, ukuran tubuh, pola hidup, dan kondisi kesehatannya. Meski usia mereka tidak sepanjang manusia, Pawfriends tetap bisa membantu memperpanjang lama hidup anjing dengan memberikan perawatan terbaik, makanan bergizi, aktivitas rutin, dan lingkungan yang bersih.

Penggunaan produk seperti Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia juga dapat membantu menjaga kebersihan area toilet doggy agar tetap nyaman dan higienis setiap hari.

Yuk, Rawat Doggy Kesayangan Agar Tetap Sehat dan Bahagia!

Pawfriends, menjaga kebersihan dan kenyamanan doggy adalah salah satu cara penting untuk mendukung lama hidup anjing lebih panjang. Gunakan Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia untuk membantu menjaga area toilet tetap bersih, praktis, dan bebas bau agar doggy selalu nyaman di rumah!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mahasiswa BINUS International Dalami Perdagangan Global lewat Hatchery Project

Belum
lama ini, para mahasiswa BINUS International melakukan presentasi tentang international
trading
Afrika Selatan dan Brazil di depan panel evaluator. Kegiatan ini
merupakan bagian inti dari Hatchery Project, sebuah program yang memungkinkan
mahasiswa untuk mematangkan ide bisnis sekaligus mengeksekusinya hingga tahap
final. Penasaran bagaimana program ini membentuk kamu menjadi pemimpin bisnis
masa depan? Yuk, simak artikel berikut!

Mengenal
Hatchery Project di BINUS International

Hatchery
Project adalah tahap awal dari proses inkubasi bisnis di BINUS International
yang berfungsi sebagai wadah untuk menetaskan ide-ide inovatif. Program ini
dirancang untuk menantang kamu berpikir kritis dalam melihat masalah global dan
mengubahnya menjadi peluang bisnis yang solutif.

Menariknya,
BINUS International terus memperkuat kualitas program ini melalui pelatihan
fasilitator dalam sesi 100 Million Learners (100ML) Global Entrepreneurship
and Innovation
. Artinya, dosen dan mentor yang membimbing kamu di Hatchery
Project telah dibekali standar pedagogi global untuk memastikan kamu
mendapatkan mentorship yang berkualitas dunia.

Mengeksplor
Afrika Selatan dan Brazil dari Meja Kampus

Melalui
Hatchery Project, mahasiswa BINUS International tidak hanya belajar teori di
dalam kelas, tetapi juga melakukan simulasi riset pasar yang komprehensif.
Menggunakan data langsung dari para diplomat dan konselor perdagangan,
mahasiswa membedah potensi dua kekuatan ekonomi dunia melalui perspektif
geopolitik dan strategi bisnis.

Dalam
mendalami Afrika Selatan, mahasiswa mempelajari dinamika ekonomi dari filosofi
“Ubuntu” yang menekankan pentingnya kepercayaan dan konsensus kelompok sebelum
kesepakatan bisnis ditandatangani. Mahasiswa juga memetakan potensi Afrika
Selatan sebagai hub strategis dengan akses perdagangan ke lebih dari 50
negara.

Sementara
itu, dari perspektif Brazil, mahasiswa menemukan fakta unik mengenai perilaku
konsumen Brazil yang sangat mementingkan penampilan. Hal ini membuat Brazil
memiliki pasar wewangian terbesar kedua di dunia sekaligus memetakan tantangan
nyata seperti rendahnya kesadaran terhadap produk Indonesia dan beban pajak
impor (total burden) yang dapat mencapai 40-60%.

Melalui
riset ini, mahasiswa membandingkan berbagai strategi entri pasar, mulai dari
risiko mendirikan perusahaan lokal untuk kontrol penuh hingga opsi bekerja sama
dengan distributor lokal guna mempercepat penetrasi ke jaringan apotek dan e-commerce
di Brazil. Pendalaman ini memberikan wawasan bahwa kesuksesan perdagangan
internasional memerlukan perpaduan antara analisis data logistik, kepatuhan
terhadap regulasi, dan adaptasi budaya yang kuat.

Memberikan
Eksposur Nyata untuk Karier Global

Melalui
Hatchery Project, kamu akan mendapatkan pengalaman cross-cultural yang
sangat berharga. Dengan bekal pengetahuan yang luas terkait pasar dunia, kamu
dilatih untuk memiliki kerangka berpikir layaknya investor. Artinya, kamu akan
memiliki pengetahuan tentang stabilitas politik, legalitas, hingga akses pasar.
Semua itu sangat diperlukan sebelum kamu benar-benar mengambil keputusan
bisnis.

Keterampilan
critical thinking dan decision making berbasis data yang kamu
asah di sini sangat relevan dengan kebutuhan industri. Ditambah lagi, kegiatan
ini didukung oleh kurikulum dari 100 Million Learners Global Initiative
yang membuatmu ter-expose dengan kerangka kerja kewirausahaan
internasional sehingga kamu memiliki mentalitas inovasi, kepemimpinan, dan
ketangguhan (resilience).

Cerminan
Kurikulum yang Memadukan Global Learning dan Relevansi Industri

Hatchery
Project adalah cerminan nyata dari kurikulum BINUS International yang memadukan
global learning dengan relevansi industri. Melalui kemitraan strategis
dengan institusi kelas dunia seperti Thunderbird, BINUS memastikan bahwa
pendidikan kewirausahaan yang kamu terima diakui secara internasional.

Para
fasilitator di Hatchery Project bukan sekadar pengajar, melainkan juga mentor
dan katalisator inovasi yang siap membantumu menghubungkan studi kasus global
dengan konteks kewirausahaan lokal. Ini memastikan setiap lulusan memiliki
mentalitas global yang siap menghadapi persaingan kerja yang dinamis.

 

Hatchery
Project di BINUS International memberikan lebih dari sekadar nilai akademik.
Program ini memberikan portofolio nyata, jaringan global, dan wawasan mendalam.
Dengan dukungan program internasional seperti 100 Million Learners, kamu
dipersiapkan untuk menjadi changemaker di panggung dunia.

Tertarik
untuk memiliki pengalaman yang membawamu mengenal dunia bisnis secara lebih
luas? Yuk, eksplorasi lebih lanjut program-program di BINUS
International dan jadilah bagian dari generasi inovator global masa depan! Klik
link di
sini
untuk informasi lebih lanjut dan mari gabung bersama
kami sekarang!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peluang Ekspor Indonesia ke Brazil: Belajar Langsung Perdagangan Global di Hatchery Project BINUS International

BINUS
International dengan Hatchery Project membuka kesempatan bagi para mahasiswa
untuk mengenal dinamika bisnis dunia. Kegiatan ini dilakukan selama beberapa
sesi untuk membedah kekhasan berbagai negara dalam menjalankan bisnisnya.

Dengan
menghadirkan tiga keynote speakers, yang terdiri dari Riley Millner
(Desainer Instruksional di Thunderbird School of Global Management), Samanta
Alvis, Ph.D. (Direktur Eksekutif Najafi 100 Million Learners Global
Initiative), dan Simon Turner (Global Lead Partnership dari Thunderbird’s 100
Million Learners), kali ini BINUS International akan membedah ekonomi bisnis di
Brazil. Berikut detail lengkapnya!

Brazil,
Negara dengan Populasi Urban Terbesar di Dunia

Brazil
bukan hanya dikenal sebagai negara yang permainan sepak bolanya menawan. Ia
adalah raksasa ekonomi yang menempati peringkat ke-5 sebagai negara terbesar di
dunia. Dengan populasi yang sangat masif dan tingkat urbanisasi yang tinggi,
Brazil menawarkan pasar konsumen yang sangat dinamis.

Sebagian
besar penduduk Brazil tinggal di area perkotaan. Hal ini berarti akses terhadap
produk-produk gaya hidup dan tren global sangatlah cepat. Bagi pelaku bisnis,
karakteristik populasi urban ini merupakan sinyal positif untuk ekspansi produk
yang mengedepankan inovasi dan kemudahan akses.

Pentingnya
Penampilan dalam Budaya Brazil

Salah
satu temuan paling menarik dalam Hatchery Project kali ini adalah kedalaman
analisis mengenai perilaku konsumen. Di Brazil, penampilan merupakan bagian
penting dari identitas sosial. Hal ini berdampak langsung pada consumer
spending
yang sangat tinggi pada kategori beauty and personal care.

Faktanya,
angka penjualan parfum atau fragrance di Brazil merupakan yang terbesar
kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Budaya yang sangat memperhatikan aspek
estetika dan perawatan diri ini membuka peluang lebar bagi produk-produk
perawatan tubuh dan kecantikan dari Indonesia untuk masuk dan bersaing, asalkan
mampu memenuhi standar selera lokal yang cukup spesifik.

Kesempatan
Belajar Strategi Market Entry Brazil

Melalui
sesi Hatchery Project, kamu tidak hanya melihat potensi, tetapi juga belajar
cara menaklukkan tantangan melalui strategi market entry yang tepat.

1. Jenis produk yang berpotensi laku

Selain
kategori kecantikan, produk-produk yang berhubungan dengan gaya hidup urban dan
kesehatan memiliki potensi besar untuk dipasarkan di Brazil. Meski begitu,
sebagai pemilik usaha, kamu tetap perlu melakukan kurasi produk agar sesuai
dengan preferensi masyarakat Brazil.

2. Tantangan: Brazil lebih tahu Bali
daripada Indonesia

Salah
satu hambatan nyata yang ditemukan adalah fakta bahwa masyarakat Brazil jauh
lebih mengenal Bali daripada Indonesia itu sendiri. Tantangan branding
ini mengharuskan pelaku ekspor untuk melakukan edukasi konsumen yang lebih
agresif dan cerdas dalam memosisikan produk mereka.

3. Peluang market entry

Mahasiswa
diajak membandingkan dua opsi utama, yaitu membangun perusahaan lokal di Brazil
atau bekerja sama dengan importir atau distributor lokal. Opsi kedua sering
kali dianggap lebih efektif bagi pemain baru karena mitra lokal sudah memiliki
jaringan distribusi yang kuat di apotek dan platform e-commerce.

Real-world
Exposure dan Networking Diplomatik

Nilai
jual utama dari Hatchery Project adalah kredibilitas informasinya. Materi yang
dipelajari mahasiswa disusun dan disampaikan langsung oleh Marcelo Koiti
Hasunuma, Head of the Trade Promotion and Economic Office dari Kedutaan
Besar Brazil di Jakarta. Ini memberikan kamu kesempatan langka untuk belajar
langsung dari narasumber diplomatik yang memahami seluk-beluk hubungan
bilateral dan kebijakan perdagangan antarnegara.

Bersama
Marcelo Koiti Hasunuma, kamu pun dilatih untuk membangun kemampuan critical
thinking
dalam melihat risiko logistik, beban pajak impor yang bisa
mencapai 60%, hingga cara membangun kepercayaan dengan mitra di Brazil. Hal-hal
semacam ini tentunya penting untuk membuatmu semakin terlatih dalam
mengembangkan ekonomi usaha yang lebih matang.

 

Hatchery
Project membuktikan komitmen BINUS International dalam memberikan eksposur
global nyata bagi mahasiswanya. Dengan mengupas sektor perdagangan Brazil,
mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memiliki kesiapan mental
dan jaringan untuk menjadi pelaku usaha di kancah internasional.

Pengalaman mendalam
seperti ini adalah langkah awal yang sempurna bagi kamu yang bercita-cita
menjadi pengusaha atau profesional global. Ingin merasakan pengalaman belajar
dengan standar internasional dan akses langsung ke pakar dunia? Yuk,
bergabung dengan BINUS
International
sekarang dan mulai langkahmu menuju karier global!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES