KAI Logistik Perluas Portofolio Layanan Bisnis melalui Angkutan CPO di Sumatera Utara

KAI Logistik, Anak usaha KAI terus memperkuat portofolio bisnis di seluruh segmen usaha termasuk segmen bisnis B2B yang dilayani melalui KALOG Pro, salah satunya melalui ekspansi layanan bisnis pada angkutan Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera Utara dengan target angkutan lebih dari 200.000 ton per tahun dengan melayani rata-rata 2 (dua) rangkaian kereta api per hari.

Layanan ini
menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan logistik end-to-end
yang terintegrasi dengan layanan pengangkutan utama melalui moda kereta api oleh
KAI. Implementasi ini sekaligus mencerminkan sinergi dan integrasi layanan
dalam ekosistem KAI Group, yang mengoptimalkan kekuatan moda rel dan dukungan first
mile–last mile
secara menyeluruh. Melalui skema layanan pra purna, KAI
Logistik menghadirkan layanan pada rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Yuskal Setiawan,
Direktur Utama KAI Logistik, mengungkapkan “Crude Palm Oil merupakan
salah satu komoditas strategis Indonesia yang memiliki kontribusi signifikan
terhadap devisa negara, industri hilir, serta ketahanan energi nasional melalui
pemanfaatan biodiesel. Oleh karena itu, keandalan distribusi CPO, khususnya
dari sentra produksi di Sumatera Utara menuju titik distribusi dan pelabuhan,
menjadi aspek yang sangat penting. Melalui sinergi layanan multimoda bersama
KAI, KAI Logistik berkomitmen menghadirkan solusi logistik end-to-end
yang efisien, aman, dan terintegrasi guna mendukung daya saing komoditas
nasional.”

Dalam
implementasinya, layanan pra purna angkutan CPO mencakup keseluruhan proses
operasional, mulai dari penyediaan armada truk, pengawalan, pemuatan, proses
pembongkaran, hingga layanan purna angkutan dengan metode jaringan pipanisasi
pump di titik muat dan bongkar. Dengan model layanan terintegrasi ini,
pelanggan memperoleh kemudahan dalam pengelolaan layanan pra purna  komoditas secara lebih efisien, aman, dan
andal.

“Sinergi antara
KAI Logistik dan KAI dalam layanan ini menjadi bentuk nyata integrasi layanan
logistik berbasis rel, di mana pelanggan tidak hanya memperoleh layanan
pengangkutan, namun juga solusi rantai pasok yang menyeluruh dari titik asal
hingga tujuan akhir. Pendekatan ini memperkuat posisi KAI Logistik sebagai
penyedia integrated logistics solution yang mampu menjawab kebutuhan
industri komoditas skala besar,” lanjut Yuskal.

Dalam memastikan
kelancaran distribusi, proses pra purna mencakup di sejumlah titik stasiun di
Sumatera Utara, yakni Stasiun Rantau Prapat, Stasiun Padang Halaban, Stasiun
Hengelo, Stasiun Kisaran, Stasiun Sei Bejangkar, Stasiun Perlanaan, Stasiun
Tebing Tinggi, Stasiun Dolok Merangir, Stasiun Perbaungan, dan Sei Mangke dengan
titik bongkar terpusat di Stasiun Belawan.  Implementasi pekerjaan pra purna angkutan CPO
ini diproyeksikan mampu berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan dan membuka peluang
perluasan bisnis pada rantai nilai CPO yang lebih panjang.

Kesiapan
operasional KAI Logistik juga didukung oleh pengalaman perusahaan dalam
menangani layanan pra purna komoditas minyak seperti BBM dan BBK, yang memiliki
karakteristik operasional serupa dengan CPO. Selain itu, perusahaan telah
memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) pencucian tangki melalui steaming
dan cleaning yang telah teruji untuk menjamin kualitas dan keamanan
pengangkutan.

Dari sisi
legalitas, KAI Logistik telah memiliki izin IUJP, sehingga implementasi
kegiatan pra purna angkutan CPO dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan
standar operasional yang berlaku. ”Melalui sinergi dan integrasi layanan ini,
KAI Logistik optimistis dapat terus mendukung kelancaran distribusi komoditas
unggulan nasional sekaligus memperkuat peran transportasi berbasis rel dalam
mendorong efisiensi logistik nasional,” tutup Yuskal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Experience Japan Through Sake: byFood and KOKUBU Launch Exclusive Brewery Journey for International Travelers

A rare cultural experience combining a 200-year-old sake brewery, chef-crafted cuisine, and immersive storytelling
Tokyo, Japan —

As international travel to Japan reaches unprecedented levels, a new premium experience is inviting global travelers to discover Japan through one of its most iconic cultural traditions: sake.

Tablecross Inc., the company behind the global food tourism platform byFood, has partnered with KOKUBU Group Corp., one of Japan’s most historic food and beverage distributors, to launch an exclusive sake brewery journey designed for international visitors seeking deeper cultural experiences.

Now available through byFood, this curated experience allows guests to step inside a 200-year-old brewery, meet the artisans behind Japan’s most celebrated drink, and enjoy a refined culinary pairing created by a renowned sushi chef.

The experience was first piloted in November 2025 at Tamura Sake Brewery, a historic brewery founded in 1822 in Fussa, Tokyo, where participants described the tour as “one of the most authentic cultural experiences in Japan.”

Why this experience is gaining global attention
Japan’s inbound tourism has entered a new era of growth.
In 2025, the country welcomed 42.7 million international visitors, surpassing 40 million travelers for the first time in history. Visitor spending also reached a record 9.5 trillion yen, reflecting strong demand for experiential and culturally immersive travel.
At the same time, interest in Japanese sake is expanding rapidly worldwide.
According to Japan’s National Tax Agency, exports of Japanese alcoholic beverages surged in 2024, with sake exports growing by 106% in both value and volume.
As a result, international travelers are increasingly looking for experiences that go beyond sightseeing—seeking opportunities to understand the craft, philosophy, and heritage behind Japanese food culture.
This new program was designed specifically to meet that demand.

A journey into the culture of sake
The experience has been developed in collaboration with IRIS Inc., a company known for designing sake tours that focus on storytelling and cultural interpretation.
Rather than simply explaining brewing techniques, the program explores the deeper cultural role of sake—its connection to Japanese spirituality, seasonal traditions, and community life.
Guests visit Tamura Sake Brewery, whose historic buildings are registered as national cultural properties, representing over two centuries of craftsmanship.
During the tour, visitors walk through the brewery grounds, learn about the delicate brewing process, and discover the philosophy that has guided the brewery for generations.
The experience concludes with a guided sake tasting, tailored to each guest’s preferences and level of familiarity with sake.

Culinary pairing by a renowned sushi chef
One of the most distinctive elements of the program is its culinary collaboration with Sushi Udatsu, a celebrated sushi restaurant located in Tokyo’s Nakameguro district.
Chef Hisashi Udatsu prepares a specially designed lunch at the brewery, pairing Tamura Brewery’s signature sake with dishes inspired by traditional Edomae sushi.
The result is a rare opportunity to explore the relationship between Japanese cuisine, craftsmanship, and sake culture in a single immersive setting.

Experience highlights
The High-Value Sake Brewery Experience includes:
• Welcome ceremony hosted by the brewery
• Private guided tour of the historic brewery
• Cultural storytelling about sake traditions
• Personalized sake tasting session
• Premium lunch paired with curated sake
• A custom-labeled bottle of sake as a souvenir
Experience page
https://www.byfood.com/experiences/tokyo-signature-sake-journey-46701

Expanding sake tourism across Japan
Tablecross Inc. and KOKUBU Group Corp. plan to expand the program by collaborating with sake breweries across Japan.
By connecting travelers with the people, stories, and traditions behind regional sake production, the initiative aims to support local breweries while encouraging tourism beyond Japan’s major cities.

About byFood
byFood is a global platform dedicated to sharing Japan’s food culture with the world.
Through byFood, international travelers can book culinary experiences, reserve restaurants, and discover Japanese food products directly from local producers.
Website
https://www.byfood.com/
YouTube
https://www.youtube.com/@JapanbyFood

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring meningkatnya kompleksitas transformasi digital. Dalam sebuah wawancara program televisi bisnis nasional pada Maret 2026, perwakilan Sangfor Technologies Indonesia menjelaskan bahwa perluasan penggunaan cloud, AI, dan sistem kerja hybrid membuat attack surface semakin luas, sehingga risiko serangan seperti phishing dan ransomware ikut meningkat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih terintegrasi melalui Zero Trust, monitoring keamanan 24/7, serta evaluasi platform virtualisasi yang digunakan. Dengan meningkatnya kebutuhan efisiensi dan keamanan, banyak organisasi juga mulai mempertimbangkan kembali penggunaan teknologi seperti hypervisor dan alternatif VMware agar sistem lebih fleksibel, aman, dan mampu mendukung keberlangsungan bisnis di era digital.

Di tengah percepatan transformasi digital yang menyentuh hampir seluruh sektor bisnis dan layanan publik, ancaman siber juga berkembang semakin kompleks. Kondisi ini mendorong perusahaan dan institusi untuk mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur dan keamanan IT mereka agar tetap resilien dan terlindungi dari berbagai potensi serangan.

Hal ini dibahas dalam sebuah program bernama Profit di sebuah wawancara program televisi bisnis nasional (Rabu, 25/03/2026) bersama Akhmad Rezha, Cyber Security Consultant Sangfor Technologies Indonesia. Dalam wawancara tersebut disampaikan bahwa transformasi digital yang kini berkembang menuju adopsi AI turut memperluas infrastruktur digital perusahaan, sekaligus meningkatkan risiko keamanan siber.

“Ketika ada transformasi digital dan transformasi AI, artinya infrastruktur digital juga akan semakin lebar. Dampaknya, kerentanan semakin banyak, attack surface semakin luas, dan itu berbanding lurus dengan risiko,” jelasnya.

Perluasan infrastruktur ini membuat sistem perusahaan tidak lagi terpusat, melainkan tersebar di berbagai lingkungan, mulai dari on-premise hingga cloud. Selain itu, pola kerja hybrid juga membuat akses terhadap sistem menjadi lebih fleksibel, tetapi di sisi lain meningkatkan potensi celah keamanan.

Dalam beberapa tahun terakhir, ancaman yang paling sering terjadi masih didominasi oleh phishing dan ransomware. Phishing memanfaatkan kelemahan pada sisi manusia, terutama rendahnya awareness terhadap keamanan, sementara ransomware dapat langsung mengganggu operasional bisnis dengan mengunci sistem dan data perusahaan.

Dampak dari serangan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga dapat mempengaruhi operasional, finansial, hingga reputasi perusahaan. Bahkan dalam beberapa kasus, serangan siber dapat berujung pada risiko hukum apabila terjadi kebocoran data pelanggan.

Kondisi ini semakin kompleks seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi seperti cloud computing, artificial intelligence, dan sistem kerja hybrid. Infrastruktur IT menjadi semakin luas dan dinamis, sehingga membutuhkan pendekatan keamanan yang lebih menyeluruh.

Perusahaan mulai mempertimbangkan pendekatan modern seperti Zero Trust, pengelolaan akses berbasis identitas, serta monitoring sistem secara berkelanjutan untuk memastikan keamanan tetap terjaga di berbagai lingkungan.

Namun demikian, teknologi saja tidak cukup. Banyak insiden keamanan terjadi bukan karena kurangnya sistem, tetapi karena faktor manusia dan proses yang belum berjalan optimal.

“Banyak perusahaan sudah cukup matang dari sisi teknologi, tetapi dari sisi sumber daya manusia dan proses masih perlu diperkuat. Celah sering muncul dari kurangnya awareness dan kesalahan konfigurasi,” ungkapnya.

Karena itu, strategi keamanan yang efektif perlu dibangun dari kombinasi antara teknologi, sumber daya manusia, dan proses yang terintegrasi. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.

Disisi lain, masih banyak organisasi yang melihat keamanan siber sebagai biaya tambahan, bukan sebagai investasi strategis. Padahal, potensi kerugian akibat serangan siber dapat jauh lebih besar dibandingkan biaya pencegahan yang dikeluarkan.

Seiring meningkatnya kompleksitas infrastruktur IT, termasuk dalam penggunaan virtualisasi server dan berbagai platform pengelolaan sistem, perusahaan juga mulai mengevaluasi kembali strategi teknologi yang mereka gunakan. Efisiensi, fleksibilitas, serta keamanan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah pengembangan infrastruktur ke depan.

Dalam konteks ini, pendekatan yang terintegrasi menjadi semakin penting, baik dalam pengelolaan sistem, keamanan data, maupun keberlangsungan operasional bisnis.

Sebagai penyedia solusi infrastruktur IT dan keamanan siber, Sangfor Technologies Indonesia menghadirkan berbagai pendekatan yang membantu perusahaan mengelola sistem virtualisasi, meningkatkan keamanan, serta memastikan operasional tetap berjalan di tengah perubahan lanskap digital.

Transformasi digital diperkirakan akan terus berkembang, termasuk dalam pemanfaatan AI, cloud, dan sistem kerja yang semakin fleksibel. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan bahwa setiap langkah transformasi juga diiringi dengan strategi keamanan yang matang dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, keamanan siber bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana perusahaan melindungi aset digital, menjaga operasional, dan memastikan keberlangsungan bisnis di era digital yang semakin kompleks.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia. Dikembangkan oleh Computer Engineering BINUS @Kemanggisan, Bianka menghadirkan cara baru menikmati alat musik tradisional yang lebih modern, interaktif, dan relevan bagi generasi masa kini. Inovasi ini turut berpartisipasi dalam Techman Day pada 31 Maret 2026 sebagai bagian dari showcase teknologi dan kreativitas, sekaligus untuk memperkenalkan perpaduan budaya dan teknologi kepada audiens yang lebih luas.

Dikembangkan oleh Christian Lokonanta, Rudy Susanto, Rinda Hedwig, dan Marcel Saputra, inovasi ini menggabungkan mekanik, musik, dan teknologi digital. Sistemnya digerakkan oleh motor yang dikontrol menggunakan minikomputer dan mikrokontroler, serta dapat diakses melalui smartphone berbasis Android. Lagu yang dimainkan dapat dieksekusi dengan tingkat akurasi hingga 100%, sekaligus tetap menghasilkan suara angklung yang hangat dan natural.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, Bianka menjadi simbol bagaimana budaya Indonesia dapat diangkat ke panggung global. Bianka pernah tampil di Ars Electronica di Austria dan menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia. Bahkan, sekitar 81% responden menyatakan tertarik untuk lebih mengenal dan mempelajari Indonesia setelah melihat sistem ini.

Saat ini, Bianka dapat ditemui di lobby BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus, dan terus menjadi salah satu inovasi kebanggaan yang menggabungkan budaya dan teknologi

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Work from Hotel Jadi Alternatif Baru Bagi Profesional di Jakarta

Jakarta, 14 April 2026 – Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir mendorong banyak profesional untuk mencari cara baru dalam menjaga produktivitas. Meski work from home (WFH) memberikan fleksibilitas, tidak sedikit yang mulai merasakan tantangan seperti distraksi di rumah hingga sulitnya memisahkan waktu kerja dan istirahat.

Di sisi lain, kembali bekerja dari kantor juga tidak selalu menjadi solusi ideal, terutama di kota besar seperti Jakarta yang identik dengan waktu tempuh panjang dan kepadatan aktivitas.

Melihat dinamika ini, konsep “work from hotel” mulai muncul sebagai alternatif yang menawarkan keseimbangan antara fokus dan kenyamanan. Lingkungan yang lebih tenang serta fasilitas yang mendukung menjadi alasan mengapa pendekatan ini semakin dilirik oleh para profesional urban.

TMG Hotel Tebet Jakarta menjadi salah satu yang menghadirkan pendekatan tersebut melalui program Work from TMG, yang dirancang untuk memberikan pengalaman bekerja dalam suasana yang lebih kondusif dan fleksibel.

Berlokasi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, hotel ini menawarkan lingkungan yang relatif lebih tenang dibandingkan pusat bisnis, sekaligus tetap mudah diakses dari berbagai area di Jakarta.

Menurut Wiwi Ardina, Sales and Marketing Manager TMG Hotel Tebet Jakarta, kebutuhan akan ruang kerja kini tidak lagi terbatas pada kantor atau rumah. “Kami melihat adanya pergeseran kebutuhan, di mana banyak profesional mencari tempat yang bisa memberikan fokus tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Konsep work from hotel menjadi salah satu alternatif yang menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Dengan semakin berkembangnya pola kerja hybrid, kehadiran ruang alternatif seperti ini mencerminkan bagaimana cara kerja masyarakat urban terus beradaptasi, tidak hanya dari sisi lokasi, tetapi juga pengalaman yang ditawarkan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi:

TMG Hotel Tebet Jakarta

Instagram: @tmghoteljakarta

Website: www.tmghoteljakarta.com

WhatsApp: 0818-0266-8818

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Catatkan Lonjakan Bitcoin (BTC) Hingga 4,8%, Menyusul Peningkatan Trading Volume USDT/IDR dalam Sepekan

Jakarta, 14 April 2026 – Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, hari ini mencatat lonjakan signifikan pada harga Bitcoin (BTC) sebesar 4,8% hingga melampaui level $74.000. Sebelumnya, dalam sepekan terakhir Bittime mencatatkan volume perdagangan USDT/IDR yang terpantau naik hingga 45%.

Lebih lanjut, kenaikan harga aset Bitcoin ini dipicu oleh pergeseran peta makroekonomi global di bawah kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Setelah periode volatilitas tinggi akibat blokade laut AS di Timur Tengah, pasar bereaksi positif terhadap sinyal negosiasi diplomatik hari ini (14 April 2026) serta kemajuan besar dalam rancangan undang-undang “Clarity Act” terkait regulasi stablecoin.

Mulanya, ketegangan makroekonomi yang tidak menentu antara Amerika-Iran berhasil menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika hingga ke level terendah dan menyentuh Rp17.158 per dolar Amerika Serikat (USD) per 13 April 2026. Hal ini menciptakan kekhawatiran besar di pasar global termasuk investor lokal, sehingga banyak investor memilih beralih ke aset yang dianggap lebih aman.

Investor kini sangat berhati-hati dan mulai mencari alternatif lindung nilai pada aset-aset diversifikasi yang cenderung lebih stabil seperti Tether ($USDT). Di mana, $USDT yang memiliki likuiditas harga 1:1 dengan dolar Amerika Serikat, sehingga pergerakannya lebih stabil jika dibandingkan dengan aset-aset fluktuatif lainnya.

Fenomena ini menunjukkan kecenderungan penyesuaian strategi investasi para investor lokal yang cenderung mengikuti tekanan ekonomi global. Apalagi, $USDT bersifat fraksional, sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah yang terjadi saat ini. 

Saat ini, investor dapat dengan mudah menukarkan aset IDR ke USDT secara langsung melalui platform crypto exchange yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Bittime.

IDR dapat ditukarkan secara langsung melalui fitur swap IDR/USD yang tersedia pada platform Bittime, dan dapat diakses dalam 24 jam. Dengan begitu investor lokal dapat bertransaksi dengan lebih efisien dan tanpa batasan waktu, serta hari operasional tertentu.

Di sisi lain, Bittime turut menghadirkan Bittime Mining Points 2.0 yang memberikan kesempatan bagi para trader untuk mendapatkan total prize pool hingga $30.000 yang akan dibagikan dalam bentuk Palapa ($PLPA). Ini dipandang sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin memulai diversifikasi aset digital, di tengah kondisi tekanan nilai Rupiah. 

Namun, perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MMA Creative Summit Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Pemimpin Kreatif dan Bisnis Tanah Air

MMA Creative Summit Indonesia 2026 mengkaji bagaimana budaya, data, dan ide dapat ditransformasikan menjadi arti yang bermakna serta pertumbuhan yang terukur.

Marketing + Media Alliance Indonesia (MMA Indonesia) sukses menyelenggarakan MMA Creative Summit Indonesia 2026 pada Selasa, 14 April 2026 di Jakarta, sebagai wadah dialog strategis yang berorientasi ke depan mengenai masa depan kreativitas.

Mengusung tema “Powering Growth: Turning Culture, Data & Ideas into Meaningful Purpose,” ajang ini mempertemukan para pemimpin kreatif, pengembang merek, agensi, pendiri perusahaan, eksekutif media, inovator, serta pengambil keputusan senior untuk mengeksplorasi bagaimana kreativitas dapat mendorong nilai ekonomi, mempertajam storytelling, memperkuat relevansi budaya, serta membuka peluang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Seiring meningkatnya kompetisi, merek-merek terdepan kini semakin berfokus pada keunggulan eksekusi—memastikan bahwa ide kreatif tidak hanyamenonjol, tetapi juga mampu mengarahkan perilaku konsumen secara efektif. Selain itu, brand semakin mengambil peran yang lebih terintegrasi dalamekosistem konten, terlibat sejak tahap awal pengembangan narasi guna menghasilkan storytelling yang autentik dan relevan secara budaya. 

Di sisi lain, kecerdasan buatan (AI) memberikan kapabilitas baru bagi organisasi untuk memahami sinyal pasar yang muncul, mengantisipasi tren, sertamenyelaraskan pesan brand dengan ekspektasi audiens yang terus berkembang. Namun demikian, para pelaku industri menekankan bahwa keunggulankompetitif tidak semata berasal dari akses terhadap AI, melainkan dari pemahaman strategis yang mendalam serta integrasinya ke dalam ekosistempemasaran secara menyeluruh. 

Transformasi ini semakin diperkuat oleh pesatnya perkembangan lanskap digital Indonesia. Dengan estimasi 143 hingga 180 juta pengguna aktif media sosialdan tingkat keterlibatan yang tumbuh lebih dari 26% secara tahunan, pasar Indonesia menawarkan peluang besar bagi brand untuk menjangkau audiens yang sangat engaged. Lebih dari 30% pengguna bahkan berperan sebagai kreator konten, mempertegas dominasi user-generated content dalam membentuk budayadigital saat ini. 

Momentum ini hadir pada waktu yang krusial. MMA mencatat bahwa sektor ekonomi kreatif Indonesia diproyeksikan berkontribusi lebih dari Rp1.700 triliun—sekitar 8% dari PDB—pada akhir 2026, dengan pertumbuhan mencapai 6,57%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,03%. 

Sejalan dengan itu, ekonomi digital Indonesia telah mencapai nilai USD 99 miliar pada 2025 dan diperkirakan tumbuh hingga sekitar USD 180 miliar pada 2030. Laporan yang sama juga menunjukkan bahwa video commerce menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama, dengan jumlah penjual yang memanfaatkanvideo meningkat 75% secara tahunan menjadi 800.000, serta volume transaksi tahunan yang melonjak 90% menjadi 2,6 miliar. 

Dalam konteks tersebut, MMA Creative Summit Indonesia 2026 menghadirkan enam fokus diskusi utama, yaitu: Where Creativity Meets Customer: Redefining Marketing Innovation; Redefining Indonesia Storytelling; Driving Business Through Disruption; Ideas That Drive Change; Local Culture, Powering Connections & Creating Real Impact; serta New Trends Decoded (The Future of Creativity). Seluruh sesi ini dirancang untuk mendorong industri melampaui sekadar ide abstrakmenuju pemahaman kreativitas yang lebih terstruktur, relevan secara budaya, dan berdampak secara komersial. 

MMA Creative Summit Indonesia 2026 menghadirkan para pemangku kepentingan paling berpengaruh di industri, tidak hanya untuk membahas masa depankreativitas, tetapi juga untuk mendefinisikannya. Babak pertumbuhan Indonesia berikutnya akan ditentukan oleh mereka yang mampu mengubah imajinasimenjadi dampak nyata—dan dampak tersebut menjadi gerakan yang berkelanjutan. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Kembali Raih Penghargaan Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation dalam kategori Digital Bank pada ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi.

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation dalam kategori Digital Bank pada ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Penghargaan ini diterima oleh Lukman Hakim selaku Direktur Digital dan Operasional Bank Raya pada Kamis, 9 April 2026 di Parle Senayan, Jakarta. 

Penghargaan ini diberikan berdasarkan proses metode penilaian yang selektif dan komprehensif menggunakan pendekatan desk research dan media monitoring yang objektif serta berbasis data. Metodologi ini memastikan inovasi digital yang dinilai memiliki implementasi nyata, dampak terukur, dan relevansi strategis terhadap transformasi digital serta perkembangan ekonomi Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan sumber informasi publik yang kredibel, seperti laporan perusahaan dan keberlanjutan, publikasi resmi, pemberitaan media, serta aktivitas digital organisasi selama satu tahun terakhir. 

Lukman Hakim selaku Direktur Digital dan Operasional Bank Raya mengatakan, “Sebagai bank digital, kami terus mengembangkan IT untuk mendukung inovasi produk di Aplikasi Raya. Bank Raya mengedepankan customer experience dalam pengembangan produknya untuk menciptakan pengalaman transaksi yang lebih intuitif dan personal bagi nasabah, sekaligus memperkuat arsitektur keamanan sistem melalui deteksi ancaman yang lebih cepat dan presisi. Sehingga kami dapat menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah.”  

Sepanjang tahun 2025, Bank Raya terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Hal ini tercermin dari pengembangan lebih dari 111 fitur pada Aplikasi Raya yang dirancang untuk memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan pengalaman perbankan yang semakin optimal. Dari sisi digital saving, Bank Raya menghadirkan berbagai inovasi seperti Fitur Saku Bareng menjadi solusi bagi komunitas dalam mengelola keuangan bersama secara praktis dan transparan, dengan kapasitas anggota hingga 300 orang, Fitur Uang Saku untuk membantu pengelolaan dan pemantauan keuangan anak sejak dini, orang tua dapat mengontrol pengeluaran anak, mengawasi, dan mengevaluasi kebiasaan finansial anak, Kartu Digital Debit Visa memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi secara lebih luas, baik di jaringan merchant online Visa domestik maupun internasional,  fitur Tagih Uang sebagai pengembangan Saku Bareng, yang memudahkan komunitas dalam mengelola uang bersama dengan jumah anggota dapat mencapai hingga 300 orang, dan QRIS Bisnis dan fitur Kasir diharapkan dapat memudahkan pelaku usaha untuk memantau pembayaran melalui QRIS secara realtime dari Aplikasi Raya. Fitur tersebut melengkapi ragam fitur transaksi di Aplikasi Raya yang meliputi seperti QRIS CPM, berbagai macam biller seperti pembelian pulsa dan paket data, pembelian token listrik dan pembayaran tagihan listrik, PDAM, multifinance, zakat, pembayaran kartu kredit, pembayaran internet dan TV kabel dan Virtual Account.

Dengan hadirnya inovasi produk di Aplikasi Raya, Bank Raya memanfaatkan big data technology untuk terus memperkuat fondasi teknologinya dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sehingga Bank Raya dapat meningkatkan skalabilitas layanan, serta mempercepat pengembangan dan implementasi produk digital. 

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas digital dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan industri perbankan serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tutup Lukman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin yang berlangsung di Jackone Hall Gedung BRI Region 6. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja Region 6 yang beragama Islam dengan penuh khidmat.

Pada kesempatan tersebut, materi pengajian disampaikan oleh seorang ustadz yang membahas seputar ilmu sujud syukur dan sujud sahwi. Materi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara, waktu pelaksanaan, serta makna dari kedua jenis sujud tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya pengajian, terutama saat sesi penjelasan dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Melalui kegiatan ini, para pekerja tidak hanya mendapatkan tambahan wawasan keagamaan, tetapi juga diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam aktivitas kerja maupun kehidupan pribadi.

Kegiatan pengajian rutin ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 dalam membangun lingkungan kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual, sehingga tercipta keseimbangan antara kinerja dan pembinaan rohani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Trading Tanpa Delay, Trader Ini Akui Aplikasi HSB Investasi Stabil

Nasabah HSB Investasi akui platform trading tetap stabil dan eksekusi klik tanpa delay meski pasar volatil. Simak review trader HSB yang akui trading aman sejak 2018 ini.

Kecepatan eksekusi dan stabilitas platform merupakan jantung dari aktivitas trading forex yang sukses. Hal ini ditegaskan Roni, seorang tenaga ahli yang bekerja untuk proyek internasional. sekaligus nasabah setia HSB Investasi sejak tahun 2018. Bagi trader berpengalaman seperti dirinya, kemudahan navigasi dan kecepatan sistem dalam mengeksekusi order adalah alasan utama mengapa ia tetap loyal selama hampir 8 tahun.

Menurut Roni, aplikasi HSB Investasi memberikan pengalaman trading yang dia rasakan tanpa delay, terutama saat menghadapi volatilitas pasar tinggi akibat rilis data ekonomi penting seperti Non-Farm Payroll (NFP) atau pengumuman Federal Reserve (FOMC).

Dalam dunia trading yang sering dianggap rumit oleh masyarakat awam, platform HSB justru menawarkan kesederhanaan. Roni mengungkapkan bahwa salah satu keunggulan utama aplikasi HSB adalah sistem transaksinya yang sangat praktis.

“Ini cuma dua klik saja. Mau buy, klik buy, masukkan lot-nya, tinggal buy saja. Mau sell atau close juga tinggal satu-dua kali klik, sudah selesai. Gampang banget,” ujar Roni.

Kemudahan ini memungkinkannya bisa tetap mengelola akun trading di sela-sela kesibukan bisnis kecil-kecilan yang ia jalankan bersama istrinya.

Integrasi Sempurna dan Eksekusi Stabil

Meskipun Roni menggunakan bantuan MetaTrader 5 (MT5) sebagai referensi analisis teknikal di laptop, ia sepenuhnya memercayakan eksekusi transaksi pada platform HSB melalui ponsel pintarnya. Stabilitas integrasi antara sistem HSB Investasi dan pergerakan pasar menjadi kunci ketenangannya dalam bertransaksi.

“Dari dulu nggak pernah susah, gampang kok. Transaksi saya klik sell, buy, close semuanya di platform HSB, bukan di MetaTrader. Di sana (HSB) kita bisa lihat nilai transaksi kita secara real-time. Apalagi di handphone, jauh lebih gampang dan cepat,” tambahnya. 

Pengalaman tanpa kendala teknis ini telah ia rasakan sejak tahun 2018, membuktikan konsistensi HSB sebagai pialang berjangka dalam memelihara infrastruktur teknologinya.

Roni menjelaskan bahwa saat ini ia lebih berfokus pada momen-momen pasar yang signifikan, di mana harga bergerak sangat fluktuatif dalam waktu singkat. Pada momen seperti ini, stabilitas platform diuji.

“Saya sekarang trading pas ada pengumuman pemerintah AS seperti FOMC atau NFP karena harganya signifikan sekali. Dari situ saya percaya HSB itu uang saya aman, eksekusinya lancar, dan withdraw pun dalam sehari selesai,” tegasnya. 

Baginya, memiliki platform yang tidak lag saat pasar sedang “ngegas” adalah perbedaan antara meraup untung atau kehilangan momentum.

Dukungan Edukasi di Balik Teknologi

Kecanggihan aplikasi HSB Investasi juga didukung oleh ekosistem edukasi yang kuat. Roni rutin memanfaatkan fitur sinyal trading yang kini terintegrasi dengan berbagai kanal informasi seperti grup Telegram resmi HSB dan fitur di aplikasi.

“Kalau HSB yang sekarang lebih bagus karena ada grup Telegram, dibagi-bagi beritanya dan sinyalnya. Ada grup diskusi antara nasabah, admin, dan analis. Kita bisa saling sharing informasi harga. Ini sangat membantu, terutama bagi yang tidak bisa konsentrasi penuh memantau pasar setiap saat,” jelasnya.

Sebagai nasabah yang sudah mencicipi berbagai dinamika pasar sejak 2018, Roni menyarankan para trader pemula untuk tidak ragu mencoba platform HSB, dimulai dari akun demo untuk memahami fitur-fiturnya.

“HSB nggak usah ragu, legalitas ada, stafnya profesional dan gampang dikomunikasi. Buat yang baru, coba di akun demo dulu biar tahu fitur-fiturnya seperti buy-sell, close, modify stop loss, dan profit. Semuanya terkoneksi dengan baik dan stabil. Kalau sudah siap, baru masuk ke akun riil,” tutup Roni.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES