Mengenal ROV: Kendaraan Bawah Air untuk Inspeksi dan Survei Industri

ROV (Remotely Operated Vehicle) memeriksa pipa, dermaga, dan struktur bawah air dari jarak aman, tanpa menurunkan penyelam. Contoh unit yang dipakai di industri: QYSEA FIFISH E-Master dan X1.

Jakarta — Halo Robotics menjelaskan peran ROV (Remotely Operated Vehicle) untuk inspeksi dan survei bawah air di industri. ROV adalah kendaraan bawah air yang dikendalikan operator dari permukaan melalui kabel (tether), sehingga pemeriksaan aset dapat dilakukan tanpa mengirim penyelam ke kedalaman berisiko.

Keunggulan ROV terletak pada keselamatan, jangkauan kedalaman, dan waktu operasi. ROV bekerja di lingkungan berbahaya seperti arus kuat dan kedalaman ekstrem, menjangkau area jauh melampaui batas aman penyelam, dan beroperasi lama karena bertenaga dari permukaan. Sonar membantu di air keruh, dan setiap misi menghasilkan dokumentasi yang terukur.

Penerapan mencakup minyak dan gas lepas pantai (pipa, riser, struktur jacket), kelistrikan dan PLTA (bendungan, intake, terowongan air), maritim dan pelabuhan (lambung kapal, dermaga, tiang pancang), serta akuakultur dan lingkungan. Dalam praktiknya, ROV underwater inspection dan ROV underwater survey sering dijalankan dalam satu penyelaman.

Sebagai contoh unit, QYSEA FIFISH E-Master menjangkau kedalaman 200 m dengan gerak 360 derajat dan kamera 4K, sedangkan QYSEA FIFISH X1 menjangkau 350 m dengan payload hingga 15 kg, stabilisasi AI, dan laser measurement untuk inspeksi kelas berat.

ROV QYSEA tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics, sehingga unit, pelatihan, dan layanan purna jual tersedia di dalam negeri. Penjelasan lengkap tersedia di artikel ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPN IV PalmCo Matangkan Pilot Project Kedelai Dukung Percepatan Swasembada Pangan Nasional

JAKARTA – Komitmen Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional terus berlanjut. Memasuki Juli 2026, perusahaan tengah mematangkan pilot project pengembangan kedelai sebagai bagian dari kontribusi BUMN perkebunan terhadap penguatan ketahanan pangan sekaligus pengurangan ketergantungan impor kedelai.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa pengembangan kedelai merupakan salah satu bentuk diversifikasi komoditas strategis yang sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat produksi pangan nasional.

“Kedelai merupakan komoditas yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, PalmCo terus mematangkan pilot project pengembangannya agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi kedelai nasional,” ujar Jatmiko.

Menurutnya, Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan lapangan ke sentra kedelai Nganjuk, Jawa Timur, bersama Menteri Pertanian, Panglima TNI, dan Ketua Komisi IV DPR RI pada Mei 2026. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, PTPN IV PalmCo langsung mengimplementasikan ground breaking Gerakan Tanam Kedelai di Desa Sarang Giting, Kecamatan Dolok Masihul.

Kolaborasi strategis bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara ini mengintegrasikan pendampingan teknis serta penerapan teknologi budidaya varietas unggul Grobogan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi akselerator dalam memperkuat ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada kedelai yang modern dan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Pengembangan kedelai menjadi salah satu upaya mendukung program swasembada pangan di tengah tingginya kebutuhan nasional. Konsumsi kedelai Indonesia saat ini diperkirakan mencapai sekitar 2,6 hingga 2,7 juta ton per tahun, sementara produksi domestik masih belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga pasokan impor masih mendominasi.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan produksi melalui perluasan areal tanam, penyediaan benih unggul, penerapan teknologi budidaya, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu contoh keberhasilan pengembangan kedelai nasional. Berdasarkan hasil peninjauan PalmCo, petani di Desa Ngudikan menerapkan pola tanam satu kali padi, satu kali kedelai, dan dua kali bawang merah dalam setahun. Dengan dukungan irigasi yang memadai dan kelembagaan petani yang kuat, produktivitas kedelai di wilayah tersebut mampu mencapai 1,7 hingga 2,1 ton per hektare, bahkan berpotensi meningkat hingga sekitar 3,5 ton per hektare melalui penerapan teknologi organik dan prebiotik.

Sebagai bagian dari persiapan implementasi pilot project, PalmCo saat ini terus melakukan kajian teknis terhadap sejumlah areal yang berpotensi dikembangkan untuk budidaya kedelai.

Kajian tersebut meliputi karakteristik tanah, ketersediaan air, topografi, hingga kesesuaian agroklimat guna memastikan pengembangan kedelai dapat berlangsung secara produktif dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan pilot project ini dibangun di lokasi yang benar-benar memiliki tingkat keberhasilan tinggi. Karena itu seluruh aspek teknis terus kami kaji sebelum implementasi dilakukan,” jelas Jatmiko.

Melalui sinergi antara BUMN, pemerintah, petani, serta berbagai pemangku kepentingan, PalmCo berharap pilot project kedelai dapat menjadi model pengembangan komoditas pangan yang mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

NELL VH HADIRKAN JASA SEO UNTUK UMKM INDONESIA

Jasa SEO dari Nell VH hadir di tengah kesenjangan digital: 94,76% UMKM jualan lewat WA, hanya 1,36% punya website. Founder jasa-seo.id dan JetDigitalPro ini siap bantu UMKM go digital.

94,76% pelaku usaha di Indonesia berjualan lewat aplikasi pesan instan, hanya 1,36% yang memiliki website teroptimasi, celah yang membuka peluang besar bagi layanan jasa SEO profesional.

JAKARTA, Indonesia – Sebanyak 94,76% pelaku usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) di Indonesia masih mengandalkan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp untuk berjualan, sementara hanya 1,36% yang memiliki website, berdasarkan Survei BPS 2024 yang dikutip dalam laporan Kinerja PMSE Indonesia 2025 Kementerian Perdagangan RI

Kesenjangan ini terjadi di tengah penetrasi internet yang mencapai 80,66% dengan 229,4 juta pengguna pada 2025 dan nilai transaksi e-commerce yang tembus Rp1.288,93 triliun pada 2024.

Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas UMKM Indonesia belum memanfaatkan website sebagai kanal penjualan utama, sebuah peluang besar bagi penyedia jasa SEO untuk menjembatani kesenjangan visibilitas digital. 

Nell VH, founder di balik jasa-seo.id, JetDigitalPro, dan JDP Academy sekaligus pendiri Pesat.ai, menghadirkan pendekatan berbasis data melalui jasa SEO untuk membantu bisnis Indonesia muncul di halaman pertama Google. Temukan selengkapnya di sini.

“Kami melihat kesenjangan ini bukan sebagai masalah, melainkan peluang terbesar bagi UMKM Indonesia untuk mengambil alih pasar digital melalui jasa SEO yang terukur,” ujar Nell VH, Founder jasa-seo.id, JetDigitalPro, & CEO Pesat.ai.

“Dengan 84,21% nilai transaksi e-commerce justru berasal dari kanal non-marketplace, memiliki website yang teroptimasi melalui jasa SEO adalah aset kritis yang sayang untuk dilewatkan.”

Mengapa Jasa SEO Menjadi Kunci di Tahun 2026

Data dari berbagai sumber resmi menunjukkan bahwa adopsi digital di Indonesia masih menyisakan celah besar yang dapat diisi oleh jasa SEO yang terukur. Jasa SEO yang tepat tidak hanya membantu bisnis muncul di hasil pencarian, tetapi juga membangun fondasi digital marketing yang kokoh. 

Technical SEO, riset keyword, dan Google Search Console menjadi alat penting bagi setiap penyedia jasa SEO untuk memahami algoritma Google dan mengoptimalkan halaman website dengan Schema Markup yang tepat:

57,98% pelaku usaha di Indonesia belum melakukan penjualan online sama sekali pada 2024 – berdasarkan Survei BPS yang dikutip dalam laporan Kinerja PMSE Indonesia 2025 Kementerian Perdagangan RI, ini berarti lebih dari separuh pelaku usaha belum tersentuh digital, membuka peluang bagi jasa SEO untuk membantu mereka memulai transformasi digital dari nol.

Hanya 24,5% UMKM Indonesia yang sudah terhubung dengan platform digital – menurut Jurnal Bisnis Digital UTMJ yang mengutip data 2022, menunjukkan bahwa tiga perempat UMKM masih berada di luar ekosistem digital, sebuah pasar yang sangat besar bagi penyedia jasa SEO.

Program ‘UMKM Go Digital’ Kominfo telah melatih lebih dari 10 juta pelaku UMKM dalam keterampilan digital marketing sepanjang 2020–2023 – namun pelatihan saja tidak cukup tanpa keberlanjutan strategi jasa SEO visibilitas jangka panjang seperti on-page SEO, off-page SEO, dan backlink berkualitas.

Statistik Utama tentang Jasa SEO di Indonesia

Lebih dari 20 titik data dari berbagai sumber terpercaya, mulai dari APJII, BPS, Kementerian Perdagangan RI, hingga studi kasus akademik, mengungkapkan lanskap jasa SEO di Indonesia yang penuh dengan peluang sekaligus tantangan. Traffic website, traffic organik, internal link, dan Google Analytics menjadi metrik penting bagi setiap bisnis yang ingin mengukur keberhasilan jasa SEO:

79,5% penetrasi internet Indonesia pada awal 2024 – berdasarkan kompilasi data APJII dan BPS dalam Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) 2025, ini adalah basis pasar yang sangat besar bagi layanan jasa SEO untuk menjangkau audiens.

80,66% penetrasi internet dengan 229,4 juta pengguna pada 2025 – data APJII 2025 yang dikutip Kementerian Perdagangan RI, konfirmasi bahwa hampir seluruh populasi Indonesia kini dapat dijangkau melalui kanal digital.

Rp1.288,93 triliun nilai transaksi e-commerce Indonesia pada 2024 – naik 17,08% dari tahun sebelumnya, berdasarkan Survei E-Commerce BPS 2025, angka fantastis yang menunjukkan bahwa uang beredar di ranah digital sangat besar.

84,21% nilai transaksi e-commerce berasal dari kanal non-marketplace – seperti media sosial dan aplikasi pesan instan, berdasarkan Statistik E-Commerce BPS 2024, data ini membantah asumsi bahwa Shopee/Tokopedia adalah satu-satunya gerbang e-commerce Indonesia.

94,76% pelaku usaha PMSE berjualan melalui aplikasi pesan instan – hanya 1,36% yang memiliki website, berdasarkan Survei BPS 2024, ini adalah kesenjangan terbesar yang menjadi peluang emas bagi penyedia jasa SEO.

Pertumbuhan pendapatan aplikasi berfitur AI di Indonesia 127% – tertinggi di kawasan ASEAN-10 berdasarkan laporan Google, Temasek & Bain e-Conomy SEA 2025, ini menandakan AI-Powered Search adalah masa depan yang harus diantisipasi oleh praktisi jasa SEO.

Studi kasus Impactlabs: total impresi naik 31,9% menjadi 70.000 dalam 28 hari – setelah penerapan on-page SEO terstruktur menggunakan Yoast SEO di WordPress, bukti nyata bahwa jasa SEO bekerja dalam waktu singkat.

CTR meningkat dari 0,9% menjadi 1,8% – pada studi kasus yang sama, dengan total 5.710 klik dari 321.000 tayangan, optimasi melalui jasa SEO mampu melipatgandakan rasio klik.

75,1% trafik situs berasal dari pencarian organik – jauh melampaui trafik direct (11,5%) dan referral (8%) pada studi kasus Impactlabs, membuktikan bahwa jasa SEO adalah kanal akuisisi traffic website nomor satu.

Artikel terstruktur SEO memiliki durasi kunjungan 3 menit 42 detik – dibanding hanya 1 menit 11 detik pada artikel tanpa struktur SEO, struktur website yang baik membuat pengunjung betah lebih lama di website.

Skor PageSpeed mobile 62/100 vs desktop 89/100 – pada studi kasus Impactlabs, versi mobile masih tertinggal jauh dan berpotensi menurunkan peringkat SEO menurut Core Web Vitals, ini adalah area yang perlu mendapat perhatian serius dari penyedia jasa SEO.

Apa Artinya bagi Bisnis Indonesia

Data-data di atas mengungkapkan satu fakta yang tak terbantahkan: mayoritas UMKM Indonesia belum memanfaatkan kekuatan penuh dari website dan jasa SEO. Di saat 94,76% pelaku usaha masih bergantung pada WhatsApp, konsumen justru mencari produk dan jasa melalui Google dan platform AI search. Hal ini menciptakan kesenjangan antara cara bisnis menjual dan cara konsumen mencari. 

Algoritma Google dan algoritma mesin pencari terus berkembang, mengharuskan setiap bisnis untuk bekerja sama dengan penyedia jasa SEO yang memahami riset keyword, keyword intent, dan topical authority.

Bagi pelaku usaha yang ingin keluar dari keramaian pasar yang sesak, memiliki website dengan optimasi melalui jasa SEO adalah investasi yang tidak bisa ditawar. Audit SEO rutin, meta description yang menarik, meta tags yang tepat, dan page speed yang optimal adalah bagian dari layanan jasa SEO yang komprehensif. 

Dengan biaya jasa SEO yang bervariasi mulai dari paket UMKM hingga enterprise, bisnis dapat memulai langkah kecil namun berdampak besar. Seperti yang ditunjukkan dalam studi kasus Impactlabs, optimasi sederhana pun mampu meningkatkan impresi hingga 31,9% hanya dalam 28 hari.

“Yang menarik dari temuan ini adalah fakta bahwa 84,21% transaksi e-commerce terjadi di luar marketplace formal,” tambah Nell VH. “Ini berarti konsumen Indonesia sudah terbiasa bertransaksi di mana saja, dan tugas jasa SEO adalah memastikan bahwa website bisnis Anda adalah salah satu tempat yang mereka temukan pertama kali di hasil pencarian, baik di Google maupun di platform AI search.”

Tanya Jawab Seputar Jasa SEO

Apa itu jasa SEO dan mengapa penting bagi bisnis saya? Jasa SEO adalah layanan profesional yang mengoptimalkan website agar muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. Dengan 80,66% penetrasi internet di Indonesia, jasa SEO memastikan bisnis Anda ditemukan oleh calon pelanggan yang aktif mencari produk atau jasa Anda secara online melalui mesin pencari.

Berapa biaya jasa SEO di Indonesia? Biaya jasa SEO bervariasi tergantung skala dan kompleksitas. Untuk UMKM, paket jasa SEO dapat dimulai dari kisaran Rp3-5 juta per bulan, sementara untuk bisnis menengah hingga enterprise, investasi jasa SEO profesional bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta per bulan sesuai dengan target keyword dan kompetensi industri.

Apa yang membedakan jasa SEO dengan layanan digital marketing lainnya? Jasa SEO berfokus pada peningkatan visibilitas organik di mesin pencari melalui optimasi teknis dan konten, sementara layanan digital marketing lainnya seperti Google Ads bersifat berbayar. Jasa SEO memberikan hasil jangka panjang yang berkelanjutan tanpa biaya per klik.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat hasil dari jasa SEO? Berdasarkan studi kasus Impactlabs, hasil signifikan dari jasa SEO dapat terlihat dalam 28 hari dengan peningkatan impresi hingga 31,9%. Namun untuk keyword kompetitif, strategi jasa SEO jangka panjang 3-6 bulan umumnya diperlukan untuk mencapai Page One Google secara konsisten.

Apakah website dengan jasa SEO masih relevan di era media sosial? Sangat relevan. Data BPS menunjukkan 84,21% nilai transaksi e-commerce berasal dari kanal non-marketplace seperti media sosial, namun website adalah aset digital yang Anda kendalikan penuh, tidak seperti akun media sosial yang tunduk pada algoritma Google. Website dengan jasa SEO yang baik adalah fondasi kredibilitas bisnis jangka panjang.

Metodologi

Riset ini mengkompilasi data dari berbagai sumber primer terpercaya, termasuk laporan APJII, Survei BPS, Kementerian Perdagangan RI (Kinerja PMSE Indonesia 2025), Google-Temasek-Bain e-Conomy SEA 2025, serta jurnal akademik terindeks yang memuat studi kasus implementasi jasa SEO di perusahaan Indonesia. Seluruh data yang dikutip merupakan data kuantitatif primer dari lembaga resmi atau jurnal bereputasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO DORONG PRAKTIK PERTAMBANGAN BERKELANJUTAN DI SEKTOR BATU BARA

Banjarmasin – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperluas dukungannya terhadap penerapan praktik pertambangan berkelanjutan melalui layanan Testing, Inspection, Certification (TIC) yang mendukung aspek kualitas, kepatuhan lingkungan, hingga implementasi Environmental, Social and Governance (ESG) di sektor batu bara.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai narasumber pada Roadshow Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia-Indonesia Coal Mining Association (APBI-ICMA) Kalimantan Selatan 2026. Dalam forum tersebut, SUCOFINDO memaparkan peran layanan TIC dalam mendukung implementasi ESG, penguatan tata kelola pertambangan, serta peningkatan daya saing ekspor batu bara Indonesia.

Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Banjarmasin Roni Gustiwa, menyampaikan bahwa PT SUCOFINDO (PERSERO) siap mendukung transformasi industri menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

“SUCOFINDO berkomitmen menghadirkan layanan yang mendukung implementasi prinsip keberlanjutan di berbagai sektor, termasuk industri batu bara. Melalui kapabilitas yang kami miliki, SUCOFINDO berperan sebagai verifikator kualitas dan kuantitas pada kegiatan pengapalan komoditas batu bara, baik untuk pasar domestik maupun ekspor,” ujar Roni Gustiwa.

Selanjutnya, Roni Gustiwa menjelaskan bahwa kapabilitas PT SUCOFINDO (PERSERO) tidak hanya mencakup layanan pada tahap hilir (downstream) namun juga mampu melakukan aktivitas di tahap midstream seperti kegiatan Quality Control Pit to Port. Selain itu, SUCOFINDO menyediakan layanan environmental monitoring, survei flora dan fauna, serta jasa reklamasi dan pascatambang untuk mendukung pengelolaan lingkungan di kawasan pertambangan.

“Sejalan dengan kompetensi kami di bidang TIC, SUCOFINDO terus menghadirkan solusi yang meningkatkan produktivitas industri sekaligus membantu perusahaan tambang memenuhi aspek kepatuhan lingkungan dan menerapkan praktik pertambangan yang berkelanjutan,” jelas Roni Gustiwa.

Roni Gustiwa menjelaskan bahwa “Sebagai Lembaga Surveyor independen, setiap proses verifikasi bukan sekadar menghasilkan laporan atau sertifikat, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab profesional untuk membangun kepercayaan, mendukung kepastian transaksi, dan menjaga reputasi batu bara Indonesia di pasar internasional,” tutur Roni Gustiwa.

Lebih lanjut, Roni menjelaskan bahwa PT SUCOFINDO (PERSERO) juga mendukung implementasi ESG melalui layanan monitoring lingkungan yang didukung laboratorium terakreditasi KAN, serta layanan verifikasi dan validasi emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari agenda dekarbonisasi nasional.

Roni Gustiwa berharap ke depannya kolaborasi lintas sektor dapat semakin memperkuat implementasi keberlanjutan di sektor pertambangan, sehingga mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan industri, perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Komite Marketing Domestik APBI-ICMA, Nattasya, menyampaikan bahwa verifikasi merupakan bagian penting dalam tata kelola perdagangan batu bara yang baik (good mining governance).

“Verifikasi memberikan kepastian bahwa batu bara yang diperdagangkan telah memenuhi aspek kuantitas, kualitas, kelengkapan dokumen, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, termasuk pemenuhan kewajiban pembayaran royalti kepada negara,” ujar Nattasya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kemendagri Akselerasi Penyusunan Permendagri ITKPDN, Targetkan Pengundangan Sebelum 1 Oktober 2026

JAKARTA, 30 Juli 2026 — Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Rapat Percepatan Pembentukan Rancangan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Rpermendagri) tentang Indeks Tata Kelola Pemerintahan Dalam Negeri (ITKPDN) di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta, pada Kamis (30/7/2026). Pertemuan strategis ini dilaksanakan guna menyepakati format regulasi, opsi keterkaitan antar-indeks penyusun, serta merumuskan langkah percepatan harmonisasi Permendagri guna memenuhi Indikator Kinerja Sasaran Strategis (IKSS) Kementerian Dalam Negeri.

Rapat ini dipimpin oleh jajaran BSKDN yang dihadiri langsung oleh Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si., bersama Kepala Biro Perencanaan Kemendagri Ahmad Husin Tambunan, S.STP., M.Si. secara daring, serta Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Dr. Heriyandi Roni, M.Si. Pertemuan tersebut turut menghadirkan jajaran narasumber ahli dari berbagai kementerian dan lembaga, di antaranya Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Dr. Hera Nugrahayu, M.Si., Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan I Kementerian Hukum Hernadi, S.H., M.H., Kapus Analisis dan Evaluasi Hukum Kementerian Hukum Dr. Arfan Faiz Muhlizi, S.H., M.H., Direktur Pengendalian dan Evaluasi Kebijakan Strategis I Bappenas Alen Ermanita, S.Sos., M.Sc., serta Research Associate KPPOD Ig. Sigit Murwito.

Dalam forum tersebut, seluruh komponen menyepakati lima indikator utama penyusun ITKPDN yang diampu oleh Unit Kerja Eselon (UKE) I di lingkungan Kemendagri. Indikator-indikator tersebut meliputi Indeks Perencanaan Pembangunan Daerah yang diampu Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah oleh Ditjen Bina Keuangan Daerah, Indeks Inovasi Daerah oleh BSKDN, Indeks Kepatuhan Daerah terhadap Pembentukan Peraturan Daerah dan Nilai Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah oleh Ditjen Otonomi Daerah, serta Indeks Pengawasan Pemerintahan Daerah yang diampu oleh Inspektorat Jenderal. Guna menjamin kepastian hukum dan keterkaitan yang harmonis antar-regulasi, disepakati pula penambahan klausul rujukan khusus yang menegaskan bahwa ketentuan terkait pengukuran dan penilaian indeks penyusun ITKPDN mengacu pada Peraturan Perundang-Undangan dan/atau Pedoman yang ditetapkan oleh Menteri.

Dalam kesempatannya, Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. menegaskan bahwa percepatan pembentukan Permendagri ITKPDN ini sangat krusial sebagai fondasi hukum pengukuran kinerja tata kelola pemerintahan daerah secara utuh dan terpadu. Beliau menekankan bahwa sinergi dari seluruh pengampu unit kerja sangat dibutuhkan agar penyampaian data dan penghitungan indeks dapat berjalan tepat waktu sesuai dengan timeline yang disepakati. Menanggapi hal tersebut, Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan I Kementerian Hukum, Hernadi, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap klausul rujukan tersebut dan siap menindaklanjuti proses harmonisasi begitu draf diajukan oleh Biro Hukum Kemendagri. Apabila pengajuan harmonisasi dapat diserahkan pada bulan Agustus 2026, Permendagri ITKPDN dioptimistiskan dapat diundangkan secara resmi sebelum 1 Oktober 2026.

Terkait tahapan pelaksanaan pengukuran ITKPDN terhadap kinerja tahun 2025, proses pengukuran indeks penyusun disepakati berlangsung hingga 30 September 2026 dengan cut-off data pada 1 Oktober 2026. Tahapan dilanjutkan dengan penghitungan data pada 5–15 Oktober 2026, penyusunan analisis dan rekomendasi pada 19 Oktober–6 November 2026, serta diakhiri dengan pelaporan dan penetapan hasil pada 9 November–4 Desember 2026. Langkah percepatan ini menegaskan komitmen BSKDN Kemendagri bersama seluruh komponen pengampu dalam menghadirkan instrumen evaluasi tata kelola pemerintahan daerah yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pelayanan publik di seluruh Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jasa Marga Perluas Akses Pasar UMKM Binaan, Wujudkan Produk Lokal Go Internasional melalui BTN Indonesia Fashion Week 2026

Jakarta (30/07), PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi lima mitra binaan untuk berpartisipasi dalam BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang berlangsung pada 29 Juli-2 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Partisipasi UMKM binaan Jasa Marga di BTN IFW 2026 merupakan wujud nyata Perusahan dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong produk lokal agar berdaya saing global.

Lima mitra binaan yang difasilitasi Jasa Marga terdiri atas empat pelaku usaha batik (Batik Giat Mandiri Madura, Batik Sae Nadhilah, Batik Firda, dan Batik Dewi Febyta) serta satu pelaku usaha kerajinan kulit (Alghifari Leather). Keikutsertaan dalam ajang fesyen nasional tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperluas akses pasar, memperkenalkan produk unggulan Wastra Nusantara kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar internasional.

Di kesempatan terpisah, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan, peran Jasa Marga tidak hanya menghadirkan layanan infrastruktur jalan tol yang andal, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi promosi, Perseroan berharap para pelaku usaha dapat terus berkembang, naik kelas, dan menjadi representasi kualitas produk Indonesia di pasar global,” ujar Rivan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sekaligus Presiden BTN Indonesia Fashion Week Poppy Dharsono mengatakan bahwa tema IFW 2026 yang mengangkat “Ulos Simetria” menjadi pengingat penting bagi industri mode Indonesia untuk terus menjaga keseimbangan antara nilai tradisi dan tuntutan perkembangan zaman.

“Melalui tema ini kita ingin menegaskan bahwa industri mode Indonesia harus terus menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi, kearifan lokal dan persaingan global, serta antara nilai budaya dan masa depan industri kreatif. Inilah semangat yang menjadi landasan IFW 2026. Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan bagi terselenggaranya BTN IFW 2026. Mari kita jadikan IFW bukan hanya sebagai perayaan mode tetapi juga sebagai wujud semangat persatuan, inovasi, dan kebanggaan bangsa Indonesia,” kata Poppy.

BTN Indonesia Fashion Week 2026 turut dihadiri oleh perwakilan DPR RI dan DPD RI, Menteri Perdagangan, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri UMKM, Menteri Sosial, Direktur Network & Retail Funding PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Rully Setiawan, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatra Utara Kahiyang Ayu, perwakilan asosiasi, pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, serta para desainer dan pelaku industri fesyen nasional.

Partisipasi dalam BTN Indonesia Fashion Week 2026 melanjutkan konsistensi Jasa Marga dalam membuka peluang pasar bagi UMKM binaan. Sebelumnya, Perseroan juga memfasilitasi tiga mitra binaan di bidang kuliner, yaitu Sinjaya, Handong, dan Samloen Sedap Rasa, untuk mengikuti Pesta Wirausaha Bekasi 2026 yang berlangsung pada 27 Juli-2 Agustus 2026 di Pakuwon Mall Bekasi.

Melalui partisipasi tersebut, ketiga mitra binaan berkesempatan mempromosikan produk unggulannya secara langsung kepada masyarakat sekaligus mengikuti berbagai program pengembangan usaha. Produk yang ditawarkan merupakan kuliner khas lokal yang merepresentasikan kekayaan cita rasa Nusantara.

Keikutsertaan mitra binaan dalam berbagai pameran dan forum bisnis merupakan bagian dari strategi Jasa Marga untuk memperluas eksposur produk UMKM, memperkuat jejaring bisnis, serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Perusahaan dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, yaitu Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur. Dengan demikian, produk-produk lokal binaan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar internasional dan menjadi kebanggaan Indonesia di kancah global, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Swiss-Belhotel Rainforest: Oase Tropis di Tengah Dinamika Sunset Road

Sunset Road merupakan salah satu jalur strategis di Bali yang menghubungkan berbagai kawasan populer di Pulau Dewata. Bagi wisatawan yang gemar menjelajahi destinasi, kawasan ini menawarkan kemudahan akses sekaligus atmosfer kota yang dinamis.

Di sepanjang jalan, aktivitas kendaraan yang tak pernah sepi berpadu dengan deretan kafe, butik, pusat perbelanjaan, hingga gedung-gedung modern yang memantulkan cahaya matahari. Di balik hiruk pikuk tersebut, terdapat sebuah tempat yang menawarkan suasana berbeda—sebuah oase hijau yang menghadirkan ketenangan di tengah kehidupan kota.

Hadir di lokasi strategis tersebut, Swiss-Belhotel Rainforest menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan keseimbangan antara kemudahan mobilitas dan kenyamanan selama berada di Bali.

Posisinya di kawasan Sunset Road memberikan akses yang praktis menuju sejumlah destinasi populer. Pantai Kuta, Seminyak, Legian, Sanur, hingga Nusa Dua dapat dijangkau dengan perjalanan berkendara. Lokasinya juga relatif dekat dengan Bandara Internasional Ngurah Rai, sehingga memberikan nilai tambah bagi wisatawan yang mengutamakan efisiensi waktu dalam perjalanan.

“Kami berusaha mengakomodir kebutuhan tamu yang beragam, mulai dari pelancong bisnis hingga keluarga yang ingin berlibur. Dengan konsep tropis dan fasilitas lengkap, kami yakin dapat memberikan pengalaman menginap yang berkesan,” ujar Gede Semara Yasa, Hotel Manager Swiss-Belhotel Rainforest.

Menghadirkan Nuansa Hutan Hujan Tropis

Sesuai dengan namanya, Swiss-Belhotel Rainforest membawa konsep hutan hujan tropis ke tengah kawasan perkotaan. Nuansa hijau dan elemen alam menjadi bagian dari identitas hotel yang dapat ditemukan melalui berbagai aspek desain interior, eksterior, hingga fasilitasnya.

Konsep tersebut menciptakan atmosfer yang terasa berbeda sejak tamu memasuki area hotel. Di tengah padatnya aktivitas Sunset Road, suasana yang lebih tenang dan asri memberikan ruang bagi tamu untuk beristirahat, melepas penat, sekaligus menikmati pengalaman menginap yang lebih dekat dengan alam.

Pengalaman tersebut juga diteruskan ke dalam pilihan akomodasi yang tersedia. Swiss-Belhotel Rainforest memiliki empat tipe kamar, yaitu Deluxe, Grand Deluxe, Junior Suite, dan Executive Suite.

Masing-masing kamar dirancang dengan pendekatan yang mengedepankan kenyamanan dan kesan natural. Penggunaan palet warna bernuansa alam, aksen kayu, serta pencahayaan yang hangat berpadu dalam desain minimalis dan kontemporer. Perpaduan tersebut menciptakan suasana yang nyaman bagi berbagai kebutuhan tamu, baik untuk perjalanan bisnis maupun liburan bersama keluarga.

Ruang Pertemuan untuk Beragam Kebutuhan

Tidak hanya menjadi pilihan bagi wisatawan leisure, Swiss-Belhotel Rainforest juga menawarkan fasilitas yang mendukung kebutuhan bisnis dan berbagai kegiatan berskala besar.

Salah satu fasilitas unggulannya adalah Ballroom Dewandaru, sebuah ruang multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai jenis acara. Ballroom ini merupakan gabungan dari tiga ruang, yaitu Mahogany, Maple, dan Palm, yang masing-masing berukuran 13 × 9 meter.

Dengan kapasitas dan fleksibilitas ruang yang tersedia, Ballroom Dewandaru dapat menjadi pilihan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertemuan perusahaan, acara sosial, hingga perayaan pernikahan.

Kehadiran fasilitas MICE tersebut semakin melengkapi posisi Swiss-Belhotel Rainforest sebagai hotel yang mampu mengakomodasi kebutuhan beragam segmen tamu, mulai dari corporate traveler hingga keluarga dan wisatawan yang datang untuk menikmati Bali.

Menikmati Kuliner dan Waktu Bersantai

Pengalaman menginap juga dilengkapi dengan pilihan tempat bersantap yang dapat dinikmati sepanjang waktu. Oak Restaurant menyajikan beragam pilihan hidangan internasional untuk menemani waktu makan para tamu.

Sementara itu, Oak Lounge dan Café Bule menawarkan suasana yang lebih santai dengan pilihan kopi, makanan ringan, dan hidangan lainnya. Kedua area ini dapat menjadi tempat untuk bersantai, berbincang, atau sekadar menikmati waktu luang setelah seharian beraktivitas.

Bagi tamu yang ingin tetap aktif maupun sekadar menyegarkan diri, fasilitas kolam renang dan fitness centre juga tersedia dan dapat diakses setiap hari.

Pada akhirnya, Swiss-Belhotel Rainforest menawarkan sebuah pengalaman yang memadukan dua sisi Bali dalam satu tempat. Di satu sisi, lokasinya berada di kawasan Sunset Road yang strategis dan dinamis. Di sisi lain, konsep hutan hujan tropis yang dihadirkan memberikan suasana yang lebih hijau, tenang, dan menenangkan.

Sebuah perpaduan antara alam dan kehidupan kontemporer yang menjadikan Swiss-Belhotel Rainforest sebagai tempat untuk beristirahat, sekaligus titik awal untuk mengeksplorasi berbagai pengalaman di Bali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pekerja BRI Region 6 Gelar Pengajian Bersama

BRI Region 6 menyelenggarakan kegiatan pengajian bersama yang diikuti oleh para pekerja sebagai wujud peningkatan keimanan, kebersamaan, dan rasa syukur. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran pekerja dari berbagai unit kerja di lingkungan BRI Region 6.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan surat-surat pendek Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama yang berlangsung penuh kekhusyukan.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Doa juga dipersembahkan untuk kemajuan BRI agar senantiasa diberikan kelancaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan pengajian bersama ini, diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi antarpekerja, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta meningkatkan nilai-nilai spiritual dalam lingkungan kerja. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat harmoni dan kekompakan seluruh insan BRI Region 6 dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Respons Bencana, BRI Finance Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Sulawesi Tengah

Pasca gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026, berbagai upaya pemulihan terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak. Selain menyebabkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur di sejumlah daerah, bencana tersebut juga menghambat akses distribusi logistik menuju beberapa wilayah yang membutuhkan bantuan segera.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tektonik tersebut berpusat sekitar 42 kilometer di tenggara Kota Palu dan dipicu oleh aktivitas Sesar Sausu. Gempa dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong. Meskipun tidak berpotensi tsunami, dampak kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan, terutama terhadap akses jalan dan aktivitas masyarakat di beberapa kawasan terdampak.

Salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup besar adalah Desa Kamarora Atas, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sigi yang dikutip dalam Situation Report II Human Initiative, sebanyak 461 kepala keluarga (KK) di desa tersebut membutuhkan bantuan kemanusiaan, seiring terganggunya akses menuju lokasi akibat bencana.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa tanggap darurat, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melalui Kantor Cabang Palu menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga Desa Kamarora Atas pada 19 Juni 2026. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Camat Nokilalaki, Bapak Mikail, sebagai perwakilan pemerintah setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa perusahaan turut berempati atas musibah yang dialami masyarakat Sulawesi Tengah.

“Kami turut berduka dan prihatin yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa di Sulawesi Tengah. Melalui bantuan kebutuhan pokok ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Dhani.

Ia menambahkan bahwa kehadiran perusahaan dalam situasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya pada saat terjadi kondisi darurat kemanusiaan.

“Kami percaya bahwa proses pemulihan pasca bencana memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. BRI Finance berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak positif dan memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat bangkit dari situasi sulit,” tutup Dhani.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Barantum Hadirkan AI Agent untuk Bantu Otomasi via WhatsApp

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

WhatsApp telah menjadi salah satu kanal komunikasi utama antara bisnis dan pelanggan. Mulai dari pertanyaan produk, permintaan informasi, hingga layanan purna jual, semuanya kini banyak dilakukan melalui aplikasi pesan ini.

Namun, seiring meningkatnya jumlah pelanggan, banyak perusahaan mulai menghadapi tantangan dalam menjaga kecepatan dan konsistensi respons. Tidak sedikit tim customer service dan sales kewalahan menangani volume percakapan yang terus bertambah. Karena itu, semakin banyak bisnis mulai memanfaatkan AI Agent untuk membantu mengotomasi percakapan melalui WhatsApp.

Mengapa Semakin Banyak Bisnis Mengotomasi Layanan Pelanggan di WhatsApp?

Ekspektasi pelanggan terhadap layanan semakin tinggi. Pelanggan ingin mendapatkan respons yang cepat dan dapat menghubungi bisnis kapan saja tanpa harus menunggu jam operasional.

Di sisi lain, menambah jumlah agent bukan selalu menjadi solusi yang efektif. Selain membutuhkan biaya tambahan, tim juga tetap harus menangani pertanyaan yang sama secara berulang setiap hari.

Kondisi inilah yang membuat banyak perusahaan mulai mengotomasi layanan pelanggan di WhatsApp. Dengan bantuan AI Agent, bisnis dapat menangani pertanyaan dalam jumlah besar, mengurangi antrian percakapan, dan tetap memberikan respons yang konsisten kepada pelanggan.

Selain untuk customer service, otomatisasi melalui WhatsApp juga mulai dimanfaatkan untuk menyaring leads, memberikan informasi produk, hingga membantu proses follow-up pelanggan secara lebih efisien.

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan AI Agent di WhatsApp?

Meskipun AI Agent menawarkan banyak manfaat, perusahaan tetap perlu memastikan bahwa solusi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan AI Agent di WhatsApp antara lain:

● Jenis pertanyaan pelanggan yang paling sering diterima.

● Volume percakapan yang perlu ditangani setiap hari.

● Kemampuan AI memahami konteks percakapan.

● Integrasi dengan CRM dan Omnichannel.

● Mekanisme handover ke agent manusia.

● Dashboard dan analitik performa.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, bisnis dapat memilih solusi AI yang tidak hanya membantu mengotomatisasi percakapan, tetapi juga mendukung operasional dan pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.

Bagaimana AI Agent Barantum Membantu Otomasi Percakapan via WhatsApp?

Melalui AI Agent Barantum, perusahaan dapat mengotomatisasi berbagai aktivitas komunikasi pelanggan melalui WhatsApp dalam satu platform yang terintegrasi.

AI Agent Barantum membantu bisnis dengan cara:

● Menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis selama 24/7.

● Mengurangi antrian dan waktu respons pelanggan.

● Menangani pertanyaan berulang secara konsisten.

● Mengarahkan pelanggan ke tim yang tepat bila diperlukan.

● Terintegrasi dengan CRM dan WhatsApp Business API.

● Membantu meningkatkan produktivitas tim layanan pelanggan.

Selain membantu customer service, AI Agent Barantum juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan penyaringan leads, memberikan informasi produk secara otomatis, mengirim notifikasi, hingga membantu proses follow-up pelanggan.

Dengan dukungan AI, bisnis dapat memberikan pengalaman pelanggan yang lebih cepat dan konsisten tanpa harus menambah beban kerja tim secara signifikan.

Jika perusahaan Anda mulai menghadapi peningkatan volume percakapan di WhatsApp, penggunaan AI Agent dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional. Dengan AI Agent Barantum, bisnis dapat mengotomatisasi komunikasi pelanggan, mempercepat respons, dan memberikan layanan yang lebih baik melalui WhatsApp.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES